Anda di halaman 1dari 46

PENYAKIT

MENULAR SEKSUAL

Penyakit menular seksual adalah penyakit yang


ditularkan melalui hubungan( kontak ) seksual
Macam-macam PMS :
Gonorea ( Kencing Nanah )
Sifilis ( Raja Singa )
Ulkus Molle ( Chancroid )
Limfogranuloma Verenium
Kondiloma Akuminata ( Jengger Ayam )
Herpes Genitalis
Klamidia
Trikomoniasis
HIV/AIDS

GONOREA

Penyebab

: bakteri Neisseria Gonorrhoea

Tanda-tanda/gejala : - sakit pada waktu kencing


- keluar nanah kental berwarna
kuning hijau
- setelah beberapa hari keluar
nanah
sedikit encer dan rasa nyeri
berkurang pada pagi hari ( morning drop )

Inkubasi : 1-14 hari ( 2-5 hari )

Bentuk klinis

Inf asimtomatik pd (servisitis GO)

Vaginal discharge syndrome

Baru ada simptom bila komplikasi ke uretra disuri

Inf simtomatik pd (uretritis GO)

Sekret kekuningan + tanda2 radang

2-5 hari setelah kontak terinfeksi

Pemeriksaan penunjang

Sekret : pengecatan langsung / kultur


diplokokus intra & ekstrasel Gram (-)

Kultur : Thayer Martin

Penatalaksanaan

Kombinasi Tx / Go & Klamida


Dewasa tanpa komplikasi :

Seftriakson 125 mg im d.tunggal

Sefiksim 400 mg oral d.t

Siprofloksasin 500 mg oral d.t

Ofloksasin 400 mg oral d.t


ditambah

Doksisiklin 2x100 mg/hr 7 hr

SIFILIS
Suatu penyakit kelamin menahun dengan remisi dan
eksaserbasi, dapat mengenai semua alat tubuh, mempunyai
masa laten dan dapat ditularkan dari ibu ke janin

Penyebab

Gejala :

Sifilis primer : berupa erosi -> ulkus durum


Sifilis sekunder : roseola, kondiloma lata, atau plak mukosa
Sifilis tersier : destruktif, neurosifilis

Masa tunas :

bakteri Treponema Pallidum

stadium I : 3 minggu
stadium II : 6-8 minggu
stadium III : 3-10 th

Pemeriksaan fisik

Lokasi

Stadium 1 : glans penis, korpus penis, labia mayora, minora, klitoris,


perineum
Stadium 2 : Genitalia eksterna, sekitar anus, ketiak, sudut mulut,
bawah mamae
Stadium 3 : Guma timbul di seluruh kulit

Efloresensi

Ulkus durum
Kondiloma
Guma

Pemeriksaan penunjang
Tes serologik
Mikroskopik
Pemeriksaan LCS

Penatalaksanaan
Penisilin prokain
Penisilin G benzatin

Ulkus durum, ulkus yg tdk nyeri pd proksimal


glans penis

ULKUS MOLLE

Suatu penyakit kelamin berupa ulkus


yang nyeri di daerah kemaluan

Penyebab : Haemophillus Ducreyi

Masa tunas

: 3 sampai 5 hari

Gambaran klinis :

Papul ulkus yang sakit & lunak

Batas tegas
Polisiklis
Dasar : eksudat

Autoinokulasi lesi berhadapan (Kissing


lession)
Adenopati inguinal unilat & sakit
supurasi pecah bubo (limfadenitis
bubo)

Pemeriksaan fisik
Lokalisasi :
Pria -> preputium, frenulum, korpus penis, dam
skrotum.
Wanita -> labia, klitoris, anus, perineum
Efloresensi : Ulkus berbentuk cawan, tepi tidak rata,
daerah sekitar eritema.

