Anda di halaman 1dari 3

Definisi kelelahan

Kelelahan secara umum disebut sebagai perasaan kelelahan


dan kewaspadaan berkurang yang berhubungan dengan kantuk
, sehingga berpengaruh terhadap kemampuan dan kemauan
untuk melakukan tugas (Lal dan Craig, 2001). Hal ini
didefinisikan sebagai perubahan kemampuan akibat bekerja
melebihi waktu (Johns,2000) Caldwell (2003) mendefinisikan
kelelahan adalah keadaan lelah yang berhubungan dengan jam
kerja yang panjang,jangka waktu yang lama tanpa tidur , atau
persyaratan untuk bekerja pada waktu yang tidak selaras
denga irama biologis tubuh atau sirkadian (p.15)
Menurut Ganong (2001) kelelahan adalah reaksi fungsional dari
pusat kesadaran di korteks,serebri, yang dipengaruhi oleh dua
sistem antagonik yaitu sistem pengahambat (inhibisi) dan
sistem penggerak (aktivasi). Sistem penghambat terdapat
dalam talamus yang mampu menurunkan reaksi manusia dan
cenderung menyebabkan lelah dan ngantuk,sedangkan sistem
penggerak terdapat terdapat pada formasio retikularis yang
dapat merangsang pusat-pusat vegetatif untuk bekerja.
Faktor yang menyebabkan kelelahan
1. Usia
Usia seseorang akan mempengaruhi kondisi, kemampuan
dan kapasitas tubuh dalam melakukan aktivitasnya.
Semakin bertambah usia maka akan semakin berkurang
juga
daya
tahan
tubuh
seseorang
,
sehingga
menyebabkan
orang
tersebut
mudah
mengalami
kelelahan.
2. Durasi mengemudi
Undang-undang No.22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan
angkutan jalan menyebutkan bahwa waktu kerja
pengemudi kendaraan bermotor umum paling lama 8
(delapan) jam sehari dan setelah mengemudikan
kendaraan bermotor selama 4 (empat) jam berturu-turut
wajib istirahat paling singkat setengah jam.
3. Kualitas tidur
Tidur yang terpotong
dapat mengganggu pengemudi
mendapatkan jumlah dan kualitas tidur yang diperlukan.

Kualitas tidur yang dapat dipengaruhi oleh untuttan


pekerjaan, pengobatan,tanggung jawab keluarga,fakot
pribadi dan gaya hidup ( Lyznicki et al, 1998)
4. Kondisi fisik (kesehatan)
Grandjean (1997) menyatakan bahwa kelelahan secara
fisiologi adan psikologis dapat terjadi jika tubuh dalam
kondisi tidak fit/sakit atau seseorang mempunyai keluhan
terhadapt penyakit tertentu. Semakin besar kondisi
kesehatan yang dirasakan kurang sehat oleh pengendara
maka kelelahan akan semakin cepat timbul.
5. Monoton
Monoton biasanya didefinisikan dengan pengacu pada
stimulasi sensorik yang hadir dalam situasi tertentu .
menurut McBrain (1970) situasi dikatakan monoton ketika
rangsangan tetap tidak berubah atau berubah dalam cara
yang dapat diperkirakan.

Hubungan antara kelelahan dengan aggressive driving


Dalam UU No.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan
Angkutan Jalan , pada Pasal 106 ayat 1 dikatakan bahwa :
(1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan
Bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya
dengan wajar dan penuh konsentrasi. Yang dimaksud
dengan "penuh konsentrasi" adalah setiap orang
mengemudikan

Kendaraan

Bermotor

dengan

yang
penuh

perhatian dan tidak terganggu perhatiannya karena sakit,


lelah, mengantuk, menggunakan telepon atau menonton
televisi atau video yang terpasang di Kendaraan, atau
meminum minuman yang mengandung alkohol atau obat-

obatan

sehingga

memengaruhi

kemampuan

mengemudikan Kendaraan.
Kelelahan adalah suatu kondisi berkurangnya
kewaspadaan
sehingga

yang

berhubungan

berpengaruh

terhadap

dengan

dalam
tingkat

kantuk

kemampuan

dan

kemauan untuk melakukan tugas. Saat kondisi fisik kita


mulai menurun dan rasa kantuk datang kita cenderung
terburu-buru

dan

melakukan

tindakan

yang

tidak

seharusnya dilakukan dengan harapan agar cepat sampai


tujuan dan dapat segera beristirahat.