Anda di halaman 1dari 26

BAB 1

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Nutrisi adalah ikatan kimia yang yang diperlukan tubuh untuk melakukan
fungsinya yaitu energi, membangun dan memelihara jaringan, serta mengatur
proses-proses kehidupan. Nutrisi merupakan kebutuhan utama pasien kritis dan
nutrisi enteral lebih baik dari parenteral karena lebih mudah, murah, aman,
fisiologis dan penggunaan nutrien oleh tubuh lebih efisien. (Menurut Soenarjo
2000)
Gizi buruk atau malnutrisi dapat diartikan sebagai asupan gizi yang buruk.
Hal ini bisa diakibatkan oleh kurangnya asupan makanan, pemilihan jenis
makanan yang tidak tepat ataupun karena sebab lain seperti adanya penyakit
infeksi yang menyebabkan kurang terserapnya nutrisi dari makanan. Secara klinis
gizi buruk ditandai dengan asupan protein, energi dan nutrisi mikro seperti
vitamin yang tidak mencukupi ataupun berlebih sehingga menyebabkan terjadinya
gangguan kesehatan.
Tanda dan gejala dari gizi buruk tergantung dari jenis nutrisi yang
mengalami defisiensi. Walaupun demikian, gejala umum dari gizi buruk adalah:

Kelelahan dan kekurangan energi

Pusing

Sistem kekebalan tubuh yang rendah (yang mengakibatkan tubuh kesulitan


untuk melawan infeksi)

Kulit yang kering dan bersisik

Gusi bengkak dan berdarah

Gigi yang membusuk

Sulit untuk berkonsentrasi dan mempunyai reaksi yang lambat

Berat badan kurang

Pertumbuhan yang lambat

Kelemahan pada otot

Perut kembung

Tulang yang mudah patah


Untuk penanganan gizi buruk. Dokter atau ahli gizi biasanya akan

mengusulkan untuk pengaturan pola makan, termasuk jenis dan jumlah makanan.
Bila diperlukan dapat juga diberikan suplemen atau vitamin untuk membantu
memenuhi kebutuhan vitamin yang kurang tersebut. Apabila penyebab gizi buruk
karena penyakit atau kondisi medis tertentu maka, terapi lain disarankan untuk
menanganinya.(Sumber: medicastore.com/gizikom2011)

1.2 Rumusan Masalah


Bagaimana aspek aspek nutrisi pada manusia?
1.3 Tujuan
1.3.1 Umum
Mahasisiwa diharapkan mampu memberikan kebutuhan Nutrisi pada klien.
1.3.2 Khusus
a. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang prinsii prinsip Nutrisi
b. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang Nutrisi dan peningkatan kesehatan
c. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang proses pemenuhan Nutrisi dari
tingkat sel
d. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang Indikator kecukupan Nutrisi
1.4 Manfaat
1.4.1 Teoritik
Semoga dengan disusunnya makalah yang berjudul Prinsip Nutrisi dan
Tanda Gejala Kecukupan Nutrisi ini, bias memberikan manfaat bagi
pembaca dan menjadi salah satu sumber dalam penerapan asuhan
keperawatan
1.4.2 Klinis
Diharapkan dengan disusunnya makalah yang berjudul Prinsip Nutrisi
dan Tanda Gejala Kecukupan Nutrisi ini, bisa menjadi sumber referensi
dalam pengembangan penerapan asuhan keperawatan di klinik.

BAB 2
PEMBAHASAN
2.1 Definisi
Nutrisi adalah zat-zat gizi yang berhubungan dengan kesehatan dan
penyakit, termasuk keseluruhan proses dalam tubuh manusia untuk menerima
makanan atau bahan-bahan dari lingkungan hidupnya dan menggunakan bahanbahan tersebut untuk aktivitas penting dalam tubuhb serta mengeluarkan sisanya
(prinsip dasar ilmu gizi, 2001).
Nutrisi adalah substansi organik yang dibutuhkan organisme untuk fungsi
normal dari sistem tubuh, pertumbuhan, pemeliharaan kesehatan. Penelitian di
bidang nutrisi mempelajari hubungan antara makanan dan minuman terhadap
kesehatan dan penyakit, khususnya dalam menentukan diet yang optimal. Pada
masa lalu, penelitian mengenai nutrisi hanya terbatas pada pencegahan penyakit
kurang gizi dan menentukan standard kebutuhan dasar nutrisi pada makhluk
hidup. Angka kebutuhan nutrisi (zat gizi) dasar ini dikenal di dunia internasional
dengan istilah Recommended Daily Allowance (RDA).
Seiring dengan perkembangan ilmiah di bidang medis dan biologi
molekular, bukti-bukti medis menunjukkan bahwa RDA belum mencukupi untuk
menjaga fungsi optimal tubuh dan mencegah atau membantu penanganan penyakit
kronis. Bukti-bukti medis menunjukkan bahwa akar dari banyak penyakit kronis
adalah stres oksidatif yang disebabkan oleh berlebihnya radikal bebas di dalam
tubuh. Penggunaan nutrisi dalam level yang optimal, dikenal dengan Optimal
Daily Allowance (ODA), terbukti dapat mencegah dan menangani stres oksidatif
sehingga membantu pencegahan penyakit kronis. Level optimal ini dapat dicapai
bila jumlah dan komposisi nutrisi yang digunakan tepat. Dalam penanganan
penyakit, penggunaan nutrisi sebagai pengobatan komplementer dapat membantu
efektifitas dari pengobatan dan pada saat yang bersamaan mengatasi efek samping
dari pengobatan. Karena itu, nutrisi / gizi sangat erat kaitannya dengan kesehatan

yang optimal dan peningkatan kualitas hidup. Hasil ukur bisa dilakukan dengan
metode antropometri (prinsip dasar ilmu gizi, 2001).
Nutrisi adalah proses dimana tubuh manusia menggunakan makanan untuk
membentuk energi, mempertahankan kesehatan, pertumbuhan dan untuk
berlangsungnya fungsi normal setiap organ dan jaringan tubuh (Rock CL, 2004)
Nutrisi adalah suatu proses organism menggunakan makanan yang
dikonsumsi secara normal melalui proses degesti, absorbsi, transportasi,
penyimpanan, metabolisme dan pengeluaran zat-zat yang tidak digunakan untuk
mempertahankan kehidupan (Supariasa, 2001)
Nutrisi adalah proses pengambilan zat-zat makanan penting (Nancy Nuwer
Konstantinides).
Nutrisi adalah Jumlah dari seluruh interaksi antara organisme dan makanan
yang dikonsumsinya (Cristian dan Gregar 1985).
Nutrisi merupakan salah satu kebutuhan vital bagi semua makhluk hidup.
Pengertian nutrisi menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut:

Nutrisi adalah proses pengambilan zat-zat makanan penting (Nuwer,


2008).