Pemeriksaan penunjang
Preparat dengan pewarnaan gram
Tes serologik
Pembiakan dengan coklat

Terapi :
ORAL :
Azitromisin 1 g oral d.tunggal
Seftriakson 250 mg im d.t
Eritromisin basa 4 x 500 mg/7 hr
TOPIKAL
kompres dingin
Aspirasi kelenjar inguinal

ULKUS MOLE

Ulkus mole, ulkus yang sangat nyeri


dgn eritema & edema disekelilingnya

ULKUS MOLE

Ulkus mole, ulkus multipel, sangat nyeri pd


vulva krn otoinokulasi

LINFOGRANULOMA VENERIUM

Limfogranuloma venereum (LGV) ialah penyakit


venerik yang disebabkan oleh Chlamydia trachomatis
limfadenitis dan periadenitis beberapa kelenjar
gatah bening inguinal medial dengan kelima tanda
radang akut dan disertai gejala konstitusi (perlunakan)

Masa tunas

: 1 sampai 4 minggu

LGV, limfadenopati pd pemb limfe femoral &


inguinal (sign of groove)

Diagnosis :
Tes kulit Frei
Tes fiksasi komplemen
Tes mikro imuno fluoresen
Kultur jaringan
Tes antibodi monoklonal konjugasi fluoresen

Terapi :

Doksisiklin 2 x 100 mg / hr, 21 hr


Eritromisin 4 x 500 mg / hr, 21 hr
Sulfisoksazol 4 x 500 mg / hr, 21 hr
Azitromisin 1 g/mgg 3 mgg
Bubo fluktuatif : aspirasi

Menyembuhkan
Cegah kerusakan jaringan

Tidak boleh insisi sikatrik deformitas

Striktur rektum : dilatasi, kolostomi

KONDILOMA AKUMINATA

Penyebab

: Papilloma Virus

Tanda-tanda/gejala :
terjadi pada alat kelamin seperti : timbul kutildaerah
vagina dan penis yang mudah luka
terjadi bintil-bintil berwarna pucat dengan permukaan
sepert bunga kol yang makin lama makin membesar

Masa inkubasi

: 3 minggu 8 bulan.

Manifestasi klinis :
1. Kondiloma akuminata

Pria : pd frenulum, sulkus koronarius : papul


multipel, merah muda, lembab, bersatu

Wanita : introitus vagina posterior, labia


minora, klitoris

2. Giant Kondiloma Busche Louwenstein

kondiloma besar, lokal invasif, tidak


metastasis.

3. Papulosis Bowenid : papul multipel,


kecil, merah

kehitaman. Bila bergabung spt cobble

Penatalaksanaan :
Umum :

jaga kebersihan genital untuk


mencegah infeksi sekunder.

cari kemungkinan PMS lain

pemeriksaan pasangan seksual

Penatalaksanaan
Topikal
Podophilin
Bichloracetic acid

Bedah terapi
Elektrokauter
Eksisi

HERPES GENITALIS

Penyebab
diserang
kelamin

: - Virus Herpes Simpleks 1 & 2


Type 1 keganasan rendah, yang
bagian mulut
Type 2 ganas, yang diserang alat

Tanda-tanda/gejala :
di daerah kemaluan gerombolan vesikel, berwarna
kemerahan, rasa nyeri dan bila pecah meninggalkan
bekas
terjadi pembesaran kelenjar yang nyeri
dapat kambuh bila terjadi kelelahan fisik
dan stres mental

Masa tunas

: 3 sampai 5 hari

Gejala klinis
1.

2.

3.

INFEKSI PRIMER
Ditandai dengan gejala demam, nyeri, nyeri atau
sakit bila berhubungan seksual. Muncul gelembunggelembung berisi cairan (lesi) disekitar kelamin.
INFEKSI LATEN
Pada fase ini tidak ditemukan gejala klinis,tetapi
virus Herpes simpleks ini dapat ditemukan dalam
keadaan tidak aktif pada ganglion dorsalis.
(kumpulan syaraf pada tulang punggung

INFEKSI REKURENS
Virus herpes simpleks yang tidak aktif, gejala klinis
(+)/(-)

Pemeriksaan penunjang : tes tzank

Terapi
Episode klinis pertama : Acyclovir 400mg
3x1
Rekuren : Acyclovir 800mg 2x1

7. KLAMIDIA

Penyebab

: Chlamydia Trachomatis

Tanda-tanda/gejala
:
timbul peradangan pada alat reproduksi laki-laki
dan perempuan
pada perempuan : keluarnya cairan dari alat
kelamin
yang
berwarna
kuning
kecoklatan
( keputihan encer ),rasa nyeri rongga pinggul,
perdarahan setelah hubungan seksual
pada laki-laki : keluarnya cairan bening dari saluran
kencing rasa nyeri saat kencing dan bisa terjadi
banyak keluar cairan bercampur nanah
Masa tunas

