Anda di halaman 1dari 544

s.

o.

id

KATALOG BPS : 1403.53

Nusa Tenggara Timur in Figures

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

2002

Badan Pusat Statistik


Propinsi Nusa Tenggara Timur

NUSA TENGGARA TIMUR DALAM ANGKA 2002


NUSA TENGGARA TIMUR IN FIGURES 2002
ISSN
Nomor Publikasi / Publication Number

: 02152223
: 53550.03.03

Katalog BPS / Catalog

: 1403.53

Ukuran Buku / Book Size

: 15.5 Cm x 20.5 cm

Jumlah Halaman / Total Pages

: cx + 578

Naskah / Manuscript: :
BPS Propinsi Nusa Tenggara Timur/
BPS, Statistics of Nusa Tenggara Timur

id

Penyunting / Editor :
Bidang Integrasi Pengolahan dan Deseminasi Statistik/

Integration Processing and Statistical Desemination Division

o.

Gambar Kulit / Art Designer :


Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik/

s.
g

Regional Accounts, and Statistical Analysis Division

.b
p

Diterbitkan Oleh / Published by :


BPS Propinsi Nusa Tenggara Timur/
BPS, Statistics of Nusa Tenggara Timur
Dicetak Oleh / Printed by :
Percetakan Sylvia Kupang

ht
tp
:

//n

tt

Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya /


May be cited with referene to be source

.b
p

tt

//n

ht
tp
:

id

o.

s.
g

GUBERNUR NUSA TENGGARA TIMUR

id

SAMBUTAN
GUBERNUR NUSA TENGGARA TIMUR

o.

Saya menyambut gembira terbitnya buku NUSA TENGGARA TIMUR DALAM


ANGKA 2002, karena melalui publikasi ini akan menyajikan data secara lengkap dan
komprehensif mengenai hasil-hasil pembangunan yang sudah kita capai, termasuk segala potensi
sumber daya, baik itu sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang kita miliki.

.b
p

s.
g

Melalui publikasi ini, juga merupakan salah satu bentuk pertanggung jawaban
pemerintah terhadap masyarakat tentang hasil-hasil pembangunan yang sudah dicapai di daerah
Nusa Tenggara Timur. Hal ini penting, karena melalui data dan informasi yang lengkap dan
benar akan menimbulkan rasa bangga dan kepercayaan dari masyarakat, baik mengenai
program-program pembangunan yang sudah dilaksanakan maupun hasil-hasilnya, sehingga
dengan demikian akan lebih mendorong semangat dan meningkatkan partisipasi masyarakat di
dalam pelaksanaan pembangunan selanjutnya.

tt

Bagi Pemerintah Daerah Tingkat I Nusa Tenggara Timur, data dan informasi ini
sangat penting untuk mengevaluasi pelaksanaan program, dan selanjutnya melakukan
perencanaan atau perumusan kebijaksanaan yang lebih baik dan mantap serta menyentuh
kepentingan seluruh rakyat Nusa Tenggara Timur.

ht
tp
:

//n

Untuk itu, Kepada Badan Pusat Statistik Propinsi Nusa Tenggara Timur, saya
harapkan agar lebih meningkatkan penyajian data statistik, baik dari segi kuantitas maupun
kualitasnya sehingga kita senantiasa memperoleh data dan informasi yang semakin lengkap,
tepat dan teliti. Dan kepada semua Instansi Pemerintah dan Swasta, bahkan seluruh lapisan
masyarakat di daerah Nusa Tenggara Timur, saya mengharapkan agar membantu Badan Pusat
Statistik Propinsi Nusa Tenggara Timur dengan cara memberikan data yang benar dan wajar,
sehingga data statistik yang disajikan itu akan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberkati kita sekalian.
Kupang, Juli 2003
GUBENUR NUSA TENGGARA TIMUR,

PIET ALEXANDER TALLO, SH

GUBERNUR NUSA TENGGARA TIMUR


FOREWORD

id

I warmly welcome publication of NUSA TENGGARA TIMUR IN FIGURE


2002, that presents a comprehensive statistical data of the available various resources
and development programs carried out in Nusa Tenggara Timur.

s.
g

o.

This publication is also assumed as a kind of government responsibility of the


results of development programs in Nusa Tenggara Timur to the people of this country. I
consider the presentasion of the comprehensive and reliably data and informations will
increase people's confidence and pride on the results of development programs, and
encourage them participate in the coming development programs.

.b
p

The informations and data presented in this book are of great advantage to the
Regional Government of Nusa Tenggara Timur, especially as supplement and guidance
for measuring programs achievement, for better planning and steady formulating of
government policy for fulfiling people needs in Nusa Tenggara Timur.

//n

tt

Hoping for Statistical Office of Nusa Tenggara Timur to increase both quality
and quantity of the statistical data in order to make available sufficient correct and
detailed information. Therefore we always has the reliable, complete, accurate and up to
date data, hope that all public and private institution and even all people in Nusa
Tenggara Timur should actively play their roles as information resources which are
always prepare to contribute consistently and reliably on the realized conditions.

ht
tp
:

I hope God Bless all of us.

Kupang, Juli 2003


GOVERNOR OF
NUSA TENGGARA TIMUR

PIET ALEXANDER TALLO, SH

KATA PENGANTAR

o.

id

NUSA TENGGARA TIMUR DALAM ANGKA 2002 ini merupakan


publikasi tahunan yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Propinsi Nusa Tenggara
Timur bekerja sama dengan BAPPEDA Tingkat I Nusa Tenggara Timur. Publikasi ini
merupakan lanjutan tahun sebelumnya yang memuat berbagai macam data dan
informasi tentang keadaan geografis dan iklim, ciri-ciri sosial ekonomi penduduk,
maupun keadaan sosial dan perekonomian Nusa Tenggara Timur secara menyeluruh.

s.
g

Untuk menjaga kesinambungan data, maka bentuk dan jenis tabel yang
disajikan sebagian besar tetap dipertahankan, begitu juga untuk sektor-sektor yang
datanya belum tersedia tak dapat dihindari disajikan data keadaan tahun sebelumnya.

.b
p

Kami menyadari bahwa walaupun publikasi ini telah disiapkan dengan


sebaik-baiknya namun disana-sini masih memiliki kekurangan dan kesalahan. Untuk
itu saran dan kritik dari semua pihak demi perbaikan publikasi ini sangat kami
harapkan.

ht
tp
:

//n

tt

Akhirnya kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan sampai


terwujudnya publikasi ini kami sampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang
sebesar-besarnya dengan harapan semoga kerja sama yang serupa dapat lebih
meningkat lagi dimasa yang akan datang.

Kupang, Juli 2003


BADAN PUSAT STATISTIK
PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR
K e p a l a,
Ir. Relia Panjaitan, MS
NIP. 340004678

PREFACE

o.

id

Nusa Tenggara Timur in Figures 2002 is a collection of


ststistical data issued annualy by Statistical Office of Nusa Tenggara
Timur, in cooperation with the Regional Development Planning Board
(BAPPEDA). This publication is a continuosly presentation of the
previous one, presents various kind of information and statistical data on
the geographic and climatic condition, the socio economic characteristic
of the population and the general social and economic conditions of
Nusa Tenggara Timur.

s.
g

The maintain time series comparability, most of the tables form


previous publication are retained, so in the cased that the expected recent
data are not available, data from previous publicationare presented.

.b
p

Although this publication has had prepared well, we realize that


this publications is not the perfect one. Therefore, crities and suggestions
are always welcome to improve this publication.

ht
tp
:

//n

tt

Acknowledgements are due to all Departement and other


governmental, as well as non Governmental agencies that have provided
the data for this edision, and hope these cooperation will be continued in
the future.
Kupang, Juli 2003
STATISTICAL INDONESIA
PROVINCE OF NUSA TENGGARA TIMUR
C h i e f,
Ir. Relia Panjaitan, MS
NIP. 340004678

DAFTAR ISI
CONTENTS
Halaman/ Page

Peta Provinsi Nusa Tenggara Timur/ Map .............................................

iii

Foto/ Photograph ...............................................................................

iv

Sambutan/ Foreword

vii

Kata Pengantar/ Preface

id

......................................................................

ix

Daftar Isi/ Contents ...........................................................................

xi

Penjelasan Umum / Explanatory Notes ..............................................

xlvii

Pendahuluan / Introduction ...............................................................

xlix

Sejarah Singkat Propinsi Nusa Tenggara Timur / The Brief History


of East Nusa Tenggara ....................................................................

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 1999


Tentang Penyelenggaraan Statistik ..................................................

lv

Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 1998


Tentang Badan Pusat Statistik ..........................................................

lxxxviii

Undang undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik .............

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

.................................................................

ht
tp
:

TABEL TABEL/ TABLES:


BAB I
1.1
1.2
1.3

1.4
1.5

GEOGRAFIS/ GEOGRAPHY

Letak Daerah/ Location .........................................................


Luas Daerah/ Area ................................................................
Banyaknya Pulau Di Nusa Tenggara Timur Menurut Luas dan
Status Penghunian / Number of Island in Nusa Tenggara
Timur by Area and Inhabitation Status .................................
Luas Daerah Nusa Tenggara Timur menurut Pulau/
The Area of Nusa Tenggara Timur by Island .......................
Luas Daerah Nusa Tenggara Timur menurut Kabupaten /
The Area of Nusa Tenggara Timur by Regency .....................

9
9
9
10
11
xi

Halaman/ Page

1.11
1.12
1.13

id

ht
tp
:

1.14

o.

1.10

s.
g

1.9

.b
p

1.8

tt

1.7

Luas Daerah Nusa Tenggara Timur menurut Kecamatan /


The Total Area of Nusa Tenggara Timur by District 2002 ....
Persentase Penyinaran Matahari di Kota Kupang Menurut
Bulan/ Percentage of Sunshine in Kupang by Month
1999 2002 ...........................................................................
Rata - rata Kelembaban Udara, Arah/Kecepatan Angin dan
Rata - rata Tekanan Udara di Kota Kupang Menurut Bulan/
The Average of Relative Humidity Wind Direction/Velocity
and Atmosphere Pressure in Kupang by Month 2002 ............
Banyaknya Hari Hujan di Nusa Tenggara Timur Menurut
Kabupaten dan Bulan / The Number of Rainy Day in Nusa
Tenggara Timur by Month and Regency 2002 ......................
Jumlah Curah Hujan di Nusa Tenggara Timur Menurut
Kabupaten dan Bulan / Total Rainfall in Nusa Tenggara
Timur by Month and Regency 2002 .....................................
Suhu Udara Maximum dan Minimum di Kota Kupang
Menurut Bulan/ The Maximum and Minimum Temperatur in
Kupang by Month 2002 ........................................................
Perkembangan Rata- Rata Suhu Udara di Kota Kupang
Menurut Bulan / The Average of Temperature in Kupang by
Month 1998-2002 ...................................................................
Nama dan Panjang Sungai Per Kabupaten di Nusa Tenggara
Timur/ Name and Length of Rivers by Regency in Nusa
Tenggara Timur .....................................................................
Nama, Tinggi, Luas Daerah Bahaya dan Tahun Terakhir
Letusan Gunung Berapi di Nusa Tengggara Timur /Name,
Height, Danger Area and The Latest Year of Eruption in
Nusa Tenggara Timur ..........................................................

//n

1.6

BAB II
2.1

2.2

xii

12
20

21
22
22
26
27
28

29

PEMERINTAHAN/ GOVERNMENT
Banyaknya Kota Administratif, Kecamatan, Perwakilan
Kecamatan dan Desa / Kelurahan Menurut Kabupaten /
Number of Districts, Auxilliary Districts and Villages by
Regency in Nusa Tenggara Timur (Keadaan Mei 2002) .........
Banyaknya Desa / Kelurahan menurut Tingkat
Perkembangan Desa Menurut Kabupaten/ Number of
Villages by Developing Level and Regency 2000 .................

35
36

Halaman/ Page

2.6

.b
p

2.7

id

2.5

o.

2.4

Hasil Pemungutan Suara Anggota DPR RI Melalui


Pemilihan Umum Menurut Kabupaten / Result of General
Election For Central Parliament Members by Regency 1999 .
Hasil Pemungutan Suara Anggota DPRD Tingkat I Melalui
Pemilihan Umum Menurut Kabupaten / Result of General
Election For Provincial Parliament Members by Regency
1999 ......................................................................................
Hasil Pemungutan Suara Anggota DPRD Tingkat II Melalui
Pemilihan Umum Menurut Kabupaten /Result of General
Election For Regional Parliament Members by Regency 1999.
Komposisi Jumlah Anggota DPRD Tingkat I dan DPRD
Tingkat II Hasil Pemilihan Umum /Distribution of Provincial
Parliament Members and Regional Parliament Members by
Region 1999 ..........................................................................
Jumlah PNS di Lingkungan Pemerintah Propinsi, Kabupaten/
Kota se Nusa Tenggara Timur (Keadaan Desember 2002)/
Number of Government Officers by Province and Regency..

s.
g

2.3

37

38
39

40
41

tt

BAB III PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND


MAN POWER

ht
tp
:

//n

3.1
PENDUDUK/POPULATION
3.1.1 Jumlah Penduduk, Luas Daerah dan Kepadatan Penduduk
Menurut kabupaten/Population, Total Area and Population
Density by Regency 2001 ........................................................
3.1.2 Jumlah Penduduk menurut Kabupaten dan Jenis Kelamin /
Population by Regency and Sex 2001 .....................................
3.1.3 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Kabupaten
dan Kewarganegaraan/Number of Households and Population
by Regency and Citizenship 2001 ..........................................
3.1.4 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Sumba Barat)/Number of Households and Population
by District and Sex 2001 .........................................................
3.1.5 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Sumba Timur)/Number of Households and
Population by District and Sex 2001 ......................................

54
55
56
57
58

xiii

Halaman/ Page

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

3.1.6 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis


Kelamin (Kupang)/ Number of Households and Population
by District and Sex 2001 ........................................................
3.1.7 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Timor Tengah Selatan)/ Number of Households
and Population by District and Sex 2001 ................................
3.1.8 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Timor Tengah Utara)/Number of Households and
Population by District and Sex 2001 .......................................
3.1.9 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Belu)/Number of Households and Population
by District and Sex 2001 .........................................................
3.1.10 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Alor)/ Number of Households and Population
by District and Sex 2001 .........................................................
3.1.11 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Lembata)/ Number of Households and Population
by District and Sex 2001 .........................................................
3.1.12 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Flores Timur)/ Number of Households and
Population by District and Sex 2001 ......................................
3.1.13 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin ( Sikka ) / Number of Households and Population
by District and Sex 2001 .........................................................
3.1.14 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Ende ) / Number of Households and Population
by District and Sex 2001 ..........................................................
3.1.15 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Ngada ) / Number of Households and Population
by District and Sex 1999 .........................................................
3.1.16 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Manggarai) / Number of Households and Population
by District and Sex 2001 ..........................................................
3.1.17 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Rote Ndao) / Number of Households and Population
by District and Sex 2001 .........................................................

xiv

59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70

Halaman/ Page

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

3.1.18 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis


Kelamin (Kota Kupang) / Number of Households and
Population by District and Sex 2001 .......................................
3.1.19 Jumlah Penduduk dan Laju Pertumbuhan Penduduk
menurut Kabupaten / Population and Annual Population
Growth Rate by Regency 1971-2000........................................
3.1.20 Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Nusa Tenggara Timur)/ Population by Age Group and
Sex 2002 ................................................................................
3.1.21 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Sumba Barat )/ Population by Age Group and Sex 2002........
3.1.22 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Sumba Timur)/ Population by Age Group and Sex 2002 ......
3.1.23 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Kupang )/ Population by Age Group and Sex 2002 ...............
3.1.24 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Timor Timur Selatan)/ Population by Age Group and
Sex 2002 ..................................................................................
3.1.25 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Timor Timur Utara )/ Population by Age Group and
Sex 2002 ...................................................................................
3.1.26 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Belu )/ Population by Age Group and Sex 2002.....................
3.1.27 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Alor ) / Population by Age Group and Sex 2002 ..................
3.1.28 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Lembata) / Population by Age Group and Sex 2002..............
3.1.29 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Flores Timur )/ Population by Age Group and Sex 2002 .......
3.1.30 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Sikka )/ Population by Age Group and Sex 2002 ..................
3.1.31 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Ende )/ Population by Age Group and Sex 2002 ...................

71

72

73
74
75
76

77

78
79
80
81
82
83
84

xv

Halaman/ Page

3.1.32 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin


(Ngada )/ Population by Age Group and Sex 2002 ................
3.1.33 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Manggarai)/ Population by Age Group and Sex 2002 ............
3.1.34 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Kota Kupang)/ Population by Age Group and Sex 2002 .......

86
87

TRANSMIGRASI / TRANSMIGRATIONS

id

3.2.

85

s.
g

o.

3.2.1 Banyaknya Transmigrasi Nusa Tenggara Timur Menurut


Daerah Asal dan Tujuan/ Number of Transmigrant of Nusa
Tenggara Timur by Origin 2002 ..............................................
3.2.2 Banyaknya Transmigrasi yang Ditempatkan di Nusa
Tenggara Timur/ Number of Transmigrant Resettied in Nusa
Tenggara Timur 2002 .............................................................

91
92

.b
p

3.3 TINGKAT KELAHIRAN / FERTILITY RATE

ht
tp
:

//n

tt

3.3.1 Rata Rata Anak yang Pernah Dilahirkan Per Wanita


Menurut Kabupaten dan Golongan Umur/ Average Number
of Ever Born Children Per Woman by Regency and Age
Group 2001 ..............................................................................
3.3.2 Angka Kelahiran Menurut Umur Ibu dan Angka Kelahiran
Total Propinsi NTT Berdasarkan Metode Anak Kandung/
Age Specific Fertility Rate and Total Fertility Rate
1967-1999 ................................................................................

95

96

3.4 TINGKAT KEMATIAN / MORTALITY RATE


3.4.1 Tingkat Kematian Bayi (IMR) menurut Kabupaten/Infant
Mortality Rate of NTT 1967-1996...........................................
3.4.2 Tingkat Harapan Hidup Penduduk Berumur Nol Tahun
menurut Kabupaten / The Life Expectancy At Birth, of
NTT 1967-1996 ........................................................................

xvi

99
100

Halaman/ Page

3.5.

ANGKATAN KERJA/ LABOR FORCE

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

3.5.1 Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas menurut Kegiatan


Seminggu yang Lalu /Population Aged 10 Years and Over
by Type of Activity During The Previous Week 2001-2002 ....
3.5.2 Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama
Seminggu yang Lalu menurut Kabupaten Jumlah Jam Kerja
Seluruhnya /Population Aged 10 Years and Over who
Worked During The Previous Week by Regency Total
Working Hours 2002 ...............................................................
3.5.3 Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama
Seminggu yang Lalu menurut Status Pekerjaan Utama/
Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week and Main Employment Status 2002 .........
3.5.4 Persentase Penduduk yang Bekerja menurut Lapangan
Pekerjaan Utama / Percentage of Population who Worked
by Main Industry 2000, 2001 dan 2002 ................................
3.5.5 Banyaknya Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas yang
Bekerja Selama Seminggu yang Lalu Menurut Tingkat
Pendidikan /Population Aged 10 Years and Over who
Worked During The Previous Week by Education 2002 ........
3.5.6 Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas menurut Kabupaten
dan Jenis Kegiatan / Population Aged 10 Years and Over
by Regency and Type of Activity 2002 ..
3.5.7 Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas menurut Kabupaten
dan Jenis Kegiatan (Laki-Laki) / Population Aged 10 Years
and Over by Regency and Type of Activity (Male) 2002.........
3.5.8 Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas menurut Kabupaten
dan Jenis Kegiatan (Perempuan) / Population Aged 10 Years
and Over by Regency and Type of Activity (Female) 2002 .....
3.5.9 Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama
Seminggu yang Lalu menurut Kabupaten dan Lapangan
Usaha Utama (Laki-laki)/Population Aged 10 Years and
Over who Worked During The Previous Week by Regency
and Main Industry (Male) 2002 ..............................................

103

104

105

106

107

108

110

112

114
xvii

Halaman/ Page

115

116

117

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

3.5.10 Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama


Seminggu yang Lalu menurut Kabupaten dan Lapangan
Usaha Utama / Population Aged 10 Years and Over who
Worked During The Previous Week by Regency and Main
Industry (perempuan) 2002 .....................................................
3.5.11 Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja
Selama Seminggu yang Lalu menurut Kabupaten dan
Lapangan Usaha Utama (Laki-laki dan Perempuan)/
Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Main Industry(Male
and Female) 2002 ..................................................................
3.5.12 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang
Bekerja Selama Seminggu yang Lalu menurut Kabupaten
dan Lapangan Usaha Utama (Laki-laki)/Percentage of
Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Main Industry
(Male) 2002 ...........................................................................
3.5.13 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang
Bekerja Selama Seminggu yang Lalu menurut Kabupaten
dan Lapangan Usaha Utama (Perempuan) / Percentage of
Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Main Industry
(Female) 2002 .........................................................................
3.5.14 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang
Bekerja Selama Seminggu yang Lalu menurut Kabupaten
dan Lapangan Usaha Utama (Laki-laki dan Perempuan)/
Percentage of Population Aged 10 Years and Over who
Worked During The Previous Week by Regency and Main
Industry (Male and Female) 2002 ...........................................
3.5.15 Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama
Seminggu yang Lalu menurut Kabupaten dan Jenis
Pekerjaan Utama (Laki-laki + perempuan) /Population
Aged 10 Years and Over who Worked During The Previous
Week by Regency and Type of Main Occupation (Male +
Female) 2002 ..........................................................................

xviii

118

119

120

Halaman/ Page

122

124

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

3.5.16 Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama


Seminggu yang Lalu menurut Kabupaten dan Jenis Pekerjaan
Utama (Laki-laki) / Population Aged 10 Years and Over who
Worked During The Previous Week by Regency and Type of
Main Occupation (Male) 2002...
3.5.17 Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama
Seminggu yang Lalu menurut Kabupaten dan Jenis
Pekerjaan Utama (Perempuan) /Population Aged 10 Years
and Over who Worked During The Previous Week by
Regency and Type of Main Occupation (Female) 2002 .........
3.5.18 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang
Bekerja Selama Seminggu yang Lalu Menurut Kabupaten
dan Status Pekerjaan Utama /Percentage of Population
Aged 10 Years and Over who Worked During The Previous
Week by Regency and Employment Status 2002 ....................
3.5.19 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang
Bekerja Selama Seminggu yang Lalu Menurut Kabupaten
dan Status Pekerjaan Utama (Laki-laki) / Percentage of
Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Employment Status
(Male) 2002 .............................................................................
3.5.20 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja
Selama Seminggu yang Lalu Menurut Kabupaten dan Status
Pekerjaan Utama (Perempuan) / Percentage of Population
Aged 10 Years and Over who Worked During The Previous
Week by Regency and Employment Status (Female) 2002 ......
3.6

126

127

128

UPAH BURUH/ KARYAWAN/ WAGE RATE WORKERS

3.6.1 Jumlah Buruh / Karyawan Daerah Kota dan Pedesaan menurut


Kelompok Upah/Gaji Selama Sebulan /Number of Workers in
Urban and Rural Area by Monthly Wage Rate Category 1999.
3.6.2 Jumlah Buruh / Karyawan menurut Kelompok Upah / Gaji
Selama Sebulan dan Jenis Kelamin / Number of Workers by
Monthly Wage Rate Category and Sex 1999............................

131

132

xix

Halaman/ Page

133
134

135

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

3.6.3 Jumlah Buruh / Karyawan Kota dan Pedesaan menurut Jumlah


Jam Kerja Seminggu yang Lalu / Number of Workers in
Urban and Rural Area by Total Hour Worked During
The Previous Week 1999 ........................................................
3.6.4 Upah Minimum Propinsi (UMP)/ Province Minimum Wage by
Province 2000-2002 ................................................................
3.6.5 Rata-Rata Jam Kerja Seminggu Yang Lalu dan Rata-Rata
Upah/Gaji Bersih Selama Sebulan Daerah Kota dan
Pedesaan Menurut Pendidikan Tertinggi Yang Ditamatkan /
Average of Weekly Hours Worked and Average of Wages/
Salaries per Month Urban and Rural by Educational
Attainment 1999 ......................................................................
3.6.6 Rata-Rata Jam Kerja Seminggu Yang Lalu dan Rata-Rata
Upah/Gaji Bersih Selama Sebulan Menurut Pendidikan
Tertinggi Yang Ditamatkan dan Jenis Kelamin / Average
of Weekly Hours Worked and Average of Wages/Salaries
per Month Urban and Rural by Educational Attainment
Sex 1999 ..................................................................................
3.6.7 Rata-rata Upah/Gaji Pekerja Industri Besar/Sedang menurut
kode industri/The Avarage of Wages Rate of Workers in
Large/Medium Scale Indusdtry by Industrial
Classification 1998-2000 ........................................................

136

137

ht
tp
:

BAB IV KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAHTANGGA/


CONSUMPTION AND HOUSEHOLDS CONDITION
4.1

PENGELUARAN DAN KONSUMSI PENDUDUK/


POPULATION AND EXPENDITURE CONSUMPTION

4.1.1 Banyaknya Penduduk menurut Kelompok Pengeluaran Per


Kapita Sebulan/Total Population by Per Capita Monthly
Expenditure classes 2002 .......................................................
4.1.2 Persentase Rumahtangga Menurut Kabupaten dan Kelompok
Pengeluaran Per Kapita Sebulan/Total Household by
Regency and Per Capita Monthly Expenditure
classes 2002 ...........................................................................

xx

147

148

Halaman/ Page

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

4.1.3 Rata-Rata Pengeluaran Per Kapita Sebulan menurut Jenis


Pengeluaran /Average of Per Capita Monthly Expenditure
by Expenditure Classes 2002 ..................................................
4.1.4 Rata-Rata Pengeluaran Per Kapita Sebulan menurut Jenis
Pengeluaran /Average of Per Capita Monthly Expenditure
by Expenditure Classes 1999 & 2002 ....................................
4.1.5 Rata-Rata Pengeluaran Per Kapita Sebulan menurut Kelompok
Makanan /Average of Per Capita Monthly Expenditure by
Food Items 2002 .....................................................................
4.1.6 Rata-Rata Pengeluaran Per Kapita Sebulan menurut Kelompok
Makanan /Average of Per Capita Monthly Expenditure by
Food Items 1999 & 2002 ........................................................
4.1.7 Rata - Rata Konsumsi Bahan Makanan Per Kapita Seminggu
menurut Jenis Bahan Makanan Penting /Average of Per
Capita Food Consumption by Selected Food 2002 .................
4.1.8 Rata - Rata Konsumsi Bahan Makanan Per Kapita Seminggu
menurut Jenis Bahan Makanan Penting /Average of Per
Capita Food Consumption by Selected Food 1999 & 2002 ....
4.1.9 Jumlah Penduduk Miskin Menurut Kabupaten/Kota/
Number Population Poverty by Regency 2001 & 2002 ........
4.1.10 Distribusi Pembagian Pengeluaran Per Kapita dan Indeks
Gini/ Distribution of Expenditure Per Capita and Gini Ratio
of Nusa Tenggara Timur 1996, 1999, 2002 ...........................
4.1.11 Jumlah Penduduk dan Rata - Rata Konsumsi Kalori Per
Kapita Sehari menurut Golongan Pengeluaran Per Kapita
Sebulan / Population and Daily Average Calory Consumption
By percapita Expenditure 2002 ...............................................
4.1.12 Jumlah Penduduk dan Rata - rata Konsumsi Protein Per
Kapita Sehari menurut Golongan Pengeluaran Per Kapita
Sebulan / Population and Daily Average Protein Consumption
by percapita Expenditure 2002 ...............................................

150

151

152

153

154

155
156

157

158

160

xxi

Halaman/ Page

163
164
165

KEADAAN RUMAHTANGGA DAN TEMPAT TINGGAL/


CONDITION OF HOUSEHOLDS AND HOUSING

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

4.2.1 Persentase Rumahtangga di Daerah Perkotaan dan Pedesaan


menurut Kepemilikan Aset/ Percentage of Households in
Urban and Rural Area by Possession of Durable Goods 2002
4.2.2 Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten dan Sumber
Air Minum / Number of Households by Regency and Source
of Drinking Water 2002 ..........................................................
4.2.3 Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten dan Fasilitas
Air Minum / Number of Household by Regency and Facility
of Drinking Water 2002 ..........................................................
4.2.4 Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten dan Jenis
Bahan Bakar untuk Penerangan Rumah / Number of ...Household by Regency and Type of Fuel For Lighting 2002 ...........
4.2.5 Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten dan Jarak
Sumber Air ke Tempat PenamPungan Kotoran/Tinja Terdekat /
Number of Household by Regency and Distance Between
and The Nearest Septic Tank or Other Toilet Discharge
(M) 2002 .................................................................................
4.2.6 Banyaknya Rumahtangga Yang Menggunakan Jamban
Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Kloset / Number of
Household by Regency and Toilet Facilities 2002 ..................

xxii

162

s.
g

4.2

o.

id

4.1.13 Perbandingan Ketersediaan Per Kapita Untuk Kalori, Protein


dan Lemak dari Sumber Nabati dan Hewani / Comparison of
Per Capita Avability of Calories, Protein and Fats From
Vegetal and Animal Resources 1999 - 2001 ...........................
4.1.14 Banyak dan Persentase Kalori yang Tersedia / Numbers and
Percentage of Calories Available 1999 - 2001 .....................
4.1.15 Banyak dan Persentase Protein yang Tersedia / Numbers and
Percentage of Proteins Available 1999 - 2001 ......................
4.1.16 Banyak dan Persentase Lemak yang Tersedia / Numbers and
Percentage of Fats Available 1999 - 2001 .............................

169

170

172

173

174

175

Halaman/ Page

176
177
178
179
180

.b
p

s.
g

o.

id

4.2.7 Distribusi Persentase Rumahtangga Menurut Daerah dan Status


Pengusaan Tempat Tinggal / Distribution of Urban and Rural
Household by Tenure of Housing Unit 2002 ...........................
4.2.8 Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten dan Jenis
Lantai Terluas / Number of Household by Regency and Main
Floor Material 2002 ...............................................................
4.2.9 Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten Dan Luas
Lantai ( M2 ) / Number of Household by Regency and Floor
Area ( M2) 2002 ......................................................................
4.2.10 Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten dan Jenis
Atap Terbanyak / Number of Household by Regency and
Primary Roof 2002...................................................................
4.2.11 Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten dan Jenis
Dinding Terbanyak / Number of Household by Regency and
Main Material of Outer Wall 2002 ..........................................
SOSIAL / SOCIAL AFFAIRS

5.1

PENDIDIKAN/ EDUCATION

tt

BAB V

ht
tp
:

//n

5.1.1 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid menurut Tingkat


Pendidikan / Number of Schools, Teachers and Pupils by
Education Level 1998/1999 ....................................................
5.1.2 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Dasar (SD)
Negeri dan Swasta / Number of Schools, Teachers and Pupils
of Primary School 2001/2002 .................................................
5.1.3 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Dasar Luar
Biasa (SDLB) Negeri dan Swasta / Number of Schools,
Teachers and Pupils of Other Primary School 2001/2002 ......
5.1.4 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Lanjutan
Tingkat Pertama (SLTP) Negeri dan Swasta / Number of
Schools, Teachers and Pupils of Junior High School
2001/2002 ...............................................................................
5.1.5 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah
Umum (SMU) Negeri dan Swasta / Number of Schools,
Teachers and Pupils of Senior High School 2001/2002 ..........

189
190
191

192
193
xxiii

Halaman/ Page

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

5.1.6 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah


Kejuruan (SMK) Negeri dan Swasta / Number of Schools,
Teachers and Pupils of Senior Technical High School
2001/2002 ...............................................................................
5.1.7 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah
Kesejahteraan Keluarga (SMKK) Negeri dan Swasta /
Number of Schools, Teachers and Pupils of Senior High
School of Family Welfare 1998/1999 ......................................
5.1.8 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah
Ekonomi Atas (SMEA) Negeri dan Swasta / Number of
Schools, Teachers And Pupils of Senior High School in
Economics 1998/1999 .............................................................
5.1.9 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah
Pekerja Sosial (SMPS) Negeri dan Swasta / Number of Schools,
Teachers and Pupils of Senior School of Social Workers
1998/1999 ..............................................................................
5.1.10 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah
Industri Pariwisata (SMIP) Negeri dan Swasta / Number of
Schools, Teachers and Pupils of Senior High School of
Tourism Industry 1998/1999 ..................................................
5.1.11 Banyaknya Sekolah, Guru Dan Murid Sekolah Menengah
Teknologi Pertanian (SMTP) Negeri dan Swasta / Number of
Schools, Teachers and Pupils of Senior High School of
Agricultural Technology 1998/199 ..........................................
5.1.12 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah
Industri Kerajinan (SMIK) Negeri dan Swasta / Number of
Schools, Teachers and Pupils of Senior High School of
Crafting Industry 1998/1999 ..................................................
5.1.13 Banyaknya Fakultas, Mahasiswa, Dosen dan Lulusan Pada
Perguruan Tinggi di Nusa Tenggara Timur / Number of
Faculty, Student, Lecturer and Graduated Student in
Nusa Tenggara Timur 2002 .....................................................

xxiv

194

195

196

197

198

199

200

201

Halaman/ Page

204

205

206

207

208

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

5.1.14 Banyaknya Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut


Jenis Kelamin dan Pendidikan yang Ditamatkan / Number
Of PopulationAged 10 Years and Over by Sex and
Educational Attaintment 2002 .................................................
5.1.15 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut
Jenis Kelamin dan Pendidikan yang Ditamatkan / Percentage
of PopulationAged 10 Years and Over by Sex and
Educational Attaintment 2002 ................................................
5.1.16 Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut Kemampuan
Membaca dan Menulis Per Jenis Kelamin / Number of
Population Aged 10 Years and Over by Literacy and
Sex 2002 ..................................................................................
5.1.17 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut
Kemampuan Membaca dan Menulis Per Jenis Kelamin /
Percentage of PopulationAged 10 Years and Over by
Literacy Per Sex 2002 .............................................................
5.1.18 Persentase Anak Umur 7 12 Tahun yang Sedang Sekolah
dan Tidak Sekolah / Percentage of Children 7 12 Years
Old by School Attendance 2000-2002......................................
5.1.19 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut
Kabupaten dan Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan (Lakilaki & Perempuan)/ Percentage of Population Aged 10 Years
and Over by Regency and Educational Attaintment 2002
(Male & Female) .....................................................................
5.1.20 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut
Kabupaten dan Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan
(Laki-Laki) / Percentage of PopulationAged 10 Years and
Over by Regencyand Educational Attaintment (Male) 2002 ..

209

210

xxv

Halaman/ Page

5.1.21 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut


Kabupaten dan Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan
(Perempuan) / Percentage of PopulationAged 10 Years
and Over by Regencyand Educational Attaintment
(Female) 2002 ........................................................................
KESEHATAN/ HEALTH

id

5.2

213

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

5.2.1 Banyaknya Rumah Sakit dan Kapasitas Tempat Tidur


menurut Jenis Rumah Sakit di Nusa Tenggara Timur /
The Number and Bed Capacity of Hospital by Type in
Nusa Tenggara Timur 1998 2002 .........................................
5.2.2 Banyaknya Rumah Sakit dan Kapasitas Tempat Tidur
menurut Jenis Rumah Sakit Diperinci Per Kabupaten /
The Number and Bed Capacity of Hospital by Regency
and Type 2002 .........................................................................
5.2.3 Banyaknya Tenaga Pelayanan Kesehatan menurut Status
Tenaga Kesehatan / Number of Health Personnel Service by
Status 2002 ..............................................................................
5.2.4 Banyaknya Fasilitas Pelayanan Kesehatan menurut Jenis
Fasilitas / Number of Health Service Facilities by Type 2002
5.2.5 Banyaknya Klinik KB dan Peserta KB, Pasangan Usia Subur
dan Persentase Cu Terhadap Pasangan Usia Subur / Number
of Family Planning Clinic, Participant of Family Planning
And Couple in Reproduction Age 2002 ..................................
5.2.6 Banyaknya Akseptor Aktif menurut Kontrasepsi Metoda
yang Digunakan / Number of Active Acceptor by Contraceptive Method Used 2002 ..........................................................
5.2.7 Penduduk Menurut Kabupaten dan Jenis Keluhan Kesehatan
Yang Dialami Selama Sebulan Yang Lalu / Number of
population Who Had Health Complaint During The Previous
Month by Regency and Kind of Health Complaint 2002 .........
5.2.8 Persentase Penduduk Menurut Kabupaten dan Jenis Keluhan
Kesehatan Yang Dialami Selama Sebulan Yang Lalu /
Percentage of Population Who Had Health Complaint
During The Previous Month by Regency and Type of Health
Complaint 2002 .......................................................................

xxvi

217

218
219
220

221
222

224

228

Halaman/ Page

5.3

KRIMINALITAS/ CRIME

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

5.3.1 Jumlah Perkara dan Terdakwa Dalam Perkara Pidana yang


Diterima, Diputuskan dan Sisa / Number of Criminal
Cases and Defendants Received, Settled and Rest of Last
Year 2001 ................................................................................
5.3.2 Tambahan Narapidana Berdasarkan Putusan Pengadilan
menurut Kelompok Usia dan Jenis Kelamin / Additional
Prisoner and Settled by Court, by Age Group and Sex 2002 ...
5.3.3 Tambahan Narapidana Berdasarkan Putusan Pengadilan
menurut Lamanya Hukuman /Additional Prisoner and
Settled by Court, by Type of Verdict 2002 ..............................
5.3.4 Penghuni Lembaga Kemasyarakatan Status Dalam Lembaga
menurut Jenis Kejahatan / Pelanggaran dan Jenis Kelamin /
Content of Prison by Type of Crime Delinquency, Status in
Prison and Sex 2001 ...............................................................
5.3.5 Tambahan Narapidana Berdasarkan Putusan Pengadilan
menurut Jenis Kejahatan Pelanggaran dan Jenis Kelamin /
Additional Prisoner and Settled by Court, by Type of Crime
Delinquency and Sex 2001 ......................................................

5.4

232

233

o.

id

5.2.9 Penduduk Yang Berobat Sendiri Sebulan Terakhir Menurut


Kabupaten dan Jenis Obat Yang Digunakan / Number of
population Who Had Self Treatment During The Previous
Month by Regency and Type of Medicine Used 2002 .............
5.2.10 Persentase Penduduk Yang Berobat Sendiri Sebulan Terakhir
Menurut Kabupaten dan Jenis Obat Yang Digunakan /
Percentage of Population Who Had Self Treatment During
The Previous Month by Regency and Type of Medicine
Used 2002 ..............................................................................

237
238
239

240

242

AGAMA/ RELIGION

5.4.1 Jumlah Tempat Ibadah menurut Golongan Agama Per


Kabupaten / Number of Mosque, Private Mosque, Church,
Temple and Vikoa by Regency 2002 .......................................

245
xxvii

Halaman/ Page

248
249
250
251
252
253

SOSIAL LAINNYA / OTHER SOCIAL AFFAIRS

ht
tp
:

5.5.1 Penyebaran Infrastruktur Kesejahteraan Sosial di Setiap


Kabupaten / Distribution of Social Affair Infrastructure
by Regency 2001/2002 ............................................................
5.5.2 Banyaknya Panti Asuhan Pemerintah dan Swasta Serta
Anak Asuh Per Kabupaten / Number of Public and Private
Orphanages and Orphan by Regency 2002 ............................
5.5.3 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)
menurut Kabupaten (31 Maret 2002) / Number People
With Social Problem by Regency 2002 ...................................

xxviii

246

//n

5.5

tt

.b
p

s.
g

o.

id

5.4.2 Jumlah Pemeluk Agama menurut Golongan Agama


menurut Kabupaten / Number of Religion Follower by
Regency 2002 ..........................................................................
5.4.3 Banyaknya Rohaniawan Kristen Katholik menurut Status
dan Kerwarganegaraan Per Kabupaten / Number of Catholic
Spiritualist by Citizenship and Regency 2002 .........................
5.4.4 Banyaknya Rohaniawan Kristen Protestan menurut Status
dan Kewarganegaraan Per Kabupaten / Number of Christian
Spiritualist by Citizenship and Regency 2002 .........................
5.4.5 Banyaknya Ulama, Khatib, Dai Mubaligh dan Penyuluh
Agama menurut Kabupaten / Number of Moslem Spiritualist
by Regency 2002 .....................................................................
5.4.6 Banyaknya Rohaniawan Hindu menurut Status Per
Kabupaten / Number of Hinduism Spiritualist by Regency
2002 ......................................................................................
5.4.7 Banyaknya Jemaah Haji Nusa Tenggara Timur menurut Jenis
Kelamin / Number of Hadji Pilgrims by Regency and Sex of
Nusa Tenggara Timur 2002 ....................................................
5.4.8 Banyaknya Nikah, Talaq, Cerai, Rujuk Diperinci Per
Kabupaten / Number of Marriage, Separate, Divorce,
Reconciliation by Regency 2002 .............................................

257
258
259

Halaman/ Page

BAB VI PERTANIAN/ AGRICULTURE


6.1

TANAMAN PANGAN / FOOD CROPS

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

6.1.1 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi menurut


Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and Production of
Paddy by Regency 2001 ..........................................................
6.1.2 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi menurut
Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and Production of
Paddy by Regency 2002 ..........................................................
6.1.3 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi Sawah
menurut Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and
Production of Wetland Paddy by Regency 2001 ....................
6.1.4 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi Sawah
menurut Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and
Production of Wetland Paddy by Regency 2002 ....................
6.1.5 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi Ladang
menurut Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and
Production of Dryland Paddy by Regency 2001 ......................
6.1.6 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi Ladang
menurut Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and
Production of Dryland Paddy by Regency 2002 .....................
6.1.7 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Jagung menurut
Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and Production of
Maize by Regency 2001 ..........................................................
6.1.8 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Jagung menurut
Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and Production of
Maize by Regency 2002 ..........................................................
6.1.9 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Ubi Kayu menurut
Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and Production of
Cassava by Regency 2001 .......................................................
6.1.10 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Ubi Kayu menurut
Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and Production of
Casssava by Regency 2002 ......................................................
6.1.11 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Ubi Jalar menurut
Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and Production of
Sweet Potatoes by Regency 2001 ............................................

269
270
271
272
273
274
275
276
277
278
279
xxix

Halaman/ Page

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

6.1.12 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Ubi Jalar menurut
Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and Production of
Sweet Potatoes by Regency 2002 ............................................
6.1.13 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Tanah
menurut Kabupaten/ Harvested Area, Yield Rate and
Production of Peanuts by Regency 2001 .................................
6.1.14 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Tanah
menurut Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and
Production of Peanuts by Regency 2002 .................................
6.1.15 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Kedelai
menurut Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and
Production of Soyabeans by Regency 2001 ............................
6.1.16 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Kedelai
menurut Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and
Production Of Soyabeans by Regency 2002 .........................
6.1.17 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Hijau
menurut Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and
Production of Green Peas by Regency 2001 ...........................
6.1.18 Luas Panen. Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Hijau
menurut Kabupaten / Harvested Area. Yield Rate and
Production of Green Peas by Regency 2002 ...........................
6.1.19 Perkembangan Luas Panen Tanaman Pangan di Nusa
Tenggara Timur / Harvested Area of Food Crops in Nusa
Tenggara Timur 1998 2002 .................................................
6.1.20 Perkembangan Produksi Tanaman Pangan di Nusa
Tenggara Timur / Food Crops Production in Nusa
Tenggara Timur 1 9 9 8 2002 ..............................................
6.1.21 Luas Panen Diperinci menurut Jenis Pengairan dan Kabupaten/
Harvested Area by Type of Irrigation and Regency 2000 ......
6.1.22 Luas Lahan Kering menurut Penggunaannya Per Kabupaten/
Dryland Area by Type of Utilization by Regency 2000 ..........
6.1.23 Luas Tanah yang Dikuasai Rumahtangga menurut Kabupaten
dan Jenisnya / Type Land Area Possession of Household by
Regency 2000 ........................................................................

xxx

280
281
282
283
284
285
286
287
288
289
290
292

Halaman/ Page

6.2

STRUKTUR ONGKOS PERTANIAN TANAMAN PANGAN/


COST STRUCTURE OF FOODS CROPS PRODUCTION

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

6.2.1 Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari


Usaha Penanaman Tanaman Padi / Production and Cost of
Production Per Hectare of Paddy 1999 ..................................
6.2.2 Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Padi Sawah / Value and Cost
of Production Per Hectare of Wetland Paddy 1999 ...............
6.2.3 Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Padi Sawah Intensifikasi /Value
and Cost of Production Per Hectare of Intensified Wetland
Paddy 1999 .............................................................................
6.2.4 Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Padi Sawah Non Intensifikasi/
Average Value and Cost of Production Per Hectare of Non
Intensification Wetland Paddy 1999 .......................................
6.2.5 Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Padi Ladang / Value and Cost
of Production Per Hectare of Dry Land Paddy 1999 .............
6.2.6 Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha PenanamanTanaman Jagung / Value and Cost of
Production Per Hectare of Maize 1999 ..................................
6.2.7 Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Ubi Kayu / Value and Cost
of Production Per Hectare of Cassava 1999 ..........................
6.2.8 Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Ubi Jalar / Value and Cost
of Production Per Hectare of Sweet Potatoes 1999 ................
6.2.9 Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Kacang Tanah / Average Value
and Cost of Production Per Hectare of Peanut 1999 .............
6.2.10 Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Kacang Kedelai / Value and
Cost of Production Per Hectare of Soybean 1999 ..................

295
297

299

301
303
305
307
309
311
313

xxxi

Halaman/ Page

6.3

PERKEBUNAN / ESTATE

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

6.3.1 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Kelapa


di Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of
Coconut Estate by Regency 2002 ............................................
6.3.2 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Kopi
di Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of
CoffeeEstate by Regency 2002 ................................................
6.3.3 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Cengkeh
di Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of
Clove Estate by Regency 2002 ................................................
6.3.4 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Coklat /
Kakao di Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production
of Cocoa Estate by Regency 2002 ...........................................
6.3.5 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Jambu Mete
di Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of
Chasen Estate by Regency 2002 ............................................
6.3.6 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Kemiri di
Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of
Candlenut Estate by Regency 2002 .......................................
6.3.7 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Kapuk di
Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of Kapok
Estate by Regency 2002 .........................................................
6.3.8 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Jarak di
Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of Castor
Oil Plant by Regency 2002 .....................................................
6.3.9 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Vanili di
Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of Vanilla
Estate by Regency 2002 .........................................................
6.3.10 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Lada di
Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of Pepper
Plant by Regency 2002 ...........................................................
6.3.11 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Pala di
Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of Nutmeg
Plant by Regency 2002 ............................................................
6.3.12 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Pinang di
Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of Areca
Nut Plant by Regency 2002 .....................................................

xxxii

317
318
319
320
321
322
323
324
325
326
327
328

Halaman/ Page

6.4

KEHUTANAN/ FORESTRY

//n

tt

.b
p

s.
g

6.4.1 Populasi Kayu Cendana Nusa Tenggara Timur Diperinci


menurut Kabupaten / Production of Sandle Wood in Nusa
Tenggara Timur by Regency 1999 ..........................................
6.4.2 Ikhtisar Rencana/ Pola Pengukuhan dan Penatagunaan Hutan
di Nusa Tenggara Timur menurut Fungsinya / Planning of
Foresty Area by Its Function of Nisa Tenggara Timur, 1999 .
6.4.3 Produksi Kayu Cendana Nusa Tenggara Timur Diperinci
menurut Kabupaten / Production of Sandle Wood in Nusa
Tenggara Timur by Regency 2002 ..........................................
6.4.3 Produksi Hasil Hutan Diperinci Per Jenis Kayu, Non Kayu
dan Perburuan / Forestry Product by Type of Wood, Non
Wood and Hunting 2002 .........................................................

330
331

335
336
338
339

PETERNAKAN/ LIVESTOCK

ht
tp
:

6.5

329

o.

id

6.3.13 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Tembakau


di Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of
Tobacco Estate by Regency 2002 ...........................................
6.3.14 Luas Areal dan Produksi Sayur-Sayuran di Nusa Tenggara
Timur / Plants and Vegetables Production in Nusa
Tenggara Timur 2002 ..........................................................
6.3.15 Luas Areal dan Produksi Buah-Buahan di Nusa Tenggara
Timur / Plant and Fruits Production in Nusa Tenggara
Timur 2002 ..............................................................................

6.5.1 Populasi Ternak Besar menurut Jenis Ternak di Setiap


Kabupaten / Large Livestock Population by Type and
Regency 2002 .......................................................................
6.5.2 Populasi Ternak Kecil menurut Jenis Ternak di Setiap
Kabupaten / Small Livestock Population by Type and
Regency 2002 ..........................................................................
6.5.3 Populasi Ternak Unggas menurut Jenis Ternak di Setiap
Kabupaten / Poultry Population by Type and Regency 2002 ..

343
344
345

xxxiii

Halaman/ Page

6.6

PERIKANAN / FISHERY

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

6.6.1 Jumlah Perahu / Kapal Penangkap Ikan Diperinci menurut


Kabupaten dan Jenis Perahu / Kapal / Number of Marine
Fishing Boat by Regency and Type 2001 ................................
6.6.2 Jumlah Rumahtangga Usaha Perikanan Laut menurut Kategori Usaha Diperinci Per Kabupaten / Number of Marine
Fisheries Household by Regency and Category 2000 .............
6.6.3 Jumlah Alat Penangkap Ikan Usaha Perikanan Diperinci
menurut Kabupaten dan Jenis Alat Penangkap Ikan /
Number of Marine Fishing Gear by Regency and Type 2001 ...
6.6.4 Produksi Perikanan Laut Diperinci menurut Kabupaten dan
Jenis Ikan / Sea Fisheries Production by Regency and
Type 2001 ................................................................................
6.6.5 Produksi Perikanan Diperinci menurut Kabupaten dan Sub
Sektor Perikanan / Fisheries Production by Regency and
Fisheries Group 2001 .............................................................
6.6.6 Jumlah Rumahtangga Pengusaha Perikanan Menurut
Kabupaten dan Sub Sektor / Number of Fisher Household
by Regency and Sub Sector 2001 ............................................

BAB VII INDUSTRI / MANUFACTURING


7.1

xxxiv

346
347

id

6.5.4 Banyaknya Rumah Potong Hewan menurut Kabupaten dan


Statusnya / Number of Slaughter House by Regency and
Status 2002 ..............................................................................
6.5.5 Banyaknya Ternak yang Dipotong di Rumah Potong Hewan /
Number of Live Stock Slaughtered by Slaughtering House
2002 ........................................................................................

INDUSTRI PENGOLAHAN DAN KERAJINAN/


MANUFACTURING AND HANDICRAFT INDUSTRY

351

352

354

356

361

362

Halaman/ Page

371

372

373

374
376
378

LISTRIK DAN AIR MINUM / ELECTRICITY AND


WATER SUPPLY

//n

7.2

tt

.b
p

s.
g

o.

id

7.1.1 Banyaknya Perusahaan/Usaha Sektor Industri Pengolahan


menurut Kabupaten / Number of Manufacturing /
Establishment by Regency 2001 ..............................................
7.1.2 Banyaknya Pekerja Sektor Industri Pengolahan menurut
Golongan Industri / Number of Manufacturing Worker
by Industry Classification 2001 ..............................................
7.1.3 Jumlah Perusahaan Industri Besar dan Sedang menurut Tahun
mulai Berproduksi Dan Kabupaten / Number of Large/
Medium Scale Manufacturing by Starting Year of
Production and Regency 2001 ................................................
7.1.4 Jumlah Perusahaan, Tenaga Kerja dan Pengeluaran Untuk
Tenaga Kerja Menurut Kabupaten Tahun / Number of
Manufacturing, Worker and Expense for Worker
by Regency 2001 .....................................................................
7.1.5 Nilai Tambah Industri Besar/Sedang menurut Kabupaten/
Value Added of Large/Medium Scale Industry by
Regency 2001 ..........................................................................
7.1.6 Realisasi Investasi Yang diinvestasikan Selama Tahun/
Realized Investation in 2001 ...................................................

ht
tp
:

7.2.1 Banyaknya Tenaga Listrik yang Dibangkitkan oleh PLN dan


Penggunaannya menurut Kabupaten / Production and
Utilisation of Electrical Power by Regency 2002 ...................
7.2.2 Banyaknya Pelanggan Pemakai dan Nilai Pemakaian Listrik
menurut Kabupaten / Number of Costumer Electricity by
Regency 2002 ..........................................................................
7.2.3 Banyaknya Tenaga Air yang Diproduksi dan Penggunaannya
menurut Kabupaten / Production and Utilisation of Water
Supply by Regency 2002 ........................................................
7.2.4 Banyaknya Pelanggan Pemakai dan Nilai Pemakaian Air
Minum menurut Kabupaten / Number of Water Supply
Customer by Regency 2002 ....................................................

381
382
383
384
xxxv

Halaman/ Page

7.3

PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN /


MINING AND QUARRYING

387
388
390

s.
g

o.

id

7.3.1 Realisasi Penerimaan Retribusi Bahan Galian Golongan C


menurut Kabupaten / Revenue Realisation of Type C
Quarrying Fee by Regecy 1998/1999 ....................................
7.3.2 Penggunaan Bahan Galian Golongan C Menurut Jenis Per
Kabupaten / Usage of Type-C Quarrying Material by
Regency 1999 .........................................................................
7.3.3 Realisasi Penerimaan Retribusi Air Bawah Tanah menurut
Kabupaten / Revenue Realisation of Under Soil Water Fee
by Regecy 1998/1999 .............................................................
BAB VIII PERDAGANGAN / TRADE
PERDAGANGAN/ TRADE

.b
p

8.1

ht
tp
:

//n

tt

8.1.1 Banyaknya Perusahaan/ Usaha Sektor Perdagangan menurut


Jenis dan Kabupaten / Numbers of Trading Establishment by
Scale and Regency 2002 .........................................................
8.1.2 Neraca Perdagangan Luar Negeri Nusa Tenggara Timur dan
Indonesia / International Balance Trade of Nusa Tenggara
Timur and Indonesia 1982 2001 ..........................................
8.1.3 Volume dan Nilai Ekspor Nusa Tenggara Timur Diperinci
Per Komoditi / Volume and Export Value of Nusa Tenggara
Timur by Type of Commodity 2001 ........................................
8.1.4 Volume dan Nilai Ekspor menurut Pelabuhan Ekspor /
Volume and F.o.b Value of Exports by Port 2000 2001 .......
8.1.5 Volume dan Nilai Ekspor Nusa Tenggara Timur menurut
Negara Tujuan / Volume and Fob Value of Exports by
Country of Destination 2000 2001 ........................................
8.1.6 Volume dan Nilai Impor Nusa Tenggara Timur menurut Jenis
Komoditi / Volume and Import Value of Nusa Tenggara Timur
by Type of Commodity 2001 ....................................................
8.1.7 Volume dan Nilai Impor Nusa Tenggara Timur menurut
Negara Asal / Volume and Import Value of Nusa Tenggara
Timur by Country of Origin 2000 2001 ..............................

xxxvi

399
400
401
404
405
406
407

Halaman/ Page

HOTEL/LOSMEN / HOTEL/ LODGE

tt

.b
p

s.
g

8.2.1 Banyaknya Hotel/ Losmen, Jumlah Kamar dan Tempat Tidur


Diperinci menurut Kabupaten / Number of Hotel/Lodge,
Rooms and Beds by Regency 2002 ..........................................
8.2.2 Banyaknya Tamu menurut Kewarganegaraan dan Rata-rata
Tingkat Penghunian Kamar / Number of Guest by Citizen
and Average Occupancy Rate of Hotel 2001 ..........................
8.2.3 Banyaknya Wisatawan Asing yang Datang di Setiap
Kabupaten / Number of Foreign Tourist by
Regency 2001-2002 ................................................................

409
411

415
416
417

PENYALURAN BAHAN MAKAN POKOK /


DISTRIBUTION OF ESSENTIAL FOOD COMMODITIES

//n

8.3

408

o.

8.2

id

8.1.8 Volume dan Nilai Impor menurut Pelabuhan Impor /


Volume and C.i.f Value of Imports by Port 2000 2001 ........
8.1.9 Volume Muat Barang di Pelabuhan yang Diusahakan Menurut
Pelabuhan Keluar / Loaded Volume at Sea Port by
Outgoing Sea Port 2000 .........................................................
8.1.10 Volume Bongkar Barang di Pelabuhan yang Diusahakan
Menurut Pelabuhan Masuk / Unloaded Volume at Sea Port
by Incoming Sea Port 2000 .....................................................

ht
tp
:

8.3.1 Penyaluran Komoditas Penting di Nusa Tenggara Timur/


Distribution of Essential Commodities in NusaTenggara
Timur 2002...............................................................................

421

BAB IX ANGKUTAN DAN KOMUNIKASI / TRANSPORT AND


COMMUNICATION
9.1

ANGKUTAN DARAT / LAND TRANSPORT

9.1.1 Banyaknya Kendaraan Bermotor di Setiap Kabupaten


menurut Jenis Kendaraan / Number of Motor Vehicles by
Regency and Type 2002 ..........................................................

433
xxxvii

Halaman/ Page

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

9.1.2 Banyaknya Pelanggaran dan Kecelakaan Lalu Lintas


Diperinci menurut Kabupaten / Number of Delinquency
and Traffic Accident by Regency 2002 ....................................
9.1.3 Banyaknya SIM dan BPKB yang Dikeluarkan Kepolisian
Daerah Nusa Tenggara Timur Diperinci menurut Kabupaten/
Number of Driving and Vehicles License Issued by Type and
Regency 2002 ..........................................................................
9.1.4 Panjang Jalan pada setiap Kabupaten menurut Status Jalan /
Length of Road by Regency and Status 2002 ..........................
9.1.5 Panjang Jalan pada Setiap Kabupaten menurut Jenis
Permukaan Jalan (Jalan Nasional) / Length of Road by
Regency and Type of Surface 2002 ........................................ .
9.1.6 Panjang Jalan pada Setiap Kabupaten menurut Jenis
Permukaan Jalan (Jalan Propinsi) / Length of Road by
Regency and Type of Surface 2002 .........................................
9.1.7 Panjang Jalan pada Setiap Kabupaten menurut Jenis
Permukaan Jalan (Jalan Kabupaten/Kota)/ Length of
Road by Regency and Type of Surface 2002 ...........................
9.1.8 Panjang Jalan pada setiap Kabupaten menurut Kondisi
Jalan (Jalan Nasional) / Length of Road by Regency and
Condition 2002 ........................................................................
9.1.9 Panjang Jalan pada setiap Kabupaten menurut Kondisi
Jalan (Jalan Propinsi) / Length of Road by Regency and
Condition 2002 ........................................................................
9.1.10 Panjang Jalan pada setiap Kabupaten menurut Kondisi
Jalan (Jalan Kabupaten/Kota) / Length of Road by Regency
and Condition 2002 .................................................................
9.1.11 Panjang Jalan pada Setiap Kabupaten menurut Kelas Jalan/
Length of Road by Regency Classification 2002 .................

9.2

435
436
437
438
439
440
441
442
443

ANGKUTAN UDARA/ AIR TRANSPORT

9.2.1 Jumlah Pesawat yang Datang dan Berangkat pada Pelabuhan


Udara Setiap Kabupaten / Number of Arrived and
Departured Aircraft to/from Airport by Regency
2001 2002 ............................................................................

xxxviii

434

447

Halaman/ Page

449
450

453
454
455

//n

tt

.b
p

9.3.1 Arus Kunjungan Kapal Laut pada Setiap Pelabuhan Laut


menurut Jenis Pelayaran / Number of Ship Visit by Port
and Type 2002 .........................................................................
9.3.2 Arus Penumpang Kapal Laut pada Setiap Pelabuhan Laut /
Number of Passengers Embarked and Disem barked by
Port 2001 2002 ....................................................................
9.3.2 Volume Bongkar Muat Barang dan Hewan pada Setiap
Pelabuhan Laut / Loaded/Unloaded Cargo and Cattle by
Port 2002 ................................................................................
ANGKUTAN SUNGAI, DANAU & PENYEBERANGAN/
FERRY TRANSPORT AND THE LIKE

ht
tp
:

9.3.3

448

ANGKUTAN LAUT / SEA TRANSPORT

s.
g

9.3

o.

id

9.2.2 Arus Penumpang yang Datang dan Berangkat Lewat


Pelabuhan Udara Setiap Kabupaten / Number of Arrived and
Departured Passengers to/from Airport by Regency
2001/2002 ...............................................................................
9.2.3 Volume Bongkar Muat Barang melalui Pelabuhan Udara
setiap Kabupaten / Cargo Loaded / Unloaded Via Airport
by Regency 2001 2002 .........................................................
9.2.4 Volume Bongkar Muat Bagasi Melalui Pelabuhan Udara
setiap Kabupaten / Loaded-Unloaded Pax Baggage Via
Airport By Regency 2001 2002 ............................................

9.4.1 Arus Kunjungan Angkutan Penyeberangan Ferry pada Setiap


Pelabuhan Penyeberangan / Number of Ferrys Pax Visit
by Port 1998 2002 ...............................................................
9.4.2 Arus Penumpang Angkutan Penyeberangan Ferry pada Setiap
Pelabuhan Penyeberangan / Number of Passengers Embarked and Disembarked Ferrys Pax by Port 1998 2002 ........
9.4.3 Arus Bongkar Muat Barang Angkutan Penyeberangan Ferry
pada setiap Pelabuhan Penyeberangan / Loaded Unloaded
Ferrys Pax by Port 1998 2002 ............................................

459
460
461

xxxix

Halaman/ Page

9.5

POS & TELEKOMUNIKASI/


POST & TELECOMMUNICATION

s.
g

o.

id

9.5.1 Banyaknya Kantor Pos menurut Kabupaten / Number Of


Post Office By Regency 2000 ..................................................
9.5.2 Jumlah Surat yang Dikirim Lewat Kantor Pos Dirinci
Menurut Kabupaten dan Jenis Surat / Number of Postal
Mailed by Type and Regency 2002 .........................................
9.5.3 Jumlah Paket Pos yang Dikirim Lewat Kantor Pos Dirinci
menurut Kabupaten / Number of Parcel Posted by
Regency 2000-2002 ................................................................
9.5.4 Jumlah Pelanggan Telepon Pemerintah dan Swasta di Setiap
Kabupaten / Number of Telephone Customers by Regency
2000-2002 ...............................................................................

465
466
467
468

KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH / FINANCE OF


THE REGIONAL GOVERNMENT

10.1.1

tt

10.1

//n

.b
p

BAB X. KEUANGAN DAN HARGA HARGA /PUBLIC FINANCE


AND PRICES

ht
tp
:

Realisasi Penerimaan Daerah Otonom Tingkat I Nusa


Tenggara Timur menurut Jenis Penerimaan Tahun
Anggaran / Revenue Realisation of First Level
Autonomus Region of Tenggara Timur Fiscal
Year 2000-2001 ...................................................................
Realisasi Pengeluaran Daerah Otonom Tingkat I Nusa
Tenggara Timur menurut Jenis Pengeluaran Tahun
Anggaran / Expense Realisation of First Level Autonomous
Region of Nusa Tenggara Timur Fiscal
Year 2000-2001 ...................................................................
Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran Keuangan Daerah
Tingkat II di Nusa Tenggara Timur Tahun Anggaran /
Revenue and Expense Realisation of Regencies and City
in Nusa Tenggara Timur Fiscal Year 2000 2001 ............

10.1.2

10.1.3

xl

477

478

480

Halaman/ Page

10.1.5

ht
tp
:

10.2.3

.b
p

10.2.2

Jumlah Kantor Bank Umum menurut Status di Nusa


Tenggara Timur / Number of Bank Offices in
Nusa Tenggara Timur by Status 1998 - 2002 ......................
Jumlah Kantor Bank di Nusa Tenggara Timur menurut
Kabupaten dan Jenis Bank / Number of Bank Offices in Nusa
Tenggara Timur by Status 2002 ...........................................
Jumlah Penyimpan pada Bank-Bank Penyelenggara di
Tiap Kabupaten menurut Jenis Tabungan / Number of
Customer in Banks by Regency and Type of
Saving Deposits 2002 ...........................................................
Jumlah Dana Simpanan pada Bank-Bank Penyelenggara di
Tiap Kabupaten menurut Jenis Simpanan / Number of
Saving Deposits of Banks by Regency 2002 .........................
Posisi Dana Simpanan menurut Kelompok Bank di Nusa
Tenggara Timur / Outstanding Fund of Saving Deposits
In Nusa Tenggara Timur by Kind of Bank 19982002 ......
Posisi Kredit Perbankan menurut Jenis Penggunaan di Nusa
Tenggara Timur / Outstanding Lend of Bank in Nusa
Tenggara Timur by Type of Utilization 1992 2002 ..........

tt

10.2.1

10.2.4

10.2.5

10.2.6

484

486

PERBANKAN / BANKING

//n

10.2

482

s.
g

o.

10.1.6

Realisasi Penerimaan Daerah Otonom Tingkat II Nusa


Tenggara Timur Tahun Anggaran / Revenue Realisation
Of Regencies and City in Nusa Tenggara Timur Fiscal
Year 2001 .............................................................................
Realisasi Pengeluaran Rutin Daerah Otonom Tingkat II
Nusa Tenggara Timur Tahun Anggaran / Routine Expense
Realisation of Regencies and City in Nusa Tenggara
Timur Fiscal Year 2001 ......................................................
Realisasi Pengeluaran Pembangunan Daerah Otonom Tingkat
II Nusa Tenggara Timur Tahun Anggaran / Development
Expense Realisation of Regencies and City in Nusa
Tenggara Timur Fiscal Year 2001 ....................................

id

10.1.4

495
496

497
498
499
500

xli

Halaman/ Page

10.3
10.3.1

id

Banyaknya Koperasi Unit Desa (KUD) dan Koperasi


Lainnya menurut Statusnya / Number of Village Unit
Cooperative and Other Cooperative by Status 2002 ............
Banyaknya Anggota Koperasi Unit Desa (KUD) dan
Koperasi Lainnya menurut Statusnya / Number of
Village Unit Cooperative and Onther Cooperative
Member by Status 2002 ........................................................

10.4

10.4.2

10.4.3
10.4.4

xlii

503

507

508

HARGA HARGA / PRICE


Indeks Harga Konsumen Kota Kupang / Consumer Price
Index of Kupang 2002 (1996 = 100,00) ...............................
Indeks Harga Konsumen Ibu Kota Kabupaten di Nusa
Tenggara Timur / Consumer Price Index in Nusa
Tenggara Timur 2002 .........................................................
Laju Inflasi Kota Kabupaten Menurut Kelompok
Pengeluaran / Inflation Rate in Regency Capital City
Urban by Group 2002 ..........................................................
Laju Inflasi 43 Kota di Indonesia / Inflation Rate of
several town in Indonesia 19982002 (1996 = 100,00) .......

ht
tp
:

10.4.1

502

//n

tt

10.3.2

KOPERASI / COOPERATIVE

501

o.

10.2.9

s.
g

10.2.8

Posisi Kredit Perbankan menurut Kelompok Kabupaten


di Nusa Tenggara Timur / Outstanding Lend of Bank in
Nusa Tenggara Timur by Regency Group 19982002 ....
Posisi Kredit Usaha Kecil (KUK) Perbankan menurut
Kelompok Kabupaten di Nusa Tenggara Timur /
Outstanding of Small Scale Lend of Bank in Nusa
Tenggara Timur by Regency Group 2000 2002 ................
Posisi Giro Perbankan menurut Kelompok Kabupaten
di Nusa Tenggara Timur / Outstanding Transfer of Bank
in Nusa Tenggara Timur by Regency Group 1998 2002 ..

.b
p

10.2.7

511
512
513
514

Halaman/ Page

10.4.5

PENDAPATAN REGIONAL/ REGIONAL INCOME

11.1

PENDAPATAN REGIONAL / REGIONAL INCOME

.b
p

tt

ht
tp
:

11.1.3

Produk Domestik Regional Bruto Nusa Tenggara Timur


menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga yang Berlaku /
Gross Regional Domestic Product of Nusa Tenggara
Timur by Industrial Origin at Current Prices 2000-2002 ....
Produk Domestik Regional Bruto menurut Kabupaten Atas
Dasar Harga yang Berlaku / Gross Domestic Regional
Bruto by Regency at Current Prices by Regency
2000-2002 ...........................................................................
Rata - rata Pendapatan Perkapita menurut Kabupaten Atas
Dasar Harga yang Berlaku / Average Per Capita Income
by Regency at Current Prices by Regency 2000-2002 ......
Pendapatan Regional dan Angka Per Kapita Nusa Tenggara
Timur / Regional Income and Per Capita Income Nusa
Tenggara Timur 2000 2002 ...............................................
Produk Domestik Regional Bruto Nusa Tenggara Timur
menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Konstan 1993 /
Gross Regional Domestic Product of Nusa Tenggara Timur
by Industrial Origin at 1993 Constant Prices 2000 2002 .
Produk Domestik Regional Bruto menurut Kabupaten Atas
Dasar Harga Yang Berlaku/ Gross Domestic Regional Bruto
at Current Prices by Regency 2000 2002 ..........................

//n

11.1.2

11.1.4
11.1.5

11.1.6

518

s.
g

BAB XI

11.1.1

516

o.

id

10.4.6

Rata-Rata Harga Eceran Sembilan Bahan Pokok dan


Bahan Strategi Lainnya Pada Ibukota Kabupaten di
Nusa Tenggara Timur / Average Retail Price of 9
Essential Commodities and Others Stratigies
Commodities at Regional Capital Cities in Nusa
Tenggara Timur 2002 ..........................................................
Laju Inflasi Kota Kupang Menurut Kelompok /
Inflation Rate in Kupang by Group 19982002
(1996 = 100,00) ...................................................................

529

532
533
534

536
539
xliii

Halaman/ Page

11.1.11
11.1.12

id

//n

11.1.13

o.

11.1.10

s.
g

11.1.9

.b
p

11.1.8

Rata - rata Pendapatan Perkapita menurut Kabupaten


Atas Dasar Harga Konstan 1993 / Average Per Capita
Income at 1993 Constant Prices by Regency
2000 2002 .........................................................................
Pertumbuhan Ekonomi Menurut Sektor Dan Sub Sektor/
Regional Economic Growth By Sector And Sub Sector
2000 2002 .........................................................................
Pertumbuhan Ekonomi Di Setiap Kabupaten / Economic
Growth By Regency 2000 2002 .........................................
Rata - Rata Pendapatan Perkapita Penduduk Nusa
Tenggara Timur dan Indonesia / Population Average
Per Capita Income Of NTT And Indonesia 1999 2002 ....
Rata-Rata Pertumbuhan Ekonomi Pada Pelita I -V /
Annually Economic Growth By Development
Period I-V .............................................................................
Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto
Atas Dasar Harga yang Berlaku menurut Lapangan Usaha /
Percentage Distribution of Gross Regional Domestic
Product at Current Market by Industrial Origin
1999 2002 ..........................................................................
Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Atas
Dasar Harga Konstan 1993 Menurut Kabupaten Dan
Lapangan Usaha / Percentage Distribution Of GRDP At
1993 Constant Prices By Regency And Industrial
Origin 2002 ..........................................................................
Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Atas
Dasar Harga Berlaku Menurut Kabupaten Lapangan Usaha /
Percentage Distribution Of Gross Regional Domestic
Product At Curent Prices By Regency and Industrial
Origin 2002 .........................................................................
Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Atas
Dasar Harga Konstan 1993 Menurut Kabupaten Lapangan
Usaha / Percentage Distribution Of Gross Regional Domestic
Product At 1993 Constant Prices By Industrial Origin
1999 2002 ..........................................................................

ht
tp
:

11.1.14

11.1.15

xliv

540
541
544
545
546

547

tt

11.1.7

550

552

554

Halaman/ Page

s.
g

ht
tp
:

11.2.3

.b
p

11.2.2

Penggunaan Produk Domestik Regional Bruto Nusa Tenggara


Timur Atas Dasar Harga Yang Berlaku / Gross Regional
Domestic Product By Type Of Expenditure in Nusa
Tenggara Timur1999-2002 .................................................
Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Nusa
Tenggara Timur Menurut Jenis Penggunaan / Percentage
Distribution Of Gross Regional Domestic Product By
Type Of Expenditure in Nusa Tenggara Timur
1999 2002 ..........................................................................
Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto Menurut
Jenis Penggunaan / Gross Regional Domestic Product By
Type Of Expenditure in Nusa Tenggara Timur 19992002

tt

11.2.1

11.3

11.3.1

11.3.2

558

PENGGUNAAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO/


EXPENDITURE OF GROSS REGIONAL DOMESTIC PRODUCT

//n

11.2

557

o.

id

11.1.16 Distribusi Persentase Produk Domestik Bruto Indonesia Atas


Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha / Percentage
Distribution Of Gross Domestic Product Of Indonesia At
Current Prices By Industrial Origin 1999 2002................
11.1.17 Distribusi Persentase Produk Domestik Bruto Indonesia
Atas Dasar Harga Konstan 1993 Menurut Lapangan Usaha /
Distribution Of Gross Domestic Product Of Indonesia At
1993 Constant Prices By Industrial Origin 1999 2002 .....

561

563
565

INPUT OUTPUT/ INPUT OUTPUT

Koefisien Tenaga Kerja Perekonomian Nusa Tenggara


Timur / Labour Coefficients of Nusa Tenggara Timur
Economic 2001......................................................................
Permintaan dan Penyediaan Barang dan Jasa Dalam
Perekonomian Nusa Tenggara Timur / Demand and
Supply of Nusa Tenggara Timur Economic 2001 ................

569
570

xlv

Halaman/ Page

11.3.3

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

11.3.4

Nilai Tambah Bruto (NTB) dan Rasionya Terhadap


Output Perekonomian Nusa Tenggara Timur / Gross Value
Added (VA)and Its Ratio to Output in Nusa Tenggara
Timur Economic 2001 ..........................................................
Indeks Daya Penyebaran (DP) & Derajat Kepekaan (DK)
Perekonomian Nusa Tenggara Timur / Power of Dispersion
and Degree of Sensitivity Indices in Nusa Tenggara Timur
Economic 2001 .....................................................................

xlvi

572

574

PENJELASAN UMUM
Beberapa data yang kami sajikan dalam penerbitan ini merupakan
data perbaikan dari penerbitan tahun-tahun sebelumnya.
1. Tanda tanda yang dipakai :
i.

: Data tidak tersedia atau dapat diabaikan

iii. .

: Tanda desimal.

i.

Batang (sabun cuci) .

ii. Botol
iii. Km (Kilometer) ... .

: 400 gram
: 700 cc

: 1000 meter
: 12 buah

s.
g

iv. Lusin .

id

Satuan :

o.

2.

: Data belum tersedia

ii. -

v. Ton.

: 1000 kg
: 40 kg

: 100 kg

.b
p

vi. Zak ....

vii. Kw (kwintal) ... .

viii. Liter . .

: 1000 cc

ix. Liter (untuk beras)

: 0.80 kg

x. Buah, bungkus, butir, helai, kilogram (kg), meter (m).

Sumber Data

tt

3.

ht
tp
:

//n

Data yang ada dalam penerbitan ini ada yang dikumpulkan


langsung oleh Badan Pusat Statistik dan ada pula yang bersumber dari
Dinas/ Instansi/ Jawatan di Tingkat Propinsi.
Data yang sumbernya tidak disebutkan, dikumpulkan langsung dari
responden oleh Badan Pusat Statistik Propinsi Nusa Tenggara Timur.

xlvii

EXPLANATORY NOTES
Symbol, unit and others which are used in this publication, are as
follows. .
1. S y m b o l s :
v. -

: Data not available or data negligible

vi. .

: Desimal point.

2. U n i t :
xi. Briguette for soap

id

iv. : Data not yet available

: 400 gram
: 700 cc

xiii. Kilometers (km)...

: 1000 meter

o.

xii. Bottle

: 12 buah

xv. Metric ton ..

: 1000 kg

xvi. Sack ...

: 40 kg

s.
g

xiv. Dozen

: 100 kg

xviii. Litre . ..

: 1000 cc

xix. Litre (for rice)

: 0.80 kg

.b
p

xvii. Quintal (ql) ...

3.

Source:

tt

xx. Unit, pach, number, piece, kilogram (kg), meter (m).

ht
tp
:

//n

Statistical data presented in this publication are based on secondary


statistical data compiled as a part of the normal activities of various government
and private institution in NTT and some of data represent the result of survey,
conducted by the BPS NTT.

xlviii

INTRODUCTION

1. Buku NTT dalam angka 2002 merupakan


statistik tahunan yang diterbitkan secara
berkala oleh Badan Pusat Statistik Propinsi
N T T sejak tahun 1972. Dengan adanya
perubahan struktur organisasi BPS sesuai
PP. No. 51 tahun 1999 dan Keputusan
Presiden No. 121 tahun 2001 penyusunan
isi publikasi disesuaikan dengan struktur
organisasi yang baru yaitu :

1. This book NTT in figure 2002 is an annual


publication of the BPS Province NTT that
has been published periodically since
1972. The information presented is in
conformity with Government Resulation
No.51 of 1999 and President Decree No.
121 of 2001 under the organsation of BPS.
In line with government regulation, the
BPS NTT consists of 6 Divisions :

Bagian Tata Usaha


Bidang Statistik Produksi
Bidang Statistik Distribusi
Bidang Statistik Sosial
Bidang Neraca Wilayah dan Analisa
Statistik
Bidang IPDS

Secretariat
Production Statistics Division
Distribution Statistics Division
Socio Statistics Division
AnalysisRegional Accounts and Anaysis
Statistics
IPDS Division

s.
g

o.

id

PENDAHULUAN

2. Most of the data presented were collected


from the record of government offices and
private institutions within the NTT
administration,
as
secondary
data
collecting. Additional data were provided
by BPS, and the result of relevant surveys
conducted by Provincial and Regional
BPS.

3. Satuan atau ukuran serta tabel-tabel


statistik bersifat baku secara nasional yang
juga berpedoman kepada standarisasi
Perserikatan Bangsa bangsa

3. Unit and Measures etc, Used in the


statistical tables are of National Standart,
eguel to accepted international standard.

4. Untuk tabel tabel statistik dimana periode


laporan datanya bulanan dan tahunan,
selalu disajikan secara series, agar pemakai
data dapat melihat atau menganalisis
perkembangannya.

4. Most of monthly and annual data are


presented as time series enable the users to
follow to development trend.

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

2. Data statistik yang disajikan diperoleh dari


Dinas-Dinas di lingkungan Pemda NTT,
serta instansi pemerintah & swasta lainnya
diwilayah NTT berupa data sekunder.
Sebagian data diambil dari sajian Badan
Pusat Statistik dan yang berasal dari hasil
kegiatan survei Badan Pusat Statistik NTT.
Pada penerbitan 2002 ini penyajiannya
dibuat dalam bahasa Indonesia dan dalam
bahasa Inggris. Hal ini dimaksud untuk
memudahkan para konsumen data yang
semakin beragam.

Information this publication are presented


in Bahasa Indonesia and English to
facilitate miscellanies consumers.

xlix

A.

Zaman Kebangkitan Nasional


(1900 - 1942)

B.

Zaman Pendudukan Jepang


(1942-1945)

s.
g

Pada masa sesudah tahun 1900,


kerajaan-kerajaan yang ada di Nusa Tenggara
Timur pada umumnya telah ber ubah status
menjadi
Swapraja.
Swapraja-swapraja
tersebut, 10 berada di pulau Timor (Kupang,
Amarasi, Fatuleu, Am foan, Molo,
Amanuban, Amanatun, Mio maffo, Biboki,
Insana) satu di pulau Rote (Rote), satu di
pulau Sabu (Sabu), 15 di pulau Sumba
(Kanatang,
Lewa-Kanbera,
Takundung,
Melolo, Rendi Mangili, Wei jelu, Masukaren,
Laura, Waijewa, Kodi-Lauli, Membora,
Umbu Ratunggay, Ana kalang, Wanokaka,
Lambaja), sembilan di pulau Flores (Ende,
Lio, Larantuka, Ado nara, Sikka, Ngada,
Riung, Nage Keo, Manggarai), tujuh di pulau
Alor-Pantar (Alor, Baranusa, Pantar, Matahari
Naik, Kolana, Batu Lolang, Purema)
Swapraja-swapraja tersebut terbagi lagi
menjadi bagian-bagian yang wilayah nya
lebih kecil. Wilayah-wilayah kecil itu disebut
kafetoran-kafetoran.

id

Nusa Tenggara Timur

adalah Afdeeling Sumbawa dan Sumba


dengan ibukota di Raba (Bima). Afdeeling
Sumbawa dan Sumba ini terdiri dari 4 onder
afdeeling.
Keresidenan Timor dan daerah
takluknya dipimpin oleh seorang residen,
sedangkan afdeeling dipimpin oleh seorang
asisten residen. Asisten residen ini
membawahi kontrolir/ Controleur dan
Geraghebber sebagai pemimpin Onder
afdeeling. Residen, asisten residen, kon troliir
dan gezaghebber adalah pamong praja
Kolonial Belanda. Para kepala onder
afdeeling yakni kontrolir dibantu oleh
pamong praja bumi putra ber pangkat
Bestuurs assistant. (Ch. Kana, 1969, hal . 4951).

o.

