Anda di halaman 1dari 56

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMPUTER

Perkembangan teknologi komputer terbagi menjadi 2 kategori, yaitu sebelum


dan sesudah 1940.

TAHUKAH KAMU ?

1. Sebelum Tahun 1940


a. Simpoa (Abacus)
Ditemukan sekitar 5000 tahun yang lalu di Dataran Cina dan masih
digunakan hingga saat ini.
Simpoa dianggap sebagai awal mula dari mesin komputasi
(perhitungan).

TAHUKAH KAMU ?
Simpoa = Komputer ?

rnya adalah sebagai alat hitung. Namun di era modern, komputer kita telah diberi fitur/kemampuan tambahan s
Jadi, bukankah kita bisa menyimpulkan bahwa kalkulator juga termasuk komputer ?

Alat ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan perhitungan


aritmatika melalui biji-biji yang dapat digeser.
Para pedagang di masa itu menggunakan simpoa untuk menghitung
transaksi
jual beli.
Hingga saat ini, kita masih menemui beberapa toko yang masih
menggunakan simpoa sebagai alat hitung.

b. Kalkulator Roda Numerik (Kalkulator Pascal)


Ditemukan pada tahun 1642 oleh Blaise Pascal.
Kotak persegi kuningan ini menggunakan delapan roda putar bergerigi
untuk menjumlahkan bilangan hingga delapan digit.
Kelemahan alat ini adalah hanya terbatas untuk melakukan
penjumlahan. Oleh karena itu, pada zamannya hanya dipergunakan
untuk menghitung pajak.

c. A

2. Sesudah Tahun 1940

1. Generasi Pertama: Tabung Vakum (1945-1955)


Generasi Pertama merupakan zaman bagi komputer raksasa yang
memiliki luas sekitar 20 meter persegi. Karakteristik Komputer
Generasi Pertama adalah mempergunakan teknologi tabung vakum
(hampa udara) yang sangat banyak untuk memproses data. Karena
ukurannya yang besar, ditambah dengan jumlah tabung vakum yang
banyak, maka tidak heran jika Komputer Generasi Pertama ini
membutuhkan daya listrik yang sangat besar.
Namun, dibalik fakta bahwa Komputer Generasi Pertama ini memiliki
spesifikasi dan pengoperasian yang mungkin sangat merepotkan bagi
kita, tetap saja bahwa komputer jenis ini adalah model yang
tercanggih pada masanya. Tidak mengherankan bahwa pada era
tersebut, harga per-unitnya bisa mencapai US$ 500 ribu atau sekitar
Rp 6 miliar.

Gambar 1.19 Tabung vakum dulunya merupakan teknologi


tercanggih pada masanya. Namun, karena memiliki banyak
kelemahan dan biayanya yang relatif mahal, penggunaan tabung
vakum mulai tergantikan oleh teknologi yang lebih canggih pada
era berikutnya.

Komputer Generasi Pertama ini juga masih mempergunakan Bahasa


Mesin, yang terkenal lebih sulit bila dibandingkan Bahasa komputer
yang lain. Jadi, tidak semua orang bisa mengoperasikannya. Ciri-ciri
dari Komputer Generasi Pertama adalah sebagai berikut:
1. Komponen utamanya adalah tabung vakum.
2. Menggunakan pita magnetic/kaset sebagai media penyimpanan
data.
3. Memerlukan banyak alat pendingin (AC), karena sifat tabung vakum
yang mudah panas.
4. Pengoperasinya dibuat hanya untuk suatu tugas tertentu, misalkan
untuk perhitungan matematika, aplikasi bisnis, atau militer saja.
5. Program dibuat dalam Bahasa Mesin yang tersimpan di dalam
memori komputer.

ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Computer)


ENIAC merupakan komputer digital elektronik modern untuk kebutuhan
komersial/diperjual-belikan pertama di dunia. ENIAC pertama kali
dipublikasikan pada tahun 1946 yang dirancang oleh John Mauchly
dan John Presper Eckert di Amerika Serikat.

Gambar 1.20 Mauchly-Eckert adalah ilmuwan


yang berkontribusi besar dalam dunia komputer,
dengan merancang dan menciptakan Komputer
pertama di dunia, ENIAC.

Secara fisik, ENIAC mempunyai berat mencapai 30 ton, dengan ukuran


6 x 24 meter, serta berisi lebih dari 100.000 komponen dan 18.000 di
antaranya adalah tabung vakum (hampa). Untuk dapat
mengoperasikan ENIAC memerlukan daya listrik sebesar 140 KiloWatt
(hampir sama dengan daya 250 lampu ukuran 60 Watt). Kecepatan
operasi yang dapat dilakukan oleh ENIAC mencapai 5.000 operasi
penjumlahan per detik.

Gambar 1.21 ENIAC dinobatkan sebagai komputer elektronik


yang dipasarkan secara komersial pertama di dunia, dengan
ukuran sebesar aula sekolah kalian saat ini.

ENIAC memiliki spesifikasi berupa memori yang terdiri atas 20


akumulator (baterai aki). Kekurangan utama komputer ini adalah
bahasa pemrogramannya yang masih menggunakan Bahasa mesin.
Untuk mengoperasikannya pun masih harus dengan cara manual, yaitu
dengan menyetel switch, plugboard, memasang, serta melepaskan
kabel-kabelnya secara manual.
Era ENIAC berakhir pada tahun 1946 sejak awal dikembangkannya
pada tahun 1943, karena masih banyak memiliki kekurangan dan perlu
dikembangkan kembali.

Komputer Komersial Era 50-an


Tahun 1950-an dianggap sebagai tahun kelahiran industri komputer
dengan munculnya 2 buah perusahaan besar, yaitu Sperry dan IBM.
Tepatnya pada tahun 1951, muncullah UNIVAC I (Universal Automatic
Computer I) yang didirikan oleh Eckert dan Mauchly (penemu ENIAC).
Pada masanya, UNIVAC I banyak digunakan sebagai mesin
penghitungan sensus penduduk serta data perniagaan di Amerika.

Gambar 1.22 UNIVAC I

2. Generasi Kedua: Transistor (1955-1965)


Pada era ini, teknologi semikonduktor (penghantar listrik antara
konduktor dan isolator) ditemukan dan berkembang sangat pesat,
hingga dapat menghasilkan sebuah komponen baru yaitu transistor,
yang membawa perubahan besar pada dunia Komputer. Sebenarnya,
apa itu transistor? Transistor termasuk komponen semikonduktor yang
dipakai di perangkat elektronik sebagai penguat, pemutus,
penyambung (switching), dan penstabil tegangan listrik. Jika
diibaratkan, transistor adalah semacam kran listrik.

Gambar 1.23 Transistor merupakan penemuan besar


pada era tahun 50-an, karena ukuran fisiknya yang
jauh lebih kecil sehingga komputer pada era tersebut
pun juga berukuran jauh lebih kecil dan memiliki
Seiring performa
ditemukan
dikembangkannya
transistor, tabung vakum menjadi
yang
lebih baik

jarang digunakan karena penggunaannya yang boros daya. Tabungtabung tersebut telah digantikan oleh transistor yang lebih kecil.

Penemuan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer.


Transistor menggantikan tabung vakum yang telah banyak diterapkan
di televisi, radio, dan komputer.
Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956.
Selain transistor, penemuan lain berupa memori magnetic-disc (biasa
kita sebut Hard Disk) juga berkontribusi membantu pengembangan
Komputer Generasi Kedua yang lebih kecil, lebih cepat, dan lebih
hemat energi dibanding generasi sebelumnya.

Gambar 1.23 IBM Sperry merupakan super komputer pertama


yang dibuat pada generasi kedua.

Komputer Generasi Kedua menggunakan Bahasa Assembly, sebagai


pengganti Bahasa Mesin. Bahasa Assembly merupakan bahasa yang
menggunakan metode singkatan sebagai pengganti kode Bilangan
Biner. Setelah ditemukannya Bahasa Assembly, beberapa bahasa
pemrograman baru mulai bermunculan pada saat itu, yaitu Bahasa
pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan
Formula Translator (FORTRAN). Bahasa pemrograman ini merupakan
pengembangan dari Bahasa Assembly yang menggantikan Bahasa
Mesin.
Dari penjelasan di atas, dapat kita tarik beberapa hal penting tentang
Komputer Generasi Kedua, yaitu:
1. Sirkuit dan komponen elektroniknya berupa transistor, yang
memiliki lebih banyak keuntungan dibanding tabung vakum.
2. Kapasitas memori utama relatif lebih besar dibanding Komputer
Generasi Pertama, serta telah menggunakan pita magnetic/kaset
dan disk magnetic/hard disk untuk penyimpanan data.
3. Ukuran fisik komputernya relatif kecil, menjadikannya sebagai
titik awal penemuan komputer berukuran kecil (mini computer
dan PC).
4. Proses operasi relatif lebih cepat.
5. Membutuhkan daya listrik yang lebih sedikit disbanding tabung
vakum.
6. Tidak banyak mengeluarkan panas.