Nutrisi adalah substansi organik yang dibutuhkan organisme untuk fungsi


normal dari sistem tubuh, pertumbuhan dan pemeliharaan kesehatan
(Wikipedia, 2008).

Nutrisi berbeda dengan makanan, makanan adalah segala sesuatu yang kita
makan sedangkan nutrisi adalah apa yang terkandung dalam makanan
tersebut (Uri, 2008).

Berikut adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya gizi buruk:

Pola makan yang tidak seimbang kandungan nutrisinya

Terdapat masalah pada sistem pencernaan

Adanya kondisi medis tertentu

Sedangkan ilmu gizi adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan


makanan dan minuman terhadap kesehatan tubuh manusia agar tidak mengalami
4

penyakit gangguan gizi, dimana gangguan gizi sendiri adalah sebuah penyakit
yang diakibatkan oleh kurangnya zat-zat vitamin tertentu sehingga mengakibatkan
tubuh kita mengalami gangguan gizi.
Penyakit gangguan gizi yang pertama kali ditemukan adalah scorbut pada
tahun 1497 atau lebih populer kita kenal dengan penyakit sariawan. Pada waktu
itu Vasco da Gama dalam pelayarannya menuju Indonesia telah kehilangan lebih
dari separuh anak buahnya yang meninggal akibat penyakit ini. Baru pada
permulaan abad XX para ahli kedokteran dapat memastikan bahawa penyakit ini
diakibatkan karena kekurangan vitamin C.

2.2 Prinsip-Prinsip Nutrisi


2.2.1 Protein
Protein adalah molekul makro yang mempunyai berat molekul antara
lima ribu hingga beberapa juta. Protein terdiri atas rantai-rantai panjang asam
amino, yang terikat satu sama lain dalam ikatan peptida. Asam amino terdiri
atas unsur-unsur karbon, hidrogen, oksigen dan nitrogen. Beberapa asam
amino disamping itu mengandung unsur-unsur fosfor, besi, iodium, dan
kobalt. Unsur nitrogen adalah unsur utama protein, karena terdapat di dalam
semua protein akan tetapi tidak terdapat di dalam karbohidrat dan lemak.
Unsur nitrogen merupakan 16% dari protein.
Asam amino terdiri atas karbon yang terikat pada satu gugus karboksil ( COOH), satu gugus amino ( - NH2), satu atom hidrogen ( - H) dan satu gugus
radikal ( - R) atau rantai cabang.
Klasifikasi asam amino menurut gugus asam dan basa:
1. Asam amino netral adalah asam amino yang mengandung satu gugus
asam dan satu gugus amino.
2. Asam amino asam (rantai cabang asam) adalah asam amino yang
mempunyai kelebihan gugus asam dibandingkan dengan gugus basa.
3. Asam amino basa ( rantai cabang basa) adalah aasam amino yang
mempunyai kelebihan gugus basa.
4. Asam amino yang mengandung nitrogen imino pengganti gugus amino
primer dinamakan asam amino.

Klasifikasi protein terdapat dalam bentuk:


1. Protein bentuk serabut
Karakteristik protein bentuk serabut adalah rendahnya daya larut, mempunyai
kekuatan mekanis yang tinggi dan tahan terhadap enzim pencernaan. Protein
ini terdapat dalam unsur-unsur struktur tubuh.

Kolagen merupakan protein utama jaringan ikat. Kolagen tidak larut air,
mudah berubah menjadi gelatin bila direbus dalam air, asam encer atau

alkali. Sebanyak 30% protein total manusia adalah kolagen.


Elastin terdapat dalam urat, otot, arteri ( pembuluh darah) dan jaringan

elastis lain.
Keratin adalah protein rambut dan kuku. Rambut manusia mengandung

14% sistein.
Miosin merupakan protein utama serat otot
2. Protein Globular
Protein globular berbentuk bola, terdapat dalam cairan jaringan tubuh. Protein
ini larut dalam larutan garam dan asam encer, mudah berubah di bawah
pengaruh suhu, konsentrasi garam serta mudah mengalami denaturasi.

Albumin terdapat dalam telur, susu, plasma, dan hemoglobin. Albumin

larut dalam air dan mengalami koagulasi bila dipanaskan.


Globulin terdapat dalam otot, serum, kuning telur, dan biji-biji tumbuh-

tumbuhan.
Histon terdapat dalam jaringan-jaringan kelenjar tertentu seperti timus dan

pankreas.
Protamin dihubungkan dengan asam nukleat.
3. Protein Konjugasi
Protein konjugasi adalah protein sederhana yang terikat dengan bahan-bahan
non asam amino.

Nukleoprotein adalah kombinasi protein dengan asam nukleat dan

mengandung 9-10% fosfat.


Lipoprotein adalah protein larut air yang berkonjugasi dengan lipidia,
seperti lestin dan kolesterol. Lipoprotein terdapat dalam plasma dan

berfungsi sebagai pengangkut lipida dalam tubuh.


Fosfoprotein adalah proyein yang terikat melalui ikatan ester dengan asam
fosfat seperti pada kasein dalam susu.

Metaloprotein adalah protein yang terikat dengan mineral, seperti feritin dan
hemosiderin yang mineralnya adalah zat besi, tembaga dan seng.
2.2.2 Lemak
Lemak meliputi senyawa-senyawa heterogen, termasuk lemak dan
minyak yaitu umum dikenal di dalam makanan, malam, fosfolipidia, sterol,
dan ikatan lain sejenis yang terdapat di dalam makanan dan tubuh manusia.
Lipida mempunyai sifat yang sama, yaitu larut dalam pelarut nonpolar, seperti
etanol, eter, kloroform, dan benzena.
Fungsi lemak dalam makanan memberikan rasa gurih, memberikan kualitas
renyah, terutama pada makanan yang di goreng, memberi kandungan kalori
tinggi dan memberikan sifat empuk pada kue yang di bakar. Di dalam tubuh
lemak berfungsi terutama sebagai cadangan energi dalam bentuk jaringan
lemak yang ditimbun di tempat-tempat tertentu.
Klasifikasi Lemak
Klasifikasi Lemak yang penting dalam ilmu gizi menurut komposisi kimia
dapat dilakukan sebagai berikut:
A. Lemak sederhana
1. Lemak netral
Monoglisireda, digliserida dan trigliserida (ester asam lemak dengan
gliserol)
2. Ester asam lemak dengan alkohol berberat molekul tinggi
a. Malam
b. Ester sterol
c. Ester nonsterol
d. Ester vitamin A dan ester vitamin D
B. Lemak majemuk (compound lipids)
1. Fosfolipida
2. Lipoprotein
C. Lemak turunan (derived lipids)
1. Asam lemak
2. Sterol:
a. Kolesterol dan ergosterol
b. Hormon steroida
c. Vitamin D
d. Garam empedu

3.
a.
b.
c.