1. Sejarah Singkat Propinsi

tt

.b
p

Pada tanggal 8 Maret 1942 komando


angkatan perang Belanda di Indonesia
menyerah tanpa syarat kepada Jepang.
Dengan demikian secara resmi Jepang
menggantikan Belanda sebagai pemegang
kekuasaan di Indonesia. Untuk Indonesia
bagian timur termasuk wilayah Indonesia
Bagian Timur wila yah NTT berada di bawah
kekuasaan angkatan laut Jepang (Kaigun)
yang berkedudukan di Makasar. Adapun da
lam rangka menjalankan pemerintahan di
daerah yang diduduki Kaigun menyu sun
pemerintahannya. Untuk wilayah Indonesia
bagian timur dikepalai oleh Minseifu yang
berkedudukan di Maka sar. Di bawah
Minseifu adalah Minseibu yang untuk daerah
Nusa Tenggara Timur termasuk ke dalam
Sjoo Sunda Shu (Sunda Kecil) yang berada di
bawah pimpinan Minseifu Cokan yang ber
kedudukan di Singaraja.
Disamping Minseibu Cokan terda pat
dewan perwakilan rakat yang disebut Syoo
Sunda Sukai Yin. Dewan ini juga berpusat di
Singaraja. Diantaranya ang gota dewan ini
yang berasal dari Nusa Tenggara Timur
adalah raja Amarasi H.A.Koroh dan
I.H.Doko.
Untuk pemerintahan di daerah-daerah
nampaknya
tidak
banyak
mengalami
perubahan, hanya instilah-istilahnya saja yang

//n

Zaman Pemerintahan
Hindia Belanda

ht
tp
:

Wilayah Nusa Tenggara Timur pada


waktu itu merupakan wilayah hukum dari
keresidenan Timor dan daerah takluknya
(Residentie Timor en Onder Hoorig Heden).
Keresidenan Timor dan daerah bagian barat
(Timor Indonesia pada waktu itu, Flores,
Sumba, Sumbawa serta pulau-pulau kecil
sekitarnya seperti Rote, Sabu, Alor, Pantar,
Lomblen, Adonara, Solor).
Keresidenan
Timor
dan
daerah
takluknya berpusat di Kupang, yang me miliki
wilayah terdiri dari tiga afdeeling (Timor,
Flores,
Sumbawa
dan
Sumba),
15
onderafdeeling dan 48 Swapraja. Afde eling
Timor dan pulau-pulau terdiri dari 6 onder
afdeeling dengan ibukotanya di Kupang.
Afdeeling Flores terdiri dari 5 onder afde
eling dengan ibukotanya di Ende. Yang ketiga

Zaman Kemerdekaan
(1945-1975)

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

Setelah Jepang menyerah, Kepala


Pemerintahan Jepang (Ken Kanrikan) di
Kupang memutuskan untuk menyerahkan
pemerintahan atas kota Kupang kepada tiga
orang yakni Dr.A.Gakeler sebagai walikota,
Tom Pello dan I.H.Doko. Namun hal ini tidak
berlangsung lama, karena pasu kan NICA
segera mengambil alih seluruh pemerintahan
sipil di NTT, di mana susunan pemerintahan
dan pejabat-pejabatnya sebagian besar adalah
pejabat Belanda sebelum perang dunia II.
Dengan demikian NTT menjadi daerah
kekuasaan Belanda lagi, sistem pemerintahan
sebelum masa perang ditegakkan kembali.
Pada tahun 1945 kaum perge rakan secara
sembunyi-sembunyi
telah
mengetahui
perjuangan Republik Indonesia melalui radio.
Oleh
karena
itu
kaum
pergerakan
menghidupkan kembali Partai perseri katan
Kebangsaan Timor yang berdiri sejak tahun
1937 dan kemudian berubah menjadi Partai
Demokrasi Indonesia (PDI).
Perjuangan politik terus berlanjut,
sampai pada tahun 1950 dimulai pase baru
dengan dihapusnya dewan raja-raja. Pada
bulan Mei 1951 Menteri Dalam Negeri NIT
mengangkat Y.S. Amalo menjadi Kepala
Daerah
Timor
dan
kepu
lauannya
menggantikan H.A. Koroh yang wafat pada
tanggal 30 Maret 1951. Pada waktu itu daerah
Nusa Tenggara Timur termasuk dalam
wilayah Propinsi Sunda Kecil.
Berdasarkan atas keinginan serta hasrat
dari rakyat Daerah Nusa Tenggara, dalam
bentuk resolusi, mosi, pernyataan dan

id

C.

delegasi-delegasi kepada Pemerintah Pusat


dan Panitia Pembagian Daerah yang dibentuk
dengan Keputusan Presiden No.202/1956
perihal
Nusa
Tenggara,
pemerintah
berpendapat sudah tiba saatnya untuk
membagi daerah Propinsi Nusa Tenggara
termaksud da lam Peraturan Pemerintah RIS
no.21 tahun 1950. (Lembaran Negara RIS
tahun 1950 No.59) menjadi tiga daerah
tingkat 1 dimaksud oleh undang-undang No.1
tahun 1957.
Akhirnya berdasarkan undang-undang
No.64 tahun 1958 propinsi Nusa Tenggara
dipecah menjadi Daerah Swa tantra Tingkat I
Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa
Tenggara Timur (inventarisasi Land Use,
1967, hal. 2). Daerah Tingkat I Nusa
Tenggara Timur meliputi daerah Flores,
Sumba dan Timor.
Berdasarkan undang-undang No.69
/1958 tentang pembentukan daerah-daerah
tingkat II dalam wilayah Daerah Tingkat I
Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa
Tenggara Timur, maka daerah Swatantra
Tingkat I Nusa Tenggara Timur dibagi
menjadi 12 Daerah Swatantra Tingkat II
(Monografi NTT, 1975, hal. 297). Adapun
daerah swatantra tingkat II yang ada tersebut
adalah :
Sumba Barat, Sumba Timur,
Manggarai, Ngada, Ende, Sikka, Flores
Timur, Alor, Kupang, Timor Tengah Selatan,
Timor Tengah Utara dan Belu.
Dengan keluarnya Surat Keputusan
Gubernur Kepala Daerah Daswati I Nusa
Tenggara Timur tertanggal 28 Pebruari 1962
No.Pem.66/1/2 yo tanggal 2 Juli 1962 tentang
pembentukan kecamatan di Daerah Swatantra
Tingkat I Nusa Tenggara Timur, maka secara
de facto mulai tanggal 1 Juli 1962 swaprajaswapraja dihapuskan (Monografi NTT, Ibid,
hal. 306). Sedangkan secara de jure baru
mulai tanggal 1 September 1965 dengan
berlakunya undang-undang no.18 tahun 1965
tentang pokok-pokok pemerintahan daerah.
Pada saat itu juga sebutan Daerah Swatantra
Tingkat I Nusa Tenggara Timur dirubah
menjadi Propinsi Nusa Tenggara Timur.,
sedang kan Daerah Swatantra Tingkat II
dirubah menjadi Kabupaten.
Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur
Kepala Daerah Tingkat I Nusa Tenggara

o.

dirubah. Bekas wilayah afdeeling dirubah


menjadi Ken dan di NTT ada tiga Ken yakni
Timor Ken, Flores Ken dan Sumba Ken. Ken
ini masing-masing dikepalai oleh Ken Kan
rikan. Sedang kan tiap Ken terdiri dari
beberapa Bunken (sama dengan wilayah
onder afdeeling) yang dikepalai Bunken
Karikan. Di bawah wilayah Bunken adalah
swapraja-swapraja yang dikepalai oleh rajaraja dan pemerintahan swapraja ke bawah
sampai ke rakyat tidak mengalami perubahan.

li

satu Kota. Kabupaten - kabupaten dan Kota


tersebut adalah: Sumba Barat, Sumba Timur,
Kupang, Rote Ndao, Timor Tengah Selatan,
Timor Tengah Utara, Belu, Alor, Lembata,
Flores Timur, Sikka, Ende, Ngada,
Manggarai, dan Kota Kupang. Dari 14
kabupaten dan satu kota tersebut terbagi
dalam 180 kecamatan dan 2 567 desa/kelurahan. (Disarikan dari buku Sejarah Daerah
Nusa Tenggara Timur Proyek Penelitian dan
Pencetakan Kebudayaan Daerah 1977/1978).

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

Timur di Kupang, tanggal 20 Juli 1963


No.66/1/32 mengenai
pemben tukan
kecamatan, maka Propinsi Nusa Tenggara
Timur dengan 12 daerah tingkat II dibagi
menjadi 90 kecamatan dan 4 555 desa
tradisionil, yakni desa yang bersifat kesatuan
genealogis yang kemudian dirubah menjadi
desa gaya baru.
Pada tahun 2002 wilayah Propinsi Nusa
Tenggara Timur terdiri dari 14 kabupaten dan

lii

The Era of National Resurgence


(+ 1900 1942)

C.

The Period of Japan Colonialism


(1942 1945)

On March 8, 1942, the Dutch armed


forces command in Indonesia unconditional
surrendered to the Japanese once. Thus, Japan
officially replaced Dutch including East Nusa
Tenggara region was under the authority of
Japanese Navy (Kaigun) which station at
Makasar. Kaigun prepared his government
administration in order to govern the colonies.
Eastern part of Indonesia was lead by
Manisefu station at Makasar. Manisefu
topped of Minseibu which included Sjoo
Sunda Shu (Lesser Sunda) for East Nusa
Tenggara, this lead by Minseibu Cokan
station at Singaraja.
Besides Minseibu Cokan, there was
legislative assembly caaled Sjoo Sunda Sukai
Yin. This legislative was also stationed at
Singaraja.Among the members of this
legislative there were the king of Amarasi h.
a. Koroh and I. H. Doko who represented East
Nusa Tenggara.
The administration of the regions did
not seem to improve only the terms
significantly changed. The ex- district was
changed into ken and in East Nusa Tenggara
there were three ken namely ken Timor, ken
Flores, ken Sumba. Each ken was headed by
Ken Karikan. Each ken was consisted of
several Bunken (identical to subdistrict
region) lead by Bunken Karikan. Under
Bunken there were regions lead by kings and
there was not any changed in district
administration downward.

The Dutch Colonial Administration


Dutch Europe Indies

tt

B.

.b
p

s.
g

After the year of 1900, the kingdoms


existed in East Nusa Tenggara in general had
been changed the status into regions
(Swaprajas). Of the 43 regions were 10 in
Timor Island (Kupang, Amarasi, Fatuleu,
Amfoan, Molo, Amanuban, Amanatun,
Miomaffo, Biboki, Insana), one in Rote Island
(Rote), and one in Sabu Island (Sabu), 15
regions in Sumba Island (Kanatang, Lewa
Kanbera, Takundung, Melolo, Rendi Mangili,
Waijelu, Masukaren, Laura, Waijewa, KodiLauli,
Membora,
Umbu
Ratunggay,
Anakalang, Wanokaka, Lambaja), 9 regions
in Flores Island (Ende, Lio, larantuka,
Adonara, Sikka, Ngada , Riung, Nage Keo,
Manggarai), 7 regions Alor Pantar Island
(Alor, Barunusa, Pantar, Matahari Naik,
Kolana, Batu Lolang, Purama).
These regions were divided into smaller
areas. These regions were called Kafetoran.

id

A.

Timor Residency and the colony were


lead by resident, while districts were each
lead by a resident assistant topped controller
and sub district each lead by geraghebber.
Resident, resident assistant, controller and
geraghebber were governing bureaucracy of
Dutch colonials. The head of sub district
namely controllers were assisted by a
governing bureaucracy with a position of
assistant (Besturus) (pg. 49 51 Kana, Ch.)

o.

1. The Brief History of


East Nusa Tenggara

ht
tp
:

//n

At the time, the region of East Nusa


Tenggara was legally under Timor Residency
and its colony which lead by a resident.
Timor Residency and Western regions
(Indonesia Timor consisted of Flores, Sumba,
Sumbawa, and several small Islands namely
Rote, sabu, alor, Pantar, Lomblen, Adonara,
Solor).
The Timor Residency and its colony
were centered in Kupang had three district
(affdeling) (Timor, Flores, Sumba and
Sumbawa), 15 sub district (onder affdeling)
and 48 regions. Timor district and the islands
consists of 6 sub district which Kupang was
its major town. Flores district had 5 sub
district which Ende was its major town. The
third was Sumba and Sumbawa district
consisted of 4 district with Raba as major
town.

liii

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

After Japan was surrendered, the head


of Japanese Administration in Kupang gave
up the authority of Kupang to Dr. A. Gakeler
as a Major, Tom Pello and I. H. Doko.
However, it did not last long because NICA
trooped took over all of the civil
administration in East Nusa Tenggara, prior to
Second World War. Thus, officials of East
Nusa Tenggara became Dutch colony again
and the administration system prior
reinforced. In 1945, the Indonesian hidden
movements have been informed of the
struggle of Republic Indonesia trough radio.
Therefore, they movement revitalized Partai
Perserikatan Kebangsaan Timor which was
founded in 1937 and later changed into Partai
Demokrasi Indonesia (PDI).
Political struggled still continued until
1950 started the new stage when council king
was removed in May 1951. The Minister for
Internal affairs of NIT (The State of East
Indonesia), appointed Y. S. Amalo to be a
head of Timor region and its islands to
replace of H. A. Koroh who died on March
30, 1951. In the period of time, East Nusa
Tenggara region was a part of Lesser Sunda
province. Based on the desire of people of
Nusa Tenggara region expressed through
resolution, motion, statement, and delegations
to the central government and The Regional
Divider Committee formed by Presidential
Decree No. 202 / 1956 on Nusa Tenggara, the
government was on the opinion that the time
had came to divide Nusa Tenggara Province
refered the government regulations of The
Federal Republic of Indonesia (RIS)
(Government Official Gazette of The Federal
Republic of Indonesia 1950 No. 59) into
three autonomous administrative first region
defined in regulations No. 1 1957.
Finally, based on regulations No. 64
1958. Nusa Tenggara Province was divided
into autonomous administrative first region;
Bali, West Nusa Tenggara and East Nusa
Tenggara (Land Use Inventaritation, 1967,
pg. 2). The East Nusa Tenggara autonomous
administrative first region consisted of Flores,
Sumba and Timor regions.

On the basis of regulations No. 69 /


1958 on the formation of autonomous
administrative second region in autonomous
administrative first region of Bali, West Nusa
Tenggara and East Nusa Tenggara were
divided into 12 autonomous administrative
second region (East Nusa Tenggara
monographs, 1975 pg. 297). With the issue of
the Governor Decree of East Nusa Tenggara
dated February 28, 1962, No. Pem. 66 / 1 / 2 /
yo / July 2, 1962on reformation of sub district
in autonomous administrative second region
East Nusa Tenggara, since July 1, 1992 the
district were removed the Vacto in
autonomous administrative first region
(Monographs NTT ibid pg. 306). Meanwhile,
de Jure, the regulations was valid on
September 1, 1965which the legislation of
regulations No. 18 / 1965 on the issues of
regional administration. In the period of
timethe term of autonomous administrative
first region East Nusa Tenggara was replaced
by East Nusa Tenggara Province. While,
autonomous administrative second region was
replaced by Kabupaten.
On the basis of the Governor Decree of
East Nusa Tenggara first level region July 20,
1963 No. 66/ 1 / 32 / on reformation of sub
district, East Nusa Tenggara Province with
each 12 second level regions were divided
into19 sub districts, 4555 traditional villages
with genealogic unit which later changed into
modern style villages.
In the year of 2002, East Nusa Tenggara
Province consist of 14 kabupaten and one
city. The kabupaten and the city were Sumba
Barat, Sumba Timur, Kupang, Rote, Ndao,
TTS, TTU, Belu, Alor, Lembata, Flotim,
Sikka, Ende, Ngada, Maumere, and the city
was Kupang. The 14 kabupaten and 1 city
were divided into 180 sub district and 2567
administrative villages. (Resumed from the
book Sejarah Daerah Nusa Tenggara Timur
Proyek
Penelitian
dan
Pencetakan
Kebudayaan Daerah 1977/1978).

id

The Independence Era


(1945 1975)

o.

D.

liv

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA


NOMOR 51 TAHUN 1999

id

TENTANG
PENYELENGGARAAN STATISTIK

a. bahwa dalam upaya memenuhi asas kepaduan,


keakuratan, dan kemutakhiran data dalam kegiatan
statistik perlu diatur mekanisme penyelenggaraan
statistik baik statistik dasar, sektoral, maupun
khusus menuju terwujudnya Sistem Statistik
Nasional yang andal, efektif, dan efisien;

s.
g

.b
p

Menimbang

o.

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

ht
tp
:

//n

tt

b. bahwa dalam rangka perencanaan pembangunan


nasional pada khususnya, dalam pembangunan
sistem rujukan informasi statistik nasional pada
umumnya, penyelengaraan kegiatan statistik perlu
didukung upaya-upaya koordinasi dan kerjasama
serta upaya pembinaan terhadap seluruh komponen
masyarakat statistik;

lxvi

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana


tersebut pada huruf a dan b, serta dalam rangka
penjabaran lebih lanjut Undang-undang Nomor
16 Tahun 1997 tentang Statistik, dipandang perlu
menetapkan Peraturan Pemerintah tentang
Penyelenggaraan Statistik;

Mengingat

1. Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945;


2. Undang-undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang
Statistik (Lembaran Negara Tahun 1997 Nomor
39, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3686);

MEMUTUSKAN :
PERATURAN
PEMERINTAH
PENYELENGGARAAN STATISTIK.

TENTANG

id

o.

Menetapkan

s.
g

BAB I
KETENTUAN UMUM

.b
p

Pasal 1

Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan :


Sensus penduduk adalah cara pengumpulan data yang dilakukan melalui
pencacahan seluruh penduduk yang bertempat tinggal atau berada di
wilayah Republik Indonesia untuk memperoleh karakteristik penduduk pada
saat tertentu.

2.

Sensus pertanian adalah cara pengumpulan data yang dilakukan melalui


pencacahan seluruh petani, rumah tangga pertanian, dan perusahaan
pertanian di wilayah Republik Indonesia untuk memperoleh karakteristik
pertanian pada saat tertentu.

ht
tp
:

//n

tt

1.

3.

Sensus ekonomi adalah cara pengumpulan data yang dilakukan melalui


pencacahan seluruh usaha dan atau perusahaan non pertanian di wilayah
Republik Indonesia untuk memperoleh karakteristik usaha dan atau
perusahaan pada saat tertentu.

4.

Survei adalah cara pengumpulan data yang dilakukan melalui pencacahan


sampel dari sesuatu populasi untuk memperkirakan karakteristik suatu
obyek pada saat tertentu.

5.

Survei antar sensus adalah survei yang dilakukan diantara 2 (dua) sensus
sejenis.
lxvii

6.

BPS adalah singkatan dari Badan Pusat Statistik sebagaimana dimaksud


dalam Undang-undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.

7.

Instansi Pemerintah adalah Departemen, Lembaga Pemerintah Non


Departemen, Pemerintah Daerah, dan lembaga-lembaga lainnya di luar
BPS.

Bagian Pertama
Statistik Dasar

s.
g

o.

Paragraf 1
Penyelenggaraan

id

BAB II
STATISTIK DASAR, SEKTORAL, DAN KHUSUS

Pasal 2

Pemerintah berkewajiban menyediakan statistik dasar.

(2)

Statistik dasar diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

(3)

Dalam menyelenggarakan statistik dasar, BPS memperoleh data melalui


sensus, survei, kompilasi produk administrasi, dan cara lain sesuai dengan
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pasal 3

Sensus terdiri dari :

ht
tp
:

(1)

//n

tt

.b
p

(1)

(2)

lxviii

a.

Sensus Penduduk;

b.

Sensus Pertanian;

c.

Sensus Ekonomi.

Waktu penyelenggaraan sensus, dilaksanakan pada :


a.

tahun berakhiran angka 0 (nol) bagi sensus penduduk;

b.

tahun berakhiran angka 3 (tiga) bagi sensus pertanian;

c.

tahun berakhiran angka 6 (enam) bagi sensus ekonomi.

Pasal 4
Pencacahan dalam sensus penduduk dilaksanakan untuk mengumpulkan
karakteristik pokok dan rinci terhadap seluruh penduduk.

(2)

Karakteristik pokok dan rinci sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)


mencakup
karakteristik
tentang
penduduk,
perumahan
dan
lingkungannya, dan karakteristik lain yang termasuk dalam lingkup
statistik dasar bidang kependudukan.

o.

Pasal 5

id

(1)

Pencacahan dalam sensus pertanian dilaksanakan untuk mengumpulkan


karakteristik pokok dan rinci terhadap seluruh petani, perusahaan
pertanian, dan pengukuran obyek kegiatan statistik pertanian.

(2)

Karakteristik pokok dan rinci sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)


mencakup karakteristik petani, tanah, tanaman, kegiatan usaha di bidang
pertanian, serta karakteristik lain yang termasuk dalam lingkup statistik
dasar bidang pertanian.

(2)

Pasal 6

//n

Pencacahan dalam sensus ekonomi dilaksanakan untuk mengumpulkan


karakteristik pokok dan rinci terhadap seluruh perusahaan dan kegiatan
usaha di bidang ekonomi.

ht
tp
:

(1)

tt

.b
p

s.
g

(1)

Karakteristik pokok dan rinci sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)


mencakup kegiatan usaha, penyerapan tenaga kerja, produksi, pemakai
bahan baku, serta karakteristik lain yang termasuk dalam lingkup statistik
dasar bidang ekonomi.
Pasal 7

(1)

Dalam penyelenggaraan sensus Kepala BPS menetapkan wilayah


pencacahan.

(2)

Wilayah pencacahan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat


merupakan bagian, seluruh, atau gabungan desa dan atau kelurahan.
lxix

Pasal 8
(1)

BPS wajib mengumumkan rencana penyelenggaraan sensus kepada


masyarakat sebelum sensus dilaksanakan.

(2)

Setiap penyelenggaraan sensus didahului dengan uji coba sensus.


Pasal 9
Selain sensus, BPS juga menyelenggarakan survei dan kompilasi produk
administrasi untuk penyediaan statistik dasar.

(2)

Survei dan kompilasi produk administrasi sebagaimana dimaksud dalam


ayat (1) dilaksanakan secara berkala atau sewaktu-waktu sesuai
kebutuhan.

(3)

Survei juga dilakukan diantara 2 (dua) sensus sejenis.

(4)

Survei sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) adalah survei antar sensus.

s.
g

o.

id

(1)

Pasal 10

Wilayah pencacahan survei statistik dasar ditetapkan oleh kepala BPS.

(2)

Pelaksanaan survei statistik dasar di lapangan dilakukan oleh petugas


survei yang ditetapkan oleh BPS.
Pasal 11

//n

tt

.b
p

(1)

ht
tp
:

Kompilasi produk administrasi statistik dasar


memanfaatkan berbagai dokumen produk administrasi.

dilaksanakan

dengan

Pasal 12

(1)

BPS berhak memperoleh produk administrasi dari instansi pemerintah


dan masyarakat.

(2)

Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dengan tetap


memperhatikan hak atas kekayaan intelektual seseorang atau lembaga
yang dilindungi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

lxx

Pasal 13
Dalam penyelenggaraan statistik dasar, BPS mendapatkan dukungan
pelaksanaan operasional dari Menteri, Pimpinan Lembaga Pemerintah
Non Departemen, Gubernur, Bupati, Walikota, Camat, Kepala Desa dan
Kepala Kelurahan sesuai lingkup tugas dan wewenangnya.

(2)

Dukungan pelaksanaan operasional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)


meliputi dukungan pengadaan petugas, penyediaan data, serta sarana dan
prasarana penunjang untuk kelancaran pelaksanaan sensus, survei, dan
kompilasi produk administrasi yang dilakukan oleh BPS.

s.
g

Pasal 14

o.

Paragraf 2
Petugas dan Responden

id

(1)

Pencacahan di lapangan dalam pelaksanaan sensus dilakukan oleh


petugas sensus yang diangkat secara sah oleh Kepala BPS.

(2)

Petugas sensus sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) bertugas


melakukan pencacahan, pengawasan, dan pemeriksaan.

(3)

Petugas sensus dapat berasal darai pegawai BPS dan atau direkrut dari
pegawai instansi pemerintah lainnya atau anggota masyarakat.

(4)

Setiap petugas sensus wajib mengikuti pelatihan tata cara pelaksanaan


sensus.

(5)

Ketentuan tentang pengangkatan, pemberhentian dan pelatihan petugas


sensus diatur lebih lanjut oleh Kepala BPS.

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

(1)

Pasal 15

Dalam melaksanakan tugasnya, setiap petugas sensus berhak memasuki wilayah


kerja yang telah ditetapkan untuk memperoleh keterangan yang diperlukan.
Pasal 16
Dalam melaksanakan tugasnya, setiap petugas sensus wajib :
a.

memperlihatkan surat tugas dan atau tanda pengenal petugas sensus;


lxxi

b.

memperhatikan nilai-nilai agama, adat istiadat setempat, tata krama, dan


ketertiban umum;

c.

menyampaikan hasil pelaksanaan sensus sebagaimana adanya.


Pasal 17

Pasal 18

id

Setiap petugas sensus wajib memegang teguh rahasia atas keterangan yang
diberikan responden dan yang diperoleh dari obyek kegiatan sensus.

Petugas sensus yang merupakan tenaga lepas dan bukan pegawai negeri
yang mendapat kecelakaan dan mengakibatkan cacat atau meninggal
dunia dalam menjalankan tugasnya, mendapat jaminan asuransi.

(2)

Biaya pembayaran premi untuk jaminan asuransi sebagaimana dimaksud


dalam ayat (1) merupakan bagian tidak terpisahkan dari anggaran
penyelenggaraan sensus.

(3)

Besarnya jaminan asuransi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)


ditetapkan oleh Kepala BPS setelah mendapat persetujuan Menteri
Keuangan.

(1)

Pasal 19

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

(1)

Setiap responden sensus wajib :


menerima petugas sensus;

ht
tp
:

a.

lxxii

b.

memberi izin petugas sensus memasuki halaman atau pelataran, tanah


atau tempat usaha, serta masuk ke dalam bangunan yang berada di
wilayah kerja petugas sensus;

c.

memberi izin petugas sensus memasang, memeriksa, atau


memperbaharui tanda nomor bangunan atau stiker sensus baik
bangunan tempat tinggal maupun bangunan bukan tempat tinggal;

d.

memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan petugas sensus


mengenai diri sendiri, anggota keluarga, orang lain yang berkaitan,
dan atau kegiatannya secara lengkap dan benar;

e.

memperlihatkan catatan tertulis, buku-buku dan naskah-naskah yang


diperlukan oleh petugas sensus.

Pimpinan lembaga atau orang lain yang ditunjuk dari lembaga yang telah
ditetapkan sebagai responden berkewajiban memberikan keterangan
kepada petugas sensus mengenai segala kegiatan lembaga sesuai dengan
daftar isian sensus dan atau memperlihatkan catatan tertulis, buku-buku,
dan naskah-naskah.

(3)

Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) tidak


menghilangkan hak atas kekayaan intelektual seseorang atau lembaga
yang dilindungi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(4)

Setiap responden berhak menolak petugas sensus yang tidak dapat


memenuhi ketentuan pasal 16 huruf a dan b.

s.
g

Pasal 20

o.

id

(2)

Ketentuan yang berlaku bagi petugas sensus sebagaimana dimaksud


dalam Pasal 14, Pasal 15, Pasal 16, Pasal 17, dan Pasal 18 berlaku juga
bagi petugas survei statistik dasar.

(2)

Ketentuan tentang kewajiban responden sensus sebagaimana dimaksud


dalam Pasal 19 berlaku juga bagi responden survei statistik dasar.

tt

.b
p

(1)

Pasal 21

ht
tp
:

//n

Paragraf 3
Pengolahan Hasil

(1)

BPS bertanggung jawab melakukan pengolahan hasil sensus, survei, dan


kompilasi produk administrasi untuk menyediakan statistik dasar yang
lengkap, akurat, dan mutakhir untuk kebutuhan sampai pada lingkup
satuan pemerintahan terkecil.

(2)

Sajian statistik dasar hanya disampaikan dalam bentuk data agregasi dan
bukan data individu.
Pasal 22

(1)

Perwakilan BPS di Daerah berwenang melakukan pengolahan hasil


sensus, survei, dan kompilasi produk administrasi untuk kebutuhan
statistik dasar bagi lingkup daerah yang bersangkutan.
lxxiii

(2)

Perwakilan BPS di Daerah sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur


lebih lanjut oleh Kepala BPS.
Bagian Kedua
Statistik Sektoral
Paragraf 1
Penyelenggaraan

id

Pasal 23
Instansi pemerintah menyelenggarakan statistik sektoral sesuai tugas
pokok dan fungsinya.

(2)

Penyelenggaraan statistik sektoral dapat dilakukan secara mandiri atau


bersama-sama dengan BPS.

(3)

Statistik sektoral yang jangkauan populasinya berskala nasional dan


hanya dapat dilakukan dengan cara sensus, wajib dilakukan bersamasama dengan BPS.

.b
p

s.
g

o.

(1)

Pasal 24

Dalam penyelenggaraan statistik sektoral, instansi pemerintah


memperoleh data melalui survei, kompilasi produk administrasi, dan cara
lain sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

(2)

Survei dan kompilasi produk administrasi sebagaimana dimaksud dalam


ayat (1) dilaksanakan secara berkala atau sewaktu-waktu sesuai
kebutuhan.

(3)

Wilayah survei statistik sektoral meliputi sebagian atau seluruh wilayah


Republik Indonesia.

ht
tp
:

//n

tt

(1)

Pasal 25

(1)

Instansi pemerintah menyelenggarakan survei dan kompilasi produk


administrasi untuk penyediaan statistik sektoral guna mendukung
pelaksanaan tugas pokok instansi yang bersangkutan.

(2)

Instansi pemerintah juga dapat menyelenggarakan survei dan kompilasi


produk untuk kebutuhan intern instansi yang bersangkutan.

lxxiv

Pasal 26
(1)

Hasil survei statistik sektoral sebagaimana dimaksud pada pasal 25 ayat


(1) juga ditujukan untuk mendukung penyediaan informasi bagi
kepentingan perencanaan pembangunan nasional dan dalam rangka
pembangunan Sistem Statistik Nasional.

(2)

Penyelenggara survei statistik sektoral, wajib :


memberitahukan rencana penyelenggaraan survei kepada BPS;

b.

mengikuti rekomendasi yang diberikan BPS;

c.

menyerahkan hasil penyelenggaraan survei yang dilakukannya


kepada BPS.

id

a.

Rencana penyelenggaraan survei sebagaimana dimaksud dalam ayat (2)


huruf a memuat : nama instansi, judul, tujuan survei, jenis data yang akan
dikumpulkan, wilayah kegiatan statistik, metode statistik yang akan
digunakan, obyek populasi dan jumlah responden, dan waktu
pelaksanaan.

(4)

Tata cara memberitahukan rencana penyelenggaraan survei sebagaimana


dimaksud ayat (3), diatur dengan Keputusan Kepala BPS.

.b
p

s.
g

o.

(3)

Pasal 27

(2)

dilaksanakan

dengan

Pasal 28

Penyelenggara statistik sektoral berhak memperoleh produk administrasi


dari instansi pemerintah dan atau masyarakat.

ht
tp
:

(1)

//n

tt

Kompilasi produk administrasi statistik sektoral


memanfaatkan berbagai dokumen produk administrasi.

Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dengan tetap


memperhatikan hak atas kekayaan intelektual seseorang atau lembaga
yang dilindungi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Paragraf 2
Petugas dan Responden
Pasal 29

(1)

Pelaksanaan pencacahan survei statistik sektoral dilakukan oleh petugas


survei yang telah ditetapkan instansi penyelenggara.
lxxv

(2)

Ketentuan yang berlaku mengenai petugas sensus sebagaimana dimaksud


dalam Pasal 16 dan 17 berlaku juga untuk petugas survei statistik
sektoral.
Pasal 30
Penyelenggara survei statistik sektoral menetapkan responden atau obyek
penelitian sebelum survei dilakukan.

(2)

Setiap orang yang telah bersedia menjadi responden tunduk pada


ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19.
Paragraf 3

s.
g

Pasal 31

o.

Pengolahan Hasil

id

(1)

Instansi pemerintah yang menyelenggarakan statistik sektoral berwenang


melakukan pengolahan hasil statistik sektoral yang diselenggarakannya.

(2)

Pengolahan hasil statistik sektoral sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)


dapat dilakukan oleh instansi pemerintah bersama-sama dengan pihak
lain.

.b
p

(1)

tt

Pasal 32

ht
tp
:

//n

Ketentuan tentang penyajian statistik dasar sebagaimana dimaksud dalam Pasal


21 ayat (2) berlaku juga bagi penyelenggaraan statistik sektoral.
Bagian Ketiga
Statistik Khusus
Paragraf 1
Penyelenggaraan
Pasal 33

(1)

Lembaga, organisasi, perorangan, dan atau unsur masyarakat lainnya


dapat menyelenggarakan statistik khusus.

(2)

Penyelenggaraan statistik khusus dilakukan secara mandiri atau bersamasama dengan pihak lain.

lxxvi

Pasal 34
Penyelenggara kegiatan statistik khusus memperoleh data melaui survei,
kompilasi produk administrasi, dan cara lain sesuai dengan perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi.

(2)

Survei dan kompilasi produk administrasi sebagaimana dimaksud dalam


ayat (1) dilaksanakan secara berkala atau sewaktu-waktu sesuai
kebutuhan.

(3)

Wilayah survei statistik khusus meliputi sebagian atau seluruh wilayah


Republik Indonesia.

id

(1)

a.

survei yang hasilnya untuk dipublikasikan;

b.

survei untuk kebutuhan intern.

s.
g

(2)

Survei statistik khusus, meliputi :

Hasil survei statistik khusus sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf
turut mendukung pengembangan Sistem Statistik Nasional.

.b
p

(1)

o.

Pasal 35

Pasal 36

Penyelenggara survei statistik khusus wajib memberikan sinopsis hasil


survei yang diselenggarakannya kepada BPS.

(2)

Sinopsis hasil survei yang wajib diberitahukan, meliputi survei yang


memenuhi kriteria :
a.

hasilnya dipublikasikan;
menggunakan metode statistik;

ht
tp
:

b.

//n

tt

(1)

c.

merupakan data primer.

(3)

Kewajiban memberitahukan sinopsis sebagaimana dimaksud dalam ayat


(1) tidak berlaku bagi survei yang digunakan untuk keperluan intern.

(4)

Sinopsis sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) memuat judul, wilayah


kegiatan survei, obyek populasi, jumlah responden, waktu pelaksanaan,
metode statistik, nama dan alamat penyelenggara, dan abstraksi.

(5)

Batas waktu dan tata cara penyampaian sinopsis sebagaimana dimaksud


dalam ayat (1) diatur lebih lanjut oleh Kepala BPS.

lxxvii

Pasal 37
Kewajiban memberitahukan sinopsis dibebankan kepada pihak yang
mempunyai hak untuk menyebarluaskan hasil kegiatan statistik.

(2)

Pemberitahuan sinopsis dapat dikuasakan kepada penyelenggara kegiatan


statistik di dalam negeri apabila pihak yang memiliki hak berada di luar
negeri.

(3)

Penyampaian pemberitahuan sinopsis dapat dilakukan melalui pos,


jaringan komunikasi, dan atau cara penyampaian lainnya yang dianggap
mudah bagi penyelenggara kegiatan statistik.

id

(1)

Pasal 38

Kompilasi produk administrasi statistik khusus dilaksanakan dengan


memanfaatkan berbagai dokumen produk administrasi.

(2)

Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dengan tetap


memperhatikan hak atas kekayaan intelektual seseorang atau lembaga
yang dilindungi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

.b
p

s.
g

o.

(1)

tt

Paragraf 2
Petugas dan Responden
Pasal 39

Pelaksanaan pencacahan survei statistik khusus dilakukan oleh petugas


survei yang telah ditetapkan oleh penyelenggara.

(2)

Ketentuan yang berlaku mengenai petugas sensus sebagaimana dimaksud


dalam Pasal 16 dan 17 berlaku juga untuk petugas survei statistik khusus.

ht
tp
:

//n

(1)

Pasal 40

Penyelenggara survei statistik khusus menetapkan responden atau obyek


penelitian sebelum survei dilakukan.
Paragraf 3
Pengolahan Hasil
Pasal 41
(1)

lxxviii

Penyelenggara statistik khusus berwenang melakukan pengolahan hasil


survei dan kompilasi produk administrasi yang diselenggarakannya.

(2)

Pengolahan hasil statistik sektoral sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)


dapat dilaksanakan secara mandiri atau bersama-sama dengan pihak lain.
BAB III
PENGUMUMAN, PENYEBARLUASAN, PEMANFAATAN,
DAN PEMASYARAKATAN HASIL STATISTIK
Pasal 42
Pengumuman dan penyebarluasan hasil kegiatan statistik dilaksanakan
oleh penyelenggara.

(2)

Dalam hal penyelenggaraan kegiatan statistik dilaksanakan secara bekerja


sama, maka yang berwenang mengumumkan dan menyebarluaskan hasil
kegiatan adalah sesuai kesepakatan masing-masing pihak.

s.
g

Pasal 43

o.

id

(1)

BPS berwenang mengumumkan dan menyebarluaskan hasil statistik dasar


yang diselenggarakannya kepada masyarakat, instansi pemerintah Pusat
dan atau Daerah.

(2)

Hasil statistik dasar sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi hasil
sensus, hasil survei, dan hasil kompilasi produk administrasi.

.b
p

(1)

tt

Pasal 44

Pengumuman hasil statistik yang diselenggarakan oleh BPS dimuat dalam


Berita Resmi Statistik atau media lainnya.

(2)

Berita Resmi Statistik merupakan salah satu media penyebarluasan hasil


statistik.

ht
tp
:

//n

(1)

(3)

Pelaksanaan teknis pengumuman dan penyebarluasan hasil satatistik


sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan (2) ditetapkan oleh Kepala
BPS.
Pasal 45

(1)

Hasil kegiatan statistik yang diselenggarakan oleh BPS, pemanfaatannya


terbuka untuk umum.

(2)

BPS memberikan kesempatan yang sama kepada masyarakat untuk


memperoleh hasil statistik yang diselenggarakannya.

lxxix

(3)

Masyarakat berhak memperoleh manfaat dari hasil statistik yang


diselenggarakan oleh BPS.
Pasal 46
Penyelenggaraan statistik sektoral dan statistik khusus yang hasilnya
untuk dipublikasikan, pemanfaatannya terbuka untuk umum.

(2)

Penyelenggara kegiatan statistik sektoral dan khusus memberikan


kesempatan yang sama kepada masyarakat untuk memperoleh hasil
statistik.

(3)

Kegiatan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) dilaksanakan
dengan tetap memperhatikan hak kekayaan intelektual seseorang atau
lembaga yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan yang
berlaku.

s.
g

Pasal 47

o.

id

(1)

Pemasyarakatan statistik dilakukan dalam rangka memberikan kesadaran


kepada responden, penyelenggara, dan pengguna statistik akan arti dan
pentingnya statistik.

(2)

Pemasyarakatan statistik sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)


dilaksanakan BPS bekerja sama dengan instansi pemerintah dan
masyarakat.

(3)

Pemasyarakatan statistik dilakukan dengan menyebarluaskan hasil


kegiatan statistik sesuai dengan kebutuhan pengguna statistik.

(4)

Pemasyarakatan statistik dilakukan secara berkala dan atau sewaktuwaktu melalui berbagai media informasi, seminar, atau dialog.

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

(1)

BAB IV
KOORDINASI DAN KERJASAMA
Bagian Pertama
Umum
Pasal 48

Koordinasi dan kerjasama penyelenggaraan statistik meliputi hal-hal yang


berkaitan dengan :
a.

pelaksanaan kegiatan statistik;

b.

pembakuan konsep, definisi, klasifikasi, dan ukuran-ukuran.

lxxx

Pasal 49
Koordinasi dan kerjasama penyelenggaraan statistik antara BPS, instansi
pemerintah, dan masyarakat dilaksanakan atas dasar prinsip kemitraan dan
dengan tetap mengantisipasi serta menerapkan perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi.

Pasal 50

id

Bagian Kedua
Pelaksanaan Kegiatan Statistik
Koordinasi dan atau kerjasama penyelenggaraan statistik dilakukan dalam
rangka membangun satu pusat rujukan informasi statistik nasional.

(2)

Koordinasi dan atau kerjasama pelaksanaan kegiatan statistik mencakup


perencanaan, pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan atau analisis
statistik.

s.
g

o.

(1)

Pasal 51

Dalam hal kerjasama pelaksanaan kegiatan statistik sektoral antara


pemerintah dengan lembaga swasta, instansi pemerintah bertindak
sebagai penyelenggara utama.

(2)

Dalam hal koordinasi dan atau kerjasama dilakukan dengan pihak luar
negeri maka pihak Indonesia harus bertindak sebagai penyelenggara
utama.

//n

tt

.b
p

(1)

Pasal 52

ht
tp
:

Koordinasi dan atau kerjasama pelaksanaan kegiatan statistik antara instansi


pemerintah dan BPS dapat dilakukan dalam hal :
a.

pelaksanaan kegiatan statistik sektoral yang jangkauan populasinya berskala


nasional dan hanya dapat dilakukan dengan cara sensus;

b.

pelaksanaan kegiatan statistik sektoral yang dapat dilakukan sendiri oleh


instansi pemerintah.
Pasal 53

(1)

Penyelenggaraan statistik sektoral sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52


huruf a wajib dilaksanakan bersama-sama oleh BPS dan instansi
pemerintah yang bersangkutan.
lxxxi

(2)

Tata cara pelaksanaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur oleh
Kepala BPS dan pimpinan instansi pemerintah yang bersangkutan.
Pasal 54
Dalam hal penyelenggaraan kegiatan statistik sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 52 huruf b dilakukan bekerja sama dengan BPS,
pelaksanaannya diatur oleh Kepala BPS bersama-sama dengan pimpinan
instansi yang bersangkutan.

(2)

Dalam hal penyelenggaraan statistik sektoral tersebut dilaksanakan


sendiri oleh instansi pemerintah yang bersangkutan berlaku ketentuan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26.

o.

id

(1)

s.
g

Bagian Ketiga
Pembakuan Konsep, Definisi,
Klasifikasi, dan Ukuran-ukuran
Pasal 55

(2)

Pasal 56

//n

Dalam rangka mewujudkan kerjasama pembakuan sebagaimana


dimaksud dalam Pasal 55, BPS bertindak aktif memprakarsai kerjasama
dengan instansi pemerintah dan masyarakat.

ht
tp
:

(1)

tt

.b
p

BPS, instansi pemerintah, dan masyarakat bekerja sama melakukan pembakuan


konsep, definisi, klasifikasi, dan ukuran-ukuran untuk mewujudkan dan
mengembangkan Sistem Statistik Nasional.

Dalam melaksanakan pembakuan konsep, definisi, klasifikasi, dan


ukuran-ukuran, Kepala BPS memperoleh saran dan pertimbangan dari
Forum Masyarakat Statistik.
Pasal 57

(1)

Hasil kerjasama pembakuan konsep, definisi, klasifikasi, dan ukuranukuran, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55, selanjutnya disusun oleh
BPS.

(2)

Konsep, definisi, klasifikasi, dan ukuran-ukuran yang disusun oleh BPS


sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) menjadi acuan utama
penyelenggaraan statistik di Indonesia.

lxxxii

BAB V
PEMBINAAN
Pasal 58
(1)

BPS melakukan pembinaan statistik.

(2)

Dalam melakukan pembinaan statistik, BPS dapat bekerja sama dengan


instansi pemerintah, perguruan tinggi, lembaga swasta, dan atau unsur
masyarakat lainnya.

meningkatkan kontribusi dan apresiasi masyarakat terhadap statistik;

b.

membangun satu pusat rujukan informasi statistik nasional;

c.

mengembangkan Sistem Statistik Nasional;

d.

mendukung pembangunan nasional.

s.
g

o.

a.

.b
p

Sasaran pembinaan statistik mencakup :


a.

penyelenggara kegiatan statistik;

b.

responden;

c.

pengguna statistik.

tt

(2)

Pembinaan statistik ditujukan untuk lebih :

Pasal 60

//n

(1)

id

Pasal 59

Upaya pembinaan statistik meliputi :


peningkatan kemampuan sumber daya manusia dalam penyelenggaraan
statistik;

ht
tp
:

a.
b.

pengembangan statistik sebagai ilmu;

c.

peningkatan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat


mendukung penyelenggaraan statistik;

d.

perwujudan kondisi yang mendukung terbentuknya pembakuan dan


pengembangan konsep, definisi, klasifikasi, dan ukuran-ukuran dalam
kerangka semangat kerjasama dengan para penyelenggara kegiatan statistik
lainnya;

e.

pengembangan sistem informasi statistik;

f.

peningkatan penyebarluasan informasi statistik;


lxxxiii

g.

peningkatan kemampuan penggunaan dan pemanfaatan hasil statistik untuk


mendukung pembangunan nasional;

h.

peningkatan kesadaran masyarakat akan arti dan kegunaan statistik.


Pasal 61

Meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam penyelenggaraan


statistik dilaksanakan melalui :
pendidikan formal;

b.

pelatihan;

c.

seminar, lokakarya, dan pertemuan ilmiah statistik;

d.

peningkatan kerjasama pendidikan dan pelatihan statistik antar instansi


pemerintah dan atau swasta.

s.
g

o.

id

a.

Pasal 62

.b
p

Pengembangan statistik sebagai ilmu dilaksanakan melalui :


penelitian dan pengembangan;

b.

pengadaan dan penyebaran media ilmiah statistik;

c.

peningkatan pengembangan profesi;

d.

peningkatan penerapan ilmu statistik melalui pelatihan, seminar, lokakarya,


dan atau pertemuan ilmiah lainnya;

e.

pengadaan bahan rujukan tentang ilmu statistik;

f.

peningkatan kerjasama pengembangan statistik sebagai ilmu antar instansi


pemerintah dan atau swasta.

ht
tp
:

//n

tt

a.

Pasal 63

Peningkatan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat mendukung


penyelenggaraan statistik dilaksanakan melalui :
a.

penerapan dan pengembangan jaringan informasi statistik;

b.

penerapan dan pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak


komputer;

c.

penerapan dan pengembangan penginderaan jarak jauh;

lxxxiv

d.

peningkatan kerjasama pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang


mendukung kegiatan statistik.
Pasal 64

Perwujudan kondisi yang mendukung terbentuknya pembakuan dan


pengembangan konsep, definisi, klasifikasi, dan ukuran-ukuran dalam kerangka
semangat kerjasama dengan para penyelenggara kegiatan statistik lainnya
dilaksanakan melalui :
pengkajian, evaluasi, dan penerapan konsep, definisi, klasifikasi, dan
ukuran-ukuran;

b.

pembakuan dan penyebarluasan konsep, definisi, klasifikasi, dan ukuranukuran yang dibakukan;

c.

peningkatan kerjasama pengembangan dan penerapan konsep, definisi,


klasifikasi, dan ukuran-ukuran yang dibakukan antar instansi pemerintah dan
atau swasta.

s.
g

o.

id

a.

.b
p

Pasal 65

Pengembangan sistem informasi statistik dilaksanakan melalui :


peningkatan keterpaduan penyusunan jaringan sistem informasi statistik;

b.

peningkatan komunikasi sistem informasi statistik antar penyelenggara


kegiatan statistik;

c.

peningkatan hubungan sistem jaringan antar penyelenggara kegiatan


statistik;

d.

peningkatan kerjasama pengembangan jaringan sistem informasi statistik.

ht
tp
:

//n

tt

a.

Pasal 66

Peningkatan penyebarluasan informasi statistik dilaksanakan melalui :


a.

peningkatan mutu dan frekuensi penyebarluasan informasi statistik melalui


berbagai media cetak dan elektronik;

b.

penganekaragaman bentuk dan cara penyajian data sesuai dengan


penggolongan pengguna statistik;

c.

peningkatan kemudahan dalam memperoleh data hasil kegiatan statistik;

lxxxv

d.

peningkatan kerjasama penyebarluasan informasi hasil kegiatan statistik


antar instansi pemerintah dan atau swasta.
Pasal 67

Peningkatan kemampuan penggunaan dan pemanfaatan hasil statistik untuk


mendukung pembangunan nasional dilaksanakan melalui :
peningkatan penyuluhan tentang pemanfaatan hasail statistik secara berkala;

b.

peningkatan penyebarluasan hasil statistik secara menyeluruh atau bertahap;

c.

peningkatan kerjasama penerangan dan pemasyarakatan kegiatan statistik


antar instansi pemerintah dan atau swasta.

o.

id

a.

s.
g

BAB VI
PEMBIAYAAN
Pasal 68

Pembiayaan penyelenggaraan statistik dasar, dibebankan pada Anggaran


Pendapatan dan Belanja Negara dan sumber lain yang sah.

(2)

Dalam rangka memenuhi kebutuhan data statistik dasar untuk keperluan


Pemerintah Daerah, pembiayaannya dibebankan pada Anggaran
Penadapatan dan Belanja Daerah yang bersangkutan.

(3)

Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan (2), berlaku juga
untuk pembiayaan pembinaan statistik.

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

(1)

BAB VII
KETENTUAN PERALIHAN
Pasal 69

Semua ketentuan peraturan pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun


1979 tentang Pelaksanaan Sensus Penduduk, Peraturan Pemerintah Nomor 2
Tahun 1983 tentang Sensus Pertanian, Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun
1985 tentang Sensus Ekonomi, dan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 1992
tentang Organisasi Biro Pusat Statistik dinyatakan tetap berlaku sepanjang tidak
bertentangan dengan atau diganti dengan ketentuan baru berdasarkan Peraturan
Pemerintah ini.

lxxxvi

BAB VIII
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 70
Dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah ini maka :
Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1979 tentang Pelaksanaan Sensus
Penduduk;

b.

Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 1983 tentang Sensus Pertanian;

c.

Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1985 tentang Sensus Ekonomi;

d.

Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 1992 tentang Organisasi Biro Pusat


Statistik;

s.
g

dinyatakan tidak berlaku.

o.

id

a.

Pasal 71

.b
p

Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

ht
tp
:

//n

tt

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan


Pemerintah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik
Indonesia.

lxxxvii

Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 26 Mei 1999
PRESIDEN REPUBLIK
INDONESIA
ttd

id

BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE


Diundangkan di Jakarta

o.

Pada tanggal 26 Mei 1999

s.
g

MENTERI NEGARA SEKRETARIS NEGARA


REPUBLIK INDONESIA

.b
p

ttd

tt

PROF. DR. H. MULADI, S.H.

//n

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1999 NOMOR 96

ht
tp
:

Salinan sesuai dengan aslinya


SEKRETARIAT KABINET RI
Kepala Biro Peraturan
Perundang-undangan II
Plt.

Salinan sesuai dengan salinan aslinya


BADAN PUSAT STATISTIK
Kepala Biro Perencanan,
ttd

ttd

Edy Sudibyo

lxxxviii

Pietojo, MSA

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA


NOMOR 86 TAHUN 1998
TENTANG
BADAN PUSAT STATISTIK
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
bahwa statistik mempunyai peran yang penting bagi
perencanaan, pelaksanaan, pemantuan dan evaluasi
penyelenggaraan berbagai kegiatan;

b.

bahwa dalam rangka penyelenggaraan statistik, Undangundang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik
mengamanatkan untuk membentuk Badan Pemeerintah yang
bertugas menyelenggarakan statistik dasar serta melaksanakan
koordinasi dan pembinaan penyelenggaraan statistik;

o.

id

: a.

c.

1.
2.

bahwa sehubungan dengan hal tersebut diatas, dipandang perlu


untuk menetapkan Keputusan Presiden tentang Badan Pusat
Statistik;
Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945;
Undang undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik
(Lembaran Negara Tahun 1997 Nomor 39, Tambahan
Lembaran Negara Nomor 3683);

ht
tp
:

//n

tt

Mengingat

.b
p

s.
g

Menimbang

Menetapkan

MEMUTUSKAN
KEPUTUSAN
STATISTIK

PRESIDEN

TENTANG

BADAN

PUSAT

lxxxix

BAB I
KEDUDUKAN, TUGAS, DAN FUNGSI
Pasal 1
(1) Badan Pusat Statistik yang selanjutnya dalam Keputusan Presiden ini disingkat BPS
adalah Lembaga Pemerintah Non Departemen yang berada di bawah dan
bertanggung jawab langsung kepada Presiden.
(2) BPS dipimpin oleh seorang Kepala

id

Pasal 2

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

BPS mempunyai tugas membantu Presiden dalam menyelenggarakan statistik dasar,


melaksanakan koordinasi dan kerjasama, serta mengembangkan dan membina statistik
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pasal 3
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, BPS
menyelenggarakan fungsi :
a. perumusan kebijaksanaan nasional di bidang statistik;
b. penyusunan rencana dan program nasional di bidang statistik;
c. penyelenggaraan statistik dasar;
d. koordinasi dan kerjasama statistik dengan instansi pemeerintah, lembaga, organisasi,
perseorangan dan/atau unsur masyarakat lainnya baik di dalam maupun di luar
wilayah Indonesia;
e. penyusunan dan pengembangan pembakuan konsep, definisi, klasifikasi, dan ukuranukuran, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mendukung
penyelenggaraan statistik;
f. pelayanan data dan informasi serta hasil statistik kepada pemerintah dan masyarakat
secara berkala dan sewaktu-waktu baik dari hasil penyelenggaraan sendiri maupun
hasil kompilasi produk administrasi dan cara lainnya;
g. penyebarluasan statistik melalui berbagai cara baik langsung maupun tidak langsung
serta pelaksanaan upaya peningkatan sadar statistik bagi masyarakat;
h. pembinaan penyelenggaraan statistik, responden, dan pengguna statistik;
i. pembinaan sumber daya manusia di lingkungan BPS;
j. pembinaan, pengendalian, dan pegawasan administrasi di lingkungan BPS;
k. tugas lain yang diberikan oleh Presiden.
BAB II
ORGANISASI
Bagian Pertama
Susunan Organisasi
Pasal 4

xc

Susunan organisasi BPS terdiri dari


a. Kepala;

b.

Wakil Kepala;

c.

Deputi Administrasi;

d.

Deputi Perencanaan dan Analisis Statistik;

e.

Deputi Statistik Produksi dan Kependudukan;


Deputi Statistik Produksi dan Neraca Wilayah;

g.

Perwakilan BPS di Daerah;

h.

Unit Pelaksana Teknis.

s.
g

o.

id

f.

Bagian Kedua
Kepala

.b
p

Pasal 5

(1) Kepala BPS berkedudukan dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden.
(2) Kepala BPS bertugas memimpin BPS sesuai dengan tugas dan fungsi BPS yang

ht
tp
:

//n

tt

telah digariskan serta membina aparatur BPS agar berdaya guna dan berhasil guna.
Bagian Ketiga
Wakil Kepala
Pasal 6

(1) Wakil Kepala BPS berkedudukan dibawah dan dan bertanggung jawab langsung
kepada Kepala BPS.

(2) Wakil Kepala BPS bertugas:


a. membantu Kepala BPS dalam membina dan mengembangkan administrasi BPS
agar berdaya guna an berhasil guna;
b. membantu Kepala BPS dalam dalam mengkoordinasikan pelaksanaan tugas unit
kerja di lingkungan BPS baik di Pusat maupun di Daerah;
c. mewakili Kepala BPS dalam hal Kepala BPS berhalangan;
d. melaksanakan tugas lain yang ditetapkan oleh Kepala BPS.

xci

Bagian Keempat
Deputi Administrasi
Pasal 7
Deputi Administrasi adalah unsur pembantu pimpinan, yang berada di bawah dan
bertanggung jawab langsung kepada Kepala BPS.
Pasal 8
melaksanakan
ketatausahaan,
tata laksana,
di lingkungan

s.
g

Pasal 9

o.

id

Deputi Administrasi mempunyai tugas membantu Kepala BPS dalam


pembinaan, pengelolaan dan pelayanan administrasi umum di bidang
keuangan, kerumatanggaan, kepegawaian, hukum, organisasi dan
perlengkapan dan perbekalan, serta pengendalian pelaksanaan program
BPS.

//n

tt

.b
p

Dalam melaksankan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8, Deputi Administrasi


menyelenggarakan fungsi :
a. perumusan kebijaksanaan di bidang pelayanan administrasi di lingkungan BPS;
b. pembinaan, pengelolaan dan pelayanan administrasi umum di bidang ketatausahaan,
keuangan, kerumatanggaan, kepegawaian, hukum, organisasi dan tata laksana;
c. penyebarluasan informasi kegiatan statistik;
d. pengelolaan perlengkapan dan perbekalan;
e. pengendalian, pembinaan dan pengelolaan keuangan dan manajemen BPS;
f. tugas lain yang ditetapkan oleh Kepala BPS

ht
tp
:

Bagian Kelima
Deputi Perencanaan dan Analisis Statistik
Pasal 10

Deputi Perencanaan dan Analisis Statistik adalah unsur pelaksana sebagian tugas dan
fungsi BPS, yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala BPS.
Pasal 11

Deputi Perencanaan dan Analisis Statistik mempunyai tugas membantu Kepala BPS
dalam melaksanakan perencanaan dan evaluasi statistik, pembinaan dan pengembangan
metodologi, penyajian dan pelayanan data, analisis statistik, serta pemanfaatan sistem
informasi statistik.

xcii

Pasal 12

id

Dalam melaksankan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11, Deputi Perencanaan
dan Analisis Statistik menyelenggarakan fungsi :
a. perumusan kebijaksanaan di bidang Perencanaan dan Analisis Statistik;
b. penyusunan rencana dan evaluasi program kegiatan statistik serta penyusunan dan
pengembangan metodologi statistik dalam rangka pelaksanaan sensus, survei,
kompilasi produk administrasi, dan cara lain;
c. pembinaan dan penyusunan sistem informasi statistik, diseminasi, penyebarluasan,
penyajian, dan pelayanan statistik;
d. pembinaan analisis dan pengembangan statistik;
e. tugas lain yang ditetapkan oleh Kepala BPS

s.
g

Pasal 13

o.

Bagian Keenam
Deputi Statistik Produksi dan Kependudukan

Deputi Statistik Produksi dan Kependudukan adalah unsur pelaksana sebagian tugas dan
fungsi BPS, yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala BPS.

.b
p

Pasal 14

//n

tt

Deputi Statistik Produksi dan Kependudukan mempunyai tugas membantu Kepala BPS
dalam melaksanakan penyelenggaraan, koordinasi dan kerjasama, serta pembinaan
statistik pertanian, industri, pertambangan, energi, konstruksi, demografi, ketenagakerjaan
dan kesejahteraan rakyat.
Pasal 15

ht
tp
:

Dalam melaksankan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14, Deputi Statistik
Produksi dan Kependudukan menyelenggarakan fungsi :
a. perumusan kebijaksanaan di bidang statistik produksi dan kependudukan;
b. penyelenggaraan, koordinasi dan kerjasama, serta pembinaan statistik pertanian,
industri, pertambangan, energi, konstruksi, demografi, ketenagakerjaan dan
kesejahteraan rakyat;
c. peningkatan mutu data statistik pertanian, industri, pertambangan, energi, konstruksi
, demografi, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan rakyat;
d. penyerasian, pemeliharaan sistem, dan peningkatan kecermatan data statistik
pertanian, industri, pertambangan, energi, konstruksi, demografi, ketenagakerjaan,
dan kesejahteraan rakyat;
e. tugas lain yang ditetapkan oleh Kepala BPS
Bagian Ketujuh

xciii

Deputi Statistik Distribusi dan Neraca Nasional


Pasal 16
Deputi Statistik Distrinbusi dan Neraca Nasional adalah unsur pelaksana sebagian tugas
dan fungsi BPS, yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala
BPS
Pasal 17

Pasal 18

o.

id

Deputi Statistik Distribusi dan Neraca Nasional mempunyai tugas menbantu Kepala BPS
dalam melaksanakan penyelenggaraan, koordinasi dan kerjasama, dan pembinaan statistik
harga, keuangan, perdagangan dan jasa, neraca produksi, serta neraca konsumsi dan
akumulasi.

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 17, Deputi Statistik
Distribusi dan Neraca Nasional menyelenggarakan fungsi :
a. perumusan kebijaksanaan di bidang statistik distribusi dan neraca nasional;
b. penyelenggaraan, koordinasi dan kerjasama, dan pembinaan statistik harga,
keuangan, perdagangan dan jasa, neraca produksi, serta neraca konsumsi dan
akumulasi;
c. peningkatan mutu data statistik harga, keuangan, perdagangan dan jasa, neraca
produksi, serta neraca konsumsi dan akumulasi;
d. penyerasian, pemeliharaan sistem, dan peningkatan kecermatan data statistik harga,
keuangan, perdagangan dan jasa, neraca produksi, serta neraca konsumsi dan
akumulasi
e. tugas lain yang ditetapkan oleh Kepala BPS
Bagian Kedelapan
Perwakilan BPS di Daerah
Pasal 19

(1) BPS Propinsi adalah instansi vertikal BPS yang berada di ibukota Propinsi.
(2) Dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi BPS Propinsi, pada tingkat
Kabupaten/Kotamadya dapat dibentuk BPS Kabupaten/Kotamadya
(3) Pembentukan BPS Propinsi dan BPS Kabupaten/Kotamadya ditetapkan dengan
Keputusan Kepala BPS setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Negara
Koordinator Pengawasan Pembangunan dan Pendayagunaan Aparatur Negara.
Pasal 20

xciv

(1) Dalam rangka pelaksanaan operasional statistik di lapangan, pada tingkat


Kecamaatan dapat diangkat seorang atau lebih petugas statistik sebagai Mantri
Statistik
(2) Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), diatur lebih lanjut
oleh Kepala BPS.
Bagian Kesembilan
Unit Pelaksana Teknis
Pasal 21

s.
g

o.

id

(1) Dalam rangka menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi BPS, di lingkungan BPS
dapat dibentuk Unit Pelaksana Teknis yang selanjutnya disebut UPT.
(2) UPT merupakan unit teknis yang melaksanakan tugas dan fungsi tertentu dalam
rangka menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi BPS.
Pasal 22

.b
p

Pembentukan UPT di lingkunan BPS dilaksanakan dan ditetapkan oleh Kepala BPS
setelah terlebih dahulu mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Negara Koordinator
Bidang Pengawasan Pembangunan dan Pendayagunaan Aparatur Negara.

Pasal 23

//n

tt

BAB III
TATA KERJA

ht
tp
:

(1) Semua unsur di lingkungan BPS dalam melaksanakan tugasnya wajib menerapkan
prinsip koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi baik dalam lingkunan BPS sendiri
maupun dalam hububgan antar instansi lainnya untuk kesatuan gerak sesuai tugas
dan fungsinya.
(2) Setiap pimpinan satuan organisasi wajib mengawasi bawahannya masing-masing dan
bila terjadi penyimpangan diwajibkan mengambil langkah-langkah yang diperlikan
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang belaku.
BAB IV
PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN
Pasal 24
(1) Kepala dan Wakil Kepala adalah jabatan eselon I a.
(2) Deputi adalah jabatan eselon I b.

xcv

Pasal 25
(1) Kepala BPS diangkat dan diberhentikan oleh Presiden.
(2) Wakil Kepala BPS diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usul Kepala BPS.
(3) Deputi diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usul Kepala BPS

Pasal 26

o.

BAB V
PEMBIAYAAN

id

(4) Pejabat eselon II ke bawah diangkat dan diberhentikan oleh Kepala BPS.

s.
g

(1) Segala pembiayaan dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi BPS dibebankan
pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

.b
p

(2) Dalam rangka memenuhi kebutuhan data statistik regional bagi pemerintah daerah,
penyediaan dana dan fasilitasnya dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah setempat.

tt

(3) BPS dapat menrima dana dari pihak lain dalam rangka kerjasama yang dapat
dipergunakan untuk mengembangkan pelaksanaan tugas dan fungsi BPS, yang tata
cara penerimaan dan pengeluarannya dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.

ht
tp
:

//n

BAB VI
FORUM MASYARAKAT STATISTIK
Pasal 27

Dalam rangka penyrlrnggaran statistik Kepala BPS membentuk Forum Masyarakat


Statistik
Pasal 28

(1) Forum Masyarakat Statistik bersifat non struktural dan independen yang anggotanya
terdiri atas unsur pemerintah, pakar, praktisi, dan tokoh masyarakat.
(2) Forum Masyarakat Statistik bertugas memberi saran dan pertimbangan kepada
Kepala BPS dalam bidang statistik.

xcvi

(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai tugas, susunan organisasi dan tata kerja Forum
Masyarakat Statistik diatur oleh Kepala BPS

BAB VII
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 29

Pasal 30

o.

id

Rincian tugas, fungsi, susunan organisasi, dan tata kerja satuan organisasi di lingkungan
BPS ditetapkan oleh Kepala BPS setelah terlebih dahulu mendaoat persetujuan tertulis
dari menteri Negara Koordinator Bidang Pengawasan dan Pendayagunaan Aparatur
Negara.

.b
p

s.
g

Semua peraturan pelaksanaan Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 1992 tentang


Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Biro Pusat Statistik
dinyatakan tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan atau belum diganti dengan yang
baru berdasrkan Keputusan Presiden ini.
Pasal 31

//n

tt

Pada saat mulai berlakunya Keputusan Presiden ini, maka Keputusan Presiden Nomor 6
Tahun 1992 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Biro
Pusat Statistik dinyatakan tidak berlaku.
Pasal 32

ht
tp
:

Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

xcvii

Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal 17 Juni 1998
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
ttd
BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE

o.

id

Salinan sesuai dengan aslinya


SEKRETARIAT KABINET RI
Kepala Biro Hukum
Dan perundanga-undangan

s.
g

ttd

.b
p

Lambock V. Nahattands

ht
tp
:

//n

tt

Salinan sesuai dengan salinan aslinya


Kepala Biro Kepegawaian
Dan Organisasi, BPS

xcviii

Pietojo, MSA
NIP. 340003653

1.1 Keadaan Geografi

o.

id

Keadaan seperti ini berganti


setiap setengah tahun setelah melewati masa peralihan pada bulan
April-Mei dan OktoberNopember
Walaupun demikian mengingat NTT
dekat dengan Australia, arus angin
yang banyak mengandung uap air
dari Asia dan Samudera Pasifik
sampai di wilayah NTT kandungan
uap airnya sudah berku rang yang
mengakibatkan hari hujan di NTT
berkurang. Hal ini menjadikan Nusa
Tenggara Timur sebagai wilayah
yang tergolong kering dimana hanya
4 bulan (Januari s.d Maret, dan
Desember) yang keadaannya relatif
basah dan 8 bulan sisanya relatif
kering.
Dari Tabel 1.9 jumlah curah
hujan setahun bervariasi antar kabu
paten. Pada tahun 2002 jumlah curah
hujan setahun tertinggi di kabupaten
Ngada (3 110 mm), Belu (2 383
mm), Kota Kupang (1 302 mm),
Manggarai (1 230 mm), Kupang
(902 mm) dan terendah Sumba
Timur (648 mm).
Rata-rata kelembaban udara di
Kota Kupang tahun 2002 sebe sar
74%, arah kecepatan angin E/5 knot,
tekanan udara 1009.9 mili bar, dan
rata-rata suhu udara di atas 26 oC.

1.2 Keadaan Iklim

.b
p

s.
g

Propinsi NTT terletak antara 812 Lintang Selatan dan 118-125


Bujur Timur. Luas wilayah daratan
47.349,9 km tersebar pada 566
pulau (42 pulau dihuni dan 524
pulau tidak dihuni). Sebagian besar
wilayahnya bergunung dan berbukit,
hanya sedikit dataran rendah.
Memiliki sebanyak 29 sungai deng
an panjang antara 30-100 km. Di
daratan Flores dan Alor terdapat 11
gunung berapi dengan ketinggian
antara 637-2.149 meter di atas per
mukaan laut, yang sejak 1881 sam
pai dengan tahun 2002 tercatat se
muanya pernah meletus.

ht
tp
:

//n

tt

Seperti halnya di tempat lain di


Indonesia, di Nusa Tenggara Timur
hanya dikenal 2 musim yaitu musim
kemarau dan musim hujan. Pada
bulan Juni-September arus angin ber
asal dari Australia dan tidak banyak
mengandung uap air sehingga meng
akibatkan musim kemarau. Sebalik
nya pada bulan Desember - Maret
arus angin banyak mengandung uap
air yang berasal dari Asia dan Samu
dera Pasifik sehingga terjadi musim
hujan.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

GEOGRAFI / GEOGRAPHY

I. GEOGRAFIS
(GEOGRAPHY)
I.1. Letak Daerah / Location
Propinsi Nusa Tenggara Timur Terletak Pada :
Nusa Tenggara Timur Province is Located at :
80 120 Lintang Selatan / South Latitude
1180 1250 Bujur Timur / East Longitude
: 47 349.9 Km2
:

Luas Perairan
Waters Area

: 200 000 Km2

o.

Luas Daratan
Land Area

id

I.2. Luas Daerah / Area

s.
g

Tabel 1.3. Banyaknya Pulau Di Nusa Tenggara Timur menurut Luas


Dan Status Penghunian
Number of Islands in Nusa Tenggara Timur by Area and.
Inhabitation Status

.b
p

Luas Pulau
Area Of Island
(Km2)
(1)

Tidak Dihuni
Not Inhabitated

Jumlah
Total *)

(2)

(3)

(4)

10

507

15

27

42

tt

Dihuni
Inhabitated

497

20.0 99.9

100.0 999.9

1 000.0 2 999.9

3 000.0 9 999.9

10 000.0 14 999.9

Jumlah
Total

42

524

566

0.0 0.9

ht
tp
:

//n

1.0 19.9

Keterangan : *)Jumlah Pulau Yang Mempunyai Nama /


= 246 Pulau.
Remarks
Number Of Island With Name
Jumlah Pulau Yang Tidak Mempunyai Nama / = 320 Pulau.
Number Of Island Without Name
Sumber
: Brosur No. 30. Tahun 1979
Source
Direktorat Agraria Propinsi Dati I NTT / Directorate General of Agraria of NTT.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

GEOGRAFI / GEOGRAPHY

Tabel /Table 1.4


Luas Daerah Nusa Tenggara Timur menurut Pulau
The Area of Nusa Tenggara Timur by Island
Pulau
Island

Luas Daerah
Area
(Km2)

Persentase
Percentage

(1)

(2)

(3)

11 040.00

23.30

02.

Sabu

421.70

0.90

03.

Rote

1 214.30

04.

Semau

261.00

*)

Timor

06.

Alor

07.

Pantar

08.

Lomblen

09.

Adonara

10.

Solor

11.

Flores

12.

Rinca

13.
14.

14 394.90

2.60

s.
g

05.

id

Sumba

o.

01.

0.60
30.40
3.40

711.80

1.50

1 266.00

2.70

518.80

1.10

226.20

0.50

14 231.00

30.00

212.50

0.40

Komodo

332.40

0.70

Lain-Lainnya / Others

445.90

0.90

47 349.9

100.00

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

2 073.40

Nusa Tenggara Timur

Keterangan : *) Hanya Wilayah Nusa Tenggara Timur/


Remarks
Only Area Of Nusa Tenggara Timur.
Sumber
: Brosur No. 30. Tahun 1979
Source
Direktorat Agraria Propinsi Dati I NTT / Directorate General of Agraria of NTT

10

NTT DALAM ANGKA 2002/ NTT IN FIGURES 2002

GEOGRAFI / GEOGRAPHY

Tabel /Table 1.5


Luas Daerah Nusa Tenggara Timur menurut Kabupaten
The Area of Nusa Tenggara Timur by Regency
Luas Daerah
Area
(Km2)

Persentase
Percentage

(1)

(3)

(4)

01.

Sumba Barat

4 051.92

8.56

02.

Sumba Timur

7 000.50

03.

Kupang

5 898.26

id

Kabupaten
Regency

04.

Timor Tengah Selatan

3 947.00

05.

Timor Tengah Utara

2 669.66

06.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

09.

Flores Timur

10.

Sikka

11.

Ende

12.

Ngada

13.
14.

s.
g

o.

12.45
8.34
5.64
5.16

2 864.60

6.05

1 266.38

2.67

1 812.85

3.82

1 731.92

3.66

2 046.62

4.32

3 037.88

6.42

Manggarai

7 136.40

15.07

Rote Ndao

1 280.00

2.70

160.34

0.34

47 349.90

100.00

//n

tt

.b
p

2 445.57

ht
tp
:
71.

14.78

Kota Kupang
Jumlah
Total

Sumber : Brosur No. 30. Tahun 1979


Source Direktorat Agraria Propinsi Dati I NTT /
Directorate General Of Agraria Of Nusa Tenggara Timur.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

11

GEOGRAFI / GEOGRAPHY

Tabel /Table 1.6.


Luas Daerah Nusa Tenggara Timur menurut Kecamatan
The Total Area of Nusa Tenggara Timur by District
2002
Jumlah Desa/
Kelurahan*)
Number Of Villages

Kabupaten/ Kecamatan
Regency / District
(1)

(2)

(4)

010. Kodi

23

554.30

13.66

011. Kodi Bangedo

13
411.80

10.16

286.92

7.08

320.00

7.90

020. Walakaka

13

021. Wanokaka

10

030. Waijewa Barat

14

031. Waijewa Selatan

040. Waijewa Timur

20

062. Mamboro

//n

tt

071. Umbu Ratu Nggai


Sumba Timur

153.50

11

78.00

1.92

12

701.80

17.32

1 545.60

38.15

123

7 000.50

100.00

12

1 210.20

17.29

864.40

12.09

1 644.90

23.50

734.20

10.49

5.71

11

070. Katikutana

010. Lewa

6
8

.b
p

060. Laratama
061. Tana Righu

id

100.00

051. Kota Waikabubak

23

11

10

020. Tabundung

10

021. Pinu Pahar

ht
tp
:

011. Nggaha Ori Angu

030. Paberawai
031. Karera

8
10

032. Kakaungu Eti

033. Matawai La Pawu

040. Pahunga Lodu

041. Wula Waijilu

042. Rindi

12

(3)
4 051.92

041. Palla
050. Loli

02.

Persentase
Percentage

192

o.

Sumba Barat

s.
g

01.

Luas Daerah
Area
(Km2)

050. Rindi Umalulu

10

725.10

10.36

060. Pandawai

11

779.10

11.13

061. Kota Waingapu


062. Haharu

12
11

98.50
944.10

1.41
13.49

NTT DALAM ANGKA 2002/ NTT IN FIGURES 2002

GEOGRAFI / GEOGRAPHY

Lanjutan Tabel / Continued Table I.6


Luas Daerah
Area
(Km2)

Persentase
Percentage

(1)

(2)

(3)

(4)

186

5 898.26

100.00

36.97

0.63

Kupang
010. Raijua

20

030. Sabu Timur

21

4.29

170.90

2.90

252.92

s.
g

020. Sabu Barat

id

Jumlah Desa/
Kelurahan
Number of Villages

o.

03.

Kabupaten/ Kecamatan
Regency / District

100. Semau

248.80

4.22

20

251.05

4.26

.b
p

110. Kupang Barat

10

12

219.30

3.72

130. Amarasi

24

737.47

12.50

22

575.50

9.76

270.12

4.58

160. Fatuleu

11

987.50

16.74

170. Takari

586.50

9.94

180. Amfoang Selatan

14

649.43

11.01

190. Amfoang Utara

15

911.80

15.46

tt

120. Kupang Tengah

//n

140. Kupang Timur

ht
tp
:

150. Sulamu

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

13

GEOGRAFI / GEOGRAPHY

Lanjutan Tabel / Continued Table 1.6


Jumlah Desa/
Kelurahan
Number of Villages

(1)

(2)

Timor Tengah Selatan


010. Mollo Utara

(4)

100.00

13

642.00

16.27

695.50

17.62

030. Amanuban Barat

14

031. Kota So'E

11

032. Batu Putih

040. Amanuban Selatan


041. Kuanfatu

331.40

8.40

20.90

0.53

18

450.10

11.40

11

336.00

8.51

448.80

11.37

060. Amanuban Timur

15

216.20

5.48

061. Kie

16

226.00

5.72

20

341.90

8.66

17

238.20

6.03

Timor Tengah Utara

159

2 669.70

100.00

010. Miomafo Barat

27

447.30

16.75

020. Miomafo Timur

40

658.70

24.67

021. Noemuti

15

021. Kota Kefamenanu


030. Insana
031. Insana Utara

10
20
10

79.00
665.80

2.95
24.94

040. Biboki Selatan

16

349.10

13.08

050. Biboki Utara


051. Biboki Anleu

12
9

469.80

17.60

tt

070. Amanatun Selatan


071. Boking

26

.b
p

050. Amanuban Tengah

id

16

021. Polen

ht
tp
:

//n

080. Amanatun Utara

14

(3)

3 947.00

020. Mollo Selatan

05.

Persentase
Percentage

212

o.

011. Fatumnasi

Luas Daerah
Area
(Km2)

s.
g

04.

Kabupaten/ Kecamatan
Regency / District

13

NTT DALAM ANGKA 2002/ NTT IN FIGURES 2002

GEOGRAFI / GEOGRAPHY

Lanjutan Tabel / Continued Table 1.6


Jumlah Desa/
Kelurahan
Number of Villages
(2)

Kabupaten/ Kecamatan
Regency / District
(1)

2 445.57

100.00

31

425.30

17.39

011. Rinhat

13

020. Malaka Tengah

12

021. Sasita Mean

11

030. Malaka Timur

21

031. Kobalima

12

id

166

13.94

356.70

14.58

217.10

8.88

15

214.30

8.76

16

363.10

14.85

12

472.00

19.30

12

56.17

2.30

175

2 864.60

100.00

010. Pantar

22

754.50

26.34

011. Pantar Barat

24

020. Alor Barat Daya

27

545.00

19.03

030. Alor Selatan

16

194.30

6.78

040. Alor Timur

14

904.50

31.58

040. Lamaknen
050. Tasifeto Timur

341.00

060. Tasifeto Barat


061. Kota Atambua

//n

tt

062. Kakuluk Mesak

.b
p

051. Raihat

Alor

ht
tp
:

07.

(4)

o.

Belu

Persentase
Percentage

010. Malaka Barat

s.
g

06.

Luas Daerah
Area
(Km2)
(3)

041. Alor Timur Laut

050. Alor Barat Laut

27

363.90

12.70

051. Teluk Mutiara

19

102.40

3.58

052. Alor Tengah Utara

18

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

15

GEOGRAFI / GEOGRAPHY

Lanjutan Tabel / Continued Table 1.6


Jumlah Desa/
Kelurahan
Number of Villages

Kabupaten/ Kecamatan
Regency / District
(1)

(2)

(4)

1 266.38

100.00

010. Nagawutung

11

268.32

21.19

011. Wulandoni

11

020. Atadei

12

030. Ile Ape

21

040. Lebatukan

13
12

010. Wulan Gintang

tt

011. Titehena

14.94

135.12

10.67

241.90

19.10

165.64

13.08

19

161.91

12.79

18

104.26

8.23

213

1 812.85

100.00

15

510.20

16.76

.b
p

070. Buyasuri
Flores Timur

189.23

s.
g

050. Nubatukan

11

19

343.20

11.15

030. Larantuka

22

207.50

6.74

150.70

4.89

040. Solor Barat

17

ht
tp
:

//n

020. Tanjung Bunga

031. Ile Mandiri

16

(3)

117

060. Omesuri

09.

Persentase
Percentage

id

Lembata

o.

08.

Luas Daerah
Area
(Km2)

050. Solor Timur

19

75.70

2.46

060. Adonara Barat

28

189.80

6.16

061. Wotan Ulumado

11

070. Adonara Timur

16

329.70

10.71

071. Ile Boleng

16

072. Witihama

13

073. Kelubagolit

18

NTT DALAM ANGKA 2002/ NTT IN FIGURES 2002

GEOGRAFI / GEOGRAPHY

Lanjutan Tabel / Continued Table 1.6


Jumlah Desa/
Kelurahan
Number of Villages

Luas Daerah
Area
(Km2)

Persentase
Percentage

(1)

(2)

(3)

(4)

Sikka
010. Paga

100.00

273.90

15.82

307.20

17.74

172.60

9.97

76.40

4.41

020. Nita

14

030. Maumere

18

031. Alok

13

032. Palue

8
7

050. Kewapante

071. Waigete

tt

Ende

1.81

80.10

4.62

15

168.30

9.72

14

622.12

35.92

172

2 046.62

100.00

11

348.60

17.03

202.45

9.89

.b
p

060. Bola
070. Talibura

31.30

19

s.
g

040. Lela

11.

1 731.92

14

id

011. Mego

138

o.

10.

Kabupaten/ Kecamatan
Regency / District

010. Nangapada

//n

011. Pulau Ende


020. Ende

6
18
13

74.90

3.66

16

156.20

7.63

040. Wolowaru

20

237.77

11.61

041. Watuneso

11
633.90

30.97

392.80

19.19

ht
tp
:

021. Ende Selatan


030. Ndona

042. Wolojita

050. Maurole/Nagakoba

17

051. Kota Baru

11

052. Detusoko

22

060. Maukaro

061. Wewaria

14

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

17

GEOGRAFI / GEOGRAPHY

Lanjutan Tabel / Continued Table 1.6


Kabupaten/ Kecamatan
Regency / District

Jumlah Desa/
Kelurahan
Number of Villages

(1)

(2)

Ngada
010. Aimere

173
17

(4)

100.00
7.73

250.70

8.26

27

141.90

4.67

040. Nangaroro

15

264.30

8.70

050. Boawae

20

325.40

10.71

060. Bajawa

12

395.60

13.43

56.78

1.46

15

683.00

22.48

23

685.40

22.56

7 136.40
1 339.20
435.70
695.00
572.00
568.70
413.50
579.20
388.50
239.90
329.80
188.30
241.90
71.80
154.80
322.70
595.40

100.00
18.76
6.10
9.74
8.02
7.97
5.79
8.12
5.44
3.36
4.62
2.64
3.39
1.06
2.17
4.52
8.34

s.
g

10

070. Riung
080. Aesesa

.b
p

081. Kaburea

//n

tt

Manggarai
010. Komodo
011. Sano Nggoang
020. Lembor
030. Satar Mese
040. Mborong
041. Kota Komba
050. Elar
051. Sambi Rampas
060. Lamba Leda
061. Poco Ranaka
070. Cibal
080. Ruteng
081. Langke Rembong
090. Kuwus
091. Macang Pacar
100. Reok

ht
tp
:

id

20

030. Mauponggo

061. Ngada Bawa

18

(3)

020. Golewa

062. Soa

13.

Persentase
Percentage

3 037.88
234.80

o.

12.

Luas Daerah
Area
(Km2)

375
25
24
32
38
21
17
21
11
16
28
35
28
11
27
13
20

NTT DALAM ANGKA 2002/ NTT IN FIGURES 2002

GEOGRAFI / GEOGRAPHY

Lanjutan Tabel / Continued Table 1.6


Luas Daerah
Area
(Km2)

Persentase
Percentage

(1)

(2)

(3)

(4)

Rote Ndao

80

1 280.00

100.00

010. Rote Barat Daya

17

168.80

13.19

020. Rote Barat Laut

16

248.46

19.41

030. Lobalain

14

145.70

11.38

12

235.90

18.43

11

176.20

13.77

10

304.94

23.82

45

160.34

100.00

11

51.54

32.15

67.34

42.00

030. Oebobo

12

25.66

16.00

040. Kelapa Lima

13

15.80

9.85

040. Rote Tengah

Kota Kupang

//n

010. Alak

tt

71.

