Anda di halaman 1dari 16

3/9/2015

SISTEM
INSTRUMENTASI

Tujuan materi
Mahasiswa mampu memahami sistem instrumentasi
untuk melakukan pengukuran dan menjelaskan
elemen dasar sistem, sistem instrumentasi dan
terminologi yang digunakan serta performansi
sistem instrumentasi.

3/9/2015

MATERI :
Pendahuluan
Sistem Instrumentasi
Komponen Sistem Instrumentasi
Performansi Sistem Instrumentasi
Reliability
Requirement

Pendahuluan
Sistem didefinisikan
sebagai satu kesatuan alat
dalam batas-batas
tertentu yang bekerja
bersama-sama untuk
menghasilkan suatu bentuk
output dari input tertentu /
beberapa input.
Untuk lebih mudahnya
biasa digambarkan
dengan sebuah diagram
blok.

3/9/2015

Pendahuluan cont.
Beberapa contoh sistem

Pendahuluan cont.
Seringkali beberapa sistem dihubungkan untuk kerja yang
lebih optimal

3/9/2015

Sistem Instrumentasi
Sistem instrumentasi memiliki input variabel yang
diukur dan output nilai pengukuran.

Sistem Instrumentasi cont.

3/9/2015

Komponen Sistem Instrumentasi


Sensor
Adalah komponen yang langsung kontak dengan
proses
Berfungsi untuk mengukur variabel dan memberikan
output yang merepresentasikan nilai variabel tersebut
Hasilnya digunakan untuk sistem pengukuran yang
menunjukkan nilai variabel tersebut.
Transduser adalah elemen yang dapat mengkonversi
perubahan dalam besaran fisik tertentu ke dalam
perubahan besaran fisik yang lain.

Komponen Sistem Instrumentasi cont.

3/9/2015

Komponen Sistem Instrumentasi cont.


Prosesor Sinyal
Komponen ini mengambil output dari sensor dan
mengubahnya ke dalam bentuk yang dapat di-displaykan atau ditransmisikan.
Pengkondisi Sinyal digunakan untuk mengubah output
sensor ke dalam bentuk sinyal yang dapat digunakan
untuk proses selanjutnya.

Komponen Sistem Instrumentasi cont.

3/9/2015

Komponen Sistem Instrumentasi cont.


Presentasi Data
Menghadirkan nilai pengukuran dalam bentuk yang
dapat diamati oleh pembaca.
Bisa berupa pergerakan jarum pointer atau informasi
berupa VDU (Visual Display Unit).
Kemungkinan lain, sinyal direkam melalui media kertas
atau magnetic disc.
Atau ditransmisikan ke sistem lain sebagai bagian dari
sistem kendali

Komponen Sistem Instrumentasi cont.

3/9/2015

Performansi Sistem Instrumentasi


Akurasi dan Error
Range
Presisi, Repeatability dan Reproducibility
Sensitivity
Stability
Karakteristik Dinamik

Akurasi dan error


Akurasi adalah indikator yang menyatakan seberapa
dekat nilai yang diberikan oleh sistem instrumentasi
terhadap nilai sebenarnya.
Dinyatakan sebagai persentase dari output skala
penuh atau defleksi skala penuh (fsd).
Error adalah selisih antara hasil pengukuran dengan
nilai kuantitas besaran yang diukur.
Error = Hasil pengukuran nilai sebenarnya

3/9/2015

Beberapa jenis error dalam pengukuran :


Hysteresis error
selisih nilai output yang diberikan oleh kuantitas yang
diukur selama perubahan kuantitas naik dan turun.

Beberapa jenis error dalam pengukuran :


Non linearity error
error yang terjadi sebagai hasil asumsi hubungan linier
antara input dan output di atas range kerjanya.

3/9/2015

Beberapa jenis error dalam pengukuran :


Insertion error
Yaitu perubahan kuantitas pengukuran yang
disebabkan oleh adanya alat ukur.
Biasa disebut juga efek pembebanan.

