Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pada proses daur ulang kertas, kertas bekas merupakan salah
satu bahan baku utama yang digunakan dalam mixing process saat
mendaur ulang kertas bekas menjadi kertas. Dengan
Kesempurnaan pada mixing process tersebut nantinya sedikit
banyak akan mempengaruhi hasil produksi pada proses daur
ulang kertas, padahal kesempurnaan pada hasil produksi daur
ulang kertas merupakan tujuan dari pembuatan kertas bekas
dengan proses daur ulang.
Salah satu kendala dalam proses daur ulang kertas yang
sangat berpengaruh adalah tingkat kecepatan putaran mixing pada
campuran kertas dan air menjadi bubur kertas (pulp) yang akan
dicetak menjadi kertas. Bila bubur kertas (pulp) memiliki tingkat
mixing kertas dan air yang rendah, maka kertas yang dihasilkan
pada proses daur ulang kertas ini tidak dapat dipergunakan
sehingga menyebabkan kualitas hasil produksi yang kurang
optimal. Oleh karena itu diperlukan suatu alat pengendali
kecepatan mixing pada Plant Daur Ulang Kertas Berbasis
Mikrokontroller ATMEL ATmega 8535 untuk menjaga mixing
kertas dan air agar menjadi bubur kertas (pulp) dan memiliki
tingkat pengadukan yang halus sehingga menghasilkan kertas
yang dapat dipergunakan kembali.
Pada proses sistem pengadukan campuran kertas dan air ini
dilakukan dengan cara memasukkan potongan kertas kecil-kecil
yang telah di timbang dan dicampurkan air, kemudian diaduk
oleh mixing untuk dijadikan bubur kertas (pulp). Dalam waktu
beberapa menit pengaduk/mixing kertas dengan campuran air
telah menjadi bubur kertas dan dapat dicetak untuk menjadi
kertas.
Dalam tugas akhir ini akan dirancang dan dibangun alat
pengendalian kecepatan mixing dengan memanipulasi kecepatan
dan waktu agar menghasilkan bubur kertas (pulp) memiliki
tingkat pengadukan/mixing yang telah disesuaikan sehingga dapat
1

2
dicetak untuk menghasilkan kertas yang dapat dipergunakan
kembali. Pengendalian Kecepatan yang dipergunakan adalah
pengendalian on-off yang menggunakan Optocoupler U sebagai
sensor kecepatan dan mikrokontroller ATMega 8535 sebagai
kontroller serta driver relay dan motor AC sebagai actuator dari
sistem.
1.2 Permasalahan
Permasalahan yang diangkat dalam Tugas Akhir ini yaitu
bagaimana cara membangun dan merancang sistem pengendalian
Kecepatan Mixing pada Plant Daur Ulang Kertas Berbasis
Mikrokontroller Atmel ATmega8535.
1.3 Tujuan

Merancang sistem pengendalian Kecepatan Putaran


Mixing pada Plant Daur Ulang Kertas Berbasis
Mikrokontroller Atmel ATmega8535.
1.4 Batasan Masalah
Adapun batasan masalah pada tugas akhir ini adalah:
1. Alat yang akan dirancang dan dibangun hanya memiliki
fungsi untuk mengendalikan Kecepatan Putaran Motor
AC.
2. Variabel yang akan dikontrol adalah Perbandingan
Volume air + kertas, Jumlah putaran motor AC dan
Perubahan tegangan yang dihasilkan .
3. Pengendalian yang akan digunakan adalah on-off
4. Kontroler yang digunakan adalah mikrokontroller Atmel
ATmega8535.
1.5 Sistematika Laporan
Penyusunan laporan tugas akhir ini dilakukan secara
sistematis dan tersusun dalam lima bab dengan penjelasan sebagai
berikut:

BAB I Pendahuluan
Bab ini dijelasakan tentang latar belakang, perumusan
masalah, tujuan penelitian, batasan masalah, metodologi
penelitian dan sistematika laporan.
BAB II Tinjauan Pustaka
Bab ini dibahas mengenai teori-teori dasar yang terkait
dalam penulisan tugas akhir.
BAB III Metodologi Penelitian
Bab ini akan dijelaskan mengenai langkah-langkah
pengerjaan tugas akhir dari awal hingga analisis dan pengujian
diselesaikan.
BAB IV Hasil dan Pembahasan
Bab ini dilakukan proses pengolahan data dan analisa yang
dilakukan pada sistem yang telah dibuat.
BAB V Kesimpulan dan Saran
Bab ini berisi tentang kesimpulan pokok dari seluruh
rangakain penelitian yang telah dilakukan dan saran yang dapat
dijadikan sebagai pengembangan penelitian selanjutnya.
Selain ke lima bab diatas, didalam laporan ini juga terdapat
halaman judul, abstrak, lembar pengesahan, kata pengantar, daftar
isi, daftar gambar, daftar pustaka, dan lampiran.

Halaman ini sengaja dikosongkan