Anda di halaman 1dari 8

PENGANTAR BISNIS

Usaha Kecil dan Hubungan Bisnis antar Negara


FELA
FIKE AFRIANI
KENNY MORA SITUMORANG

A. Pengertian Usaha Kecil


Menurut Keputusan Presiden RI no. 99 tahun 1998 pengertian Usaha
Kecil adalah: Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan
bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan
perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak
sehat.
Kriteria usaha kecil menurut UU No. 9 tahun 1995 adalah sebagai
berikut :
1. Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,- (Dua
Ratus Juta Rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha
2. Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 1.000.000.000,(Satu Miliar Rupiah)
3. Milik Warga Negara Indonesia
4. Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang
perusahaan yang tidak dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi baik langsung
maupun tidak langsung dengan Usaha Menengah atau Usaha Besar
5. Berbentuk usaha orang perorangan , badan usaha yang tidak berbadan
hukum, atau badan usaha yang berbadan hukum, termasuk koperasi.
(Sumber : Wikipedia Indonesia)

B. Perdagangan
Faktor pertumbuhan ekonomi di berbagai negara di dunia, telah
ditunjukkan bahwa hubungan perdagangan dan hubungan ekonomi
dengan dunia luar sangat penting peranannya dalam menunjang
pembangunan ekonomi suatu negara.
Perdagangan adalah kegiatan tukar menukar barang atau jasa atau
keduanya yang berdasarkan kesepakatan bersama bukan pemaksaan.
Setiap barang dinilai dengan sejumlah uang. Pembeli akan menukar
barang atau jasa dengan sejumlah uang yang diinginkan penjual. Dalam
perdagangan ada orang yang membuat yang disebut produsen.
Kegiatannya bernama produksi. Jadi, produksi adalah kegiatan membuat
suatu barang. Ada juga yang disebut distribusi. Distribusi adalah
kegiatan mengantar barang dari produsen ke konsumen. Konsumen
adalah orang yang membeli barang. Konsumsi adalah kegiatan
menggunakan barang dari hasil produksi.
(Sumber : Wikipedia Indonesia)

C. Faktor Faktor yang Mewujudkan Perdagangan antar


Negara
Beberapa Faktor Bersifat Umum :
1. Memperoleh barang yang tidak dapat diproduksi di dakam negeri
2. Memperluas pasar
3. Mengembangkan teknologi dan meningkatkan produktifitas
(Sumber :Pengantar Bisnis Sadono Sukirno)

1. Memperoleh Barang yang Tidak Dapat Diproduksi Sendiri


Kita sering memjumpai barang-barang yang ada di toko-toko yang
diproduksi oleh luar negeri, tetapi masyarakat dapat membelinya. Hal ini
dapat terjadi karena barang-barang tersebut di impor dari luar negeri.
2. Memperluas Pasar Produksi Dalam Negeri
Dalam 10 tahun belakangan ini, Negara cina telah mampu menaikkan
pendapatan perkapita penduduknya. Hal ini disebabkan oleh kenaikan
yang besar karena ekspor Negara Cina yang sangat berkembang dan
dapat menguasai pasaran internasional.
3. Mengimpor Teknologi dan Meningkatkan Produktifitas
Perdagangan luar negeri memungkinkan suatu Negara untuk
mempelajari teknik produksi yang lebih modern dan cara-cara
memimpin perusahaan yang lebih efisien dan juga memungkinkan
Negara tersebut mengimpor mesin-mesin atau alat-alat yang lebih
modern untuk mewujudkan teknik produksi dan cara memproduksi.
4. Spesialisasi Sebagai Faktor Pendorong Perdagangan
Melalui analisis yang di perkenalkan oleh Adam Smith dan Ricardo,
ahli ekonimo menunjukan bahwa spesialisasi dan perdagangan akan
meningkatan efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi.Kenaikan
efisiensi ini akan menaikkan produksi, menurunkan harga barang yang
diperjualbelikan dan meningkatkan kemakmuran masyarakat.
Keuntungan dari spesialisasi ini dibedakan menjadi 2 konsep:
Keunggulan Absolut dan Keunggulan Komparatif

(Sumber :Pengantar Bisnis Sadono Sukirno)