: 7 sampai 21 hari

Penatalaksanaan
Azitromisin 1 gr per oral sebagai dosis
tunggal atau doksisiklin 100 mg 2x / hari
selama 7 - 14 hari, tetrasiklin 4 x 500 mg
selama 5 - 7 hari

Trikomoniasis

Trikomoniasisadalah salah satu tipe


dari Vaginitis, merupakan penyakit
infeksi protozoa yang disebabkan oleh
Trichomonas
vaginalis,
biasanya
ditularkan melalui hubungan seksual.

Etiologi
parasit Trichomonas vaginalis.

Tanda dan Gejala


a. Pada wanita :
Dinding vagina tampak kemerahan dan sembab
(Strawberry Appearance)
Perdarahan kecil kecil pada permukaan serviks.
Didapatkan rasa gatal dan panas di vagina.
Dysuria
Rasa sakit sewaktu berhubungan seksual (dispareunia)
Dapat juga mengalami perdarahan pasca sanggama
dan nyeri perut bagian bawah.
Bila sekret banyak yang keluar, dapat timbul iritasi
pada lipat paha atau di sekitar bibir vagina.
Pada kasus yang kronis, gejala lebih ringan dan sekret
vagina biasanya tidak berbusa.

b. Pada pria :
biasanya tidak memberikan gejala.
Kalaupun ada, pada umumnya gejala
lebih ringan dibandingkan dengan
wanita. Gejalanya antara lain :
iritasi di dalam penis
keluar cairan keruh namun tidak
banyak
rasa panas dan nyeri setelah
berkemih atau setelah ejakulasi.

Pemeriksaan Diagnostic
Pemeriksaan diagnostic yang dilakukan diantaranya :
a) pH vagina
pH yang lebih dari 4,5 dapat disebabkan oleh Trichomonas
vaginalis dan bacterial vaginosis.
b) Apusan basah/Wet mount
c) Pap Smear
d) Test Whif
Tes ini menambahkan Potassium hidroksid ke sampel yang
diambil dari vagina dan untuk mengetahui bau yang tidak
sedap.
e) Kultur

Penatalksanaan
Metronidazol : dosis tunggal 2 gram
atau 3 x 500 mg / hari selama 7 hari
Nimorazol : dosis tunggal 2 gram
Tinidazol : dosis tunggal 2 gram
Omidazol : dosis tunggal 1,5 gram

A I D S ( Acquired Immuno Deficiency Syndrome )

Penyakit ini adalah kumpulan gejala akibat menurunnya


system kekebalan tubuh karena terinfeksi

Penyebab
: virus H I V ( Human
Immunodeficiency Virus )

Sifat :

Mudah mati dlm alam bebas

Mati pada suhu 50-60 C/ 30 menit

Timbulkan keganasan sarkoma kaposi

Penularan:
Kontak seksual
Jarum suntik/ alat lainnya
Transfusi darah / produk darah
Bumil (HIV) anak dlm kandungan
ASI

Perjalanan Klinis
2-6 bulan

1-20 bulan

26 bulan

Infeksi
Antibodi (+)
(Window
period)

Antibodi (+)

Klinis AIDS (+)

( fase laten)

Diagnosis AIDS ( WHO )


Pada orang dewasa: 2 gejala mayor
dengan minimal 1 gejala minor dengan
tidak ditemukan penyebab lain supresi
imun tubuh

Gejala Mayor
1.
2.
3.

Penurunan BB > 10%


Diare kronik > 1 bulan
Demam berkepanjangan > 1 bulan

Gejala Minor
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Batuk menetap > 1 bulan


Pruritus / dermatitis yang luas
H. zoster rekuren
Kandidosis orofaring
H. simplek klinik progresif & luas
PGL ( virus bersifat limfotropik)

Obat-obatan
1.
2.
3.
4.
5.

Zidovudin (ZDV)
Didanosin ( DDI)
Dideoxycytidine ( DDC)
Derivat HEPT dan TIBO
Kombinasi :
Triple: Sanquinavir, ZDV,DDC
Double: DDC + ZDV
DDC + Saquinavir