Beberapa jenis error dalam pengukuran :


Contoh : Dua buah voltmeter masing-masing
memiliki resistansi 1 K dan 1M. Voltmeter yang
manakah yang harus dipilih untuk mengukur
tegangan pada sebuah resistor 2 K ?

10

3/9/2015

Range (Jangkauan)
Range variabel sistem adalah batas-batas di
antara perubahan input.
Range variabel dari instrumen pengukuran disebut
sebagai Span.
Dead band atau dead space adalah istilah yang
digunakan untuk menyatakan suatu range input
yang tidak menghasilkan output.

Range (Jangkauan)

11

3/9/2015

Presisi, Repeatability dan Reproducibility


Presisi digunakan untuk menyatakan derajat
kebebasan sebuah sistem instrumen dari random error
Instrumen presisi tinggi memberikan hasil pengukuran
yang tidak berbeda jauh jika pengukuran terhadap
sebuah variabel dilakukan secara berulang.
Repeatability adalah kemampuan sebuah instrumen
untuk menghasilkan nilai yang sama untuk pengukuran
berulang terhadap sebuah variabel.
Reproducibility adalah kemampuan instrumen untuk
menghasilkan output yang sama jika input sistem
konstan dilepaskan dan dipasang kembali.

Presisi, Repeatability dan Reproducibility


Perbedaan Presisi dan Akurasi

12

3/9/2015

Sensitivity
Mengindikasikan berapa banyak output sebuah
sistem instrumen berubah pada saat kuantitas
yang diukur berubah.
Misal : sebuah thermocouple memiliki sensitivity
20V/C maka ia akan memberikan tegangan
output sebesar 20 mV setiap terjadi kenaikan
temperatur 1C

Stability
Stabilitas sistem instrumen adalah kemampuan
instrumen tersebut untuk menghasilkan output yang
sama dalam periode waktu tertentu.
Drift menyatakan perubahan output yang terjadi
dalam periode waktu tertentu.
Zero drift menyatakan perubahan yang terjadi pada
output pada saat inputnya nol.

13

3/9/2015

Karakteristik Dinamik
Respons time
Waktu yang diperlukan oleh sistem dari nol sampai
dengan output mencapai nilai tertentu mis. 95% dari
nilai input.
Rise Time
waktu yang diperlukan output untuk naik sampai
persentase tertentu dari output steady state.
Settling Time
waktu yang diperlukan output untuk diset ke dalam
beberapa persen, misal 2% dari output steady state

Reliability
Reliability sebuah sistem instrumentasi didefinisikan
sebagai probabilitas (kemungkinan) dari sistem
instrumen tersebut akan beroperasi pada level
yang disetujui.
Sebagai contoh jika instrumen baru saja dikalibrasi,
maka reliability seharusnya 1, seiring berjalannya
waktu reliability mungkin menurun jadi 0,7 atau
0,8.

14

3/9/2015

Requirements
Kebutuhan utama dari sebuah sistem instrumentasi
adalah ketepatan dalam penggunaan (fitness for
purpose).
Agar hasil pengukuran sesuai dengan akurasi yang
dibutuhkan oleh sistem, maka sistem instrumentasi harus
dikalibrasi.
Kalibrasi adalah proses membandingkan output sistem
instrumentasi terhadap akurasi standar yang telah
diketahui (international standart)
Terdapat 7 standar utama dan 2 standar tambahan
yang telah disepakati digunakan di dunia internasional.

7 Standar Utama dan 2 Standar Tambahan


Utama
Massa
Panjang
Waktu
Kuat Arus
Temperatur
Intensitas Cahaya
Jumlah Substansi

Tambahan
Sudut Datar
Sudut Ruang

15

3/9/2015

TUGAS 1
Cari keterangan tentang 7 standar utama dan 2
standar tambahan yang digunakan secara
internasional
Dikumpulkan via email ke aryo_bbs@yahoo.co.id ,
paling lambat 12 Maret 2015.
Ikan sepat ikan gabus, makin cepat makin bagus !

Dari Irian Burung Cendrawasih


Cukup Sekian Terima Kasih

16