Anda di halaman 1dari 8

Transaksi antar Cabang

Kadangkala terjadi transfer aset atau jasa antarcabang. Walau terdapat beberapa cara
perlakuan akuntansi yang dapat diterapkan untuk transfer seperti itu, pendekatan umum yang
digunakan adalah memperlakukan transfer seolah-olah transfer terjadi melalui kantor pusat.
Cabang-cabang yang terlibat dalam transfer antar cabang umumnya mencatat transaksi
transfer seolah-olah terkait dengan kantor pusat dibanding dengan cabang lainnya. Sebagai
contoh misalnya cabang Medan PT Jaya mentransfer kas sebesar Rp 5.000.000 dan
persediaan senilai Rp 10.000.000 ke cabang Padang, kemudian cabang Medan mencatatnya
dengan ayat jurnal sebagai berikut:

B(28) Kantor Pusat


15.000.000
Kas
Persediaan
Transfer kas dan persediaan ke cabang Padang

5.000.000
10.000.000

Figur 18-2 Ayat-ayat Jurnal Kantor Pusat PT Ultra dan Cabang, 19X1
Pembukuan Kantor Pusat
(a)

(b
)
(c)

(d
)

Investasi di Cabang Denpasar


Kas
Peralatan
Transfer kas dan peralatan ke Cabang
Denpasar

130.000.000

Pesediaan
Utang Dagang
Membeli persediaan
Investasi di Cabang Denpasar
Persediaan
Laba Antarperusahaan
Belum Terealisasi
Transfer persediaan ke cabang
Denpasar, menagihnya di atas harga
perolehan
Piutang Dagang
Penjualan
Mencatat penjualan persediaan

260.000.000

Beban harga pokok penjualan


Persediaan
Mencatat biaya persediaan yang
Terjual

254.000.000

30.000.000
100.000.000

260.000.000
110.000.000
70.000.000
40.000.000

500.000.000
500.000.000

254.000.000

Pembukuan Cabang
Denpasar
Kas
Peralatan
Kantor Pusat
Transfer kas dan
peralatan dari kantor
pusat
Persediaan
Utang Dagang
Membeli persediaan
Persediaan dari kantor pusat
Kantor Pusat
Transfer persediaan dari
kantor pusat

Piutang Dagang
Penjualan
Mencatat penjualan
Persediaan
Beban Harga Pokok
Penjualan
Persediaan
Persediaan dari
Kantor Pusat

30.000.000
100.000.000
130.000.000

50.000.000
50.000.000
110.000.000
110.000.000

200.000.000
200.000.000

128.000.000
38.000.000
90.000.000

Kas

480.000.000

Piutang Dagang
Mencatat penagihan piutang
(e)

Kas

70.000.00

Investasi di Cabang Denpasar


Pengambilan kas dari cabang
Denpasar
(f)

(g
)

480.000.000

Beban Operasi
Utang Dagang
Mencatat beban operasi tahun
19X1
Utang Dagang
Kas
Mencatat pembayaran utang
dagang

70.000.000

133.000.000
133.000.000

390.000.000
390.000.000

Mencatat biaya
Persediaan yang terjual
Kas
Piutang Dagang
Mencatat penagihan
piutang
Kantor Pusat
Kas
Pengembalian kas ke
kantor pusat
Beban Operasi
Utang Dagang
Mencatat beban
operasi tahunan
Utang Dagang
Kas
Mencatat pembayaran
utang dagang

158.000.000
158.000.000

70.000.000
70.000.000

34.000.000
34.000.000

77.000.000
77.000.000

Figur 18-2 Ayat-ayat Jurnal Kantor Pusat PT Ultra dan Cabang, 19X1 (Lanjutan)
Pembukuan Kantor Pusat
(h) Dividen Diumumkan
Kas
Mencatat Pembayaran Dividen
(i) Beban Penyusutan
Akumulasi Penyusutan
Mencatat Penyusutan 19X1
(j) Laba Antarperusahaan Belum
Terealisasi
Laba Terealisasi atas Pengiriman
ke Cabang
Mengakui sebagian laba
Antarperusahaan yang telah Terealisasi
Rp 40.000.000 5.000.000

