Anda di halaman 1dari 40

Usaha Dan Energi

Kerja Yang Dilakukan Oleh Gaya


Konstan

DEFINISI
Kerja yang dilakukan oleh gaya konstan F
W F cos s
adalah

Dengan F adalah besarnya gaya, s adalah


besarnya perpindahan yang dilakukan dan
adalah sudut yang dibentuk oleh gaya dan
perpindahan.
Satuan SI dari kerja: newton.meter = joule (J)

Satuan Dari Kerja

Contoh: Membawa Beban


Tentukan kerja yang dilakukanoleh gaya
sebesar 45 Nsewaktu menarik beban seprti
gambar pada sudut 50 sejauh 75 m

Solusi

Karena semua variabel sudah diketahui,


maka kerja yang dilakukan oleh gaya
tersebut adalah:
W F cos s 45 cos 50 75 2170 J

Dari definisi kerja di atas, membawa kita


pada kesimpulan bahawa hanya komponen
gaya yang searah dengan perpindahan saja
yang melakukan kerja.
Komponen gaya yang tegak lurus
perpindahan tidak melakukan kerja.
Kerja dapat bernilai positif maupun negatif,
tergantung kepada arah komponen gaya,
searah atau berlawan dengan arah
perpindahannya.

Contoh: Angkat beban


Atlet angkat berat sedang mengangkat barbel dengan
berat 710 N. Pada gambar b ia mengangkat beban
sejauh 0,65 m di atas dadanya. Pada gambar c ia
menurunkannya dedngan jarak yang sama. Beban
dinaikkan dan diturunkan dengan kecepatan yang
sama. Tentukan kerja yang dilakukan pada barbel
ketika (a) saat diangkat, (b) saat diturunkan.

Solusi

a)

Barbel diangkat dan diturunkan dengan


kecepatan yang sama, sehingga
kondisinya adalah setimbang.
Konsekwensinya, gaya F yang dikerjakan
oleh atlet haruslah seim-bang dengan
berat dari barbel tersebut, sehingga F =
710 N
Kerja ketika beban dinaikkan:

b)

Kerja ketika beban diturunkan

Teorema Kerja-Energi Dan


Energi Kinetik

Teorema Kerja-Energi Dan


Energi Kinetik
Kebanyakan orang mengharapkan hasil
ketika ia melakukan kerja.
Tetapi dalam Fisika, hasil diperoleh ketika
resultan gaya melakukan kerja pada suatu
benda.
Hasil tersebut merupakan perubahan energi
kinetik dari benda tersebut.

Energi Kinetik

DEFINISI
Energi kinetik dari suatu benda dengan
massa m dan laju v, diberikan oleh:
1 2
EK mv
2

Satuan SI dari Energi Kinetik adalah:


joule (J)

Teorema Kerja-Energi
Ketika resultan gaya melakukan kerja W
pada suatu benda, energi kinetik dari benda
tersebut berubah dari keadaan awal KE 0 ke
keadaan akhir KEf, Perbedaan antara kedua
nilai ini sama dengan kerja yang dilakukan:
1 2 1 2
W EK f EK 0 mv f mv0
2
2

Contoh: Berski Menuruni Bukit

Seorang pemain ski dengan massa 58 kg


sedang bergerak turun dengan sudut 25 ,
seperti gambar. Besarnya gaya gesek kinetik
adalah fk = 70 N berlawanan dengan arah
geraknya. Kecepatan awal dari pemain ski itu
v0 = 3,6 m/s. Abaikan hambatan udara,
tentukan kecepatannya ketika telah berpindah
sejauh 57 m ke bawah.

Contoh: Berski Menuruni Bukit

Solusi

Resultan gaya eksternal sepanjang arah


sumbu x adalah:

Kerja yang dilakukan oleh resultan gaya


adalah:

Solusi

Dari teorema Kerja-Energi, kecepatan akhir


dapat diperoleh dengan:
EK f W EK 0
1
9700 58 3,6 10100 J
2

Karena EKf = mvf2, maka kecepatan akhir


dari pemain ski tersebut adalah:
vf

2 EK f
m

2 10100
19 m/s
58

Energi Potensial Gravitasi

DEFINISI
Energi Potensial Gravitasi (EP) adalah
energi yang dipunyai oleh benda dengan
massa m yang bergantung pada posisi relatif
terhadap permukaan bumi. Posisi benda
tersebut diukur pada ketinggian h yang
relatif terhadap suatu titik acuan:
EP mgh

Gaya Konservatif

DEFINISI
Versi 1:
Suatu gaya dikatakan konservatif ketika
kerja yang dilakukan gaya tersebut pada
benda yang bergerak tidak bergantung pada
lintasan yang menghubungkan posisi awal
dan posisi akhir dari benda tersebut.

Gaya Konservatif

DEFINISI
Versi 2:
Suatu gaya dikatakan konservatif jika kerja
yang dilakukan sama dengan nol ketika
benda melakukan lintasan tertutup, posisi
awal dan posisi akhir benda pada titik yang
sama

Gaya Non-konservatif
Sebuah gaya dikatakan non-konservatif
apabila kerja yang dilakukan gaya tersebut
pada benda yang bergerak antara dua titik
bergantung pada lintasan gerak antara titik
tersebut. Gaya gesek k inetik merupakan
salah satu contoh gaya non konservatif.
Ketika benda meluncur di atas suatu
permukaan, gaya gesek kinetik mempunyai
arah yang berlawanan dengan arah gerak
benda dan melakukan kerja negatif.

Hambatan udara juga merupakan suatu gaya


non-konservatif.
Konsep energi potensial tidak dikenal
dalam gaya non-konservatif.
Pada suatu lintasan tertutup, kerja total yang
dilakukan oleh gaya non-konservatif tidak
sama dengan nol sebagaimana gaya
konservatif.

