Anda di halaman 1dari 29

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM
PEMODELAN PENAMPANG 2D DALAM INVESTIGASI AIR
TANAH MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI
WENNER-SCHLUMBERGER DI KAWASAN SYIAH KUALA, BANDA
ACEH

BIDANG KEGIATAN :
PKM PENELITIAN

Ariga Putra Aldi


Laura Vadzla H
T. Rykard Yudha P

Diusulkan oleh :
1204107010039, Angkatan 2012
1304107010023, Angkatan 2013
1404107010057, Angkatan 2014

UNIVERSITAS SYIAH KUALA


BANDA ACEH
2015

PENGESAHAN PROPOSAL PKM-PENELITIAN


1. Judul Kegiatan

2. Bidang Kegiatan
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap
b. NIM
c. Jurusan
d. Universitas
e. Alamat Rumah dan No.HP

f. Alamat Email
4.

Anggota
Pelaksana
Kegiatan/penulis
5. Dosen Pembimbing
a. Nama dan Gelar
b. NIDN
c. Alamat Rumah dan No.HP
6. Biaya Total Kegiatan
a. Dikti
b. Sumber Lain
7. Jangka Waktu Pelaksanaan

: Pemodelan Penampang 2D Untuk


Investigasi
Air Tanah Menggunakan
Metode Geolistrik Konfigurasi WennerSchlumberger di Kawasan Syiah Kuala,
Banda Aceh
: PKM-P
:
:
:
:
:

Ariga Putra Aldi


1204107010039
Teknik Geofisika
Universitas Syiah Kuala
Jl.Hasan Saleh Lr.Bahagia no.31 Neusu
Jaya , Banda Aceh, Aceh/ 085211178349
Arigaputra38@gmail.com

:
: 2 (dua) orang

: Dr. Muhammad Syukri, M.T


: 00-1805-7003
: Jl. Mereubo No.1 Darussalam 23111
Banda Aceh dan 08116777000
: Rp 11.805.000,: : 3 (Tiga) bulan

DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL ........................................................................................ i
HALAMAN PENGESAHAN .............................................................................. ii
DAFTAR ISI ......................................................................................................... iii
RINGKASAN........................................................................................................ iv
BAB I PENDAHULUAN .................................................................................... 1
1 Latar Belakang........................................................................................ 1
2 Permasalahan........................................................................................... 1
3 Tujuan...................................................................................................... 2
4 Luaran yang Diharapkan ........................................................................ 2
5 Manfaat ................................................................................................... 2
BAB II TINJAUAN PUSTAKA .......................................................................... 3
1 Geologi daerah Alue Naga.................................................................... 3
2

Air Tanah .............................................................................................. 4

Metode Geolistrik Tahanan Jenis Konfigurasi Wenner-Schlumberger 5

BAB III METODE PENELITIAN ....................................................................... 6


1 Waktu dan Tempat ................................................................................ 6
2 Teknik Pengumpulan Data ................................................................... 6
3 Tahapan Penelitian ............................................................................... 7
3.3.1 Survei Lapangan ......................................................................... 7
3.3.2 Survey Geolistrik ........................................................................ 7
3.3.3 Pengolahan dan Interpretasi Data Lapangan................................ 8
3.4. Upaya yang Dilakukan Setelah Penelitian............................................ 8
BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN...................................................... 9
1 Anggaran Biaya ................................................................................... 9
2 Jadwal Kegiatan ................................................................................... 9
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................10
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1 Biodata Ketua, Anggota dan Dosen Pembimbing
Lampiran 2 Justifikasi Anggaran Kegiatan
Lampiran 3 Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas
Lampiran 4 Surat Pernyataan Ketua Peneliti

RINGKASAN
Air tanah mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan. Air
yang dibutuhkan untuk kepentingan rumah tangga (domestik) maupun untuk
kepentingan industri tentulah air yang bersih, tidak terkontaminasi apa pun dan
bersifat tawar untuk di konsumsi. Daerah Syiah Kuala yang berada di sekitar
pantai memungkinkan air tawar didaerah tersebut terkontaminasi oleh air
asin. Aceh yang pernah diterpa Tsunami dan salah satunya kecamatan Syiah
Kuala termasuk daerah yang luluh-lantak diterjang gelombang Tsunami
mengingat daerahnya terletak dipinggir pantai Syiah Kuala, maka dari itu
memungkinkan terendapnya material yang dibawa oleh Tsunami tersebut. Hal
itu juga akan mempengaruhi kualitas air tanah di daerah tersebut. Jika kita
melihat dari aspek lingkungan terdapatnya Tempat Pembuangan Akhir
mendadak yang menghasilkan air hitam dari sampah itu dan merusak
kualitas air tanah dalam jangka panjang. Pertumbuhan industri yang
sangat pesat disuatu kawasan juga akan mempengaruhi ketersediaannya air
dan jika disertai dengan pertumbuhan pemukiman penduduk akan menimbulkan
kecenderungan kenaikan permintaan air tanah. Maka dengan mengingat hal
tersebut perlu dilakukan observasi dan dibuat serbaran air tanah yang ada di
Daerah Syiah Kuala. Observasi dilakukan menggunakan metode geolistrik
konfigurasi Wenner-Schlumberger. Penggunakan metode geolistrik merupakan
cara yang paling efisien, tidak merusak lingkungan hidup, dan handal untuk
memodelkan sebaran air tanah di kawasan penelitian.
Kata Kunci: Air Tanah, Geolistrik, Syiah Kuala