.b
p

050. Pantai Baru


060. Rote Timur

ht
tp
:

020. Maulafa

o.

id

Jumlah Desa/
Kelurahan
Number of Villages

s.
g

14

Kabupaten/ Kecamatan
Regency / District

Sumber : Daerah Dalam Angka Setiap Kabupaten/Regency in Figures


Source
Include area new District
Keterangan : Luas Kecamatan Induk termasuk luas Kecamatan pecahannya
Remark
Include area new District

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

19

GEOGRAFI / GEOGRAPHY

Tabel /Table 1. 7
Persentase Penyinaran Matahari di Kota
Kupang menurut Bulan
Percentage of Sunshine in Kupang by Month
1999 - 2002
1999

2000

2001

2002

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

Januari / January

47

30

Pebruari / February

38

44

Maret / March

54

51

April / April

73

Mei / May

95

68

51

33

59

81

66

85

89

64

97

97

s.
g

o.

53

.b
p

Juni / June

id

Bulan
Month

90

93

76

96

95

95

89

94

93

98

97

99

September / September

100

99

99

87

Oktober / October

93

90

87

99

Nopember / November

77

79

65

90

Desember / December

46

73

59

77

ht
tp
:

//n

Agustus / August

tt

Juli / July

Sumber : Badan Meteorologi Dan Geofisika. Stasiun Klimatologi Kupang


Source Climatology Kupang Station.

20

NTT DALAM ANGKA 2002/ NTT IN FIGURES 2002

Lampiran 1
I. GEOGRAFIS
(GEOGRAPHY)
I.1. Letak Daerah / Location
Propinsi Nusa Tenggara Timur Terletak Pada :
Nusa Tenggara Timur Province is Located at :
80 120 Lintang Selatan / South Latitude
1180 1250 Bujur Timur / East Longitude
: 47 349.9 Km2
:

Luas Perairan
Waters Area

: 200 000 Km2

o.

Luas Daratan
Land Area

id

I.2. Luas Daerah / Area

0.0 0.9

Dihuni
Inhabitated

Tidak Dihuni
Not Inhabitated

Jumlah
Total *)

(2)

(3)

(4)

10

507

15

27

42

tt

Luas Pulau
Area Of Island
(Km2)
(1)

.b
p

s.
g

Tabel 1. Banyaknya Pulau Di Nusa Tenggara Timur menurut Luas


Dan Status Penghunian
Number of Islands in Nusa Tenggara Timur by Area and.
Inhabitation Status

497

20.0 99.9

100.0 999.9

1 000.0 2 999.9

ht
tp
:

//n

1.0 19.9

3 000.0 9 999.9

10 000.0 14 999.9

Jumlah
Total

42

524

566

Keterangan : *)Jumlah Pulau Yang Mempunyai Nama /


= 246 Pulau.
Remarks
Number Of Island With Name
Jumlah Pulau Yang Tidak Mempunyai Nama / = 320 Pulau.
Number Of Island Without Name
Sumber
: Brosur No. 30. Tahun 1979
Source
Direktorat Agraria Propinsi Dati I NTT / Directorate General of Agraria of NTT.

Tabel /Table 2
Luas Daerah Nusa Tenggara Timur menurut Pulau
The Area of Nusa Tenggara Timur by Island
Pulau
Island

Luas Daerah
Area
(Km2)

Persentase
Percentage

(1)

(2)

(3)

11 040.00

23.30

02.

Sabu

421.70

0.90

03.

Rote

1 214.30

04.

Semau

261.00

*)

Timor

06.

Alor

07.

Pantar

08.

Lomblen

09.

Adonara

10.

Solor

11.

Flores

12.

Rinca

13.
14.

14 394.90

2.60

s.
g

05.

id

Sumba

o.

01.

0.60
30.40
3.40

711.80

1.50

1 266.00

2.70

518.80

1.10

226.20

0.50

14 231.00

30.00

212.50

0.40

Komodo

332.40

0.70

Lain-Lainnya / Others

445.90

0.90

47 349.9

100.00

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

2 073.40

Nusa Tenggara Timur

Keterangan : *) Hanya Wilayah Nusa Tenggara Timur/


Remarks
Only Area Of Nusa Tenggara Timur.

Sumber
Source

: Brosur No. 30. Tahun 1979


Direktorat Agraria Propinsi Dati I NTT / Directorate General of Agraria of NTT

Tabel /Table 3
Luas Daerah Nusa Tenggara Timur menurut Kabupaten
The Area of Nusa Tenggara Timur by Regency
Kabupaten
Regency

Luas Daerah
Area
(Km2)

Persentase
Percentage

(1)

(3)

(4)

Sumba Barat

4 051.92

8.56

02.

Sumba Timur

7 000.50

14.78

03.

Kupang

5 898.26

04.

Timor Tengah Selatan

3 947.00

05.

Timor Tengah Utara

2 669.66

06.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

09.

Flores Timur

10.

Sikka

11.

Ende

12.

Ngada

13.
14.

s.
g

o.

12.45
8.34
5.64
5.16

2 864.60

6.05

1 266.38

2.67

1 812.85

3.82

1 731.92

3.66

2 046.62

4.32

3 037.88

6.42

Manggarai

7 136.40

15.07

Rote Ndao

1 280.00

2.70

160.34

0.34

47 349.90

100.00

//n

tt

.b
p

2 445.57

ht
tp
:
71.

id

01.

Kota Kupang
Jumlah
Total

GEOGRAFI/ GEOGRAPHY

Tabel / Table 1. 8
Rata-rata Kelembaban Udara, Arah/Kecepatan Angin dan
Rata-rata Tekanan Udara di Kota Kupang menurut Bulan
The Average of Relative Hummidity Wind Direction/Velocity
and Atmosphere Pressure in Kupang by Month
2002
Kelembaban
Relative Hummidity
(%)

Arah/ Kecepatan Angin


Wind Direction/ Velocity
(Knot)

(1)

(2)

(3)

Januari / January

86

N/3

Pebruari / February

89

Maret / March

85

April / April

78

Mei / May

67

o.
s.
g

NW/4

Juli / July

1 008.1

1 008.3
1 008.4

E/4

1 008.6

E/6

1 010.2

67

E/7

1 010.9

64

E/8

1 012.5

61

E/7

1 012.0

tt

Agustus / August

(4)

W/3

.b
p

Juni / June

Tekanan
Preassure
( Milibar)

id

Bulan
Month

71

S/5

1 012.1

Oktober / October

72

NW/4

1 010.0

Nopember / November

70

N/5

1 008.8

Desember / December

80

W/3

1 008.9

74

E/5

1 009.9

ht
tp
:

//n

September / September

Rata-Rata
Average

Sumber
: Badan Meteorologi dan Geofisika. Stasiun Klimatologi Kupang
Source
Climatology Kupang Station.
Keterangan : Utara (N). Timur Laut (NE). Timur (E).Tenggara (SE).Selatan(S)
Remarks
Barat Daya(SW). Barat (W). Barat Laut(NW).

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

21

GEOGRAFI/ GEOGRAPHY

Tabel /
Banyaknya Hari Hujan
menurut
The Number of Rainy Day
by
20

(1)

Januari
January

Pebruari
February

(2)

(3)

Maret
March

April
April

id

Kabupaten
Regency

Mei
May

(4)

(5)

(6)

Sumba Barat

02.

Sumba Timur

15

21

11

03.

Kupang

24

17

04.

Timor Tengah Selatan

20

18

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

11

14

07.

Alor

23

11

08.

Lembata

09.

Flores Timur

10.
11.

.b
p

s.
g

o.

01.

Sikka

Ende

ht
tp
:

//n

tt

12.

Ngada

23

21

11

13.

Manggarai

24

24

26

24

14.

Rote Ndao

16

18

10

71.

Kota Kupang

22

26

11

Catatan : X) Tidak Ada Laporan


Note
Not Stated
-)
Tidak Ada Hujan
No Rain
Sumber : Badan Meteorologi Dan Geofisika. Stasiun Klimatologi Kupang
Source Climatology Kupang Station.

22

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

GEOGRAFI/ GEOGRAPHY

Table 1.9
Di Nusa Tenggara Timur
Kabupaten dan Bulan
in Nusa Tenggara Timur
Month and Regency
02
(Milimeter)
Juli
July

Agustus
August

September
September

Oktober
October

November
November

Desember
December

Jumlah
Total

(7)

(8)

(9)

(10)

(11)

(12)

(13)

(14)

o.

id

Juni
Juny

11

71

14

81

.b
p

s.
g

12

61

14

//n

ht
tp
:

tt

24

29

181

13

70

17

93

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

23

GEOGRAFI/ GEOGRAPHY

Tabel /
Jumlah Curah Hujan
menurut
Total Rainfall in Nusa Tenggara
20
Januari
January

Pebruari
February

Maret
March

April
April

Mei
May

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

02.

Sumba Timur

102

228

41

103

03.

Kupang

434

83

167

17

04.

Timor Tengah Selatan

607

289

24

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

09.

Flores Timur

10.
11.

o.

Sumba Barat

s.
g

01.

id

Kabupaten
Regency

444

283

980

76

68

55

196

65

35

Sikka

Ende

.b
p

952

ht
tp
:

//n

tt

12.

Ngada

693

643

301

155

17

13.

Manggarai

449

510

550

484

42

14.

Rote Ndao

275

454

122

71.

Kota Kupang

175

627

159

85

Catatan : x) Tidak Ada Laporan


Note
Not Stated
Sumber : Badan Meteorologi Dan Geofisika. Stasiun Klimatologi Kupang
Source Climatology Kupang Station.

24

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

GEOGRAFI/ GEOGRAPHY

Tabel 1.10
di Nusa Tenggara Timur
Kabupaten dan Bulan
Timur by Month and Regency
02
(Milimeter)
Juli
July

Agustus
August

September
September

Oktober
October

November
November

Desember
December

Jumlah
Total

(7)

(8)

(9)

(10)

(11)

(12)

(13)

(14)

47

57

12

29

142

648

69

130

902

.b
p

s.
g

o.

89

151

2 383

29

32

137

tt
X

//n

id

Juni
Juny

21

17

129

370

546

3 110

15

165

193

1 230

43

75

133

1301

ht
tp
:

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

25

GEOGRAFI/ GEOGRAPHY

Tabel / Table 1. 11
Suhu Udara Maximum dan Minimum
di Kota Kupang menurut Bulan
The Maximum and Minimum Temperature
in Kupang by Month 2002
Minimum
Minimum

Maximum
Maximum

Rata-Rata
Average

(1)

(2)

(3)

(4)

Januari / January

23.2

30.9

Pebruari / February

23.6

Maret / March

22.5

April / April

22.5

Mei / May

22.5

o.

id

Bulan
Month

27.1
26.7

31.9

27.2

33.5

28.0

33.9

28.2

20.9

32.1

26.5

21.1

31.6

26.4

19.8

32.5

26.2

September / September

20.7

32.2

26.5

Oktober / October

21.7

32.5

27.1

Nopember / November

24.1

33.9

29.0

Desember / December

24.0

32.6

28.3

22.2

32.3

27.2

.b
p

s.
g

29.7

Juli / July

ht
tp
:

//n

Agustus / August

tt

Juni / June

Rata-Rata
Average

Sumber : Badan Meteorologi dan Geofisika. Stasiun Klimatologi Kupang


Source Climatology Kupang Station.

26

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

GEOGRAFI/ GEOGRAPHY

Tabel/ Table 1. 12
Perkembangan Rata- Rata Suhu
Udara di Kota Kupang menurut Bulan
The Average of Temperature in Kupang by Month
1998- 2002
Derajat Celcius (o C)
1998

1999

2000

2001

2002

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Januari / January

27.7

26.7

26.5

27.3

27.5

Pebruari / February

27.3

26.6

26.6

27.2

26.9

Maret / March

27.5

April / April

27.7

26.5

27.1

27.4

26.9

26.7

27.8

28.0

28.0

26.1

26.4

27.6

28.2

27.0

26.4

25.6

26.7

26.4

25.7

25.8

25.5

26.2

tt

Juni / June

27.1

//n

Juli / July

o.

s.
g
26.4

.b
p

Mei / May

id

Bulan
Month

27.1

25.9

25.8

25.5

25.8

September / September

27.6

26.3

27.4

27.3

26.6

Oktober / October

28.8

28.6

28.9

28.7

28.1

Nopember / November

28.1

28.3

29.1

28.8

29.8

Desember / December

27.8

27.7

28.1

27.7

29.0

ht
tp
:

Agustus / August

Sumber : Badan Meteorologi dan Geofisika. Stasiun Klimatologi Kupang /


Source Climatology Kupang Station.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

27

GEOGRAFI/ GEOGRAPHY

Tabel / Tabel 1. 13
Nama dan Panjang Sungai Per Kabupaten
di Nusa Tenggara Timur
Name and Length of Rivers by Regency
in Nusa Tenggara Timur
Kabupaten
Regency

Nama Sungai
Name of Rivers
(2)

Kupang

04.

Timor Tengah Selatan

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Flores Timur

09.

Sikka

Ende

11.
12.

Ngada
Manggarai

Flores Timur
Bama
Mati
Warlelau
Ili Getang
Mebe
Wolowana
Mautenda
Nangapanda
Pomondiwal
Dampek
Waikaap

(3)

tt

//n

ht
tp
:
10.

Wano Kaka
Payeti
Wanga
Kakaha
Oesao
Manikin
Tuasene
Noelmin
Nain
Powu
Kaubele
Haekto
Tala
Benanain
Nobelu
Haekesak
Waelombur

80 Km
70 Km
50 Km
55 Km
30 Km
30 Km
55 Km
90 Km
30 Km
40 Km
40 Km
30 Km
50 Km
100 Km
45 Km
30 Km
30 Km

id

03.

s.
g

Sumba Barat
Sumba Timur

.b
p

01.
02.

o.

(1)

Panjang Sungai
Length of Rivers

30 Km
30 Km
60 Km
70 Km
70 Km
80 Km
60 Km
60 Km
60Km
45 km
60 Km
80 Km

Sumber : Kanwil Departemen Pekerjaan Umum Prop. NTT


Source Cq. Proyek Perbaikan / Pemeliharaan Sungai.
Regional Office of Departemen Public Work Service.

28

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

GEOGRAFI/ GEOGRAPHY

Tabel / Tabel 1.14


Nama. Tinggi. Luas Daerah Bahaya dan
Tahun Terakhir Letusan Gunung Berapi di Nusa Tengggara Timur
Name. Height. Danger Area and The Latest Year of
Eruption in Nusa Tenggara Timur

(4)

(5)

51.2

85.8

1905

125.2

97.8

1924

27.5

127.5

1969

78.9

41.8

1969

28.3

50.8

1972

1 584

69.2

150.6

1971

1 703

68.0

136.1

1971

1 117

45.7

1881

01.

Ine Like

1 559

02.

Ebu Lobo

2 149

03.

Iya

04.

Kelimutu

05.

Roka Tenda

06.

Lewo Tobi
(Laki-Laki/ Male)
Lewo Tobi
(Perempuan/
Female)

637
1 640

.b
p

875

Lera Boleng

32.7

09.

Ile Boleng

1 659

87.8

71.7

1973

10.

Ile Lewotolo

1 319

85.0

108.2

1951

11.

Ile Werung

1 018

112.6

132.2

1951

ht
tp
:

//n

08.

tt

07.

(3)

o.

(2)

Tahun
Letusan Terakhir
Last
Eruption

s.
g

(1)

Daerah
Waspada
Be Careful
Area
(Km2)

id

Nama Gunung Berapi


Name Of Volcano

Tinggi Diatas
Daerah Bahaya
Permukaan Air Laut
Danger Area
Altitude
(Km2)
(Meter)

Sumber : Statistik Indonesia 1984. Biro Pusat Statistik- Jakarta


Source Statistic of Indonesia 1984.Central Bureu of Statistic - Jakarta

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

29

Tabel / Tabel 4
Nama dan Panjang Sungai Per Kabupaten
di Nusa Tenggara Timur
Name and Length of Rivers by Regency
in Nusa Tenggara Timur
Kabupaten
Regency

Nama Sungai
Name of Rivers
(2)

Kupang

04.

Timor Tengah Selatan

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Flores Timur

09.

Sikka

Ende

11.
12.

Ngada
Manggarai

(3)

tt

//n

ht
tp
:
10.

Wano Kaka
Payeti
Wanga
Kakaha
Oesao
Manikin
Tuasene
Noelmin
Nain
Powu
Kaubele
Haekto
Tala
Benanain
Nobelu
Haekesak
Waelombur

80 Km
70 Km
50 Km
55 Km
30 Km
30 Km
55 Km
90 Km
30 Km
40 Km
40 Km
30 Km
50 Km
100 Km
45 Km
30 Km
30 Km

id

03.

s.
g

Sumba Barat
Sumba Timur

.b
p

01.
02.

o.

(1)

Panjang Sungai
Length of Rivers

Flores Timur
Bama
Mati
Warlelau
Ili Getang
Mebe
Wolowana
Mautenda
Nangapanda
Pomondiwal
Dampek
Waikaap

Sumber : Kanwil Departemen Pekerjaan Umum Prop. NTT


Source Cq. Proyek Perbaikan / Pemeliharaan Sungai.
Regional Office of Departemen Public Work Service.

30 Km
30 Km
60 Km
70 Km
70 Km
80 Km
60 Km
60 Km
60Km
45 km
60 Km
80 Km

Tabel / Tabel 5
Nama. Tinggi. Luas Daerah Bahaya dan
Tahun Terakhir Letusan Gunung Berapi di Nusa Tengggara Timur
Name. Height. Danger Area and The Latest Year of
Eruption in Nusa Tenggara Timur
Tinggi Diatas
Daerah Bahaya
Permukaan Air Laut
Danger Area
Altitude
(Km2)
(Meter)

01.

Ine Like

1 559

02.

Ebu Lobo

2 149

03.

Iya

04.

Kelimutu

05.

Roka Tenda

06.

Lewo Tobi
(Laki-Laki/ Male)
Lewo Tobi
(Perempuan/
Female)

(4)

(5)

51.2

85.8

1905

125.2

97.8

1924

27.5

127.5

1969

78.9

41.8

1969

875

28.3

50.8

1972

1 584

69.2

150.6

1971

1 703

136.1

1971

637

.b
p

1 640

68.0

08.

Lera Boleng

1 117

32.7

45.7

1881

09.

Ile Boleng

1 659

87.8

71.7

1973

ht
tp
:

//n

tt

07.

(3)

o.

(2)

Tahun
Letusan Terakhir
Last
Eruption

s.
g

(1)

Daerah
Waspada
Be Careful
Area
(Km2)

id

Nama Gunung Berapi


Name Of Volcano

10.

Ile Lewotolo

1 319

85.0

108.2

1951

11.

Ile Werung

1 018

112.6

132.2

1951

Sumber : Statistik Indonesia 1984. Biro Pusat Statistik- Jakarta


Source Statistic of Indonesia 1984.Central Bureu of Statistic - Jakarta

Jumlah Pegawai Negeri Sipil


Daerah di lingkungan pemerintah
propinsi dan kabupaten / kota se
Nusa Tenggara Timur pada tahun
2002 sebanyak 90 436 orang. Dari
sejumlah itu 26 958 (atau sekitar
30%) orang diantaranya merupakan PNSD guru. Dari total PNSD
sebanyak 90 436 orang 6 650 dian
taranya (atau sekitar 7%) merupakan PNSD di lingkungan pemerintah propinsi NTT.
Bila diamati setiap kabupaten/
kota, jumlah PNSD terbanyak dan
bahkan hampir dua kali lipat jumlah
PNSD pemerintah propinsi adalah
kabupaten Manggarai (12 104
orang). Kabupaten lain yang jumlah
PNSDnya melebihi pemerintah
propinsi adalah kabupaten Kupang,
TTS, dan Belu. Sementara jumlah
PNSD yang paling sedikit terdapat
di kabupaten Lembata.
Jumlah jabatan struktural yang
tersedia sebanyak 12 939. Dari
sejumlah jabatan struktural tersebut
1 234 (sekitar 10 %) diantaranya
berada di lingkungan pemerintah
propinsi.

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

Pada tahun 2002 Propinsi Nusa


Tenggara Timur terdiri dari 14
kabupaten dan 1 kota, 180 kecamatan dan 2 567 desa/kelu-rahan.
Jumlah desa terbanyak di Kabupaten
Manggarai (375 desa/ kelurahan),
sedangkan yang paling sedikit
jumlah desa/ kelurahannya adalah
Kota Kupang (45 kelura han).
Jumlah anggota DPRD Pro pinsi
NTT hasil pemilihan umum tahun
1999 sebanyak 55 orang. Bila dilihat
komposisinya,
jumlah
anggota
DPRD Propinsi NTT dari 55
anggota yang dipilih, 20 kursi
(36,4%) berasal dari Partai Golkar,
18 kursi (32,7%) PDIP, 6 kursi
(10,9%) wakil dari TNI POLRI, 2
kursi (3,6%) PDKB, 9 kursi (16,4%)
sisanya dari partai lainnya.
Komposisi jumlah anggota
DPRD di setiap kabupaten hampir
sama dengan komposisi anggota
DPRD Propinsi, yaitu didominasi
oleh dua partai besar yakni Partai
Golkar dan PDIP. Jumlah anggota
DPRD Kabupaten paling sedikit di
Kabupaten Sumba Timur (sebanyak
24 orang), dan yang paling banyak
di Kabupaten Manggarai sebanyak
42 orang.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES

2002

33

PEMERINTAHAN / GOVERNMENT

Tabel / Table 2.1


Banyaknya Kota Administratif, Kecamatan,
Perwakilan Kecamatan dan Desa / Kelurahan menurut Kabupaten
Number of Districts, Auxilliary Districts and
Villages by Regency in Nusa Tenggara Timur
(Keadaan Mei 2002)

(2)

(3)

(4)

01.

Sumba Barat

Waikabubak

15

02.

Sumba Timur

Waingapu

15

03.

Kupang

Kupang

05.

Desa / Kelurahan
Village
Definitif 1)
Definitive

(6)

Persiapan
PreVillage
(7)

192

139

22

186

15

215

.b
p

04.

Timor Tengah
So E
Selatan
Timor Tengah
Kefamenanu
Utara

(5)

s.
g

(1)

Perwaki
lan
Kecama
tan
Aux.
District

id

Kabupaten
Regency

Kota
Adminis
Kecama
tratif
tan
Adminis
District
tative
City

o.

Ibukota
Kabupaten
Capital
Regency

159

Belu

Atambua

12

166

07.

Alor

Kalabahi

175

117

tt

06.

1)

Lembata

Lewoleba

09.

Flores Timur

Larantuka

13

213

10.

Sikka

Maumere

11

160

ht
tp
:

//n

08.

11.

Ende

Ende

13

172

12.

Ngada

Bajawa

11

173

13.

Manggarai

Ruteng

17

375

14.

Rote Ndao

Baa

80

71.

Kota Kupang

Kupang

45

180

2 567

Jumlah/Total

Catatan : 1) Undang-undang RI Nomor 52 Tahun 1999.


Note
Sumber : Biro Pemerintahan Desa pada sekwilda Tk. I Propinsi NTT.
Source Bureau of Village Government Establish Governor Office of NTT.
NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES

2002

37

PEMERINTAHAN / GOVERNMENT

Tabel / Table 2.2


Banyaknya Desa / Kelurahan menurut Tingkat
Perkembangan Desa menurut Kabupaten
Number of Villages by Developing Level and Regency
2000

Swadaya

Swakarya
Self Developing

Swasembada Self
Supporting

Lainnya/
Onthers

Jumlah/
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

118

02.

Sumba Timur

14

75

03.

Kupang

04.

Timor Tengah Selatan

24

93

05.

Timor Tengah Utara

48

06.

Belu

61

07.

Alor

10.

Ende

11.

Ngada

12.

Manggarai

71.

Kota Kupang

123

246

266

83

200

71

35

159

78

16

11

166

40

34

175

36

129

114

53

332

37

47

44

10

138

tt

Sikka

34

46

84

42

172

135

14

24

173

35

200

89

51

375

45

45

588

958

781

189

2 516

ht
tp
:

//n

09.

192

101

*)

Flores Timur

Jumlah
Total

o.

45

s.
g

Sumba Barat

08.

29

.b
p

01.

id

Kabupaten
Regency

Keterangan: *) Termasuk Kabupaten Lembata


Remarks

38

NTT DALAM ANGKA 2002/ NTT IN FIGURES 2002

PEMERINTAHAN / GOVERNMENT

Tabel / Table 2.3


Hasil Pemungutan Suara Anggota DPR - RI
Melalui Pemilihan Umum menurut Kabupaten
Result of General Election For Central Parliament Members
by Regency 1999
PPP

PDIP

PDKB

GOLKAR

PKP

Lainnya

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

01.

Sumba Barat

1 431

69 398

16 817

02.

Sumba Timur

1 093

35 292

1 120

03.

Kupang

675

61 789

04.

Timor Tengah Selatan

345

26 387

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Flores Timur

09.

Sikka

10.

Ende

11.

Ngada

12.
71.

19 906

40 415

552

18 022

4 830

108 403

2 927

22 943

3 795

154 159

1 248

13 181

35 607

2 960

46 953

929

10 254

43 656

4 749

56 033

3 243

18 454

o.

113

.b
p

524

42 032

s.
g

91

id

Kabupaten
Regency

8 377

556

49 406

1 446

17 384

7 777

74 546

4 189

45 708

2 252

15 480

2 774

66 459

778

39 145

398

25 072

7 621

59 204

4 015

23 762

3 232

15 221

1 201

57 327

4 910

36 638

4 547

11 596

Manggarai

6 734

128 575

20 653

78 637

15 316

30 102

Kota Kupang

2 494

47 695

4 179

37 865

3 137

12 060

43 100

714 312

73 551

759 156

39 340

229 675

ht
tp
:

//n

tt

10 340

Jumlah
Total

Sumber : Direktorat SOSPOL Propinsi Nusa Tenggara Timur.


Source Social Politic Directorate of Nusa Tenggara Timur.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES

2002

39

PEMERINTAHAN / GOVERNMENT

Tabel / Table 2.4


Hasil Pemungutan Suara Anggota DPRD Tingkat I
Melalui Pemilihan Umum menurut Kabupaten
Result of General Election For Provincial Parliament Members
by Regency 1999
PPP

PDIP

PDKB

GOLKAR

PKP

Lainnya

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

01.

Sumba Barat

1 463

69 831

16 818

02.

Sumba Timur

1 141

34 480

1 282

03.

Kupang

703

60 633

04.

Timor Tengah Selatan

329

26 740

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Flores Timur

09.

Sikka

10.

Ende

11.

Ngada

12.
71.

20 709

41 851

552

17 188

4 883

109 961

2 940

22 447

3 881

154 715

1 241

12 209

34 660

3 106

47 261

836

10 832

42 217

5 091

56 437

3 329

19 065

o.

85

.b
p

520

40 791

s.
g

99

id

Kabupaten
Regency

8 295

665

49 135

1 434

16 652

7 970

64 625

4 666

46 209

2 075

24 407

2 924

71 858

825

41 378

323

17 318

7 860

56 812

4 457

24 154

3 179

16 593

1 259

54 336

5 716

38 347

4 309

12 252

Manggarai

6 837

127 139

21 332

79 427

15 386

29 896

Kota Kupang

2 908

40 271

5 846

41 484

2 893

14 028

45 341

691 897

78 568

771 150

38 582

233 596

ht
tp
:

//n

tt

11 328

Jumlah
Total

Sumber : Direktorat SOSPOL Propinsi Nusa Tenggara Timur.


Source Social Politic Directorate of Nusa Tenggara Timur.

40

NTT DALAM ANGKA 2002/ NTT IN FIGURES 2002

PEMERINTAHAN / GOVERNMENT

Tabel / Table 2.5


Hasil Pemungutan Suara Anggota DPRD Tingkat II
Melalui Pemilihan Umum menurut Kabupaten
Result of General Election For Regional Parliament Members
by Regency 1999
PPP

PDIP

PDKB

GOLKAR

PKP

Lainnya

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

01.

Sumba Barat

1 590

68 781

15 884

02.

Sumba Timur

1 094

33 988

1 352

03.

Kupang

667

59 526

04.

Timor Tengah Selatan

300

27 339

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Flores Timur

09.

Sikka

10.

Ende

11.

Ngada

12.
71.

21 379

41 753

474

17 833

4 865

109 292

2 989

24 228

3 718

154 242

1 110

12 406

34 063

3 220

47 056

788

11 569

40 980

5 230

56 320

3 260

20 321

o.

71

.b
p

548

41 992

s.
g

98

id

Kabupaten
Regency

8 144

616

48 765

1 449

17 257

7 957

63 176

4 554

46 045

2 222

25 998

3 024

70 679

1 032

39 749

340

19 802

7 727

55 178

4 548

24 366

3 674

17 562

1 249

50 465

5 476

40 160

4 542

14 327

Manggarai

6 827

124 856

21 960

79 645

15 390

31 339

Kota Kupang

2 794

39 906

5 767

40 435

2 766

15 762

45 153

677 081

78 222

769 820

39 075

249 783

ht
tp
:

//n

tt

11 278

Jumlah
Total

Sumber : Direktorat SOSPOL Propinsi Nusa Tenggara Timur.


Source Social Politic Directorate of Nusa Tenggara Timur.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES

2002

41

PEMERINTAHAN / GOVERNMENT

Tabel / Table 2.6


Komposisi Jumlah Anggota DPRD Tingkat I
dan DPRD Tingkat II Hasil Pemilihan Umum
Distribution of Provincial Parliament Members and
Regional Parliament Members by Region
1999
PPP

PDIP

PDKB

GOL
KAR

PKP

Lain
nya

Golongan
ABRI

Jumlah
Total

(1)

(7)

(8)

(9)

55

28

24

(3)

(4)

(5)

(6)

Propinsi NTT

18

20

02.

Sumba Barat

13

03.

Sumba Timur

10

04.

Kupang

11

s.
g

06.

19

38

24

35

11

25

12

30

13

25

12

30

14

30

.b
p

05.

Timor Tengah
Selatan
Timor Tengah
Utara

o.

(2)

01.

id

Propinsi / Kabupaten
Province / Regency

Belu

08.

Alor

09.

Flores Timur

10.

Sikka

11.

Ende

13

30

12.

Ngada

12

30

tt

07.

ht
tp
:

//n

13.

Manggarai

18

12

42

71.

Kota Kupang

10

10

30

Sumber : Direktorat SOSPOL Propinsi Nusa Tenggara Timur.


Source Social Politic Directorate of Nusa Tenggara Timur.

42

NTT DALAM ANGKA 2002/ NTT IN FIGURES 2002

PEMERINTAHAN / GOVERNMENT

Tabel / Table 2.7


Jumlah PNSD Di Lingkungan Pemerintah Propinsi, Kabupaten/Kota
Se Nusa Tenggara Timur
Number of Goveernment Officer by Province and
Regency of Nusa Tenggara Timur
(Keadaan 31 Desember 2002)

Non Guru

(3)

Pemda Propinsi NTT

6.650

02.

Sumba Barat

3.214

03.

Sumba Timur

2.097

04.

Kupang

5.132

05.

Timor Tengah Selatan

5.664

06.

Timor Tengah Utara

07.

Belu

08.

Alor

09.

Lembata

10.
11.

(4)

6.650

1.234

1.245

4.459

754

1.907

4.004

992

2.607

7.739

823

3.041

8.705

942

2.395

1.255

3.650

896

7.134

1.632

8.766

860

3.125

1.377

4.592

821

951

763

1.714

469

Flores Timur

3.955

2.430

6.385

883

Sikka

2.482

2.551

5.033

738

.b
p

//n

ht
tp
:

s.
g

01.

o.

(2)

Jumlah
Jabatan
Struktural

tt

(1)

Guru

Jumlah Guru/
Non Guru

id

Jumlah PNS

Unit Kerja

12.

Ende

4.757

1.871

6.628

803

13.

Ngada

1.816

1.861

3.677

757

14.

Manggarai

8.927

3.177

12.104

1.125

15.

Rote Ndao

71.

Kota Kupang

5.089

1.241

6.330

842

63.296

26.958

90.436

12.939

Jumlah
Total

Sumber : Biro Kepegawaian Setda Nusa Tenggara Timur.


Source

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES

2002

43

persen per tahun. Penduduk 2002


hasil Susenas 3 924 871 jiwa.
3.2 Transmigrasi

id

Jumlah transmigran asal NTT


tahun 2002 sebanyak 80 KK dengan
349 jiwa (Tabel 3.2.1) yang
seluruhnya berasal dari Kabupaten
Belu. Transmigran-transmigran terse
but ditempatkan di dua daerah Unit
Pemukiman Transmigrasi (UPT).
Sebanyak 30 KK dengan 133 jiwa
ditempatkan di UPT Hampang
Kabupaten Kota Baru Propinsi
Kalimantan
Selatan.
Sisanya
sebanyak 50 KK dengan 216 jiwa
ditempatkan di UPT Mentaya
Seberang Kabupaten Kota Waringin
Timur Propinsi Kalimantan Tengah.

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

Jumlah penduduk NTT hasil


registrasi penduduk tahun 2001
sebanyak 3.888.735 jiwa, dengan
kepadatan 82 jiwa per kilometer
persegi. Bila dilihat penyebarannya
dari total penduduk NTT, yang
terbesar berada di Kabupaten
Manggarai (15.99%), disusul Kabu
paten Sumba Barat, Kupang dan
TTS masing-masing sekitar 10
persen, sedangkan yang paling
sedikit di Kabupaten Lembata
(2.41%).
Kepadatan penduduk terbesar
di Kota Kupang (1 517 jiwa per
km) dan terendah di Kabupaten
Sumba Timur (27 jiwa per km).
Kabupaten lain yang juga cukup
padat penduduknya (di atas 100 jiwa
per km) adalah Kabupaten TTS,
Belu, Flores Timur, Sikka, dan
Ende. Sedangkan kabupaten sisanya
kepadatan penduduknya berkisar
56-88 jiwa per km (lihat Tabel
3.1.1).
Berdasarkan
hasil
Sensus
Penduduk Tahun 2000 (Tabel
3.1.18), laju pertumbuhan periode
1990-2000 sebesar 1,6 persen per
tahun. Keadaan ini sudah menurun
jika dibandingkan dengan dua
periode sebelumnya, dimana pada
periode 1971-1980 laju pertumbuhanya sebesar 1,95 persen per tahun,
dan periode 1980-1990 sebesar 1,79

o.

3.1 Penduduk

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

3.3 Tingkat Kelahiran


Bila diamati dari Tabel 3.3.2,
Angka kelahiran total (TFR)
penduduk NTT dengan metode anak
kandung dari tahun 1967-1999 terus
menurun. Bila pada periode 19671970 sebesar 5 960 per 1000 wanita,
maka terus me ngalami penurunan
pada periode-periode berikutnya
hingga menjadi 3 366 per 1000
wanita pada pe riode 1996-1999. Hal
yang sama juga terjadi pada angka
kelahiran menurut umur ibu (ASFR).
ASFR per 1000 wanita cenderung
terus menurun pada periode 19671999, kecuali pada kelompok umur
47

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

Ukuran mortalitas yang paling


umum digunakan adalah angka ke
matian kasar (CDR). Angka kema
tian kasar dipengaruhi oleh kompo
sisi penduduk menurut umur. Untuk
kondisi Indonesia dengan struktur
umur penduduk relatif muda, angka
kematian kasar banyak dipengaruhi
oleh tingkat kematian golongan
umur muda di bawah satu tahun.
Tingkat kematian di bawah satu
tahun mempunyai hubungan erat
dengan angka harapan hidup waktu
lahir (AHH). Perubahan AKB berpe
ngaruh pada AHH dan AKK, yang
secara teoritis turunnya AKB berpe
ngaruh pada turunnya AKK dan
naiknya AHH.
Tingkat kematian bayi (IMR)
per 1000 kelahiran hidup penduduk
NTT terus mengalami penurunan
walaupun masih lebih tinggi jika
dibandingkan dengan angka kemati
an bayi nasional. IMR hasil Sensus
Penduduk 2000 (1996) di NTT
sebesar 57 per 1000 kelahiran hidup,
sementara nasional hanya 47 per
1000 kelahiran hidup. Namun
demikian IMR NTT sudah turun

id

3.4 Tingkat Kematian dan


Harapan Hidup

sekitar sepertiganya dari IMR pada


tahun 1967 yang sebesar 154 per
1000 kelahiran hidup.
Bila diamati menurut jenis
kelamin, ternyata IMR laki-laki
lebih tinggi jika dibandingkan de
ngan perempuan. Pada tahun 1996
(hasil Sensus Penduduk 2000 ) IMR
laki-laki sebesar 64 sedangkan IMR
perempuan sebesar 51 per 1000
kelahiran hidup.
Dengan penurunan angka ke
matian berarti telah terjadi pening
katan kondisi kesehatan masya rakat
yang berdampak pada peningkatan
harapan hidup.
Angka harapan
hidup waktu lahir penduduk NTT
terus meningkat dari 44,4 tahun pada
tahun 1967 (hasil Sensus Penduduk
1971) menjadi 63,0 tahun pada
tahun 1996 (hasil Sensus Penduduk
2000). Sementara nasional lebih
tinggi, jika pada tahun 1967 angka
harapan hidup waktu lahirnya sekitar
45,7 tahun, maka pada tahun 1996
sudah men capai 65,4 tahun (tabel
3.4.2).

o.

ibu 15-19 tahun yang pada periode


1976-1979 ASFR sebesar 45 me
ningkat menjadi 50 pada periode
1981-1984, dan pada kelompok
umur ibu 45-49 yang mana pada
periode 1991-1994 ASFR sebesar 20
meningkat menjadi 24 pada periode
1996-1999.

48

3.5 Ketenagakerjaan
Dari hasil SUSENAS 2002
(Tabel 3.5.1-3.5.5) diperoleh gambaran bahwa dari 2 939 892 pendu
duk NTT yang berusia 10 tahun ke
atas, 63,89 persen diantaranya me
rupakan angkatan kerja. Angkatan
kerja yang melakukan aktifitas
bekerja sebanyak 93,28 persen, dan
sisanya 6,72 persen aktif mencari
pekerjaan (atau sering disebut
sebagai penganggur terbuka).
NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

o.

id

Pendidikan pekerja penduduk


NTT tahun 2002, sekitar 12,31
persen adalah tidak/belum pernah
sekolah, 27,56 persen tidak/belum
tamat SD, 36,43 persen hanya tamat
SD. Dengan demikian angka tanaga
kerja di NTT 76,30 persen hanya
berpendidikan SD ke bawah
Angkatan kerja dengan pendidikan
SMP sekitar 9,13 persen, SMTA
sekitar 11,28 persen, dan sisanya
12,42 persen berpendidikan diploma
ke atas.

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

Untuk penduduk yang bekerja


sebanyak 1 752 252 orang pada
tahun 2002, ternyata 727 290
(41,51%) diantaranya sebagai te
naga kerja tidak di bayar. Pekerja
tidak dibayar ini 68,39 persen (497
415 orang) diantaranya adalah perempuan.
Apabila diamati menurut lapa
ngan pekerjaan utamanya, 78,68
persen bekerja di sektor pertanian,
7,54 persen di sektor jasa kema
syarakatan, 5,22 persen di sektor
perdagangan, rumah makan dan
restoran, 4,16 persen di sektor
industri pengolahan. Bekerja di
sektor bangunan dan sektor ang
kutan,
penggudangan
dan
komunikasi masing-masing sekitar 2
persen, sementara untuk sektorsektor lainnya kurang dari 0,5
persen.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

49

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.1


Jumlah Penduduk, Luas Daerah dan Kepadatan Penduduk menurut Kabupaten
Population, Total Area and Population Density by Regency
2001

(1)

(2)

(3)

Persentase
Penduduk
Kabupaten
Terhadap
Penduduk NTT
Percentage
Of Population

(4)

(5)

id

Jumlah
Penduduk
Population

Kepadatan
Penduduk
Per Km2
Population
Density

o.

Kabupaten
Regency

Luas
Daerah
Area
(Km2)

Sumba Barat

357 228

4 051.92

88.16

9.19

02.

Sumba Timur

190 634

7 000.50

27.23

4.90

03.

Kupang

304 150

5 898.26

51.57

7.82

04.

Timor Tengah Selatan

395 682

3 947.00

100.25

10.18

05.

Timor Tengah Utara

199 549

2 669.66

74.75

5.13

06.

Belu

283 872

2 445.57

116.08

7.30

07.

Alor

168 275

2 864.60

58.74

4.33

08.

Lembata

93 882

1 266.38

74.13

2.41

09.

Flores Timur

201 748

1 812.85

111.29

5.19

10.

Sikka

264 560

1 731.92

152.76

6.80

11.

Ende

237 156

2 046.62

115.88

6.10

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

01.

12.

Ngada

227 891

3 037.88

75.02

5.86

13

Manggarai

621 989

7 136.40

87.16

15.99

14

Rote Ndao

99 640

1 280.00

77.84

2.56

71.

Kota Kupang

242 479

160.34

1 517.30

6.24

3 888 735

47 349.90

82 13

Nusa Tenggara Timur

100.00

Sumber : Registrasi Penduduk 2001


Source Population Registration 2001

NTT DALAM

ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

57

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.2


Jumlah Penduduk menurut Kabupaten dan Jenis Kelamin
Population by Regency and Sex
2001
Kabupaten
Regency

Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Jumlah
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

181 039

176 189

357 228

02.

Sumba Timur

98 061

92 573

03.

Kupang

205 653

04.

Timor Tengah Selatan

196 536

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

09.

Flores Timur

10.

Sikka

11.

Ende

12.

id

Sumba Barat

190 634

o.

01.

198 137

403 790

98 718

100 831

199 549

141 340

142 532

283 872

82 082

86 193

168 275

42 231

51 651

93 882

94 731

107 017

201 748

124 231

140 329

264 560

111 431

125 725

237 156

Ngada

109 888

118 003

227 891

13.

Manggarai

307 690

314 299

621 989

71.

Kota Kupang

126 013

116 466

242 479

1.919.644

1 969 091

3 888 735

395 682

s.
g
.b
p

tt

//n

ht
tp
:

199 146

Nusa Tenggara Timur

Sumber : Registrasi Penduduk 2001


Source Population Registration 2001

58

NTT DALAM

ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.3


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut
Kabupaten dan Kewarganegaraan
Number of Households and Population by Regency
and Citizenship
2001
Rumahtangga
Households

(1)

(2)

WNA
Foreign

Jumlah
Total

WNI
Indonesia

(4)

(5)

(3)

WNA
Foreign

id

WNI
Indonesia

(6)

o.

Kabupaten
Regency

Penduduk
Population
Jumlah
Total
(7)

Sumba Barat

61 806

41

61 847

357 123

105

357 228

02.

Sumba Timur

37 965

19

37 984

190 594

40

190 634

03.

Kupang

94 648

10

94 658

403 775

15

403 790

87 336

69

87 405

395 507

175

395 682

46 264

25

46 289

199 501

48

199 549

Belu

61 731

30

61 761

283 787

85

283 872

07.

Alor

37 326

37 327

168 274

168 275

08.

Lembata

21 996

22 002

93 876

93 882

09.

Flores Timur

42 959

13

42 972

201 728

20

201 748

10.

Sikka

56 152

65

56 217

264 327

233

264 560

11.

Ende

50 673

50 679

237 146

10

237 156

12.

Ngada

44 762

11

44 773

227 874

17

227 891

13.

Manggarai

121 985

25

122 010

621 902

87

621 989

71.

Kota Kupang

50 102

47

50 149

242 342

137

242 479

815 705

368

816 073

3 887 756

979

3 888 735

ht
tp
:

//n

06.

tt

05.

.b
p

04.

Timor Tengah
Selatan
Timor Tengah
Utara

s.
g

01.

Nusa Tenggara Timur

Sumber : Registrasi Penduduk 2001


Source Population Registration 2001

NTT DALAM

ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

59

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.4


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2001
Kabupaten / Regency : Sumba Barat
Rumahtangga
Households

(1)

Laki-Laki
Male

(2)

(3)

30 513

011 Kodi Bangedo

4 332

021 Lamboya

3 570

022 Wanokaka

2 320

030 Wewewa Barat

5 459

031 Wewewa Selatan

3 138

7 363

041 Palla

.b
p

040 Wewewa Timur

(4)

Jumlah
Total
(5)

29 162

59 675

13 207

12 582

25 789

9 946

9 455

19 401

6 060

5 830

11 890

17 678

17 551

35 229

8 565

8 225

16 790

22 359

22 395

44 754

o.

10 041

s.
g

010 Kodi

Penduduk
Population
Perempuan
Female

id

Kecamatan
District

1 623

5 127

5 270

10 397

3 570

10 679

10 796

21 475

4 119

11 338

10 897

22 235

071 Laura

4 112

12 459

12 188

24 647

072 Tana Righu

2 597

7 312

7 118

14 430

073 Mamboro

2 192

5 950

5 594

11 544

080 Katikutana

5 451

14 836

14 192

29 028

081 Umbu Ratu Nggai

1 960

5 010

4 934

9 944

61 847

181 039

176 189

357 228

tt

050 Loli

ht
tp
:

//n

060 Kota Waikabubak

Jumlah
Total

Sumber : Registrasi Penduduk 2001


Source Population Registration 2001

60

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.5


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2001
Kabupaten / Regency : Sumba Timur
Rumahtangga
Households
(2)

(3)

Lewa

3 943

9 840

011

Nggaha Ori Angu

2 234

020

Tabundung

021
030
031

Karera

032

Matawai Lapau

(4)

(5)

9 884

19 724

5 682

5 663

11 345

1 567

4 298

4 154

8 452

Pinu Pahar

1 110

2 942

2 776

5 718

Paberiwai

1 337

3 342

3 130

6 472

2 325

5 758

5 186

10 944

1 159

3 140

2 999

6 139

2 257

5 647

5 465

11 112

1 405

3 217

2 965

6 182

2 857

7 252

6 649

13 901

s.
g

o.

010

Jumlah
Total

.b
p

(1)

Laki-Laki
Male

Penduduk
Population
Perempuan
Female

id

Kecamatan
District

Pahunga Lodu
Wula Waijilu

050

Umalulu

051

Kahaungu Eti

1 393

3 676

3 509

7 185

052

Rindi

1 759

4 147

3 942

8 089

060

Pandawai

3 608

9 230

8 405

17 635

070

Kota Waingapu

8 560

23 921

22 568

46 489

080

Haharu

2 470

5 969

5 278

11 247

37.984

98 061

92 573

190 634

ht
tp
:

//n

tt

040
041

Jumlah
Total

Sumber : Registrasi Penduduk 2001


Source Population Registration 2001

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

61

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.6


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2001
Kabupaten / Regency : Kupang
Rumahtangga
Households

(1)

(2)

Laki-Laki
Male

Raijua

1 818

3 374

020

Sabu Barat

9 191

19 636

030

Sabu Timur

5 082

100

Semau

110

Kupang Barat

120

Kupang Tengah

130

Amarasi

140

Kupang Timur

150

Sulamu

160

Fatuleu

(5)

3 284

6 658

19 029

38 665

10 224

10 105

20 329

2 338

4 864

4 713

9 577

4 294

9 810

9 351

19 161

6 717

16 109

15 243

31 352

10 323

21 570

20 769

42 339

8 776

20 573

19 129

39 702

2 895

6 265

6 065

12 330

6 586

15 138

14 583

29 721

s.
g

tt

//n

ht
tp
:

(4)

o.

010

Jumlah
Total

.b
p

(3)

Penduduk
Population
Perempuan
Female

id

Kecamatan
District

170

Takari

4 138

9 006

8 599

17 605

180

Amfoang Selatan

3 403

8 155

8 256

16 411

190

Amfoang Utara

4 534

10 182

10 118

20 300

154 906

149 244

304 150

Jumlah
70 095
Total
Sumber : Registrasi Penduduk 2001
Source Population Registration 2001

62

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.7


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2001
Kabupaten / Regency : Timor Tengah Selatan
Rumahtangga
Households

(1)

(2)

Laki-Laki
Male
(3)

Mollo Utara

5 483

13 056

011

Fatumnasi

3 223

7 834

020

Mollo Selatan

5 231

021

Polen

030

Kota Soe

040

Amanuban Barat

041

Batu Putih

050

Amanuban Selatan

060

Kuan Fatu

070
080

Jumlah
Total

(4)

(5)

13 017

26 073

8 091

15 925

12 465

12 475

24 940

3 053

6 807

6 828

13 635

5 107

14 662

13 669

28 331

6 376

14 687

14 618

29 305

2 444

5 238

5 273

10 511

8 858

20 348

19 333

39 681

5 858

13 726

13 329

27 055

Amanuban Tengah

9 948

20 415

21 130

41 545

Amanuban Timur

6 323

13 042

13 761

26 803

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

010

Penduduk
Population
Perempuan
Female

id

Kecamatan
District

090

Kie

6 925

14 249

14 787

29 036

100

Amanatun Selatan

7 203

14 514

16 606

31 120

101

Boking

4 918

10 614

10 911

21 525

110

Amanatun Utara

6 455

14 879

15 318

30 197

87.405

196 536

199 146

395 682

Jumlah
Total
Sumber : Registrasi Penduduk 2001
Source Population Registration 2001

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

63

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.8


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2001
Kabupaten / Regency: Timor Tengah Utara
Rumahtangga
Households

(1)

(2)

Laki-Laki
Male
(3)

Miomafo Barat

6 920

14 504

020

Miomafo Timur

9 253

021

Noemuti

3 276

030

Kota Kefamenanu

6 482

040

Insana

041

Insana Utara

050

Biboki Selatan

060

Biboki Utara

061

Biboki Anleu

(4)

(5)

14 872

29 376

18 013

18 795

36 808

6 696

6 776

13 472

16 786

16 497

33 283

s.
g

16 757

33 413

2 659

5 636

5 684

11 320

tt

.b
p

16 656

4 319

9 097

9 474

18 571

2 836

5 692

5 891

11 583

3 018

5 638

6 085

11 723

46 289

98 718

100 831

199 549

//n

7 526

ht
tp
:
Jumlah
Total

Jumlah
Total

o.

010

Penduduk
Population
Perempuan
Female

id

Kecamatan
District

Sumber : Registrasi Penduduk 2001


Source Population Registration 2001

64

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.9


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2001
Kabupaten / Regency: Belu

(1)

(2)

Laki-Laki
Male
(3)

Perempuan
Female

Jumlah
Total

(4)

(5)

id

Rumahtangga
Households

o.

Kecamatan
District

Penduduk
Population

Malaka Barat

16 317

33 576

33 114

66 690

020

Malaka Tengah

10 885

23 851

26 209

50 060

030

Malaka Timur

6 336

14 218

14 877

29 095

040

Kobalima

3 463

7 615

7 690

15 305

050

Tasifeto Barat

6 127

15 020

14 713

29 733

060

Atambua

8 782

23 295

22 070

45 365

070

Tasifeto Timur

6 083

14 625

14 775

29 400

080

Lamaknen

3 768

9 140

9 084

18 224

141 340

142 532

283 872

//n

tt

.b
p

s.
g

010

ht
tp
:

Jumlah
61 761
Total
Sumber : Registrasi Penduduk 2001
Source Population Registration 2001

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

65

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.10


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2001
Kabupaten / Regency: Alor

(1)

(2)

4 666

011

Pantar Barat

3 898

020

Alor Barat Daya

4 903

030

Alor Selatan

040

Alor Timur

041

Alor Timur Laut

050

Teluk Mutiara

Jumlah
Total

(4)

(5)

9 414

9 824

19 238

8 452

9 118

17 570

11 893

12 631

24 524

2 347

4 777

5 111

9 888

2 297

4 778

4 837

9 615

1 819

3 966

3 797

7 763

8 576

20 570

20 775

41 345

tt

//n

ht
tp
:

Perempuan
Female

s.
g

Pantar

(3)

.b
p

010

Laki-Laki
Male

id

Rumahtangga
Households

o.

Kecamatan
District

Penduduk
Population

060

Alor Barat Laut

5 798

11 961

13 371

25 332

061

Alor Tengah Utara

3 023

6 271

6 729

13 000

37 327

82 082

86 193

168 275

Jumlah
Total

Sumber : Registrasi Penduduk 2001


Source Population Registration 2001

66

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.11


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2001
Kabupaten / Regency: Lembata

(1)

(2)

1 708

011

Wulandoni

1 893

020

Atadei

1 954

030

Ile Ape

040

Lebatukan

050

Nubatukan

060

Omesuri

(4)

(5)

3 875

6 936

3 431

4 062

7 493

3 162

4 044

7 206

(3)

3 061

5 831

8 186

14 017

1 800

3 010

3 875

6 885

4 093

9 690

10 120

19 810

3 216

6 605

8 026

14 631

Buyasuri

3 843

7 441

9 463

16 904

Jumlah
Total

22 002

42 231

51 651

93 882

//n

tt

3 495

ht
tp
:
070

Jumlah
Total

s.
g

Nagawutung

Perempuan
Female

.b
p

010

Laki-Laki
Male

id

Rumahtangga
Households

o.

Kecamatan
District

Penduduk
Population

Sumber : Registrasi Penduduk 2001


Source Population Registration 2001

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

67

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.12


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2001
Kabupaten / Regency: Flores Timur

(1)

(2)

Laki-Laki
Male
(3)

Wulanggitang

3 467

8 551

011

Titihena

2 100

4 848

020

Tanjung Bunga

3 245

030

Larantuka

6 693

031

Ile Mandiri

1 549

040

Solor Barat

050

Solor Timur

060

Adonara Barat

061
070

Jumlah
Total
(5)

9 475

18 026

5 033

9 881

8 252

8 829

17 081

15 981

16 769

32 750

3 919

4 031

7 950

2 646

5 028

6 359

11 387

3 276

6 389

7 698

14 087

4 014

9 480

10 022

19 502

Wotan Ulumado

1 395

3 213

3 533

6 746

Adonara Timur

4 464

10 189

11 973

22 162

ht
tp
:

//n

.b
p

s.
g

o.

010

Penduduk
Population
Perempuan
Female
(4)

id

Rumahtangga
Households

tt

Kecamatan
District

071

Ile Boleng

2 732

5 102

6 561

11 663

072

Witihama

3 221

5 767

7 034

12 801

073

Kelubagolit

4 170

8 012

9 700

17 712

42 972

94 731

107 017

201 748

Jumlah
Total

Sumber : Registrasi Penduduk 2001


Source Population Registration 2001

68

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.13


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2001
Kabupaten / Regency: Sikka

(1)

(2)

Laki-Laki
Male

Jumlah
Total

(4)

(5)

Mego

5 429

11 122

12 973

24 095

011

Paga

2 683

6 228

6 531

12 759

020

Lela*

2 403

5 055

5 949

11 004

030

Bola*

4 972

12 852

14 852

27 704

040

Talibura

5 709

11 243

12 231

23 474

041

Waigete

3 647

8 527

9 154

17 681

050

Kewapante

7 756

14 540

19 245

33 785

060

Maumere

5 391

10 769

12 394

23 163

061

Palue*

2 295

4 295

6 208

10 503

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

010

s.
g

(3)

Perempuan
Female

id

Rumahtangga
Households

o.

Kecamatan
District

Penduduk
Population

070

Nitta

5 581

14 345

14 745

29 090

080

Alok

10 351

25 255

26 047

51 302

56 217

124 231

140 329

264 560

Jumlah
Total

Sumber : Registrasi Penduduk 2001


Source Population Registration 2001
* Hasil Registrasi Pertengahan Tahun

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

69

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.14


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2001
Kabupaten / Regency: Ende
Rumahtangga
Households

(1)

(2)

Laki-Laki
Male
(3)

Nanga Panda

5 144

12 387

020

Ende

3 996

030

Ende Selatan

040

Ndona

050

Wolo Waru

060

Magekoba/Maurole

070

Detusoko

071

Maukaro

26 455

8 999

10 191

19 190

33 163

35 171

68 334

8 339

10 035

18 374

19 132

23 426

42 558

5 823

12 936

15 016

27 952

6 467

13 613

14 900

28 513

1 126

2 862

2 918

5 780

50 679

111 431

125 725

237 156

//n

tt

10 783

ht
tp
:

Jumlah
Total

(5)

14 068

.b
p

3 929

(4)

s.
g

13 411

Jumlah
Total

o.

010

Penduduk
Population
Perempuan
Female

id

Kecamatan
District

Sumber : Registrasi Penduduk 2001


Source Population Registration 2001

70

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel Table 3.1.15


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2001
Kabupaten / Regency: Ngada
Rumahtangga
Households

(1)

(2)

(3)

Laki-Laki
Male

Aimere

4 030

8 931

020

Ngada Bawa

3 567

030

Golewa

5 911

040

Mauponggo

4 990

050

Nangaroro

060

Boawae

070

Bajawa

071

Soa

080

Riung

Aesesa

091

Wolowae
Jumlah
Total

(4)

(5)

10 291

19 222

9 595

9 786

19 381

14 199

15 374

29 573

12 504

14 399

26 903

s.
g

.b
p
3 689

8 696

10 241

18 937

5 592

13 964

14 412

28 376

2 880

7 892

8 411

16 303

2 617

6 712

7 059

13 771

4 287

9 586

9 916

19 502

6 333

15 783

16 060

31 843

877

2 026

2 054

4 080

44 773

109 888

118 003

227 891

tt

//n

ht
tp
:
090

Jumlah
Total

o.

010

Penduduk
Population
Perempuan
Female

id

Kecamatan
District

Sumber : Registrasi Penduduk 2001


Source Population Registration 2001

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

71

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.16


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2001
Kabupaten / Regency : Manggarai
Rumahtangga
Households

(1)

(2)

Laki-Laki
Male
(3)

(4)

Komodo

8 349

19 100

020

Sanonggoang

4 190

Lembor

10 988

Satar Mese

10 098

050

Borong

060

Kota Komba

070

Elar

080

Sambi Rampas

9 446

Lamba Leda
Poco Ranaka

110

Langke Rembong

11 045

21 902

26 498

27 482

53 980

25 291

26 718

52 009

24 323

25 025

49 348

19 001

38 491

4 689

12 682

12 204

24 886

4 532

11 263

11 245

22 508

5 267

13 073

13 085

26 158

9 468

23 792

24 298

48 090

8 649

22 876

23 351

46 227

11 703

29 512

30 533

60 045

4 262

11 156

11 348

22 504

tt

090
100

10 857

19 490

.b
p

7 252

(5)

38 234

s.
g

030

Jumlah
Total

19 134

o.

010

040

Penduduk
Population
Perempuan
Female

id

Kecamatan
District

Ruteng

121

Wae Ri'i

130

Cibal

6 774

16 421

17 294

33 715

140

Reo

5 062

12 978

12 948

25 926

150

Kuwus

7 003

17 505

18 296

35 801

160

Macang Pacar

4 278

10 873

11 292

22 165

122 010

307 690

314 299

621 989

ht
tp
:

//n

120

Jumlah
Total

Sumber : Registrasi Penduduk 2001.


Source
Population Registration 2001.

72

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.17


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2001
Kabupaten / Regency : Rote Ndao
Rumahtangga
Households

(1)

(2)

Laki-Laki
Male

Rote Barat Daya

4 390

020

Rote Barat Laut

6 192

030

Lobalain

4 166

040

Rote Tengah

050

Pantai Baru

060

Rote Timur

9 837

19 562

12 830

12 301

25 131

8 737

8 732

17 469

3 094

6 270

5 892

12 162

2 735

5 526

5 209

10 735

3 986

7 547

7 034

14 581

24 563

50 747

48 893

99 640

.b
p
tt

//n

(5)

ht
tp
:

Jumlah
Total

(4)

9 725

s.
g

010

Jumlah
Total

o.

(3)

Penduduk
Population
Perempuan
Female

id

Kecamatan
District

Sumber : Registrasi Penduduk 2001


Source Population Registration 2001

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

73

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.18


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2001
Kota / Urban : Kupang
Rumahtangga
Households

(1)

(2)

Laki-Laki
Male

Jumlah
Total

(4)

(5)

Alak

7 371

18 407

16 790

35 197

020.

Maulafa

9 483

24 380

21 773

46 153

030.

Oebobo

16 483

48 447

45 868

94 315

040.

Kelapa Lima

16 812

34 779

32 035

66 814

50 149

126 013

116 466

242 479

tt

Jumlah
Total

.b
p

010.

s.
g

o.

(3)

Penduduk
Population
Perempuan
Female

id

Kecamatan
District

ht
tp
:

//n

Sumber : Registrasi Penduduk 2001.


Source
Population Registration 2001.

74

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.19


Jumlah Penduduk dan Laju Pertumbuhan Penduduk menurut Kabupaten
Population and Annual Population
Growth Rate by Regency
1971 2000

19802)

(2)

1. Sumba Barat

19903)

(3)

187 676

20004)

(4)

232 101

(5)

291 921

353 775

1971-1980 1980-1990 1990-2000

id

(1)

19711)

(6)

(7)

(8)

2.36

2.32

2.01

o.

Kabupaten
Regency

Laju Pertumbuhan Penduduk


Annual Population Growth
Rate

Jumlah Penduduk
Population

103 519

123 078

152 946

184 475

1.92

2.20

1.96

3. Kupang

314 836

403 167

522 944

399 438

2.75

2.64

2.06

4. TTS

240 791

289 655

348 067

389 078

2.05

1.85

1.16

5. TTU

117 259

134 092

163 052

293 713

1.48

1.97

1.80

153 164
114 395

8. Lembata

229 789

181 073

277 484

1.86

1.78

2.62

144 629

164 042

0.97

1.47

1.31

89 697

0.42

257 687

265 759

197 241

1.27

0.31

0.98

tt

9. Flotim

216 060

124 948

.b
p

6. Belu
7. Alor

s.
g

2. Sumba Timur

190 143

219 656

246 867

263 284

1.60

1.17

0.67

179 331

201 609

218 841

232 270

1.30

0.82

0.62

143 763

172 575

198 100

223 503

2.03

1.39

1.26

320 613

397 525

499 458

603 206

2.39

2.31

1.97

- 237 271-

2.06

1.95

1.79

1.60

12. Ngada

//n

10. Sikka
11. Ende

ht
tp
:

13. Manggarai

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

2 295 279

2 737 166

3 268 644

3 808 477

Sumber : 1) Sensus Penduduk 1971/ Population Census 1971.


Source 2) Sensus Penduduk 1980/ Population Census 1980.
3) Sensus Penduduk 1990/ Population Census 1990.
4).Sensus Penduduk 2000/ Population Census 2000

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

75

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

04

241 732

245 328

487 060

59

254 898

243 021

497 919

10 14

243 282

218 562

461 844

15 19

192 918

195 117

388 035

20 24

138 145

170 275

308 420

25 29

130 624

159 205

289 829

30 34

126 356

137 049

263 405

125 638

141 173

266 811

111 323

107 667

218 990

92 948

s.
g

.b
p

35 39
40 44

55 59

97 062

190 010

70 864

72 781

143 645

tt

45 49
50 54

id

Golongan Umur
Age Group

o.

Tabel / Table 3.1.20


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2002
Nusa Tenggara Timur

61 520

118 426

52 445

51 823

104 268

65 - 69

//n

56 906

60 64

41 976

79 572

27 491

24 548

52 039

75+

26 951

27 647

54 598

1 930 117

1 994 754

3 924 871

ht
tp
:

37 596

70 - 74

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002.


Source National Socio Economic Survey 2002.

76

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.21


Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2002
Kabupaten / Regency : Sumba Barat
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

27 534

28 341

59

28 188

27 538

55 875

55 726

26 449

21 642

48 091

16 915

18 010

34 925

20 24

11 184

12 274

23 458

25 29

11 800

13 288

25 088

s.
g

10 14
15 19

o.

04

id

Golongan Umur
Age Group

50 54

10 353

22 006

10 752

21 687

9 402

7 216

16 618

7 178

7 833

15 011

tt

40 44
45 49

11 653

10 935

.b
p

30 34
35 39

4 409

7 250

11 659

3 603

5 536

9 139

60 64

5 137

4 408

9 545

65 - 69

4 407

3 169

7 576

70 - 74

2 188

2 512

4 700

75+

2 618

2 511

5 129

183 600

182 633

366 233

ht
tp
:

//n

55 59

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002.


Source National Socio Economic Survey 2002.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

77

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.22


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2002
Kabupaten / Regency : Sumba Timur
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

04

11 997

12 236

24 233

59

13 873

11 435

25 308

10 14

12 572

15 19

10 084

20 24

7 514

7 347

14 861

25 29

7 090

6 531

13 621

30 34

5 421

7 341

12 762

6 514

5 910

12 424

5 346

5 527

10 873

4 238

3 977

8 215

3 293

3 675

6 968

1 980

2 362

4 342

60 64

2 980

2 303

5 283

65 - 69

1 740

1 740

3 480

70 - 74

1 680

1 613

3 293

75+

1 118

1 619

2 737

Jumlah
Total

97 440

93 441

190 881

o.

23 222

9 175

19 259

s.
g

40 44

ht
tp
:

//n

tt

45 49

55 59

10 650

.b
p

35 39

50 54

id

Golongan Umur
Age Group

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002.


Source National Socio Economic Survey 2002.

78

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.23


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2002
Kabupaten / Regency : Kupang
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

23 508

26 739

59

23 976

23 326

10 14

23 728

26 585

50 313

15 19

21 898

19 830

41 728

20 24

15 588

17 576

33 164

25 29

14 409

14 824

29 233

30 34

12 792

13 321

26 113

11 239

15 566

26 805

13 892

11 234

25 126

9 423

10 305

19 728

7 908

6 494

14 402

6 130

3 482

9 612

s.
g

35 39

//n

50 54

tt

40 44
45 49

o.

04

.b
p

id

Golongan Umur
Age Group

55 59

47 302

4 942

6 033

10 975

65 - 69

4 841

3 644

8 485

70 - 74

3 016

2 752

5 768

75+

3 584

3 749

7 333

200 874

205 460

406 334

ht
tp
:

60 64

50 247

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002.


Source National Socio Economic Survey 2002.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

79

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.24


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2002
Kabupaten / Regency : Timor Tengah Selatan
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

id

Golongan Umur
Age Group

22 428

24 224

46 652

25 845

51 230

20 788

46 376

21 216

39 837

25 385
25 588

15 19

18 621

20 24

13 322

16 944

30 266

25 29

10 859

14 695

25 554

30 34

12 441

12 464

24 905

14 415

16 672

31 087

12 996

10 521

23 517

13 408

10 615

24 023

7 794

9 152

16 946

55 59

5 956

5 069

11 025

60 64

5 989

5 071

11 060

65 - 69

3 115

2 674

5 789

70 - 74

1 954

2 252

4 206

75+

2 691

1 802

4 493

196 962

200 004

396 966

s.
g

35 39

ht
tp
:

//n

50 54

tt

40 44
45 49

Jumlah
Total

o.

59
10 14

.b
p

04

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002.


Source National Socio Economic Survey 2002.

80

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.25


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2002
Kabupaten / Regency : Timor Tengah Utara
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

04

14 527

11 687

59

12 294

11 533

10 14

12 185

15 19

9 280

20 24

5 983

25 29

6 071

30 34

6 580

o.

id

Golongan Umur
Age Group

26 214
23 827
22 924

10 682

19 962

8 399

14 382

9 236

15 307

s.
g

10 739

13 110

6 592

13 519

5 528

5 701

11 229

5 271

4 597

9 868

3 847

3 343

7 190

3 106

3 856

6 962

60 64

2 777

3 006

5 783

65 - 69

2 889

1 688

4 577

.b
p

6 530

6 927

35 39

45 49
50 54

ht
tp
:

//n

55 59

tt

40 44

70 74

884

1 028

1 912

75+

1 393

1 477

2 870

Jumlah
Total

99 542

100 094

199 636

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002.


Source National Socio Economic Survey 2002.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

81

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.26


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2002
Kabupaten / Regency : Belu
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

04

id

Golongan Umur
Age Group

17 664

15 19

14 041

20 24

37 828

20 475

41 856

16 458

33 474

14 419

28 460

9 625

11 169

20 794

25 29

9 960

12 529

22 489

30 34

11 230

8 408

19 638

9 537

10 773

20 310

8 129

7 532

15 661

7 130

6 523

13 653

4 495

3 894

8 389

55 59

4 542

5 119

9 661

60 64

3 899

2 218

6 117

.b
p

35 39

//n

50 54

tt

40 44
45 49

o.

21 381
17 016

s.
g

59
10 14

20 164

2 325

3 162

5 487

2 192

1 404

3 596

75+

1 595

1 055

2 650

144 761

145 302

290 063

ht
tp
:

65 - 69

70 74

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002.


Source National Socio Economic Survey 2002.

82

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.27


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2002
Kabupaten / Regency : Alor
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

04

8 664

8 668

59

11 194

9 722

10 14

10 650

15 19

10 114

20 24

7 223

25 29

5 889

30 34

5 315

o.

id

Golongan Umur
Age Group

17 332
20 916
20 106

8 518

18 632

7 670

14 893

6 616

12 505

s.
g

9 456

11 453

6 680

12 560

5 695

5 376

11 071

3 459

3 837

7 296

3 342

2 791

6 133

2 290

1 855

4 145

60 64

1 429

2 104

3 533

65 - 69

1 052

2 476

3 528

.b
p

6 138

5 880

35 39

45 49
50 54

ht
tp
:

//n

55 59

tt

40 44

70 74

745

993

1 738

75+

1 425

803

2 228

Jumlah
Total

84 366

83 703

168 069

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002.


Source National Socio Economic Survey 2002.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

83

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.28


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2002
Kabupaten / Regency : Lembata
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

04

5 145

4 422
4 910

6 116
5 270

15 19

4 359

20 24

1 943

25 29

2 014

30 34

1 942

o.

59
10 14

id

Golongan Umur
Age Group

9 567

11 026
10 158

4 170

8 529

3 051

4 994

3 496

5 510

3 169

5 111

1 835

3 278

5 113

2 130

3 210

5 340

1 957

3 913

5 870

2 789

3 278

6 067

55 59

1 862

2 227

4 089

60 64

1 390

1 993

3 383

.b
p

35 39

//n

50 54

tt

40 44
45 49

s.
g

4 888

1 007

1 705

2 712

617

909

1 526

75+

657

1 064

1 721

41 033

49 683

90 716

ht
tp
:

65 - 69

70 74

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002.


Source National Socio Economic Survey 2002.

84

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel Table 3.1.29


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2002
Kabupaten / Regency : Flores Timur
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

12 159

9 934

59

14 022

12 759

10 14

12 884

15 19

9 690

20 24

o.

04

id

Golongan Umur
Age Group

22 093
26 781
24 178

7 233

16 923

5 564

7 783

13 347

25 29

6 097

6 864

12 961

30 34

4 689

8 129

12 818

5 802

6 141

11 943

4 424

6 558

10 982

5 068

6 156

11 224

4 023

5 623

9 646

3 426

4 508

7 934

60 64

2 475

3 628

6 103

65 - 69

2 417

4 343

6 760

70 74

1 999

1 890

3 889

75+

1 832

2 226

4 058

Jumlah
Total

96 571

105 069

201 640

.b
p

s.
g

11 294

35 39

45 49
50 54

ht
tp
:

//n

55 59

tt

40 44

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002.


Source National Socio Economic Survey 2002.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

85

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.30


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2002
Kabupaten / Regency : Sikka
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

04

13 991

15 19

12 820

20 24

8 643

25 29

8 222

o.

14 559
16 330

12 675

26 666

14 106

28 665

14 240

30 570

12 389

25 209

13 492

22 135

s.
g

59
10 14

id

Golongan Umur
Age Group

20 835

9 654

18 228

7 052

9 436

16 488

7 065

9 079

16 144

7 580

7 203

14 783

5 589

5 586

11 175

55 59

4 325

5 609

9 934

60 64

4 578

4 595

9 173

.b
p

12 613

8 574

30 34

40 44
45 49

ht
tp
:

//n

50 54

tt

35 39

65 - 69

2 314

4 046

6 360

70 74

2 024

2 110

4 134

75+

2 124

3 333

5 457

125 790

140 166

265 956

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002.


Source National Socio Economic Survey 2002.

86

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.31


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2002
Kabupaten / Regency : Ende
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

12 450

11 233

59

12 340

14 622

15 274
9 519

20 24

23 683
26 962

13 805

29 079

13 635

23 154

7 430

10 600

18 030

25 29

6 057

10 119

16 176

30 34

6 642

10 023

16 665

6 149

8 755

14 904

6 319

7 987

14 306

5 003

6 539

11 542

3 764

5 830

9 594

5 086

5 825

10 911

60 64

3 757

4 099

7 856

65 - 69

2 978

2 977

5 955

70 74

1 365

1 383

2 748

75+

1 722

1 292

3 014

105 855

128 724

234 579

.b
p

s.
g

10 14
15 19

o.

04

id

Golongan Umur
Age Group

35 39

45 49
50 54

ht
tp
:

//n

55 59

tt

40 44

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002.


Source National Socio Economic Survey 2002.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

87

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.32


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2002
Kabupaten / Regency : Ngada
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

04

14 247

13 641
14 119

14 750
13 248

15 19

12 062

20 24

7 582

25 29

6 473

30 34

6 874

o.

59
10 14

id

Golongan Umur
Age Group

27 888

28 869
22 950

9 125

21 187

8 799

16 381

9 781

16 254

8 369

15 243

6 983

9 629

16 612

6 250

6 584

12 834

4 565

6 054

10 619

5 933

5 761

11 694

55 59

3 436

4 062

7 498

60 64

4 248

3 246

7 494

.b
p

35 39

//n

50 54

tt

40 44
45 49

s.
g

9 702

2 454

2 249

4 703

2 028

1 589

3 617

75+

1 969

2 719

4 688

113 102

115 429

228 531

ht
tp
:

65 - 69

70 74

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002.


Source National Socio Economic Survey 2002.

88

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.33


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2002
Kabupaten / Regency : Manggarai
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

04

42 714

48 751

59

41 665

39 857

10 14

36 161

15 19

28 372

20 24

24 561

25 29

23 772

30 34

23 073

45 49
50 54

//n

55 59

o.

81 522

30 612

58 984

31 378

55 939

27 934

51 706

22 253

45 326

22 221

20 323

42 544

15 737

14 105

29 842

12 175

15 131

27 306

9 899

7 790

17 689

s.
g

70 611

tt

40 44

91 465

34 450

.b
p

35 39

id

Golongan Umur
Age Group

9 663

18 694

7 167

6 754

13 921

65 - 69

4 414

6 496

10 910

70 74

5 689

3 157

8 846

75+

3 376

2 533

5 909

310 027

321 187

631 214

ht
tp
:

9 031

60 64

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002.


Source National Socio Economic Survey 2002.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

89

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.34


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2002
Kota / Urban : Kupang
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

id

Golongan Umur
Age Group

14 704

12 613

27 317

59

15 155

12 774

27 929

10 14

15 927

13 865

29 792

15 19

15 143

16 103

31 246

20 24

11 983

13 793

25 776

25 29

11 911

10 679

22 590

30 34

9 130

20 027

10 149

10 666

20 815

8 410

7 037

15 447

6 493

4 379

10 872

.b
p

s.
g

o.

04

10 897

3 779

2 314

6 093

55 59

2 133

2 347

4 480

60 64

1 677

2 365

4 042

65 - 69

1 643

1 607

3 250

70 74

1 110

956

2 066

847

1 464

2 311

130 194

123 859

254 053

35 39

45 49

ht
tp
:

//n

50 54

tt

40 44

75+

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economic Survey 2002

90

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.2.1


Banyaknya Transmigrasi Nusa Tenggara Timur
menurut Daerah Asal dan Tujuan
Number of Transmigrant of Nusa Tenggara Timur by Origin
2002

Kepala Keluarga/
Families

Jiwa/Person

(1)

(2)

(3)

o.

Daerah Asal/Region of origin


- Propinsi NTT
Kabupaten Belu
1. Kecamatan Atambua
2. Kecamatan Malaka Timur
3. Kecamatan Kota Atambua
4. Kecamatan Mesak
5. Kecamatan Tasifeto Barat
6. Kecamatan Lamaknen

id

Perincian/
Description

349
78
55
66
96
34
20

Daerah Penempat an/Region of Destination

80

349

- Propinsi Kalimantan Selatan


Kabupaten Kota Baru
UPT (Hampang)

30

133

50

216

://
nt

t.

bp
s

.g

80
16
14
20
17
8
5

tp

- Propinsi Kalimantan Tengah


Kabupaten Kota Waringin Timur
UPT (Mentaya Seberang)

ht

Sumber : Dinas Nakertrans Propinsi Nusa Tenggara Timur.


Source Labour and Transmigration Service of Nusa Tenggara Timur.
Catatan : Semua adalah Eks Propinsi Timor-Timur
Note

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

93

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.2.2


Banyaknya Transmigrasi yang Ditempatkan di Nusa Tenggara Timur
Number of Transmigrant Resettied in Nusa Tenggara Timur
2001
Banyaknya
Number
Kepala Keluarga
Jiwa
Families
Person
(2)

(3)

Sumba Barat

268

843

02.

Sumba Timur

03.

Kupang

04.

Timor Tengah Selatan

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

50

202

09.

Flores Timur

10.

Sikka

11.

Ende

12.

Ngada

218

1 089

bp
s

Manggarai ( Nggorang)

71.

Kota Kupang

536

2 134

ht

Pertanian Lahan
Kering
Pertanian Lahan
Kering

13.

Jumlah
Total

(4)

t.

://
nt

tp

o.

01.

.g

(1)

Pola Usaha
Type Of Activity

id

Daerah Asal
Region Of Origin

Pertanian Lahan
Kering

Sumber : Dinas Nakertrans Propinsi Nusa Tenggara Timur.


Source Labour and Transmigration Service of Nusa Tenggara Timur.

94

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.3.1


Rata Rata Anak yang Pernah Dilahirkan Per Wanita menurut
Kabupaten dan Golongan Umur
Average Number of Ever Born Children Per Woman by
Regency and Age Group
2001
Kelompok Umur Wanita
Age Group Of Woman
20 - 24

25 - 29

(2)

(3)

(4)

(1)

30 - 34 35 - 39

40 44 45 - 49

id

15 - 19

(5)

(6)

o.

Daerah Asal
Region Of Origin

(7)

(8)

Sumba Barat

0,07

0,69

1,91

3,12

5,01

5,12

6,90

02.

Sumba Timur

0,08

0,92

2,03

2,68

4,09

4,48

4,35

03.

Kupang

0,04

0,71

2,04

2,45

3,77

5,18

4,27

04.

Timor Tengah Selatan

0,03

0,48

1,40

2,37

2,90

3,72

4,02

05.

Timor TengahUtara

0,06

0,58

1,72

2,44

3,45

4,18

4,92

06.

Belu

0,05

0,83

1,67

2,91

3,84

4,25

5,05

07.

Alor

0,04

0,59

1,44

2,49

3,08

4,38

4,10

08.

Lembata

0,03

0,53

1,21

1,89

2,61

2,85

3,00

09.

Flores Timur

0,05

0,50

1,34

2,49

3,00

3,40

3,57

10.

Sikka

0,01

0,28

0,97

1,90

2,54

3,38

3,80

11.

Ende

0,01

0,45

1,29

1,96

2,79

3,81

3,56

.b
p

tt

//n

ht
tp
:

s.
g

01.

12.

Ngada

0,04

0,44

1,31

2,18

2,88

3,78

4,17

13.

Manggarai

0,02

0,68

2,09

2,95

4,10

4,96

5,72

71.

Kota Kupang

0,01

0,30

0,96

2,03

2,98

2,64

4,40

0,03

0,57

1,61

2,48

3,42

4,13

4,54

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2001


Source National Socio Economic Survey 2001.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

97

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.3.2


Angka Kelahiran Menurut Umur Ibu dan
Angka Kelahiran Total Propinsi NTT Berdasarkan Metode Anak kandung/
Age Specific Fertility Rate and Total Fertility Rate
1967 1999
(Per 1000 Wanita)

Referensi
Waktu

15-19

20-24

25-29

30-34

35-39

40-44

45-49

(7)

(8)

(9)

Angka
Kelahiran
Total
(TFR)
(10)

Angka Kelahiran Menurut Umur Ibu (ASFR)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

1968
1972.5
1977
1982
1987
1992
1997

68
24
33
24
28
18

236
177
196
142
161
94

303
253
249
222
174
147

258
244
232
190
131
132

Perdesaan
1967-1970
1971-1975
1976-1979
1981-1984
1986-1989
1991-1994
1996-1999

1968
1972.5
1977
1982
1987
1992
1997

73
48
52
46
46
38

72
45
50
43
42
34

101
73
59
40
25
34

20
23
13
13
1
15

5 845
4 700
4 675
3 653
3 017
2 630

.b
p

s.
g

183
146
153
101
83
81

243
217
206
202
193
144

295
283
262
244
224
176

270
260
239
212
190
157

191
185
156
147
117
108

94
97
91
72
58
55

38
33
25
23
23
25

6 020
5 615
5 155
4 729
4 249
3 519

241
214
205
194
185
136

292
281
261
241
213
171

267
259
239
210
179
152

189
182
156
143
112
104

94
95
89
69
53
52

37
32
24
22
20
24

5 960
5 540
5 120
4 608
4 013
3 366

tt

//n
1968
1972.5
1977
1982
1987
1992
1997

ht
tp
:

Perkotaan+
Perdesaan
1967-1970
1971-1975
1976-1979
1981-1984
1986-1989
1991-1994
1996-1999

o.

(1)
Perkotaan
1967-1970
1971-1975
1976-1979
1981-1984
1986-1989
1991-1994
1996-1999

id

Periode

Sumber : Estimasi Fertilitas, Mortilitas dan Migrasi (Hasil SP2000), BPS


Source

98

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.4.1


Tingkat Kematian Bayi (IMR) per 1000 Kelahiran Hidup
Propinsi Nusa Tenggara Timur Berdasarkan/
Infant Mortality Rate of Nusa TenggaTimur
1967-1996

Laki-laki

Perempuan

Laki-laki +
Perempuan

(1)

(2)

(3)

(4)

SP71 (1967)

167

SP80 (1976)

139

SP90 (1986)
SP2000 (1996)

118

128

85

70

77

64

51

57

158

134

145

118

100

109

79

64

71

53

41

47

s.
g

//n

SP90 (1986)

154

tt

SP71 (1967)
SP80 (1976)

142

.b
p

INDONESIA

ht
tp
:

SP2000 (1996)

o.