Aplikasi gaya gesek


Gaya gesek manahan
gerak dari kereta.
Tidak seperti gravitasi,
gesekan akan
memberikan kerja
negatif pada kereta
sepanjang perjalanan,
baik ketika kereta
sedang bergerak naik
maupun sedang
bergerak turun.

Contoh Gaya Konservatif Dan


Non-konservatif

Gaya Konservatif
gaya gravitasi, gaya elastik pegas, gaya
listrik

Gaya non-Konservatif
gaya gesek kinetik dan statik, hambatan
udara, tegangan, gaya normal, gaya
dorong roket.

Rumusan Kerja Secara Umum


Dalam situasi normal, gaya konservatif dan
gaya non-konservatif bekerja secara
bersama-sama pada suatu benda.
Sehingga, dapat dituliskan kerja yang
dilakukan oleh resultan gaya eksternal
adalah: W = Wc + Wnc
Dengan Wc adalah kerja oleh gaya
konservatif dan Wnc adalah kerja yang
dilakukan oleh gaya non-konservatif.

Rumusan Kerja Secara Umum

Berdasarkan teorema kerja-energi, kerja yang


dilakukan oleh resultan gaya eksternal setara
dengan perubahan dari energi kinetik benda, atau
dapat dituliskan:
Wc + Wnc = mvf2 mv02
Jika gaya konservatif yang bekerja hanya berupa
gaya gravitasi, maka
mg(h0 hf) + Wnc = mvf2 mv02
atau
Wnc = (Ekf EK0) + (Epf EP0)

Energi Mekanik Total

Energi Mekanik Total


Konsep dari kerja dan teorema kerja-energi
telah memberikan kesimpulan bahwa suatu
benda dapat mempunyai dua jenis energi:
energi kinetik dan energi potensial gravitasi.
Jumlahan dari kedua jenis energi ini dikenal
dengan energi mekanik total E, sehingga:
E = EK + EP
Teorema kerja-energi dapat dituliskan
dalam bentuk energi mekanik total:
Wnc = Ef E0

Kekekalan Energi Mekanik

Kekekalan Energi Mekanik

Jika tidak ada kerja yang dilakukan oleh


gaya non-konservatif, atau Wnc = 0, maka
Ef = E 0

(mvf2 + mghf) = (mv02 + mgh0)


Atau energi mekanik total bernilai konstan
sepanjang lintasan antara titik awal dan
akhir, atau tidak ada perubahan dari nilai
awalnya E0.

Contoh: Penggunaan Kekekalan


Energi Mekanik

Contoh: Roller Coaster Raksasa


Satu dari yang tercepat
diantara roller coaster di dunia
adalah Magnum XL-200 di
Cedar Point Park in Sandusky,
Ohio (seperti gambar). Kereta
seakan-akan jatuh dari
ketinggian 59,4 m. Asumsikan
bahwa coaster ini memiliki
kecepatan yang mendekati nol
ketika berada di puncak.
Abaikan gesekan dan tentukan
kecepatan kereta tepat ketika
berada di bawah.

Solusi
Gaya normal tegak lurus arah gerak
sehingga tidak ada kerja yang dilakukan.
Gesekan diabaikan, sehingga Wnc = 0 J.
Gunakan hukum kekekalan energi mekanik,
sehingga:

1 2
1 2
mv f mgh f mv0 mgh0
2
2

energi mekanik akhir

vf

energi mekanik awal

v02 2 g h f h0 34,1 m/s

Contoh: Kembang Api


Sebuah roket kembang api dengan massa 0,2 kg
diluncurkan dari keadaan diam dan mengikuti lintasan
seperti gambar untuk sampai di titik P. Titik P berada di
atas titik awal sejauh 29 m. Dalam proses tersebut 425 J
kerja dilakukan pada roket oleh gaya non-konservatif
yang dihasilkan oleh pembakaran. Abaikan hambatan
udara dan massa yang hilang, tentukan kecepatan akhir
dari roket di titik P

Contoh: Kembang Api

Solusi

Karena terdapat gaya non-konservatif


dalam peristiwa ini maka digunakan
teorema kerja-energi, yaitu:
2
2
1
1

Wnc 2 mv f mgh f 2 mv0 mgh0

Sehingga:
vf

2 Wnc 12 mv02 mg h f h0

v f 61 m/s

Daya

DEFINISI
Daya rata-rata P adalah rata-rata perubahan
dari kerja W yang dilakukan dan diperoleh
dengan membagi W dengan waktu yang
diperlukan untuk melakukan kerja tersebut.
W
P
t

Satuan SI untuk Daya adalah


joule/detik = watt (W)

Tabel Satuan dari Daya

Bentuk Lain Dari Daya

Daya dapat pula didefinisikan sebagai


perubahan dari energi dibagi dengan waktu.
perubahan energi
P
waktu

Karena kerja, enegi dan waktu merupakan


besaran skalar, maka daya juga merupakan
besaran skalar.
Karena W = Fs maka daya rata-rata juga
dapat dituliskan sebagai berikut:

P Fv

Strategi Penerapan Hukum


Kekekalan Energi Mekanik
1.

2.
3.

Identifikasi gaya eksternal konservatif dan gaya


non-konservatif yang bekerja pada benda.
Untuk menerapkan hukum kekekalan ini, gaya
non-konservatif harus tidak melakukan kerja
Wnc = 0 J.
Pilihlah acuan dimana energi potensial gravitasi
sama dengan nol.
Tulislah bahwa energi mekanik total dari benda
sama dengan energi mekanik total awal. Energi
mekanik total merupakan jumlahan dari energi
kinertik dan energi potensial gravitasi.

Applet Tentang Kerja Dan Energi