Anda di halaman 1dari 1

MATA KULIAH

: ETIKA BISNIS

MATERI

: Etika Moral ( BAB 1 )

NAMA

: Aji Brilliant Dewantara

SUMBER

: TEMPO.CO NASIONAL

Kepolisian Daerah Bali akhirnya menemukan bocah perempuan asal Bali, Angeline, 8
tahun, yang hilang sejak medio Mei 2015. Angeline ditemukan dalam keadaan tewas dan dikubur
di rumah ibu angkatnya, Margareth.
Komisi Nasional Perlindungan Anak sempat mencurigai pelaku hilangnya bocah kelas III
sekolah dasar itu justru keluarganya sendiri. Hingga akhirnya polisi menemukan Angeline tewas
dengan luka dan dililit sebuah kain. "Ini aneh, TKP di rumahnya sendiri. Semua penghuni rumah
itu patut dicurigai sebagai pelaku," kata Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait
saat dihubungi Tempo, Rabu, 10 Juni 2015.
Segera setelah ditemukannya mayat Angeline, kepolisian langsung melakukan
penjemputan dan pemeriksaan terhadap orang-orang dekat bocah malang itu. Mereka
kemudian diperiksa secara terpisah di Kepolisian Resor Kota Denpasar. Kami dalami dulu
keterangan mereka, kata Kepala Kepolisian Resor Kota Denpasar, Komisaris Besar Anak
Agung Made Sudana, Rabu, 10 Juni 2015. Mereka itu adalah ibu tiri korban, Margareth,
Christina atau Kristin (kakak tiri), Ivone (kakak tiri), Agus (pembantu rumah), Raka (Satpam),
serta seorang teman Margareth.
Kristin kemarin sempat histeris saat menjalani pemeriksaan karena saat itu ia baru
mengetahui bahwa Angeline telah ditemukan tewas di rumahnya. Sambil menangis keras, ia
bahkan sempat menggedor pintu ruang pemeriksaan. Ketujuh penghuni rumah itu diperiksa
secara terpisah di Kepolisian Resor Kota Denpasar sejak kemarin siang. Sore harinya, terkuak
keterangan mengejutkan dari si pembantu rumah tersebut. Ada pengakuan dari Agus bahwa dia
melakukan pemerkosaan terhadap Angeline, kata Kepala Polresta Denpasar Komisaris Besar
Anak Agung Made Sudana. Agus juga mengurus ayam dan ternak lainnya.
Pemerkosaan dilakukan pertama kali saat Agus baru sekitar sepekan bekerja di rumah
tersebut. Pemuda asal Sumba ini, yang baru sekitar awal Mei bekerja di tempat itu, menarik
Angeline ke kamar atas. Perbuatan itu tak diketahui siapa pun. Lalu, pemerkosaan kedua yang
berujung fatal dilakukan saat Angeline disebut hilang sekitar pukul 17.00 Wita pada Sabtu, 16
Mei lalu. Sebelumnya, Angeline diketahui sempat bersama Margareith sekitar pukul 15.00 Wita,
tapi kemudian raib. Saat itu ternyata korban sudah mengalami kekerasan seksual di kamar
pelaku, kata Kombes Made Sudana di Denpasar, kemarin. Agus mengaku panik karena khawatir
perbuatannya diketahui orang lain sehingga membunuh dengan membenturkan kepalanya di
lantai, mencekik, dan menjeratnya dengan tali merah muda.

Anda mungkin juga menyukai