NUSA TENGGARA TIMUR

id

Periode

Catatan : 1) IMR dihitung dengan Metode Trussel dari kelompok umur ibu 20-24, 25-29, 30-39.
Note
2) Angka dalam kurung ( ) menunjukan tahun rujukan
Sumber : Estimasi Fertilitas, Mortilitas dan Migrasi (Hasil SP2000), BPS
Source

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

101

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.4.2


Tingkat Harapan Hidup Waktu Lahir
Di Propinsi Nusa Tenggara Timur Berdasarkan/
The Life Expectancy at Birt of Nusa Tenggara Timur
1967-1996

Nusa Tenggara Timur

Indonesia

(1)

(2)

(3)

SP71 (1967)

44,4

45,7

SP80 (1976)

48,7

52,2

58,6

59,8

63,0

65,4

o.

s.
g

SP90 (1986)

Persentase Kenaikan

9,68

14,22

20,33

14,56

7,51

9,36

//n

1986 - 1996

tt

1967 - 1976

.b
p

SP2000 (1996)

1976 - 1986

id

Periode

ht
tp
:

Catatan : 1) Angka dalam kurung ( ) menunjukan tahun rujukan


Note
Sumber : Estimasi Fertilitas, Mortilitas dan Migrasi (Hasil SP2000), BPS
Source

102

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.1


Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas menurut Kegiatan Seminggu yang Lalu
Population Aged 10 Years And Over by Type of
Activity During The Previous Week
2001 & 2002
2001
Banyaknya
Numbers

(1)

(2)

%
(3)

1.841.844

1. Bekerja / Worked

1.809 422

Banyaknya
Numbers
(4)

%
(5)

64.00

1 878 357

63.89

62.87

1 752 252

59.60

s.
g

o.

I. Angkatan Kerja
Economically Active

32 422

1.13

126 136

4.29

1.036 081

36.00

1 061 505

36.11

.b
p

2. Mencari Pekerjaan / Looking For Work


II. Bukan Angkatan Kerja
Not Economically Active

2002

id

Kegiatan Seminggu
Yang Lalu

504.631

17.53

537 133

18.27

2. Mengurus Rumahtangga / House Keeping

351.016

12.20

365 744

12.44

3. Lainnya / Others

180 434

6.27

158 628

5.40

2.877.925

100.00

2 939 892

100.00

tt

1. Sekolah / Attending School

//n

Jumlah
Total

ht
tp
:

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2001 Dan 2002 /


Source National Socio Economic Survey 2001 And 2002.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

105

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.2


Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu menurut Kabupaten Jumlah Jam Kerja Seluruhnya
Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency Total Working Hours
2002
Jumlah Jam Kerja Seluruhnya
Total Working Hours
0

(1)

*)

(2)

1 - 14

15 - 24

25 - 34

35 - 44

45-59

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

60+
(8)

id

Kabupaten
Regency

Jumlah
Total
(9)

11 061

10 621

37 316

38 077

48 862

8 350

2 560

156 847

02. Sumba Timur

3 790

9 417

21 807

19 689

25 253

8 508

2 160

90 624

03. Kupang

19 270

12 245

04. Timor T. Selatan

13 010

18 160

05. Timor T. Utara

10 447

6 251

s.
g

o.

01. Sumba Barat

34 434

47 481

37 317

10 367

185 281

49 113

36 123

37 783

4 965

4 653

163 807

20 627

23 021

19 961

13 500

4 409

98 216

.b
p

24 167

06. Belu

6 462

4 161

14 587

27 520

43 104

10 388

10 651

116 873

07. Alor

6 824

1 363

8 252

18 823

24 911

6 467

1 723

68 363

773

2 977

9 810

12 398

10 391

2 962

438

39 749

10. Sikka
11. Ende

ht
tp
:

12. Ngada

6 681

10 799

19 905

17 939

21 864

7 158

2 759

87 105

12 688

7 680

24 873

34 038

30 174

13 575

4 525

127 553

11 857

5 716

23 533

43 517

27 486

7 862

3 748

123 719

//n

09. Flores Timur

tt

08. Lembata

13. Manggarai

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

5 499

6 381

20 776

39 734

28 823

7 136

1 651

110 000

10 963

10 230

43 288

79 213 105 497

48 385

4 155

301 731

2 292

2 299

4 989

22 350

12 145

82 384

121 617 108 300 323 043 432 799 501 626 198 923

65 944

1 752 252

8 273

30 036

Keterangan : *) Sementara tidak bekerja / Temporary not Working


Remarks
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002/
Source National Socio Economic Survey 2002.

106

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.3


Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu menurut Status Pekerjaan Utama
Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week and Main Employment Status
2002
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Jumlah
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

1. Berusaha Sendiri
Self Employed

136 978

2. Berusaha Sendiri Dibantu Buruh


Tidak Tetap/ Buruh Tidak Dibayar
Self Employed Assisted by Member/
Temporary Worker

476 294

4. Buruh / Karyawan
Employee
5. Pekerja Bebas di Pertanian

tt

6. Pekerja Bebas di Non Pertanian

//n

7. Pekerja Tidak Dibayar


Jumlah
Total

213 935

94 000

570 294

2 160

15 870

152 955

53 700

206 655

8 146

4 890

13 036

3 989

1 183

5 172

229 875

497 415

727 290

1 021 947

730 305

1 752 252

s.
g

o.

76 957

13 710

.b
p

3. Berusaha Dengan Dibantu Buruh


Tetap

id

Status Pekerjaan Utama


Main Employment Status

ht
tp
:

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2002/


Source National Socio Economic Survey 2002.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

107

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.4


Persentase Penduduk yang Bekerja menurut Lapangan Pekerjaan Utama
Percentage of Population who Worked by Main Industry
2000, 2001 Dan 2002
Lapangan Pekerjaan Utama
Main Industry

20001)

2001 2)

2002 3)

(1)

(2)

(3)

(4)

77,53

78.68

0,29

0,65

0.42

o.

77,91

4,19

6,02

4.16

0,06

0,12

0.09

2,45

1,46

1.62

5,66

5,12

5.22

1,51

1,71

1.77

0,21

0,42

0.49

7,70

6,97

7.54

0,01

0,00

0.02

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

Pertanian , Kehutanan, Perkebunan , Perikanan


Agriculture, Forestry, Estate,Fishery
2.
Pertambangan Dan Penggalian
Minning And Quarring
3.
Industri Pengolahan
Manufacturing Industri
4.
Listrik, Gas dan Air
Electricity, Gas and Water
5.
Bangunan
Construction
6.
Perdagangan Besar Dan Eceran, Rumah Makan
Wholesale And Retail Trade, Restaurant
7.
Angkutan, Pergudangan, Komunikasi
Transportation, Communication
8.
Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan dan
Bangunan
Financial, Insurance, Real Estate and
Construction
9.
Jasa Kemasyarakatan
Public Service
10. Lainnya / Tidak Terjawab
Others / Not Stated

id

1.

Jumlah
Total

100,00

100,00

100,00

Sumber : 1. Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2000


Source
National Socio Economic Survey 2000
2. Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2001
National Socio Economic Survey 2001
3. Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002
National Socio Economic Survey 2002

108

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.5


Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang
Lalu menurut Tingkat Pendidikan/Population Aged 10 Years and Over who
Worked During The Previous Week by Education
2002
Banyaknya
Numbers

Persentase
Percentage

(1)

(2)

(3)

id

Tingkat Pendidikan
Educational Attainment

231 211

Never / Not Yet Attended School

517 706

Tidak / Belum Tamat SD


Tamat SD
Primary School
Tamat SLTP/MTs/Sederajat/Kejuruan

.b
p

Junior High School ( General)

s.
g

Did Not Completed / Not Yet Completed Primary School

Tamat SMTA Umum

o.

Tidak / Belum Pernah Sekolah

12.31
27.56

684 380

36.43

171 552

9.13

142 726

7.60

69 168

3.68

61 644

3.29

1 752 252

100.00

Senior High School (General)

tt

Tamat SMTA Kejuruan

Senior High School (Vocational)

ht
tp
:

University

//n

Universitas

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2002/


Source National Socio Economic Survey 2002.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

109

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel /
Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas
Population Aged 10 Years and Over
20
Angkatan Kerja
Economically Active

(2)

(3)

Jumlah
Angkatan Kerja
Total
Economically
Active

Sekolah
Attending
School

(4)

(5)

id

Mencari
Pekerjaan
Looking
For Work

s.
g

(1)

Bekerja *)
Working

o.

Kabupaten
Regency

Bukan Ang
Not Econo

Sumba Barat

156 847

12 507

169 354

02.

Sumba Timur

90 624

4 332

94 956

23 156

03.

Kupang

185 281

9 719

195 000

57 267

04.

Timor Tengah Selatan

163 807

14 534

178 341

46 989

05.

Timor Tengah Utara

98 216

2 990

101 206

26 669

06.

Belu

116 873

11 382

128 255

39 633

07.

Alor

68 363

9 544

77 907

28 652

08.

Lembata

39 749

4 457

44 206

11 183

09.

Flores Timur

87 105

5 499

92 604

28 051

10.

Sikka

127 553

8 190

135 743

35 723

11.

Ende

123 719

6 775

130 494

36 014

12.

Ngada

110 000

3 415

113 415

27 307

301 731

18 639

320 370

69 408

82 384

14 152

96 536

57 469

1 752 252

126 135

1 878 387

537 133

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

01.

13.

Manggarai

71.

Kota Kupang
Jumlah
Total

49 612

Keterangan : *) Bekerja Minimum 1 Jam Seminggu Yang Lalu Atau Sementara Tidak Bekerja /
Remarks
Worked Least One Hour In The Previous Week Or Temporary Not Working
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002/
Source National Socio Economic Survey 2002.

110

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Table 3.5.6
menurut Kabupaten dan Jenis Kegiatan
by Regency and Type of Activity
02

(6)

(7)

(8)

14 639

85 278

15 628

7 600

46 384

38 627

17 891

113 785

64 455

9 299

120 743

16 307

5 413

32 981

9 510

14 718

8 544

10 184

4 550

22 152

9 959

(9)

(10)

(11)

254 632

92.61

66.51

141 340

95.44

67.18

308 785

95.02

63.15

299 084

91.85

59.63

48 389

149 595

97.05

67.65

82 124

210 379

91.13

60.96

51 914

129 821

87.75

60.01

25 917

70 123

89.92

63.04

60 162

152 766

94.06

60.62

12 357

74 882

210 625

93.97

64.45

6 469

53 440

183 934

94.81

70.95

18 437

//n

tt

.b
p

21 027

Jumlah
Total

id

Lainnya
Others

Jumlah
Bukan
Angkatan
Kerja
Total Not
Economically
Active

Persentase
Angkatan Kerja
Terhadap
Penduduk
Usia Kerja
Percentage of
Economically
Active Working
Age Population

s.
g

Mengurus
Rumah
Tangga
House
Keeping

Persentase
Bekerja
Terhadap
Angkatan Kerja
Percentage Of
Working To
Economically
Active

o.

katan Kerja
mically Active

12 615

58 359

171 774

96.99

66.03

39 220

29 229

137 857

458 227

94.18

69.92

34 249

10 553

102 271

198 807

85.34

48.56

365 744

158 628

1 061 505

2 939 892

93.28

63.89

26 802

ht
tp
:

10 957

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

111

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel /
Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas
Population Aged 10 Years and Over
20
Laki-Laki / Male
Angkatan Kerja
Economically Active

(2)

(3)

91 291

(4)

3 604

94 895

s.
g

Sumba Barat

Jumlah
Angkatan
Kerja
Total
Economically
Active

id

Bekerja *)
Working

(1)

01.

Mencari
Pekerjaan
Looking
For Work

o.

Kabupaten
Regency

Bukan Ang
Not Econo
Sekolah
Attending
School
(5)

25 262

Sumba Timur

54 440

1 514

55 954

11 372

03.

Kupang

111 115

4 207

115 322

28 033

04.

Timor Tengah Selatan

112 331

2 964

115 295

27 403

05.

Timor Tengah Utara

56 094

844

56 938

13 328

06.

Belu

77 758

3 024

80 782

18 290

07.

Alor

39 315

4 438

43 753

15 928

08.

Lembata

20 669

1 322

21 991

5 749

09.

Flores Timur

48 858

2 243

51 101

14 427

10.

Sikka

68 284

2 915

71 199

19 449

54 649

3 184

57 833

18 495

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

02.

11.

Ende

12.

Ngada

13.

Manggarai

71.

Kota Kupang
Jumlah
Total

61 672

1 266

62 938

14 863

169 209

5 191

174 400

36 106

56 262

6 854

63 116

29 086

1 021 947

43 570

1 065 517

277 791

Keterangan : *) Bekerja minimum 1 jam seminggu yang lalu atau sementara tidak bekerja /
Remarks
Worked Least one hour in the previous week or temporary not working
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002/
Source National Socio Economic Survey 2002.

112

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Table 3.5.7
menurut Kabupaten dan Jenis Kegiatan
by Regency and Type of Activity
02

(6)

(7)

(8)

7 175

32 983

367

3 877

15 616

363

9 672

38 068

468

5 983
2 455
5 780

247
39
648

(11)

74.21

71 570

97.29

78.18

153 390

96.35

75.18

149 149

97.43

77.30

15 783

72 721

98.52

78.30

105 716

96.26

76.41

4 580

20 755

64 508

89.86

67.83

1 993

7 781

29 772

93.99

73.86

4 752

19 289

70 390

95.61

72.60

5 944

26 041

97 240

95.91

73.22

3 617

23 232

81 065

94.49

71.34

393

5 911

21 167

84 105

97.99

74.83

2 321

12 821

51 248

225 648

97.02

77.29

1 340

6 793

37 219

100 335

89.14

62.91

8 826

81 353

367 970

1 433 487

95.91

74.33

ht
tp
:

1 120

(10)

96.20

24 934

//n

110

33 854

tt

864

(9)

Persentase
Angkatan Kerja
Thd Penduduk
Usia Kerja
Percentage of
Economically
Active Working
Age Population

127 878

.b
p

546

Jumlah
Total

o.

Lainnya
Others

Jumlah
Bukan
Angkatan
Kerja
Total Not
Economically
Active

s.
g

Mengurus
Rumah
Tangga
House
Keeping

Persentase
Bekerja Ter
Hadap Angka
Tan Kerja
Percentage of
Working to
Economically
Active

id

Katan Kerja
Mically Active

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

113

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel /
Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas
Population Aged 10 Years and Over
20
Perempuan / Female
Angkatan Kerja
Economically Active

Sekolah
Attending
School

(2)

(3)

(4)

(5)

Sumba Barat

65 556

02.

Sumba Timur

36 184

03.

Kupang

74 166

04.

Timor Tengah Selatan

51 476

05.

Timor Tengah Utara

Alor

08.

Lembata

09.
10.

74 459

24 350

39 002

11 784

5 512

79 678

29 234

11 570

63 046

19 586

42 122

2 146

44 268

13 341

39 115

8 358

47 473

21 343

tt

Belu

07.

29 048

5 106

34 154

12 724

19 080

3 135

22 215

5 434

Flores Timur

38 247

3 256

41 503

13 624

Sikka

59 269

5 275

64 544

16 274

ht
tp
:

//n

06.

8 903

2 818

.b
p

01.

id

Jumlah
Angkatan
Kerja
Total
Economically
Active

o.

(1)

Bekerja *)
Working

Mencari
Pekerjaan
Looking
For Work

s.
g

Kabupaten
Regency

Bukan Ang
Not Econo

11.

Ende

69 070

3 591

72 661

17 519

12.

Ngada

48 328

2 149

50 477

12 444

13.

Manggarai

132 522

13 448

145 970

33 302

71.

Kota Kupang

26 122

7 298

33 420

28 383

730 305

82 565

812 870

259 342

Jumlah
Total

Keterangan : *) Bekerja minimum 1 jam seminggu yang lalu atau sementara tidak bekerja /
Remarks
Worked Least one hour in the previous week or temporary not working
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002/
Source National Socio Economic Survey 2002.

114

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Table 3.5.8
menurut Kabupaten dan Jenis Kegiatan
by Regency and Type of Activity
02

(7)

7 464

52 295

(8)

15 261

3 723

30 768

38 264

8 219

75 717

63 987

3 316

16 307

2 958

32 117

3 730

14 471

3 964

10 145

2 557

(9)

126 754

86 889

(10)

(11)

88.04

58.74

69 770

92.77

55.90

155 395

93.08

51.27

149 935

81.65

42.05

.b
p

(6)

20 481

Jumlah
Total

id

Lainnya
Others

Jumlah
Bukan
Angkatan
Kerja
Total Not
Economically
Active

Persentase
Angkatan Kerja
Thd Penduduk
Usia Kerja
Percentage of
Economically
Active Working
Age Population

s.
g

Mengurus
Rumah
Tangga
House
Keeping

Persentase
Bekerja Ter
Hadap Angka
Tan Kerja
Percentage of
Working to
Economically
Active

o.

Katan Kerja
Mically Active

76 874

95.15

57.59

57 190

104 663

82.39

45.36

31 159

65 313

85.05

52.29

18 136

40 351

85.89

55.05

5 207

40 873

82 376

92.15

50.38

6 413

48 841

113 385

91.83

56.92

2 852

30 208

102 869

95.06

70.63

18 044

6 704

37 192

87 669

95.74

57.58

36 899

16 408

86 609

232 579

90.79

62.76

32 909

3 760

65 052

98 472

78.16

33.94

356 918

77 275

693 535

1 506 405

89.84

53.96

26 154

ht
tp
:

9 837

//n

22 042

tt

32 606

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

115

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.9


Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu menurut Kabupaten dan Lapangan Usaha Utama
Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Main Industry
2002
Laki-Laki / Male
Lapangan Usaha Utama
Main Industry

(2)

(3)

01.

Sumba Barat

79 223

1 493

02.

Sumba Timur

44 244

2 887

03.

Kupang

04.

Timor Tengah Selatan

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

09.

Flores Timur
Ende

12.

Ngada

13.

Manggarai

71.

Kota Kupang

(4)

(5)

Jumlah
Total
(6)

10 575

91 291

7 181

128

54 440

3 644

12 360

111 115

1 329

9 790

172

112 331

3 711

56 094

17 946

77 758

29 310

1 976

8 029

39 315

450

2 971

20 669

2 001

9 494

48 858

.b
p

7 594

2 498

17 248

ht
tp
:
Jumlah
Total

Lainnya
Others

57 314

tt

Sikka

11.

44 789

//n

10.

95 111
101 040

Tersier
Tertier

s.
g

(1)

Skunder
Secundair

id

Primer
Primer

o.

Kabupaten
Regency

37 363

51 469

3 038

13 777

68 284

39 191

3 161

12 297

54 649

51 262

3 333

7 077

61 672

142 870

10 921

15 418

169 209

8 688

9 348

38 226

56 262

799 122

49 790

172 735

300

1 021 947

Keterangan : Primer / Primer


= Pertanian / Agriculture.
Remarks
Skunder / Secundair = Pertambangan & Penggalian. Industri. Listrik.
Gas & Air. Konstruksi / Mining. & Quarrying. Industry.
Electricity.Gas & Water. Contruction.
Tersier / Tertier
= Perdagangan. Angkutan. Keuangan & Jasa / Trade.
Transportation. Financial & Services.
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002/
Source National Socio Economy Survey 2002.

116

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.10


Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu menurut Kabupaten dan Lapangan Usaha Utama
Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Main Industry
2002
Perempuan / Female

Primer
Primer

(1)

(2)

(3)

57 205

2 914

02.

Sumba Timur

30 053

1 986

03.

Kupang

66 730

04.

Timor Tengah Selatan

47 410

05.

Timor Tengah Utara

34 678

Alor

08.

Lembata

09.

Flores Timur

10.

Sikka

2 031

Lainnya
Others

(4)

Jumlah
Total

(5)

(6)

5 437

65 556

4 145

36 184

5 405

74 166

320

3 746

51 476

3 906

3 538

42 122

.b
p

Belu

07.

//n

06.

Tersier
Tertier

s.
g

Sumba Barat

23 760

8 184

7 171

39 115

23 401

1 366

4 281

29 048

17 398

201

1 481

19 080

28 169

2 494

7 584

38 247

43 124

7 141

9 004

59 269

tt

01.

Skunder
Secundair

o.

Kabupaten
Regency

id

Lapangan Usaha Utama


Main Industry

Ende

40 126

19 756

9 188

69 070

12.

Ngada

41 409

1 919

5 000

48 328

119 732

6 763

6 027

132 522

6 337

1 410

18 375

26 122

ht
tp
:

11.
13.

Manggarai

71.

Kota Kupang

Jumlah
579 532
60 391
90 382
730 305
Total
Keterangan : Primer / Primer
= Pertanian / Agriculture.
Remarks
Skunder / Secundair = Pertambangan & Penggalian. Industri. Listrik.
Gas & Air. Konstruksi / Mining. & Quarrying. Industry.
Electricity.Gas & Water. Contruction.
Tersier / Tertier
= Perdagangan. Angkutan. Keuangan & Jasa / Trade.
Transportation. Financial & Services.
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002/
Source National Socio Economy Survey 2002.
NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

117

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.11


Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu menurut Kabupaten dan Lapangan Usaha Utama
Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week byRegency and Main Industry
2002
Laki-Laki+Perempuan / Male+Female

Sekunder
Secundair

(2)

(3)

01.

Sumba Barat

136 428

02.

Sumba Timur

74 297

03.

Kupang

161 841

04.

Timor Tengah Selatan

148 450

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

09.

Flores Timur

10.

Sikka

11.
12.
13.

Manggarai

71.

Kota Kupang

Tersier

Tertier

Lainnya
Others

(4)

(5)

o.

(1)

Primer
Primer

4 407

16 012

s.
g

Kabupaten
Regency

id

Lapangan Usaha Utama


Main Industry

Jumlah
Total
(6)

156 847

128

90 624

4 873

11 326

5 675

17 765

185 281

1 649

13 536

172

163 807

7 617

11 132

98 216

81 074

10 682

25 117

116 873

52 711

3 342

12 310

68 363

34 646

651

4 452

39 749

65 532

4 495

17 078

87 105

94 593

10 179

22 781

127 553

Ende

79 317

22 917

21 485

123 719

Ngada

92 671

5 252

12 077

110 000

262 602

17 684

21 445

301 731

15 025

10 758

56 601

82 384

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

79 467

Jumlah
1 378 654
110 181
263 117
300
1 752 252
Total
Keterangan : Primer / Primer
= Pertanian / Agriculture.
Remarks
Skunder / Secundair = Pertambangan & Penggalian. Industri. Listrik.
Gas & Air. Konstruksi / Mining. & Quarrying. Industry.
Electricity.Gas & Water. Contruction.
Tersier / Tertier
= Perdagangan. Angkutan. Keuangan & Jasa / Trade.
Transportation. Financial & Services.
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2002/
Source National Socio Economy Survey 2002.

118

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.12


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu menurut Kabupaten dan Lapangan Usaha Utama
Percentage of Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Main Industry
2002
Laki-Laki / Male

(3)

86.78
81.27
85.60
89.95
79.85
73.71
74.55
83.45
76.47
75.37
71.71
83.12
84.43
15.44

1.64
5.30
3.28
1.18
6.62
3.21
5.03
2.18
4.10
4.45
5.78
5.40
6.45
16.62

//n

Jumlah
Total

78.20

4.87

Jumlah
Total

Tersier
Tertier

Lainnya
Others

(4)

(5)

(6)

11.58
13.19
11.12
8.72
13.54
23.08
20.42
14.37
19.43
20.18
22.50
11.48
9.11
67.94

0.00
0.24
0.00
0.15
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00

100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00

16.90

0.03

100.00

o.

(2)

tt

Sumba Barat
Sumba Timur
Kupang
Timor Tengah Selatan
Timor Tengah Utara
Belu
Alor
Lembata
Flores Timur
Sikka
Ende
Ngada
Manggarai
Kota Kupang

ht
tp
:

01.
02.
03.
04.
05.
06.
07.
08.
09.
10.
11.
12.
13.
71.

Skunder
Secundair

.b
p

(1)

Primer
Primer

s.
g

Kabupaten
Regency

id

Lapangan Usaha Utama


Main Industry

Keterangan : Primer / Primer


= Pertanian / Agriculture.
Remarks
Skunder / Secundair = Pertambangan & Penggalian, Industri, Listrik,
Gas & Air, Konstruksi / Mining, & Quarrying, Industry,
Electricity,Gas & Water, Contruction.
Tersier / Tertier
= Perdagangan, Angkutan, Keuangan & Jasa / Trade,
Transportation, Financial & Services.
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002/
Source National Socio Economy Survey 2002.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

119

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.13


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu menurut Kabupaten dan Lapangan Usaha Utama
Percentage of Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Main Industry
2002
Perempuan / Female

Skunder
Secundair

(2)

(3)

01.

Sumba Barat

87.26

02.

Sumba Timur

83.06

Kupang

89.97

Timor Tengah Selatan

92.10

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu
Alor
Lembata
Flores Timur
Sikka

//n

09.
10.

(4)

(5)

Jumlah
Total
(6)

8.29

0.00

100.00

11.46

0.00

100.00

2.74

7.29

0.00

100.00

0.62

7.28

0.00

100.00

82.33

9.27

8.40

0.00

100.00

60.74

20.92

18.33

0.00

100.00

80.56

4.70

14.74

0.00

100.00

91.18

1.05

7.76

0.00

100.00

tt

07.
08.

Lainnya
Others

5.49

.b
p

03.
04.

4.45

Tersier
Tertier

o.

(1)

Primer
Primer

s.
g

Kabupaten
Regency

id

Lapangan Usaha Utama


Main Industry

73.65

6.52

19.83

0.00

100.00

72.76

12.05

15.19

0.00

100.00

Ende

58.09

28.60

13.30

0.00

100.00

Ngada

85.68

3.97

10.35

0.00

100.00

13.

Manggarai

90.35

5.10

4.55

0.00

100.00

71.

Kota Kupang

24.26

5.40

70.34

0.00

100.00

79.35

8.27

12.38

0.00

100.00

ht
tp
:

11.
12.

Jumlah
Total

Keterangan : Primer / Primer


= Pertanian / Agriculture.
Remarks
Skunder / Secundair = Pertambangan & Penggalian, Industri, Listrik,
Gas & Air, Konstruksi / Mining, & Quarrying, Industry,
Electricity,Gas & Water, Contruction.
Tersier / Tertier
= Perdagangan, Angkutan, Keuangan & Jasa / Trade,
Transportation, Financial & Services.
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002/
Source National Socio Economy Survey 2002.

120

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.14


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu menurut Kabupaten dan Lapangan Usaha Utama
Percentage of Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Main Industry
2002
Laki-Laki+Perempuan / Male + Female

Skunder
Secundair

(2)

(3)

Sumba Barat

86.98

02.

Sumba Timur

81.98

03.

Kupang

87.35

04.

Timor Tengah Selatan

90.62

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

09.

Flores Timur

10.

Sikka

(4)

(5)

Jumlah
Total
(6)

10.21

0.00

100.00

5.38

12.50

0.14

100.00

3.06

9.59

0.00

100.00

1.01

8.26

0.11

100.00

11.33

0.00

100.00

80.91

7.76

69.37

9.14

21.49

0.00

100.00

77.10

4.89

18.01

0.00

100.00

87.16

1.64

11.20

0.00

100.00

75.23

5.16

19.61

0.00

100.00

74.16

7.98

17.86

0.00

100.00
100.00

tt

//n

2.81

Lainnya
Others

s.
g

01.

Tersier
Tertier

.b
p

(1)

Primer
Primer

o.

Kabupaten
Regency

id

Lapangan Usaha Utama


Main Industry

Ende

64.11

18.52

17.37

0.00

12.

Ngada

84.25

4.77

10.98

0.00

100.00

13.

Manggarai

87.03

5.86

7.11

0.00

100.00

71.

Kota Kupang

18.24

13.06

68.70

0.00

100.00

78.68

6.29

15.02

0.02

100.00

ht
tp
:

11.

Jumlah
Total

Keterangan : Primer / Primer


= Pertanian / Agriculture.
Remarks
Skunder / Secundair = Pertambangan & Penggalian, Industri, Listrik,
Gas & Air, Konstruksi / Mining, & Quarrying, Industry,
Electricity,Gas & Water, Contruction.
Tersier / Tertier
= Perdagangan, Angkutan, Keuangan & Jasa / Trade,
Transportation, Financial & Services.
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002/
Source National Socio Economy Survey 2001.
NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

121

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel /
Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas
menurut Kabupaten dan
Population Aged 10 Years and Over
by Regency and
20
(Laki laki / Male & Perempuan/ Female)
0/1

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

id

Kabupaten
Regency

Sumba Barat

4 151

146

02.

Sumba Timur

2 571

253

3 394

03.

Kupang

4 886

6 079

04.

Timor Tengah Selatan

4 383

05.

Timor Tengah Utara

1 941

06.

Belu

3 943

07.

Alor

2 970

08.

Lembata

1 257

09.

Flores Timur

12.

Ngada

13.

Manggarai

71.

Kota Kupang

3 332

172

4 135

2 391

1 938

s.
g

172
83

4 314

9 463

2 562

3 902

115

1 331

623

427

2 764

5 772

.b
p

Ende

5 115
3 591

4 594

168

3 690

10 639

4 344

162

3 613

9 061

tt

Sikka

11.

3 251

46

3 522

2 922

3 963

202

3 880

5 625

6 006

353

16 256

17 653

53 341

2 127

54 581

86 518

//n

10.

5 081

3 360

o.

01.

ht
tp
:

Nusa Tenggara
Timur

Keterangan : 0 / 1. Tenaga Profesional, Tehnisi dan yang sejenisnya/


Remarks
Professional, Technical and Related Workers
2. Tenaga Kepemimpinan dan Ketatalaksanaan/
Administrative and Managerial Workers
3. Tenaga Tata Usaha dan Sejenisnya/
Clerical and Related Workers
4. Tenaga Usaha Penjualan/ Sales Workers
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002/
Source National Socio Economic Survey 2002

122

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Table 3.5.15
yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu
Jenis Pekerjaan Utama
who Worked During The Previous Week
Type of Main Occupation
02
6

7/8/9

X/10

Jumlah
Total

(6)

(7)

(8)

(9)

(10)

id

134 887

7 618

318

74 111

6 386

1 095

161 841

8 048

3 002

148 004

3 447

5 028

75 779

10 652

487

98 216

2 162

80 750

15 582

576

116 873

854

65 152

1 291

94 509

4 675
5 578

185 281

492

163 807

68 363

20

39 749

6 594

461

87 105

12 325

337

127 553

25 760

92 592

6 593

262 180

81

123 719

90

110 000

21 004

202

301 731

15 025

17 426

4 087

82 384

1 371 487

148 268

7 089

1 752 252

ht
tp
:

28 841

79 316

90 624

1 600

tt

984

//n

1 382

5 233

156 847

s.
g

52 773
34 568

.b
p

923
235

256

o.

1 314

5. Tenaga Usaha Jasa/ Service Workers


6. Tenaga Usaha Pertanian, Kehutanan, Perburuan, Perikanan/
Farmers, Foresty, Hunting, Fishery
7/8/9. Tenaga Produksi, Operator Alat-alat Angkutan, Pekerjaan Kasar, Transportasi/
Production, Equipment Operators, Related Workers, Transportation
X/100. Lainnya/ Others
0.00 = Jumlah Kecil Sekali / Number too Little

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

123

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel /
Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas
menurut Kabupaten dan
Population Aged 10 Years and Over
by Regency and
20
Laki-Laki / Male
2

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

id

0/1

01.

Sumba Barat

2 514

146

2 262

3 034

02.

Sumba Timur

1 441

253

2 518

1 641

03.

Kupang

3 067

04.

Timor Tengah Selatan

3 170

05.

Timor Tengah Utara

1 561

06.

Belu

1 957

s.
g

o.

Kabupaten
Regency

Lembata

09.

Flores Timur

2 698

2 141

1 537

683

83

3 493

6 110

1 795

2 073

1 834

774

115

907

181

3 362

317

1 931

1 091

.b
p

Alor

08.

3 020

10.

Sikka

11.

Ende

168

2 035

5 829

162

2 471

4 482

12.

Ngada

1 491

46

2 137

1 643

13.

Manggarai

3 128

202

3 678

1 872

71.

Kota Kupang

3 266

176

11 784

10 200

32 259

1 840

39 846

43 439

ht
tp
:

//n

2 637

tt

07.

172

Nusa Tenggara
Timur

2 096

Keterangan : 0 / 1. Tenaga Profesional, Tehnisi dan yang sejenisnya/


Remarks
Professional, Technical and Related Workers
2. Tenaga Kepemimpinan dan Ketatalaksanaan/
Administrative and Managerial Workers
3. Tenaga Tata Usaha dan Sejenisnya/
Clerical and Related Workers
4. Tenaga Usaha Penjualan/ Sales Workers
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002/
Source National Socio Economic Survey 2002

124

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Table 3.5.16
yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu
Jenis Pekerjaan Utama
who Worked During The Previous Week
Type of Main Occupation
02

7/8/9

X/10

(6)

(7)

(8)

(9)

77 938

4 595

44 058

4 401

470

95 111

6 749

2 486

100 743

743

44 569

1 126

57 206

678

29 372

137

17 209

537

37 211

430

51 385

489
3 447

14 144

91 291
54 440

111 115

3 127

492

112 331

6 514

487

56 094

7 207

576

77 758

3 563

39 315

1 326

20

20 669

3 948

461

48 858

5 463

337

68 284
54 649

.b
p

s.
g

39 190

5 678

81

4 563

90

61 672

142 448

14 232

202

169 209

8 688

15 574

4 087

56 262

86 940

7 089

1 021 947

ht
tp
:

2 487

256

51 262

//n

440

(10)

o.

546
128

Jumlah
Total

id

tt

796 390

5. Tenaga Usaha Jasa/ Service Workers


6. Tenaga Usaha Pertanian, Kehutanan, Perburuan, Perikanan/
Farmers, Foresty, Hunting, Fishery
7/8/9. Tenaga Produksi, Operator Alat-alat Angkutan, Pekerjaan Kasar, Transportasi/
Production, Equipment Operators, Related Workers, Transportation
X/100. Lainnya/ Others
0.00 = Jumlah Kecil Sekali / Number too Little

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

125

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel /
Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang
menurut Kabupaten dan
Population Aged 10 Years and Over
by Regency and Type
20
Perempuan / Female

(1)

(2)

(3)

1 637
1 130
1 819
1 213
380
1 986
1 175
483
1 719
1 957
2 248
1 760
835
2 740

110
177

s.
g

.b
p

tt

Sumba Barat
Sumba Timur
Kupang
Timor Tengah Selatan
Timor Tengah Utara
Belu
Alor
Lembata
Flores Timur
Sikka
Ende
Ngada
Manggarai
Kota Kupang
Nusa Tenggara
Timur

21 082

(4)

(5)

1 098
876
312
172
854
821
489
424
833
1 655
1 142
1 385
202
4 472

2 081
1 950
3 381
1 994
1 255
3 353
2 068
442
4 681
4 810
4 579
1 279
3 753
7 453

14 735

43 079

id

o.

0/1

//n

01.
02.
03.
04.
05.
06.
07.
08.
09.
10.
11.
12.
13.
71.

Kabupaten
Regency

287

ht
tp
:

Keterangan : 0 / 1. Tenaga Profesional, Tehnisi dan yang sejenisnya/


Remarks
Professional, Technical and Related Workers
2. Tenaga Kepemimpinan dan Ketatalaksanaan/
Administrative and Managerial Workers
3. Tenaga Tata Usaha dan Sejenisnya/
Clerical and Related Workers
4. Tenaga Usaha Penjualan/ Sales Workers
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002 /
Source National Socio Economic Survey 2002

126

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Table 3.5.17
Bekerja Selama Seminggu yang Lalu
Jenis Pekerjaan Utama
who Worked During The Previous Week
of Main Occupation
02

7/8/9

X/10

Jumlah
Total

(6)

(7)

(8)

(9)

(10)

o.

65 556
36 184
74 166
51 476
42 122
39 115
29 048
19 080
38 247
59 269
69 070
48 328
132 522
26 122

575 097

61 328

730 305

.b
p

s.
g

tt

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

ht
tp
:

14 697

3 023
1 985
1 299
320
4 138
8 375
1 670
274
2 646
6 862
20 082
2 030
6 772
1 852

56 949
30 053
66 730
47 261
31 210
23 544
23 401
17 359
27 941
43 124
40 126
41 330
119 732
6 337

//n

768
190
625
516
4 285
1 036
245
98
317
861
893
544
1 228
3 091

id

5. Tenaga Usaha Jasa/ Service Workers


6. Tenaga Usaha Pertanian, Kehutanan, Perburuan, Perikanan/
Farmers, Foresty, Hunting, Fishery
7/8/9. Tenaga Produksi, Operator Alat-alat Angkutan, Pekerjaan Kasar, Transportasi/
Production, Equipment Operators, Related Workers, Transportation
X/100. Lainnya/ Others
0.00 = Jumlah Kecil Sekali / Number too Little

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

127

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.18


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu Menurut Kabupaten dan Status Pekerjaan Utama
Percentage of Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Employment Status
2002
Laki-laki + Perempuan (Male+Female)
1

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

id

Kabupaten
Regency

(9)

(10)

Sumba Barat

4.05

36.15

0.35

7.88

0.09

51.47

100.00

Sumba Timur

6.91

33.11

0.49

9.50

49.98

100.00

03.

36.79

0.42

6.89

1.35

0.03

40.53

100.00

36.45

0.48

6.89

0.18

40.33

100.00

05.

Kupang
13.99
Timor Tengah Selatan 15.66
Timor Tengah Utara 11.32

32.76

1.45

11.62

42.85

100.00

06.

Belu

25.56

29.71

1.19

14.32

29.22

100.00

07.

Alor

13.67

35.76

0.71

13.83

0.63

35.39

100.00

08.

Lembata

19.51

34.72

0.34

10.67

0.29

34.46

100.00

09.

Flores Timur

24.13

25.72

1.16

15.92

0.52

0.13

32.42

100.00

10.

Sikka

14.18

31.53

1.15

11.90

41.24

100.00

11.

Ende

12.

Ngada

13.

Manggarai

71.

Kota Kupang

.b
p
tt
14.44

32.50

0.86

9.37

0.28

0.42

42.12

100.00

6.51

35.24

1.63

9.58

0.14

0.15

46.75

100.00

5.25

32.37

0.48

7.61

3.01

1.18

50.10

100.00

14.18

13.70

3.74

55.39

0.11

0.21

12.66

100.00

12.21

32.55

0.91

11.79

0.74

0.30

41.51

100.00

//n

ht
tp
:

04.

Nusa Tenggara
Timur

s.
g

01.
02.

o.

(8)

Jumlah
Total

Keterangan : 1. Berusaha sendiri tanpa bantuan orang lain/ Self Employed


Remarks 2. Berusaha dengan dibantu anggota rumah tangga atau buruh tidak tetap/
Self Employed assisted by Family members or temporary employee
3. Berusaha dengan buruh tetap/ Employer
4. Buruh atau Karyawan / Employee
5. Pekerja Bebas di Pertanian
6. Pekerja Bebas di Pertanian
7. Pekerja Bebas di Pertanian
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002 /
Source National Socio Economic Survey 2002

128

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.19


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu menurut Kabupaten dan Status Pekerjaan Utama
Percentage of Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Employment Status
2002
Laki-laki (Male)
1

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

01.

Sumba Barat

4.60

52.26

0.60

02.

Sumba Timur

8.40

48.05

0.82

11.90

(8)

o.

9.70

id

Kabupaten
Regency

(9)

Jumlah
Total
(10)

32.83

100.00

30.83

100.00

Kupang

17.56

50.62

0.56

8.45

1.54

0.04 21.21

100.00

Timor Tengah Selatan

20.18

47.05

0.57

7.57

0.26

24.36

100.00

05.

Timor Tengah Utara

11.18

50.42

2.28

15.46

20.65

100.00

06.

Belu

25.25

39.40

1.54

16.12

17.69

100.00

07.

Alor

15.48

51.61

0.93

18.26

0.47 13.25

100.00

08.

Lembata

15.39

50.75

0.66

14.72

0.19

18.30

100.00

23.18

31.96

1.81

21.93

0.78

0.23 20.11

100.00

13.80

47.25

1.74

14.32

22.89

100.00

Ende
Ngada

13.

Manggarai

71.

Kota Kupang

14.34

49.71

1.80

14.12

7.72

52.81

2.25

11.02

ht
tp
:
Nusa Tenggara
Timur

0.64

0.63 18.77

100.00

0.28 25.93

100.00

5.23

52.39

0.61

11.86

3.12

1.75 25.05

100.00

15.39

13.07

5.33

59.04

0.16

0.31

6.70

100.00

13.40

46.61

1.34

14.97

0.80

0.39

22.49

100.00

//n

11.
12.

.b
p

Flores Timur
Sikka

tt

09.
10.

s.
g

03.
04.

Keterangan : 1. Berusaha sendiri tanpa bantuan orang lain/ Self Employed


Remarks 2. Berusaha dengan dibantu anggota rumah tangga atau buruh tidak tetap/
Self Employed assisted by Family members or temporary employee
3. Berusaha dengan buruh tetap/ Employer
4. Buruh atau Karyawan / Employee
5. Pekerja Bebas di Pertanian
6. Pekerja Bebas di Pertanian
7. Pekerja Bebas di Pertanian
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002 /
Source National Socio Economic Survey 2002

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

129

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.20


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu Menurut Kabupaten dan Status Pekerjaan Utama
Percentage of PopulationAged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Employment Status
2002
Perempuan / Female
1

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

id

Kabupaten
Regency

(8)

(9)

Jumlah
Total
(10)

Sumba Barat

3.29

13.72

5.34

0.22

100.00

Sumba Timur

4.67

10.63

5.90

78.80

100.00

Kupang

8.64

16.06

0.21

4.56

1.05

69.48

100.00

04.

Timor Tengah Selatan

5.81

13.32

0.29

5.41

75.17

100.00

05.

Timor Tengah Utara

11.51

9.23

0.35

6.50

72.42

100.00

06.

Belu

26.18

10.45

0.49

10.74

52.14

100.00

07.

Alor

11.23

14.31

0.42

7.84

0.85

65.35

100.00

08.

Lembata

23.98

17.35

6.29

0.41

51.97

100.00

09.

Flores Timur

25.34

17.73

0.34

8.24

0.20

48.14

100.00

10.

Sikka

14.63

13.42

0.47

9.11

62.38

100.00

11.

Ende

12.

Ngada

13.

Manggarai

71.

Kota Kupang

.b
p
tt
14.52

18.88

0.12

5.62

0.25

60.61

100.00

4.97

12.82

0.84

7.73

0.33

73.32

100.00

5.26

6.82

0.31

2.19

2.87

0.46

82.09

100.00

11.55

15.06

0.34

47.54

25.51

100.00

10.54

12.87

0.30

7.35

0.67

0.16

68.11

100.00

//n

ht
tp
:
Nusa Tenggara
Timur

s.
g

77.42

03.

o.

01.
02.

Keterangan : 1. Berusaha sendiri tanpa bantuan orang lain/ Self Employed


Remarks 2. Berusaha dengan dibantu anggota rumah tangga atau buruh tidak tetap/
Self Employed assisted by Family members or temporary employee
3. Berusaha dengan buruh tetap/ Employer
4. Buruh atau Karyawan / Employee
5. Pekerja Bebas di Pertanian
6. Pekerja Bebas di Pertanian
7. Pekerja Bebas di Pertanian
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002 /
Source National Socio Economic Survey 2002

130

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.6.1


Jumlah Buruh / Karyawan Daerah Kota dan Pedesaan
menurut Kelompok Upah / Gaji Selama Sebulan
Number of Workers in Urban and Rural
Area by Monthly Wage Rate Catagory
1999
Kota
Urban

Pedesaan
Rural

Kota +Pedesaan
Urban + Rural

(1)

(2)

(3)

(4)

< 100000

9 251

100 000 199 999

15 312

200 000 299 999

16 269

300 000 399 999

15 631

500 000 599 999

800 000 899 999

o.
s.
g

33 767

25 197

40 509

8 853

25 122

12 939

28 570

12 760

13 620

26 380

14 036

17 706

31 742

7 656

10 896

18 552

5 423

14 982

20 405

tt

600 000 699 999


700 000 799 999

24 516

.b
p

400 000 499 999

id

Kelompok Upah / Gaji


Wage Rate Catagory

2 724

5 276

1 914

4 086

6 000

1 000 000 +

1 595

2 724

4 319

102 399

138 243

240 642

ht
tp
:

//n

2 552

900 000 999 999

Jumlah
Total

Sumber : Keadaan pekerja / karyawan di Indonesia (Agustus 1999)/


Source Laborer / Employees Situasion in Indonesia (August 1999)

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

133

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.6.2


Jumlah Buruh / Karyawan menurut Kelompok Upah / Gaji
Selama Sebulan dan Jenis Kelamin
Number of Workers by Monthly Wage Rate Category and Sex
1999

Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki +Perempuan
Male +Female

(1)

(2)

(3)

(4)

< 100000

19 362

14 405

100 000 199 999

32 638

7 871

40 509

200 000 299 999

20 889

4 233

25 122

300 000 399 999

20 061

8 509

28 570

400 000 499 999

17 552

8 828

26 380

19 061

12 681

31 742

15 552

3 000

18 552

14 724

5 681

20 405

4 957

319

5 276

6 000

6 000

4 319

4 319

175 115

65 527

240 642

600 000 699 999

//n

900 000 999 999

tt

700 000 799 999


800 000 899 999

ht
tp
:

1 000 000 +
Jumlah
Total

o.

s.
g

.b
p

500 000 599 999

id

Kelompok Upah / Gaji


Wage Rate Catagory

33 767

Sumber : Keadaan Pekerja/Karyawan di Indonesia (Agustus 1999)


Source Laborer/Employees Situation in Indonesia (August 1999)

134

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.6.3


Jumlah Buruh / Karyawan Kota dan Pedesaan menurut Jumlah
Jam Kerja Seminggu yang Lalu
Number of Worker sin Urban and RuralArea by Total
Hour Worked During The Previous Week
1999
Jumlah Jam Kerja
Seminggu Yang Lalu
Total Hour Worked During
The Previous Week

Kota
Urban

Pedesaan
Rural

(1)

(2)

(3)

0 *)

1 276

2 043

3 319

681

681

id

o.

s.
g

19

Kota +Pedesaan
Urban + Rural
(4)

1 914

1 362

3 276

15 24

2 871

8 853

11 724

7 337

23 154

30 491

51 997

64 014

116 011

23 287

29 964

53 251

13 717

8 172

21 889

102 399

138 243

240 642

.b
p

10 14

25 34

//n

45 - 59

tt

35 44

60 +

ht
tp
:

Tak Terjawab/ Not Stated


Jumlah
Total

Keterangan : *) Sementara Tidak Bekerja / Temporarily Not Working


Remarks
Sumber : Keadaan Pekerja/Karyawan di Indonesia (Agustus 1999)
Source Laborer/Employees Situation in Indonesia (August 1999)

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

135

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.6.4.


Upah Minimum Propinsi (UMP)
Province Minum Wage by Province
2000 - 2002
(000 Rp)
Wilayah

2000

2001

2002

(1)

(2)

(3)

(4)

275.0

330.0

120.8

127.6

184.0

Upah Riil/ Real Wage

87.8

Perubahan/Change (%)

Indonesia

o.

Upah
Nominal/
Nominal Wage

s.
g

id

Nusa Tenggara Timur

37.6

5.6

Upah
Nominal/
Nominal Wage

213.7

286.1

362.7

Upah Riil/ Real Wage

102.7

122.5

139.4

Perubahan/Change (%)

19.4

13.8

tt

.b
p

ht
tp
:

//n

Sumber : Statistik Upah, BPS 2002/


Source Wage Statistics, BPS 2002

136

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel/Table 3.6.5.
Rata-Rata Jam Kerja Seminggu Yang Lalu dan Rata-Rata
Upah/Gaji Bersih Selama Sebulan Daerah Kota dan Pedesaan
Menurut Pendidikan Tertinggi Yang Ditamatkan
Average of Weekly Hours Worked and Average of Wages/
Salaries Per Month Urban and Rural by Educational Attainment
1999

56

02. Tidak/Belum Tamat SD/


Did Not Completed
Primary School

id

Kota+Desa/
Urban+Rural
Upah /
Jam
Gaji
Kerja/
Wages/
Working
Salaries
Hours
(Rp)

(4)

(5)

(6)

(7)

60 000

42

118 750

44

107 601

45

136 538

38

118 319

39

122 415

49

191 845

41

188 237

44

189 675

43

334 555

43

312 592

43

325 711

48

198 667

26

245 133

33

230 810

06. SMTA (Umum)/ Senior


High School (General)

41

426 992

40

419 932

41

424 002

07. SMTA (Swasta)/ Senior


High School (Vocational)

41

494 420

39

560 506

40

537 429

08. Diploma I/II/


Diploma I/II

41

411 032

35

637 004

36

599 223

09. Diploma III/


Diploma III

45

521 540

36

267 081

40

380 885

10. Universitas/ University

40

599 759

36

688 192

38

642 814

43

391 585

39

390 671

41

391 060

03. SD/ Primary School

tt

04. SMTP (Umum)/ Yunior


High School (General)

ht
tp
:

//n

05. SMTP (Swasta)/ Yunior


High School (Vocational)

Jumlah/ Total

(3)

s.
g

(2)

.b
p

(1)

01. Tidak/Belum
Pernah
Sekolah/ Not Schooling

Pedesaan/Rural
Upah/
Jam
Gaji
Kerja/
Wages/
Working
Salaries
Hours
(Rp)

o.

Pendidikan Tertinggi Yang


Ditamatkan/Educational
Attainment

Kota/Urban
Upah/
Jam
Gaji
Kerja/
Wages/
Working
Salaries
Hours
(Rp)

Sumber : Keadaan Pekerja/Karyawan di Indonesia (Agustus 1999)


Source Laborer/Employees Situation in Indonesia (August 1999)

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

137

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel/Table 3.6.6.
Rata-Rata Jam Kerja Seminggu Yang Lalu dan Rata-Rata
Upah/Gaji Bersih Selama Sebulan Menurut Pendidikan Tertinggi
Yang Ditamatkan dan Jenis Kelamin
Average of Weekly Hours Worked and Average of Wages/Salaries Per
Month Urban and Rural by Educational Attainment and sex
1999

(2)

(4)

(6)

(7)

42

118 750

56

60 000

44

107 601

39

160 367

39

66 362

39

122 415

43

208 296

49

93 173

44

189 675

47

364 066

29

194 670

43

325 711

32

137 898

39

545 000

33

230 310

41

438 923

39

367 446

41

424 002

40

536 539

39

538 872

40

537 429

36

645 954

38

446 413

36

599 223

42

423 525

37

337 033

40

380 885

38

685 978

37

437 348

38

642 814

41

406 160

39

350 707

41

391 060

tt

//n

ht
tp
:
Jumlah/ Total

id

(3)

.b
p

(1)

01. Tidak/Belum
Pernah
Sekolah/ Not Schooling
02. Tidak/Belum Tamat SD/
Did Not Completed
Primary School
03. SD/ Primary School
04. SMTP (Umum)/ Yunior
High School (General)
05. SMTP (Swasta)/ Yunior
High School
(Vocational)
06. SMTA (Umum)/ Senior
High School (General)
07. SMTA (Swasta)/
Senior High School
(Vocational)
08. Diploma I/II/
Diploma I/II
09. Diploma III/
Diploma III
10. Universitas/ University

Perempuan/ Female
Upah/
Jam
Gaji
Kerja/
Wages/
Working
Salaries
Hours
(Rp)

o.

Laki-Laki/Male
Upah/
Jam
Gaji
Kerja/
Wages/
Working
Salaries
Hours
(Rp)

s.
g

Pendidikan Tertinggi Yang


Ditamatkan/Educational
Attainment

Laki-Laki+
Perempuan/
Male+Female
Upah /
Jam
Gaji
Kerja/
Wages/
Working
Salaries
Hours
(Rp)

(5)

Sumber : Keadaan Pekerja/Karyawan di Indonesia (Agustus 1999)


Source Laborer/Employees Situation in Indonesia (August 1999)

138

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel 3.6.7
Rata-rata Upah/Gaji Pekerja Industri Besar/SedangMenurut Kode Industri/
The Avarage of Wages Rate of Workers in Large/Medium Scale Indusdtry by
Industrial Classification
1998-2000

Kode Industri

1998

1999

2000

(1)

(2)

id

(000.Rp)

(4)

31. Industri makanan, minuman dan tembakau

792.6

32.

o.

(3)

Industri tekstil, pakaian jadi dan kulit

s.
g

507.9

1 837.1

1 618.0

193.8

193.8

1 455.0

1 413.7

1 830.3

34. Industri kertas dan barang-barang dari


kertas, percetakan dan penerbitan

2 340.0

3 118.3

4 070.6

35. Industri kimia dan barang dari kimia minyak


bumi dan batu bara, karet dan barang dari
plastik

2 098.0

2 446.8

2 660.0

36. Industri barang dari galian bukan logam,


kecuali minyak bumi dan batu bara

5 827.5

6 870.2

9 162.8

Rata - rata

2 519.4

3 252.0

4 078.0

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

33. Industri kayu dan barang-barang dari kayu,


termasuk alat-alat rumahtangga dari kayu

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

139

15 tahun keatas
listrik,gas konstruksi perdaganga komunikasi
dan air
n
510

5344

648

4212

291

1035

4869

154698
135664
88500
88326
54582
39127
66561

2343
648

442
324

522
3024
37
150

11023
2420
5625
10113
1492
151
3684

2801
404
1725
1116
2772
390
2073

8803
3534
1500
6240
3740
1525
5955

80998
75376
98948
255080

294
1020
444
1405

20892
20168
4445
7785

3800
886
414
3220

5688

456

5592

36

1354934

11109

106100

jasa

lainnya

Total

8560

172882

915

420

7344

82878

1265
1374
1200
6267
696
319
1860

426
240
150
1188
270
148
207

10326
9432
3975
6624
5804
2425
6981

192127
154040
102675
120780
72380
44122
87471

8074
9680
2873
10875

2854
2020
1065
3185

954
308
354
525

8904
7152
5654
14185

5184

16800

6408

2484

28728

2123

26330

89812

30700

7674

126094

ps
.

384

go

63144

1272

.id

338

keuangan

.b

8498

308

://
n

tp

Total

SUMBA
BARAT
SUMBA
TIMUR
KUPANG
TTS
TTU
BELU
ALOR
LEMBATA
FLORES
TIMUR
SIKKA
ENDE
NGADA
MANGGA
RAI
KOTA
KUPANG

ht

kabupaten

industri

pertambang
an
148242
118

tt

pertanian

86

126770
117004
114197
296260
71376

86

1754962

10 tahun ke atas
listrik,gas konstruksi perdaganga komunikasi
dan air
n
338

510

5446

729

4860

291

1035

5232

163029
138094
92550
93894
55926
40570
68736

2769
648

442
324

522
3080
37
150

11449
2500
5775
10374
1548
151
3750

2801
404
1725
1116
2772
390
2073

9016
3856
1575
6240
3796
1525
6387

83840
76814
101446
259150

294
1020
444
1580

21088
20426
4445
7785

3800
886
493
3220

5952

456

5616

36

1402787

11847

108877

2123

://
n

lainnya

Total

8560

180430

420

7344

88617

1265
1374
1275
6267
696
319
1860

426
240
150
1188
270
148
207

10342
9432
3975
6624
5804
2425
6981

201539
156872
107025
126609
73892
45565
90144

8402
9840
2952
11080

2952
2020
1065
3185

954
308
354
525

8904
7152
5654
14185

5184

17208

6408

2484

28728

26409

92555

30954

7674

126110

tt

308

jasa

996

ps
.

384

keuangan

1272

go

67710

.b

9110

tp

Total

SUMBA
BARAT
SUMBA
TIMUR
KUPANG
TTS
TTU
BELU
ALOR
LEMBATA
FLORES
TIMUR
SIKKA
ENDE
NGADA
MANGGA
RAI
KOTA
KUPANG

ht

kabupaten

industri

pertambang
an
155076
118

.id

pertanian

86

130234
118860
116853
300710
72072

86

1809422

Tersier
6718

Lainnya
8560

Total
180430

67710

6915

6648

7344

88617

163029
138094
92550
93894
55926
40570
68736

17461
3876
7500
12396
7400
578
5973

10707
5470
3000
13695
4762
1992
8454

10342
9432
3975
6624
5804
2425
6981

201539
156872
107025
126609
73892
45565
90144

83840
76814
101446
259150

25182
22640
5382
12585

12308
12168
4371
14790

8904
7238
5654
14185

130234
118860
116853
300710

5952

11292

26100

28728

1402787

149256

131183

126196

go

Dekunder
10076

.b

ps
.

Primer
155076

tt

72072

1809422

://
n

tp

Total

SUMBA
BARAT
SUMBA
TIMUR
KUPANG
TTS
TTU
BELU
ALOR
LEMBATA
FLORES
TIMUR
SIKKA
ENDE
NGADA
MANGGA
RAI
KOTA
KUPANG

ht

kabupaten

.id

10 tahun ke atas

Tersier
6616

Lainnya
8560

Total
172882

63144

6186

6204

7344

82878

154698
135664
88500
88326
54582
39127
66561

16609
3796
7350
12135
7288
578
5907

10494
5148
2850
13695
4706
1992
8022

10326
9432
3975
6624
5804
2425
6981

192127
154040
102675
120780
72380
44122
87471

80998
75376
98948
255080

24986
22382
5303
12410

11882
12008
4292
14585

8904
7238
5654
14185

126770
117004
114197
296260

5688

11268

25692

28728

1354934

145662

128186

126180

go

Dekunder
9464

.b

ps
.

Primer
148242

tt

71376

1754962

://
n

tp

Total

SUMBA
BARAT
SUMBA
TIMUR
KUPANG
TTS
TTU
BELU
ALOR
LEMBATA
FLORES
TIMUR
SIKKA
ENDE
NGADA
MANGGA
RAI
KOTA
KUPANG

ht

kabupaten

.id

15 tahun ke atas

ht
tp
:

//n

tt

id

.b
p

s.
g

Rata-rata pengeluaran perka pita


sebulan penduduk NTT pada tahun
2002 sebesar Rp.129 643,-, yang terbagi untuk pengeluaran makanan
sebesar Rp.87.225,- atau sekitar
(67,28%) dan untuk pengeluaran
bukan makanan sebesar Rp.42.418,(32,72%). Di daerah perkotaan ratarata pengeluaran per kapita sebulan
sebesar Rp.217 153,- (56,62% untuk
makanan, 43,38% untuk non
makanan). Sementara di daerah pede
saan rata-rata pengeluaran perkapita
sebulannya jauh lebih rendah jika
dibandingkan dengan di daerah
perkotaan (sekitar 87% dari penge
luaran per kapita di kota). Penge
luaran per kapita sebulan di daerah
pedesaan sebesar Rp.112 929,- deng
an proporsi pengeluaran untuk
makanan sebesar 71,20% dan untuk
non makanan sebesar 28,80%.
Rata-rata konsumsi per kapita
selama seminggu penduduk NTT
pada tahun 2002 untuk beras dan
hasil-hasilnya sekitar 1,972 kg, gula
pasir 1,8 ons, jagung pocelan sekitar
0,473 kg, ketela pohon sekitar 0,351
kg, ikan segar sekitar 0,275 kg,
kelapa sekitar 0,386 butir, gula
merah sekitar 0,251 ons, dan beberapa jenis bahan makanan lainnya
yang dikonsumsi selama seminggu.
Untuk lebih jelasnya dapat diamati
pada tabel 4.1.7.

Rata-rata konsumsi kalori per


kapita sehari penduduk NTT pada
tahun 2002 masih sedikit di bawah
kecukupan kalori minimal yang
diper lukan oleh seseorang untuk
dapat menjalankan aktifitas secara
normal (2100 kalori). Untuk daerah
perkotaan rata-rata konsumsi kalori
baru mencapai 2 030 kalori/hari.
Sedangkan di daerah sedikit lebih
tinggi dari daerah perkotaan, yakni
sebesar sebesar 2046 kalori per
kapita sehari.
Untuk konsumsi protein per
kapita sehari penduduk NTT pada
tahun 2002 sebesar 53,22 gram/
hari. Tidak seperti halnya konsumsi
kalori, dimana penduduk pedesaan
lebih tinggi konsumsi per kapita /
harinya dibandingkan dengan daerah
pedesaan, maka untuk konsumsi
protein per kapita/hari di daerah
perkotaan lebih tinggi dari daerah
pedesaan. Konsumsi protein di
daerah perkotaan sebesar 55,42
gram, sedangkan di daerah pedesaan
sebesar 52,80 gram per kapita/hari.
Persentase penduduk miskin di
NTT pada tahun 2001 sekitar 33,02
persen (1 279 200 orang). tahun
2001. Angka tersebut sedikit menurun menjadi 30,74 persen atau 1 206
505 orang pada tahun 2002.

o.

4.1 Pengeluaran dan Konsumsi


Penduduk

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

4.2 Keadaan Rumahtangga dan


Tempat Tinggal
Sekitar 36,97 persen dari total
828 339 rumahtangga di Nusa Teng143

o.

id

Sumber air minum rumah


tangga 9,68 persen diantaranya
berasal dari air sungai, air hujan dan
lainnya.
Sementara
90,32
rumahtangga persen sisanya sum ber
air minum berasal dari air dalam
kemasan, leding, pompa air,
sumur/perigi dan mata air.

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

gara Timur pada tahun 2002 penerangan di dalam rumahnya menggunakan listrik (baik listrik dari PLN
maupun non PLN). Sedangkan sekitar 63,03 persen sisanya menggunakan penerangan seperti petromak,
pelita, sentir, obor, dan lainnya.
Sekitar 87,92 persen rumah
tangga di NTT pada tahun 2002
memiliki rumah sendiri, 4,65 per sen
milik orang tua, 7,43 persen sisanya
menempati rumah yang disewa/
kontrak, rumah dinas, bebas sewa
dan lainnya.
Hampir setengah (43,13%) dari
total rumahtangga masih menempati
rumah berlantai tanah. Sekitar 35,20
persen rumah tangga menempati
rumah dengan atap ijuk, daun-daun
an dan lainnya, sedangkan 64,80
persen rumah tangga lainnya menem
pati rumah dengan atap seng, sirap,
genteng dan beton.

144

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.1.1.


Banyaknya Penduduk menurut Kelompok Pengeluaran
Per Kapita Sebulan
Total Population by Per Capita Monthly
Expenditure Classes
2002
Kota
Urban

Pedesaan
Rural

Kota + Pedesaan
Urban + Rural

(1)

(2)

(3)

(4)

19.385

o.

< 40 000

id

Kelompok Pengeluaran
Expenditure Classes
(Rupiah)

40 000 - 59 999

2.951

60 000 79 999

34.915

626.933

661.848

80 000 99 999

64.912

731.508

796.420

111.137

1.069.248

1.180.385

131.794

352.003

483.797

160.794

147.955

308.749

300 000 499 999

94.392

38.771

133.163

500 000

28.514

8.164

36.678

629.409

3.295.462

3.924.871

100 000 149 999

tt

150 000 199 999

.b
p

s.
g

301.495

19.385

ht
tp
:

//n

200 000 299 999

Jumlah
Total

304.446

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economy Survey 2002 .

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

149

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel /
Persentase Rumah Tangga menurut Kabupaten
Percentage of Households
Monthly Expen
2
0
Kelompok Pengeluaran
Expenditure Classes
40.000-59.999

60.00079.999

80.000-99.999

(2)

(3)

(4)

(5)

id

(1)

< 40.000

o.

Kabupaten
Regency

Sumba Barat

2.44

14.81

31.42

23.02

02.

Sumba Timur

2.62

13.62

21.33

03.

Kupang

0.22

8.20

23.86

20.02

04.

Timor Tengah Selatan

2.77

16.32

23.15

18.71

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

09.

Flores Timur

10.
11.

4.58

16.99

26.60

1.04

4.84

13.30

16.78

9.18

15.28

19.73

18.27

4.91

12.97

22.35

0.34

1.69

9.98

17.09

Sikka

7.77

19.31

28.02

Ende

4.50

15.68

20.73

0.96

3.98

14.09

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

01.

12.

Ngada

13.

Manggarai

1.33

6.33

20.81

23.93

71.

Kota Kupang

0.25

1.06

5.11

6.62

1.24

7.34

17.88

20.03

Nusa Tenggara Timur

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economy Survey 2002 .

150

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Table 4.1.2.
dan Kelompok Pengeluaran Per Kapita Sebulan
by Regency and Per Capita
diture Classes
0
2
Kelompok Pengeluaran
Expenditure Classes

Jumlah
Total

200.000-299.999

300.000-499.999

500.000
(10)

(11)

100,00

(7)

(8)

(9)

19.04

5.73

2.86

0.68

38.48

13.53

7.77

2.15

0.50

100,00

29.79

11.86

5.03

1.02

100,00

23.70

7.52

5.65

1.98

0.19

100,00

36.93

11.16

3.09

0.49

0.16

100,00

37.17

12.51

8.67

4.64

1.06

100,00

18.60

10.37

6.10

2.15

0.33

100,00

41.36

12.55

4.73

0.61

0.51

100,00

47.69

14.99

6.71

0.99

0.51

100,00

24.04

9.98

8.45

1.94

0.48

100,00

13.14

7.83

1.59

0.47

100,00

24.58

11.10

4.17

0.54

100,00

32.06

9.84

3.26

1.83

0.61

100,00

23.81

19.19

24.47

15.97

3.52

100,00

30.90

11.96

7.17

2.87

0.62

100,00

ht
tp
:

40.59

o.

s.
g

.b
p

//n

36.05

id

(6)

tt

100.000-149.999 150.000-199.999

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

151

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.1.3.


Rata-Rata Pengeluaran Per Kapita Sebulan menurut Jenis Pengeluaran
Average of Per Capita Monthly Expenditure
by Expenditure Classes
2002

Rupiah

(3)

(4)

122 950

56.62

94 203

43.38

44 495

20.49

Rupiah

(6)

(7)

80 402

71.20

87 225

67.28

32 527

28.80

42 418

32.72

13 057

11.56

18 098

13.96

13.28

6 773

6.00

10 312

7.95

9 896

4.56

5 852

5.18

6 501

5.01

6 812

3.14

4 662

4.13

5 007

3.86

1 493

0.69

563

0.50

713

0.55

2 665

1.23

1 619

1.43

1 787

1.38

//n

28 842

ht
tp
:
Jumlah
Total

%
(5)

tt

.b
p

- Perumahan. Bahan Bakar.


Penerangan & Air
Housing. Fuel. Light &
Water
- Barang dan Jasa
Miscellaneous Goods and
Service
- Pakaian. Alas Kaki &
Tutup Kepala
Clothing. Footwear and
Headwear
- Barang Tahan Lama
Durable Goods
- Pajak Pemakaian dan
Premi Asuransi
Consumption Taxes and
Insurance Premius
- Pesta dan Upacara
Parties & Ceremonies

(2)

Kota + Pedesaan
Urban + Rural

o.

I. Makanan
Food
II. Bukan Makanan
Non Food

Rupiah

s.
g

(1)

Pedesaan
Rural

id

Kota
Urban

Jenis Pengeluaran
Expenditure Items

217 153

100.00

112 929

100.00

129 643

100.00

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economy Survey 2002 .

152

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.1.4


Rata-Rata Pengeluaran Per Kapita Sebulan menurut Jenis Pengeluaran
Average of Per Capita Monthly Expenditure by Expenditure Classes
1999 & 2002

Jenis Pengeluaran
Expenditure Items

1999
%

Rupiah

(2)

(3)

(4)

(5)

63 968

- Biaya Pendidikan
- Biaya Kesehatan

ht
tp
:

//n

tt

- Pakaian. Alas Kaki & Tutup


Kepala
Clothing. Footwear
and Headwear
- Barang Tahan Lama Durable
Goods
- Pajak Pemakaian dan Premi
Asuransi
Consumption Taxes
and Insurance Premius
- Pesta dan Upacara Parties &
Ceremonies
Jumlah
Total

67.28

42 418

32.72

29.70

11 168

12.27

18 098

13.96

6 362

6.99

10 312

7.95

5 272

5.79

6 501

5.01

2 432

2.67

5 007

3.86

500

0.55

713

0.55

1 288

1.42

1 787

1.38

63 968

70.30

87 225

67.28

27 023

29.70

42 418

32.72

90 991

100.00

129 643

100.00

.b
p

- Perumahan. Bahan Bakar.


Penerangan & Air
Housing. Fuel. Light & Water
- Barang dan Jasa
Miscellaneous
Goods and Service

87 225

s.
g

27 023

70.30

id

I. Makanan
Food
II. Bukan Makanan
Non Food

Rupiah

o.

(1)

2002

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economy Survey 2002

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

153

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.1.5.


Rata-Rata Pengeluaran Per Kapita Sebulan menurut Kelompok Makanan
Average of Per Capita Monthly Expenditure by Food Items
2002

08.
09.
10.
11.

ht
tp
:

12.
13.

14.

15.

Rupiah

(3)

(4)

8 141
12 824

JUMLAH
Total

24.52
1.30
10.94
7.78

31 799
2 403
5 790
5 009

6.62

10.43

Kota + Pedesaan
Urban + Rural

%
(5)

Rupiah
(6)

%
(7)

39.55
2.99
7.20
6.23

31 534
2 275
7 019
5 739

36.15
2.61
8.05
6.58

1 300

1.62

2 397

2.75

8 057

10.02

8 821

10.11

o.

30 147
1 604
13 456
9 562

.b
p

07.

(2)

4 363

3.55

1 634

2.03

2 072

2.38

4 229

3.44

2 953

3.67

3 158

3.62

5 476

4.45

3 312

4.12

3 659

4.19

7 178

5.84

5 430

6.75

5 710

6.55

2 747

2.23

1 657

2.06

1 832

2.10

2 967

2.41

962

1.20

1 284

1.47

10 844

8.82

3 153

3.92

4 386

5.03

382

0.31

580

0.72

549

0.63

9 032

7.35

6 363

7.91

6 791

7.79

122 952

100.00

80 402

100.00

87 226

100.00

tt

06.

Padi-padian /Cereals
Ubi-ubian /Cassava
Ikan /Fish
Daging / Meats
Telur dan Susu / Eggs
and Milk
Sayur-sayuran
/Vegetables
Kacang-kacangan /
Nuts
Buah-buahan / Fruits
Minyak dan Lemak /
Fats and Cooking Oil
Bahan Minuman /
Non Prepared Drink
Bumbu-bumbuan /
Spices
Konsumsi Lainnya
Miscellaneous Food
Itery
Makanan & Minuman
Jadi /
Prepared Food &
Drink
Minuman
Mengandung Alkohol
/Alcoholic Beverages
Tembakau dan Sirih /
Tobacco and
Betelnuts

//n

01.
02.
03.
04.
05.

Rupiah

s.
g

(1)

Pedesaan
Rural

id

Kota
Urban

Jenis Pengeluaran
Expenditure Items

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economy Survey 2002 .

154

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.1.6


Rata-Rata Pengeluaran Per Kapita Sebulan menurut Kelompok Makanan
Average of Per Capita Monthly Expenditure by Food Items
1999 & 2002

1999

2002
%

Rupiah

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

01.

Padi-padian /Cereals

25 628

40.06

31 534

36.15

02.

Ubi-ubian /Cassava

1 288

2 275

2.61

03.

Ikan /Fish

4 171

6.52

7 019

8.05

04.

Daging / Meats

3 081

4.82

5 739

6.58

05.

Telur dan Susu / Eggs and


Milk

1 314

2.05

2 397

2.75

06.

Sayur-sayuran /Vegetables

6 262

9.79

8 821

10.11

07.

Kacang-kacangan / Nuts

1 140

1.78

2 072

2.38

08.

Buah-buahan / Fruits

2 151

3.36

3 158

3.62

09.

Minyak dan Lemak /


Fats and Cooking Oil
Bahan Minuman /
Non Prepared Drink

3 451

5.39

3 659

4.19

4 703

7.35

5 710

6.55

1 356

2.12

1 832

2.10

666

1.04

1 284

1.47

3 616

5.65

4 386

5.03

269

0.42

549

0.63

4 871

7.61

6 791

7.79

63 967

100.00

87 226

100.00

Bumbu-bumbuan /Spices

12.

Konsumsi Lainnya
Miscellaneous Food Itery
Makanan & Minuman Jadi /
Prepared Food & Drink
Minuman Mengandung
Alkohol /
Alcoholic Beverages
Tembakau dan Sirih /
Tobacco and Betelnuts

ht
tp
:

11.

13.

14.

15.

Jumlah
Total

2.01

s.
g

.b
p

tt

//n

10.

o.

Rupiah

id

JENIS PENGELUARAN
Expenditure Items

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economy Survey 2002 .

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

155

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4. 1.7


Rata - Rata Konsumsi Bahan Makanan Per Kapita Seminggu
menurut Jenis Bahan Makanan Penting
Average of Per Capita Food Consumption
by Selected Food
2002
Satuan

Kota
Urban

Pedesaan
Rural

Kota + Pedesaan
Urban + Rural

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

Kg

2.063

1.955

1.972

Kg

0.007

Kg
Kg
Kg

0.092
0.122
0.002

o.

0.043

0.545
0.395
0.041

0.473
0.351
0.035

0.001

0.005

0.004

Kg

0.011

0.044

0.038

Kg

0.385

0.254

0.275

Ons

0.064

0.075

0.074

Kg

0.037

0.018

0.021

Kg

0.091

0.005

0.019

Kg

ht
tp
:

//n

.b
p

Kg

s.
g

0.048

tt

01. Beras dan Hasilnya / Cereals


and their Products
02. Jagung Kering dengan Kulit
/ Maize in Husk
03. Jagung Pocelan / Maize
04. Ketela Pohon / Cassava
05. Gaplek / Moniac
06. Tepung Ketela Pohon
Tapioca
07. Tepung Gaplek / Moniac
Flour
08. Ketela Rambat / Sweet
Potatoes
09. Ikan Segar / Fresh Fish
10. Ikan diawetkan/ Kering /
Preserved Fish
11. Daging Sapi/ Kerbau / Beef/
Buffalo Meat
12. Telur Ayam / Hens Eggs
13. Telur Itik Manila / Duck
Manila Eggs
14. Kelapa / Coconut
15. Minyak Kelapa /Coconut Oil
16. Minyak Goreng/Cooking Oil
17. Gula Merah /Other Sugar
18. Gula Pasir / Refined Sugar

id

Jenis Bahan Makanan Penting


Selected Foods

Btr

0.002

0.002

0.002

Btr
Ltr
Ltr
Ons
Ons

0.116
0.063
0.188
0.036
2.404

0.438
0.091
0.038
0.293
1.687

0.386
0.087
0.062
0.251
1.802

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economy Survey 2002.

156

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4. 1.8


Rata - Rata Konsumsi Bahan Makanan Per Kapita Seminggu
menurut Jenis Bahan Makanan Penting
Average of Per Capita Food Consumption
by Selected Food
1999 & 2002
Satuan

1999

2002

(1)

(2)

(3)

(4)

Kg

1.816
0.000

0.043

0.558
0.398
0.031

0.473
0.351
0.035

Kg

0.000

0.001

0.004

s.
g

Kg
Kg
Kg

Kg

0.006

0.038

Kg

0.154

0.275

Ons

0.203

0.074

Kg

0.011

0.021

Kg

tt

//n

ht
tp
:

o.

Kg

1.972

.b
p

01. Beras dan Hasilnya / Cereals


and their Products
02. Jagung Kering dengan Kulit/
Maize in Husk
03. Jagung Pocelan / Maize
04. Ketela Pohon / Cassava
05. Gaplek / Moniac
06. Tepung Ketela Pohon
Tapioca
07. Tepung Gaplek / Moniac
Flour
08. Ketela Rambat / Sweet
Potatoes
09. Ikan Segar / Fresh Fish
10. Ikan diawetkan/ Kering /
Preserved Fish
11. Daging Sapi/ Kerbau / Beef/
Buffalo Meat
12. Telur Ayam / Hens Eggs
13. Telur Itik Manila / Duck
Manila Eggs
14. Kelapa / Coconut
15. Minyak Kelapa /Coconut Oil
16. Minyak Goreng/Cooking Oil
17. Gula Merah /Other Sugar
18. Gula Pasir / Refined Sugar

id

Jenis Bahan Makanan Penting


Selected Foods

Kg

0.192

0.019

Btr

0.001

0.002

Btr
Ltr
Ltr
Ons
Ons

0.296
0.071
0.039
0.408
1.471

0.386
0.087
0.062
0.251
1.802

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economy Survey 2002.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

157

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.1.9


Jumlah Penduduk Miskin Menurut Kabupaten/Kota
Number Population Poverty by Regency
2001 dan 2002
2001
Jumlah
Penduduk
Miskin

(%)
Pendu
duk
Miskin

Jumlah
Penduduk

(2)

(3)

(4)

(5)

(1)

360 814

196 520

02. Sumba Timur

188 667

29 647

03. Kupang

402 615

04. Timor Tengah Selatan

393 974

05. Timor Tengah Utara

197 175

(%)
Pendu
duk
Miskin

(6)

(7)

54.47

336 233

168 032

45.88

15.71

190 881

35 028

18.35

37.67

406 334

139 498

34.33

187 420

47.57

396 966

172 288

43.40

53 510

27.14

199 636

47 036

23.56

284 391

83 988

29.53

290 063

73 475

25.33

166 488

67 158

40.34

168 069

86 877

51.69

91 483

39 550

43.23

90 716

23 133

25.50

199 476

60 642

30.40

201 640

33 695

16.71

264 926

83 051

31.35

265 956

115 428

43.40

233 454

73 161

31.34

234 579

62 447

26.62

12. Ngada

226 313

14 361

6.35

228 531

19 654

8.60

13. Manggarai

620 035

213 735

34.47

631 214

202 120

32.02

71. Kota Kupang

245 376

24 776

10.10

254 053

27 794

10.94

Jumlah
Total

3 875 187

1 279 200

33.01

3 924 871

1 206 505

30.74

06. Belu
07. Alor
08. Lembata

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende

//n

09. Flores Timur

.b
p

151 681

tt

s.
g

01. Sumba Barat

Jumlah
Penduduk
Miskin

id

Jumlah
Penduduk

o.

Kabupaten/
Regency

2002

Sumber : Hasil Olahan BPS


Source

158

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.1.10


Distribusi Pembagian Pengeluaran Per Kapita dan Indeks Gini
Nusa Tenggara Timur/ Distribution of Expenditure Per Capita
And Gini Ratio of Nusa Tenggara Timur
1996, 1999, 2002

(1)

(2)

1999

2002

(3)

(4)

o.

1996

id

Distribusi
Distribution

24.19

22.70

37.95

37.87

39.66

37.86

39.43

100.00

100.00

100.00

0.30

0.27

0.29

20.27

21.66

20.92

40% sedang/ Middle

35.04

37.77

36.89

20%Tinggi/ Heigh

46.64

40.57

42.19

Total

100.00

100.00

100.00

Indeks Gini

0.36

0.31

0.31

Nusa Tenggara Timur


22.41

40% sedang/ Middle

37.93

s.
g

40% rendah/ Law

Total
Indeks Gini

tt

Indonesia

.b
p

20%Tinggi/ Heigh

ht
tp
:

//n

40% rendah/ Law

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) Modul Konsumsi


Source
National Socio Economic Survey 1996, 1999, 2002

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

159

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel /
Jumlah Penduduk dan Rata - Rata Konsumsi
Golongan Pengeluaran
Population and Daily Average Consumtion
2 0
Kota
Urban
Jumlah Penduduk
Population
(2)

s.
g

< 40 000

(3)

o.

(1)

40 000 59 999

Rata - rata Konsumsi Kalori


Per Kapita Sehari
Average Consumption
( Calory Per Capita)

id

Golongan Pengeluaran
Expenditure Classes
(Rupiah)

2 951

1 046.97

34 915

1 286.86

64 912

1 480.19

111 137

1 714.08

131 794

1 836.08

200 000 299 999

160 794

2 214.32

300 000 499 999

94 392

2 711.13

500 000 +

28 514

3 015.90

629 409

2 029.74

80 000 99 999
100 000 149 999

ht
tp
:

//n

tt

150 000 199 999

.b
p

60 000 79 999

Jumlah
Total

Sumber : Pengeluaran dan Konsumsi Penduduk NTT 2002.


Source Population Expenditure and Consumption of NTT 2002.

160

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Table 4.1.11
Kalori Per Kapita Sehari menurut
Per Kapita Sebulan
Calory Per Capita Expenditure Classes
0 2
Pedesaan
Rural

Kota + Pedesaan
Urban + Rural

Rata - Rata Konsumsi


Kalori Per Kapita Sehari
Average Consumption
( Calory Per Capita )

Jumlah Penduduk
Population

Rata - Rata Konsumsi


Kalori Per Kapita Sehari
Average Consumption
( Calory Per Capita)

(4)

(5)

(6)

(7)

1 362.50

626 933

1 695.35

o.

301 495

731 508
1 069 248

1 117.48

304 446

1 359.44

661 848

1 673.80

1 916.67

796 420

1 881.10

2 182.66

1 180 385

2 141.08

2 634.24

483 797

2 416.81

308 749

2 552.62

tt

352 003

2 920.27

//n

147 955

19 385

s.
g

1 117.48

.b
p

19 385

id

Jumlah Penduduk
Population

3 346.81

133 163

2 896.21

8 164

2 616.10

36 678

2 926.91

2 045.73

3 924 871

2 043.17

ht
tp
:

38 771

3 295 462

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

161

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel /
Jumlah Penduduk dan Rata - rata Konsumsi
Golongan Pengeluaran
Population and Daily Average Consumtion
2 0
Kota
Urban

Golongan Pengeluaran
Expenditure Classes
(Rupiah)

Rata - rata Konsumsi Protein


Per Kapita Sehari
(Average Consumption
Proteins Per Capita)

(2)

s.
g

< 40 000

(3)

o.

(1)

id

Jumlah Penduduk
Population

40 000 59 999

2 951

25.44

34 915

32.13

64 912

37.48

111 137

44.16

131 794

47.42

200 000 299 999

160 794

61.82

300 000 499 999

94 392

79.66

500 000 +

28 514

92.37

629 409

55.42

80 000 99 999
100 000 149 999

ht
tp
:

//n

tt

150 000 199 999

.b
p

60 000 79 999

Jumlah
Total

Sumber : Pengeluaran dan Konsumsi Penduduk NTT 2002.


Source Population Expenditure and Consumption of NTT 2002.

162

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Table 4.1.12
Protein Per Kapita Sehari menurut
Per Kapita Sebulan
Protein Per Capita Expenditure Classes
0 2
Pedesaan
Rural

Kota + Pedesaan
Urban + Rural

Rata - Rata Konsumsi


Protein Per Kapita Sehari
(Average Consumption
Proteins Per Capita )

Jumlah Penduduk
Population

(4)

(5)

(6)

33.13

626 933

42.03

o.