Lain lain
Karotenoid dan vitamin A
Vitamin E
Vitamin K

Karakteristik
Asam lemak merupakan asam organik yang terdiri atas rantai hidrokarbon
lurus yang pada satu ujung mempunyai gugus karboksil (COOH) dan pada
ujung lain gugus metil (CH3). Asam lemak alami biasanya mempunyai rantai
dengan jumlah atom karbon genap, yang berkisar antara empat hingga dua
karbon.
Panjang rantai
Asam lemak dibedakan menurut jumlah karbon yang dikandungnya yaitu
asam lemak rantai pendek (6 atom karbon atau kurang), rantai sedang (8
hingga 12 karbon), rantai panjang (14-18 karbon), dan rantai sangat panjang
(20 atom karbon atau lebih).
Tingkat Kejenuhan
Asam lemak yang terdiri atas rantai karbon yang mengikat semua hidrogen
yang dapat diikatnya dinamakan asam lemak jenuh. Asam lemak yang
mengandung satu atau lebih ikatan rangkap dimana sebetulnya dapat diikat
tambahan atom hidrogen dinamakan asam lemak tidak jenuh.
Susu mengandung 10% asam lemak rantai pendek, antara lain asam butirat
(C4).
Minyak nabati pada umumnya sebagian besar mengandung asam palmitat,
asam stearat, asam oleat dan asam linoleat, kecuali minyak kelapa dan
minyak kelapa sawit yang banyak mengandung asam lemak jenuh rantai
sedang (C8-C14).
2.2.3 Vitamin
Vitamin adalah zat-zat organik kompleks yang di butuhkan dalam
jumlah sangat kecil dan pada umumnya tidak dapat dibentuk oleh tubuh.

Kandungan vitamin tertinggi biasanya terdapat pada makanan segar yang


digunakan dengan proses cepat setelah terpapar panas., udara dan air yang
minimal. Vitamin diklarifikasikan sebagai yang larut air dan lemak.
Fungsi vitamin
Vitamin berperan dalam beberapa tahap reaksi metabolisme energi,
pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh, pada umumnya sebagai koenzim atau
sebagai bagian dari enzim.
Vitamin Larut Air
Vitamin larut air adalah vitamin C dan vitamin B kompleks, yang terdiri
dari delapan vitamin. Vitamin yang larut air tidak dapat disimpan dalam
tubuh harus tersedia sebagai asupan makanan setiap hari. Hipervitaminosis,
adalah kondisi yang disebabkan oleh asupan vitamin yang berlebihan, jarang
terjadi dengan vitamin yang larut dalam air. Kendati demikian, dosis besar
vitamin C dan piridoksin (B6) mengarahkan kepada toksisitas. Vitamin
adalah zat kimia yang digunakan sebagai katalis dalam reaksi biokimia.
Ketika terdapat kecukupan vitamin khusus untuk memenuhi kebutuhan
katalitik, sisa dari penyediaan vitamin bertindak sebagai kimia bebas dan
menjadi toksis untuk tubuh.

Vitamin C
Asam askorbat AKG orang dewasa Lk: 60 mg dan Pr: 60 mg
Fungsi Utama:
Membantu sintesis kolagen (menguatkan pembuluh, darah penyembuhan
luka, pembentukan tulang), fungsi kekebalan, anti oksidan, sintesis tiroksin,
kosubstrat dalam hidroksilasi yang membutuhkan oksigen, mencegah reaksi
alergis, membantu absorpsi besi
Stabilitas:
Tidak tahan panas, alkali dan oksidasi kecuali dalam suasana asam, rusak
karena penyimpanan
Akibat kekurangan:

Scurvy, perdarahan di bawah kulit, depresi, mudah kena infeksi, mual, kejang
perut, diare, gusi berdarah, gigi longgar, degenerasi otot, tulang rapuh, sakit
persendian, kulit kasar, memar, luka sukar sembuh.
Sumber:
Buah sitrus jenis kool, kelor, sayuran hijau, tomat, pepaya, mangga, jambu
biji, nanas, rambutan

Vitamin B1
Tiasin AKG orang dewasa Lk: 1,2 mg danPr: 1,0 mg
Fungsi Utama:bagian koenzim TPP (Tiamin Pirofosfat) berperan dalam
metabolisme energi. Diperlukan untuk pertumbuhan, nafsu makan normal,
pencernaan dan fungsi saraf
Stabilitas:
Tidak tahan panas dalam suasana alkali dan oksigen. Tahan panas dalam
suasana asam
Akibat kekurangan:
Lemah, capek, tidak ada nafsu makan, otot sakit refleksi lutut dan
pergelangan berkurang, Beri-beri kering: degenerasi saraf, sukar berjalan,
lumpuh
Beri-beri basah: oedema, pembesaran jantung, denyut tidak normal, gagal
jantung
Sumber:
Benih sercalia, sercalia tumbuk, hati dan organ lain, kacang-kacangan dan
sayuran

Vitamin B2
Riboflavin AKG orang dewasa Lk: 1,5 mg dan Pr: 1,2 mg
Fungsi Utama: bagian koenzim FHN (flavin monomukleotida) dan FAD
(flavin adenin dinukleotida) berperan dalam metabolisme energi, pernafasan,
jaringan dan pemindahan hidrogen. Diperlukan untuk pertumbuhan,
penglihatan dan kesehatan kulit
Stabilitas:
Tahan panas, oksigen dan asam. Tidak tahan cahaya (terutama sinar
ultraviolet) dan alkali