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari manusia membutuhkan air
sebagai sumber utama untuk kelangsungan hidup. Air dapat di jumpai dimana
saja seperti air yang berada di atas permukaan tanah seperti air sungai, danau, dll
sampai dengan air yang berada di bawah permukaan tanah seperti air tanah. Air
tanah adalah air yang terdapat didalam lapisan tanah atau bebatuan didaerah
permukaan tanah. Air tanah adalah salah satu sumber daya air yang
terdapat didalam permukaan tanah. Cekungan air tanah di Indonesia secara
umum dibedakan menjadi dua buah yaitu Cekungan Air Tanah bebas
(unconfined aquifer) dan Cekungan Air Tanah tertekan (confined aquifer).
Cekungan Air Tanah ini tersebar diseluruh wilayah Indonesia denga total
besarnya potensi mlautg-mlautg Cekungan Air Tanah (CAT) yaitu CAT Bebas:
Potensi 1.165.971 juta m/tahun dan CAT Tertekan: Potensi 35.325 juta m/tahun
Air tanah mempunyai peranan yang sangat penting terutama dalam
menjaga keseimbangan dan ketersediaan bahan baku air untuk kepentingan rumah
tangga (domestik) maupun untuk kepentingan industri. Air yang dibutuhkan
tentulah air yang bersih, tidak terkontaminasi apa pun dan bersifat tawar untuk di
konsumsi. Mengingat kepentingan manusia akan air yang sangat besar maka
tentulah harus ada cadangan yang banyak. Daerah Syiah Kuala yang berada di
sekitar pantai, memungkinkan air laut di pantai Syiah Kuala mempengaruhi air
tawar didaerah tersebut. Banda Aceh yang pernah diterpa Tsunami dan salah
satunya kecamatan Syiah Kuala
termasuk
daerah
yang
luluh-lantak
diterjang gelombang Tsunami mengingat daerahnya terletak dipinggir pantai
Syiah Kuala, maka dari itu memungkinkan terendapnya material yang dibawa oleh
Tsunami tersebut. Hal itu juga akan mempengaruhi kualitas air tanah di daerah
tersebut. Jika kita melihat dari aspek lingkungan terdapatnya Tempat
Pembuangan Akhir mendadak yang menghasilkan air hitam dari sampah itu dan
merusak kualitas air tanah dalam jangka panjang. Pertumbuhan industri yang
sangat pesat disuatu kawasan juga akan mempengaruhi ketersediaannya air dan
jika disertai dengan pertumbuhan pemukiman penduduk akan menimbulkan
kecenderungan kenaikan permintaan air tanah. Oleh karena itu sangat diperlukan
penginvestigasian dan dibuat serbaran air tanah yang ada di kecamatan Syiah
Kuala dengan menggunakan metode geofisika, yaitu metode geolistrik.
1.2

Permasalahan
Bagaimana mendapatkan struktur formasi bawah permukaan daerah Syiah
Kuala yang terkontaminasi air laut dan yang tidak terkontaminasi air laut.
Bagaimana mencari dan menemukan sumber-sumber cadangan air
tanah yang tidak terkontaminasi air laut di kec\amatan Syiah Kuala .

1.3

Tujuan

Mendapatkan nilai resistivitas bawah permukaan untuk mendapatkan


posisi sumber air tanah yang berkualitas.
Menemukan lapisan akuifer air bersih di Syiah Kuala, Kota Banda
Aceh
Mengidentifikasi dan melakukan pemetaan air tanah di wilayah Lambada
Lhok dengan menggunakan metode geolistrik konfigurasi WennerSchlumberger.
Memberikan informasi bagi masyarakat sekitar tentang lokasi yang tepat
untuk di gunakan sebagai sumur galian.

1.4

Luaran yang diharapkan


Hasil penelitian yang diperoleh berupa gambar penampang 2D resistivitas
bawah permukaan didaerah penelitian diharapkan dapat dijadikan referensi bagi
warga dan juga pemerintah daerah tentang lokasi yang mengandung air
tanah yang tidak terkontaminasi air laut.
1.5

Manfaat

Memberikan informasi tentang sebaran air tanah dikawasan Syiah Kuala.

Ditemukan lokasi aquifer air bersih dikawasan Syiah Kuala yang dapat
dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat.

