Anda di halaman 1dari 24

Matematika 1

Pertemuan 1
Himpunan

Pembahasan

Kontrak Perkuliahan
Pemahaman Tujuan Perkuliahan

Himpunan
Pengertian himpunan
Diagram Venn
Operasi antar Himpunan

Kontrak Perkuliahan
Kontrak kuliah Mtk.doc
GBPP.doc
Berisi:
-Materi kuliah
-aturan perkuliahan
-aturan penilaian
-daftar pustaka

Himpunan
Georg Cantor dianggap sebagai bapak teori
himpunan.
Himpunan adalah sekumpulan objek yang
mempunyai syarat tertentu dan jelas.
Objek yang dimaksud dapat berupa bilangan,
manusia, hewan, tumbuhan, negara dan
sebagainya.
Objek ini selanjutnya dinamakan anggota
atau elemen dari suatu himpunan .

Suatu himpunan dikatakan baik (welldefined set) jika mempunyai syarat


tertentu dan jelas dalam menentukan
anggota suatu himpunan, ini sangat
penting karena untuk membedakan mana
yang menjadi anggota himpunan dan
mana yang bukan merupakan anggota
himpunan

Notasi Himpunan

Dinyatakan dengan huruf besar A, B, C, H, K , dsb


Untuk menyatakan suatu himpunan digunakan
simbol {.}.
Untuk melambangkan anggota himpunan
biasanya menggunakan huruf kecil a, b, c, x, y ,
dsb
Untuk menyatakan anggota suatu himpunan
digunakan lambang (baca: anggota)
Untuk menyatakan bukan anggota suatu
himpunan digunakan lambang (baca: bukan
anggota).

Pendefinisian Himpunan

Mendaftarkan semua anggotanya.

Ex: A = {a,e,i,o,u}
B = {2,3,5,7,11,13,17,19}

Menyatakan sifat yang dimiliki anggotanya

Ex: A = Himpunan vokal dalam abjad latin


B = Himpunan bilangan prima yang kurang dari 20

Menyatakan sifat dengan pola


Ex:
P = {0,2,4,8,10,,48}
Q = {1,3,5,7,9,11,13,15,}

Menggunakan notasi pembentuk himpunan


Ex:
P = {x | x himpunan bilangan asli antara
7 dan 15}
(Maksudnya P = {8,9,10,11,12,13,14})
Q = { t | t bilangan asli}
(Maksudnya Q = {1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,}

Macam-macam
Himpunan

Himpunan Semesta
adalah himpunan yang anggotanya semua
objek pembicaraan.
Dilambangkan dengan S atau U.

Himpunan Kosong.
adalah himpunan yang tidak mempunyai
anggota. Dilambangkan dengan atau
{}

Himpunan Bagian
Diberikan himpunan A dan B. Jika setiap
anggota A merupakan anggota B maka
dikatakan A merupakan himpunan bagian
(subset) dari B atau dikatakan B memuat A
Dilambangkan dengan AB.
Jadi AB jika dan hanya jika
xA
x B
Jika ada anggota dari A yang bukan
merupakan anggota B maka A bukan
himpunan bagian dari B,
Dilambangkan dengan AB.

Diagram Venn

Diagram venn adalah suatu cara


menyatakan himpunan dengan
menggunakan gambar.
Diperkenalkan oleh John venn (inggris).

Salah satu cara merepresentasikan himpunan


Contoh : S = { a, e, i, o, u }
U = himpunan semua huruf

U
S

a
u

e
i

Operasi Himpunan
Gabungan (Union)
Diberikan himpunan A dan B.
Gabungan himpunan A dan B ditulis
dengan AB adalah suatu himpunan yang
anggotanya berada di A atau berada di B.
Jadi AB = { x | xA atau xB }
Contoh:
A = {a,b,c,1,2} dan B = {c,d,e,f}.
Maka AB = {a,b,c,d,e,f,1,2}

Irisan (Intersection)
Diberikan himpunan A dan B.
Irisan himpunan A dan B ditulis dengan A B
adalah suatu himpunan yang anggotanya
berada di A dan juga berada di B.
Jadi AB = { x | xA dan xB }
Contoh:
A = {a,b,c,1,2} dan B = {c,d,e,f}.
Maka AB = {c}
P = {a,b,c,1,2} dan Q = {d,e,f}.
Maka AB =

Komplemen
Diberikan suatu himpunan A.
Komplemen dari A ditulis dengan Ac
adalah himpunan yang anggotanya berada
dalam himpunan semesta tetapi bukan
berada di A.
Jadi Ac= { x | xS, xA }
Contoh:
Diberikan semesta himpunan bilangan asli.
Jika A = {0,2,4,6,} maka Ac = {1,3,5,}

Power Set
S adalah himpunan berhingga dengan n
anggota
Maka power set dari S -dinotasikan P(S)adalah himpunan dari semua subset dari S
dan |P(S)| = 2n
Contoh: S = { a, b, c}
P(S) = { , {a}, {b}, {c}, {a,
b}, {a, c}, {b, c}, {a, b, c} }

Sifat-sifat operasi
Komutatif
Diberikan himpunan A dan B.
Maka berlaku A B = B A dan juga A B
=BA

Asosiatif
Diberikan himpunan A, B dan C.
Maka berlaku (A B) C = A (B C) dan
juga (A B) C= A (B C).

Idempoten
Diberikan suatu himpunan A.
Maka berlaku A A=A dan juga A A=A

Identitas
Diberikan suatu himpunan A dalam semesta S.
Maka A S=A dan juga A S=A

Distributif
Diberikan himpunan A,B dan C.
Maka A (B C) = (A B) (A C) dan
juga A (B C)=(A B) (A C)

Komplementer
Diberikan suatu himpunan A dalam semesta
S. Maka A Ac= S dan A Ac =

Dalil De Morgan
Diberikan himpunan A dan B.
Maka (A B)c = Ac Bc
dan (A B)c= Ac Bc

Prinsip inklusi-eksklusi

Contoh

Dari survei terhadap 270 orang didapatkan hasil


sbb.:
64 suka brussels sprouts ,
94 suka broccoli,
58 suka cauliflower,
26 suka brussels sprouts dan broccoli,
28 suka brussels sprouts dan cauliflower,
22 suka broccoli dan cauliflower,
14 suka ketiga jenis sayur tersebut.
Berapa orang tidak suka makan semua jenis sayur
yang disebutkan di atas ?

Jawaban

A = {orang yang suka brussels sprouts }


B = {orang yang suka broccoli }
C = {orang yang suka cauliflower }
|A B C| = |A| + |B| + |C| - |A B| - |
A C| - |B C| + |A B C|
= 64 + 94 + 58 26 28 22 + 14 = 154
Jadi mereka yang tidak suka ketiga jenis
sayur tersebut ada sebanyak 270 154 =
116 orang

Latihan Soal

Buktikan bahwa (AB)A


Tentukan Power Set dari himpunan dibawah ini:
{a}
{a,b}
{, {}}
Diketahui A={1,2,3,4,5} dan B={0,3,6}. Tentukan:
A B
A B
A B
B A