Anda di halaman 1dari 1

PUFA INDEX

Indeks PUFA Indeks ini diperkenalkan oleh WHO World Health Assembly
pada tahun 2007 karena dibutuhkan indeks baru untuk mengukur keparahan karies
gigi. Indeks PUFA adalah indeks untuk menilai keparahan karies gigi yang tidak
ditangani dengan baik.
Indeks ini menilah keterlibatan pulpa (P/p), adanya ulserasi (U/u) karena sisa
akar dan adanya fistul (F/f) dan apakah adanya abses (A/a). Huruf besar digunakan
untuk gigi permanen dan huruf kecil huruf yang digunakan untuk gigi primer. Kriteria
untuk PUFA/ pufa indeks adalah sebagai berikut:
a) Keterlibatan pulpa :
Kamar pulpa terlihat atau ketika struktur mahkota gigi telah dihancurkan
oleh proses karies sehingga yang tersisa hanya akar gigi
b) Ulserasi :
Apabila terdapat tepi tajam gigi yang dislokasi atau terdapat fragmen akar
yang menyebabkan ulserasi traumatis dari jaringan lunak di sekitarnya,
misalnya lidah atau mukosa bukal.
c) Fistula :
Terdapat saluran tempat keluar nanah/pus dan berhubugan pada gigi
dengan pulpa terbuka.
d) Abses :
Terdapat pembengkakan pada gigi dengan pulpa yang terbuka yang
mengandung nanah/pus.
Akumulasi skor PUFA/ pufa setiap individu sama seperti akumulasi skor
untuk DMFT/ dmft. PUFA untuk gigi permanen dan pufa untuk gigi primer. Skor
setiap individu berkisar antara 0-20 untuk pufa gigi primer dan 0-32 untuk PUFA gigi
permanen. Prevalensi PUFA/ pufa dihitung sebagai persentase dari populasi dengan
skor PUFA/ pufa dari satu atau lebih individu.