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1

Geologi Daerah Syiah Kuala


Wilayah Kecamatan Syiah Kuala yang terletak di pesisir bagian timur
Kota Banda Aceh adalah salah satu kawasan yang terkena dampak bencana alam
gempa bumi dan gelombang tsunami tanggal 26 Desember 2004 yang lalu.
Sebagian besar wilayah ini, terutama yang berada di bagian pesisir, mengalami
dampak berupa banyaknya korban jiwa serta hancurnya sarana dan prasarana
seperti rumah, tempat ibadah, fasilitas pendidikan, jaringan jalan, saluran
drainase, tambak dan lain-lainnya.
Luas Kecamatan Syiah Kuala adalah 1.474,46 Ha, yang terdiri atas darat
(potensial permukiman & eks-permukiman, serta kebun) adalah 838,01 Ha (57,38
%), tambak/rawa adalah 407,26 Ha (27,62 %), bakau adalah 8,78 Ha (0,60 %),
sawah 8,88 Ha (0,60), dan badan air/ sungai / saluran adalah 203,43 Ha (13,80
%). Badan air yang signifikan di Kecamatan Syiah Kuala adalah Saluran Banjir
Kanal Krueng Aceh (dengan lebar kurang lebih 300 m), selain itu terdapat juga
sungai/alur lainnya. Saluran dan sungai yang terdapat/melintasi Kecamatan Syiah
Kuala meliputi :
1. Saluran Banjir Kanal Krueng Aceh, relatif melintas di bagian tengah, yang
memisahkan antara
Gampong Kopelma Darussalam dan
Rukoh
dengan gampong lainnya di sisi barat, dan membelah Gampong Alue Naga.
2. Krueng Titi Panjang, yang di bagian hilirnya bercabang ke timur bergabung
dengan Krueng Lamnyong dan ke barat melalui Alur Bidur bermuara ke laut;
Krueng Titi Panjang dan Alur Bidur ini sekaligus merupakan batas barat dari
Kecamatan Syiah Kuala.
3. Krueng Lamnyong/Krueng Cut, yang hampir seluruhnya paralel di sisi barat
Saluran Banjir Kanal, dan di bagian selatan sekaligus merupakan batas antara
Kecamatan Syiah Kuala (dan Kota Banda Aceh) dengan Kabupaten Aceh
Besar.
4. Krueng Matee, yang mengalir di sisi timur Saluran Banjir Kanal, yang
berhuludi Rukoh mengalir ke utara dan bermuara di sebelah timur Gampong
Alue Naga.
Badan air/sungai/saluran tersebut sangat terpengaruh oleh pasang surut air
laut. Pada saat pasang, air laut masuk menuju hulu, dan pada saat surut berarah ke
laut. Hal ini selaras dengan karakter permukaan lahan yaitu hampir 43 %
merupakan badan air, tambak/rawa, dan bakau; sehingga berpengaruh pula
terhadap pola drainase.
Berdasarkan karakter geologinya, wilayah Kecamatan Syiah Kuala
terpengaruh oleh keberadaan pantai yang luas, sehingga terdapat 3 jenis tanah,
yaitu :
Pasir Lanauan (S), coklat muda kekuningan, berbutir halus - sedang,

agak membulat-bulat, lepas - agak lepas, lulus air. Daya dukung sedang (0,2
0,5 kg/cm2). Rentan likuifaksi.
Lempung Lanauan (MH, ML), abu-abu tua kecoklatan, lunak
teguh, mengandung material organic dan cangkang kerang. Daya dukung
rendah (< 0,2 kg/cm2), setempat sangat rendah (< 0,1 kg/cm2), muka air
tanah dangkal (< 3 m).
Lempung pasiran (CL, ML), abu-abu kecoklatan, lunak teguh,
permeabilitas rendah. Pasir berbutir halus sedang, menyudut agak
membulat. Daya dukung rendah sedang (< 0,5 kg/cm2).
Karakter demikian ini selaras dengan signifikannya luas lahan yang
merupakan tambak dan rawa yang ada di Kecamatan Syiah Kuala.
Akibat gelombang tsunami yang menimpa Provinsi Aceh, banyak wilayah
pesisir pantai mengalami kerusakan akibat terjadinya akumulasi sampah dan
sedimen serta bahan-bahan pencemar lainnya seperti sampah-sampah rumah
tangga, logam berat, dan senyawa beracun lainnya yang terbawa lewat lumpur
tsunami. Sebaran sedimen bervariasi antara satu tempat dengan tempat yang lain.
Ketebalan sedimen dan masalah salinitas tanah dan air dapat mempengaruhi
potensi air tersebut. (Anonymous, 2010)
2.2

Air Tanah
Air tanah dapat didefenisikan sebagai semua air yang terdapat
dalam ruang batuan dasar atau regolith. Dapat juga disebut aliran yang secara
alami mengalir kepermukaan tanah melalui pancaran atau rembesan (Noer
Aziz, 2000:81)
Air tanah berada dalam formasi geologi yang tembus air (permeable)
yang disebut akuifer, yaitu formasi-formasi yang mempunyai struktur yang
memungkinkan adanya gerakan air melaluinya dalam kondisi meda (field
condition) biasa. Akuifer adalah formasi geologi yang mempunyai kemampuan
untuk menyimpan dan meloloskan air dalam jumlah yang berarti. Secara
hidrodinamik, ada tiga tipe akuifer, yaitu:
1. Akuifer tertekan (Confined aquifer), yaitu akuifer yang bagian atas dan
bawah dibatasi oleh lapisan yang relatif impermeabel, yang dapat
bersifat aquifuq atau aquiclude.
2. Akuifer tidak tertekan (Unconfined aquifer), yaitu akuifer yang bagian
atasnya dibatasi oleh lapisan permeabel dan muka air tanah,
sedangkan bagian bawahnya dibatasi oleh suatu lapisan impermeabel.
3. Akuifer bocor (Semi confined aquifer) yaitu akuifer yang dibatasi oleh
lapisan semipermiabel (aquitard) di bagian atasnya dan lapisan
impermeabel di bagian bawahnya.
Kemampuan suatu batuan untuk mentransmisikan air sangat ditentukan oleh
porositas dan permeabelitasnya.