Walaupun Komputer Generasi Kedua telah menggunakan transistor


menggantikan tabung vakum, tetapi tetap saja komponen ini
mengeluarkan panas berlebih walaupun tidak sebanyak yang di
keluarkan oleh Komputer Generasi Pertama. Dan tentu saja hal
tersebut dapat berpotensi untuk merusak komponen yang ada pada
komputer.

3. Generasi Ketiga: Integrated Circuits (1965-1972)


Pada tahun 1958 terjadi revolusi elektronika kembali, yaitu
ditemukannya Integrated Circuit (IC). IC mampu menyatukan ratusan
buah transistor ke dalam suatu chip yang kecil. Dan dengan ditemukan
IC ini semakin mempercepat proses komputer, kapasitas memori
makin besar, dan bentuk yang juga semakin kecil.
Karena kelebihannya dalam menyatukan berbagai komponenkomponen menjadi suatu chip tunggal, sehingga Komputer Generasi
Ketiga memiliki ukuran yang semakin kecil tanpa menurunkan
performa yang dihasilkan.

Gambar 1.24 a dan b (a:kiri) IC pertama ditemukan pada


1958. Sesuai namanya, Integrated Circuit berisi komponenkomponen yang dihubungkan oleh lintasan (circuit). (b:kanan) IC
yang saat ini banyak dipakai pada perangkat-perangkat komputer.

Kemajuan dalam Komputer Generasi ketiga lainnya adalah dimulainya


penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan
mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara
bersama-sama dengan sebuah OS yang mengoordinasi semua
perangkat komputer. Komputer Generasi Ketiga mempunyai ciri-ciri
sebagai berikut:
1. Menggunakan adalah IC (Integrated Circuits) sebagai komponen
utama.

2. Mengalami peningkatan pada perangkat lunak (software), di


mana semakin banyaknya dukungan aplikasi yang bisa
dijalankan.
3. Pemrosesan dan kapasitas memori utama yang lebih besar.
4. Mulai memiliki konsep multi-programming dan multi-processing,
yaitu mampu menjalankan dan memproses data-data secara
sekaligus dalam waktu bersamaan.
5. Dapat terhubung dengan perangkat lain untuk melakukan
komunikasi dan koneksi data.
6. Penggunaan listrik lebih hemat, karena IC lebih sedikit memakan
daya listrik dibanding transistor.
7. Harga perangkat lebih murah dibanding Komputer Generasi
sebelumnya.

4. Generasi Keempat: Large Scale Integration dan Very


Large Scale Integration (1972 - sekarang)
Era keempat perkembangan generasi komputer ditandai adanya
perkembangan teknologi IC dengan mekanisme LSI (Large Scale
Integration) dan VLSI (Very Large Scale Integration). LSI dan VLSI
adalah teknologi penyatuan berbagai macam komponen elektronik ke
dalam satu IC. Berikut ini adalah tingkatan IC berdasarkan jumlah
komponen elektronik di dalamnya:

SSI (Small-Scale Integration): 100 komponen elektronik per


IC.

MSI (Medium-Scale Integration): 100 sampai 3.000


komponen elektronik per IC.

LSI (Large-Scale Integration): 3.000 sampai 100.000


komponen elektronik per IC.

VLSI (Very Large-Scale Integration): 100.000 sampai


1.000.000 komponen elektronik per IC.

ULSI (Ultra Large-Scale Integration): lebih dari 1 juta


komponen elektronik per IC.

Pada dasarnya teknologi yang dimiliki oleh Generasi Ketiga dan


Keempat tidak terlalu jauh berbeda. Perbedaan terletak pada tingkat
kompleksitas komponen IC pada Generasi Keempat lebih tinggi
dibandingkan dengan Generasi Ketiga. Semakin banyak komponen

yang ada pada suatu IC, maka kecepatan proses akan semakin tinggi
karena jarak antar komponen yang makin sedikit.

Ubahlah dirimu dari sekedar apa adanya, menjadi ada apa-apanya dengan Bela

INGAT !!!
Jangan bingung dengan perbedaan antara istilah IC (Integrated
Circuit), Mikroprosesor/CPU. Ketiganya adalah komponen
yang relatif sama, hanya memiliki bentuk dan struktur yang
sedikit berbeda.

(a)

(b)

Gambar (a) adalah mikroprosesor milik Intel 8086, sedangkan (b)


adalah sebuah IC. Mirip bukan?

Generasi keempat komputer ini diawali peluncuran mikroprosesor Intel


4004 pada tahun 1971. Mikroprosesor jenis ini merupakan tonggak
perkembangan mikroprosesor canggih saat ini.

Gambar 1.25 Intel 4004 adalah teknologi


mikroprosesor yang menandai lahirnya Komputer
Generasi Keempat dengan teknologi LSI dan VLSI

Dilanjutkan pada tahun 1972 diperkenalkanlah mikroprosesor jenis


8008 yang merupakan mikroprosesor berarsitektur 8-bit. Mikroprosesor
ini lebih kompleks instruksinya tetapi lebih cepat prosesnya dari
pendahulunya. Kemudian, pada 1981 Perusahaan Bells dan HP
menciptakan mikroprosesor 32 bit pada 1981, dilanjutkan dengan Intel
yang baru mengeluarkan mikroprosesor jenis 80386 tahun 1985.
Pasca Komputer Generasi Keempat, belum ada lagi pengklasifikasian
generasi pada komputer. Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya
referensi dan teori yang pasti tentang pembagian Generasi Komputer
selanjutnya. Namun, kita bisa mencermati bahwa prosesor yang
sekarang ini banyak ditanamkan ke dalam komputer masa kini
memiliki ciri khas yang sama dengan Komputer Generasi Keempat,
yaitu Scale Integration yaitu memperkecil dan memperbanyak
komponen di dalam suatu IC.
Perkembangan ini diawali dengan munculnya prosesor milik
perusahaan Intel bertipe i8080 yang berteknologi 8-bit pada Tahun
1974, yang diikuti dengan perusahaan Motorola yang merilis tipe
MC6800. Persaingan antar perusahaan komputer tersebut pun terus
berlangsung hingga sekarang, sehingga berimbas pada makin cepat
dan berkembangnya teknologi prosesor. Hingga salah satu ilmuwan
komputer, Gordon Moore pada 1965 berkata bahwa:
Pada era ini setidaknya jumlah transistor dalam IC/prosesor
akan berlipat ganda setidaknya setiap dua tahun sekali.

Gambar 1.26 Intel 8080, bersama dengan


kompetitornya Motorola MC6800 keduanya
menjadi prosesor berteknologi Scale-Integration
yang dipakai hingga sekarang.

Hal inilah yang pada kenyataannya terjadi di era kita sekarang ini. Kita
telah berada di jalur cepat perkembangan komputer. Dan sampai saat
ini, teknologi terbaru komputer dimiliki oleh dua perusahaan komputer,
yaitu Intel dengan Core i7 dan AMD dengan FX-9590. Tentu
perkembangan teknologi ini akan terus berlanjut, dan kita sebagai
brainwareIntel
(pengguna)
Core i7harus
dan bisa
AMDmengikuti,
FX-9590 memilih, dan
menggunakan teknologi tersebut dengan baik dan bijak.
Keduanya merupakan prosesor komputer tercepat dan tercanggih
yang pernah dibuat hingga saat ini.

TAHUKAH KAMU ?

Keduanya memiliki bentuk dan ukuran yang serupa, kecil yaitu


hanya seukuran 6 x 6 cm saja. Namun, dari segi performansi
keduanya bisa mencapai kecepatan frekuensi 4 GHz (Giga Hertz)
atau sama dengan 4 miliar operasi per-detik. Juga, keduanya
memiliki sekitar 100 juta komponen di dalamnya.
Sebagai prosesor tercanggih saat ini, tentu keduanya memiliki
harga tertinggi di antara prosesor terdahulu. Namun, dengan fitur
canggih yang dibawa masing-masing saat ini, kelak pasti akan ada
lagi teknologi yang lebih canggih di masa yang akan datang.

