Anda di halaman 1dari 23

PNEUMONIA

Pembimbing:

dr. Dorlina Panjaitan


Disusun oleh :
dr. Ira Maya Ulfah
Dokter Internsip Puskesmas Arga Makmur
Bengkulu Utara

PENDAHULUAN

DATA ADMINISTRASI
PASIEN

Nama

Picri

Umur

30 tahun

Jenis Kelamin

Laki - Laki

No Reg

Status Sosial

Pendidikan terakhir :

Menengah kebawah
SMA

DATA DEMOGRAFIS

Alamat

Sido urip

Agama

Islam

Suku

Jawa

Pekerjaan

wiraswasta

Bahasa Ibu

bahasa indonesia

Jenis Kelamin

laki - laki

DATA BIOLOGIS

Tinggi Badan

175 cm

Berat Badan

65 kg

Gizi

normoweight

Habitus

normal

DATA KLINIS

Anamnesis :
Sesak. Sesak tidak dipengaruhi oleh posisi tubuh,
aktivitas, dan cuaca
Batuk berdahak 2 minggu tidak disertai darah
Demam tinggi tidak disertai menggigil & keringat
malam
Badan terasa lemas, nafsu makan normal
Perokok aktif sejak usia 18 tahun hingga sekarang
dengan frekuensi 3 sampai 4 batang rokok sehari

PEMERIKSAAN
JASMANI

Tanda Vital :
- TD
: 100/70 mmHG
- Nadi
: 116 x/menit
- RR
: 24 x/menit
- Suhu : 40,1 C
Status Generalis : DBN
Status Lokalis :
Paru : inspeksi : simetris kiri = kanan
palpasi
: fremitus kiri = kanan
perkusi
: pekak dilapangan bawah paru
auskultasi : ronki basah di lapang bawah paru +/+.
Wh -/-

PEMERIKSAAN
PENUNJANG
Pemeriksaan darah rutin
Ro thorax
1. Darah Rutin
Hemogloblin : 14, 3 g/dl
Leukosit : 21.000/ mm
Hematokrit : 35, 2%
Trombosit : 285.000/mm
2. Metabolisme Karbohidrat
KGDP : 122 mg%
3. Urinalisa
Warna : kuning jernih
PH : 6,0

DIAGNOSA BANDING

TB paru
PPOK

Differensial Diagnosa
Pneumonia

TB paru

PPOK

Demam tinggi,

Batuk > 2 minggu,

Riwayat merokok

batuk berdahak

demam, sesak,

(rusty sputum),

berkeringat malam

takipnue
streptococcus,

hari, penurunan BB
Mycobacterium

stapilococcus,

tuberkulosa

klebsiella
Ronki terutama

Ronki terutama di

di basal

apeks

wheezing

PERJALANAN PENYAKIT

Kuman masuk ke
saluran napas atas

Mekanisme pertahanan
terganggu

Terbentuk sekret
virulen

Inflamasi

Sekret berlebihan
turun ke alveoli

DIAGNOSIS : PNEUMONIA
ANAMNESA

PEMERIKSAAN FISIK

PEMERIKSAAN
PENUNJANG

Sesak. Sesak tidak dipengaruhi

1.

Tanda Vital :

oleh posisi tubuh, aktivitas, dan

TD

: 100/70 mmHg

cuaca

Nadi

: 116x/ menit

Suhu

: 40,1 C

Nafas

: 24 x/menit

Batuk berdahak 2 minggu


tidak disertai darah
Demam tinggi tidak disertai
menggigil & keringat malam
Badan terasa lemas, nafsu
makan normal
Perokok aktif sejak usia 18
tahun hingga sekarang dengan
frekuensi 3 sampai 4 batang

2. Status Generalis : DBN


3. Status Lokalis , paru :
inspeksi : simetris ki=ka
palpasi : fremitus ki= ka
perkusi : pekak di lapang bawah
paru
auskultasi : ronki basah dilapang