301 495

(7)

19 385

27.03

304 446

33.06

661 848

41.51

48.45

796 420

47.56

56.63

1 180 385

55.45

70.42

483 797

64.6

79.34

308 749

70.21

38 771

100.30

133 163

85.67

8 164

86.85

36 678

91.14

52.80

3 924 871

53.22

731 508
1 069 248

ht
tp
:

//n

tt

352 003
147 955

3 295 462

s.
g

27.03

.b
p

19 385

Rata - Rata Konsumsi


Protein Per Kapita Sehari
(Average Consumption
( Proteins Per Capita)

id

Jumlah Penduduk
Population

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

163

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.1.13


Perbandingan Ketersediaan Per Kapita Untuk Kalori. Protein dan Lemak dari
Sumber Nabati dan Hewani
Comparison of Per Capita Avability of Calories. Protein and Fats
From Vegetal and Animal Resources
1999-2001
1999

2000

2001

(1)

(2)

(3)

(4)

3 534

3 723

3 451

2. Hewani / Animal

83

1. Nabati / Vegetal
2. Hewani / Animal

//n

1. Nabati / Vegetal

2. Hewani / Animal

83

116

74.88

73.41

63.61

65.62

61.61

10.47

9.26

11.80

55.49

64.17

85.48

51.38

59.62

81.23

4.11

4.55

4.25

tt

III. Lemak (Gram per hari)


Fats (Grams/ day)

3 651

74.08

.b
p

II. Protein (Gram per hari)


Proteins (Grams/ day)

3 767

3 640

s.
g

1. Nabati / Vegetal

o.

I. Energi (Kalori per hari) /


Energy (Calories / day)

id

Uraian

ht
tp
:

Sumber : Neraca Bahan Makanan Propinsi NTT 2001


Source

164

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.1.14


Banyak dan Persentase Kalori yang Tersedia
Numbers and Percentage of Calories Available
1999-2001

1999

Uraian

Makanan Berpati/
Starchy Food
Buah. biji berlemak/
Pulses. nuts and oil
seed

3.

Kalori

Kalori

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

2 249

63.61

2 186

738

20.88

799

189

4.67

1.58

55

1.48

68

1.80

0.90

177

4.75

55

1.46

0.20

0.03

0.11

10

0.28

0.13

0.11

26

0.74

38

1.02

66

1.75

0.00

0.00

0.00

43

1.20

36

0.97

40

1.06

181

5.15

218

5.86

448

11.89

0.11

0.11

0.16

3 534

100.00

3 598

100.00

32

7.

Telur/ Eggs

8.

Daging/ Meats

9.

Susu/ Milk

tt

.b
p

Buah-buahan/ Fruits
Sayur-sayuran /
Vegetables

ht
tp
:

19.33

176

6.

Jumlah /
Total

728

5.48

5.

11. Minyak & Lemak


Nabati/ Oils and fats
vegetal
12. Minyak dan lemak
hewani/ Oils and fats
animals

21.46

2 172

204

55

10. Ikan/ Fish

57.66

58.71

5.35

Gula / Sugar

//n

4.

id

Padi-padian/Cereals

2.

Kalori

o.

1.

2001

s.
g

(1)

2000

3 534

100.00

Sumber : Neraca Bahan Makanan Propinsi NTT 2001


Source

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

165

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.1.15


Banyak dan Persentase Protein yang Tersedia
Numbers and Percentage of Proteins Available
1999 - 2001

1999

Uraian

03.
04.

Makanan Berpati/ Starchy


Food
Buah. biji berlemak/
Pulses. nuts and oil seed
Gula / Sugar

Gram

Gram

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

51.26

69.20

50.76

5.45

7.36

5.96

8.05

0.02

Jumlah /
Total

8.48

5.71

7.78

6.13

8.19

5.01

6.82
0.03

0.50

1.91

2.55

0.64

0.87

0.44

0.20

0.27

0.32

0.44

0.79

1.07

0.38

0.51

0.37

0.50

1.62

2.19

2.24

2.99

3.25

4.43

0.01

0.01

0.01

0.01

0.01

0.01

8.06

10.88

6.63

8.85

7.66

10.43

0.20

0.27

0.25

0.33

0.51

0.70

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

74.08

100.00

74.88

100.00

73.41

100.00

.b
p
tt

//n

ht
tp
:

11. Minyak & Lemak Nabati/


Oils and fats vegetal
12. Minyak dan lemak hewani/
Oils and fats animals

6.35

0.02

0.34

10. Ikan/ Fish

67.99

0.03

0.37

09. Susu/ Milk

49.91

0.02

06. Sayur-sayuran /
Vegetables
08. Daging/ Meats

67.79

0.03

05. Buah-buahan/ Fruits

07. Telur/ Eggs

id

02.

(2)

o.

01. Padi-padian/Cereals

2001

Gram

s.
g

(1)

2000

Sumber : Neraca Bahan Makanan Propinsi NTT 2001


Source

166

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.1.16


Banyak dan Persentase Lemak yang Tersedia
Numbers and Percentage of Fats Available
1999 - 2001

1999

Uraian

02.
03.
04.

Makanan Berpati/ Starchy


Food
Buah. biji berlemak
Pulses. nuts and oil seed
Gula / Sugar

Gram

Gram

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

14.68

26.45

15.26

23.78

14.81

17.33

1.73

3.12

14.20

25.59

0.06

05. Buah-buahan/ Fruits

2.08

3.24

1.59

1.86

16.63

25.92

13.54

15.84

0.11

0.06

0.09

0.06

0.07

0.34

1.00

1.56

0.72

0.84

0.06

0.11

0.03

0.05

0.03

0.04

0.73

1.32

0.35

0.55

0.36

0.42

2.12

3.82

3.05

4.75

2.45

2.87

0.01

tt

0.02

0.01

0.02

0.01

0.01

//n

.b
p

06. Sayur-sayuran /
Vegetables

0.19

id

o.

01. Padi-padian/Cereals

2001

Gram

s.
g

(1)

2000

0.84

1.51

0.67

1.04

0.82

0.96

20.46

36.87

24.57

38.29

50.48

59.05

0.41

0.74

0.46

0.71

0.61

0.71

Jumlah /
Total

55.49

100.00

64.17

100.00

85.48

100.00

07. Telur/ Eggs


08. Daging/ Meats
09. Susu/ Milk
10. Ikan/ Fish

ht
tp
:

11. Minyak & Lemak Nabati/


Oils and fats vegetal
12. Minyak dan lemak hewani/
Oils and fats animals

Sumber : Neraca Bahan Makanan Propinsi NTT 2001


Source

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

167

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.2.1


Persentase Rumahtangga Di Daerah Perkotaan dan Pedesaan
Menurut Kepemilikan Asset
Percentage of Household in Urban and RuralArea by Possession
Of Durable Goods
2002
Perkotaan +
Pedesaan/ Urban
+ Rural

Perkotaan/
Urban

Pedesaan/
Rural

(1)

(2)

(3)

(4)

Barang berharga/
Valuables

78.65

41.35

47.29

Tanah Pertanian/
Area Agriculture

25.11

90.46

80.06

Warung/Toko/Kedai/
market

10.26

2.93

4.09

1.68

0.34

0.55

18.97

21.79

21.34

Bengkel/ Workshop

tt

Usaha Lainnya/ Other

.b
p

s.
g

o.

id

Barang Yang Dikuasai/


Possession of Durable Goods

ht
tp
:

//n

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source : National Socio Economic Survey 2002

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

171

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel /
Banyaknya Rumahtangga menurut
Number of Household by
20
Air Dalam
Kemasan

(1)

(2)

Pompa Air
Water Pump

(3)

(4)

Sumur/Perigi
Well
(5)

1 266

332

9 437

128

7 169

571

11 980

03. Kupang

5 037

314

61 578

04. Timor Tengah Selatan

5 842

148

8 903

05. Timor Tengah Utara

1 962

150

17 169

2 336

330

39 569

11 192

181

11 322

4 042

72

3 669

4 666

10 662

11 277

819

11 272

7 331

1 253

10 382

9 469

7 560

18 155

1 265

8 614

369

33 264

23 273

497

123 008

5 435

235 390

s.
g

02. Sumba Timur

06. Belu
07. Alor

.b
p

08. Lembata
09. Flores Timur

//n

12. Ngada

tt

10. Sikka
11. Ende

o.

01. Sumba Barat

Leding
Pipe

id

Kabupaten
Regency

13. Manggarai

ht
tp
:

71. Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source : National Socio Economic Survey 2002

172

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Table 4.2.2
Kabupaten dan Sumber Air Minum
Regency and Source of Drinking Water
02
Mata Air
Spring

Sungai
River

Lainya
Onthers

Jumlah
Total

(9)

(10)

(7)

(8)

41 607

6 425

4 462

14 451

3 734

567

22 467

2 512

72 936

148

20 125

4 473

1 725

13 863

6 106

11 287

1 742

8 149

185

26 814
17 948

63 529

38 600

157

92 065

2 529

90 506

399

46 003

961

63 165

906

36 630

5 062

518

21 697

72

144

42 358

2 638

10 995

54 949

1 079

49 643

2 173

1 078

44 967

79 226

19 126

126 386

658

277

57 841

50 265

25 087

4 841

828 339

383 816

s.
g

.b
p

ht
tp
:

//n

24 687

tt

29 598

o.

id

(6)

Air Hujan
Rain Water

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

173

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.2.3


Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten dan
Fasilitas Air Minum
Number of Hosehold by Regency and Facility of Drinking Water
2 0 0 2
Fasilitas / Facicilityr
Bersama/
Shared

Umum/
Public

(2)

(3)

(4)

(1)

3 737

14 209

02. Sumba Timur

11 739

18 179

03. Kupang

12 907

04. Timor Tengah


Selatan

10 265

(7)

Jumlah/
Total
(8)

31 913

13 670

63 529

1 703

6 979

38 600

s.
g

01. Sumba Barat

Lainnya/
Onthers

id

Sendiri/
Private

o.

Kabupaten
Regency

47 172

28 688

3 298

92 065

27 102

52 105

1 034

90 506

21 184

12 709

8 397

46 003

7 429

23 966

22 676

9 094

63 165

6 716

9 682

15 243

4 989

36 630

1 875

2 896

9 622

7 304

21 697

4 862

11 150

25 485

861

42 358

10. S i k k a

8 738

11 035

19 274

15 902

54 949

11. Ende

8 711

12 012

27 436

1 484

49 643

6 930

16 706

17 771

3 560

44 967

13. Manggarai

13 215

29 465

55 339

28 367

126 386

71. Kota Kupang

27 880

24 375

5 033

553

57 841

128 717

269 133

324 997

105 492

828 339

06. B e l u

08. Lembata

ht
tp
:

//n

09. Flores Timur

tt

07. A l o r

3 713

.b
p

05. Timor Tengah Utara

12. Ngada

Nusa Tenggara Timur

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source : National Socio Economic Survey 2002

174

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.2.4


Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten dan Jenis Bahan Bakar
untuk Penerangan Rumah
Number of Hosehold by Regency and Type of Fuel For Lighting
2002
Penerangan Rumah / L i g h t i n g

Non PLN

(2)

(3)

11 031

1 032

02. Sumba Timur

11 750

03. Kupang

Lainnya/
Onthers

Jumlah/
Total

(4)

(5)

(6)

(7)

51 363

103

63 529

1 452

126

25 017

255

38 600

37 828

471

471

52 981

314

92 065

12 709

148

76 465

1 184

90 506

10 600

828

525

34 050

46 003

06. B e l u

15 280

986

903

44 756

1 240

63 165

07. A l o r

12 268

180

24 000

182

36 630

5 794

1 404

180

14 282

37

21 697

09. Flores Timur

16 427

8 177

360

17 107

287

42 358

10. S i k k a

17 230

2 088

1 707

33 655

269

54 949

11. Ende

30 837

4 648

1 079

12 918

161

49 643

12. Ngada

19 043

3 171

1 320

21 433

44 967

13. Manggarai

23 306

2 102

3 571

96 775

632

126 386

71. Kota Kupang

55 503

92

278

1 876

92

57 841

279 606

26 631

10 668

506 678

4 756

828 339

ht
tp
:

//n

08. Lembata

.b
p

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

s.
g

01. Sumba Barat

Pelita, Sentir,
Obor/
Kerosene

tt

(1)

PLN

Petromak/
Pumped Lamp

id

Listrik/ Electricity

o.

Kabupaten
Regency

Nusa Tenggara Timur

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source : National Socio Economic Survey 2002
NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

175

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.2.5


Banyaknya Rumahtangga Menurut Kabupaten dan Jarak Sumber Air
(Pompa/Sumur/Mata Air) Ke Tempat Penampungan Kotoran /Tinja Terdekat
Number of Hosehold by Regency and Distance Between (Pump/Well/Spring
Water) and The Nearest Septic Tank or Other Toilet Discharge (M)
2 0 0 2
10 M

> 10 M

Tidak Tahu/
Unknown

(1)

(2)

(3)

(4)

Sumba Barat

3 509

24 996

2.

Sumba Timur

3 348

22 198

3.

Kupang

11 360

53 059

4.

Timor Tengah Selatan

17 695

5.

Timor Tengah Utara

6.

Belu

7.

Alor

8.

Lembata

9.

Flores Timur

(5)

22 871

51 376

1 456

27 002

19 940

84 359

28 671

35 621

81 987

2 775

28 803

5 866

37 444

6 155

25 194

22 413

53 762

.b
p

s.
g

o.

1.

Jumlah/
Total

id

Kabupaten
Regency

9 035

6 483

22 790

1 013

6 013

4 864

11 890

2 970

14 940

19 566

37 476

4 705

14 266

11 068

30 039

7 581

18 959

14 693

41 233

12. Ngada

4 606

25 635

2 006

32 247

13. Manggarai

6 464

32 737

49 904

89 105

71. Kota Kupang

5 361

12 744

5 826

23 931

84 814

317 250

222 577

624 641

ht
tp
:

11. Ende

//n

10. Sikka

tt

7 272

Nusa Tenggara Timur

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source : National Socio Economic Survey 2002

176

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.2.6


Banyaknya Rumahtangga yang Menggunakan Jamban
menurut Kabupaten dan Jenis Kloset
Number of Hosehold by Regency and Type of Fasilities Toilet
2002
Leher Angsa/
Plengsengan
Close Set

Lainnya/
Others

Jumlah/
Total

(3)

(4)

(5)

(6)

3 179

3 888

15 925

6 551

29 543

02. Sumba Timur

7 543

3 811

10 965

380

22 699

15 361

19 449

26 468

4 082

65 360

04. Timor Tengah Selatan

6 544

12 634

63 205

7 087

89 470

05. Timor Tengah Utara

4 032

06. B e l u

7 189

07. A l o r

10 335

08. Lmbata
09. Flores Timur

5 500

42 354

9 582

14 104

8 565

39 440

3 198

9 312

1 505

24 350

4 749

3 261

335

15 577

20 543

3 282

2 436

287

26 548

12 997

9 855

8 433

910

32 195

13 406

17 291

1 567

1 245

33 509

9 076

18 965

9 195

77

37 313

6 337

18 685

44 594

18 133

87 749

35 904

18 870

2 737

186

57 697

159 678

148 310

240 973

54 843

603 804

//n

12. Ngada

28 771

7 232

tt

10. S i k k a
11. Ende

4 051

.b
p

03. Kupang

id

(2)

01. Sumba Barat

o.

(1)

Cemplung,
Cubluk/

s.
g

Kabupaten
Regency

13. Manggarai

ht
tp
:

71. Kota Kupang

Nusa T enggara Timur

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source
National Socio Economic Survey 2002

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

177

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.2.7


Distribusi Persentase Rumahtangga Menurut Daerah Dan Status
Pengusaan Tempat Tinggal
Distribution of Household Urban and Rural by Tenure of Housing Unit
2002
Indonesia*)

Nusa Tenggara Timur


Kota/
Urban

Desa/
Rural

Kota +
Desa/
Urban +
Rural

Kota/
Urban

Desa/
Rural

Kota +
Desa/
Urban +
Rural

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

66.08

92.05

87.92

Kontrak/
Leases

9.02

0.30

1.69

Sewa/ Rent

9.78

0.28

1.79

Rumah Dinas/
Officialr

5.31

1.18

Bebas Sewa/ Rent Free

3.34

Milik Orang Tua/


Parent Property

Jumlah/ Total

o.

88.28

9.10

0.41

1.73

7.83

0.34

1.47

1.84

4.52

1.35

1.83

1.15

1.50

1.93

1.26

1.36

5.96

4.40

4.65

8.13

3.93

4.57

0.51

0.65

0.62

2.05

0.53

0.76

100.00

100.00

100.00

100.00

100.00

100.00

.b
p

//n

ht
tp
:

Lainnya/ Others

66.44

s.
g

92.19

tt

Milik Sendiri/
Own

id

Status Penguasaan
Bangunan Tempat
Tinggal/ Tenure Of
Housing Unit

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source
National Socio Economic Survey 2002
Keterangan : *) Data Tahun 2001
Remarks

178

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.2.8


Banyaknya Rumahtangga Menurut Kabupaten danJenis Lantai Terluas
Number of Household by Regency and Floor Main Material
2002
Daerah/
Area

Bukan Tanah/
Non Earth

Jumlah/
Total

(3)

(4)

52 060

11 469

63 529

02. Sumba Timur

30 418

8 182

38 600

03. Kupang

48 000

44 065

92 065

04. Timor Tengah Selatan

15 536

05. Timor Tengah Utara

16 203

06. Belu
07. Alor

id

(2)

01. Sumba Barat

o.

(1)

Tanah/
Earth

90 506

29 800

46 003

27 135

36 030

63 165

17 082

19 548

36 630

7 367

14 330

21 697

21 097

21 261

42 358

32 825

22 124

54 949

35 370

14 273

49 643

12. Ngada

25 000

19 967

44 967

13. Manggarai

59 456

66 930

126 386

50 409

7 432

57 841

437 958

390 381

828 339

.b
p

08. Lembata
09. Flores Timur

tt

10. Sikka

s.
g

74 970

ht
tp
:

//n

11. Ende

71. Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source
National Socio Economic Survey 2002

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

179

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.2.9


Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten Dan Luas Lantai ( M2 )
Percentage of Household by Regency and Area of Floor ( M2 )
2002
Kabupaten
Regency

20

20 - 49

50 - 99

100

Jumlah/
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Sumba Barat

6.66

75.14

16.58

1.62

2.

Sumba Timur

4.30

62.45

28.47

4.77

100.00

3.

Kupang

3.98

62.86

30.60

2.56

100.00

4.

Timor Tengah Selatan

9.70

75.45

13.04

1.81

100.00

5.

Timor Tengah Utara

2.15

77.25

19.79

0.82

100.00

6.

Belu

4.60

63.99

27.74

3.67

100.00

7.

Alor

2.46

76.78

16.31

4.45

100.00

8.

Lembata

9.

Flores Timur

100.00

2.45

82.60

13.91

1.05

100.00

2.93

62.70

31.26

3.10

100.00

2.48

73.11

21.32

3.09

100.00

tt

.b
p

s.
g

o.

id

1.

5.62

75.59

17.01

1.78

100.00

2.10

60.61

33.17

4.12

100.00

13. Manggarai

1.67

60.14

34.38

3.82

100.00

71. Kota Kupang

9.12

59.45

21.08

10.35

100.00

4.51

67.84

24.27

3.38

100.00

10. Sikka
11. Ende

ht
tp
:

//n

12. Ngada

Nusa Tenggara Timur

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source
National Socio Economic Survey 2002

180

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.2.10


Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten dan Jenis Atap Terbanyak
Number of Household by Regency and Primary Roof
2002
Beton/ Genteng/
Conerete
Tile

Seng Asbes/
Zine
Asbeston

Ijuk/
Sugar
Palm
Fiber

Daun
Daunan/
Leaves

(5)

(6)

(7)

(2)

(3)

(4)

01. Sumba Barat

124

412

434

20 834

02. Sumba Timur

63

190

63

22 433

03. Kupang

5 074

314

39 430

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara
06. Belu

295

171

450

150

494

07. Alor

542

541

08. Lembata

37

Lainnya/
Others

Jumlah/
Total

(8)

(9)

41 725

63 529

2 736

13 051

38 600

7 260

39 987

92 065

31 648

808

57 584

90 506

21 804

1 050

225

22 324

46 003

37 384

25 287

63 165

60

22 313

60

4 822

8 292

36 630

s.
g

o.

64

.b
p

(1)

Sirap/

id

Kabupaten
Regency

182

150

12 900

57

1 017

7 354

21 697

692

72

31 807

144

2 774

6 581

42 358

91

543

45 255

91

1 817

6 800

54 949

288

10. Sikka

352

11. Ende

234

1 570

166

41 211

1 826

4 636

49 643

12. Ngada

77

898

232

35 057

77

1 620

7 006

44 967

420

631

103 515

6 517

15 303

126 386

651

646

92

53 800

277

2 375

57 841

2 818

11 655

2 928

519 391

1 543

31 699

258 305

828 339

//n

13. Manggarai

tt

09. Flores Timur

ht
tp
:

71. Kota Kupang


NTT

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source
National Socio Economic Survey 2002

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

181

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.2.11


Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten dan Jenis Dinding Terbanyak
Number of Household by Regency and Outer Wall Material
2002
Kabupaten
Regency

Tembok/
Brick

Bambu/
Bamboo

Lainnya/
Others

Jumlah/
Total

(3)

(4)

(5)

(6)

8 427

2 070

50 142

2 890

63 529

02. Sumba Timur

7 855

8 416

15 395

6 934

38 600

03. Kupang

26 248

8 171

9 937

47 709

92 065

04. Timor Tengah Selatan

16 910

1 986

25 833

45 777

90 506

05. Timor Tengah Utara

9 983

2 026

8 637

25 357

46 003

06. Belu

8 184

07. Alor

16 713
7 768

09. Flores Timur

12. Ngada

//n

13. Manggarai

o.
1 417

52 908

63 165

724

16 850

2 343

36 630

1 351

10 269

2 309

21 697

17 380

3 689

19 790

1 499

42 358

10 418

4 247

39 199

1 085

54 949

10 843

3 543

34 432

825

49 643

11 459

2 211

29 737

1 560

44 967

10 470

48 744

64 695

2 477

126 386

33 066

2 870

185

21 720

57 841

195 724

90 704

326 518

215 393

828 339

tt

10. Sikka
11. Ende

656

.b
p

08. Lembata

id

(2)

01. Sumba Barat

s.
g

(1)

Kayu/
Wood

ht
tp
:

71. Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source
National Socio Economic Survey 2002

182

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

id

s.
g

Jumlah Sekolah Dasar di NTT


pada tahun 2001/2002 sebanyak
4.064 dengan jumlah guru 29.303
orang, dan jumlah murid 641.564
orang. Dengan demikian rasio guru
per sekolah pada tahun tersebut
sekitar 7. Rasio murid per sekolah
sekitaar 158.
Untuk tingkat SMTP Umum
baik negeri maupun swasta, jumlah
sekolah yang tersedia sebanyak 575
buah dengan jumlah guru sebanyak
8 972 orang dan jumlah murid
149.337 orang. Rata-rata guru per
sekolah untuk tingkat SMTP Umum
sekitar 16 dan rata-rata murid per
sekolahnya 250.
Sedangkan untuk tingkat SMTA
Umum jumlah sekolahnya sebanyak
157 dengan total guru 3.834 orang
dan murin 56.548 orang. Rata-rata
guru per sekolah sekitaar 24 dan
rata-rata murid per sekolahnya 360.
Untuk sekolah menengah kejuruan
(SMK) pada tahun 2001/2002 terdiri
ddari 18 SMK Negeri dan 42 SMK
Swasta.
Persentase penduduk berumur
10 tahun ke atas pada tahun 2002
78.32 persen diantaranya berpendidi
kan maksimal tamat SD, 21.68
persen sisanya berpendidikan tamat
SLTP ke atas. Pada tahun yang sama
85.83 persen penduduk berumur 10
tahun ke atas dapat

membaca dan menulis, sedangkan


14.17 persen sisanya buta huruf.
Bila dirinci menurut jenis kela
min 11.74 persen penduduk laki-laki
berumur 10 tahun ke atas buta huruf,
sedangkan perempuan sedikit lebih
besar persentasenya yakni 16.48
persen.
Pada tahun 2000 anak yang
berumur 7-12 tahun 9.41 persen dian
taranya tidak sekolah. Persentase
tidak sekolah ini cenderung mening
kat pada dua tahun berikutnya yaitu
10.41 persen pada tahun 2001 dan
10.34 persen pada tahun 2002.

o.

5.1 Pendidikan

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

5.2 Kesehatan

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

Jumlah rumah sakit/rumah bersa


lin dan balai pengobatan yang terse
dia di NTT tahun 2002 sebanyak 81
unit dengan total kapasitas tempat
tidur sebanyak 1 982 buah. Kondisi
ini menunjukkan pening katan yang
cukup berarti jika dibanding dengan
tahun 2001. Total rumah sakit/rumah
bersalin dan balai pengobatan pada
saat itu hanya 54 unit dengan total
kapasitas tempat tidur sebanyak
1.924 buah.
Banyaknya Klinik KB pada
tahun 2002 sebanyak 287 unit. Pasa
ngan Usia Subur yang tercatat seba
gai Peserta KB sebanyak 319.871
dari Pasangan Usia Subur sejumlah
659.400 atau 48.51 persen.
Metoda kontrasepsi yang paling
banyak digunakan adalah suntikan
185

o.

id

ma Propinsi NTT, pada tahun 2002


penduduk NTT paling banyak meme
luk
agama Katholik (2.155.005
orang), yang terkonsentrasi di TTU,
Belu, dan seluruh daratan Flores dan
Lembata. Pemeluk terbanyak berikut
nya adalah agama Protestan
(1.338.025 orang) yang terkonsentrasi di pulau Sumba, Kabupaten
Kupang, TTS, Alor, dan Kota
Kupang. Sedangkan pemeluk agama
Islam sebanyak 351.423 orang,
Hindu 10.507 orang, Budha 1.143
orang dan lainnya 230.588 orang.
Jumlah tempat ibadah untuk
gereja Katholik (termasuk kapela) di
seluruh NTT sebanyak 3.137 buah,
gereja Protestan 4.022 buah, masjid
(termasuk mushola) 823 buah, pura
22 buah dan vihara 1 buah yang
terletak di Kota Kupang.

.b
p

s.
g

(36,11%), kemudian pil (28.79%)


dan IUD (21.82%), sedangkan sisa
nya (13,28%) menggunakan kon
dom, MOP/ MOW, susuk/ implant
dan obat vaginal.
Persentase penduduk NTT yang
mengalami keluhan kesehatan seba
nyak 35.69 persen (keadaan JanuariPebruari 2002) Keluhan terbanyak
adalah batuk (58.83%), kemudian
panas (56.94%), dan pilek (54.13%).
Keluhan kesehatan yang tidak di
rinci jenisnya mencapai 25.17 per
sen, sakit kepala (18.62%), sedang
kan keluhan lainnya seperti diare,
sesak napas, asma, sakit gigi, kejang
kejang, lumpuh, telinga ber air, cam
pak, sakit kuning, pikun dan kecela
kaan kurang dari 8 persen.
5.3 Kriminalitas

ht
tp
:

//n

tt

Jumlah perkara yang diterima


Pengadilan Negeri di seluruh NTT
selama tahun 2001 sebanyak 1.538
perkara, dan sudah diputuskan 1.552
perkara, sehingga pada akhir tahun
2001 tersisa 2.253 perkara yang be
lum terselesaikan (termasuk sisa per
kara tahun 2000).
Tambahan narapidana berdasar
kan putusan pengadilan selama ta
hun 2001 sebanyak 1.305 orang
dewasa, dan 39 anak-anak. Lamanya
hukuman yang diterima ada 406
orang kurang dari 1 tahun, 930 orang
1-5 tahun, dan seumur hidup 9 orang

5.4 Agama
Berdasarkan data yang diper
oleh dari Kanwil Departemen Aga
186

5.5 Sosial Lainnya


Jumlah pekerja sosial masya
rakat tahun 2001/2002 menurut catatan Dinas Sosial Propinsi NTT
sebanyak 8.089 orang, organisasi
sosial yang ada sebanyak 592 buah,
karang taruna 4.597 buah.
Jumlah panti asuhan di NTT
tahun 2002 sebanyak 63 buah, deng
an rincian 60 panti asuhan yang
dikelola swasta, dan hanya 3 buah
yang dikelola oleh pemerintah. Jum
lah anak asuh di 63 panti asuhan
tersebut sebanyak 3.530 orang, di
mana 215 orang berada di panti asu
han pemerintah, dan 3.315 orang di
panti asuhan swasta.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.1


Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid menurut Tingkat Pendidikan
Number of Schools, Teachers and Pupils by Education Level
2001/2002

3.

(6)

Guru
Teacher

Murid
Pupil

(1)

(2)

(3)

(4)

4 064

29 303

641 564

158

575

8 972

149 337

16

260

3 834

56 548

24

360

157

//n

ht
tp
:

o.

Sekolah Dasar
Primary School *)
SMTP Umum
Junior High School
(General)
SMTA Umum
Senir High School
(General)
SMTA Kejuruan **)
Senior High School
(Vocational)

STM
Senior Technical
High School

SMKK
Senior Home
Economics High
School

SMEA
Senior Economics
High School

Lain-Lain
Others

id

Sekolah
School

53

1 578

20 125

30

380

11

523

6 720

47

611

84

1 077

21

269

23

677

10 431

29

454

15

294

1 897

20

126

tt

4.

(5)

Tingkat Pendidikan
Education

s.
g

2.

Rata-Rata
Murid Per
Sekolah
Avegare
Pupil
by School

.b
p

1.

Rata-Rata
Guru Per
Sekolah
Average
Teacher
by School

Keterangan : SMTP = Sekolah Menengah Tehnologi Pertanian /


Remarks
Agricultural Technology High School
SMIP = Sekolah Menengah Industri Pariwisata /
Tourism Industry High School
SMIK = Sekolah Menengah Industri Kerajinan /
Craf Industry High School
*) Termasuk SDLB **) Angka 1998/1999
Sumber
: Kanwil Depdikbud Propinsi Nusa Tenggara Timur
Source
Representative Office of the Department of Education
and Culture of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

191

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel /Table 5.1.2


Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Dasar (SD)
Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers and Pupils of Primary School
2001/2002
SD Negeri / Inpres
Public / Inpres Primary School
Guru
Teacher

Murid
Pupil

(2)

(3)

(4)

01. Sumba Barat

173

1 113

02. Sumba Timur

129

859

03. Kupang

317

04. Timor Tengah Selatan

302

Guru
Teacher

Murid
Pupil

(5)

(6)

(7)

32 734

151

879

31 995

20 687

67

398

10 650

s.
g

(1)

Sekolah
School

o.

Sekolah
School

SD Swasta
Private Primary School

id

Kabupaten
Regency

2 198

48 268

117

761

17 749

2 287

48 478

145

898

22 172

733

13 235

112

941

20 575

141

1 370

26 842

139

1 314

29 214

111

778

16 289

86

558

11 887

88

638

8 449

55

355

5 321

136

1 085

18 609

118

830

13 963

149

1 101

19 807

142

986

19 447

176

1 160

21 464

150

761

14 854

12. Ngada

149

1 028

19 191

125

1 065

15 802

13. Manggarai

324

1 980

54 707

265

1 686

47 646

71. Kota Kupang

71

965

22 783

33

458

8 273

Jumlah
Total

2 347

17 295

371 543

1 705

11 890

269 548

06. Belu

08. Lembata

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende

//n

09. Flores Timur

tt

07. Alor

81

.b
p

05. Timor Tengah Utara

Sumber : Kanwil Depdikbud Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Representative Office of the Department of Education
and Culture of Nusa Tenggara Timur

192

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.3


Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB)
Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers and Pupils of Other Primary School
2001/2002
SDLB Negeri
Public Other Primary School

Kabupaten
Regency

Guru
Teacher

Murid
Pupil

(2)

(3)

(4)

01. Sumba Barat

12

02. Sumba Timur

03. Kupang

04. Timor Tengah Selatan

05. Timor Tengah Utara

o.

28

24

38

.b
p

s.
g

35

36

11

55

tt

(1)

id

Sekolah
School

20

14

25

14

136

12. Ngada

32

13. Manggarai

29

71. Kota Kupang

14

43

12

118

501

06. Belu
07. Alor
08. Lembata

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende

//n

09. Flores Timur

Jumlah
Total

Sumber : Kanwil Depdikbud Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Representative Office of the Department of Education
and Culture of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

193

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.4


Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Lanjutan
Tingkat Pertama (SLTP) Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers and Pupils of Junior High School
2001/2002
SLTP Negeri
Public Junior High School
Sekolah
School

Guru
Teacher

Murid
Pupil

(2)

(3)

(4)

01. Sumba Barat

22

403

02. Sumba Timur

14

294

03. Kupang

53

04. Timor Tengah Selatan

19

05. Timor Tengah Utara

11

Sekolah
School

Guru
Teacher

Murid
Pupil

(5)

(6)

(7)

o.

(1)

SLTP Swasta
Private Junior High School

id

Kabupaten
Regency

262

937

13 829

12

91

1 267

420

7 740

39

372

5 929

244

4 744

13

150

2 643

13

301

6 605

19

142

4 702

17

348

5 863

13

116

1 699

130

1906

11

94

1 291

12

276

3 686

29

312

4 522

12

240

3 131

29

367

6 305

18

365

5 493

34

381

5 078

12. Ngada

18

304

4 691

29

288

4 394

13. Manggarai

27

624

11 474

41

497

9 193

71. Kota Kupang

15

775

12 416

15

162

2 547

Jumlah
Total

258

5 661

94 738

317

3 311

54 599

08. Lembata

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende

//n

09. Flores Timur

tt

07. Alor

27

3 880

5 413

77

1 149

s.
g

.b
p

06. Belu

7 747

Sumber : Kanwil Depdikbud Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Representative Office of the Department of Education
and Culture of Nusa Tenggara Timur

194

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.5


Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah Umum (SMU)
Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers and Pupils of Senior High School
2001/2002
SMU Negeri
Public Senior High School
Guru *)
Teacher

Murid
Pupil

(2)

(3)

(4)

(1)

95

02. Sumba Timur

94

03. Kupang

04. Timor Tengah Selatan

05. Timor Tengah Utara

1 598

Guru
Teacher

Murid
Pupil

(5)

(6)

(7)

146

1 937

91

1 513

1 691

s.
g

01. Sumba Barat

Sekolah
School

id

Sekolah
School

SMU Swasta
Private Senior High School

o.

Kabupaten
Regency

3 443

69

853

122

2 153

10

143

2 562

94

1 857

44

784

84

1 875

86

3 283

65

1 100

91

1 604

54

668

18

243

76

879

192

2 399

94

1 489

120

1 900

175

2 023

12

225

3 479

12. Ngada

77

1 244

135

2 037

13. Manggarai

208

2 182

17

295

5 698

71. Kota Kupang

476

3 434

11

253

2 620

Jumlah
Total

52

1 926

25 636

105

1 908

30 912

06. Belu

08. Lembata

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende

//n

09. Flores Timur

tt

07. Alor

.b
p

212

Sumber
Source

: Kanwil Depdikbud Propinsi Nusa Tenggara Timur


Representative Office of the Department of Education
and Culture of Nusa Tenggara Timur
Keterangan : *) Termasuk Kepala Sekolah
Remarks
*) Include Chief of School

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

195

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.6


Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers and Pupils of Senior Technical High School
2001/2002

Kabupaten
Regency

(3)

(4)

01. Sumba Barat

36

1 129

02. Sumba Timur

43

03. Kupang

04. Timor Tengah Selatan

05. Timor Tengah Utara

(5)

(6)

(7)

19

210

752

13

82

70

1 060

23

866

s.
g

o.

(2)

.b
p

(1)

SMK Swasta
Private Senior Technical High
School
Sekolah
Guru
Murid
School
Teacher
Pupil

id

SMK Negeri
Public Senior Technical High
School
Sekolah
Guru
Murid
School Teacher
Pupil

23

219

36

703

30

771

38

1 453

49

914

17

207

28

455

23

303

69

889

49

632

124

1 994

157

1 967

73

846

12. Ngada

29

372

67

1 127

13. Manggarai

26

420

130

2 484

71. Kota Kupang

322

5 349

11

168

3 123

Jumlah
Total

18

857

13 888

42

805

14 439

06. Belu

08. Lembata

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende

//n

09. Flores Timur

tt

07. Alor

Sumber : Kanwil Depdikbud Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Representative Office of the Department of Education
and Culture of Nusa Tenggara Timur

196

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5. 1.7


Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah
Kesejahteraan Keluarga (SMKK) Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers and Pupils of Senior High School of Welfare
1998/1999

(1)

02. Sumba Timur

03. Kupang

04. Timor Tengah Selatan

id

.b
p

01. Sumba Barat

SMKK Swasta
Private Senior Home
Economics High School
Sekolah
Guru
Murid
School Teacher
Pupil
(5)
(6)
(7)

s.
g

Kabupaten
Regency

o.

SMKK Negeri
Public Senior Home
Economics
High School
Sekolah
Guru
Murid
School Teacher
Pupil
(2)
(3)
(4)

14

127

15

187

11. Ngada

12. Manggarai

71

71. Kota Kupang

54

692

Jumlah
Total

55

763

29

314

06. Belu
07. Alor

09. Sikka

ht
tp
:

10. Ende

//n

08. Flores Timur

tt

05. Timor Tengah Utara

Sumber : Kanwil Depdikbud Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Representative Office of the Department of Education
and Culture of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

197

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.8


Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah
Ekonomi Atas (SMEA) Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers And Pupils
of Senior High School of Economics
1998/1999

Kabupaten
Regency

(3)

(4)

01. Sumba Barat

58

871

02. Sumba Timur

03. Kupang

04. Timor Tengah Selatan

(5)

(6)

(7)

13

100

o.

(2)

s.
g

(1)

SMEA Swasta
Private Senior Economics
High School
Sekolah
Guru
Murid
School Teacher
Pupil

id

SMEA Negeri
Public Senior Economics
High School
Sekolah
Guru
Murid
School Teacher
Pupil

656

20

429

20

266

47

477

12

181

52

724

38

547

78

1 327

51

875

45

520

11. Ngada

19

303

12. Manggarai

35

260

71. Kota Kupang

65

1 012

82

1 083

Jumlah
Total

315

4 615

17

362

5 816

05. Timor Tengah Utara

07. Alor

09. Sikka

ht
tp
:

10. Ende

//n

08. Flores Timur

tt

06. Belu

.b
p

42

Sumber : Kanwil Depdikbud Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Representative Office of the Department of Education
and Culture of Nusa Tenggara Timur

198

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.9


Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah
Pekerja Sosial (SMPS) Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers and Pupils of Senior School of Social Workers
1998/1999

(4)

01. Sumba Barat

02. Sumba Timur

03. Kupang

33

06. Belu

07. Alor

id

(3)

(5)

(6)

(7)

s.
g

(2)

284

tt

(1)

SMPS Swasta
Private Senior Social Workers High
School
Sekolah
Guru
Murid
School
Teacher
Pupil

o.

Kabupaten
Regency

SMPS Negeri
Public Senior Social Workers
High School
Sekolah
Guru
Murid
School
Teacher
Pupil

.b
p

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

16

38

14

188

11. Ngada

12. Manggarai

71. Kota Kupang

31

244

33

284

61

470

09. Sikka

ht
tp
:

10. Ende

//n

08. Flores Timur

Jumlah
Total

Sumber : Kanwil Depdikbud Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Representative Office of the Department of Education
and Culture of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

199

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.10


Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah Industri
Pariwisata (SMIP) Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers and Pupils of Senior High School
of Tourism Industry
1998/1999

(4)

01. Sumba Barat

02. Sumba Timur

03. Kupang

(5)

(6)

(7)

.b
p

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara
06. Belu
07. Alor

id

(3)

o.

(2)

tt

(1)

SMIP Swasta
Private Senior Tourism Industrial
High School
Sekolah
Guru
Murid
School
Teacher
Pupil

s.
g

Kabupaten
Regency

SMIP Negeri
Public Senior Tourism Industrial
High School
Sekolah
Guru
Murid
School
Teacher
Pupil

33

219

11. Ngada

12. Manggarai

11

314

71. Kota Kupang

19

224

63

757

09. Sikka

ht
tp
:

10. Ende

//n

08. Flores Timur

Jumlah
Total

Sumber : Kanwil Depdikbud Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source
Representative Office of the Department of Education
and Culture of Nusa Tenggara Timur

200

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel /Table 5.1.11


Banyaknya Sekolah, Guru Dan Murid Sekolah Menengah Tehnologi
Pertanian (SMTP) Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers and Pupils of Senior High School
of Agricultural Technology
1998/1999

(3)

(4)

01. Sumba Barat

23

02. Sumba Timur

03. Kupang

56

id

(2)

(5)

(6)

(7)

281

447

14

105

.b
p

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

s.
g

(1)

SMTP Swasta
Private Senior Agriculture
Technology High School
Sekolah
Guru
Murid
School
Teacher
Pupil

o.

SMTP Negeri
Public Senior Agriculture
Technology High School
Sekolah
Guru
Murid
School
Teacher
Pupil

tt

Kabupaten
Regency

11. Ngada

12. Manggarai

38

71.

Kota Kupang

14

95

Jumlah
Total

79

728

34

238

06. Belu
07. Alor

09. Sikka

ht
tp
:

10. Ende

//n

08. Flores Timur

Sumber : Kanwil Depdikbud Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source
Representative Office of the Department of Education
and Culture of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

201

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.12


Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah Industri
Kerajinan (SMIK) Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers and Pupils of Senior
High School of Crafting Industry
1998/1999

(3)

(4)

01. Sumba Barat

02. Sumba Timur

03. Kupang

(5)

(6)

(7)

11. Ngada

12. Manggarai

71.

Kota Kupang

29

420

Jumlah
Total

29

420

06. Belu
07. Alor

09. Sikka

ht
tp
:

10. Ende

//n

08. Flores Timur

tt

.b
p

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

id

(2)

s.
g

(1)

SMIK Swasta
Private Senior Craft Industrial
High School
Sekolah
Guru
Murid
School
Teacher
Pupil

o.

Kabupaten
Regency

SMIK Negeri
Public Senior Craft Industrial
High School
Sekolah
Guru
Murid
School
Teacher
Pupil

Sumber : Kanwil Depdikbud Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Representative Office of the Department of Education
and Culture of Nusa Tenggara Timur

202

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.13


Banyaknya Fakultas, Mahasiswa, Dosen dan Lulusan Pada Perguruan Tinggi
di Nusa Tenggara Timur
Number of Faculty, Students, Lecturer and Graduated Students
From University of Nusa Tenggara Timur
2002
Lulusan
Graduated Students

(2)

(3)

Universitas Nusa
Cendana Kupang

34

7 978

Universitas
Katholik Widya
Mandira Kupang

21

3 352

Universitas
Kristen Artha
Wacana Kupang

12

4 310

Universitas
Flores Ende

12

Sekolah Tinggi
Filsafat Leda
Lero Maumere *)

D2

D3

S1

S2

(5)

(6)

(7)

(8)

277

961

(10)

(11)

744

113

857

(9)

556

161

91

252

426

2 677

113

63

176

20

118

77

27

104

590

91

47

51

11

3 343

360

119

108

217

tt

1 906

Tetap Tidak Tetap Jumlah


Permanent Temporary Total

id

(1)

Maha
Siswa
Student
(4)

o.

Jurusan
Field

.b
p

Fakultas
Faculty

Dosen
Lecturer

s.
g

Banyaknya
Numbers

Universitas/
Akademi
University /
Academy

//n

Sekolah Tinggi
Ilmu Manajemen
Kupang

1 758

60

440

11

43

54

STKIPKateketik
Ruteng

407

20

15

Sekolah Tinggi
Pembangunan
Masyrakat
St. Ursula Ende

174

42

14

15

29

ht
tp
:

Universitas
Muhammadiyah
Kupang *)

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

203

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Lanjutan Tabel / Continued Table V 1.13

Sekolah Tinggi
Pastoral Atmareksa
Ende

204

D3

S1

S2

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1 048

Dosen
Lecturer
Tidak
Tetap
Tetap Jumlah
Perm
Temp Total
anent
orary
(9)

(10)

id

D2

(3)

ht
tp
:

STIE
Oemathonis
Kupang

Maha
Siswa
Student

(2)

(11)

10

465

114

12

24

36

696

144

10

15

25

194

35

s.
g

o.

//n

Akademi Tehnik
Kupang

Fakultas Jurusan
Faculty
Field

Lulusan
Graduated Students

.b
p

(1)

Akademi
Pendidikan Dan
Latihan Pariwisata
St.Thomas
Maumere
Institut Pastoral
Indonesia Malang
di Kefamenanu
Sekolah Tinggi
Pastoral
Keuskupan
Agung Kupang
Institute Pastoral
Filial Malang
di Ende
UUP D2 Pend.
Guru SD Bakti
Yarsa Maumere

Banyaknya
Numbers

tt

Universitas/
Akademi
University /
Academy

11

15

14

25

25

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Lanjutan Tabel / Continued Table V 1.13

Maha
Siswa
Student

D2

D3

S1

S2

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

Dosen
Lecturer
Tidak
Tetap
Tetap Jumlah
Perm
Temp Total
anent
orary

(2)

(3)

Akademi
Keuangan dan
Perbankan Efata
Kupang

113

65

Seminari St.
Mikael Penfui

302

o.

Fakultas Jurusan
Faculty
Field

Lulusan
Graduated Students

Sekolah Tinggi
Ilmu Bahasa Asing
Mentari Kupang

Multi Stream
Academy Kupang

(9)

(10)

17

23

11

17

28

20

id

206

(11)

52

14

277

923

5 464

1 358

Akademi
Bahasa Asing
Santa Maria
Maumere

Jumlah
Total

34

109

ht
tp
:

.b
p
-

//n

Institut
Manajemen
Pariwisata
Indonesia (IMPI)
Ende

154

tt

(1)

Banyaknya
Numbers

s.
g

Universitas/
Akademi
University /
Academy

26 790

589

1 937

Keterangan: *) Tahun Data 2001


Remarks

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

205

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.14


Banyaknya Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut
Jenis Kelamin dan Pendidikan yang Ditamatkan
Number of Population 10 Years Old and Over by Sex
and Educational Attaintment
2002
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

217 850

355 500

470 602

951 836

462 739

532 372

995 111

150 844

142 098

292 942

111 419

82 311

193 730

46 224

38 811

85 035

9 013

5 520

14 533

10 721

7 750

18 471

23 643

9 091

32 734

1 433 487

1 506 405

2 939 892

s.
g

481 234

o.

137 650

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

1. Tidak / Belum Pernah Sekolah


Never / Not Yet Attended
School
2. Tidak / Belum Tamat SD
Did Not Completed / Not Yet
Completed Primary School
3. Sekolah Dasar (SD)
Primary School
4. SMTP Umum / Kejuruan
Junior High School (General)
5. SMTA Umum
Senior High School (General)
6. SMTA Kejuruan
Senior High School
(Vocational)
7. Diploma I Dan II
Diploma I And II
8. Akademi / Diploma III
Academy / Diploma III
9. Universitas / D IV/S1/S2
University / Diploma IV/Post
Graduate
Jumlah
Total

id

Pendidikan Tertinggi
Educational Attaintment

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economic Survey 2002

206

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.15


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut
Jenis Kelamin dan Pendidikan yang Ditamatkan
Percentage of Population 10 Years Old and Over by Sex
and Educational Attaintment
2002
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

9.60

14.46

o.
31.24

s.
g

33.57

tt

//n

ht
tp
:
Jumlah
Total

12.09
32.38

32.28

35.34

33.85

10.52

9.43

9.96

7.77

5.46

6.59

3.22

2.58

2.89

0.63

0.37

0.49

0.75

0.51

0.63

1.65

0.60

1.11

100.00

100.00

100.00

.b
p

1. Tidak / Belum Pernah Sekolah


Never / Not Yet Attended School
2. Tidak / Belum Tamat SD
Did Not Completed / Not Yet
Completed Primary School
3. Sekolah Dasar (SD)
Primary School
4. SMTP Umum / Kejuruan
Junior High School (General)
5. SMTA Umum
Senior High School (General)
6. SMTA Kejuruan
Senior High School
(Vocational)
7. Diploma I Dan II
Diploma I And II
8. Akademi / Diploma III
Academy / Diploma III
9. Universitas / D IV/S1/S2
University / Diploma IV/Post
Graduate

id

Pendidikan Tertinggi
Educational Attaintment

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economic Survey 2002

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

207

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.16


Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut Kemampuan
Membaca dan Menulis Per Jenis Kelamin
Number of Population 10 Years Old and Over
by Literacy Per Sex
2002
Laki-Laki
Male

Jumlah
Total

id

Dapat
Dapat
Dapat
Buta
Membaca Buta Huruf Membaca Buta Huruf Membaca
Huruf
Dan Menulis Illiterate Dan Menulis Illiterate Dan Menulis
Illiterate
Literate
Literate
Literate
(2)

(3)

(4)

01. Sumba Barat

97 294

30 584

90 852

02. Sumba Timur

61 425

10 145

55 588

128 148

25 242

127 598

21 551

03. Kupang

(6)

(7)

188 146

66 486

14 182

117 013

24 327

127 666

27 729

255 814

52 971

116 269

33 666

243 867

55 217

.b
p

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

(5)

35 902

s.
g

(1)

o.

Kabupaten
Regency

Perempuan
Female

11 459

60 711

16 163

121 973

27 622

06. Belu

88 907

16 809

83 418

21 245

172 325

38 054

07. Alor

61 837

2 671

59 423

5 890

121 260

8 561

28 627

1 145

36 129

4 222

64 756

5 367

Lembata

//n

08.

tt

61 262

63 949

6 441

68 564

13 812

132 513

20 253

10. Sikka

86 206

11 034

96 709

16 676

182 915

27 710

11. Ende

77 239

3 826

91 356

11 513

168 595

15 339

12.

79 107

4 998

79 120

8 549

158 227

13 547

204 986

20 662

196 759

35 820

401 745

56 482

98 639

1 696

95 561

2 911

194 200

4 607

1 265 224

168 263

1 258 125

248 280

2 523 349

416 543

ht
tp
:

09. Flores Timur

Ngada

13. Manggarai

71. Kota Kupang


Nusa Tenggara
Timur

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economic Survey 2002

208

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.17


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut Kemampuan Membaca
dan Menulis Per Jenis Kelamin
Percentage of Population 10 Years Old and Over
by Literacy Per Sex
2002
Laki-Laki
Male

Jumlah
Total

(1)

(3)

(4)

76.08

23.92

71.68

02. Sumba Timur

85.83

14.17

79.67

03. Kupang

83.54

16.46

82.16

85.55

14.45

77.55

.b
p

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

(5)

(6)

(7)

28.32

73.89

26.11

20.33

82.79

17.21

17.84

82.85

17.15

22.45

81.54

18.46

s.
g

(2)

01. Sumba Barat

id

Dapat
Dapat
Dapat
Buta
Membaca Buta Huruf Membaca Buta Huruf Membaca
Huruf
Dan Menulis Illiterate Dan Menulis Illiterate Dan Menulis
Illiterate
Literate
Literate
Literate

o.

Kabupaten
Regency

Perempuan
Female

15.76

78.97

21.03

81.54

18.46

06. Belu

84.10

15.90

79.70

20.30

81.91

18.09

07. Alor

95.86

4.14

90.98

9.02

93.41

6.59

08. Lembata

tt

84.24

96.15

3.85

89.54

10.46

92.35

7.65

90.85

9.15

83.23

16.77

86.74

13.26

88.65

11.35

85.29

14.71

86.84

13.16

95.28

4.72

88.81

11.19

91.66

8.34

12. Ngada

94.06

5.94

90.25

9.75

92.11

7.89

13. Manggarai

90.84

9.16

84.60

15.40

87.67

12.33

71. Kota Kupang

98.31

1.69

97.04

2.96

97.68

2.32

88.26

11.74

83.52

16.48

85.83

14.17

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende

//n

09. Flores Timur

Nusa Tenggara
Timur

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economic Survey 2002

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

209

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.18


Persentase Anak Umur 7 12 Tahun yang Sedang
Sekolah dan Tidak Sekolah
Percentage of Children 7 12 Years Old by School Attendance
2000 - 2002
2000
Kabupaten
Regency

2001

2002

Tidak
Sekolah
Not
School

Sedang
Sekolah
Attending
School

Tidak
Sekolah
Not
School

Sedang
Sekolah
Attending
School

Tidak
Sekolah
Not
School

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

01. Sumba Barat

77.48

22.52

77.33

02. Sumba Timur

88.49

11.51

90.81

94.10

5.90

91.63

8.37

03. Kupang

*)

o.

82.15

17.85

9.19

84.46

15.54

90.98

9.02

87.53

12.47

93.46

6.54

91.03

8.97

.b
p

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

22.67

s.
g

(1)

id

Sedang
Sekolah
Attending
School

10.70

89.16

10.84

89.75

10.25

06. Belu

85.35

14.65

81.92

18.08

85.73

14.27

07. Alor

94.42

5.58

92.90

7.10

90.45

9.55

91.76

8.24

95.90

4.10

//n

08. Lembata

tt

89.30

93.09

6.91

94.03

5.97

93.24

6.76

10. Sikka

95.26

4.74

92.33

7.67

88.80

11.20

11. Ende

93.19

6.81

93.52

6.48

94.77

5.23

12. Ngada

94.82

5.18

91.26

8.74

94.15

5.85

13. Manggarai

92.36

7.64

90.89

9.11

90.30

9.70

71. Kota Kupang

96.32

3.68

96.53

3.47

98.07

1.93

90.59

9.41

89.59

10.41

89.66

10.34

ht
tp
:

09. Flores Timur

Nusa Tenggara
Timur

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economic Survey 2002

210

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel /Table 5.1.19


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut Kabupaten dan
Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan
Percentage of Population 10 Years Old and Over by Regency
and Educational Attaintment
2002
(Laki - laki + Perempuan)
Tidak /
Tidak /
Tamat
Belum
Belum
Sekolah
Tamat SD
Pernah
Dasar (SD)
Did Not
Sekolah
Completed / Not Prim ary
Never / Not Yet
School
Yet Completed
Attended School
Primary School

01. Sumba Barat

20.18

02. Sumba Timur

14.15

03. Kupang
04. Timor Tengah
Selatan
05. Timor Tengah Utara

14.98

10. Sikka
11. Ende

4.64

23.64

7.72

24.44

8.95

6.28

29.95

38.47

8.93

4.46

30.76

34.85

9.07

5.47
4.96

26.40

39.94

7.63

27.19

33.26

9.86

6.52

5.21

24.52

43.13

14.69

7.06

7.10

29.34

45.07

9.24

5.53

12.14

31.30

35.74

9.43

5.64

9.94

48.33

23.34

8.04

4.94

6.91

36.30

31.79

11.98

6.36

6.62

26.88

44.83

10.53

4.91

13. Manggarai

9.93

36.16

37.96

8.27

4.23

71. Kota Kupang

1.82

15.26

23.56

19.56

25.24

12.09

32.38

33.85

9.96

6.59

ht
tp
:

12. Ngada

(6)

16.92

//n

09. Flores Timur

(5)

17.70

tt

07. Alor

39.99

(4)

Tamat SMU
Senior High
School
(General)

40.93

.b
p

06. Belu

17.01

(3)

o.

(2)

s.
g

(1)

08. Lembata

Tamat SMTP
Junior High
School

id

Kabupaten
Regency

Nusa Tenggara Timur

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economic Survey 2002

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

211

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Lanjutan Tabel / Continued Table 5 1.19


Akademi /
SMU Kejuruan /
Diploma I
Diploma III
Senior High School
Dan II/
Academy / Diploma
(Vocational)
Diploma I And II
III

Universitas /
D IV/S1/S2
University /
Diploma
IV/Post
Graduate

Jumlah/
Total

(8)

(9)

(10)

(11)

2.55

0.21

0.39

0.67

100.00

3.29

0.45

0.45

1.07

100.00

2.12

0.61

0.20

0.28

100.00

1.26

0.30

0.53

0.75

100.00

2.83

0.30

0.55

0.47

100.00

3.59

0.23

0.56

1.08

100.00

3.40

0.52

0.81

0.66

100.00

2.84

0.22

3.43

1.00

3.18

0.51

3.85

0.72

4.03

s.
g

o.

id

(7)

0.33

100.00

0.51

0.80

100.00

0.59

1.12

100.00

0.71

1.38

100.00

0.57

0.87

0.76

100.00

1.56

0.54

0.54

0.80

100.00

6.17

0.71

2.04

5.64

100.00

0.63

1.11

100.00

tt

2.89

.b
p

0.33

0.49

ht
tp
:

//n

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economic Survey 2002

212

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.20


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut
Kabupaten dan Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan
Percentage of Population 10 Years Old and Over by Regency
and Educational Attaintment
2002
Laki-laki/Male

(2)

17.15

2. Sumba Timur

10.20

3. Kupang
4. Timor Tengah
Selatan
5. Timor Tengah
Utara
6. Belu

13.60

(5)

(6)

42.87

23.03

7.36

5.02

25.23

7.75

6.25

32.09

34.05

10.16

6.00

10.74

7.61
5.39

32.39

32.27

14.04

27.76

40.30

7.45

15.52

28.70

32.36

10.00

7.11

3.28

22.86

41.47

17.13

8.50

3.59

tt

13.35

29.48

43.34

11.48

7.48

9. Flores Timur

8.16

31.91

34.70

9.64

7.56

10. Sikka

7.81

50.19

21.69

8.70

4.83

3.96

35.11

31.34

12.77

8.35

ht
tp
:

11. Ende

//n

8. Lembata

(4)

Tamat SMU
Senior High
School
(General)

45.03

.b
p

1. Sumba Barat

(3)

o.

(1)

s.
g

Kabupaten
Regency

7. Alor

Tamat SMTP
Junior High
School

id

Tidak /
Tidak /
Belum
Tamat
Belum
Sekolah
Tamat SD
Pernah
Did Not
Dasar (SD)
Sekolah
Completed / Not Prim ary
Never / Not Yet
School
Yet Completed
Attended School
Primary School

12. Ngada

4.63

29.63

42.13

11.63

5.28

13. Manggarai

7.10

36.93

37.25

8.60

5.37

71. Kota Kupang

1.37

14.58

21.23

18.98

27.39

Nusa Tenggara Timur

9.60

33.57

32.28

10.52

7.77

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economic Survey 2002

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

213

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Lanjutan Tabel / Continued Table 5 1.20


Akademi /
SMU Kejuruan /
Diploma I
Diploma III
Senior High School
Dan II/
Academy / Diploma
(Vocational)
Diploma I And II
III

Universitas /
D IV/S1/S2
University /
Diploma
IV/Post
Graduate

Jumlah/
Total

(8)

(9)

(10)

(11)

2.85

0.09

0.49

1.17

100.00

3.17

0.44

0.44

1.50

100.00

2.51

0.85

0.31

0.44

100.00

1.46

0.50

0.61

1.07

100.00

2.76

0.40

1.04

0.86

100.00

4.01

0.10

0.62

1.58

100.00

3.81

0.67

1.14

1.13

100.00

3.32

0.52

4.90

1.37

3.24

0.65

5.02

0.83

4.20

s.
g

o.

id

(7)

0.46

100.00

0.48

1.28

100.00

0.73

2.16

100.00

0.70

1.92

100.00

0.67

1.19

0.64

100.00

1.92

0.74

0.55

1.54

100.00

6.07

1.06

2.28

7.04

100.00

0.75

1.65

100.00

tt

3.22

.b
p

0.33

0.63

ht
tp
:

//n

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economic Survey 2002

214

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.21


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut Kabupaten
dan Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan
Percentage of Population 10 Years Old and Over by Regency
and Educational Attaintment
2002
Perempuan / Female
Tidak /
Tidak /
Tamat
Belum
Belum
Sekolah
Tamat SD
Pernah
Dasar (SD)
Did Not
Sekolah
Completed / Not Prim ary
Never / Not Yet
School
Yet Completed
Attended School
Primary School

1. Sumba Barat

30.28

2. Sumba Timur

22.24

3. Kupang
4. Timor Tengah
Selatan
5. Timor Tengah
Utara
6. Belu

19.53

24.43

11. Ende

31.62

10.53

5.55

28.90

12.45

7.72

33.27

51.19

9.23

3.52

36.72

47.15

9.34

4.21

49.28

9.69

5.68

31.25

32.05

42.67

12.13

7.40

28.17

48.19

13.22

6.07

10.73

32.37

51.32

8.39

4.53

18.40

36.44

43.38

10.95

4.74

13.34

52.97

28.07

8.47

5.71

10.18

41.03

35.41

12.51

5.28

9.33

26.50

51.85

10.36

4.98

13. Manggarai

14.53

40.55

44.26

9.10

3.57

71. Kota Kupang

2.33

16.33

26.54

20.62

23.58

Nusa Tenggara Timur

16.91

36.52

41.32

11.03

6.39

ht
tp
:

12. Ngada

(6)

7.67

//n

10. Sikka

(5)

24.86

tt

7. Alor
9. Flores Timur

48.33

(4)

Tamat SMU
Senior High
School
(General)

44.89

.b
p

26.01

(3)

o.

(2)

s.
g

(1)

8. Lembata

Tamat SMTP
Junior High
School

id

Kabupaten
Regency

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economic Survey 2002

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

215

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Lanjutan Tabel / Continued Table 5 1.21


Akademi /
SMU Kejuruan /
Diploma I
Diploma III
Senior High School
Dan II/
Academy / Diploma
(Vocational)
Diploma I And II
III

Universitas /
D IV/S1/S2
University /
Diploma
IV/Post
Graduate

Jumlah/
Total

(8)

(9)

(10)

(11)

2.92

0.45

0.38

0.22

100.00

4.17

0.55

0.55

0.77

100.00

2.08

0.44

0.12

0.16

100.00

1.35

0.13

0.56

0.54

100.00

3.60

0.26

0.12

0.12

100.00

3.96

0.45

0.61

0.72

100.00

3.23

0.41

0.51

2.76

2.58

0.81

3.54

0.45

3.22

0.70

4.24

o.

id

(7)

s.
g

0.20

100.00

0.26

100.00

0.64

0.46

100.00

0.52

0.27

100.00

0.79

1.06

100.00

0.51

0.62

0.95

100.00

1.40

0.41

0.61

0.10

100.00

6.42

0.37

1.84

4.31

100.00

0.60

0.71

100.00

tt

3.01

.b
p

0.37

0.43

ht
tp
:

//n

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economic Survey 2002

216

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.2.1


Banyaknya Rumah Sakit dan Kapasitas Tempat Tidur menurut
Jenis Rumah Sakit di Nusa Tenggara Timur
The Number and Bed Capacity of Hospital by Type
in Nusa Tenggara Timur
1998-2002
1998

1999

2000

(1)

(2)

(3)

(4)

13

(6)

54

81

13

13

13

15

23

29

30

1 707

1 893

1 924

1 924

1982

916

1046

1093

1093

1093

422

478

428

428

486

70

70

50

50

50

71

71

125

125

125

228

228

228

228

228

//n

ht
tp
:
5. Rumah Bersalin
Maternity Hospital

2002

53

o.

13

(5)

s.
g

47

tt

II. K A P A S I T A S
Tempat Tidur
Beds Capacity
1. R.S. Pemerintah
General Hospital
2. R.S. Swasta
Private Hospital
3. R.S. Kusta
Leprosy Hospital
4. R.S. Abri
Army Hospital

39

.b
p

I. Rumah Sakit
Hospital
1. R.S. Pemerintah
Goverment Hospital
2. R.S. Swasta
Private Hospital
3. R.S. Kusta
Leprosy Hospital
4. R.S. Abri
Army Hospital
5. Rumah Bersalin
Maternity Hospital

2001

id

Jenis Rumah Sakit


Type Of Hospital

57**)

Keterangan : *) R.S. Bhayangkara berstatus titipan


Remarks **) Termasuk Balai Pengobatan
: Dinas Kesehatan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Sumber
Source
Public Health Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

219

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.2.2


Banyaknya Rumah Sakit dan Kapasitas Tempat Tidur menurut
Jenis Rumah Sakit Diperinci Per Kabupaten
The Number and Bed Capacity of Hospital by Regency and Type
2002

(1)

(2)

(3)

id

R.S. Umum
R.S. Khusus
R.S. ABRI
General Hospital Specific Hospital Army Hospital
R.S. Swasta
Rumah Tempat Rumah Tempat Rumah Tempat Rumah Tempat
Sakit
Tidur
Sakit
Tidur
Sakit
Tidur
Sakit
Tidur
Hospital Beds Hospital Beds Hospital Beds Hospital Beds
(4)

(5)

(6)

(7)

118

50

50

02. Sumba Timur

70

03. Kupang

60

50

s.
g

01. Sumba Barat

o.

Kabupaten
Regency

(8)

(9)

40

68

30

65

50

50

77

123

100

100

45

12. Ngada

60

13. Manggarai

69

53

14. Rote Ndao

27

71

274

125

12

1 066

50

125

486

07. Alor

08. Lembata

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende

Kota Kupang
Jumlah
Total

Sumber
Source

220

//n

09. Flores Timur

tt

06. Belu

.b
p

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

: Dinas Kesehatan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Public Health Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.2.3


Banyaknya Tenaga Pelayanan Kesehatan menurut Status Tenaga Kesehatan
Number of Health Personnel Service by Status
2002
Kabupaten
Regency

Dokter
Doctor

(1)

Perawat
Nurse

Bidan
Midwives

Paramedis
Non Perawat
Non Nursing
Paramedies

Paramedis
Lainnya
Others
Paramedies

(5)

(6)

(2)

(3)

(4)

01. Sumba Barat

21

136

141

02. Sumba Timur

29

139

130

03. Kupang

20

94

214

19

29

89

144

13

22

116

114

06. Belu

26

93

127

14

16

07. Alor

23

133

130

10

140

63

09. Flores Timur

19

54

112

15

13

10. Sikka

33

130

127

11

26

153

113

14

tt

08. Lembata

//n

11. Ende

id

o.

s.
g

.b
p

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

11

18

104

129

14

13. Manggarai

31

183

220

16

20

24

81

136

83

45

36

388

1 724

1 847

177

110

ht
tp
:

12. Ngada

14. Rote Ndao

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

Keterangan : *) Termasuk RSU Prof. Dr. W. Z. Johannes


Remarks
**) Termasuk Kodya Dati II Kupang
: Dinas Kesehatan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Sumber
Source
Public Health Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

221

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.2.4.


Banyaknya Fasilitas Pelayanan Kesehatan menurut Jenis Fasilitas
Number of Health Service Facilities by Type
2002
Puskesmas
Pembantu
Community
Healt
Sub Centre

Balai
Pengobatan
Health
Services
House

(1)

(2)

(3)

(4)

02. Sumba Timur

15

03. Kupang

24

Posyandu
Integrated
Post

(5)

(6)

539

350

o.

16

799

555

359

13

524

17

356

tt

s.
g

01. Sumba Barat

Puskesmas
Keliling
Mobile
Community
Health
Centre

id

Kabupaten
Regency

Puskesmas
Community
Health
Centre

281

13

450

13

455

12

491

12. Ngada

13

408

13. Manggarai

29

900

14. Rote Ndao

128

71. Kota Kupang

181

209

17

6 776

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

19

.b
p

12

06. Belu
07. Alor
08. Lembata

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende

//n

09. Flores Timur

Jumlah
Total

Sumber
Source

222

: Dinas Kesehatan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Public Health Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.2.5


Banyaknya Klinik KB dan Peserta KB, Pasangan Usia Subur dan Persentase Cu
Terhadap Pasangan Usia Subur
Number of Family Planning Clinic, Participant of Family Planning
And Couple in Reproduction Age
2002
Klinik KB
Family
Planning
Clinics

Peserta KB
Acceptor
Family
Planning

Pasangan
Usia Subur
Fertile Age
Couple

Persentase Cu
Terhadap PUS
Percentage of
Cu to Fertile
Age Couple

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

01. Sumba Barat

19

21 344

60 582

35.23

02. Sumba Timur

19

15 862

31 324

50.64

03. Kupang

26

41 815

69 347

60.30

04. Timor Tengah Selatan

28

32 025

68 775

46.56

o.

s.
g

.b
p

05. Timor Tengah Utara

id

Kabupaten
Regency

14

11 756

31 334

37.52

14

14 895

44 069

33.80

21

12 722

28 324

44.92

7 516

15 991

47.00

14

13 548

35 541

38.12

30

21 244

46 917

45.28

37

19 765

41 545

47.57

12. Ngada

12

23 569

41 386

56.95

13. Manggarai

32

63 772

106 448

59.91

71. Kota Kupang

13

20 038

37 817

52.99

Jumlah
Total

287

319 871

659 400

48.51

06. Belu

08. Lembata

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende

//n

09. Flores Timur

tt

07. Alor

Sumber
Source

: BKKBN Propinsi Nusa Tenggara Timur


National Family Planning Coordinating Board of NTT

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

223

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel /
Banyaknya Akseptor Aktif menurut
Number of Active
Method
20
IUD
Spiral

Pil
Pill

Kondom
Condom

Medis Operatif
Medical Operative

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

01. Sumba Barat

9 946

5 129

02. Sumba Timur

1 641

4 016

03. Kupang

6 310

9 196

04. Timor Tengah Selatan

2 649

05. Timor Tengah Utara

1 102

06. Belu

1 160

914

67

27

31

789

8 381

14

2 120

3 949

17

31

3 479

67

108

s.
g

o.

18

.b
p

07. Alor

id

Kabupaten
Regency

968

6 637

48

345

398

2 249

141

160

833

3 602

134

374

2 873

4 738

122

170

4 944

4 449

258

330

12. Ngada

6 250

10 873

244

54

13. Manggarai

24 075

22 745

18

162

71. Kota Kupang

6 641

2 659

131

146

69 790

92 102

1 310

5 730

08. Lembata

tt

09. Flores Timur

ht
tp
:

11. Ende

//n

10. Sikka

Jumlah
Total

Sumber : BKKBN Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source National Family Planning Coordinating Board of NTT

224

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Table 5.2.6
Kontrasepsi Metoda yang Digunakan
Acceptor by Contraceptive
Used
02
Implant
Implant

MOW

Obat
Vaginal

Jumlah
Total

(6)

(7)

(8)

(9)

(10)

3 035

766

1 536

6 578

1 998

1 535

19 602

5 182

705

13 432

4 557

872

5 283

1 094

8 878

726

3 667

892

4 013
7 116

id

Suntikan
Injection

21 344

15 862

41 815

32 025

279

11 756

476

14 895

163

12 722

468

87

7 516

919

570

13 548

946

1 521

17

21 244

1 722

1 976

19 765

1 430

1 331

23 569

15 695

322

755

63 772

7 873

564

2 021

20 038

115 502

21 586

13 827

24

319 871

s.
g

.b
p

ht
tp
:

3 387

tt

6 086

//n

10 857

o.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

225

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.2.7


Penduduk Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Keluhan Kesehatan
Yang Dialami Selama Sebulan Yang Lalu
Number of Population Who Had Health Complaint During
The Previous Month By Regency and Kind of Health Complaint
2002

Ya/
Yes

Tidak/
Not

Ya/
Yes

Tidak/
Not

(9)

63 695

302 538

6 562

359 671

02. Sumba Timur

77 212

113 669

65 566

125 315

56 390

134 491

2 422

188 459

03. Kupang

98 979

307 355

94 675

311 659

84 890

321 444

1 404

404 930

04. T.T. Selatan

29 089

367 877

28 523

368 443

26 337

370 629

1 334

395 632

05. T.T. Utara

31 541

168 095

27 057

172 579

06. Belu

49 673

07. Alor

47 234

08. Lembata

28 833

09. Flores Timur

51 931

182 943

1 672

197 964

49 843

240 220

37 662

252 401

2 706

287 357

120 835

44 234

123 835

37 355

130 714

2 547

165 522

61 883

29 484

61 232

29 697

61 019

682

90 034

149 709

62 686

138 954

65 535

136 105

1 553

200 087

215 471

62 615

203 341

75 874

190 082

2 466

263 490

.b
p

16 693

240 390

//n
42 245

192 334

53 284

181 295

54 877

179 702

3 676

230 903

57 903

170 628

67 815

160 716

65 482

163 049

2 845

225 686

110 936

520 278

101 524

529 690

84 067

547 147

3 763

627 451

37 427

216 626

54 765

199 288

59 805

194 248

1 200

252 853

797 610

3 127 261

824 205

3 100 666

758 359

3 166 512

34 832

3 890 039

ht
tp
:
71. Kota Kupang

Jumlah/Total

o.

(8)

284 099

13. Manggarai

(7)

Tidak/
Not

82 134

12. Ngada

(6)

Ya/
Yes

282 111

11. Ende

(5)

Tidak/
Not

84 122

50 485

(4)

Ya/
Yes

Asma/Asthma

01. Sumba Barat

10. Sikka

(3)

Pilek/Flu/Cold

s.
g

(2)

Batuk/Cough

tt

(1)

Panas/ Fever

id

Kabupaten/Kota

Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source: National Socio Economic Survey 2002

226

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Lanjutan Tabel/ Continuous Table 5.2.7

Kabupaten/Kota

Napas Sesak/
Breathles
Ya/
Yes

(1)

Tidak/
Not

(10)

Diare/Diarrhea
Ya/
Yes

(11)

Tidak/
Not

(12)

Campak/
Measless
Ya/
Yes

(13)

Tidak/
Not

(14)

(15)

Telinga Berair/
Inflamed of
The Ear
Ya/
Yes

Tidak/
Not

(16)

(17)

11 791

354 442

8 011

358 222

1 019

365 214

655

365 578

02.Sumba Timur

3 722

187 159

8 066

182 815

434

190 447

806

190 075

03.Kupang

2 657

403 677

15 200

391 134

520

04.T.T. Selatan

2 080

394 886

4 039

392 927

05.T.T. Utara

2 981

196 655

10 053

189 583

06.Belu

5 303

284 760

5 851

07.Alor

6 325

161 744

3 349

08.Lembata

1 010

09.Flores Timur

1 497

1 404

404 930

396 966

297

396 669

74

199 562

512

199 124

284 212

1 353

288 710

248

289 815

164 720

62

168 007

186

167 883

.b
p

s.
g

o.

405 814

89 706

1 860

88 856

76

90 640

233

90 483

200 143

2 197

199 443

455

201 185

455

201 185

tt

10.Sikka

id

01.Sumba Barat

262 069

6 767

259 189

372

265 584

650

265 306

2 512

232 067

1 532

233 047

343

234 236

517

234 062

4 192

224 339

4 363

224 168

156

228 375

1 506

227 025

14 328

616 886

29 906

601 308

2 532

628 682

3 798

627 416

71. Kota Kupang

618

253 435

1 747

252 306

254 053

88

253 965

Jumlah/Total

62 903

3 861 968

102 941

3 821 930

7 396

3 917 475

11 355

3 913 516

11.Ende

ht
tp
:

12.Ngada

//n

3 887

13.Manggarai

Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source: National Socio Economic Survey 2002

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

227

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Lanjutan Tabel/ Continuous Table 5.2.7

Kabupaten/Kota

Ya/
Yes

Tidak/
Not

Tidak/
Not

Ya/
Yes

Tidak/
Not

Lumpuh/
Paralized
Ya/
Yes

(20)

(21)

(22)

(23)

Sumba Barat

437

365 796

28 058

338 175

4 368

361 865

655

365 578

02.

Sumba Timur

557

190 324

28 475

162 406

3 411

187 470

744

190 137

03.

Kupang

781

405 553

24 551

381 783

4 056

402 278

1 611

404 723

04.

T.T. Selatan

1 333

395 633

11 744

385 222

05.

T.T. Utara

73

199 563

15 590

184 046

06.

Belu

274

289 789

9 760

07.

Alor

373

167 696

08.

Lembata

96

09.

Flores Timur

76

10.

Sikka

11.

Ende

12.

Ngada

592

396 374

2 184

197 452

455

199 181

280 303

3 355

286 708

324

289 739

16 290

151 779

3 158

164 911

250

167 819

90 620

3 554

87 162

619

90 097

233

90 483

201 564

7 665

193 975

2 277

199 363

887

200 753

11 277

254 679

651

265 305

463

265 493

.b
p

s.
g

396 226

265 687

430

234 149

11 934

222 645

1 648

232 931

604

233 975

751

227 780

24 878

203 653

3 054

225 477

1 868

226 663

631 214

61 559

569 655

10 964

620 250

1 680

629 534

353

253 700

5 531

248 522

758

253 295

406

253 647

5 803

3 919 068

260 866

3 664 005

41 243

3 883 628

10 772

3 914 099

ht
tp
:
13.

Manggarai

71.

Kota Kupang

Jumlah/Total

(25)

740

//n

269

(24)

Tidak/
Not

01.

id

(19)

Kejang-Kejang/
Ayan/Paroxysm

o.

(18)

Ya/
Yes

tt

(1)

Sakit Kepala
Berulang/
Headache

Sakit
Kuning/Liver/
Yellow Fever

Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source: National Socio Economic Survey 2002

228

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Lanjutan Tabel/ Continuous Table 5.2.7

Kabupaten/Kota

Ya/
Yes

Tidak/
Not

Tidak/
Not

(32)

(34)

4 416

361 817

49 422

316 811

Sumba Timur

623

190 258

1 130

189 751

6 748

184 133

34 087

156 794

03.

Kupang

624

405 710

1 405

404 929

3 005

403 329

43 662

362 672

04.

T.T. Selatan

1 633

395 333

1 189

395 777

6 087

390 879

13 187

383 779

05.

T.T. Utara

1 198

198 438

232

199 404

3 786

195 850

13 698

185 938

06.

Belu

1 188

288 875

07.

Alor

496

167 573

08.

Lembata

581

09.

Flores Timur

565

10.

Sikka

11.

Ende

12.

Ngada

13.

Manggarai

71.

Kota Kupang

o.

288 765

3 524

286 539

22 585

267 478

312

167 757

3 908

164 161

3 749

164 320

90 600

1 225

89 491

4 122

86 594

201 075

380

201 260

2 436

199 204

16 565

185 075

264 563

641

265 315

5 873

260 083

29 963

235 993

233 381

88

234 491

3 689

230 890

18 730

215 849

tt

116

3 982

224 549

910

227 621

9 615

218 916

23 128

205 403

4 011

627 203

1 478

629 736

21 837

609 377

63 138

568 076

265

253 788

406

253 647

4 004

250 049

16 583

237 470

19 287

3 905 584

10 169

3 914 702

80 153

3 844 718

352 619

3 572 252

ht
tp
:
Jumlah/Total

1 298

90 135

//n

1 198

id

(31)

365 649

1 393

(30)

Ya/
Yes

584

02.

(29)

Tidak/
Not

364 703

Sumba Barat

(28)

Ya/
Yes

Lainnya/
Onthers

1 530

01.

(27)

Tidak/
Not

s.
g

(26)

Ya/
Yes

Sakit Gigi/
Toothache

.b
p

(1)

Kecelakaan/
Accident

Pikun/Senile

Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source: National Socio Economic Survey 2002

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

229

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.2.8


Persentase Penduduk Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Keluhan
Kesehatan Yang Dialami Selama Sebulan Yang Lalu
Percentage of Population Who Had Health Complaint During
The Previous Month By Regency and Type of Health Complaint
2002

Ya/
Yes

Tidak/
Not

Batuk/Cough
Ya/
Yes

Pilek/Flu/Cold

Tidak/
Not

Ya/
Yes

Ya/
Yes

(2)

(3)

(4)

(5)

(8)

(9)

Sumba Barat

22.97

77.03

22.43

77.57

17.39

82.61

1.79

98.21

02.

Sumba Timur

40.45

59.55

34.35

65.65

29.54

70.46

1.27

98.73

03.

Kupang

24.36

75.64

23.30

76.70

20.89

79.11

0.35

99.65

04.

T.T. Selatan

7.33

92.67

7.19

92.81

6.63

93.37

0.34

99.66

05.

T.T. Utara

15.80

84.20

13.55

86.45

06.

Belu

17.12

07.

Alor

28.10

08.

Lembata

31.78

09.

Flores Timur

25.75

10.

Sikka

11.

Ende

12.

Ngada

13.

Manggarai

71.

Kota Kupang

s.
g

o.

(7)

Tidak/
Not

01.

91.64

0.84

99.16

17.18

82.82

12.98

87.02

0.93

99.07

71.90

26.32

73.68

22.23

77.77

1.52

98.48

68.22

32.50

67.50

32.74

67.26

0.75

99.25

74.25

31.09

32.50

67.50

0.77

99.23

81.02

.b
p

8.36

82.88

68.91

23.54

76.46

28.53

71.47

0.93

99.07

18.01

81.99

22.71

77.29

23.39

76.61

1.57

98.43

25.34

74.66

29.67

70.33

28.65

71.35

1.24

98.76

17.58

82.42

16.08

83.92

13.32

86.68

0.60

99.40

14.73

85.27

21.56

78.44

23.54

76.46

0.47

99.53

20.32

79.68

21.00

79.00

19.32

80.68

0.89

99.11

ht
tp
:

//n

18.98

Jumlah/Total

(6)

Tidak/
Not

Asma/Asthma

tt

(1)

Panas/ Fever

id

Kabupaten/Kota

Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source: National Socio Economic Survey 2002

230

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Lanjutan Tabel/ Continuous Table 5.2.8

Kabupaten/Kota

Napas Sesak/
Breathles
Ya/
Yes

Diare/Diarrhea
Ya/
Yes

Tidak/
Not

Ya/
Yes

Tidak/
Not

Telinga Berair/
Inflamed of
The Ear
Ya/
Yes

Tidak/
Not

(10)

(11)

(12)

(13)

(14)

(15)

(16)

(17)

01.

Sumba Barat

3.22

96.78

2.19

97.81

0.28

99.72

0.18

99.82

02.

Sumba Timur

1.95

98.05

4.23

95.77

0.23

99.77

0.42

99.58

03.

Kupang

0.65

99.35

3.74

96.26

id

(1)

Tidak/
Not

Campak/
Measless

0.13

0.35

99.65

04.

T.T. Selatan

0.52

99.48

1.02

98.98

0.07

99.93

05.

T.T. Utara

1.49

98.51

5.04

94.96

0.04

99.96

0.26

99.74

06.

Belu

1.83

98.17

2.02

97.98

0.47

99.53

0.09

99.91

07.

Alor

3.76

96.24

1.99

98.01

0.04

99.96

0.11

99.89

08.

Lembata

1.11

09.

Flores Timur

0.74

10.

Sikka

11.