Jurnal Penutup :
Investasi di Cabang Denpasar
Laba Cabang Denpasar
Mencatat laba dari cabang Denpasar
Penjualan
Laba Cabang Denpasar
Laba Terealisasi atas Pengiriman ke
Cabang
Beban Harga pokok
Penjualan
Beban Operasi

Pembukuan Cabang
Denpasar
50.000.000
50.000.000
30.000.000
30.000.000

Beban penyusutan
Akumulasi
Penyusutan
Mencatat Penyusutan
19X1

6.000.000
6.000.000

35.000.000
35.000.000

32.000.000

500.000.000
32.000.000
35.000.000

Penjualan
Beban Harga Pokok
32.000.000
Penjualan
Beban Operasi
Beban Penyusutan
Ikhtisar Laba Rugi
Menutup akun- akun
pendapatan dan Beban
254.000.000 Ikhtisar Laba Rugi
133.000.000

200.000.000
128.000.000
34.000.000
6.000.000
32.000.000

32.000.000

Beban Penyusutan
Ikthisar Laba Rugi
Menutup akun-akun pendapatan dan
beban
Ikhtisar Laba Rugi
Saldo Laba
Menutup Ikhtisar Laba Rugi
Saldo Laba
Dividen Diumumkan
Menutup dividen diumumkan

30.000.000
150.000.000

Kantor Pusat
Menutup Ikhtisar laba
rugi

32.00.000

150.000.000
150.000.000
50.000.000
50.000.000

Cabang Padang mencatat transaksi transfer dengan ayat jurnal sebagai berikut:
B(29) Kas
5.000.000
Persediaan
10.000.000
Kantor Pusat
Transfer kas dan persediaan dari cabang Medan

15.000.000

Transaksi transfer dicatat oleh kantor pusat sebagai berikut:


H(30) Investasi di Cabang Padang
15.000.000
Investasi di Cabang Medan
Transfer kas dan persediaan dari cabang Medan

15.000.000

Figur 18-3
31 Desember 19X1, Kertas Kerja PT Ultra, Laporan Keuangan Gabungan Kantor Pusat dan Cabang
Pos

Kantor Pusat

Penjualan
Laba Cabang Denpasar
Laba Telah Terealisasi atas
Pengiriman ke Cabang
Kredit
Beban Harga Pokok Penjualan
Penyusutan
Beban Lainnya
Debit
Laba Neto, dibawa ke bawah (carry
forward)
Saldo Laba, 1 Januari
Kantor Pusat, sebelum penutupan
Laba Neto, dari atas
Dividen diumumkan
Saldo laba, 31 Desember dibawa ke
bawah (carry forward)
Kas
Piutang Dagang
Persediaan
Persediaan dari Kantor Pusat
Tanah
Bangunan dan Peralatan
Investasi di Cabang Denpasar
Debit

500.000.000
32.000.000

Cabang

Elemination
Debit

Kredit

Denpasar
200.000.000

700.000.000
(24) 32.000.000
(25) 35.000.000

35.000.000
567.000.000
254.000.000
30.000.000
33.000.000
(417.000.000)

200.000.000
128.000.000
6.000.000
34.000.000
(168.000.000)

150.000.000

32.000.000

67.000.000

170.000.000
32.000.000
202.000.000

(24) 170.000.000
67.000.000

385.000.000

202.000.000

237.000.000

47.000.000
75.000.000
52.000.000

41.000.000
42.000.000
12.000.000
20.000.000

(25) 35.000.000

35.000.000

285.000.000
150.000.000
435.000.000
(50.000.000)

105.000.000
545.000.000
202.000.000
1.026.000.000

Gabungan

700.000.000
347.000.000
36.000.000
167.000.000
(550.000.000)
150.000.000
285.000.000

(27)
15.000.000

100.000.000

35.000.000

35.000.000

150.000.000
435.000.000
(50.000.000)
385.000.000
88.000.000
117.000.000
79.000.000