Pemeriksaan
darah rutin
Ro thorax

Diagnosa Holistik
D.Klinis:

Sesak nafas(+)
Takipne (+)
Febris (+)

D.Biologis:

Pneumonia

D.Psikologis

D.Sosial

Cemas

Kesadaran
Berobat

Strategi Penanganan
Masalah

D.Klinis:

D.Biologis:

Edukasi

Edukasi

Medikamentosa

Medikamentosa

D.Psikologis

D.Sosial

Menenangkan
Pasien

Suportif dan
empati

Alasan Konsultasi dan Rujukan Jika


Diperlukan

Tanda
Objektif

Tanda
Subjektif

Alasan
Lainnya

Pneumonia

Infeksi
Pneumonia >>
komplikasi >>

Terapi gagal
Komplikasi (+)

PENJELASAN UNTUK PASIEN &


KELUARGA
Diagnosis dan Konsekuensinya
pneumonia komplikasi kematian
Masalah dan Resiko yang dihadapi
Infeksi Pneumonia >> komplikasi
Berbagai jalan keluar
medikamentosa + hindari faktor resiko
Apa yang sebaiknya dilakukan
Segera ke dokter untuk berobat

PERAN PASIEN & KELUARGANYA DALAM


PENANGANAN MASALAH
Obat
Minum teratur dan berkesinambungan
Diet
Diet seimbang
Kegiatan lain
Mencegah terjadinya pneumonia
Agama
Islam makanan halal
Budaya
Sakit ke dokter

IDENTIFIKASI RISIKO &


PENCEGAHANNYA

ILMU YANG DIPEROLEH DARI


PRESENTASI

Ilmu dasar kedokteran


Anatomi & Fisiologi
Patofisiologi
Ilmu klinik
Ilmu penyakit dalam
Ilmu kedokteran komunitas
Public health prevention
Keterampilan
Family care

DAFTAR PUSTAKA
1.

American thoracic society. Guidelines for management of adults with community-acquired


pneumonia. Diagnosis, assessment of severity, antimicrobial therapy, and prevention. Am J
Respir Crit.Care Med 2001; 163: 1730-54.
2. American thoracic Society. Hospital-acquired pneumonia in adults. Diagnosis, assessment of
severity, initial antimicrobial therapy and preventive strategis. Am J Respir Crit Care Med
1995; 153: 1711-25
3. Barlett JG, Dowell SF, Mondell LA, File TM, Mushor DM, FineMJ. Practice guidelines for
management community-acquiredd pneumonia in adults. Clin infect Dis 2000; 31: 347-82
4. Berezin EB. Treatment and prevention of nosocomial pneumonia. Chest 1995; 108: 1 S-16S
5. Christian J et al; Alveolar macrophage function is selectively altered after endotoxemia in
rats; Infect Immun 56; 1254-9; 1988
6. Craven DE, Steger KA. Epidemiology of nosocomial pneumonia new perspectives on an old
disease. Chest 1995; 108 : I S-16S
7. Crompton GK. Diagnosis and Management of respiratory disease. Oxford: -Black Scientific
Publications. 1980 : 73-89
8. Ewig S, Ruiz M, Mensa J, Marcos MA, Martinez JA, Aranbica F, Niederman MS. Severe
community-acquired pneumonia assessment of severity criteria. Am J Respir Crit Care Med
1998; 158: 1102-08
9. Gerberding JL, Sande MA. Infection Diseasesof the lung dalam Murray JF, Nadel JA ed .
Texbook of respiratory Mdecine, Philadelphia, Tokyo: WB Saunders Co, 2000: 73 5 -45
10. Green G et al; Defense mechanism in respiratory membrane; Am Rev Resp Dis 115; 479-503;
1977
11. Guidelines for the management of hospitalised adults patients with pneumonia in the Asia
Pacific region. 2nd Concensus Workshop. Phuker, Thailand 1998.