2.3

Metode Geolistrik Tahanan Jenis Konfigurasi Wenner-Schlumberger


Metode geolistrik tahanan jenis merupakan salah satu metode geoisika
yang dapat memberikan gambaran susunan dan kedalaman lapisan batuan, dengan
mengukur sifat kelistrikan batuan. Metode resistivitas merupakan metode yang
menggunakan arus listrik untuk mengetahui sifat fisik tahanan jenis dari batuan
dibawah permukaan.
Teknik konfigurasi Wenner-Schlumberger merupakan suatu gabungan
antara mapping dan sounding yang disebut juga dengan metode WennerSchlumberger. Kesulitan sering kali timbul pada saat interpretasi geolistrik.
Mapping biasanya menggunakan metode Wenner karena metode Wenner lebih
efektif untuk digunakan pengukuran ke arah lateral. Sama halnya pada saat
interpretasi geolistrik Sounding yang menggunakan metode Schlumberger yang
lebih efektif untuk arah vertikal.
Seiring majunya zaman telah dikembangkan teknologi kombinasi 2D, yaitu
kombinasi antara desain akuisisi dan program inversi yang menggabungkan
pengukuran geolistrik Sounding (1D) berjajar dan geolistrik Mapping (1D) di
setiap kedalaman, sehingga hasil pengukurannya berupa titik-titik pengukuran dari
tiap konfigurasi perpindahan elektroda yang bisa dicitrakan sebagai penampang
2D. Dengan cara ini interpretasi arah vertikal maupun lateral dapat diinterpretasi
lebih baik (Ardi, dan Iryanti, 2009).
Metode tahanan jenis 2D disebut juga dengan metoda mapping, digunakan
untuk menentukan distribusi tahanan jenis semu secara vertikal per kedalaman.
Pengukurannya dilakukan dengan cara memasang elektroda arus dan potensial
pada satu garis lurus dengan spasi tetap, kemudian semua elektroda dipindahkan
atau digeser sepanjang permukaan sesuai dengan arah yang telah ditentukan
sebelumnya (Gambar 1). Untuk setiap posisi elektroda akan didapatkan harga
tahanan jenis semu. Dengan membuat peta kontur tahanan jenis semu akan
diperoleh pola kontur yang menggambarkan adanya tahanan jenis yang sama
(Loke, 2000).

Gambar 2.1 Susunan elektroda dan urutan pengukuran geolistrik jenis


konfigurasi Wenner-Schlumberger 2-D

BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Waktu dan Lokasi Penelitian
Penelitian ini akan dilakukan di Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah
Kuala, Kota Banda Aceh. Sedangkan untuk pengolahan datanya akan dilakukan di
Laboraturium Teknik Geofisika Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini dilakukan
selama 3 bulan.

Gambar 3.1 Lokasi Penelitian Kawasan Syiah Kuala


3.2 Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang dilakukan dilapangan dengan
menggunakan metode geolistrik konfigurasi Wenner-Schlumberger. Dengan
metode ini akan didapatkan nilai resistivitas tanah yang menjadi acuan untuk
mengidentifikasi air tanah di daerah Alue Naga. Adapun alat yang dipakai sebagai
berikut:
Tabel 3.1 peralatan penelitian geolistrik
No

Nama

Jumlah

Ares

Unit

Kabel elektroda

10

Roll

3
4

Kabel T

Kabel

Kabel Power

Kabel

Kabel Konverter

Kabel

Kabel Baterai 12 V

Kabel

RS232 dan kabel USB

Kabel

Adapter AC

Buah

9
10

Elektroda

80

Buah

Konverter

Unit

11

Baterai 12 V

Unit

12

Genset

Buah

13

Battery Charger

Buah

14

Palu

Buah

15

Meteran

Unit

16

Donggel Res2Dinv

Buah

17

GPS Handheal

Buah

18

Komputer/ Laptop

Buah

3.3 Tahapan Penelitian


3.3.1 Survey Lapangan (Geologi)
Survei lapangan adalah tahapan pertama dalam penelitian ini. Survei
lapangan yang dimaksud adalah dengan melakukan survei geologi. Pada survei ini
akan ditentukan kondisi geologi di daerah gampong Alue Naga seperti lapisan
tanah, jenis batuan dan sejarah geologi di daerah tersebut. Data yang didapat akan
menjadi panduan dalam pengambilan data di lapangan.

