Anda di halaman 1dari 17

FISIOLOGI

Kelompok 3:
Ade Amelia
Fadli Ramadhan
Fauziah Nazmi
Gita Utami
Sela Maudia

Sistem Itergumen

Kulit merupakan organ tubuh yang


terletak paling luar dan
membatasinya dari lingkungan hidup
manusia.
Kulit merupakan organ yang esensial
dan vital serta merupakan cermin
kesehatan dan kehidupan

KULIT

Kulit tersusun atas 3 lapisan utama yaitu :

Lapisan Epidermis
Stratum
Stratum
Stratum
Stratum
Stratum

Korneum
Lusidum
Granulosum
Spinosum
Basal

Lapisan Dermis
Pars Papilaris
Pars Retikularis

Lapisan Hipodermis

Lapisan Epidermis
STRATUM KORNEUM

Lapisan kulit yang paling luar


- Tidak mempunyai inti sel
- Terdiri atas beberapa lapis sel-sel yang mati
- Protoplasmanya telah berubah menjadi keratin

STRATUM LUSIDUM
- Terdapat langsung di bawah lapisan korneum
- Lapisan sel terang dan tidak berinti
- Protoplasma yang berubah menjadi protein (elerdin)
- Hanya ada pada kulit yang tebal, tampak lebih jelas di
telapak
tangan dan kaki

STRATUM GRANULOSUM
Terdiri dari 2-3 lapisan sel yang sejajar dengan
permukaan kulit
Dalam sitoplasma terdapat butir butir yang
disebut keratohialin
STRATUM SPINOSUM
Terdiri dari 5-8 lapisan
Lapisan yang paling tebal (0,2 mm)
Sel berbentuk poligonal yang besarnya berbedabeda karena adanya proses mitosis.
Lapisan ini memproduksi keratin yang merupakan
protein yang tidak larut air dan menjaga
kelembaban kulit

STRATUM BASALE
Lapisan epidermis yang paling dalam, berkontak
dengan dermis
Terdiri atas sel-sel berbentuk kubus
Terdiri dari sel pembentuk melanin yang
mengandung pigmen.

Lapisan dermis
Berisi 3 jenis jaringan : Kolagen dan serat elastis,
Otot, Saraf
Mendapat suplai darah dan saraf
Lapisan di bawah epidermis yang jauh lebih tebal
daripada epidermis.
Sensori aparatus: sentuhan, tekanan, temperatur,
nyeri.
Terdiri dari 2 bagian :
Pars Papilare : bagian yang menonjol ke epidermis,
berisi ujung serabut saraf dan pembuluh darah
Pars Retikulare : banyak mengandung jaringan ikat,
folikel rambut, pembuluh darah, saraf, kolagen.

Lapisan Hipodermis
Merupakan kelanjutan dermis, terdiri atas jaringan
ikat longgar berisi sel-sel lemak di dalamnya.
Lapisan sel-sel lemak disebut panikulus adiposa
yang berfungsi sebagai cadangan makanan.
Dalam lapisan ini terdapat ujung-ujung saraf tepi,
pembuluh darah dan getah bening.

Kelenjar kulit
Kelenjar keringat terbagi atas :
1. Kelenjar Ekrin
Terletak di lapisan dermis, sekresi dipengaruhi
oleh
stress emosional
Fungsinya untuk pengeluaran keringat dan
pengaturansuhutubuh
2. Kelenjar Apokrin
Terletak lebih dalam, sekresi lebih kental
Fungsi belum jelas

KELENJAR SEBASEA (KELENJAR MINYAK)

Terdapat di seluruh permukaan kulit kecuali


di telapak tangan dan kaki
Terletak di samping akar rambut, bermuara
pada folikel rambut
Fungsi : memberi lapisan lemak,
bakteriostatik, menahan evaporasi
Masa remaja kelenjar sabasea lebih produktif

RAMBUT
Terdiri dari akar rambut dan batang
Menutupi hampir seluruh permukaan tubuh
Rambut tumbuh dari folikel rambut di dalam
epidermis

KUKU

Bagian dari kuku :


Akar kuku : bagian yang terbenam kulit jari
Badan kuku : bagian di atas jaringan lunak
ujung jari
Tumbuh : 1 mm/minggu
Fungsi : melindungi jari tangan

FUNGSI KULIT

Fungsi proteksi
Kulit menjaga bagian dalam tubuh terhadap
luka, gangguan mekanis, kimia dan termis karena
epitelnya dengan bantuan sekresi kelenjar
memberikan perlindungan terhadap kulit
Fungsi absorbsi
Cairan yang mudah menguap lebih mudah
diserap kulit. Permeabilitas kulit terhadap O2, CO2
dan uap air memungkinkan kulit ikut mengambil
bagian pada fungsi respirasi.

Fungsi ekskresi
Kelenjar kulit mengeluarkan zat-zat; NaCl, urea,
as urat dan ammonia. Produksi kelenjar lemak dan
keringat di kulit menyebabkan keasaman kulit pd
pH 5-6,5
Fungsi pengaturan suhu tbh
Kulit melakukan peranan ini dengan cara
mengeluarkan keringat dan mengerutkan otot /
kontraksi pembuluh darah kulit. Kulit kaya akan
pembuluh darah sehingga memungkinkan kulit
mendapat nutrisi yang cukup baik.

Fungsi pembenyukan pigmen


Sel pembentukan pigmen/melanosit terletak di
lapisan basal dan sel ini berasal dari rigi saraf.
Jumlah melanosit menentukan warna kulit ras
maupun individu. Warna kulit dipengaruhi oleh
pigmen kulit,tebal tipisnya kulit, reduksi Hb, oksi
Hb dan karoten.
Sebagai alat rangsangan rasa yang datang
dari luar yang dibawa oleh saraf sensorik
dan motorik ke otak

Reseptor reseptor pada


kulit

Korpuskula Paccini, merupakan ujung saraf


perasa tekanan kuat
Ujung saraf sekeliling rambut, merupakan ujung
saraf peraba
Korpuskula Ruffini, merupakan ujung saraf
perasa panas
Ujung saraf Krause, merupakan ujung saraf
perasa dingin
Korpuskula Meissner, merupakan ujung saraf
peraba pada papila dermis
Lempeng Merkel, merupakan ujung saraf perasa
sentuhan dan tekanan ringan