10

Akibat kekurangan:
Sudut mulut merah dan pecah-pecah, licin dan berwarna merah ungu, kelopak
mata meradang, tidak tahan cahaya, kornea mata memerah
Sumber:
Susu dan hasil olahnya hati dan organ lain, sayuran hijau serealia tumbuk dan
yang difortifikasi, telur

Vitamin B3
Niasin asam nikotinat AKG orang dewasa Lk: 12 mg dan Pr: 9 mg
Fungsi utama:
Bagian koenzim NAD (nikotin amida adenin dinukleotida) dan NADP
(bentuk fosfat) membantu memindahkan hidrogen dan metabolisme asam
amino. Terlihat dalam glikolisis, sintesis lemak dan pernafasan jaringan ,
menjaga kesehatan kulit , sitem saraf dan sitem pencernaan
Stabilitas:
Tahan panas, cahaya, oksidasi asam dan alkali
Akibat kekurangan:
Pelagra, diare, dermatisi, dedemensia (30), mudah tersinggung, kurang nafsu
makan, pusing, gangguan mental, dermatitis bilateral terutama bagian yang
terkena matahari
Sumber:
Susu, telur, daging, iksn, unggas, serealin tumbuk dan yang difortifikasi
kacang-kacangan. Disintesis oleh bakteri saluran cerna

Vitamin B6
Piridoksin AKG orang dewasa Lk: 2,0 mg dan Pr: 1,6 mg
Fungsi utama:
Bagian koenzim PLP (piridoksal fosfat) dan PMP (piridoksamin fosfat)
membantu metabolisme asam amino dan asam lemak; membantu perubahan
triptofan menjadi niasin membantu pertumbuhan; membantu pembentukan
sel darah merah
Stabilitas:
Tahan panas, cahaya dan oksidasi dalam keadaan asam
Akibat kekurangan:

11

Lidah licin, sudut mulut merah dan pecah-pecah; gelombang otak abnormal;
mudah tersinggung; otot terkejat-kejat, kencang; dermatitis; anemia
mikrositik
Sumber:
Daging, serealia tumbuk utuh, susu kuning telur, hevermout, dan kacangkacangan. Disintesis oleh bakteri usus halus

Folat asam folat folasin asam pteroyl glutatamat (PGA) AKG orang
dewasa Lk: 170 mg dan Pr: 150 mg
Fungsi Utama:
Bagian koenzim THF (tetrahidofolat). Diperlukan untuk sintesis DNA
pematangan sel darah merah
Stabilitas:
Tahan cahaya matahari bila dalam larutan; tidak tahan panas bila dalam
suasana asam
Akibat kekurangan:
Anemia akrositik, diare (kehilangan vili & enzim); mudah kena infeksi, lidah
merah dan licin; depresi, gangguan mental, lelah &pingsan.
Sumber:
Sayuran hijau hati, daging, gandum, telur, ikan, kacang hijau, khamir.
Disintesisi dalam saluran cerna

Vitamin B12
Kobalamin AKG orang dewasa Lk: 1,0 mg dan Pr: 1,0 mg
Fungsi Utama:
Bagian koenzim metilkobalamin & deoksi kobalamin. Terlihat dalam
metabolisme fragmen karbon tunggal. Diperlukan untuk sintesis asam nukleat
dan nukleo protein; membantumetabolisme jaringan saraf, metabolisme asam
folat; membantupemecahan asam lemak dan asam amino tertentu. Berperan
dalam pertumbuhan.

Asam pantfotenat AKG orang dewasa 3-7 mg dianggap cukup dan aman
Fungsi Utama:
Bagian koenzim A, diperlukan untuk metabolisme energi, karbohidrat, lemak
dan protein

12

Stabilitas:
Tidak tahan asam alkali, panas dan garam-garam tertentu
Akibat kekurangan:
Muntah, gangguan saluran cerna, susah tidur, lelah
Sumber:
Di semua makanan hewani & nabati: telur, hati, ginjal dan khamir sumber
terbaik. Mungkin disintesis dalam saluran cerna

Biotin AKG orang dewasa 30-100 mg


Fungsi Utama:
Komponen berbagai enzim; membantu sintesis dan pemecahan asam lemak,
asam amino dengan menambahkan & mengurangi CO2 dari senyawa aktif
dan mengeluarkan NH2 dari asam amino
Stabilitas:
Stabil
Akibat kekurangan:
Gangguan jantung, kurang nafsu makan, mual, depresi, sakit otot, lemah,
kulit kering, dermatitis, rambut rontok
Sumber:
Hati, daging, susu, kuning telur, kacang tanah, sayuran, pisang, tomat.
Disintesisdalam saluran cerna
Vitamin larut lemak
Setiap vitamin larut lemak A,D,E dan K mempunyai peranan fali
tertentu di dalam tubuh. Absorpsi membutuhkan cairan empedu dan pankreas.
Vitamin larut lemak diangkut ke hati melalui sistem limfe sebagai bagian dari
lipoprotein , di simpan di berbagai jaringan tubuh dan biasanya tidak
dikeluarkan melalui urin.

Vitamin A
Retinol, retinal, asam retionat dan Prekursor: alfa, beta, gamakaroten AKG
orang dewasa Lk: 700 RE dan Pr: 500 RE
Fungsi utama:

13

Penglihatan, pembentukan dan pemeliharan sel epitel & membran mukus,


membantu pertumbuhan, pembentukan tulang dan gigi, memelihara jkekebalan Toksik dalam jumlah berlebihan
Stabilitas:
Tahan cahaya, panas dan cara memasak biasa, rusak oleh oksidasi,
pengeringan dengan suhu dan sangat tinggi dan sinar ultraviolet
Akibat kekurangan:
Mata: buta senja, kering, bercak Bitot, keratomalasia & buta, kulit kering dan
bertanduk, gangguan pertumbuhan, tulang dan gigi tumbuh tidak dengan
sempurna, penyakit infeksi parah
Sumber:
Retinol: hati, ginjal, lemak, mentega, susu, kuning telur, margarin di
fortifikasi, minyak hati ikan
Beta karoten: sayuran daun hijau tua, sayuran dan buah berwarna kuning,
minyak kepala sawit
Vitamin D
Kalsiferol, kolekalsiferol, dehiroksi vitamin D dan Prekursor: ergosterol
( tumbuhan ) 7 dehidrokolesterol ( hewan ) AKG orang dewasa Lk: 5 ug dan
Pr: 5 ug
Fungsi utama:
Sebagai prohormon, pertumbuhan dan perkembangan normal, pertumbuhan
& perkembangan tulang dan gigi, mempengaruhi absorpsi dan mebolisme
kalsium dan fosfor, Toksik dalam jumlah berlebihan
Stabilitas:
Tahan panas dan oksidasi
Akibat kekurangan:
Riketsina pada anak: kaki dan iga bengkok, pertumbuhan terhambat dan gigi
mudah rusak
Ostemalasia pada orang dewasa: tulang melemah dan berubah bentuk, patah,
sakit pada tulang pinggul
Sumber:

14

Matahari: matahari merubah 7 dehidrokolesterol menjadi kolekalsiferol


dibawah kulit, susu dan margarin di fortifikasi, kuning telur, hati dan ikan
berlemak
Vitamin E
Tokoferol atau tokotrienol AKG orang dewasa Lk: 10 a-TE dan Pr: 8 a-TE
Fungsi utama:
Antioksidan kuat, stabilisasi membran sel, mencegah oksidasi asam lemak
dan mengatur reaksi oksidasi, sintesis DNA, merangsang reaksi kekebalan,
mencegah penyakit jantung koroner, melindungi sel darah merah dari
hemolisis, reproduksi pada hewan
Stabilitas:
Tahan panas dan asam. Rusak oleh lemak tengik, alkali, oksigen, timah,
garam, besi dan radiasi ultraviolet
Akibat kekurangan:
Kerusakan sel darah merah, anemia, degenerasi, sindroma, neurologik,
gangguan penglihatan dan berbicara
Sumber:
Minyak nabati, kecambah, sayuran hijau, lemak, susu, kuning telur, kacangkacangan dan minyak sayur
Vitamin K
Menadion, filokinon, dan menakinon AKG orang dewasa Lk: 80 ug dan Pr:
65 ug
Fungsi utama:
Membantu pembentukan protombin, suatu senyawa untuk penggumpalan
darah normal, Toksik dalam jumlah berlebihan
Stabilitas:
Tahan panas, oksigen dan kelembaban. Rusak oleh alkali dan sinar ultraviolet
Akibat kekurangan:
Pendarahan
Sumber:
Sintesis dalam saluran cerna oleh bakteri, hati minyak kacang kedelai,
minyak nabati lain, dedak gandum, sayuran daun hijau.

15

2.2.4 Mineral
Mineral adalah suatu zat ( fasa ) padat yang terdiri dari unsur atau
persenyawaan kimia yang dibentuk secara alamiah oleh proses-proses
anorganik, mempunyai sifat-sifat kimia dan fisika tertentu dan mempunyai
penempatan atom-atom secara beraturan di dalamnya, atau dikenal sebagai
struktur kristal. Selain itu kata mineral juga mempunyai banyak arti, hal ini
tergantung darimana kita meninjaunya. Mineral dalam arti farmasi lain
dengan pengertian di bidang geologi. Istilah mineral dalam arti geologi adalah
zat atau benda yang terbentuk oleh proses alam, biasanya bersifat padat serta
tersusun dari komposisi kimia tertentu dan mempunyai sifat-sifat fisik yang
tertentu pula. Mineral terbentuk dari atom-atom serta molekul-molekul dari
berbagai unsur kimia, dimana atom-atom tersebut tersusun dalam suatu pola
yang teratur.
Mineral sangat dibutuhkan tubuh untuk mengaktifkan ratusan reaksi enzim
dalam tubuh. Oleh karena itu, mineral sama pentingnya juga dengan vitamin.
Berikut adalah manfaat beberapa mineral bagi kesehatan tubuh kita:
Kalsium
Bermanfaat untuk membangun tulang dan gigi, bertanggung jawab pada
kontraksi otot, impul saraf, kerja jantung, dan pembekuan darah yang benar.
Magnesium
Mendukung struktur tulang, hati, menjaga keseimbangan alkalin tubuh.
Sodium
Menjaga keseimbangan elektrolit, volume cairan tubuh, dan impul saraf.
Potasium
Memaksimalkan membran sel, penting untuk ritme jantung.
Zinc
Sintesis protein, transportasi karbondioksida, memengaruhi fungsi seksual,
metabolisme karbohidrat, menyembuhkan luka.

16

2.2.5 Karbohidrat
Karbohidrat adalah komposisi yang terdiri dari elemen karbon,
hydrogen dan oksigen, terdapat dalam tumbuhan seperti beras, jagung,
gandum, umbi-umbian, dan terbentuk melalui proses asimilasi dalam
tumbuhan (Pekik, 2007)
Karbohidrat atau Hidrat Arang adalah suatu zat gizi yang fungsi
utamanya sebagai penghasil enersi, dimana setiap gramnya menghasilkan 4
kalori. Walaupun lemak menghasilkan enersi lebih besar, namun karbohidrat
lebih banyak dikonsumsi sehari-hari sebagai bahan makanan pokok, terutama
pada negara sedang berkembang. Di negara sedang berkembang karbohidrat
dikonsumsi sekitar 70-80% dari total kalori, bahkan pada daerah-daerah
miskin bisa mencapai 90%.
Sedangkan pada negara maju karbohidrat dikonsumsi hanya sekitar 4060%.

Hal

ini

disebabkan

sumber

bahan

makanan

yang

mengandungkarbohidrat lebih murah harganya dibandingkan sumber bahan


makanan kaya lemak maupun protein.
Secara umum definisi karbohidrat adalah senyawa organik yang
mengandung atom Karbon, Hidrogen dan Oksigen, dan pada umumnya unsur
Hidrogen clan oksigen dalam komposisi menghasilkan H2O. Di dalam tubuh
karbohidrat dapat dibentuk dari beberapa asam amino dan sebagian dari
gliserol lemak. Akan tetapi sebagian besar karbohidrat diperoleh dari bahan
makanan yang dikonsumsi sehari-hari, terutama sumber bahan makan yang
berasal dari tumbuh-tumbuhan.
Sumber karbohidrat nabati dalam glikogen bentuk glikogen, hanya dijumpai
pada otot dan hati dan karbohidrat dalam bentuk laktosa hanya dijumpai di
dalam susu. Pada tumbuh-tumbuhan, karbohidrat di bentuk dari basil reaksi
CO2 dan H2O melalui proses foto sintese di dalam sel-sel tumbuh-tumbuhan
yang mengandung hijau daun (klorofil). Matahari merupakan sumber dari
seluruh kehidupan, tanpa matahari tanda-tanda dari kehidupan tidak akan
dijumpai.