A. Input/Output (I/O)

Sebelum kita bahas tentang perangkat I/O (Input/Output) secara


mendalam, kita pahami dahulu apa itu input dan apa itu output?
Input merupakan suatu mekanisme atau proses memasukkan
suatu data/informasi dari luar menuju suatu pemrosesan.
Sedangkan output adalah kebalikannya, yaitu mengeluarkan suatu
data yang telah melalui pemrosesan menjadi suatu bentuk yang
lebih bermanfaat.
Nah, lantas apa itu perangkat I/O (Input/Output)? Dari penjelasan di
atas kita sudah bisa mendefinisikannya. Perangkat input merupakan

perangkat yang berfungsi meng-input data atau instruksi dari


pengguna untuk diproses di dalam komputer. Demikian juga halnya
dengan perangkat output, yang menampilkan hasil akhir dari
pemrosesan berupa data teks, visual, maupun audio kepada
pengguna.
Contoh dari perangkat input antara lain:

Mouse, yang memberi masukan data berupa pointer dan kursor.

Keyboard, memberi masukan data karakter, angka, dan simbol.

Scanner, sebagai alat yang menggandakan file dokumen dan


gambar yang diinputkan ke dalam komputer dalam bentuk
gambar.

Web-cam, merupakan kamera yang terintegrasi dengan layar


monitor, untuk menginput data berupa audio visual (gambar dan
suara).

Microphone, sebagai alat yang memberi masukan berupa


audio.

Sedangkan, contoh dari perangkat output antara lain:


1. Monitor, merupakan perangkat yang selalu kita jumpai dalam
setiap PC. Berfungsi menampilkan tampilan visual suatu data
berupa teks, gambar, maupun video.
2. Printer, sebagai perangkat periferal yang mencetak hasil olahan
data teks maupun gambar ke dalam bentuk cetak atau otentik.
3. Speaker, adalah perangkat yang mengeluarkan gelombang
suara.
Dari perangkat-perangkat yang telah disebutkan, tentu kalian
semua pernah menjumpai, menggunakan, atau bahkan memiliki
masing-masing perangkat tersebut. Dari segi kegunaan, jelas
bahwa perangkat-perangkat I/O tersebut memudahkan kita dalam
mewujudkan ide dan kreativitas kita dalam suatu bentuk yang
nyata.

DATA

DATA HASIL

Gambar 1.7 Mekanisme kerja Sistem I/O

Perangkat I/O membantu pengguna dalam berinteraksi dengan


komputer, baik dalam memberi maupun menerima data, program,
dan instruksi dari/menuju komputer. saat melakukan operasi input,
kita sebagai pengguna memindahkan informasi melalui perangkat
masukan (input device) ke dalam main memory atau CPU. Demikian
pula saat melakukan operasi output, informasi berpindah dari
memori maupun CPU menuju perangkat keluaran (output device).
Dalam perangkat I/O, terdapat program yang bertugas mengawasi
pemberian instruksi dan menangani operasi dari I/O yaitu I/O Driver.
I/O Driver termasuk dalam program sistem, yang biasa familiar kita
sebut dengan BIOS (Basic Input Output System).

B. CPU (Central Processing Unit)

CPU merupakan komponen terpenting dari sistem komputer. CPU


merupakan komponen pengolah data berdasarkan instruksiinstruksi yang diberikan kepadanya. Berdasarkan tugasnya sebagai
pengolah data, CPU tentu juga memiliki struktur sendiri, hal ini

dikarenakan di dalam CPU terdapat berbagai macam proses olah


data seperti kalkulasi (perhitungan) dan eksekusi suatu perintah
yang memerlukan struktur dan fungsi antar komponen, agar semua
dapat berjalan dengan baik dan optimal.
Struktur utama CPU terdiri atas komponen-komponen berikut:
a. Control Unit, berfungsi untuk mengontrol operasi CPU dan
mengontrol komputer secara keseluruhan sehingga terjadi
sinkronisasi kerja antar komponen dalam menjalankan fungsifungsi operasinya. Termasuk dalam tanggung jawab Control Unit
adalah mengambil instruksi-instruksi dari memori utama (Main
Memory).
b. Arithmetic and Logic Unit (ALU), berfungsi untuk membentuk
fungsi-fungsi pengolahan data komputer. ALU sering disebut
machine language, karena ALU mengerjakan instruksi-instruksi
berbahasa mesin yang diberikan padanya.
c. Register, berfungsi sebagai penyimpan internal bagi CPU yang
digunakan saat proses pengolahan data. Memori ini bersifat
sementara, biasanya digunakan untuk menyimpan data saat
diolah ataupun data untuk pengolahan selanjutnya.
d. CPU Interconnection (System Internal BUS), berfungsi
menghubungkan seluruh bagian dari CPU, yaitu ALU, unit kontrol
dan register.
Berikut adalah ilustrasi komponen internal dari CPU:

ALU
Register

Control Unit

Bus

Gambar 1.4 Struktur internal CPU

Fungsi utama CPU pada dasarnya adalah menjalankan programprogram yang tersimpan di dalam RAM/memori sementara, dengan
cara mengambil instruksi-instruksi yang ada, menguji instruksi
tersebut, lalu kemudian mengeksekusinya satu persatu sesuai
dengan alur perintah.

Gambar 1.5 CPU diibaratkan sebagai otak dari


komputer, yaitu sebagai pengatur dan pengolah
semua instruksi dan program.

Belajarlah selagi yang


lain masih tidur.
Bekerjalah selagi yang
lain masih bermalas
malasan.
Bersiap-siaplah selagi
yang lain masih
bermain-main.
Bermimpilah selagi
yang lain sedang

TAHUKAH KAMU ?
Emas di Dalam Komputer Kalian
Kalian tentu sudah sangat tahu apa itu prosesor, bagaimana
bentunya, dan apa fungsinya. Tapi, pernahkah kalian mengira
bahwa prosesor mengandung unsur emas?

Prosesor sebagai otak dan pusat pertukaran dan pemrosesan data


tentu memiliki kinerja tinggi. Karena kinerja dan frekuensinya yang
tinggi, tentu memerlukan daya listrik yang tinggi pula. Oleh karena
itu, hampir seluruh komponen di dalam prosesor adalah bahan
logam konduktor (mampu mengalirkan listrik dengan baik). Dan
tahukah kalian logam yang diakui sebagai konduktor terbaik? Ya,
tidak lain adalah emas. Inilah salah satu sebab kenapa harga
prosesor menjadi mahal.
Tentu tidak semua bagian prosesor terdiri dari emas, hanya pada
bagian-bagian tertentu yang dilapisi emas, yaitu di masing-masing
ujung kaki prosesor.

C. Memori Utama (Main Memory)

Di dalam suatu struktur sistem komputer, memori utama (main


memory) memiliki peran penting dalam menyimpan data dan
instruksi program yang akan dijalankan oleh CPU dan dapat diakses

oleh instruksi dari CPU secara langsung. Biasanya kita lebih


mengenal main memory dengan sebutan RAM (Random Access
Memory).

Alasan kenapa belajar itu seumur hidup adalah ...


Karena akal kita akan terus mengalami pertumbuhan selama kita hidup.

Gambar 1.6 Fungsi RAM sebagai memori utama


membuatnya selalu dipakai di hampir semua
perangkat elektronik, seperti pada ponsel,
smartphone, dan komputer. Tentunya dengan bentuk
yang berbeda-beda.