Gambar 3.2 Peta Geologi air tanah Banda Aceh


3.3.2 Survei Geolistrik
Pada tahapan ini dilakukan pengukuran dilapangan dengan menggunakan
metode geolistrik resistivity untuk menemukan nilai resistivity tanah di daerah
gampong Alue Naga.
1. Pembuatan Lintasan Ukur
Dalam pengambilan data di lapangan yang pertama harus dilakukan adalah

pembuatan lintasan ukur, dimana setiap lintasan yang diukur harus lurus dan
terdiri dari 8 elektroda dengan spasi tertentu sesuai kebutuhan. Namun pada
penelitian yang akan dilakukan ini spasi antar elektroda yang digunakan adalah
1,5 m dengan panjang lintasan 20 m
2. Pengukuran Geolistrik Tahanan Jenis
Pengambilan data geolistrik tahanan jenis ini dilakukan pada lintasan lurus
menggunakan konfigurasi Wenner-Sclumberger dengan jumlah titik tertentu.
Pengambilan data di tiap titik dilakukan dengan pembacaan ulang sebanyak 3
kali.
3. Pengambilan Data Posisi
Untuk pengambilan data posisi dilakukan secara diferensial dengan metode
survey statik singkat menggunakan Portabel GPS tipe navigasi.
3.3.3 Pengolahan dan Interpretasi Data Lapangan
Setelah dilakukan akuisisi data di lapangan, data tersebut di transfer dari
instrumen alat geolistrik Ares Control Unit ke computer dalam bentuk data
notepad. Kemudian data tersebut dimodelkan di Laboratorium penelitian terpadu,
Prodi Teknik Geofisika, Fakultas teknik, Universitas Syiah kuala. Data yang
diperoleh dari pengukuran digunakan sebagai parameter input.
Proses pengolahan data dan pemodelan dilakukan menggunakan software
Res2Dinv, program ini dapat memproses data dan menentukan model resistivitas
2D untuk bawah permukaan bumi dan hasil survei geolistrik. Model 2D
menggunakan program inversi yang terdiri dari sejumlah kotak-kotak yang terkait
oleh distribusi titik-titik pada datum point. Program ini mampu memproses hingga
80 elektroda dan 800 point dalam satu waktu. Dari data resistivitas dan kelistrikan
yang telah diketahui, dapat dilanjutkan dengan interpretasi data untuk
mendapatkan gambaran kondisi struktur tanah di area tersebut. Indikator
penentuannya dilihat dari hubungan resistivitas dengan kondisi tanah daerah
tersebut.
3.4.

Upaya yang Dilakukan Setelah Penelitian


Setelah adanya data mengenai keadaan air tanah di daerah Alue Naga,
maka akan diinformasikan kepada masyarakat daerah tersebut sebagai acuan
pencarian air tanah dalam memenuhi kebutuhan air bersih di daerah Alue Naga
Syiah Kuala.

BAB IV
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1 Anggaran Biaya
Tabel 2.1 Format Anggaran Biaya PKM-P
No
Jenis Pengeluaran
1
Peralatan Penunjang
2
Bahan Habis Pakai
3
Perjalanan
4
Lain-lain
Jumlah

Total Biaya (Rp)


2.950.000
4.145.000
2.700.000
2.010.000
11.805.000

4.2 Jadwal Kegiatan


Tabel 4.2 Jadwal kegiatan PKM-P
No

Jenis Kegiatan

1
2
3

Kajian Pustaka
Peninjauan Lokasi
Pengukuran
Lapangan
Pengolah Data
Hasil dan
Pembahasan
Penulisan
Laporan Akhir

4
5
6

Jadwal Kegiatan
Bulan I
Bulan II
Bulan III
2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

10

DAFTAR PUSTAKA
Anyonymous, 2010 . Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Syiah Kuala.
Kecamatan Syiah Kuala. Banda Aceh
Ardi, N. D., and Mimin, I. 2009. Profil resistivitas 2d pada gua bawah tanah
dengan Metode Geolistrik Konfigurasi Wenner-Schlumberger (studi kasus
gua dago pakar, bandung). Jurnal Pengajaran MIPA. Vol. 14 No 2 ISSN:
142-0917: hal 81
Magetsari, Noer Aziz. 2000. Geologi Fisik. Bandung: Penerbit ITB.
Loke, M.H. 2000. Electical Imaging Surveys for Enviromental and Engineering
Studies. Penang.

11

Lampiran 1
Biodata Ketua Pelaksana, Anggota, dan Dosen Pembimbing
1. Biodata Ketua Pelaksana
A. Identitas Diri
1
Nama lengkap
2
Jenis Kelamin
3
Program Studi
4
NIM
5
Tempat dan tanggal lahir
6
E-mail
7
Nomor Telepon/HP

Ariga Putra Aldi


Laki-laki
S1 Teknik Geofisika
1204107010039
Banda Aceh / 23-12-1994
Arigaputra38@gmail.com
085211178349

B. Riwayat Pendidikan
SD
Nama Institusi
Jurusan
Tahun Masuk
lulus

SMP

SMA

SDN 26 Banda SMPN 3 Banda SMAN 4 Banda


Aceh
Aceh
Aceh
IPA
1999-2006

2006-2009

C. Pemakalah Seminar Ilmiah ( Oral Presentation )


Nama Pertemuan Ilmiah /
No.
Judul Artikel Ilmiah
Seminar
1
-

2009-2012

Wakti dan Tempat


-

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari Pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)
No