17

Karbohidrat terdiri dari dua: karbohidrat sederhana dan kabohidrat kompleks.


1. Karbohidrat sederhana
Karbohidrat sederhana terdiri dari:
a. Monosakarida
Sebagian besar monosakarida dikenal sebagai heksosa, karena terdiri atas 6rantai atau cincin karbon. Atom-atom hidrogen dan oksigen terikat pada rantai
atau cincin ini secara terpisah atau sebagai gugus hidroksil (OH). Ada tiga
jenis heksosa yang penting dalam ilmu gizi, yaitu glukods, fruktosa, dan
galaktosa. Ketiga macam monosakarida ini mengandung jenis dan jumlah
atom yang sama, yaitu 6 atom karbon, 12 atom hidrogen, dan 6 atom oksigen.
Perbedaannya hanya terletak pada cara penyusunan atom-atom hidrogen dan
oksigen di sekitar atom-atom karbon. Perbedaan dalam susunan atom inilah
yang menyebabkan perbedaan dalam tingkat kemanisan, daya larut, dan sifat
lain ketiga monosakarida tersebut. Monosakarida yang terdapat di alam pada
umumnya terdapat dalam bentuk isomer dekstro (D). gugus hidroksil ada
karbon nomor 2 terletak di sebelah kanan. Struktur kimianya dapat berupa
struktur terbuka atau struktur cincin. Jenis heksosa lain yang kurang penting
dalam ilmu gizi adalah manosa. Monosakarida yang mempunyai lima atom
karbon disebut pentosa, seperti ribosa dan arabinosa
1. Glukosa
Glukosa, dinamakan juga dekstrosa atau gula anggur, terdapat luas di
alam dalam jumlah sedikit, yaitu di dalam sayur, buah, sirup jagung, sari
pohon, dan bersamaan dengan fruktosa dalam madu. Glukosa memegang
peranan sangat penting dalam ilmu gizi. Glukosa merupakan hasil akhir
pencernaan pati, sukrosa, maltosa, dan laktosa pada hewan dan manusia.
Dalam proses metabolisme, glukosa merupakan bentuk karbohidrat yang
beredar di dalam tubuh dan di dalam sel merupakan sumber energi.
2. Fruktosa
Fruktosa, dinamakan juga levulosa atau gula buah, adalah gula paling
manis. Fruktosa mempunyai rumus kimia yang sama dengan glukosa,
C6H12O6, namun strukturnya berbeda. Susunan atom dalam fruktosda

18

merangsang jonjot kecapan pada lidah sehingga menimbulkan rasa


manis.
3. Galaktosa
Galaktosa, tidak terdapat bebas di alam seperti halnya glukosa dan
fruktosa, akan tetapi terdapat dalam tubuh sebagai hasil pencernaan
laktosa.
4. Manosa
Manosa, jarang terdapat di dalam makanan. Di gurun pasir, seperti di
Israel terdapat di dalam manna yang mereka olah untuk membuat roti.
5. Pentosa
Pentosa, merupakan bagian sel-sel semua bahan makanan alami.
Jumlahnya sangat kecil, sehingga tidak penting sebagai sumber energi.
6. Disakarida
Ada empat jenis disakarida, yaitu sukrosa atau sakarosa, maltosa, laktosa,
dan trehaltosa.
1. Trehaltosa tidak begitu penting dalam ilmu gizi, oleh karena itu akan
dibahas secara terbatas. Disakarida terdiri atas dua unit monosakarida
yang terikat satu sama lain melalui reaksi kondensasi. kedua
monosakarida saling mengikat berupa ikatan glikosidik melalui satu
atom oksigen (O). ikatan glikosidik ini biasanya terjadi antara atom C
nomor 1 dengan atom C nomor 4 dan membentuk ikatan alfa, dengan
melepaskan satu molekul air. hanya karbohidrat yang unit
monosakaridanya terikat dalam bentuk alfa yang dapat dicernakan.
Disakarida dapat dipecah kembali mejadi dua molekul monosakarida
melalui reaksi hidrolisis. Glukosa terdapat pada ke empat jenis
disakarida; monosakarida lainnya adalah fruktosa dan galaktosa.
Trehalosa seperti juga maltosa, terdiri atas dua mol glukosa dan
dikenal sebagai gila jamur. Sebanyak 15% bagian kering jamur terdiri
atas trehalosa. Trehalosa juga terdapat dalam serangga.
2. Sukrosa atau sakarosa dinamakan juga gula tebu atau gula bit. Secara
komersial gula pasir yang 99% terdiri atas sukrosa dibuat dari keuda
macam bahan makanan tersebut melalui proses penyulingan dan
kristalisasi. Gula merah yang banayk digunakan di Indonesia dibuat

19

dari tebu, kelapa atau enau melalui proses penyulingan tidak


sempurna. Sukrosa juga terdapat di dalam buah, sayuran, dan madu.
3. Maltosa (gula malt) tidak terdapat bebas di alam. Maltosa terbentuk
pada setiap pemecahan pati, seperti yang terjadi pada tumbuhtumbuhan bila benih atau bijian berkecambah dan di dalam usus
manusia pada pencernaan pati.
4. Laktosa (gula susu) hanya terdapat dalam susu dan terdiri atas satu
unit glukosa dan satu unit galaktosa. Kekurangan laktase ini
menyebabkan ketidaktahanan terhadap laktosa. Laktosa yang tidak
dicerna tidak dapat diserap dan tetap tinggal dalam saluran
pencernaan. Hal ini mempengaruhi jenis mikroorgnaisme yang
tumbuh, yang menyebabkan gejala kembung, kejang perut, dan diare.
Ketidaktahanan terhadap laktosa lebih banyak terjadi pada orang tua.
Mlaktosa adalah gula yang rasanya paling tidak manis (seperenam
manis glukosa) dan lebih sukar larut daripada disakarida lain.
7. Gula Alkohol
Gula alkohol terdapat di dalam alam dan dapat pula dibuat secara
sintesis. Ada empat jenis gula alkohol yaitu sorbitol, manitol, dulsitol,
dan inositol.
1. Sorbitol, terdapat di dalam beberapa jenis buah dan secara komersial
dibuat dari glukosa. Enzim aldosa reduktase dapat mengubah gugus
aldehida (CHO) dalam glukosa menjadi alkohol (CH2OH). Struktur
kimianya dapat dilihat di bawah. Sorbitol banyak digunakan dalam
minuman dan makanan khusus pasien diabetes, seperti minuman
ringan, selai dan kue-kue. Tingkat kemanisan sorbitol hanya 60%
bila dibandingkan dengan sukrosa, diabsorpsi lebih lambat dan
diubah di dalam hati menjadi glukosa. Pengaruhnya terhadap kadar
gula darah lebih kecil daripada sukrosa. Konsumsi lebih dari lima
puluh gram sehari dapat menyebabkan diare pada pasien diabetes.
2. Manitol dan Dulsitol adalah alkohol yang dibuat dari monosakarida
manosa dan galaktosa. Manitol terdapat di dalam nanas, asparagus,
ubi jalar, dan wortel. Secara komersialo manitol diekstraksi dari
sejenis rumput laut. Kedua jenis alkohol ini banyak digunakan dalam
industri pangan.
20