Ende

12.

Ngada

.b
p

s.
g

o.

99.87

2.05

97.95

0.08

99.92

0.26

99.74

99.26

1.09

98.91

0.23

99.77

0.23

99.77

tt

98.89

98.54

2.54

97.46

0.14

99.86

0.24

99.76

1.07

98.93

0.65

99.35

0.15

99.85

0.22

99.78

1.83

98.17

1.91

98.09

0.07

99.93

0.66

99.34

ht
tp
:

//n

1.46

13.

Manggarai

2.27

97.73

4.74

95.26

0.40

99.60

0.60

99.40

71.

Kota Kupang

0.24

99.76

0.69

99.31

0.03

99.97

1.60

98.40

2.62

97.38

0.19

99.81

0.29

99.71

Jumlah/Total

Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source: National Socio Economic Survey 2002

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

231

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Lanjutan Tabel/ Continuous Table 5.2.8

Kabupaten/Kota

Sakit
Kuning/Liver/
Yellow Fever
Ya/
Yes

Ya/
Yes

Kejang-Kejang/
Ayan/Paroxysm

Tidak/
Not

Ya/
Yes

Tidak/
Not

Lumpuh/
Paralized
Ya/
Yes

Tidak/
Not

(19)

(20)

(21)

(22)

(23)

(24)

(25)

Sumba Barat

0.12

99.88

7.66

92.34

1.19

98.81

0.18

99.82

02.

Sumba Timur

0.29

99.71

14.92

85.08

1.79

98.21

0.39

99.61

03.

Kupang

0.19

99.81

6.04

93.96

1.00

99.00

0.40

99.60

04.

T.T. Selatan

0.34

99.66

2.96

97.04

0.19

99.81

0.15

99.85

05.

T.T. Utara

0.04

99.96

7.81

92.19

1.09

98.91

0.23

99.77

06.

Belu

0.09

99.91

3.36

96.64

1.16

98.84

0.11

99.89

07.

Alor

0.22

08.

Lembata

0.11

09.

Flores Timur

0.04

10.

Sikka

11.

Ende

12.

Ngada

13.

Manggarai

71.

Kota Kupang

o.

s.
g

.b
p
9.69

90.31

1.88

98.12

0.15

99.85

99.89

3.92

96.08

0.68

99.32

0.26

99.74

99.96

3.80

96.20

1.13

98.87

0.44

99.56

0.10

99.90

4.24

95.76

0.24

99.76

0.17

99.83

0.18

99.82

5.09

94.91

0.70

99.30

0.26

99.74

0.33

99.67

10.89

89.11

1.34

98.66

0.82

99.18

9.75

90.25

1.74

98.26

0.27

99.73

0.14

99.86

2.18

97.82

0.30

99.70

0.16

99.84

0.15

99.85

6.65

93.35

1.05

98.95

0.27

99.73

tt

99.78

ht
tp
:
Jumlah/Total

id

(18)

01.

//n

(1)

Tidak/
Not

Sakit Kepala
Berulang/
Headache

Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source: National Socio Economic Survey 2002

232

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Lanjutan Tabel/ Continuous Table 5.2.8

Kabupaten/Kota
(1)

Kecelakaan/
Accident

Pikun/Senile
Ya/
Yes

Tidak/
Not

Ya/
Yes

Sakit Gigi/
Toothache

Tidak/
Not

Ya/
Yes

Tidak/
Not

Lainnya/
Onthers
Ya/
Yes

Tidak/
Not

(26)

(27)

(28)

(29)

(30)

(31)

(32)

(34)

Sumba Barat

0.42

99.58

0.16

99.84

1.21

98.79

13.49

86.51

02.

Sumba Timur

0.33

99.67

0.59

99.41

3.54

96.46

17.86

82.14

03.

Kupang

0.15

99.85

0.35

99.65

0.74

99.26

10.75

89.25

04.

T.T. Selatan

0.41

99.59

0.30

99.70

98.47

3.32

96.68

05.

T.T. Utara

0.60

99.40

0.12

99.88

1.90

98.10

6.86

93.14

06.

Belu

0.41

99.59

0.45

99.55

1.21

98.79

7.79

92.21

07.

Alor

0.30

99.70

0.19

99.81

2.33

97.67

2.23

97.77

08.

Lembata

0.64

99.36

0.13

99.87

1.35

98.65

4.54

95.46

09.

Flores Timur

0.28

99.72

0.19

99.81

1.21

98.79

8.22

91.78

10.

Sikka

0.24

99.76

2.21

97.79

11.27

88.73

11.

Ende

12.

Ngada

o.
1.53

s.
g

.b
p

tt
99.48

//n

0.52

id

01.

99.49

0.04

99.96

1.57

98.43

7.98

92.02

1.74

98.26

0.40

99.60

4.21

95.79

10.12

89.88

ht
tp
:

0.51

13.

Manggarai

0.64

99.36

0.23

99.77

3.46

96.54

10.00

90.00

71.

Kota Kupang

0.10

99.90

0.16

99.84

1.58

98.42

6.53

93.47

0.49

99.51

0.26

99.74

2.04

97.96

8.98

91.02

Jumlah/Total

Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source: National Socio Economic Survey 2002

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

233

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.2.9


Penduduk Yang Berobat Sendiri Sebulan Terakhir menurut
Kabupaten/Kota dan Jenis Obat Yang Digunakan
Number of Population Who Had Self Treatment During The Previous
Month By Regency, And Tipe of Medicine Used
2002

Kabupate/Kota
Regency

Obat Modern/
Modern Medicine

Lainnya/ Onthers

id

Obat Tradisional/
Tradisional
Medicine
Tidak

Ya

Tidak

Ya

Tidak

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

01. Sumba Barat

22 080

25 364

31 054

02. Sumba Timur

19 647

34 211

34 785

03. Kupang

28 393

39 194

6 010

12 938

3 934

43 510

19 073

4 156

49 702

42 669

24 918

6 150

61 437

13 727

5 221

2 231

16 717

s.
g

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

16 390

.b
p

(1)

o.

Ya

10 978

12 202

4 903

3 027

14 078

06. Belu

12 645

24 793

26 953

10 485

2 865

34 573

07. Alor

15 706

23 573

32 829

6 450

2 665

36 614

08.

Lembata

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende
12.

4 479

8 149

9 655

2 973

1 360

11 268

11 148

32 343

36 124

7 367

1 365

42 126

18 098

36 811

44 322

10 587

1 181

53 728

21 320

25 097

35 841

10 576

1 550

44 867

15 455

24 592

28 958

11 089

3 187

36 860

52 277

96 053

110 789

37 541

9 661

138 669

8 016

29 510

33 952

3 574

3 332

34 194

241 401

423 606

493 860

171 147

46 664

618 343

//n

09. Flores Timur

tt

6 127

Ngada

13. Manggarai

71. Kota Kupang


Jumlah/Total

Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source : National Socio Economic Survey 2002

234

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.2.10


Persentase Penduduk Yang Berobat Sendiri Sebulan Terakhir menurut
Kabupaten/Kota dan Jenis Obat Yang Digunakan
Percentage of Population Who Had Self Treatment During The Previous
Month By Regency, And Tipe of Medicine Used
2002
Obat Tradisional/
Tradisional
Medicine

Obat Modern/ Modern


Medicine

Lainnya/ Onthers

id

Kabupate/Kota
Regency

Tidak

Ya

Tidak

Ya

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

01. Sumba Barat

46.54

53.46

65.45

34.55

8.29

91.71

02. Sumba Timur

36.48

63.52

64.59

35.41

7.72

92.28

03. Kupang

42.01

57.99

31.72

68.28

35.82

64.18

06. Belu

33.78

07. Alor

39.99

08. Lembata

s.
g

Tidak

36.87

9.10

90.90

72.45

27.55

11.77

88.23

71.34

28.66

17.70

82.30

66.22

71.99

28.01

7.65

92.35

60.01

83.58

16.42

6.78

93.22

.b
p

63.13

tt

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

o.

Ya
(1)

35.47

64.53

76.46

23.54

10.77

89.23

25.63

74.37

83.06

16.94

3.14

96.86

32.96

67.04

80.72

19.28

2.15

97.85

45.93

54.07

77.22

22.78

3.34

96.66

12. Ngada

38.59

61.41

72.31

27.69

7.96

92.04

13. Manggarai

35.24

64.76

74.69

25.31

6.51

93.49

71. Kota Kupang

21.36

78.64

90.48

9.52

8.88

91.12

36.30

63.70

74.26

25.74

7.02

92.98

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende

//n

09. Flores Timur

Jumlah/Total

Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source : National Socio Economic Survey 2002

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

235

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.3.1


Jumlah Perkara dan Terdakwa Dalam Perkara Pidana yang Diterima,
Diputuskan dan Sisa
Number of Criminal Cases and Defendants Received,
Settled and Rest of Last Year
2001

id

(4)

(5)

(6)

(7)

15

23

417

467

414

450

18

40

02. Sumba Timur

12

27

164

409

169

428

11

13

190

239

185

215

16

37

522

564

497

540

28

28

1 396

1 462

1 385

1 452

16

16

300

300

296

296

03. Kupang

(2)

*)

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

5
4

07. Alor

tt

06. Belu

s.
g

(3)

01. Sumba Barat

.b
p

(1)

o.

Kabupaten
Regency

Sisa Tahun Lalu


Sisa Tahun ini
Yang Diterima
Yang Diputuskan
(Des 00)
(Des01)
Rest of Last Year
Rest of Last Years
Received
Setlled
Terdak
Perkara Terdakwa Perkara Terdakwa Perkara Terdakwa
Perkara
wa
Criminal Defen Criminal Defen Criminal Defen
Criminal
Defen
dants
Cases
dants
Cases
dants
Cases
Cases
dants
(8)

(9)

23

23

238

238

252

252

09. Flores Timur

16

20

356

396

361

405

11

11

10. Sikka

17

23

347

360

359

376

11. Ende

11

337

484

327

454

13

41

12. Ngada

14

362

437

356

429

12

22

79

103

3 024

3 067

2932

2 947

171

223

194

271

7 653

8 423

7 533

8 244

314

450

ht
tp
:

//n

08. Lembata

13. Manggarai

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

Keterangan : Termasuk pelanggaran lalu lintas


Remarks
Including Traffic offence
*)
Termasuk Kota Kupang
Including Kota Kupang
NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

239

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.3.2


Tambahan Narapidana Berdasarkan Putusan Pengadilan menurut
Kelompok Usia dan Jenis Kelamin
Additional Prisoner and Settled by Court, by Age Group and Sex
2002
Dewasa
Adult

Kabupaten
Regency

Remaja
Young

Anak-Anak
Children

Perempuan
Female

Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

01. Sumba Barat

176

02. Sumba Timur

283

03. Kupang

259

04. Timor Tengah


Selatan

55

05. Timor Tengah Utara

63

06. Belu

o.

s.
g

.b
p

(1)

id

Laki-Laki
Male

122

69

25

34

144

12. Ngada

29

13. Manggarai

38

39

1 297

39

07. Alor

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende

//n

09. Flores Timur

tt

08. Lembata

71.

Kota Kupang
Jumlah
Total

Keterangan : Narapidana tidak termasuk pidana pengganti denda


Remarks
Including prisoner of fine substitution

240

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.3.3


Tambahan Narapidana Berdasarkan Putusan Pengadilan
menurut Lamanya Hukuman
Additional Prisoner and Settled by Court, by Type of Verdict
2002
Lamanya Hukuman
Type of Verdict
1-5 Tahun
1-5 Years

>5 Tahun
>5 Years

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

01. Sumba Barat

30

02. Sumba Timur

29

03. Kupang

41

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

255

212

41

.b
p

14

146

id

<1 Tahun
<1 Year

o.

(1)

Pidana Kurungan
Pengganti Denda*)
Prisoner of Fine
Substitution

Seumur
Hidup
As Life
Age

s.
g

Kabupaten
Regency

56

44

79

24

46

09. Flores Timur

20

10. Sikka

14

20

140

22

31

34

406

930

07. Alor

ht
tp
:

//n

08. Lembata

tt

06. Belu

11. Ende

12. Ngada

13. Manggarai
71.

Kota Kupang
Jumlah
Total

Keterangan : *) Kurungan tidak lebih dari 1 (satu ) tahun.


Remarks
At most one year prisoned

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

241

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel /
Penghuni Lembaga Kemasyarakatan Status Dalam Lembaga
Content of Prison by Type of Crime
20

(2)

(3)

(4)

id

(1)

.b
p

tt

//n

ht
tp
:
242

(5)

(6)

1
1
6
3
1
2
-

86
18
1
134
8
9
379
119
164
59
17
14
22
5
21
108
2

44
28
3
33
5
7
98
59
140
19
2
7
5
5
1
10
55
3

1
2
1
1
1
3
-

14

1166

524

14

1166

524

s.
g

A. Kejahatan / Crime
01. Politik/ Political
02. Thd. Kepala Negara/ Againts Head Of State
86
03. Thd. Ketertiban Umum/ Againts Public Order
18
04. Pembakaran/ Arson
05. Penyuapan/ Bribery
1
06. Mata Uang/ Crime Related To Money
07. Memalsu Meterai / Seal/ Letter Forgery
133
08. Kesusilaan/ Adultery
7
09. Perjudian/ Gambling
9
10. Penculikan/ Kidnapping
373
11. Pembunuhan/ Murder
116
12. Penganiayaan/ Violence
163
13. Pencurian/ Theft
59
14. Perampokan/ Theft And Heavy Violence
17
15. Memeras/ Mengancam/ Black Maili
12
16. Penggelapan/ Emblezzment
22
17. Penipuan/ Swindle
5
18. Merusak Barang/ Destruction Goods
19. Dalam Jabatan/ Managerial Crime
21
20. Penadahan/ Fence
108
21. Lain-Lain/ Others Crime
2
22. Ekonomi/ Economic Crime
Jumlah Kejahatan
1 152
Total Crime
B. Pelanggaran/ Delinquency
1. Pelanggaran Kuhp/ Peral Code Offence
2. Pelanggaran Ekonomi/ Economic Offence
Jumlah Pelanggaran
Total Delinquency
Jumlah A Dan B
1 152
Total A And B
Keterangan : Narapidana termasuk pidana pengganti denda
Remarks
Including prisoner of fine substitution

o.

Jenis Kejahatan/ Pelanggaran


Type Of Crime / Delinqueney

Narapidana*)
Taha
Arres
Prisoners
Laki-Laki Perempuan Jumlah Laki- Laki Perempuan
Male
Female
Total
Male
Female

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Table 5.3.4
menurut Jenis Kejahatan / Pelanggaran dan Jenis Kelamin
Delinquency,Status in Prison and Sex
01

ht
tp
:

//n

45
28
3
33
5
7
100
60
141
19
2
7
6
5
1
10
58
3

(9)

Laki-Laki
Male

(10)

(11)

(12)

130
46
1
3
166
12
16
471
175
303
78
19
19
27
10
1
31
163
5

.b
p

(8)

tt

(7)

Jumlah
Total

Jumlah
Total
(13)

id

Jumlah
Total

Jumlah
Total
Perempuan
Female

%
(14)

1
1
1
8
4
2
2
1
3
-

131
46
1
3
167
13
16
479
179
305
78
19
21
28
10
1
31
166
5

7,71
2,71
0,06
0,18
9,83
0,77
0,94
28,19
10,54
17,95
4,59
1,12
1,24
1,65
0,59
0,06
1,82
9,77
0,29

o.

Titipan
Temporary
Laki-Laki Perempuan
Male
Female

s.
g

nan
ted

533

1676

23

1699

100,00

533

1676

23

1699

100,00

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

243

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.3.5


Tambahan Narapidana Berdasarkan Putusan Pengadilan menurut
Jenis Kejahatan Pelanggaran dan Jenis Kelamin
Additional Prisoner and Settled by Court, by Type of
Crime Delinquency and Sex
2001
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Jumlah
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

1
1
1
5
3
5
1
1
1
2
-

167
48
1
1
67
31
8
96
305
428
45
6
17
20
15
2
23
190
11

11,27
3,24
0,07
0,07
4,52
2,09
0,54
6,48
20,58
28,88
3,04
0,40
1,15
1,35
1,01
0,13
1,55
12,82
0,74

1 460

21

1481

99,93

1
-

1
-

0,07
-

0,07

14 61

21

1482

100,00

o.

166
48
1
1
66
30
8
91
302
423
45
6
16
20
14
1
23
188
11

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

A. Kejahatan / Crime
1. Politik/ Political
2. Thd. Kepala Negara/ Againts Head of State
3. Thd. Ketertiban Umum/ Againts Public Order
4. Pembakaran/ Arson
5. Penyuapan/ Bribery
6. Mata Uang/ Crime Related to Money
7. Memalsu Meterai & Surat / Seal & Letter Forgery
8. Kesusilaan/ Adultery
9. Perjudian/ Gambling
10. Penculikan/ Kidnapping
11. Pembunuhan/ Murder
12. Penganiayaan/ Violence
13. Pencurian/ Theft
14. Perampokan/ Theft and Heavy Violence
15. Memeras/ Mengancam/ Black Maili
16. Penggelapan/ Emblezzment
17. Penipuan/ Swindle
18. Merusak Barang/ Destruction Goods
19. Dalam Jabatan/ Managerial Crime
20. Penadahan/ Fence
21. Lain-Lain/ Others Crime
22. Ekonomi/ Economic Crime
Jumlah Kejahatan
Total Crime

id

Jenis Kejahatan/ Pelanggaran


Type Of Crime / Delinqueney

B. Pelanggaran/ Delinquency
1. Pelanggaran Kuhp/ Peral Code Offence
2. Pelanggaran Ekonomi/ Economic Offence
Jumlah Pelanggaran
Total Delinquency
Jumlah A Dan B
Total A And B
Keterangan : Narapidana termasuk pidana pengganti denda
Remarks
Including prisoner of fine substitution

244

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.4.1


Jumlah Tempat Ibadah menurut Golongan Agama Per Kabupaten
Number of Mosque, Private Mosque, Church,
Temple and Vikoa by Regency
2002
Gereja **)

Gereja
Protestan
Christian
Church

Masjid *)
Mosque

(2)

(3)

(4)

01. Sumba Barat

239

321

02. Sumba Timur

65

502

122

04. Timor Tengah Selatan

160

05. Timor Tengah Utara

249

Wihara
Vikoa
(6)

28

o.

15

1 554

30

749

31

35

234

60

10

29

516

103

118

14

163

15

180

200

12

48

11. Ende

263

16

159

12. Ngada

236

14

52

1 014

14

107

45

200

52

3 137

4 022

823

22

06. Belu

08. Lembata

ht
tp
:

10. Sikka

//n

09. Flores Timur

tt

07. Alor

13. Manggarai
71.

.b
p

03. Kupang

(5)

s.
g

(1)

Pura
Temple

id

Katholik
Catholic
Church

Kabupaten
Regency

Kota Kupang
Jumlah
Total

Sumber : Kanwil Departemen Agama Propinsi NTT


Source Representative office of the Department of Religions of NTT
Keterangan : *) Termasuk Mushola
**)
Termasuk Kapela
NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

247

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel /
Jumlah Pemeluk Agama menurut
Number of Religion
20
Kabupaten
Regency

Islam/
Moslem

Kristen Protestan
Christian

Kristen Katholik
Catholic

(1)

(2)

(3)

(4)

12 469

157 512

92 797

02. Sumba Timur

13 438

149 237

14 711

03. Kupang

12 132

o.

id

01. Sumba Barat

368 944

24 304

339 885

43 062

8 029

05. Timor Tengah Utara

2 561

12 603

184 263

06. Belu

4 444

22 121

359 077

07. Alor

35 832

123 136

7 025

20 611

219

68 089

56 369

693

140 948

18 280

2 194

242 420

59 961

3 792

167 829

12. Ngada

15 156

2 223

206 206

13. Manggarai

59 352

3 277

552 661

71. Kota Kupang

32 789

152 189

51 613

Jumlah
Total

351 423

1 338 025

2 155 005

.b
p

08. Lembata
09. Flores Timur

tt

10. Sikka

s.
g

04. Timor Tengah Selatan

ht
tp
:

//n

11. Ende

Sumber : Kanwil Departemen Agama Propinsi NTT


Source Representative office of the Department of Religions of NTT

248

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Table 5.4.2
Golongan Agama Per Kabupaten
Follower by Regency
02
Budha
Budhism

Lainnya
Others

Jumlah
Total

(5)

(6)

(7)

(8)

336 233

72 803

334

13 155

875

79

346

209

288

43

187

o.

645

id

Hindu
Hinduism

s.
g

5 644

190 881
406 334
396 966

199 636

95 910

290 063

1 889

168 069

1 768

90 716

138

3 255

201 640

2 669

265 956

236

2 338

234 579

29

4 716

228 531

499

96

15 329

631 214

5 842

508

11 112

254 053

10 507

1 143

230 588

3 924 871

.b
p

28
237

424

ht
tp
:

//n

201

tt

394

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

249

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.4.3


Banyaknya Rohaniawan Kristen Katholik menurut Status dan
Kerwarganegaraan Per Kabupaten
Number of Catholic Spiritualist by Citizenship and Regency
2002
Uskup

Pastor

Bruder

Suster

Diakon

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

01. Sumba Barat

40

11

19

02. Sumba Timur

44

03. Kupang

04. Timor Tengah Selatan

05. Timor Tengah Utara

06. Belu

o.

s.
g

29

17

53

12

62

.b
p

07. Alor

id

Kabupaten
Regency

19

87

15

73

65

43

102

75

347

12. Ngada

57

83

13. Manggarai

105

103

71. Kota Kupang

44

23

114

Jumlah
Total

634

156

957

13

08. Lembata

tt

09. Flores Timur

ht
tp
:

11. Ende

//n

10. Sikka

Sumber : Kanwil Departemen Agama Propinsi NTT


Source Representative office of the Department of Religions of NTT

250

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.4.4


Banyaknya Rohaniawan Kristen Protestan menurut Status dan
Kewarganegaraan Per Kabupaten
Number of Christian Spiritualist by Citizenship and Regency
2002
Pendeta

Guru Injil

Guru Sekolah
Minggu

Penatua/
Diaken/
Syamis

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

id

Kabupaten
Regency

56

85

02. Sumba Timur

174

193

1 250

199

03. Kupang

428

548

2 245

1 781

04. Timor Tengah Selatan

581

1 813

728

2 482

26

97

325

42

102

362

59

421

201

12

34

11

32

11

13

18

12

24

11

231

21

1 321

2 421

1 617

2 700

6 674

7 882

06. Belu

23

07. Alor

11. Ende

//n

10. Sikka

tt

08. Lembata
09. Flores Timur

ht
tp
:

12. Ngada

13. Manggarai

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

s.
g

29

.b
p

05. Timor Tengah Utara

431

o.

01. Sumba Barat

Sumber : Kanwil Departemen Agama Propinsi NTT


Source Representative office of the Department of Religions of NTT

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

251

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.4.5


Banyaknya Ulama, Khatib, Dai Mubaligh dan Penyuluh Agama
menurut Kabupaten
Number of Moslem Spiritualist by Regency
2002
Ulama

Khatib

Dai/ Mubalig

Penyuluh
Agama

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

25

29

02. Sumba Timur

30

23

23

03. Kupang

35

25

19

04. Timor Tengah Selatan

40

13

21

05. Timor Tengah Utara

24

10

25

06. Belu

21

15

22

50

45

47

52

43

40

50

51

33

39

36

38

12. Ngada

25

21

40

13. Manggarai

42

32

45

71. Kota Kupang

55

35

28

46

367

488

459

.b
p

07. Alor
08. Lembata

tt

09. Flores Timur

ht
tp
:

11. Ende

//n

10. Sikka

Jumlah
Total

o.

18

s.
g

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

Sumber : Kanwil Departemen Agama Propinsi NTT


Source Representative office of the Department of Religions of NTT

252

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.4.6


Banyaknya Rohaniawan Hindu menurut Status Per Kabupaten
Number of Hinduism Spiritualist by Regency
2002
Pedanda

Penandita

(1)

(2)

(3)

01. Sumba Barat

02. Sumba Timur

03. Kupang

04. Timor Tengah Selatan

id

Kabupaten
Regency

s.
g

o.

05. Timor Tengah Utara


06. Belu

08. Lembata

.b
p

07. Alor

13. Manggarai

71.

30

09. Flores Timur

tt

10. Sikka
11. Ende

//n

12. Ngada

ht
tp
:

Kota Kupang

Jumlah
Total

Sumber : Kanwil Departemen Agama Propinsi NTT


Source Representative office of the Department of Religions of NTT

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

253

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.4.7


Banyaknya Jemaah Haji Nusa Tenggara Timur menurut Jenis Kelamin
Number of Hadji Pilgrims by Regency and Sex
of Nusa Tenggara Timur
2002
Laki Laki
Male

Perempuan
Female

Jumlah
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

02. Sumba Timur

15

19

34

s.
g

03. Kupang

o.

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

04. Timor Tengah Selatan

11

13

11

21

16

37

17

26

43

42

16

58

12

13. Manggarai

20

11

31

71.

28

35

63

174

158

332

05. Timor Tengah Utara

.b
p

06. Belu
07. Alor
08. Lembata

tt

09. Flores Timur

11. Ende

//n

10. Sikka

ht
tp
:

12. Ngada

Kota Kupang
Jumlah
Total

Sumber
Source

254

: Kanwil Departemen Agama Propinsi NTT


Representative office of the Department of Religions of NTT

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.4.8


Banyaknya Nikah, Talaq, Cerai, Rujuk Diperinci Per Kabupaten
Number of Marriage, Separate, Divorce,
Reconciliation by Regency
2002
Nikah
Marriage

Talaq
Separate

Cerai
Divorce

Rujuk
Reconciliation

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

01. Sumba Barat

26

02. Sumba Timur

66

03. Kupang

70

04. Timor Tengah Selatan

20

id

Kabupaten
Regency

198

291

222

393

53

13. Manggarai

307

71. Kota Kupang

265

Jumlah
Total

1 968

3
54

.b
p

06. Belu
07. Alor
08. Lembata

tt

09. Flores Timur

//n

10. Sikka
11. Ende

s.
g

05. Timor Tengah Utara

ht
tp
:

12. Ngada

o.

Sumber : Kanwil Departemen Agama Propinsi NTT


Source Representative office of the Department of Religions of NTT

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

255

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.5.1


Penyebaran Infrastruktur Kesejahteraan Sosial di Setiap Kabupaten
Infrastructure of Social Affair Distribution
by Regency
2001/2002
Pekerja Sosial
Lanjut Usia
Masyarakat
Oldest Age
Social Worker
(3)

(4)

01. Sumba Barat

125

11

02. Sumba Timur

515

1 215

03. Kupang

*)

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

1 000

147

101

19

233

18

179

12

121

607

33

97

99

17

77

60

34

270

tt

06. Belu

(6)

20

.b
p

1 006

(5)

o.

(2)

s.
g

(1)

Organisasi
Tokoh Wanita Karang Taruna
Sosial
Youth
Promonent
Social
Organization
Women
Organization

id

Kabupaten
Regency

50

476

31

476

711

46

711

1 551

40

1 551

13. Manggarai

601

64

601

14. Rote Ndao

73

244

33

8 089

592

4 597

07. Alor
08. Lembata

10. Sikka
11. Ende

//n

09. Flores Timur

ht
tp
:

12. Ngada

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

Sumber : Dinas Sosial Propinsi NTT


Source Social Affair Service of NTT
Keterangan : *) Termasuk Kabupaten Rote Ndao
Remarks

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

259

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.5.2


Banyaknya Panti Asuhan Pemerintah dan Swasta
Serta Anak Asuh Per Kabupaten
Number of Public and Private Orphanages
and Orphan by Regency
2002
Panti Asuhan
Orphanages

Anak Asuhan
Orphan

Swasta
Private

Jumlah
Total

Pemerintah
Public

Swasta
Private

Jumlah
Total

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

01. Sumba Barat

70

131

02. Sumba Timur

95

95

03. Kupang

06. Belu

07. Alor
08. Lembata

o.

(1)

id

Pemerintah
Public

s.
g

Kabupaten
Regency

201

75

300

375

140

140

40

40

465

465

264

264

70

70

590

590

331

331

163

163

12. Ngada

225

225

13. Manggarai

60

60

14. Rote Ndao

86

86

71. Kota Kupang

10

10

425

425

60

63

215

3 315

3 530

10. Sikka

tt

ht
tp
:

11. Ende

//n

09. Flores Timur

.b
p

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

Jumlah
Total

Sumber : Dinas Sosial Propinsi NTT


Source Social Affair Service of NTT

260

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Tabel / Table 5.5.3


Penyandang Masalah Kesejateraan Sosial (PMKS)
Nusa Tenggara Timur menurut Kabupaten/
Number People Whith Social Welfare Problem by Regency
31 Maret 2002
A1

A2

A3

A4

A5

A6

A7

A8

A9

A10

A11

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

(9)

(10)

(11)

(12)

344

140

600

15 119

1 437

744

494

6 236

691

902

400

3 205

Sumba Barat

6 594

381

02.

Sumba Timur

64 982

129

03.

Kupang*)

5 328 1 215

04.

Timor Tengah
Selatan
Timor Tengah
Utara

45 583

407

4 897

240

15

Belu

2 757

188

244

07.

Alor

25 425

513

08.

Lembata

09.

Flores Timur

2 262

10.

Sikka

3 884

11.

Ende

12.

Ngada

13.
14.

379

12 850

1 930 1 200

597

3 634

2 179

941

814

2 784

1 832

149

1 000 17 156

613

81

21

832

171

1 537

608

663

1 414

580

65

1 607

549

491

4 034

tt

727

3 504 1 694

.b
p

06.

s.
g

05.

o.

01.

id

Kabupaten
Regency

995

186

1 306

307

305

1 766

2 992

219

2 185

633

364

3 333

Manggarai

3 958

90

1 680

175

62

3 342

Rote Ndao

74

672

447

61

204

11

415

79

963

82

ht
tp
:

//n

1 262

71. Kota Kupang

Jumlah
Total

170 725 5 800

21 049 8 134 6 605 75 784

Sumber : Dinas Sosial Propinsi NTT


Source Social Affair Service of NTT
Keterangan :
: Korban Penyalahgunaan Narkotik
A1 : Anak Terlantar
A6
: Anak Wanita dan Lansia yang Menjadi Korban Tindak Kekerasan
A2 : Anak Nakal
A7
: Penyandang Cacat
A3 : Tuna Susila
A8
: Peny. Cacat Bekas Penyakit Kronis
A4 : Pengemis
A9
A5 : Gelandangan
A10 : Bekas Narapidana
A11 : Lansia Terlantar
*)

: Termasuk Kabupaten Rote Ndao

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

261

SOSIAL/SOCIAL AFFAIRS

Lanjutan Tabel 5.5.3/Continued Table 5.5.3


Kabupaten
Regency

A12

A13

A14

A15

A16

A17

A18

A19

A20

A21

A22

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

(9)

(10)

(11)

(12)

36

50

745

35

Sumba Barat

5 416 6 417

02.

Sumba Timur

1 414 32 486 3 836

3 708

516

856

516

03.

Kupang*)

2 169 7 233 6 927

400

832

832

04.

Timor Tengah
Selatan
Timor Tengah
Utara

6 212 24 400 2 592

571

57 764

744

2 127 5 818 5 693

150

1 523

692

793

962

685

o.

05.

id

01.

06.

Belu

1 834 5 539 4 695

07.

Alor

14 197 22 248 23 297

08.

Lembata

134

134

09.

Flores Timur

451

121

290

736

32

47

32

10.

Sikka

623

75

460

11.

Ende

992

1 225 1 144

621

158

152

12.

Ngada

2 345 3 294 3 269

159

78

270

13.

Manggarai

14.

Rote Ndao

173

24

16

16

464

123

2 394 2 045

1 825 23 248 2 427

.b
p
3 068 4 345

tt

6 974 5 526

//n

71. Kota Kupang

184

40 119 143 528 65 969

ht
tp
:

Jumlah
Total

136

9 747 9 314 3 159 9 314

s.
g

829

1 051 74 732 11 847 7 911 11 841

Sumber : Dinas Sosial Propinsi NTT


Source Social Affair Service of NTT
Keterangan :
A12
A13
A14
A15
A16

*)

262

: Wanita Rawan Sosial Ekonomi


: Keluarga akir Miskin
: Keluarga Berumah tak Layak Huni
: Perintis Kemerdekaan
: Keluarga Pahlawan Nasional
: Termasuk Kabupaten Rote Ndao

A17
A18
A19
A20
A21
A22

Kel. Bermasalah Sosial Psikologi


Korban Bencana Alam
Masy. Yang Tinggal di Daerah Rawan Bencana
Masyarakat Terasing
Anak Balita Terlantar
Anak Jalanan

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

ht
tp
:

//n

tt

id

.b
p

s.
g

Produksi beberapa komoditi


penting tanaman pangan di propinsi
NTT tahun 2002 dapat diamati pada
Tabel 6.1.19-61.20. Produksi padi
(padi sawah dan padi ladang) tahun
2001 sebesar 448,0 ribu ton
meningkat menjadi 457,1 ribu ton
dalam bentuk gabah kering giling.
Peningkatan tersebut memang seja
lan dengan peningkatan luas panen
sekitar 300 hektar dari tahun sebe
lumnya.
Lain halnya pada komoditi
jagung, pada tahun 2001 produk
sinya tercapai 553,3 ribu ton
meningkat menjadi 572,3 ribu ton
paada tahun 2002, walaupun terjadi
sedkit penurunan luas panen sebesar
342 hektar pada tahun 2002. Ini
berarti terjadinya pening katan
produksi lebih disebabkan karena
adanya peningkatan produktifitas per
hektarnya. Kondisi serupa dimana
terjadi peningkatan produksi sebagai
akibat mening katnya produktivitas
juga dialami oleh komoditi ubi kayu.
Sementara untuk komoditi palawija
lainnya seperti ubi jalar, kacang
tanah, kacang kedelai, dan kacang
hijau peningkatan dan penurunan
produksi seiring dengan peningkatan
daan penurunan luas panen.

kegiatan usahanya rata-rata sekitar


24,30 persen dari total nilai pro
duksinya. Ongkos yang dikeluar kan
tersebut untuk keperluan bibit,
pestisida, pupuk, biaya sewa alat
pertanian, biaya pengairan, pemeli
haraan alat, biaya pengangkutan,
biaya pekerjaan yang diborong kan,
upah buruh, dan pengeluaran
lainnya. Porsi terbesar dari ongkos
yang dikeluarkan tersebut adalah
untuk upah buruh, yakni sekitar
13,27 persen.
Untuk komoditi jagung, ratarata ongkos yang dikeluarkan 22,15
persen, ubi kayu 15,40 persen, ubi
jalar 18,64 persen, kacang tanah
19,51 persen, dan kacang kedelai
19,10 persen dari total nilai
produksi.

o.

6.1 Tanaman Pangan

6.2 Struktur Ongkos Pertanian


Tanaman Pangan
Persentase biaya yang dikelu
arkan oleh petani padi untuk
NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

6.3 Perkebunan
Beberapa komoditi hasil per
kebunan yang cukup menonjol
dihasilkan di NTT dan hampir ada di
setiap kabupaten adalah: kelapa,
kopi, cengkeh, coklat, jambu mete,
kemiri, kapuk, dan pinang. Untuk
tanaman kelapa walaupun dalam
beberapa tahun belakangan ini
terserang hama penyakit, pro
duksinya selama tahun 2002 masih
sebesar 61,38 ribu ton. Kopi selama
tahun 2002 menghasikan 16,04 ribu
ton, cengkeh 1,12 ribu ton, coklat
6,04 ribu ton, jambu mete 16,90 ribu
ton, kemiri 14,00 ribu ton, pinang
6,07 ribu ton. Sedangkan untuk
265

6.6 Perikanan

Propinsi NTT sebagai wilayah


kepulauan memiliki kekayaan hasil
laut yang cukup besar. Berbagai
jenis hasil laut yang dihasilkan
seperti bermacam-macam jenis ikan,
udang,, cumi-cumi, teripang, rumput
laut dan komoditas laut lainnya.
Produksi perikanan pada tahun 2001
sebesar 85 329 ton. 83 991 ton
diantaranya atau sekitar 98,43 persen
merupakan hasil perikanan laut, dan
selebihnya
sekitar 1,57 persen
merupakan hasil dari perikanan
darat.

s.
g

Produksi kayu cendana di NTT


selama tahun 2002 sebesar 261,26
ton yang berasal dari 5 kabupaten
yaitu: Sumba Barat (50,02 ton),
Sumba Timur (30,09 ton), TTS
(72,58 ton), TTU (17,10 ton), dan
terbesar di Belu (91,48 ton).
Produksi kayu jenis lainnya yang
paling menonjol adalah kayu jati.
Selama tahun 2002 produksinya
mencapai sekitar 3,10 ribu meter
kubik.

id

6.4 Kehutanan

Populasi ternak kecil yang menonjol


di wilayah NTT adalah babi, yakni
tercatat sekitar 1,17 juta ekor pada
tahun 2002. Disusul kambing 420,8
ribu ekor, dan terendah domba
dengan populasi 55,6 ribu ekor.
Untuk kelompok unggas, populasi
ayam kampung tahun 2002 tercatat
sekitar 9,64 juta ekor yang sebagian
besar bera da di Kabupaten Kupang
dan Ende.

o.

komoditi perkebunan lainnya, produksinya hanya di bawah 500 ton


selama tahun 2002.

.b
p

6.5 Peternakan

ht
tp
:

//n

tt

Populasi ternak besar di NTT


pada tahun 2002 tercatat sebanyak
503 154 ekor, kerbau 132 497 ekor
dan kuda 93 157 ekor. Untuk
populasi sapi sebagian besar berada
di Kabupaten Kupang dan TTS,
sementara untuk kerbau dan kuda
sebagian besar berada di Kabupaten
Sumba Barat, Sumba Timur,
Kupang, Ngada dan Manggarai.

266

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.1


Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi menurut Kabupaten
Harvested Area, Yield Rate and Production of Paddy by Regency
2001
Rata-Rata
Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

01. Sumba Barat

23 330

24.48

02. Sumba Timur

9 386

26.31

20 161

04. Timor Tengah Selatan

3 425

05. Timor Tengah Utara

9 500

06. Belu

5 052

(1)

Produksi
Production
(Ton)

Beras
Cereals
(Ton)

(4)

(5)

id

Luas Panen
Harvested
Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency

37 124.10

24 694

16 051.10

30.07

60 626

39 406.90

30.87

10 572

6 871.80

26.43

25 112

16 322.80

26.52

13 400

8 710.00

3 770

19.30

7 275

4 728.75

2 871

18.63

5 350

3 477.50

6 381

18.99

12 120

7 878.00

8 462

19.89

16 835

10 942.75

10 688

24.35

26 021

16 913.65

12. Ngada

10 190

27.73

28 254

18 365.10

13. Manggarai

52 405

30.65

160 628

104 408.20

165 621

27.05

448 001

291 200.65

07. Alor
08. Lembata

tt

09. Flores Timur

ht
tp
:

//n

10. Sikka
11. Ende

71.

s.
g

.b
p

03. Kupang

*)

o.

57 114

Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

271

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.2


Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi menurut Kabupaten
Harvested Area, Yield Rate and Production of Paddy by Regency
2002

25 163

25.87

02. Sumba Timur

9 436

29.96

19 672

04. Timor Tengah Selatan

3 786

05. Timor Tengah Utara

4 892

06. Belu

4 599

(5)
42 317

28 267

18 374

31.93

62 806

40 824

29.75

11 263

7 321

27.02

13 220

8 593

29.72

13 669

8 885

4 853

20.21

9 810

6 377

2 503

20.26

5 072

3 297

6 406

21.94

14 052

9 134

tt

07. Alor

(4)
65 103

.b
p

03. Kupang*)

Beras
Cereals
(Ton)

o.

01. Sumba Barat

Produksi
Production
(Ton)

id

(1)

Rata-Rata
Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

s.
g

Luas Panen
Harvested
Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency

6 943

20.86

14 483

9 414

9 109

25.18

22 938

14 910

12. Ngada

14 471

28.11

40 680

26 442

13. Manggarai

54 025

30.85

166 649

108 322

165 858

28.22

468 012

304 208

08. Lembata
09. Flores Timur

ht
tp
:

11. Ende

//n

10. Sikka

71. Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

272

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.3


Luas Panen Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi Sawah menurut Kabupaten
Harvested Area Yield Rate and Production of Wetland Paddy by Regency
2001
Rata-Rata
Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

01. Sumba Barat

11 636

30.19

02. Sumba Timur

7 429

28.29

17 368

04. Timor Tengah Selatan

3 153

05. Timor Tengah Utara

6 758

06. Belu

4 388

07. Alor
08. Lembata

11. Ende

//n

10. Sikka

12. Ngada

ht
tp
:

13. Manggarai

71. Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

(5)

21 017

13 661.05

31.93

55 456

36 046.40

32.10

10 121

6 578.65

29.71

20 078

13 050.70

28.00

12 286

7 985.90

385

31.77

1 223

794.95

51

38.82

198

128.70

346

38.96

1 348

876.20

1 790

31.95

5 719

3 717.35

4 933

32.96

16 259

10 568.35

7 310

31.34

22 910

14 891.50

43 043

33.47

144 076

93 649.40

108 590

31.85

345 820

224 783.00

o.

22 833.85

tt

09. Flores Timur

(4)
35 129

.b
p

03. Kupang

*)

Beras
Cereals
(Ton)

s.
g

(1)

Produksi
Production
(Ton)

id

Luas Panen
Harvested
Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

273

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.4


Luas Panen Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi Sawah menurut Kabupaten
Harvested Area Yield Rate and Production of Wetland Paddy by Regency
2002

13 961

31.74

02. Sumba Timur

7 369

32.67

16 846

04. Timor Tengah Selatan

3 208

05. Timor Tengah Utara

2 888

06. Belu

3 899

15 647

33.78

56 908

36 990

31.69

10 166

6 608

32.20

9 300

6 045

31.67

12 350

8 028

1 321

859

38

25.00

95

62

251

30.80

773

502

1 198

27.82

3 333

2 166

4 096

30.62

12 541

8 152

9 919

31.75

31 488

20 467

44 678

33.01

147 496

95 872

108 764

32.56

354 163

230 206

//n

12. Ngada

ht
tp
:

13. Manggarai
71.

24 073

31.99

09. Flores Timur

11. Ende

28 807

413

08. Lembata

10. Sikka

(5)

tt

07. Alor

(4)
44 319

.b
p

03. Kupang*)

Beras
Cereals
(Ton)

o.

01. Sumba Barat

Produksi
Production
(Ton)

id

(1)

Rata-Rata
Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

s.
g

Luas Panen
Harvested
Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency

Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

274

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.5


Luas Panen Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi Ladang menurut Kabupaten
Harvested Area Yield Rate and Production of Dryland Paddy by Regency
2001

(1)

Rata-Rata
Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

11 694

18.80

02. Sumba Timur

1 957

18.79

2 793
272

04. Timor Tengah Selatan


05. Timor Tengah Utara

2 742
664

14 290

3 677

2 390

18.51

5 170

3 361

16.58

451

293

18.36

5 034

3 272

16.78

1 114

724

3 385

17.88

6 052

3 934

2 820

18.27

5 152

3 349

6 035

17.85

10 772

7 002

tt

07. Alor

(5)

21 985

.b
p

06. Belu

(4)

s.
g

03. Kupang

*)

Beras
Cereals
(Ton)

o.

01. Sumba Barat

Produksi
Production
(Ton)

id

Luas Panen
Harvested
Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency

6 672

16.66

11 116

7 225

5 755

16.96

9 762

6 345

12. Ngada

2 880

18.56

5 344

3 474

13. Manggarai

9 362

17.68

16 552

10 759

57 031

17.92

102 181

66 418

08. Lembata
09. Flores Timur

ht
tp
:

11. Ende

//n

10. Sikka

71.

Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

275

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.6


Luas Panen Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi Ladang menurut Kabupaten
Harvested Area Yield Rate and Production of Dryland Paddy by Regency
2002

11 202

18.55

02. Sumba Timur

2 067

20.29

03. Kupang*)

2 826

04. Timor Tengah Selatan

578

05. Timor Tengah Utara

2 004
700

(5)
13 510

4 194

2 726

20.87

5 898

3 834

18.98

1 097

713

19.56

3 920

2 548

18.84

1 319

857

4 440

19.12

8 489

5 518

2 465

20.19

4 977

3 235

6 155

21.57

13 279

8 631

tt

07. Alor

(4)
20 784

.b
p

06. Belu

Beras
Cereals
(Ton)

o.

01. Sumba Barat

Produksi
Production
(Ton)

id

(1)

Rata-Rata
Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

s.
g

Luas Panen
Harvested
Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency

5 745

19.41

11 150

7 248

5 013

20.74

10 397

6 758

12. Ngada

4 552

20.19

9 191

5 974

13. Manggarai

9 347

20.49

19 153

12 449

71.Kota Kupang

57 094

19.94

113 848

74 001

08. Lembata
09. Flores Timur

ht
tp
:

11. Ende

//n

10. Sikka

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

276

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.7


Luas Panen Rata-Rata Hasil dan Produksi Jagung menurut Kabupaten
Harvested Area Yield Rate and Production of Maize by Regency
2001
Luas Panen
Harvested Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency
(1)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

Produksi
Production
(Ton)
(4)

30 459

22.02

67 071

02. Sumba Timur

10 688

22.38

23 920
55 203

21.28

135 596

20 690

21.13

43 718

06. Belu

36 406

22.43

81 659

07. Alor

6 836

24.16

16 517

7 831

18.34

14 362

12 216

20.15

24 620

12 772

20.16

25 748

8 770

21.12

18 522

12. Ngada

10 728

19.25

20 651

13. Manggarai

14 477

17.76

25 711

258 782

21.38

553 298

03. Kupang

23 185

o.
23.81

.b
p

*)

id

01. Sumba Barat

63 724

05. Timor Tengah Utara

08. Lembata
09. Flores Timur

tt

10. Sikka

s.
g

04. Timor Tengah


Selatan

ht
tp
:

//n

11. Ende

71.Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

277

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.8


Luas Panen Rata-Rata Hasil dan Produksi Jagung menurut Kabupaten
Harvested Area Yield Rate and Production of Maize by Regency
2002
Luas Panen
Harvested Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency
(1)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

Produksi
Production
(Ton)
(4)

24 852

23.02

57 215

02. Sumba Timur

11 102

21.24

23 579

26 546

04. Timor Tengah Selatan

52 087

05. Timor Tengah Utara

o.

*)

id

01. Sumba Barat

59 660

28.71

149 524

16 898

21.24

35 891

06. Belu

35 358

21.95

77 604

07. Alor

8 788

23.27

20 450

11 352

17.80

20 208

14 975

19.52

29 228

15 145

18.96

28 717

5 615

21.30

11 961

12. Ngada

18 596

19.89

36 983

13. Manggarai

17 146

17.43

29 880

258 460

22.48

580 900

.b
p

08. Lembata
09. Flores Timur

tt

10. Sikka

s.
g

22.47

03. Kupang

ht
tp
:

//n

11. Ende

71. Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

278

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.9


Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Ubi Kayu menurut Kabupaten
Harvested Area, Yield Rate and Production of Cassava by Regency
2001
Luas Panen
Harvested Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency
(1)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

Produksi
Production
(Ton)
(4)

10 633

103.91

110 487

02. Sumba Timur

2 578

104.92

27 048

4 736
16 138

101.63

48 132

91.94

148 373

s.
g

04. Timor Tengah Selatan

o.

03. Kupang

*)

id

01. Sumba Barat

8 826

91.61

80 855

06. Belu

9 111

101.77

92 723

07. Alor

430

108.26

4 655

1 360

112.18

15 256

4 255

106.05

45 124

2 597

116.89

30 356

1 091

113.54

12 387

3 619

111.42

40 323

10 909

112.48

122 704

76 283

102.04

778 423

.b
p

05. Timor Tengah Utara

08. Lembata
09. Flores Timur

tt

10. Sikka

//n

11. Ende
12. Ngada

ht
tp
:

13. Manggarai
71.

Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

279

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.10


Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Ubi Kayu menurut Kabupaten
Harvested Area, Yield Rate and Production of Casssava by Regency
2002
Luas Panen
Harvested Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency
(1)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

Produksi
Production
(Ton)
(4)

8 807

86.10

75 827

02. Sumba Timur

2 652

98.00

25 989

106.94

49 522

104.66

119 080

8 373

98.07

82 116

06. Belu

10 315

111.57

115 086

07. Alor

3 300

108.06

35 659

2 714

110.79

30 069

4 081

121.28

49 494

6 376

113.50

72 370

4 139

117.91

48 801

2 682

117.60

31 541

11 317

121.59

137 603

80 765

108.11

873 157

03. Kupang

4 631

o.

*)

id

01. Sumba Barat

11 378

s.
g

04. Timor Tengah Selatan

.b
p

05. Timor Tengah Utara

08. Lembata
09. Flores Timur

tt

10. Sikka

//n

11. Ende
12. Ngada

ht
tp
:

13. Manggarai
71.

Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

280

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.11


Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Ubi Jalar menurut Kabupaten
Harvested Area, Yield Rate and Production of Sweet Potatoes by Regency
2001
Luas Panen
Harvested Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency
(1)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

Produksi
Production
(Ton)
(4)

833

87.06

7 252

02. Sumba Timur

415

79.16

3 285

215

o.

03. Kupang

*)

id

01. Sumba Barat

88.00

1 892

87.67

38 049

4 340

05. Timor Tengah Utara

1 207

98.43

11 881

06. Belu

1 297

85.68

11 113

07. Alor

428

86.85

3 717

283

87.14

2 466

510

88.18

4 497

964

78.16

7 535

87

90.80

790

12. Ngada

1 137

78.16

8 887

13. Manggarai

5 051

90.45

45 686

16 767

87.70

147 050

.b
p

08. Lembata
09. Flores Timur

tt

10. Sikka

//n

11. Ende

Kota Kupang

ht
tp
:

71.

s.
g

04. Timor Tengah Selatan

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

281

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.12


Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Ubi Jalar menurut Kabupaten
Harvested Area, Yield Rate and Production of Sweet Potatoes by Regency
2002
Luas Panen
Harvested Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency
(1)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

Produksi
Production
(Ton)
(4)

915

77.34

7 077

02. Sumba Timur

415

51.42

2 134

250

o.

03. Kupang

*)

id

01. Sumba Barat

57.68

1 442

84.22

32 415

3 849

05. Timor Tengah Utara

1 983

85.61

16 976

06. Belu

530

76.28

4 043

07. Alor

313

77.00

2 410

403

80.74

3 254

573

72.81

4 172

1 113

85.71

9 539

125

80.48

1 006

12. Ngada

1 607

71.55

11 498

13. Manggarai

4 591

80.80

37 097

16 667

79.84

133 063

.b
p

08. Lembata
09. Flores Timur

tt

10. Sikka

s.
g

04. Timor Tengah Selatan

ht
tp
:

//n

11. Ende

71.

Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

282

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.13


Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Tanah menurut Kabupaten
Harvested Area, Yield Rate and Production of Peanuts by Regency
2001

(1)
01. Sumba Barat

438

02. Sumba Timur

819

Produksi
Production
(Ton)
(4)

9.43

413

9.66

791

o.

*)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

id

Luas Panen
Harvested Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency

1 943

1 413

9.73

1 375

06. Belu

867

9.15

793

07. Alor

42

7.86

33

1 307

9.39

1 227

1 845

10.11

1 865

1 312

9.60

1 260

129

8.22

106

12. Ngada

595

10.08

600

13. Manggarai

659

8.39

553

11 677

9.68

11 304

03. Kupang

1 903
348

.b
p

05. Timor Tengah Utara

08. Lembata
09. Flores Timur

tt

10. Sikka

Kota Kupang

ht
tp
:

71.

//n

11. Ende

Nusa Tenggara Timur

9.91

345

s.
g

04. Timor Tengah Selatan

10.21

Keterangan/ : Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

283

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.14


Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Tanah menurut Kabupaten
Harvested Area, Yield Rate and Production of Peanuts by Regency
2002
Luas Panen
Harvested Area
(Ha)
(2)

01. Sumba Barat


02. Sumba Timur
03. Kupang

*)

316

10.03

317

1 018

10.11

1 029

2 261
456

10.84

2 450

10.96

500

s.
g

04. Timor Tengah Selatan

Produksi
Production
(Ton)
(4)

id

(1)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

o.

Kabupaten
Regency

2 034

10.77

2 190

06. Belu

1 262

10.59

1 337

07. Alor

43

8.37

36

1 167

10.93

1 276

1 528

10.97

1 676

1 223

10.60

1 296

55

9.09

50

12. Ngada

795

9.19

731

13. Manggarai

751

9.68

727

12 909

10.55

13 615

.b
p

05. Timor Tengah Utara

08. Lembata
09. Flores Timur

tt

10. Sikka

ht
tp
:

//n

11. Ende

71.

Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

284

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.15


Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Kedelai menurut Kabupaten
Harvested Area, Yield Rate and Production of Soyabeans by Regency
2001
Luas Panen
Harvested Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency
(1)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

Produksi
Production
(Ton)
(4)

42

7.86

33

02. Sumba Timur

10

8.00

7
346

8.57

8.93

309

s.
g

04. Timor Tengah Selatan

o.

03. Kupang

*)

id

01. Sumba Barat

35

8.86

31

06. Belu

10.00

07. Alor

0.00

0.00

10.00

0.00

23

8.26

19

12. Ngada

834

7.88

657

13. Manggarai

707

8.19

579

2 010

8.20

1 648

.b
p

05. Timor Tengah Utara

08. Lembata
09. Flores Timur

tt

10. Sikka

ht
tp
:

//n

11. Ende

71.

Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

285

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.16


Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Kedelai menurut Kabupaten
Harvested Area, Yield Rate and Production Of Soyabeans by Regency
2002

(1)
01. Sumba Barat

02. Sumba Timur

04. Timor Tengah Selatan

110

9.31

1 115

s.
g

1 197

05. Timor Tengah Utara

Produksi
Production
(Ton)
(4)

7.19

o.

153

03. Kupang*)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

id

Luas Panen
Harvested Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency

8.75

687

7.74

532

07. Alor

8.00

13

7.69

10

10.00

12

8.33

10

1 132

7.71

873

402

8.18

329

08.

.b
p

06. Belu

Lembata

09. Flores Timur

tt

10. Sikka

12.

//n

11. Ende
Ngada

ht
tp
:

13. Manggarai
71.

Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

3 613

8.29

2 994

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

286

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.17


Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Hijau menurut Kabupaten
Harvested Area, Yield Rate and Production of Green Peas by Regency
2001
Luas Panen
Harvested Area
(Ha)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)

Produksi
Production
(Ton)

(1)

(2)

(3)

(4)

01. Sumba Barat

2 277
614

8.26

1 880

9.22

566

8.84

1 136

04. Timor Tengah Selatan

487

o.

02. Sumba Timur

id

Kabupaten
Regency

7.08

345

05. Timor Tengah Utara

820

6.26

513

06. Belu

6 881

7.95

5 473

07. Alor

1 701

6.61

1 124

758

6.23

472

1 043

9.77

1 019

1 008

5.56

560

43

5.81

25

737

5.75

424

2 942

9.87

2 904

20 596

7.98

16 441

08. Lembata
09. Flores Timur

tt

10. Sikka

s.
g

1 285

.b
p

03. Kupang

*)

//n

11. Ende
12. Ngada

ht
tp
:

13. Manggarai
71.

Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

287

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.18


Luas Panen. Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Hijau menurut Kabupaten
Harvested Area. Yield Rate and Production of Green Peas by Regency
2002
Kabupaten
Regency

Luas Panen
Harvested Area
(Ha)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)

Produksi
Production
(Ton)

(1)

(2)

(3)

(4)

03. Kupang

*)

8.01

1 940

600

9.13

548

id

02. Sumba Timur

2 423

o.

01. Sumba Barat

2 906

10.01

2 910

7.70

147

191

05. Timor Tengah Utara

741

6.26

464

06. Belu

6 657

7.57

5 039

07. Alor

544

6.75

367

1 660

6.42

1 065

1 043

9.64

1 005

3 163

6.31

1 996

109

5.87

64

339

6.37

216

3 356

10.01

3 359

23 732

8.06

19 120

.b
p

08. Lembata
09. Flores Timur

tt

10. Sikka

//n

11. Ende
12. Ngada

13. Manggarai

Kota Kupang

ht
tp
:

71.

s.
g

04. Timor Tengah Selatan

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

288

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.19


Perkembangan Luas Panen Tanaman Pangan di Nusa Tenggara Timur
Harvested Area of Food Crops in Nusa Tenggara Timur
1998 2002
(Hektar / Hectare)
1998

1999

2000

2001

2002

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

165 540

172 400

02. Jagung / Maize

231 981

237 383

72 847

04.

Ubi Jalar / Sweet Potaoes

81 296

//n

06. Kacang Kedelai /


Soyabeans

165 858

258 782

258 460

83 889

76 283

80 765

9 420

19 870

16 787

16 667

9 980

12 220

15 317

11 677

12 909

3 850

7 902

3 533

2 010

3 613

24 246

20 315

17 250

20 596

23 732

ht
tp
:

07. Kacang Hijau / Green Peas

165 621

8 783

tt

05. Kacang Tanah / Peanuts

253 224

s.
g

Ubi Kayu / Cassava

.b
p

03.

176 272

o.

01. Padi / Paddy

id

Jenis Tanaman
Type Of Crops

Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/


Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

289

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.20


Perkembangan Produksi Tanaman Pangan di Nusa Tenggara Timur
Food Production in Nusa Tenggara Timur
1998 2002
(Ton)
1998

1999

2000

2001

2002

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

432 219

473 000

02. Jagung / Maize

483 793

493 535

03. Ubi Kayu / Cassava

689 373

448 001

553 298

580 900

836 056

778 423

873 157

s.
g

527 230

468 012

66 644

74 360

156 394

147 050

133 063

9 797

11 848

15 009

11 304

13 615

tt

05. Kacang Tanah / Peanuts

822 326

.b
p

04. Ubi Jalar / Sweet Potaoes

461 413

o.

01. Padi / Paddy

id

Jenis Tanaman
Type Of Crops

2 917

5 751

3 018

1 648

2 994

07. Kacang Hijau / Green Peas

19 580

16 768

13 900

16 441

19 081

ht
tp
:

//n

06. Kacang Kedelai/Soyabeans

Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/


Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

290

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6. 1.21


Luas Panen Diperinci menurut Jenis Pengairan dan Kabupaten
Land Area by Type of Irrigation and Regency
2000
(Ha)
Irigasi
Teknis
Techni
cal Irri
gation

(1)

(2)

o.

01. Sumba Barat

Lainnya
Others

id

Kabupaten
Regency

Irigasi
Irigasi
Pasang
Setengah Sederhana/ Tadah
Surut
Hujan
Desa
Teknis
Rise And
Cistern
Primi
Semi Techni
Fall Of
Tive Irri Irrigation
cal Irri
Tides
gation
gation
(3)
(4)
(5)
(6)

(7)

Jumlah
Total
(8)

5 831

3 866

13 045

10

48

22 800

02. Sumba Timur

3 906

6 074

7 300

5 709

295

23 284

03. Kupang

1 790

3 263

8 427

9 299

65

22 848

315

2 946

1 760

5 021

1 228

681

2 394

3 067

40

7 410

06. Belu

150

3 149

3 287

1 954

8 540

07. Alor

30

801

71

911

24

2 174

2 199

82

441

223

30

776

976

718

200

250

2 144

679

1 999

3 437

1 303

7 418

3 059

1 019

2 880

1 249

8 207

4 852

7 031

17 228

4 442

700

34 253

15 776

31 604

52 778

44 241

714

698

145 811

Lembata

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende

//n

09. Flores Timur

tt

08.

.b
p

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

12.

Ngada

13. Manggarai
71.

Kota Kupang

Nusa Tenggara
Timur

s.
g

Keterangan/ : Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

291

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel /
Luas Lahan Kering menurut
Area Dryland by Kind
20

Dry
Agricultre /
Field

Meadows

(3)

19 142

47 334

02. Sumba Timur

17 972

03. Kupang

24 334

04. Timor Tengah Selatan

23 560

Rawa-Rawa
Yang Tidak
Ditanami Padi

Swams

(4)

(5)

42 445

81 300

55

29 448

37 927

188 392

189

51 026

45 597

127 813

1 169

44 189

43 800

66 531

5 990

9 353

25 387

24 004

69 371

10 634

37 607

21 370

21 103

11 490

30 635

11 407

10 256

1 323

1 973

13 552

5 505

11 159

09. Flores Timur

3 351

20 865

16 285

21 138

345

10. Sikka

3 467

22 089

26 696

25 840

11. Ende

7 658

20 762

19 326

18 151

410

12. Ngada

5 352

23 855

19 791

15 152

54

15 361

51 618

39 212

155 587

3 174

05. Timor Tengah Utara


06. Belu
07. Alor

ht
tp
:

//n

08. Lembata

13. Manggarai
71.

Kota Kupang

s.
g

(2)

01. Sumba Barat

id

Dryland
Garden

.b
p

(1)

Lahan
Ladang /
Huma

tt

Kabupaten
Regency

Lahan
PenggemBalaan /
Padang
Rumput

Lahan
Tegal /
Kebun

o.

Pekarangan
Untuk
Bangunan
Dan
Halaman
Sekitarnya
House
Compound
And SurRoundings

(6)

Jumlah
153 647
418 367
353 365
811 796
Total
Keterangan/Remarks : Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang
: Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT.
Sumber
Source
Agriculture Extention Service Of Nusa Tenggara Timur.

292

12 714

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Table 6.1.22
Penggunaannya Per Kabupaten
of Utilization by Regency
00
(Hektar / Hectare)

Coastal
Water
Pond

Fresh
Water
Pond

Temporary
Fallow
Land

(7)

(8)

(9)

(10)

Perkebunan
Negara /
Swasta

Hutan
Negara

State /
Private
Estate

State
Forest

(11)

(12)

Tanah
Kering
Lainnya

Jumlah
Total

id

Lahan
Sementara
Tidak
Diusahakan

Tambak

Others
Dryland

o.

Kolam
Tebat /
Empang

Lahan
Tanaman
KayuKayuan /
Hutan
Rakyat
Private
Wood
Land

20

41 252

45 087

15 918

30

48

114 370

21 506

43 122

218

213

118 393

49 628

11

18

60 793

764

454

130

(13)

59 931

(14)

29 680

382 203

150 730

72 978

676 712

30 292

84 212

138 382

671 277

66 064

16 036

39 303

44 252

410 547

28 139

12 681

8 451

59 355

21 626

259 590

30

58 043

15 560

2 826

17 968

50 764

236 035

68 991

24 640

22 783

48 587

285 549

11 509

18 439

5 793

116 046

.b
p

55 429

30 171

17 940

376

38 666

21 400

19 425

17 466

12 134

171 465

7 766

5 819

11 959

8 697

14 116

126 449

15

24 161

16 722

19 165

40 367

30 583

197 324

14

13

5 261

2 989

26 395

108 091

88 616

295 583

588

85

143 463

83 089

46 098

49 468

93 660

681 403

1 818

1 276

739 469

376 694

313 056

676 810

651 171

4 510 183

14
0

ht
tp
:

//n

tt

s.
g

39

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

293

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.23


Luas Tanah yang Dikuasai Rumahtangga menurut Kabupaten dan Jenisnya
Type Land Area Possession of Household by Regency
2000
Kota+Pedesaan/ Urban + Rural

(Ha)

Kabupaten
Regency

Sawah *)
Berpengairan
Wetland By
Irrigation

Sawah Tak
Berpengairan
Yield Rate

(1)

(2)

(3)

02. Sumba Timur

17 280

03. Kupang

13 480

13 103

Lainya/
Others***)

(4)

(5)

id

9 697

Tanah
Kering
Dryland

352 523

29 680

o.

01. Sumba Barat

**)

603 734

72 978

6 004

138 382

04. Timor Tengah Selatan

1 760

366 295

44 252

05. Timor Tengah Utara

4 303

3 107

237 964

21 626

06. Belu

6 586

1 954

185 271

50 764

902

236 962

48 587

25

2 174

110 253

5 793

746

30

159 331

12 134

.b
p

07. Alor

11. Ende

//n

10. Sikka

tt

08. Lembata
09. Flores Timur

12. Ngada

ht
tp
:

13. Manggarai
71.

Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Keterangan :
Remarks

Sumber
Source

294

9 368

s.
g

532 895

3 261

1 694

450

112 333

14 116

6 115

1 303

166 741

30 583

6 958

1 249

206 967

88 616

29 111

5 142

587 743

93 660

100 158

45 653

3 859 012

651 171

*)

Merupakan Gabungan Dari Irigasi Tehnis. Setengah Tehnis Dan Sederhana


All Kind Of Irrigation Wetland
Gabungan dari sawah tadah hujan. pasang surut dan lainnya
All kind of non Irrigation wetland
***)
Termasuk rawa-rawa yang tidak ditanami, tambak dan kolam/ tebak/empang
: Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT.
Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur.
**)

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

Tabel /
Luas Lahan Kering menurut
Area Dryland by Kind
20
Lahan
PenggemBalaan /
Padang
Rumput

Dryland
Garden

Dry
Agricultre /
Field

Meadows

Swams

(4)

(5)

(6)

(2)

(3)

01. Sumba Barat

19 142

47 334

02. Sumba Timur

17 972

29 448

03. Kupang

24 334

04. Timor Tengah Selatan

23 560

81 300

55

37 927

188 392

189

51 026

45 597

127 813

1 169

44 189

43 800

66 531

5 990

25 387

24 004

69 371

10 634

37 607

21 370

21 103

11 490

30 635

11 407

10 256

1 323

1 973

13 552

5 505

11 159

3 351

20 865

16 285

21 138

345

3 467

22 089

26 696

25 840

7 658

20 762

19 326

18 151

410

5 352

23 855

19 791

15 152

54

15 361

51 618

39 212

155 587

3 174

07. Alor

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende

//n

09. Flores Timur

12. Ngada

13. Manggarai
71.

.b
p

06. Belu

Kota Kupang

9 353

s.
g

42 445

05. Timor Tengah Utara

08. Lembata

Rawa-Rawa
Yang Tidak
Ditanami Padi

tt

(1)

Lahan
Ladang /
Huma

id

Kabupaten
Regency

Lahan
Tegal /
Kebun

o.

Pekarangan
Untuk
Bangunan
Dan
Halaman
Sekitarnya
House
Compound
And SurRoundings

Jumlah
153 647
418 367
353 365
811 796
Total
Keterangan/Remarks : Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang
: Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT.
Sumber
Source
Agriculture Extention Service Of Nusa Tenggara Timur.

12 714

Table 6
Penggunaannya Per Kabupaten
of Utilization by Regency
00
(Hektar / Hectare)

Coastal
Water
Pond

Fresh
Water
Pond

Temporary
Fallow
Land

(7)

(8)

(9)

(10)

Tanah
Kering
Lainnya

Perkebunan
Negara /
Swasta

Hutan
Negara

State /
Private
Estate

State
Forest

Others
Dryland

(11)

(12)

(13)

Jumlah
Total

id

Lahan
Sementara
Tidak
Diusahakan

(14)

20

41 252

45 087

15 918

59 931

29 680

382 203

30

48

114 370

21 506

43 122

150 730

72 978

676 712

218

213

118 393

49 628

30 292

84 212

138 382

671 277

11

18

60 793

66 064

16 036

39 303

44 252

410 547

764

454

28 139

12 681

8 451

59 355

21 626

259 590

130

30

58 043

15 560

2 826

17 968

50 764

236 035

68 991

24 640

55 429

22 783

48 587

285 549

14

376

.b
p

s.
g

39

tt

Tambak

o.

Kolam
Tebat /
Empang

Lahan
Tanaman
KayuKayuan /
Hutan
Rakyat
Private
Wood
Land

11 509

17 940

18 439

5 793

116 046

38 666

21 400

19 425

17 466

12 134

171 465

7 766

5 819

11 959

8 697

14 116

126 449

15

24 161

16 722

19 165

40 367

30 583

197 324

14

13

5 261

2 989

26 395

108 091

88 616

295 583

588

85

143 463

83 089

46 098

49 468

93 660

681 403

1 818

1 276

739 469

376 694

313 056

676 810

651 171

4 510 183

ht
tp
:

//n

30 171

Tabel / Table 7
Luas Tanah yang Dikuasai Rumahtangga menurut Kabupaten dan Jenisnya
Type Land Area Possession of Household by Regency
2000
Kota+Pedesaan/ Urban + Rural

(Ha)

Kabupaten
Regency

Sawah *)
Berpengairan
Wetland By
Irrigation

Sawah Tak
Berpengairan
Yield Rate

(1)

(2)

(3)

Tanah
Kering
Dryland

Lainya/
Others***)

(4)

(5)

9 697

13 103

352 523

29 680

02. Sumba Timur

17 280

6 004

603 734

72 978

03. Kupang

13 480

9 368

532 895

138 382

04. Timor Tengah Selatan

3 261

1 760

366 295

44 252

05. Timor Tengah Utara

4 303

3 107

237 964

21 626

6 586

1 954

185 271

50 764

902

236 962

48 587

25

2 174

110 253

5 793

746

30

159 331

12 134

1 694

450

112 333

14 116

6 115

1 303

166 741

30 583

6 958

1 249

206 967

88 616

29 111

5 142

587 743

93 660

100 158

45 653

3 859 012

651 171

08. Lembata

10. Sikka
11. Ende

//n

09. Flores Timur

tt

07. Alor

ht
tp
:

12. Ngada

13. Manggarai
71.

Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Keterangan :
Remarks

Sumber
Source

.b
p

06. Belu

s.
g

01. Sumba Barat

o.

id

**)

*)

Merupakan Gabungan Dari Irigasi Tehnis. Setengah Tehnis Dan Sederhana


All Kind Of Irrigation Wetland
**)
Gabungan dari sawah tadah hujan. pasang surut dan lainnya
All kind of non Irrigation wetland
***)
Termasuk rawa-rawa yang tidak ditanami, tambak dan kolam/ tebak/empang
: Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT.
Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur.

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel /Table 6.2.1


Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Padi
Production and Cost of Production Per Hectare of Paddy
1999
Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

1. Bibit / Seed :
Pembelian / Purchased

b.

Produksi Sendiri / Own


Production

2. Pestisida / Pesticides

Insectisida/ Insecticides

b.

Lainnya / Others

//n

a.

tt

a.

3. Pupuk / Fertilizers

100.00

732 991

24.30

3.14

5 520

0.18

43.58

71 764

2.38

2.48

12 716

0.42

6.54

6 595

0.22

35.92

35 949

1.19

27.12

34 917

1.16

0.18

353

902

Pabrik (Kimia) / Chemical

ht
tp
:

Urea

Tsp / Dap

Lainnya / Others

b.

3 016 971

.b
p

a.

o.

2 744

Jumlah Pengeluaran /
Total Cost

s.
g

Produksi / Production

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage Of Cost To
Value Of Production
(4)

id

Perincian
Items

Banyaknya
Numbers
(Kg)

Kandang (Hijau) / Manure

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

297

PERTANIAN/AGRICULTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.2.1.


Perincian
Items

Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage Of Cost To
Value Of Production
(4)

31 710

1.05

51 896

1.72

1 763

0.06

2 563

0.68

d.
e.
f.
g.

Lainnya / Others

o.

c.

s.
g

b.

Sewa Alat Pertanian / Hire


Of Agricultural Implements
Sewa Hewan / Hire Of
Animals
Biya Pengairan / Irrigation
Fee
Pemeliharaan Alat (Sarana) /
Mainternance
Biaya Pengangkutan /
Transportation
Pekerjaan Yang Diborongkan
/ Contracted Works

34 114

21 737

0.72

42 729

1.42

78 825

2.61

.b
p

a.

id

4. Biaya / Cost:

tt

5. Upah Buruh / Wages


(Salaries)
a.
Mencangkul / Huing
Workers
b.
Membajak / Plowing
Workers

1.13
-

Menanam / Planting Workers

83 099

2.75

d.

Memelihara (Menyiangi)
Weeding And Related
Workers

95 792

3.18

e.

Memanen / Harvest Workers

60 144

1.99

f.

Lain-Lain / Others

39 817

1.32

ht
tp
:

//n

c.

6. Pengeluaran Lain /
Other Cost
a.

Pajak / Taxes

9 887

0.33

b.

Lainnya / Others

11 101

0.37

Sumber : Struktur Ongkos dan Usaha Tani Propinsi NTT 1999


Source :

298

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.2.2


Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Padi Sawah
Production and Cost of Production Per Hectare of Wetland Paddy
1999

(1)

(2)

(3)

3 202

Jumlah Pengeluaran /
Total Cost

3 526 996

100.00

878 592

24.91

s.
g

Produksi / Production

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

id

Nilai
Value
(Rp)

o.

Perincian
Items

Banyaknya
Numbers
(Kg)

1. Bibit / Seed :
Pembelian / Purchased

2.74

4 332

0.12

b.

Produksi Sendiri / Own


Production

46.19

72 656

2.06

3.98

19 750

0.56

9.54

6 595

0.19

56.99

56 785

1.61

27.12

34 917

0.99

0.18

353

0.01

.b
p

a.

2. Pestisida / Pesticides

Insectisida/ Insecticides

b.

Lainnya / Others

a.

//n

3. Pupuk / Fertilizers

tt

a.

Pabrik (Kimia) / Chemical

ht
tp
:

Urea

Tsp / Dap

Lainnya / Others

b.

Kandang (Hijau) / Manure

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

299

PERTANIAN/AGRICULTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.2.2.


Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

Perincian
Items

Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

46 550

78 652

2.23

1 763

0.05

2 116

0.06

4. Biaya / Cost:

d.
e.
f.
g.

Lainnya / Others

5. Upah Buruh / Wages


(Salaries)

1.32

id

o.

c.

s.
g

b.

Sewa Alat Pertanian / Hire Of


Agricultural Implements
Sewa Hewan / Hire Of
Animals
Biya Pengairan / Irrigation
Fee
Pemeliharaan Alat (Sarana) /
Mainternance
Biaya Pengangkutan /
Transportation
Pekerjaan Yang Diborongkan /
Contracted Works

26 100

0.74

14 466

0.41

46 556

1.32

.b
p

a.

Mencangkul / Huing Workers

b.

Membajak / Plowing Workers

107 221

3.64

c.

Menanam / Planting Workers

111 798

3.17

d.

Memelihara (Menyiangi)
Weeding And Related Workers

123 445

3.50

e.

Memanen / Harvest Workers

48 355

1.37

f.

Lain-Lain / Others

51 142

1.45

ht
tp
:

//n

tt

a.

6. Pengeluaran Lain /
Other Cost
a.

Pajak / Taxes

10 581

0.30

b.

Lainnya / Others

14 461

0.41

Sumber : Struktur Ongkos dan Usaha Tani Propinsi NTT 1999


Source :

300

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel /Table 6.2.3


Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari Usaha
Penanaman Tanaman Padi Sawah Intensifikasi
Production and Cost of Production Per Hectare of
Intensification Wetland Paddy
1999
Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Persentase Biaya
Terhadap Nilai Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

id

Banyaknya
Numbers
(Kg)

o.

Perincian
Items

3 897

4 199 414

100.00

Jumlah Pengeluaran /
Total Cost

1 278 919

30.45

s.
g

Produksi / Production

1. Bibit / Seed :
Pembelian / Purchased

5.32

8 512

0.20

b.

Produksi Sendiri / Own


Production

44.96

80 023

1.91

5.13

29 710

0.72

8.67

6 024

0.14

Urea

84.28

82 427

1.96

Tsp / Dap

49.76

73 929

1.76

4.00

5 600

0.13

2. Pestisida / Pesticides

.b
p

a.

Insectisida/ Insecticides

b.

Lainnya / Others
Pabrik (Kimia) /
Chemical

ht
tp
:

a.

//n

3. Pupuk / Fertilizers

tt

a.

Lainnya / Others

b.

Kandang (Hijau) /
Manure

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

301

PERTANIAN/AGRICULTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.2.3.


Perincian
Items

Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

75 740

1.80

77 960

1.86

2 970

0.07

2 116

0.05

d.
e.
f.

g.

Lainnya / Others

//n

tt

5. Upah Buruh / Wages


(Salaries)
a.
Mencangkul / Huing
Workers
b.
Membajak / Plowing
Workers
c.
Menanam / Planting
Workers
d.
Memelihara (Menyiangi)
Weeding And Related
Workers

ht
tp
:

o.

c.

s.
g

b.

Sewa Alat Pertanian / Hire


Of Agricultural Implements
Sewa Hewan / Hire Of
Animals
Biya Pengairan / Irrigation
Fee
Pemeliharaan Alat (Sarana) /
Mainternance
Biaya Pengangkutan /
Transportation
Pekerjaan Yang
Diborongkan / Contracted
Works

26 780

.b
p

a.

id

4. Biaya / Cost:

0.64
-

63 824

1.52

58 560

1.39

137 120

3.27

136 500

3.25

186 020

4.43

e.

Memanen / Harvest Workers

124 040

2.95

f.

Lain-Lain / Others

38 240

0.41

6. Pengeluaran Lain /
Other Cost
a.

Pajak / Taxes

21 024

0.50

b.

Lainnya / Others

41 800

0.99

Sumber : Struktur Ongkos dan Usaha Tani Propinsi NTT 1999


Source :

302

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.2.4


Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari Usaha
Penanaman Tanaman Padi Sawah Non Intensifikasi
Production and Cost of Production Per Hectare of
Non Intensification Wetland Paddy
1999
Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

Produksi / Production

2 980

3 300 388

100.00

Jumlah Pengeluaran /
Total Cost

s.
g

o.

id

Perincian
Items

Banyaknya
Numbers
(Kg)

640 377

19.40

2.30

3 495

0.11

43.96

78 076

2.37

2.85

14 167

0.43

10.71

8 095

0.25

Urea

24.50

247 200

7.49

Tsp / Dap

19.29

23 798

0.72

0.16

2 000

0.06

1. Bibit / Seed :
Pembelian / Purchased

b.

Produksi Sendiri / Own


Production

2. Pestisida / Pesticides

.b
p

a.

Insectisida/ Insecticides

b.

Lainnya / Others

//n

tt

a.

3. Pupuk / Fertilizers

Pabrik (Kimia) / Chemical

ht
tp
:

a.

Lainnya / Others

b.

Kandang (Hijau) / Manure

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

303

PERTANIAN/AGRICULTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.2.4.


Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

16 795

0.51

41 390

1.25

492

0.01

tt

//n

ht
tp
:

1 555

0.05

13 475

0.41

s.
g

o.

3 611

0.11

11 642

0.35

24 010

0.73

37 510

1.12

47 675

1.44

.b
p

4. Biaya / Cost:
a.
Sewa Alat Pertanian / Hire
Of Agricultural Implements
b.
Sewa Hewan / Hire Of
Animals
c.
Biya Pengairan / Irrigation
Fee
d.
Pemeliharaan Alat
(Sarana) / Mainternance
e.
Biaya Pengangkutan /
Transportation
f.
Pekerjaan Yang
Diborongkan / Contracted
Works
g.
Lainnya / Others
5. Upah Buruh / Wages
(Salaries)
a.
Mencangkul / Huing
Workers
b.
Membajak / Plowing
Workers
c.
Menanam / Planting
Workers
d.
Memelihara (Menyiangi)
Weeding And Related
Workers
e.
Memanen / Harvest
Workers
f.
Lain-Lain / Others
6. Pengeluaran Lain /
Other Cost
a.
Pajak / Taxes
b.
Lainnya / Others

id

Perincian
Items

48 395

1.47

9 790

0.30

x
x

2 956
4 250

0.09
0.13

Sumber : Struktur Ongkos dan Usaha Tani Propinsi NTT 1999


Source :

304

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.2.5


Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Padi Ladang
Production and Cost of Production Per Hectare of Dry Land Paddy
1999
Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Persentase Biaya
Terhadap Nilai Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

2 001

2 190 618

Jumlah Pengeluaran /
Total Cost

453 542

s.
g

1. Bibit / Seed :

o.

Produksi / Production

id

Perincian
Items

100.00
20.70

Pembelian / Purchased

3.79

7 446

0.34

b.

Produksi Sendiri / Own


Production

39.34

70 319

3.21

0.06

1 319

0.06

1.78

2 191

0.10

Tsp / Dap

Lainnya / Others

Kandang (Hijau) / Manure

2. Pestisida / Pesticides

.b
p

a.

Insectisida/ Insecticides

b.

Lainnya / Others

3. Pupuk / Fertilizers

Pabrik (Kimia) / Chemical

//n

a.

tt

a.

ht
tp
:

Urea

b.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

305

PERTANIAN/AGRICULTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.2.5.


Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

7 667

0.35

8 543

0.39

tt

//n

ht
tp
:

3 286

0.14

47 099

2.15

s.
g

o.

33 518

1.53

36 528

1.67

32 816

1.50

36 600

1.67

50 987

2.33

79 246

3.62

21 468

0.98

x
x

8 762
5 657

0.40
0.26

.b
p

4. Biaya / Cost:
a.
Sewa Alat Pertanian / Hire
Of Agricultural Implements
b.
Sewa Hewan / Hire Of
Animals
c.
Biya Pengairan /
Irrigation Fee
d.
Pemeliharaan Alat
(Sarana) / Mainternance
e.
Biaya Pengangkutan /
Transportation
f.
Pekerjaan Yang
Diborongkan / Contracted
Works
g.
Lainnya / Others
5. Upah Buruh / Wages
(Salaries)
a.
Mencangkul / Huing
Workers
b.
Membajak / Plowing
Workers
c.
Menanam / Planting
Workers
d.
Memelihara (Menyiangi)
Weeding And Related
Workers
e.
Memanen / Harvest
Workers
f.
Lain-Lain / Others
6. Pengeluaran Lain /
Other Cost
a.
Pajak / Taxes
b.
Lainnya / Others

id

Perincian
Items

Sumber : Struktur Ongkos dan Usaha Tani Propinsi NTT 1999


Source :

306

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.2.6


Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha PenanamanTanaman Jagung
Production and Cost of Production Per Hectare of Maize
1999
Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

2 079

1 939 969

Jumlah Pengeluaran /
Total Cost

429 612

Pembelian / Purchased

b.

Produksi Sendiri / Own


Production

0.13

27.37

41 174

2.12

0.15

1 680

0.09

Urea

2.85

3 518

0.18

Tsp / Dap

0.58

1 056

0.05

Lainnya / Others

1.25

1 250

0.07

1 228

0.06

Insectisida/ Insecticides

b.

Lainnya / Others

3. Pupuk / Fertilizers

tt

a.

//n

Pabrik (Kimia) / Chemical

ht
tp
:
b.