Jenis Penghargaan

Institusi Pemberi
Penghargaan

Tahun

Workshop Kajian Eksplorasi


Zaratex NV
dan Produksi Migas dalam aspek
Geosains, Engineering dan
Sosial, FT Unsyiah

2012

Seminar Teknologi terkini


eksplorasi dan produksi minyak
bumi dan gas, FT Unsyiah

2012

PT. Pertamina EP Field


Rantau

12

Seminar sosialisasi program miti


paper challenge (pengenalan
menulis jurnal ilmiah mahasiswa
nasional), FT Unsyiah
Munas X Perhimpunan
Mahasiswa Teknik Indonesia
dan Temu Ilmiah Mahasiswa
Teknik Indonesia dan Temu
Ilmiah Mahasiswa Teknik
Indonesia XVI
Workshop North Sumatra
Blaut Oleh Bapak Andang
Bachtiar di Banda Aceh

HMI dan BEM -FT

2012

Fakultas Teknik
UNSYIAH

2012

GDA Consulting

2013

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Penelitian.
Banda Aceh, 29 September 2015

2. Biodata Anggota I

13

1
2
3
4
5
6
7

A. Identitas Diri
Nama lengkap
Jenis Kelamin
Program Studi
NIM
Tempat dan tanggal lahir
E-mail
Nomor Telepon/HP

B. Riwayat Pendidikan
SD
Nama Institusi
SDN
1
Lambheu
Aceh Besar
Jurusan
Tahun Masuk lulus
2001-2007

Laura Vadzla Hermansyah


Perempuan
S1 Teknik Geofisika
1304107010023
Sangkalan. 10-07-1995
lauravadzlah@gmail.com
085275277514

SMP
SMA
SMPN 17 Banda SMA
Aceh
Aceh
2007-2010

C. Pemakalah Seminar Ilmiah ( Oral Presentation )


N Nama
Pertemuan
Judul Artikel
o
Ilmiah / Seminar
Seminar Nasional
Potensi
Shale
Gas
dalam
Meningkatkan
1
Energi Masa Depan Aceh
dan Indonesia

Banda

IPA
2010-2013

Waktu dan Tempat


3
Mei
2015,
Gedung
Flamboyant Lt. 3
AAC
Dayan
Dawood

2
3
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari Pemerintah, asosiasi atau
institusi lainnya)
No Jenis Penghargaan
Institusi Pemberi Tahun
.
Penghargaan
1.
Juara I Drum Band tingkat Kabupaten
DISPORA Aceh 2005
Besar
2.
Juara I Drum Band tingkat Provinsi
DISPORA ACEH
2005
3.
Cerdas Cerrnat Hari Bahasa
Balai Bahasa Aceh 2008
4.
Juara 1 DBL ACEH Series
DBL INDONESIA 2012
5.
Juara 1 POPDA ACEH cabang olahraga DISPORA ACEH
2012
basket
6.
PERKEMPI PRAMUKA Se-Indonesia Kwartir Nasional 2012
Indonesia

14

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Penelitian.
Banda Aceh, 29 September 2015
Anggota Pelaksana,

15

Biodata ketua
A Identitas Diri
1
Nama lengkap
2 Jenis Kelamin
3 Program Studi
4 NIM
5 Tempat dan tanggal lahir
6
7

E-mail
Nomor Telepon/HP

B Riwayat Pendidikan
SD
SD Negeri 56
Nama Institusi
Banda Aceh
Jurusan
Tahun
2001-2007

T. Rykard Yudha Pratama


Laki-laki
S1 Teknik Geofisika
1404107010057
Meulaboh, 12 Januari 1995
rykarrd@gmail.com
085260654696

SMP
SMP Negeri 10
Banda Aceh
2007-2010

C Pemakalah Seminar Ilmiah


N Nama
Pertemuan
Judul Artikel
o
Ilmiah / Seminar
1
2
3

SMA
SMAN 4 Banda
Aceh
IPA
2010-2013

Waktu dan Tempat

D Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)
Institusi
N
Jenis Penghargaan
Pemberi
Tahun
o
Penghargaan
HIMATG
Peserta Seminar Nasioanal Potensi Shale
UNIVERSITAS
1
Gas dalam Menigkatkan Energi Masa
2015
SYIAH
Depan Aceh dan Indonesia
KUALA

16

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Penelitian.
Banda Aceh, 29 September 2015
Anggota Pelaksana,

17

3.

Biodata Dosen Pendamping


A. Identitas Diri
1
2
3
4
5
6
7

Nama Lengkap
Jenis kelamin
Instansi Asal
NIP
Tempat dan Tanggal Lahir
E-mail
Nomor Telepon/HP

Dr. Muhammad Syukri, M.T


Laki-laki
Fakultas MIPA Unsyiah
1171042708870001
Medan, 18 Mei 1970
m.syukri@unsyiah.ac.id
08116777000

B. Riwayat Pendidikan
S1
ITS
Fisika

Nama Institusi
Jurusan
Tahun MasukLulus

1989-1993

S2
ITB
Geofisika
Terapan
1996-1998

S
3
US
M
Geofisika
2001-2006

C. Pemakalah Seminar Ilmiah( Oral Presentation )

NamaPertemuan
No. Ilmiah / Seminar

Judul Artikel Ilmiah

Waktu dan
tempat

Identifikasi
dan
Observasi
FMIPA Universitas
2008,
Kualitas Air pada Kawasan
Bengkulu
Bengkulu
Estuaria, Aceh Barat.