3. Inositol merupakan alkohol siklis yang menyerupai glukosa. Inositol


terdfapat dalam banyak bahan makanan, terutama dalam sekam
serealia.
b. Oligosakarida
Oligosakarida terdiri atas polimer dua hingga sepuluh monosakarida.
1. Rafinosa, stakiosa, dan verbaskosa adalah oligosakarida yang terdiri atas
unit-unit glukosa, fruktosa, dan galaktosa. Ketiga jenis oligosakarida ini
terdapat du dalam biji tumbuh-tumbuhan dan kacang-kacangan serta
tidak dapat dipecah oleh enzim-enzim perncernaan.
2. Fruktan adalah sekelompok oligo dan polisakarida yang terdiri atas
beberapa unit fruktosa yang terikat dengan satu molekul glukosa. Fruktan
terdapat di dalam serealia, bawang merah, bawang putih, dan asparagus.
Fruktan tidak dicernakan secara berarti. Sebagian ebsar di dalam usus
besar difermentasi.
2. Karbohidrat kompleks
a) Polisakarida
Karbohidrat kompleks ini dapat mengandung sampai tiga ribu unit gula
sederhana yang tersusun dalam bentuk rantai panjang lurus atau bercabang.
Jenis polisakarida yang penting dalam ilmu gizi adalah pati, dekstrin,
glikogen, dan polisakarida nonpati.
1

Pati merupakan simpanan karbohidrat dalam tumbuh-tumbuhan dan


merupakan karbohidrat utama yang dimakan manusia di seluruh dunia.
Pati terutama terdapat dalam padi-padian, biji-bijian, dan umbi-umbian.
Jumlah unit glukosa dan susunannya dalam satu jenis pati berbeda satu
sama lain, bergantung jenis tanaman asalnya. Bentuk butiran pati ini
berbeda satu sama lain dengan karakteristik tersendiri dalam hal daya
larut, daya mengentalkan, dan rasa. Amilosa merupakan rantai panjang
unit glukosa yang tidak bercabang, sedangkan amilopektin adfalah
polimer yang susunannya bercabang-cabang dengan 15-30 unit glukosa

pada tiap cabang.


Dekstrin merupakan produk antara pada perencanaan pati atau dibentuk
melalui hidrolisis parsial pati. Dekstrin merupakan sumber utama
karbohidrat dalam makanan lewat pipa (tube feeding). Cairan glukosa
dalam hal ini merupakan campuran dekstrin, maltosa, glukosa, dan air.

21

Karena molekulnya lebih besar dari sukrosa dan glukosa, dekstrin


mempunyai pengaruh osmolar lebih kecil sehingga tidak mudah
3

menimbulkan diare.
Glikogen dinamakan juga pati hewan karena merupakan bentuk
simpanan karbohidrat di dalam tubuh manusia dan hewan, yang terutama
terdapat di dalam hati dan otot. Dua pertiga bagian dari glikogen
disimpan dalam otot dan selebihnya dalam hati. Glikogen dalam otot
hanya dapat digunakan untuk keperluan energi di dalam otot tersebut,
sedangkan glikogen dalam hati dapat digunakan sebagai sumber energi
untuk keperluan semua sel tubuh. Kelebihan glukosa melampaui
kemampuan menyimpannya dalam bentuk glikogen akan diubah menjadi

lemak dan disimpan dalam jaringan lemak.


Polisakari dan Nonpati/Serat Serat akhir-akhir ini banyak mendapat
perhatian karena peranannya dalam mencegah berbagai penyakit. Ada
dua golongan serat yaitu yang tidak dapat larut dan yang dapat larut
dalam air. Serat yang tidak larut dalam air adalah selulosa, hemiselulosa,
dan lignin. Serat yang larut dalam air adalah pektin, gum, mukilase,
glukan, dan algal.

3. Fungsi karbohidrat
Fungsi utama karbohidrat adalah sebagai sumber biokalori dalam bahan
makanan, disamping itu juga sebagai bahan pengental atau GMC pada
teknologi makanan sebagai bahan penstabil, bahan pemanis (sukrosa,
glukosa, fruktosa) dan bahan bakar, misalnya pada glukosa dan pati dan
sebagai penyusun struktur sel, misalnya selulosa dan khitin. (Sudarmadji,
1996)
Karbohidrat mempunyai peranan penting dalam menentukan karakteristik
bahan makanan seperti rasa, warna dan tekstur. Sedangkan fungsi karbohidrat
di dalam tubuh adalah:
1

Fungsi utamanya sebagai sumber energi ( 1 gram karbohidrat


menghasilkan 4 kalori ) bagi kebutuhan sel-sel jaringan tubuh. Sebagian
dari karbohidrat diubah langsung menjadi energi untuk aktifitas tubuh, dan
sebagian lagi disimpan dalam bentuk glikogen di hati dan otot. Ada

22

beberapa jaringan tubuh seperti sistem syaraf dan eritrosit hanya dapat
2
3

menggunakan energi yang berasal dari karbohidrat saja.


Melindungi protein agar tidak terbakar sebagai penghasil energi.
Kebutuhan tubuh akan energi merupakan prioritas pertama, bila
karbohidrat yang dikonsumsi tidak mencukupi untuk kebutuhan energi
tubuh dan jika tidak cukup terdapat lemak di dalam makanan atau
cadangan lemak yang disimpan di dalam tubuh, maka protein akan
menggantikan fungsi karbohidrat sebagai penghasil energi. Dengan
demikian protein akan meninggalkan fungsi utamanya sebagai zat
pembangun. Apabila keadaan ini berlangsung terus-menerus, maka

keadaan kekurangan energi dan protein (KEP) tidak dapat dihindari lagi.
Membantu metabolisme lemak dan protein, dengan demikian dapat

5
6

mencegah terjadinya ketosis dan pemecahan protein yang berlebihan.