Prinsip utama dari memori utama adalah semua data dan program
yang dimasukkan lewat perangkat input akan disimpan terlebih
dahulu di memori utama, khususnya RAM (Random Access
Memory). Karena RAM merupakan memori yang dapat diakses
langsung serta dapat diisi data yang dapat diambil kembali oleh
programmer. Ada beberapa jenis data yang dapat disimpan oleh
RAM, yaitu:
1. Instruksi yang menunggu diproses,
2. Instruksi yang saat itu sedang diproses,
3. Data yang saat itu sedang diproses,
4. Data yang menunggu pemrosesan, dan

5. Data yang sedang menunggu dikeluarkan (output).


Walaupun RAM digunakan untuk meyimpan semua data yang akan
diproses, memori ini hanya bersifat penyimpanan jangka pendek
(short term memory). Selain itu, memori utama juga bersifat
volatile, yaitu hanya menyimpan data dan program selama
komputer hidup (memiliki power/daya listrik). Jadi jika sewaktuwaktu komputer kehilangan daya listrik, maka semua data dan
program yang ada di RAM akan hilang. Namun, oleh karena sifatnya
yang elektronis itulah memori utama, termasuk RAM, memiliki
tingkat operasi yang cepat dan data-data yang tersimpan di
dalamnya bisa diakses semua secara sekaligus oleh prosesor. Pada
umumnya, RAM memiliki cara kerja sebagai berikut:
1. RAM mengambil data dan program dari memori sekunder
(seperti hardisk, dll) untuk diolah oleh prosesor. Data yang
diambil tersebut digandakan (copy) untuk selanjutnya data copy
tersebut diproses di dalam prosesor.
2. Sementara data copy diolah, data dan program yang asli masih
tetap utuh dalam memori sekunder. Setelah prosesor selesai
mengeksekusi data dan program, jika ingin menyimpan (save)
data tersebut secara permanen maka perubahan data dan
TAHUKAH
KAMU ?dikirim kembali ke dalam memori sekunder.
program
tersebut
Read-Only Memory
Kalian tentu pernah mendengar istilah berikut:

ROM adalah memori yang hanya bisa dibaca (read-only). Mengapa bisa begitu? ROM memang sengaja didesa
m ROM tidak boleh diubah, Semakin
hilang, ataubesar
rusak.kapasitas
Bila demikian,
maka
ROMsemakin
akan rusak
dan sistem komputer tidak a
memori
RAM,
cepat

komputer tersebut.

encegah hilang atau rusaknya program di dalam ROM, vendor komputer merancang ROM hanya untuk dibaca (
ROM dikategorikan sebagai
memori utama,
namun
ia demikian.
memiliki sifat
non-volatile,
data yang ada di dalam
Hal tersebut
memang
benar
Kenapa?
Karenayaitu
semakin
ni bertujuan agar data dan
program
tidak hilang
arus listrik
pada komputer
dimatikan.
Atau dengan kata lai
banyak
data-data
yangbila
tersimpan
di dalam
RAM, sehingga
prosesor

akan semakin cepat memproses semua data tersebut secara


sekaligus.

1. Pengertian Disk Magnetik


Media penyimpanan eksternal yang pertama, dan mungkin
seringkali kalian temui saat merakit komputer adalah Disk Magnetik.
Disk Magnetik (magnetic disc) adalah sebuah media penyimpanan
eksternal yang paling banyak dipakai di dunia komputer modern,
karena penggunaannya yang mudah dan proses transfer data yang
relatif cepat. Disk Magnetik terbuat dari satu atau lebih piringan
hitam logam atau plastik dan permukaannya dilapisi lapisan ironoxide yang bisa dimagnetisasi.
Dalam proses penyimpanan, termasuk dalam Disk Magnetik
terdapat mekanisme baca (read) dan tulis (write). Apa maksudnya?
Read adalah proses yang dilakukan oleh komponen dalam Disk
yaitu membaca dan menginisialisasi data yang akan dipindah dari
perangkat komputer menuju media penyimpanan eksternal.
Sedangkan write adalah proses penulisan data yang dipindah dari
komputer ke dalam bagian-bagian Disk.

Gambar 2.1 (a) dan (b) (a: kiri) Disk Magnetik yang
piringannya terbuat dari plastik. Tipe disk seperti ini sering kita
jumpai
padaumum,
disket. piringan
(b: kanan)
Magnetik
yang
terbuatdari plastik,
Secara
diskDisk
magnetik
yang
terbuat
darisering
logam kita
yangjumpai
solid. dan kita sebut disket (floppy disk). Sedangkan

piringan yang terbuat dari metal/logam dan terdiri dari banyak


piringan sering kita jumpai pada hard disk.

Jika kamu tidak punya kemauan untuk selalu belajar, tidak akan ada yang bisa me
Jika kamu telah memutuskan untuk selalu belajar, tidak akan ada yang bisa mengh
INGAT !!!

arus kamu ingat tentang Magnetik Disk, maupun media penyimpanan yang lain, adalah mampu melakukan rea

Gambar 2.2 Penampang dari Disk Magnetik. Tampak jelas


masing-masing Disk diapit oleh Read-Write Head yang
berbentuk seperti penjepit. dalam Disk Magnetik
2. Komponen-Komponen
a. Head

Head merupakan sebuah koil/lilitan induksi yang menggantung di


bawah penyangga Head yang disebut disk arm dan dilapisi oleh
penyangga karet yang disebut slider.

Gambar 2.4 Bagian Head dalam Disk Magnetik


tampak berupa koil berwarna merah yang melilit
di dalam slider dan menggantung pada disk arm.

Pada Head, terjadi proses baca (read) dan tulis (write) data
dalam Disk Magnetik.

INGAT !!!

Head disk magnetik selalu berada di ujung Disk arm (lengan disk) dan menyentuh pada bagian piringan disk

b. Disk Arm

Komponen Disk Magnetik yang lain adalah Disk Arm. Disk Arm
merupakan lengan Disk yang terbuat dari logam yang berfungsi
sebagai tempat bagi Head melakukan proses baca (read) dan
tulis (write) data ke dalam Disk.
Disk Arm berbentuk menyerupai jangka, dengan ujung berbentuk
lingkaran yang menyatu dengan Disk Pack (bagian casing disk),
sedangkan ujung yang lainnya berbentuk lancip. Ujung lancip
pada Disk Arm adalah tempat melekatnya Head karena posisi
ujungnya yang hampir menyentuh permukaan Disk, sehingga
proses read dan write menjadi lebih mudah.

Gambar 2.5 Disk Arm pada Disk Magnetik. Dengan


bentuknya yang runcing dan mirip penjepit, membuat
proses read dan write oleh Head menjadi lebih efektif.

c. Platter

Platter biasa kita kenal dengan kepingan Disk. Platter merupakan


bagian permukaan Disk yang digunakan sebagai tempat
dilakukannya proses read dan write. Oleh karena perannya yang
sangat penting inilah platter terbuat dari logam aluminium yang
dilapisi oleh lapisan besi oksida (iron-oxide), kecuali pada disket
(floppy disk) yang platter-nya menggunakan bahan plastik.

Gambar 2.6 Platter Disk yang berfungsi


sebagai tempat dilakukannya proses read dan
write.

Secara umum, terdapat dua jenis platter yang digunakan dalam


Disk Magnetik, yaitu:
1 Single platter, yaitu Disk Magnetik yang di dalamnya hanya
memiliki satu keping piringan Disk (platter) saja. Contoh
perangkat Disk Magnetik yang bersifat single platter adalah
disket/floppy disk.
2 Multiple platter, yaitu Disk Magnetik yang memiliki lebih dari
satu kepingan Disk di dalamnya. Multiple platter dapat kita
jumpai pada hard disk yang memiliki kapasitas memori yang
besar.
Di dalam platter, sebagai tempat read dan write memiliki
beberapa komponen dan struktur di dalamnya, di antaranya:
Track

Track adalah tempat dialamatkannya data-data dari komputer


menuju media penyimpanan Magnetik. Pada umunya, Disk
Magnetik mempunyai 200-800 track per-permukaan (platter).
Dalam Disk, track membentuk suatu jalur lingkaran penuh,
sehingga seringkali track disebut juga dengan cylinder.
Meskipun berbentuk lingkaran penuh, track terbagi menjadi
beberapa bagian yang disebut track sector.

Track Sector

Track/Cylinder
Gambar 2.7 Sebuah track dalam Disk Magnetik
terdiri dari beberapa track sector.

Sector
Sector terbagi menjadi dua jenis, yaitu:
-

Track sector, yaitu bagian/potongan-potongan dari track.


Masing-masing bagian track sector menyimpan data dengan
jumlah/ukuran tertentu. Namun, pada umumnya untuk Disk
Magnetik memiliki ukuran 512 bytes per sector.

INGAT !!!

disk terdiri atas track yang membentuk lingkaran bertumpuk. Track tersebut terbagi menjadi track sector, dis

Ilmu itu unik. Semakin kamu bagikan, semakin kaya ilmumu.


Semakin kamu simpan, semakin berkurang.

Track
Track

Sect

Data
stora
ge
Gambar 2.8 Dalam Disk Magnetik, track sector
merupakan bagian dari track yang di dalamnya
terdapat bit-bit penyimpanan data yang masingmasing berukuran 512 bytes.

Disk sector, merupakan kumpulan dari track sector yang


tersusun secara bertumpuk, yaitu dari bagian luar ke dalam
dan membentuk kerucut/juring lingkaran. Fungsi dari disk
sector sama seperti track sector. Yang membedakan
keduanya hanyalah letak posisi masing-masing.