22.15

2 527

2. Pestisida / Pesticides

a.

100.00

1.79

.b
p

a.

s.
g

1. Bibit / Seed :

o.

Produksi / Production

Persentase Biaya
Terhadap Nilai Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

id

Perincian
Items

Kandang (Hijau) / Manure

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

307

PERTANIAN/AGRICULTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.2.6.


Perincian
Items

Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

7 899

tt

//n

ht
tp
:

0.40

7 850

0.41

7 542

0.39

6 565

0.34

o.

id

s.
g

x
x

47 542

2.45

35 612

1.84

14 430

0.74

37 937

1.96

4 595

0.24

50 260

2.58

25 308

1.36

64 634

3.33

42 820

2.22

x
x

11 814
12 371

0.61
0.64

.b
p

4. Biaya / Cost:
a.
Sewa Alat Pertanian / Hire
Of Agricultural
Implements
b.
Sewa Hewan / Hire Of
Animals
c.
Biya Pengairan /
Irrigation Fee
d.
Pemeliharaan Alat
(Sarana) / Mainternance
e.
Biaya Pengangkutan /
Transportation
f.
Pekerjaan Yang
Diborongkan / Contracted
Works
g.
Lainnya / Others
5. Upah Buruh / Wages
(Salaries)
a.
Mencangkul / Huing
Workers
b.
Membajak / Plowing
Workers
c.
Menanam / Planting
Workers
d.
Memelihara (Menyiangi)
Weeding And Related
Workers
e.
Memanen / Harvest
Workers
f.
Lain-Lain / Others
6. Pengeluaran Lain /
Other Cost
a.
Pajak / Taxes
b.
Lainnya / Others

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

Sumber : Struktur Ongkos dan Usaha Tani Propinsi NTT 1999


Source :

308

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.2.7


Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Ubi Kayu
Production and Cost of Production Per Hectare of Cassava
1999
Persentase Biaya
Terhadap Nilai Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Produksi / Production

10 100

1 953 858

100.00

Jumlah Pengeluaran /
Total Cost

300 889

15.40

Pembelian / Purchased

b.

Produksi Sendiri / Own


Production

2. Pestisida / Pesticides

o.

19 539

1.00

.b
p

a.

s.
g

1. Bibit / Seed :

id

Perincian
Items

Insectisida/ Insecticides

b.

Lainnya / Others

Urea

Tsp / Dap

Lainnya / Others

7 250

0.37

Kandang (Hijau) / Manure

6 750

0.35

3. Pupuk / Fertilizers

//n

Pabrik (Kimia) / Chemical

ht
tp
:

a.

tt

a.

b.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

309

PERTANIAN/AGRICULTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.2.7.


Perincian
Items

Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

4. Biaya / Cost:

d.
e.
f.
g.

10 895

ht
tp
:

//n

tt

5. Upah Buruh / Wages


(Salaries)
a.
Mencangkul / Huing
Workers
b.
Membajak / Plowing
Workers
c.
Menanam / Planting
Workers
d.
Memelihara (Menyiangi)
Weeding And Related
Workers
e.
Memanen / Harvest
Workers
f.
Lain-Lain / Others

0.63

id

12 360

o.

c.

24 421

s.
g

b.

Sewa Alat Pertanian / Hire


Of Agricultural Implements
Sewa Hewan / Hire Of
Animals
Biya Pengairan / Irrigation
Fee
Pemeliharaan Alat (Sarana)
/ Mainternance
Biaya Pengangkutan /
Transportation
Pekerjaan Yang
Diborongkan / Contracted
Works
Lainnya / Others

0.56
-

1.25

14 618

0.75

22 645

1.16

14 618

0.75

22 600

1.16

15 895

0.80

15 925

0.82

16 135

0.85

66 900

3.40

.b
p

a.

15 275

0.78

6. Pengeluaran Lain /
Other Cost
a.
Pajak / Taxes

6 928

0.35

b.

8 135

0.42

Lainnya / Others

Sumber : Struktur Ongkos dan Usaha Tani Propinsi NTT 1999


Source :

310

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.2.8


Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Ubi Jalar
Production and Cost of Production Per Hectare of Sweet Potatoes
1999
Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

1. Bibit / Seed :
a.
Pembelian / Purchased

100.00

503 498

18.64

26 325

0.97

Urea

Tsp / Dap

Lainnya / Others

Kandang (Hijau) / Manure

Produksi Sendiri / Own


Production

2. Pestisida / Pesticides
a.
Insectisida/ Insecticides

tt

Lainnya / Others

//n

b.

2 701 800

.b
p

b.

o.

7 900

Jumlah Pengeluaran /
Total Cost

s.
g

Produksi / Production

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

id

Perincian
Items

ht
tp
:

3. Pupuk / Fertilizers
a.
Pabrik (Kimia) / Chemical

b.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

311

PERTANIAN/AGRICULTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.2.8


Perincian
Items

Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Persentase Biaya
Terhadap Nilai Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

1 620

0.06

id

o.

9 720

0.36

11 340

0.42

51 840

1.92

8 910

0.33

63 285

2.34

102 465

3.79

s.
g

.b
p

4. Biaya / Cost:
a.
Sewa Alat Pertanian / Hire
Of Agricultural Implements
b.
Sewa Hewan / Hire Of
Animals
c.
Biya Pengairan / Irrigation
Fee
d.
Pemeliharaan Alat (Sarana) /
Mainternance
e.
Biaya Pengangkutan /
Transportation
f.
Pekerjaan Yang
Diborongkan / Contracted
Works
g.
Lainnya / Others

108 240

4.01

x
x

48 885
38 475

1.82
1.42

6. Pengeluaran Lain /
Other Cost
a.
Pajak / Taxes
b.
Lainnya / Others

x
x

14 593
17 800

0.54
0.66

ht
tp
:

//n

tt

5. Upah Buruh / Wages


(Salaries)
a.
Mencangkul / Huing
Workers
b.
Membajak / Plowing
Workers
c.
Menanam / Planting
Workers
d.
Memelihara (Menyiangi)
Weeding And Related
Workers
e.
Memanen / Harvest Workers
f.
Lain-Lain / Others

Sumber : Struktur Ongkos dan Usaha Tani Propinsi NTT 1999


Source

312

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.2.9


Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Kacang Tanah
Production and Cost of Production Per Hectare of Peanut
1999
Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

970

3 248 200

100.00

Jumlah Pengeluaran /
Total Cost

633 842

19.51

14 700

0.45

47.48

302 343

9.31

s.
g

Produksi / Production

1. Bibit / Seed :
Pembelian / Purchased

b.

Produksi Sendiri / Own


Production

2. Pestisida / Pesticides

3.64

.b
p

a.

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

id

Banyaknya
Numbers
(Kg)

o.

Perincian
Items

Insectisida/ Insecticides

b.

Lainnya / Others

Urea

Tsp / Dap

Lainnya / Others

Kandang (Hijau) / Manure

//n

tt

a.

3. Pupuk / Fertilizers

Pabrik (Kimia) / Chemical

ht
tp
:

a.

b.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

313

PERTANIAN/AGRICULTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.2.9


Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Persentase Biaya
Terhadap Nilai Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

21 000

0.65

20 500

0.63

8 981

0.28

24 010

0.74

tt

//n

ht
tp
:

6. Pengeluaran Lain /
Other Cost
a.
Pajak / Taxes
b.
Lainnya / Others

o.

57 190

1.76

3 220

0.10

46 300

1.42

3 500

0.11

27 980

0.86

20 640

0.63

x
x

43 620
22 470

1.34
0.69

x
x

14 168
3 220

0.44
0.10

.b
p

5. Upah Buruh / Wages


(Salaries)
a.
Mencangkul / Huing
Workers
b.
Membajak / Plowing
Workers
c.
Menanam / Planting Workers
d.
Memelihara (Menyiangi)
Weeding And Related
Workers
e.
Memanen / Harvest Workers
f.
Lain-Lain / Others

s.
g

4. Biaya / Cost:
a.
Sewa Alat Pertanian / Hire
Of Agricultural Implements
b.
Sewa Hewan / Hire Of
Animals
c.
Biya Pengairan / Irrigation
Fee
d.
Pemeliharaan Alat (Sarana) /
Mainternance
e.
Biaya Pengangkutan /
Transportation
f.
Pekerjaan Yang Diborongkan
/ Contracted Works
g.
Lainnya / Others

id

Perincian
Items

Sumber : Struktur Ongkos dan Usaha Tani Propinsi NTT 1999


Source

314

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.2.10


Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Kacang Kedelai
Production and Cost of Production Per Hectare of Soybean
1999
Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

1. Bibit / Seed :

3 515 366

o.

728

Jumlah Pengeluaran /
Total Cost

671 466

s.
g

Produksi / Production

Persentase Biaya
Terhadap Nilai Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

id

Perincian
Items

100.00
19.10

Pembelian / Purchased

9.60

44 400

1.26

b.

Produksi Sendiri / Own


Production

34.79

120 295

3.42

2. Pestisida / Pesticides

.b
p

a.

Insectisida/ Insecticides

b.

Lainnya / Others

7.35

7 350

0.22

5.88

5 880

0.17

3. Pupuk / Fertilizers

Pabrik (Kimia) / Chemical

//n

a.

tt

a.

Urea

ht
tp
:

Tsp / Dap

Lainnya / Others

b.

Kandang (Hijau) / Manure

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

315

PERTANIAN/AGRICULTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.2.10


Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Persentase Biaya
Terhadap Nilai Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

9 800

0.28

2 450

tt

//n

ht
tp
:

o.
15 700

s.
g

0.07
0.45

55 125

1.57

51 450

1.46

80 320

2.28

78 890

2.24

125 400

3.57

x
x

10 290
58 800

0.29
1.67

x
x

5 316
-

0.15
-

.b
p

4. Biaya / Cost:
a.
Sewa Alat Pertanian / Hire
Of Agricultural Implements
b.
Sewa Hewan / Hire Of
Animals
c.
Biya Pengairan / Irrigation
Fee
d.
Pemeliharaan Alat (Sarana) /
Mainternance
e.
Biaya Pengangkutan /
Transportation
f.
Pekerjaan Yang
Diborongkan / Contracted
Works
g.
Lainnya / Others
5. Upah Buruh / Wages
(Salaries)
a.
Mencangkul / Huing
Workers
b.
Membajak / Plowing
Workers
c.
Menanam / Planting
Workers
d.
Memelihara (Menyiangi)
Weeding And Related
Workers
e.
Memanen / Harvest Workers
f.
Lain-Lain / Others
6. Pengeluaran Lain /
Other Cost
a.
Pajak / Taxes
b.
Lainnya / Others

id

Perincian
Items

Sumber : Struktur Ongkos dan Usaha Tani Propinsi NTT 1999


Source

316

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.3.1


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Kelapa di Setiap Kabupaten
Coconut Planting area and Production of Estate by Regency
2002

(2)

(3)

(4)

(5)

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)
(6)

17 992.00

8 713.68

3 347.62

30 053.30

3 293.57

02. Sumba Timur

1 273.07

2 832.85

452.04

4 557.96

2 217.47

03. Kupang*)

6 289.23

10 834.02

17 123.25

7 341.03

10 608.49

2 356.67

153.27

13 118.43

982.00

4 902.11

3 674.77

237.22

8 814.10

1 367.92

06. Belu

1 678.34

6 349.21

256.33

8 283.88

5 720.47

07. Alor

183.48

3 290.65

48.92

3 523.05

816.27

1 908.22

2 618.95

89.11

4 616.28

1 623.91

2 431.75

8 479.53

10 911.28

9 601.53

5 219.56

19 803.30

2 915.93

27 938.79

17 287.54

2 582.76

8 759.05

1 216.05

12 557.86

7 006.93

12. Ngada

5 201.37

12 836.72

18 038.09

3 305.55

13. Manggarai

6 119.23

8 327.55

1 050.00

15 496.78

2 439.63

64 481.39

96 258.00

9 677.38

170 416.77

61 379.91

08. Lembata

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende

//n

09. Flotim

71.

Kota Kupang
Jumlah
Total

s.
g

.b
p

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

o.

01. Sumba Barat

tt

(1)

id

Kabupaten
Regency

Tidak
Belum
Jumlah Luas
Sudah
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Menghasilkan
(Rusak)
Not Yet
Total Of Area
Yielding
Destroyed
Yielding
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
: Including Kota Kupang

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

319

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.3.2


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Kopi di Setiap Kabupaten
Coffee Planting area and Production of Estate by Regency
2002
Tidak
Belum
Jumlah Luas
Sudah
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Menghasilkan
(Rusak)
Not Yet
Total Of Area
Yielding
Destroyed
Yielding
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)

02. Sumba Timur


03. Kupang

*)

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

(3)

(4)

(5)

id

(2)

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)
(6)

7 195.01

7 432.27

2 598.01

17 225.29

2 261.04

115.84

303.12

35.72

454.68

61.74

101.52

122.64

224.16

17.83

726.25

83.00

809.25

48.24

456.67

72.34

1 827.05

95.60

218.35

409.09

44.76

s.
g

(1)

01. Sumba Barat

o.

Kabupaten
Regency

1 298.04
190.74

07. Alor

412.15

163.46

15.03

590.64

21.92

08. Lembata

675.92

317.47

8.45

1 001.84

154.95

09. Flores Timur

11. Ende

1 559.41

1 661.94

3 221.35

360.84

339.90

1 341.42

325.22

2 006.54

163.25

3 813.29

3 423.74

2.25

7 239.28

1 298.49

4 158.24

2 849.54

7 007.78

1 921.67

10 384.27

19 116.23

3 284.52

32 785.02

9 739.88

73 798.47

16 035.26

//n

10. Sikka

tt

.b
p

06. Belu

12. Ngada

ht
tp
:

13. Manggarai
71.

Kota Kupang

Jumlah
30 293.00
37 172.38
6 333.09
Total
Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
: Including Kota Kupang

320

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.3.3


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Cengkeh di Setiap Kabupaten
Clove Planting area and Production of Estate by Regency
2002

Kabupaten
Regency

Tidak
Belum
Jumlah Luas
Sudah
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Menghasilkan
(Rusak)
Not Yet
Total Of Area
Yielding
Destroyed
Yielding
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(4)

1 532.26

145.01

155.44

1 832.71

36.00

02. Sumba Timur

03. Kupang*)

01. Sumba Barat

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

14.76

14.76

1.14

10.04

90.53

20.56

121.13

32.71

10.75

7.27

1.73

19.75

0.52

291.21

174.39

465.60

26.80

387.73

1 133.79

112.28

1 633.80

276.57

123.19

735.82

859.02

227.94

667.77

816.22

1 483.99

341.25

3 519.34

1 322.04

716.00

5 557.38

177.71

6 531.54

4 432.56

1 004.29

11 968.39

1 120.12

.b
p

ht
tp
:

//n

09. Flores Timur

11. Ende

tt

08. Lembata

10. Sikka

07. Alor

12. Ngada

13. Manggarai

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

(6)

06. Belu

(5)

id

(3)

o.

(2)

s.
g

(1)

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
: Including Kota Kupang

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

321

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.3.4


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Coklat /
Kakao di Setiap Kabupaten
Cocoa Planting area and Production of Estate by Regency
2002

(3)

(4)

362.43

206.90

2 152.10

112.79

8.92

232.17

241.09

2.98

7.29

15.76

2.50

121.04

70.06

377.52

21.00

02. Sumba Timur


03. Kupang

*)

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

id

(2)

(5)

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)

1 582.77

s.
g

(1)

01. Sumba Barat

o.

Kabupaten
Regency

Tidak
Belum
Jumlah Luas
Sudah
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Menghasilkan
(Rusak)
Not Yet
Total Of Area
Yielding
Destroyed
Yielding
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)

8.47

06. Belu

181.92

209.56

36.77

428.25

17.16

07. Alor

12.21

162.42

9.12

183.75

1.24

399.32

229.45

5.59

634.36

45.67

tt

.b
p

186.42

(6)

1 568.78

840.26

2 409.04

161.27

7 293.79

12 038.53

1 325.38

20 657.70

4 582.74

3 215.74

1 479.05

4 694.81

791.77

12. Ngada

1 627.97

258.29

1 886.26

132.77

13. Manggarai

2 920.62

1 689.03

106.00

4 715.65

216.75

18 607.61

17 400.07

1 754.25

37 761.93

6 042.97

08. Lembata

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende

//n

09. Flores Timur

71.

Kota Kupang
Jumlah
Total

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
: Including Kota Kupang

322

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.3.5


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Jambu Mete
di Setiap Kabupaten
Chasen Planting area and Production of Estate by Regency
2002

(1)

(2)

(3)

(4)

5 390.42

5 088.65

02. Sumba Timur

2 867.25

2 489.02

8 247.88

1 478.92

3 531.30

(5)

4 185.62

14 664.69

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)
(6)

1 822.49

8 985.60

1 239.67

1 100.23

10 827.03

180.92

93.78

3 625.08

19.69

12 387.98

2 014.53

602.00

15 004.51

402.51

06. Belu

469.65

305.14

774.79

68.45

07. Alor

7 370.68

2 193.82

11.14

9 575.64

419.55

08. Lembata

4 819.37

2 617.92

59.22

7 496.51

672.81

17 239.32

9 257.31

26 496.63

6 971.66

9 216.57

10 227.68

1 603.21

21 047.46

1 729.73

3 468.64

3 278.55

247.55

6 994.74

1 177.52

8 102.28

2 781.09

10 883.37

1 491.38

13 722.83

8 477.92

2 948.02

25 148.77

1 381.78

92 014.80

47 686.41

14 327.10

154 028.31

16 905.35

03. Kupang

*)

09. Flores Timur

11. Ende

//n

10. Sikka

.b
p

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

12. Ngada

ht
tp
:

13. Manggarai

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

s.
g

3 629.33

tt

01. Sumba Barat

id

Tidak
Belum
Jumlah Luas
Sudah
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Menghasilkan
(Rusak)
Not Yet
Total Of Area
Yielding
Destroyed
Yielding
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)

o.

Kabupaten
Regency

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
: Including Kota Kupang

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

323

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.3.6


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Kemiri di Setiap Kabupaten
Cande Nut Planting area and Production of Estate by Regency
2002
Tidak
Belum
Jumlah Luas
Sudah
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Menghasilkan
(Rusak)
Not Yet
Total Of Area
Yielding
Destroyed
Yielding
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(2)

(3)

(4)

876.71

1 153.58

4 721.02

1 184.72

14 564.35

2 338.39

13 443.22

06. Belu

1 866.10

07. Alor

1 261.77

08. Lembata
09. Flores Timur

02. Sumba Timur


03. Kupang

*)

2 169.81

434.48

5 905.74

1 135.51

1 824.93

18 727.67

875.28

3 292.56

514.99

17 250.77

2 639.44

1 933.74

3 799.84

1 394.77

5 106.77

38.92

6 407.46

46.69

1 927.55

772.58

25.82

2 725.95

629.46

1 431.94

1 011.48

2 443.42

883.27

263.75

279.30

68.85

611.90

96.55

1 628.57

4 926.04

25.78

6 580.39

3 506.33

943.56

3 018.52

3 962.08

1 004.84

11 993.72

6 371.77

720.81

19 086.30

1 978.45

52 994.71

30 616.87

3 333.80

86 945.38

13 995.61

12. Ngada

ht
tp
:

13. Manggarai
71.

139.52

tt

11. Ende

//n

10. Sikka

Kota Kupang
Jumlah
Total

(6)

.b
p

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

(5)

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)

s.
g

id

(1)

01. Sumba Barat

o.

Kabupaten
Regency

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
: Including Kota Kupang

324

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.3.7


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Kapuk di Setiap Kabupaten
Kapok Planting area and Production of Estate by Regency
2002

01. Sumba Barat


02. Sumba Timur
03. Kupang*)

(4)

(5)

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)
(6)

6 941.14

3 649.69

2 717.48

13 308.31

482.54

173.81

559.53

57.74

791.08

230.38

1 548.23

2 671.48

19.45

4 239.16

1 529.02

3 235.43

856.00

23.49

4 114.92

23.49

386.37

1 238.56

249.46

1 874.39

359.33

06. Belu

119.34

209.37

328.71

36.47

07. Alor

.b
p

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

(3)

id

(2)

o.

(1)

s.
g

Kabupaten
Regency

Tidak
Belum
Jumlah Luas
Sudah
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Menghasilkan
(Rusak)
Not Yet
Total Of Area
Yielding
Destroyed
Yielding
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)

08. Lembata

12. Ngada

ht
tp
:

13. Manggarai
71.

23.71

173.43

3.40

200.54

20.30

85.05

474.82

69.70

629.57

99.04

83.21

197.04

0.22

280.47

65.54

//n

10. Sikka
11. Ende

tt

09. Flores Timur

Kota Kupang
Jumlah
Total

826.93

2 714.34

974.47

4 515.74

414.33

13 423.22

12 744.26

4 115.41

30 282.89

3 260.44

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
: Including Kota Kupang

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

325

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.3.8


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Jarak di Setiap Kabupaten
Castrol Oil Planting area and Production of Estate by Regency
2002
Tidak
Belum
Jumlah Luas
Sudah
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Menghasilkan
(Rusak)
Not Yet
Total Of Area
Yielding
Destroyed
Yielding
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(3)

(4)

02. Sumba Timur

03. Kupang

*)

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

07. Alor
08. Lembata

97.02

358.31

455.33

391.76

//n

11. Ende

tt

09. Flores Timur


10. Sikka

(6)

.b
p

06. Belu

12. Ngada

71. Kota Kupang

Jumlah
Total

97.02

358.31

455.33

391.76

ht
tp
:

13. Manggarai

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)

(5)

s.
g

(1)

o.

(2)

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
: Including Kota Kupang

326

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.3.9


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Vanili di Setiap Kabupaten
Vanilla Planting area and Production of Estate by Regency
2002

(3)

(4)

30.42

47.58

36.01

4.86

02. Sumba Timur


03. Kupang

*)

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

(6)

49.96

4.86

0.61

0.14

62.00

62.75

0.12

tt

07. Alor

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)

114.01

.b
p

06. Belu

(5)

id

01. Sumba Barat

(2)

o.

(1)

s.
g

Kabupaten
Regency

Tidak
Belum
Jumlah Luas
Sudah
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Menghasilkan
(Rusak)
Not Yet
Total Of Area
Yielding
Destroyed
Yielding
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)

140.17

278.89

419.06

89.28

45.21

53.72

0.14

99.07

12.61

12. Ngada

342.54

228.91

571.45

226.73

13. Manggarai

346.80

548.02

259.35

1 154.17

145.57

910.00

1 157.12

295.50

2 362.62

524.15

08. Lembata
09. Flores Timur

ht
tp
:

11. Ende

//n

10. Sikka

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
: Including Kota Kupang

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

327

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.3.10


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Lada di Setiap Kabupaten
Papere Planting area and Production of Estate by Regency
2002
Jumlah
Tidak
Belum
Jumlah Luas
Sudah
Produksi
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Menghasilkan
Total Of
(Rusak)
Not Yet
Total Of Area
Yielding
Production
Destroyed
Yielding
(Ha)
(Ha)
(Ton)
(Ha)
(Ha)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

02. Sumba Timur

14.00

.b
p

6.40

3.70

10.10

0.21

tt

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

s.
g

03. Kupang

*)

(6)

o.

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

87.42

161.56

248.98

32.53

18.46

15.63

0.21

34.30

2.51

73.03

6.00

79.03

3.00

13. Manggarai

71. Kota Kupang

142.33

112.43

254.97

26.23

14.00

06. Belu

07. Alor
08. Lembata
09. Flores Timur

11. Ende

//n

10. Sikka

ht
tp
:

12. Ngada

Jumlah
Total

0.21

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
Including Kota Kupang

328

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.3.11


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Pala di Setiap Kabupaten
Nutmeg Planting area and Production of Estate by Regency
2002

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

02. Sumba Timur

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

.b
p

06. Belu

s.
g

03. Kupang

*)

07. Alor

(6)

o.

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

Jumlah
Tidak
Belum
Jumlah Luas
Sudah
Produksi
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Menghasilkan
Total Of
(Rusak)
Not Yet
Total Of Area
Yielding
Production
Destroyed
Yielding
(Ha)
(Ha)
(Ton)
(Ha)
(Ha)

21.87

21.87

130.09

241.29

371.38

31.88

11.16

8.00

0.25

19.41

6.60

42.59

2.09

44.68

1.00

13. Manggarai

71. Kota Kupang

183.84

251.38

0.25

435.47

39.48

09. Flores Timur

11. Ende

//n

10. Sikka

tt

08. Lembata

ht
tp
:

12. Ngada

Jumlah
Total

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
Including Kota Kupang

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

329

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.3.12


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Pinang di Setiap Kabupaten
Area Nut Planting area and Production of Estate by Regency
2002

02. Sumba Timur


03. Kupang

*)

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

(3)

(4)

14 215.72

472.85

1 785.96

407.89

891.78

354.75

(6)

27 577.58

2 997.25

45.49

2 304.30

1 006.93

1 299.67

983.63

167.30

522.05

100.88

701.32

123.00

1 819.07

328.39

76.42

113.63

190.05

23.22

07. Alor

428.75

350.62

26.50

805.87

58.60

08. Lembata

119.50

249.62

3.23

372.35

20.44

19.75

19.75

372.79

926.72

0.02

1 299.53

392.70

713.31

1 521.81

299.41

2 534.53

182.98

3 821.51

20 694.61

3 599.30

28 115.42

6 074.58

10. Sikka
11. Ende

//n

09. Flores Timur

tt

06. Belu

(5)

3 104.88

.b
p

994.75

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)

id

(2)

10 256.98

s.
g

(1)

01. Sumba Barat

o.

Kabupaten
Regency

Tidak
Belum
Jumlah Luas
Sudah
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Menghasilkan
(Rusak)
Not Yet
Total Of Area
Yielding
Destroyed
Yielding
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)

ht
tp
:

12. Ngada

13. Manggarai

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
Including Kota Kupang

330

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.3.13


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Tembakau di Setiap Kabupaten
Tobacco Planting area and Production of Estate by Regency
2002

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

1 407.79

02. Sumba Timur

8.00

20.70

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

28.70

4.21

.b
p

06. Belu

46.98

s.
g

03. Kupang

*)

07. Alor

(6)

1 407.79

o.

01. Sumba Barat

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)

id

Kabupaten
Regency

Tidak
Belum
Jumlah Luas
Sudah
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Menghasilkan
(Rusak)
Not Yet
Total Of Area
Yielding
Destroyed
Yielding
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)

511.65

511.65

81.39

12. Ngada

13. Manggarai

71. Kota Kupang

8.00

1 940.14

1 948.14

132.58

09. Flores Timur

ht
tp
:

11. Ende

//n

10. Sikka

tt

08. Lembata

Jumlah
Total

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
Including Kota Kupang

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

331

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.3.14


Luas Areal dan Produksi Sayur-Sayuran di Nusa Tenggara Timur
Plants and Vegetables Production in Nusa Tenggara Timur
2002

(1)

(2)

(3)

788

02. Bawang Putih

699

314

03. Bawang Daun

102

81

1 054

05. Kubis

453

06. Petsai / Sawi

930

07. Wortel

231

08. Lobak

09. Kacang Merah


10. Kacang Panjang
12. Tomat

//n

13. Terung
14. Buncis

4 993

15.74

6 557

60.39

3 980

400

79.25

3 170

864

34.34

2 967

175

52.80

924

0.00

9 565

2 940

41.97

12 339

3 105

981

56.59

5 554

909

764

34.16

2 610

o.

467

659

749

628

48.74

3 061

618

512

74.00

3 789

520

421

49.93

2 102

tt

11. Cabe

(5)

63.36
57.65

.b
p

04. Kentang

Jumlah Produksi
Total Of
Production
(Ton)

(4)

886

s.
g

01. Bawang Merah

Rata-Rata
Produksi
Average Of
Production
(Kw/Ha)

id

Jenis Sayuran
Type Of Vegetables

Luas Area Tanam Luas Area Panen


Plantingarea
Area Harvested
(Ha)
(Ha)

316

246

46.67

1 148

16. Labu Siam

843

580

63.29

3 671

ht
tp
:

15. Ketimun

17. Kangkung

521

383

34.23

1 311

18. Bayam

701

391

16.52

646

19. Melinjo

334

45.00

20. Petay
94
Sumber : Dinas Pertanian Propinsi Nusa Tenggara Timur
Source Agriculture Service Of Nusa Tenggara Timur

0.00

332

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.3.15


Luas Areal dan Produksi Buah-Buahan di Nusa Tenggara Timur
Plant and Fruits Production in Nusa Tenggara Timur
2002

02. Belimbing
03. Duku / Langsat
04. Durian

Hektar
Hectare

(3)

(4)

2 834 142

835 294

12.112

61 524

34 929

87

2 970

20

138 472

1 813

Jambu Biji

1 601 306

06. Jambu Air

229 472

Rata-Rata
Produksi
Average Of
Production
(Kw/Ha)

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)

(5)

(6)

id

Pohon
Plants

(2)

01. Advokat

05.

Panen
Harvested

45.48

10

103.47

900

0.00

25

19.60

49
7 895

s.
g

(1)

Jumlah
Tanaman/
Pohon
Total Of
Plants

o.

Jenis Buah Buahan


Type Of Fruits

536 615

1 609

49.07

9 470

30

50.61

152

8 911 341

2 008 803

7 226

59.45

42 956

08. Mangga

10 978 622

1 979 406

28 720

43.71

125 522

09. Manggis

10 372

0.00

4 084 284

1 174 499

17 244

44.78

77 214

.b
p

07. Jeruk

10. Nangka

15 234 111

4 332 866

1 349

43.86

5 916

12. Pepaya

10 247 209

3 042 572

2 739

92.84

25 430

25 005 851

11 582 702

13. Pisang

tt

11. Nenas

13 869

55.24

76 616

732 946

37 805

548

78.69

4 312

754 347

46 440

57

18.65

105

180 164

12 078

44

46.20

203

17. Sirsak

1 461 311

204 375

388

36.84

1 429

18. Sukun

202 557

43 124

602

46.75

2 816

111

88

27.27

240

15. Salak

ht
tp
:

16. Sawo

//n

14. Rambutan

19. Semangka
20. Melon

Sumber : Dinas Pertanian Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Agriculture Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

333

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.4.1


Populasi Kayu Cendana Nusa Tenggara Timur Diperinci menurut Kabupaten
Production of Cendana Wood of Nusa Tenggara Timur by Regency
1999
Pohon Induk
Principal Trees

Pohon Muda
Small Trees

(1)

(2)

(3)

822

90 584

01. Sumba Barat

5 127
10 521

04. Timor Tengah Selatan

80 655

s.
g

03. Kupang

05. Timor Tengah Utara

193 365
85 235

43 507

92 334

182 133

502 5844

: Dinas Kehutanan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Foresty Service Of Nusa Tenggara Timur

ht
tp
:

//n

tt

Sumber
Source

17 069

42 266

.b
p

06. Belu
Jumlah
Total

107 521

o.

02. Sumba Timur

id

Kabupaten
Regency

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

337

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel /
Ikhtisar Rencana / Pola Pengu
Nusa Tenggara Timur
Plannned and Foresty Area by Its
1
9

(1)

(2)

11 040.00 167 124.29

II. Timor & Sekitarnya

Sawu

Rote

Alor & Pantar

14 655.90 265 641.64

.b
p

Timor & Semau

Hutan
Produksi
Konversi
Convertion
Forest
(6)

38 645.14

48 949.18

74 574.62

260 568.92

3 824.00

421.70

7 523.00

0.00

0.00

0.00

1 214.30

17 929.73

0.00

11 131.90

0.00

2 785.20

52 413.95

22 860.07

19 793.83

0.00

17 232.80 220 584.36

46 347.14

47 349.90 713 216.97

197 249.73

tt

53 467.90

s.
g

I. Sumba

(3)

Hutan
Produksi
Tetap
Definitive
Productive
Forest
(5)

id

Kabupaten
Regency

Hutan
Produksi
Terbatas
Limited
Productive
Forest
(4)

o.

Hutan
Luas Wilayah
Lindung
Total Of Area
Protective
(Km2)
Forest

//n

III. Flores & Sekitarnya

ht
tp
:

(Flores,Solor,Adonara,
Rinca, Lembata &
Komodo)
Nusa Tenggara
Timur

98 218.19

49 053.85

428 357.98 101 827.03

Sumber
: Dinas Kehutanan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Source
Forestry Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan : *) Hasil Padu Serasi Rencana Tata Ruang Wilayah Propinsi
Dan Tata Guna Hutan Kesepakatan Propinsi NTT.

338

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tanaman
Buru
Hunting
Forest

Taman
Wisata
Reserve
Forest

Taman
Nasional
Natonal
Park

Hutan
Bakau
Mangrove

Jumlah
Total

(9)

(10)

(11)

(12)

(13)

15 638.84

0.00

0.00

25 743.67

13 566.82

3 580.67

0.00

1 562.00

0.00

0.00

0.00

3 436.25

327 261.60

0.00

10 398.79

721 402.73

0.00

0.00

5.00

7 528.00

0.00

0.00

7 157.23

39 780.80

0.00

1 985.70

105 804.60

63 233.60

.b
p

0.00

2 000.00
0.00

0.00

8 751.05

3 787.99

ht
tp
:

25 270.74

//n

tt

0.00

0.00

o.

(7)

Suaka
Marga
Satwa
Natural
Park
(8)

s.
g

Cagar
Alam
Original
Forest

id

Table 6.4.2
kuhan dan Penatagunaan Hutan di
menurut Fungsinya
Function of Nusa Tenggara Timur
9
9

66 653.25

18 916.81

0.00

5 850.67

87 170.11

59 058.53

17 712.57

627 203.48

159 154.76

59 058.53

40 695.54

1 808 981.21

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

339

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.4.3


Produksi Kayu Cendana Nusa Tenggara Timur Diperinci menurut Kabupaten
Production of Cendana Wood of Nusa Tenggara Timur by Regency
2002
Produksi
Production
(Kg)
(2)

Kabupaten
Regency
(1)

50 018

id

01. Sumba Barat

30 088

o.

02. Sumba Timur


03. Kupang

s.
g

04. Timor Tengah Selatan


05. Timor Tengah Utara

Jumlah
Total

.b
p

06. Belu

72 578

17 100
91 475

261 259

ht
tp
:

//n

tt

Sumber : Dinas Kehutanan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Foresty Service Of Nusa Tenggara Timur

340

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.4.4


Produksi Hasil Hutan Diperinci Per Jenis Kayu, Non Kayu dan Perburuan
Forest Production by Kind of Wood Non Wood and Hunting
2002
Satuan
Units

Jumlah Produksi
Total Of Production

(1)

(2)

(3)

id

Jenis Hasil Hutan


Kind Of Forest Product

5.
6.
7.
8.
9.

ht
tp
:

10.
11.
12.
13.

14.

61,525

M3

3 097,649

M3

310,892

Kg

3 519

M3

8,672

Ton

261,259

Kg

8 500

Kg

Kg

M3

M3

M3

155,59

Kg

275 431

s.
g

4.

1 046,205

.b
p

3.

M3
M

tt

2.

Kayu Rimba Persegi


Beam Timber
Kayu Rimba Bulat
Log Timber
Kayu Jati Persegi
Lardwood Beam
Kayu Jati Bulat
Lardwood Log
Kayu Kuning
Yellow Wood
Kayu Merah
Red Wood
Kayu Cendana
Cendana Wood
Kayu Manis
Cennamon Wood
Kayu Gaharu
Aloe Wood
Arang
Charcoal
Balok Tuak
Palm Beam
Kayu Meranti Bulat
Morantee Wood Log
Kayu Meranti Persegi
Morantee Wood Beam
Kayu Bayam
Spinach Wood

//n

1.

o.

A. Kayu-Kayuan, Arang & Pohon

15. Sheetlac

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

341

PERTANIAN/AGRICULTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.4.4.


Jenis Hasil Hutan
Kind Of Forest Product

Satuan
Units

Jumlah Produksi
Total Of Production

(1)

(2)

(3)

B. Non Kayu, Kulit Dan Daun


1.

Kg

s.
g

Kg

342

Kg

Kg

550

.b
p

//n

ht
tp
:

C. Perburuan
1.
Madu
Honey
2.
Burung
Bird
3.
Rusa
Deer
4.
Tanduk Rusa
Deer Horn
5.
Kera
Monkey
6.
Ular Sanca
Python Snake

2 325

o.

Ton

4 568

id

Ton

tt

Asam
Tanarind
2.
Kemiri
Candle Nut
3.
Sirih Hutan
Betel
4.
Tali Agel
Agel Rope
5.
Kulit Lobak
Radish
6.
Pinang Iris
Areca Nut (Cutted)
7.
Lilin
Wax
8.
Kunyit
Furmeric
9.
Kulit Kayu Manis
Cennamon Bark
10. Rotan
Rattan
11. Kencur
Greater Galingale

Kg

585

Kg

Kg

Kg

1 825

Kg

Liter
Litre
Ekor
Piece
Ekor
Piece
Kg
Ekor
Piece
Ekor
Piece

2 640
-

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.5.1


Populasi Ternak Besar menurut Jenis Ternak di Setiap Kabupaten
Large Livestock Population by Kind and Regency
2002
Sapi*)
Cow

Kabupaten
Regency
(1)

Kerbau
Buffalo

(2)

Kuda
Horse

(3)

(4)

6 085

30 460

16 008

02. Sumba Timur

38 800

31 .245

26 195

03. Kupang

142 510

17 613

16 461

04. Timor Tengah Selatan

111 776

o.

id

01. Sumba Barat

529

4 826

656

2 164

54 848

06. Belu

89 085

2 337

3 543

07. Alor

1 196

135

08. Lembata

1.328

1 435

1 470

30

2 347

4 533

461

3 025

6 271

2 339

2 419

32 238

11 087

7 691

9 838

35 701

6 857

71. Kota Kupang

3 176

34

51

Jumlah
Total

503 154

132 497

93 157

.b
p

s.
g

05. Timor Tengah Utara

09. Flores Timur

11. Ende
12. Ngada

ht
tp
:

//n

13. Manggarai

tt

10. Sikka

Sumber
Source

: Dinas Peternakan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Livestock Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

345

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.5.2


Populasi Ternak Kecil menurut Jenis Ternak di Setiap Kabupaten
Small Livestock Population by Kind and Regency
2002
Kabupaten
Regency

Babi
Pig

Domba
Sheep
(4)

(3)

51 701

9 159

02. Sumba Timur

31 910

33 810

878

03. Kupang

121 333

96 502

48 781

04. Timor Tengah Selatan

194 801
55 982

30 661

14 226

34

s.
g

05. Timor Tengah Utara

id

(2)

01. Sumba Barat

o.

(1)

Kambing
Goat

88 228

10 623

23

07. Alor

58 695

22 202

08. Lembata

42 688

26 944

452

111 381

48 080

2 073

86 463

31 640

197

59 943

17 935

47

127 874

38 045

3 061

123 296

37 418

91

16 178

3 590

33

1 170 473

420 835

55 631

.b
p

06. Belu

09. Flores Timur


10. Sikka

tt

11. Ende

//n

12. Ngada
13. Manggarai

71. Kota Kupang

ht
tp
:

Jumlah
Total

Sumber
Source

346

: Dinas Peternakan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Livestock Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.5.3


Populasi Ternak Unggas menurut Jenis Ternak di Setiap Kabupaten
Poultry Population by Kind and Regency
2002
Kabupaten
Regency
(1)

Ayam Kampung
Domestic Hens

Ayam Ras
Layer

Itik / Itik Manila


Duck/ Manila Duck

(2)

(3)

(4)

583 202

2 309

02. Sumba Timur

478 607

79 297

19 455

8 808

8 113

o.

2 023 404

2 213

724 695

05. Timor Tengah Utara

129 434

06. Belu

717 046

18 217

07. Alor

344 603

10 414

08. Lembata

175 963

16 173

464 105

9 792

459 403

40 356

2 400 864

51 526

564 278

15 590

570 323

7 326

71. Kota Kupang

452 500

Jumlah
Total

9 635 927

531 797

210 292

s.
g

04. Timor Tengah Selatan

.b
p

03. Kupang

id

01. Sumba Barat

09. Flores Timur

11. Ende

//n

12. Ngada

tt

10. Sikka

ht
tp
:

13. Manggarai

Keterangan: *) Termasuk Sapi Perah / Including Dairy Cow


Sumber : Dinas Peternakan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Source
Livestock Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

347

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.5.4


Banyaknya Rumah Potong Hewan menurut Kabupaten dan Statusnya
Number of Slaughter House by Regency and Status
2002
Kabupaten
Regency

Pemerintah
State

Swasta
Private

Jumlah
Total

(1)

(3)

(4)

02. Sumba Timur

03. Kupang

04. Timor Tengah Selatan

05. Timor Tengah Utara

08. Lembata

o.
0

s.
g

07. Alor

.b
p

06. Belu

id

(2)

01. Sumba Barat

13. Manggarai

71. Kota Kupang

20

24

09. Flores Timur

11. Ende

//n

12. Ngada

tt

10. Sikka

ht
tp
:

Jumlah
Total

Sumber
Source

348

: Dinas Peternakan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Livestock Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.5.5


Banyaknya Ternak yang Dipotong di Rumah Potong Hewan
Number of Live Stock Slaughtered by Slaughtering House
2002
Kabupaten
Regency

Sapi
Cow

(1)

(2)

694

4 212

2 291

1 045

81

2 562

2 599

188

4 475

7 312

1 318

6 599

18

3 238

22

1 078

4 560

78

805

7 187

1 682

4 781

41

2 041

3 477

87

190

3 643

9 073

268

15

18

2 397

7 043

370

78

1 359

4 883

1 903

371

277

2 883

10 416

581

1 194

2 835

10 044

8 413

589

272

9 884

29 705

4 430

31 886

95 345

78

.b
p

08. Lembata

tt

//n

13. Manggarai

ht
tp
:

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

Sumber
Source

o.

15 868

s.
g

2 323

71

10. Sikka

(5)

07. Alor

09. Flores Timur

id

(4)

5 259

12. Ngada

(5)

Babi
Pig

(3)

06. Belu

11. Ende

Kambing/
Goat

1 018

03. Kupang
04. Timor Tengah
Selatan
05. Timor Tengah
Utara

Domba /
Sheep

359

01. Sumba Barat


02. Sumba Timur

Kerbau
Buffalo

5 103

: Dinas Peternakan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Livestock Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

349

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.6.1


Jumlah Perahu / Kapal Penangkap Ikan Diperinci menurut Kabupaten
dan Jenis Perahu / Kapal
Number of Marine Fishing Boat by Regency and Type
2001
Jukung
Dugout
Boat

(1)

(2)

(4)

384

02. Sumba Timur

1 018

67

03. Kupang

1 151

307

04. Timor Tengah Selatan

250

05. Timor Tengah Utara

259

Kapal Motor
Motor Boat
0 5 Gt
(5)

6 Gt Dan
Lebih
(6)

14

o.

(3)

38

14

217

211

366

10

266

14

.b
p

s.
g

01. Sumba Barat

Perahu
Perahu
Motor
Papan
Tempel
Plante Built
Out Board
Boat
Motor Boat

id

Kabupaten
Regency

478

484

18

20

1 211

77

18

56

968

184

36

18

1 972

301

112

140

61

2 054

731

230

409

115

220

1 700

35

302

34

12. Ngada

229

491

30

30

13. Manggarai

547

463

47

75

12

71. Kota Kupang

322

62

98

52

83

Jumlah
Total

11 063

5 143

899

1 348

686

06. Belu

08. Lembata

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende

//n

09. Flores Timur

tt

07. Alor

Keterangan: *) Termasuk Armada Perusahaan Perikanan Yang Beroperasi Di Zeei


Remarks
Included Fishery Company That Operated In Zeei
Sumber : Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Source
Fishery Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

353

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel /
Jumlah Rumahtangga Usaha
Diperinci
Number of Marine Fisheries Household
20

(2)

(4)

Jumlah
Total
(5)

2 061

376

376

02. Sumba Timur

2 557

1 015

36

1 051

1 436

366

1 802

250

250

170

258

262

520

82

476

482

958

356

1 211

77

1 288

346

2 918

478

3 396

400

1 576

731

2 307

680

220

1 700

1 920

380

211

491

702

3 169

370

433

803

71. Kota Kupang

Jumlah
Total

10 995

10 317

5 056

15 373

375

04. Timor Tengah Selatan

419

05. Timor Tengah Utara


06. Belu
07. Alor
08. Lembata

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende

//n

09. Flores Timur

.b
p

03. Kupang

12. Ngada

13. Manggarai

s.
g

01. Sumba Barat

tt

(3)

id

(1)

Perahu Tanpa Motor


Non Powered Boat
Perahu Papan
Jukung
Plante Built
Dugout Boat
Boat

o.

Kabupaten
Regency

Tanpa
Perahu
Without
Boat

Keterangan: *) Termasuk Perusahaan Perikanan Yang Beroperasi Di Zeei


Remarks
Included Fishery Company That Operated In Zeei
Sumber : Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Source
Fishery Service of Nusa Tenggara Timur

354

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Table 6.6.2
Perikanan Laut menurut Katagori Usaha
Per Kabupaten
by Regency and Catagories
00

0 5 Gt

6 Gt Dan Lebih
6 Gt And Over

Jumlah
Total

(7)

(8)

(9)

36

13

310

250

10

14

18

20

140

13

3 657
3 159

679

14

707

20

1 078

60

1 713

158

65

223

4 105

395

87

482

3 343

tt

.b
p

672

56

ht
tp
:

154

2 447

422

//n

(10)

s.
g

Jumlah
Total

id

(6)

Kapal Motor
Motor Boat

o.

Perahu Motor
Tempel
Out Board
Motor

27

302

29

331

2 958

20

30

30

1 132

43

75

82

4 097

774

1 319

614

1 933

29 075

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

355

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel /
Jumlah Alat Penangkap Ikan
Kabupaten dan Jenis
Number of Marine Fishing Gear
20
Pukat
Pantai
Beach
Seine

(1)

(2)

(3)

01. Sumba Barat

02. Sumba Timur

70

03. Kupang

404

250

Pukat Cincin
Purse seine

Jaring Insang
Gill Net

id

Payang/
Lampara
Payang

(4)

(5)

815

o.

Kabupaten
Regency

1 384

21

3 925

15

150

28

350

325

15

1 205

19

838

33

260

86

1 356

108

1 925

88

52

2 809

Ngada

10

1 718

13. Manggarai

285

25

1 032

71. Kota Kupang

85

137

05. Timor Tengah Utara

06. Belu

.b
p

04. Timor Tengah Selatan

07. Alor
Lembata

10. Sikka
11. Ende

ht
tp
:

12.

//n

09. Flores Timur

tt

08.

s.
g

Jumlah
649
862
405
17 969
Total
Keterangan: *) Termasuk Alat Penangkapan Ikan Lainnya
Remarks
Included Other Marine Fishing Gear
**) Termasuk Alat Penangkapan Milik Perusahaan Perikanan Yang
Beroperasi Di Perairan Zeei
Included Fishery Companys Marine Fishing Gear that Operated in ZEEI
Sumber :
Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Source
Fishery Service of Nusa Tenggara Timur

356

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Table 6.6.3
Usaha Perikanan Diperinci menurut
Alat Penangkap Ikan
by Regency and Type of Gear
01

(6)

(7)

(8)

(9)

15

492

898

68

87

1 044

Pancing
Lain*)
Other Pole
And Line

Alat
Lainnya
Others
(11)

(12)

697

766

2 790

id

Long Line

Huhate
Pole And
Line

o.

Pancing
Tonda
Tonda
Pole And
Line

Bagan
Perahu /
Rakit
Boat / Raft
Lift Net

Jumlah
Total

200

5 246

2 912

744

9 455

161

143

470

232

118

746

82

278

60

757

1 389

2 090

1 009

5 773

369

1 026

618

2 891

68

234

2 186

706

5 034

58

720

2 281

936

6 134

127

2 826

920

6 851

429

1 672

402

4 239

392

1 020

1 032

4 143

84

48

62

88

164

82

758

750

233

188

6 264

20 231

7 736

55 287

34

25

22

72

22

15

10

ht
tp
:

351

tt

83

//n

21

.b
p

12

s.
g

2 686

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

357

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.6.4


Produksi Perikanan Laut Diperinci menurut Kabupaten dan Jenis Ikan
Sea Fisheries Production by Regency and Kind
2001
Merah
Paperek
Red
Pony Fish
Snappers

Kabupaten
Regency
(1)

(2)

(3)

Kerapu
Groupers
(4)

(Ton)
Kakap
Ekor Kuning
Barramundi
Yellow Tail
Bream
(5)

(6)

32.3

69.7

45.9

38.4

32.5

02. Sumba Timur

205.4

112.3

82.9

64.0

72.8

03. Kupang

463.7

604.6

606.8

233.6

140.6

04. Timor Tengah Selatan

0.8

1.3

1.1

0.6

1.2

05. Timor Tengah Utara

7.2

12.8

7.2

5.3

11.9

06. Belu

26.5

18.2

29.6

21.3

25.1

07. Alor

187.6

189.5

186.3

132.8

154.8

49.9

38.9

86.9

92.6

76.9

192.6

168.7

106.5

78.9

199.2

32.4

169.2

152.5

80.6

76.2

67.8

32.6

34.0

92.3

156.8

88.5

72.6

52.9

43.2

62.3

189.6

248.0

232.4

232.8

142.3

638.9

108.9

113.6

98.2

45.6

2 183.2

1 847.3

1 738.6

1 214.6

1 198.2

09. Flores Timur

tt

10. Sikka

//n

11. Ende
12. Ngada

ht
tp
:

13. Manggarai

71. Kota Kupang

Jumlah
Total

o.

s.
g

.b
p

08. Lembata

id

01. Sumba Barat

Keterangan: *) Belum Termasuk Produksi Perusahaan Perikanan Yang Beroperasi Di ZEEI


Remarks
Not Included Production Of Fishery Company That Operated In Zeei
Sumber : Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Source
Fishery Service Of Nusa Tenggara Timur

358

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.6.4


Kabupaten
Regency

Cucut
Shurks

(1)

(7)

Julung-Julung
Alu-Alu
Selar
Ikan Terbang
Garfish And
Barraendas Trevallies Flying Fish
Half Beaks
(8)

(9)

(10)

(11)

44.5

44.5

12.3

98.2

162.5

02. Sumba Timur

104.5

88.9

58.6

134.0

248.9

03. Kupang

692.4

173.7

152.4

119.2

336.0

04. Timor Tengah Selatan

1.1

1.1

5.9

3.6

05. Timor Tengah Utara

9.6

4.3

06. Belu

12.4

25.2

07. Alor

523.8
82.2

o.

7.9

28.5

28.5

327.0

432.5

121.3

392.3

182.6

182.3

243.1

372.6

203.8

212.3

s.
g

Lembata

.b
p

08.

id

01. Sumba Barat

09. Flores Timur

238.9

42.6

674.9

204.3

236.5

108.5

52.5

718.2

234.6

98.7

134.6

183.0

721.5

105.8

186.9

89.5

139.8

432.9

228.7

134.2

13. Manggarai

72.8

412.6

138.6

162.4

68.0

71. Kota Kupang

13.2

12.8

45.6

12.9

34.8

2 128.0

1 545.4

3 748.4

2 027.3

2 365.7

10. Sikka

Ngada

ht
tp
:

//n

12.

tt

11. Ende

Jumlah
Total

Sumber
Source

Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Fishery Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

359

PERTANIAN/AGRICULTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.6.4


Tuna /
Cakalang
Teri
Tenggiri
Anchovies Flying Fish Tunas / Skip
Jack Tuna

Kabupaten
Regency

(13)

(14)

(15)

(16)

148.9

44.9

242.5

126.8

1.6

02. Sumba Timur

180.7

92.1

278.0

320.6

12.5

1 124.4

456.0

2 362.8

1 037.1

182.5

2.1

0.7

4.5

3.1

30.5

11.2

42.9

28.7

06. Belu

136.9

21.3

226.4

134.2

07. Alor

428.3

379.0

936.8

679.3

0.9

08. Lembata

409.2

178.9

630.2

702.5

1.8

09. Flores Timur

829.5

106.7

1 830.6

730.1

2.3

672.6

86.5

3 362.8

304.9

2.1

1 123.9

144.2

1 720.8

1 034.6

4.7

259.6

34.6

492.1

479.3

8.2

143.7

228.3

196.3

643.8

2.5

71. Kota Kupang

2 136.2

75.6

5 650.4

345.8

Jumlah
Total

7 626.5

1 860.0

17 977.1

6 570.8

219.1

04. Timor Tengah Selatan

.b
p

05. Timor Tengah Utara

10. Sikka
11. Ende
12. Ngada

ht
tp
:

//n

13. Manggarai

Sumber
Source

360

s.
g

03. Kupang

id

01. Sumba Barat

o.

(12)

Udang
Barong
Parwn

tt

(1)

Tongkol
Eastern
Tuna

Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Fishery Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN / AGRICULTURE

Tabel /
Jumlah Rumahtangga Usaha
Diperinci
Number of Marine Fisheries Household
20

(1)

(2)

Perahu Tanpa Motor


Non Powered Boat
Perahu Papan
Jukung
Plante Built
Dugout Boat
Boat
(3)

03. Kupang

05. Timor Tengah Utara


06. Belu

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende

//n

09. Flores Timur

tt

07. Alor

.b
p

04. Timor Tengah Selatan

Lembata

(5)

s.
g

02. Sumba Timur

08.

(4)

Jumlah
Total

o.

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

Tanpa
Perahu
Without
Boat

12.

Ngada

13. Manggarai

71. Kodya Kupang


Jumlah
Total

Keterangan: *) Termasuk Perusahaan Perikanan Yang Beroperasi Di Zeei


Remarks
Included Fishery Company That Operated In Zeei
Sumber : Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Source
Fishery Service of Nusa Tenggara Timur

318

NTT DALAM ANGKA 2002/ NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN / AGRICULTURE

Table 6.6.1
Perikanan Laut menurut Katagori Usaha
Per Kabupaten
by Regency and Catagories
02

0 5 Gt

6 Gt Dan Lebih
6 Gt And Over

Jumlah
Total

(7)

(8)

(9)

Jumlah
Total
(10)

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

(6)

Kapal Motor
Motor Boat

id

Perahu Motor
Tempel
Out Board
Motor

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

319

PERTANIAN / AGRICULTURE

Tabel /
Jumlah Alat Penangkap Ikan
Kabupaten dan Jenis
Number of Marine Fishing Gear
20
Payang/
Lampara
Payang

Pukat
Pantai
Beach
Seine

Pukat Cincin
Purse seine

(1)

(2)

(3)

(4)

02. Sumba Timur

s.
g

03. Kupang
04. Timor Tengah Selatan

.b
p

05. Timor Tengah Utara


06. Belu
07. Alor
Lembata

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende

//n

09. Flores Timur

tt

08.

(5)

o.

01. Sumba Barat

Jaring Insang
Gill Net

id

Kabupaten
Regency

12.

Ngada

13. Manggarai

71. Kodya Kupang

Jumlah
Total
Keterangan: *) Termasuk Alat Penangkapan Ikan Lainnya
Remarks
Included Other Marine Fishing Gear
**) Termasuk Alat Penangkapan Milik Perusahaan Perikanan Yang
Beroperasi Di Perairan Zeei
Included Fishery Companys Marine Fishing Gear that Operated in ZEEI
Sumber :
Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Source
Fishery Service of Nusa Tenggara Timur

320

NTT DALAM ANGKA 2002/ NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN / AGRICULTURE

Table 6.6.2
Usaha Perikanan Diperinci menurut
Alat Penangkap Ikan
by Regency and Type of Gear
01
Pancing
Tonda
Tonda
Pole And
Line

(7)

(8)

(9)

Pancing
Lain*)
Other Pole
And Line

Alat
Lainnya
Others

id

(6)

Long Line

Huhate
Pole And
Line

(11)

Jumlah
Total
(12)

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

Bagan
Perahu /
Rakit
Boat / Raft
Lift Net

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

321

PERTANIAN / AGRICULTURE

Tabel / Table 6.6.3


Jumlah Perahu / Kapal Penangkap Ikan Diperinci menurut Kabupaten
dan Jenis Perahu / Kapal
Number of Marine Fishing Boat by Regency and Type
2002
Jukung
Dugout
Boat

(1)

(2)

Perahu
Perahu
Motor
Papan
Tempel
Plante Built
Out Board
Boat
Motor Boat
(3)

03. Kupang
04. Timor Tengah Selatan

06. Belu

ht
tp
:

11. Ende

//n

10. Sikka

(6)

tt

07. Alor

09. Flores Timur

(5)

.b
p

05. Timor Tengah Utara

Lembata

(4)

6 Gt Dan
Lebih

s.
g

02. Sumba Timur

08.

0 5 Gt

o.

01. Sumba Barat

Kapal Motor
Motor Boat

id

Kabupaten
Regency

12.

Ngada

13. Manggarai

71. Kota Kupang

Jumlah
Total

Keterangan: *) Termasuk Armada Perusahaan Perikanan Yang Beroperasi Di Zeei


Remarks
Included Fishery Company That Operated In Zeei
Sumber : Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Source
Fishery Service Of Nusa Tenggara Timur

322

NTT DALAM ANGKA 2002/ NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN / AGRICULTURE

Tabel / Table 6.6.4


Produksi Perikanan Laut Diperinci menurut Kabupaten dan Jenis Ikan
Sea Fisheries Production by Regency and Kind
2002

Kabupaten
Regency
(1)

(2)

(3)

01. Sumba Barat

04. Timor Tengah Selatan


05. Timor Tengah Utara

07. Alor

12.

//n

11. Ende

tt

Lembata

10. Sikka

(6)

.b
p

06. Belu

09. Flores Timur

(5)

s.
g

03. Kupang

08.

(4)

o.

02. Sumba Timur

Kerapu
Groupers

(Ton)
Kakap
Ekor Kuning
Barramundi
Yellow Tail
Bream

id

Merah
Paperek
Red
Pony Fish
Snappers

Ngada

ht
tp
:

13. Manggarai

71. Kota Kupang

Jumlah
Total

Keterangan: *) Belum Termasuk Produksi Perusahaan Perikanan Yang Beroperasi Di ZEEI


Remarks
Not Included Production Of Fishery Company That Operated In Zeei
Sumber : Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Source
Fishery Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

323

PERTANIAN / AGRICULTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.6.4


Kabupaten
Regency

Cucut
Shurks

(1)

(7)

Julung-Julung
Alu-Alu
Selar
Ikan Terbang
Garfish And
Barraendas Trevallies Flying Fish
Half Beaks
(8)

(9)

(10)

(11)

01. Sumba Barat

id

02. Sumba Timur


03. Kupang

o.

04. Timor Tengah Selatan

s.
g

05. Timor Tengah Utara


06. Belu
07. Alor
Lembata

.b
p

08.

09. Flores Timur


10. Sikka

Ngada

//n

12.

tt

11. Ende

13. Manggarai

ht
tp
:

71. Kota Kupang

Jumlah
Total

Sumber
Source

324

Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Fishery Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/ NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN / AGRICULTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.6.4


Tuna /
Cakalang
Teri
Tenggiri
Anchovies Flying Fish Tunas / Skip
Jack Tuna

Kabupaten
Regency
(1)

(12)

(13)

(14)

Tongkol
Eastern
Tuna

Udang
Barong
Parwn

(15)

(16)

01. Sumba Barat


02. Sumba Timur

id

03. Kupang

o.

04. Timor Tengah Selatan


05. Timor Tengah Utara

s.
g

06. Belu
07. Alor
08.

Lembata

.b
p

09. Flores Timur


10. Sikka

12.

Ngada

//n

13. Manggarai

tt

11. Ende

71. Kodya Kupang

ht
tp
:

Jumlah
Total

Sumber
Source

Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Fishery Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

325

PERTANIAN/AGRICULTURE

Kabupaten
Regency

Udang
Lainnya
Shrimp

Cumi-Cumi
Squid

Teripang
Sea
Cucumbar

Ikan Lainnya
Others Fishes

(1)

(17)

(18)

(19)

(20)

01. Sumba Barat

18.2

19.6

180.8

02. Sumba Timur

2.9

92.8

0.9

1 126.4

365.8

548.4

350.6

970.2

1.7

05. Timor Tengah Utara

14.6

2.3

06. Belu

19.3

11.2

id

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.6.4

07. Alor

1.2

08. Lembata

0.0

03. Kupang

7.3

191.1

132.3

4.5

1 135.6

143.6

8.4

1 116.0

89.7

11.7

966.2

57.6

9.6

1 029.9

0.0

124.5

8.7

600.1

37.6

132.8

26.2

960.7

16.5

594.3

12.6

1 068.6

126.8

372.5

476.1

2 075.9

433.2

9 727.1

09. Flores Timur

10. Sikka

11. Ende

.b
p

s.
g

o.

tt

04. Timor Tengah Selatan

12. Ngada
13. Manggarai
71. Kota Kupang

Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Fishery Service Of Nusa Tenggara Timur

ht
tp
:

Sumber :
Source

//n

Jumlah
Total

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

361

PERTANIAN/AGRICULTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.6.4


Kabupaten
Regency
(1)

Rumput Laut
Seeweed

Komoditas Laut
Lainnya
Others

(21)

(22)

Jumlah
Total
(23)

150.0

1 514.1

02. Sumba Timur

650.0

1.1

3 930.3

2 850.0

1.0

13 771.8

04. Timor Tengah Selatan

28.8

05. Timor Tengah Utara

232.2

1 721.7

03. Kupang

35.0

07. Alor

60.0

o.

06. Belu

6 012.1

150.0

1.1

6 861.0

7 249.4

0.0

0.0

6 476.8

3 775.7

4 806.1

0.6

9 832.4

3 895.0

5.4

70 862.9

0.0

09. Flores Timur


10. Sikka

.b
p

11. Ende
12. Ngada

0.7

4 650.5

//n

Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Fishery Service Of Nusa Tenggara Timur

ht
tp
:

Sumber :
Source

tt

13. Manggarai

Jumlah
Total

0.9

s.
g

08. Lembata

71. Kota Kupang

id

01. Sumba Barat

362

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.6.5


Produksi Perikanan Diperinci menurut Kabupaten dan Sub Sektor Perikanan
Fisheries Production by Regency and Fisheries Group
2001

(2)

(3)

Sawah
Wet
Land

id

(1)

Perairan
Umum
Open Water

Perikanan Darat
In Land Fishery
Kolam
Tambak
Fresh
Breakish
Water
Water
Pond
Pond
(4)

(5)

(6)

o.

Kabupaten
Regency

Perikanan
Laut
Sea Fishery

Jumlah
Total
(7)

1 868.8

43.4

1.0

32.2

7.2

1 952.6

02. Sumba Timur

4 459.5

212.4

1.2

25.0

1.1

4 699.2

16 867.8

96.8

96.0

104.7

6.8

17 172.1

04. Timor Tengah


Selatan

37.0

14.5

51.5

05. Timor Tengah


Utara

369.7

32.0

5.4

407.1

2 131.0

44.5

6.2

2 181.7

6 930.2

2.4

1.4

6 934.0

5 428.2

5 428.2

09. Flores Timur

7 680.2

7 680.2

10. Sikka

7 892.6

7 892.6

11. Ende

7 345.1

5.6

1.1

1.1

7 352.9

12. Ngada

4 296.9

25.5

350.2

24.5

4.2

4 701.3

13. Manggarai

5 630.8

28.3

93.2

57.7

12.5

5 822.5

13 052.8

13 052.8

83 990.6

426.5

620.5

258.2

32.9

85 328.7

.b
p

03. Kupang

ht
tp
:

//n

08. Lembata

tt

06. Belu
07. Alor

71. Kota Kupang


Jumlah
Total
Sumber :
Source

s.
g

01. Sumba Barat

Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Fishery Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

363

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.6.6


Jumlah Rumahtangga Pengusaha Perikanan Menurut Kabupaten dan Sub Sektor
Number of Fish Breeding Household by Regency and Sub Sector
2001
Perikanan Darat
In Land Fishery
Perikanan
Laut
Pengairan
Tambak
Kolam
Sawah
Sea Fishery
Umum
Breakish Fresh Water
Wet Land
Open Water Water Pond
Pond

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

2 425

890

02. Sumba Timur

3 690

710

03. Kupang

2 596

96

680

10

713

(7)

100

5 305

1 357

15

5 776

38

260

32

3 022

690

s.
g

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

(6)

Jumlah
Total

1 886

o.

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

48

270

1 031

75

224

1 413

24

1 754

1 114

07. Alor

1 722

08. Lembata

1 355

1 355

09. Flores Timur

2 852

2 852

10. Sikka

3 587

3 587

2 971

42

420

20

3 453

tt

.b
p

06. Belu

//n

11. Ende

1 133

64

130

1 624

104

3 055

13. Manggarai

4 191

51

115

1 688

803

6 848

605

605

29 634

1 863

422

7 753

1 074

40 746

ht
tp
:

12. Ngada

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

Sumber : Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source
Fishery Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan **) Termasuk Perusahaan Perikanan beroperasi di Perairan ZEEI

364

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

7.2 Listrik dan Air Minum

id

Kebutuhan akan listrik di Nusa


Tenggara Timur sampai saat ini
belum seluruhnya dapat dipenuhi.
Masyarakat yang memerlukan listrik
(pemasangan baru) terpaksa harus
mengantri menunggu giliran, karena
kapasitas daya terpasang tidak
mencukupi permintaan kebutuhan.
masyarakat.
Hampir seluruh kebutuhan te
naga listrik di NTT diperoleh dari
Perusa haan Listrik Negara (PLN).
Gam baran penggunaannya dapat
dilihat pada Tabel 7.2.1. jumlah
tenaga listrik yang dibangkitkan oleh
PLN Wilayah Usaha NTT pada
tahun 2002 sebesar 236,94 juta Kwh.
Tenaga yang disalurkan sebesar
231,28 juta Kwh. Dengan demikian
dari total tenaga listrik yang
dibangkitkan sekitar 97,61 persen
yang disalurkan, sedangkan sisanya
sekitar 2,39 persen terpa kai sendiri.
Kegiatan produksi air bersih di
NTT seluruhnya ditangani oleh
Perusahaan Daerah Air Minum
(PDAM). Banyaknya pelanggan air
minum pada tahun 2001 me capai 67
045 pelanggan, yang antara lain
terdiri dari: rumahtangga, pertokoan,

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

Pengelompokan kegiatan indus


tri didasarkan pada banyaknya tena
ga kerja yang terserap tanpa memper
hatikan adanya penggu naan mesin
atau tidak. Dengan demikian kegia
tan industri dibagi menjadi 4 golongan, yaitu: industri besar yang
memiliki tenaga kerja 100 orang
atau lebih, industri sedang yang
memiliki tenaga kerja 20-99 orang,
industri kecil yang memiliki tenaga
kerja 5-19 orang, dan kerajinan
rumah tangga yang memiliki tenaga
kerja 1-4 orang.
Perusahaan
industri
besar/
sedang di NTT tahun 2001 tercatat
sebanyak 28 unit, dengan 1 543
orang tenaga kerja. Separoh dari
jumlah industri besar/sedang (14
perusahaan) terdapat di Kota Ku
pang dengan jumlah pekerja seba
nyak 875 orang.
Pada tahun 2001 nilai output
industri besar/sedang mencapai
69,95 milyar rupiah dengan nilai
tambah atas dasar harga pasar sebe
sar 14,08 milyar rupiah. Nilai out
put terbesar berada di Kota Ku pang,
yakni sebesar 59,24 milyar rupiah
atau 84,69 persen dari total output
seluruh perusahaan industri besar
dan sedang yang ada di NTT. Dari
nilai output sebesar itu, diperoleh
nilai tambah atas dasar harga pasar
8,95 milyar rupiah atau sebesar

63,53 persen dari to tal nilai tambah


seluruh perusahaan industri besar/
sedang di NTT. Untuk lebih jelasnya
dapat dilihat pada tabel 7.1.5.

o.

7.1 Industri Pengolahan dan


Kerajinan

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

367

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

Produksi utama pertambangan


di NTT adalah pasir, sirtu, batu
karang, marmer, batu pecah, batu
gelondong, batu warna, batu kapur,
tanah liat dan tanah putih. Gambaran
penggunaan bahan tam bang di NTT
tahun 1999 dapat dilihat pada Tabel
7.2.57.2.8.

id

7.3 Pertambangan

Penggalian pasir terdapat di tiga


kabupaten, yaitu Kabupaten Kupang,
TTS, dan Ngada, dan kon
sentrasinya terdapat di kabupaten
TTS. Penggalian sirtu terdapat di
Kabupaten TTS dan Ngada, marmer
di TTS dan TTU, batu pecah di TTS
dan Ngada. Selanjutnya batu
gelondong di Kabupaten Kupang,
TTS, dan Ngada. Batu warna di
TTS, TTU, Alor, dan Ende.
Penggalian tanah
di TTS dan
Ngada. Sementara penggalian tanah
liat hanya di Kabupaten Kupang.
Dari pengamatan tersebut dapat
diketahui bahwa di NTT terdapat
dua kabupaten yang meru pakan
daerah penghasil tambang, yakni
Kabupaten TTS dan Ngada.

o.

instansi pemerintah, industri, tempat


ibadah dan lainnya.
Jumlah pemakaian air seluruh
nya pada tahun 2001 sebanyak
16,44 juta m3 dengan nilai sebesar
13,48 milyar rupiah. Gambaran le
bih rinci dapat dilihat pada Tabel
7.2.3-7.2.4.

368

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

INDUSTRI/INDUSTRIES

Tabel / Table 7.1.1


Banyaknya Perusahaan / Usaha Sektor Industri Pengolahan
menurut Kabupaten
Number of Manufacturing / Establishment by Regency
2001
Besar dan Sedang
Large And Medium

Kecil / Kerajinan
Rumah Tangga*)
Small And Handicraft

Jumlah
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

01. Sumba Barat

8 228

02. Sumba Timur

o.

8 228

2 524

2 524

4 75

4 746

05. Timor Tengah Utara

06. Belu

1 016

2 155

2 156

2 556

2 559

2 083

2 083

4 071

4 073

8 814

8 817

20 476

20 481

11. Ngada

5 962

5 964

12. Manggarai

12 591

12 595

71. Kota Kupang

14

Jumlah
Total

28

75 201

75 242

.b
p

1 016

tt

04. Timor Tengah Selatan

s.
g

03. Kupang

**)

id

Kabupaten
Regency

07. Alor
08. Flores Timur
09. Sikka

ht
tp
:

//n

10. Ende

Keterangan : *) Hasil Sensus Ekonomi 1996


Remarks **) Termasuk Kota Kupang
Sumber : Survei Industri Besar/Sedang 2001
Source

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

373

INDUSTRI/INDUSTRIES

Tabel / Table 7.1.2


Banyaknya Pekerja Sektor Industri Pengolahan menurut Golongan Industri
Number of Person Engaged in Manufacturing Sector
by Industry Catagory
2001
Besar dan Sedang
Large And Medium

Kecil / Kerajinan
Rumah Tangga*)
Small And Handicraft

Jumlah
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

02. Sumba Timur

0
0

16 716

6 097

6 097

12 049

13 212

s.
g

03. Kupang

**)

16 716

o.

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

04. Timor Tengah Selatan

1 780

1 780

05. Timor Tengah Utara

3 388

3 425

147

4 363

4 640

4 268

4 268

72

6 785

6 864

97

14 138

14 213

293

27 770

27 987

11. Ngada

30

8 598

8 667

12. Manggarai

59

20 581

20 844

875

1 543

126 533

128 713

.b
p

06. Belu
07. Alor
08. Flores Timur

tt

09. Sikka

ht
tp
:

//n

10. Ende

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

Keterangan : *) Hasil Sensus Ekonomi 1996


Remarks **) Termasuk Kota Kupang
Sumber : Survei Industri Besar/Sedang 2001
Source

374

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

INDUSTRI/INDUSTRIES

Tabel / Table 7.1.3.


Jumlah Perusahaan Industri Besar dan Sedang menurut Tahun
mulai Berproduksi Dan Kabupaten/
Number of Large/Medium Manufacturing by Start of Productin and Regency
2001
1990<

1991-1995

1996

1997

(2)

(3)

(4)

(5)

Sumba Barat

2.

Sumba Timur

3.

Kupang

4.

Timor Tengah
Selatan
Timor Tengah
Utara

Belu

7.

Alor

8.

Flores Timur

9.

Sikka

Jumlah

(7)

(8)

s.
g

12. Manggarai

71. Kota Kupang

14

19

28

ht
tp
:

11. Ngada

//n

10. Ende

tt

6.

1999

.b
p

5.

(6)

o.

(1)
1.

1998

id

Kabupaten
Regency

Jumlah
Total

Sumber : Survei Industri Besar/Sedang 2001


Source

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

375

INDUSTRI/INDUSTRIES

Tabel / Table 7.1.4.


Jumlah Perusahaan Tenaga Kerja dan Pengeluaran Untuk Tenaga Kerja
menurut Kabupaten/ Number Manufacturing Power
and Exependicture of Main Power by Regency
2001

Laki
laki
(3)

02. Sumba Timur

03. Kupang

04. Timor Tengah


Selatan

05. Timor Tengah


Utara

06. Belu

Laki laki
(6)

Perem
puan
(7)

Jum
lah
(8)

Laki laki

Perem
puan

Jum
lah

(9)

(10)

(11)

67

78

145

67

80

147

tt
0

//n

07. Alor

Jum
lah
(5)

.b
p

01. Sumba Barat

Perem
puan
(4)

Tenaga Kerja Lainnya

id

(2)

Tenaga Kerja Produksi

o.

(1)

Jumlah Seluruh Tenaga


Kerja dibayar

Jumlah Tenaga Kerja dibayar

Jumlah
Perusaha
an

s.
g

Kabupaten
Regency

58

60

12

67

72

09. Sikka

82

82

15

89

97

10. Ende

172

22

194

58

41

99

230

63

293

11. Ngada

15

15

30

15

15

30

12. Manggarai

42

43

12

16

13

46

59

71. Kota Kupang

14

548

81

629

182

64

246

730

145

875

225

1 153

ht
tp
:

08. Flores Timur

Jumlah
Total

28

928

270

120

390

1 198

345

Sumber : Survei Industri Besar/Sedang 2001


Source

376

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

1 543

INDUSTRI/INDUSTRIES

Lanjutan tabel 7.1.4 / Continued table 7.1.4


Jumlah Tenaga Kerja
Tidak dibayar

Kabupaten
Regency

Jumlah Seluruh Tenaga


Kerja

Pengeluaran Untuk
Tenaga Kerja
Rp (000)

Perem
puan

Jum
lah

Laki laki

Perem
puan

Jum
lah

(12)

(13)

(14)

(15)

(16)

(17)

01. Sumba Barat

02. Sumba Timur

03. Kupang

04. Timor Tengah Selatan

05. Timor Tengah Utara

06. Belu

07. Alor

08. Flores Timur

11. Ngada

//n

10. Ende

ht
tp
:

12. Manggarai

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

o.

67

80

147

362 731

s.
g

67

72

288 611

89

97

253 000

230

63

293

1 358 250

15

15

30

13

46

59

77 359

730

145

875

5 014 624

1 198

1 543

7 354 575

tt

09. Sikka

(18)

.b
p

(1)

id

Laki laki

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

345

377

INDUSTRI/INDUSTRIES

Tabel /
Realisasi Investasi
Selama
Actual Investion
During
Realisasi
Laba yang
ditanam
Kembali
(3)

(1)

(2)
0

02. Sumba Timur

03. Kupang
04. Timor Tengah Selatan

07. Alor

09. Sikka

ht
tp
:

10. Ende

//n

08. Flores Timur

11. Ngada

12. Manggarai

71. Kota Kupang

Jumlah

Pinjaman
Nasional
(Dalam Negeri)
(5)

1 000 000

621 362

514 307

68 801

4 500

14 500

1 338 540

145 749

44 000 000

2 974 402

660 056

44 068 851

tt

06. Belu

.b
p

05. Timor Tengah Utara

(4)

s.
g

01. Sumba Barat

Saham/Surat
Berharga

id

Swasta
Nasional

o.

Kabupaten
Regency

Sumber : Survei Industri Besar/Sedang 2001


Source

378

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

INDUSTRI/INDUSTRIES

Table 7.1.5
Yang diinvestasikan
Tahun 2001
Investasi
Jumlah
Modal Asing

Pemerintah

Pasar Modal

(6)

(7)

(8)

(9)

o.

0
0

1 000 000

1 204 470

4 500

tt

.b
p

s.
g

ht
tp
:

(10)

//n

id

Pinjaman Asing

15 000

29 500

45 484 289

15 000

47 718 259

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

379

INDUSTRI/INDUSTRIES

Tabel / Table 7.1.6


Nilai Tambah Industri Besar/Sedang menurut Kabupaten/
Value Added Large/Medium manufacturing by Regency
2001
Nilai Output

Biaya Input

Nilai Tambah
(Harga Pasar)

Pajak Tak
Lansung

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)
0

931 379

1 284 101

1 284 101

02. Sumba Timur

**)

05. Timor Tengah Utara

0
2 235 640
0

825 538

516 381

284 150

18 278

285 872

tt

.b
p

06. Belu
07. Alor

1 848 470

1 406 435

122 906

1 350

121 556

3 961 520

1 299 914

2 608 781

3 226

2 605 555

4 500

774

3 726

3 726

1 839 750

951 944

836 627

1 006

835 621

59 238 860

47 789 694

8 947 833

1 046 262

7 901 571

69 949 778

52 895 747

14 084 398

1 070 122

13 014 276

08. Flores Timur

11. Ngada

//n

10. Ende

ht
tp
:

12. Manggarai
71.

Kota Kupang

Jumlah

s.
g

04. Timor Tengah Selatan

09. Sikka

o.

01. Sumba Barat

03. Kupang

Nilai Tambah
(Biaya Faktor
Produksi)
(6)

id

Kabupaten
Regency

Sumber : Survei Industri Besar/Sedang 2001


Source

380

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

INDUSTRI/INDUSTRIES

Tabel / Table 7.2.1


Banyaknya Tenaga Listrik yang Dibangkitkan oleh PLN dan
Penggunaannya menurut Kabupaten
Electrical Power Produced, Utilization by Regency
2002
(Kwh)

(1)

(2)

(3)

(4)

7 162 048

7 039 146

02. Sumba Timur

9 868 528

9 660 164

s.
g

*)

Susut
Taransmisi
Distribusi
Losses
(5)

122 902

1 113 356

208 364

1 785 890

o.

01. Sumba Barat

94 771 780

92 308 579

2 463 201

21 274 590

04. Timor Tengah Selatan

9 169 169

9 053 065

116 104

1 686 281

05. Timor Tengah Utara

7 559 012

7 356 519

202 493

1 359 653

.b
p

03. Kupang

id

Tenaga
Listrik Yang
Disalurkan
Sold

Tenaga Listrik
Yang
Dibangkitkan
Produced

Kabupaten
Regency

Tenaga
Listrik Yang
Terpakai
Sendiri
Own
Consumption

06. Belu
07. Alor
08. Lembata

10. Sikka
11. Ende

//n

09. Flores Timur

ht
tp
:

12. Ngada

13. Manggarai

14 338 093

358 155

3 154 632

7 600 861

7 580 358

20 503

1 409 572

15 771 757

15 258 299

513 458

1 039 292

20 804 463

20 135 309

669 154

1 757 327

18 640 578

18 091 297

549 281

1 738 170

10 998 593

10 836 509

162 084

947 698

16 273 632

15 991 647

281 985

1 738 991

tt

**)

14 696 248

***)

3 629 188
3 629 188
-4 292 689
71. Oesao
Jumlah
236 945 857
231 278 173
5 667 684
34 712 763
Total
Sumber : PT.PLN (PERSERO) Wilayah Usaha NTT
Source State Electrical Company of Region NTT
Keterangan : *) Kota dan Kab.Kupang yang masuk dalam wilayah kerja PLN Cabang Kupang
Remark
**) Kab.Flores Timur dan Lembata masuk dalam wilayah kerja PLN Ranting Larantuka
***) Kab.Kupang (Rote,Semau,Sulamu,sabu,dsk) dalam wilayah kerja Ranting Oesao
Daerah Oesao, Camplong, Oekabiti, Pariti di suplay dari Kupang.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

383

INDUSTRI/INDUSTRIES

Tabel / Table 7.2.2


Banyaknya Pelanggan Pemakai dan Nilai Pemakaian
Listrik menurut Kabupaten
Number of Costumers Electrical Supply by Regency
2002
Kabupaten
Regency

Banyaknya Pelanggan
Number Of Costumers

(1)

(2)

Banyaknya Pemakaian
Consumption
(Kwh)

id

(3)

Nilai Pemakaian
Value Of
Consumption
(Rupiah)
(4)

7 527

5 925 790

2 645 274 470

02. Sumba Timur

10 039

7 874 274

3 709 034 135

71 033 989

36 543 782 655

7 366 784

3 175 284 305

03. Kupang

*)

44 242
11 758

s.
g

04. Timor Tengah Selatan

o.

01. Sumba Barat

7 886

5 996 866

2 764 697 575

06. Belu

9 236

11 183 461

5 164 627 580

7 601

6 170 786

2 713 459 790

20 261

14 219 007

6 035 567

16 657

18 377 982

9 323 816

21 955

16 353 127

7 327 859

12. Ngada

13 425

9 888 811

4 146 915

13. Manggarai

14 324

14 252 656

6 132 957

14. Oesao ***)

16 564

7 921 877

3 428 371

201 475

196 565 410

93 111 646

.b
p

05. Timor Tengah Utara

07. Alor
**)

08. Lembata

tt

09. Flores Timur

ht
tp
:

11. Ende

//n

10. Sikka

Jumlah
Total

Sumber : PT.PLN (PERSERO) Wilayah Usaha NTT


Source State Electrical Company of Region NTT
Keterangan : *) Kota dan Kab.Kupang yang masuk dalam wilayah kerja PLN Cabang Kupang
Remark
**) Kab.Flores Timur dan Lembata masuk dalam wilayah kerja PLN Ranting Larantuka
***) Kab.Kupang (Rote,Semau,Sulamu,sabu,dsk) dalam wilayah kerja Ranting Oesao
Daerah Oesao, Camplong, Oekabiti, Pariti di suplay dari Kupang.

384

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

INDUSTRI/INDUSTRIES

Tabel / Table 7.2.3


Banyaknya Tenaga Air yang Diproduksi dan Penggunaannya
menurut Kabupaten
Water Supplyl Power Produced, Utilization by Regency
2001

(M3)

*)

Tenaga Air Yang


Diproduksi
Produced

Air Yang Dijual


Consumption

Susut Taransmisi
Distribusi
Losses

(1)

(2)

(3)

(4)

02. Sumba Timur

71 400

236 600

2 457 216

1 863 109

594 107

7 270 607

3 744 097

11 014 704

s.
g

03. Kupang

308 000

o.