Studi Kondisi Geologi di


Semirata
FMIPA Sekitar Sumber Hidrotermal 2008,
Universitas Bengkulu Kawasan Jaboi, Sabang dengan Bengkulu
Metode VLF dan Geolistrik

ICMSA
JurusanMatematika
FMIPA Unsyiah

A Model of Brackish Water


2008,
Dischange from Muda River to
Banda Aceh
Malacca Straits

18

BKS PTN Barat,


FMITA Unsyiah

Analisis Karakteristik Fisis


Batuan
Daerah Vulkanik
2009,
dengan Metode Geolistrik 2D
Banda Aceh
Wenner-Sclumbergerdan Dipole
dipole

APS
2009
Bandung

Comparsion of Geoelectric 2D
WennerSclumberger and Dipole2009,
Dipole Methods in Analyzing of
Banda Aceh
Subsurface Characteristics in
Volcanic Area

ICONES 09, FMIPA


Unsyiah

ITB

ICONES 09, FMIPA


Unsyiah

Semirata BKS PTN


Wilayah Barat
BidangIlmu MIPA ke
22 (2009) : 288-293

Suspended sediment pattern in


the coastal region of Muda
River mouth, Malaysia
A Preliminary Statistical Study
OF Investigation Possibility
Rainfall Earthquake Precursory
Parameter, Sumatra Subduction
Zone Case Study
Studi Respon Gelombang
Elektromagnetik pada Material
Bumi dengan Metode VLF-R
Studi kasus: FrequencyResistivity) Studi kasus:
Kawasan Panas Bumi Jaboi,
Sabang
ComparisonBetween The

EngineeringMathema Third Order Solutions of


tics Seminar 2009
Korteweg De Vries (KdV) And
BoussinesqEquation In The
(EMaS09) (2009)
ExtremeWaveGeneration

2009,
Banda Aceh

2009,
Banda Aceh

2009,
Banda Aceh

2009,
Malaysia

EngineeringMath
ematics Seminar
10
2009 (EMaS09)
(2009)

DirectionEffect On The
MaximalPeaking Of
BichromaticWavePropagations
In Hydrodynamics
Laboratories

Semirata FMIPA
11
Banjarmlaut

Studi Struktur Bawah Permkaan


2011,
Pada Zona Sesar Dengan
Banjar laut
Metode Magnetotellurik

2009,
Malaysia

19

Annual
12 International
Conference, Unsyiah

Geolectricalcharacterization for
2011,
liquifactionatCoastal Zone in
Banda Aceh
South Aceh

The 2ndAnnual
13 International
Conference, Unsyiah

NumericalSimulation For
ScenarioBasedVolcanicHazardA 2012,
ssesment (VHA) atSeulawah
Banda Aceh
Agam Volcano, Aceh, Sumatra

Seminar Nasional
Pengelolaan Daerah
Hubungan Kualitas Fisis Air
Aliran Sungai Berbasis
14
Sungai Krueng Aceh Dengan
Masyarakat Menuju
Intensitas Hujan
Hutan Aceh
Berkelanjutan, Unsyiah
Seminar Nasional
Analisa Kekeruhan Dan
Pengelolaan Daerah
Aliran Sungai Berbasis Kandungan Sedimen Dan
15
Masyarakat Menuju
Kaitannya Dengan Kondisi Das
Hutan Aceh
Sungai Krueng Aceh
Berkelanjutan, Unsyiah

2013,
Banda Aceh

2013,
Banda Aceh

D. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir (dari Pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)

No

Jenis Penghargaan

InstitusiPemberi
Penghargaan

Tahun

Penyaji Makalah Terbaik

Panitia PIT HAGI,


Jogyakarta

1996

Tanda Kehormatan Satya


Lencana X Tahun

Presiden RI

2011

Lulusan Terbaik Pada


Pelatihan Dasar-Dasar
AMDAL

PPLH IPB Bogor

2013

Pemenang Insentif Artikel


Pada Jurnal Internasional
2013

Lembaga Penelitian
Unsyiah

2013

20

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Penelitian.
Banda Aceh, 29 September 2015

21

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan


A. Peralatan penunjang
No.
Material
Justifikasi
Kuantitas
Pemakaian
No Jenis Pengeluaran Justifikasi Kuantitas
Pemakaian
1
Alat
pengukuran nilai 1 set
resistivitas
Geolistrik
1 Kertas A4
Beli
3 rim
struktur bawah
2 Kertas Foto
Beli
1 pack
permukaan bumi
3 Pulpen Pilot
Beli
2 kotak
2
GPS
Menetukan titik 2 buah
4 Tinta Printer
Beli
4 botol
koordinat
53 Topi
Lapangan Sarana
Beli
51buah
Software
unit
6 Penggaris
Beli
2
buah
interpretasi data
Res2Div
7 Pensil
hasilBeli
pengukuran 6 buah
84 Correction
Beli
33buah
di lapangan
Laptop danPen Pembuatan/percet
unit
9 Notebook
Beli
7
buah
akan laporan
Printer
10 Rautan
Beli
4 buah
penelitian
11 Clipper
Beli
2 set
12 Stleper
Beli
4 buah
13 Spidol Permanen
Beli
4 buah
14 Flysit
Beli
1 set
15 Tuner 12A
Beli
1 buah

