Anda di halaman 1dari 1

BAB I

PENDAHULUAN

A LATAR BELAKANG
Kesadaran dapat didefinisikan sebagai keadaan yang mencerminkan pengintegrasian impuls
eferen dan aferen. Dalam menilai kesadaran harus dibedakan antara tingkat kesadaran dan isi
kesadaran. Tingkat kesadaran menunjukkan kewaspadaan atau reaksi seseorang dalam
menanggapi rangsangan dari luar yang ditangkap oleh pancaindera . Sedangkan isi kesadaran
berhubungan dengan fungsi kortikal seperti membaca, menulis , bahasa, intelektual dan lain-lain.
Tingkat kesadaran yang menurun biasanya diikuti dengan gangguan isi kesadaran sedangkan
gangguan isi kesadaran tidak selalu diikuti dengan penurunan tingkat kesadaran. Penurunan
tingkatkesadaran di ukur dengan Glasgow coma scale (GCS).
GCS merupakan instrumen standar yang dapat digunakan untuk mengukur tngkat kesadaran
pasien dengan terutama bagi pasien yang mengalami penurunan kesadaran seperti pasien yang
mengalami trauma kepala, stroke, kejang dan lain-lain. GCS didasarkan dari respon mata, verbal
dan motorik.
Banyak instalasi IGD yang menggunakan GCS dalam penilaian kesadaran pasien. Namun,
untuk pasien yang mendapatkan terapi sedatif, penggunaan GCS tidak tepat karena pasien yang
dibawah pengaruh obat sedatif akan menjadi tenang atau tertidur. Ini sangat penting karena
dengan menggunakan alat yang tepat, perawat IGD dapat menentukan secara akurat apakah
pasien mengalami penurunan kesadaran atau sedang dalam pengaruh obat sedatif.