Cluster, yaitu gabungan dari beberapa track sector


berdekatan yang berfungsi sebagai satu kesatuan untuk
mengurangi keborosan dalam penyimpanan data ke dalam
Disk, agar data-data yang berukuran besar dapat ditempatkan
di sector yang berdekatan. Selain itu, fungsi lain dari cluster
adalah agar tidak ada ruang penyimpanan data di dalam
track sector yang terbuang/tidak terpakai.

Jangan pernah membandingkan dirimu dengan orang lain.


Dirimu adalah keunikan, yang hanya ada satu di antara satu juta orang.
Jadilah dirimu sendiri !

Track
Track
Disk
sect
or

Cluster
Gambar 2.9 Bagian-bagian yang ada di dalam
platter disk.
d. Actuator

Merupakan suatu mesin mekanik di dalam Disk Magnetik yang


berfungsi menggerakkan dan mengontrol Disk arm dan Head
dalam melakukan operasi read dan write. Actuator sendiri adalah
sebagai pengirim transmisi instruksi dari komputer menuju Disk
magnetik, dengan mengubah sinyal digital komputer menjadi
gerakan read dan write.

Gambar 2.10 Actuator dalam sebuah Disk Magnetik,


tampak berada di sebelah Disk Arm.

Dalam Disk Magnetik, Actuator berperan sebagai operator yang


menerima perintah dari komputer melalui konektor Bus dan
diteruskan menuju Disk Arm, untuk selanjutnya Actuator
mengolah perintah tersebut dan memberikannya pada Head
untuk melakukan operasi read dan write.
e. Spindle

Adalah komponen Disk Magnetik yang berfungsi sebagai alat


pemegang dan pemutar piringan Disk (platter) saat melakukan
operasi. Jika diibaratkan, spindle adalah sebuah poros dan
sebagai motor penggerak yang memutar Disk.

Gambar 2.11 Spindle berperan sebagai motor


penggerak bagi piringan (platter) Disk untuk berputar
dengan kecepatan tinggi.

INGAT !!!
Komponen yang ada pada disk magnetik adalah Head, Disk arm, Platter, Actuator, dan Spindle.

Kondisi di mana kamu benar-benar senang saat belajar, adalah ketika kamu bisa

4
3
2

3 Mekanisme Kerja Disk Magnetik


1

Hea
d

Platt
er

Trac
k

Gambar 2.12 Mekanisme kerja dari suatu Disk


Magnetik, mulai dari masuknya data dari perangkat
komputer hingga ditempatkannya data ke dalam blok
memori di dalam Disk.

Dalam setiap Disk Magnetik yang beroperasi, terdapat alur-alur dan


urutan proses yang terjadi dalam pengiriman dan penyimpanan
data dari perangkat komputer. Berdasarkan nomor urut yang tertera
pada Gambar 2.12 di atas, berikut adalah urutan mekanisme proses
kerja dari Disk Magnetik:
1 Mula-mula, prosesor dalam komputer menginstruksikan
perangkat I/O untuk melakukan pengiriman data yang telah
diproses dari memori utama (RAM) menuju Disk Magnetik melalui
konektor Bus SATA.
Di saat yang sama, dalam Disk Magnetik terjadi proses
sinkronisasi Head dengan perangkat komputer, untuk

memperoleh informasi jumlah bit data dan kecepatan putaran


Disk yang harus dilakukan. Semakin banyak data yang ditulis
(write) atau dibaca (read) maka putarannya juga akan semakin
cepat.
2 Data akan masuk ke dalam Actuator di dalam Disk, dengan
membawa informasi tentang jumlah ukurannya dan jumlah
putaran Disk yang diperlukan untuk proses read dan write-nya.
Actuator akan meneruskan data dan informasi yang dibawanya
tersebut kepada Disk Arm.
3 Saat data melalui Disk Arm, semua informasi yang dibawa
tentang ukuran dan jumlah rotasi Disk yang diperlukan akan
langsung dijalankan oleh Head yang berada di ujung Disk Arm. Di
saat itulah, Head melakukan proses read, yaitu membaca data
dan informasi sekaligus melakukan pengecekan terhadap data
tersebut apakah terdapat error ataupun kesalahan lainnya. Bila
terdapat error, maka Head akan memberikan pesan kepada
Actuator untuk menghentikan proses pengiriman dan penulisan
data ke dalam Disk.
4 Saat Head mulai menyentuh piringan Disk (platter), Spindle akan
memutar Disk. Kecepatan dan jumlah putaran yang dilakukan
menyesuaikan dengan informasi yang dibawa oleh data tersebut.
Data-data ditulis oleh Head ke dalam Track ketika piringan Disk
(platter) sedang melakukan suatu putaran berkecepatan tinggi.
Data dikirimkan dan ditulis (write) oleh Head dalam bentuk blok,
di mana masing-masing blok tersebut akan menempati Sector
yang juga terdiri atas blok-blok penyimpanan yang masingmasing berukuran 512 bytes.
Saat melakukan proses write, jarak dan kerapatan antara Head
dengan piringan Disk tergantung pada kepadatan data yang
akan ditulis. Semakin padat data tersebut, dibutuhkan jarak
Head dengan Disk yang semakin dekat.

INGAT !!!
Secara umum, mekanisme kerja disk magnetik ada 4:
Transmisi data dari perangkat I/O.
Pengolahan data oleh actuator.
Disk Arm memberi instruksi pada Head.
Head melakukan proses read/write.

4. Jenis-Jenis Disk Magnetik


Floppy Disk

Floppy disk atau biasa kita sebut Disket adalah salah satu media
penyimpanan data yang terdiri dari komponen Disk magnetik plastik
yang tipis dan lentur.
Pada era 80 hingga 90-an, disket sangat banyak digunakan sebagai
media penyimpanan eksternal yang utama, karena harganya yang
relatif murah serta ukuran memori yang cukup besar pada saat itu.

Gambar 2.13 Pada awal perkembangannya, floppy


disk berukuran sebesar 8 inch dengan hanya mampu
menyimpan 79 KB data. Bandingkan dengan floppy
Tahun
1969
merupakan
awal ditemukannya
Floppy
disk
terbaru
yang berukuran
lebih kecil namun
bisaDisk. Pada awal
kemunculannya,
Floppy200
Disk
masih memiliki ukuran yang cukup
menyimpan hingga
MB.

besar yaitu 8 inchi (sebesar ubin) dan hanya dapat menyimpan data
79,7 KB (kilo bytes). Sejak saat itu, floppy disk terus mengalami
perkembangan, hingga pada tahun 1982 yang mana sudah
berukuran 3 inchi saja yang telah memiliki ukuran mencapai 200 MB
(mega bytes). Namun, di masa sekarang telah banyak bermunculan
media penyimpanan yang lebih maju, sehingga disket sangat jarang
dipakai.
Hard Disk

Hard Disk merupakan media yang memiliki fungsi yang sama


dengan floppy disk, yaitu sebagai media penyimpanan data
eksternal. Yang membedakan keduanya adalah ukuran memori dan

bahan dasar komponennya, jika floppy disk terbuat dari plastik


maka Hard Disk terbuat dari logam Aluminium.
Hard Disk ditemukan pertama kali pada 1956 oleh perusahaan IBM,
dengan tinggi 1,5 meter dan berat mencapai 1 ton, serta terdiri atas
50 piringan Disk, Hard Disk ini mampu menyimpan data hingga 5
MB, jumlah yang sangat besar pada masa itu.

Gambar 2.13 Perkembangan hard disk dari masa ke


masa. Dapat kalian cermati bahwa semakin lama hard disk
berukuran makin kecil, sedangkan kapasitas
penyimpanannya semakin besar.

Hingga pada masa sekarang ini, Hard Disk hanya seukuran 3,5 inchi
saja, dengan kapasitas mencapai ukuran TB (tera bytes) atau sama
dengan ribuan GB, dengan kecepatan transfer data yang juga
mengalami peningkatan yang pesat.

C.

DISK OPTIK (OPTICAL DISC)

KATA KUNCI
Optical disc.-Compact disc.-Double layer.

Kalian tentu sudah


tidak asing lagi dengan perangkat ini. Sangat sering
Non-volatile.-CD-ROM.-DVD-RAM.
kalian bertemu Keamanan
dengan perangkat
ini, salah satunya adalah
(mirroring).-Recordable.-Blu-ray
disc. CD
(Compact Disc).Laser
Cobaoptik.-Re-writable.-CD/DVD
kalian lihat di Kopsis kalian,
pasti akan
driver.
menyediakan perangkat
CD
ini.
Perhatikanlah
juga
jenis-jenisnya, ada
Read and write.-Single layer.
yang berlabel CD-R dan ada juga CD-RW. Apa yang membedakan
keduanya?
Pelajari dulu materi-materi berikut ini.

1. Pengertian dan Struktur Optical Disc


Optical disc adalah media penyimpanan data elektronik yang dapat
ditulis dan dibaca dengan menggunakan sinar laser bertenaga
rendah. Optical disc pertama kali ditemukan pada tahun 1958.
Optical disc termasuk sebuah media penyimpanan data bertipe
non-volatile storage, yaitu penyimpanan data dimana data yang
disimpan tidak akan hilang bila aliran listrik terputus. Optical disc
memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1 Menggunakan laser untuk menulis dan membaca data.
2 Dapat digunakan untuk menyimpan data yang volumenya sangat
besar, jika dibandingkan dengan disk magnetik.
3 Dapat membaca data dengan kecepatan yang relatif cepat.

Gambar 2.23 Optical Disc sebagai media penyimpanan


yang hingga saat ini masih banyak digunakan oleh
pengguna.

Optical disc tidak menggunakan bahan yang bersifat magnetis


seperti halnya disk magnetik. Optical disc menggunakan bahan
khusus yang dapat diubah oleh sinar laser menjadi bentuk titik
(spot) yang relatif gelap dan terang. Contoh dari optical disc yang
banyak digunakan saat ini adalah CD, DVD, serta Blu-Ray disc.
Media optical disc seperti DVD memiliki ukuran yang jauh lebih kecil
dibandingkan media penyimpanan yang lain, seperti Hard Disk.
Selain itu, harga optical disc juga jauh lebih murah.
Namun, optical disc juga memiliki kelemahan, yaitu rentan
mengalami kerusakan. Apabila bagian bawah disk tergores, maka
data yang ada pada DVD tersebut tidak akan bisa terbaca. Selain
itu, kelemahan lainnya adalah tidak semua optical disc dapat ditulis
ulang (re-writable), hanya yang berkode RW saja yang dapat ditulis
ulang.

2. Cara Kerja Optical Disc


Prinsip kerja yang ada pada optical disc mirip dengan cara kerja
Magnetik Disk, di mana kepingan Disk yang terdiri atas track yang
bersusun sebagai tempat penyimpanan sekaligus pemrosesan data
(read dan write). Yang menjadi pembeda di antara keduanya
hanyalah alat yang dipergunakan dalam proses read dan write. Jika
Magnetisk Disk menggunakan Read/Write head sebagai alat
pembaca dan penulis data, maka Optical Disk menggunakan
teknologi lensa dan sinar laser.

Gambar 2.24 Optical Disc menggunakan sinar laser


sebagai alat yang melakukan proses read dan write data ke
dalam disk.

INGAT !!!

n disk magnetik. Pembedanya hanya pada read/write head-nya saja. Coba kalian buka kembali sub-bab disk mag

3. Perkembangan Optical Disc


1. CD (Compact Disc)

CD merupakan jenis piringan optik yang pertama kali muncul dan


digunakan. CD berbentuk lingkaran dengan diameter 120 mm
serta memiliki lubang ditengahnya yang berdiameter 15 mm.
kapasitas penyimpanan CD dapat mencapai 870 MB. Pembacaan
dan penulisan data pada piringan CD dilakukan melalui sinar
laser.

Hidup itu belajar.. Belajar berarti kita mengalami perubahan.. Dengan perubahan

Gambar 2.25 Compact Disc adalah salah satu jenis optical


disc yang banyak digunakan sebagai media penyimpanan
berkapasitas yang tidak terlalu besar dan harga yang
Jenis-jenis
murah. dari CD yang saat ini banyak digunakan antara lain:

a CD-ROM (CD-Read Only Memory) merupakan jenis piringan


CD yang bersifat read-only (hanya bisa dibaca, tidak dapat
ditulis/write data). Kapasitas sebuah CD ROM dapat
menampung hingga 640 MB.
b CD-R (CD Recordable) merupakan jenis CD yang dapat
menyimpan data seperti halnya disk magnetik, namun
bedanya adalah isi yang ada di dalamnya tidak dapat diubah
lagi.
c CD-RW (CD-ReWriteable) merupakan jenis CD yang dapat
menyimpan data namun isinya dapat dihapus dan dapat
diganti dengan data yang baru.
2. DVD (Digital Video Disc/Digital Versatile Disc)

DVD merupakan pengembangan dan perbaikan teknologi dari


CD. DVD memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dari pada CD,
yaitu sekitar 4,7 hingga 17 GB. Kapasitas DVD ini tergantung dari
jenis teknologi yang dimilikinya, yaitu:
a Single-side, memiliki kapasitas 4,7 GB dan 9,4 GB.
b Double-side, memiliki kapasitas dua kali lipat single-side,
yaitu 8,5 GB dan 17 GB.

Gambar 2.26 DVD double-sided yang biasa kita temui


pada disk-disk film dan video yang berukuran besar.

INGAT !!!

ouble-side adalah DVD yang kedua permukaannya bisa melakukan operasi data, yaitu read/write dan pengakse

Macam - macam DVD :

a DVD Dual Layer, merupakan sebuah drive yang dapat


melakukan proses baca/tulis pada sebuah media DVD khusus
Dual Layer.Teknologi DVD ini mampu menyimpan data
maksimum 8.5 GB. Kepingan Dual Layer ini memiliki teknologi
yang dapat menyimpan data dalam 2 lapis penyimpanan data
pada DVD. Agar bisa memutar atau memanfaatkan teknologi
ini,kita harus memiliki DVD-ROM Dual Layer dan cakram DVD
yang sama-sama mendukung Dual Layer.
b DVD-R, merupakan tipe DVD yang hanya bisa menulis data
sebanyak satu kali, dengan kapasitas data sebesar 4.7 GB.
c DVD-R/W, merupakan jenis DVD yang bisa ditulis berulangulang, bisa melakukan proses baca/tulis (read dan write) dan
mampu menyimpan data sebesar 4.7 GB, seperti halnya DVDR.
d DVD-RAM (DVD-Random Access Memory), sesuai dengan
namanya DVD ini memiliki ciri seperti RAM, yaitu bisa
menyimpan data secara sementara. Biasanya, tipe DVD ini
banyak digunakan pada Handycam (Digital Camcorder)
dengan kapasitas yang sama halnya DVD lain, yaitu 4.7 GB.

Gambar 2.26 DVD-RAM banyak dipakai dalam


perangkat Handycam, dengan ukuran dan kapasitas
yang bervariasi.

Hanya saja, kekurangan dari DVD-RAM adalah tidak bisa dibaca


oleh DVD drive biasa. Perlu drive khusus yang mampu membaca
data di dalam DVD-RAM.

Gambar 2.27 DVD-RAM driver yang khusus dipakai


untuk membaca dan mengoperasikan data yang ada
dalam DVD-RAM.
3. Blu-ray Disc

Kapasitas penyimpanan DVD (4.7 GB single layer dan 8.5 GB


dual layer) pada saat ini kurang bisa memenuhi kebutuhan
konten video berkualitas tinggi dan audio digital. Oleh sebab itu,
dikembangkanlah teknologi baru bernama Blu-ray. DVD Blu-ray
menggunakan teknologi bergelombang pendek (405 nanometer)

Blu-ray laser. Karena memiliki panjang gelombang yang pendek,


sehingga proses read dan write akan semakin fokus, cepat, dan
akurat, oleh karena itu semakin banyak konten yang dapat
disimpan dalam satu buah disk. Untuk proses read atau write,
kecepatan minimal Blu-ray adalah sekitar 36Mbps, jauh dari DVD
yang kecepatannya hanya 10Mbps.

Gambar 2.28 Blu-ray disc merupakan optical disc


berteknologi paling canggih, dan saat ini banyak
digunakan
media
penyimpanan
film dan
audio
Blu-ray
memilikisebagai
kapasitas
sekitar
25 GB untuk
single
layer, dan
tinggi.
50 GBberkualitas
untuk double
layer. Selain itu, Blu-ray disc juga memiliki

lapisan permukaan yang lebih tipis, yaitu hanya 0,1 mm, jauh
lebih tipis dibandingkan CD dan DVD yang ketebalannya 0,6mm.

Dalam belajar, jangan pernah merasa bisa.


Tapi bisalah merasa.

Gambar 2.29 Salah satu penggunaan Blu-Ray disc


adalah pada film berkualitas tinggi, dengan teknologi 3D
yang tidak dapat dijumpai pada DVD maupun CD.

TAHUKAH KAMU ?
Melihat Kapasitas Optical Disk Tanpa Melalui PC
Kalian semua tentu pernah mengoperasikan suatu Disk, bukan?
Jika pernah, kalian tentu tidak jarang melihat kapasitas Disk
tersebut, untuk mengetahui apakah Disk tersebut sudah penuh
dengan memilih Properties pada komputer kalian.
Ada cara lain yang lebih cepat untuk mengetahui kapasitas suatu
Disk, tanpa harus melihatnya melalui PC. Keuntungan dari cara ini
jelas, selain agar lebih cepat, juga agar kalian tidak tertipu saat
membeli suatu Disk baru. Karena biasanya, ada beberapa Disk
yang sudah berisi namun tetap dijual.
Caranya adalah dengan melihat bagian bawah Disk kalian.

D.

Disk yang masih kosong, umumnya akan terlihat bening dan


berkilau. Jika terdapat bercak lingkaran seperti pada panah di
atas, berarti Disk tersebut sudah berisi file. Semakin bercak
lingkaran itu berada di pinggir Disk, semakin banyak pula
kapasitas dari Disk yang telah terisi.

PITA MAGNETIK (MAGNETIC TAPE)


KATA KUNCI

Magnetic tape.-EOT marker.-Cartridge tape.


Pita (tape).-Read/write head.-Cassette tape.
Leader.-Tape reel.-Tape recorder..
Pengertian
Pita
Magnetik tape.
BOT
marker.-Reel-to-reel

Pita magnetik adalah bentuk pertama dari media penyimpanan


eksternal. Pita magnetik adalah alat penyimpanan data yang
terbuat dari bahan plastik yang dilapisi besi-oksida. Pita magnetik
memiliki panjang pita 800 meter, lebar 0,5 inch, tebal 2 mm, dan
diameter saat digulung adalah 30 cm.

Gambar 2.30 Magnetic tape adalah jenis media penyimpanan


eksternal yang paling tua. Sejak era 50-an hingga 90-an media
ini menjadi alat penyimpanan eksternal yang banyak dipakai.

Pita magnetik memiliki jenis yang beragam. Mulai dari bentuk reelto-reel tape yang berukuran besar, banyak digunakan untuk
komputer-komputer besar. Sedangkan bentuk yang lebih kecil,
yaitu cartridge tape banyak digunakan untuk komputer personal
dan perangkat-perangkat audio yang berukuran kecil.
Dalam tiap gulungan pita magnetik, di awal dan akhir dari pita
selalu terdapat suatu daerah yang tidak digunakan untuk merekam
data yang disebut leader.
INGAT !!!

netic tape adalah adanya dua buah reel (gulungan pita), serta pita yang bergerak dari sisi satu ke sisi lainnya s

2 Bagian-Bagian Pita Magnetik


Seperti halnya media penyimpanan lain, pita magnetik juga
memiliki komponen-komponen yang menunjang performa
perekaman (record), pembacaan (read), dan penyimpanan data
(save) data. Komponen-komponen dalam pita magnetik antara lain:

a Tape, merupakan pita yang menjadi tempat dilakukannya proses


read dan write data. Di dalam tape, terdiri atas dua ujung yaitu
BOT (beginning-of-tape) marker yaitu daerah yang
merupakan bagian awal dari tape, dan EOT (end-of-tape)
marker merupakan bagian akhir dari tape yang dapat
digunakan untuk merekam data.

Gambar 2.31 Dalam setiap tape, selalu ada bagian


awal (BOT) dan bagian akhir (EOT) yang bisa dipakai
sebagai tempat perekaman dan penyimpanan data.

b Tape reel
Merupakan bagian dari magnetic tape berbentuk lingkaran yang
berfungsi sebagai tempat diletakkannya pita/tape secara
gulungan. Selain itu, tape reel juga berfungsi sebagai poros saat
magnetik tape berputar dan mengeluarkan pita/tape menuju
read/write head.

Gambar 2.32 Tape reel sebagai tempat ditatanya pitapita dalam gulungan.

c Read/write head
Merupakan bagian pita magnetik yang berperan sebagai
pengirim data menuju pita/tape. Fungsi read/write head pada
pita magnetik relatif sama seperti pada Disk Magnetik maupun
Disk Optik, yang membedakan adalah pada pita magnetik
menggunakan media berupa logam yang telah diberi magnet
dan arus listrik.

Dalam belajar, Guru ibarat hanya seseorang yang membukakan pintu untukmu.
Dirimulah yang memutuskan, berjalan masuk, atau hanya diam.

INGAT !!!
Read/write head pada magnetic tape adalah sebuah magnet berkumparan yang dialiri listrik.
Gambar 2.33 Skema dari pita magnetik. Terlihat pada
read/write head, pita diberi masukan data oleh logam

3 Jenis-Jenis Pita Magnetik


a.

Reel-to-Reel Tape

Merupakan bentuk pita magnetik saat pertama kali ditemukan,


yaitu besar dan tebal. Media penyimpanan ini mempunyai
ukuran lebar pita 2 cm dan panjang sekitar 800 meter. Karena
ukurannya yang besar dan pita yang panjang inilah reel-to-reel
tape memiliki kapasitas record yang besar pula. Tidak heran bila

pada masanya yaitu tahun 50 hingga 60-an, tape jenis ini banyak
dipakai pada komputer berukuran besar.

Gambar 2.34 Reel-to-reel tape adalah jenis pita


magnetik yang paling tua. Karena ukurannya yang
besar, jenis ini sekarang sudah tidak pernah
dipergunakan lagi.

Gambar 2.35 Pita dari reel-to-reel tape berukuran


relatif besar. Tampak pada gambar bagian leader yang
berwarna putih.

b. Cartridge Tape
Tape jenis ini sering disebut juga dengan streaming tape, karena
dirancang khusus untuk menyimpan hasil suatu back-up data
dari disk. Oleh karenanya, cartridge tape tidak dapat dipakai
untuk perekaman file berupa musik/audio.

Gambar 2.36 Cartridge tape, salah satu jenis media


penyimpanan magnetik yang merupakan bentuk mini
dari reel-to-reel tape.

Jenis tape ini merupakan bentuk kecil dari reel-to-reel tape,


sehingga banyak dipakai pada komputer-komputer kecil pada
masanya.
c. Cassette Tape

Cassette tape merupakan pita magnetik yang banyak digunakan


di komputer mikro, tape recorder, maupun perangkat musik
model lama. Selain untuk merekam music, tape ini dapat juga
digunakan untuk merekam sinyal data berbentuk bilangan biner
yang dikenal oleh komputer.

Gambar 2.37 Cassette tape, jenis tape yang paling


sering kita jumpai karena fungsinya sebagai perekam
sinyal dan gelombang audio, sekaligus sebagai pemutar
musik.

INGAT !!!

ape dengan Cassette tape dapat diperhatikan pada bentuk reel-nya, karena secara fisik keduanya hampir sam

RANGKUMAN

1. Tipe Fisik Memori


Ada beberapa tipe fisik memori, yaitu :
a. Memori Semikonduktor

Yaitu memori yang terbuat dari bahan-bahan semikonduktor. Apa itu


bahan-bahan semikonduktor? Bahan semikonduktor adalah bahanbahan yang dikategorikan berada di antara konduktor (penghantar
listrik yang baik) dan isolator (tidak bisa menghantarkan listrik).
Yang termasuk bahan semikonduktor di antaranya adalah silikon
dan germanium.

Gambar 3.4 Bahan Germanium (kiri) adalah bahan yang


paling banyak dipakai sebagai bahan dasar pembuatan
perangkat-perangkat semikonduktor.

Memori semikonduktor banyak yang memakai teknologi LSI (large


scale integration) atau VLSI (very large scale integration), yaitu
menyatukan ratusan hingga jutaan komponen dalam satu memori.
Memori jenis semikonduktor banyak digunakan pada internal
memory, seperti RAM dan ROM.

Gambar 3.5 Hampir semua perangkat yang ada di dalam


motherboard PC terbuat dari bahan-bahan semikonduktor.
b. Memori Magnetik

Memori yang terbuat dari bahan logam atau plastik yang dilapisi
oleh serbuk/lapisan magnetik, yaitu iron-oxide. Karena strukturnya
yang kuat, memori ini memiliki kapasitas yang relatif besar.
Memori ini banyak digunakan untuk external memory, seperti Hard
Disk.
c. Memori Optik

Disebut sebagai memori optik, karena memori ini hanya bisa


diakses dan dibaca melalui perangkat optik, seperti laser. Jenis
memori ini banyak digunakan juga untuk external memory yaitu
optical disc (CD, DVD, dan Blu-ray Disc).