(26)
5.000.000
(27)
15.000.000

215.000.000

105.000.000
645.000.000
1.034.000.000

(24) 202.000.000
Akumulasi Penyusutan
Utang Dagang
Saham Biasa
Saldo Laba (dan Kantor Pusat), dari
atas
Laba
Antarperusahaan
Belum
Terealisasi
Kredit

105.000.000
31.000.000
500.000.000

6.000.000
7.000.000

111.000.000
38.000.000
500.000.000

385.000.000

202.000.000

237.000.000

35.000.000

385.000.000

5.000.000
1.026.000.000

215.000.000

(26) 5.000.000
257.000.000

257.000.000

1.034.000.000

Ayat jurnal eleminasi:


(24) Menghapus akum-akun antarperusahaan.
(25) Menghapus laba kantor pusat dengan beban harga pokok penjualan.

(26) Menghapus laba antarperusahaan belum terealisasi dari persediaan.


(27) Mereklasifikasi persediaan dari kantor pusat.

Laba Belum Terealisasi di Persediaan Cabang Awal


Laba antarperusahaan yang termasuk dalam persediaan awal cabang diakui pada
pembukuan kantor pusat sebagai laba terealisasi ketika persediaan telah dijual oleh cabang.
Perlakuannya sama seperti jika transfer terjadi saat periode berjalan. Pada periode dimana
cabang menjual persediaan ke pihak eksternal, kantor pusat mengurangi akun Laba
Antarperusahaan Belum Terealisasi atas Pengiriman ke Cabang (diasumsikan laba
antarperusahaan dialokasikan ke kantor pusat). Ketika laporan keuangan perusahaan secara
keseluruhan disusum, saldo Laba Terealisasi atas Pengiriman ke Cabang dieleminasi terhadap
beban harga pokok penjualan dan sisa laba antarperusahaan belum terealisasi dieleminasi
terhadap nilai tercatat persediaan.
Figur 18-4
Laporan Keuangan 19X1 PT Ultra
PT Ultra
Laporan Laba Rugi
Untuk Periode Tahun 19X1
Penjualan

Rp 700.000.000

Beban Harga

(Rp 347.000.000)

Pokok Penjualan
Laba Bruto

Rp 353.000.000

Beban :
Penyusutan

Rp 36.000.000

Beban Lain

Rp 167.000.000

Laba Neto

(Rp 203.000.000)
Rp 150.000.000

PT Ultra
Laporan Perubahan Saldo Laba
Untuk Periode Tahun 19X1
Saldo Laba, 1 Januari 19X1

Rp 285.000.000

Laba Neto, 19X1

Rp 150.000.000

Dikurangi : Dividen

(Rp 50.000.000)

Saldo Laba, 31 Desember 19X1

Rp 385.000.000

PT Ultra
Neraca
31 Desember 19X1
(Dalam 000)
Rp 88.000

Aset:
Kas

Rp 88.000

Piutang Dagang

Rp 117.000

Persediaan

Rp 79.000

Tanah

Rp 105.000

Bangunan dan Peralatan

Rp 645.000

Saham Biasa

Dikurangi: Akumulasi
Penyusutan
Total Aset

Rp 500.000

Saldo Laba
(Rp 111.000)

Rp 534.000
Rp 923.000

Daftar Pustaka

Rp 385.000

Rp 885.000
Rp 923.000

Baker, Richard E. Lembke, Valdean C. King, Thomas E. Jeffry, Cynthia G. Jusuf, Amir
Abadi. Veronica NPS, Sylvia. Wulandari, Etty Retno. Martani, Dwi. 2010. Akuntansi
Keuangan Lanjutan. Jakarta: Salemba Empat.

RINGKASAN MATERI KULIAH

AKUNTANSI KEUANGAN LANJUTAN


Transaksi Antar Cabang

OLEH :
KELOMPOK IV

A.A Mas Ratih Astari

(1315351065)

Ni Luh Putu Dwi Gita Sari

(1315351071)

Kadek Ayu Riana Dewi

(1315351087)

PROGRAM EKSTENSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS UDAYANA
TAHUN AJARAN
2015/2016