Anda di halaman 1dari 3

Diceritakan seorang Abi (ayah) mempunyai banyak anak dan cucu yang jatuh

sakit akibat pertengkaran dengan anak pertama yang mempermasalahkan harta


warisan.
#ADEGAN DIRUANG TAMU

Anisswa

: Abi ini maksutnya apa? *dengan emosi yang menggebu- gebu*

Abi

: Apa...? Sini duduk dulu

Anisswa

: Baca ini! *memberikan sebuah surat*

Abi

: Lalu masalahnya apa?

Anisswa

: Abi, Abi lupa punya anak banyak cucu banyak, warisan ini itu hak
kita Bi *nada tinggi*

Abi

: Nak, Abi hanya ingin kamu dan adikmu menjadi seseorang yang
mandiri

Anisswa

: Abi itu sayang nggak sih sama aku?! Pokoknya aku gak mau tau,
surat ini harus di GANTI!! *sambil merobek surat*

Abi

: *shock*

#ADEGAN DIRUMAH SAKIT

Anissa

: Assalamualaikum.

Intan

: Waalaikum salam.

(Kakek sedikit kebingungan melihat kedatangan perawat.)

Anissa

: Pagi kek...!! Gimana kabar kakek hari ini,, sehat ??

Abi

: Pagi...!! Alhamdulillah sudah agak lumayan.


Ini siapa ya...??

(Kakek masih tampak kebingungan dan tampak berfikir..)

Anissa

: Kakek... nama saya Anissa, kakek bisa panggil saya nisa atau anis ya kek.
Saya bertugas untuk merawat kakek pada hari ini. Kakek sudah makan belum
pagi ini....??

(Perawat mencoba melakukan pendekatan kepada Kakek dan juga keluarganya.)

Abi

: Sudah...!!

Anissa

: Makan nya banyak atau sedikit kek...??

Abi

: Cuma sedikit karena saya kurang selera makan bu.

Intan

:Enggak bu,wong tadi si kakek sudah makan 3 piring bu.mungkin dia lupa..

(perawat hanya tersenyum)

Anissa

: Pagi ini obat nya sudah diminum kek...??

Abi

: Iya sudah...!!

Anissa

: Iya bu obat nya tadi sudah diminum semua...

(Setelah bertanya kepada kakek, perawat mencoba menjelaskan asuhan keperawatan yang
akan diberikan kepada kakek dan juga keluarganya.)

Anissa

: Baiklah kek, ibu, kita mulai pemeriksaan ya. Apakah ibu bersedia...??

Intan

: Iya baiklah kalau begitu saya mohon lakukan yang terbaik buat orang tua
saya..!!

Anissa

: Iya bu terimakasih, kami akan mencoba melakukan yang terbaik buat orang
tua anda. Kami juga mohon kerja samanya nanti dalam pemeriksaan.

Intan

: Iya bu, maaf saya permisi sebentar

Anissa

: Silahkan!
Permisi kek..!! maaf ya kek.. kakek tiduran saja ya...
biar kakek lebih santai..

Abi

: (langsung tiduran)
Setelah itu perawat langsung memberikan tindakan kepada kakek.

Anissa

: kek.. tolong tangan kirinya sedikit diangkat ya kek...!!


(perawat 1 memasang manset tensi, kemudian mengukur tekanan
darah).

Abi

: cucu kakek sudah berapa sekarang? (perawat mencoba mengajak komunikasi


pada kakek)

Abi

: sedikit,, cuman 12 bu, sudah besar-besar semua.

Anissa

: ooh sudah berkeluarga semua??

Abi

: yang 6 orang sudah, terus yang enamnya lagi masih kuliah. Mereka cantik
dan ganteng-ganteng bu.

Anissa

: Ya iya dong. Kayak kakeknya.. (perawat dan kakek ketawa)


(sambil menunggu perawat mengukur tekanan darah kakek.)

(Setelah beberapa menit kemudian tekanan darah dilepas kembali)


Anissa