Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN PORTOFOLIO

PROGRAM INTERNSHIP DOKTER INDONESIA


Disusun oleh:
Dr. Mohammad Muzakkiyafi

Pendamping:
dr. Sri Umaryani

DOKTER INTERNSHIP WAHANA RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH SELOGIRI


PERIODE 1 JUNI 2015 - 31 MEI 2016
KABUPATEN WONOGIRI
LAPORAN PORTOFOLIO PROGRAM INTERNSHIP DOKTER INDONESIA

BUKU LOG DAN KUMPULAN BORANG PROGRAM INTERNSIP DOKTER INDONESIA| 1

Borang Portofolio

Nama Peserta

: dr. Mohammad Muzakkiyafi

Nama Wahana

: RS Muhammadiyah Selogiri

Topik

: Kehamilan Ektopik Terganggu

Tanggal (kasus)

: 11 Juni 2015

Nama Pasien

: Ny. Marmi

No. RM

Tanggal Presentasi :

: 066377

Nama Pendamping : dr. Sri Umaryani

Tempat Presentasi : RS Muhammadiyah Selogiri


Obyektif Presentasi:
Keilmuan
Diagnostik
Neonatus

Keterampilan
Manajemen
Bayi

Penyegaran

Tinjauan Pustaka

Masalah

Istimewa

Anak

Remaja

Dewasa

Lansia

Bumil

Deskripsi: Seorang laki-laki, 30 tahun, demam hari ke III


Tujuan: mendiagnosis demam berdarah, penatalaksanaan demam berdarah
Bahan bahasan:
Cara membahas:

Tinjauan Pustaka
Diskusi

Riset
Presentasi dan
diskusi

Kasus

Audit

Email

Pos

BUKU LOG DAN KUMPULAN BORANG PROGRAM INTERNSIP DOKTER INDONESIA| 2

Data pasien:

Nama: Tn. W

Nomor Registrasi: 059079

Nama klinik: RS Muhammadiyah Selogiri

Telp:

Terdaftar sejak: 30 Juni 2014

Data utama untuk bahan diskusi:


1. Diagnosis/ Gambaran Klinis:
Seorang laki-laki, 30 tahun, datang dengan keluhan demam tinggi sejak 3 hari sebelum masuk rumah sakit, demam terus menerus, mual (-)
muntah (-), batuk pilek (-), BAB dan BAK tak ada keluhan, mimisan (-), gusi berdarah (-)
2. Riwayat Pengobatan: pasien mengatakan sudah berobat tetapi keluhan belum berkurang.
3. Riwayat kesehatan/Penyakit: (-)
4. Kondisi Lingkungan sosial dan Fisik (Rumah, Lingkungan, Pekerjaan) : sebagai siswa
5. Lain-lain:
Pemeriksaan fisik

KU

Tekanan darah: 130/80 mmHg

Nadi

: 92 kali/menit

Nafas

: 22 kali/menit

Suhu

: 38.80 C

Mata

: Konjungtiva pucat (-/-), sklera ikterik (-/-)

Tenggorokan : Tonsil T1-T1, kripte tidak melebar, detritus (-) hiperemis (-)

: tampak lemas, CM

BUKU LOG DAN KUMPULAN BORANG PROGRAM INTERNSIP DOKTER INDONESIA| 3

Leher

: KGB servikal tidak membesar

Thorak

: Paru dan jantung tak ada kelainan

Abdomen

: tak ada kelainan

Ekstremitas

: Akral hangat, refilling kapiler baik, oedem (-)

Pemeriksaan Penunjang :
Hb

: 14.0 gr/dl

Eritrosit

: 4.68 x106/mm3

Hematokrit : 41.6 %
Leukosit

: 3.800 /mm3

Trombosit : 57.000 /mm3


Tanggal

Hb

31/7/201
4
Pagi
14.6

31/7/201
4
Sore
14.5

01/8/201
4
Pagi
14.9

01/8/201
4
Siang
15.1

01/8/201
4
Sore
15.0

02/8/201
4
Pagi
15.0

Hct

44.8

43.4

45.1

44.5

45

45.3

AT

34

23

15

13

14

21

Daftar Pustaka:
1. Mansjoer ,dkk. Kapita Selekta Kedokteran. 2005. Jakarta: Media Aesculapius Fakultas Kedokteran UI
2. WHO. Comprehensive Guidelines for Prevention and Control of Dengue and Dengue Haemorrhagic Fever. 2011. World Health Organization.
Hasil Pembelajaran:

BUKU LOG DAN KUMPULAN BORANG PROGRAM INTERNSIP DOKTER INDONESIA| 4

Diagnosis demam berdarah dan demam berdarah dengue


Manajemen penatalaksanaan demam berdarah dan demam berdarah dengue

BUKU LOG DAN KUMPULAN BORANG PROGRAM INTERNSIP DOKTER INDONESIA| 5

Rangkuman Hasil Pembelajaran Portofolio

1. Subjektif :
Pasien mengeluh demam sejak 3 hari yang lalu, demam terus menerus, mual (-) muntah (-) BAB dan BAK tidak ada keluhan, mimisan (-),
gusi berdarah (-)
2. Objektif :
KU: CM, gizi baik
Tensi: 130/80 mmHg
Suhu : 38.80 C
Pada pemeriksaan laboratorium, Hb 14.0 g/dl, trombosit 57.000/mm3
3. Assesment :

BUKU LOG DAN KUMPULAN BORANG PROGRAM INTERNSIP DOKTER INDONESIA| 6

Laki-laki 30 tahun dengan diagnosis febris hari ke III e.c DF dd DHF, berdasarkan gejala demam sejak 3 hari yang lalu, demam
terus menerus, dan pemeriksaan fisik suhu 38.80 C dan pada pemeriksaan laboratorium, Hb 14.0 g/dl, trombosit 57.000/mm 3. Demam
dengue/DD dan Demam berdarah dengue/DBD (Dengue Haemorhagic Fever/DHF) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus
dengue dengan manifestasi klinis demam, nyeri otot, dan/atau nyeri sendi yang disertai oleh leukopenia, ruam, limfadenopati,
trombositopeni, dan diatesis hemoragik
Virus dengue masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk. Setelah virus dengue masuk ke dalam tubuh, pasien akan mengalami
keluhan dan gejala karena viremia, seperti demam, sakit kepala, mual, nyeri otot, pegal seluruh badan, hiperemia di tenggorok, timbulnya
ruam dan kelainan yang mungkin terjadi pada sistem retikuloendotelial seperti pembesaran kelenjarkelenjar getah bening, hati dan limpa.
Ruam pada DF disebabkan oleh kongesti pembuluh darah dibawah kulit.
Fenomena patofisiologi utama yang menentukan berat penyakit dan membedakan DF dengan DHF ialah meningginya permeabilitas
dinding kapiler karena pelepasan zat anafilatoksin, histamin dan serotonin serta aktivasi sistem kalikrein yang berakibat ekstravasasi cairan
intravaskular. Berakibat berkurangnya volum plasma, terjadi hipotensi, hemokonsentrasi, hipoproteinemia, efusi pleura dan renjatan.
Kriteria diagnosis
Kriteria klinis :
1.

Demam tinggi mendadak, tanpa sebab yang jelas seperti anoreksia, lemah, nyeri pada punggung, tulang, persendian , dan kepala,
berlangsung terus menerus selama 2-7 hari.

2.

Terdapat manifestasi perdarahan, termasuk uji tourniquet positif, petekie, ekimosis, epistaksis, perdarahan gusi, hematemesis dan
atau melena.

3.

Hepatomegali

4.

Syok, nadi kecil dan cepat dengan tekanan nadi 20 mmHg, atau hipotensi disertai gelisah dan akral dingin.
Kriteria laboratoris :

1. Trombositopenia ( 100.000/l)

BUKU LOG DAN KUMPULAN BORANG PROGRAM INTERNSIP DOKTER INDONESIA| 7

2. Hemokonsentrasi (kadar Ht 20% dari orang normal)


Dua gejala klinis pertama ditambah 2 gejala laboratoris dianggap cukup untuk menegakkan diagnogsis kerja DBD.
Penatalaksanaan dari DF dan DHF bergantung pada derajat penyakitnya. Komplikasi dari DF dan DHF antara lain syok
berkepanjangan (prolonged shock), kelebihan cairan, perdarahan masif, ensefalopati dengue, gagal ginjal akut.

4. Plan
a. Diagnosis
Penegakan diagnosis sudah cukup optimal mungkin perlu ditambah

Perlu dilakukan pemeriksaan serologi IgG dan IgM dengue

Lab. Darah Hb Hct AT serial (sudah dilakukan)

b. Penatalaksanaan dan Edukasi


Infus Ringer Asetat 40 tpm + infus HES/24 jam
Injeksi methylprednisolone 125mg/ 24 jam, kortikosteroid untuk mengurangi peradangan
Injeksi ranitidine 50 mg/12 jam
Cholescor 3x1 tablet
Plan : Hb/Hct/AT serial
c. Edukasi

BUKU LOG DAN KUMPULAN BORANG PROGRAM INTERNSIP DOKTER INDONESIA| 8

Banyak minum air putih, mengenali tanda-tanda perdarahan seperti mimisan atau gusi berdarah, bila terdapat tanda perdarahan
spontan langsung lapor ke paramedis RS.

BUKU LOG DAN KUMPULAN BORANG PROGRAM INTERNSIP DOKTER INDONESIA| 9