5. Keunggulan Absolute (Absolute Advantage)


Suatu Negara dapat disebut memiliki keuntungan atau keunggulan
absolut dalam menghasilkan suatu barang apabila ia dapat
memproduksikan barang itu lebih murah dari Negara lain atau lebih tingi
produktifitasnya dari Negara lain.
6. Keunggulan Komparatif (Comparative Advantage)
Negara yang sudah sangat maju perkembangan ekonominya
menggunakan teknologi yang up-to-date yang menyebabkan
produktifitas buruhnya sangat tinggi.
(Sumber :Pengantar Bisnis Sadono Sukirno)

D. Hubungan Bisnis antar Negara


Hubungan bisnis antar Negara dapat kita sebut juga sebagai
Perdagangan Internasional. Perdagangan internasional adalah
perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan
penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Penduduk yang
dimaksud dapat berupa antarperorangan (individu dengan individu),
antara individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu
negara dengan pemerintah negara lain.
Menurut Amir M.S., bila dibandingkan dengan
pelaksanaan perdagangan di dalam negeri,
perdagangan internasional sangatlah rumit dan kompleks. Kerumitan
tersebut antara lain disebabkan karena adanya batas-batas politik dan
kenegaraan yang dapat menghambat perdagangan, misalnya dengan
adanya bea, tarif, atau quota barang impor.
Selain itu, kesulitan lainnya timbul karena adanya perbedaan
budaya, bahasa, mata uang, taksiran dan timbangan, dan hukum dalam
perdagangan.

(Sumber : Wikipedia Indonesia)

Manfaat Perdagangan Internasional


Menurut Sadono Sukirno, manfaat perdagangan internasional adalah sebagai
berikut.
1. Menjalin Persahabatan Antar Negara
2.Memperoleh barang yang tidak dapat diproduksi di negeri sendiri
Banyak faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan hasil produksi di setiap
negara. Faktor-faktor tersebut di antaranya : Kondisi geografi, iklim, tingkat
penguasaan iptek dan lain-lain. Dengan adanya perdagangan internasional, setiap
negara mampu memenuhi kebutuhan yang tidak diproduksi sendiri.
3.Memperoleh keuntungan dari spesialisasi
Sebab utama kegiatan perdagangan luar negeri adalah untuk memperoleh
keuntungan yang diwujudkan oleh spesialisasi. Walaupun suatu negara dapat
memproduksi suatu barang yang sama jenisnya dengan yang diproduksi oleh
negara lain, tapi ada kalanya lebih baik apabila negara tersebut mengimpor barang
tersebut dari luar negeri.
4.Memperluas pasar dan menambah keuntungan
Terkadang, para pengusaha tidak menjalankan mesin-mesinnya (alat
produksinya) dengan maksimal karena mereka khawatir akan terjadi kelebihan
produksi, yang mengakibatkan turunnya harga produk mereka. Dengan adanya
perdagangan internasional, pengusaha dapat menjalankan mesin-mesinnya secara
maksimal, dan menjual kelebihan produk tersebut keluar negeri.
5.Transfer teknologi modern
Perdagangan luar negeri memungkinkan suatu negara untuk mempelajari teknik
produksi yang lebih efesien dan cara-cara manajemen yang lebih modern.

(Sumber : Wikipedia Indonesia)

Faktor Pendorong Perdagangan Internasional


Banyak faktor yang mendorong suatu negara melakukan perdagangan
internasional, di antaranya sebagai berikut :
1.Faktor Alam/ Potensi Alam
2.Untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa dalam negeri
3.Keinginan memperoleh keuntungan dan meningkatkan pendapatan negara
4.Adanya perbedaan kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi
dalam mengolah sumber daya ekonomi
5.Adanya kelebihan produk dalam negeri sehingga perlu pasar baru untuk menjual
produk tersebut.
6.Adanya perbedaan keadaan seperti sumber daya alam, iklim, tenaga kerja,
budaya, dan jumlah penduduk yang menyebabkan adanya perbedaan hasil produksi
dan adanya keterbatasan produksi.
7.Adanya kesamaan selera terhadap suatu barang.
8.Keinginan membuka kerja sama, hubungan politik dan dukungan dari negara
lain.
9.Terjadinya era globalisasi sehingga tidak satu negara pun di dunia dapat hidup
sendiri.

(Sumber : Wikipedia Indonesia)