Anda di halaman 1dari 2

Fluida adalah ilmu yang mempelajarai suatu zat baik dalam keadaan diam (hidrostatika)

maupun dalam keadaan bergerak (hidrodinamika).


Fluida didefinisikan sebagai suatu substansi yang tidak dapat menahan tegangan geser dan
oleh karenanya sebagai kompensasinya fluida itu akan mengalami perubahan bentuk. Fluida
dapat dibedakan atas cairan dan gas. Cairan menempati volume ruang yang tetap (tertentu),
mempunyai permukaan horizontal yang bebas. Dan biasanya bersifat inkompresibel. Gas
menempati volume ruang tidak tertentu artinya gas menempati seluruh volume ruang yang
disediakan dan biasanya relative lebih mudah di tekan di bandingkan cairan.
Peter Soedojo. 2004. Fisika Dasar. Yogyakarta : Andi Offset
Fluida Statis adalah fluida yang berada dalam fase tidak bergerak (diam) atau fluida
dalam keadaan bergerak tetapi tak ada perbedaan kecepatan antar partikel fluida tersebut atau
bisa dikatakan bahwa partikel-partikel fluida tersebut bergerak dengan kecepatan seragam
sehingga tidak memiliki gaya geser.
Contoh fenomena fluida statis dapat dibagi menjadi statis sederhana dan tidak
sederhana. Contoh fluida yang diam secara sederhana adalah air di bak yang tidak dikenai
gaya oleh gaya apapun, seperti gaya angin, panas, dan lain-lain yang mengakibatkan air
tersebut bergerak. Contoh fluida statis yang tidak sederhana adalah air sungai yang memiliki
kecepatan seragam pada tiap partikel di berbagai lapisan dari permukaan sampai dasar
sungai. Tipler, P.A.,1998, Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (terjemahan), Jakarta :
Penebit
Erlangga
Tegangan permukaan adalah gaya yang diakibatkan oleh suatu benda yang bekerja pada
permukaan zat cair sepanjang permukaan yang menyentuh benda itu. Apabila F = gaya
(newton) dan L = panjang (m), maka tegangan-permukaan, S dapat ditulis sebagai S =
F/L. tegangan permukaan dipengaruhi oleh adanya gaya kohesi antara molekul air.
Giancoli, Douglas C., 2001, Fisika Jilid I (terjemahan), Jakarta : Penerbit Erlangga
Fluida dinamis adalah fluida yang mengalir atau bergerak terhadap sekitarnya. Fluida ideal
mempunyai ciri-ciri berikut ini.
a. Alirannya tunak (steady), yaitu kecepatan setiap partikel fluida pada satu titik tertentu
adalah tetap, baik besar maupun arahnya. Aliran tunak terjadi pada aliran yang pelan.
b. Alirannya tak rotasional, artinya pada setiap titik partikel fluida tidak memiliki momentum
sudut terhadap titik tersebut. Alirannya mengikuti garis arus (streamline).
c. Tidak kompresibel (tidak termampatkan), artinya fluida tidak mengalami perubahan
volume (massa jenis) karena pengaruh tekanan.
d. Tak kental, artinya tidak mengalami gesekan baik dengan lapisan fluida di sekitarnya
maupun dengan dinding tempat yang dilaluinya. Kekentalan pada aliran fluida berkaitan
dengan viskositas.
Persamaan Bernoulli yang menyatakan bahwa jumlah energi pada suatu titik di dalam suatu
aliran tertutup sama besarnya dengan jumlah energi di titik lain pada jalur aliran yang sama.
Prinsip ini diambil dari nama ilmuwan Belanda/Swiss yang bernama Daniel Bernoulli.
Hukum Bernoulli

Dalam bentuknya yang sudah disederhanakan, secara umum terdapat dua bentuk persamaan
Bernoulli; yang pertama berlaku untuk aliran tak-termampatkan (incompressible flow), dan
yang lain adalah untuk fluida termampatkan (compressible flow).
Aliran tak-termampatkan adalah aliran fluida yang dicirikan dengan tidak berubahnya
besaran kerapatan massa (densitas) dari fluida di sepanjang aliran tersebut. Contoh fluida taktermampatkan adalah: air, berbagai jenis minyak, emulsi, dll.
Aliran termampatkan adalah aliran fluida yang dicirikan dengan berubahnya besaran
kerapatan massa (densitas) dari fluida di sepanjang aliran tersebut. Contoh fluida
termampatkan adalah: udara, gas alam, dll.
Halliday dan Resnick, 1991, Fisika Jilid I, Terjemahan, Jakarta : Penerbit Erlangga

Dinamika fluida adalah subdisiplin dari mekanika fluida yang mempelajari fluida bergerak.
Fluida terutama cairan dan gas. Penyelesaian dari masalah dinamika fluida biasanya
melibatkan perhitungan banyak properti dari fluida, seperti kecepatan, tekanan, kepadatan
dan suhu sebagai fungsi ruang dan waktu.
1.
Asas Bernoulli
Semakin besar kecepatan fluida maka semakin kecil tekanannya.Sebaliknya semakin kecil
kecepatan fluida maka semakin kecil tekanannya.
2.
Persamaan Kontinuitas
Hasil kali kelajuan aliran fluida ideal dalam wadah dengan luas penampang wadah selalu
konstan.
3.
Teori Torricelli
Kecepatan aliran zat cair pada lubang sama dengan kecepatan benda yang jatuh bebas dari
ketinggian yang sama
Young, Hugh D. & Freedman, Roger A., 2002, Fisika Universitas (terjemahan),
Jakarta : Penerbit Erlangga

Peter Soedojo. 2004. Fisika Dasar. Yogyakarta : Andi Offset


Giancoli, Douglas C., 2001, Fisika Jilid I (terjemahan), Jakarta : Penerbit Erlangga
Halliday dan Resnick, 1991, Fisika Jilid I, Terjemahan, Jakarta : Penerbit Erlangga
sirait
Tipler, P.A.,1998, Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (terjemahan), Jakarta : Penebit
Erlangga
Young, Hugh D. & Freedman, Roger A., 2002, Fisika Universitas (terjemahan), Jakarta :
Penerbit Erlangga