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

600 646

600 646

05. Timor Tengah Utara

196 525

106 230

90 295

06. Belu

283 824

185 279

98 545

965 000

507 012

457 988

1 064 971

617 369

447 602

1 335 000

1 019 471

315 529

3 421 656

1 158 530

2 263 126

12. Ngada

2 680 560

1 131 555

1 549 005

13. Manggarai

4 083 912

1 912 915

2 170 997

28 412 014

16 444 123

11 967 891

.b
p

04. Timor Tengah Selatan

07. Alor
08. Lembata

tt

09. Flores Timur

ht
tp
:

11. Ende

//n

10. Sikka

71.

Kota Kupang*)
Jumlah
Total

Sumber : PDAM Setiap Kabupaten/Kota


Source

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

385

INDUSTRI/INDUSTRIES

Tabel / Table 7.2.4


Banyaknya Pelanggan Pemakai dan Nilai Pemakaian Air Minum
menurut Kabupaten
Number Of Costumers Water Supply By Regency
2001

(M3)

Banyaknya Pelanggan
Number Of Costumers

Banyaknya Pemakaian
Consumption
(M3)

Nilai Pemakaian
Value Of
Consumption
(000 Rupiah)

(1)

(2)

(3)

(4)

01. Sumba Barat

1 636

71 400

02. Sumba Timur

6 003

o.

id

Kabupaten
Regency

23 310

1 863 109

1 329 108

7 270 607

7 270 607

s.
g

03. Kupang

26 000

2 420

600 646

396 670

05. Timor Tengah Utara

1 271

106 230

85 043

06. Belu

1 715

185 279

185 825

2 330

507 012

238 868

6 468

617 369

663 361

3 916

1 019 471

433 452

5 651

1 158 530

602 270

5 165

1 131 555

784 224

7 160

1 912 915

1 283 247

67 045

16 444 123

13 477 345

.b
p

04. Timor Tengah


Selatan

07. Alor

09. Flores Timur

11. Ende

//n

10. Sikka

tt

08. Lembata

ht
tp
:

12. Ngada

13. Manggarai

71. Kota Kupang*)


Jumlah
Total

Sumber : PDAM Setiap Kabupaten/Kota


Source

386

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

INDUSTRI /INDUSTRIES

Tabel /
Penggunaan Bahan
menurut Jenis
2
0
Jenis Bahan Galian (M3)

(1)

Pasir

Sirtu

Batu
Karang

Marmer

Batu
Pecah

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

01. Sumba Barat

o.

02. Sumba Timur

s.
g

03. Kupang
04. Timor Tengah Selatan
05. Timor Tengah Utara

.b
p

06. Belu
07. Alor
08. Flores Timur

Ngada

//n

11.

tt

09. Sikka
10. Ende

id

Kabupaten
Regency

12. Manggarai

Kodya Kupang

ht
tp
:

71.

Jumlah
Total

Harga Satuan (Rupiah)

Nilai Retribusi
(000 Rupiah)
Sumber : Dinas Pertambangan Propinsi NTT.
Source
Keterangan : - Tidak ada laporan
Remark
No Report

348

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

INDUSTRI / INDUSTRIES

Table 7.2.5
Galian Golongan C
Per Kabupaten
0
2

(M3)
Jenis Bahan Galian (M3)
Batu Kapur

Tanah

(8)

(9)

(10)

(11)

Tanah Liat

Tanah Putih

id

Batu warna

(12)

(13)

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

Batu
Gelondong

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

349

INDUSTRI /INDUSTRIES

Tabel / Table 7.2.6


Realisasi Penerimaan Retribusi Bahan Galian Golongan C
menurut Kabupaten
2001/2002
Sasaran
Target
(Rupiah)
(2)

Kabupaten
Regency

01. Sumba Barat

o.

02. Sumba Timur


03. Kupang

s.
g

04. Timor Tengah Selatan


05. Timor Tengah Utara

.b
p

06. Belu
07. Alor
08. Flores Timur

Ngada

//n

11.

tt

09. Sikka
10. Ende

Persentase
Percentage
(%)
(4)

id

(1)

Realisasi
Realitation
(Rupiah)
(3)

12. Manggarai

Kodya Kupang

ht
tp
:

71.

Jumlah
Total

Sumber : Dinas Pertambangan Propinsi NTT.


Source

350

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

INDUSTRI / INDUSTRIES

Tabel / Table 7.2.7


Realisasi Penerimaan Retribusi Air Bawah Tanah
menurut Kabupaten
2001/2002
Sasaran
Target
(Rupiah)
(2)

Kabupaten
Regency
(1)

o.

02. Sumba Timur


03. Kupang

s.
g

04. Timor Tengah Selatan


05. Timor Tengah Utara
06. Belu

.b
p

07. Alor
08. Flores Timur

Ngada

//n

11.

tt

09. Sikka
10. Ende

Persentase
Percentage
(%)
(4)

id

01. Sumba Barat

Realisasi
Realitation
(Rupiah)
(3)

12. Manggarai

ht
tp
:

71. Kodya Kupang


Jumlah
Total

Sumber : Dinas Pertambangan Propinsi NTT.


Source

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

351

INDUSTRI/INDUSTRIES

Tabel / Table 7.3.1


Realisasi Penerimaan Retribusi Bahan Galian Golongan C Menurut Kabupaten/
Actual Receipts Retribution Quarrying Tipe C by Regecy
1998/1999
Sasaran
Target
(Rupiah)
(2)

Kabupaten
Regency
(1)

Realisasi
Realitation
(Rupiah)
(3)

Persentase
Percentage
(%)
(4)

96 584 000

98 085 400

101.55

02. Sumba Timur

16 366 000

16 365 550

100.00

03. Kupang

75 000 000

o.

id

01. Sumba Barat

124.35

108 700 000

111 918 575

102.96

06. Belu

34 432 000

28 421 164

82.54

07. Alor

106 600 000

108 275 200

101.99

140 000 000

158 126 075

112.95

19 364 000

20 292 600

104.80

49 119 000

50 906 067

103.64

95 000 000

91 408 030

96.22

110 000 000

158 083 781

143.71

11 000 000

5 554 750

50.50

865 000 000

943 528 285

109.08

2 835 000

.b
p

05. Timor Tengah Utara

08. Flores Timur

10. Ende

//n

11. Ngada

tt

09. Sikka

12. Manggarai

Kota Kupang

ht
tp
:

71.

Jumlah
Total

2 835 000

100.00

s.
g

04. Timor Tengah Selatan

93 256 093

Sumber : Dinas Pertambangan Propinsi NTT.


Source

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

389

INDUSTRI/INDUSTRIES

Tabel /
Penggunaan Bahan
menurut Jenis
1
9
Volume Expendicture
Jenis Bahan Galian (M3)
Pasir

(1)

Batu
Karang

Sirtu

(2)

(3)

(4)

02. Sumba Timur

3 543.00

03. Kupang
04. Timor Tengah Selatan

35 175.00

6 643.59

31 860.00

26 375.00

33 844.56

34 909.85

28 837.15

201 241.56

70 084.85

33 018.59

60 697.15

163 854.00

.b
p

06. Belu

tt

10. Ende

//n

09. Sikka

11. Ngada

ht
tp
:

12. Manggarai
71.

Kota Kupang
Jumlah
Total

Harga Satuan (Rupiah)

Nilai Retribusi
(000 Rupiah)
Sumber : Dinas Pertambangan Propinsi NTT.
Source
Keterangan : - Tidak ada laporan
Remark
No Report

390

(6)

08. Flores Timur

Batu
Pecah

05. Timor Tengah Utara

07. Alor

(5)

o.

s.
g

01. Sumba Barat

Marmer

id

Kabupaten
Regency

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

INDUSTRI/INDUSTRIES

Table 7.3.2
Galian Golongan C
Per Kabupaten
9 9
by Quarrying Tipe C by Regecy

(M3)

Jenis Bahan Galian (M3)


Batu Kapur

(9)

(10)

Tanah

Tanah Liat

(11)

249.00

73 366 995.00

853.00

56.60

(12)

(13)

5 750.00

18 000.00

26 412.92

4 003.50

29 248.93

260.80

5 124

45 946.85

73 396 492.93

31 326.02

6 010.80

23 124.83

45 946.85

tt

ht
tp
:

//n

o.

s.
g

Tanah Putih

.b
p

(8)

Batu warna

id

Batu
Gelondong

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

391

INDUSTRI/INDUSTRIES

Tabel / Table 7.3.3


Realisasi Penerimaan Retribusi Air Bawah Tanah Menurut Kabupaten/
Actual Receipts Retribution Under Soil Water by Regecy
1998/1999
Sasaran
Target
(Rupiah)
(2)

Kabupaten
Regency
(1)

4 818 400

03. Kupang

6 150 914

04. Timor Tengah Selatan

396 974

05. Timor Tengah Utara

06. Belu

07. Alor

08. Flores Timur

10. Ende
11. Ngada

258 236

125 275

432 630

1 702 152

5 930 475

20 077 736

//n

12. Manggarai

262 680

tt

09. Sikka

ht
tp
:

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

o.

02. Sumba Timur

id

s.
g

Persentase
Percentage
(%)
(4)

.b
p

01. Sumba Barat

Realisasi
Realitation
(Rupiah)
(3)

Sumber : Dinas Pertambangan Propinsi NTT.


Source

392

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

ht
tp
:

//n

tt

id

.b
p

s.
g

Jumlah perusahaan usaha perda


gangan yang tercatat di Dinas Perin
dustrian dan Perdagangan Propinsi
NTT pada tahun 2002 sebanyak 16
870, yang terdiri dari pedagang
besar 23, pedagang me nengah 4
930, dan pedagang kecil 11 667.
Perusahaan
usaha
sektor
perdagangan sebagian besar terda
pat di Kota Kupang, yakni ter dapat
3 455 perusahaan atau se kitar 20,48
persen dari total di NTT.
Neraca perdagangan luar negeri
NTT dari tahun 1998 sampai dengan
tahun 2000 mengalami defisit. Pada
tahun 1998 total ekspor luar negeri
NTT tercatat 9 543 ribu US$, semen
tara impor luar negerinya mencapai
35 603 ribu US$, sehingga terjadi
defisit sebanyak 26 060 ribu US$.
Defisit neraca perdagangan luar
negeri kem bali meningkat pada
tahun 1999, di mana total ekspor
NTT pada saat itu hanya tercatat
sebesar 2 423 ribu US$, sementara
impornya mencapai 129119 ribu
US$, sehingga terjadi defisit sebesar
126 696 ribu US$. Pada tahun 2000
masih terjadi defisit neraca perda
gangan luar negeri, walaupun tidak
se besar tahun sebelum nya. Ekspor
yang dilakukan tercatat 14 501 ribu
US$, sementara impornya sedikit
lebih ting gi yaitu sebesar 14 827
ribu US$, sehi ngga terjadi defisit
sebesar 326 ribu US$. Baru pada
tahun 2001 neraca per dagangan
NTT mencatat ni lai positif sebesar
54 583 ribu US$, yakni nilai ekspor
tercatat 54631 ribu US$, semen tara
impornya hanya 48 ribu US$.

kamar dan 6 440 tempat tidur.


Jumlah hotel/losmen sebagian be sar
berada di Kota Kupang (43 buah),
Manggarai (36 buah), Ende (31
buah), Ngada (26 buah), Sikka (25
buah), Flores Timur (13 buah), Belu
(12 buah), dan Kabupaten Kupang
(11 buah). Untuk kabupa ten
lainnya
memiliki
hotel/losmen
kurang dari 10 buah.
Produktivitas
suatu
usaha
penginapan dapat dilihat juga dari
tinggi rendahnya angka Tingkat
Penghunian Kamar (TPK). Rata-rata
Tingkat Penghunian Kamar (TPK)
hotel / losmen di NTT pada tahun
2001 sebesar 17,91 persen. Bila
dilihat menurut kabupaten, maka ada
beberapa kabupaten yang sudah
tercatat rata-rata TPKnya. Di
kabupaten Belu pada saat itu
mencapai 16,70 persen, Alor 37,07
persen, Manggarai 2,76 persen,
Sikka 1,57 persen.

o.

8.1 Perdagangan

8.3 Penyaluran Bahan Makanan


Pokok
Pada tahun 2002 Depot Logistik
(DOLOG) Propinsi NTT hanya
mena ngani penyaluran komoditas
beras. Jumlah persedian beras di
DOLOG NTT sebesar 143,04 ribu
ton, yang berasal dari stok awal
sebanyak 22,76 ribu ton, penga daan
lokal 11,48 ribu ton, pema sukkan
dari propinsi lain 29,50 ribu ton dan
dari impor sebesar 79,300 ribu ton.
Dari total persediaan sebesar 143,04
ribu ton, telah disa lurkan sebesar
116,51 ribu ton, sehi ngga sisa yang
merupakan stok akhir tahun sebesar
26,53 ribu ton.

8.2 Hotel/Losmen
Jumlah hotel/losmen yang ter
dapat di NTT pada tahun 2002 seba
nyak 215 dengan 3 334 jum lah
NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

395

PERDAGANGAN/TRADE

Tabel / Table 8.1.1


Banyaknya Perusahaan/ Usaha Sektor Perdagangan menurut
Jenis dan Kabupaten
Numbers of Establishment by Trade Scale and Regency
2002
Perdagangan
Besar/
Large Scale

Perdagangan
Menengah/
Medium Scale

Perdagangan
Kecil/
Small Scale

Jumlah /
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

01. Sumba Barat

237

02. Sumba Timur

10

393

03. Kupang

29

268

04. Rote Ndao

05. Timor Tengah Selatan

06. Timor Tengah Utara

1 003

814

1 217

550

847

45

203

149

321

803

1 132

169

433

606

s.
g

o.

762

.b
p

07. Belu

id

Kabupaten /
Regency

11

455

606

1 072

10

137

997

1 144

236

418

655

328

805

1 141

28

559

718

1 305

12

279

501

792

349

359

713

14. Manggarai

34

546

1 059

1 639

71. Kota Kupang

108

608

2 739

3 455

273

4 930

11 667

16 870

08. Alor

11. Sikka
12. Ende

ht
tp
:

13. Ngada

//n

10. Flores Timur

tt

09. Lembata

Jumlah
Total

Sumber
Source

: Dinas Perindag Propinsi NTT


Public Trade and Industrial Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

401

PERDAGANGAN/TRADE

Tabel Table 8.1.2


Neraca Perdagangan Luar Negeri Nusa Tenggara Timur dan Indonesia
International Balance Trade of Nusa Tenggara Timur and Indonesia
1982 2001
Indonesia
(000 000 US $)
Ekspor/
Export
(5)

Impor/
Import
(6)

Selisih/
Import
Balance
(7)

10 294

86

10 208

22 328

11 859

5 469

1983

6 275

1 017

5 258

21 146

16 352

4 794

1984

10 583

2 913

1985

13 597

1 255

1986

22 051

591

1987

14 283

1 584

1988

10 529

1989

7 773

1990

6 103

1991

1993

8 006

s.
g

10 259

8 328

21 460

14 805

10 718

4 087

12 649

17 136

12 370

4 766

.b
p

13 882

18 587

3 073

7 456

19 219

13 248

5 971

7 436

377

22 160

16 360

5 800

6 024

79

25 675

21 837

3 838

1 098

6 692

29 142

25 869

3 273

7 630

2 835

4 795

33 967

27 280

6 687

9 563

20 288

-10 725

36 823

28 328

8 495

24 750

6 857

17 893

40 053

31 984

8 069

ht
tp
:

1994

21 888

12 342

7 790

//n

1992

7 670

o.

1982

tt

(1)

Nusa Tenggara Timur


(000 US $)
Selisih/
Ekspor/
Impor/
Import
Export
Import
Balance
(2)
(3)
(4)

id

Tahun
Year

1995

16 514

3 420

13 094

45 418

40 629

4 789

1996

24 473

8 009

16 464

49 815

42 928

6 887

1997

13 339

4 121

9 218

53 444

41 680

11 764

1998

9 543

35 603

- 26 060

48 848

27 337

21 511

1999

2 423

129 119

- 126 696

48 652

23 995

24 657

2000

14 501

14 827

-326

62 124

33 515

28 609

2001

54 631

48

54 583

56 454

31 010

25 444

Sumber: Badan Pusat Statistik


Source : BPS - Statistics Indonesia

402

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERDAGANGAN/TRADE

Tabel / Table 8.1.3


Volume dan Nilai Ekspor Nusa Tenggara Timur Diperinci Per Komoditi
Volume and Export Value of Nusa Tenggara Timur
by Type of Commodity
2001
Volume
Volume
(Kg)
(2)

(3)

3 067 146
496 745
2 015 168
316 830
2 685
11 864
40 445
303
33 814
1 479
22 173
71 545
53 310
104 818
103 542
94 086
2 818
935 841
15 980
4 842
199 079
4 696
46 580
1 131 344
28 615 500
58 966 994
11 046
7 334
3 808
11 254

1 400 501
241 511
2 392 341
367 349
1 750
6 672
23 503
194
101 565
1 107
7 455
353 502
9 351
55 686
3 704
30 898
5 055
206 042
7 522
3 829
106 776
1 566
32 691
65 416
16 842 491
23 203 440
3 457
2 280
5 569
6 319

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

Live Animals
Meat and Edible Meat Offal
Fish, Crustaceans, Moluscs, Other Invert.
Dairy Produce
Products of Animal Origin, Nes.
Live Trees and Other Plants
Edible Vegetables dan Certains Root
Edible Fruits and Nuts.
Coffee, Tea, Mate and Spices.
Cereals
Products of The Milling Industry
Oil Seeds, Grains, Seeds and Fruits.
Lac. Gums. Resin.Oth. Vegt.Saps
Animal or Vegt. Fats and Oils
Prep. Of Meat, Fish, Crust, Molluscs
Sugars and Sugars Confectionery
Cocoa and Cocoa preparations
Prep. of Cereals, Flour, Starch, Milk
Prep. Of Vegetables, Fruits, Nuts
Miscell edible Preparations
Beverages, Spirit and Vinegar
Res. And Waste From Food Industries
Tobaco and Manufc. Tobaco Subst.
Salt, Sulphur, Earths and Stone.
Ores, Slag and Ash.
Mineral Fuels, Mineral Oil Products
Inorganic Chemicals.
Organic Chemicals
Pharmaceutical Products
Tanning and Dyeing Extracts

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

Nilai
Value
(US $)

id

(1)

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.

o.

Komoditi
Commodity

403

PERDAGANGAN/TRADE

Lanjutan/ Continued 8.1.3


Komoditi
Commodity

Net Weight (Kg)


(2)

tt

//n

ht
tp
:
404

s.
g

o.

3 760 440
289 561
3 384
1 951
2 160
2 364
12 707 808
32 680
5 001
17 268 322
18 224
1
46 594
3 096
4
20
1 452
1 471
812
274
3 694
26
1 716
1 273
12 134
6 979
1 125
93 841
1 154
3 201
441
98
2 373
1 074
814

.b
p

Essential Oils and Resinoids.


Soap, Washing Prep. Waxes. Candles
Albuminoidal Substances Enzymes
Explosives, Matches, Pyrotechnic Prod.
Photographic and Cinematogr. Goods
Miscellaneous Chemical Products
Plastics and Articles Thereof
Rubber and Articles Trhereof
Articles of Leather
Wood and Articles of Wood.
Cork and Articles od Cork
Manufac of Straw, Basketware
Paper and Paperboard
Printed Books, Newspaper, Pictures
Silk
Wool; Horse hair Yarn, Woven Fabric
Cotton
Other Vegetable Textile Fibres
Man-made Filaments
Man-made Staple Fibres
Wadding, Special Yam
Carpet and Other Textile Floor cov.
Special Woven Fabries
Knitted or Crocheted Fabries
Articles of Apparel Accessories
Articles of Apparel Acces. Not Knit
Other Made up Textile Articles
Footwear, parts of Such Articles
Headgear and Parts Thereof
Unbrellas, Whips, Walking-sticks
Prepared Feathers; Artific.Flowers
Articles of Stone, Cement, Mica
Ceramic Products
Glass and Glassware
Pearls, Precious & Semi Prec. Stone

id

(1)

31.
32.
33.
34.
35.
36.
37.
38.
39.
40.
41.
42.
43.
44.
45.
46.
47.
48.
49.
50.
51.
52.
53.
54.
55.
56.
57.
58.
59.
60.
61.
62.
63.
64.
65.

Value
(US $)
(3)
1 027 289
196 470
2 183
1 612
2 295
2 047
4 040 489
42 281
18 878
2 353 926
16 401
14
16 973
1 909
4
59
2 692
1 747
2 202
328
5 041
47
2 519
793
55 014
42 148
3 741
77 345
4 855
7 153
777
767
2 097
1 369
470 134

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERDAGANGAN/TRADE

Lanjutan/ Continued 8.1.3


Komoditi
Commodity

Net Weight (Kg)

66. Iron and Steel


67. Articles of Iron and Steel
68. Nickel and Articles Thereof

8 334

4 885

35 455
160

10 963
173
2 219

24 830

14 389

71. Tools, Implements, Cutlery, Spoons

58 091

72. Miscellaneous Articl. of Base Metal

1 617

75. Zinc and Articles Thereof


76. Tools, Implements, Cutlery, Spoons

4 176

160

173
2 219

24 830

14 389

58 091

23 066

1 617

4 176

78. Nuclear React. Boilers, Mech. Appli.

53 885

130 377

79. Elect.Machinery,Sound Rec., TV,etc

128 810

242 627

44 760

111 756

.b
p

77. Miscellaneous Articl. of Base Metal

23 066

1 376

s.
g

73. Nickel and Articles Thereof


74. Aluminium and Articles Thereof

id

1 376

70. Zinc and Articles Thereof

o.

69. Aluminium and Articles Thereof

Value
(US $)

tt

80. Vehicles Other Than Railway

29

173

82. Optical Photographic. Medecal Instr.

841

3 259

//n

81. Ships, Boats and Floating Stuctures.

1 631

3 193

84. Musical Instruments

2 792

12 013

ht
tp
:

83. Clocks and Watches and Part


85. Arms and Amunition

86. Furniture,Bedding,Lamps,Illum.signs

87. Toys, Games and Sports Requisites


88. Miscellaneous Manufactured Articles

89. Works of art, Antiques

Jumlah/ Total

14

21 381

31 538

1 122

1 763

96 829

140 733

87

197

131 150 669

54 630 655

Sumber : Badan Pusat Statistik


Source : BPS - Statistics Indonesia

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

405

PERDAGANGAN/TRADE

Tabel / Table 8.1.4


Volume dan Nilai Ekspor menurut Pelabuhan Ekspor
Volume and Fob Value of Exports by Port of Exportation
2000 2001

2000

Kupang/El-Tari

2.

Reo

3.

Maumere

4.

Ende

5.

Waingapu

6.

Atapupu

7.

Larantuka

8.

E n d e (U)

9.

Tenau

Value
(US $)

(2)

(3)

2 460 637

Volume
(Kg)

3 802 648

1 700

Value
(US $)

(4)

3.326.078

(5)
1.977.350

10 200

298.833

8.842

s.
g

1.

Volume
(Kg)

id

(1)

2001

o.

Pelabuhan
Port

74 559

39.165.576

24.491.196

620 000

186 000

1.302.736

605.133

75 928 042

10 410 194

87.057.446

27.548.134

11. Ruteng

12. Kalabahi

15 218

17 717

79 070 605

14 501 318

131.150.669

54.630.655

tt

ht
tp
:

13. B a a

//n

10. Kedindi

.b
p

45 008

Jumlah
Total

Sumber: Badan Pusat Statistik


Source : BPS - Statistics Indonesia

406

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERDAGANGAN/TRADE

Tabel / Table 8.1.5


Volume dan Nilai Ekspor Nusa Tenggara Timur menurut Negara Tujuan
Volume and Fob Value of Exports by Country of Destination
2000 2001
2000
Volume (Kg)

Volume (Kg)

Value
(US $)

(2)

(3)

(4)

(5)

tt

//n

ht
tp
:

8 269 545
192 500
13 875
690 943
2 017 809
11 696
203 294
4 448 610
663 812
16 050
10 956
3 778 766
1 354
3 281 713
495 699
288
288
-

1 165 065
4 637
796 454
1 404 369
83
6 950 197
6 237 541
12 374 008
-

42 640
89 840
14 712 554
29
5 807 017

30 723
131 445
131 445
128
1 887 030

597
225
4 893 318
30

9 860
1 407
1 533 097
52

2 452 582
3 281 713
137
137
-

280 566
14 712 554
32 674 874
7 972
7 972

231 179
131 445
17 045 416
12 152
12 152

14 501 318

79 070 605

54 630 655

id

3 497 782
11 701
411 925
4 298 918
1
11 446 100
19 308 761
33 665 819
-

.b
p

29 989 870
15 400 000
25 664
2 560 859
5 756 047
2 300
808 573
2 850 157
2 573 182
4 088
9 000
44 352 829
62
42 879 124
1 473 643
100
100
-

o.

(1)

I. ASIA
- Taiwan
- Hongkong
- Jepang
- Singapura
- Philipina
- Korea
- Thailand
- China
- Malaysia
- UEA
- Saudi Arabia
- Bangladesh
II. EROPA
- Belanda
- Kepulauan Faroe
- Italia
- FD. STS of Micronesia
- Polandia
- Portugal
III AMERIKA
- USA
- Turks
- Trinidad
- Argentina
IV AUSTRALIA
- Australia
- FD. STS of Micronesia
- Timor Leste
V AFRIKA
- Ethiopia
- Tanzania

2001
Value
(US $)

s.
g

Negara Tujuan
Country Of Destination

4 726 806
42 879 124
1 000
1 000
-

Jumlah
79 070 605
Total
Sumber: Badan Pusat Statistik
Source : BPS - Statistics Indonesia

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

407

PERDAGANGAN/TRADE

Tabel / Table 8.1.6


Volume dan Nilai Impor Nusa Tenggara Timur menurut Jenis Komoditi
Volume and Import Value of Nusa Tenggara Timur
by Type of Commodity
2001

Net Weight
(Kg)

id

Komoditi
Commodity
(1)

(3)

62 140

16 435

3 400 000

31 237

3 462 140

47 672

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

Sumber : Badan Pusat Statistik


Source : BPS - Statistics Indonesia

s.
g

02. Articles of Stone, Cement, Mica.


Jumlah/ Total

(2)

o.

01. Fish, Crustaceans, Moluscs, Oth.Invert.

Value
(US $)

408

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERDAGANGAN/TRADE

Tabel / Table 8.1.7


Volume dan Nilai Impor Nusa Tenggara Timur menurut Negara Asal
Volume and Import Value of Nusa Tenggara Timur
by Country of Origin
2000 2001
2000
Net Weight
(Kg)

Value
(US $)

(2)

(3)

(4)

(5)

Jumlah
Total

54 426
1 867 984
6 143 825
1 224 415
40 120
16 621
7 280
2 184 440
2 320 684
40 000
78 053
41 831
14 546
501 923
52 308
110 550
127 942

tt
24 359 961

62 140
3 400 000
-

16 435
31 237
-

3 462 140

47 672

o.

4 893
80 169
17 388 830
248 330
1 828
930
20 000
3 611 578
724 215
2 369
178 550
90 000
1 377
1 414 500
109 550
136 000
346 842

id

Value
(US $)

//n

Jepang
Australia
Amerika Serikat
Si ngapura
Perancis
Jerman
Taiwan
Korea
Thailand
India
Belanda
Switzerland
Filipina
China
Hongkong
Zimbabwe
Saudi Arabia
Inggris
Italia
Kanada
Malaysia
Vietnam
Armenia
Caledonia
Palestina
P.N.G
Panama
Norway
Lainya

ht
tp
:

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.

Net Weight
(Kg)

.b
p

(1)

2001

s.
g

Pelabuhan
Ports

14 826 948

Sumber : Badan Pusat Statistik


Source : BPS - StatisticsIndonesia

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

409

PERDAGANGAN/TRADE

Tabel / Table 8.1.8


Volume dan Nilai Impor menurut Pelabuhan Impor
Volume and Cif Value of Imports by Port of Importation
2000 2001

2000

2001

Net Weight
(Kg)

Value
(US $)

Net Weight
(Kg)

Value
(US $)

(2)

(3)

(4)

(5)

(1)

id

Pelabuhan
Ports

2 111 902

2 794 894

02. R e o/Kedindi

2 000 100

846 886

04. E n d e

2 028 000

05. Waingapu

2 753 248

990 352

68 860

52 791

15 397 851

9 577 875

3 462 140

47 672

24 359 961

14 826 948

3 462 140

47 672

11. E n d e (U)

ht
tp
:

12. T e n a u

13. Mau Hau (U)


Jumlah
Total

//n

10. Penfui (U)

tt

08. B a a
09. Waikelo

.b
p

06. Atapupu
07. Larantuka

564 150

s.
g

03. Maumere

o.

01. Kupang/El-tari (U)

Sumber : Badan Pusat Statistik


Source : BPS - StatisticsIndonesia

410

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERDAGANGAN/TRADE

Tabel / Table 8.1.9


Volume Muat Barang di Pelabuhan yang Diusahakan
Menurut Pelabuhan Keluar
Volume Unloaded in Sea Port Trying
by Sea Port Out
2000
(Ton)

(2)

(3)

A. BAHAN POKOK

B. BAHAN STRATEGIS

389
7 972
624
1 200
187
1 133

//n

tt

Pupuk
Semen
Besi Beton
Aspal Drum/ Curah
Kayu Gergajian
Tripleks
Rokok
Kendaraan

ht
tp
:

01.
02.
03.
04.
05.
06.
07.
08.

15 693
88
45
186

Mau
mere

Ende

(4)

(5)

(6)

(7)

14 355
88
45
-

1 338
186

389
7 972
624
1 195
36
124

131
-

5
20
1 009

- 183 990
-

402
-

20
-

10
-

s.
g

Beras/Rice
Gula Pasir/ Sugar
Tepung Terigu
Kedelei
Makanan Ternak
Korek Api
Jagung
Garam/ Salt
Minyak Goreng
Kacang-Kacangan

.b
p

01.
02.
03.
04.
05.
06.
07.
08.
09.
10.

Tenau

Kalabahi

id

(1)

NTT

Wai
ngapu

o.

Komoditi
Commodity

C. MIGAS
01.
02.
03.
04.

BBM
Aftur
Oli
Batu bara

184 422
-

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

411

PERDAGANGAN/TRADE

Lanjutan Tabel / Continued Table 8.1.9


(Ton)
Komoditi
Commodity
(1)

NTT

Wai
ngapu

(2)

(3)

Tenau

Kalabahi

Mau
mere

Ende

(4)

(5)

(6)

(7)

D. NON MIGAS/ DOMINAN


-

02. Kemiri

178

03. Kopi

321

04. Kakao

178

24

297

172

172

19

19

1 521

05. Jambu Mete


06. Gaharu
07. Serlac
09. Ikan dan Hasil Laut
11. Asam
12. Cengkeh
13. Kulit Kerbau

1 521

775

177

598

1 631

321

321

681

tt

E. BARANG LAINNYA

1 631

.b
p

10. Batu Berwarna

922

s.
g

08. Kacang Hijau

id

922

o.

01. Kopra

1 038

357

02. General Cargo (M3)

175

175

57 413

13 529

42 102

356

141

1 285

17 141

341

648

17 304

17 141 209 868

1 050

19 601

6 786

356

141

1 285

//n

01. General Cargo (ton)


03. Hewan (ekor)

ht
tp
:

04. Lainnya

Jumlah/ Total

35 434

Barang (ton)

254 446

Hewan (ekor)

57 413

13 529

42 102

Keterangan : *) Dikirim lewat Pelabuhan Udara/ To Send by Airport


Remarks 1) Dalam Satuan Ton
S u m b e r : Statistik Angkutan dan Perhubungan NTT Tahun 2000
Source

412

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERDAGANGAN/TRADE

Tabel / Table 8.1.10


Volume Bongkar Barang di Pelabuhan yang Diusahakan
Menurut Pelabuhan Masuk
Volume Loaded in Sea Port Trying
by Sea Port In
2000
(Ton)

(2)

(3)

A. BAHAN POKOK

B. BAHAN STRATEGIS

6 710

13 750

2 600

10 685

1 100

120

230

Ende

(4)

(5)

(6)

(7)

59 454

7 919

5 700

11 647

4 980

1 744

2 179

2 247

6 928

944

226

1 487

120

230

296

296

146

146

46

46

11

11

10 473

1 060

2 928

235

6 250

40 221

3 000

3 729

8 243

12 138

13 111

21 720

10 429

722

5 674

4 895

15 394

4 935

291

6 092

4 076

23 833

23 436

189

65

143

523

215

308

6 329

6 329
1 319

//n

tt

Pupuk
Semen
Besi Beton
Aspal Drum/ Curah
Kayu Gergajian
Tripleks
Rokok
Kendaraan
Klinkir
Seng
Butas
Pasir besi

ht
tp
:

01.
02.
03.
04.
05.
06.
07.
08.
09.
10.
11.
12.

93 430

Mau
mere

s.
g

Beras/Rice
Gula Pasir/ Sugar
Tepung Terigu
Kedelei
Makanan Ternak
Korek Api
Jagung
Garam/ Salt
Minyak Goreng
Kacang-Kacangan

.b
p

01.
02.
03.
04.
05.
06.
07.
08.
09.
10.

Tenau

Kalabahi

id

(1)

NTT

Wai
ngapu

o.

Komoditi
Commodity

1 849

530

18 200

18 200

645

645

10

10

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

413

PERDAGANGAN/TRADE

Lanjutan Tabel / Continued Table 8.1.10


(Ton)
Komoditi
Commodity
(1)

NTT

Wai
ngapu

(2)

(3)

Tenau

Kalabahi

Mau
mere

Ende

(4)

(5)

(6)

(7)

C. MIGAS
330 952

291 065

9 905

29 982

29
0

0
0

0
0

0
0

0
0

29
0

1 051

167

884

428

286

142

370

10

360

378
0

1
0

1
0

281
0

0
0

95
0

3 000

3 000

869

869

2 341

2 341

21 889

13 147

8 742
840

Kopra
Kemiri
Kopi
Kakao
Jambu Mete
Gaharu
Serlac
Kacang Hijau
Ikan dan Hasil Laut
Batu Berwarna

General Cargo (ton)


General Cargo (M3)
Hewan (ton)
Lainnya

//n

01.
02.
03.
04.

tt

E. BARANG LAINNYA

.b
p

01.
02.
03.
04.
05.
06.
07.
08.
09.
10.

s.
g

D. NON MIGAS/ DOMINAN

Barang (ton)

ht
tp
:

Jumlah/ Total

id

BBM
Aftur
Oli
Batu bara

o.

01.
02.
03.
04.

Hewan (ekor)

7 470

4 066

718

1 846

323 241

55 388

230 427

12 653

24 773

940 459

69 859

670 414

46 340

57 529

96 587

7 470

4 066

718

1 846

840

Keterangan : *) Dikirim lewat Pelabuhan Udara/ To Send by Airport


Remarks 1) Dalam Satuan Ton
S u m b e r : Statistik Angkutan dan Perhubungan NTT Tahun 2000
Source

414

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERDAGANGAN/TRADE

Tabel / Table 8.2.1


Banyaknya Hotel/ Losmen, Jumlah Kamar dan Tempat Tidur
Diperinci menurut Kabupaten
Number of Hotel/ Lodgings, Rooms and Beds by Regency
2002
Hotel/ Losmen/
Hotel/ Lodging

Kamar Tidur/
Rooms

Tempat Tidur/
Beds

(1)

(2)

(3)

(4)

id

Kabupaten
Regency

116

218

02. S u m b a T i m u r

92

190

03. K u p a n g

11

140

262

04. Timor Tengah Selatan

s.
g

o.

01. S u m b a B a r a t

137

294

107

245

12

147

308

87

167

37

87

13

157

385

25

395

708

11. E n d e

31

321

630

12. N g a d a

26

239

420

13. M a n g g a r a i

36

453

821

71. Kota Kupang*)

43

906

1 705

215

3 334

6 440

05. Timor Tengah Utara

07. A l o r
08. Lembata

ht
tp
:

//n

10. S i k k a**)

tt

09. F l o r e s T i m u r

.b
p

06. B e l u

Jumlah / Total

Keterangan : *) Termasuk 6 hotel berbintang/ Including 6 units Classified Hotel


Remarks **) Termasuk 1 hotel berbintang/ Including 1 unit Classified hotel
Sumber : Pengawasan Hotel NTT, Bidang Statistik Distribusi BPS Propinsi NTT, 2002

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

417

PERDAGANGAN/TRADE

Tabel / Table 8.2.2


Banyaknya Tamu menurut Kewarganegaraan dan Rata-rata
Tingkat Penghunian Kamar
Number of Guest by Citizen and Average Occupancy Rate of Hotel
2001

(1)

(2)

W N I
Indonesia
(3)

(4)

617

2 562

02. Sumba Timur

76

262

03. Kupang

*)

06. Belu

08. Lembata

10. Sikka

ht
tp
:

11. Ende

//n

09. Flores Timur

12. Ngada

13. Manggarai

76. Kota Kupang

2 044

2 081

92

92

16.7

39

564

603

37.07

850

3 586

4 436

1.56

2 373

5 245

7 618

1 636

2 212

3 848

775

874

1 349

2.76

37

tt

07. Alor

338

.b
p

05. Timor Tengah Utara

04. Timor Tengah Selatan

Jumlah/
6 403
17 141
23 544
Total
Keterangan : T.P.K. = Tingkat Penghunian Kamar/ Room Occupancy Rate
*)
= Termasuk Tamu Hotel Berbintang
Remarks

418

(5)

3 179

s.
g

01. Sumba Barat

o.

W N A
Foreigner

Rata-rata
T.P.K/
Average
Occupancy
Rate

Jumlah
Total

id

Banyaknya Tamu Hotel


Number Of Hotel Guest

Kabupaten
Regency

17.91

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERDAGANGAN/TRADE

Tabel / Table 8.2.3


Banyaknya Wisatawan Asing yang Datang di Setiap Kabupaten
Number of Foreign Tourist by Regency
2001 - 2002
2001

2002

Perubahan
Trend (%)

(1)

(2)

(3)

(4)

882

42.95

01. S u m b a B a r a t

617

id

Kabupaten
Regency

1 902

1 968

3.47

03. K u p a n g

3 200

110

197.30

04. Timor Tengah Selatan

37
-

s.
g

05. Timor Tengah Utara


06. B e l u

09. F l o r e s T i m u r

11. E n d e

//n

12. N g a d a
13. M a n g g a r a i

ht
tp
:

71. Kota Kupang

Jumlah/
Total

47

465

63.73

599

115

-80.80

536

213

-60.26

2 455

2 768

12.75

2 681

2 273

-15.22

6 333

6 959

9.88

13 285

13 625

2.56

31 929

29 425

1.29

tt

10. S i k k a

284

.b
p

07. A l o r
08. Lembata

o.

02. S u m b a T i m u r

Sumber : Dinas Pariwisata Propinsi NTT


Source Tourism Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

419

PERDAGANGAN/TRADE

Tabel / Table 8.3.1


Penyaluran Komoditas Penting di Nusa Tenggara Timur
Distribution of Essential Commodities
of Nusa Tenggara Timur
2002
(Ton)
Beras/ Rice

Gula Pasir/
Refined Sugar

(1)

(2)

(3)

Stock Awal Tahun

22 760

2.

Pengadaan Lokal

11 479

3.

Pemasukan dari Prop. Lain

29 500

4.

Impor

79 300

5.

Persediaan

143 039

6.

Penyaluran

116 512

7.

Stock Akhir Tahun

.b
p

o.

1.

s.
g

id

Uraian

26 527

ht
tp
:

//n

tt

Sumber : Depot Logistik Nusa Tenggara Timur


Source Logistics Agency of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

423

id

9.2 Angkutan Udara


Keadaan NTT yang terdiri dari
pulau-pulau
tidak
saja
mem
butuhkan angkutan laut tetapi juga
perlu ditunjang oleh kegiatan ang
kutan udara. Sampai tahun 2002 ada
14 pelabuhan udara yang ter sebar di
12 Kabupaten, yang telah disinggahi
pesawat jenis twin otter atau Cassa
secara reguler. Ada 4 pelabuhan
udara yakni Kupang, Waingapu,
Maumere dan Ruteng sudah dapat
disinggahi jenis pesa wat Fokker 27
dan Fokker 28. Sedangkan pesawat
jenis Boeing 747 atau Fokker 100
atau jenis pewasat besar model
lainnya baru dapat mendarat di
Pelabuhan uda ra El Tari Kupang.
Jumlah pesawat yang datang
pada tahun 2002 tercatat sebanyak
3703 unit, mengalami peningkatan
sebesar 23,60 persen dibanding ta
hun 2001. Sementara jumlah pesa
wat yang berangkat tercatat 3 703
unit pada tahun 2002, juga me
ningkat 23,68 persen bila diban
dingkan dengan tahun 2001.

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

Jalan merupakan prasarana


angkutan darat yang penting guna
memperlancar
kegiatan-kegiatan
perekonomian. Pada tahun 2002
Propinsi NTT telah memiliki jalan
sepanjang 16 945,32 km. Panjang
jalan dibawah wewenang negara 1
193,65 km, yang menjadi wewe
nang propinsi 2 884,86 km, dan si
sanya dibawah wewenang kabupa
ten sepanjang 12 866,81 km. Jalan
terpanjang terdapat di Kabupaten
Manggarai yaitu sekitar 13 persen
dari panjang jalan di seluruh NTT.
Kondisi jalan tahun 2002 cukup
banyak
mengalami perubahan
dibanding tahun 2000, terutama
jalan dengan kondisi baik bertambah
dari 2 311,47 km pada tahun 2000
menjadi 5444,29 km pada tahun
2002, atau meningkat sebesar 236
persen (Tbael 9.1.8 s.d 9.1.10). Pada
tahun 2002 jalan diaspal tercatat 5
857,8 km atau sedikit meningkat
sebesar 0,47 persen
dibanding
tahun 2000 ( 5830, 57 km).
Pada tahun 2001 jumlah
kendaraan bermotor tercatat seban
yak 212 590 unit. Komposisi jum
lah kendaraan pada tahun 2002
terdiri atas : 81 318 sepeda motor,
jeep/sedan
10.753,
mikrobus,
minibus dan sejenisnya 8 746 , truk,
pick up, tangki dan traktor 111 773
unit.
Jumlah kendaraan terbanyak
terdapat di Kabupaten/Kota Ku
pang. Jumlah kendaraan di wilayah

ini untuk sepeda motor seba nyak 31


202 unit atau sekitar 38,37 persen
dari total sepeda motor yang ada di
NTT. Jeep/ sedqan sebanyak 5 981
unit atau sekitar 55,62 persen dari
total mobil jenis ini di NTT. Jumlah
mikrobus, minibus sebanyak 2 974
unit. Sementara untuk jenis truk,
pick up, tangki dan traktor tercatat
sebanyak 3 341 unit.

o.

9.1 Angkutan Darat

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

427

ht
tp
:

//n

tt

Nusa Tenggara Timur dengan


lebih dari 40 pulau yang terpencil
memerlukan sarana dan prasarana
angkutan/perhubungan laut yang
memadai. Arus kunjungan kapal laut
pada pelabuhan laut di NTT selama
tahun 2002 sebanyak 18 837 naik
10,02 persen dibanding tahun 2001
yang sebanyak 17 122 kunjungan.
Kegiatan pelayaran nusantara/
lokal dan pelayaran rakyat mendo
minasi pelayaran di NTT. Pelabu
han laut di Reo (Manggarai) meru
pakan pelabuhan yang paling ba
nyak dikunjungi kapal laut dari
berbagai jenis pelayaran. Tercatat 6
694 kunjungan kapal selama tahun
2002. Untuk arus penumpang, baik
yang naik maupun yang turun
tercatan paling banyak di pelabuhan
Tenau (Kupang) pada tahun 2002.
428

id

o.

.b
p

9.3 Angkutan Laut

Hal ini karena Kupang sebagai


ibukota propinsi yang menghubungkan banyak pulau dan kabupaten,
disam ping itu juga karena pelabuhan ini disinggahi kapal-kapal besar.
Penumpang yang naik di
pelabuhan laut Tenau sebanyak 713
241 penumpang atau turun sekitar
0,08 persen dibanding tahun
sebelumnya yang sebanyak 929 643
penumpang. Penumpang yang turun
di pelabuhan ini tahun 2002
sebanyak 357 541 penum pang atau
naik 20,93 persen dibanding tahun
2001 yang
sebanyak 295 651
penumpang. Yang paling sedikit
dikunjungi kapal laut adalah pelabuhan Maropokot di Kabupaten Ngada
sebanyak 194 kunjungan tahun
2002, sedangkan yang tidak pernah
dikunjungi kapal selama tahun 2002
adalah pelabuhan Wini di Kabupaten
TTU.
Volume bongkar muat barang
dan hewan pada setiap pelabuhan
laut paling banyak di Tenau Ku
pang. Barang yang dibongkar pada
tahun 2002 sebanyak 887 541 ton,
sendangkan yang dimuat 674 254
ton. Hewan yang dibongkar 3007
ekor, sementara yang dimuat
89715 ekor.

s.
g

Seperti halnya dengan kunju


ngan pesawat, penumpang yang
datang meningkat dari 65 483 orang
pada tahun 2001 menjadi 94937
orang pada tahun 2002. Sementara
penumpang yang berangkat pada
tahun 2002 terca tat 68913 orang,
meningkat sekitar 14,97 persen dari
tahun 2001.
Volume bongkar muat barang
melalui pelabuhan udara di NTT
tahun 2002 mengalami peningkatan.
Sebanyak 756,06 ton volume
bongkar barang, atau meningkat
sekitar 10,34 persen dibanding tahun
sebelumnya. Sementara volume
muat barang pada tahun yang sama
sebesar 416,54 ton, atau meningkat
19,30 persen.

9.4 Angkutan Sungai Danau dan


Penyebrangan
Arus kunjungan angkutan pe
nyebrangan ferry pada setiap pela
buhan laut paling banyak di
pelabuhan Bolok Kupang (1 165
kujungan) atau naik 3,99 persen
dibanding tahun 2001. Demikian
halnya arus penumpang juga cen
NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

Pembangunan Pos dan Teleko


munikasi mencakup jangkauan baik
pelayanan
jasa
telekomunikasi
ataupun informasi, sehingga arus
berita dan informasi dapat berjalan
lancar.
Berbagai usaha telah dilakukan
pemerintah untuk memperlancar
pelayanan-pelayanan
berkenaan
semakin meningkatnya permintaan
akan jasa komunikasi. Salah satunya
dengan
memperbanyak
jumlah
kantor pos. Tahun 2000 jumlah
kantor pos di NTT sebanyak 12
buah, kantor pos tambahan 6 buah,
kantor pos pembantu 54 buah dan
pos desa 49 buah.

id

9.5 Pos dan Telekomunikasi

Surat yang paling banyak di


kirim adalah di Kantor Pos Ngada
sebanyak 302 807 lembar surat
dengan jenis surat biasa sebanyak
182 732 lembar, 113 738 lembar
surat kilat, dan 6 337 lembar surat
tercatat.
Kabupatem Alor adalah daerah
yang paling sedikit pelayanan jasa
pengiriman surat yaitu sebanyak 4
498 lembar surat untuk semua jenis
surat pada tahun 2002.
Jumlah pelanggan telepon baik
pemerintah maupun swasta terus
meningkat dari tahun ke tahun. Pada
tahun 2002 tercatat sebanyak 2 272
pelanggan peme rintah dan 30 716
swasta. Jumlah pelanggan terbanyak
terdapat di Kota Kupang. Di wilayah
ini
tercatat
759
pelanggan
pemerintah dan 13 923 pelanggan
swasta.

o.

derung meningkat. Tahun 2002


penumpang yang naik di seluruh
pelabuhan laut sebanyak 365 520
penumpang atau naik 10,7 persen
dibanding tahun 2001. Penumpang
yang turun 405 665 orang atau naik
17,35 persen dibanding tahun 2001.

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

429

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.2.1


Jumlah Pesawat yang Datang dan Berangkat pada Pelabuhan
Udara Setiap Kabupaten
Number of Aircraft Arrivals and Departures Via Airport by Regency
2001 - 2002

(1)

(2)

2001
Berangkat
Departures

Datang/
Arrival

Berangkat
Departures

(3)

(4)

(5)

(6)

Tambolaka

38

02. Sumba Timur

Mauhau

49

38

145

145

49

321

321

03. Kupang

El Tari

1 791

1 836

1 836

55

55

53

53

35

35

110

110

128

128

43

43

51

51

25

25

Wai Oti

377

377

376

376

H.H. Aroebusman

239

239

245

245

Lekunik

- Kupang/ P.Sabu

Terdamu

04. Belu

Haliwen

05. Alor

Mali

06. Flores Timur

Gewayantana

s.
g

- Kupang/ P.Rote

1 793

tt

Wonopito

09. Ngada

//n

08. Ende

Soa

ht
tp
:

10. Manggarai

- Labuan Bajo

Satar Tacik

88

88

104

104

204

204

384

384

2 996

2 994

3 703

3 703

Komodo

Jumlah/
Total

o.

01. Sumba Barat

07. Sikka

2002

Datang/
Arrival

id

Nama Pelabuhan
Udara/ Name of
Airport

.b
p

Kabupaten
Regency

Sumber : Dinas Perhubungan Prop. NTT


Source: Representative Office of the Department of
Transportation of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

449

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.2.2


Arus Penumpang yang Datang dan Berangkat Lewat Pelabuhan
Udara Setiap Kabupaten
Number of Passengers Arrival and Departures Via Airport by Regency
2001 - 2002

(2)

01. Sumba Barat

Tambolaka

02. Sumba Timur

Mauhau

03. Kupang

El Tari
Lekunik

- Kupang/ P.Sabu

Terdamu
Haliwen

05. Alor

Mali

06. Flores Timur

Gewayantana

tt

04. Belu

Wonopito

08. Ende

H.H. Aroebusman

ht
tp
:

09. Ngada

Wai Oti

//n

07. Sikka

Datang/
Arrival
(5)

Berangkat
Departures
(6)

371

1 869

1 785

892

11 701

5 015

306
1 012

10. Manggarai

- Labuan Bajo

Jumlah
Total

Soa

Satar Tacik
Komodo

Berangkat
Departures
(4)

44 383

47 123

52 238

51 173

737

1 384

884

791

275

404

1 963

1 048

2 138

1 397

583

560

860

1 095

963

623

12 273

12 712

14 671

8 851

862

994

2 236

2 021

451

736

1 146

762

2 913

3 093

5 956

5 309

65 483

68 913

94 937

79 226

.b
p

- Kupang/ P.Rote

Datang/
Arrival
(3)

2002

id

(1)

2001

o.

Nama Pelabuhan
Udara/ Name Of
Airport

s.
g

Kabupaten
Regency

Sumber : Dinas Perhubungan Prop. NTT


Source : Representative Office Of The Department Of
Transportation Of Nusa Tenggara Timur

450

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.2.3


Volume Bongkar Muat Barang melalui Pelabuhan Udara Setiap Kabupaten
Cargo Loaded / Unloaded Via Airport by Regency
2001 2002
(Kg)

(1)

(2)

2001

2002

Bongkar/
Loaded
(3)

Muat/Unlo
aded
(4)

Bongkar/
Loaded
(5)

id

Nama Pelabuhan
Udara/ Name Of
Airport

Muat/Unlo
aded
(6)

Tambolaka

1 395

736

5 906

5 379

02. Sumba Timur

Mauhau

8 682

5 037

19 171

6 363

03. Kupang

El Tari

249 263

546 898

291 160

5 265

5 193

5 803

15 637

12 553

3 755

4 019

4 967

5 570

tt

- Kupang/ P.Rote

Lekunik

- Kupang/ P.Sabu

Terdamu

569 506

84 142

69 193

99 171

76 363

H.H. Aroebusman

1 860

718

12 317

15 600

Satar Tacik

3 330

2 929

23 332

2 161

Komodo

7 374

6 199

28 653

1 389

685 237

349 162

756 058

416 538

Haliwen

05. Alor

Mali

06. Flores Timur

Gewayantana

.b
p

04. Belu

Wonopito

08. Ende
09. Ngada

Wai Oti

//n

07. Sikka

o.

01. Sumba Barat

s.
g

Kabupaten
Regency

Soa

ht
tp
:

10. Manggarai

- Labuan Bajo

Jumlah
Total

Sumber : Dinas Perhubungan Prop. NTT


Source : Representative Office of the Department of
Transportation of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

451

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.2.4


Volume Bongkar Muat Bagasi Melalui Pelabuhan Udara Setiap Kabupaten
Loading/ Unloading Of Pax Baggage Via Airport By Regency
2001 2002
(Kg)

(1)

(2)

2001
Bongkar/
Loaded
(3)

Muat/Unlo
aded
(4)
4 730

Tambolaka

4 061

02. Sumba Timur

Mauhau

1 363

03. Kupang

El Tari

21 661

35 495

22 157

465 832

704 089

471 785

127

3 577

4 689

2 293

102

7 931

74 493

14 949

75 354

1 414

1 789

4 575

4 336

3 310

3 281

138 922

148 515

201 389

94 534

H.H. Aroebusman

18 097

23 368

18 691

19 060

1 913

7 295

2 395

9 715

33 421

34 534

48 483

57 562

735 982

771 789

1 064 229

784 236

- Kupang/ P.Sabu

Terdamu
Haliwen

05. Alor

Mali

06. Flores Timur

Gewayantana

.b
p

04. Belu

528 733

s.
g

Lekunik

Wonopito

//n

Wai Oti

Soa

ht
tp
:

09. Ngada

24 983

Muat/Unlo
aded
(6)

11 233

- Kupang/ P.Rote

08. Ende

Bongkar/
Loaded
(5)

tt

01. Sumba Barat

07. Sikka

2002

id

Nama Pelabuhan
Udara/ Name of
Airport

o.

Kabupaten
Regency

10. Manggarai

Satar Tacik

- Labuan Bajo

Jumlah
Total

Komodo

Sumber : Dinas Perhubungan Prop. NTT


Source : Representative Office of the Department of
Transportation of Nusa Tenggara Timur

452

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.1.1


Banyaknya Kendaraan Bermotor di Setiap Kabupaten menurut Jenis Kendaraan
Number of Motor Vehicles by Regency and Type of Motor Vehicles
2002
(Unit)
Sepeda Motor/
Motor Cycles

Jeep/ Sedan
Salon Station
Wagon

Mikro Bus
Mini Bus
Combi, DSJ

Truck, Pick Up,


Light Truck,
Tanki, Traktor

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

1399

438

02. Sumba Timur

6 208

548

31 202

5 981

2 974

3 341

04. Timor Tengah Selatan

4 553

524

764

619

05. Timor Tengah Utara

4 087

569

383

597

06. Belu

7 085

490

1 049

1 173

07. Alor

1 680

133

257

148

4 997

186

634

733

5 388

282

792

761

6 260

376

712

583

3 620

34

236

339

4 839

1 192

291

1 396

81 318

10 753

8 746

111 773

08. Flores Timur


09. Sikka

tt

10. Ende

//n

11. Ngada
12. Manggarai

ht
tp
:

71. Kota Kupang

Jumlah/Total

418

302

848

o.

.b
p

03. Kupang *)

352

id

01. Sumba Barat

s.
g

Kabupaten
Regency

Keterangan : Gabungan Kendaraan Pemerintah, Umum Dan Pribadi


Remarks
All Motor Vehicles, Except Militarys
*)
Termasuk Kota Kupang
Include Kota Kupang
Sumber
: Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur
Source
Regional Police Office Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

435

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.1.2


Banyaknya Pelanggaran dan Kecelakaan Lalu Lintas Diperinci
menurut Kabupaten
Number of Delinquency and Traffic Accident by Regency
2002

Kabupaten/
Regency

20

o.

(1)

(2)

14

19

87

68,00

16

15

14

24,10

43

40

21

14

76,60

32

17

10

14

67,48

401

20

19,70

06. Belu

1 153

63

21

31

62

76,70

07. Alor

282

26

12

10

10

28,17

425

28

13

17

60,00

861

31

24

37,95

657

11

10,91

11. Ngada

260

35

13

27

23

55,00

12. Manggarai

161

23

16

12

51

92,10

1 435

8,70

12 220

354

206

174

299

625,40

01. Sumba Barat

1 265

02. Sumba Timur

582

03. Kupang

4 335

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

09. Sikka

71. Kota Kupang1)


Jumlah/
Total

(5)

.b
p

ht
tp
:

10. Ende

//n

08. Flores Timur

403

(4)

(6)

(7)

s.
g

(8)

tt

Tilang

Korban/
Jumlah
Traffic Accident
Kerugian/
Kecelakaan/
Financial
Total
(Jutaan Rp)
Luka
Luka
Accident
Mati/
Ringan/
Berat/
Death
Light
Seriously

id

Jumlah
Pelanggaran/
Total
Delinquency

Keterangan : *) Termasuk Ditlantas


Remarks
Include Ditlantas
Sumber : Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur
Source Regional Police Office Of Nusa Tenggara Timur

436

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.1.3


Banyaknya SIM dan BPKB yang Dikeluarkan Kepolisian Daerah
Nusa Tenggara Timur Diperinci menurut Kabupaten
Number of Driving and Vehicles License
Issued by Type and Regency
2002
(Unit)
Jenis SIM / License Type

Kabupaten
Regency

(2)

01. Sumba Barat


02. Sumba Timur

(9)

(10)

(5)

197

76

55

225

806

1 359

293

249

44

64

190

798

1 345

520

1 812

176

1 274

934

30

35

7 474

11 735

04. Timor Tengah Selatan

215

42

73

241

892

1 463

567

05. Timor Tengah Utara

195

158

33

321

874

1 586

804

311

224

108

481

1 939

142

84

107

781

1 116

243

91

145

146

964

1 346

750

341

65

65

351

1 346

2 168

733

603

309

27

714

3 453

5 111 1 143

193

59

43

170

628

1 093

335

123

194

485

1 200

2 010

863

71. Kota Kupang

13. Polda NTT

- 3 011

2002

4 381

1 522

1 897

4 365

36

40

21 155 33 396 10 949

2001

3 721

1 578

1 537

3 490

71

110

12 123 22 630 7 338

08. Flores Timur

10. Ende

ht
tp
:

11. Ngada

//n

09. Sikka

12. Manggarai

o.

s.
g

.b
p

07. Alor

id

(4)

06. Belu

(7)

(8)

(3)

03. Kupang*)

(6)

BPKB

BI

(1)

BI1

BII
Umum

Jum
lah/
Total

BI
Umum

tt

A
Umum

3 064 1 687

Jumlah/Total
*)

Keterangan : Termasuk Kota Kupang


Remarks
Include Kota Kupang
Sumber : Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur
Source
Regional Police Office Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

437

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.1.4


Panjang Jalan pada Setiap Kabupaten menurut Status Jalan
Length of Road by Regency and Status
2002
(Km)
Jalan Negara/
State

(1)

(2)

(3)

Jalan Kabupaten/
Regency

Jumlah
Total

(4)

(5)

105.00

194.84

02. Sumba Timur

72.00

405.72

03. Kupang

65.00

461.53

1 169.19

1 695.72

04. Timor Tengah Selatan

88.71

297.34

1 157.90

1 54395

05. Timor Tengah Utara

35.30

150.99

800.30

986.59

165.79

678.43

959.61

68.33

832.03

900.36

00.00

52.45

608.80

661.25

67.00

176.89

577.38

821.27

90.00

109.90

748.73

948.63

163.00

160.30

824.50

1 147.80

131.40

347.16

1 218.05

1 696.21

224.00

283.22

1 695.38

2 202.60

36.85

10.40

623.54

670..79

2002

1 193.651)

2 884.862)

12 866.814)

16 945.32

2000

1 121.873)

12 866.814)

16 928.54

07. Alor

00.00

08. Lembata
09. Flores Timur
10. Sikka

12. Ngada

//n

11. Ende

ht
tp
:

13. Manggarai

71. Kota Kupang

1 131.02

1 101.40

1 579.12

o.

s.
g

115.39

.b
p

06. Belu

831.18

id

01. Sumba Barat

tt

Kabupaten
Regency

Jalan
Propinsi/
Provincial

Jumlah/ Total

2 939.861)

Sumber : Dinas KIMPRASWIL Propinsi NTT


Source Province Setlemen and Regional Infrastructur
Keterangan: 1) Hasil Survei Status Desember 2000
2) SK Mendagri Nomor 55 Tahun 2000
3) SK Menteri PU Nomor 236A/KPTS/97
4) SK Gubernur NTT

438

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.1.5


Panjang Jalan pada Setiap Kabupaten menurut Jenis Permukaan Jalan
Length of Road by Regency and Type of Surface
2002
A. Jalan Nasional/Negara
(Km)
Aspal/
Asphalt

Kerikil/
Gravel

Tanah/
Earth

Lainnya/
Other

Jumlah
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

150.00

72.00

65.00

88.71

150.00

02. Sumba Timur

72.00

03. Kupang

65.00

04. Timor Tengah Selatan

88.71

05. Timor Tengah Utara

35.30

07. Alor

08. Lembata

35.30

115.39

67.00

67.00

90.00

90.00

163.00

163.00

131.40

131.40

224.00

224.00

36.85

36.85

2002

1 193.65

1 193.65

2000

1 121.87

1 121.87

tt

12. Ngada

//n

11. Ende

09. Flores Timur


10. Sikka

s.
g

115.39

.b
p

06. Belu

o.

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

13. Manggarai

ht
tp
:

71. Kota Kupang

Jumlah/Total

Sumber : Dinas KIMPRASWIL Propinsi NTT


Source Province Public Work Service by Regency

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

439

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.1.6


Panjang Jalan pada Setiap Kabupaten menurut Jenis Permukaan Jalan
Length of Road by Regency and Type of Surface
2002
B. Jalan Propinsi
(Km)
Aspal/
Asphalt

Kerikil/
Gravel

Tanah/
Earth

Lainnya/
Other

Jumlah
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

110.00

23.34

60.50

02. Sumba Timur

325.02

36.11

34.60

03. Kupang

377.80

51.61

04. Timor Tengah Selatan

201.57

05. Timor Tengah Utara

138.44

06. Belu

148.86

08. Lembata

11. Ende
12. Ngada

ht
tp
:

13. Manggarai

71. Kota Kupang

405.72

s.
g

32.12

461.53

12.55

297.34

6.21

6.34

150.99

5.28

11.65

165.79

1.50

2.50

68.33

40.00

4.45

8.00

52.45

123.00

17.41

36.48

176.89

81.00

16.60

12.30

109.90

135.50

13.80

11.00

160.30

297.30

26.00

23.86

347.16

172.00

56.02

55.20

283.22

10.40

10.40

//n

10. Sikka

64.33

tt

09. Flores Timur

194.84

83.22

.b
p

07. Alor

o.

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

2002

2 225.22

342.55

317.09

2 884.86

2000

2 269.77

342.55

317.09

2 939.86

Jumlah/Total

Sumber : Dinas KIMPRASWIL Propinsi NTT


Source Province Public Work Service by Regency

440

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.1.7


Panjang Jalan pada Setiap Kabupaten menurut Jenis Permukaan Jalan
Length of Road by Regency and Type of Surface
2002
C. Jalan Kabupaten/Kota
(Km)
Kabupaten
Regency

Aspal/
Asphalt

Kerikil/
Gravel

Tanah/
Earth

Lainnya/
Other

Jumlah
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

220.84

377.84

02. Sumba Timur

64.40

506.50

530.50

03. Kupang

134.60

406.10

628.50

04. Timor Tengah Selatan

214.40

464.30

71.03
111.80

07. Alor

68.40

08. Lembata

831.18

1 101.40

1 169.19

1 157.90

403.77

325.50

800.30

288.07

278.56

678.43

313.17

450.47

832.03

.b
p

06. Belu

479.20

s.
g

05. Timor Tengah Utara

id

232.50

o.

01. Sumba Barat

46.70

236.39

325.71

608.80

257.50

129.69

190.19

577.38

160.06

213.69

356.98

748.73

102.70

273.65

448.15

824.50

197.10

323.03

697.93

1 218.05

13. Manggarai

154.20

558.14

983.04

1 695.38

71. Kota Kupang

623.54

623.54

09. Flores Timur

tt

10. Sikka

ht
tp
:

12. Ngada

//n

11. Ende

2002

2 438.93

4 355.33

6 072.56

12 866.81

2000

2 438.93

4 355.33

6 072.56

12 866.81

Jumlah/Total

Sumber : Dinas KIMPRASWIL Propinsi NTT


Source Province Public Work Service by Regency

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

441

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.1.8


Panjang Jalan pada Setiap Kabupaten menurut Kondisi Jalan
Length of Road by Regency and Condition
2002
A. Jalan Nasional
(Km)
Baik/
Good

Sedang/
Moderate

Rusak/
Damaged

Rusak Berat/
Badly
Damaged

Jumlah/
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

99.42

5.58

02. Sumba Timur

72.00

4.20

03. Kupang

65.00

3.40

04. Timor Tengah Selatan

54.38

32.00

05. Timor Tengah Utara

43.79

06. Belu

96.40

07. Alor

72.00
65.00

3.00

88.71

1.20

0.80

35.30

6.50

115.39

63.80

3.00

1.20

67.00

86.68

2.12

1.20

90.00

166.74

12.00

2.71

163.00

67.00

3.28

131.40

253.31

3.00

3.09

224.00

31.58

5.27

36.85

2002

1 100.10

81.55

12.00

1 193.65

2000

874.05

161.99

85.83

1 121.87

.b
p

s.
g

09. Flores Timur

tt
//n

12. Ngada

08. Lembata

11. Ende

105.00

id

01. Sumba Barat

10. Sikka

o.

Kabupaten
Regency

ht
tp
:

13. Manggarai

71. Kota Kupang

Jumlah/Total

Sumber : Dinas KIMPRASWIL Propinsi NTT


Source Province Public Work Service by Regency

442

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.1.9


Panjang Jalan pada Setiap Kabupaten menurut Kondisi Jalan
Length of Road by Regency and Condition
2002
B. Jalan Propinsi
(Km)
Baik/
Good

Sedang/
Moderate

Rusak/
Damaged

Rusak Berat/
Badly
Damaged

Jumlah/
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

67.04

69.71

58.09

74.53

140.33

180.87

148.49

178.00

04. Timor Tengah Selatan

68.67

83.14

05. Timor Tengah Utara

62.63

03. Kupang

135.04

461.53

132.98

12.55

297.34

6.34

150.99

39.35

10.72

11.65

165.79

53.57

3.50

2.50

68.33

52.45

52.45

78.41

48.00

50.48

176.89

84.89

5.01

18.00

2.00

109.90

15.00

56.14

89.16

160.30

209.30

41.00

73.00

23.86

347.16

100.00

32.00

139.80

11.42

283.22

6.50

2.90

1.00

10.40

2002

1 028.29

822.65

953.61

80.31

2 884.86

2000

1 437.42

937.29

565.15

2 939.86

8.76

.b
p

07. Alor
08. Lembata
09. Flores Timur

tt
//n

12. Ngada

405.72

8.52

104.07

11. Ende

9.99

7.3.50

06. Belu

10. Sikka

194.84

id

02. Sumba Timur

s.
g

01. Sumba Barat

o.

Kabupaten
Regency

ht
tp
:

13. Manggarai

71. Kota Kupang

Jumlah/Total

Sumber : Dinas KIMPRASWIL Propinsi NTT


Source Province Public Work Service by Regency

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

443

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Baik/
Good

Sedang/
Moderate

Rusak/
Damaged

Rusak Berat/
Badly
Damaged

Jumlah/
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

01. Sumba Barat

78.50

159.50

298.30

294.88

831.18

02. Sumba Timur

43.00

109.60

135.60

813.20

1 101.40

120.50

164.03

04. Timor Tengah Selatan

77.20

259.70

05. Timor Tengah Utara

32.53

06. Belu

68.37

07. Alor

34.85

597.16

1 169.19

227.40

593.60

1 157.90

134.00

248.90

384.87

800.30

108.52

279.33

222.21

678.43

50.35

167.70

579.13

832.03

41.23

137.00

304.80

125.77

608.80

58.35

130.45

312.60

75.98

577.38

45.50

182.36

181.09

339.78

748.73

60.50

156.30

222.90

384.80

824.50

55.10

162.10

378.80

622.05

1 218.05

40.80

375.00

579.50

700.08

1 695.38

248.00

241.54

134.00

623.54

2002

1 004.43

2 370.45

3 758.42

5 733.51

12 866.81

2000

08. Lembata
09. Flores Timur

tt

10. Sikka

12. Ngada

//n

11. Ende

s.
g

287.50

.b
p

03. Kupang

id

Kabupaten
Regency

o.

Tabel / Table 9.1.10


Panjang Jalan pada Setiap Kabupaten menurut Kondisi Jalan
Length of Road by Regency and Condition
2002
C. Jalan Kabupaten/Kota
(Km)

ht
tp
:

13. Manggarai

71. Kota Kupang

Jumlah/Total

Sumber : Dinas KIMPRASWIL Propinsi NTT


Source Province Public Work Service by Regency

444

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.1.11


Panjang Jalan pada Setiap Kabupaten menurut Kelas Jalan
Length of Road by Regency and Class Classification
2002
(Km)
V

Tdk
Diri
nci

Jumlah
Total

(7)

(8)

(9)

(10)

- 1 026.02

1 131.02

72.00 60.00 1 447.12

1 579.12

65.00 72.00 1 558.72

1 695.72

04. Timor Tengah Selatan

88.71

1 543.95

05. Timor Tengah Utara

35.30

06. Belu

07. Alor

08. Lembata

09 Flores Timur

10. Sikka

II

III

IIIA

IIIB

IIIC

IV

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

01. Sumba Barat

105.00

02. Sumba Timur

03. Kupang

o.

s.
g

- 1 455.24

951.29

986.59

115.39 60.00

784.22

959.61

- 25.50

874.86

900.36

.b
p

661.25

661.25

67.00

754.27

821.27

90.00

858.63

948.63

tt

163.00

984.80

1 147.80

131.40 30.00 1 535.21

1 696.60

13. Manggarai

224.00 62.00 1 916.60

2 202.60

71. Kota Kupang

623.54

670.79

1 193.65 319.90 15 431.77

16 945.32

ht
tp
:

12. Ngada

//n

11. Ende

id

Kabupaten
Regency

Jumlah/
Total

36.85 10.40

Sumber : Dinas KIMPRASWIL Propinsi NTT


Source Province Public Work Service by Regency

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

445

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.3.1


Arus Kunjungan Kapal Laut pada Setiap Pelabuhan Laut
menurut Jenis Pelayaran
Number of Ship Visit by Port and Type of Lines
2002

(1)

Samudra/ Nusantara/
Ocean Intersulair
(2)

(3)

Lokal
Local

Khusus
Special

Perintis
Pioneer

(4)

(5)

(6)

88

02. Waingapu

343

40

40

1 148

04. Wini

05. Atapupu

55

06. Kalabahi

145

07. Larantuka

08. Maumere

14

53

495

931

s.
g

132

244

937

2 501

57

385

506

57

528

730

17

57

1 073

3 250

370

66

66

516

303

40

53

327

723

50

53

235

338

462

53

583

1 098

39

66

89

194

13

1 320

28

25

66

5 242

6 694

14

123

25

30

66

902

1 160

2002

81

4 833

1 769

293

944

10 917

18 837

2001

74

4 393

1 608

265

858

9 924

17 122

tt

//n

12. Marapokot

ht
tp
:
14. Labuan Bajo
Jumlah/
Total

196

1 716

10. Seba

13. Reo

55

387

09. Ende

11. Rote

(8)

.b
p

03. Tenau

Jumlah
Total

53

o.

01. Waikelo

Rakyat
Sailing
Craft
(7)

id

Pelabuhan Laut/
Port

Sumber : Dinas Perhubungan Prop. NTT


Source Representative Office of the Department of Transportation of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

455

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.3.2


Arus Penumpang Kapal Laut pada Setiap Pelabuhan Laut
Number of Passengers Embarked and Disembarked by Port
2001 2002
Naik/
Embarked

Pelabuhan Laut
Port

Turun/
Disembarked
2002

2001

2002

(2)

(3)

(4)

(5)

01. Waikelo

10 646

11 132

02. Waingapu

87 750

134 125

929 643

713 241

04. Wini

9 214

72 746

94 147

295 651

357 541

o.

03. Tenau

7 176

s.
g

(1)

id

2001

87 432

28 928

69 712

64 874

39 147

48 625

95 879

124 134

45 234

92 472

34 294

121 421

91 180

42 142

52 532

95 745

47 195

75 348

5 712

6 541

1 487

8 541

15 906

17 461

9 413

9 947

65 179

71 441

27 066

28 543

14. Labuan Bajo

7 758

11 214

2 712

31 474

Jumlah
Total

1 075 695

1 458 761

667 935

867 706

7 379

06. Kalabahi

31 430

.b
p

05. Atapupu

07. Larantuka
08. Maumere

tt

09. Ende

11. Rote

//n

10. Seba

12. Marapokot

ht
tp
:

13. Reo

Sumber : Dinas Perhubungan Prop. NTT


Source Representative Office of the Department of Transportation of Nusa Tenggara Timur

456

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.3.3


Volume Bongkar Muat Barang dan Hewan pada Setiap Pelabuhan Laut
Cargo Loaded/Unloaded and Cattle by Port
2002
Barang/ Cargo
(Ton)
Bongkar/
Muat/
Unloaded
Loaded
(2)

(3)

9 241

7 345

02. Waingapu

321 451

77 241

03. Tenau

887 541

674 254

04. Wini

0
64 715

06. Kalabahi

184 541

07. Larantuka

3 007

89 715

41 241

70 196

26 413

278

714
987

84 322

41 251

345

154 241

1 021

269

2 417

9 754

1 201

824

4 317

124 411

26 754

1 722

8 110

94 341

1 231

354

2002

2 022 212

947 809

12 638

217 078

2001

1 488 786

724 463

4 665

112 835

12. Marapokot

ht
tp
:

13. Reo

30 285

124

tt

11. Rote

4 036

49 857

//n

10. Seba

9 638

87 654

08. Maumere
09. Ende

2 378

.b
p

05. Atapupu

(5)

o.

01. Waikelo

(4)

s.
g

(1)

Hewan/ Cattle
(Ekor)
Bongkar/
Muat/
Unloaded
Loaded

id

Pelabuhan Laut/
Port

14. Labuan Bajo


Jumlah/Total

Sumber : Dinas Perhubungan Prop. NTT


Source Representative Office Of The Department Of Transportation Of Nusa Tenggara Timur
*)
Keterangan : Data belum masuk

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

457

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.4.1


Arus Kunjungan Angkutan Penyeberangan Ferry
pada Setiap Pelabuhan Penyeberangan
Number of Ferrys Pax Visit by Port
1998 2002
1998

1999

2000

2001

2002

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

01. Kalabahi/ Alor

770

635

870

02. Waibalun/ Flores Timur

580

564

1 679
367

Jumlah
Total

o.

446

499

1 740

1 630

1 695

344

360

367

367

299

606

632

657

3 716

3 521

3 973

3 985

4 173

: Untuk angkutan penyeberangan Ferry yang masuk


ke pelabuhan Ende, Sabu, dan Waingapu masih
tergabung pada pelayaran Perintis karena belum
ada dermaga Ferry
Sumber : Dinas Perhubungan Propinsi NTT
Source Representative Office of the Department of Transportation
of Nusa Tenggara Timur

ht
tp
:

//n

Catatan/ N o t e

955

320

tt

05. Labuan Bajo/ Manggarai

910

1 679

.b
p

04. Pantai Baru/ Rote

397

s.
g

03. Bolok/ Kupang

id

Pelabuhan Penyeberangan
Port

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

461

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.4.2


Arus Penumpang Angkutan Penyeberangan Ferry
pada Setiap Pelabuhan Penyeberangan
Number of Passengers Embarked and
Disembarked Ferrys Pax by Port
1998 2002
1998

1999

2000

2001

2002

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Naik/Embarked

id

Pelabuhan Penyeberangan
Port

31 781

34 916

21 483

27 428

35 429

02. Waibalun/ Flores Timur

31 554

32 046

22 448

31 127

43 267
177 084

178 311

184 687

174 066

175 331

04. Pantai Baru/ Rote

73 669

73 381

63 793

74 783

87 496

05. Labuan Bajo/ Manggarai

28 460

36 808

20 482

21 388

22 244

Jumlah
Total

343 775

361 838

302 272

330 057

365 520

.b
p

02. Waibalun/ Flores Timur

28 950

16 299

36 512

54 768

41 647

25 806

38 551

57 441
176 183

156 978

166 434

170 728

172 728

04. Pantai Baru/ Rote

72 225

74 948

66 055

72 144

78 636

05. Labuan Bajo/ Manggarai

31 382

33 001

17 207

25 758

38 637

325 910

344 980

296 095

345 693

405 665

ht
tp
:

//n

03. Bolok/ Kupang

29 461

35 864

tt

Turun/Disembarked
01. Kalabahi/ Alor

s.
g

03. Bolok/ Kupang

o.

01. Kalabahi/ Alor

Jumlah
Total

Catatan/ N o t e

: Untuk angkutan penyeberangan Ferry yang masuk


ke pelabuhan Ende, Sabu, dan Waingapu masih
tergabung pada pelayaran Perintis karena belum
ada dermaga Ferry
Sumber : Dinas Perhubungan Propinsi NTT
Source Representative Office of the Department of Transportation of Nusa Tenggara Timur

462

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.4.3


Arus Bongkar Muat Barang Angkutan Penyeberangan
Ferry pada Setiap Pelabuhan Penyeberangan
Cargo Loaded / Unloaded Ferrys Pax by Port
1998 2002
(Ton)
1998

1999

2000

2001

2002

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Muat/ Loaded

03. Bolok/ Kupang

953

1 537

1 176.2

1 712

1 344

1 878

1 317

1 810

2 498

11 894

12 435

14 776

93 611

140 417

1 172

05. Labuan Bajo/ Manggarai

8 125

Jumlah
Total

23 488

Bongkar/ Unloaded
01. Kalabahi/ Alor

905

2 499

1 946

5 078

8 887

11 514

13 470

17 124

21 747

28 269

32 685.2

119 335

176 048

.b
p

04. Pantai Baru/ Rote

o.

02. Waibalun/ Flores Timur

s.
g

01. Kalabahi/ Alor

id

Pelabuhan Penyeberangan
Port

1 210

961

7 438.5

9 353

9 634

1 846

2 181

1 339.5

6 957

10 436

5 782

3 979

3 313

7 649

13 386

3 669

4 516

4 761

4 860

4 957

05. Labuan Bajo/ Manggarai

9 229

14 506

17 207

22 187

28 621

Jumlah
Total

21 736

26 143

34 059

51 006

67 034

03. Bolok/ Kupang

ht
tp
:

//n

04. Pantai Baru/ Rote

tt

02. Waibalun/ Flores Timur

Keterangan/ Remarks : *) Masih tergabung pada pelayaran Perintis


Catatan/ N o t e
: Untuk angkutan penyeberangan Ferry yang masuk
ke pelabuhan Ende, Sabu, dan Waingapu masih
tergabung pada pelayaran Perintis karena belum
ada dermaga Ferry
Sumber : Dinas Perhubungan Propinsi NTT
Source Representative Office of the Department of Transportation of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

463

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.5.1


Banyaknya Kantor Pos menurut Kabupaten
Number Of Post Office By Regency
2000
(Unit)
Kantor Pos/
Post Office

(1)

(2)

01. Sumba Barat

02. Sumba Timur

Kantor Pos
Pembantu/
Auxiliary Post
Office
(4)

04. Timor Tengah Selatan

05. Timor Tengah Utara

06. Belu

o.

.b
p

s.
g

07. Alor

(5)

*)

03. Kupang

Pos Desa/
Village Post

id

Kabupaten
Regency

Kantor Pos
Tambahan/
Supplementary Post
Office
(3)

12

12. Manggarai

71. Kota Kupang*)

11

12

54

49

08. Flores Timur

tt

09. Sikka

ht
tp
:

11. Ngada

//n

10. Ende

Jumlah/ Total

Sumber : Kantor Pos Setiap Kabupaten/Kota


Source Post Office by Regency

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

467

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.5.2


Jumlah Surat yang Dikirim Lewat Kantor Pos Dirinci menurut
Kabupaten dan Jenis Surat
Number of Postal Mailed by Type and Regency
2002
(Unit)
Surat Biasa/
General Mail

Surat Kilat/
Express Mail

Surat Tercatat/
Registered Mail

Jumlah/
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

4 305

157 974

135 427

6 018

299 419

8 984

1 106

44 196

28 992

1 650

156 894

1 540

1 028

4 498

43 160

32 945

3 826

79 931

39 758

65 649

29 138

134 545

182 732

113 738

6 337

302 807

14 300

15 200

9 200

25 800

7 580

5 180

1 357

14 117

511 982

411 960

60 787

1 085 869

02. Sumba Timur


03. Kupang

*)

04. Timor Tengah Selatan


05. Timor Tengah Utara

34 106
126 212

07. Alor

1 930

.b
p

06. Belu

08. Flores Timur


*)

09. Sikka

11. Ngada

//n

10. Ende

12. Manggarai

ht
tp
:

71. Kota Kupang

Jumlah/ Total

s.
g

*)

1 127

23 662

o.

18 230

tt

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

Sumber : Kantor Pos Setiap Kabupaten/Kota


Source Post Office by Regency
Keterangan: *) Data tahun 2002 belum masuk

468

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN FIGURES 2002

PERHUBUNGAN/COMMUNICATIONS

Tabel / Table 9.5.3


Jumlah Paket Pos yang Dikirim Lewat Kantor Pos Dirinci menurut Kabupaten
Number of Parcel Posted by Regency
2000 2002
(Kg)
Kabupaten
Regency

2001

2002

(1)

(3)

(4)

296

02. Sumba Timur*)

o.

112

id

01. Sumba Barat

03. Kupang

6 147

506

497

5 545

7 625

5 154

1 115

1 028

6 400

4 639

2 331

24 205

1 318

4 624

1 313

1 450

71. Kota Kupang

10 343

11 259

Jumlah
Total

31 744

64 163

s.
g

04. Timor Tengah Selatan*)


05. Timor Tengah Utara

.b
p

06. Belu
07. Alor

tt

08. Flores Timur

10. Ende

ht
tp
:

11. Ngada

//n

09. Sikka*)

12. Manggarai

Sumber :