Di dalam hepar berfungsi untuk detoksifikasi zat-zat toksik tertentu.
Beberapa jenis karbohidrat mempunyai fungsi khusus di dalam tubuh.
Laktosa misalnya berfungsi membantu penyerapan kalsium. Ribosa

merupakan komponen yang penting dalam asam nukleat.


Selain itu beberapa golongan karbohidrat yang tidak dapat dicerna,
mengandung serat (dietary fiber) berguna untuk pencernaan, seperti
selulosa, pektin dan lignin.

2.3 Proses Pemenuhan Nutrisi dari Tingkat Sel


Jawabannya dapat diambil dari rumusan matematika hidup dibawah ini:
1.Manusia + air + gizi + harta benda-oksigen= mati kurang dari sejam.
2.Manusia + oksigen + gizi + harta benda-air= mati beberapa hari.
3.Manusia + oksigen + air + harta benda-gizi= mati beberapa minggu.
4.Manusia + oksigen + air + gizi-harta benda= hidup sederhana.
Dari rumusan diatas urutan tertingi untuk dapat hidup adalah Oksigen, Air, Gizi
dan Harta benda. Oksigen didunia masih melimpah, air mencukupi tetapi masih
perlu pengolahan untuk hidup sehat gizi makin terbatas dan perlu waktu, dana dan
fasilitas untuk produksi dan distribusi dan harta benda perannya relative untuk
meningkatkan kualitas hidup dan mobilitas hidup.

23

Setiap orang memiliki kebutuhan akan cairan yang berbeda-beda, kebutuhan


cairan di pengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya adalah sebagai berikut:
Kebutuhan cairan sehari-hari berdasarkan pengelompokan usia:

3 hari 80 100
10 hari 125 150
3 bulan 140 160
6 bulan 130 155
9 bulan 125 145
1 tahun 120 135
2 tahun 115 125
6 tahun 100 110
10 tahun 90 100
14 tahun 50 60
18 tahun 40 50
19 tahun 50 50

2.4 Indikator Kecukupan Nutrisi


Perubahan biologis, berupa

1.

Pertumbuhan dan perkembangan fisik tubuh menjadi tubuh dewasa

2.

Mempunyai kemampuan bereproduksi

3.

Body image seperti perlunya bentuk tubuh ideal dan kadang sering
tidak puas dengan bentuk tubuh yang dimiliki.

4.

Perubahan perilaku seperti mampu memantau atau mengamati dan


mengubah perilaku orang lain.

5.

Perubahan

psikososial dalam bentuk

kemandirian,

bergaul

dalam peer group(dengan teman sebaya) serta mulai berpikir secara abstrak.
Tentunya semua perubahan ini sangat memerlukan dukungan nutrisi dan besarnya
dukungan nutrisi yang diperlukan tergantung pada :

Kecepatan tumbuh: diharapkan terjadi penambahan tinggi badan dalam


setahun sekitar 9,5 cm pada anak laki dan 8,3 cm pada anak perempuan.

Derajat kematangan fisik

Komposisi tubuh: pada remaja perempuan, peningkatan proporsi masa


lemak tubuh lebih banyak daripada masa bebas lemak, jadi tidak
mengherankan jika tubuh anak lelaki lebih berotot daripada anak perempuan.

Derajat aktivitas
24

Oleh karena itu, kecukupan nutrisi harus senantiasa terpenuhi pada anak remaja
yang sedang tumbuh. Adapun nutrisi yang diperlukan, berupa :
Kebutuhan energi, pada remaja pria sekitar 1600-2400 kkal dan remaja

putri sekitar 1600-2000 kkal.


Kebutuhan protein, baik dari sumber hewani (seperti daging, ikan, telur,

seafood) maupun dari sumber nabati (seperti tahu, tempe, kacang-kacangan,


dll) pada usia :
1.

10-12 tahun = 50 gram/hari

2.

13-15 tahun = 57 gram/hari

3.

16-18 tahun = 55 gram/hari

4.

kebutuhan lemak sekitar 25% dari total kalori yang diberikan


dengan proporsi lemak jenuh : PUFA : MUFA = < 7% : 10% : 10%

5.

kecukupan vitamin B (vitamin B1, B2, B12 dan niasin), vitamin D,


A, C dan E serta mineral terutama zat besi dan zinc.

6.

Jangan lupa selalu penuhi kebutuhan cairan dengan minum air


putih minimal 6-8 gelas/hari

Angka Kecukupan Gizi:


Usia di atas 50 tahun 1.900 kalori
Usia di atas 60 tahun 1.700 kalori
Usia di atas 70 tahun 1.500 kalori

BAB 3
PENUTUP
3.1

Kesimpulan
Nutrisi adalah proses dimana tubuh manusia menggunakan makanan untuk
membentuk energi, mempertahankan kesehatan, pertumbuhan dan untuk
berlangsungnya fungsi normal setiap organ dan jaringan tubuh (Rock CL, 2004)
Kebutuhan nutrisi bagi tubuh marupakan satu kebutuhan dasar manusia
yang sangat penting. Dilihat dari kegunaannya nutrisi merupakan sumber energy

25

untuk segala aktivitas dalam system tubuh. Sumber nutrisi dalam tubuh berasal
dari tubuh sendiri, seperti glikogen yang terdapat dalam otot dan hati ataupun
protein dan lemak dalam jaringan sumber lain yang berasal dari luar tubuh seperti
yang sehari-hari dimakan oleh manusia. Pemenuhan kebutuhan nutrisi kepada
anak akan sangat berguna dalam membantu proses tumbuh kembang.
Proses pemenuhan kebutuhan nutrisi kepada orang sakit yang tidak mampu secara
mandiri dapat dilakukan dengan cara membantu memenuhinya melalui oral
(mulut), enteral (pipa lambung), atau parenteral.
3.2 Saran
Demikianlah uraian-uraian singkat makalah tentang gizi dan nutrisi pada manusia.
Tulisan ini masih sangat terbatas dan memerlukan tambahan guru memperluas
wawasan kita.

26