2. Karakteristik Fisik Memori


Terdapat dua kriteria dalam karakteristik fisik memori, yaitu:
a. Volatile dan Non-volatile
Pada memori berjenis volatile, semua informasi dan data akan
mengalami kerusakan atau hilang bila tidak ada daya listrik.
Memory jenis ini hanya untuk penyimpanan data sementara, bukan
untuk jangka waktu yang lama. Contoh dari volatile memory adalah
RAM (Random Access Memory).
Sedangkan pada memori non-volatile, sekali informasi direkam akan
tetap berada di sana tanpa mengalami kerusakan. Pada memori

jenis ini daya listrik tidak begitu diperlukan untuk mempertahankan


informasi dan data di dalamnya. Contoh dari non-volatile memory
antara lain Hard Disk, DVD, serta pita magnetik.
b. Erasable dan Non-erasable
Prinsip erasable dan non-erasable biasa diterapkan pada jenis
memori semikonduktor. Prinsip erasable adalah memori yang isinya
dapat dihapus dan digantikan dengan informasi lain. Contoh dari
memori yang erasable adalah RAM.
Sedangkan memori yang bersifat non-erasable adalah memori yang
datanya tidak dapat diganti maupun dihapus, seperti pada ROM.

A. ROM (Read-Only Memory)


ROM adalah perangkat memori komputer berbentuk chip
semikonduktor yang isinya hanya dapat dibaca, dan tidak dapat
diubah, atau dihapus. Memori ini berjenis non-volatile, yaitu data yang
disimpan tidak mudah hilang walaupun tidak ada daya listrik. Karena
itu memori ini biasa digunakan untuk menyimpan program utama
(main program) dari suatu sistem.

Belajar itu ibarat akar, pahit namun kuat.


Tapi hasilnya, ibarat buah. Manis.

Gambar 3.9 Tampilan BIOS (kanan) yang sering kita


lihat sebenarnya adalah program bawaan pabrik yang
dimasukkan ke dalam ROM (kiri).

ROM pada komputer disediakan oleh vendor komputer dan berisi


program atau data bawaan pabrik. Kita biasa menyebut ROM dengan
sebutan BIOS (Basic Input/Output System). ROM terdiri atas beberapa
jenis, yaitu:
1.

PROM (Progammable ROM)

PROM adalah salah satu jenis chip memori semikonduktor. Jika isi di
dalam ROM telah ditentukan oleh pabrik, lain halnya dengan PROM,
yang dijual dalam keadaan kosong dan dapat diisi dengan program
oleh pemakai. Namun, setelah diisi oleh suatu program, maka isi
PROM sudah tidak dapat diubah ataupun dihapus. Prinsip PROM ini
mirip dengan CD-R dan DVD-R.

Cara terbaik dalam mempelajari suatu hal adalah dengan melakukannya.

2.

Gambar 3.10 PROM adalah memori ROM kosong


yang hanya bisa diisi data sebanyak satu kali, dan
EPROM
(Erasable-Progammable
ROM)
tidak dapat
diubah
maupun dihapus.

EPROM adalah memori semikonduktor yang bersifat unik, karena


mampu mendeteksi cahaya ultraviolet. Bentuknya hampir mirip
dengan PROM, hanya saja isi data di dalam EPROM dapat dihapus
(erasable) setelah dimasuki program. Penghapusan datanya adalah
dengan menggunakan bantuan sinar ultraviolet.

Memori jenis ini dahulu banyak dipakai pada peralatan Gameboy.

INGAT !!!

EPROM terlihat berbeda dengan ROM yang lainnya adalah adanya panel untuk menangkap sinar di bagian tenga

Hal terpenting yang jarang disadari dalam belajar adalah...


Tidak berhenti bertanya.

Gambar 3.11 EPROM sebagai memori yang bisa


diisi dan dihapus dengan menggunakan sinar UV.
Tampak di bagian tengah EPROM terdapat panel
surya kecil sebagai penangkap sinar.

Gambar 3.12 EPROM banyak dipakai sebagai


memori pada Game boy.

3. EEPROM (Electrically-Erasable-Progammable ROM)

EEPROM adalah memori semikonduktor yang dapat menyimpan


data secara permanen, di mana isi datanya masih bisa dihapus
secara elektrik (electrically erasable) melalui program khusus. Salah
satu jenis EEPROM adalah flash memory, atau sering kita sebut
dengan flash disk. Selain biasa digunakan sebagai media transfer,
ada juga flash memory yang khusus digunakan pada kamera digital,
video game, dan chip BIOS.

Gambar 3.12 Flash disk yang sangat sering kita


pakai pada dasarnya merupakan salah satu
penerapan EEPROM.
4. EAPROM (Electrically-Alterable-Progammable ROM)

Jenis memori ini mirip dengan EEPROM. Yang membedakan


keduanya adalah jika EEPROM hanya dapat diubah dan dihapus oleh
program khusus, maka EAPROM dapat diubah dan dihapus sesuai
keinginan pengguna sendiri (alterable).

INGAT !!!
PROM:Hanya bisa diisi data satu kali, dan tidak dapat dihapus.
EPROM:Dapat diisi berulang kali, dapat dihapus dengan bantuan sinar UV.
EEPROM:Dapat diisi berulang kali, dapat dihapus dengan program khusus.
EAPROM:Dapat diisi berulang kali, dapat diubah dan dihapus sesuai keinginan.

B. RAM (Random-Access Memory)


RAM adalah jenis memori yang isinya dapat berganti-ganti selama
komputer dihidupkan, karena fungsinya sebagai media penyimpanan
sementara. RAM merupakan suatu penyimpanan data yang dapat
dibaca (read) atau ditulis (write) secara berulang-ulang dengan data
yang berbeda-beda.
Jenis memori ini merupakan volatile, yaitu data yang tersimpan akan
hilang jika daya listrik dimatikan. Sesuai namanya, Random access,
artinya data yang disimpan pada RAM dapat diakses secara acak oleh
prosesor.
RAM juga terbagi menjadi dua jenis, yaitu RAM Statis dan RAM
Dinamis.
1.

DRAM (Dynamic RAM)

RAM Dinamis digunakan untuk aplikasi yang memerlukan memori


berkapasitas besar. Saat melakukan operasi, Dynamic RAM harus
sering disegarkan (refresh) oleh CPU, agar data yang terkandung
didalamnya tidak hilang. Jenis RAM ini bersifat volatile, sama seperti
halnya RAM pada umumnya. Hal tersebut membuat RAM ini sangat
dinamis dibandingkan dengan memori semikonduktor lainnya.
Dalam strukturnya, DRAM hanya memerlukan satu transistor pada
tiam bit-nya, sehingga membuat memori ini memiliki kepadatan
struktur yang tinggi.
Secara ukuran, bentuk DRAM hampir sama seperti RAM yang biasa
kita jumpai. Dengan bentuk persegi panjang yang tipis.

Gambar 3.13 DRAM (Dynamic RAM) merupakan jenis RAM


yang biasa dipakai pada data-data operasi berkapasitas
besar.

2.

SRAM (Static RAM)

SRAM merupakan salah sat jenis RAM yang bersifat statis, artinya
dapat terus melakukan operasi tanpa perlu disegarkan (refresh)
oleh CPU seperti halnya DRAM. Oleh karenanya, RAM jenis ini
memiliki kecepatan akses dan operasi yang lebih tinggi daripada
DRAM.
Static RAM biasa digunakan untuk aplikasi-aplikasi yang tidak
memerlukan kapasitas memori yang besar.
Ukuran fisik dari SRAM bervariasi, ada yang berbentuk persegi lebar
dan ada juga yang berbentuk relatif kecil.

Gambar 3.14 SRAM memiliki bentuk memori yang


bervariasi, dan biasa digunakan pada PC yang memiliki
tingkat akses dan operasi yang cepat.

INGAT !!!
DRAM
hilang.

: - Sering refresh, agar data yang terkandung tidak


- Digunakan pada aplikasi yang perlu memori

berkapasitas besar.
- Berbentuk persegi panjang kecil.

SRAM

: - Dapat dapat terus melakukan operasi tanpa perlu


refresh.
- Digunakan pada aplikasi yang tidak memerlukan
memori