16

17
18

19

B. Bahan Habis Pakai


Konsumsi Tim
Beli
Peneliti (3 orang
x 6 kali)
Biaya Rapat Tim
Beli
Peneliti (10 kali)
Konsumsi Tim
Beli
Peneliti dan
laboran
Minyak Genset
Beli
Pertamax

Harga
Total
Satuan
Harga
Harga
Total
(Rp)
(Rp)
Satuan
harga
1.900.000
1.900.000
(Rp)
(Rp)
40.000
120.000
125.000
125.000
25.000
50.000
100.000
200.000
40.000
160.000
50.000
250.000
400.000
400.000
2.500
5.000
2.000
12.000
5.000
15.000
150.000
450.000
6.000
42.000
2.000
8.000
5.000 2.950.000
10.000
Jumlah
7.000
28.000
5.000
20.000
150.000
150.000
750.000
750.000

18 orangkali
10 kali
30 orangkali
20 liter

25.000

450.000

100.000 1.000.000
25.000

750.000

10.000

200.000

Jumlah

4.145.000

C. Perjalanan
No

Jenis
Pengeluaran

Justifikasi
Pemakaian

Kuantitas

Harga
Satuan
(Rp)

Harga
Total
(Rp)

22

Tranportasi Tim
Peneliti PulangPergi ke lokasi
penelitian Alue
Naga
untuk
survey
awal
lokasi penelitian
(3 orang x 2
kali)
Transportasi
Tenaga Laboran
dan
tenaga
pendukung
Pulang-Pergi ke
lokasi penelitian
(4 orang x 3
kali)
Transportasi tim
peneliti PP ke
lokasi penelitian
Alue Naga untuk
melakukan survey
geolistrik (3 orang
x 3 kali)
Jumlah

Perjalanan

6 orang-kali

100.000

600.000

Perjalanan

12
orangkali

100.000

1.200.00
0

Perjalanan

9 orangkali

100.000

900.000

2.700.00
0

D. Lain-Lain
No

1
2

3
4

Jeni
s
Pengeluara
n
Biaya
Administrasi
Biaya Publikasi
pada
jurnal
nasional
Seminar
Cetak Laporan

Justifikasi
Pemakaian

Kuantita
s

Harga
Satuan
(Rp)

Harga
Total
(Rp)

Surat

1 Paket

250.000

250.000

Media foto
dan
media
sosial
Seminar
Laporan

1 Kali

300.000

300.000

1 Kali
7

900.000
80.000

900.000
560.000

23

Rangkap
Jumlah

2.010.00
0

E. Total Anggaran
No
1
2
3
4

Jenis Pengeluaran
Peralatan Penunjang
Bahan Habis Pakai
Perjalanan
Lain-lain
Jumlah

Total Biaya (Rp)


2.950.000
4.145.000
2.700.000
2.010.000
11.805.000

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas


Program
Studi

Bidang
Ilmu

S1 Teknik
Geofisika

Ilmu
kebumian

No

Nama/NIM

Ariga Putra
Aldi/1204107010039

Laura Vadzla
H/1204107010023

S1 Teknik
Geofisika

Ilmu
kebumian

T. Rykard Yudha
P/1404107010057

S1 Teknik
Geofisika

Ilmu
kebumian

Alokasi
Waktu
(jam/minggu)

Uraian
Tugas
Koordinator

7 / Minggu

Tim

Koordinator
7 / Minggu alat, bahan dan
tempat
Koordinator
7 / Minggu
konsumsi
dan

24

Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Peneliti

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

UNIVERSITAS SYIAH KUALA


DARUSSALAM, BANDA ACEH
Telepon : (0651) 7553205, 7553248, 7554394, 7554395, 7554396, 7554398
Faximile : (0651) 7554229, 7551241, 755273, 7553408
Homepage : www.unsyiah.ac.id, E-mail : info@unsyiah.ac.id
Kode Pos 23111
SURAT PERNYATAAN KETUA PENELITI
Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama
: Ariga Putra Aldi
NIM
: 1204107010039
Program Studi
: S1 Teknik Geofisika
Fakultas
: Teknik
Dengan ini menyatakan bahwa proposal (PKM PENELITIAN) saya yang
berjudul : Pemodelan Penampang 2D Untuk Investigasi Air Tanah
Menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Wenner-Schlumberger Di
Kawasan Syiah Kuala, Banda Aceh yang diusulkan untuk tahun anggaran 2016
bersifat original dan belum pernah dibiayai oleh lembaga atau sumber dana
lain.
Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini,
maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku dan
mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenarbenarnya.