Anda di halaman 1dari 629

://

tp

ht
nt
t
id

.g
o.

.b
ps

o.

id

KATALOG BPS : 1403.53

.g

Nusa Tenggara Timur in Figures

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

2003

Badan Pusat Statistik


Propinsi Nusa Tenggara Timur

NUSA TENGGARA TIMUR DALAM ANGKA 2002


NUSA TENGGARA TIMUR IN FIGURES 2002
ISSN
Nomor Publikasi / Publication Number

: 02152223
: 53550.03.03

Katalog BPS / Catalog

: 1403.53

Ukuran Buku / Book Size

: 15.5 Cm x 20.5 cm

Jumlah Halaman / Total Pages

: cx + 578

Naskah / Manuscript: :
BPS Propinsi Nusa Tenggara Timur/
BPS, Statistics of Nusa Tenggara Timur

id

Penyunting / Editor :
Bidang Integrasi Pengolahan dan Deseminasi Statistik/

Integration Processing and Statistical Desemination Division

o.

Gambar Kulit / Art Designer :


Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik/

s.
g

Regional Accounts, and Statistical Analysis Division

.b
p

Diterbitkan Oleh / Published by :


BPS Propinsi Nusa Tenggara Timur/
BPS, Statistics of Nusa Tenggara Timur
Dicetak Oleh / Printed by :
Percetakan Sylvia Kupang

ht
tp
:

//n

tt

Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya /


May be cited with referene to be source

GUBERNUR NUSA TENGGARA TIMUR

id

SAMBUTAN
GUBERNUR NUSA TENGGARA TIMUR

o.

Saya menyambut gembira terbitnya buku NUSA TENGGARA TIMUR DALAM


ANGKA 2003, karena melalui publikasi ini akan menyajikan data secara lengkap dan
komprehensif mengenai hasil-hasil pembangunan yang sudah kita capai, termasuk segala potensi
sumber daya, baik itu sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang kita miliki.

bp
s

.g

Melalui publikasi ini, juga merupakan salah satu bentuk pertanggung jawaban
pemerintah terhadap masyarakat tentang hasil-hasil pembangunan yang sudah dicapai di daerah
Nusa Tenggara Timur. Hal ini penting, karena melalui data dan informasi yang lengkap dan
benar akan menimbulkan rasa bangga dan kepercayaan dari masyarakat, baik mengenai
program-program pembangunan yang sudah dilaksanakan maupun hasil-hasilnya, sehingga
dengan demikian akan lebih mendorong semangat dan meningkatkan partisipasi masyarakat di
dalam pelaksanaan pembangunan selanjutnya.

://
nt

t.

Bagi Pemerintah Daerah Tingkat I Nusa Tenggara Timur, data dan informasi ini
sangat penting untuk mengevaluasi pelaksanaan program, dan selanjutnya melakukan
perencanaan atau perumusan kebijaksanaan yang lebih baik dan mantap serta menyentuh
kepentingan seluruh rakyat Nusa Tenggara Timur.

tp

Untuk itu, Kepada Badan Pusat Statistik Propinsi Nusa Tenggara Timur, saya
harapkan agar lebih meningkatkan penyajian data statistik, baik dari segi kuantitas maupun
kualitasnya sehingga kita senantiasa memperoleh data dan informasi yang semakin lengkap,
tepat dan teliti. Dan kepada semua Instansi Pemerintah dan Swasta, bahkan seluruh lapisan
masyarakat di daerah Nusa Tenggara Timur, saya mengharapkan agar membantu Badan Pusat
Statistik Propinsi Nusa Tenggara Timur dengan cara memberikan data yang benar dan wajar,
sehingga data statistik yang disajikan itu akan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

ht

Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberkati kita sekalian.


Kupang, Oktober 2004
GUBENUR NUSA TENGGARA TIMUR,

PIET ALEXANDER TALLO, SH

KATA PENGANTAR

o.

id

NUSA TENGGARA TIMUR DALAM ANGKA 2003 ini merupakan


publikasi tahunan yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Propinsi Nusa Tenggara
Timur bekerja sama dengan BAPPEDA Tingkat I Nusa Tenggara Timur. Publikasi ini
merupakan lanjutan tahun sebelumnya yang memuat berbagai macam data dan
informasi tentang keadaan geografis dan iklim, ciri-ciri sosial ekonomi penduduk,
maupun keadaan sosial dan perekonomian Nusa Tenggara Timur secara menyeluruh.

.g

Untuk menjaga kesinambungan data, maka bentuk dan jenis tabel yang
disajikan sebagian besar tetap dipertahankan, begitu juga untuk sektor-sektor yang
datanya belum tersedia tak dapat dihindari disajikan data keadaan tahun sebelumnya.

bp
s

Kami menyadari bahwa walaupun publikasi ini telah disiapkan dengan


sebaik-baiknya namun disana-sini masih memiliki kekurangan dan kesalahan. Untuk
itu saran dan kritik dari semua pihak demi perbaikan publikasi ini sangat kami
harapkan.

ht

tp

://
nt

t.

Akhirnya kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan sampai


terwujudnya publikasi ini kami sampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang
sebesar-besarnya dengan harapan semoga kerja sama yang serupa dapat lebih
meningkat lagi dimasa yang akan datang.

Kupang, Oktober 2004


BADAN PUSAT STATISTIK
PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR
K e p a l a,

Ir. Relia Panjaitan, MS


NIP. 340004678

GUBERNUR NUSA TENGGARA TIMUR


FOREWORD

id

I warmly welcome publication of NUSA TENGGARA TIMUR IN FIGURE


2003, that presents a comprehensive statistical data of the available various resources
and development programs carried out in Nusa Tenggara Timur.

.g

o.

This publication is also assumed as a kind of government responsibility of the


results of development programs in Nusa Tenggara Timur to the people of this country. I
consider the presentation of the comprehensive and reliably data and information will
increase people's confidence and pride on the results of development programs, and
encourage them participate in the coming development programs.

bp
s

The information and data presented in this book are of great advantage to the
Regional Government of Nusa Tenggara Timur, especially as supplement and guidance
for measuring programs achievement, for better planning and steady formulating of
government policy for fulfilling people needs in Nusa Tenggara Timur.

://
nt

t.

Hoping for Statistical Office of Nusa Tenggara Timur to increase both quality
and quantity of the statistical data in order to make available sufficient correct and
detailed information. Therefore we always has the reliable, complete, accurate and up to
date data, hope that all public and private institution and even all people in Nusa
Tenggara Timur should actively play their roles as information resources which are
always prepare to contribute consistently and reliably on the realized conditions.

ht

tp

I hope God Bless all of us.

Kupang, October 2004


GOVERNOR OF
NUSA TENGGARA TIMUR

PIET ALEXANDER TALLO, SH

PREFACE

o.

id

Nusa Tenggara Timur in Figures 2003 is a collection of


statistical data issued annually by Statistical Office of Nusa Tenggara
Timur, in cooperation with the Regional Development Planning Board
(BAPPEDA). This publication is a continuously presentation of the
previous one, presents various kind of information and statistical data on
the geographic and climatic condition, the socio economic characteristic
of the population and the general social and economic conditions of
Nusa Tenggara Timur.

.g

The maintain time series comparability, most of the tables form


previous publication are retained, so in the cased that the expected recent
data are not available, data from previous publication are presented.

bp
s

Although this publication has had prepared well, we realize that


this publications is not the perfect one. Therefore, critics and suggestions
are always welcome to improve this publication.

ht

tp

://
nt

t.

Acknowledgements are due to all Department and other


governmental, as well as non Governmental agencies that have provided
the data for this edition, and hope these cooperation will be continued in
the future.
Kupang, October 2004

STATISTICAL INDONESIA
PROVINCE OF NUSA TENGGARA TIMUR
C h i e f,

Ir. Relia Panjaitan, MS


NIP. 340004678

DAFTAR ISI
CONTENTS
Halaman/ Page

iii

Foto/ Photograph ...............................................................................

iv

......................................................................

vii

Sambutan/ Foreword

Kata Pengantar/ Preface

id

Peta Provinsi Nusa Tenggara Timur/ Map .............................................

ix

Daftar Isi/ Contents ...........................................................................

xi

Penjelasan Umum / Explanatory Notes ..............................................

xlvii

s.
g

o.

.................................................................

xlix

Sejarah Singkat Propinsi Nusa Tenggara Timur / The Brief History


of East Nusa Tenggara ....................................................................

.b
p

Pendahuluan / Introduction ...............................................................

lv

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 1999


Tentang Penyelenggaraan Statistik ..................................................

lxvi

tt

Undang undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik .............

lxxxix

//n

Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 1998


Tentang Badan Pusat Statistik ..........................................................

ht
tp
:

TABEL TABEL/ TABLES:


BAB I
1.1
1.2
1.3

1.4
1.5

GEOGRAFIS/ GEOGRAPHY

Letak Daerah/ Location .........................................................


Luas Daerah/ Area ................................................................
Banyaknya Pulau Di Nusa Tenggara Timur Menurut Luas dan
Status Penghunian / Number of Island in Nusa Tenggara
Timur by Area and Inhabitation Status .................................
Luas Daerah Nusa Tenggara Timur menurut Pulau/
The Area of Nusa Tenggara Timur by Island .......................
Luas Daerah Nusa Tenggara Timur menurut Kabupaten /
The Area of Nusa Tenggara Timur by Regency .....................

9
9

9
10
11
xi

Halaman/ Page

1.11

1.12

1.13

id

ht
tp
:

1.14

BAB II
2.1

2.2

xii

12

21

22

24

o.

1.10

s.
g

1.9

.b
p

1.8

tt

1.7

Luas Daerah Nusa Tenggara Timur menurut Kecamatan /


The Total Area of Nusa Tenggara Timur by District 2003 ....
Persentase Penyinaran Matahari di Kota Kupang Menurut
Bulan/ Percentage of Sunshine in Kupang by Month
1999 2002 ...........................................................................
Banyaknya Hari Hujan di Nusa Tenggara Timur Menurut
Kabupaten dan Bulan / The Number of Rainy Day in Nusa
Tenggara Timur by Month and Regency 2003 ......................
Jumlah Curah Hujan di Nusa Tenggara Timur Menurut
Kabupaten dan Bulan / Total Rainfall in Nusa Tenggara
Timur by Month and Regency 2003 .....................................
Rata - rata Kelembaban Udara, Arah/Kecepatan Angin dan
Rata - rata Tekanan Udara di Kota Kupang Menurut Bulan/
The Average of Relative Humidity Wind Direction/Velocity
and Atmosphere Pressure in Kupang by Month 2003 ............
Suhu Udara Maximum dan Minimum di Kota Kupang
Menurut Bulan/ The Maximum and Minimum Temperatur in
Kupang by Month 2003 ........................................................
Perkembangan Rata- Rata Suhu Udara di Kota Kupang
Menurut Bulan / The Average of Temperature in Kupang by
Month 1999-2003 ...................................................................
Nama dan Panjang Sungai Per Kabupaten di Nusa Tenggara
Timur/ Name and Length of Rivers by Regency in Nusa
Tenggara Timur .....................................................................
Nama, Tinggi, Luas Daerah Bahaya dan Tahun Terakhir
Letusan Gunung Berapi di Nusa Tengggara Timur /Name,
Height, Danger Area and The Latest Year of Eruption in
Nusa Tenggara Timur ..........................................................

//n

1.6

26

27

28

29

30

PEMERINTAHAN/ GOVERNMENT

Banyaknya Kota Administratif, Kecamatan, Perwakilan


Kecamatan dan Desa / Kelurahan Menurut Kabupaten /
Number of Districts, Auxilliary Districts and Villages by
Regency in Nusa Tenggara Timur............................................
Banyaknya Desa / Kelurahan menurut Tingkat
Perkembangan Desa Menurut Kabupaten/ Number of
Villages by Developing Level and Regency 2002 .................

37

38

Halaman/ Page

2.6

.b
p

2.7

id

2.5

39

40

41

o.

2.4

Hasil Pemungutan Suara Anggota DPR RI Melalui


Pemilihan Umum Menurut Kabupaten / Result of General
Election For Central Parliament Members by Regency 1999 .
Hasil Pemungutan Suara Anggota DPRD Tingkat I Melalui
Pemilihan Umum Menurut Kabupaten / Result of General
Election For Provincial Parliament Members by Regency
1999 ......................................................................................
Hasil Pemungutan Suara Anggota DPRD Tingkat II Melalui
Pemilihan Umum Menurut Kabupaten /Result of General
Election For Regional Parliament Members by Regency 1999.
Komposisi Jumlah Anggota DPRD Tingkat I dan DPRD
Tingkat II Hasil Pemilihan Umum /Distribution of Provincial
Parliament Members and Regional Parliament Members by
Region 1999 ..........................................................................
Jumlah PNSD di Lingkungan Pemerintah Propinsi, Kabupaten/
Kota se Nusa Tenggara Timur (Keadaan Desember 2002)/
Number of Government Officers by Province and Regency..

s.
g

2.3

42

43

tt

BAB III PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND


MAN POWER

ht
tp
:

//n

3.1
PENDUDUK/POPULATION
3.1.1 Jumlah Penduduk, Luas Daerah dan Kepadatan Penduduk
Menurut kabupaten/Population, Total Area and Population
Density by Regency 2003 ........................................................
3.1.2 Jumlah Penduduk menurut Kabupaten dan Jenis Kelamin /
Population by Regency and Sex 2003 .....................................
3.1.3 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Kabupaten
dan Kewarganegaraan/Number of Households and Population
by Regency and Citizenship 2003 ..........................................
3.1.4 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Sumba Barat)/Number of Households and Population
by District and Sex 2003 .........................................................
3.1.5 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Sumba Timur)/Number of Households and
Population by District and Sex 2003 ......................................

59
60

61

62

63

xiii

Halaman/ Page

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

3.1.6 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis


Kelamin (Kupang)/ Number of Households and Population
by District and Sex 2003 ........................................................
3.1.7 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Timor Tengah Selatan)/ Number of Households
and Population by District and Sex 2003 ................................
3.1.8 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Timor Tengah Utara)/Number of Households and
Population by District and Sex 2003 .......................................
3.1.9 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Belu)/Number of Households and Population
by District and Sex 2003 .........................................................
3.1.10 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Alor)/ Number of Households and Population
by District and Sex 2003 .........................................................
3.1.11 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Lembata)/ Number of Households and Population
by District and Sex 2003 .........................................................
3.1.12 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Flores Timur)/ Number of Households and
Population by District and Sex 2003 ......................................
3.1.13 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin ( Sikka ) / Number of Households and Population
by District and Sex 2003 .........................................................
3.1.14 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Ende ) / Number of Households and Population
by District and Sex 2003 ..........................................................
3.1.15 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Ngada ) / Number of Households and Population
by District and Sex 2003 .........................................................
3.1.16 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Manggarai) / Number of Households and Population
by District and Sex 2003 ..........................................................
3.1.17 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis
Kelamin (Rote Ndao) / Number of Households and Population
by District and Sex 2003 .........................................................

xiv

64

65

66

67

68

69

70

71

72

73

74

75

Halaman/ Page

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

3.1.18 Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis


Kelamin (Kota Kupang) / Number of Households and
Population by District and Sex 2003 .......................................
3.1.19 Jumlah Penduduk dan Laju Pertumbuhan Penduduk
menurut Kabupaten / Population and Annual Population
Growth Rate by Regency 1971-2000........................................
3.1.20 Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Nusa Tenggara Timur)/ Population by Age Group and
Sex 2003 ................................................................................
3.1.21 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Sumba Barat )/ Population by Age Group and Sex 2003........
3.1.22 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Sumba Timur)/ Population by Age Group and Sex 2003 ......
3.1.23 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Kupang )/ Population by Age Group and Sex 2003 ...............
3.1.24 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Timor Timur Selatan)/ Population by Age Group and
Sex 2003 ..................................................................................
3.1.25 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Timor Timur Utara )/ Population by Age Group and
Sex 2003 ...................................................................................
3.1.26 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Belu )/ Population by Age Group and Sex 2003.....................
3.1.27 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Alor ) / Population by Age Group and Sex 2003 ..................
3.1.28 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Lembata) / Population by Age Group and Sex 2003..............
3.1.29 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Flores Timur )/ Population by Age Group and Sex 2003 .......
3.1.30 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Sikka )/ Population by Age Group and Sex 2003 ..................
3.1.31 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Ende )/ Population by Age Group and Sex 2003 ...................

76

77

78
79
80
81

82

83
84
85
86
87
88
89

xv

Halaman/ Page

3.1.32 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin


(Ngada )/ Population by Age Group and Sex 2003 ................
3.1.33 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Manggarai)/ Population by Age Group and Sex 2003 ............
3.1.34 Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
(Kota Kupang)/ Population by Age Group and Sex 2003 .......

91
92

TRANSMIGRASI / TRANSMIGRATIONS

id

3.2.

90

s.
g

o.

3.2.1 Banyaknya Transmigrasi Nusa Tenggara Timur Menurut


Daerah Asal dan Tujuan/ Number of Transmigrant of Nusa
Tenggara Timur by Origin 2003 ..............................................
3.2.2 Banyaknya Transmigrasi yang Ditempatkan di Nusa
Tenggara Timur/ Number of Transmigrant Resettied in Nusa
Tenggara Timur 2003 .............................................................

95

96

.b
p

3.3 TINGKAT KELAHIRAN / FERTILITY RATE

ht
tp
:

//n

tt

3.3.1 Rata Rata Anak yang Pernah Dilahirkan Per Wanita


Menurut Kabupaten dan Golongan Umur/ Average Number
of Ever Born Children Per Woman by Regency and Age
Group 2003 ..............................................................................
3.3.2 Angka Kelahiran Menurut Umur Ibu dan Angka Kelahiran
Total Propinsi NTT Berdasarkan Metode Anak Kandung/
Age Specific Fertility Rate and Total Fertility Rate
1967-1999 ................................................................................

99

100

3.4 TINGKAT KEMATIAN / MORTALITY RATE


3.4.1 Tingkat Kematian Bayi (IMR) menurut Kabupaten/Infant
Mortality Rate of NTT 1967-1996...........................................
3.4.2 Tingkat Harapan Hidup Penduduk Berumur Nol Tahun
menurut Kabupaten / The Life Expectancy At Birth, of
NTT 1967-1996 ........................................................................

xvi

103

104

Halaman/ Page

3.5.

ANGKATAN KERJA/ LABOR FORCE

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

3.5.1 Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas menurut Kegiatan


Seminggu yang Lalu /Population Aged 10 Years and Over
by Type of Activity During The Previous Week 2002-2003 ....
3.5.2 Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama
Seminggu yang Lalu menurut Kabupaten Jumlah Jam Kerja
Seluruhnya /Population Aged 10 Years and Over who
Worked During The Previous Week by Regency Total
Working Hours 2003 ...............................................................
3.5.3 Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama
Seminggu yang Lalu menurut Status Pekerjaan Utama/
Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week and Main Employment Status 2003 .........
3.5.4 Persentase Penduduk yang Bekerja menurut Lapangan
Pekerjaan Utama / Percentage of Population who Worked
by Main Industry 2001, 2002 dan 2003 ................................
3.5.5 Banyaknya Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas yang
Bekerja Selama Seminggu yang Lalu Menurut Tingkat
Pendidikan /Population Aged 10 Years and Over who
Worked During The Previous Week by Education 2003 ........
3.5.6 Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas menurut Kabupaten
dan Jenis Kegiatan / Population Aged 10 Years and Over
by Regency and Type of Activity 2003 ..
3.5.7 Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas menurut Kabupaten
dan Jenis Kegiatan (Laki-Laki) / Population Aged 10 Years
and Over by Regency and Type of Activity (Male) 2003.........
3.5.8 Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas menurut Kabupaten
dan Jenis Kegiatan (Perempuan) / Population Aged 10 Years
and Over by Regency and Type of Activity (Female) 2003 .....
3.5.9 Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama
Seminggu yang Lalu menurut Kabupaten dan Lapangan
Usaha Utama (Laki-laki)/Population Aged 10 Years and
Over who Worked During The Previous Week by Regency
and Main Industry (Male) 2002 ..............................................

107

108

109

110

111

112

114

116

118
xvii

Halaman/ Page

119

120

121

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

3.5.10 Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama


Seminggu yang Lalu menurut Kabupaten dan Lapangan
Usaha Utama / Population Aged 10 Years and Over who
Worked During The Previous Week by Regency and Main
Industry (perempuan) 2003 .....................................................
3.5.11 Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja
Selama Seminggu yang Lalu menurut Kabupaten dan
Lapangan Usaha Utama (Laki-laki dan Perempuan)/
Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Main Industry(Male
and Female) 2003 ..................................................................
3.5.12 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang
Bekerja Selama Seminggu yang Lalu menurut Kabupaten
dan Lapangan Usaha Utama (Laki-laki)/Percentage of
Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Main Industry
(Male) 2003 ...........................................................................
3.5.13 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang
Bekerja Selama Seminggu yang Lalu menurut Kabupaten
dan Lapangan Usaha Utama (Perempuan) / Percentage of
Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Main Industry
(Female) 2003 .........................................................................
3.5.14 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang
Bekerja Selama Seminggu yang Lalu menurut Kabupaten
dan Lapangan Usaha Utama (Laki-laki dan Perempuan)/
Percentage of Population Aged 10 Years and Over who
Worked During The Previous Week by Regency and Main
Industry (Male and Female) 2003 ...........................................
3.5.15 Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama
Seminggu yang Lalu menurut Kabupaten dan Jenis
Pekerjaan Utama (Laki-laki + perempuan) /Population
Aged 10 Years and Over who Worked During The Previous
Week by Regency and Type of Main Occupation (Male +
Female) 2003 ..........................................................................

xviii

122

123

124

Halaman/ Page

126

128

130

131

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

3.5.16 Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama


Seminggu yang Lalu menurut Kabupaten dan Jenis Pekerjaan
Utama (Laki-laki) / Population Aged 10 Years and Over who
Worked During The Previous Week by Regency and Type of
Main Occupation (Male) 2003...
3.5.17 Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama
Seminggu yang Lalu menurut Kabupaten dan Jenis
Pekerjaan Utama (Perempuan) /Population Aged 10 Years
and Over who Worked During The Previous Week by
Regency and Type of Main Occupation (Female) 2003 .........
3.5.18 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang
Bekerja Selama Seminggu yang Lalu Menurut Kabupaten
dan Status Pekerjaan Utama /Percentage of Population
Aged 10 Years and Over who Worked During The Previous
Week by Regency and Employment Status 2003 ....................
3.5.19 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang
Bekerja Selama Seminggu yang Lalu Menurut Kabupaten
dan Status Pekerjaan Utama (Laki-laki) / Percentage of
Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Employment Status
(Male) 2003 .............................................................................
3.5.20 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja
Selama Seminggu yang Lalu Menurut Kabupaten dan Status
Pekerjaan Utama (Perempuan) / Percentage of Population
Aged 10 Years and Over who Worked During The Previous
Week by Regency and Employment Status (Female) 2003 ......

3.6

132

UPAH BURUH/ KARYAWAN/ WAGE RATE WORKERS

3.6.1 Jumlah Buruh / Karyawan Daerah Kota dan Pedesaan menurut


Kelompok Upah/Gaji Selama Sebulan /Number of Workers in
Urban and Rural Area by Monthly Wage Rate Category 1999.
3.6.2 Jumlah Buruh / Karyawan menurut Kelompok Upah / Gaji
Selama Sebulan dan Jenis Kelamin / Number of Workers by
Monthly Wage Rate Category and Sex 1999............................

135

136
xix

Halaman/ Page

137
138

139

140

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

3.6.3 Jumlah Buruh / Karyawan Kota dan Pedesaan menurut Jumlah


Jam Kerja Seminggu yang Lalu / Number of Workers in
Urban and Rural Area by Total Hour Worked During
The Previous Week 1999 ........................................................
3.6.4 Upah Minimum Propinsi (UMP)/ Province Minimum Wage by
Province 2001-2003 ................................................................
3.6.5 Rata-Rata Jam Kerja Seminggu Yang Lalu dan Rata-Rata
Upah/Gaji Bersih Selama Sebulan Daerah Kota dan
Pedesaan Menurut Pendidikan Tertinggi Yang Ditamatkan /
Average of Weekly Hours Worked and Average of Wages/
Salaries per Month Urban and Rural by Educational
Attainment 1999 ......................................................................
3.6.6 Rata-Rata Jam Kerja Seminggu Yang Lalu dan Rata-Rata
Upah/Gaji Bersih Selama Sebulan Menurut Pendidikan
Tertinggi Yang Ditamatkan dan Jenis Kelamin / Average
of Weekly Hours Worked and Average of Wages/Salaries
per Month Urban and Rural by Educational Attainment
Sex 1999 ..................................................................................
3.6.7 Rata-rata Upah/Gaji Pekerja Industri Besar/Sedang menurut
kode industri/The Avarage of Wages Rate of Workers in
Large/Medium Scale Indusdtry by Industrial
Classification 1998-2000 ........................................................

141

ht
tp
:

BAB IV KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAHTANGGA/


CONSUMPTION AND HOUSEHOLDS CONDITION
4.1

PENGELUARAN DAN KONSUMSI PENDUDUK/


POPULATION AND EXPENDITURE CONSUMPTION

4.1.1 Banyaknya Penduduk menurut Kelompok Pengeluaran Per


Kapita Sebulan/Total Population by Per Capita Monthly
Expenditure classes 2003 .......................................................
4.1.2 Persentase Rumahtangga Menurut Kabupaten dan Kelompok
Pengeluaran Per Kapita Sebulan/Total Household by
Regency and Per Capita Monthly Expenditure
classes 2003 ...........................................................................

xx

153

154

Halaman/ Page

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

4.1.3 Rata-Rata Pengeluaran Per Kapita Sebulan menurut Jenis


Pengeluaran /Average of Per Capita Monthly Expenditure
by Expenditure Classes 2003 ..................................................
4.1.4 Rata-Rata Pengeluaran Per Kapita Sebulan menurut Jenis
Pengeluaran /Average of Per Capita Monthly Expenditure
by Expenditure Classes 2002 & 2003 ....................................
4.1.5 Rata-Rata Pengeluaran Per Kapita Sebulan menurut Kelompok
Makanan /Average of Per Capita Monthly Expenditure by
Food Items 2003 .....................................................................
4.1.6 Rata-Rata Pengeluaran Per Kapita Sebulan menurut Kelompok
Makanan /Average of Per Capita Monthly Expenditure by
Food Items 2002 & 2003 ........................................................
4.1.7 Rata - Rata Konsumsi Bahan Makanan Per Kapita Seminggu
menurut Jenis Bahan Makanan Penting /Average of Per
Capita Food Consumption by Selected Food 2002 .................
4.1.8 Rata - Rata Konsumsi Bahan Makanan Per Kapita Seminggu
menurut Jenis Bahan Makanan Penting /Average of Per
Capita Food Consumption by Selected Food 1999 & 2002 ....
4.1.9 Jumlah Penduduk Miskin Menurut Kabupaten/Kota/
Number Population Poverty by Regency 2002 & 2003 ........
4.1.10 Distribusi Pembagian Pengeluaran Per Kapita dan Indeks
Gini/ Distribution of Expenditure Per Capita and Gini Ratio
of Nusa Tenggara Timur 1999, 2002, 2003 ...........................
4.1.11 Jumlah Penduduk dan Rata - Rata Konsumsi Kalori Per
Kapita Sehari menurut Golongan Pengeluaran Per Kapita
Sebulan / Population and Daily Average Calory Consumption
By percapita Expenditure 2002 ...............................................
4.1.12 Jumlah Penduduk dan Rata - rata Konsumsi Protein Per
Kapita Sehari menurut Golongan Pengeluaran Per Kapita
Sebulan / Population and Daily Average Protein Consumption
by percapita Expenditure 2002 ...............................................

156

157

158

159

160

161
162

163

164

166

xxi

Halaman/ Page

4.2

169
170
171

KEADAAN RUMAHTANGGA DAN TEMPAT TINGGAL/


CONDITION OF HOUSEHOLDS AND HOUSING

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

4.2.1 Persentase Rumahtangga di Daerah Perkotaan dan Pedesaan


menurut Kepemilikan Aset/ Percentage of Households in
Urban and Rural Area by Possession of Durable Goods 2003
4.2.2 Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten dan Sumber
Air Minum / Number of Households by Regency and Source
of Drinking Water 2003 ..........................................................
4.2.3 Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten dan Fasilitas
Air Minum / Number of Household by Regency and Facility
of Drinking Water 2003 ..........................................................
4.2.4 Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten dan Jenis
Bahan Bakar untuk Penerangan Rumah / Number of ...Household by Regency and Type of Fuel For Lighting 2003 ...........
4.2.5 Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten dan Jarak
Sumber Air ke Tempat PenamPungan Kotoran/Tinja Terdekat /
Number of Household by Regency and Distance Between
and The Nearest Septic Tank or Other Toilet Discharge
(M) 2003 .................................................................................
4.2.6 Banyaknya Rumahtangga Yang Menggunakan Jamban
Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Kloset / Number of
Household by Regency and Toilet Facilities 2003 ..................

xxii

168

s.
g

o.

id

4.1.13 Perbandingan Ketersediaan Per Kapita Untuk Kalori, Protein


dan Lemak dari Sumber Nabati dan Hewani / Comparison of
Per Capita Avability of Calories, Protein and Fats From
Vegetal and Animal Resources 2000 - 2002 ...........................
4.1.14 Banyak dan Persentase Kalori yang Tersedia / Numbers and
Percentage of Calories Available 2001 - 2002 .....................
4.1.15 Banyak dan Persentase Protein yang Tersedia / Numbers and
Percentage of Proteins Available 1999 - 2001 ......................
4.1.16 Banyak dan Persentase Lemak yang Tersedia / Numbers and
Percentage of Fats Available 1999 - 2001 .............................

175

176

178

179

180

181

Halaman/ Page

182

183

184

185

186

.b
p

s.
g

o.

id

4.2.7 Distribusi Persentase Rumahtangga Menurut Daerah dan Status


Pengusaan Tempat Tinggal / Distribution of Urban and Rural
Household by Tenure of Housing Unit 2003 ...........................
4.2.8 Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten dan Jenis
Lantai Terluas / Percentage of Household by Regency and Main
Floor Material 2003 ...............................................................
4.2.9 Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten Dan Luas
Lantai ( M2 ) / Percentage of Household by Regency and Floor
Area ( M2) 2003 ......................................................................
4.2.10 Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten dan Jenis
Atap Terbanyak / Number of Household by Regency and
Primary Roof 2003...................................................................
4.2.11 Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten dan Jenis
Dinding Terbanyak / Number of Household by Regency and
Main Material of Outer Wall 2003 ..........................................
SOSIAL / SOCIAL AFFAIRS

5.1

PENDIDIKAN/ EDUCATION

tt

BAB V

ht
tp
:

//n

5.1.1 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid menurut Tingkat


Pendidikan / Number of Schools, Teachers and Pupils by
Education Level 2002/2003 ....................................................
5.1.2 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Dasar (SD)
Negeri dan Swasta / Number of Schools, Teachers and Pupils
of Primary School 2002/2003 .................................................
5.1.3 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Dasar Luar
Biasa (SDLB) Negeri dan Swasta / Number of Schools,
Teachers and Pupils of Other Primary School 2002/2003 ......
5.1.4 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Lanjutan
Tingkat Pertama (SLTP) Negeri dan Swasta / Number of
Schools, Teachers and Pupils of Junior High School
2002/2003 ...............................................................................
5.1.5 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah
Umum (SMU) Negeri dan Swasta / Number of Schools,
Teachers and Pupils of Senior High School 2002/2003 ..........

199

200

201

202

203
xxiii

Halaman/ Page

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

5.1.6 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah


Kejuruan (SMK) Negeri dan Swasta / Number of Schools,
Teachers and Pupils of Senior Technical High School
2002/2003 ...............................................................................
5.1.7 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah
Kesejahteraan Keluarga (SMKK) Negeri dan Swasta /
Number of Schools, Teachers and Pupils of Senior High
School of Family Welfare 1998/1999 ......................................
5.1.8 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah
Ekonomi Atas (SMEA) Negeri dan Swasta / Number of
Schools, Teachers And Pupils of Senior High School in
Economics 1998/1999 .............................................................
5.1.9 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah
Pekerja Sosial (SMPS) Negeri dan Swasta / Number of Schools,
Teachers and Pupils of Senior School of Social Workers
1998/1999 ..............................................................................
5.1.10 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah
Industri Pariwisata (SMIP) Negeri dan Swasta / Number of
Schools, Teachers and Pupils of Senior High School of
Tourism Industry 1998/1999 ..................................................
5.1.11 Banyaknya Sekolah, Guru Dan Murid Sekolah Menengah
Teknologi Pertanian (SMTP) Negeri dan Swasta / Number of
Schools, Teachers and Pupils of Senior High School of
Agricultural Technology 1998/199 ..........................................
5.1.12 Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah
Industri Kerajinan (SMIK) Negeri dan Swasta / Number of
Schools, Teachers and Pupils of Senior High School of
Crafting Industry 1998/1999 ..................................................
5.1.13 Banyaknya Fakultas, Mahasiswa, Dosen dan Lulusan Pada
Perguruan Tinggi di Nusa Tenggara Timur / Number of
Faculty, Student, Lecturer and Graduated Student in
Nusa Tenggara Timur 2003 .....................................................

xxiv

204

205

206

207

208

209

210

211

Halaman/ Page

212

215

216

218

219

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

5.1.14 Banyaknya Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut


Jenis Kelamin dan Pendidikan yang Ditamatkan / Number
Of PopulationAged 10 Years and Over by Sex and
Educational Attaintment 2003 .................................................
5.1.15 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut
Jenis Kelamin dan Pendidikan yang Ditamatkan / Percentage
of PopulationAged 10 Years and Over by Sex and
Educational Attaintment 2003 ................................................
5.1.16 Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut Kemampuan
Membaca dan Menulis Per Jenis Kelamin / Number of
Population Aged 10 Years and Over by Literacy and
Sex 2003 ..................................................................................
5.1.17 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut
Kemampuan Membaca dan Menulis Per Jenis Kelamin /
Percentage of PopulationAged 10 Years and Over by
Literacy Per Sex 2003 .............................................................
5.1.18 Persentase Anak Umur 7 12 Tahun yang Sedang Sekolah
dan Tidak Sekolah / Percentage of Children 7 12 Years
Old by School Attendance 2001-2003......................................
5.1.19 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut
Kabupaten dan Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan (Lakilaki & Perempuan)/ Percentage of Population Aged 10 Years
and Over by Regency and Educational Attaintment 2003
(Male & Female) .....................................................................
5.1.20 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut
Kabupaten dan Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan
(Laki-Laki) / Percentage of PopulationAged 10 Years and
Over by Regencyand Educational Attaintment (Male) 2003 ..

220

222

xxv

Halaman/ Page

5.1.21 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut


Kabupaten dan Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan
(Perempuan) / Percentage of PopulationAged 10 Years
and Over by Regencyand Educational Attaintment
(Female) 2003 ........................................................................
KESEHATAN/ HEALTH

id

5.2

224

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

5.2.1 Banyaknya Rumah Sakit dan Kapasitas Tempat Tidur


menurut Jenis Rumah Sakit di Nusa Tenggara Timur /
The Number and Bed Capacity of Hospital by Type in
Nusa Tenggara Timur 1999 2003 .........................................
5.2.2 Banyaknya Rumah Sakit dan Kapasitas Tempat Tidur
menurut Jenis Rumah Sakit Diperinci Per Kabupaten /
The Number and Bed Capacity of Hospital by Regency
and Type 2003 .........................................................................
5.2.3 Banyaknya Tenaga Pelayanan Kesehatan menurut Status
Tenaga Kesehatan / Number of Health Personnel Service by
Status 2003 ..............................................................................
5.2.4 Banyaknya Fasilitas Pelayanan Kesehatan menurut Jenis
Fasilitas / Number of Health Service Facilities by Type 2003
5.2.5 Banyaknya Klinik KB dan Peserta KB, Pasangan Usia Subur
dan Persentase Cu Terhadap Pasangan Usia Subur / Number
of Family Planning Clinic, Participant of Family Planning
And Couple in Reproduction Age 2003 ..................................
5.2.6 Banyaknya Akseptor Aktif menurut Kontrasepsi Metoda
yang Digunakan / Number of Active Acceptor by Contraceptive Method Used 2003 ..........................................................
5.2.7 Penduduk Menurut Kabupaten dan Jenis Keluhan Kesehatan
Yang Dialami Selama Sebulan Yang Lalu / Number of
population Who Had Health Complaint During The Previous
Month by Regency and Kind of Health Complaint 2003 .........
5.2.8 Persentase Penduduk Menurut Kabupaten dan Jenis Keluhan
Kesehatan Yang Dialami Selama Sebulan Yang Lalu /
Percentage of Population Who Had Health Complaint
During The Previous Month by Regency and Type of Health
Complaint 2003 .......................................................................

xxvi

229

230

231
232

233

234

236

240

Halaman/ Page

KRIMINALITAS/ CRIME

s.
g

5.3

244

245

o.

id

5.2.9 Penduduk Yang Berobat Sendiri Sebulan Terakhir Menurut


Kabupaten dan Jenis Obat Yang Digunakan / Number of
population Who Had Self Treatment During The Previous
Month by Regency and Type of Medicine Used 2003 .............
5.2.10 Persentase Penduduk Yang Berobat Sendiri Sebulan Terakhir
Menurut Kabupaten dan Jenis Obat Yang Digunakan /
Percentage of Population Who Had Self Treatment During
The Previous Month by Regency and Type of Medicine
Used 2003 ..............................................................................

249

250

251

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

5.3.1 Jumlah Perkara dan Terdakwa Dalam Perkara Pidana yang


Diterima, Diputuskan dan Sisa / Number of Criminal
Cases and Defendants Received, Settled and Rest of Last
Year 2003 ................................................................................
5.3.2 Tambahan Narapidana Berdasarkan Putusan Pengadilan
menurut Kelompok Usia dan Jenis Kelamin / Additional
Prisoner and Settled by Court, by Age Group and Sex 2003 ...
5.3.3 Tambahan Narapidana Berdasarkan Putusan Pengadilan
menurut Lamanya Hukuman /Additional Prisoner and
Settled by Court, by Type of Verdict 2003 ..............................
5.3.4 Penghuni Lembaga Kemasyarakatan Status Dalam Lembaga
menurut Jenis Kejahatan / Pelanggaran dan Jenis Kelamin /
Content of Prison by Type of Crime Delinquency, Status in
Prison and Sex 2003 ...............................................................
5.3.5 Tambahan Narapidana Berdasarkan Putusan Pengadilan
menurut Jenis Kejahatan Pelanggaran dan Jenis Kelamin /
Additional Prisoner and Settled by Court, by Type of Crime
Delinquency and Sex 2003 ......................................................

5.4

252

254

AGAMA/ RELIGION

5.4.1 Jumlah Tempat Ibadah menurut Golongan Agama Per


Kabupaten / Number of Mosque, Private Mosque, Church,
Temple and Vikoa by Regency 2003 .......................................

257
xxvii

Halaman/ Page

260

261

262

263

264

265

SOSIAL LAINNYA / OTHER SOCIAL AFFAIRS

ht
tp
:

5.5.1 Penyebaran Infrastruktur Kesejahteraan Sosial di Setiap


Kabupaten / Distribution of Social Affair Infrastructure
by Regency 2002/2003 ............................................................
5.5.2 Banyaknya Panti Asuhan Pemerintah dan Swasta Serta
Anak Asuh Per Kabupaten / Number of Public and Private
Orphanages and Orphan by Regency 2003 ............................
5.5.3 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)
menurut Kabupaten (31 Maret 2003) / Number People
With Social Problem by Regency 2003 ...................................

xxviii

258

//n

5.5

tt

.b
p

s.
g

o.

id

5.4.2 Jumlah Pemeluk Agama menurut Golongan Agama


menurut Kabupaten / Number of Religion Follower by
Regency 2003 ..........................................................................
5.4.3 Banyaknya Rohaniawan Kristen Katholik menurut Status
dan Kerwarganegaraan Per Kabupaten / Number of Catholic
Spiritualist by Citizenship and Regency 2003 .........................
5.4.4 Banyaknya Rohaniawan Kristen Protestan menurut Status
dan Kewarganegaraan Per Kabupaten / Number of Christian
Spiritualist by Citizenship and Regency 2003 .........................
5.4.5 Banyaknya Ulama, Khatib, Dai Mubaligh dan Penyuluh
Agama menurut Kabupaten / Number of Moslem Spiritualist
by Regency 2002 .....................................................................
5.4.6 Banyaknya Rohaniawan Hindu menurut Status Per
Kabupaten / Number of Hinduism Spiritualist by Regency
2003 ........................................................................................
5.4.7 Banyaknya Jemaah Haji Nusa Tenggara Timur menurut Jenis
Kelamin / Number of Hadji Pilgrims by Regency and Sex of
Nusa Tenggara Timur 2003 ....................................................
5.4.8 Banyaknya Nikah, Talaq, Cerai, Rujuk Diperinci Per
Kabupaten / Number of Marriage, Separate, Divorce,
Reconciliation by Regency 2002 .............................................

269

270

271

Halaman/ Page

BAB VI PERTANIAN/ AGRICULTURE


6.1

TANAMAN PANGAN / FOOD CROPS

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

6.1.1 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi menurut


Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and Production of
Paddy by Regency 2002 ..........................................................
6.1.2 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi menurut
Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and Production of
Paddy by Regency 2003 ..........................................................
6.1.3 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi Sawah
menurut Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and
Production of Wetland Paddy by Regency 2002 ....................
6.1.4 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi Sawah
menurut Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and
Production of Wetland Paddy by Regency 2003 ....................
6.1.5 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi Ladang
menurut Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and
Production of Dryland Paddy by Regency 2002 ......................
6.1.6 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi Ladang
menurut Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and
Production of Dryland Paddy by Regency 2003 .....................
6.1.7 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Jagung menurut
Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and Production of
Maize by Regency 2002 ..........................................................
6.1.8 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Jagung menurut
Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and Production of
Maize by Regency 2003 ..........................................................
6.1.9 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Ubi Kayu menurut
Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and Production of
Cassava by Regency 2002 .......................................................
6.1.10 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Ubi Kayu menurut
Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and Production of
Casssava by Regency 2003 ......................................................
6.1.11 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Ubi Jalar menurut
Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and Production of
Sweet Potatoes by Regency 2002 ............................................

281

282

283

284

285

286

287

288

289

290

291
xxix

Halaman/ Page

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

6.1.12 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Ubi Jalar menurut
Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and Production of
Sweet Potatoes by Regency 2003 ............................................
6.1.13 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Tanah
menurut Kabupaten/ Harvested Area, Yield Rate and
Production of Peanuts by Regency 2002 .................................
6.1.14 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Tanah
menurut Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and
Production of Peanuts by Regency 2003 .................................
6.1.15 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Kedelai
menurut Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and
Production of Soyabeans by Regency 2002 ............................
6.1.16 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Kedelai
menurut Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and
Production Of Soyabeans by Regency 2003 .........................
6.1.17 Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Hijau
menurut Kabupaten / Harvested Area, Yield Rate and
Production of Green Peas by Regency 2002 ...........................
6.1.18 Luas Panen. Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Hijau
menurut Kabupaten / Harvested Area. Yield Rate and
Production of Green Peas by Regency 2003 ...........................
6.1.19 Luas Panen. Rata-Rata Hasil dan Produksi Sorgum
menurut Kabupaten / Harvested Area. Yield Rate and
Production of Sorgum by Regency 2003 .................................
6.1.20 Perkembangan Luas Panen Tanaman Pangan di Nusa
Tenggara Timur / Harvested Area of Food Crops in Nusa
Tenggara Timur 1999 2003 .................................................
6.1.21 Perkembangan Produksi Tanaman Pangan di Nusa
Tenggara Timur / Food Crops Production in Nusa
Tenggara Timur 1999 2003 .................................................
6.1.22 Luas Lahan Kering menurut Penggunaannya Per Kabupaten/
Dryland Area by Type of Utilization by Regency 2002 ..........
6.1.23 Luas Panen Diperinci menurut Jenis Pengairan dan Kabupaten/
Harvested Area by Type of Irrigation and Regency 2002 ......
6.1.24 Luas Tanah yang Dikuasai Rumahtangga menurut Kabupaten
dan Jenisnya / Type Land Area Possession of Household by
Regency 2000 ........................................................................

xxx

292

293

294

295

296

297

298

299

300

301
302
304

305

Halaman/ Page

6.2

STRUKTUR ONGKOS PERTANIAN TANAMAN PANGAN/


COST STRUCTURE OF FOODS CROPS PRODUCTION

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

6.2.1 Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari


Usaha Penanaman Tanaman Padi / Production and Cost of
Production Per Hectare of Paddy 1999 ..................................
6.2.2 Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Padi Sawah / Value and Cost
of Production Per Hectare of Wetland Paddy 1999 ...............
6.2.3 Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Padi Sawah Intensifikasi /Value
and Cost of Production Per Hectare of Intensified Wetland
Paddy 1999 .............................................................................
6.2.4 Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Padi Sawah Non Intensifikasi/
Average Value and Cost of Production Per Hectare of Non
Intensification Wetland Paddy 1999 .......................................
6.2.5 Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Padi Ladang / Value and Cost
of Production Per Hectare of Dry Land Paddy 1999 .............
6.2.6 Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha PenanamanTanaman Jagung / Value and Cost of
Production Per Hectare of Maize 1999 ..................................
6.2.7 Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Ubi Kayu / Value and Cost
of Production Per Hectare of Cassava 1999 ..........................
6.2.8 Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Ubi Jalar / Value and Cost
of Production Per Hectare of Sweet Potatoes 1999 ................
6.2.9 Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Kacang Tanah / Average Value
and Cost of Production Per Hectare of Peanut 1999 .............
6.2.10 Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Kacang Kedelai / Value and
Cost of Production Per Hectare of Soybean 1999 ..................

309

311

313

315

317

319

321

323

325

327

xxxi

Halaman/ Page

6.3

PERKEBUNAN / ESTATE

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

6.3.1 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Kelapa


di Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of
Coconut Estate by Regency 2003 ............................................
6.3.2 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Kopi
di Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of
CoffeeEstate by Regency 2003 ................................................
6.3.3 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Cengkeh
di Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of
Clove Estate by Regency 2003 ................................................
6.3.4 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Coklat /
Kakao di Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production
of Cocoa Estate by Regency 2003 ...........................................
6.3.5 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Jambu Mete
di Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of
Chasen Estate by Regency 2003 ............................................
6.3.6 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Kemiri di
Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of
Candlenut Estate by Regency 2003 .......................................
6.3.7 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Kapuk di
Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of Kapok
Estate by Regency 2003 .........................................................
6.3.8 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Jarak di
Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of Castor
Oil Plant by Regency 2003 .....................................................
6.3.9 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Vanili di
Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of Vanilla
Estate by Regency 2003 .........................................................
6.3.10 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Lada di
Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of Pepper
Plant by Regency 2003 ...........................................................
6.3.11 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Pala di
Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of Nutmeg
Plant by Regency 2003 ............................................................
6.3.12 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Pinang di
Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of Areca
Nut Plant by Regency 2003 .....................................................

xxxii

331

332

333

334

335

336

337

338

339

340

341

342

Halaman/ Page

KEHUTANAN/ FORESTRY

s.
g

6.4

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

6.4.1 Populasi Kayu Cendana Nusa Tenggara Timur Diperinci


menurut Kabupaten / Production of Sandle Wood in Nusa
Tenggara Timur by Regency 1999 ..........................................
6.4.2 Ikhtisar Rencana/ Pola Pengukuhan dan Penatagunaan Hutan
di Nusa Tenggara Timur menurut Fungsinya / Planning of
Foresty Area by Its Function of Nisa Tenggara Timur, 1999 .
6.4.3 Produksi Kayu Cendana Nusa Tenggara Timur Diperinci
menurut Kabupaten / Production of Sandle Wood in Nusa
Tenggara Timur by Regency 2003 ..........................................
6.4.4 Produksi Hasil Hutan Diperinci Per Jenis Kayu, Non Kayu
dan Perburuan / Forestry Product by Type of Wood, Non
Wood and Hunting 2003 .........................................................
6.5

343

344

345

o.

id

6.3.13 Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Tembakau


di Setiap Kabupaten / Plantingarea and Production of
Tobacco Estate by Regency 2003 ...........................................
6.3.14 Luas Areal dan Produksi Sayur-Sayuran di Nusa Tenggara
Timur / Plants and Vegetables Production in Nusa
Tenggara Timur 2003 ...........................................................
6.3.15 Luas Areal dan Produksi Buah-Buahan di Nusa Tenggara
Timur / Plant and Fruits Production in Nusa Tenggara
Timur 2003 ..............................................................................

349

350

352

353

PETERNAKAN/ LIVESTOCK

6.5.1 Populasi Ternak Besar menurut Jenis Ternak di Setiap


Kabupaten / Large Livestock Population by Type and
Regency 2003 .......................................................................
6.5.2 Populasi Ternak Kecil menurut Jenis Ternak di Setiap
Kabupaten / Small Livestock Population by Type and
Regency 2003 ..........................................................................
6.5.3 Populasi Ternak Unggas menurut Jenis Ternak di Setiap
Kabupaten / Poultry Population by Type and Regency 2003 ..

357

358
359

xxxiii

Halaman/ Page

6.6

PERIKANAN / FISHERY

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

6.6.1 Jumlah Perahu / Kapal Penangkap Ikan Diperinci menurut


Kabupaten dan Jenis Perahu / Kapal / Number of Marine
Fishing Boat by Regency and Type 2002 ................................
6.6.2 Jumlah Rumahtangga Usaha Perikanan Laut menurut Kategori Usaha Diperinci Per Kabupaten / Number of Marine
Fisheries Household by Regency and Category 2002 .............
6.6.3 Jumlah Alat Penangkap Ikan Usaha Perikanan Diperinci
menurut Kabupaten dan Jenis Alat Penangkap Ikan /
Number of Marine Fishing Gear by Regency and Type 2002 ...
6.6.4 Produksi Perikanan Laut Diperinci menurut Kabupaten dan
Jenis Ikan / Sea Fisheries Production by Regency and
Type 2002 ................................................................................
6.6.5 Produksi Perikanan Diperinci menurut Kabupaten dan Sub
Sektor Perikanan / Fisheries Production by Regency and
Fisheries Group 2002 .............................................................
6.6.6 Jumlah Rumahtangga Pengusaha Perikanan Menurut
Kabupaten dan Sub Sektor / Number of Fisher Household
by Regency and Sub Sector 2002 ............................................

BAB VII INDUSTRI / MANUFACTURING


7.1

xxxiv

360

361

id

6.5.4 Banyaknya Rumah Potong Hewan menurut Kabupaten dan


Statusnya / Number of Slaughter House by Regency and
Status 2003 ..............................................................................
6.5.5 Banyaknya Ternak yang Dipotong di Rumah Potong Hewan /
Number of Live Stock Slaughtered by Slaughtering House
2003 ........................................................................................

INDUSTRI PENGOLAHAN DAN KERAJINAN/


MANUFACTURING AND HANDICRAFT INDUSTRY

365

366

368

370

375

376

Halaman/ Page

387

388

389

390
392

394

LISTRIK DAN AIR MINUM / ELECTRICITY AND


WATER SUPPLY

//n

7.2

tt

.b
p

s.
g

o.

id

7.1.1 Banyaknya Perusahaan/Usaha Sektor Industri Pengolahan


menurut Kabupaten / Number of Manufacturing /
Establishment by Regency 2003 ..............................................
7.1.2 Banyaknya Pekerja Sektor Industri Pengolahan menurut
Golongan Industri / Number of Manufacturing Worker
by Industry Classification 2002 ..............................................
7.1.3 Jumlah Perusahaan Industri Besar dan Sedang menurut Tahun
mulai Berproduksi Dan Kabupaten / Number of Large/
Medium Scale Manufacturing by Starting Year of
Production and Regency 1990 - 2003 .....................................
7.1.4 Jumlah Perusahaan, Tenaga Kerja dan Pengeluaran Untuk
Tenaga Kerja Menurut Kabupaten Tahun / Number of
Manufacturing, Worker and Expense for Worker
by Regency 2002 .....................................................................
7.1.5 Realisasi Investasi Yang diinvestasikan Selama Tahun/
Realized Investation in 2001 ...................................................
7.1.6 Nilai Tambah Industri Besar/Sedang menurut Kabupaten/
Value Added of Large/Medium Scale Industry by
Regency 2001 ...........................................................................

ht
tp
:

7.2.1 Banyaknya Tenaga Listrik yang Dibangkitkan oleh PLN dan


Penggunaannya menurut Kabupaten / Production and
Utilisation of Electrical Power by Regency 2003 ...................
7.2.2 Banyaknya Pelanggan Pemakai dan Nilai Pemakaian Listrik
menurut Kabupaten / Number of Costumer Electricity by
Regency 2002 ..........................................................................
7.2.3 Banyaknya Tenaga Air yang Diproduksi dan Penggunaannya
menurut Kabupaten / Production and Utilisation of Water
Supply by Regency 2001 ........................................................
7.2.4 Banyaknya Pelanggan Pemakai dan Nilai Pemakaian Air
Minum menurut Kabupaten / Number of Water Supply
Customer by Regency 2001 ....................................................

397

398

399

400
xxxv

Halaman/ Page

7.3

PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN /


MINING AND QUARRYING

403

404

406

s.
g

o.

id

7.3.1 Realisasi Penerimaan Retribusi Bahan Galian Golongan C


menurut Kabupaten / Revenue Realisation of Type C
Quarrying Fee by Regecy 1998/1999 ....................................
7.3.2 Penggunaan Bahan Galian Golongan C Menurut Jenis Per
Kabupaten / Usage of Type-C Quarrying Material by
Regency 1999 .........................................................................
7.3.3 Realisasi Penerimaan Retribusi Air Bawah Tanah menurut
Kabupaten / Revenue Realisation of Under Soil Water Fee
by Regecy 1998/1999 .............................................................
BAB VIII PERDAGANGAN / TRADE
PERDAGANGAN/ TRADE

.b
p

8.1

ht
tp
:

//n

tt

8.1.1 Banyaknya Perusahaan/ Usaha Sektor Perdagangan menurut


Jenis dan Kabupaten / Numbers of Trading Establishment by
Scale and Regency 2002 .........................................................
8.1.2 Neraca Perdagangan Luar Negeri Nusa Tenggara Timur dan
Indonesia / International Balance Trade of Nusa Tenggara
Timur and Indonesia 1984 2003 ..........................................
8.1.3 Volume dan Nilai Ekspor Nusa Tenggara Timur Diperinci
Per Komoditi / Volume and Export Value of Nusa Tenggara
Timur by Type of Commodity 2003 ........................................
8.1.4 Volume dan Nilai Ekspor menurut Pelabuhan Ekspor /
Volume and F.o.b Value of Exports by Port 2002 2003 .......
8.1.5 Volume dan Nilai Ekspor Nusa Tenggara Timur menurut
Negara Tujuan / Volume and Fob Value of Exports by
Country of Destination 2002 2003 ........................................
8.1.6 Volume dan Nilai Impor Nusa Tenggara Timur menurut Jenis
Komoditi / Volume and Import Value of Nusa Tenggara Timur
by Type of Commodity 2003 ....................................................
8.1.7 Volume dan Nilai Impor Nusa Tenggara Timur menurut
Negara Asal / Volume and Import Value of Nusa Tenggara
Timur by Country of Origin 2002 2003 ..............................

xxxvi

417

418

419
422

423

425

426

Halaman/ Page

HOTEL/LOSMEN / HOTEL/ LODGE

tt

.b
p

s.
g

8.2.1 Banyaknya Hotel/ Losmen, Jumlah Kamar dan Tempat Tidur


Diperinci menurut Kabupaten / Number of Hotel/Lodge,
Rooms and Beds by Regency 2003 ..........................................
8.2.2 Banyaknya Tamu menurut Kewarganegaraan dan Rata-rata
Tingkat Penghunian Kamar / Number of Guest by Citizen
and Average Occupancy Rate of Hotel 2001 ..........................
8.2.3 Banyaknya Wisatawan Asing yang Datang di Setiap
Kabupaten / Number of Foreign Tourist by
Regency 2001-2002 ................................................................

428

430

435

436

437

PENYALURAN BAHAN MAKAN POKOK /


DISTRIBUTION OF ESSENTIAL FOOD COMMODITIES

//n

8.3

427

o.

8.2

id

8.1.8 Volume dan Nilai Impor menurut Pelabuhan Impor /


Volume and C.i.f Value of Imports by Port 2002 2003 ........
8.1.9 Volume Muat Barang di Pelabuhan yang Diusahakan Menurut
Pelabuhan Keluar / Loaded Volume at Sea Port by
Outgoing Sea Port 2000 .........................................................
8.1.10 Volume Bongkar Barang di Pelabuhan yang Diusahakan
Menurut Pelabuhan Masuk / Unloaded Volume at Sea Port
by Incoming Sea Port 2000 .....................................................

ht
tp
:

8.3.1 Penyaluran Komoditas Penting di Nusa Tenggara Timur/


Distribution of Essential Commodities in NusaTenggara
Timur 2003...............................................................................

441

BAB IX ANGKUTAN DAN KOMUNIKASI / TRANSPORT AND


COMMUNICATION
9.1

ANGKUTAN DARAT / LAND TRANSPORT

9.1.1 Banyaknya Kendaraan Bermotor di Setiap Kabupaten


menurut Jenis Kendaraan / Number of Motor Vehicles by
Regency and Type 2003 ..........................................................

455
xxxvii

Halaman/ Page

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

9.1.2 Banyaknya Pelanggaran dan Kecelakaan Lalu Lintas


Diperinci menurut Kabupaten / Number of Delinquency
and Traffic Accident by Regency 2003 ....................................
9.1.3 Banyaknya SIM dan BPKB yang Dikeluarkan Kepolisian
Daerah Nusa Tenggara Timur Diperinci menurut Kabupaten/
Number of Driving and Vehicles License Issued by Type and
Regency 2003 ..........................................................................
9.1.4 Panjang Jalan pada setiap Kabupaten menurut Status Jalan /
Length of Road by Regency and Status 2003 ..........................
9.1.5 Panjang Jalan pada Setiap Kabupaten menurut Jenis
Permukaan Jalan (Jalan Nasional) / Length of Road by
Regency and Type of Surface 2002 ........................................ .
9.1.6 Panjang Jalan pada Setiap Kabupaten menurut Jenis
Permukaan Jalan (Jalan Propinsi) / Length of Road by
Regency and Type of Surface 2002 .........................................
9.1.7 Panjang Jalan pada Setiap Kabupaten menurut Jenis
Permukaan Jalan (Jalan Kabupaten/Kota)/ Length of
Road by Regency and Type of Surface 2002 ...........................
9.1.8 Panjang Jalan pada setiap Kabupaten menurut Kondisi
Jalan (Jalan Nasional) / Length of Road by Regency and
Condition 2002 ........................................................................
9.1.9 Panjang Jalan pada setiap Kabupaten menurut Kondisi
Jalan (Jalan Propinsi) / Length of Road by Regency and
Condition 2002 ........................................................................
9.1.10 Panjang Jalan pada setiap Kabupaten menurut Kondisi
Jalan (Jalan Kabupaten/Kota) / Length of Road by Regency
and Condition 2002 .................................................................
9.1.11 Panjang Jalan pada Setiap Kabupaten menurut Kelas Jalan/
Length of Road by Regency Classification 2002 .................

9.2

457
458

459

460

461

462

463

464
465

ANGKUTAN UDARA/ AIR TRANSPORT

9.2.1 Jumlah Pesawat yang Datang dan Berangkat pada Pelabuhan


Udara Setiap Kabupaten / Number of Arrived and
Departured Aircraft to/from Airport by Regency
2002 2003 ............................................................................

xxxviii

456

469

Halaman/ Page

471

472

475

476

477

//n

tt

.b
p

9.3.1 Arus Kunjungan Kapal Laut pada Setiap Pelabuhan Laut


menurut Jenis Pelayaran / Number of Ship Visit by Port
and Type 2003 .........................................................................
9.3.2 Arus Penumpang Kapal Laut pada Setiap Pelabuhan Laut /
Number of Passengers Embarked and Disem barked by
Port 2002 2003 ....................................................................
9.3.3 Volume Bongkar Muat Barang dan Hewan pada Setiap
Pelabuhan Laut / Loaded/Unloaded Cargo and Cattle by
Port 2002 ................................................................................
ANGKUTAN SUNGAI, DANAU & PENYEBERANGAN/
FERRY TRANSPORT AND THE LIKE

ht
tp
:

9.3.4

470

ANGKUTAN LAUT / SEA TRANSPORT

s.
g

9.3

o.

id

9.2.2 Arus Penumpang yang Datang dan Berangkat Lewat


Pelabuhan Udara Setiap Kabupaten / Number of Arrived and
Departured Passengers to/from Airport by Regency
2002/2003 ...............................................................................
9.2.3 Volume Bongkar Muat Barang melalui Pelabuhan Udara
setiap Kabupaten / Cargo Loaded / Unloaded Via Airport
by Regency 2002 2003 .........................................................
9.2.4 Volume Bongkar Muat Bagasi Melalui Pelabuhan Udara
setiap Kabupaten / Loaded-Unloaded Pax Baggage Via
Airport By Regency 2002 2003 ............................................

9.4.1 Arus Kunjungan Angkutan Penyeberangan Ferry pada Setiap


Pelabuhan Penyeberangan / Number of Ferrys Pax Visit
by Port 1999 2003 ...............................................................
9.4.2 Arus Penumpang Angkutan Penyeberangan Ferry pada Setiap
Pelabuhan Penyeberangan / Number of Passengers Embarked and Disembarked Ferrys Pax by Port 1999 2003 ........
9.4.3 Arus Bongkar Muat Barang Angkutan Penyeberangan Ferry
pada setiap Pelabuhan Penyeberangan / Loaded Unloaded
Ferrys Pax by Port 1999 2003 ............................................

481

482

483

xxxix

Halaman/ Page

9.5

POS & TELEKOMUNIKASI/


POST & TELECOMMUNICATION

s.
g

o.

id

9.5.1 Banyaknya Kantor Pos menurut Kabupaten / Number Of


Post Office By Regency 2002 ..................................................
9.5.2 Jumlah Surat yang Dikirim Lewat Kantor Pos Dirinci
Menurut Kabupaten dan Jenis Surat / Number of Postal
Mailed by Type and Regency 2003 .........................................
9.5.3 Jumlah Paket Pos yang Dikirim Lewat Kantor Pos Dirinci
menurut Kabupaten / Number of Parcel Posted by
Regency 2001-2003 ................................................................
9.5.4 Jumlah Pelanggan Telepon Pemerintah dan Swasta di Setiap
Kabupaten / Number of Telephone Customers by Regency
2001-2003 ...............................................................................

487

488

489

490

KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH / FINANCE OF


THE REGIONAL GOVERNMENT

10.1.1

tt

10.1

//n

.b
p

BAB X. KEUANGAN DAN HARGA HARGA /PUBLIC FINANCE


AND PRICES

ht
tp
:

Realisasi Penerimaan Daerah Otonom Tingkat I Nusa


Tenggara Timur menurut Jenis Penerimaan Tahun
Anggaran / Revenue Realisation of First Level
Autonomus Region of Tenggara Timur Fiscal
Year 2001-2002 ...................................................................
Realisasi Pengeluaran Daerah Otonom Tingkat I Nusa
Tenggara Timur menurut Jenis Pengeluaran Tahun
Anggaran / Expense Realisation of First Level Autonomous
Region of Nusa Tenggara Timur Fiscal
Year 2001-2002 ...................................................................
Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran Keuangan Daerah
Tingkat II di Nusa Tenggara Timur Tahun Anggaran /
Revenue and Expense Realisation of Regencies and City
in Nusa Tenggara Timur Fiscal Year 2001 2002 ............

10.1.2

10.1.3

xl

501

502

504

Halaman/ Page

10.1.5

Jumlah Kantor Bank Umum menurut Status di Nusa


Tenggara Timur / Number of Bank Offices in
Nusa Tenggara Timur by Status 1999 - 2003 ......................
Jumlah Kantor Bank di Nusa Tenggara Timur menurut
Kabupaten dan Jenis Bank / Number of Bank Offices in Nusa
Tenggara Timur by Status 2003 ...........................................
Jumlah Penyimpan pada Bank-Bank Penyelenggara di
Tiap Kabupaten menurut Jenis Tabungan / Number of
Customer in Banks by Regency and Type of
Saving Deposits 2003 ...........................................................
Jumlah Dana Simpanan pada Bank-Bank Penyelenggara di
Tiap Kabupaten menurut Jenis Simpanan / Number of
Saving Deposits of Banks by Regency 2003 .........................
Posisi Dana Simpanan menurut Kelompok Bank di Nusa
Tenggara Timur / Outstanding Fund of Saving Deposits
In Nusa Tenggara Timur by Kind of Bank 19992003 ......
Posisi Kredit Perbankan menurut Jenis Penggunaan di Nusa
Tenggara Timur / Outstanding Lend of Bank in Nusa
Tenggara Timur by Type of Utilization 1993 2003 ..........

ht
tp
:

10.2.3

.b
p

10.2.2

10.2.4

10.2.5

10.2.6

510

PERBANKAN / BANKING

tt

10.2.1

508

519

520

//n

10.2

506

s.
g

o.

10.1.6

Realisasi Penerimaan Daerah Otonom Tingkat II Nusa


Tenggara Timur Tahun Anggaran / Revenue Realisation
Of Regencies and City in Nusa Tenggara Timur Fiscal
Year 2002 .............................................................................
Realisasi Pengeluaran Rutin Daerah Otonom Tingkat II
Nusa Tenggara Timur Tahun Anggaran / Routine Expense
Realisation of Regencies and City in Nusa Tenggara
Timur Fiscal Year 2002 ......................................................
Realisasi Pengeluaran Pembangunan Daerah Otonom Tingkat
II Nusa Tenggara Timur Tahun Anggaran / Development
Expense Realisation of Regencies and City in Nusa
Tenggara Timur Fiscal Year 2002 ....................................

id

10.1.4

521

522

523

524

xli

Halaman/ Page

10.3
10.3.1

id

Banyaknya Koperasi Unit Desa (KUD) dan Koperasi


Lainnya menurut Statusnya / Number of Village Unit
Cooperative and Other Cooperative by Status 2003 ............
Banyaknya Anggota Koperasi Unit Desa (KUD) dan
Koperasi Lainnya menurut Statusnya / Number of
Village Unit Cooperative and Onther Cooperative
Member by Status 2003 ........................................................

10.4

10.4.2

10.4.3

10.4.4

xlii

527

531

532

HARGA HARGA / PRICE


Indeks Harga Konsumen Kota Kupang / Consumer Price
Index of Kupang 2003 (1996 = 100,00) ...............................
Indeks Harga Konsumen Ibu Kota Kabupaten di Nusa
Tenggara Timur / Consumer Price Index in Nusa
Tenggara Timur 2003 .........................................................
Laju Inflasi Kota Kabupaten Menurut Kelompok
Pengeluaran / Inflation Rate in Regency Capital City
Urban by Group 2002 ..........................................................
Laju Inflasi 43 Kota di Indonesia / Inflation Rate of
several town in Indonesia 19992003 (1996 = 100,00) .......

ht
tp
:

10.4.1

526

//n

tt

10.3.2

KOPERASI / COOPERATIVE

525

o.

10.2.9

s.
g

10.2.8

Posisi Kredit Perbankan menurut Kelompok Kabupaten


di Nusa Tenggara Timur / Outstanding Lend of Bank in
Nusa Tenggara Timur by Regency Group 19992003 ....
Posisi Kredit Usaha Kecil (KUK) Perbankan menurut
Kelompok Kabupaten di Nusa Tenggara Timur /
Outstanding of Small Scale Lend of Bank in Nusa
Tenggara Timur by Regency Group 2001 2003 ................
Posisi Giro Perbankan menurut Kelompok Kabupaten
di Nusa Tenggara Timur / Outstanding Transfer of Bank
in Nusa Tenggara Timur by Regency Group 1999 2003 ..

.b
p

10.2.7

535

536

537
538

Halaman/ Page

10.4.5

PENDAPATAN REGIONAL/ REGIONAL INCOME

11.1

PENDAPATAN REGIONAL / REGIONAL INCOME

11.1.4

11.1.5

11.1.6

.b
p

557

tt

ht
tp
:

11.1.3

Produk Domestik Regional Bruto Nusa Tenggara Timur


menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga yang Berlaku /
Gross Regional Domestic Product of Nusa Tenggara
Timur by Industrial Origin at Current Prices 2001-2003 ....
Produk Domestik Regional Bruto menurut Kabupaten Atas
Dasar Harga yang Berlaku / Gross Domestic Regional
Bruto by Regency at Current Prices by Regency
2001-2003 ...........................................................................
Rata - rata Pendapatan Perkapita menurut Kabupaten Atas
Dasar Harga yang Berlaku / Average Per Capita Income
by Regency at Current Prices by Regency 2001-2003 ......
Pendapatan Regional dan Angka Per Kapita Nusa Tenggara
Timur / Regional Income and Per Capita Income Nusa
Tenggara Timur 2001 2003 ...............................................
Produk Domestik Regional Bruto Nusa Tenggara Timur
menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Konstan 1993 /
Gross Regional Domestic Product of Nusa Tenggara Timur
by Industrial Origin at 1993 Constant Prices 2001 2003 .
Produk Domestik Regional Bruto menurut Kabupaten Atas
Dasar Harga Konstan 1993/ Gross Domestic Regional Bruto
at Constant 1993 Prices by Regency 2001 2003 ...............

//n

11.1.2

542

s.
g

BAB XI

11.1.1

540

o.

id

10.4.6

Rata-Rata Harga Eceran Sembilan Bahan Pokok dan


Bahan Strategi Lainnya Pada Ibukota Kabupaten di
Nusa Tenggara Timur / Average Retail Price of 9
Essential Commodities and Others Stratigies
Commodities at Regional Capital Cities in Nusa
Tenggara Timur 2003 ..........................................................
Laju Inflasi Kota Kupang Menurut Kelompok /
Inflation Rate in Kupang by Group 19992003
(1996 = 100,00) ...................................................................

560

561

562

564

567
xliii

Halaman/ Page

11.1.11

11.1.12

id

//n

11.1.13

o.

11.1.10

s.
g

11.1.9

.b
p

11.1.8

Rata - rata Pendapatan Perkapita menurut Kabupaten


Atas Dasar Harga Konstan 1993 / Average Per Capita
Income at 1993 Constant Prices by Regency
2001 2003 .........................................................................
Pertumbuhan Ekonomi Menurut Sektor Dan Sub Sektor/
Regional Economic Growth By Sector And Sub Sector
2001 2003 .........................................................................
Pertumbuhan Ekonomi Di Setiap Kabupaten / Economic
Growth By Regency 2001 2003 .........................................
Rata - Rata Pendapatan Perkapita Penduduk Nusa
Tenggara Timur dan Indonesia / Population Average
Per Capita Income Of NTT And Indonesia 2000 2003 ....
Rata-Rata Pertumbuhan Ekonomi Pada Pelita I -V /
Annually Economic Growth By Development
Period I-V .............................................................................
Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto
Atas Dasar Harga yang Berlaku menurut Lapangan Usaha /
Percentage Distribution of Gross Regional Domestic
Product at Current Market by Industrial Origin
2000 2003 ..........................................................................
Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Atas
Dasar Harga Konstan 1993 Menurut Kabupaten Dan
Lapangan Usaha / Percentage Distribution Of GRDP At
1993 Constant Prices By Regency And Industrial
Origin 2003 ..........................................................................
Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Atas
Dasar Harga Berlaku Menurut Kabupaten Lapangan Usaha /
Percentage Distribution Of Gross Regional Domestic
Product At Curent Prices By Regency and Industrial
Origin 2003 .........................................................................
Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Atas
Dasar Harga Konstan 1993 Menurut Kabupaten Lapangan
Usaha / Percentage Distribution Of Gross Regional Domestic
Product At 1993 Constant Prices By Industrial Origin
2000 2003 ..........................................................................

ht
tp
:

11.1.14

11.1.15

xliv

568

569
572

573

574

575

tt

11.1.7

578

580

582

Halaman/ Page

Penggunaan Produk Domestik Regional Bruto Nusa Tenggara


Timur Atas Dasar Harga Yang Berlaku / Gross Regional
Domestic Product By Type Of Expenditure in Nusa
Tenggara Timur2000-2003 .................................................
Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Nusa
Tenggara Timur Menurut Jenis Penggunaan / Percentage
Distribution Of Gross Regional Domestic Product By
Type Of Expenditure in Nusa Tenggara Timur
2000 2003 ..........................................................................
Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto Menurut
Jenis Penggunaan / Gross Regional Domestic Product By
Type Of Expenditure in Nusa Tenggara Timur 20002003

589

591

593

ht
tp
:

11.2.3

//n

tt

11.2.2

s.
g

11.2.1

586

PENGGUNAAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO/


EXPENDITURE OF GROSS REGIONAL DOMESTIC PRODUCT

.b
p

11.2

585

o.

id

11.1.16 Distribusi Persentase Produk Domestik Bruto Indonesia Atas


Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha / Percentage
Distribution Of Gross Domestic Product Of Indonesia At
Current Prices By Industrial Origin 2000 2003................
11.1.17 Distribusi Persentase Produk Domestik Bruto Indonesia
Atas Dasar Harga Konstan 1993 Menurut Lapangan Usaha /
Distribution Of Gross Domestic Product Of Indonesia At
1993 Constant Prices By Industrial Origin 2000 2003 .....

11.3

11.3.1

11.3.2

INPUT OUTPUT/ INPUT OUTPUT

Koefisien Tenaga Kerja Perekonomian Nusa Tenggara


Timur / Labour Coefficients of Nusa Tenggara Timur
Economic 2001......................................................................
Permintaan dan Penyediaan Barang dan Jasa Dalam
Perekonomian Nusa Tenggara Timur / Demand and
Supply of Nusa Tenggara Timur Economic 2001 ................

597

598

xlv

Halaman/ Page

11.3.3

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

11.3.4

Nilai Tambah Bruto (NTB) dan Rasionya Terhadap


Output Perekonomian Nusa Tenggara Timur / Gross Value
Added (VA)and Its Ratio to Output in Nusa Tenggara
Timur Economic 2001 ..........................................................
Indeks Daya Penyebaran (DP) & Derajat Kepekaan (DK)
Perekonomian Nusa Tenggara Timur / Power of Dispersion
and Degree of Sensitivity Indices in Nusa Tenggara Timur
Economic 2001 .....................................................................

xlvi

600

602

PENJELASAN UMUM
Beberapa data yang kami sajikan dalam penerbitan ini merupakan
data perbaikan dari penerbitan tahun-tahun sebelumnya.
1. Tanda tanda yang dipakai :
i.

: Data tidak tersedia atau dapat diabaikan

iii. .

: Tanda desimal.

Satuan :
Batang (sabun cuci) .

: 400 gram

id

i.

ii. Botol

: 700 cc

iii. Km (Kilometer) ... .

: 1000 meter

iv. Lusin .

: 12 buah

: 1000 kg

.g

v. Ton.

o.

2.

: Data belum tersedia

ii. -

: 40 kg

: 100 kg

bp
s

vi. Zak ....

vii. Kw (kwintal) ... .

viii. Liter . .

: 1000 cc

ix. Liter (untuk beras)

: 0.80 kg

x. Buah, bungkus, butir, helai, kilogram (kg), meter (m).

t.

Sumber Data

://
nt

3.

tp

Data yang ada dalam penerbitan ini ada yang dikumpulkan


langsung oleh Badan Pusat Statistik dan ada pula yang bersumber dari
Dinas/ Instansi/ Jawatan di Tingkat Propinsi.

ht

Data yang sumbernya tidak disebutkan, dikumpulkan langsung dari


responden oleh Badan Pusat Statistik Propinsi Nusa Tenggara Timur.

xlvii

EXPLANATORY NOTES
Symbol, unit and others which are used in this publication, are as
follows. .
1. S y m b o l s :
iv. : Data not yet available
v. -

: Data not available or data negligible

vi. .

: Desimal point.

2. U n i t :
: 400 gram

id

xi. Briguette for soap

: 700 cc

xiii. Kilometers (km)...

: 1000 meter

o.

xii. Bottle

: 12 buah

xv. Metric ton ..

: 1000 kg

xvi. Sack ...

: 40 kg

.g

xiv. Dozen

: 100 kg

xviii. Litre . ..

: 1000 cc

xix. Litre (for rice)

: 0.80 kg

bp
s

xvii. Quintal (ql) ...

Source:

://
nt

3.

t.

xx. Unit, pach, number, piece, kilogram (kg), meter (m).

ht

tp

Statistical data presented in this publication are based on secondary


statistical data compiled as a part of the normal activities of various government
and private institution in NTT and some of data represent the result of survey,
conducted by the BPS NTT.

xlviii

INTRODUCTION

1. Buku NTT dalam angka 2002 merupakan


statistik tahunan yang diterbitkan secara
berkala oleh Badan Pusat Statistik Propinsi
N T T sejak tahun 1972. Dengan adanya
perubahan struktur organisasi BPS sesuai
PP. No. 51 tahun 1999 dan Keputusan
Presiden No. 121 tahun 2001 penyusunan
isi publikasi disesuaikan dengan struktur
organisasi yang baru yaitu :

1. This book NTT in figure 2002 is an annual


publication of the BPS Province NTT that
has been published periodically since
1972. The information presented is in
conformity with Government Resulation
No.51 of 1999 and President Decree No.
121 of 2001 under the organsation of BPS.
In line with government regulation, the
BPS NTT consists of 6 Divisions :

Bagian Tata Usaha


Bidang Statistik Produksi
Bidang Statistik Distribusi
Bidang Statistik Sosial
Bidang Neraca Wilayah dan Analisa
Statistik
Bidang IPDS

Secretariat
Production Statistics Division
Distribution Statistics Division
Socio Statistics Division
AnalysisRegional Accounts and Anaysis
Statistics
IPDS Division

o.
.g

2. Most of the data presented were collected


from the record of government offices and
private institutions within the NTT
administration,
as
secondary
data
collecting. Additional data were provided
by BPS, and the result of relevant surveys
conducted by Provincial and Regional
BPS.

://
nt

t.

bp
s

2. Data statistik yang disajikan diperoleh dari


Dinas-Dinas di lingkungan Pemda NTT,
serta instansi pemerintah & swasta lainnya
diwilayah NTT berupa data sekunder.
Sebagian data diambil dari sajian Badan
Pusat Statistik dan yang berasal dari hasil
kegiatan survei Badan Pusat Statistik NTT.
Pada penerbitan 2002 ini penyajiannya
dibuat dalam bahasa Indonesia dan dalam
bahasa Inggris. Hal ini dimaksud untuk
memudahkan para konsumen data yang
semakin beragam.

id

PENDAHULUAN

Information this publication are presented


in Bahasa Indonesia and English to
facilitate miscellanies consumers.
3. Unit and Measures etc, Used in the
statistical tables are of National Standart,
eguel to accepted international standard.

4. Untuk tabel tabel statistik dimana periode


laporan datanya bulanan dan tahunan,
selalu disajikan secara series, agar pemakai
data dapat melihat atau menganalisis
perkembangannya.

4. Most of monthly and annual data are


presented as time series enable the users to
follow to development trend.

ht

tp

3. Satuan atau ukuran serta tabel-tabel


statistik bersifat baku secara nasional yang
juga berpedoman kepada standarisasi
Perserikatan Bangsa bangsa

xlix

A.

Zaman Kebangkitan Nasional


(1900 - 1942)

B.

Zaman Pendudukan Jepang


(1942-1945)

s.
g

Pada masa sesudah tahun 1900,


kerajaan-kerajaan yang ada di Nusa Tenggara
Timur pada umumnya telah ber ubah status
menjadi
Swapraja.
Swapraja-swapraja
tersebut, 10 berada di pulau Timor (Kupang,
Amarasi, Fatuleu, Am foan, Molo,
Amanuban, Amanatun, Mio maffo, Biboki,
Insana) satu di pulau Rote (Rote), satu di
pulau Sabu (Sabu), 15 di pulau Sumba
(Kanatang,
Lewa-Kanbera,
Takundung,
Melolo, Rendi Mangili, Wei jelu, Masukaren,
Laura, Waijewa, Kodi-Lauli, Membora,
Umbu Ratunggay, Ana kalang, Wanokaka,
Lambaja), sembilan di pulau Flores (Ende,
Lio, Larantuka, Ado nara, Sikka, Ngada,
Riung, Nage Keo, Manggarai), tujuh di pulau
Alor-Pantar (Alor, Baranusa, Pantar, Matahari
Naik, Kolana, Batu Lolang, Purema)
Swapraja-swapraja tersebut terbagi lagi
menjadi bagian-bagian yang wilayah nya
lebih kecil. Wilayah-wilayah kecil itu disebut
kafetoran-kafetoran.

id

Nusa Tenggara Timur

adalah Afdeeling Sumbawa dan Sumba


dengan ibukota di Raba (Bima). Afdeeling
Sumbawa dan Sumba ini terdiri dari 4 onder
afdeeling.
Keresidenan Timor dan daerah
takluknya dipimpin oleh seorang residen,
sedangkan afdeeling dipimpin oleh seorang
asisten residen. Asisten residen ini
membawahi kontrolir/ Controleur dan
Geraghebber sebagai pemimpin Onder
afdeeling. Residen, asisten residen, kon troliir
dan gezaghebber adalah pamong praja
Kolonial Belanda. Para kepala onder
afdeeling yakni kontrolir dibantu oleh
pamong praja bumi putra ber pangkat
Bestuurs assistant. (Ch. Kana, 1969, hal . 4951).

o.

1. Sejarah Singkat Propinsi

tt

.b
p

Pada tanggal 8 Maret 1942 komando


angkatan perang Belanda di Indonesia
menyerah tanpa syarat kepada Jepang.
Dengan demikian secara resmi Jepang
menggantikan Belanda sebagai pemegang
kekuasaan di Indonesia. Untuk Indonesia
bagian timur termasuk wilayah Indonesia
Bagian Timur wila yah NTT berada di bawah
kekuasaan angkatan laut Jepang (Kaigun)
yang berkedudukan di Makasar. Adapun da
lam rangka menjalankan pemerintahan di
daerah yang diduduki Kaigun menyu sun
pemerintahannya. Untuk wilayah Indonesia
bagian timur dikepalai oleh Minseifu yang
berkedudukan di Maka sar. Di bawah
Minseifu adalah Minseibu yang untuk daerah
Nusa Tenggara Timur termasuk ke dalam
Sjoo Sunda Shu (Sunda Kecil) yang berada di
bawah pimpinan Minseifu Cokan yang ber
kedudukan di Singaraja.
Disamping Minseibu Cokan terda pat
dewan perwakilan rakat yang disebut Syoo
Sunda Sukai Yin. Dewan ini juga berpusat di
Singaraja. Diantaranya ang gota dewan ini
yang berasal dari Nusa Tenggara Timur
adalah raja Amarasi H.A.Koroh dan
I.H.Doko.
Untuk pemerintahan di daerah-daerah
nampaknya
tidak
banyak
mengalami
perubahan, hanya instilah-istilahnya saja yang

//n

Zaman Pemerintahan
Hindia Belanda

ht
tp
:

Wilayah Nusa Tenggara Timur pada


waktu itu merupakan wilayah hukum dari
keresidenan Timor dan daerah takluknya
(Residentie Timor en Onder Hoorig Heden).
Keresidenan Timor dan daerah bagian barat
(Timor Indonesia pada waktu itu, Flores,
Sumba, Sumbawa serta pulau-pulau kecil
sekitarnya seperti Rote, Sabu, Alor, Pantar,
Lomblen, Adonara, Solor).
Keresidenan
Timor
dan
daerah
takluknya berpusat di Kupang, yang me miliki
wilayah terdiri dari tiga afdeeling (Timor,
Flores,
Sumbawa
dan
Sumba),
15
onderafdeeling dan 48 Swapraja. Afde eling
Timor dan pulau-pulau terdiri dari 6 onder
afdeeling dengan ibukotanya di Kupang.
Afdeeling Flores terdiri dari 5 onder afde
eling dengan ibukotanya di Ende. Yang ketiga

Zaman Kemerdekaan
(1945-1975)

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

Setelah Jepang menyerah, Kepala


Pemerintahan Jepang (Ken Kanrikan) di
Kupang memutuskan untuk menyerahkan
pemerintahan atas kota Kupang kepada tiga
orang yakni Dr.A.Gakeler sebagai walikota,
Tom Pello dan I.H.Doko. Namun hal ini tidak
berlangsung lama, karena pasu kan NICA
segera mengambil alih seluruh pemerintahan
sipil di NTT, di mana susunan pemerintahan
dan pejabat-pejabatnya sebagian besar adalah
pejabat Belanda sebelum perang dunia II.
Dengan demikian NTT menjadi daerah
kekuasaan Belanda lagi, sistem pemerintahan
sebelum masa perang ditegakkan kembali.
Pada tahun 1945 kaum perge rakan secara
sembunyi-sembunyi
telah
mengetahui
perjuangan Republik Indonesia melalui radio.
Oleh
karena
itu
kaum
pergerakan
menghidupkan kembali Partai perseri katan
Kebangsaan Timor yang berdiri sejak tahun
1937 dan kemudian berubah menjadi Partai
Demokrasi Indonesia (PDI).
Perjuangan politik terus berlanjut,
sampai pada tahun 1950 dimulai pase baru
dengan dihapusnya dewan raja-raja. Pada
bulan Mei 1951 Menteri Dalam Negeri NIT
mengangkat Y.S. Amalo menjadi Kepala
Daerah
Timor
dan
kepu
lauannya
menggantikan H.A. Koroh yang wafat pada
tanggal 30 Maret 1951. Pada waktu itu daerah
Nusa Tenggara Timur termasuk dalam
wilayah Propinsi Sunda Kecil.
Berdasarkan atas keinginan serta hasrat
dari rakyat Daerah Nusa Tenggara, dalam
bentuk resolusi, mosi, pernyataan dan

id

C.

delegasi-delegasi kepada Pemerintah Pusat


dan Panitia Pembagian Daerah yang dibentuk
dengan Keputusan Presiden No.202/1956
perihal
Nusa
Tenggara,
pemerintah
berpendapat sudah tiba saatnya untuk
membagi daerah Propinsi Nusa Tenggara
termaksud da lam Peraturan Pemerintah RIS
no.21 tahun 1950. (Lembaran Negara RIS
tahun 1950 No.59) menjadi tiga daerah
tingkat 1 dimaksud oleh undang-undang No.1
tahun 1957.
Akhirnya berdasarkan undang-undang
No.64 tahun 1958 propinsi Nusa Tenggara
dipecah menjadi Daerah Swa tantra Tingkat I
Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa
Tenggara Timur (inventarisasi Land Use,
1967, hal. 2). Daerah Tingkat I Nusa
Tenggara Timur meliputi daerah Flores,
Sumba dan Timor.
Berdasarkan undang-undang No.69
/1958 tentang pembentukan daerah-daerah
tingkat II dalam wilayah Daerah Tingkat I
Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa
Tenggara Timur, maka daerah Swatantra
Tingkat I Nusa Tenggara Timur dibagi
menjadi 12 Daerah Swatantra Tingkat II
(Monografi NTT, 1975, hal. 297). Adapun
daerah swatantra tingkat II yang ada tersebut
adalah :
Sumba Barat, Sumba Timur,
Manggarai, Ngada, Ende, Sikka, Flores
Timur, Alor, Kupang, Timor Tengah Selatan,
Timor Tengah Utara dan Belu.
Dengan keluarnya Surat Keputusan
Gubernur Kepala Daerah Daswati I Nusa
Tenggara Timur tertanggal 28 Pebruari 1962
No.Pem.66/1/2 yo tanggal 2 Juli 1962 tentang
pembentukan kecamatan di Daerah Swatantra
Tingkat I Nusa Tenggara Timur, maka secara
de facto mulai tanggal 1 Juli 1962 swaprajaswapraja dihapuskan (Monografi NTT, Ibid,
hal. 306). Sedangkan secara de jure baru
mulai tanggal 1 September 1965 dengan
berlakunya undang-undang no.18 tahun 1965
tentang pokok-pokok pemerintahan daerah.
Pada saat itu juga sebutan Daerah Swatantra
Tingkat I Nusa Tenggara Timur dirubah
menjadi Propinsi Nusa Tenggara Timur.,
sedang kan Daerah Swatantra Tingkat II
dirubah menjadi Kabupaten.
Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur
Kepala Daerah Tingkat I Nusa Tenggara

o.

dirubah. Bekas wilayah afdeeling dirubah


menjadi Ken dan di NTT ada tiga Ken yakni
Timor Ken, Flores Ken dan Sumba Ken. Ken
ini masing-masing dikepalai oleh Ken Kan
rikan. Sedang kan tiap Ken terdiri dari
beberapa Bunken (sama dengan wilayah
onder afdeeling) yang dikepalai Bunken
Karikan. Di bawah wilayah Bunken adalah
swapraja-swapraja yang dikepalai oleh rajaraja dan pemerintahan swapraja ke bawah
sampai ke rakyat tidak mengalami perubahan.

li

satu Kota. Kabupaten - kabupaten dan Kota


tersebut adalah: Sumba Barat, Sumba Timur,
Kupang, Rote Ndao, Timor Tengah Selatan,
Timor Tengah Utara, Belu, Alor, Lembata,
Flores Timur, Sikka, Ende, Ngada,
Manggarai, dan Kota Kupang. Dari 14
kabupaten dan satu kota tersebut terbagi
dalam 180 kecamatan dan 2 567 desa/kelurahan. (Disarikan dari buku Sejarah Daerah
Nusa Tenggara Timur Proyek Penelitian dan
Pencetakan Kebudayaan Daerah 1977/1978).

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

o.

id

Timur di Kupang, tanggal 20 Juli 1963


No.66/1/32 mengenai
pemben tukan
kecamatan, maka Propinsi Nusa Tenggara
Timur dengan 12 daerah tingkat II dibagi
menjadi 90 kecamatan dan 4 555 desa
tradisionil, yakni desa yang bersifat kesatuan
genealogis yang kemudian dirubah menjadi
desa gaya baru.
Pada tahun 2002 wilayah Propinsi Nusa
Tenggara Timur terdiri dari 14 kabupaten dan

lii

The Era of National Resurgence


(+ 1900 1942)

C.

The Period of Japan Colonialism


(1942 1945)

On March 8, 1942, the Dutch armed


forces command in Indonesia unconditional
surrendered to the Japanese once. Thus, Japan
officially replaced Dutch including East Nusa
Tenggara region was under the authority of
Japanese Navy (Kaigun) which station at
Makasar. Kaigun prepared his government
administration in order to govern the colonies.
Eastern part of Indonesia was lead by
Manisefu station at Makasar. Manisefu
topped of Minseibu which included Sjoo
Sunda Shu (Lesser Sunda) for East Nusa
Tenggara, this lead by Minseibu Cokan
station at Singaraja.
Besides Minseibu Cokan, there was
legislative assembly caaled Sjoo Sunda Sukai
Yin. This legislative was also stationed at
Singaraja.Among the members of this
legislative there were the king of Amarasi h.
a. Koroh and I. H. Doko who represented East
Nusa Tenggara.
The administration of the regions did
not seem to improve only the terms
significantly changed. The ex- district was
changed into ken and in East Nusa Tenggara
there were three ken namely ken Timor, ken
Flores, ken Sumba. Each ken was headed by
Ken Karikan. Each ken was consisted of
several Bunken (identical to subdistrict
region) lead by Bunken Karikan. Under
Bunken there were regions lead by kings and
there was not any changed in district
administration downward.

The Dutch Colonial Administration


Dutch Europe Indies

tt

B.

.b
p

s.
g

After the year of 1900, the kingdoms


existed in East Nusa Tenggara in general had
been changed the status into regions
(Swaprajas). Of the 43 regions were 10 in
Timor Island (Kupang, Amarasi, Fatuleu,
Amfoan, Molo, Amanuban, Amanatun,
Miomaffo, Biboki, Insana), one in Rote Island
(Rote), and one in Sabu Island (Sabu), 15
regions in Sumba Island (Kanatang, Lewa
Kanbera, Takundung, Melolo, Rendi Mangili,
Waijelu, Masukaren, Laura, Waijewa, KodiLauli,
Membora,
Umbu
Ratunggay,
Anakalang, Wanokaka, Lambaja), 9 regions
in Flores Island (Ende, Lio, larantuka,
Adonara, Sikka, Ngada , Riung, Nage Keo,
Manggarai), 7 regions Alor Pantar Island
(Alor, Barunusa, Pantar, Matahari Naik,
Kolana, Batu Lolang, Purama).
These regions were divided into smaller
areas. These regions were called Kafetoran.

id

A.

Timor Residency and the colony were


lead by resident, while districts were each
lead by a resident assistant topped controller
and sub district each lead by geraghebber.
Resident, resident assistant, controller and
geraghebber were governing bureaucracy of
Dutch colonials. The head of sub district
namely controllers were assisted by a
governing bureaucracy with a position of
assistant (Besturus) (pg. 49 51 Kana, Ch.)

o.

1. The Brief History of


East Nusa Tenggara

ht
tp
:

//n

At the time, the region of East Nusa


Tenggara was legally under Timor Residency
and its colony which lead by a resident.
Timor Residency and Western regions
(Indonesia Timor consisted of Flores, Sumba,
Sumbawa, and several small Islands namely
Rote, sabu, alor, Pantar, Lomblen, Adonara,
Solor).
The Timor Residency and its colony
were centered in Kupang had three district
(affdeling) (Timor, Flores, Sumba and
Sumbawa), 15 sub district (onder affdeling)
and 48 regions. Timor district and the islands
consists of 6 sub district which Kupang was
its major town. Flores district had 5 sub
district which Ende was its major town. The
third was Sumba and Sumbawa district
consisted of 4 district with Raba as major
town.

liii

ht
tp
:

//n

tt

.b
p

s.
g

After Japan was surrendered, the head


of Japanese Administration in Kupang gave
up the authority of Kupang to Dr. A. Gakeler
as a Major, Tom Pello and I. H. Doko.
However, it did not last long because NICA
trooped took over all of the civil
administration in East Nusa Tenggara, prior to
Second World War. Thus, officials of East
Nusa Tenggara became Dutch colony again
and the administration system prior
reinforced. In 1945, the Indonesian hidden
movements have been informed of the
struggle of Republic Indonesia trough radio.
Therefore, they movement revitalized Partai
Perserikatan Kebangsaan Timor which was
founded in 1937 and later changed into Partai
Demokrasi Indonesia (PDI).
Political struggled still continued until
1950 started the new stage when council king
was removed in May 1951. The Minister for
Internal affairs of NIT (The State of East
Indonesia), appointed Y. S. Amalo to be a
head of Timor region and its islands to
replace of H. A. Koroh who died on March
30, 1951. In the period of time, East Nusa
Tenggara region was a part of Lesser Sunda
province. Based on the desire of people of
Nusa Tenggara region expressed through
resolution, motion, statement, and delegations
to the central government and The Regional
Divider Committee formed by Presidential
Decree No. 202 / 1956 on Nusa Tenggara, the
government was on the opinion that the time
had came to divide Nusa Tenggara Province
refered the government regulations of The
Federal Republic of Indonesia (RIS)
(Government Official Gazette of The Federal
Republic of Indonesia 1950 No. 59) into
three autonomous administrative first region
defined in regulations No. 1 1957.
Finally, based on regulations No. 64
1958. Nusa Tenggara Province was divided
into autonomous administrative first region;
Bali, West Nusa Tenggara and East Nusa
Tenggara (Land Use Inventaritation, 1967,
pg. 2). The East Nusa Tenggara autonomous
administrative first region consisted of Flores,
Sumba and Timor regions.

On the basis of regulations No. 69 /


1958 on the formation of autonomous
administrative second region in autonomous
administrative first region of Bali, West Nusa
Tenggara and East Nusa Tenggara were
divided into 12 autonomous administrative
second region (East Nusa Tenggara
monographs, 1975 pg. 297). With the issue of
the Governor Decree of East Nusa Tenggara
dated February 28, 1962, No. Pem. 66 / 1 / 2 /
yo / July 2, 1962on reformation of sub district
in autonomous administrative second region
East Nusa Tenggara, since July 1, 1992 the
district were removed the Vacto in
autonomous administrative first region
(Monographs NTT ibid pg. 306). Meanwhile,
de Jure, the regulations was valid on
September 1, 1965which the legislation of
regulations No. 18 / 1965 on the issues of
regional administration. In the period of
timethe term of autonomous administrative
first region East Nusa Tenggara was replaced
by East Nusa Tenggara Province. While,
autonomous administrative second region was
replaced by Kabupaten.
On the basis of the Governor Decree of
East Nusa Tenggara first level region July 20,
1963 No. 66/ 1 / 32 / on reformation of sub
district, East Nusa Tenggara Province with
each 12 second level regions were divided
into19 sub districts, 4555 traditional villages
with genealogic unit which later changed into
modern style villages.
In the year of 2002, East Nusa Tenggara
Province consist of 14 kabupaten and one
city. The kabupaten and the city were Sumba
Barat, Sumba Timur, Kupang, Rote, Ndao,
TTS, TTU, Belu, Alor, Lembata, Flotim,
Sikka, Ende, Ngada, Maumere, and the city
was Kupang. The 14 kabupaten and 1 city
were divided into 180 sub district and 2567
administrative villages. (Resumed from the
book Sejarah Daerah Nusa Tenggara Timur
Proyek
Penelitian
dan
Pencetakan
Kebudayaan Daerah 1977/1978).

id

The Independence Era


(1945 1975)

o.

D.

liv

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT


REPUBLIK INDONESIA
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 16 TAHUN 1997
TENTANG
STATISTIK

bahwa statistik penting artinya bagi perencanaan, pelaksanaan, pemantauan,


dan evaluasi penyelenggaraan berbagai kegiatan di segenap aspek kehidupan
bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dalam pembangunan nasional
sebagai pengamalan Pancasila, untuk memajukan kesejahteraan rakyat dalam
rangka mencapai cita-cita bangsa sebagaimana tercantum dalam Pembukaan
Undang-Undang Dasar 1945;

bahwa dengan memperhatikan pentingnya peranan statistik tersebut, diperlukan


langkah-langkah untuk mengatur penyelenggaraan statistik nasional terpadu
dalam rangka mewujudkan Sistem Statistik Nasional yang andal, efektif, dan
efisien;

bahwa Undang-undang Nomor 6 Tahun 1960 tentang Sensus dan Undangundang Nomor 7 tahun 1960 tentang Statistik pada saat ini tidak sesuai lagi
dengan perkembangan keadaan, tuntutan masyarakat, dan kebutuhan
pembangunan nasional;

o.

t.

://
nt
d

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, b, c di


atas, dipandang perlu membentuk Undang-undang tentang Statistik yang baru;

: Pasal 5 ayat (1) dan Pasal 20 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945;

ht

tp

Mengingat

bp
s

.g

Menimbang :

id

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA


PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Dengan persetujuan
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT INDONESIA
MEMUTUSKAN :

Menetapkan : UNDANG-UNDANG TENTANG STATISTIK.

lv

BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan :
Statistik adalah data yang diperoleh dengan cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan
analisis serta sebagai sistem yang mengatur keterkaitan antar unsur dalam penyelenggaraan
statistik .

2.

Data adalah informasi yang berupa angka tentang karakteristik (ciri-ciri khusus) suatu populasi.

3.

Sistem Statistik Nasional adalah suatu tatanan yang terdiri atas unsur-unsur yang secara teratur
saling berkaitan, sehingga membentuk totalitas dalam penyelenggaraan statistik.

4.

Kegiatan statistik adalah tindakan yang meliputi upaya penyediaan dan penyebarluasan data,
upaya pengembangan ilmu statistik, dan upaya yang mengarah pada berkembangnya Sistem
Statistik Nasional.

5.

Statistik dasar adalah statistik yang pemanfaatannya ditujukan untuk keperluan yang bersifat
luas, baik bagi pemerintah maupun masyarakat, yang memiliki ciri-ciri lintas sektoral, berskala
nasional, makro, dan yang penyelenggaraannya menjadi tanggung jawab Badan.

6.

Statistik sektoral adalah statistik yang pemanfaatannya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan
instansi tertentu dalam rangka penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan
yang merupakan tugas pokok instansi yang bersangkutan.

7.

Statistik khusus adalah statistik yang pemanfaatannya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan
spesifik dunia usaha, pendidikan, sosial budaya, dan kepentingan lain dalam kehidupan
masyarakat, yang penyelenggaraannya dilakukan oleh lembaga, organisasi, perorangan, dan
atau unsur masyarakat lainnya.

8.

Sensus adalah cara pengumpulan data yang dilakukan melalui pencacahan semua unit populasi
di seluruh wilayah Republik Indonesia untuk memperoleh karakteristik suatu populasi pada saat
tertentu.

9.

Survei adalah cara pengumpulan data yang dilakukan melalui pencacahan sampel untuk
memperkirakan karakteristik suatu populasi pada saat tertentu.

tp

://
nt

t.

bp
s

.g

o.

id

1.

10. Kompilasi produk administrasi adalah cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis
data yang didasarkan pada catatan administrasi yang ada pada pemerintah dan atau masyarakat.

ht

11. Badan adalah Badan Pusat Statistik.


12. Populasi adalah keseluruhan unit yang menjadi objek kegiatan statistik baik yang berupa
kegiatan instansi pemerintah, lembaga, organisasi, orang, benda maupun objek lainnya.
13.

Sampel adalah sebagian unit populasi yang menjadi objek penelitian untuk memperkirakan
karakteristik suatu populasi.

14. Sinopsis adalah suatu ikhtisar penyelenggaraan statistik.


15. Penyelenggara kegiatan statistik adalah instansi pemerintah, lembaga, organisasi, perorangan,
dan atau unsur masyarakat lainnya.

lvi

16. Petugas statistik adalah orang yang diberi tugas oleh penyelenggara kegiatan statistik untuk
melaksanakan pengumpulan data, baik melalui wawancara, pengukuran, maupun cara lain
terhadap objek kegiatan statistik.
17. Responden adalah instansi pemerintah, lembaga, organisasi, orang, dan atau unsur masyarakat
lainnya yang ditentukan sebagai objek kegiatan statistik.

BAB II
ASAS, ARAH, DAN TUJUAN
Pasal 2

.g

Pasal 3

o.

id

Selain berlandaskan asas-asas pembangunan nasional, Undang-undang ini juga berasaskan :


a. keterpaduan;
b. keakuratan; dan
c. kemutakhiran.

bp
s

Kegiatan statistik diarahkan untuk :


a. mendukung pembangunan nasional;
b. mengembangkan Sistem Statistik Nasional yang andal, efektif dan efisien;
c. meningkatkan kesadaran masyarakat akan arti dan kegunaan statistik; dan
d. mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pasal 4

://
nt

t.

Kegiatan statistik bertujuan untuk menyediakan data statistik yang lengkap, akurat, dan mutakhir
dalam rangka mewujudkan Sistem Statistik Nasional yang andal, efektif, dan efisien guna
mendukung pembangunan nasional.

ht

tp

BAB III
JENIS STATISTIK DAN CARA PENGUMPULAN DATA
Bagian Pertama
Jenis Statistik
Pasal 5

Berdasarkan tujuan pemanfaatannya, jenis statistik terdiri atas :


a. statistik dasar;
b. statistik sektoral; dan
c. statistik khusus.
Pasal 6
(1)

Statistik dasar dan statistik sektoral terbuka pemanfaatannya untuk umum, kecuali ditentukan
lain oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.

lvii

(2)

Setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk mengetahui dan memanfaatkan statistik
khusus dengan tetap memperhatikan hak seseorang atau lembaga yang dilindungi undangundang.
Bagian Kedua
Cara Pengumpulan Data
Pasal 7

Statistik diselenggarakan melalui pengumpulan data yang dilakukan dengan cara :


Sensus;
survei;
kompilasi produk administrasi; dan
cara lain sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

id

a.
b.
c.
d.

Pasal 8

Sensus sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 huruf a diselenggarakan sekurang-kurangnya


sekali dalam 10 (sepuluh) tahun oleh Badan, yang meliputi :
a. sensus penduduk;
b. sensus pertanian; dan
c. sensus ekonomi

(2)

Penetapan tahun penyelenggaraan dan perubahan jenis sensus sebagaimana dimaksud dalam
ayat (1), diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.

bp
s

.g

o.

(1)

Pasal 9

t.

(1) Survei sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 huruf b diselenggarakan secara berkala dan
sewaktu-waktu untuk memperoleh data yang rinci.
Survei antarsensus dilakukan pada pertengahan 2 (dua) sensus sejenis untuk menjembatani
2 (dua) sensus sejenis tersebut.

://
nt

(2)

Hasil kompilasi produk administrasi milik instansi pemerintah terbuka pemanfaatannya untuk
umum, kecuali ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.

ht

(2)

Kompilasi produk administrasi sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 huruf c dilaksanakan


dengan memanfaatkan berbagai dokumen produk administrasi.

tp

(1)

Pasal 10

(3)

lviii

Setiap orang mempunyai kesempatan yang sama untuk mengetahui dan memanfaatkan hasil
kompilasi produk administrasi milik lembaga, organisasi, perorangan, dan atau unsur
masyarakat lainnya dengan tetap memperhatikan hak seseorang atau lembaga yang dilindungi
undang-undang.

BAB IV
PENYELENGGARAAN STATISTIK
Bagian Pertama
Statistik Dasar
Pasal 11
Statistik dasar diselenggarakan oleh Badan

(2)

Dalam menyelenggarakan statistik dasar sebagaimana dimaksud dalam ayat(1), Badan


memperoleh data dengan cara:
a. sensus;
b. survei;
c. kompilasi produk administrasi; dan
d. cara lain sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

.g

Pasal 12

o.

Bagian Kedua
Statistik Sektoral

id

(1)

Statistik sektoral diselenggarakan oleh instansi pemerintah sesuai lingkup tugas dan fungsinya,
secara mandiri atau bersama dengan Badan.

(2)

Dalam menyelenggarakan statistik sektoral, instansi pemerintah memperoleh data dengan cara:
a. survei
b. kompilasi produk administrasi
c. cara lain sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

(3)

Statistik sektoral harus diselenggarakan bersama dengan Badan apabila statistik tersebut hanya
dapat diperoleh dengan cara sensus dan dengan jangkauan populasi berskala nasional.

t.

bp
s

(1)

Bagian Ketiga
Statistik Khusus
Pasal 13

Statistik khusus diselenggarakan oleh masyarakat baik lembaga, organisasi, perorangan


maupun unsur masyarakat lainnya secara mandiri atau bersama dengan Badan.

ht

(1)

tp

://
nt

(4) Hasil statistik sektoral yang diselenggarakan sendiri oleh instansi pemerintah wajib diserahkan
kepada Badan.

(2)

Dalam menyelenggarakan statistik khusus sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), masyarakat
memperoleh data dengan cara :
a. survei;
b. kompilasi produk administrasi; dan
c. cara lain sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

lix

Pasal 14
Dalam rangka pengembangan Sistem Statistik Nasional, masyarakat sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 13 ayat (1) wajib memberitahukan sinopsis kegiatan statistik yang telah selesai
diselenggarakannya kepada Badan.

(2)

Sinopsis sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) memuat:


a. judul;
b. wilayah kegiatan statistik;
c. objek populasi;
d. jumlah responden;
e. waktu pelaksanaan;
f. metode statistik;
g. nama dan alamat penyelenggara; dan
h. abstrak.

(3)

Penyampaian pemberitahuan sinopsis dapat dilakukan melalui pos, jaringan komunikasi data,
atau cara penyampaian lainnya yang dianggap mudah bagi penyelenggara kegiatan statistik.

(4)

Kewajiban memberitahukan sinopsis sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), tidak berlaku bagi
statistik yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan intern.

.g

o.

id

(1)

bp
s

BAB V
PENGUMUMAN DAN PENYEBARLUASAN
Pasal 15

Badan berwenang mengumumkan hasil statistik yang diselenggarakannya.

(2)

Pengumuman hasil statistik dimuat dalam Berita Resmi Statistik.

://
nt

t.

(1)

Pasal 16

BAB VI
KOORDINASI DAN KERJASAMA
Pasal 17

ht

tp

Badan menyebarluaskan hasil statistik yang diselenggarakannya.

(1)

Koordinasi dan kerjasama penyelenggaraan statistik dilakukan oleh Badan dengan instansi
pemerintah dan masyarakat, di tingkat pusat dan daerah.

(2)

Dalam rangka mewujudkan dan mengembangkan Sistem Statistik Nasional, Badan bekerjasama
dengan instansi pemerintah dan masyarakat untuk membangun pembakuan konsep, definisi,
klasifikasi, dan ukuran-ukuran.

(3)

Koordinasi dan kerjasama sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilaksanakan atas dasar
kemitraan dan dengan tetap mengantisipasi serta menerapkan perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi.

lx

(4)

Ketentuan mengenai tata cara dan lingkup koordinasi dan kerjasama penyelenggaraan statistik
antara Badan, instansi pemerintah, dan masyarakat diatur lebih lanjut dengan Keputusan
Presiden.

(1)

Kerjasama penyelenggaraan statistik dapat juga dilakukan oleh Badan, instansi pemerintah, dan
atau masyarakat dengan lembaga internasional, negara asing, atau lembaga swasta asing sesuai
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(2)

Kerjasama penyelenggaraan statistik sebagaimana dimaksud dalam pasal (1) didasarkan pada
prinsip bahwa penyelenggara utama adalah Badan, instansi pemerintah, atau masyarakat
Indonesia.

o.

BAB VII
HAK DAN KEWAJIBAN

id

Pasal 18

.g

Bagian Pertama

bp
s

Penyelenggara Kegiatan Statistik.


Pasal 19

t.

Penyelenggara kegiatan statistik berhak memperoleh keterangan dari responden mengenai


karakteristik setiap unit populasi yang menjadi objek.

://
nt

Pasal 20

Penyelenggara kegiatan statistik wajib memberikan kesempatan yang sama kepada masyarakat untuk
mengetahui dan memperoleh manfaat dari statistik yang tersedia, sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.

tp

Pasal 21

ht

Penyelenggara kegiatan statistik wajib menjamin kerahasiaan keterangan yang diperoleh dari
responden.
Bagian Kedua
Petugas Statistik
Pasal 22
Setiap petugas statistik Badan berhak memasuki wilayah kerja yang telah ditentukan untuk
memperoleh keterangan yang diperlukan.

lxi

Pasal 23
Setiap petugas statistik wajib menyampaikan hasil pelaksanaan statistik sebagaimana adanya.
Pasal 24
Ketentuan mengenai jaminan kerahasiaan keterangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 berlaku
juga bagi petugas statistik.
Pasal 25
Setiap petugas statistik harus memperlihatkan surat tugas dan atau tanda pengenal, serta wajib
memperhatikan nilai-nilai agama, adat istiadat setempat, tata krama, dan ketertiban umum.

id

Bagian Ketiga

Pasal 26

o.

Responden

Setiap orang berhak menolak untuk dijadikan responden, kecuali dalam penyelenggaraan
statistik dasar oleh Badan.

(2)

Setiap responden berhak menolak petugas statistik yang tidak dapat memenuhi ketentuan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25.

bp
s

.g

(1)

Pasal 27

://
nt

t.

Setiap responden wajib memberikan keterangan yang diperlukan dalam penyelenggaraan statistik
dasar oleh Badan.

Pemerintah membentuk badan yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada
Presiden.
Badan mempunyai perwakilan wilayah di Daerah yang merupakan instansi vertikal.

ht

(2)

Pasal 28

tp

(1)

BAB VIII
KELEMBAGAAN

(3)

Ketentuan mengenai tugas, fungsi, susunan organisasi, dan tata kerja Badan, sebagaimana
dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2), diatur lebih lanjut dengan Keputusan Presiden.
Pasal 29

(1)

Pemerintah membentuk Forum Masyarakat Statistik yang bertugas memberikan saran dan
pertimbangan di bidang statistik kepada Badan.

(2)

Forum sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) bersifat nonstruktural dan independen, yang
anggotanya terdiri atas unsur pemerintah, pakar, praktisi, dan tokoh masyarakat.

lxii

Pasal 30
(1)

Instansi pemerintah dapat membentuk


melaksananakan statistik sektoral.

satuan

organisasi

(2)

Ketentuan mengenai tugas, fungsi, susunan organisasi, dan tata kerja satuan organisasi
sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur oleh instansi yang bersangkutan berdasarkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(3)

Dalam menyelenggarakan statistik sektoral, suatu organisasi sebagaimana dimaksud dalam ayat
(1) harus mengadakan koordinasi dengan Badan untuk menerapkan penggunaan konsep,
definisi, klasifikasi, dan ukuran-ukuran yang telah dibakukan dalam rangka pengembangan
Sistem Stataistik Nasional.

untuk

o.

Pasal 31

lingkungannya

id

BAB IX
PEMBINAAN

di

bp
s

.g

Badan bekerja sama dengan instansi pemerintah dan unsur masyarakat melakukan pembinaan
terhadap penyelenggara kegiatan statistik dan masyarakat, agar lebih meningkatkan kontribusi dan
apresiasi masyarakat terhadap statistik, mengembangkan Sistem Statistik Nasional, dan mendukung
pembangunan nasional.
Pasal 32

ht

tp

://
nt

t.

Dalam rangka pembinaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31, Badan melakukan upaya-upaya
sebagai berikut:
a.
meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam penyelenggaraan statistik;
b.
mengembangkan statistik sebagai ilmu;
c.
meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat mendukung
penyelenggaraan statistik;
d.
mewujudkan kondisi yang mendukung terbentuknya pembakuan dan pengembangan konsep,
definisi, klasifikasi, dan ukuran-ukuran dalam rangka semangat kerja sama dengan para
penyelenggara kegiatan statistik lainnya;
e.
mengembangkan sistem informasi statistik;
f.
meningkatkan penyebarluasan informasi statistik;
g.
meningkatkan kemampuan penggunaan dan pemanfaatan hasil statistik untuk mendukung
pembangunan nasional; dan
h.
meningkatkan kesadaran masyarakat akan arti dan kegunaan statistik.
Pasal 33

Pelaksanaan pembinaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 31 diatur lebih lanjut dengan Peraturan
Pemerintah.
BAB X
KETENTUAN PIDANA
Pasal 34

lxiii

Setiap orang yang tanpa hak menyelenggarakan sensus sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat
(2) huruf a, dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak
Rp.50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).

Pasal 35
Setiap orang yang dengan sengaja melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat
(1), dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu ) tahun. Atau denda paling banyak
Rp.25.000.000,00 (dua puluh lima juta rupiah).
Pasal 36
Penyelenggara kegiatan statistik yang dengan sengaja dan tanpa alasan yang sah tidak
memenuhi kewajiban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20, dipidana dengan pidana kurungan
paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp. 25.000.000,00 (dua puluh lima juta
rupiah).

(2)

Penyelenggara kegiatan statistik yang dengan sengaja melanggar ketentuan sebagaimana


dimaksud dalam pasal 21, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan
denda paling banyak Rp.100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

bp
s

.g

o.

id

(1)

Pasal 37

t.

Petugas statistik yang dengan sengaja melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24,
dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan dan denda paling banyak
Rp.15.000.000,00 (lima belas juta rupiah).

://
nt

Pasal 38

Responden yang dengan sengaja melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27,
dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan dan denda paling banyak
Rp.25.000.000,00 (dua puluh lima juta rupiah).

tp

Pasal 39

ht

Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa alasan yang sah mencegah, menghalang-halangi, atau
menggagalkan jalannya penyelenggaraan statistik yang dilakukan oleh penyelenggara kegiatan
statistik dasar dan atau statistik sektoral, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun
dan denda paling banyak Rp.100.000.000,00 (seratus juta rupiah).
Pasal 40

(1)

Tindakan pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 34, Pasal 36 ayat (2), Pasal 37, Pasal 38,
dan Pasal 39 adalah kejahatan.

(2)

Tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 dan Pasal 36 ayat (1) adalah
pelanggaran.

lxiv

BAB XI
KETENTUAN PERALIHAN
Pasal 41
Semua peratuaran pelaksanaan Undang-undang Nomor 6 tahun 1960 tentang Sensus dan Undangundang Nomor 7 tentang Statistik dinyatakan tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan atau belum
diganti dengan yang baru berdasarkan Undang-undang ini.
BAB XII
PENUTUP
Pasal 42

Pasal 43

o.

id

Pada saat mulai berlakunya Undang-undang ini, maka Undang-undang Nomor 6 tahun 1960 tentang
Sensus dan Undang-undang Nomor 7 tahun 1960 tentang Statistik dinyatakan tidak berlaku.

.g

Undang-undang ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

bp
s

Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Undang-undang ini dengan
penempatannnya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.

tp

://
nt

t.

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1997 NOMOR 39

Disahkan di Jakarta
pada tanggal 19 Mei 1997
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.

ht

SOEHARTO

Diundangkan di Jakarta

pada tanggal 19 Mei 1997

MENTERI NEGARA SEKRETARIS NEGARA


REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
MOERDIONO

lxv

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA


NOMOR 51 TAHUN 1999
TENTANG

id

PENYELENGGARAAN STATISTIK

a. bahwa dalam upaya memenuhi asas kepaduan,


keakuratan, dan kemutakhiran data dalam kegiatan
statistik perlu diatur mekanisme penyelenggaraan
statistik baik statistik dasar, sektoral, maupun
khusus menuju terwujudnya Sistem Statistik
Nasional yang andal, efektif, dan efisien;

bp
s

.g

Menimbang

o.

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

ht

tp

://
nt

t.

b. bahwa dalam rangka perencanaan pembangunan


nasional pada khususnya, dalam pembangunan
sistem rujukan informasi statistik nasional pada
umumnya, penyelengaraan kegiatan statistik perlu
didukung upaya-upaya koordinasi dan kerjasama
serta upaya pembinaan terhadap seluruh komponen
masyarakat statistik;

lxvi

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana


tersebut pada huruf a dan b, serta dalam rangka
penjabaran lebih lanjut Undang-undang Nomor
16 Tahun 1997 tentang Statistik, dipandang perlu
menetapkan Peraturan Pemerintah tentang
Penyelenggaraan Statistik;

Mengingat

1. Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945;


2. Undang-undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang
Statistik (Lembaran Negara Tahun 1997 Nomor
39, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3686);

MEMUTUSKAN :
:

PERATURAN
PEMERINTAH
PENYELENGGARAAN STATISTIK.

TENTANG

o.

id

Menetapkan

.g

BAB I
KETENTUAN UMUM

bp
s

Pasal 1

Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan :


Sensus penduduk adalah cara pengumpulan data yang dilakukan melalui
pencacahan seluruh penduduk yang bertempat tinggal atau berada di
wilayah Republik Indonesia untuk memperoleh karakteristik penduduk pada
saat tertentu.

2.

Sensus pertanian adalah cara pengumpulan data yang dilakukan melalui


pencacahan seluruh petani, rumah tangga pertanian, dan perusahaan
pertanian di wilayah Republik Indonesia untuk memperoleh karakteristik
pertanian pada saat tertentu.

tp

Sensus ekonomi adalah cara pengumpulan data yang dilakukan melalui


pencacahan seluruh usaha dan atau perusahaan non pertanian di wilayah
Republik Indonesia untuk memperoleh karakteristik usaha dan atau
perusahaan pada saat tertentu.

ht

3.

://
nt

t.

1.

4.

Survei adalah cara pengumpulan data yang dilakukan melalui pencacahan


sampel dari sesuatu populasi untuk memperkirakan karakteristik suatu
obyek pada saat tertentu.

5.

Survei antar sensus adalah survei yang dilakukan diantara 2 (dua) sensus
sejenis.
lxvii

6.

BPS adalah singkatan dari Badan Pusat Statistik sebagaimana dimaksud


dalam Undang-undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.

7.

Instansi Pemerintah adalah Departemen, Lembaga Pemerintah Non


Departemen, Pemerintah Daerah, dan lembaga-lembaga lainnya di luar
BPS.

Bagian Pertama
Statistik Dasar

.g

o.

Paragraf 1
Penyelenggaraan

id

BAB II
STATISTIK DASAR, SEKTORAL, DAN KHUSUS

Pasal 2

Pemerintah berkewajiban menyediakan statistik dasar.

(2)

Statistik dasar diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

(3)

Dalam menyelenggarakan statistik dasar, BPS memperoleh data melalui


sensus, survei, kompilasi produk administrasi, dan cara lain sesuai dengan
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

://
nt

t.

bp
s

(1)

Sensus terdiri dari :

tp

(1)

Pasal 3

Sensus Penduduk;

b.

Sensus Pertanian;

c.

Sensus Ekonomi.

ht

a.

(2)

lxviii

Waktu penyelenggaraan sensus, dilaksanakan pada :


a.

tahun berakhiran angka 0 (nol) bagi sensus penduduk;

b.

tahun berakhiran angka 3 (tiga) bagi sensus pertanian;

c.

tahun berakhiran angka 6 (enam) bagi sensus ekonomi.

Pasal 4

(1)

Pencacahan dalam sensus penduduk dilaksanakan untuk mengumpulkan


karakteristik pokok dan rinci terhadap seluruh penduduk.

(2)

Karakteristik pokok dan rinci sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)


mencakup
karakteristik
tentang
penduduk,
perumahan
dan
lingkungannya, dan karakteristik lain yang termasuk dalam lingkup
statistik dasar bidang kependudukan.

o.

id

Pasal 5

Pencacahan dalam sensus pertanian dilaksanakan untuk mengumpulkan


karakteristik pokok dan rinci terhadap seluruh petani, perusahaan
pertanian, dan pengukuran obyek kegiatan statistik pertanian.

(2)

Karakteristik pokok dan rinci sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)


mencakup karakteristik petani, tanah, tanaman, kegiatan usaha di bidang
pertanian, serta karakteristik lain yang termasuk dalam lingkup statistik
dasar bidang pertanian.

Pencacahan dalam sensus ekonomi dilaksanakan untuk mengumpulkan


karakteristik pokok dan rinci terhadap seluruh perusahaan dan kegiatan
usaha di bidang ekonomi.
Karakteristik pokok dan rinci sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)
mencakup kegiatan usaha, penyerapan tenaga kerja, produksi, pemakai
bahan baku, serta karakteristik lain yang termasuk dalam lingkup statistik
dasar bidang ekonomi.

ht

(2)

Pasal 6

tp

(1)

://
nt

t.

bp
s

.g

(1)

Pasal 7

(1)

Dalam penyelenggaraan sensus Kepala BPS menetapkan wilayah


pencacahan.

(2)

Wilayah pencacahan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat


merupakan bagian, seluruh, atau gabungan desa dan atau kelurahan.
lxix

Pasal 8
(1)

BPS wajib mengumumkan rencana penyelenggaraan sensus kepada


masyarakat sebelum sensus dilaksanakan.

(2)

Setiap penyelenggaraan sensus didahului dengan uji coba sensus.


Pasal 9
Selain sensus, BPS juga menyelenggarakan survei dan kompilasi produk
administrasi untuk penyediaan statistik dasar.

(2)

Survei dan kompilasi produk administrasi sebagaimana dimaksud dalam


ayat (1) dilaksanakan secara berkala atau sewaktu-waktu sesuai
kebutuhan.

(3)

Survei juga dilakukan diantara 2 (dua) sensus sejenis.

(4)

Survei sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) adalah survei antar sensus.

.g

o.

id

(1)

bp
s

Pasal 10

Wilayah pencacahan survei statistik dasar ditetapkan oleh kepala BPS.

(2)

Pelaksanaan survei statistik dasar di lapangan dilakukan oleh petugas


survei yang ditetapkan oleh BPS.

://
nt

t.

(1)

Pasal 11
dilaksanakan

dengan

Pasal 12

ht

tp

Kompilasi produk administrasi statistik dasar


memanfaatkan berbagai dokumen produk administrasi.

(1)

BPS berhak memperoleh produk administrasi dari instansi pemerintah


dan masyarakat.

(2)

Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dengan tetap


memperhatikan hak atas kekayaan intelektual seseorang atau lembaga
yang dilindungi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

lxx

Pasal 13
Dalam penyelenggaraan statistik dasar, BPS mendapatkan dukungan
pelaksanaan operasional dari Menteri, Pimpinan Lembaga Pemerintah
Non Departemen, Gubernur, Bupati, Walikota, Camat, Kepala Desa dan
Kepala Kelurahan sesuai lingkup tugas dan wewenangnya.

(2)

Dukungan pelaksanaan operasional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)


meliputi dukungan pengadaan petugas, penyediaan data, serta sarana dan
prasarana penunjang untuk kelancaran pelaksanaan sensus, survei, dan
kompilasi produk administrasi yang dilakukan oleh BPS.

.g

Pasal 14

o.

Paragraf 2
Petugas dan Responden

id

(1)

Pencacahan di lapangan dalam pelaksanaan sensus dilakukan oleh


petugas sensus yang diangkat secara sah oleh Kepala BPS.

(2)

Petugas sensus sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) bertugas


melakukan pencacahan, pengawasan, dan pemeriksaan.

(3)

Petugas sensus dapat berasal darai pegawai BPS dan atau direkrut dari
pegawai instansi pemerintah lainnya atau anggota masyarakat.

(4)

Setiap petugas sensus wajib mengikuti pelatihan tata cara pelaksanaan


sensus.

(5)

Ketentuan tentang pengangkatan, pemberhentian dan pelatihan petugas


sensus diatur lebih lanjut oleh Kepala BPS.

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

(1)

Pasal 15

Dalam melaksanakan tugasnya, setiap petugas sensus berhak memasuki wilayah


kerja yang telah ditetapkan untuk memperoleh keterangan yang diperlukan.
Pasal 16
Dalam melaksanakan tugasnya, setiap petugas sensus wajib :
a.

memperlihatkan surat tugas dan atau tanda pengenal petugas sensus;


lxxi

b.

memperhatikan nilai-nilai agama, adat istiadat setempat, tata krama, dan


ketertiban umum;

c.

menyampaikan hasil pelaksanaan sensus sebagaimana adanya.

Pasal 17
Setiap petugas sensus wajib memegang teguh rahasia atas keterangan yang
diberikan responden dan yang diperoleh dari obyek kegiatan sensus.

id

Pasal 18

Petugas sensus yang merupakan tenaga lepas dan bukan pegawai negeri
yang mendapat kecelakaan dan mengakibatkan cacat atau meninggal
dunia dalam menjalankan tugasnya, mendapat jaminan asuransi.

(2)

Biaya pembayaran premi untuk jaminan asuransi sebagaimana dimaksud


dalam ayat (1) merupakan bagian tidak terpisahkan dari anggaran
penyelenggaraan sensus.

(3)

Besarnya jaminan asuransi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)


ditetapkan oleh Kepala BPS setelah mendapat persetujuan Menteri
Keuangan.

(1)

://
nt

t.

bp
s

.g

o.

(1)

Pasal 19

Setiap responden sensus wajib :


menerima petugas sensus;

tp

a.

memberi izin petugas sensus memasuki halaman atau pelataran, tanah


atau tempat usaha, serta masuk ke dalam bangunan yang berada di
wilayah kerja petugas sensus;

ht

b.

lxxii

c.

memberi izin petugas sensus memasang, memeriksa, atau


memperbaharui tanda nomor bangunan atau stiker sensus baik
bangunan tempat tinggal maupun bangunan bukan tempat tinggal;

d.

memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan petugas sensus


mengenai diri sendiri, anggota keluarga, orang lain yang berkaitan,
dan atau kegiatannya secara lengkap dan benar;

e.

memperlihatkan catatan tertulis, buku-buku dan naskah-naskah yang


diperlukan oleh petugas sensus.

Pimpinan lembaga atau orang lain yang ditunjuk dari lembaga yang telah
ditetapkan sebagai responden berkewajiban memberikan keterangan
kepada petugas sensus mengenai segala kegiatan lembaga sesuai dengan
daftar isian sensus dan atau memperlihatkan catatan tertulis, buku-buku,
dan naskah-naskah.

(3)

Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) tidak


menghilangkan hak atas kekayaan intelektual seseorang atau lembaga
yang dilindungi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(4)

Setiap responden berhak menolak petugas sensus yang tidak dapat


memenuhi ketentuan pasal 16 huruf a dan b.

.g

Pasal 20

o.

id

(2)

Ketentuan yang berlaku bagi petugas sensus sebagaimana dimaksud


dalam Pasal 14, Pasal 15, Pasal 16, Pasal 17, dan Pasal 18 berlaku juga
bagi petugas survei statistik dasar.

(2)

Ketentuan tentang kewajiban responden sensus sebagaimana dimaksud


dalam Pasal 19 berlaku juga bagi responden survei statistik dasar.

t.

bp
s

(1)

Pasal 21

tp

BPS bertanggung jawab melakukan pengolahan hasil sensus, survei, dan


kompilasi produk administrasi untuk menyediakan statistik dasar yang
lengkap, akurat, dan mutakhir untuk kebutuhan sampai pada lingkup
satuan pemerintahan terkecil.

ht

(1)

://
nt

Paragraf 3
Pengolahan Hasil

(2)

Sajian statistik dasar hanya disampaikan dalam bentuk data agregasi dan
bukan data individu.
Pasal 22

(1)

Perwakilan BPS di Daerah berwenang melakukan pengolahan hasil


sensus, survei, dan kompilasi produk administrasi untuk kebutuhan
statistik dasar bagi lingkup daerah yang bersangkutan.
lxxiii

(2)

Perwakilan BPS di Daerah sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur


lebih lanjut oleh Kepala BPS.
Bagian Kedua
Statistik Sektoral
Paragraf 1
Penyelenggaraan
Pasal 23
Instansi pemerintah menyelenggarakan statistik sektoral sesuai tugas
pokok dan fungsinya.

(2)

Penyelenggaraan statistik sektoral dapat dilakukan secara mandiri atau


bersama-sama dengan BPS.

(3)

Statistik sektoral yang jangkauan populasinya berskala nasional dan


hanya dapat dilakukan dengan cara sensus, wajib dilakukan bersamasama dengan BPS.

bp
s

.g

o.

id

(1)

Pasal 24

Dalam penyelenggaraan statistik sektoral, instansi pemerintah


memperoleh data melalui survei, kompilasi produk administrasi, dan cara
lain sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

(2)

Survei dan kompilasi produk administrasi sebagaimana dimaksud dalam


ayat (1) dilaksanakan secara berkala atau sewaktu-waktu sesuai
kebutuhan.

(3)

Wilayah survei statistik sektoral meliputi sebagian atau seluruh wilayah


Republik Indonesia.

ht

tp

://
nt

t.

(1)

Pasal 25

(1)

Instansi pemerintah menyelenggarakan survei dan kompilasi produk


administrasi untuk penyediaan statistik sektoral guna mendukung
pelaksanaan tugas pokok instansi yang bersangkutan.

(2)

Instansi pemerintah juga dapat menyelenggarakan survei dan kompilasi


produk untuk kebutuhan intern instansi yang bersangkutan.

lxxiv

Pasal 26
(1)

Hasil survei statistik sektoral sebagaimana dimaksud pada pasal 25 ayat


(1) juga ditujukan untuk mendukung penyediaan informasi bagi
kepentingan perencanaan pembangunan nasional dan dalam rangka
pembangunan Sistem Statistik Nasional.

(2)

Penyelenggara survei statistik sektoral, wajib :


memberitahukan rencana penyelenggaraan survei kepada BPS;

b.

mengikuti rekomendasi yang diberikan BPS;

c.

menyerahkan hasil penyelenggaraan survei yang dilakukannya


kepada BPS.

id

a.

Rencana penyelenggaraan survei sebagaimana dimaksud dalam ayat (2)


huruf a memuat : nama instansi, judul, tujuan survei, jenis data yang akan
dikumpulkan, wilayah kegiatan statistik, metode statistik yang akan
digunakan, obyek populasi dan jumlah responden, dan waktu
pelaksanaan.

(4)

Tata cara memberitahukan rencana penyelenggaraan survei sebagaimana


dimaksud ayat (3), diatur dengan Keputusan Kepala BPS.

bp
s

.g

o.

(3)

t.

Pasal 27

dengan

Pasal 28

Penyelenggara statistik sektoral berhak memperoleh produk administrasi


dari instansi pemerintah dan atau masyarakat.
Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dengan tetap
memperhatikan hak atas kekayaan intelektual seseorang atau lembaga
yang dilindungi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

ht

(2)

dilaksanakan

tp

(1)

://
nt

Kompilasi produk administrasi statistik sektoral


memanfaatkan berbagai dokumen produk administrasi.

Paragraf 2
Petugas dan Responden
Pasal 29

(1)

Pelaksanaan pencacahan survei statistik sektoral dilakukan oleh petugas


survei yang telah ditetapkan instansi penyelenggara.
lxxv

(2)

Ketentuan yang berlaku mengenai petugas sensus sebagaimana dimaksud


dalam Pasal 16 dan 17 berlaku juga untuk petugas survei statistik
sektoral.
Pasal 30
Penyelenggara survei statistik sektoral menetapkan responden atau obyek
penelitian sebelum survei dilakukan.

(2)

Setiap orang yang telah bersedia menjadi responden tunduk pada


ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19.

Paragraf 3

.g

Pasal 31

o.

Pengolahan Hasil

id

(1)

Instansi pemerintah yang menyelenggarakan statistik sektoral berwenang


melakukan pengolahan hasil statistik sektoral yang diselenggarakannya.

(2)

Pengolahan hasil statistik sektoral sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)


dapat dilakukan oleh instansi pemerintah bersama-sama dengan pihak
lain.

bp
s

(1)

t.

Pasal 32

://
nt

Ketentuan tentang penyajian statistik dasar sebagaimana dimaksud dalam Pasal


21 ayat (2) berlaku juga bagi penyelenggaraan statistik sektoral.

ht

tp

Bagian Ketiga
Statistik Khusus

Paragraf 1
Penyelenggaraan
Pasal 33

(1)

Lembaga, organisasi, perorangan, dan atau unsur masyarakat lainnya


dapat menyelenggarakan statistik khusus.

(2)

Penyelenggaraan statistik khusus dilakukan secara mandiri atau bersamasama dengan pihak lain.

lxxvi

Pasal 34
(1)

Penyelenggara kegiatan statistik khusus memperoleh data melaui survei,


kompilasi produk administrasi, dan cara lain sesuai dengan perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi.

(2)

Survei dan kompilasi produk administrasi sebagaimana dimaksud dalam


ayat (1) dilaksanakan secara berkala atau sewaktu-waktu sesuai
kebutuhan.

(3)

Wilayah survei statistik khusus meliputi sebagian atau seluruh wilayah


Republik Indonesia.

o.

a.

survei yang hasilnya untuk dipublikasikan;

b.

survei untuk kebutuhan intern.

.g

(2)

Survei statistik khusus, meliputi :

Hasil survei statistik khusus sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf
turut mendukung pengembangan Sistem Statistik Nasional.

bp
s

(1)

id

Pasal 35

Pasal 36

Penyelenggara survei statistik khusus wajib memberikan sinopsis hasil


survei yang diselenggarakannya kepada BPS.

(2)

Sinopsis hasil survei yang wajib diberitahukan, meliputi survei yang


memenuhi kriteria :
a.

c.

menggunakan metode statistik;


merupakan data primer.

Kewajiban memberitahukan sinopsis sebagaimana dimaksud dalam ayat


(1) tidak berlaku bagi survei yang digunakan untuk keperluan intern.

ht

(3)

hasilnya dipublikasikan;

tp

b.

://
nt

t.

(1)

(4)

Sinopsis sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) memuat judul, wilayah


kegiatan survei, obyek populasi, jumlah responden, waktu pelaksanaan,
metode statistik, nama dan alamat penyelenggara, dan abstraksi.

(5)

Batas waktu dan tata cara penyampaian sinopsis sebagaimana dimaksud


dalam ayat (1) diatur lebih lanjut oleh Kepala BPS.

lxxvii

Pasal 37
(1)

Kewajiban memberitahukan sinopsis dibebankan kepada pihak yang


mempunyai hak untuk menyebarluaskan hasil kegiatan statistik.

(2)

Pemberitahuan sinopsis dapat dikuasakan kepada penyelenggara kegiatan


statistik di dalam negeri apabila pihak yang memiliki hak berada di luar
negeri.

(3)

Penyampaian pemberitahuan sinopsis dapat dilakukan melalui pos,


jaringan komunikasi, dan atau cara penyampaian lainnya yang dianggap
mudah bagi penyelenggara kegiatan statistik.

id

Pasal 38

Kompilasi produk administrasi statistik khusus dilaksanakan dengan


memanfaatkan berbagai dokumen produk administrasi.

(2)

Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dengan tetap


memperhatikan hak atas kekayaan intelektual seseorang atau lembaga
yang dilindungi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

bp
s

.g

o.

(1)

t.

Paragraf 2
Petugas dan Responden

://
nt

Pasal 39

Pelaksanaan pencacahan survei statistik khusus dilakukan oleh petugas


survei yang telah ditetapkan oleh penyelenggara.

(2)

Ketentuan yang berlaku mengenai petugas sensus sebagaimana dimaksud


dalam Pasal 16 dan 17 berlaku juga untuk petugas survei statistik khusus.

tp

(1)

Pasal 40

ht

Penyelenggara survei statistik khusus menetapkan responden atau obyek


penelitian sebelum survei dilakukan.
Paragraf 3
Pengolahan Hasil
Pasal 41
(1)

lxxviii

Penyelenggara statistik khusus berwenang melakukan pengolahan hasil


survei dan kompilasi produk administrasi yang diselenggarakannya.

(2)

Pengolahan hasil statistik sektoral sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)


dapat dilaksanakan secara mandiri atau bersama-sama dengan pihak lain.
BAB III
PENGUMUMAN, PENYEBARLUASAN, PEMANFAATAN,
DAN PEMASYARAKATAN HASIL STATISTIK
Pasal 42
Pengumuman dan penyebarluasan hasil kegiatan statistik dilaksanakan
oleh penyelenggara.

(2)

Dalam hal penyelenggaraan kegiatan statistik dilaksanakan secara bekerja


sama, maka yang berwenang mengumumkan dan menyebarluaskan hasil
kegiatan adalah sesuai kesepakatan masing-masing pihak.

.g

Pasal 43

o.

id

(1)

BPS berwenang mengumumkan dan menyebarluaskan hasil statistik dasar


yang diselenggarakannya kepada masyarakat, instansi pemerintah Pusat
dan atau Daerah.

(2)

Hasil statistik dasar sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi hasil
sensus, hasil survei, dan hasil kompilasi produk administrasi.

bp
s

(1)

t.

Pasal 44

Pengumuman hasil statistik yang diselenggarakan oleh BPS dimuat dalam


Berita Resmi Statistik atau media lainnya.

(2)

Berita Resmi Statistik merupakan salah satu media penyebarluasan hasil


statistik.

tp

Pelaksanaan teknis pengumuman dan penyebarluasan hasil satatistik


sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan (2) ditetapkan oleh Kepala
BPS.

ht

(3)

://
nt

(1)

Pasal 45

(1)

Hasil kegiatan statistik yang diselenggarakan oleh BPS, pemanfaatannya


terbuka untuk umum.

(2)

BPS memberikan kesempatan yang sama kepada masyarakat untuk


memperoleh hasil statistik yang diselenggarakannya.

lxxix

(3)

Masyarakat berhak memperoleh manfaat dari hasil statistik yang


diselenggarakan oleh BPS.
Pasal 46
Penyelenggaraan statistik sektoral dan statistik khusus yang hasilnya
untuk dipublikasikan, pemanfaatannya terbuka untuk umum.

(2)

Penyelenggara kegiatan statistik sektoral dan khusus memberikan


kesempatan yang sama kepada masyarakat untuk memperoleh hasil
statistik.

(3)

Kegiatan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) dilaksanakan
dengan tetap memperhatikan hak kekayaan intelektual seseorang atau
lembaga yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan yang
berlaku.

.g

Pasal 47

o.

id

(1)

Pemasyarakatan statistik dilakukan dalam rangka memberikan kesadaran


kepada responden, penyelenggara, dan pengguna statistik akan arti dan
pentingnya statistik.

(2)

Pemasyarakatan statistik sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)


dilaksanakan BPS bekerja sama dengan instansi pemerintah dan
masyarakat.

(3)

Pemasyarakatan statistik dilakukan dengan menyebarluaskan hasil


kegiatan statistik sesuai dengan kebutuhan pengguna statistik.

(4)

Pemasyarakatan statistik dilakukan secara berkala dan atau sewaktuwaktu melalui berbagai media informasi, seminar, atau dialog.

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

(1)

BAB IV
KOORDINASI DAN KERJASAMA
Bagian Pertama
Umum
Pasal 48

Koordinasi dan kerjasama penyelenggaraan statistik meliputi hal-hal yang


berkaitan dengan :
a.

pelaksanaan kegiatan statistik;

b.

pembakuan konsep, definisi, klasifikasi, dan ukuran-ukuran.

lxxx

Pasal 49
Koordinasi dan kerjasama penyelenggaraan statistik antara BPS, instansi
pemerintah, dan masyarakat dilaksanakan atas dasar prinsip kemitraan dan
dengan tetap mengantisipasi serta menerapkan perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi.
Bagian Kedua
Pelaksanaan Kegiatan Statistik
Pasal 50
Koordinasi dan atau kerjasama penyelenggaraan statistik dilakukan dalam
rangka membangun satu pusat rujukan informasi statistik nasional.

(2)

Koordinasi dan atau kerjasama pelaksanaan kegiatan statistik mencakup


perencanaan, pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan atau analisis
statistik.

.g

o.

id

(1)

bp
s

Pasal 51

Dalam hal kerjasama pelaksanaan kegiatan statistik sektoral antara


pemerintah dengan lembaga swasta, instansi pemerintah bertindak
sebagai penyelenggara utama.

(2)

Dalam hal koordinasi dan atau kerjasama dilakukan dengan pihak luar
negeri maka pihak Indonesia harus bertindak sebagai penyelenggara
utama.

://
nt

t.

(1)

Pasal 52

pelaksanaan kegiatan statistik sektoral yang jangkauan populasinya berskala


nasional dan hanya dapat dilakukan dengan cara sensus;

ht

a.

tp

Koordinasi dan atau kerjasama pelaksanaan kegiatan statistik antara instansi


pemerintah dan BPS dapat dilakukan dalam hal :

b.

pelaksanaan kegiatan statistik sektoral yang dapat dilakukan sendiri oleh


instansi pemerintah.
Pasal 53

(1)

Penyelenggaraan statistik sektoral sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52


huruf a wajib dilaksanakan bersama-sama oleh BPS dan instansi
pemerintah yang bersangkutan.
lxxxi

(2)

Tata cara pelaksanaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur oleh
Kepala BPS dan pimpinan instansi pemerintah yang bersangkutan.

Pasal 54
Dalam hal penyelenggaraan kegiatan statistik sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 52 huruf b dilakukan bekerja sama dengan BPS,
pelaksanaannya diatur oleh Kepala BPS bersama-sama dengan pimpinan
instansi yang bersangkutan.

(2)

Dalam hal penyelenggaraan statistik sektoral tersebut dilaksanakan


sendiri oleh instansi pemerintah yang bersangkutan berlaku ketentuan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26.

o.

id

(1)

.g

Bagian Ketiga
Pembakuan Konsep, Definisi,
Klasifikasi, dan Ukuran-ukuran

bp
s

Pasal 55

://
nt

t.

BPS, instansi pemerintah, dan masyarakat bekerja sama melakukan pembakuan


konsep, definisi, klasifikasi, dan ukuran-ukuran untuk mewujudkan dan
mengembangkan Sistem Statistik Nasional.

Dalam rangka mewujudkan kerjasama pembakuan sebagaimana


dimaksud dalam Pasal 55, BPS bertindak aktif memprakarsai kerjasama
dengan instansi pemerintah dan masyarakat.

tp

(1)

Dalam melaksanakan pembakuan konsep, definisi, klasifikasi, dan


ukuran-ukuran, Kepala BPS memperoleh saran dan pertimbangan dari
Forum Masyarakat Statistik.

ht

(2)

Pasal 56

Pasal 57

(1)

Hasil kerjasama pembakuan konsep, definisi, klasifikasi, dan ukuranukuran, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55, selanjutnya disusun oleh
BPS.

(2)

Konsep, definisi, klasifikasi, dan ukuran-ukuran yang disusun oleh BPS


sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) menjadi acuan utama
penyelenggaraan statistik di Indonesia.

lxxxii

BAB V
PEMBINAAN
Pasal 58
(1)

BPS melakukan pembinaan statistik.

(2)

Dalam melakukan pembinaan statistik, BPS dapat bekerja sama dengan


instansi pemerintah, perguruan tinggi, lembaga swasta, dan atau unsur
masyarakat lainnya.
Pasal 59

id

meningkatkan kontribusi dan apresiasi masyarakat terhadap statistik;

b.

membangun satu pusat rujukan informasi statistik nasional;

c.

mengembangkan Sistem Statistik Nasional;

d.

mendukung pembangunan nasional.

.g

o.

a.

bp
s

Sasaran pembinaan statistik mencakup :


a.

penyelenggara kegiatan statistik;

b.

responden;

c.

pengguna statistik.

t.

(2)

Pembinaan statistik ditujukan untuk lebih :

://
nt

(1)

Pasal 60

Upaya pembinaan statistik meliputi :

pengembangan statistik sebagai ilmu;

ht

b.

peningkatan kemampuan sumber daya manusia dalam penyelenggaraan


statistik;

tp

a.

c.

peningkatan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat


mendukung penyelenggaraan statistik;

d.

perwujudan kondisi yang mendukung terbentuknya pembakuan dan


pengembangan konsep, definisi, klasifikasi, dan ukuran-ukuran dalam
kerangka semangat kerjasama dengan para penyelenggara kegiatan statistik
lainnya;

e.

pengembangan sistem informasi statistik;

f.

peningkatan penyebarluasan informasi statistik;


lxxxiii

g.

peningkatan kemampuan penggunaan dan pemanfaatan hasil statistik untuk


mendukung pembangunan nasional;

h.

peningkatan kesadaran masyarakat akan arti dan kegunaan statistik.

Pasal 61
Meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam penyelenggaraan
statistik dilaksanakan melalui :
pendidikan formal;

b.

pelatihan;

c.

seminar, lokakarya, dan pertemuan ilmiah statistik;

d.

peningkatan kerjasama pendidikan dan pelatihan statistik antar instansi


pemerintah dan atau swasta.

.g

o.

id

a.

Pasal 62

bp
s

Pengembangan statistik sebagai ilmu dilaksanakan melalui :


penelitian dan pengembangan;

b.

pengadaan dan penyebaran media ilmiah statistik;

c.

peningkatan pengembangan profesi;

d.

peningkatan penerapan ilmu statistik melalui pelatihan, seminar, lokakarya,


dan atau pertemuan ilmiah lainnya;

e.

pengadaan bahan rujukan tentang ilmu statistik;

f.

peningkatan kerjasama pengembangan statistik sebagai ilmu antar instansi


pemerintah dan atau swasta.

ht

tp

://
nt

t.

a.

Pasal 63

Peningkatan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat mendukung


penyelenggaraan statistik dilaksanakan melalui :
a.

penerapan dan pengembangan jaringan informasi statistik;

b.

penerapan dan pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak


komputer;

c.

penerapan dan pengembangan penginderaan jarak jauh;

lxxxiv

d.

peningkatan kerjasama pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang


mendukung kegiatan statistik.

Pasal 64
Perwujudan kondisi yang mendukung terbentuknya pembakuan dan
pengembangan konsep, definisi, klasifikasi, dan ukuran-ukuran dalam kerangka
semangat kerjasama dengan para penyelenggara kegiatan statistik lainnya
dilaksanakan melalui :
pengkajian, evaluasi, dan penerapan konsep, definisi, klasifikasi, dan
ukuran-ukuran;

b.

pembakuan dan penyebarluasan konsep, definisi, klasifikasi, dan ukuranukuran yang dibakukan;

c.

peningkatan kerjasama pengembangan dan penerapan konsep, definisi,


klasifikasi, dan ukuran-ukuran yang dibakukan antar instansi pemerintah dan
atau swasta.

bp
s

.g

o.

id

a.

Pasal 65

Pengembangan sistem informasi statistik dilaksanakan melalui :


peningkatan keterpaduan penyusunan jaringan sistem informasi statistik;

b.

peningkatan komunikasi sistem informasi statistik antar penyelenggara


kegiatan statistik;

c.

peningkatan hubungan sistem jaringan antar penyelenggara kegiatan


statistik;

d.

peningkatan kerjasama pengembangan jaringan sistem informasi statistik.

tp

://
nt

t.

a.

Pasal 66

ht

Peningkatan penyebarluasan informasi statistik dilaksanakan melalui :


a.

peningkatan mutu dan frekuensi penyebarluasan informasi statistik melalui


berbagai media cetak dan elektronik;

b.

penganekaragaman bentuk dan cara penyajian data sesuai dengan


penggolongan pengguna statistik;

c.

peningkatan kemudahan dalam memperoleh data hasil kegiatan statistik;

lxxxv

d.

peningkatan kerjasama penyebarluasan informasi hasil kegiatan statistik


antar instansi pemerintah dan atau swasta.
Pasal 67

Peningkatan kemampuan penggunaan dan pemanfaatan hasil statistik untuk


mendukung pembangunan nasional dilaksanakan melalui :
peningkatan penyuluhan tentang pemanfaatan hasail statistik secara berkala;

b.

peningkatan penyebarluasan hasil statistik secara menyeluruh atau bertahap;

c.

peningkatan kerjasama penerangan dan pemasyarakatan kegiatan statistik


antar instansi pemerintah dan atau swasta.

.g

o.

BAB VI
PEMBIAYAAN

id

a.

Pasal 68

Pembiayaan penyelenggaraan statistik dasar, dibebankan pada Anggaran


Pendapatan dan Belanja Negara dan sumber lain yang sah.

(2)

Dalam rangka memenuhi kebutuhan data statistik dasar untuk keperluan


Pemerintah Daerah, pembiayaannya dibebankan pada Anggaran
Penadapatan dan Belanja Daerah yang bersangkutan.

(3)

Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan (2), berlaku juga
untuk pembiayaan pembinaan statistik.

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

(1)

BAB VII
KETENTUAN PERALIHAN
Pasal 69

Semua ketentuan peraturan pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun


1979 tentang Pelaksanaan Sensus Penduduk, Peraturan Pemerintah Nomor 2
Tahun 1983 tentang Sensus Pertanian, Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun
1985 tentang Sensus Ekonomi, dan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 1992
tentang Organisasi Biro Pusat Statistik dinyatakan tetap berlaku sepanjang tidak
bertentangan dengan atau diganti dengan ketentuan baru berdasarkan Peraturan
Pemerintah ini.

lxxxvi

BAB VIII
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 70
Dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah ini maka :
Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1979 tentang Pelaksanaan Sensus
Penduduk;

b.

Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 1983 tentang Sensus Pertanian;

c.

Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1985 tentang Sensus Ekonomi;

d.

Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 1992 tentang Organisasi Biro Pusat


Statistik;

o.

id

a.

.g

dinyatakan tidak berlaku.


Pasal 71

bp
s

Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

ht

tp

://
nt

t.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan


Pemerintah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik
Indonesia.

lxxxvii

Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 26 Mei 1999
PRESIDEN REPUBLIK
INDONESIA
ttd

BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE

id

Diundangkan di Jakarta

o.

Pada tanggal 26 Mei 1999

ttd

bp
s

REPUBLIK INDONESIA

.g

MENTERI NEGARA SEKRETARIS NEGARA

://
nt

t.

PROF. DR. H. MULADI, S.H.

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1999 NOMOR 96

ht

tp

Salinan sesuai dengan aslinya


SEKRETARIAT KABINET RI
Kepala Biro Peraturan
Perundang-undangan II
Plt.

Salinan sesuai dengan salinan aslinya


BADAN PUSAT STATISTIK
Kepala Biro Perencanan,

ttd
ttd
Edy Sudibyo

lxxxviii

Pietojo, MSA

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA


NOMOR 86 TAHUN 1998
TENTANG
BADAN PUSAT STATISTIK

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,


bahwa statistik mempunyai peran yang penting bagi
perencanaan, pelaksanaan, pemantuan dan evaluasi
penyelenggaraan berbagai kegiatan;

b.

bahwa dalam rangka penyelenggaraan statistik, Undangundang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik
mengamanatkan untuk membentuk Badan Pemeerintah yang
bertugas menyelenggarakan statistik dasar serta melaksanakan
koordinasi dan pembinaan penyelenggaraan statistik;

c.

bahwa sehubungan dengan hal tersebut diatas, dipandang perlu


untuk menetapkan Keputusan Presiden tentang Badan Pusat
Statistik;

id

: a.

t.

1.
2.

Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945;


Undang undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik
(Lembaran Negara Tahun 1997 Nomor 39, Tambahan
Lembaran Negara Nomor 3683);

tp

://
nt

Mengingat

bp
s

.g

o.

Menimbang

ht

Menetapkan

MEMUTUSKAN

KEPUTUSAN
STATISTIK

PRESIDEN

TENTANG

BADAN

PUSAT

lxxxix

BAB I
KEDUDUKAN, TUGAS, DAN FUNGSI
Pasal 1
(1) Badan Pusat Statistik yang selanjutnya dalam Keputusan Presiden ini disingkat BPS
adalah Lembaga Pemerintah Non Departemen yang berada di bawah dan
bertanggung jawab langsung kepada Presiden.
(2) BPS dipimpin oleh seorang Kepala
Pasal 2

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g

o.

id

BPS mempunyai tugas membantu Presiden dalam menyelenggarakan statistik dasar,


melaksanakan koordinasi dan kerjasama, serta mengembangkan dan membina statistik
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pasal 3
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, BPS
menyelenggarakan fungsi :
a. perumusan kebijaksanaan nasional di bidang statistik;
b. penyusunan rencana dan program nasional di bidang statistik;
c. penyelenggaraan statistik dasar;
d. koordinasi dan kerjasama statistik dengan instansi pemeerintah, lembaga, organisasi,
perseorangan dan/atau unsur masyarakat lainnya baik di dalam maupun di luar
wilayah Indonesia;
e. penyusunan dan pengembangan pembakuan konsep, definisi, klasifikasi, dan ukuranukuran, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mendukung
penyelenggaraan statistik;
f. pelayanan data dan informasi serta hasil statistik kepada pemerintah dan masyarakat
secara berkala dan sewaktu-waktu baik dari hasil penyelenggaraan sendiri maupun
hasil kompilasi produk administrasi dan cara lainnya;
g. penyebarluasan statistik melalui berbagai cara baik langsung maupun tidak langsung
serta pelaksanaan upaya peningkatan sadar statistik bagi masyarakat;
h. pembinaan penyelenggaraan statistik, responden, dan pengguna statistik;
i. pembinaan sumber daya manusia di lingkungan BPS;
j. pembinaan, pengendalian, dan pegawasan administrasi di lingkungan BPS;
k. tugas lain yang diberikan oleh Presiden.

BAB II
ORGANISASI
Bagian Pertama
Susunan Organisasi
Pasal 4

xc

Susunan organisasi BPS terdiri dari


a. Kepala;

b.

Wakil Kepala;

c.

Deputi Administrasi;

d.

Deputi Perencanaan dan Analisis Statistik;

e.

Deputi Statistik Produksi dan Kependudukan;


Deputi Statistik Produksi dan Neraca Wilayah;

g.

Perwakilan BPS di Daerah;

h.

Unit Pelaksana Teknis.

.g

o.

id

f.

bp
s

Bagian Kedua
Kepala
Pasal 5

(1) Kepala BPS berkedudukan dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden.

t.

(2) Kepala BPS bertugas memimpin BPS sesuai dengan tugas dan fungsi BPS yang

tp

://
nt

telah digariskan serta membina aparatur BPS agar berdaya guna dan berhasil guna.

Bagian Ketiga
Wakil Kepala
Pasal 6

(1) Wakil Kepala BPS berkedudukan dibawah dan dan bertanggung jawab langsung

ht

kepada Kepala BPS.

(2) Wakil Kepala BPS bertugas:


a. membantu Kepala BPS dalam membina dan mengembangkan administrasi BPS
agar berdaya guna an berhasil guna;
b. membantu Kepala BPS dalam dalam mengkoordinasikan pelaksanaan tugas unit
kerja di lingkungan BPS baik di Pusat maupun di Daerah;
c. mewakili Kepala BPS dalam hal Kepala BPS berhalangan;
d. melaksanakan tugas lain yang ditetapkan oleh Kepala BPS.

xci

Bagian Keempat
Deputi Administrasi
Pasal 7
Deputi Administrasi adalah unsur pembantu pimpinan, yang berada di bawah dan
bertanggung jawab langsung kepada Kepala BPS.

Pasal 8

.g

Pasal 9

melaksanakan
ketatausahaan,
tata laksana,
di lingkungan

o.

id

Deputi Administrasi mempunyai tugas membantu Kepala BPS dalam


pembinaan, pengelolaan dan pelayanan administrasi umum di bidang
keuangan, kerumatanggaan, kepegawaian, hukum, organisasi dan
perlengkapan dan perbekalan, serta pengendalian pelaksanaan program
BPS.

://
nt

t.

bp
s

Dalam melaksankan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8, Deputi Administrasi


menyelenggarakan fungsi :
a. perumusan kebijaksanaan di bidang pelayanan administrasi di lingkungan BPS;
b. pembinaan, pengelolaan dan pelayanan administrasi umum di bidang ketatausahaan,
keuangan, kerumatanggaan, kepegawaian, hukum, organisasi dan tata laksana;
c. penyebarluasan informasi kegiatan statistik;
d. pengelolaan perlengkapan dan perbekalan;
e. pengendalian, pembinaan dan pengelolaan keuangan dan manajemen BPS;
f. tugas lain yang ditetapkan oleh Kepala BPS

tp

Bagian Kelima
Deputi Perencanaan dan Analisis Statistik
Pasal 10

ht

Deputi Perencanaan dan Analisis Statistik adalah unsur pelaksana sebagian tugas dan
fungsi BPS, yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala BPS.

Pasal 11
Deputi Perencanaan dan Analisis Statistik mempunyai tugas membantu Kepala BPS
dalam melaksanakan perencanaan dan evaluasi statistik, pembinaan dan pengembangan
metodologi, penyajian dan pelayanan data, analisis statistik, serta pemanfaatan sistem
informasi statistik.

xcii

Pasal 12

id

Dalam melaksankan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11, Deputi Perencanaan
dan Analisis Statistik menyelenggarakan fungsi :
a. perumusan kebijaksanaan di bidang Perencanaan dan Analisis Statistik;
b. penyusunan rencana dan evaluasi program kegiatan statistik serta penyusunan dan
pengembangan metodologi statistik dalam rangka pelaksanaan sensus, survei,
kompilasi produk administrasi, dan cara lain;
c. pembinaan dan penyusunan sistem informasi statistik, diseminasi, penyebarluasan,
penyajian, dan pelayanan statistik;
d. pembinaan analisis dan pengembangan statistik;
e. tugas lain yang ditetapkan oleh Kepala BPS

.g

Pasal 13

o.

Bagian Keenam
Deputi Statistik Produksi dan Kependudukan

bp
s

Deputi Statistik Produksi dan Kependudukan adalah unsur pelaksana sebagian tugas dan
fungsi BPS, yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala BPS.
Pasal 14

://
nt

t.

Deputi Statistik Produksi dan Kependudukan mempunyai tugas membantu Kepala BPS
dalam melaksanakan penyelenggaraan, koordinasi dan kerjasama, serta pembinaan
statistik pertanian, industri, pertambangan, energi, konstruksi, demografi, ketenagakerjaan
dan kesejahteraan rakyat.
Pasal 15

ht

tp

Dalam melaksankan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14, Deputi Statistik
Produksi dan Kependudukan menyelenggarakan fungsi :
a. perumusan kebijaksanaan di bidang statistik produksi dan kependudukan;
b. penyelenggaraan, koordinasi dan kerjasama, serta pembinaan statistik pertanian,
industri, pertambangan, energi, konstruksi, demografi, ketenagakerjaan dan
kesejahteraan rakyat;
c. peningkatan mutu data statistik pertanian, industri, pertambangan, energi, konstruksi
, demografi, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan rakyat;
d. penyerasian, pemeliharaan sistem, dan peningkatan kecermatan data statistik
pertanian, industri, pertambangan, energi, konstruksi, demografi, ketenagakerjaan,
dan kesejahteraan rakyat;
e. tugas lain yang ditetapkan oleh Kepala BPS

Bagian Ketujuh

xciii

Deputi Statistik Distribusi dan Neraca Nasional


Pasal 16
Deputi Statistik Distrinbusi dan Neraca Nasional adalah unsur pelaksana sebagian tugas
dan fungsi BPS, yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala
BPS
Pasal 17

o.

Pasal 18

id

Deputi Statistik Distribusi dan Neraca Nasional mempunyai tugas menbantu Kepala BPS
dalam melaksanakan penyelenggaraan, koordinasi dan kerjasama, dan pembinaan statistik
harga, keuangan, perdagangan dan jasa, neraca produksi, serta neraca konsumsi dan
akumulasi.

Bagian Kedelapan
Perwakilan BPS di Daerah
Pasal 19

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 17, Deputi Statistik
Distribusi dan Neraca Nasional menyelenggarakan fungsi :
a. perumusan kebijaksanaan di bidang statistik distribusi dan neraca nasional;
b. penyelenggaraan, koordinasi dan kerjasama, dan pembinaan statistik harga,
keuangan, perdagangan dan jasa, neraca produksi, serta neraca konsumsi dan
akumulasi;
c. peningkatan mutu data statistik harga, keuangan, perdagangan dan jasa, neraca
produksi, serta neraca konsumsi dan akumulasi;
d. penyerasian, pemeliharaan sistem, dan peningkatan kecermatan data statistik harga,
keuangan, perdagangan dan jasa, neraca produksi, serta neraca konsumsi dan
akumulasi
e. tugas lain yang ditetapkan oleh Kepala BPS

(1) BPS Propinsi adalah instansi vertikal BPS yang berada di ibukota Propinsi.
(2) Dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi BPS Propinsi, pada tingkat
Kabupaten/Kotamadya dapat dibentuk BPS Kabupaten/Kotamadya
(3) Pembentukan BPS Propinsi dan BPS Kabupaten/Kotamadya ditetapkan dengan
Keputusan Kepala BPS setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Negara
Koordinator Pengawasan Pembangunan dan Pendayagunaan Aparatur Negara.

Pasal 20

xciv

(1) Dalam rangka pelaksanaan operasional statistik di lapangan, pada tingkat


Kecamaatan dapat diangkat seorang atau lebih petugas statistik sebagai Mantri
Statistik
(2) Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), diatur lebih lanjut
oleh Kepala BPS.
Bagian Kesembilan
Unit Pelaksana Teknis
Pasal 21

.g

o.

id

(1) Dalam rangka menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi BPS, di lingkungan BPS
dapat dibentuk Unit Pelaksana Teknis yang selanjutnya disebut UPT.
(2) UPT merupakan unit teknis yang melaksanakan tugas dan fungsi tertentu dalam
rangka menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi BPS.

Pasal 22

bp
s

Pembentukan UPT di lingkunan BPS dilaksanakan dan ditetapkan oleh Kepala BPS
setelah terlebih dahulu mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Negara Koordinator
Bidang Pengawasan Pembangunan dan Pendayagunaan Aparatur Negara.

://
nt

t.

BAB III
TATA KERJA
Pasal 23

tp

(1) Semua unsur di lingkungan BPS dalam melaksanakan tugasnya wajib menerapkan
prinsip koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi baik dalam lingkunan BPS sendiri
maupun dalam hububgan antar instansi lainnya untuk kesatuan gerak sesuai tugas
dan fungsinya.

ht

(2) Setiap pimpinan satuan organisasi wajib mengawasi bawahannya masing-masing dan
bila terjadi penyimpangan diwajibkan mengambil langkah-langkah yang diperlikan
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang belaku.
BAB IV
PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN
Pasal 24
(1) Kepala dan Wakil Kepala adalah jabatan eselon I a.
(2) Deputi adalah jabatan eselon I b.

xcv

Pasal 25
(1) Kepala BPS diangkat dan diberhentikan oleh Presiden.
(2) Wakil Kepala BPS diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usul Kepala BPS.
(3) Deputi diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usul Kepala BPS

BAB V
PEMBIAYAAN

o.

Pasal 26

id

(4) Pejabat eselon II ke bawah diangkat dan diberhentikan oleh Kepala BPS.

.g

(1) Segala pembiayaan dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi BPS dibebankan
pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

bp
s

(2) Dalam rangka memenuhi kebutuhan data statistik regional bagi pemerintah daerah,
penyediaan dana dan fasilitasnya dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah setempat.

://
nt

t.

(3) BPS dapat menrima dana dari pihak lain dalam rangka kerjasama yang dapat
dipergunakan untuk mengembangkan pelaksanaan tugas dan fungsi BPS, yang tata
cara penerimaan dan pengeluarannya dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
BAB VI
FORUM MASYARAKAT STATISTIK

tp

Pasal 27

ht

Dalam rangka penyrlrnggaran statistik Kepala BPS membentuk Forum Masyarakat


Statistik
Pasal 28

(1) Forum Masyarakat Statistik bersifat non struktural dan independen yang anggotanya
terdiri atas unsur pemerintah, pakar, praktisi, dan tokoh masyarakat.
(2) Forum Masyarakat Statistik bertugas memberi saran dan pertimbangan kepada
Kepala BPS dalam bidang statistik.

xcvi

(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai tugas, susunan organisasi dan tata kerja Forum
Masyarakat Statistik diatur oleh Kepala BPS

BAB VII
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 29

o.

Pasal 30

id

Rincian tugas, fungsi, susunan organisasi, dan tata kerja satuan organisasi di lingkungan
BPS ditetapkan oleh Kepala BPS setelah terlebih dahulu mendaoat persetujuan tertulis
dari menteri Negara Koordinator Bidang Pengawasan dan Pendayagunaan Aparatur
Negara.

bp
s

.g

Semua peraturan pelaksanaan Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 1992 tentang


Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Biro Pusat Statistik
dinyatakan tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan atau belum diganti dengan yang
baru berdasrkan Keputusan Presiden ini.
Pasal 31

://
nt

t.

Pada saat mulai berlakunya Keputusan Presiden ini, maka Keputusan Presiden Nomor 6
Tahun 1992 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Biro
Pusat Statistik dinyatakan tidak berlaku.

Pasal 32

ht

tp

Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

xcvii

Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal 17 Juni 1998
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
ttd
BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE

o.

id

Salinan sesuai dengan aslinya


SEKRETARIAT KABINET RI
Kepala Biro Hukum
Dan perundanga-undangan

.g

ttd

bp
s

Lambock V. Nahattands

ht

tp

://
nt

t.

Salinan sesuai dengan salinan aslinya


Kepala Biro Kepegawaian
Dan Organisasi, BPS

xcviii

Pietojo, MSA
NIP. 340003653

bp
s.
go

TENTANG

.id

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA


NOMOR 86 TAHUN 1998

BADAN PUSAT STATISTIK

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,


Menimbang

: a.

://
nt

t.

b.

bahwa statistik mempunyai peran yang penting bagi


perencanaan, pelaksanaan, pemantuan dan evaluasi
penyelenggaraan berbagai kegiatan;
bahwa dalam rangka penyelenggaraan statistik, Undangundang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik
mengamanatkan untuk membentuk Badan Pemeerintah
yang bertugas menyelenggarakan statistik dasar serta
melaksanakan
koordinasi
dan
pembinaan
penyelenggaraan statistik;
bahwa sehubungan dengan hal tersebut diatas,
dipandang perlu untuk menetapkan Keputusan Presiden
tentang Badan Pusat Statistik;

ht

tp

c.

Mengingat

1.
2.

Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945;


Undang undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang
Statistik (Lembaran Negara Tahun 1997 Nomor 39,
Tambahan Lembaran Negara Nomor 3683);

MEMUTUSKAN
Menetapkan

KEPUTUSAN PRESIDEN TENTANG BADAN PUSAT


STATISTIK

lxxxix

BAB I
KEDUDUKAN, TUGAS, DAN FUNGSI
Pasal 1

bp
s.
go

(2) BPS dipimpin oleh seorang Kepala

.id

(1) Badan Pusat Statistik yang selanjutnya dalam Keputusan Presiden ini
disingkat BPS adalah Lembaga Pemerintah Non Departemen yang berada di
bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden.

Pasal 2

BPS mempunyai tugas membantu Presiden dalam menyelenggarakan statistik


dasar, melaksanakan koordinasi dan kerjasama, serta mengembangkan dan
membina statistik sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

t.

Pasal 3

://
nt

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, BPS


menyelenggarakan fungsi :
perumusan kebijaksanaan nasional di bidang statistik;

b.

penyusunan rencana dan program nasional di bidang statistik;


penyelenggaraan statistik dasar;

ht

c.

tp

a.

d.

koordinasi dan kerjasama statistik dengan instansi pemeerintah, lembaga,


organisasi, perseorangan dan/atau unsur masyarakat lainnya baik di dalam
maupun di luar wilayah Indonesia;

e.

penyusunan dan pengembangan pembakuan konsep, definisi, klasifikasi, dan


ukuran-ukuran, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang
mendukung penyelenggaraan statistik;

f.

pelayanan data dan informasi serta hasil statistik kepada pemerintah dan
masyarakat secara berkala dan sewaktu-waktu baik dari hasil
penyelenggaraan sendiri maupun hasil kompilasi produk administrasi dan
cara lainnya;

xc

penyebarluasan statistik melalui berbagai cara baik langsung maupun tidak


langsung serta pelaksanaan upaya peningkatan sadar statistik bagi
masyarakat;

h.

pembinaan penyelenggaraan statistik, responden, dan pengguna statistik;

i.

pembinaan sumber daya manusia di lingkungan BPS;

j.

pembinaan, pengendalian, dan pegawasan administrasi di lingkungan BPS;

k.

tugas lain yang diberikan oleh Presiden.

bp
s.
go

.id

g.

BAB II
ORGANISASI

Bagian Pertama
Susunan Organisasi

t.

Pasal 4

://
nt

Susunan organisasi BPS terdiri dari :


Kepala;

b.

Wakil Kepala;

c.

Deputi Administrasi;

d.

Deputi Perencanaan dan Analisis Statistik;


Deputi Statistik Produksi dan Kependudukan;

ht

e.

tp

a.

f.

Deputi Statistik Produksi dan Neraca Wilayah;

g.

Perwakilan BPS di Daerah;

h.

Unit Pelaksana Teknis.

xci

Bagian Kedua
Kepala
Pasal 5

.id

(1) Kepala BPS berkedudukan dan bertanggung jawab langsung kepada


Presiden.

bp
s.
go

(2) Kepala BPS bertugas memimpin BPS sesuai dengan tugas dan fungsi BPS
yang telah digariskan serta membina aparatur BPS agar berdaya guna dan
berhasil guna.

Bagian Ketiga
Wakil Kepala
Pasal 6

://
nt

t.

(1) Wakil Kepala BPS berkedudukan dibawah dan dan bertanggung jawab
langsung kepada Kepala BPS.

ht

tp

(2) Wakil Kepala BPS bertugas:


a. membantu Kepala BPS dalam membina dan mengembangkan
administrasi BPS agar berdaya guna an berhasil guna;
b. membantu Kepala BPS dalam dalam mengkoordinasikan pelaksanaan
tugas unit kerja di lingkungan BPS baik di Pusat maupun di Daerah;
c. mewakili Kepala BPS dalam hal Kepala BPS berhalangan;
d. melaksanakan tugas lain yang ditetapkan oleh Kepala BPS.

Bagian Keempat
Deputi Administrasi
Pasal 7

Deputi Administrasi adalah unsur pembantu pimpinan, yang berada di bawah


dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala BPS.

xcii

Pasal 8

bp
s.
go

Pasal 9

.id

Deputi Administrasi mempunyai tugas membantu Kepala BPS dalam


melaksanakan pembinaan, pengelolaan dan pelayanan administrasi umum di
bidang ketatausahaan, keuangan, kerumatanggaan, kepegawaian, hukum,
organisasi dan tata laksana, perlengkapan dan perbekalan, serta pengendalian
pelaksanaan program di lingkungan BPS.

://
nt

t.

Dalam melaksankan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8, Deputi


Administrasi menyelenggarakan fungsi :
a. perumusan kebijaksanaan di bidang pelayanan administrasi di lingkungan
BPS;
b. pembinaan, pengelolaan dan pelayanan administrasi umum di bidang
ketatausahaan, keuangan, kerumatanggaan, kepegawaian, hukum, organisasi
dan tata laksana;
c. penyebarluasan informasi kegiatan statistik;
d. pengelolaan perlengkapan dan perbekalan;
e. pengendalian, pembinaan dan pengelolaan keuangan dan manajemen BPS;
f. tugas lain yang ditetapkan oleh Kepala BPS

Pasal 10

ht

tp

Bagian Kelima
Deputi Perencanaan dan Analisis Statistik

Deputi Perencanaan dan Analisis Statistik adalah unsur pelaksana sebagian tugas
dan fungsi BPS, yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada
Kepala BPS.

Pasal 11
Deputi Perencanaan dan Analisis Statistik mempunyai tugas membantu Kepala
BPS dalam melaksanakan perencanaan dan evaluasi statistik, pembinaan dan
pengembangan metodologi, penyajian dan pelayanan data, analisis statistik, serta
pemanfaatan sistem informasi statistik.

xciii

Pasal 12

bp
s.
go

.id

Dalam melaksankan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11, Deputi


Perencanaan dan Analisis Statistik menyelenggarakan fungsi :
a. perumusan kebijaksanaan di bidang Perencanaan dan Analisis Statistik;
b. penyusunan rencana dan evaluasi program kegiatan statistik serta
penyusunan dan pengembangan metodologi statistik dalam rangka
pelaksanaan sensus, survei, kompilasi produk administrasi, dan cara lain;
c. pembinaan dan penyusunan sistem informasi statistik, diseminasi,
penyebarluasan, penyajian, dan pelayanan statistik;
d. pembinaan analisis dan pengembangan statistik;
e. tugas lain yang ditetapkan oleh Kepala BPS
Bagian Keenam
Deputi Statistik Produksi dan Kependudukan

t.

Pasal 13

://
nt

Deputi Statistik Produksi dan Kependudukan adalah unsur pelaksana sebagian


tugas dan fungsi BPS, yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung
kepada Kepala BPS.
Pasal 14

ht

tp

Deputi Statistik Produksi dan Kependudukan mempunyai tugas membantu


Kepala BPS dalam melaksanakan penyelenggaraan, koordinasi dan kerjasama,
serta pembinaan statistik pertanian, industri, pertambangan, energi, konstruksi,
demografi, ketenagakerjaan dan kesejahteraan rakyat.
Pasal 15

Dalam melaksankan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14, Deputi


Statistik Produksi dan Kependudukan menyelenggarakan fungsi :
a. perumusan kebijaksanaan di bidang statistik produksi dan kependudukan;
b. penyelenggaraan, koordinasi dan kerjasama, serta pembinaan statistik
pertanian, industri, pertambangan, energi, konstruksi, demografi,
ketenagakerjaan dan kesejahteraan rakyat;

xciv

c.
d.

e.

peningkatan mutu data statistik pertanian, industri, pertambangan, energi,


konstruksi , demografi, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan rakyat;
penyerasian, pemeliharaan sistem, dan peningkatan kecermatan data statistik
pertanian, industri, pertambangan, energi, konstruksi, demografi,
ketenagakerjaan, dan kesejahteraan rakyat;
tugas lain yang ditetapkan oleh Kepala BPS

bp
s.
go

Pasal 16

.id

Bagian Ketujuh
Deputi Statistik Distribusi dan Neraca Nasional

Deputi Statistik Distrinbusi dan Neraca Nasional adalah unsur pelaksana


sebagian tugas dan fungsi BPS, yang berada di bawah dan bertanggung jawab
langsung kepada Kepala BPS
Pasal 17

://
nt

t.

Deputi Statistik Distribusi dan Neraca Nasional mempunyai tugas menbantu


Kepala BPS dalam melaksanakan penyelenggaraan, koordinasi dan kerjasama,
dan pembinaan statistik harga, keuangan, perdagangan dan jasa, neraca produksi,
serta neraca konsumsi dan akumulasi.
Pasal 18

ht

tp

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 17, Deputi


Statistik Distribusi dan Neraca Nasional menyelenggarakan fungsi :
a. perumusan kebijaksanaan di bidang statistik distribusi dan neraca nasional;
b. penyelenggaraan, koordinasi dan kerjasama, dan pembinaan statistik harga,
keuangan, perdagangan dan jasa, neraca produksi, serta neraca konsumsi
dan akumulasi;
c. peningkatan mutu data statistik harga, keuangan, perdagangan dan jasa,
neraca produksi, serta neraca konsumsi dan akumulasi;
d. penyerasian, pemeliharaan sistem, dan peningkatan kecermatan data statistik
harga, keuangan, perdagangan dan jasa, neraca produksi, serta neraca
konsumsi dan akumulasi
e. tugas lain yang ditetapkan oleh Kepala BPS

xcv

Bagian Kedelapan
Perwakilan BPS di Daerah
Pasal 19

bp
s.
go

.id

(1) BPS Propinsi adalah instansi vertikal BPS yang berada di ibukota Propinsi.
(2) Dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi BPS Propinsi, pada tingkat
Kabupaten/Kotamadya dapat dibentuk BPS Kabupaten/Kotamadya
(3) Pembentukan BPS Propinsi dan BPS Kabupaten/Kotamadya ditetapkan
dengan Keputusan Kepala BPS setelah mendapat persetujuan tertulis dari
Menteri Negara Koordinator Pengawasan Pembangunan dan Pendayagunaan
Aparatur Negara.
Pasal 20

://
nt

t.

(1) Dalam rangka pelaksanaan operasional statistik di lapangan, pada tingkat


Kecamaatan dapat diangkat seorang atau lebih petugas statistik sebagai
Mantri Statistik
(2) Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), diatur lebih
lanjut oleh Kepala BPS.
Bagian Kesembilan
Unit Pelaksana Teknis

tp

Pasal 21

ht

(1) Dalam rangka menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi BPS, di lingkungan
BPS dapat dibentuk Unit Pelaksana Teknis yang selanjutnya disebut UPT.
(2) UPT merupakan unit teknis yang melaksanakan tugas dan fungsi tertentu
dalam rangka menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi BPS.

Pasal 22
Pembentukan UPT di lingkunan BPS dilaksanakan dan ditetapkan oleh Kepala
BPS setelah terlebih dahulu mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Negara
Koordinator Bidang Pengawasan Pembangunan dan Pendayagunaan Aparatur
Negara.

xcvi

BAB III
TATA KERJA
Pasal 23

.id

(1) Semua unsur di lingkungan BPS dalam melaksanakan tugasnya wajib


menerapkan prinsip koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi baik dalam
lingkunan BPS sendiri maupun dalam hububgan antar instansi lainnya untuk
kesatuan gerak sesuai tugas dan fungsinya.

bp
s.
go

(2) Setiap pimpinan satuan organisasi wajib mengawasi bawahannya masingmasing dan bila terjadi penyimpangan diwajibkan mengambil langkahlangkah yang diperlikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan yang belaku.

BAB IV
PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN

t.

Pasal 24

://
nt

(1) Kepala dan Wakil Kepala adalah jabatan eselon I a.


(2) Deputi adalah jabatan eselon I b.

tp

Pasal 25

(1) Kepala BPS diangkat dan diberhentikan oleh Presiden.

ht

(2) Wakil Kepala BPS diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usul
Kepala BPS.
(3) Deputi diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usul Kepala BPS
(4) Pejabat eselon II ke bawah diangkat dan diberhentikan oleh Kepala BPS.

xcvii

BAB V
PEMBIAYAAN
Pasal 26

.id

(1) Segala pembiayaan dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi BPS
dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

bp
s.
go

(2) Dalam rangka memenuhi kebutuhan data statistik regional bagi pemerintah
daerah, penyediaan dana dan fasilitasnya dibebankan pada Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah setempat.
(3) BPS dapat menrima dana dari pihak lain dalam rangka kerjasama yang dapat
dipergunakan untuk mengembangkan pelaksanaan tugas dan fungsi BPS,
yang tata cara penerimaan dan pengeluarannya dilakukan sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

://
nt

t.

BAB VI
FORUM MASYARAKAT STATISTIK
Pasal 27

tp

Dalam rangka penyrlrnggaran statistik Kepala BPS membentuk Forum


Masyarakat Statistik
Pasal 28

ht

(1) Forum Masyarakat Statistik bersifat non struktural dan independen yang
anggotanya terdiri atas unsur pemerintah, pakar, praktisi, dan tokoh
masyarakat.
(2) Forum Masyarakat Statistik bertugas memberi saran dan pertimbangan
kepada Kepala BPS dalam bidang statistik.
(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai tugas, susunan organisasi dan tata kerja
Forum Masyarakat Statistik diatur oleh Kepala BPS

xcviii

BAB VII
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 29

bp
s.
go

Pasal 30

.id

Rincian tugas, fungsi, susunan organisasi, dan tata kerja satuan organisasi di
lingkungan BPS ditetapkan oleh Kepala BPS setelah terlebih dahulu mendaoat
persetujuan tertulis dari menteri Negara Koordinator Bidang Pengawasan dan
Pendayagunaan Aparatur Negara.

Semua peraturan pelaksanaan Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 1992 tentang


Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Biro Pusat
Statistik dinyatakan tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan atau belum
diganti dengan yang baru berdasrkan Keputusan Presiden ini.

t.

Pasal 31

Pasal 32

tp

://
nt

Pada saat mulai berlakunya Keputusan Presiden ini, maka Keputusan Presiden
Nomor 6 Tahun 1992 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi,
dan Tata Kerja Biro Pusat Statistik dinyatakan tidak berlaku.

ht

Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

xcix

Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal 17 Juni 1998
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
ttd

bp
s.
go

.id

BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE

Salinan sesuai dengan aslinya


SEKRETARIAT KABINET RI
Kepala Biro Hukum
Dan perundanga-undangan

t.

ttd

ht

tp

://
nt

Lambock V. Nahattands

Salinan sesuai dengan salinan aslinya


Kepala Biro Kepegawaian
Dan Organisasi, BPS

Pietojo, MSA
NIP. 340003653

BPS
NTT

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

.id

BAB I/
CHAPTER I
GEOGRAFI/
GEOGRAPHY

NTT Dalam Angka 2002

1.1. Geographic Situation.

Propinsi NTT terletak antara


8-12 Lintang Selatan dan 118-125
Bujur Timur. Luas wilayah daratan
47.349,9 km tersebar pada 566 pulau
(42 pulau dihuni dan 524 pulau tidak
dihuni). Sebagian besar wilayahnya
bergunung dan berbukit, hanya
sedikit dataran rendah. Memiliki
sebanyak 29 sungai deng an panjang
antara 30-100 km. Di daratan Flores
dan Alor terdapat 11 gunung berapi
dengan ketinggian antara 637-2.149
meter di atas per mukaan laut, yang
sejak 1881 sam pai dengan tahun
2002 tercatat semuanya pernah
meletus.

The province NTT is located


between 80 to 120 South latitude and
from 1180 to 1250 East longitude.
Total land area of NTT is 47 349, 9
km2 which are spread over 566
islands (42 inhabited and 524 noninhabited). Most of NTT area as
mountaineous and hilly area which
has a few flatland. It has 29 rivers
and the length ranges from 30 100
km. In Flores and Alor, there are 11
volcanoes with the height from
attitude, ranges from 637 2 149 m
which had been noted that all of them
had erupted since 1881 till 2002.

ht

tp

://
nt

Seperti halnya di tempat lain di


Indonesia, di Nusa Tenggara Timur
hanya dikenal 2 musim yaitu musim
kemarau dan musim hujan. Pada
bulan Juni-September arus angin ber
asal dari Australia dan tidak banyak
mengandung uap air sehingga meng
akibatkan musim kemarau. Sebalik
nya pada bulan Desember - Maret
arus angin banyak mengandung uap
air yang berasal dari Asia dan Samu
dera Pasifik sehingga terjadi musim
hujan. Keadaan seperti ini berganti
setiap setengah tahun setelah melewati masa peralihan pada bulan

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

o.

.g

bp
s

t.

1.2. Keadaan Iklim

id

1.1. Keadaan Geografi

1.2. Climate

The same with another places


of Indonesia, NTT has only two
seasons, dry season and rainy
season. On June-September the
wind flow comes from Australia
which contains little moisture,
caused the dry season. On the
contrary, on December-March the
wind flow contains a great deal of
moisture which comes from Asia
and Pacific ocean, caused the rainy
season. This condition changes and
turn for a half of year, after
3

passing, the transitional period on


April-May
and
October
November. Nevertheless, since NTT
as not so far from Australia, the
great deal of moisture of wind flow
comes from Asia and Pasific ocean,
has clereased after reaching NTT
area. And it makes NTT has the dry
area which is relatively wet in 4
months (January until March and
December) and the rest of 8 months
is dry.

Dari Tabel 1.10 jumlah curah


hujan setahun bervariasi antar kabu
paten. Pada tahun 2003 jumlah curah
hujan setahun tertinggi di kabupaten
Ngada (4 081 mm), Kupang (2 385
mm), Sumba Barat (1 748 mm), Rote
Ndao (1 643 mm), Alor (1 356 mm)
dan terendah Belu (1 061 mm).

Table 1.10 presented that the


volume of rainfall varied in each
regency. In 2003, the highest volume
of rainfall was in Ngada regency
(4 081 mm), Kupang (2 385 mm),
Sumba Barat (1 748 mm), Rote Ndao
(1 643mm), Alor (1 356 mm) and the
lowest in Belu (1 061 mm)

t.

bp
s

.g

o.

id

April-Mei dan OktoberNopember


Walaupun demikian mengingat NTT
dekat dengan Australia, arus angin
yang banyak mengandung uap air
dari Asia dan Samudera Pasifik
sampai di wilayah NTT kandungan
uap airnya sudah berkurang yang
mengakibatkan hari hujan di NTT
berkurang. Hal ini menjadikan NTT
sebagai wilayah yang tergolong
kering dimana hanya 4 bulan (Januari
s.d Maret, dan Desember) yang
keadaannya relatif basah dan 8 bulan
sisanya relatif kering.

In 2003, the average of humidity


in City of Kupang was 76 %, the wind
velocity was 5m/second and the
temperature was up to 27,30

ht

tp

://
nt

Rata-rata kelembaban udara di


Kota Kupang tahun 2003 sebesar
76%, arah kecepatan angin E/5 knot,
tekanan udara 1009.5 mili bar, dan
rata-rata suhu udara di atas 27,3 oC.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

Grafik 1.2
Rata-rata Suhu Udara (oC) di Kota Kupang
Selama tahun 2003

30
29

id

28

s.
go
.

27
26

24

t.

nt
://
tp
ht

Desember

Nopember

Oktober

September

Agustus

Juli

Juni

Mei

April

Maret

Pebruari

Januari

bp

25

GEOGRAFI /

GEOGRAPHY

I. GEOGRAFIS
(GEOGRAPHY)
I.1. Letak Daerah / Location
Propinsi Nusa Tenggara Timur Terletak Pada :
Nusa Tenggara Timur Province is Located at :
80 120 Lintang Selatan / South Latitude
1180 1250 Bujur Timur / East Longitude
I.2. Luas Daerah / Area
: 200 000 Km2

id

: 47 349.9 Km2
:

Luas Perairan
Waters Area

o.

Luas Daratan
Land Area

Tidak Dihuni
Not Inhabitated

Jumlah
Total *)

(2)

(3)

(4)

10

497

507

1.0 19.9

15

27

42

20.0 99.9

100.0 999.9

://
nt

0.0 0.9

Dihuni
Inhabitated

t.

Luas Pulau
Area Of Island
(Km2)
(1)

bp
s

.g

Tabel / Table 1.3. Banyaknya Pulau Di Nusa Tenggara Timur menurut Luas
Dan Status Penghunian
Number of Islands in Nusa Tenggara Timur by Area and
Inhabitation Status

3 000.0 9 999.9

10 000.0 14 999.9

Jumlah
Total

42

524

566

ht

tp

1 000.0 2 999.9

Keterangan : *)Jumlah Pulau Yang Mempunyai Nama /


= 246 Pulau.
Remarks
Number Of Island With Name
Jumlah Pulau Yang Tidak Mempunyai Nama / = 320 Pulau.
Number Of Island Without Name
Sumber
: Brosur No. 30. Tahun 1979
Source
Direktorat Agraria Propinsi Dati I NTT / Directorate General of Agraria of NTT.
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

GEOGRAFI /

GEOGRAPHY

Tabel /Table 1.4


Luas Daerah Nusa Tenggara Timur menurut Pulau
The Area of Nusa Tenggara Timur by Island
Pulau
Island

Luas Daerah
Area
(Km2)

Persentase
Percentage

(1)

(2)

(3)

11 040.00

02.

Sabu

421.70

03.

Rote

1 214.30

04.

Semau

23.30

id

Sumba

o.

01.

.g

261.00

*)

0.90
2.60
0.60
30.40

2 073.40

3.40

711.80

1.50

1 266.00

2.70

518.80

1.10

226.20

0.50

Flores

14 231.00

30.00

12.

Rinca

212.50

0.40

13.

Komodo

332.40

0.70

445.90

0.90

47 349.9

100.00

Alor

07.

Pantar

08.

Lomblen

09.

Adonara

10.

Solor

11.

tp

Lain-Lainnya / Others

ht

14.

t.

06.

://
nt

Timor

bp
s

14 394.90

05.

Nusa Tenggara Timur

Keterangan : *) Hanya Wilayah Nusa Tenggara Timur/


Remarks
Only Area Of Nusa Tenggara Timur.
Sumber
: Brosur No. 30. Tahun 1979
Source
Direktorat Agraria Propinsi Dati I NTT / Directorate General of Agraria of NTT

10

NTT DALAM ANGKA 2003/ NTT IN

FIGURES 2003

GEOGRAFI /

GEOGRAPHY

Tabel /Table 1.5


Luas Daerah Nusa Tenggara Timur menurut Kabupaten
The Area of Nusa Tenggara Timur by Regency
Luas Daerah
Area
(Km2)

Persentase
Percentage

(1)

(3)

(4)

Sumba Barat

4 051.92

02.

Sumba Timur

7 000.50

03.

Kupang

5 898.26

04.

Timor Tengah Selatan

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

09.

Flores Timur

10.

8.57

14.78
12.46

.g

o.

01.

id

Kabupaten
Regency

5.64

2 445.57

5.16

2 864.60

6.05

1 266.38

2.67

1 812.85

3.82

Sikka

1 731.92

3.66

11.

Ende

2 046.62

4.32

12.

Ngada

3 037.88

6.42

13.

Manggarai

7 136.40

15.07

14.

Rote Ndao

1 280.00

2.70

160.34

0.34

47 349.90

100.00

8.34

2 669.66

bp
s
t.

://
nt

tp

ht
71.

3 947.00

Kota Kupang
Jumlah
Total

Sumber : Brosur No. 30. Tahun 1979


Source Direktorat Agraria Propinsi Dati I NTT /
Directorate General Of Agraria Of Nusa Tenggara Timur.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

11

GEOGRAFI /

GEOGRAPHY

Tabel /Table 1.6.


Luas Daerah Nusa Tenggara Timur menurut Kecamatan
The Total Area of Nusa Tenggara Timur by District 2003
Kabupaten/ Kecamatan
Regency / District
(1)
Sumba Barat

(2)
192

(3)
4 454 72

(4)
100.00

23

355.00

7.97

13

220.00

4.94

14
8

040. Wewewa Timur

20

041. Wewewa Utara

050. Loli

051. Kota Waikabubak

11

071. Laura

174.03

3.91

174.14

3.91

249.55

5.60

64.00

1.44

132.00

2.96

447.00

10.03

12

140.00

3.14

359.00

8.06

209.00

4.69

23

719.00

16.14

081. Umbu Ratu Nggai

11

791.00

Sumba Timur

123

7 000.60

://
nt

6.44
3.01

11

t.

080. Katikutana

id

030. Wewewa Barat


031. Wewewa Selatan

287.00
134.00

o.

13
10

.g

021. Lamboya
022. Wanokaka

072. Tana Righu

17.76
100.00

010. Lewa

12

603.20

8.62

011. Nggaha Ori Angu

10

773.70

11.05

10

617.80

8.82

246.60

3.52

030. Paberawai

281.90

4.03

031. Karera

10

542.50

7.75

032. Kakaungu Eti

475.10

6.79

033. Matawai La Pawu

612.40

8.75

040. Pahunga Lodu

404.30

5.78

041. Wula Waijilu

271.20

3.87

042. Rindi

366.50

5.24

050. Rindi Umalulu

10

307.90

4.40

tp

020. Tabundung
021. Pinu Pahar

ht
12

Persentase
Percentage

010. Kodi

073. Mamboro

02.

Luas Daerah
Area
(Km2)

011. Kodi Bangedo

bp
s

01.

Jumlah Desa/
Kelurahan*)
Number Of Villages

060. Pandawai

11

606.50

8.66

061. Kota Waingapu

12

44.30

0.63

062. Haharu

11

846.70

12.09

NTT DALAM ANGKA 2003/ NTT IN

FIGURES 2003

GEOGRAFI /

GEOGRAPHY

Lanjutan Tabel / Continued Table I.6


Luas Daerah
Area
(Km2)

Persentase
Percentage

(1)

(2)

(3)

(4)

186

5 898.22

100.00

36.97

0.63

12

174.10

2.95

Kupang
010. Raijua
020. Sabu Barat
030. Hawu Mehara

id

Jumlah Desa/
Kelurahan
Number of Villages

040. Sabu Timur

14
8

1.11

127.30

2.16

57.05

0.97

.g

050. Sabu Liae

65.36

o.

03.

Kabupaten/ Kecamatan
Regency / District

10

248.66

4.22

070. Kupang Barat

11

149.72

2.54

11

122.44

2.08

10

198.25

3.36

154.90

2.63

246.85

4.19

012. Amarasi Selatan

172.81

2.93

013. Amarasi Timur

162.91

2.76

014. Kupang Timur

14

338.62

5.74

015. Amabi Oefeto Timur

236.72

4.01

016. Sulamu

270.12

4.58

017. Fatuleu

11

987.75

16.75

018. Takari

586.51

9.94

10

481.81

8.17

020. Amfoang Barat Daya

167.61

2.84

021. Amfoang Utara

483.17

8.19

022. Amfoang Barat Laut

428.59

7.27

080. Nekamese
090. Kupang Tengah

t.

010. Amarasi

bp
s

060. Semau

ht

tp

://
nt

011. Amarasi Barat

019. Amfoang Selatan

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

13

GEOGRAFI /

GEOGRAPHY

Lanjutan Tabel / Continued Table 1.6


Jumlah Desa/
Kelurahan
Number of Villages

(1)

(2)

Timor Tengah Selatan


010. Mollo Utara

(4)

3 933.80

100.00

13

322.00

8.19

320.00

8.13

16

412.50

10.49

264.00

6.71

20.90

0.53

229.30

5.83

102.10

2.60

14

292.00

7.42

257.00

6.53

237.00

6.02

070. Amanuban Tengah

10

128.80

3.27

071. Kolbano

11

216.00

5.49

072. Oenino

114.00

2.90

080. Amanuban Timur

15

224.00

5.69

090. KiE

11

145.00

3.69

60.00

1.53

100. Amanatun Selatan

12

127.00

3.23

101. Boking

13

106.00

2.69

108.00

2.75

10

141.20

3.59

107.00

2.72

021. Polen

9
11

040. Amanuban Barat

14

ht

://
nt

061. Kualin

t.

060. Kuanfatu

bp
s

050. Amanuban Selatan

.g

030. Kota So'E

041. Batu Putih

091. Kot Olin

102. Nun Kollo


110. Amanatun Utara
111. JoiAnas

14

(3)

212

o.

020. Mollo Selatan

Persentase
Percentage

tp

011. Fatumnasi

Luas Daerah
Area
(Km2)

id

04.

Kabupaten/ Kecamatan
Regency / District

NTT DALAM ANGKA 2003/ NTT IN

FIGURES 2003

GEOGRAFI /

GEOGRAPHY

lanjutan Tabel / Continued Table 1.6


Jumlah Desa/
Kelurahan
Number of Villages

Luas Daerah
Area
(Km2)

Persentase
Percentage

(1)

(2)

(3)

(4)

159
27

2 655.28
447.30

100.00
16.85

020. Miomafo Timur

40

447.33

16.85

021. Noemuti

15

211.37

7.96

030. Kota Kefamenanu

10

040. Insana

20

005. Insana Utara

10

050. Biboki Selatan


060. Biboki Utara

2.94

549.66

20.70

102.72

3.87

16

349.10

13.15

12

263.40

9.92

206.40

7.77

2 725.08

100.00

31

273.18

10.02

011. Rinhat

13

151.72

5.57

020. Malaka Tengah

12

168.68

6.19

021. Sasita Mean

11

172.30

6.32

030. Malaka Timur

21

637.16

23.38

031. Kobalima

12

217.06

7.97

040. Lamaknen

12

284.54

10.44

050. Tasifeto Timur

187.54

6.88

051. Raihat

12

56.18

2.06

060. Tasifeto Barat

16

275.20

10.10

061. Kota Atambua

87.21

3.20

062. Kakuluk Mesak

15

214.31

7.86

.g

166

t.

Belu

ht

tp

://
nt

010. Malaka Barat

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

o.

78.00

061. Biboki Anleu


06.

id

Timor Tengah Utara


010. Miomafo Barat

bp
s

05.

Kabupaten/ Kecamatan
Regency / District

15

GEOGRAFI /

GEOGRAPHY

Lanjutan Tabel / Continued Table 1.6


Jumlah Desa/
Kelurahan
Number of Villages

Luas Daerah
Area
(Km2)

Persentase
Percentage

(1)

(2)

(3)

(4)

2 864.64

100.00

010. Pantar

22

264.30

9.23

011. Pantar Barat

24

020. Alor Barat Daya

27

030. Alor Selatan

16

040. Alor Timur

14

705.27

24.62

041. Alor Timur Laut

199.27

6.96

19

99.96

3.49

27

184.02

6.42

18

149.60

5.22

117

1 266.39

100.00

010. Nagawutung

11

185.70

14.66

011. Wulandoni

11

121.44

9.59

020. Atadei

12

150.42

11.88

030. Ile Ape

21

135.12

10.67

040. Lebatukan

13

241.90

19.10

050. Nubatukan

12

165.64

13.08

060. Omesuri

19

161.91

12.79

070. Buyasuri

18

104.26

8.23

050. Teluk Mutiara


060. Alor Barat Laut

Lembata

ht

tp

08.

://
nt

t.

061. Alor Tengah Utara

16

id

175

17.11

545.00

19.03

227.02

7.92

o.

490.20

.g

Alor

bp
s

07.

Kabupaten/ Kecamatan
Regency / District

NTT DALAM ANGKA 2003/ NTT IN

FIGURES 2003

GEOGRAFI /

GEOGRAPHY

Lanjutan Tabel / Continued Table 1.6


Jumlah Desa/
Kelurahan
Number of Villages

Kabupaten/ Kecamatan
Regency / District
(1)

(2)

Flores Timur

1 812.85

Persentase
Percentage
(4)

100.00

15

304.49

16.80

011. Titehena

11

211.70

11.68

020. Tanjung Bunga

19

343.16

18.93

030. Larantuka

24

031. Ile Mandiri

060. Adonara Barat


061. Wotan Ulumado

072. Witihama

://
nt

073. Kelubagolit

4.10

150.68

8.31

75.66

4.17

28

113.96

6.29

11

75.81

4.18

16

108.94

6.01

16

51.39

2.83

13

77.97

4.30

18

91.57

5.05

160

1 731.92

100.00

16

162.63

9.97
0.69
1.92

t.

070. Adonara Timur

7.35

74.24

o.

17
19

133.28

.g

040. Solor Barat


050. Solor Timur

id

010. Wulan Gintang

071. Ile Boleng

10.

(3)

215

bp
s

09.

Luas Daerah
Area
(Km2)

Sikka

010. Paga

10

11.26

020. Lela

31.30

030. Bola

tp

011. Mego

168.26

10.31

18

404.47

24.78

041. Waigete

ht

17

040. Talibura

217.65

13.34

050. Kewapante

24

80.15

4.91

060. Maumere

19

131.55

8.06

061. Palue

41.04

2.51

070. Nita

17

307.22

18.83

080. Alok

13

76.39

4.68

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

17

GEOGRAFI /

GEOGRAPHY

Lanjutan Tabel / Continued Table 1.6


Jumlah Desa/
Kelurahan
Number of Villages

Kabupaten/ Kecamatan
Regency / District
(1)

(2)

Ende
010. Nangapada

11

213.17

(4)

100.00
10.42

63.03

3.08

102.60

5.01

020. Ende

18

202.48

9.89

030. Ende Selatan

13

040. Ndona

16

050. Wolowaru

21

051. Wolojita

.g

070. Detusoko

://
nt

t.

071. Wewaria

74.92

3.66

156.20

7.63

152.07

7.43

32.90

1.61

52.72

2.58

17

380.06

18.57

11

253.84

12.40

22

204.65

10.00

14

157.95

7.72

191

3 100.42

100.00

bp
s

11

061. Kota Baru

Ngada

id

011. Pulau Ende

060. Maurole/Nagakoba

010. Aimere

17

152.50

4.92

011. Jerebuu

82.26

2.65

020. Ngada Bawa

44.46

1.43

20

250.72

8.09

040. Mauponggo

27

141.89

4.58

041. KeoTengah

11

65.62

2.12

050. Nangaroro

15

264.27

8.52

060. Boawae

20

321.84

10.38

tp

030. Golewa

ht
18

2 046.59

Persentase
Percentage

012. Maukaro

052. Lio Timur

12.

(3)

173

o.

11.

Luas Daerah
Area
(Km2)

070. Bajawa

12

256.22

8.26

071. Soa

10

151.76

4.89

080. Riung

15

683.00

22.03

090. Aesesa

23

503.79

16.25

NTT DALAM ANGKA 2003/ NTT IN

FIGURES 2003

GEOGRAFI /

GEOGRAPHY

Lanjutan Tabel / Continued Table 1.6


Luas Daerah
Area
(Km2)

Persentase
Percentage

(1)

(2)

(3)

(4)

Manggarai

375

7 136.40

100.00

010. Komodo

25

1.016.80

15.88

020. Sano Nggoang

24

555.20

8.67

030. Lembor

32

695.00

10.85

040. Satar Mese

38

050. Mborong

57.20

0.89

.g

o.

id

Jumlah Desa/
Kelurahan
Number of Villages

484.10

7.56

17

491.95

7.68

21

567.59

8.86

11

400.10

6.25

16

360.40

5.63

100. Poco Ranaka

28

200.10

3.12

110. Langke Rembong

11

60.54

0.95

120. Ruteng

28

177.07

2.77

121. Wae Rii

16

76.62

1.20

130. Cibal

27

188.30

2.94

140. Reok

20

595.41

9.30

150. Kuwus

27

208.44

3.25

21

060. Kota Komba


070. Elar

ht

tp

://
nt

090. Lamba Leda

t.

080. Sambi Rampas

bp
s

13.

Kabupaten/ Kecamatan
Regency / District

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

19

GEOGRAFI /

GEOGRAPHY

Lanjutan Tabel / Continued Table 1.6


Jumlah Desa/
Kelurahan
Number of Villages

Luas Daerah
Area
(Km2)

Persentase
Percentage

(1)

(2)

(3)

(4)

Rote Ndao

80

010. Rote Barat Daya

17

020. Rote Barat Laut

16

030. Lobalain

168.91

13.20

.g

o.

id

100.00

19.41

145.71

11.38

12

235.90

18.43

11

176.18

13.76

10

304.94

23.82

Kota Kupang

45

145.02

100.00

010. Alak

11

51.62

35.60

54.80

37.79

030. Oebobo

12

20.36

14.04

040. Kelapa Lima

13

18.24

12.58

14

040. Rote Tengah

tp

://
nt

060. Rote Timur

t.

050. Pantai Baru

71.

1 280.00

248.46

bp
s

14.

Kabupaten/ Kecamatan
Regency / District

ht

020. Maulafa

Sumber : Daerah Dalam Angka Setiap Kabupaten/Regency in Figures


Source
Include area new District
Keterangan : Luas Kecamatan Induk termasuk luas Kecamatan pecahannya
Remark
Include area new District

20

NTT DALAM ANGKA 2003/ NTT IN

FIGURES 2003

GEOGRAFI /

GEOGRAPHY

Tabel /Table 1. 7
Persentase Penyinaran Matahari di Kota
Kupang menurut Bulan
Percentage of Sunshine in Kupang by Month
1999 - 2002
1999

2000

2001

2002

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

Januari / January

47

30

53

68

Pebruari / February

38

44

Maret / March

54

Mei / May

o.

.g

33

59

81

66

85

89

95

64

97

97

90

93

76

96

95

89

94

95

93

98

97

99

September / September

100

99

99

87

Oktober / October

93

90

87

99

Nopember / November

77

79

65

90

Desember / December

46

73

59

77

ht

Agustus / August

tp

://
nt

Juli / July

51

73

t.

Juni / June

51

bp
s

April / April

id

Bulan
Month

Sumber : Badan Meteorologi Dan Geofisika, Stasiun Klimatologi Kupang


Source Meteorological and Geophysical Agency, Climatology Kupang Station.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

21

GEOGRAFI/

GEOGRAPHY

T a b e l.8
Banyaknya Hari Hujan Di Nusa Tenggara Timur
Menurut Kabupaten dan Bulan Tahun 2003
The Number of Rainy Day in Nusa Tenggara Timur
by Month and Regency 2003
Januari
January

Maret
March

April
April

Mei
May

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

01.

Sumba Barat

14

16

13

02.

Sumba Timur

16

24

03.

Kupang

22

24

04.

Timor Tengah Selatan

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

12

07.

Alor

08.

Lembata

09.

Flores Timur

10.

Sikka

11.

16

17

o.

10

.g

12

bp
s

(1)

Pebruari
February

id

Kabupaten
Regency

23

17

21

10

Ende

12.

Ngada

25

19

13.

Manggarai

29

27

20

27

12

18

26

14

22

26

11

tp

://
nt

t.

14.

Kota Kupang

ht

71.

Rote Ndao

*)

Catatan : X) Tidak Ada Laporan *) Data tahun 2002


Note
Not Stated
-)
Tidak Ada Hujan
No Rain
Sumber : Badan Meteorologi Dan Geofisika. Stasiun Klimatologi Kupang
Source Meteorological and Geophysical Agency, Climatology Kupang Station.

22

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

GEOGRAFI /

GEOGRAPHY

Lanjutan T a b e l.8
Banyaknya Hari Hujan Di Nusa Tenggara Timur
Menurut Kabupaten dan Bulan Tahun 2003
The Number of Rainy Day in Nusa Tenggara Timur
by Month and Regency2003
Agustus
August

September
September

Oktober
October

November
November

Desember
December

Jumlah
Total

(7)

(8)

(9)

(10)

(11)

(12)

(13)

(14)

15

id

80

12

15

92

10

22

115

17

bp
s

57

13

18

107

t.

ht

tp

://
nt

o.

Juli
July

.g

(Milimeter)
Juni
Juny

15

23

19

188

23

108

17

93

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

23

GEOGRAFI/

GEOGRAPHY

Januari
January

Pebruari
February

Maret
March

April
April

Mei
May

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

293

219

402

Sumba Barat

344

360

302

02.

Sumba Timur

200

282

145

03.

Kupang

367

685

77

04.

Timor Tengah Selatan

230

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

09.

Flores Timur

10.
11.

bp
s

.g

01.

o.

Kabupaten
Regency

id

Tabel 1.9
Jumlah Curah Hujan di Nusa Tenggara Timur
Menurut Kabupaten dan Bulan Tahun 2003
Total Rainfall in Nusa Tenggara Timur by Month and Regency2003

91

169

201

112

188

545

160

34

11

Sikka

206

275

185

181

Ende

tp

://
nt

t.

151

Ngada

742

597

165

251

147

13.

Manggarai

536

651

233

329

59

14.

Rote Ndao

206

736

261

71.

Kota Kupang*)

175

159

85

ht

12.

627

Catatan : X ) Tidak Ada Laporan *) Data tahun 2002


Note
Not Stated
Sumber : Badan Meteorologi Dan Geofisika. Stasiun Klimatologi Kupang
Source Meteorological and Geophysical Agency, Climatology Kupang Station.

24

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

GEOGRAFI /

GEOGRAPHY

Lanjutan Tabel 1.9


Jumlah Curah Hujan di Nusa Tenggara Timur
Menurut Kabupaten dan Bulan Tahun 2003
Total Rainfall in Nusa Tenggara Timur by Month and Regency2003
(Milimeter)
Juli
July

Agustus
August

September
September

Oktober
October

November
November

Desember
December

Jumlah
Total

(7)

(8)

(9)

(10)

(11)

(12)

(13)

(14)

52

24

17

24

65

189

22

41

10

83

1 748

89

o.

166

1 143

40

722

2 385

266

1 166

.g

305

bp
s

157
X

14

32

20

60

1 061

130

230

1 356

t.

://
nt

ht

id

Juni
Juny

tp

X
X

82

32

30

379

1 047

703

4 081

11

53

361

1 643

43

75

133

1301

34

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

25

GEOGRAFI/

GEOGRAPHY

Tabel / Table 1. 10
Rata-rata Kelembaban Udara, Arah/Kecepatan Angin dan
Rata-rata Tekanan Udara di Kota Kupang menurut Bulan
The Average of Relative Hummidity Wind Direction/Velocity
and Atmosphere Pressure in Kupang by Month
2003
Kelembaban
Relative Hummidity
(%)

Arah/ Kecepatan Angin


Wind Direction/ Velocity
(Knot)

Tekanan
Preassure
( Milibar)

(1)

(2)

(3)

(4)

Pebruari / February

89

Maret / March

86

o.
NW/4

1 008.4

NW/4

1 007.0

NW/3

1 008.9

77

E/5

1 009.2

72

E/6

1 009.9

70

E/6

1 011.2

66

E/8

1 011.6

69

E/6

1 011.4

September / September

70

S/6

1 011.1

Oktober / October

71

S/5

1 009.8

Nopember / November

73

N/4

1 008.4

Desember / December

84

W/4

1 007.0

76

E/5

1 009.5

Mei / May
Juni / June
Juli / July

ht

tp

://
nt

Agustus / August

t.

April / April

Rata-Rata
Average

.g

82

bp
s

Januari / January

id

Bulan
Month

Sumber
: Badan Meteorologi dan Geofisika. Stasiun Klimatologi Kupang
Source
Meteorological and Geophysical Agency, Climatology Kupang Station.
Keterangan : Utara (N). Timur Laut (NE). Timur (E).Tenggara (SE).Selatan(S)
Remarks
Barat Daya(SW). Barat (W). Barat Laut(NW).

26

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

GEOGRAFI /

GEOGRAPHY

Tabel / Table 1. 11
Suhu Udara Maximum dan Minimum
di Kota Kupang menurut Bulan
The Maximum and Minimum Temperature
in Kupang by Month
2003
Minimum
Minimum

Maximum
Maximum

Rata-Rata
Average

(1)

(2)

(3)

(4)

Januari / January

23.7

31.3

Pebruari / February

23.4

Maret / March

22.0

o.

id

Bulan
Month

26.9
26.6

22.4

32.5

27.5

22.1

32.9

27.5

32.2

26.8

20.9

32.2

26.6

Agustus / August

20.7

32.0

26.4

September / September

22.0

32.9

27.5

Oktober / October

22.7

33.3

28.0

Nopember / November

24.0

33.7

28.9

Desember / December

23.7

33.7

27.5

22.4

32.1

27.3

April / April

t.

Mei / May

21.3

ht

://
nt

Juni / June
Juli / July

bp
s

31.1

tp

.g

30.3

27.5

Rata-Rata
Average

Sumber : Badan Meteorologi dan Geofisika. Stasiun Klimatologi Kupang


Source Meteorological and Geophysical Agency, Climatology Kupang Station.
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

27

GEOGRAFI/

GEOGRAPHY

Tabel/ Table 1. 12
Perkembangan Rata- Rata Suhu
Udara di Kota Kupang menurut Bulan
The Average of Temperature in Kupang by Month
1999 - 2003

1999

2000

2001

2002

2003

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Januari / January

26.7

26.5

27.3

27.5

26.9

Pebruari / February

26.6

26.6

27.2

26.9

26.9

Maret / March

26.4

26.5

27.1

.g

27.4

26.6

April / April

26.9

26.7

27.8

28.0

27.6

Mei / May

26.1

26.4

27.6

28.2

27.4

25.6

26.7

26.4

26.5

25.7

25.8

25.5

26.2

26.4

Agustus / August

25.9

25.8

25.5

25.8

26.2

September / September

26.3

27.4

27.3

26.6

27.4

Oktober / October

28.6

28.9

28.7

28.1

28.6

Nopember / November

28.3

29.1

28.8

29.8

29.5

Desember / December

27.7

28.1

27.7

29.0

28.0

o.

bp
s

t.

ht

Juli / July

26.4

://
nt

Juni / June

id

Bulan
Month

tp

Derajat Celcius (o C)

Sumber : Badan Meteorologi dan Geofisika. Stasiun Klimatologi Kupang /


Source Meteorological and Geophysical Agency, Climatology Kupang Station.

28

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

GEOGRAFI /

GEOGRAPHY

Tabel / Tabel 1. 13
Nama dan Panjang Sungai Per Kabupaten
di Nusa Tenggara Timur
Name and Length of Rivers by Regency
in Nusa Tenggara Timur
Kabupaten
Regency

Nama Sungai
Name of Rivers

04.

Timor Tengah Selatan

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

Flores Timur
Bama
Mati
Warlelau
Ili Getang
Mebe
Wolowana
Mautenda
Nangapanda
Pomondiwal
Dampek
Waikaap

(3)

.g

Kupang

Wano Kaka
Payeti
Wanga
Kakaha
Oesao
Manikin
Tuasene
Noelmin
Nain
Powu
Kaubele
Haekto
Tala
Benanain
Nobelu
Haekesak
Waelombur

bp
s

03.

://
nt

t.

Sumba Barat
Sumba Timur

Alor

Flores Timur

09.

Sikka

tp

07.
08.

Ende

11.
12.

Ngada
Manggarai

ht

10.

80 Km
70 Km
50 Km
55 Km
30 Km
30 Km
55 Km
90 Km
30 Km
40 Km
40 Km
30 Km
50 Km
100 Km
45 Km
30 Km
30 Km

id

(2)

01.
02.

o.

(1)

Panjang Sungai
Length of Rivers

30 Km
30 Km
60 Km
70 Km
70 Km
80 Km
60 Km
60 Km
60Km
45 km
60 Km
80 Km

Sumber : Kanwil Departemen Pekerjaan Umum Prop. NTT


Source Cq. Proyek Perbaikan / Pemeliharaan Sungai.
Regional Office of Departement Public Work Service.
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

29

GEOGRAFI/

GEOGRAPHY

Tabel / Tabel 1.14


Nama. Tinggi. Luas Daerah Bahaya dan
Tahun Terakhir Letusan Gunung Berapi di Nusa Tengggara Timur
Name. Height. Danger Area and The Latest Year of
Eruption in Nusa Tenggara Timur

(4)

(5)

85.8

1905

125.2

97.8

1924

27.5

127.5

1969

1 640

78.9

41.8

1969

875

28.3

50.8

1972

1 584

69.2

150.6

1971

1 703

68.0

136.1

1971

01.

Ine Like

1 559

02.

Ebu Lobo

2 149

03.

Iya

04.

Kelimutu

05.

Roka Tenda

06.

Lewo Tobi
(Laki-Laki/ Male)
Lewo Tobi
(Perempuan/
Female)

51.2

t.

bp
s

637

://
nt

07.

(3)

Tahun
Letusan Terakhir
Last
Eruption

id

(2)

Daerah
Waspada
Be Careful
Area
(Km2)

o.

(1)

Tinggi Diatas
Daerah Bahaya
Permukaan Air Laut
Danger Area
Altitude
(Km2)
(Meter)

.g

Nama Gunung Berapi


Name Of Volcano

Lera Boleng

1 117

32.7

45.7

1881

09.

Ile Boleng

1 659

87.8

71.7

1973

tp

08.

Ile Lewotolo

1 319

85.0

108.2

1951

11.

Ile Werung

1 018

112.6

132.2

1951

ht

10.

Sumber : Statistik Indonesia 1984. Biro Pusat Statistik- Jakarta


Source Statistic of Indonesia 1984.Central Bureu of Statistic - Jakarta

30

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

BAB II/
CHAPTER II

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

PEMERINTAHAN/
GOVERNMENT

.id

BPS
NTT

NTT Dalam Angka 2002

In 2002 the province of NTT was


divided in to 15 regencies and
1 municipalities, 197 districts, and
2 585 villages. Manggarai regencies
had the largest number of villages
(375 villages), while the least number
of villages was city of Kupang
(45 villages)

Jumlah anggota DPRD Propinsi


NTT hasil pemilihan umum tahun
1999 sebanyak 55 orang. Bila dilihat
komposisinya, jumlah anggota DPRD
Propinsi NTT dari 55 anggota yang
dipilih, 20 kursi (36,4%) berasal dari
Partai Golkar, 18 kursi (32,7%)
PDIP, 6 kursi (10,9%) wakil dari
TNI POLRI, 2 kursi (3,6%) PDKB, 9
kursi (16,4%) sisanya dari partai
lainnya.

The result of 1999 General


election registered that number of
provincial parliament members of
NTT was 55 persons, which came for
different parties. The composition as
follows 20 persons (36,4 %) from
Golkar; 18 person (32,7%) from
PDIP; 6 persons (10,9%) from TNI
POLRI; 2 persons (3,6%) from
PDKB and the rest of the member
came from another parties.

t.

bp
s

.g

o.

id

Pada tahun 2002 Propinsi Nusa


Tenggara
Timur
terdiri
dari
15 kabupaten dan 1 kota, 197
kecamatan dan 2 585 desa/kelurahan.
Jumlah desa terbanyak di Kabupaten
Manggarai (375 desa/ kelurahan),
sedangkan yang paling sedikit jumlah
desa/ kelurahannya adalah Kota
Kupang (45 kelurahan).

The composition of regional


parliament members in each
regencies, almost the same with the
composition of provincial parliament
members. The composition of
regional parliament was dominated
by the two big parties, Golkar and
PDIP . The least number of regional
parliament members was Sumba
Timur (24 person) while Manggarai
regencies had the largest number of
regional
parliament
members
( 42 persons ).

Jumlah Pegawai Negeri Sipil


Daerah di lingkungan pemerintah
propinsi dan kabupaten / kota

In 2003, total number of civil


servants of NTT (province; regency
and municipality was 90 436 people

ht

tp

://
nt

Komposisi
jumlah
anggota
DPRD di setiap kabupaten hampir
sama dengan komposisi anggota
DPRD Propinsi, yaitu didominasi
oleh dua partai besar yakni Partai
Golkar dan PDIP. Jumlah anggota
DPRD Kabupaten paling sedikit di
Kabupaten Sumba Timur (sebanyak
24 orang), dan yang paling banyak di
Kabupaten Manggarai sebanyak
42 orang.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES

2003

33

and municipality was 90.436 people.


It was around 30 % (26 958 ) of them
were teacher and around 7 % (6 650
person ) of total civil servant, were
the civil servant who works in
provincial government office.

Bila diamati setiap kabupaten/


kota, jumlah PNSD terbanyak dan
bahkan hampir dua kali lipat jumlah
PNSD pemerintah propinsi adalah
kabupaten Manggarai (12 104 orang).
Kabupaten
lain
yang
jumlah
PNSDnya
melebihi
pemerintah
propinsi adalah kabupaten Kupang,
TTS, dan Belu. Sementara jumlah
PNSD yang paling sedikit terdapat di
kabupaten Lembata.

The largest number of regional


civil servants was in Manggarai
(12 104 persons) It was much larger
than the number of provincial civil
servants. Another regencies whose
number of regional civil servants was
larger than provincial civil servants,
was Kupang, TTS and Belu regency.
Meanwhile the least number of
regional civil servants was Lembata
regency.

bp
s

.g

o.

id

se Nusa Tenggara Timur pada tahun


2002 sebanyak 90 436 orang. Dari
sejumlah itu 26 958 orang (atau
sekitar 30%) diantaranya merupakan
PNSD guru. Dari
total
PNSD
sebanyak 90 436 orang
6 650
diantaranya
(atau sekitar 7%)
merupakan PNSD di lingkungan
pemerintah propinsi NTT.

There were 12 939 structural


level ocupation in NTT which 10% of
them (1 234) were avaliable in the
provincial government office.

ht

tp

://
nt

t.

Jumlah jabatan struktural yang


tersedia sebanyak 12 939. Dari
sejumlah jabatan struktural tersebut
1 234 (sekitar 10 %) diantaranya
berada di lingkungan pemerintah
propinsi.

34

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES

2003

Grafik 2.1
Komposisi Anggota DPRD Propinsi NTT
Hasil Pemilihan Umum Tahun 1999

s.
go
.

id

20
15

bp

10

nt
://

ht

tp

t.

PPP
PDIP
PDKB
GOLKAR
PKP
Lainnya
TNI/POLRI

PEMERINTAHAN /

GOVERNMENT

Tabel / Table 2.1


Banyaknya Kota Administratif, Kecamatan,
Perwakilan Kecamatan dan Desa / Kelurahan menurut Kabupaten
Number of Districts, Auxilliary Districts and
Villages by Regency in Nusa Tenggara Timur
(Keadaan Mei 2002/ condition of may2002)

(4)

Waikabubak

15

02.

Sumba Timur

Waingapu

15

03.

Kupang

Kupang

04.

(6)

22

(7)

192

139

186

215

163

17

168

175

128

Belu

Atambua

07.

Alor

://
nt

(5)

Persiapan
PreVillage

21

06.

Kalabahi

Definitif 1)
Definitive

t.

05.

Timor Tengah
So E
Selatan
Timor Tengah
Kefamenanu
Utara

Desa / Kelurahan
Village

id

(3)

Sumba Barat

Perwaki
lan
Kecama
tan
Aux.
District

.g

(2)

01.

bp
s

(1)

Kota
Adminis
Kecama
tratif
tan
Adminis
District
tative
City

o.

Kabupaten
Regency

Ibukota
Kabupaten
Capital
Regency

1)

Lembata

Lewoleba

09.

Flores Timur

Larantuka

13

213

10.

Sikka

Maumere

11

160

tp

08.

Ende

Ende

16

173

12.

Ngada

Bajawa

14

173

ht

11.

13.

Manggarai

Ruteng

12

254

14.

Rote Ndao

Baa

80

15.

Manggarai Barat Labuan Bajo

121

71.

Kota Kupang

45

197

2 585

Kupang

Jumlah/Total

Catatan : 1) Undang-undang RI Nomor 52 Tahun 1999.

Sumber : Hasil Pendaftaran P4B 2003


NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES

2003

37

PEMERINTAHAN /

GOVERNMENT

Tabel / Table 2.2


Banyaknya Desa / Kelurahan menurut Tingkat
Perkembangan Desa menurut Kabupaten
Number of Villages by Developing Level and Regency
2002

Swadaya

Swakarya
Self Developing

(1)

(2)

(3)

Swasembada Self
Supporting

Lainnya/
Others

id

Kabupaten
Regency

48

136

02.

Sumba Timur

16

98

03.

Kupang

40

107

04.

Timor Tengah Selatan

64

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

09.

Flores Timur

10.

(5)

(6)

192

25

139

39

186

65

215

.g

Sumba Barat

o.

(4)

01.

Jumlah/
Total

bp
s

85

89

163

73

67

27

168

83

82

10

175

17

93

11

128

116

90

213

Sikka

53

54

31

22

160

11.

Ende

142

24

173

12.

Ngada

46

85

42

173

13.

Manggarai

29

292

54

375

14.

Rote Ndao

60

15

80

71.

Kota Kupang

45

45

553

1 506

486

40

2 585

ht

tp

://
nt

t.

66

Jumlah
Total
Sumber : Podes ST03
Source

38

NTT DALAM ANGKA 2003/ NTT IN

FIGURES 2003

PEMERINTAHAN /

GOVERNMENT

Tabel / Table 2.3


Hasil Pemungutan Suara Anggota DPR - RI
Melalui Pemilihan Umum menurut Kabupaten
Result of General Election For Central Parliament Members
by Regency
1999
PDIP

PDKB

(1)

(2)

(3)

(4)

Sumba Barat

1 431

69 398

02.

Sumba Timur

1 093

35 292

03.

Kupang

675

61 789

04.

Timor Tengah Selatan

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Flores Timur

09.

PKP

Lainnya

(5)

(6)

(7)

16 817

42 032

113

19 906

1 120

40 415

552

18 022

4 830

108 403

2 927

22 943

26 387

3 795

154 159

1 248

13 181

91

35 607

2 960

46 953

929

10 254

524

43 656

4 749

56 033

3 243

18 454

10 340

t.

8 377

556

49 406

1 446

17 384

7 777

74 546

4 189

45 708

2 252

15 480

Sikka

2 774

66 459

778

39 145

398

25 072

10.

Ende

7 621

59 204

4 015

23 762

3 232

15 221

11.

Ngada

1 201

57 327

4 910

36 638

4 547

11 596

12.

Manggarai

6 734

128 575

20 653

78 637

15 316

30 102

2 494

47 695

4 179

37 865

3 137

12 060

43 100

714 312

73 551

759 156

39 340

229 675

ht

tp

345

://
nt

bp
s

.g

01.

GOLKAR

id

PPP

o.

Kabupaten
Regency

71.

Kota Kupang

Jumlah
Total

Sumber : Direktorat SOSPOL Propinsi Nusa Tenggara Timur.


Source Social Politic Directorate of Nusa Tenggara Timur.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES

2003

39

PEMERINTAHAN /

GOVERNMENT

PPP

PDIP

(1)

(2)

(3)

PDKB

GOLKAR

o.

Kabupaten
Regency

id

Tabel / Table 2.4


Hasil Pemungutan Suara Anggota DPRD Tingkat I
Melalui Pemilihan Umum menurut Kabupaten
Result of General Election For Provincial Parliament Members
by Regency
1999

(4)

Sumba Barat

1 463

69 831

02.

Sumba Timur

1 141

34 480

03.

Kupang

04.

Timor Tengah Selatan

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Lainnya

(6)

(7)

16 818

40 791

85

20 709

1 282

41 851

552

17 188

60 633

4 883

109 961

2 940

22 447

329

26 740

3 881

154 715

1 241

12 209

99

34 660

3 106

47 261

836

10 832

520

42 217

5 091

56 437

3 329

19 065

11 328

8 295

665

49 135

1 434

16 652

Flores Timur

7 970

64 625

4 666

46 209

2 075

24 407

09.

Sikka

2 924

71 858

825

41 378

323

17 318

10.

Ende

7 860

56 812

4 457

24 154

3 179

16 593

11.

Ngada

1 259

54 336

5 716

38 347

4 309

12 252

12.

Manggarai

6 837

127 139

21 332

79 427

15 386

29 896

71.

Kota Kupang

2 908

40 271

5 846

41 484

2 893

14 028

45 341

691 897

78 568

771 150

38 582

233 596

ht

tp

://
nt

703

t.

bp
s

.g

01.

(5)

PKP

Jumlah
Total

Sumber : Direktorat SOSPOL Propinsi Nusa Tenggara Timur.


Source Social Politic Directorate of Nusa Tenggara Timur.

40

NTT DALAM ANGKA 2003/ NTT IN

FIGURES 2003

PEMERINTAHAN /

GOVERNMENT

Tabel / Table 2.5


Hasil Pemungutan Suara Anggota DPRD Tingkat II
Melalui Pemilihan Umum menurut Kabupaten
Result of General Election For Regional Parliament Members
by Regency
1999
PPP

PDIP

PDKB

GOLKAR

PKP

Lainnya

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

01.

Sumba Barat

1 590

68 781

15 884

02.

Sumba Timur

1 094

33 988

03.

Kupang

667

59 526

o.

id

Kabupaten
Regency

04.

Timor Tengah Selatan

300

27 339

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Flores Timur

09.

Sikka

10.

41 992

71

21 379

41 753

474

17 833

4 865

109 292

2 989

24 228

3 718

154 242

1 110

12 406

bp
s

.g

1 352

34 063

3 220

47 056

788

11 569

548

40 980

5 230

56 320

3 260

20 321

11 278

8 144

616

48 765

1 449

17 257

7 957

63 176

4 554

46 045

2 222

25 998

3 024

70 679

1 032

39 749

340

19 802

Ende

7 727

55 178

4 548

24 366

3 674

17 562

11.

Ngada

1 249

50 465

5 476

40 160

4 542

14 327

12.

Manggarai

6 827

124 856

21 960

79 645

15 390

31 339

71.

Kota Kupang

2 794

39 906

5 767

40 435

2 766

15 762

45 153

677 081

78 222

769 820

39 075

249 783

tp

://
nt

t.

98

ht

Jumlah
Total

Sumber : Direktorat SOSPOL Propinsi Nusa Tenggara Timur.


Source Social Politic Directorate of Nusa Tenggara Timur.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES

2003

41

PEMERINTAHAN /

GOVERNMENT

Tabel / Table 2.6


Komposisi Jumlah Anggota DPRD Tingkat I
dan DPRD Tingkat II Hasil Pemilihan Umum
Distribution of Provincial Parliament Members and
Regional Parliament Members by Region
1999

PPP

PDIP

PDKB

GOL
KAR

PKP

Lain
nya

Golongan
ABRI

Jumlah
Total

(1)

(7)

(8)

(9)

55

(3)

(4)

(5)

(6)

Propinsi NTT

18

20

02.

Sumba Barat

13

03.

Sumba Timur

10

04.

Kupang

11

06.

28

24

.g

19

38

24

35

11

25

12

30

13

25

12

30

bp
s

05.

Timor Tengah
Selatan
Timor Tengah
Utara

o.

(2)

01.

id

Propinsi / Kabupaten
Province / Regency

Belu

08.

Alor

09.

Flores Timur

10.

Sikka

14

30

11.

Ende

13

30

12.

Ngada

12

30

tp

://
nt

t.

07.

Manggarai

18

12

42

71.

Kota Kupang

10

10

30

ht

13.

Sumber : Direktorat SOSPOL Propinsi Nusa Tenggara Timur.


Source Social Politic Directorate of Nusa Tenggara Timur.

42

NTT DALAM ANGKA 2003/ NTT IN

FIGURES 2003

PEMERINTAHAN /

GOVERNMENT

Tabel / Table 2.7


Jumlah PNSD Di Lingkungan Pemerintah Propinsi, Kabupaten/Kota
Se Nusa Tenggara Timur (Keadaan 31 Desember 2002)
Number of Civil Servant by Province and
Regency of Nusa Tenggara Timur
(Condition of December 31,2004)
Jumlah PNS

Unit Kerja

id

Guru

Jumlah
Jabatan
Struktural
(4)

6 650

1 234

1 245

4 459

754

1 907

992

bp
s

Non Guru

Jumlah Guru/
Non Guru

(2)

Pemda Propinsi NTT

6 650

02.

Sumba Barat

3 214

03.

Sumba Timur

2 097

04.

Kupang

05.

Timor Tengah Selatan

06.

Timor Tengah Utara

07.

Belu

08.

Alor

09.

Lembata

10.
11.

4 004

5 132

2 607

7 739

823

5 664

3 041

8 705

942

2 395

1 255

3 650

896

7 134

1 632

8 766

860

3 125

1 377

4 592

821

951

763

1 714

469

Flores Timur

3 955

2 430

6 385

883

Sikka

2 482

2 551

5 033

738

tp

://
nt

t.

.g

01.

(3)

o.

(1)

Ende

4 757

1 871

6 628

803

13.

Ngada

1 816

1 861

3 677

757

14.

Manggarai

8 927

3 177

12 104

1 125

15.

Rote Ndao

71.

Kota Kupang

5 089

1 241

6 330

842

63.296

26 958

90 436

12 939

ht

12.

Jumlah
Total

Sumber : Biro Kepegawaian Setda Nusa Tenggara Timur.


Source
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES

2003

43

BAB III/
CHAPTER III

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

PENDUDUK DAN
TENAGA KERJA/
POPULATION AND
MAN POWER

.id

BPS
NTT

NTT Dalam Angka 2002

3.1. Population

Jumlah penduduk NTT hasil


registrasi penduduk tahun 2003
sebanyak 4 088 058 jiwa, dengan
kepadatan 86.58 jiwa per kilometer
persegi. Bila dilihat penyebarannya
dari total penduduk NTT, yang
terbesar berada di Kabupaten
Manggarai (16.18%), disusul Kabu
paten TTS, Sumba Barat dan Kupang
masing-masing sekitar 10 persen,
sedangkan yang paling sedikit di
Kabupaten Lembata (2.42%).

According to the final result of


2003 population registration, the
total population of NTT was
4 088 058 person with population
density was 86.58 person per each
square kilometer. According to the
distribution of population by regency,
population of NTT was concentrated
in Manggarai (16,18%), TTS, Sumba
Barat, and Kupang around 10 %. The
lowest population was in Lembata
regency (2,42%).

o.

.g

The largest population density in


City of Kupang was crowed. That
was around 1 732 people per km2,
while the lowest population was in
Sumba Timur regency (28 person per
km2). The other regencies which have
the most density (up to 100 people
per km2) were TTS, Belu, Flores
Timur, Sikka and Ende regency.
While the rest of regencies, its
population density was around 56-87
people per km2 (Table 3.1.1).

Berdasarkan
hasil
Sensus
Penduduk Tahun 2000 (Tabel
3.1.19), laju pertumbuhan periode
1990-2000 sebesar 1,6 persen per
tahun. Keadaan ini sudah menurun
jika dibandingkan dengan dua
periode sebelumnya, dimana pada
periode 1971-1980 laju pertumbuhanya sebesar 1,95 persen per tahun,
dan periode 1980-1990 sebesar 1,79

The result of 2000 population


Census (Table 3.1.19) indicated that
the rate of population growth was 1,6
percent per annum during 1990
2000. This condition had decreased
compared to the previous year. In the
period of 1971-1980 the percentage
of population growth was only 1,95
percent per annum and in the period
of 1980-1990 was 1,79 percent per

ht

tp

://
nt

bp
s

t.

Kepadatan penduduk terbesar di


Kota Kupang (1 732 jiwa per km)
dan terendah di Kabupaten Sumba
Timur (28 jiwa per km). Kabupaten
lain yang juga cukup padat
penduduknya (di atas 100 jiwa per
km) adalah Kabupaten TTS, Belu,
Flores Timur, Sikka, dan Ende.
Sedangkan
kabupaten
sisanya
kepadatan penduduknya berkisar
56-87 jiwa per km (lihat Tabel
3.1.1).

id

3.1. Penduduk

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

47

annum. The result of the 2003


National Socio Economic
Survey
(Susenas)
showed
that
total
population was 4 073 249 people.

3.2. Transmigrasi

3.2. Transmigration

Jumlah transmigran asal NTT


tahun 2003 sebanyak 100 KK dengan
477 jiwa (Tabel 3.2.1) yang
seluruhnya berasal dari Kabupaten
Belu. Transmigran-transmigran terse
but ditempatkan di dua daerah Unit
Pemukiman Transmigrasi (UPT).
Sebanyak 35 KK dengan 188 jiwa
ditempatkan di UPT Hampang
Kabupaten Kota Baru Propinsi
Kalimantan
Selatan.
Sisanya
sebanyak 100 KK dengan 477 jiwa
ditempatkan di UPT Mentaya
Seberang Kabupaten Kota Waringin
Timur Propinsi Kalimantan Tengah.

Number of NTTs transmigrant


at 2003 was 100 migrant, which
consist of 477 persons (Table 3.2.1).
All of them came from Belu regency.
They had been resettled, in two
region, South Kalimantan Province
and Central Kalimantan Province.
The exact area were Hampang, Kota
Baru regency, South Kalimantan
(35 migrants consist of 188 persons)
and Mentaya Seberang, Kota
Waringin
regency,
Central
Kalimantan (100 migrants consist of
477 persons).

t.

bp
s

.g

o.

id

persen per tahun. Penduduk 2003


hasil Survei sosial ekonomi nasional
(Susenas) sebesar 4 073 249 jiwa.

://
nt

3.3. Tingkat Kelahiran

ht

tp

Bila diamati dari Tabel 3.3.2,


Angka kelahiran total (TFR)
penduduk NTT dengan metode anak
kandung dari tahun 1967-1999 terus
menurun. Bila pada periode 19671970 sebesar 5 960 per 1000 wanita,
maka terus mengalami penurunan
pada periode-periode berikutnya
hingga menjadi 3 366 per 1000
wanita pada pe riode 1996-1999. Hal
yang sama juga terjadi pada angka
kelahiran menurut umur ibu (ASFR).
ASFR per 1000 wanita cenderung
terus menurun pada periode 19671999, kecuali pada kelompok umur
ib 15 19 h
d
i d
48

3.3. Birth Rate


Table 3.3.2 shows that from
1967 to 1999 The Total Fertility Rate
by own children method of NTT, had
been decreasing continously. In the
period of 1967-1970, total number of
Fertility Rate was 5 960 per 1000
women, and then in the periods 19901999 experienced decreasing by
3 366 per 1000 woman. The same
pattern applied to the Age Specific
Fertility Rate (ASFR). ASFR has a
tendency to decrease in the period of
1967-1999, except ASFR aged 15-19
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

years increased from 45 in the period


of 1976-1979, 50 in the period of
1981-1984. And also ASFR aged
45-49 years which increased from 20
in the period of 1991-1994, to 24 in
the period of 1996-1999.

3.4. Tingkat Kematian dan


Harapan Hidup

3.4. Mortality Rate and


Life Expectacy

Ukuran mortalitas yang paling


umum digunakan adalah angka ke
matian kasar (CDR). Angka kema
tian kasar dipengaruhi oleh kompo
sisi penduduk menurut umur. Untuk
kondisi Indonesia dengan struktur
umur penduduk relatif muda, angka
kematian kasar banyak dipengaruhi
oleh tingkat kematian golongan umur
muda di bawah satu tahun. Tingkat
kematian di bawah satu tahun
mempunyai hubungan erat dengan
angka harapan hidup waktu lahir
(AHH). Perubahan AKB berpe
ngaruh pada AHH dan AKK, yang
secara teoritis turunnya AKB berpe
ngaruh pada turunnya AKK dan
naiknya AHH.

Crude Death Rate (CDR) is


universally used for mortality
measurement. The composition of
population by age group has fully
influenced Crude Death Rate. In
Indonesia, Crude Death Rate is
influenced by mortality rate of people
age 0 1 years. This kind of
mortality rate of people age 0-1 years
has a great conection with the life
expectacy at birth. The change of
mortality of age people 0-1 years
influences the life expectasy at birth
which teoritically the decreasing of
mortality people age 0-1 years,
influnced the increasing of life
expectacy of birth

tp

://
nt

t.

bp
s

.g

o.

id

ibu 15-19 tahun yang pada periode


1976-1979 ASFR sebesar 45
meningkat menjadi 50 pada periode
1981-1984, dan pada kelompok umur
ibu 45-49 yang mana pada periode
1991-2994 ASFR sebesar 20
meningkat menjadi 24 pada peeriode
1996-1999.

ht

Tingkat kematian bayi (IMR)


per 1000 kelahiran hidup penduduk
NTT terus mengalami penurunan
walaupun masih lebih tinggi jika
dibandingkan dengan angka kemati
an bayi nasional. IMR hasil Sensus
Penduduk 2000 (1996) di NTT
sebesar 57 per 1000 kelahiran hidup,
sementara nasional hanya 47 per

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

Infant Mortality Rate (IMR) per


1 000 fertility rate in NTT had been
decreasing, though it was higher than
national infant mortality. Result of
census population 2000 in NTT,
indicated that total of infant mortality
rate was 57 per 1 000 fertiliy rate
while national infant mortality was
only 47 per 1 000 fertility rate.
49

Neverthelest, IMR of NTT had


decreased by one third of 1967 IMR
which its number was 154 per 1000
fertility rate.

Bila diamati menurut jenis


kelamin, ternyata IMR laki-laki lebih
tinggi jika dibandingkan de ngan
perempuan. Pada tahun 1996 (hasil
Sensus Penduduk 2000 ) IMR lakilaki sebesar 64 sedangkan IMR
perempuan sebesar 51 per 1000
kelahiran hidup.

According to infant mortality


rate by sex, male infant mortality rate
was higher than female infant
mortality rate. In 1996 (result of
census population 2000) described
that male Infant Mortality Rate was
64, while female is 51 per 1000
fertility.

Dengan penurunan angka ke


matian berarti telah terjadi pening
katan kondisi kesehatan masyarakat
yang berdampak pada peningkatan
harapan hidup.
Angka harapan
hidup waktu lahir penduduk NTT
terus meningkat dari 44,4 tahun pada
tahun 1967 (hasil Sensus Penduduk
1971) menjadi 63,0 tahun pada tahun
1996 (hasil Sensus Penduduk 2000).
Sementara nasional lebih tinggi, jika
pada tahun 1967 angka harapan hidup
waktu lahirnya sekitar 45,7 tahun,
maka pada tahun 1996 sudah
mencapai 65,4 tahun (tabel 3.4.2).

The decreasing of mortality


number indicated that the condition
of sociely health, has decreased
which influences the increasing of life
expectacy. Number of life expectacy
at birt in NTT had been increasing.
In 1967 (result of populatin census
1971) the life expetacy was 44,4
years and than, in 1996 it had
became 63,0 years (result of
populatin census 2000). Meanwhile,
national life expetacy was higher
than NTT. In 1967 national life
expetacy was 45,7 years and in 1996
had reached 65,4 years (table 3.4.2)

tp

://
nt

t.

bp
s

.g

o.

id

1000 kelahiran hidup. Namun


demikian IMR NTT sudah turun
sekitar sepertiganya dari IMR pada
tahun 1967 yang sebesar 154 per
1000 kelahiran hidup.

ht

3.5. Ketenagakerjaan
Dari hasil SUSENAS 2003
(Tabel 3.5.1-3.5.5) diperoleh gambaran bahwa dari 3 040 981 pendu
duk NTT yang berusia 10 tahun ke
atas 66,12 persen diantaranya me
rupakan angkatan kerja. Angkatan
kerja yang melakukan aktifitas

50

3.5. Manpower
Result of 2003 National Socio
Economic Survey, registered that
number of NTT population aged 10
years and over, was 3 040 981
persons and around 66,12 percent of
them were Labor Force who have
been working (95,25%) and labor
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

force who are still looking for work/


unemployment (4,75 percent).

Untuk penduduk yang bekerja


sebanyak 1 915 055 orang pada tahun
2003, ternyata 839 497 orang
(43,84%) diantaranya sebagai tenaga
kerja tidak di bayar. Pekerja tidak
dibayar ini 66,78 persen (560 616
orang) diantaranya adalah perempuan.

In 2003, total of working was


1 915 055 people. It was about
839 497 people or 43,84 percent of
them were unpaid workers and
around 66,78 percent (560 616
people) of unpaid workers was
female workers

Apabila diamati menurut lapa


ngan pekerjaan utamanya, 81,83
persen bekerja di sektor pertanian,
7,08 persen di sektor jasa kema
syarakatan, 3,96 persen di sektor
industri pengolahan, 3,74 persen di
sektor perdagangan, rumah makan
dan restoran. Bekerja di sektor
bangunan dan sektor ang kutan,
penggudangan
dan
komunikasi
masing-masing sekitar 1 2 persen,
sementara
untuk
sektor-sektor
lainnya kurang dari 0,5 persen.

According to the proportion of


working
population
by
main
economic sector, it was about
81,83% worked at agricultural
sector; 7,08% worked at services
sector; 3,96 percents worked at
manufacturing industries and 3,74%
worked at trade sector. The other
sector
such
as
construction;
transportation; and communication
sector was around 1 to 2 percent,
while the others sectors was not more
than 0,5%.

://
nt

t.

bp
s

.g

o.

id

bekerja sebanyak 95,25 persen, dan


sisanya 4,75 persen aktif mencari
pekerjaan.

ht

tp

Persentase pendidikan pekerja


penduduk NTT tahun 2003, sekitar
12,86 persen adalah tidak/belum
pernah sekolah, 25,98 persen
tidak/belum tamat Sekolah Dasar,
38,46 persen hanya tamat Sekolah
Dasar. Dengan demikian persentase
angka tanaga kerja di NTT 77,30
persen hanya berpendidikan Sekolah
Dasar ke bawah; angkatan kerja
dengan
pendidikan
Sekolah
Menengah Pertama sekitar 9,23
persen, Sekolah Menengah Tingkat
Atas sekitar 10,70 persen, dan
sisanya 2,77 persen berpendidikan

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

In 2003, percentage of education


of NTT working population was
around 12,86 percent were/not
attending school; 25,98 were/not
attending primary school; and only
38,46 percent have completed
primary school. Thus, the percentage
of NTT working population who have
completed primary school and under
was 77,30 percent. The percentage of
workers who have completed junior
school was around 9,23 percent;
senior high school was 10,70 percent
and worker who have completed
tertiary education and up was around
51

2,77 percent.

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g

o.

id

diploma ke atas.

52

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

Grafik 3.1
Piramida Penduduk NTT
Hasil Sensus Penduduk 2000

tp

200

ht

300

://

nt

t.

bp

s.
go
.

id

75 +
70 - 74
65 - 69
60 - 64
55 - 59
50 - 54
45 - 49
40 - 44
35 - 39
30 - 34
25 - 29
20 - 24
15 - 19
10 - 14
05 - 09
00 - 04

100

Laki-laki

100

200

Perempuan

s.
go
.

id

Grafik 3.2
Persentase Penduduk Yang Bekerja di Propinsi NTT
Menurut Lapangan Pekerjaan Utama tahun 2002

ht

tp

://

nt

t.

bp

Pertanian
Pertambangan/Penggalian
Industri Pengolahan
istrik, Gas dan Air
Bangunan
Perdagangan dan Rumah Makan
Angkutan, Pergudangan dan Komunikasi
Keuangan, Asuransi dan Jasa Persewaan
Jasa Kemasyarakatan
Lainnya

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

.id

3.1. PENDUDUK /
POPULATION

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND

MAN POWER

Tabel / Table 3.1.1


Jumlah Penduduk, Luas Daerah dan Kepadatan Penduduk menurut Kabupaten
Population, Total Area and Population Density by Regency
2003

(1)

(2)

(3)

Persentase
Penduduk
Kabupaten
Terhadap
Penduduk NTT
Percentage
Of Population

id

Jumlah
Penduduk
Population

Kepadatan
Penduduk
Per Km2
Population
Density
(4)

o.

Kabupaten
Regency

Luas
Daerah
Area
(Km2)

(5)

Sumba Barat

386 557

4 454.72

86.77

9.58

02.

Sumba Timur

198 186

7 000.60

28.31

4.91

03.

Kupang

332 419

5 898.22

56.36

8.23

04.

Timor Tengah Selatan

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

09.

bp
s

.g

01.

3 933.80

102.83

10.02

177 918

2 655.28

67.01

4.41

331 412

2 725.08

121.62

8.21

168 965

2 864.64

58.98

4.19

97 733

1 266.39

77.17

2.42

Flores Timur

215 876

1 812.85

119.08

5.35

10.

Sikka

276 590

1 631.92

169.49

6.77

11.

Ende

238 486

2 046.59

116.53

5.91

tp

://
nt

t.

404 516

Ngada

244 242

3 100.42

78.78

6.05

13

Manggarai

661 337

6 403.92

103.27

16.18

14

Rote Ndao

102 651

1 280.10

80.19

2.54

71.

Kota Kupang

251 170

145.02

1 731.97

6.22

4 088 058

47 219.55

86.58

100.00

ht

12.

Nusa Tenggara Timur

Sumber : Registrasi Penduduk 2003


Source Population Registration 2003

NTT DALAM

ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

59

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND

MAN POWER

Tabel / Table 3.1.2


Jumlah Penduduk menurut Kabupaten dan Jenis Kelamin
Population by Regency and Sex
2003
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Jumlah
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

id

Kabupaten
Regency

Sumba Barat

196 190

02.

Sumba Timur

102 251

03.

Kupang

171 340

04.

Timor Tengah Selatan

198 989

205 527

404 516

05.

Timor Tengah Utara

88 785

89 133

177 918

06.

Belu

161 396

170 016

331 412

07.

Alor

82 583

86 382

168 965

08.

Lembata

44 437

53 296

97 733

09.

Flores Timur

102 166

113 710

215 876

10.

Sikka

129 933

146 657

276 590

11.

Ende

111 734

126 752

238 486

12.

Ngada

118 098

126 144

244 242

13.

Manggarai

326 583

334 754

661 337

14.

Rote Ndao

52 162

50 489

102 651

128 256

122 914

251 170

2 014 903

2 073 155

4 088 058

386 557

95 935

198 186

161 079

332 419

.g

bp
s

t.

://
nt

tp

ht
71.

190 367

o.

01.

Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Sumber : Registrasi Penduduk 2003


Source Population Registration 2003

60

NTT DALAM

ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND

MAN POWER

Tabel / Table 3.1.3


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut
Kabupaten dan Kewarganegaraan
Number of Households and Population by Regency
and Citizenship
2003

(2)

WNA
Foreign
(3)

Jumlah
Total

WNI
Indonesia

(4)

(5)

WNA
Foreign

id

(1)

WNI
Indonesia

Penduduk
Population

o.

Kabupaten
Regency

Rumahtangga
Households

Jumlah
Total

(6)

(7)

Sumba Barat

68 824

33

68 857

386 478

79

386 557

02.

Sumba Timur

39 959

39 962

198 179

198 186

Kupang

73 367

10

73 377

332 400

332 419

04.
05.

Timor Tengah
Selatan
Timor Tengah
Utara

19

90 201

57

90 258

404 358

158

404 516

41 522

17

41 539

177 885

33

177 918

68 330

24

68 354

331 314

98

331 412

36 333

168 964

168 965

bp
s

03.

.g

01.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

24 284

24 290

97 727

97 733

09.

Flores Timur

47 045

47 053

215 865

11

215 876

10.

Sikka

61 791

16

61 807

276 562

28

276 590

t.

06.

tp

://
nt

36 332

Ende

50 134

50 138

238 480

238 486

12.

Ngada

47 651

47 660

244 229

13

244 242

ht

11.

13.

Manggarai

131 343

27

131 370

661 310

27

661 337

14.

Rote Ndao

24 995

24 995

102 651

102 651

71.

Kota Kupang

52 713

47

52 760

251 032

138

251 170

858 753

4 087 434

Nusa Tenggara Timur

858 491

262

624

4 088 058

Sumber : Registrasi Penduduk 2003


Source Population Registration 2003
NTT DALAM

ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

61

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.4


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2003
Kabupaten / Regency : Sumba Barat
Rumahtangga
Households

(3)

33 414

011. Kodi Bangedo

4 814

14 907

021. Lamboya

3 929

10 886

022. Wanokaka

2 487

030. Wewewa Barat

6 074

041. Wewewa Utara

051. Kota Waikabubak

14 302

29 209

10 167

6 666

6 327

12 993

19 263

38 780

3 545

9 287

8 969

18 256

8 890

23 713

23 722

47 435

1 776

5 101

5 169

10 270

4 293

11 822

11 864

23 686

12 257

11 587

23 844

://
nt

050. Loli

(5)

65 893

19 517

bp
s

040. Wewewa Timur

(4)

32 479

21 053

t.

031. Wewewa Selatan

Jumlah
Total

o.

(2)

11 223

010. Kodi

.g

(1)

Laki-Laki
Male

Penduduk
Population
Perempuan
Female

id

Kecamatan
District

4 571

2 699

7 685

7 401

15 086

073. Mamboro

2 352

6 339

6 046

12 385

071. Laura

4 421

13 176

12 504

25 680

080. Katikutana

5 750

16 015

15 258

31 273

081. Umbu Ratu Nggai

2 033

5 405

5 309

10 714

68 857

196 190

190 367

386 557

ht

tp

072. Tana Righu

Jumlah
Total

Sumber : Registrasi Penduduk 2003


Source Population Registration 2003

60

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.5


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2003
Kabupaten / Regency : Sumba Timur

(1)

Laki-Laki
Male

Penduduk
Population
Perempuan
Female

id

Rumahtangga
Households

Jumlah
Total

(2)

(3)

(4)

(5)

010. Lewa

3 511

9 697

9 359

19 056

011. Nggaha Ori Angu

2 164

020. Tabundung

1 994

o.

Kecamatan
District

021. Pinu Pahar

1 483

030. Paberawai

1 436

033. Matawai La Pawu

4 170

8 564

3 108

2 926

6 034

3 413

3 178

6 591

2 301

5 743

5 177

10 920

1 372

3 745

3 593

7 338

.g

4 394

1 360

3 317

3 190

6 507

2 675

5 739

5 599

11 338
6 433

://
nt

040. Pahunga Lodu

11 560

bp
s

032. Kakaungu Eti

5 695

t.

031. Karera

5 865

041. Wula Waijilu

1 451

3 352

3 081

042. Rindi

4 182

3 990

8 172

2 834

7 381

6 823

14 204

060. Pandawai

3 747

9 944

8 976

18 920

061. Kota Waingapu

9 389

26 351

24 748

51 099

062. Haharu

2 562

6 020

5 430

11 450

39 962

102 251

95 935

198 186

ht

tp

1 683

050. Rindi Umalulu

Jumlah
Total

Sumber : Registrasi Penduduk 2003


Source Population Registration 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN FIGURES 2003

61

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.6


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2003
Kabupaten / Regency : Kupang
Kecamatan
District

Rumahtangga
Households

(1)

(2)

Laki-Laki
Male

t.

://
nt

tp

ht
62

(4)

(5)

3 277
11 273
6 807
6 060
4 183
4 819
6 225
4 394
17 190
6 791
6 502
4 805
3 007
21 268
5 796
6 019
15 224
8 958
6 216
1 897
6 230
4 138
3 277
11 273

6 768
23 370
13 971
12 414
8 378
9 975
13 109
9 084
35 724
14 031
13 469
9 735
6 311
44 202
12 190
12 474
31 290
18 464
12 676
3 752
12 715
8 317
6 768
23 370

171 340

161 079

332 419

.g

o.

id

(3)

Jumlah
Total

3 491
12 097
7 164
6 354
4 195
5 156
6 884
4 690
18 534
7 240
6 967
4 930
3 304
22 934
6 394
6 455
16 066
9 506
6 460
1 855
6 485
4 179
3 491
12 097

bp
s

010. Raijua
1 937
020. Sabu Barat
5 739
030. Hawu Mehara
3 440
040. Sabu Timur
3 324
050. Sabu Liae
2 357
060. Semau
2 389
070. Kupang Barat
2 812
080. Nekamese
2 011
090. Kupang Tengah
7 345
010. Amarasi
3 285
011. Amarasi Barat
3 632
012. Amarasi Selatan
2 311
013. Amarasi Timur
1 533
014. Kupang Timur
6 681
015. Amabi Oefeto Timur
2 795
016. Sulamu
2 955
017. Fatuleu
6 627
018. Takari
4 400
019. Amfoang Selatan
2 517
020. Amfoang Barat Daya
780
021. Amfoang Utara
2 742
022. Amfoang Barat Laut
1 765
010. Raijua
1 937
020. Sabu Barat
5 739
Jumlah
73 377
Total
Sumber : Registrasi Penduduk 2003
Source Population Registration 2003

Penduduk
Population
Perempuan
Female

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.7


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population by District and Sex
2003
Kabupaten / Regency : Timor Tengah Selatan
Rumahtangga
Households

Jumlah
Total

(3)

(4)

(5)

010. Mollo Utara

13 502

13 491

26 993

011. Fatumnasi

3 407

8 009

8 185

16 194

020. Mollo Selatan

5 476

12 438

13 267

25 705

021. Polen

2 885

7 394

7 430

14 824

030. Kota So'E

6 204

15 911

15 512

31 423

040. Amanuban Barat

2 886

14 986

15 403

30 389

050. Amanuban Selatan


060. Kuanfatu
061. Kualin

5 412

5 510

10 922

6 986

14 579

14 725

29 304

4 519

9 881

9 837

19 718

4 641

8 847

9 397

18 244

3 281

6 888

7 023

13 911

8 741

9 151

17 892

://
nt

070. Amanuban Tengah

2 669

t.

041. Batu Putih

.g

(2)

5 813

id

Laki-Laki
Male

bp
s

(1)

Penduduk
Population
Perempuan
Female

o.

Kecamatan
District

072. Oenino

2 506

5 025

5 226

10 251

080. Amanuban Timur

6 547

13 429

13 911

27 340

090. KiE

4 850

9 402

9 878

19 280

091. Kot Olin

2 408

5 052

5 084

10 136

100. Amanatun Selatan

4 400

8 077

9 118

17 195

101. Boking

5 252

9 996

10 424

20 420

102. Nun Kollo

3 362

6 319

7 435

13 754

110. Amanatun Utara

4 515

9 413

9 676

19 089

111. JoiAnas

3 021

5 688

5 844

11 532

90 258

198 989

205 527

404 516

ht

tp

071. Kolbano

4 630

Jumlah
Total
Sumber : Registrasi Penduduk 2003
Source Population Registration 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN FIGURES 2003

63

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.8


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2003
Kabupaten / Regency: Timor Tengah Utara

(1)

(2)

Laki-Laki
Male
(3)

598

020. Miomafo Timur

9 943

18 586

021. Noemuti

3 567

005. Insana Utara

19 336

37 922

7 061

7 132

14 193

.g

7 065

17 224

16 968

34 192

7 809

16 544

16 272

32 816

2 722

5 932

5 919

11 851

9 634

9 784

19 418

4 428

://
nt

050. Biboki Selatan

(5)

1 172

t.

040. Insana

(4)

574

010. Miomafo Barat

030. Kota Kefamenanu

Jumlah
Total

o.

278

Penduduk
Population
Perempuan
Female

id

Rumahtangga
Households

bp
s

Kecamatan
District

060. Biboki Utara

2 680

6 264

6 487

12 751

061. Biboki Anleu

3 047

6 942

6 661

13 603

41 539

88 785

89 133

177 918

tp

Jumlah
Total

ht

Sumber : Registrasi Penduduk 2003


Source Population Registration 2003

64

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.9


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2003
Kabupaten / Regency: Belu

(1)

(2)

(3)

Perempuan
Female

Jumlah
Total

(4)

(5)

29 755

28 941

58 696

011. Rinhat

3 157

6 934

6 791

13 725

020. Malaka Tengah

5 851

14 069

28 545

030. Malaka Timur

4 162

9 043

9 896

18 939

5 877

15 134

15 518

30 652

8 828

8 840

17 668

4 144

://
nt

040. Kobalima

14 476

bp
s

021. Sasita Mean

.g

11 979

t.

010. Malaka Barat

Laki-Laki
Male

id

Rumahtangga
Households

o.

Kecamatan
District

Penduduk
Population

5 016

12 758

12 564

25 322

051. Kakuluk Mesak

3 167

7 591

7 636

15 227

060. Kota Atambua

12 585

27 651

35 550

63 201

5 399

12 670

12 591

25 261

071. Raihat

3 309

7 431

7 721

15 152

080. Lamaknen

3 708

9 532

9 492

19 024

161 396

170 016

331 412

tp

050. Tasifeto Barat

ht

070. Tasifeto Timur

Jumlah
68 354
Total
Sumber : Registrasi Penduduk 2003
Source Population Registration 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN FIGURES 2003

65

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.10


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2003
Kabupaten / Regency: Alor
Kecamatan
District

Rumahtangga
Households

(1)

(2)

(3)

010. Pantar

4 147

9 463

9 863

19 326

011. Pantar Barat

3 603

8 866

.g

9 439

18 305

bp
s

Penduduk
Population

030. Alor Selatan

(4)

(5)

o.

id

Jumlah
Total

11 663

12 408

24 071

2 118

4 674

5 003

9 677

4 805

4 888

9 693

2 306

://
nt

040. Alor Timur

Perempuan
Female

4 981

t.

020. Alor Barat Daya

Laki-Laki
Male

1 844

4 205

4 051

8 256

050. Teluk Mutiara

9 067

21 121

21 284

42 405

060. Alor Barat Laut

5 396

11 523

13 037

24 560

061. Alor Tengah Utara

2 871

6 263

6 409

12 672

36 333

82 583

86 382

168 965

ht

tp

041. Alor Timur Laut

Jumlah
Total

Sumber : Registrasi Penduduk 2003


Source Population Registration 2003

66

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.11


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2003
Kabupaten / Regency: Lembata
Rumahtangga
Households

(1)

(2)

(3)

3 502

Wulandoni

2 115

020

Atadei

030

Ile Ape

040

Lebatukan

050

Nubatukan

060

Omesuri

3 591

Jumlah
Total

Jumlah
Total

(4)

(5)

4 148

7 650

4 225

7 816

3 154

3 988

7 142

3 580

6 268

8 348

14 616

3 334

4 349

7 683

4 749

9 925

10 836

20 761

3 699

7 195

7 930

15 125

3 846

7 468

9 472

16 940

22 002

44 437

53 296

97 733

t.

2 109

2 351

://
nt

tp

ht

Buyasuri

Perempuan
Female

o.

011

.g

1 841

bp
s

Nagawutung

Laki-Laki
Male

id

Kecamatan
District

010

070

Penduduk
Population

Sumber : Registrasi Penduduk 2003


Source Population Registration 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN FIGURES 2003

67

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.12


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2003
Kabupaten / Regency: Flores Timur

(2)
3 633

011

Titihena

2 327

020

Tanjung Bunga

3 465

030

Larantuka

6 430

031

Ile Mandiri

040

Solor Barat

050

Solor Timur

060

Adonara Barat

061
070

Jumlah
Total
(5)

9 229

18 285

5 377

10 461

8 717

9 331

18 048

16 628

17 597

34 225

1 750

4 465

4 626

9 091

3 220

5 608

6 859

12 467

3 379

6 570

7 749

14 319

4 373

10 065

10 526

20 591

Wotan Ulumado

1 747

3 638

3 796

7 434

Adonara Timur

5 066

11 136

12 941

24 077

t.

://
nt

tp

9 056

5 084

.g

Wulanggitang

bp
s

010

Laki-Laki
Male
(3)

Penduduk
Population
Perempuan
Female
(4)

o.

(1)

Rumahtangga
Households

id

Kecamatan
District

Ile Boleng

3 176

6 013

7 389

13 402

072

Witihama

3 693

6 383

7 719

14 102

4 794

8 803

10 571

19 374

47 053

102 166

113 710

215 876

ht

071

073

Kelubagolit
Jumlah
Total

Sumber : Registrasi Penduduk 2003


Source Population Registration 2003

68

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.13


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2003
Kabupaten / Regency: Sikka

(1)

(2)

Laki-Laki
Male
(3)

Perempuan
Female

Jumlah
Total

(4)

(5)

id

Rumahtangga
Households

o.

Kecamatan
District

Penduduk
Population

5 657

11 373

13 241

24 614

011. Mego

2 466

5 634

6 257

11 891

020. Lela

2 862

5 572

6 479

12 051

bp
s
5 528

13 368

15 272

28 640

5 937

11 893

12 989

24 882

4 646

8 969

9 709

18 678

8 230

15 700

19 918

35 618

060. Maumere

6 373

11 775

13 210

24 985

061. Palue

2 289

4 032

5 851

9 883

070. Nita

7 303

14 416

15 517

29 933

080. Alok

10 516

27 201

28 214

55 415

129 933

146 657

276 590

040. Talibura
041. Waigete

ht

tp

://
nt

050. Kewapante

t.

030. Bola

.g

010. Paga

Jumlah
Total

56 217

Sumber : Registrasi Penduduk 2003


Source Population Registration 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN FIGURES 2003

69

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.14


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2003
Kabupaten / Regency: Ende
Rumahtangga
Households

(1)

(2)

(3)

010. Nangapada

3 335

8 557

011. Pulau Ende

1 438

3 956

012. Maukaro

1 160

020. Ende

4 743

(5)

o.

9 675

18 232

3 026

5 999

8 379

10 087

18 466

13 707

34 914

36 792

71 706

3 927

8 309

9 962

18 271

10 716

12 872

23 588

.g
2 973

5 526

://
nt

050. Wolowaru

(4)

8 276

bp
s

040. Ndona

Jumlah
Total

4 320

t.

030. Ende Selatan

Laki-Laki
Male

Penduduk
Population
Perempuan
Female

id

Kecamatan
District

1 535

2 672

3 430

6 102

052. Lio Timur

2 613

5 457

6 697

12 154

060. Maurole/Nagakoba

3 164

7 296

8 641

15 937

061. Kota Baru

2 103

4 999

5 761

10 760

070. Detusoko

3 605

6 314

7 673

13 987

071. Wewaria

3 282

7 192

7 816

15 008

50 138

111 734

126 752

238 486

ht

tp

051. Wolojita

Jumlah
Total

Sumber : Registrasi Penduduk 2003


Source Population Registration 2003

70

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND MAN POWER

Tabel Table 3.1.15


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin
Number of Households and Population
by District and Sex
2003
Kabupaten / Regency: Ngada

(2)

(3)

2 902

6 554

011. Jerebuu

1 323

020. Ngada Bawa

3 659

040. Mauponggo
041. KeoTengah

13 783

3 146

3 668

6 814

10 490

10 647

21 137

6 555

15 337

15 998

31 335

3 476

8 724

9 839

18 563

2 356

5 867

6 920

12 787

9 129

10 568

19 697

3 151

5 968

14 925

15 415

30 340

070. Bajawa

3 040

8 390

8 718

17 108

071. Soa

2 802

6 623

7 568

14 191

080. Riung

4 566

10 117

10 200

20 317

6 926

16 622

17 158

33 780

091. Wolowae

936

2 174

2 216

4 390

47 660

118 098

126 144

244 242

tp

060. Boawae

ht

://
nt

050. Nangaroro

(5)

7 229

t.

030. Golewa

(4)

o.

010. Aimere

Jumlah
Total

id

(1)

Laki-Laki
Male

Penduduk
Population
Perempuan
Female

.g

Rumahtangga
Households

bp
s

Kecamatan
District

090. Aesesa

Jumlah
Total

Sumber : Registrasi Penduduk 2003


Source Population Registration 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN FIGURES 2003

71

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.16


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin dan Kecamatan
Number of Households and Population
by District and Sex
2003
Kabupaten / Regency : Manggarai

(3)

19 394

(4)

19 443

Jumlah
Total
(5)

38 837

10 939

10 994

21 933

11 729

28 933

29 724

58 657

040. Satar Mese

10 652

26 555

27 702

54 257
51 533

060. Kota Komba


070. Elar
080. Sambi Rampas
090. Lamba Leda

25 082

26 451

8 118

20 155

20 515

40 670

5 709

13 442

13 224

26 666

4 732

11 782

11 580

23 362

5 677

14 010

14 066

28 076

25 904

26 718

52 622

9 728

9 913

27 176

27 648

54 824

120. Ruteng

12 481

31 356

32 392

63 748

121. Wae Rii

4 360

11 187

11 582

22 769

130. Cibal

7 657

17 506

18 206

35 712
27 240

://
nt

100. Poco Ranaka

9 831

bp
s

050. Mborong

.g

4 562

030. Lembor

t.

020. Sano Nggoang

(2)

9 083

Laki-Laki
Male

Penduduk
Population
Perempuan
Female

id

(1)

010. Komodo

Rumahtangga
Households

o.

Kecamatan
District

tp

110. Langke Rembong

5 557

13 608

13 632

7 196

18 296

19 168

37 464

160. Macang Pacar

4 385

11 258

11 709

22 967

131 370

326 583

334 754

661 337

ht

140. Reok

150. Kuwus

Jumlah
Total

Sumber : Registrasi Penduduk 2003.


Source
Population Registration 2003.

74

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND

MAN POWER

Tabel / Table 3.1.17


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin dan Kecamatan
Number of Households and Population
by District and Sex
2003
Kabupaten / Regency : Rote Ndao

(2)

Rote Barat Daya

4 275

020

Rote Barat Laut

6 345

030

Lobalain

040

Rote Tengah

050

Pantai Baru

060

Rote Timur

9 992

13 164

bp
s

010

(3)

(4)

(5)

9 932

19 924

12 812

25 976

9 447

9 185

18 632

2 951

5 864

5 858

11 722

2 973

5 606

5 337

10 943

4 053

8 089

7 365

15 454

24 995

52 162

50 489

102 651

t.

4 398

://
nt

tp
Jumlah
Total

Jumlah
Total

id

(1)

Laki-Laki
Male

Penduduk
Population
Perempuan
Female

o.

Rumahtangga
Households

.g

Kecamatan
District

ht

Sumber : Registrasi Penduduk 2003


Source Population Registration 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

75

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.18


Banyaknya Rumahtangga dan Penduduk menurut Jenis Kelamin dan Kecamatan
Number of Households and Population
by District and Sex
2003
Kota / Urban : Kupang

020.

Maulafa

030.

Oebobo

040.

Kelapa Lima

7 499

Jumlah
Total

(3)

(4)

(5)

18 527

16 882

35 409

9 677

24 944

22 277

47 221

18 757

49 918

51 657

101 575

34 867

32 098

66 965

128 256

122 914

251 170

t.

Alak

16 827

://
nt

010.

Jumlah
Total

id

(2)

Penduduk
Population
Perempuan
Female

o.

(1)

Laki-Laki
Male

.g

Rumahtangga
Households

bp
s

Kecamatan
District

52 760

ht

tp

Sumber : Registrasi Penduduk 2003.


Source
Population Registration 2003.

76

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND

MAN POWER

Tabel / Table 3.1.19


Jumlah Penduduk dan Laju Pertumbuhan Penduduk menurut Kabupaten
Population and Annual Population
Growth Rate by Regency
1971 2000

19802)

19903)

(2)

(3)

(4)

(1)

20004)

id

19711)

1971-1980 1980-1990 1990-2000

o.

Kabupaten
Regency

Laju Pertumbuhan Penduduk


Annual Population Growth
Rate

Jumlah Penduduk
Population

(5)

(6)

(7)

(8)

353 775

2.36

2.32

2.01

187 676

232 101

291 921

2. Sumba Timur

103 519

123 078

152 946

184 475

1.92

2.20

1.96

3. Kupang

314 836

403 167

522 944

399 438

2.75

2.64

2.06

4. TTS

240 791

289 655

348 067

389 078

2.05

1.85

1.16

5. TTU

117 259

134 092

163 052

293 713

1.48

1.97

1.80

6. Belu

153 164

181 073

216 060

277 484

1.86

1.78

2.62

7. Alor

114 395

164 042

0.97

1.47

1.31

bp
s

t.
124 948

144 629

89 697

0.42

229 789

257 687

265 759

197 241

1.27

0.31

0.98

190 143

219 656

246 867

263 284

1.60

1.17

0.67

179 331

201 609

218 841

232 270

1.30

0.82

0.62

12. Ngada

143 763

172 575

198 100

223 503

2.03

1.39

1.26

13. Manggarai

320 613

397 525

499 458

603 206

2.39

2.31

1.97

- 237 271-

2.06

1.95

1.79

1.60

9. Flotim
10. Sikka

ht

tp

11. Ende

://
nt

8. Lembata

.g

1. Sumba Barat

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

2 295 279

2 737 166

3 268 644

3 808 477

Sumber : 1) Sensus Penduduk 1971/ Population Census 1971.


Source 2) Sensus Penduduk 1980/ Population Census 1980.
3) Sensus Penduduk 1990/ Population Census 1990.
4).Sensus Penduduk 2000/ Population Census 2000

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

77

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.20


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2003
Nusa Tenggara Timur
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

id

Golongan Umur
Age Group

259 165

243 380

502 545

277 911

251 812

529 723

10 14

248 737

222 904

471 641

190 803

390 982

157 076

200 179

20 24

151 458

35 39
40 44

165 393

296 424

131 591

157 144

288 735

149 746

289 960

122 820

140 214

124 299

247 119

103 729

95 888

199 617

78 337

80 185

158 522

://
nt

45 49

131 031

bp
s

30 34

308 534

t.

25 29

.g

15 19

50 54

o.

04
59

58 148

57 494

115 642

60 64

51 116

49 871

100 987

65 - 69

36 999

40 232

77 231

70 - 74

28 412

20 985

49 397

21 242

24 948

46 190

2 041 089

2 032 160

4 073 249

ht

tp

55 59

75+

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003.


Source National Socio Economic Survey 2003.

78

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND

MAN POWER

Tabel / Table 3.1.21


Penduduk Menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2003
Kabupaten / Regency : Sumba Barat
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

04

32 162

28 420

24 316

15 19

15 952

20 24

13 771

35 39

59 140

21 734

46 050
32 449

13 665

27 436

12 808

14 637

27 445

13 029

13 808

26 837

12 991

13 520

26 511

8 661

18 862

10 201

45 49

9 291

7 397

16 688

50 54

6 233

6 084

12 317

55 59

4 370

3 698

8 068

60 64

3 544

4 146

7 690

65 - 69

3 324

3 585

6 909

70 - 74

2 354

1 458

3 812

896

1 572

2 468

195 423

187 841

383 264

ht

tp

://
nt

40 44

28 959

bp
s

30 34

60 582

16 497

t.

25 29

o.

30 181

.g

59
10 14

id

Golongan Umur
Age Group

75+

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003.


Source National Socio Economic Survey 2003.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

79

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.22


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2003
Kabupaten / Regency : Sumba Timur
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

04

12 280

10 350

59

14 781

10 14

12 779

15 19

10 089

20 24

7 875

35 39
40 44

o.

25 149

.g

25 396

12 370

19 959

6 740

14 615

5 865

7 388

13 253

5 764

7 321

13 085

6 855

5 332

12 187

5 971

11 989

6 018

://
nt

45 49

10 615

bp
s

30 34

22 630

9 870

t.

25 29

id

Golongan Umur
Age Group

5 232

4 764

9 996

50 54

5 354

4 698

10 052

55 59

3 174

2 048

5 222

60 64

1 502

3 755

1 575

1 667

3 242

70 - 74

993

1 095

2 088

1 214

1 566

2 780

102 101

93 297

195 398

ht

tp

2 253

65 - 69

75+

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003.


Source National Socio Economic Survey 2003.

80

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND

MAN POWER

Tabel / Table 3.1.23


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2003
Kabupaten / Regency : Kupang
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

04

26 492

23 365

59

28 265

10 14

27 634

15 19

23 618

30 34
35 39
40 44

o.

48 176

24 576

52 210

20 539

44 157

.g

19 911

bp
s

25 29

49 857

16 333

14 638

30 971

16 778

15 560

32 338

16 144

14 238

30 382

14 233

12 897

27 130

t.

20 24

id

Golongan Umur
Age Group

14 348

27 923

10 411

8 320

18 731

50 54

9 656

8 916

18 572

55 59

://
nt

13 575

45 49

6 135

12 616

6 256

7 294

13 550

65 - 69

tp

6 481

60 64

5 146

8 672

4 450

3 578

8 028

75+

3 753

3 181

6 934

227 605

202 642

430 247

ht

3 526

70 - 74

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003.


Source National Socio Economic Survey 2003.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

81

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.24


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2003
Kabupaten / Regency : Timor Tengah Selatan
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

25 682

10 14

24 865

20 24
25 29
30 34
35 39

16 195

44 815

26 300

51 982

19 524

44 389

19 179

35 374

13 780

15 061

28 841

13 181

14 552

27 733

11 593

17 197

28 790

bp
s

15 19

23 038

o.

21 777

.g

04
59

id

Golongan Umur
Age Group

15 135

29 905

11 346

25 205

45 49

10 766

10 854

21 620

50 54

9 099

7 330

16 429

://
nt

t.

14 770

13 859

40 44

5 928

7 334

13 262

60 64

6 381

5 269

11 650

65 - 69

tp

55 59

4 134

8 743

3 682

1 272

4 954

75+

1 112

954

2 066

197 279

198 479

395 758

ht

4 609

70 - 74

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003.


Source National Socio Economic Survey 2003.

82

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.25


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2003
Kabupaten / Regency : Timor Tengah Utara
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

04

13 992

11 478

25 470

11 349

25 389

14 040
12 628

15 19

9 030

20 24

5 468

35 39
40 44

18 442

7 671

13 139

6 628

7 675

14 303

6 501

8 232

14 733

8 072

8 391

16 463

6 105

5 274

11 379

5 212

.g

9 412

5 136

10 348

50 54

3 456

3 428

6 884

55 59

3 233

3 347

6 580

60 64

2 563

2 541

5 104

65 - 69

2 242

2 540

4 782

70 74

1 641

670

2 311

1 196

1 742

2 938

102 007

99 234

201 241

ht

tp

://
nt

45 49

22 976

bp
s

30 34

10 348

t.

25 29

o.

59
10 14

id

Golongan Umur
Age Group

75+

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003.


Source National Socio Economic Survey 2003.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

83

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.26


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2003
Kabupaten / Regency : Belu
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

id

Golongan Umur
Age Group

20 027

21 474

41 501

59

23 721

22 042

45 763

10 14

21 215

21 854

43 069

15 19

18 374

15 770

34 144

20 24

12 176

30 34

.g

21 642

11 189

12 295

23 484

11 839

14 872

26 711

9 682

9 670

19 352

45 49

8 363

6 726

15 089

50 54

7 273

6 150

13 423

55 59

5 196

3 272

8 468

60 64

://
nt

40 44

23 954

12 038

t.

35 39

11 778

9 604

bp
s

25 29

o.

04

3 171

6 580

2 250

2 810

5 060

70 74

1 868

584

2 452

1 992

1 755

3 747

168 178

166 261

334 439

ht

tp

3 409

65 - 69

75+

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003.


Source National Socio Economic Survey 2003.

84

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.27


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2003
Kabupaten / Regency : Alor
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

04

8 982

9 354

18 336

8 305

18 763

10 458
9 427

15 19

9 189

20 24

5 649

35 39
40 44

18 559

6 865

12 514

6 596

7 993

14 589

6 571

5 982

12 553

4 980

6 380

11 360

5 981

6 404

12 385

4 603

.g

9 370

4 589

9 192

50 54

2 752

2 834

5 586

55 59

1 648

2 321

3 969

60 64

1 712

1 537

3 249

65 - 69

1 356

980

2 336

70 74

435

804

1 239

493

684

1 177

80 832

84 737

165 569

ht

tp

://
nt

45 49

19 762

bp
s

30 34

10 335

t.

25 29

o.

59
10 14

id

Golongan Umur
Age Group

75+

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003.


Source National Socio Economic Survey 2003.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

85

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.28


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2003
Kabupaten / Regency : Lembata
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

04

5 797

5 441

11 238

59

6 837

5 740

12 577

10 14

5 223

5 221

10 444

15 19

3 567

4 342

20 24

2 844

7 909

3 224

6 068

2 492

3 805

6 297

2 087

3 365

5 452

2 630

3 532

6 162

2 629

4 026

6 655

2 550

3 571

6 121

50 54

1 933

2 587

4 520

55 59

1 753

2 215

3 968

60 64

30 34
35 39
40 44

://
nt

45 49

t.

25 29

bp
s

.g

o.

id

Golongan Umur
Age Group

1 812

3 146

1 175

1 678

2 853

70 74

799

838

1 637

640

880

1 520

44 290

52 277

96 567

ht

tp

1 334

65 - 69

75+

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003.


Source National Socio Economic Survey 2003.

86

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel Table 3.1.29


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2003
Kabupaten / Regency : Flores Timur
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

id

Golongan Umur
Age Group

12 690

11 710

24 400

14 050

28 535

14 485
14 604

15 19

9 216

20 24

7 309

35 39
40 44

16 351

6 466

13 775

5 506

7 396

12 902

7 214

8 185

15 399

5 440

8 678

14 118

4 969

5 997

10 966

6 118

7 061

13 179

50 54

3 325

5 413

8 738

55 59

3 465

4 796

8 261

60 64

3 146

4 941

8 087

65 - 69

2 263

3 032

5 295

70 74

1 895

2 086

3 981

1 894

2 161

4 055

103 539

110 038

213 577

ht

tp

://
nt

45 49

7 135

bp
s

30 34

25 535

t.

25 29

10 931

.g

59
10 14

o.

04

75+

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003.


Source National Socio Economic Survey 2003.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

87

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.30


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2003
Kabupaten / Regency : Sikka
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

id

Golongan Umur
Age Group

13 283

14 880

28 163

59

19 040

15 541

34 581

10 14

16 102

14 599

30 701

15 19

12 453

13 583

26 036

.g

18 583

11 883

20 195

7 758

11 509

19 267

9 443

11 515

20 958

8 185

9 895

18 080

8 100

7 260

15 360

50 54

5 195

6 209

11 404

55 59

3 950

4 415

8 365

30 34
35 39
40 44

://
nt

45 49

8 401

bp
s

10 182

8 312

25 29

t.

20 24

o.

04

3 389

3 481

6 870

65 - 69

2 536

3 578

6 114

70 74

2 069

2 068

4 137

2 534

3 191

5 725

130 750

143 789

274 539

ht

tp

60 64

75+

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003.


Source National Socio Economic Survey 2003.

88

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.31


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2003
Kabupaten / Regency : Ende
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

13 886
14 288

15 19

12 603

20 24

8 158

35 39

29 347
28 223

12 106

24 709

10 537

18 695

5 810

9 692

15 502

6 192

10 097

16 289

6 702

8 249

14 951

8 256

15 225

6 969

://
nt

40 44

15 461

t.

25 29
30 34

21 812

13 935

bp
s

59
10 14

10 521

o.

11 291

.g

04

id

Golongan Umur
Age Group

5 227

8 269

13 496

4 854

5 566

10 420

55 59

3 490

3 754

7 244

60 64

4 087

4 223

8 310

tp

45 49
50 54

2 669

2 760

5 429

1 623

2 153

3 776

75+

1 584

1 604

3 188

109 433

127 183

236 616

ht

65 - 69

70 74

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003.


Source National Socio Economic Survey 2003.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

89

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.32


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2003
Kabupaten / Regency : Ngada
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

04

14 822

12 818

27 640

59

15 957

14 591

30 548

10 14

14 165

10 764

24 929

15 19

10 221

9 643

19 864

20 24

9 680

.g

o.

id

Golongan Umur
Age Group

18 717

9 525

16 624

6 871

8 791

15 662

7 004

8 427

15 431

7 334

8 809

16 143

6 899

5 687

12 586

50 54

5 299

5 043

10 342

55 59

2 387

3 657

6 044

60 64

35 39
40 44

://
nt

45 49

t.

30 34

bp
s

9 037

7 099

25 29

3 978

8 650

2 834

2 265

5 099

70 74

1 761

2 544

4 305

2 030

2 603

4 633

119 035

118 182

237 217

ht

tp

4 672

65 - 69

75+

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003.


Source National Socio Economic Survey 2003.

90

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.33


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2003
Kabupaten / Regency : Manggarai
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

04

50 294

46 950

33 074

20 24

25 881

35 39
40 44

29 128

62 202

25 245

51 126

18 600

28 585

47 185

24 966

45 427

23 536

23 224

46 760

18 809

20 342

39 151

15 696

11 889

27 585

50 54

9 991

12 886

22 877

55 59

10 674

8 333

19 007

60 64

6 598

4 636

11 234

://
nt

45 49

91 239
73 177

20 461

t.

25 29
30 34

o.

15 19

45 044

97 244

35 630

.g

46 195
37 547

bp
s

59
10 14

id

Golongan Umur
Age Group

5 495

4 639

10 134

3 698

1 297

4 995

1 547

2 429

3 976

328 096

325 223

653 319

ht

tp

65 - 69

70 74
75+

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003.


Source National Socio Economic Survey 2003.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

91

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.1.34


Penduduk menurut Golongan Umur dan Jenis Kelamin
Population by Age Group and Sex
2003
Kota / Urban : Kupang
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

id

Golongan Umur
Age Group

15 276

13 581

28 857

14 383

13 904

28 287

10 14

13 944

11 083

25 027

15 19

16 598

14 229

30 827

30 34
35 39

.g

14 133

30 100

14 664

26 416

10 217

11 158

21 375

11 719

9 594

21 313

8 504

5 300

13 804

5 261

4 365

9 626

50 54

3 917

3 041

6 958

55 59

2 399

2 169

4 568

://
nt

45 49

t.

40 44

15 967

11 752

bp
s

20 24
25 29

o.

04
59

1 772

1 340

3 112

65 - 69

1 145

1 418

2 563

70 74

1 144

538

1 682

357

626

983

132 521

122 977

255 498

ht

tp

60 64

75+

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source National Socio Economic Survey 2003

92

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

.id

3.2. TRANSMIGRASI /
TRANSMIGRATIONS

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.2.1


Banyaknya Transmigrasi Nusa Tenggara Timur
menurut Daerah Asal dan Tujuan
Number of Transmigrant of Nusa Tenggara Timur by Origin
2003

Kepala Keluarga/
Families

Jiwa/Person

(1)

(2)

(3)

o.

Daerah Asal/Region of origin


- Propinsi NTT
Kabupaten Belu
1. Kecamatan Atambua
2. Kecamatan Malaka Timur
3. Kecamatan Kota Atambua
4. Kecamatan Mesak
5. Kecamatan Tasifeto Barat
6. Kecamatan Lamaknen
7. Kecamatan Tasifeto Timur
8. Kecamatan Malaka Barat
9. Kecamatan Raiha
10. Kecamatan Sasifanuan
11. Kecamatan Manuaman

id

Perincian/
Description

477
117
5
87
78
49
98
4
5
4

Daerah Penempatan/Region of Destination

135

665

- Propinsi Kalimantan Selatan


Kabupaten Kota Baru
UPT (Hampang)

35

188

100

477

tp

://
nt

t.

bp
s

.g

100
30
1
19
13
11
23
1
1
1

ht

- Propinsi Kalimantan Tengah


Kabupaten Kota Waringin Timur
UPT (Mentaya Seberang)

Sumber : Dinas Nakertrans Propinsi Nusa Tenggara Timur.


Source Labour and Transmigration Service of Nusa Tenggara Timur.
Catatan : Semua adalah Eks Propinsi Timor-Timur
Note

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

95

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.2.2


Banyaknya Transmigrasi yang Ditempatkan di Nusa Tenggara Timur
Number of Transmigrant Resettied in Nusa Tenggara Timur
2003
Banyaknya
Number
Kepala Keluarga
Jiwa
Families
Person

Daerah Asal
Region Of Origin

Sumba Barat

02.

Sumba Timur

03.

Kupang

04.

Timor Tengah Selatan

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

09.

Flores Timur

10.
11.

bp
s

t.

690

Sikka

Ende

200

774

250

963

950

3 546

://
nt

200

Ngada

Manggarai ( Nggorang)

Kota Kupang
Jumlah
Total

Pertanian Lahan
Kering

689

ht

13.
71.

430

200

tp

12.

100

(4)

.g

01.

(3)

id

(2)

o.

(1)

Pola Usaha
Type Of Activity

Sumber : Dinas Nakertrans Propinsi Nusa Tenggara Timur.


Source Labour and Transmigration Service of Nusa Tenggara Timur.

96

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

.id

3.3. TINGKAT KELAHIRAN /


FERTILITY RATE

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.3.1


Rata Rata Anak yang Pernah Dilahirkan Per Wanita menurut
Kabupaten dan Golongan Umur
Average Number of Ever Born Children Per Woman by
Regency and Age Group
2003
Kelompok Umur Wanita
Age Group Of Woman
20 - 24

25 - 29

(2)

(3)

(4)

30 - 34 35 - 39

40 44 45 - 49

id

15 - 19

(1)

(5)

(6)

o.

Daerah Asal
Region Of Origin

(7)

(8)

Sumba Barat

0.38

1.34

2.25

3.23

4.25

5.62

5.92

02.

Sumba Timur

0.51

1.41

2.12

3.13

4.01

4.21

4.49

03.

Kupang

0.52

1.20

2.19

2.82

3.59

4.02

4.28

04.

Timor Tengah Selatan

05.

Timor TengahUtara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

09.

1.03

1.76

2.53

2.99

3.67

4.28

0.75

1.08

1.87

2.59

3.61

4.26

5.08

1.00

1.35

2.10

2.93

3.67

4.32

4.45

0.25

1.25

1.63

2.39

3.19

3.73

3.57

0.27

1.15

1.92

2.86

3.04

3.41

3.48

Flores Timur

0.70

1.06

1.73

2.57

3.54

4.54

4.19

10.

Sikka

0.66

0.88

1.63

2.12

3.08

3.65

4.45

11.

Ende

1.00

0.94

1.68

2.51

3.27

3.79

4.60

tp

://
nt

0.50

t.

bp
s

.g

01.

Ngada

0.70

0.98

1.69

2.66

3.43

3.84

4.76

13.

Manggarai

0.75

1.11

2.04

3.21

4.14

4.25

5.14

71.

Kota Kupang

0.50

1.13

1.64

2.31

2.97

3.79

3.67

0.63

1.16

1.92

2.77

3.57

4.11

4.56

ht

12.

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source National Socio Economic Survey 2003.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

99

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.3.2


Angka Kelahiran Menurut Umur Ibu dan
Angka Kelahiran Total Propinsi NTT Berdasarkan Metode Anak kandung/
Age Specific Fertility Rate and Total Fertility Rate
1967 1999
(Per 1000 Wanita)

Periode

Referensi
Waktu

15-19

20-24

25-29

30-34

35-39

40-44

45-49

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

(9)

Angka
Kelahiran
Total
(TFR)
(10)

Perkotaan
1967-1970
1971-1975
1976-1979
1981-1984
1986-1989
1991-1994
1996-1999

1968
1972.5
1977
1982
1987
1992
1997

68
24
33
24
28
18

236
177
196
142
161
94

303
253
249
222
174
147

258
244
232
190
131
132

183
146
153
101
83
81

101
73
59
40
25
34

20
23
13
13
1
15

5 845
4 700
4 675
3 653
3 017
2 630

Perdesaan
1967-1970
1971-1975
1976-1979
1981-1984
1986-1989
1991-1994
1996-1999

1968
1972.5
1977
1982
1987
1992
1997

73
48
52
46
46
38

243
217
206
202
193
144

295
283
262
244
224
176

270
260
239
212
190
157

191
185
156
147
117
108

94
97
91
72
58
55

38
33
25
23
23
25

6 020
5 615
5 155
4 729
4 249
3 519

241
214
205
194
185
136

292
281
261
241
213
171

267
259
239
210
179
152

189
182
156
143
112
104

94
95
89
69
53
52

37
32
24
22
20
24

5 960
5 540
5 120
4 608
4 013
3 366

ht

72
45
50
43
42
34

id

o.

.g

bp
s

t.

://
nt
1968
1972.5
1977
1982
1987
1992
1997

tp

Perkotaan+
Perdesaan
1967-1970
1971-1975
1976-1979
1981-1984
1986-1989
1991-1994
1996-1999

Angka Kelahiran Menurut Umur Ibu (ASFR)

Sumber : Estimasi Fertilitas, Mortilitas dan Migrasi (Hasil SP2000), BPS


Source

100

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

.id

3.4. TINGKAT KEMATIAN /


MORTALITY RATE

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.4.1


Tingkat Kematian Bayi (IMR) per 1000 Kelahiran Hidup
Propinsi Nusa Tenggara Timur Berdasarkan/
Infant Mortality Rate of Nusa TenggaTimur
1967-1996

Laki-laki

Perempuan

Laki-laki +
Perempuan

(1)

(2)

(3)

(4)

id

Periode

SP71 (1967)

167

SP80 (1976)

139

SP90 (1986)

85

o.

NUSA TENGGARA TIMUR

154

118

128

70

77

64

51

57

158

134

145

118

100

109

SP90 (1986)

79

64

71

SP2000 (1996)

53

41

47

SP71 (1967)

tp

://
nt

SP80 (1976)

bp
s

INDONESIA

t.

SP2000 (1996)

.g

142

ht

Catatan : 1) IMR dihitung dengan Metode Trussel dari kelompok umur ibu 20-24, 25-29, 30-39.
Note
2) Angka dalam kurung ( ) menunjukan tahun rujukan

Sumber : Estimasi Fertilitas, Mortilitas dan Migrasi (Hasil SP2000), BPS


Source

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

103

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

id

Tabel / Table 3.4.2


Tingkat Harapan Hidup Waktu Lahir
Di Propinsi Nusa Tenggara Timur Berdasarkan/
The Life Expectacy at Birt of Nusa Tenggara Timur
1967-1996

Nusa Tenggara Timur

(1)

(2)

o.

Periode

.g

SP71 (1967)
SP90 (1986)

(3)

44,4

45,7

48,7

52,2

bp
s

SP80 (1976)

Indonesia

59,8

63,0

65,4

1967 - 1976

9,68

14,22

1976 - 1986

20,33

14,56

1986 - 1996

7,51

9,36

SP2000 (1996)

tp

://
nt

Persentase Kenaikan

t.

58,6

ht

Catatan : 1) Angka dalam kurung ( ) menunjukan tahun rujukan


Note
Sumber : Estimasi Fertilitas, Mortilitas dan Migrasi (Hasil SP2000), BPS
Source

104

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.id

.g
o

3.5. ANGKATAN KERJA /


LABOR FORCE

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.1


Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas menurut Kegiatan Seminggu yang Lalu
Population Aged 10 Years And Over by Type of
Activity During The Previous Week
2002 & 2003

(1)

2002

2003

Banyaknya
Numbers
(2)

I. Angkatan Kerja
Economically Active

1 878 357

1. Bekerja / Working

1 752 252

Banyaknya
Numbers

id

Kegiatan Seminggu
Yang Lalu

(3)

(4)

%
(5)

2 010 602

66.12

59.60

1 915 055

62.97

4.29

95 547

3.14

1 061 505

36.11

1 030 379

33.88

1. Sekolah / Attending School

537 133

18.27

554 208

18.22

2. Mengurus Rumahtangga / House Keeping

365 744

12.44

352 694

11.60

3. Lainnya / Others

158 628

5.40

123 477

4.06

2 939 892

100.00

3 040 981

100.00

://
nt

t.

II. Bukan Angkatan Kerja


Not Economically Active

126 136

bp
s

2. Mencari Pekerjaan / Looking For Work

.g

o.

63.89

Jumlah
Total

ht

tp

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002 Dan 2003 /


Source National Socio Economic Survey 2002 And 2003.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

107

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.2


Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu menurut Kabupaten Jumlah Jam Kerja Seluruhnya
Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency Total Working Hours
2003

(1)

Jumlah Jam Kerja Seluruhnya


Total Working Hours
0*)
(2)

1 - 14
(3)

15 - 24
(4)

25 - 34
(5)

35 - 44

45-59

Jumlah
Total

60+

id

Kabupaten
Regency

(6)

(7)

(8)

(9)

11 424

14 125

42 797

44 069

47 807

14 114

5 184

179 520

02. Sumba Timur

3 886

9 923

20 963

24 188

26 332

11 080

1 550

97 922

03. Kupang

7 823

13 793

36 307

53 761

55 757

29 827

9 215

206 483

04. Timor T. Selatan

2 433

14 053

50 229

48 255

64 514

15 119

3 673

198 276

14 484
4 559

07. Alor

3 783

.g

15 770

20 508

28 996

13 225

4 074

102 452

7 038

15 609

33 874

57 795

18 565

3 353

140 793

4 033

14 421

14 633

27 789

8 042

1 832

74 533

14 039

9 551

6 318

338

44 102

5 401

8 079

24 200

24 320

22 356

8 033

1 979

94 368

10. Sikka

8 959

6 173

19 584

27 818

43 865

13 829

7 875

128 103

6 588

7 464

31 885

45 710

25 158

8 666

4 139

129 610

2 499

4 526

20 967

46 819

36 778

8 015

1 445

121 049

13. Manggarai

16 783

16 940

61 155

97 439 105 745

19 478

1 460

319 000

1 218

789

2 829

22 670

9 814

78 844

90 280 115 630 366 833 505 372 584 028 196 981

55 931

1 915 055

11. Ende

tp

12. Ngada

440

3 299

://
nt

10 117

09. Flores Timur

ht

08. Lembata

5 395

t.

06. Belu

bp
s

05. Timor T. Utara

o.

01. Sumba Barat

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

9 939

31 585

Keterangan : *) Sementara tidak bekerja / Temporary not Working


Remarks
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003/
Source National Socio Economic Survey 2003.

108

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.3


Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu menurut Status Pekerjaan Utama
Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week and Main Employment Status
2003

(1)

(2)

1. Berusaha Sendiri
Self Employed

147 967

2. Berusaha Sendiri Dibantu Buruh


Tidak Tetap/ Buruh Tidak Dibayar
Self Employed Assisted by Member/
Temporary Worker

492 187

Perempuan
Female

Jumlah
Total

(3)

(4)

id

Laki-Laki
Male

o.

Status Pekerjaan Utama


Main Employment Status

226 909

109 256

601 443

19 697

1 914

21 611

150 945

49 788

200 733

5. Pekerja Bebas di Pertanian/ Casual


employee in agriculture

9 972

5 787

15 759

6. Pekerja Bebas di Non Pertanian/


Casual employee not in agriculture

7 441

1 662

9 103

7. Pekerja Tidak Dibayar/ Family


worker

278 881

560 616

839 497

1 107 090

807 965

1 915 055

bp
s

.g

78 942

tp

://
nt

4. Buruh / Karyawan
Employee

t.

3. Berusaha Dengan Dibantu Buruh


Tetap/ Employer

ht

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2003/


Source National Socio Economic Survey 2003.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

109

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.4


Persentase Penduduk yang Bekerja menurut Lapangan Pekerjaan Utama
Percentage of Population who Worked by Main Industry
2001, 2002 Dan 2003
20011)

2002 2)

2003 3)

(1)

(2)

(3)

(4)

1.

81.83

0.65

0.42

0.11

6.02

4.16

3.96

0.12

0.09

0.13

1.46

1.62

1.00

5.12

5.22

3.74

1.71

1.77

1.69

0.42

0.49

0.44

6.97

7.54

7.08

0.00

0.02

0.03

100.00

100.00

100.00

bp
s

t.

://
nt

tp

ht

Jumlah
Total

78.68

o.

77.53

.g

Pertanian , Kehutanan, Perkebunan , Perikanan


Agriculture, Forestry, Estate,Fishery
2.
Pertambangan Dan Penggalian
Minning And Quarring
3.
Industri Pengolahan
Manufacturing Industri
4.
Listrik, Gas dan Air
Electricity, Gas and Water
5.
Bangunan
Construction
6.
Perdagangan Besar Dan Eceran, Rumah Makan
Wholesale And Retail Trade, Restaurant
7.
Angkutan, Pergudangan, Komunikasi
Transportation, Communication
8.
Keuangan, Asuransi, Usaha Persewaan dan
Bangunan
Financial, Insurance, Real Estate and
Construction
9.
Jasa Kemasyarakatan
Public Service
10. Lainnya / Tidak Terjawab
Others / Not Stated

id

Lapangan Pekerjaan Utama


Main Industry

Sumber : 1. Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2001


Source
National Socio Economic Survey 2001
2. Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002
National Socio Economic Survey 2002
3. Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003
National Socio Economic Survey 2003

110

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.5


Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang
Lalu menurut Tingkat Pendidikan/Population Aged 10 Years and Over who
Worked During The Previous Week by Education
2003

Tidak / Belum Pernah Sekolah


Tidak / Belum Tamat SD
Tamat SD
Primary School

bp
s

Did Not Completed / Not Yet Completed Primary School

Tamat SLTP/MTs/Sederajat/Kejuruan

t.

Junior High School ( General)

://
nt

Senior High School (General)


Tamat SMTA Kejuruan

Senior High School (Vocational)


Universitas

tp

(2)

(3)

246 240

12.86

497 538

25.98

736 480

38.46

176 837

9.23

137 672

7.19

67 217

3.51

53 071

2.77

1915 055

100.00

.g

Never / Not Yet Attended School

University

ht

Persentase
Percentage

o.

(1)

Tamat SMTA Umum

Banyaknya
Numbers

id

Tingkat Pendidikan
Educational Attainment

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2003/


Source National Socio Economic Survey 2003.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

111

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.6


Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas menurut Kabupaten dan Jenis Kegiatan
Tahun 2003
Population Aged 10 Years and Over by Regency and Type of Activity 2003
Angkatan Kerja
Economically Active

*)

Jumlah
Angkatan Kerja
Total
Economically
Active

(1)

(2)

(3)

(4)

Sekolah
Attending
School

(5)

01.

Sumba Barat

02.

Sumba Timur

6 345

185 865

41 714

97 922

4 759

102 681

24 487

03.

Kupang

04.

Timor Tengah Selatan

206 483

11 916

218 399

61 337

198 276

4 464

202 740

05.

Timor Tengah Utara

41 815

102 452

3 655

106 107

28 811

06.

Belu

140 793

7 872

148 665

47 960

07.

Alor

08.

Lembata

74 533

5 899

80 432

28 324

44 102

2 186

46 288

12 349

09.

Flores Timur

94 368

8 420

102 788

28 415

10.

Sikka

128 103

7 883

135 986

37 677
32 665

://
nt

t.

bp
s

179 520

.g

o.

Bekerja
Working

Mencari
Pekerjaan
Looking
For Work

id

Kabupaten
Regency

Bukan Ang
Not Econo

Ende

129 610

5 703

135 313

Ngada

121 049

1 550

122 599

30 297

13.

Manggarai

319 000

7 916

326 916

77 181

78 844

16 979

95 823

61 176

1 915 055

95 547

2 010 602

554 208

ht

tp

11.
12.
71.

Kota Kupang
Jumlah
Total

Keterangan : *) Bekerja Minimum 1 Jam Seminggu Yang Lalu Atau Sementara Tidak Bekerja /
Remarks
Worked Least One Hour In The Previous Week Or Temporary Not Working
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003/
Source National Socio Economic Survey 2003.

112

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.6


Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas menurut Kabupaten dan Jenis Kegiatan
Tahun 2003
Population Aged 10 Years and Over by Regency and Type of Activity 2003

(7)

(8)

15 227
5 036

37 924

14 554

49 298

5 108
2 545
8 860

(9)

(10)

(11)

77 677

263 542

96.59

85.46

147 372

95.37

84.01

113 815

332 214

94.54

78.00

96 221

298 961

97.80

79.64

44 275

150 382

96.56

83.28

98 510

247 175

94.70

72.84

://
nt

12 919
41 690

Persentase
Angkatan Kerja
Terhadap
Penduduk
Usia Kerja
Percentage of
Economically
Active Working
Age Population

44 691

t.

20 736
15 168

o.

(6)

Jumlah
Total

.g

Lainnya
Others

Jumlah
Bukan
Angkatan
Kerja
Total Not
Economically
Active

bp
s

Mengurus
Rumah
Tangga
House
Keeping

Persentase
Bekerja
Terhadap
Angkatan Kerja
Percentage Of
Working To
Economically
Active

id

katan Kerja
mically Active

14 986

4 728

48 038

128 470

92.67

73.99

10 939

3 176

26 464

72 752

95.28

74.29

7 404

57 854

160 642

91.81

76.08

11 820

75 809

211 795

94.20

75.09

tp

22 035
26 312
11 211

6 268

50 144

185 457

95.79

86.06

14 545

11 588

56 430

179 029

98.74

79.56

20 765

137 920

464 836

97.58

83.47

6 398

102 531

198 354

82.28

55.28

352 694

123 477

1 030 379

3 040 981

95.25

78.25

ht

39 974

34 957

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

113

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.7


Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas menurut Kabupaten dan Jenis Kegiatan
Population Aged 10 Years and Over by Regency and Type of Activity 2003
Laki-Laki / Male
Angkatan Kerja
Economically Active

Bekerja
Working

(2)

(3)

01.

Sumba Barat

103 860

1 793

02.

Sumba Timur

57 604

03.

Kupang

04.

Timor Tengah Selatan

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

122 214

(4)

Sekolah
Attending
School
(5)

105 653

18 551

1 853

59 457

12 310

6 144

131 259

32 481

1 258

123 472

22 597

bp
s

125 115

Jumlah
Angkatan
Kerja
Total
Economically
Active

.g

(1)

Mencari
Pekerjaan
Looking
For Work

id

*)

o.

Kabupaten
Regency

Bukan Ang
Not Econo

1 358

56 110

16 068

2 528

95 697

22 357

41 677

2 801

44 478

14 061

23 881

438

24 319

5 997

://
nt

t.

54 752

93 169

Flores Timur

52 953

2 509

55 462

16 674

Sikka

71 653

2 019

73 672

19 449

11.

Ende

60 674

2 544

63 218

16 979

65 957

569

66 526

16 602

177 041

2 594

179 635

39 837

56 540

7 209

63 749

34 231

1 107 090

35 617

1 142 707

288 194

tp

09.
10.

12.

Ngada

Manggarai

Kota Kupang

ht

13.

71.

Jumlah
Total

Keterangan : *) Bekerja minimum 1 jam seminggu yang lalu atau sementara tidak bekerja /
Remarks
Worked Least one hour in the previous week or temporary not working
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003/
Source National Socio Economic Survey 2003.

114

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Lanjutan Tabel / Table 3.5.7


Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas menurut Kabupaten dan Jenis Kegiatan
Population Aged 10 Years and Over by Regency and Type of Activity 2003

Katan Kerja
Mically Active

(7)

(8)

(11)

97.14

75 040

96.88

95.50

41 589

172 848

95.32

90.39

26 348

149 820

98.98

98.81

17 865

73 975

97.58

91.46

944

2 329

15 583

920

8 188

1 685

2 066

525

1 272

1 533

4 843

t.

bp
s

27 427

28 733

://
nt
2 364

id
(10)

98.30

7 050

(9)

Persentase
Angkatan Kerja
Thd Penduduk
Usia Kerja
Percentage of
Economically
Active Working
Age Population

133 080

1 826

489

Jumlah
Total

o.

(6)

Lainnya
Others

Jumlah
Bukan
Angkatan
Kerja
Total Not
Economically
Active

.g

Mengurus
Rumah
Tangga
House
Keeping

Persentase
Bekerja Ter
Hadap Angka
tan Kerja
Percentage of
Working to
Economically
Active

16 914

124 430

97.36

92.72

61 392

93.70

85.59

1 340

7 337

31 656

98.20

92.00

420

3 808

20 902

76 364

95.48

89.80

756

98 427

97.26

89.49

3 026

4 550

21 038

84 256

95.98

90.35

392

4 736

21 730

88 256

99.14

89.79

1 543

10 592

51 972

231 607

98.56

92.57

985

3 897

39 113

102 862

88.69

71.69

13 051

60 061

361 306

1 504 013

96.88

91.03

ht

tp

24 755

1 033

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

115

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.8


Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas menurut Kabupaten dan Jenis Kegiatan
Population Aged 10 Years and Over by Regency and Type of Activity 2003
Perempuan / Female
Angkatan Kerja
Economically Active

(1)

(2)

Sumba Barat

75 660

02.

Sumba Timur

40 318

03.

Kupang

81 368

04.

Timor Tengah Selatan

(3)

76 062

(4)

4 552

Sekolah
Attending
School
(5)

80 212

23 163

2 906

43 224

12 177

5 772

87 140

28 856

3 206

79 268

19 218

bp
s

01.

Jumlah
Angkatan
Kerja
Total
Economically
Active

id

Bekerja
Working

Mencari
Pekerjaan
Looking
For Work

o.

*)

.g

Kabupaten
Regency

Bukan Ang
Not Econo

Timor Tengah Utara


Belu

47 700

2 297

49 997

12 743

47 624

5 344

52 968

25 603

07.

Alor

32 856

3 098

35 954

14 263

08.

Lembata

20 221

1 748

21 969

6 352

09.

Flores Timur

41 415

5 911

47 326

11 741

10.

Sikka

56 450

5 864

62 314

18 228

11.

Ende

68 936

3 159

72 095

15 686

12.

Ngada

55 092

981

56 073

13 695

13.

Manggarai

141 959

5 322

147 281

37 344

71.

Kota Kupang

22 304

9 770

32 074

26 945

807 965

59 930

867 895

266 014

ht

tp

://
nt

t.

05.
06.

Jumlah
Total

Keterangan : *) Bekerja minimum 1 jam seminggu yang lalu atau sementara tidak bekerja /
Remarks
Worked Least one hour in the previous week or temporary not working
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003/
Source National Socio Economic Survey 2003.

116

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Lanjutan Tabel / Table 3.5.8


Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas menurut Kabupaten dan Jenis Kegiatan
Population Aged 10 Years and Over by Regency and Type of Activity 2003

o.
(10)

(11)

130 462

94.33

73.77

29 108

72 332

93.28

72.09

72 226

159 366

93.38

64.65

69 873

149 141

95.96

61.16

26 410

76 407

95.41

75.69

4 017

69 777

122 745

89.91

52.50

2 364

31 124

67 078

91.38

63.36

1 836

19 127

41 096

92.04

61.24

3 596

36 952

84 278

87.51

64.52

7 270

51 054

113 368

90.59

63.09

10 178

3 242

29 106

101 201

95.62

82.62

14 153

6 852

34 700

90 773

98.25

70.08

38 431

10 173

85 948

233 229

96.39

74.54

33 972

2 501

63 418

95 492

69.54

38.00

339 643

63 416

669 073

1 536 968

93.09

66.05

8 177

14 224

2 707

37 004

6 366

47 613

3 042

12 394

1 273

40 157
14 497
10 939
21 615

ht

tp

25 556

50 250

://
nt

18 910

(8)

.g

(7)

Jumlah
Total

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

(9)

bp
s

(6)

Lainnya
Others

Jumlah
Bukan
Angkatan
Kerja
Total Not
Economically
Active

Persentase
Angkatan Kerja
Thd Penduduk
Usia Kerja
Percentage of
Economically
Active Working
Age Population

t.

Mengurus
Rumah
Tangga
House
Keeping

Persentase
Bekerja Ter
Hadap Angka
Tan Kerja
Percentage of
Working to
Economically
Active

id

Katan Kerja
Mically Active

117

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.9


Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu menurut Kabupaten dan Lapangan Usaha Utama
Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Main Industry2003
Laki-Laki / Male
Lapangan Usaha Utama
Main Industry

(1)

Primer
Primer

Skunder
Secundair

(2)

(3)

Sumba Barat

93 999

1 008

02.

Sumba Timur

48 383

Lainnya
Others

(4)

(5)

Jumlah
Total
(6)

8 853

103 860

790

8 431

57 604

2 577

10 309

346

125 115

524

7 707

122 214

Kupang

111 883

04.

Timor Tengah Selatan

113 983

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

09.

Flores Timur

.g

03.

bp
s

o.

01.

Tersier
Tertier

id

Kabupaten
Regency

2 561

9 378

54 752

2 399

15 504

123

93 169

32 855

790

8 032

41 677

19 273

615

3 953

40

23 881

39 073

3 132

10 748

52 953

://
nt

t.

42 813

75 143

10.

Sikka

53 710

2 843

15 100

71 653

11.

Ende

47 514

2 138

11 022

60 674

Ngada

Manggarai

71.

Kota Kupang

tp

12.
13.

ht

Jumlah
Total

55 537

2 652

7 768

65 957

157 077

6 838

13 126

177 041

7 676

10 970

37 894

56 540

898.919

39 837

167 825

509

1 107 090

Keterangan : Primer / Primer


= Pertanian / Agriculture.
Remarks
Skunder / Secundair = Pertambangan & Penggalian, Industri, Listrik.,
Gas & Air. Konstruksi / Mining. & Quarrying, Industry,
Electricity.Gas & Water, Contruction.
Tersier / Tertier
= Perdagangan, Angkutan, Keuangan & Jasa / Trade,
Transportation, Financial & Services.
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003/
Source National Socio Economy Survey 2003.

118

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.10


Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu menurut Kabupaten dan Lapangan Usaha Utama
Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Main Industry 2003
Perempuan / Female
Lapangan Usaha Utama
Main Industry
Skunder
Secundair

(2)

(3)

Tersier
Tertier

Lainnya
Others

id

(1)

Primer
Primer

(4)

o.

Kabupaten
Regency

(5)

Jumlah
Total

(6)

Sumba Barat

71 931

1 680

2 049

75 660

02.

Sumba Timur

35 421

1 227

3 670

40 318

03.

Kupang

75 727

81 368

06.

Belu

07.

Alor
Lembata
Flores Timur

318

5 120
3 103

76 062

42 084

2 114

3 502

47 700

28 225

10 839

8 560

47 624

28 848

680

3 328

32 856

18 397

99

1 725

20 221

30 089

2 429

8 897

41 415

://
nt

08.
09.

72 641

521

bp
s

Timor Tengah Selatan


Timor Tengah Utara

t.

04.
05.

.g

01.

Sikka

41 512

7 040

7 898

56 450

Ende

44 831

19 422

4 683

68 936

12.

Ngada

45 871

3 744

5 477

55 092

13.

Manggarai

128 087

7 677

6 195

141 959

71.

Kota Kupang

4 560

1 790

15 954

22 304

668 224

59 580

80 161

807 965

tp

10.
11.

ht

Jumlah
Total

Keterangan : Primer / Primer


= Pertanian / Agriculture.
Remarks
Skunder / Secundair = Pertambangan & Penggalian. Industri. Listrik.
Gas & Air. Konstruksi / Mining. & Quarrying. Industry.
Electricity.Gas & Water. Contruction.
Tersier / Tertier
= Perdagangan. Angkutan. Keuangan & Jasa / Trade.
Transportation. Financial & Services.
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003/
Source National Socio Economy Survey 2003.
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

119

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.11


Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu menurut Kabupaten dan Lapangan Usaha Utama
Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week byRegency and Main Industry
2003
Laki-Laki+Perempuan / Male+Female

Sumba Barat

02.

Sumba Timur
Kupang

04.

Timor Tengah Selatan

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

09.

Flores Timur

186 624

Tersier

Tertier

Lainnya
Others

2 688

(4)

(5)

10 902

Jumlah
Total
(6)

179 520

2 017

12 101

97 922

3 098

15 429

346

206 483

10 810

198 276

842

84 897

4 675

12 880

102 452

103 368

13 238

24 064

123

140 793

61 703

1 470

11 360

74 533

37 670

714

5 678

40

44 102

69 162

5 561

19 645

94 368

t.

Lembata

83 804
187 610

://
nt

Alor

08.

(3)

165 930

03.

07.

(2)

bp
s

01.

Sekunder
Secundair

o.

(1)

Primer
Primer

.g

Kabupaten
Regency

id

Lapangan Usaha Utama


Main Industry

Sikka

95 222

9 883

22 998

128 103

Ende

92 345

21 560

15 705

129 610

12.

Ngada

101 408

6 396

13 245

121 049

13.

Manggarai

285 164

14 515

19 321

319 000

71.

Kota Kupang

12 236

12 760

53 848

78 844

1 567 143

99 417

247 986

509

tp

10.
11.

ht

Jumlah
Total

1 915 055

Keterangan : Primer / Primer


= Pertanian / Agriculture.
Remarks
Skunder / Secundair = Pertambangan & Penggalian. Industri. Listrik.
Gas & Air. Konstruksi / Mining. & Quarrying. Industry.
Electricity.Gas & Water. Contruction.
Tersier / Tertier
= Perdagangan. Angkutan. Keuangan & Jasa / Trade.
Transportation. Financial & Services.
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2003/
Source National Socio Economy Survey 2003.

120

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND

MAN POWER

Tabel / Table 3.5.12


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu menurut Kabupaten dan Lapangan Usaha Utama
Percentage of Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Main Industry
2003
Laki-Laki / Male

(3)

90.51
83.99
89.42
93.27
78.19
80.65
78.83
80.70
73.79
74.96
78.31
84.20
88.72
13.58

://
nt
Jumlah
Total

81.20

Tersier
Tertier

Lainnya
Others

o.

(2)

t.

Sumba Barat
Sumba Timur
Kupang
Timor Tengah Selatan
Timor Tengah Utara
Belu
Alor
Lembata
Flores Timur
Sikka
Ende
Ngada
Manggarai
Kota Kupang

tp

01.
02.
03.
04.
05.
06.
07.
08.
09.
10.
11.
12.
13.
71.

Skunder
Secundair

Jumlah
Total

(4)

(5)

(6)

0.97
1.37
2.06
0.43
4.68
2.57
1.90
2.58
5.91
3.97
3.52
4.02
3.86
19.40

8.52
14.64
8.24
6.31
17.13
16.64
19.27
16.55
20.30
21.07
18.17
11.78
7.41
67.02

0.00
0.00
0.28
0.00
0.00
0.13
0.00
0.17
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00
0.00

100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00
100.00

3.60

15.16

0.05

100.00

bp
s

(1)

Primer
Primer

.g

Kabupaten
Regency

id

Lapangan Usaha Utama


Main Industry

ht

Keterangan : Primer / Primer


= Pertanian / Agriculture.
Remarks
Skunder / Secundair = Pertambangan & Penggalian, Industri, Listrik,
Gas & Air, Konstruksi / Mining, & Quarrying, Industry,
Electricity,Gas & Water, Contruction.
Tersier / Tertier
= Perdagangan, Angkutan, Keuangan & Jasa / Trade,
Transportation, Financial & Services.
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003/
Source National Socio Economy Survey 2003.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

121

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND

MAN POWER

Tabel / Table 3.5.13


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu menurut Kabupaten dan Lapangan Usaha Utama
Percentage of Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Main Industry
2003
Perempuan / Female

Skunder
Secundair

(2)

(3)

01.

Sumba Barat

95.07

02.

Sumba Timur

87.85

03.

Kupang

93.07

04.

Timor Tengah Selatan

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

09.

Flores Timur

72.65

10.

Sikka

11.
12.

Tersier
Tertier

Lainnya
Others

o.

(1)

Primer
Primer

(4)

.g

Kabupaten
Regency

id

Lapangan Usaha Utama


Main Industry

(5)

Jumlah
Total
(6)

2.22

2.71

0.00

100.00

3.04

9.10

0.00

100.00
100.00

6.29

0.00

0.42

4.08

0.00

100.00

88.23

4.43

7.34

0.00

100.00

bp
s

0.64

95.50

22.76

17.97

0.00

100.00

2.07

10.13

0.00

100.00

90.98

0.49

8.53

0.00

100.00

5.87

21.48

0.00

100.00

73.54

12.47

13.99

0.00

100.00

Ende

65.03

28.17

6.79

0.00

100.00

Ngada

83.26

6.80

9.94

0.00

100.00

13.

Manggarai

90.23

5.41

4.36

0.00

100.00

71.

Kota Kupang

20.44

8.03

71.53

0.00

100.00

82.70

7.37

9.92

0.00

100.00

ht

tp

://
nt

t.

59.27

87.80

Jumlah
Total

Keterangan : Primer / Primer


= Pertanian / Agriculture.
Remarks
Skunder / Secundair = Pertambangan & Penggalian, Industri, Listrik,
Gas & Air, Konstruksi / Mining, & Quarrying, Industry,
Electricity,Gas & Water, Contruction.
Tersier / Tertier
= Perdagangan, Angkutan, Keuangan & Jasa / Trade,
Transportation, Financial & Services.
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003/
Source National Socio Economy Survey 2003.

122

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND

MAN POWER

Tabel / Table 3.5.14


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu menurut Kabupaten dan Lapangan Usaha Utama
Percentage of Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Main Industry 2003
Laki-Laki+Perempuan / Male + Female
Lapangan Usaha Utama
Main Industry
Tersier
Tertier

Lainnya
Others

(2)

(3)

(4)

(5)

01.

Sumba Barat

92.43

02.

Sumba Timur

85.58

Kupang

90.86

Timor Tengah Selatan

94.12

05.

Timor Tengah Utara

08.

Lembata

09.

Flores Timur

10.

Sikka

11.
12.

(6)

6.07

0.00

100.00

12.36

0.00

100.00

1.50

7.47

0.17

100.00

0.42

5.45

0.00

100.00

4.56

12.57

0.00

100.00

73.42

9.40

17.09

0.09

100.00

82.79

1.97

15.24

0.00

100.00

85.42

1.62

12.87

0.09

100.00

73.29

5.89

20.82

0.00

100.00

74.33

7.71

17.95

0.00

100.00

Ende

71.25

16.63

12.12

0.00

100.00

Ngada

83.77

5.28

10.94

0.00

100.00

13.

Manggarai

89.39

4.55

6.06

0.00

100.00

71.

Kota Kupang

15.52

16.18

68.30

0.00

100.00

81.83

5.19

12.95

0.03

100.00

t.

Belu
Alor

82.87

tp

://
nt

06.
07.

1.50

Jumlah
Total

2.06

bp
s

03.
04.

id

Skunder
Secundair

o.

(1)

Primer
Primer

.g

Kabupaten
Regency

ht

Jumlah
Total

Keterangan : Primer / Primer


= Pertanian / Agriculture.
Remarks
Skunder / Secundair = Pertambangan & Penggalian, Industri, Listrik,
Gas & Air, Konstruksi / Mining, & Quarrying, Industry,
Electricity,Gas & Water, Contruction.
Tersier / Tertier
= Perdagangan, Angkutan, Keuangan & Jasa / Trade,
Transportation, Financial & Services.
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003/
Source National Socio Economy Survey 2003.
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

123

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND

MAN POWER

Tabel / Table 3.5.15


Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu
menurut Kabupaten dan Jenis Pekerjaan Utama
Population Aged 10 Years and Over who Worked During The Previous Week
by Regency and Type of Main Occupation 2003
(Laki laki / Male & Perempuan/ Female)
0/1

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

2 497

Sumba Timur

3 746

03.

Kupang

5 022

04.

Timor Tengah Selatan

3 589

05.

Timor Tengah Utara

4 601

06.

Belu

5 697

07.

Alor

08.

Lembata

09.

Flores Timur

10.

Sikka

1 456

1.192

o.

Sumba Barat

02.

3 021

2.573

2 407

5.803

2 259

3.338

1 563

1.813

.g

01.

id

Kabupaten
Regency

2 411

8.025

2 444

2.361

2 030

80

1 354

1.281

3 190

267

2 896

7.465

5 678

97

6 142

6.035

2 506

2 429

6.884

3 476

475

2 382

4.588

5 235

384

1 813

7.358

bp
s

57

t.

3 893

Ende
Ngada

13.

Manggarai

71.

Kota Kupang

11 064

892

15 102

10.252

Nusa Tenggara
Timur

62 224

2 252

47 679

68 968

tp

://
nt

11.
12.

ht

Keterangan : 0 / 1. Tenaga Profesional, Tehnisi dan yang sejenisnya/


Remarks
Professional, Technical and Related Workers
2. Tenaga Kepemimpinan dan Ketatalaksanaan/
Administrative and Managerial Workers
3. Tenaga Tata Usaha dan Sejenisnya/
Clerical and Related Workers
4. Tenaga Usaha Penjualan/ Sales Workers
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003/
Source National Socio Economic Survey 2003

124

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND

MAN POWER

Lanjutan Tabel / Table 3.5.15


Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu
menurut Kabupaten dan Jenis Pekerjaan Utama
Population Aged 10 Years and Over who Worked During The Previous Week
by Regency and Type of Main Occupation 2003
6

7/8/9

X/10

Jumlah
Total

(6)

(7)

(8)

(9)

(10)

id

165 370

8 557

82 620

4 443

128

1 390

184 487

7 374

o.

448
1 391

179 520
97 922

206 483

318

198 276

185 645

1 844

84 673

8 210

150

102 452

2 073

103 239

19 102

246

140 793

1 017

61 266

3 495

74 533

333

37 590

1 356

78

44 102

2 480

69 162

8 427

481

94 368

1 542

94 752

13 669

188

128 103

92 255

23 850

89

129 610

1 146

101 330

7 652

121 049

1 786

284 722

17 702

319 000

11 878

23 706

178

78 844

1 558 989

149 387

1 856

1 915 055

5 772

tp

23 700

t.

1 597

://
nt

bp
s

.g

1 283
1 442

ht

5. Tenaga Usaha Jasa/ Service Workers


6. Tenaga Usaha Pertanian, Kehutanan, Perburuan, Perikanan/
Farmers, Foresty, Hunting, Fishery
7/8/9. Tenaga Produksi, Operator Alat-alat Angkutan, Pekerjaan Kasar, Transportasi/
Production, Equipment Operators, Related Workers, Transportation
X/100. Lainnya/ Others
0.00 = Jumlah Kecil Sekali / Number too Little

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

125

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND

MAN POWER

Tabel / Table 3.5.16


Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu
menurut Kabupaten dan Jenis Pekerjaan Utama
Population Aged 10 Years and Over who Worked During The Previous Week
by Regency and Type of Main Occupation 2003
Laki-Laki / Male
0/1

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

1 008

Sumba Timur

2 316

03.

Kupang

3 754

04.

Timor Tengah Selatan

2 636

05.

Timor Tengah Utara

2 966

06.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

09.

Flores Timur

10.

Sikka

11.

Ende

12.

Ngada

1 961

13.

Manggarai

2 949

71.

Kota Kupang

6 517

36 860

2 412

1.450

1 886

2.126

1 893

2.128

1 242

1.152

1 931

3.905

2 687

57

2 097

834

1 392

80

898

728

2 106

267

2 039

2.006

2 373

97

4 143

3.637

1 474

1 741

3.814

475

1 583

2.258

384

1 621

4.409

623

10 811

5.707

1 983

35 641

35 010

t.

://
nt

tp

Nusa Tenggara
Timur

856

bp
s

2 721

1 344

o.

Sumba Barat

02.

.g

01.

id

Kabupaten
Regency

ht

Keterangan : 0 / 1. Tenaga Profesional, Tehnisi dan yang sejenisnya/


Remarks
Professional, Technical and Related Workers
2. Tenaga Kepemimpinan dan Ketatalaksanaan/
Administrative and Managerial Workers
3. Tenaga Tata Usaha dan Sejenisnya/
Clerical and Related Workers
4. Tenaga Usaha Penjualan/ Sales Workers
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003/
Source National Socio Economic Survey 2003

126

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION AND

MAN POWER

Tabel / Table 3.5.16


Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu
menurut Kabupaten dan Jenis Pekerjaan Utama
Population Aged 10 Years and Over who Worked During The Previous Week
by Regency and Type of Main Occupation 2003
6

7/8/9

X/10

Jumlah
Total

(6)

(7)

(8)

(9)

(10)

6 653

47 882

2 735

1 217

109 972

6 160

550

113 163

1 526

727

42 738

5 777

1 089

75 137

8 140

644

32 543

2 815

234

19 273

829

39 150

1 059

53 428

1 044

47 602

257

55 537

3 292

57 604

318

122 214

150

54 752

246

93 169

41 677

1 217

59

23 881

6 075

481

52 953

6 728

188

71 653

4 910

89

60 674

3 886

65 957

157 077

9 391

177 041

7 408

22 004

178

56 540

894 573

88 017

1 837

1 107 090

t.

bp
s

125 115

tp

13 169

103 860

://
nt

1 210

128

o.

93 663

681

.g

336

id

ht

5. Tenaga Usaha Jasa/ Service Workers


6. Tenaga Usaha Pertanian, Kehutanan, Perburuan, Perikanan/
Farmers, Foresty, Hunting, Fishery
7/8/9. Tenaga Produksi, Operator Alat-alat Angkutan, Pekerjaan Kasar, Transportasi/
Production, Equipment Operators, Related Workers, Transportation
X/100. Lainnya/ Others
0.00 = Jumlah Kecil Sekali / Number too Little

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

127

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.17


Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu
menurut Kabupaten dan Jenis Pekerjaan Utama
Population Aged 10 Years and Over who Worked During The Previous Week
by Regency and Type of Main Occupation 2003
Perempuan / Female
2

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

112
609
521
366
321
480
347
456
857
1 999
688
799
192
4 291

336
1.123
3.677
1.210
661
4.120
1.527
553
5.459
2.398
3.070
2.330
2.949
4.545

12 038

33 958

Nusa Tenggara
Timur

o.

0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
269

bp
s

.g

1 489
1 430
1 268
953
1 635
2 976
1 206
638
1 084
3 305
1 032
1 515
2 286
4 547

t.

Sumba Barat
Sumba Timur
Kupang
Timor Tengah Selatan
Timor Tengah Utara
Belu
Alor
Lembata
Flores Timur
Sikka
Ende
Ngada
Manggarai
Kota Kupang

id

0/1

://
nt

01.
02.
03.
04.
05.
06.
07.
08.
09.
10.
11.
12.
13.
71.

Kabupaten
Regency

25 364

269

ht

tp

Keterangan : 0 / 1. Tenaga Profesional, Tehnisi dan yang sejenisnya/


Remarks
Professional, Technical and Related Workers
2. Tenaga Kepemimpinan dan Ketatalaksanaan/
Administrative and Managerial Workers
3. Tenaga Tata Usaha dan Sejenisnya/
Clerical and Related Workers
4. Tenaga Usaha Penjualan/ Sales Workers
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003 /
Source National Socio Economic Survey 2003

128

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.17


Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu
menurut Kabupaten dan Jenis Pekerjaan Utama
Population Aged 10 Years and Over who Worked During The Previous Week
by Regency and Type of Main Occupation 2003
6

7/8/9

X/10

Jumlah
Total

(6)

(7)

(8)

(9)

(10)

112
710
173
733
715
984
373
99
1 651
483
553
889
576
2 480

71 707
34 738
74 515
72 482
41 935
28 102
28 723
18 317
30 012
41 324
44 653
45 793
127 645
4 470

1 904
1 708
1 214
318
2 433
10 962
680
139
2 352
6 941
18 940
3 766
8 311
1 702

664 416

61 370

0
0
0
0
0
0
0
19
0
0
0
0
0
0

75 660
40 318
81 368
76 062
47 700
47 624
32 856
20 221
41 415
56 450
68 936
55 092
141 959
22 304

19

807 965

o.

.g

bp
s

t.

://
nt

10 531

id

ht

tp

5. Tenaga Usaha Jasa/ Service Workers


6. Tenaga Usaha Pertanian, Kehutanan, Perburuan, Perikanan/
Farmers, Foresty, Hunting, Fishery
7/8/9. Tenaga Produksi, Operator Alat-alat Angkutan, Pekerjaan Kasar, Transportasi/
Production, Equipment Operators, Related Workers, Transportation
X/100. Lainnya/ Others
0.00 = Jumlah Kecil Sekali / Number too Little

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 20003

129

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.18


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu Menurut Kabupaten dan Status Pekerjaan Utama
Percentage of Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Employment Status
2003
Laki-laki + Perempuan (Male+Female)
1

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

2.87

35.00

0.23

Sumba Timur

6.34

30.96

0.91

03.

Kupang

14.45

37.68

0.81

04.

Timor Tengah Selatan 13.01

34.22

05.

Timor Tengah Utara

34.50

(8)

Jumlah
Total

(9)

(10)

0.50

0.00

56.22

100.00

9.40

0.13

0.00

52.27

100.00

6.84

1.26

1.26

37.70

100.00

0.28

3.34

0.67

0.00

48.49

100.00

1.91

10.54

0.22

0.07

46.66

100.00
100.00

bp
s

6.10

5.18

o.

Sumba Barat

02.

(6)

.g

01.

id

Kabupaten
Regency

06.

Belu

30.42

26.34

1.11

11.80

0.43

0.52

29.40

07.

Alor

13.31

32.15

1.45

9.99

2.14

1.06

39.90

100.00

08.

Lembata

21.21

31.75

0.86

10.84

0.00

0.09

35.25

100.00

11.

Ende

12.

Ngada

13.

Manggarai

71.

Kota Kupang

18.67

27.90

1.16

13.74

4.03

0.73

33.77

100.00

15.41

28.56

1.11

15.91

0.30

0.22

38.49

100.00

13.76

32.61

1.07

7.16

0.19

0.20

45.00

100.00

5.17

36.93

0.81

7.79

0.19

0.19

48.90

100.00

5.87

30.32

0.73

6.71

1.11

0.81

54.44

100.00

14.45

7.13

7.46

61.39

0.23

1.02

8.33

100.00

11.85

31.41

1.13

10.48

0.82

0.48

43.84

100.00

t.

Flores Timur
Sikka

tp

://
nt

09.
10.

Nusa Tenggara
Timur

ht

Keterangan : 1. Berusaha sendiri tanpa bantuan orang lain/ Self Employed


Remarks 2. Berusaha dengan dibantu anggota rumah tangga atau buruh tidak tetap/
Self Employed assisted by Family members or temporary employee
3. Berusaha dengan buruh tetap/ Employer
4. Buruh atau Karyawan / Employee
5. Pekerja Bebas di Pertanian/ Casual employee in agriculture
6. Pekerja Bebas di Non Pertanian/ Casual employee not in agriculture
7. Pekerja Tidak dibayar/ Worker Family
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003 /
Source National Socio Economic Survey 2003

130

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.19


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu menurut Kabupaten dan Status Pekerjaan Utama
Percentage of Population Aged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Employment Status
2003
Laki-laki (Male)
1

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(8)

Jumlah
Total

(9)

(10)

Sumba Barat

3.89

47.59

0.39

0.32

0.00

40.28

100.00

02.

Sumba Timur

8.16

48.78

1.30

11.37

0.22

0.00

30.17

100.00

03.

Kupang

19.56

46.92

1.20

9.13

0.97

1.25

20.97

100.00

Timor Tengah Selatan 18.63

45.36

Timor Tengah Utara

55.12

0.45

4.44

1.08

0.00

30.03

100.00

3.12

15.02

0.41

0.14

21.12

100.00
100.00

bp
s

5.07

.g

04.

o.

01.

05.

7.52

id

Kabupaten
Regency

06.

Belu

31.59

31.88

1.54

12.68

0.38

0.78

21.15

07.

Alor

14.23

46.68

2.16

14.29

2.05

1.75

18.83

100.00

08.

Lembata

22.11

42.95

1.58

14.44

0.00

0.08

18.85

100.00

11.

Ende

12.

Ngada

13.

Manggarai

71.

Kota Kupang

15.26

38.02

2.07

20.01

4.60

1.01

19.03

100.00

17.45

41.50

1.72

19.31

0.53

0.39

19.10

100.00

11.70

47.70

2.30

11.59

0.41

0.44

25.86

100.00

3.90

58.19

1.19

9.60

0.12

0.35

26.64

100.00

5.60

50.57

1.20

9.41

1.25

1.25

30.72

100.00

14.86

7.43

9.62

63.39

0.32

1.42

2.96

100.00

13.37

44.46

1.78

13.63

0.90

0.67

25.19

100.00

t.

Flores Timur
Sikka

tp

://
nt

09.
10.

Nusa Tenggara
Timur

ht

Keterangan : 1. Berusaha sendiri tanpa bantuan orang lain/ Self Employed


Remarks 2. Berusaha dengan dibantu anggota rumah tangga atau buruh tidak tetap/
Self Employed assisted by Family members or temporary employee
3. Berusaha dengan buruh tetap/ Employer
4. Buruh atau Karyawan / Employee
5. Pekerja Bebas di Pertanian/ Casual employee in agriculture
6. Pekerja Bebas di Non Pertanian/ Casual employee not in agriculture
7. Pekerja Tidak dibayar/ Worker Family
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003 /
Source National Socio Economic Survey 2003
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 20003

131

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.5.20


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Bekerja Selama Seminggu
yang Lalu Menurut Kabupaten dan Status Pekerjaan Utama
Percentage of PopulationAged 10 Years and Over who Worked During
The Previous Week by Regency and Employment Status
2003
Perempuan / Female
1

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

1.48

17.71

0.00

Sumba Timur

3.73

5.50

0.34

03.

Kupang

6.58

23.47

0.21

Timor Tengah Selatan

3.97

16.32

Timor Tengah Utara

7.29

10.83

(8)

Jumlah
Total

(9)

(10)

0.74

0.00

78.10

100.00

6.58

0.00

0.00

83.85

100.00

3.33

1.71

1.28

63.41

100.00

0.00

1.56

0.00

0.00

78.15

100.00

0.51

5.39

0.00

0.00

75.98

100.00
100.00

bp
s

04.
05.

1.97

o.

Sumba Barat

02.

(6)

.g

01.

id

Kabupaten
Regency

06.

Belu

28.13

15.51

0.26

10.07

0.52

0.00

45.52

07.

Alor

12.14

13.71

0.56

4.52

2.25

0.19

66.63

100.00

08.

Lembata

20.16

18.54

0.00

6.60

0.00

0.09

54.62

100.00

11.

Ende

12.

Ngada

13.

Manggarai

71.

Kota Kupang

23.03

14.95

0.00

5.73

3.31

0.37

52.62

100.00

12.83

12.14

0.33

11.60

0.00

0.00

63.10

100.00

15.57

19.33

0.00

3.26

0.00

0.00

61.85

100.00

6.70

11.48

0.36

5.63

0.28

0.00

75.54

100.00

6.21

5.08

0.16

3.34

0.93

0.27

84.02

100.00

13.42

6.36

2.00

56.29

0.00

0.00

21.93

100.00

9.77

13.52

0.24

6.16

0.72

0.21

69.39

100.00

t.

Flores Timur
Sikka

tp

://
nt

09.
10.

Nusa Tenggara
Timur

ht

Keterangan : 1. Berusaha sendiri tanpa bantuan orang lain/ Self Employed


Remarks 2. Berusaha dengan dibantu anggota rumah tangga atau buruh tidak tetap/
Self Employed assisted by Family members or temporary employee
3. Berusaha dengan buruh tetap/ Employer
4. Buruh atau Karyawan / Employee
5. Pekerja Bebas di Pertanian/ Casual employee in agriculture
6. Pekerja Bebas di Non Pertanian/ Casual employee not in agriculture
7. Pekerja Tidak dibayar/ Worker Family
Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003 /
Source National Socio Economic Survey 2003

132

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

.id

3.6. UPAH BURUH / KARYAWAN /


WAGE RATE WORKERS

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.6.1


Jumlah Buruh / Karyawan Daerah Kota dan Pedesaan
menurut Kelompok Upah / Gaji Selama Sebulan
Number of Workers in Urban and Rural
Area by Monthly Wage Rate Catagory
1999

Kota
Urban

Pedesaan
Rural

(1)

(2)

(3)

< 100000

9 251

100 000 199 999

15 312

200 000 299 999

600 000 699 999

o.
25 197

40 509

16 269

8 853

25 122

15 631

12 939

28 570

12 760

13 620

26 380

14 036

17 706

31 742

10 896

18 552

7 656

://
nt

700 000 799 999

33 767

.g

500 000 599 999

24 516

bp
s

400 000 499 999

(4)

t.

300 000 399 999

Kota +Pedesaan
Urban + Rural

id

Kelompok Upah / Gaji


Wage Rate Catagory

14 982

20 405

2 552

2 724

5 276

900 000 999 999

1 914

4 086

6 000

1 000 000 +

1 595

2 724

4 319

102 399

138 243

240 642

tp

5 423

800 000 899 999

ht

Jumlah
Total

Sumber : Keadaan pekerja / karyawan di Indonesia (Agustus 1999)/


Source Laborer / Employees Situasion in Indonesia (August 1999)

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

135

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.6.2


Jumlah Buruh / Karyawan menurut Kelompok Upah / Gaji
Selama Sebulan dan Jenis Kelamin
Number of Workers by Monthly Wage Rate Category and Sex
1999

Perempuan
Female

(1)

(2)

(3)

< 100000

19 362

100 000 199 999

32 638

200 000 299 999

20 889

300 000 399 999

Laki-Laki +Perempuan
Male +Female

id

Laki-Laki
Male

o.

Kelompok Upah / Gaji


Wage Rate Catagory

.g

14 405

(4)

33 767
40 509

4 233

25 122

20 061

8 509

28 570

400 000 499 999

17 552

8 828

26 380

500 000 599 999

19 061

12 681

31 742

15 552

3 000

18 552

t.

700 000 799 999

14 724

5 681

20 405

800 000 899 999

4 957

319

5 276

900 000 999 999

6 000

6 000

tp

://
nt

600 000 699 999

bp
s

7 871

4 319

4 319

175 115

65 527

240 642

ht

1 000 000 +
Jumlah
Total

Sumber : Keadaan Pekerja/Karyawan di Indonesia (Agustus 1999)


Source Laborer/Employees Situation in Indonesia (August 1999)

136

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

(1)

(2)

1 276

19
10 14

(3)

(4)

3 319

681

681

1 914

1 362

3 276

2 871

8 853

11 724

7 337

23 154

30 491

35 44

51 997

64 014

116 011

45 - 59

23 287

29 964

53 251

13 717

8 172

21 889

102 399

138 243

240 642

tp

://
nt

25 34

t.

15 24

Kota +Pedesaan
Urban + Rural

2 043

bp
s

*)

Pedesaan
Rural

o.

Kota
Urban

.g

Jumlah Jam Kerja


Seminggu Yang Lalu
Total Hour Worked During
The Previous Week

id

Tabel / Table 3.6.3


Jumlah Buruh / Karyawan Kota dan Pedesaan menurut Jumlah
Jam Kerja Seminggu yang Lalu
Number of Worker sin Urban and RuralArea by Total
Hour Worked During The Previous Week
1999

ht

60 +

Tak Terjawab/ Not Stated


Jumlah
Total

Keterangan : *) Sementara Tidak Bekerja / Temporarily Not Working


Remarks
Sumber : Keadaan Pekerja/Karyawan di Indonesia (Agustus 1999)
Source Laborer/Employees Situation in Indonesia (August 1999)
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

137

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel / Table 3.6.4.


Upah Minimum Propinsi (UMP)
Province Minum Wage by Province
2001 - 2003

(1)

(2)

Nusa Tenggara Timur


Upah
Nominal/
Nominal Wage

Upah Riil/ Real Wage

Perubahan/Change (%)

2003
(4)

330.0

350.0

120.8

127.6

125.4

37.6

5.6

-1.8

Upah
Nominal/
Nominal Wage

286.1

362.7

414.5

Upah Riil/ Real Wage

122.5

139.4

149.4

Perubahan/Change (%)

19.4

13.8

7.2

tp

://
nt

t.

Indonesia

275.0

(3)

bp
s

2002

o.

2001

.g

Wilayah

id

(000 Rp)

ht

Sumber : Statistik Upah, BPS 2003/


Source Wage Statistics, BPS 2003

138

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel/Table 3.6.5.
Rata-Rata Jam Kerja Seminggu Yang Lalu dan Rata-Rata
Upah/Gaji Bersih Selama Sebulan Daerah Kota dan Pedesaan
Menurut Pendidikan Tertinggi Yang Ditamatkan
Average of Weekly Hours Worked and Average of Wages/
Salaries Per Month Urban and Rural by Educational Attainment
1999

(2)

56

02. Tidak/Belum Tamat SD/


Did Not Completed
Primary School

60 000

id

o.
(4)

(5)

(6)

(7)

42

118 750

44

107 601

136 538

38

118 319

39

122 415

49

191 845

41

188 237

44

189 675

334 555

43

312 592

43

325 711

43

://
nt

04. SMTP (Umum)/ Yunior


High School (General)

Kota+Desa/
Urban+Rural
Upah /
Jam
Gaji
Kerja/
Wages/
Working
Salaries
Hours
(Rp)

45

t.

03. SD/ Primary School

(3)

bp
s

(1)

01. Tidak/Belum
Pernah
Sekolah/ Not Schooling

Pedesaan/Rural
Upah/
Jam
Gaji
Kerja/
Wages/
Working
Salaries
Hours
(Rp)

.g

Pendidikan Tertinggi Yang


Ditamatkan/Educational
Attainment

Kota/Urban
Upah/
Jam
Gaji
Kerja/
Wages/
Working
Salaries
Hours
(Rp)

48

198 667

26

245 133

33

230 810

06. SMTA (Umum)/ Senior


High School (General)

41

426 992

40

419 932

41

424 002

07. SMTA (Swasta)/ Senior


High School (Vocational)

41

494 420

39

560 506

40

537 429

08. Diploma I/II/


Diploma I/II

41

411 032

35

637 004

36

599 223

09. Diploma III/


Diploma III

45

521 540

36

267 081

40

380 885

10. Universitas/ University

40

599 759

36

688 192

38

642 814

43

391 585

39

390 671

41

391 060

ht

tp

05. SMTP (Swasta)/ Yunior


High School (Vocational)

Jumlah/ Total

Sumber : Keadaan Pekerja/Karyawan di Indonesia (Agustus 1999)


Source : Laborer/Employees Situation in Indonesia (August 1999)
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

139

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel/Table 3.6.6.
Rata-Rata Jam Kerja Seminggu Yang Lalu dan Rata-Rata
Upah/Gaji Bersih Selama Sebulan Menurut Pendidikan Tertinggi
Yang Ditamatkan dan Jenis Kelamin
Average of Weekly Hours Worked and Average of Wages/Salaries Per
Month Urban and Rural by Educational Attainment and sex
1999

id

o.

(2)

(3)

(6)

(7)

42

118 750

56

60 000

44

107 601

39

160 367

39

66 362

39

122 415

43

208 296

49

93 173

44

189 675

364 066

29

194 670

43

325 711

32

137 898

39

545 000

33

230 310

41

438 923

39

367 446

41

424 002

40

536 539

39

538 872

40

537 429

36

645 954

38

446 413

36

599 223

42

423 525

37

337 033

40

380 885

38

685 978

37

437 348

38

642 814

41

406 160

39

350 707

41

391 060

t.
47

://
nt

tp

ht

Jumlah/ Total

Perempuan/ Female
Upah/
Jam
Gaji
Kerja/
Wages/
Working
Salaries
Hours
(Rp)

.g

(1)

01. Tidak/Belum
Pernah
Sekolah/ Not Schooling
02. Tidak/Belum Tamat SD/
Did Not Completed
Primary School
03. SD/ Primary School
04. SMTP (Umum)/ Yunior
High School (General)
05. SMTP (Swasta)/ Yunior
High School
(Vocational)
06. SMTA (Umum)/ Senior
High School (General)
07. SMTA (Swasta)/
Senior High School
(Vocational)
08. Diploma I/II/
Diploma I/II
09. Diploma III/
Diploma III
10. Universitas/ University

Laki-Laki/Male
Upah/
Jam
Gaji
Kerja/
Wages/
Working
Salaries
Hours
(Rp)

(4)

bp
s

Pendidikan Tertinggi Yang


Ditamatkan/Educational
Attainment

Laki-Laki+
Perempuan/
Male+Female
Upah /
Jam
Gaji
Kerja/
Wages/
Working
Salaries
Hours
(Rp)

(5)

Sumber : Keadaan Pekerja/Karyawan di Indonesia (Agustus 1999)


Source Laborer/Employees Situation in Indonesia (August 1999)
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

135

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA/POPULATION

AND MAN POWER

Tabel 3.6.7
Rata-rata Upah/Gaji Pekerja Industri Besar/SedangMenurut Kode Industri/
The Avarage of Wages Rate of Workers in Large/Medium Scale Indusdtry by
Industrial Classification
1998-2000
(000.Rp)
1998

(1)

(2)

31. Industri makanan, minuman dan tembakau/


Industry of Food, drinks, and tobacco

(3)

2000
(4)

1 618.0

193.8

193.8

1 455.0

1 413.7

1 830.3

34. Industri kertas dan barang-barang dari


kertas, percetakan dan penerbitan/ Industry
of paper and chemical based articles,
printing, and publication

2 340.0

3 118.3

4 070.6

35. Industri kimia dan barang dari kimia minyak


bumi dan batu bara, karet dan barang dari
plastik/ Industry of chemical and chemical
based products, petroleum, coal, rubber and
plastic.

2 098.0

2 446.8

2 660.0

36. Industri barang dari galian bukan logam,


kecuali minyak bumi dan batu bara/
Industry of non metals, expect petroleum
and coal

5 827.5

6 870.2

9 162.8

Rata - rata

2 519.4

3 252.0

4 078.0

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

33. Industri kayu dan barang-barang dari kayu,


termasuk alat-alat rumahtangga dari kayu /
Industry of wooden, articles and wood
based product, including wooden household
appliances/articles

507.9

.g

Industri tekstil, pakaian jadi dan kulit/


Industry of textile, garments, and leather

o.

1 837.1

32.

792.6

1999

id

Kode Industri

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

141

BPS
NTT

.id

BAB IV/
CHAPTER IV

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

KONSUMSI & KEADAAN


RUMAHTANGGA/
CONSUMTION &
HOUSEHOLD CONDITION

NTT Dalam Angka 2002

4.1. Expenditure and Consumption

Rata-rata pengeluaran per kapita


sebulan penduduk NTT pada tahun
2003 sebesar Rp.126 542,-, yang terbagi untuk pengeluaran makanan
sebesar Rp. 91 205,- atau sekitar
(72,07%) dan untuk pengeluaran
bukan makanan sebesar Rp.35 337,(27,93%). Di daerah perkotaan ratarata pengeluaran per kapita sebulan
sebesar Rp.117 584,- (62,06% untuk
makanan, 37,94% untuk non
makanan). Sementara di daerah pede
saan rata-rata pengeluaran perkapita
sebulannya jauh lebih rendah jika
dibandingkan dengan di daerah
perkotaan (sekitar 60% dari penge
luaran per kapita di kota). Penge
luaran per kapita sebulan di daerah
pedesaan sebesar Rp.114 546,- deng
an proporsi pengeluaran untuk
makanan sebesar 75,23% dan untuk
non makanan sebesar 24,77%.

Average per capita monthly


expenditure in NTT in 2003 was
126 542 rupiahs, and of those 72,07
percent (91 205 rupiahs) was
expenditure for food and 27,93
percent (35 337 rupiahs) for non
food. The average per capita monthly
expenditure in urban area was 117
584 rupiahs (62,06%) for food and
37,94 percents for non food.
Meanwhile, the average per capita
monthly expenditure in rural area
was much lower than urban
area,(about 60 percent of urban area
per capita expenditure). The average
per capita monthly expenditure in
rural area was 114 546 rupiahs and
of those 75,23 percent for food and
24,77 percents for non food.

://
nt

t.

bp
s

.g

o.

id

4.1. Pengeluaran dan Konsumsi


Penduduk

ht

tp

Rata-rata konsumsi per kapita


selama seminggu penduduk NTT
pada tahun 2002 untuk beras dan
hasil-hasilnya sekitar 1,972 kg, gula
pasir 1,8 ons, jagung pocelan sekitar
0,473 kg, ketela pohon sekitar 0,351
kg, ikan segar sekitar 0,275 kg,
kelapa sekitar 0,386 butir, gula merah
sekitar 0,251 ons, dan beberapa jenis
bahan makanan lainnya yang
dikonsumsi selama seminggu. dapat
diamati pada tabel 4.1.7.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

Average per capita weekly


consumption in NTT in 2002 as
follows: 1,972 kg for cereals and
their product; 1,8 once for sugar;
0,473 kg for maize; 0,351 kg for
cassava; 0,275 kg for fresh fish;
0,386 for coconuts; 0,251 for others
sugar and another miscellaneous
food items can be checked out in
table 4.17.
145

The average per capita daily


consumption of calories in NTT in
2002 was lower than a minimum
calories available which is needed by
human being (2100 kcal). The
average consumption of calories in
urban area was only 2 030 kcal per
day, while in rural area was 2 046
kcal per day.

Rata-rata konsumsi protein per


kapita sehari penduduk NTT pada
tahun 2002 sebesar 53,22 gram/ hari.
Tidak seperti halnya konsumsi kalori,
dimana penduduk pedesaan lebih
tinggi konsumsi per kapita / harinya
dibandingkan
dengan
daerah
pedesaan, maka untuk konsumsi
protein per kapita/hari di daerah
perkotaan lebih tinggi dari daerah
pedesaan. Konsumsi protein di
daerah perkotaan sebesar 55,42 gram,
sedangkan di daerah pedesaan
sebesar 52,80 gram per kapita/hari.

In 2002, the average per capita


daily consumption of protein in NTT
in 2002 was 53,22 gram per day.
Unlike consumption of calories,
where the average per capita daily
consumption of calories in rural area
was higher than urban area, the
average per capita daily consumption
of protein in urban area was higher
than rural area. Consumption of
protein in urban area was
(55,42 gram per capita/day), while in
rural area was (52,80 grams per
capita/day).

://
nt

t.

bp
s

.g

o.

id

Rata-rata konsumsi kalori per


kapita sehari penduduk NTT pada
tahun 2002 masih sedikit di bawah
kecukupan kalori minimal yang diper
lukan oleh seseorang untuk dapat
menjalankan aktifitas secara normal
(2100
kalori).
Untuk
daerah
perkotaan rata-rata konsumsi kalori
baru mencapai 2 030 kalori/hari,
Sedangkan di pedesaan sebesar 2 046
kalori per kapita sehari.

Percentage of population poverty


in NTT in 2002 about 30,74 percent
(1 206 505 persons). In 2003 number of
population poverty was decreasing by
28,62 percent (1 165 900 persons)

4.2. Keadaan Rumahtangga dan


Tempat Tinggal

4.2. Household Condition and


Residence

Sekitar 36,65 persen dari total


837 198 rumahtangga di NTT pada
tahun 2003penerangan di dalam

It was around 36,65 percent of


total household (837 339 household)
in NTT in 2003 used electricity for its

ht

tp

Persentase penduduk miskin di


NTT pada tahun 2002 sekitar 30,74
persen (1 206 505 orang). Angka
tersebut sedikit menurun menjadi
28,62 persen atau 1 165 900 orang
pada tahun 2003.

146

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

id

Almost a half (46,89 percent) of


total household in NTT occupied
a house with the ground for its floor
and around 34,08 percent occupied a
house which has sugar palm fiber,
leaves etc for its roof, while 65,92
percent occupied a house which has
zine, shingle, tile and conerete for
its roof.

t.

bp
s

Hampir setengah (46,89%) dari


total rumahtangga masih menempati
rumah berlantai tanah. Sekitar 34,08
persen rumah tangga menempati
rumah dengan atap ijuk, daun-daun
an dan lainnya, sedangkan 65,92
persen rumah tangga lainnya menem
pati rumah dengan atap seng, sirap,
genteng dan beton.

It was 88,87 percent of


household in NTT in 2003 has
occupied their own house and 3,74
percent occupied their parents house
and 7,39 percent occupied leases
house; rent free house and others.

o.

Sekitar 88,87 persen rumah


tangga di NTT pada tahun 2003
memiliki rumah sendiri, 3,74 persen
milik orang tua, 7,39 persen sisanya
menempati rumah yang disewa/
kontrak, rumah dinas, bebas sewa
dan lainnya.

lighting, both from PLN ore non


PLN. While, around 63,35 percent
used non electricity, such as pumped
lamp, oil lamp, kerosene lamp and
other.

.g

rumahnya menggunakan listrik (baik


listrik dari PLN maupun non PLN).
Sedangkan sekitar 63,35 persen
sisanya menggunakan penerangan
seperti petromak, pelita, sentir, obor,
dan lainnya.

It was 8,74 percent of household in


NTT used unclean water such as
river, rain water, etc as the source of
drinking water. While 91,26 percent
used clean water such as well kept
water, pipe water, pump water, and
protected well as the source of
drinking water

ht

tp

://
nt

Sumber air minum rumah tangga


8,74 persen diantaranya berasal dari
air sungai, air hujan dan lainnya.
Sementara 91,26 rumahtangga persen
sisanya sumber air minum berasal
dari air dalam kemasan, leding,
pompa air, sumur/perigi dan mata air.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

147

Grafik 4.1
Persentase Rata-Rata Pengeluaran Per Kapita
Sebulan Penduduk NTT tahun 2003

100%

Non Makanan
24,77

27,93

37,94

Makanan

id

80%

s.
go
.

60%

40%

75,23
62,06

0%

Desa

ht

tp

://

nt

Kota

t.

bp

20%

72,07

Kota+Desa

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

.id

4.1. PENGELUARAN DAN


KONSUMSI PENDUDUK /
POPULATION AND
EXPENDITURE CONSUMTION

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Kota
Urban

Pedesaan
Rural

Kota + Pedesaan
Urban + Rural

(1)

(2)

(3)

(4)

28 703

28 703
173 935

40 000 - 59 999

2 331

60 000 79 999

21 647
48 495

825 002

873 497

192 472

1 298 883

1 491 355

172 197

534 845

362 648

200 000 299 999

143 781

146 838

290 619

300 000 499 999

60 895

30 829

91 724

500 000

10 321

6 314

16 635

Jumlah
Total

652 139

3 421 110

4 073 249

ht

tp

://
nt

150 000 199 999

571 936

t.

100 000 149 999

550 289

bp
s

80 000 99 999

171 604

.g

< 40 000

id

Kelompok Pengeluaran
Expenditure Classes
(Rupiah)

o.

Tabel / Table 4.1.1.


Banyaknya Penduduk menurut Kelompok Pengeluaran
Per Kapita Sebulan
Total Population by Per Capita Monthly
Expenditure Classes
2003

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source National Socio Economy Survey 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

153

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel /
Persentase Rumah Tangga menurut Kabupaten
Percentage of Households
Monthly Expen
2
0
Kelompok Pengeluaran
Expenditure Classes
80.000-99.999

17.32

24.80

1.29

13.05

22.94

6.46

16.41

16.91

0.48

1.52

11.72

19.01

2.12

9.99

18.35

3.25

10.87

16.54

8.24

15.97

16.77

1.52

4.74

9.30

12.57

0.34

5.48

15.29

0.33

1.65

7.05

18.02

40.000-59.999

(2)

(3)

12.70

01.

Sumba Barat

3.18

02.

Sumba Timur

03.

Kupang

04.

Timor Tengah Selatan

05.

Timor Tengah Utara

06.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

09.

Flores Timur

10.

Sikka

t.

bp
s

0.34

tp

://
nt

3.93

60.00079.999
(4)

(5)

o.

< 40.000

.g

(1)

id

Kabupaten
Regency

Ende

0.66

6.70

16.97

12.

Ngada

0.32

2.75

14.38

ht

11.

13.

Manggarai

1.51

14.36

25.14

71.

Kota Kupang

0.31

3.27

0.57

3.24

11.00

18.22

Nusa Tenggara Timur

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source National Socio Economy Survey 2003 .

154

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Table 4.1.2.
dan Kelompok Pengeluaran Per Kapita Sebulan
by Regency and Per Capita
diture Classes
0
3

200.000-299.999

300.000-499.999

500.000

(6)

(7)

(8)

(9)

(10)

25.13

7.83

6.17

o.

Jumlah
Total

2.18

0.69

100.00

39.52

13.63

6.26

2.99

0.32

100.00

29.32

14.09

11.56

.g

id

Kelompok Pengeluaran
Expenditure Classes

3.23

1.67

100.00

42.48

15.70

6.79

2.14

0.16

100.00

42.05

13.52

9.75

3.38

0.84

100.00

40.24

14.43

11.21

2.41

1.04

100.00

28.64

11.15

11.36

3.62

0.33

100.00

39.33

t.

(11)

19.81

7.91

2.89

0.68

100.00

24.85

11.32

3.21

0.17

100.00

16.68

7.17

2.68

0.51

100.00

tp

45.91

://
nt

40.58

bp
s

100.000-149.999 150.000-199.999

18.47

8.08

1.38

100.00

41.07

19.53

15.88

5.24

0.82

100.00

40.17

13.57

4.03

1.21

100.00

20.44

25.03

29.89

17.63

3.43

100.00

37.17

15.67

9.87

3.53

0.75

100.00

ht

47.75

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

155

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.1.3.


Rata-Rata Pengeluaran Per Kapita Sebulan menurut Jenis Pengeluaran
Average of Per Capita Monthly Expenditure
by Expenditure Classes
2003
Kota
Urban

Jenis Pengeluaran
Expenditure Items

(4)

62.06

71 891

37.94

Rupiah
(6)

%
(7)

86 177

75.23

91 205

72.07

28 369

35 337

27.93

24.77

40 754

21.51

14 615

12.76

18 800

14.86

7 222

3.81

2 994

2.61

3 671

2.90

3.85

1 363

1.19

2 312

1.83

2 439

1.29

1 444

1.26

1 603

1.27

6 187

3.27

3 801

3.32

4 183

3.31

3 862

2.04

1 982

1.73

2 283

1.80

1 785

0.94

423

0.37

641

0.51

2 352

1.24

1 747

1.53

1 844

1.46

189 475

100.00

114 546

100.00

126 542

100.00

7 290

://
nt

tp
ht

Jumlah
Total

(5)

o.

117 584

id

Rupiah

(3)

t.

- Perumahan. Bahan Bakar.


Penerangan & Air
Housing, Fuel, Light &
Water
- Barang dan Jasa
Miscellaneous Goods and
Service
- Biaya Pendidikan/
education expense.
- Biaya Kesehatan/ Health
expense
- Pakaian, Alas Kaki &
Tutup Kepala
Clothing. Footwear and
Headwear
- Barang Tahan Lama
Durable Goods
- Pajak Pemakaian dan
Premi Asuransi
Consumption Taxes and
Insurance Premius
- Pesta dan Upacara
Parties & Ceremonies

(2)

Kota + Pedesaan
Urban + Rural

.g

I. Makanan
Food
II. Bukan Makanan
Non Food

Rupiah

bp
s

(1)

Pedesaan
Rural

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source National Socio Economy Survey 2003 .

156

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.1.4


Rata-Rata Pengeluaran Per Kapita Sebulan menurut Jenis Pengeluaran
Average of Per Capita Monthly Expenditure by Expenditure Classes
2002 & 2003

Jenis Pengeluaran
Expenditure Items

2002
%

(2)

(3)

80 226

91 205

72.07

28.74

35 337

27.93

16 362

14.53

18 800

14.86

3 853

3.42

3 671

2.90

1 745

1.55

2 312

1.83

1 759

1.56

1 603

1.27

4 272

3.79

4 183

3.31

2 203

1.96

2 283

1.80

692

0.61

641

0.51

1 471

1.31

1 844

1.46

126 542

100.00

.g

bp
s

t.

- Biaya Kesehatan/ Health expense

://
nt

tp
ht

Jumlah
Total

%
(5)

71.26

32 357

- Pakaian, Alas Kaki & Tutup


Kepala/ Clothin. Footwear and
Headwear
- Barang Tahan Lama Durable
Goods
- Pajak Pemakaian dan Premi
Asuransi / Consumption Taxes
and Insurance Premius
- Pesta dan Upacara Parties &
Ceremonies

(4)

o.

I. Makanan
Food
II. Bukan Makanan
Non Food

Rupiah

id

Rupiah
(1)

- Perumahan, Bahan Bakar,


Penerangan & Air
Housing, Fuel. Light & Water
- Barang dan Jasa
Miscellaneous
Goods and Service
- Biaya Pendidikan/ education
expense.

2003

112 583

100.00

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source National Socio Economy Survey 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

157

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.1.5.


Rata-Rata Pengeluaran Per Kapita Sebulan menurut Kelompok Makanan
Average of Per Capita Monthly Expenditure by Food Items
2003
Kota
Urban

Jenis Pengeluaran
Expenditure Items

07.
08.
09.
10.
11.
12.

ht

tp

13.

14.

15.

Rupiah

(4)

(5)

(6)

(7)

24.97
1.59
13.76
7.02

33 091
2 850
6 626
4 990

JUMLAH
Total

38.40
3.31
7.69
5.79

32 493
2 693
8 154
5 513

35.63
2.95
8.94
6.04

7 245

6.16

1 526

1.77

2 442

2.68

12 593

10.71

7 959

9.24

8 701

9.54

2.14

2 266

2.48

.g

o.

29 355
1 872
16 174
8 258

id

Rupiah

(3)

4 460

3.79

1 848

4 518

3.84

2 991

3.47

3 235

3.55

5 026

4.27

3 428

3.98

3 684

4.04

5.59

6 059

7.03

6 141

6.73

2 901

2.47

2 015

2.34

2 157

2.36

2 348

2.00

1 165

1.35

1 355

1.49

4 974

4.23

1 934

2.24

2 421

2.65

520

0.44

882

1.02

824

0.90

10 767

9.16

8 814

10.23

9 127

10.01

117 583

100.00

86 178

100.00

91 206

100.00

t.

06.

Padi-padian /Cereals
Ubi-ubian /Cassava
Ikan /Fish
Daging / Meats
Telur dan Susu / Eggs
and Milk
Sayur-sayuran
/Vegetables
Kacang-kacangan /
Nuts
Buah-buahan / Fruits
Minyak dan Lemak /
Fats and Cooking Oil
Bahan Minuman /
Non Prepared Drink
Bumbu-bumbuan /
Spices
Konsumsi Lainnya
Miscellaneous Food
Itery
Makanan & Minuman
Jadi /
Prepared Food &
Drink
Minuman
Mengandung Alkohol
/Alcoholic Beverages
Tembakau dan Sirih /
Tobacco and
Betelnuts

(2)

6 572

://
nt

01.
02.
03.
04.
05.

Kota + Pedesaan
Urban + Rural

Rupiah

bp
s

(1)

Pedesaan
Rural

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source National Socio Economy Survey 2003 .

158

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.1.6


Rata-Rata Pengeluaran Per Kapita Sebulan menurut Kelompok Makanan
Average of Per Capita Monthly Expenditure by Food Items
2002 & 2003

JENIS PENGELUARAN
Expenditure Items

2002

2003
%

(2)

(3)

01.

Padi-padian /Cereals

31 534

36.15

02.

Ubi-ubian /Cassava

2 275

03.

Ikan /Fish

7 019

04.

Daging / Meats

05.

Telur dan Susu / Eggs and


Milk

06.

Rupiah

id

Rupiah
(1)

%
(5)

32 493

35.63

2 693

2.95

8.05

8 154

8.94

5 739

6.58

5 513

6.04

2 397

2.75

2 442

2.68

Sayur-sayuran /Vegetables

8 821

10.11

8 701

9.54

07.

Kacang-kacangan / Nuts

2 072

2.38

2 266

2.48

08.

Buah-buahan / Fruits

3 158

3.62

3 235

3.55

09.

Minyak dan Lemak /


Fats and Cooking Oil
Bahan Minuman /
Non Prepared Drink

3 659

4.19

3 684

4.04

5 710

6.55

6 141

6.73

1 832

2.10

2 157

2.36

1 284

1.47

1 355

1.49

4 386

5.03

2 421

2.65

549

0.63

824

0.90

6 791

7.79

9 127

10.01

87 226

100.00

91 206

100.00

12.

.g

Konsumsi Lainnya
Miscellaneous Food Itery
Makanan & Minuman Jadi /
Prepared Food & Drink
Minuman Mengandung
Alkohol /
Alcoholic Beverages
Tembakau dan Sirih /
Tobacco and Betelnuts

ht

13.

14.

15.

2.61

bp
s

t.

Bumbu-bumbuan /Spices

tp

11.

://
nt

10.

o.

(4)

Jumlah
Total

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source National Socio Economy Survey 2003 .
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

159

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4. 1.7


Rata - Rata Konsumsi Bahan Makanan Per Kapita Seminggu menurut Jenis
Bahan Makanan Penting
Average of Per Capita Food Consumptionby Selected Food 2002
Satuan

Kota
Urban

Pedesaan
Rural

Kota + Pedesaan
Urban + Rural

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

Kg

2.063

1.955

1.972

Kg

0.007

Kg
Kg
Kg

0.092
0.122
0.002

0.043

0.545
0.395
0.041

0.473
0.351
0.035

0.001

0.005

0.004

Kg

0.011

0.044

0.038

Kg

0.385

0.254

0.275

Ons

0.064

0.075

0.074

Kg

.g

Kg

o.

0.048

Kg

0.037

0.018

0.021

Kg

0.091

0.005

0.019

Btr

0.002

0.002

0.002

Btr
Ltr
Ltr
Ons
Ons

0.116
0.063
0.188
0.036
2.404

0.438
0.091
0.038
0.293
1.687

0.386
0.087
0.062
0.251
1.802

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

01. Beras dan Hasilnya / Cereals


and their Products
02. Jagung Kering dengan Kulit
/ Maize in Husk
03. Jagung Pocelan / Maize
04. Ketela Pohon / Cassava
05. Gaplek / Moniac
06. Tepung Ketela Pohon
Tapioca
07. Tepung Gaplek / Moniac
Flour
08. Ketela Rambat / Sweet
Potatoes
09. Ikan Segar / Fresh Fish
10. Ikan diawetkan/ Kering /
Preserved Fish
11. Daging Sapi/ Kerbau / Beef/
Buffalo Meat
12. Telur Ayam / Hens Eggs
13. Telur Itik Manila / Duck
Manila Eggs
14. Kelapa / Coconut
15. Minyak Kelapa /Coconut Oil
16. Minyak Goreng/Cooking Oil
17. Gula Merah /Other Sugar
18. Gula Pasir / Refined Sugar

id

Jenis Bahan Makanan Penting


Selected Foods

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economy Survey 2002.

160

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4. 1.8


Rata - Rata Konsumsi Bahan Makanan Per Kapita Seminggu
menurut Jenis Bahan Makanan Penting
Average of Per Capita Food Consumption
by Selected Food
1999 & 2002
Satuan

1999

2002

(1)

(2)

(3)

(4)

Kg

1.816

o.

0.043

0.558
0.398
0.031

0.473
0.351
0.035

Kg

0.000

Kg

0.001

0.004

Kg

0.006

0.038

t.

://
nt

tp

ht

1.972

0.000

.g

Kg
Kg
Kg
Kg

bp
s

01. Beras dan Hasilnya / Cereals


and their Products
02. Jagung Kering dengan Kulit/
Maize in Husk
03. Jagung Pocelan / Maize
04. Ketela Pohon / Cassava
05. Gaplek / Moniac
06. Tepung Ketela Pohon
Tapioca
07. Tepung Gaplek / Moniac
Flour
08. Ketela Rambat / Sweet
Potatoes
09. Ikan Segar / Fresh Fish
10. Ikan diawetkan/ Kering /
Preserved Fish
11. Daging Sapi/ Kerbau / Beef/
Buffalo Meat
12. Telur Ayam / Hens Eggs
13. Telur Itik Manila / Duck
Manila Eggs
14. Kelapa / Coconut
15. Minyak Kelapa /Coconut Oil
16. Minyak Goreng/Cooking Oil
17. Gula Merah /Other Sugar
18. Gula Pasir / Refined Sugar

id

Jenis Bahan Makanan Penting


Selected Foods

Kg

0.154

0.275

Ons

0.203

0.074

Kg

0.011

0.021

Kg

0.192

0.019

Btr

0.001

0.002

Btr
Ltr
Ltr
Ons
Ons

0.296
0.071
0.039
0.408
1.471

0.386
0.087
0.062
0.251
1.802

Sumber : Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2002


Source National Socio Economy Survey 2002.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

161

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.1.9


Jumlah Penduduk Miskin Menurut Kabupaten/Kota
Number Population Poverty by Regency 2002 dan 2003
2002
Kabupaten/
Regency

2003

Jumlah
Penduduk
Miskin
(000)

(%)
Pendu
duk
Miskin

Jumlah
Penduduk
(000)

Jumlah
Penduduk
Miskin
(000)

(%)
Pendu
duk
Miskin

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

01. Sumba Barat

336.2

168.0

45.88

167.8

43.78

02. Sumba Timur

190.9

35.0

03. Kupang

406.3

139.5

04. Timor Tengah Selatan

397.0

172.3

06. Belu
07. Alor

o.

195.3

81.2

41.55

34.33

430.2

116.6

35.42

43.40

395.7

148.1

37.43

.g

18.35

47.0

23.56

201.2

60.0

29.82

290.1

73.5

25.33

334.4

69.1

20.66

168.1

86.9

51.69

165.6

46.7

28.22

23.1

25.50

96.6

32.2

33.30

90.7

://
nt

08. Lembata

383.2

199.6

t.

05. Timor Tengah Utara

bp
s

(1)

id

Jumlah
Penduduk
(000)

201.6

33.7

16.71

213.6

33.8

15.81

10. Sikka

265.9

115.4

43.40

274.5

56.1

20.43

11. Ende

234.6

62.4

26.62

236.6

51.8

21.91

12. Ngada

228.5

19.6

8.60

237.2

35.8

15.09

13. Manggarai

631.2

202.1

32.02

653.3

155.7

32.82

14. Rote Ndao

29.5

29.18

15. Manggarai Barat

52.8

29.51

71. Kota Kupang

254.0

27.8

10.94

255.5

28.8

11.25

Jumlah
Total

3 924.9

1 206.5

30.74

4 073.2

1 165.9

28.62

ht

tp

09. Flores Timur

Sumber : Data dan Informasi Kemiskinan 2003


Source Data and Poorness Information 2003

162

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.1.10


Distribusi Pembagian Pengeluaran Per Kapita dan Indeks Gini
Nusa Tenggara Timur/ Distribution of Expenditure Per Capita
And Gini Ratio of Nusa Tenggara Timur
1999, 2002, 2003

Distribusi
Distribution
(1)

2002

id

1999
(2)

(3)

o.

Nusa Tenggara Timur

(4)

24.19

40% sedang/ Middle

37.95

37.87

39.23

20%Tinggi/ Heigh

37.86

39.43

36.16

100.00

100.00

100.00

0.27

0.29

0.24

bp
s

24.61

t.

Indeks Gini

.g

40% rendah/ Law

Total

22.70

2003

://
nt

Indonesia

21.66

20.92

20.57

40% sedang/ Middle

37.77

36.89

37.10

20%Tinggi/ Heigh

40.57

42.19

42.33

Total

100.00

100.00

100.00

Indeks Gini

0.31

0.31

0.32

ht

tp

40% rendah/ Law

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) Modul Konsumsi


Source
National Socio Economic Survey 1999, 2002, 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

163

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel /
Jumlah Penduduk dan Rata - Rata Konsumsi
Golongan Pengeluaran
Population and Daily Average Consumtion
2 0
Kota
Urban
Rata - rata Konsumsi Kalori
Per Kapita Sehari
Average Consumption
( Calory Per Capita)

id

Golongan Pengeluaran
Expenditure Classes
(Rupiah)

(1)

(2)

(3)

.g

< 40 000

o.

Jumlah Penduduk
Population

1 046.97

34 915

1 286.86

64 912

1 480.19

111 137

1 714.08

131 794

1 836.08

200 000 299 999

160 794

2 214.32

300 000 499 999

94 392

2 711.13

500 000 +

28 514

3 015.90

Jumlah
Total

629 409

2 029.74

80 000 99 999
100 000 149 999

ht

tp

://
nt

150 000 199 999

t.

60 000 79 999

2 951

bp
s

40 000 59 999

Sumber : Pengeluaran dan Konsumsi Penduduk NTT 2002.


Source Population Expenditure and Consumption of NTT 2002.

164

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Table 4.1.11
Kalori Per Kapita Sehari menurut
Per Kapita Sebulan
Calory Per Capita Expenditure Classes
0 2
Kota + Pedesaan
Urban + Rural

id

Pedesaan
Rural
Rata - Rata Konsumsi
Kalori Per Kapita Sehari
Average Consumption
( Calory Per Capita )

Jumlah Penduduk
Population

Rata - Rata Konsumsi


Kalori Per Kapita Sehari
Average Consumption
( Calory Per Capita)

(4)

(5)

(6)

(7)

.g

o.

Jumlah Penduduk
Population

1 117.48

301 495

1 362.50

304 446

1 359.44

626 933

1 695.35

661 848

1 673.80

731 508

1 916.67

796 420

1 881.10

2 182.66

1 180 385

2 141.08

352 003

2 634.24

483 797

2 416.81

147 955

2 920.27

308 749

2 552.62

38 771

3 346.81

133 163

2 896.21

8 164

2 616.10

36 678

2 926.91

2 045.73

3 924 871

2 043.17

ht

tp

t.

://
nt

1 069 248

3 295 462

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

19 385

bp
s

19 385

1 117.48

165

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel /
Jumlah Penduduk dan Rata - rata Konsumsi
Golongan Pengeluaran
Population and Daily Average Consumtion
2 0

Golongan Pengeluaran
Expenditure Classes
(Rupiah)

o.

.g

(2)

bp
s

(3)

2 951

25.44

34 915

32.13

64 912

37.48

111 137

44.16

150 000 199 999

131 794

47.42

200 000 299 999

160 794

61.82

300 000 499 999

94 392

79.66

500 000 +

28 514

92.37

629 409

55.42

60 000 79 999
80 000 99 999

ht

tp

://
nt

100 000 149 999

t.

40 000 59 999

Rata - rata Konsumsi Protein


Per Kapita Sehari
(Average Consumption
Proteins Per Capita)

Jumlah Penduduk
Population

(1)

< 40 000

id

Kota
Urban

Jumlah
Total

Sumber : Pengeluaran dan Konsumsi Penduduk NTT 2002.


Source Population Expenditure and Consumption of NTT 2002.

166

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Table 4.1.12
Protein Per Kapita Sehari menurut
Per Kapita Sebulan
Protein Per Capita Expenditure Classes
0 2
Pedesaan
Rural

Kota + Pedesaan
Urban + Rural

Rata - Rata Konsumsi


Protein Per Kapita Sehari
(Average Consumption
Proteins Per Capita )

Jumlah Penduduk
Population

(4)

(5)

(6)

301 495

33.13

o.
.g
19 385

27.03

304 446

33.06

42.03

661 848

41.51

48.45

796 420

47.56

56.63

1 180 385

55.45

70.42

483 797

64.6

147 955

79.34

308 749

70.21

38 771

100.30

133 163

85.67

8 164

86.85

36 678

91.14

52.80

3 924 871

53.22

731 508
1 069 248

tp

://
nt

352 003

t.

626 933

bp
s

27.03

(7)

ht

19 385

Rata - Rata Konsumsi


Protein Per Kapita Sehari
(Average Consumption
( Proteins Per Capita)

id

Jumlah Penduduk
Population

3 295 462

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

167

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.1.13


Perbandingan Ketersediaan Per Kapita Untuk Kalori. Protein dan Lemak dari
Sumber Nabati dan Hewani
Comparison of Per Capita Avability of Calories. Protein and Fats
From Vegetal and Animal Resources
2000 -2002
2000

2001

2002

(1)

(2)

(3)

(4)

3 104

3 638

2 993

2. Hewani / Animal

111

bp
s

II. Protein (Gram per hari)


Proteins (Grams/ day)

3 514

3 519

3 374

119

140

.g

1. Nabati / Vegetal

o.

I. Energi (Kalori per hari) /


Energy (Calories / day)

id

Uraian

75.82

81.73

60.02

67.06

71.93

9.51

8.76

9.81

35.50

72.99

45.48

1. Nabati / Vegetal

27.82

64.06

34.70

2. Hewani / Animal

7.68

8.93

10.78

1. Nabati / Vegetal
2. Hewani / Animal

tp

://
nt

III. Lemak (Gram per hari)


Fats (Grams/ day)

t.

69.52

ht

Sumber : Neraca Bahan Makanan Propinsi NTT 2001- 2002


Source Balance of Food-Stuff of Province NTT 2001-2002

168

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.1.14


Banyak dan Persentase Kalori yang Tersedia
Numbers and Percentage of Calories Available
2001 - 2002

2001

Uraian

3.
4.
5.

6.

Gula / Sugar

Sayur dan Buah/


Vegetables and Fruits
Bumbu dan Minuman /
Spices and drinks

2 331

66.3

712

19.57

760

21.6

124

3.5

(4)

tp

(5)

4.14

397

15.76

112

3.2

0.20

0.1

83

3.34

105

3.0

84

3.35

39

1.1

43

1.74

39

1.1

0.00

0.00

3 638

100.00

3 514

100.00

ht

Jumlah /
Total

id

60.82

://
nt

7.
8.
9.

2 213

104

Kalori

o.

Makanan Berpati/
Starchy Food
Pangan Hewani/
Animal Food
Minyak & Lemak/ Oils
and fats
Buah. biji berminyak/
Pulses. nuts and oil
seed
Kacang-kacangan /
Beans

(3)

bp
s

Padi-padian/Cereals

(2)

t.

1.
2.

Kalori

.g

(1)

2002

Sumber : Neraca Bahan Makanan Propinsi NTT 2001


Source Balance of Food-Stuff of Province NTT 2001

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

169

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.1.15


Banyak dan Persentase Protein yang Tersedia
Numbers and Percentage of Proteins Available
1999 - 2001

03.
04.

Makanan Berpati/ Starchy


Food
Buah. biji berlemak/
Pulses. nuts and oil seed
Gula / Sugar

(3)

(4)

51.26

69.20

5.45

7.36

Gram

(5)

(6)

(7)

50.76

67.79

49.91

67.99

6.35

5.71

7.78

6.13

8.19

5.01

6.82

8.48

0.02

0.03

0.02

0.03

0.02

0.03

0.37

0.50

1.91

2.55

0.64

0.87

0.34

0.44

0.20

0.27

0.32

0.44

1.07

0.38

0.51

0.37

0.50

5.96

0.79

://
nt

07. Telur/ Eggs

(2)

t.

05. Buah-buahan/ Fruits


06. Sayur-sayuran /
Vegetables

Gram

o.

02.

2001

.g

01. Padi-padian/Cereals

Gram

8.05

bp
s

(1)

2000

id

1999

Uraian

08. Daging/ Meats

1.62

2.19

2.24

2.99

3.25

4.43

09. Susu/ Milk

0.01

0.01

0.01

0.01

0.01

0.01

10. Ikan/ Fish

8.06

10.88

6.63

8.85

7.66

10.43

0.20

0.27

0.25

0.33

0.51

0.70

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

74.08

100.00

74.88

100.00

73.41

100.00

ht

tp

11. Minyak & Lemak Nabati/


Oils and fats vegetal
12. Minyak dan lemak hewani/
Oils and fats animals
Jumlah /
Total

Sumber : Neraca Bahan Makanan Propinsi NTT 2001


Source Balance of Food-Stuff of Province NTT 2001

170

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.1.16


Banyak dan Persentase Lemak yang Tersedia
Numbers and Percentage of Fats Available
1999 - 2001

02.
03.
04.

Makanan Berpati/ Starchy


Food
Buah. biji berlemak
Pulses. nuts and oil seed
Gula / Sugar

14.68

26.45

1.73

3.12

Gram

2001

Gram

(4)

(5)

(6)

(7)

15.26

23.78

14.81

17.33

2.08

3.24

1.59

1.86

o.

(3)

14.20

25.59

16.63

25.92

13.54

15.84

0.06

0.11

0.06

0.09

0.06

0.07

0.19

0.34

1.00

1.56

0.72

0.84

0.11

0.03

0.05

0.03

0.04

t.

05. Buah-buahan/ Fruits

0.06

://
nt

06. Sayur-sayuran /
Vegetables

(2)

bp
s

01. Padi-padian/Cereals

Gram

.g

(1)

2000

id

1999

Uraian

0.73

1.32

0.35

0.55

0.36

0.42

08. Daging/ Meats

2.12

3.82

3.05

4.75

2.45

2.87

09. Susu/ Milk

0.01

0.02

0.01

0.02

0.01

0.01

0.84

1.51

0.67

1.04

0.82

0.96

20.46

36.87

24.57

38.29

50.48

59.05

0.41

0.74

0.46

0.71

0.61

0.71

55.49

100.00

64.17

100.00

85.48

100.00

tp

07. Telur/ Eggs

10. Ikan/ Fish

ht

11. Minyak & Lemak Nabati/


Oils and fats vegetal
12. Minyak dan lemak hewani/
Oils and fats animals
Jumlah /
Total

Sumber : Neraca Bahan Makanan Propinsi NTT 2001


Source Balance of Food-Stuff of Province NTT 2001

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

171

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

.id

4.2. KEADAAN RUMAHTANGGA


TEMPAT TINGGAL /
HOUSEHOLD CONDITION
AND HOME OWN

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.2.1


Persentase Rumahtangga Di Daerah Perkotaan dan Pedesaan
Menurut Kepemilikan Asset
Percentage of Household in Urban and RuralArea by Possession
Of Durable Goods
2003
Perkotaan/
Urban

(1)

(2)

17.47

22.39

34.76

38.91

21.56

82.36

72.98

7.54

3.88

4.44

22.36

3.25

6.20

17.79

37.80

34.71

61.68

.g

Barang berharga/
Valuables

o.

(4)

49.35

bp
s

Tanah Pertanian/
Area Agriculture

://
nt

t.

Warung/Toko/Kedai/
market

Aset Produktif Lainnya/ Other

Perkotaan +
Pedesaan/ Urban
+ Rural

(3)

Deposito/Tabungan/
Deposite

Kendaraan Bermotor/
Motor Cycle

Pedesaan/
Rural

id

Barang Yang Dikuasai/


Possession of Durable Goods

ht

tp

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source : National Socio Economic Survey 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

175

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel /
Banyaknya Rumahtangga menurut
Number of Household by
20
Air Dalam
Kemasan

(1)

(2)

Leding
Pipe

Pompa Air
Water Pump

(3)

(4)

2 070

02. Sumba Timur

9 029

12 019

4 942

598

10 518

7 060

763

13 976

2 164

1 343

37 130

10 279

12 358

3 029

6 961

55

7 450

151

7 294

06. Belu

bp
s

05. Timor Tengah Utara

13 872

445

9 557

11. Ende

9 247

314

14 113

12. Ngada

9 950

13. Manggarai

28 308

972

4 280

574

30 337

497

19 301

794

143 003

7 683

219 998

tp

://
nt

10. Sikka

t.

09. Flores Timur

240

58 743

08. Lembata

9 061

1 485

04. Timor Tengah Selatan

07. Alor

(5)

875

5 266

165

.g

03. Kupang

Sumur/Perigi
Well

o.

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

71. Kota Kupang

ht

Nusa Tenggara Timur

4 687

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source : National Socio Economic Survey 2003

176

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Table 4.2.2
Kabupaten dan Sumber Air Minum
Regency and Source of Drinking Water
03
Sungai
River

Air Hujan
Rain Water

Lainya
Onthers

Jumlah
Total

(6)

(7)

(8)

(9)

(10)

39 092

7 415

5 935

1 470

65 918

14 835

1 459

37 582

30 696

495

70 975

5 829

18 089

4 991

19 257

7 011

7 225

1 540

8 584

304

27 667

76

o.

id

Mata Air
Spring

97 015

92 862

304

992

46 175

1 476

68 381

3 219

171

34 792

3 578

22 456

1 200

43 893

t.

bp
s

.g

165

5 055

5 775

4 183

54 253

23 658

539

47 871

28 022

1 773

740

73

45 245

87 261

7 298

128 119

164

52 636

20 751

8 694

837 198

tp

://
nt

15 366

1 763

ht

392 490

43 785

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

177

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.2.3


Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten dan
Fasilitas Air Minum
Number of Hosehold by Regency and Facility of Drinking Water
2003

id

Fasilitas / Facicilityr
Bersama/
Shared

Umum/
Public

Lainnya/
Onthers

(2)

(3)

(4)

(7)

01. Sumba Barat

2 839

13 759

02. Sumba Timur

11 697

17 837

03. Kupang

Jumlah/
Total
(8)

19 935

29 385

65 918

4 699

3 349

37 582

.g

(1)

o.

Sendiri/
Private

bp
s

Kabupaten
Regency

36 718

37 288

4 186

97 015

14 348

21 761

50 924

5 829

92 862

5 128

13 812

20 569

6 666

46 175

9 521

17 846

31 103

9 911

68 381

8 692

5 303

11 617

9 180

34 792

08. Lembata

2 180

8 343

7 091

4 842

22 456

09. Flores Timur

5 112

11 800

25 048

1 933

43 893

11 297

14 862

13 255

14 839

54 253

11. Ende

8 065

14 858

23 791

1 157

47 871

12. Ngada

9 538

12 589

17 750

5 368

45 245

13. Manggarai

16 021

36 283

63 829

11 986

128 119

71. Kota Kupang

27 625

19 239

4 946

826

52 636

150 886

245 010

331 845

109 457

837 198

05. Timor Tengah Utara


06. B e l u

://
nt

07. A l o r

t.

18 823

04. Timor Tengah


Selatan

ht

tp

10. S i k k a

Nusa Tenggara Timur

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source : National Socio Economic Survey 2003

178

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.2.4


Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten dan Jenis Bahan Bakar
untuk Penerangan Rumah
Number of Hosehold by Regency and Type of Fuel For Lighting
2003
Penerangan Rumah / L i g h t i n g

Non PLN

(2)

(3)

8 544

523

02. Sumba Timur

10 646

1 156

03. Kupang

35 981

826

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

Lainnya/
Onthers

Jumlah/
Total

(4)

(5)

(6)

(7)

524

56 327

65 918

364

25 294

122

37 582

1 216

58 662

330

97 015

bp
s

01. Sumba Barat

Pelita, Sentir,
Obor/
Kerosene

id

PLN

Petromak/
Pumped Lamp

o.

(1)

Listrik/ Electricity

.g

Kabupaten
Regency

597

149

76 615

149

92 862

13 611

1 136

905

30 447

76

46 175

20 230

222

1 110

46 819

68 381

10 520

970

572

22 674

56

34 792

7 404

949

152

13 723

228

22 456

09. Flores Timur

16 367

9 495

301

17 020

710

43 893

10. S i k k a

20 788

1 676

1 777

29 742

270

54 253

11. Ende

27 053

2 626

17 708

484

47 871

12. Ngada

17 768

6 829

370

20 058

220

45 245

13. Manggarai

22 350

4 496

5 351

95 493

429

128 119

71. Kota Kupang

48 524

164

1 360

2 588

52 636

275 138

31 665

14 151

513 170

3 074

837 198

06. B e l u

://
nt

07. A l o r

t.

15 352

ht

tp

08. Lembata

Nusa Tenggara Timur

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source : National Socio Economic Survey 2003
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

179

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.2.5


Banyaknya Rumahtangga Menurut Kabupaten dan Jarak Sumber Air
(Pompa/Sumur/Mata Air) Ke Tempat Penampungan Kotoran /Tinja Terdekat
Number of Hosehold by Regency and Distance Between (Pump/Well/Spring
Water) and The Nearest Septic Tank or Other Toilet Discharge (M)
2003
10 M
(2)

(3)

1.

Sumba Barat

3 213

18 526

2.

Sumba Timur

4 884

3.

Kupang

20 087

4.

Timor Tengah Selatan

5.

Timor Tengah Utara

6.

Belu

7.

Alor

8.

Lembata

9.

Flores Timur

(4)

Jumlah/
Total
(5)

49 028

11 451

10 759

27 094

48 812

22 025

90 924

37 983

40 258

82 091

o.

27 289

bp
s

3 850

Tidak Tahu/
Unknown

.g

(1)

> 10 M

id

Kabupaten
Regency

21 565

6 284

32 828

9 964

20 292

27 474

57 730

2 857

13 919

2 807

19 583

7 182

6 821

15 545

3 757

12 089

19 266

35 112

10. Sikka

4 387

8 924

12 057

25 368

11. Ende

5 552

28 155

4 378

38 085

12. Ngada

1 991

23 748

6 970

32 709

13. Manggarai

2 930

30 747

58 836

92 513

6 864

10 354

4 343

21 561

76 857

293 747

249 567

620 171

t.

4 979

ht

tp

://
nt

1 542

71. Kota Kupang


Nusa Tenggara Timur

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source : National Socio Economic Survey 2003

180

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.2.6


Banyaknya Rumahtangga yang Menggunakan Jamban
menurut Kabupaten dan Jenis Kloset
Number of Hosehold by Regency and Type of Fasilities Toilet
2003
Kabupaten
Regency

Leher Angsa/
Plengsengan
Close Set

(1)

(2)

(3)

Cemplung,
Cubluk/

Lainnya/
Others

(4)

(5)

Jumlah/
Total
(6)

3 504

4 309

18 554

02. Sumba Timur

5 830

3 823

10 101

1 453

21 207

14 495

16 891

31 450

5 776

68 612

04. Timor Tengah Selatan

5 263

10 141

73 968

2 893

92 265

05. Timor Tengah Utara

5 725

06. B e l u

7 784

09. Flores Timur

11. Ende

42 993

9 013

22 979

6 260

46 036

8 543

4 846

11 516

1 546

26 451

9 784

3 420

5 338

249

18 791

22 833

3 516

936

151

27 436

11 641

10 304

1 154

35 730

15 548

14 446

1 328

546

31 868

10 439

11 383

13 584

660

36 066

9 462

13 763

70 254

13 966

107 445

32 639

15 062

4 765

52 466

164 480

128 602

295 779

50 642

639 503

12 631

12. Ngada

tp

13. Manggarai

71. Kota Kupang

ht

Nusa T enggara Timur

o.

10 218

://
nt

10. S i k k a

20 702

bp
s

08. Lmbata

32 137

6 348

t.

07. A l o r

.g

03. Kupang

5 770

id

01. Sumba Barat

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source
National Socio Economic Survey 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

181

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.2.7


Distribusi Persentase Rumahtangga Menurut Daerah Dan Status
Pengusaan Tempat Tinggal
Distribution of Household Urban and Rural by Tenure of Housing Unit
2003
Indonesia*)

Nusa Tenggara Timur


Desa/
Rural

Kota +
Desa/
Urban +
Rural

(1)

(2)

(3)

(4)

Milik Sendiri/
Own

67.14

92.83

88.87

Kontrak/
Leases

10.38

0.35

Kota/
Urban

Desa/
Rural

id

Kota/
Urban

(5)

(7)

92.19

88.28

9.10

0.41

1.73

.g

66.44

Sewa/ Rent

5.91

0.46

1.31

7.83

0.34

1.47

Rumah Dinas/
Officialr

8.42

1.33

2.42

4.52

1.35

1.83

t.

bp
s

1.89

Kota +
Desa/
Urban +
Rural

(6)

o.

Status Penguasaan
Bangunan Tempat
Tinggal/ Tenure Of
Housing Unit

1.03

1.24

1.93

1.26

1.36

2.39

://
nt

Bebas Sewa/ Rent Free

5.28

3.46

3.74

8.13

3.93

4.57

Lainnya/ Others

0.49

0.55

0.54

2.05

0.53

0.76

100.00

100.00

100.00

100.00

100.00

100.00

tp

Milik Orang Tua/


Parent Property

ht

Jumlah/ Total

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source
National Socio Economic Survey 2003
Keterangan : *) Data Tahun 2001
Remarks

182

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.2.8


Persentase Rumahtangga Menurut Kabupaten dan Jenis Lantai Terluas
Percentage of Household by Regency and Floor Main Material
2003
Daerah/
Area

(2)

(3)

(4)

84.88

15.12

100.00

02. Sumba Timur

71.26

28.74

id

100.00

03. Kupang

47.09

52.91

100.00

04. Timor Tengah Selatan

18.36

o.

Jumlah/
Total

01. Sumba Barat

81.64

100.00

05. Timor Tengah Utara

39.14

60.86

100.00

42.15

57.85

100.00

44.08

55.92

100.00

43.25

56.75

100.00

56.57

43.43

100.00

10. Sikka

64.31

35.69

100.00

11. Ende

68.31

31.69

100.00

56.16

43.84

100.00

13. Manggarai

50.97

49.03

100.00

71. Kota Kupang

83.78

16.22

100.00

53.11

46.89

100.00

.g

(1)

Tanah/
Earth

bp
s

Bukan Tanah/
Non Earth

06. Belu
07. Alor

://
nt

09. Flores Timur

t.

08. Lembata

ht

tp

12. Ngada

Nusa Tenggara Timur

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source
National Socio Economic Survey 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

183

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.2.9


Persentase Rumahtangga menurut Kabupaten Dan Luas Lantai ( M2 )
Percentage of Household by Regency and Area of Floor ( M2 )
2003
20

20 - 49

50 - 99

100

Jumlah/
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

id

Kabupaten
Regency

Sumba Barat

6.68

74.07

17.19

2.06

100.00

2.

Sumba Timur

5.75

65.52

24.63

4.10

100.00

3.

Kupang

5.40

58.29

31.97

4.33

4.

Timor Tengah Selatan

4.97

5.

Timor Tengah Utara

2.62

6.

Belu

7.

Alor

8.

Lembata

9.

Flores Timur

100.00

80.57

12.23

2.23

100.00

72.16

23.71

1.51

100.00

bp
s

.g

o.

1.

68.99

26.11

3.26

100.00

1.97

72.45

24.27

1.31

100.00

4.60

75.14

20.07

0.19

100.00

63.78

31.25

4.03

100.00

t.

1.65

://
nt

0.94

3.67

70.36

23.97

2.00

100.00

11. Ende

2.76

75.06

20.12

2.06

100.00

12. Ngada

0.53

54.28

41.83

3.36

100.00

13. Manggarai

2.12

67.83

27.97

2.07

100.00

71. Kota Kupang

11.08

60.53

22.63

5.76

100.00

3.94

68.42

24.81

2.82

100.00

ht

tp

10. Sikka

Nusa Tenggara Timur

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source
National Socio Economic Survey 2003

184

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.2.10


Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten dan Jenis Atap Terbanyak
Number of Household by Regency and Primary Roof
2003

(1)

(2)

(3)

Sirap/
(4)

Seng Asbes/
Zine
Asbeston

Ijuk/
Sugar
Palm
Fiber

Daun
Daunan/
Leaves

(5)

(6)

(7)

id

Beton/ Genteng/
Conerete
Tile

o.

Kabupaten
Regency

Lainnya/
Others

Jumlah/
Total

(8)

(9)

105

1 120

525

22 210

105

210

41 643

65 918

02. Sumba Timur

61

389

22 238

244

14 650

37 582

03. Kupang

330

2 718

165

42 861

330

9 735

40 876

97 015

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara
06. Belu

436

1 469

218

32 542

149

58 048

92 862

80

75

75

26 177

76

19 692

46 175

245

713

39 755

111

27 557

68 381

07. Alor

402

227

23 937

3 576

6 650

34 792

190

38

13 701

152

1 973

6 326

22 456

09. Flores Timur


10. Sikka

bp
s

205

838

75

34 439

376

1 330

6 630

43 893

89

537

273

47 217

88

2 481

3 568

54 253

167

1 454

391

40 842

1 079

3 938

47 871

148

387

36 906

1 462

6 342

45 245

1 072

1 498

101 763

10 066

13 720

128 119

574

820

820

48 258

2 164

52 636

2 918

12 009

4 078

532 846

1 200

32 343

251 804

837 198

tp

11. Ende

t.

76

://
nt

08. Lembata

12. Ngada

ht

13. Manggarai

71. Kota Kupang


NTT

.g

01. Sumba Barat

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source
National Socio Economic Survey 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

185

KONSUMSI DAN KEADAAN RUMAH TANGGA/CONSUMPTION AND

HOUSEHOLD CONDITION

Tabel / Table 4.2.11


Banyaknya Rumahtangga menurut Kabupaten dan Jenis Dinding Terbanyak
Number of Household by Regency and Outer Wall Material
2003
Kabupaten
Regency

Tembok/
Brick

Kayu/
Wood

Bambu/
Bamboo

Lainnya/
Others

Jumlah/
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

8 753

4 477

48 068

02. Sumba Timur

7 737

9 045

13 018

7 782

37 582

03. Kupang

28 408

14 634

12 540

41 433

97 015

04. Timor Tengah Selatan

17 148

2 121

36 742

36 851

92 862

05. Timor Tengah Utara

11 362

o.
6 170

27 200

46 175

2 045

1 776

56 799

68 381

14 254

968

15 961

3 609

34 792

8 245

907

12 522

782

22 456

20 107

3 519

18 171

2 096

43 893

3 580

36 942

892

54 253

10 017

3 301

31 833

2 720

47 871

12. Ngada

11 543

2 645

29 797

1 260

45 245

13. Manggarai

16 171

44 588

62 693

4 667

128 119

71. Kota Kupang

26 965

1 886

902

22 883

52 636

201 310

95 159

327 135

213 594

837 198

08. Lembata
09. Flores Timur

tp

11. Ende

12 839

://
nt

10. Sikka

t.

07. Alor

.g

7 761

65 918

1 443

bp
s

06. Belu

4 620

id

01. Sumba Barat

ht

Nusa Tenggara Timur

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source
National Socio Economic Survey 2003

186

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

BPS
NTT

ht

tp

://
nt

t.

.g
o

bp
s

SOSIAL/
SOCIAL AFFAIRS

.id

BAB V/
CHAPTER V

NTT Dalam Angka 2002

5.1. Education

Jumlah Sekolah Dasar di NTT


pada tahun 2002/2003 sebanyak
4 113 dengan jumlah guru 32 704
orang, dan jumlah murid 637 616
orang. Dengan demikian rasio guru
per sekolah pada tahun tersebut
sekitar 8. Rasio murid per sekolah
sekitaar 155.

In 2003 number of primary


school of NTT was 4 113 units with
number of teachers was 32 704
persons and number of student was
637 616 persons. Thus, the ratio of
teacher per school was around 8
persons, while ratio of student per
school was 155 persons.

Untuk tingkat SMTP Umum


baik negeri maupun swasta, jumlah
sekolah yang tersedia sebanyak 580
buah dengan jumlah guru sebanyak
9 277 orang dan jumlah murid 149
606 orang. Rata-rata guru per
sekolah untuk tingkat SMTP Umum
sekitar 16 dan rata-rata murid per
sekolahnya 258.

The number of junior school,


both state and private school, was
580 units with the number of
teacher and student was 9 277
persons and 606 persons. The
average of number of teacher per
school was 16 persons while for
student was 258 persons per school.

bp
s

.g

o.

id

5.1. Pendidikan

Number of senior high school


was 180 units with number of
teacher and student was 4 321
persons and 55 923 persons. The
average of number of senior high
school teacher and student per
school was 24 and 311 persons. In
2002/2003 NTT had 30 units of
state senior high school and 73
units of private senior high school.

Persentase penduduk berumur


10 tahun ke atas pada tahun 2003
77.08 persen diantaranya berpendidi
kan maksimal tamat SD, 22.92
persen sisanya berpendidikan tamat
SLTP ke atas. Pada tahun yang
sama 86.48 persen penduduk

Percentage of population aged


10 years and over who has attended
primary school was 77,08 percent
and the rest 22,92 percent has
attended junior school and over. In
the same period percentage of non
illiterate population aged 10 years

ht

tp

://
nt

t.

Sedangkan
untuk
tingkat
SMTA Umum jumlah sekolahnya
sebanyak 180 dengan total guru
4 321 orang dan murid 55 923
orang. Rata-rata guru per sekolah
sekitaar 24 dan rata-rata murid per
sekolahnya 311. Untuk SMTA pada
tahun 2002/2003 terdiri dari 30
sekolah negeri dan 73 sekolah
swasta.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

189

and over was 86,48 percent and the


rest 13,52 percent was illiterate.

Bila dirinci menurut jenis kela


min 11.29 persen penduduk lakilaki berumur 10 tahun ke atas buta
huruf, sedangkan perempuan sedikit
lebih besar persentasenya yakni
11.48 persen.

Based on sex, around 11,29


percent of total illiterate population
age 10 years and over, was male
population and while female around
11,48 percent.

Pada tahun 2001 anak yang


berumur 7-12 tahun 10.41 persen
dian
taranya
tidak
sekolah.
Persentase tidak sekolah ini
cenderung menurun pada dua tahun
berikutnya yaitu 10.34 persen pada
tahun 2002 dan 9.23 persen pada
tahun 2003.

Percentage of people age group


7-12 were not attending school in
2001 was 10,41 percent. This
percentage, had a tendency to
decrease in the next two years,
10,43 percent in 2002 and 9,23
percent in 2003.

ht

tp

://
nt

t.

Jumlah rumah sakit yang terse


dia di NTT tahun 2003 sebanyak 24
unit dengan total kapasitas tempat
tidur sebanyak 1 944 buah. Kondisi
ini menunjukkan tidak adanya
perubahan jika tidak termasuk data
rumah bersalin yang cukup berarti
jika dibanding dengan tahun 2002
hanya penambahan jumlah tempat
tidur sebanyak 190 unit. Total
rumah sakit pada saat itu 24 unit
dengan total kapasitas tempat tidur
sebanyak 1 754 buah.

Banyaknya Klinik KB pada


tahun 2003 sebanyak 295 unit. Pasa
ngan Usia Subur yang tercatat seba
gai Peserta KB sebanyak 351 460
dari Pasangan Usia Subur sejumlah
692 300 atau 50.77 persen.

190

o.

.g
5.2. Health

bp
s

5.2. Kesehatan

id

berumur 10 tahun ke atas dapat


membaca dan menulis, sedangkan
13.52 persen sisanya buta huruf.

In 2003 total number of


hospitals of NTT 24 units which
total beds capacity was 1 944 units.
It is shown that total number of
hospital of NTT didnt have any
significant change, compared to the
previous year. In 2002 total number
of hospital was 24 units which total
bed capacity was 1 754 units. Thus,
the increasing only occurred in
number of beds which had sligthly
increased 17 units (from 1 754 units
in 2002, to 1 944 units in 2003).
In 2003 number of family
planning clinics was 295 units.
Number of couple in reproduction
age,
which
registered
as
participants of Family Planning
was 351 460 couples; or 50,77
percent of total couples (692 300
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

couples).
Method of contraception which
generally used was injection (44,63
percent); pill (23,39 percent); and
IUD (19,95 percent while the rest
around 12,03 percent used:
condom; vasectomy; tubectomy;
implant and vaginal medicine.

Persentase penduduk NTT yang


mengalami keluhan kesehatan seba
nyak 36.47 persen (keadaan JanuariPebruari 2003) Keluhan terbanyak
adalah batuk (60.59%), kemudian
pilek
(57.19%),
dan
panas
(56.09%). Keluhan kesehatan yang
tidak di rinci jenis lainnya mencapai
30.26 persen, sakit kepala (19.81%),
sedang kan keluhan lainnya seperti
diare, sesak napas, asma, sakit gigi,
kejang kejang, lumpuh, telinga ber
air, campak, sakit kuning, pikun dan
kecelakaan kurang dari 9 persen.

Percentage of population of
NTT who had health complaint was
36,47 percent (on JanuaryFebruary 2003). Most of health
complaint was cough (60,59%); flu
cold (57,195); fever (56,09%) and
headache (19,8%). Another health
complaint
which
unspecified
reached by 30,26%. Mean while,
other health complaint such as
diarrhea;
asthma;
toothache;
paroxysm; paralyzed; inflamed of
the ear; measles; yellow fever;
senile and accident was less than
9 percent.

://
nt

t.

bp
s

.g

o.

id

Metoda kontrasepsi yang paling


banyak digunakan adalah suntikan
(44,63%), kemudian pil (23.39%)
dan IUD (19.95%), sedangkan sisa
nya (12,03%) menggunakan kon
dom, MOP/ MOW, susuk/ implant
dan obat vaginal.

5.3. Criminality

Jumlah perkara yang diterima


Pengadilan Negeri di seluruh NTT
selama tahun 2003 sebanyak 11.046
perkara, dan sudah diputuskan
10 897 perkara, sehingga pada akhir
tahun 2003 tersisa 442 perkara
yang be lum terselesaikan (termasuk
sisa per kara tahun 2002).

During the year of 2003,


number of criminal cases in civil
court of NTT was 11 046 cases and
number of cases which had been
settled was 10 897 cases, those by
the end of 2003 number unsettled
cases was 442 cases (including rest
of the 2002).

Tambahan narapidana berdasar


kan putusan pengadilan selama
tahun 2003 sebanyak 1 499 orang
dewasa, pemuda 63 orang dan 63
anak anak Lamanya hukuman yang

In 2003, number of additional


prisoners by court, by age group as
follows, for adult was 1 499
prisoners, for young people was 63
prisoners and children was 63
prisoners. Number of additional

ht

tp

5.3. Kriminalitas

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

191

prisoners by court, by type of


verdict as follows; less than 1 year
was 1 098 prisoners, 1- 5 year was
615 prisoners, up to 5 year was 150
prisoners and As Life was
prisoners.

5.4. Agama

5.4. Religion

Berdasarkan data yang diper


oleh dari Kanwil Departemen Aga
ma Propinsi NTT, pada tahun 2003
penduduk NTT paling banyak
memeluk
agama
Katholik
(2 185 195 orang), yang terkonsentrasi di TTU, Belu, dan seluruh
daratan Flores dan Lembata.
Pemeluk terbanyak berikut nya
adalah agama Protestan (1.369.302
orang) yang terkonsentrasi di pulau
Sumba, Kabupaten Kupang, TTS,
Alor, dan Kota Kupang. Sedangkan
pemeluk agama Islam sebanyak
384.945 orang, Hindu 10.438 orang,
Budha 940 orang dan lainnya
122.409 orang.

According to Regional office of


Department of Religion of NTT that
the mayor population of NTT was
catholic (2 185 195 persons) which
is concentrated in Timor Tengah
Utara, Belu, Flores island and
Lembata. The second was christian
(1 369 302 persons) which is
concentrated in Sumba island,
Kupang regency, Timor Tengah
Selatan regency, Alor regency and
city of Kupang. While moslem was
384 945 persons; Hinduism 10 438
persons; Budhism 940 persons and
others was 122 409 persons.

://
nt

t.

bp
s

.g

o.

id

anak-anak. Lamanya hukuman yang


diterima, 1 098 orang kurang dari
1 tahun, 615 orang 1-5 tahun,
150 orang di atas 5 tahun dan
seumur hidup 4 orang

ht

tp

Jumlah tempat ibadah untuk


gereja Katholik (termasuk kapela)
di seluruh NTT sebanyak 3 421
buah, gereja Protestan 4.067 buah,
masjid (termasuk mushola) 902
buah, pura 20 buah dan vihara 1
buah yang terletak di Kota Kupang.
5.5. Sosial Lainnya

Jumlah pekerja sosial masya


rakat tahun 2002/2003 menurut
catatan Dinas Sosial Propinsi NTT
sebanyak 1.746 orang, organisasi
sosial yang ada sebanyak 503 buah,
tokoh wanita 100 orang, karang
192

Number of worship places of


NTT as follows: Catholic was 3 421
church for christian was 4 067
church and moslem was 902
mosque. While hinduism temple was
20 units and budhism was
1 unit is located in city of Kupang.
5.5. Other Social
According to provincial social
service of NTT in the period 20022003, number of public social
worker was 1 746 persons, number
of public social organization was
503 units, while number of
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

503 units, while number of


permanent women was 100 persons
and 1 953 units of neighborhood
youth assosiation. In 2003 number
of orphanages of NTT was 57 units
(2 861 orphans) consist of 54 units
was managed by non government
which had 2 646 orphans and only
3 units was managed by government
which had 215 orphans.

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g

o.

id

taruna 1.953 buah. Jumlah panti


asuhan di NTT tahun 2003
sebanyak 57 buah, dengan rincian
54 panti asuhan yang dikelola
swasta, dan hanya 3 buah yang
dikelola oleh pemerintah. Jumlah
anak asuh di 57 panti asuhan
tersebut sebanyak 2.861 orang, di
mana 215 orang berada di panti asu
han pemerintah, dan 2.646 orang di
panti asuhan swasta.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

193

Grafik 5.1
Persentase dan Jumlah Penduduk 10 Tahun Ke Atas Di
NTT Menurut Pendidikan Yang Ditamatkan tahun 2003

40277

23980

64257

100%

Universitas
292274

340695

632969

SD Ke Bawah

s.
go
.

id

80%

SMTP+SMTA

60%

40%

1007224

1988055

bp

980831

nt

t.

20%

0%

ht

tp

://

L+P

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

.id

5.1. PENDIDIKAN /
EDUCATION

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.1


Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid menurut Tingkat Pendidikan
Number of Schools, Teachers and Pupils by Education Level
2002/2003

Sekolah
School

Guru
Teacher

Murid
Pupil

(1)

(2)

(3)

(4)

1.

Sekolah Dasar
Primary School *)

4 113

32 704

637 616

2.

SMTP Umum
Junior High School
(General)

Rata-Rata
Murid Per
Sekolah
Average
Pupil
by School
(6)

155

bp
s

.g

o.

(5)

149 606

16

258

180

4 321

55 923

24

311

103

2 962

43 186

29

419

://
nt

t.

9 277

SMTA Kejuruan
Senior High School
(Vocational)

ht

4.

SMTA Umum
Senior High School
(General)

580

tp

3.

id

Tingkat Pendidikan
Education

Rata-Rata
Guru Per
Sekolah
Average
Teacher
by School

Keterangan *) Termasuk SDLB


Remarks
Sumber
: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Source
Public Education and Culture Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

199

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel /Table 5.1.2


Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Dasar (SD)
Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers and Pupils of Primary School
2002/2003
SD Negeri / Inpres
Public / Inpres Primary School
Guru
Teacher

Murid
Pupil

(2)

(3)

(4)

01. Sumba Barat

173

1 090

02. Sumba Timur

135

849

03. Kupang

215

1 575

04. Timor Tengah Selatan

307

06. Belu
07. Alor

Murid
Pupil

(5)

(6)

(7)

1 051

30 911

21 308

67

442

10 737

35 279

98

635

15 199

2 443

46 307

146

1 002

21 396

88

758

13 336

114

899

19 608

142

1 619

25 774

140

1 462

28 155

.g

151

bp
s

05. Timor Tengah Utara

Guru
Teacher

32 117

t.

(1)

Sekolah
School

o.

Sekolah
School

SD Swasta
Private Primary School

id

Kabupaten
Regency

111

882

16 635

85

714

13 470

89

702

8 657

57

398

5 436

09. Flores Timur

137

1 259

16 789

118

987

15 329

10. Sikka

150

1 219

20 279

146

1 145

20 103

11. Ende

177

1 175

21 656

150

761

14 988

12. Ngada

153

1 335

19 211

131

1 093

16 072

13. Manggarai

323

2 942

56 098

265

1 971

48 177

14. Rote Ndao

105

570

10 951

20

88

1 886

71. Kota Kupang

71

1 067

22 877

37

458

8 354

Jumlah
Total

2 376

19 485

367 274

1 725

13 106

ht

tp

://
nt

08. Lembata

Sumber
Source

200

269 821

: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Public Education and Culture Service of Nusa Tenggara Timur
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.3


Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB)
Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers and Pupils of Other Primary School
2002/2003
SDLB Negeri
Public Other Primary School
Guru
Teacher

Murid
Pupil

(2)

(3)

(4)

(1)

13

33

02. Sumba Timur

30

03. Kupang

21

27

25

10

57

09. Flores Timur

54

10. Sikka

13

37

11. Ende

14

133

12. Ngada

33

13. Manggarai

27

14. Rote Ndao

71. Kota Kupang

12

44

12

113

521

05. Timor Tengah Utara


06. Belu
07. Alor

ht

tp

://
nt

08. Lembata

t.

04. Timor Tengah Selatan

Jumlah
Total
Sumber
Source

.g

bp
s

01. Sumba Barat

id

Sekolah
School

o.

Kabupaten
Regency

: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Public Education and Culture Service of Nusa Tenggara Timur

Tabel / Table 5.1.4


NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

201

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Lanjutan


Tingkat Pertama (SLTP) Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers and Pupils of Junior High School
2002/2003
SLTP Negeri
Public Junior High School

Kabupaten
Regency

SLTP Swasta
Private Junior High School

Guru
Teacher

Murid
Pupil

Sekolah
School

Guru
Teacher

Murid
Pupil

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

01. Sumba Barat

23

425

7 722

02. Sumba Timur

14

326

03. Kupang

39

781

04. Timor Tengah Selatan

19

420

05. Timor Tengah Utara


06. Belu

o.

281

4 233

86

1 306

11 657

16

167

1 370

7 741

39

372

5 929

.g

12

253

4 967

14

167

2 711

12

339

6 741

20

217

4 462

12

228

3 708

12

124

1 741

1 906

11

109

1 291

t.

07. Alor

28

5 977

bp
s

(1)

id

Sekolah
School

137

09. Flores Timur

12

292

3 816

23

236

3 141

10. Sikka

15

271

3 331

30

417

6 762

11. Ende

18

281

5 402

35

386

5 415

12. Ngada

18

312

4 557

22

219

3 352

13. Manggarai

29

619

11 548

43

532

9 274

14. Rote Ndao

18

261

3 841

71. Kota Kupang

15

845

13 031

15

174

2 674

Jumlah
Total

265

5 790

95 945

315

3 487

53 661

tp

ht
Sumber
Source

202

://
nt

08. Lembata

: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Public Education and Culture Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.5


Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah Umum (SMU)
Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers and Pupils of Senior High School
2002/2003
SMU Negeri
Public Senior High School
Guru *)
Teacher

Murid
Pupil

Sekolah
School

Guru
Teacher

Murid
Pupil

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

156

2 064

102

02. Sumba Timur

89

03. Kupang

149

04. Timor Tengah Selatan

140

20

1 622

2 587

11

139

1 340

2 075

10

201

2 934

20

1 928

47

769

173

675

11

244

1 304

54

1 100

101

505

53

707

23

272

://
nt

08. Lembata

2 114

bp
s

07. Alor

t.

06. Belu

1 463

.g

01. Sumba Barat

id

Sekolah
School

(1)

05. Timor Tengah Utara

SMU Swasta
Private Senior High School

o.

Kabupaten
Regency

77

942

206

2 415

10. Sikka

104

1 309

152

2 134

11. Ende

187

2 047

12

225

3 479

12. Ngada

83

2 242

143

1 539

13. Manggarai

216

2 476

20

382

5 930

14. Rote Ndao

95

1 864

71. Kota Kupang

487

3 467

11

253

2 620

Jumlah
Total

61

2 029

26 996

119

2 292

28 927

ht

tp

09. Flores Timur

Sumber
Source

: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Public Education and Culture Service of Nusa Tenggara Timur

Keterangan : *) Termasuk Kepala Sekolah


Remarks
*) Include Chief of School
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

203

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.6


Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers and Pupils of Senior Technical High School
2002/2003

(3)

(4)

01. Sumba Barat

48

1 101

02. Sumba Timur

38

03. Kupang

04. Timor Tengah Selatan


05. Timor Tengah Utara

(6)

(7)

15

239

791

120

106

72

1 051

22

989

32

217

35

981

52

812

50

576

906

10

201

t.

06. Belu

(5)

o.

(2)

.g

(1)

id

Kabupaten
Regency

SMK Swasta
Private Senior Technical High
School
Sekolah
Guru
Murid
School
Teacher
Pupil

bp
s

SMK Negeri
Public Senior Technical High
School
Sekolah
Guru
Murid
School Teacher
Pupil

48

08. Lembata

87

27

535

09. Flores Timur

30

251

75

991

10. Sikka

682

39

2 552

11. Ende

49

1 743

115

1 191

12. Ngada

144

458

79

1 138

13. Manggarai

37

408

75

2 402

14. Rote Ndao

16

68

71. Kota Kupang

362

5 098

220

3 294

Jumlah
Total

18

1 004

13 518

43

898

15 263

ht

tp

://
nt

07. Alor

Sumber
Source

204

: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Public Education and Culture Service of Nusa Tenggara Timur
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5. 1.7


Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah
Kesejahteraan Keluarga (SMKK) Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers and Pupils of Senior High School of Welfare
1998/1999

02. Sumba Timur

03. Kupang

id

t.

01. Sumba Barat

.g

(1)

SMKK Swasta
Private Senior Home
Economics High School
Sekolah
Guru
Murid
School Teacher
Pupil
(5)
(6)
(7)

bp
s

Kabupaten
Regency

o.

SMKK Negeri
Public Senior Home
Economics
High School
Sekolah
Guru
Murid
School Teacher
Pupil
(2)
(3)
(4)

14

127

08. Flores Timur

09. Sikka

10. Ende

15

187

11. Ngada

12. Manggarai

71

71. Kota Kupang

54

692

Jumlah
Total

55

763

29

314

04. Timor Tengah Selatan


05. Timor Tengah Utara

ht

tp

07. Alor

://
nt

06. Belu

Sumber
Source

: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Public Education and Culture Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

205

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.8


Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah
Ekonomi Atas (SMEA) Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers And Pupils
of Senior High School of Economics
1998/1999

(3)

01. Sumba Barat

58

02. Sumba Timur

42

(6)

(7)

871

13

100

656

bp
s

03. Kupang

(5)

(4)

.g

(2)

20

429

t.

(1)

id

Kabupaten
Regency

SMEA Swasta
Private Senior Economics
High School
Sekolah
Guru
Murid
School Teacher
Pupil

o.

SMEA Negeri
Public Senior Economics
High School
Sekolah
Guru
Murid
School Teacher
Pupil

20

266

47

477

12

181

52

724

08. Flores Timur

38

547

09. Sikka

78

1 327

10. Ende

51

875

45

520

11. Ngada

19

303

12. Manggarai

35

260

71. Kota Kupang

65

1 012

82

1 083

Jumlah
Total

315

4 615

17

362

5 816

04. Timor Tengah Selatan

06. Belu

ht

tp

07. Alor

://
nt

05. Timor Tengah Utara

Sumber
Source

206

: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Public Education and Culture Service of Nusa Tenggara Timur
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.9


Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah
Pekerja Sosial (SMPS) Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers and Pupils of Senior School of Social Workers
1998/1999

(4)

01. Sumba Barat

02. Sumba Timur

03. Kupang

://
nt

07. Alor

(6)

(7)

33

284

t.

06. Belu

id

(3)

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

(5)

o.

(2)

bp
s

(1)

SMPS Swasta
Private Senior Social Workers High
School
Sekolah
Guru
Murid
School
Teacher
Pupil

.g

Kabupaten
Regency

SMPS Negeri
Public Senior Social Workers
High School
Sekolah
Guru
Murid
School
Teacher
Pupil

16

38

09. Sikka

14

188

10. Ende

11. Ngada

12. Manggarai

31

244

33

284

61

470

ht

tp

08. Flores Timur

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

Sumber
Source

: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Public Education and Culture Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

207

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.10


Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah Industri
Pariwisata (SMIP) Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers and Pupils of Senior High School
of Tourism Industry
1998/1999

(3)

01. Sumba Barat

02. Sumba Timur

03. Kupang

id

o.

(2)

(4)

(5)

(6)

(7)

bp
s

(1)

SMIP Swasta
Private Senior Tourism Industrial
High School
Sekolah
Guru
Murid
School
Teacher
Pupil

.g

Kabupaten
Regency

SMIP Negeri
Public Senior Tourism Industrial
High School
Sekolah
Guru
Murid
School
Teacher
Pupil

08. Flores Timur

09. Sikka

33

219

10. Ende

11. Ngada

12. Manggarai

11

314

71. Kota Kupang

19

224

63

757

ht

tp

07. Alor

Jumlah
Total
Sumber
Source

208

t.

06. Belu

://
nt

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Public Education and Culture Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel /Table 5.1.11


Banyaknya Sekolah, Guru Dan Murid Sekolah Menengah Tehnologi
Pertanian (SMTP) Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers and Pupils of Senior High School
of Agricultural Technology
1998/1999

(3)

01. Sumba Barat

23

02. Sumba Timur

03. Kupang

id

o.

(2)

(4)

281

bp
s

(1)

SMTP Swasta
Private Senior Agriculture
Technology High School
Sekolah
Guru
Murid
School
Teacher
Pupil

.g

Kabupaten
Regency

SMTP Negeri
Public Senior Agriculture
Technology High School
Sekolah
Guru
Murid
School
Teacher
Pupil

(5)

(6)

(7)

56

447

14

105

09. Sikka

10. Ende

11. Ngada

12. Manggarai

38

71.

Kota Kupang

14

95

Jumlah
Total

79

728

34

238

06. Belu
07. Alor

ht

tp

08. Flores Timur

Sumber
Source

t.

1
-

://
nt

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Public Education and Culture Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

209

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.12


Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Menengah Industri
Kerajinan (SMIK) Negeri dan Swasta
Number of Schools, Teachers and Pupils of Senior
High School of Crafting Industry
1998/1999

id

SMIK Swasta
Private Senior Craft Industrial
High School
Sekolah
Guru
Murid
School
Teacher
Pupil

o.

Kabupaten
Regency

SMIK Negeri
Public Senior Craft Industrial
High School
Sekolah
Guru
Murid
School
Teacher
Pupil

(6)

08. Flores Timur

09. Sikka

10. Ende

11. Ngada

12. Manggarai

71.

Kota Kupang

29

420

Jumlah
Total

29

420

01. Sumba Barat

02. Sumba Timur

03. Kupang

06. Belu

ht

tp

07. Alor

Sumber
Source

210

://
nt

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

(4)

(5)

.g

(3)

bp
s

(2)

t.

(1)

(7)

: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Public Education and Culture Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.13


Banyaknya Fakultas, Mahasiswa, Dosen dan Lulusan Pada Perguruan Tinggi
di Nusa Tenggara Timur
Number of Faculty, Students, Lecturer and Graduated Students
From University of Nusa Tenggara Timur
2003
Banyaknya
Numbers

Lulusan
Graduated Students

Universitas/
Akademi
University /
Academy

Fakultas
Faculty

Jurusan
Field

(1)

(2)

(3)

Maha
Siswa
Student
(4)

Universitas Nusa
Cendana Kupang

34

Universitas
Katholik Widya
Mandira Kupang*

21

Universitas
Kristen Artha
Wacana Kupang*)

12

Universitas
Flores Ende

12

Sekolah Tinggi
Filsafat Leda
Lero Maumere

632

Universitas
Muhammadiyah
Kupang *)

11

D3

S1

S2

(5)

(6)

(7)

(8)

8 084

116

3 352

748

.g

o.

748

161

91

252

bp
s

556

2 677

113

63

176

2 452

78

154

85

47

132

118

67

73

3 343

360

119

108

227

1 104

21

381

11

32

43

659

28

28

56

156

74

13

13

27

40

t.

426

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

(11)

11

438

(10)

://
nt

ST. Keguruan
dan Ilmu
Pendidikan ST
Paulus di Ruteng
Sekolah Tinggi
Pembangunan
Masyrakat
St. Ursula Ende

(9)

4 310

tp

ht

Sekolah Tinggi
Ilmu Manajemen
Kupang

Tetap Tidak Tetap Jumlah


Permanent Temporary Total

id

D2

Dosen
Lecturer

211

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Lanjutan Tabel / Continued Table V 1.13


Banyaknya
Numbers
Fakultas Jurusan
Faculty
Field

Lulusan
Graduated Students
Maha
Siswa
Student

D2

D3

S1

S2

(5)

(6)

(7)

(8)
-

Dosen
Lecturer
Tidak
Tetap
Tetap Jumlah
Perm
Temp Total
anent
orary

(1)

(2)

(3)

(4)

Universitas PGRI
di Kupang

13

1 518

106

id

Universitas/
Akademi
University /
Academy

1 400

Akademi Tehnik
Kupang

STIE
Oemathonis
Kupang

11

74

227

16

o.

.g
297

bp
s

Universitas Timor
di Kefamenanu

747

100

38

t.

tp

Institut Pastoral
Indonesia Malang
di Kefamenanu*)
Sekolah Tinggi
Pastoral
Keuskupan
Agung Kupang
Universitas Nusa
Lontar di Rote
Ndao*)

(9)

(10)

(11)

109

183

19

35

11

49

501

93

17

22

39

394

74

10

15

25

Sekolah Tinggi
Pastoral Atmareksa
Ende*)

194

35

11

14

25

Akademi Pekerjaan
Sosial di Kupang

118

33

15

Akademi Perawat
Maranatha di
Kupang

61

12

13

25

ht

://
nt

212

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Lanjutan Tabel / Continued Table V 1.13


Banyaknya
Numbers
Fakultas Jurusan
Faculty
Field

Maha
Siswa
Student

D2

D3

S1

S2

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

(2)

(3)

Akademi
Keuangan dan
Perbankan Efata
Kupang

133

27

Seminari St.
Mikael Penfui*)

302

206

Sekolah Tinggi
Ilmu Bahasa Asing
Mentari Kupang

158

STIBA Cakrawala
Nusantara di
Kupang

STIKOM
UYELINDO
Kupang*)

Akademi
Bahasa Asing
Santa Maria
Maumere*)

STIE Kristen
Wira Wacana di
Waingapu

ABA St Mary
di Ende*)

STISIP Fajar
Timur di
Atambua*)

Dosen
Lecturer
Tidak
Tetap
Tetap Jumlah
Perm
Temp Total
anent
orary
(9)

(10)

18

11

17

28

19

26

id

(11)

12

o.
45

bp
s

t.

123

17

19

17

ht

tp

://
nt

(1)

Lulusan
Graduated Students

.g

Universitas/
Akademi
University /
Academy

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

203

36

14

50

213

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Lanjutan Tabel / Continued Table V 1.13


Banyaknya
Numbers
Fakultas Jurusan
Faculty
Field

Maha
Siswa
Student

D2

D3

S1

S2

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

135

(3)

872

Politeknik
Pertanian St
Wilhelmus di
Boawae*)

Politeknik
Pertanian di
Kupang

Politeknik
Kesehatan di
Kupang

Akademi Koperasi
Indonesia Ratu
Jelita di Kupang

Akademi Pariwisata
di Kupang

STIE Putra Timor


di Kupang*)

Jumlah
Total

Tidak
Tetap
Tetap Jumlah
Perm
Temp Total
anent
orary
(9)

125

(10)

(11)

132

925

70

75

.g
-

131

bp
s

384

431

96

132

228

74

21

12

14

213

39

16

16

32

45

154

11

1 916

ht

tp

://
nt

Politeknik
Undana di
Kupang

Dosen
Lecturer

id

(2)

t.

(1)

Lulusan
Graduated Students

o.

Universitas/
Akademi
University /
Academy

32 412

491

1 449 5 471

849

2 765

Keterangan: *) Tahun Data 2001

214

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Remarks

Tabel / Table 5.1.14


Banyaknya Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut
Jenis Kelamin dan Pendidikan yang Ditamatkan
Number of Population 10 Years Old and Over by Sex
and Educational Attaintment
2003
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

o.
213 490

355 700

480 974

465 059

946 033

499 857

542 165

1 042 022

166 735

152 075

318 810

122 884

102 803

225 687

51 076

37 396

88 472

7 897

6 869

14 766

9 141

6 695

15 836

23 239

10 416

33 655

1 504 013

1 536 968

3 040 981

.g

142 210

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

1. Tidak / Belum Pernah Sekolah


Never / Not Yet Attended
School
2. Tidak / Belum Tamat SD
Did Not Completed / Not Yet
Completed Primary School
3. Sekolah Dasar (SD)
Primary School
4. SMTP Umum / Kejuruan
Junior High School (General)
5. SMTA Umum
Senior High School (General)
6. SMTA Kejuruan
Senior High School
(Vocational)
7. Diploma I Dan II
Diploma I And II
8. Akademi / Diploma III
Academy / Diploma III
9. Universitas / D IV/S1/S2
University / Diploma IV/Post
Graduate

id

Pendidikan Tertinggi
Educational Attaintment

Jumlah
Total

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source National Socio Economic Survey 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

215

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.15


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut
Jenis Kelamin dan Pendidikan yang Ditamatkan
Percentage of Population 10 Years Old and Over by Sex
and Educational Attaintment
2003
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki + Perempuan
Male + Female

(1)

(2)

(3)

(4)

o.
13,89

.g

9,46

30,26

31,11

33,23

35,27

34,27

11,09

9,89

10,48

8,17

6,69

7,42

3,40

2,43

2,91

0,53

0,45

0,49

0,61

0,44

0,52

1,55

0,68

1,11

Jumlah
Total

100.00

100.00

100.00

ht

://
nt

t.

bp
s

31,98

11,70

tp

1. Tidak / Belum Pernah Sekolah


Never / Not Yet Attended School
2. Tidak / Belum Tamat SD
Did Not Completed / Not Yet
Completed Primary School
3. Sekolah Dasar (SD)
Primary School
4. SMTP Umum / Kejuruan
Junior High School (General)
5. SMTA Umum
Senior High School (General)
6. SMTA Kejuruan
Senior High School
(Vocational)
7. Diploma I Dan II
Diploma I And II
8. Akademi / Diploma III
Academy / Diploma III
9. Universitas / D IV/S1/S2
University / Diploma IV/Post
Graduate

id

Pendidikan Tertinggi
Educational Attaintment

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source National Socio Economic Survey 2003

216

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.16


Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut Kemampuan
Membaca dan Menulis Per Jenis Kelamin
Number of Population 10 Years Old and Over
by Literacy Per Sex
2003
Laki-Laki
Male

id

Dapat
Dapat
Dapat
Buta
Membaca Buta Huruf Membaca Buta Huruf Membaca
Huruf
Dan Menulis Illiterate Dan Menulis Illiterate Dan Menulis
Illiterate
Literate
Literate
Literate
(2)

(3)

95 874

37 206

02. Sumba Timur

64 744

10 296

149 656

23 192

125 952

(4)

91 087

(5)

39375

(6)

(7)

186 961

76 581

14882

122 194

25 178

130 799

28567

280 455

51 759

23 868

117 775

31366

243 727

55 234

64 562

9 413

61 172

15235

125 734

24 648

06. Belu

101 920

22 510

98 687

24058

200 607

46 568

07. Alor

59 340

2 052

62 868

4210

122 208

6 262

08. Lembata

29 919

1 737

35 681

5415

65 600

7 152

09. Flores Timur

70 055

6 309

67 576

16702

137 631

23 011

10. Sikka

89 419

9 008

98 091

15277

187 510

24 285

11. Ende

81 965

2 291

93 108

8093

175 073

10 384

12. Ngada

83 105

5 151

82 081

8692

165 186

13 843

13. Manggarai

216 202

15 405

205 985

27244

422 187

42 649

71. Kota Kupang

101 493

1 369

93 332

2160

194 825

3 529

1 334 206

169 807

1 295 692

241 276

2 629 898

411 083

03. Kupang

ht

tp

://
nt

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

bp
s

57 450

t.

01. Sumba Barat

o.

(1)

Jumlah
Total

.g

Kabupaten
Regency

Perempuan
Female

Nusa Tenggara
Timur

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source National Socio Economic Survey 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

217

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.17


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut Kemampuan Membaca
dan Menulis Per Jenis Kelamin
Percentage of Population 10 Years Old and Over
by Literacy Per Sex
2003
Laki-Laki
Male

Dapat
Dapat
Dapat
Buta
Membaca Buta Huruf Membaca Buta Huruf Membaca
Huruf
Dan Menulis Illiterate Dan Menulis Illiterate Dan Menulis
Illiterate
Literate
Literate
Literate
(3)

(4)

(6)

(7)

72.04

27.96

69.82

30.18

70.94

29.06

02. Sumba Timur

86.28

13.72

79.43

20.57

82.92

17.08

03. Kupang

86.58

13.42

82.07

17.93

84.42

15.58

84.07
87.28
81.91

07. Alor

96.66

15.93

78.97

21.03

81.52

18.48

12.72

80.06

19.94

83.61

16.39

18.09

80.40

19.60

81.16

18.84

3.34

6.28

95.13

4.87

93.72

08. Lembata

94.51

5.49

86.82

13.18

90.17

9.83

09. Flores Timur

91.74

8.26

80.18

19.82

85.68

14.32

10. Sikka

90.85

9.15

86.52

13.48

88.53

11.47

11. Ende

97.28

2.72

92.00

8.00

94.40

5.60

94.16

5.84

90.42

9.58

92.27

7.73

13. Manggarai

93.35

6.65

88.32

11.68

90.82

9.18

71. Kota Kupang

98.67

1.33

97.74

2.26

98.22

1.78

88.71

11.29

88.41

11.59

86.48

13.52

tp

://
nt

t.

06. Belu

.g

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

(5)

o.

(2)

01. Sumba Barat

bp
s

(1)

Jumlah
Total

id

Kabupaten
Regency

Perempuan
Female

ht

12. Ngada

Nusa Tenggara
Timur

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source National Socio Economic Survey 2003

218

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.18


Persentase Anak Umur 7 12 Tahun yang Sedang
Sekolah dan Tidak Sekolah
Percentage of Children 7 12 Years Old by School Attendance
2001 - 2003
2001
Kabupaten
Regency

2002

2003

Tidak
Sekolah
Not
School

Sedang
Sekolah
Attending
School

Tidak
Sekolah
Not
School

Sedang
Sekolah
Attending
School

Tidak
Sekolah
Not
School

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

01. Sumba Barat

77.33

22.67

82.15

80.75

19.25

02. Sumba Timur

90.81

9.19

03. Kupang

90.98

9.02

93.46
89.16

o.

.g

15.54

91.83

8.17

87.53

12.47

88.82

11.18

6.54

91.03

8.97

94.28

5.72

10.84

89.75

10.25

93.78

6.22

18.08

85.73

14.27

84.97

15.03

81.92

07. Alor

92.90

7.10

90.45

9.55

92.93

7.07

08. Lembata

91.76

8.24

95.90

4.10

93.70

6.30

09. Flores Timur

94.03

5.97

93.24

6.76

93.84

6.16

10. Sikka

92.33

7.67

88.80

11.20

94.19

5.81

11. Ende

93.52

6.48

94.77

5.23

94.67

5.33

12. Ngada

91.26

8.74

94.15

5.85

94.94

5.06

13. Manggarai

90.89

9.11

90.30

9.70

91.26

8.74

71. Kota Kupang

96.53

3.47

98.07

1.93

93.91

6.09

89.59

10.41

89.66

10.34

90.77

9.23

ht

tp

://
nt

06. Belu

t.

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

17.85

84.46

bp
s

(1)

id

Sedang
Sekolah
Attending
School

Nusa Tenggara
Timur

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source National Socio Economic Survey 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

219

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel /Table 5.1.19


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut Kabupaten dan
Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan
Percentage of Population 10 Years Old and Over by Regency
and Educational Attaintment
2003
(Laki - laki + Perempuan)

(1)

id

Tamat SMTP
Junior High
School

(2)

(3)

o.

Kabupaten
Regency

Tidak /
Tidak /
Belum
Tamat
Belum
Sekolah
Tamat SD
Pernah
Dasar (SD)
Did Not
Sekolah
Completed / Not Prim ary
Never / Not Yet
School
Yet Completed
Attended School
Primary School
(4)

(5)

Tamat SMU
Senior High
School
(General)
(6)

23.04

36.78

22.50

8.25

5.48

02. Sumba Timur

13.80

40.68

25.91

8.86

7.09

03. Kupang
04. Timor Tengah
Selatan
05. Timor Tengah Utara

13.23

31.34

36.39

9.56

5.99

17.63

25.48

38.78

10.08

6.32

15.24

27.13

38.56

8.34

5.25

06. Belu

17.85

26.81

32.88

11.55

5.70

4.04

23.58

39.91

18.59

8.83

bp
s

8.85

32.62

41.28

7.01

5.65

09. Flores Timur

12.98

30.71

33.21

9.87

7.59

10. Sikka

8.94

41.96

27.38

10.14

5.56

5.08

37.71

35.19

11.68

5.82

31.53

42.91

9.84

4.39

13. Manggarai

12. Ngada

8.14

35.19

40.93

7.83

4.65

71. Kota Kupang

1.15

9.89

21.90

19.67

30.39

Nusa Tenggara Timur

11.70

31.11

34.27

10.48

7.42

ht

5.58

tp

11. Ende

://
nt

08. Lembata

t.

07. Alor

.g

01. Sumba Barat

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source National Socio Economic Survey 2003

220

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Lanjutan Tabel / Continued Table 5 1.19


Akademi /
SMU Kejuruan /
Diploma I
Diploma III
Senior High School
Dan II/
Academy / Diploma
(Vocational)
Diploma I And II
III

(10)

(11)

0.50

100.00

(9)

2.46

0.62

0.37

1.99

0.58

0.66

2.40

0.41

0.26

0.11

0.46

0.30

0.45

.g

0.74
3.64

id

(8)

Jumlah/
Total

0.42

100.00

0.42

100.00

o.

(7)

Universitas /
D IV/S1/S2
University /
Diploma
IV/Post
Graduate

0.40

100.00

1.10

100.00

0.57

0.29

0.45

100.00

0.74

0.42

0.82

100.00

2.43

0.49

3.80

0.40
0.63
0.17

t.

3.61
2.80

bp
s

3.91
3.07

0.57

1.09

100.00

0.71

0.71

100.00

0.58

1.18

100.00

0.45

1.09

100.00

0.44

0.76

1.25

100.00

0.49

0.35

0.56

100.00

1.04

1.57

7.07

100.00

0.49

0.52

1.11

100.00

7.32
2.91

://
nt

3.30
1.85

ht

tp

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source National Socio Economic Survey 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

221

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.20


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut
Kabupaten dan Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan
Percentage of Population 10 Years Old and Over by Regency
and Educational Attaintment
2003
Laki-laki/Male

(1)

id

Tamat SMTP
Junior High
School

Tamat SMU
Senior High
School
(General)

(5)

(6)

o.

(2)

.g

Kabupaten
Regency

Tidak /
Tidak /
Tamat
Belum
Belum
Tamat SD
Sekolah
Pernah
Dasar (SD)
Did Not
Sekolah
Completed / Not Prim ary
Never / Not Yet
School
Yet Completed
Attended School
Primary School
(3)

(4)

21.05

39.37

20.82

8.05

6.44

2. Sumba Timur

9.90

42.28

27.31

8.93

7.73

3. Kupang
4. Timor Tengah
Selatan
5. Timor Tengah
Utara
6. Belu

10.80

33.46

33.96

10.09

6.80

15.08

27.59

37.82

9.64

7.54

31.42

36.82

7.79

6.34

t.
11.61

16.96

26.79

32.75

12.26

5.96

2.92

22.60

35.70

20.33

11.01

://
nt

7. Alor

bp
s

1. Sumba Barat

5.11

32.88

39.94

7.94

7.67

7.35

32.59

32.67

11.13

8.67

10. Sikka

6.57

45.59

24.59

10.23

5.96

11. Ende

3.03

36.19

34.49

13.81

6.67

tp

8. Lembata

9. Flores Timur

12. Ngada

32.10

42.31

10.70

4.32

5.91

33.67

42.01

9.25

4.82

71. Kota Kupang

0.68

9.95

20.31

19.79

30.24

Nusa Tenggara Timur

9.46

31.98

33.23

11.09

8.17

ht

3.80

13. Manggarai

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source National Socio Economic Survey 2003

222

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Lanjutan Tabel / Continued Table 5 1.20


Akademi /
SMU Kejuruan /
Diploma I
Diploma III
Senior High School
Dan II/
Academy / Diploma
Diploma I And II
(Vocational)
III

2.61

0.70

0.47

1.60

0.53

1.00

3.34

0.53

0.50

0.23

0.35

0.20

0.71

0.66
1.18

3.20

0.75

4.91

0.55
0.49
0.19

7.89

100.00

0.58

100.00

1.61

100.00

0.49

100.00

1.62

100.00

0.50

2.01

100.00

1.00

1.14

100.00

0.39

1.86

100.00

0.55

1.67

100.00

0.27

0.76

1.79

100.00

0.44

0.88

100.00

0.61

1.63

8.89

100.00

0.53

0.61

1.55

100.00

tp

3.40

100.00

0.50

0.63

://
nt

3.96
2.39

0.48
0.19

100.00

0.73

t.

4.32
3.39

0.50

bp
s

3.65

(11)

.g

1.17
3.51
4.46

(10)

(9)

id

(8)

Jumlah/
Total

o.

(7)

Universitas /
D IV/S1/S2
University /
Diploma
IV/Post
Graduate

ht

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source National Socio Economic Survey 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

223

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.1.21


Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas menurut Kabupaten
dan Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan
Percentage of Population 10 Years Old and Over by Regency
and Educational Attaintment
2003
Perempuan / Female

(1)

id

(2)

(3)

25.08

34.14

2. Sumba Timur

17.84

39.03

(6)

24.21

8.46

4.51

24.47

8.78

6.44

29.04

39.02

8.98

5.12

23.36

39.74

10.52

5.09

18.76

22.97

40.24

8.87

4.19

bp
s

15.85

18.74

26.83

33.01

10.84

5.44

5.06

24.47

43.77

17.01

6.82
4.10

11.72

32.42

42.32

6.30

9. Flores Timur

18.08

29.01

33.71

8.72

6.62

10. Sikka

10.99

38.81

29.81

10.06

5.22

11. Ende

5.12

38.98

35.77

9.91

12. Ngada

7.31

30.98

43.50

9.01

4.45

13. Manggarai

10.36

36.70

39.87

6.43

4.49

71. Kota Kupang

1.66

9.82

23.62

19.54

30.56

Nusa Tenggara Timur

13.89

30.26

35.27

9.89

6.69

ht

6.79

tp

://
nt

8. Lembata

(5)

Tamat SMU
Senior High
School
(General)

20.18

t.

7. Alor

(4)

.g

1. Sumba Barat
3. Kupang
4. Timor Tengah
Selatan
5. Timor Tengah
Utara
6. Belu

Tamat SMTP
Junior High
School

o.

Kabupaten
Regency

Tidak /
Tidak /
Belum
Tamat
Belum
Tamat SD
Sekolah
Pernah
Dasar (SD)
Did Not
Sekolah
Completed / Not Prim ary
Never / Not Yet
School
Yet Completed
Attended School
Primary School

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source National Socio Economic Survey 2003

224

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Lanjutan Tabel / Continued Table 5 1.21


Akademi /
SMU Kejuruan /
Diploma I
Diploma III
Senior High School
Dan II/
Academy / Diploma
(Vocational)
Diploma I And II
III

2.31

0.54

0.26

2.40

0.63

0.31

1.38

0.28

0.00

0.32

0.00

0.56

3.78

0.39

0.20

0.48

0.10

0.35

0.63

0.29
0.27

3.00

0.75

2.31

0.15

0.49

100.00

0.10

100.00

0.33

100.00

0.23

100.00

0.60

100.00

0.40

100.00

0.09

100.00

0.63

0.38

100.00

0.46

0.33

100.00

bp
s

1.84

(11)

.g

4.17
1.80
2.80

(10)

(9)

id

(8)

Jumlah/
Total

o.

(7)

Universitas /
D IV/S1/S2
University /
Diploma
IV/Post
Graduate

0.76

0.60

100.00

0.37

0.61

100.00

0.60

0.76

0.72

100.00

0.34

0.26

0.25

100.00

6.71

1.50

1.50

5.11

100.00

0.45

0.44

0.68

100.00

://
nt

2.43

t.

2.66
1.32

ht

tp

Sumber : Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source National Socio Economic Survey 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

225

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

.id

5.2. KESEHATAN /
HEALTH

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.2.1


Banyaknya Rumah Sakit dan Kapasitas Tempat Tidur menurut
Jenis Rumah Sakit di Nusa Tenggara Timur
The Number and Bed Capacity of Hospital by Type
in Nusa Tenggara Timur
1999-2003

1999

2000

2001

(1)

(2)

(3)

(4)

13

81

24

13

13

13

o.

13

54

(6)

.g

53

23

29

30

57*)

1 924

1 924

1982

1944

1046

1093

1093

1093

1224

478

428

428

486

451

70

50

50

50

70

71

125

125

125

119

228

228

228

228

bp
s

1 893

ht

tp

://
nt

II. K A P A S I T A S
Tempat Tidur
Beds Capacity
1. R.S. Pemerintah
General Hospital
2. R.S. Swasta
Private Hospital
3. R.S. Kusta
Leprosy Hospital
4. R.S. Abri
Army Hospital

47

(5)

2003

t.

I. Rumah Sakit
Hospital
1. R.S. Pemerintah
Goverment Hospital
2. R.S. Swasta
Private Hospital
3. R.S. Kusta
Leprosy Hospital
4. R.S. Abri
Army Hospital
5. Rumah Bersalin
Maternity Hospital

2002

id

Jenis Rumah Sakit


Type Of Hospital

5. Rumah Bersalin
Maternity Hospital

Keterangan : *) Termasuk Balai Pengobatan


Remarks
: Dinas Kesehatan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Sumber
Source
Public Health Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

229

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.2.2


Banyaknya Rumah Sakit dan Kapasitas Tempat Tidur menurut
Jenis Rumah Sakit Diperinci Per Kabupaten
The Number and Bed Capacity of Hospital by Regency and Type
2003

(5)

(6)

(7)

50

118

02. Sumba Timur

91

03. Kupang

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

1
1
1

07. Alor

(8)

(9)

50

60

62

94

30

78

50

://
nt

t.

06. Belu

(3)

.g

(2)

o.

(4)

01. Sumba Barat

bp
s

(1)

R.S. Umum
R.S. Khusus
R.S. ABRI
R.S. Swasta
General Hospital Specific Hospital Army Hospital Private Hospital
Rumah Tempat Rumah Tempat Rumah Tempat Rumah Tempat
Tidur
Tidur
Tidur
Tidur
Sakit
Sakit
Sakit
Sakit
Hospital Beds Hospital Beds Hospital Beds Hospital Beds

id

Kabupaten
Regency

70

09. Flores Timur

90

10. Sikka

166

100

11. Ende

100

50

12. Ngada

60

13. Manggarai

69

53

14. Rote Ndao

27

71

277

119

13

1 224

70

119

451

ht

tp

08. Lembata

Kota Kupang
Jumlah
Total

Sumber
Source

230

: Dinas Kesehatan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Public Health Service of Nusa Tenggara Timur
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.2.3


Banyaknya Tenaga Pelayanan Kesehatan menurut Status Tenaga Kesehatan
Number of Health Personnel Service by Status
2003
Kabupaten
Regency

Dokter
Doctor

(1)

Perawat
Nurse

Bidan
Midwives

Paramedis
Non Perawat
Non Nursing
Paramedies

Paramedis
Lainnya
Others
Paramedies

(5)

(6)

(2)

(3)

(4)

01. Sumba Barat

21

141

149

02. Sumba Timur

29

152

129

03. Kupang

20

101

215

27

29

92

135

19

22

124

12

06. Belu

26

07. Alor

23

14

id

16

o.

.g
104

bp
s

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

93

131

25

131

142

14

144

56

13

69

137

23

33

149

126

17

26

170

111

11

12. Ngada

18

111

130

10

10

13. Manggarai

31

195

218

28

14. Rote Ndao

10

27

44

71. Kota Kupang

81

220

83

29

57

387

1 937

1 899

131

281

09. Flores Timur

ht

tp

11. Ende

19

://
nt

10. Sikka

t.

08. Lembata

Jumlah
Total

Keterangan : *) Termasuk RSU Prof. Dr. W. Z. Johannes


Remarks
**) Termasuk Kodya Dati II Kupang
: Dinas Kesehatan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Sumber
Source
Public Health Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

231

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.2.4.


Banyaknya Fasilitas Pelayanan Kesehatan menurut Jenis Fasilitas
Number of Health Service Facilities by Type
2003
Puskesmas
Pembantu
Community
Healt
Sub Centre

Balai
Pengobatan
Health
Services
House

(1)

(2)

(3)

(4)

18

61

03. Kupang

17

96

19

62

14

14

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara
06. Belu
07. Alor

(5)

(6)

556

350

799

22

555

43

392

53

513

o.

02. Sumba Timur

.g

57

bp
s

16

Posyandu
Integrated
Post

t.

01. Sumba Barat

Puskesmas
Keliling
Mobile
Community
Health
Centre

id

Kabupaten
Regency

Puskesmas
Community
Health
Centre

18

39

356

22

281

09. Flores Timur

13

41

450

10. Sikka

14

59

17

461

11. Ende

16

53

21

491

12. Ngada

13

52

11

420

13. Manggarai

29

87

29

1146

14. Rote Ndao

12

71. Kota Kupang

28

181

222

765

46

139

ht

tp

://
nt

08. Lembata

Jumlah
Total
Sumber
Source

232

6 951

: Dinas Kesehatan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Public Health Service of Nusa Tenggara Timur
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.2.5


Banyaknya Klinik KB dan Peserta KB, Pasangan Usia Subur dan Persentase Cu
Terhadap Pasangan Usia Subur
Number of Family Planning Clinic, Participant of Family Planning
And Couple in Reproduction Age
2003

(1)

(2)

(3)

Sumba Barat

19

22 460

02. Sumba Timur

19

03. Kupang

22

04. Timor Tengah Selatan

Persentase Cu
Terhadap PUS
Percentage of
Cu to Fertile
Age Couple

(4)

(5)

54.44

17 904

32 887

35.31

32 986

54 221

60.84

.g

63 605

bp
s

01.

Pasangan
Usia Subur
Fertile Age
Couple

id

Peserta KB
Acceptor
Family
Planning

o.

Kabupaten
Regency

Klinik KB
Family
Planning
Clinics

29

35 880

72 206

49.69

14

14 644

32 897

44.51

15

19 341

46 268

41.80

21

15 653

29 737

52.64

08. Lembata

7 712

16 789

45.93

09. Flores Timur

14

16 677

37 314

44.69

10. Sikka

31

22 948

49 258

46.59

11. Ende

37

22 743

43 618

52.14

14

26 303

43 451

60.53

13. Manggarai

32

67 344

11 759

60.26

14. Rote Ndao

8 807

18 586

47.39

71. Kota Kupang

11

20 058

39 704

50.52

Jumlah
Total

295

351 460

692 300

50.77

05. Timor Tengah Utara

t.

06. Belu

tp

://
nt

07. Alor

ht

12. Ngada

Sumber
Source

: BKKBN Propinsi Nusa Tenggara Timur


National Family Planning Coordinating Board of NTT

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

233

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel /
Banyaknya Akseptor Aktif menurut
Number of Active
Method
20
IUD
Spiral

Pil
Pill

(1)

(2)

(3)

01. Sumba Barat

10 157

1 830

35

695

02. Sumba Timur

1 686

2 973

59

27

03. Kupang

4 906

6 756

77

738

04. Timor Tengah Selatan

2 530

6 619

35

2 120

1 105

3 930

23

31

1 202

3 623

67

109

1 027

4 748

64

349

344

2 266

173

152

860

4 571

158

375

10. Sikka

2 892

4 886

127

169

11. Ende

5 048

4 908

206

326

12. Ngada

6 478

7 986

317

48

13. Manggarai

24 133

23 020

12

157

14. Rote Ndao

1 040

1 265

57

71. Kota Kupang

6 695

2 816

178

147

70 103

82 197

1 589

5 500

07. Alor

://
nt

08. Lembata

ht

tp

09. Flores Timur

Jumlah
Total

Medis Operatif
Medical Operative

(4)

(5)

o.

.g

bp
s

06. Belu

t.

05. Timor Tengah Utara

Kondom
Condom

id

Kabupaten
Regency

Sumber : BKKBN Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source National Family Planning Coordinating Board of NTT

234

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Table 5.2.6
Kontrasepsi Metoda yang Digunakan
Acceptor by Contraceptive
Used
03
MOW

(6)

(7)

(8)

7 261

895

1 587

9 582

2 036

17 004

2 949

19 485

4 215

8 240

1 048

13 095

770

8 291

982

Obat
Vaginal

Jumlah
Total

(9)

(10)

id

Implant
Implant

o.

Suntikan
Injection

17 904

1 541

22 460

556

32 986

876

35 880

267

14 644

475

19 341

15 653

190

4 219

464

94

7 712

8 970

1 113

630

16 677

12 256

1 044

1 564

10

22 948

8 434

1 808

2 013

22 743

8 553

1 530

1 389

26 303

18 870

380

772

67 344

4 004

2 239

194

8 807

8 598

599

1 025

20 058

156 862

22 072

13 173

14

351 460

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

235

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.2.7


Penduduk Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Keluhan Kesehatan
Yang Dialami Selama Sebulan Yang Lalu
Number of Population Who Had Health Complaint During
The Previous Month By Regency and Kind of Health Complaint
2003

Tidak/
Not

(2)

(3)

(4)

(5)

80 934

63 063

95 234

48 763

68 291

37 937

59 978

114 665

54 099

114 391

Sumba Timur

03.

Kupang

04.

T.T. Selatan

45 209

05.

T.T. Utara

36 801

06.

Belu

54 161

07.

Alor

52 893

08.

Lembata

31 866

09.
10.

Ya/
Yes

Tidak/
Not

Asma/Asthma

(6)

89 391

(7)

Ya/
Yes
(8)

Tidak/
Not
(9)

54 606

10 229

133 768

46 250

46 999

59 229

2 228

104 000

54 373

101 757

67 007

3 984

164 780

51 527

44 691

52 045

30 571

66 165

1 162

95 574

32 924

36 021

33 704

32 138

37 587

1 091

68 634

36 531

52 783

37 909

44 087

46 605

2 720

87 972

19 202

53 051

19 044

47 076

25 019

3 620

68 475

11 850

t.

02.

Pilek/Flu/Cold

id

Batuk/Cough
Ya/
Yes

o.

Sumba Barat

Tidak/
Not

.g

(1)
01.

Panas/ Fever
Ya/
Yes

bp
s

Kabupaten/Kota

12 406

31 565

12 151

699

43 017

Flores Timur

27 146

40 714

27 547

39 489

28 772

1 679

66 582

Sikka

49 835

61 018

65 767

45 086

83 412

27 441

2 165

108 688

49 362

44 984

65 724

28 622

67 380

26 966

2 698

91 648

38 663

51 846

55 135

35 374

52 757

37 752

2 330

88 179

://
nt

31 310

41 115

Ende

12.

Ngada

13.

Manggarai

108 444

134 961

123 888

119 517

112 930

130 475

5 938

237 467

71. Kota Kupang

60 930

25 075

61 215

24 790

69 925

16 080

1 607

84 398

833 169

652 163

899 902

585 430

849 477

635 855

42 150

1 443 182

ht

tp

11.

Jumlah/Total

Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source: National Socio Economic Survey 2003

236

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Lanjutan Tabel/ Continuous Table 5.2.7

Kabupaten/Kota

Napas Sesak/
Breathles
Tidak/
Not

Ya/
Yes
(1)

(10)

Diare/Diarrhea
Ya/
Yes

Tidak/
Not

(11)

(12)

(13)

Campak/
Measless
Ya/
Yes

Tidak/
Not

(14)

(15)

Telinga Berair/
Inflamed of
The Ear
Ya/
Yes
(16)

Tidak/
Not
(17)

Sumba Barat

5 350

138 647

11 635

132 362

2 353

141 644

1 793

142 204

02.

Sumba Timur

4 517

101 711

8 248

97 980

719

105 509

1 288

104 940

03.

Kupang

4 746

164 018

24 264

144 500

869

167 895

04.

T.T. Selatan

3 045

93 691

6 538

90 198

159

96 577

502

96 234

05.

T.T. Utara

3 082

66 643

9 051

60 674

171

69 554

921

68 804

06.

Belu

8 448

82 244

9 658

81 034

1 192

89 500

1 286

89 406

07.

Alor

2 430

08.

Lembata

09.

Flores Timur

10.

Sikka

11.

Ende

12.

Ngada

bp
s

.g

o.

167 897

5 412

66 683

250

71 845

376

71 719

43 097

4 406

39 310

1 120

42 596

360

43 356

2 974

65 287

308

67 953

216

68 045

563

110 290

286

110 567

94 346

327

94 019

67 032

://
nt

1 229

867

69 665

t.

619

id

01.

108 299

7 334

103 519

2 801

91 545

1 382

92 964

1 766

88 743

2 649

87 860

980

89 529

624

89 885

32 645

210 760

28 070

215 335

3 093

240 312

1 546

241 859

71. Kota Kupang

1 073

84 932

2 495

83 510

90

85 915

178

85 827

Jumlah/Total

74 305

1 411 027

124 116

1 361 216

11 865

1 473 467

10 572

1 474 760

tp

2 554

Manggarai

ht

13.

Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source: National Socio Economic Survey 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

237

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Lanjutan Tabel/ Continuous Table 5.2.7

Kabupaten/Kota

Sakit
Kuning/Liver/
Yellow Fever
Tidak/
Not

Ya/
Yes
(1)

(18)

Sakit Kepala
Berulang/
Headache
Ya/
Yes

Kejang-Kejang/
Ayan/Paroxysm

Tidak/
Not

(19)

(20)

(21)

Ya/
Yes
(22)

01.

Sumba Barat

448

143 549

27 574

116 423

3 472

02.

Sumba Timur

905

105 323

23 792

82 436

3 237

03.

Kupang

347

168 417

43 938

124 826

04.

T.T. Selatan

1 272

95 464

23 396

73 340

05.

T.T. Utara

394

69 331

21 360

06.

Belu

1 056

07.

Alor

119

08.

Lembata

09.

Flores Timur

10.

Sikka

11.

Ende

13.

Manggarai

71.

Kota Kupang

Jumlah/Total

(23)

Tidak/
Not

(24)

143 661

102 991

710

105 518

12 027

156 737

1 560

167 204

5 270

91 466

636

96 100

1 667

68 058

597

69 128

o.

id

140 525

(25)

336

.g

bp
s

48 365

Ya/
Yes

89 636

12 661

78 031

3 685

87 007

707

89 985

71 976

9 256

62 839

902

71 193

373

71 722

43 676

5 380

38 336

1 960

41 756

200

43 516

230

68 031

12 267

55 994

1 418

66 843

385

67 876

481

110 372

10 630

100 223

1 034

109 819

1 029

109 824

75

94 271

12 377

81 969

1 468

92 878

506

93 840

568

89 941

20 127

70 382

2 295

88 214

1 139

89 370

2 786

240 619

66 508

176 897

12 729

230 676

1 988

241 417

90

85 915

4 965

81 040

356

85 649

89

85 916

8 811

1 476 521

294 231

1 191 101

51 520

1 433 812

10 255

1 475 077

t.

40

://
nt

tp
Ngada

ht

12.

Tidak/
Not

Lumpuh/
Paralized

Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source: National Socio Economic Survey 2003

238

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Lanjutan Tabel/ Continuous Table 5.2.7

Kabupaten/Kota

Ya/
Yes

Tidak/
Not
(27)

Ya/
Yes

Tidak/
Not

(28)

(29)

Sakit Gigi/
Toothache
Ya/
Yes
(30)

Tidak/
Not

Lainnya/
Onthers
Ya/
Yes

(31)

(32)
58 835

Tidak/
Not
(34)

1.

Sumba Barat

784

143 213

561

143 436

6 028

137 969

2.

Sumba Timur

647

105 581

404

105 824

4 900

id

(26)

Kecelakaan/
Accident

3.

Kupang

1 669

167 095

348

168 416

4.

T.T. Selatan

3 816

92 920

477

96 259

o.

(1)

Pikun/Senile

5.

T.T. Utara

1 567

68 158

171

69 554

6.

Belu

1 416

89 276

357

90 335

7.

Alor

992

71 103

119

8.

Lembata

1 040

42 676

9.

Flores Timur

32 274

(35)

85 162

143 997

73 954

106 228

162 850

49 204

119 560

168 764

7 839

88 897

11 761

84 975

96 736

3 469

66 256

21 567

48 158

69 725

6 394

84 298

23 869

66 823

90 692

71 976

6 815

65 280

26 330

45 765

72 095

400

43 316

2 939

40 777

8 916

34 800

43 716

67 432

385

67 876

3 280

64 981

20 801

47 460

68 261

2 721

108 132

854

109 999

3 959

106 894

34 374

76 479

110 853

415

93 931

252

94 094

3 144

91 202

16 639

77 707

94 346

12. Ngada

3 458

87 051

960

89 549

8 014

82 495

42 104

48 405

90 509

13. Manggarai

6 982

236 423

1 297

242 108

33 494

209 911

84 568

158 837

243 405

89

85 916

89

85 916

5 739

80 266

18 164

67 841

86 005

Jumlah/Total

26 425

1 458 907

6 674

1 478 658

101 928

1 383 404 449 406

1 035 926

1 485 332

tp

11. Ende

bp
s

t.

://
nt

10. Sikka

829

71. Kota Kupang

.g

5 914

ht

101 328

Total
Keluhan

Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source: National Socio Economic Survey 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

239

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Batuk/Cough
Ya/
Yes

Tidak/
Not

(2)

(3)

(4)

01.

Sumba Barat

56.21

43.79

66.14

02.

Sumba Timur

64.29

03.

Kupang

67.94

04.

T.T. Selatan

46.73

05.

T.T. Utara

52.78

06.

Belu

59.72

07.

Alor

08.
09.
10.

Ya/
Yes

33.86

Tidak/
Not

Asma/Asthma

Ya/
Yes

Tidak/
Not

(6)

(7)

(8)

(9)

62.08

37.92

7.10

92.90

.g

(5)

Pilek/Flu/Cold

o.

Tidak/
Not

35.71

56.46

43.54

44.24

55.76

2.10

97.90

32.06

67.78

32.22

60.30

39.70

2.36

97.64

53.27

46.20

53.80

31.60

68.40

1.20

98.80

47.22

51.66

48.34

46.09

53.91

1.56

98.44

t.

(1)

Panas/ Fever
Ya/
Yes

bp
s

Kabupaten/Kota

id

Tabel / Table 5.2.8


Persentase Penduduk Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Keluhan
Kesehatan Yang Dialami Selama Sebulan Yang Lalu
Percentage of Population Who Had Health Complaint During
The Previous Month By Regency and Type of Health Complaint
2003

40.28

41.80

48.61

51.39

3.00

97.00

26.63

26.42

65.30

34.70

5.02

94.98

Lembata

72.89

27.11

71.62

28.38

72.20

27.80

1.60

98.40

Flores Timur

60.23

39.77

59.64

40.36

57.85

42.15

2.46

97.54

Sikka

73.58

44.96

55.04

59.33

40.67

75.25

24.75

1.95

98.05

11.

Ende

52.32

47.68

69.66

30.34

71.42

28.58

2.86

97.14

12.

Ngada

tp

://
nt

58.20

73.37

57.28

60.92

39.08

58.29

41.71

2.57

97.43

Manggarai

44.55

55.45

50.90

49.10

46.40

53.60

2.44

97.56

71.

Kota Kupang

70.84

29.16

71.18

28.82

81.30

18.70

1.87

98.13

56.09

43.91

60.59

39.41

57.19

42.81

2.84

97.16

ht

42.72

13.

Jumlah/Total

Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source: National Socio Economic Survey 2003

240

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Lanjutan Tabel/ Continuous Table 5.2.8

Kabupaten/Kota

Napas Sesak/
Breathles
Tidak/
Not

Ya/
Yes

Ya/
Yes

Tidak/
Not

Ya/
Yes

Tidak/
Not

Telinga Berair/
Inflamed of
The Ear
Ya/
Yes

Tidak/
Not

(11)

(12)

(13)

(14)

(15)

(16)

(17)

Sumba Barat

3.72

96.28

8.08

91.92

1.63

98.37

1.25

98.75

02.

Sumba Timur

4.25

95.75

7.76

92.24

0.68

99.32

1.21

98.79

03.

Kupang

2.81

97.19

14.38

85.62

0.51

04.

T.T. Selatan

3.15

96.85

6.76

93.24

0.16

05.

T.T. Utara

4.42

95.58

12.98

87.02

06.

Belu

9.32

90.68

10.65

89.35

07.

Alor

3.37

08.

Lembata

1.42

09.

Flores Timur

1.80

10.

Sikka

11.

Ende

12.

Ngada

tp
Manggarai

ht

13.

71.

Kota Kupang

Jumlah/Total

id

(10)

01.

0.51

99.49

99.84

0.52

99.48

0.25

99.75

1.32

98.68

1.31

98.69

1.42

98.58

bp
s

.g

o.

99.49

7.51

92.49

0.35

99.65

0.52

99.48

98.58

10.08

89.92

2.56

97.44

0.82

99.18

4.36

95.64

0.45

99.55

0.32

99.68

t.

96.63

98.20

://
nt

(1)

Diare/Diarrhea

Campak/
Measless

2.30

97.70

6.62

93.38

0.51

99.49

0.26

99.74

2.97

97.03

1.46

98.54

0.00

100.00

0.35

99.65

1.95

98.05

2.93

97.07

1.08

98.92

0.69

99.31

13.41

86.59

11.53

88.47

1.27

98.73

0.64

99.36

1.25

98.75

2.90

97.10

0.10

99.90

0.21

99.79

5.00

95.00

8.36

91.64

0.80

99.20

0.71

99.29

Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source: National Socio Economic Survey 2003

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

241

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Lanjutan Tabel/ Continuous Table 5.2.8

Kabupaten/Kota

Sakit
Kuning/Liver/
Yellow Fever
Tidak/
Not

Ya/
Yes
(1)

Sakit Kepala
Berulang/
Headache
Ya/
Yes

Kejang-Kejang/
Ayan/Paroxysm

Tidak/
Not

Ya/
Yes

Tidak/
Not

Lumpuh/
Paralized
Ya/
Yes

Tidak/
Not

(18)

(19)

(20)

(21)

(22)

(23)

(24)

(25)

Sumba Barat

0.31

99.69

19.15

80.85

2.41

97.59

0.23

99.77

02.

Sumba Timur

0.85

99.15

22.40

77.60

3.05

96.95

0.67

99.33

03.

Kupang

0.21

99.79

26.04

73.96

92.87

0.92

99.08

04.

T.T. Selatan

1.31

98.69

24.19

05.

T.T. Utara

0.57

99.43

30.63

06.

Belu

1.16

98.84

07.

Alor

0.17

99.83

08.

Lembata

0.09

09.

Flores Timur

0.34

10.

Sikka

11.

Ende

12.

Ngada

o.

.g

7.13
5.45

94.55

0.66

99.34

69.37

2.39

97.61

0.86

99.14

13.96

86.04

4.06

95.94

0.78

99.22

12.84

87.16

1.25

98.75

0.52

99.48

12.31

87.69

4.48

95.52

0.46

99.54

99.66

17.97

82.03

2.08

97.92

0.56

99.44

0.43

99.57

9.59

90.41

0.93

99.07

0.93

99.07

0.08

99.92

13.12

86.88

1.56

98.44

0.54

99.46

0.63

99.37

22.24

77.76

2.54

97.46

1.26

98.74

t.

bp
s

75.81

99.91

://
nt

tp

ht

id

01.

13.

Manggarai

1.14

98.86

27.32

72.68

5.23

94.77

0.82

99.18

71.

Kota Kupang

0.10

99.90

5.77

94.23

0.41

99.59

0.10

99.90

0.59

99.41

19.81

80.19

3.47

96.53

0.69

99.31

Jumlah/Total

Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source: National Socio Economic Survey 2003

242

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Lanjutan Tabel/ Continuous Table 5.2.8

Kabupaten/Kota

Ya/
Yes

Tidak/
Not

Ya/
Yes

Tidak/
Not

Sakit Gigi/
Toothache
Ya/
Yes

Tidak/
Not

Lainnya/
Onthers
Ya/
Yes

Tidak/
Not

Total
Persentase
keluhan

(27)

(28)

(29)

(30)

(31)

(32)

(34)

(35)

1. Sumba Barat

0.54

99.46

0.39

99.61

4.19

95.81

40.86

59.14

37.57

2. Sumba Timur

0.61

99.39

0.38

99.62

4.61

95.39

30.38

69.62

54.36

3. Kupang

0.99

99.01

0.21

99.79

29.16

70.84

39.22

4. T.T. Selatan

3.94

96.06

0.49

99.51

8.10

91.90

12.16

87.84

24.44

5. T.T. Utara

2.25

97.75

0.25

99.75

4.98

95.02

30.93

69.07

34.65

6. Belu

1.56

98.44

0.39

99.61

7.05

92.95

26.32

73.68

27.12

7. Alor

1.38

98.62

0.17

99.83

9.45

90.55

36.52

63.48

43.54

8. Lembata

2.38

99.09

6.72

93.28

20.40

79.60

45.27

0.91

o.
96.50

.g

3.50

bp
s

t.
97.62

id

(26)

9. Flores Timur

1.21

98.79

0.56

99.44

4.81

95.19

30.47

69.53

31.96

10. Sikka

2.45

97.55

0.77

99.23

3.57

96.43

31.01

68.99

40.38

0.44

99.56

0.27

99.73

3.33

96.67

17.64

82.36

39.87

12. Ngada

3.82

96.18

1.06

98.94

8.85

91.15

46.52

53.48

38.15

ht

://
nt

(1)

Kecelakaan/
Accident

Pikun/Senile

13. Manggarai

2.87

97.13

0.53

99.47

13.76

86.24

34.74

65.26

37.26

71. Kota Kupang

0.10

99.90

0.10

99.90

6.67

93.33

21.12

78.88

33.66

Jumlah/Total

1.78

98.22

0.45

99.55

6.86

93.14

30.26

69.74

36.47

tp

11. Ende

Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source: National Socio Economic Survey 2003
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

243

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.2.9


Penduduk Yang Berobat Sendiri Sebulan Terakhir menurut
Kabupaten/Kota dan Jenis Obat Yang Digunakan
Number of Population Who Had Self Treatment During The Previous
Month By Regency, And Tipe of Medicine Used
2003
Obat Modern/
Modern Medicine

Obat Tradisional/
Tradisional Medicine

Lainnya/ Onthers

id

Kabupate/Kota
Regency

Tidak

Ya

Tidak

Ya

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

71. Sumba Barat

102 565

23 881

14 898

111 548

8 983

117 463

72. Sumba Timur

66 313

2 939

828

68 424

2 111

67 141

105 971

40 724

2 255

144 440

38 469

108 226

74. Timor Tengah


Selatan
75. Timor Tengah
Utara

.g

bp
s

73. Kupang

o.

Ya

(1)

Tidak
(7)

7 950

2 385

67 758

5 565

64 578

45 164

10 421

864

54 721

9 557

46 028

76. Belu

99 687

9 768

2 948

106 507

6 820

102 635

77. Alor

23 848

1 138

362

24 624

776

24 210

://
nt

t.

62 193

35 804

6 387

1 518

40 673

4 869

37 322

79. Flores Timur

55 274

7 188

1 309

61 153

5 879

56 583

80. Sikka

70 394

16 259

3 570

83 083

12 689

73 964

81. Ende

47 167

3 281

702

49 746

2 579

47 869

82. Ngada

51 159

7 264

2 072

56 351

5 192

53 231

83. Manggarai

79 782

5 054

884

83 952

4 170

80 666

71. Kota Kupang

64 375

1 698

894

65 179

804

65 269

909 696

143 952

35 489

1 018 159

108 463

945 185

ht

tp

78. Lembata

Jumlah/Total

Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source : National Socio Economic Survey 2003

244

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.2.10


Persentase Penduduk Yang Berobat Sendiri Sebulan Terakhir menurut
Kabupaten/Kota dan Jenis Obat Yang Digunakan
Percentage of Population Who Had Self Treatment During The Previous
Month By Regency, And Tipe of Medicine Used
2003
Obat Modern/
Modern Medicine

Obat Tradisional/
Tradisional Medicine

Lainnya/ Onthers

id

Kabupate/Kota
Regency

Tidak

Ya

Tidak

Ya

Tidak

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

01. Sumba Barat

81.11

18.89

11.78

02. Sumba Timur

95.76

4.24

1.20

03. Kupang

72.24

27.76

88.67
81.25
91.08

07. Alor

95.45

7.10

92.90

98.80

3.05

96.95

98.46

26.22

73.78

.g

88.22

11.33

3.40

96.60

7.93

92.07

18.75

1.55

98.45

17.19

82.81

8.92

2.69

97.31

6.23

93.77

4.55

1.45

98.55

3.11

96.89

://
nt

t.

06. Belu

1.54

bp
s

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

o.

Ya

(1)

84.86

15.14

3.60

96.40

11.54

88.46

09. Flores Timur

88.49

11.51

2.10

97.90

9.41

90.59

10. Sikka

81.24

18.76

4.12

95.88

14.64

85.36

11. Ende

93.50

6.50

1.39

98.61

5.11

94.89

12. Ngada

87.57

12.43

3.55

96.45

8.89

91.11

13. Manggarai

94.04

5.96

1.04

98.96

4.92

95.08

71. Kota Kupang

97.43

2.57

1.35

98.65

1.22

98.78

86.34

13.66

3.37

96.63

10.29

89.71

ht

tp

08. Lembata

Jumlah/Total

Sumber: Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2003


Source : National Socio Economic Survey 2003
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

245

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.id

.g
o

5.3. KRIMINALITAS /
CRIME

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.3.1


Jumlah Perkara dan Terdakwa Dalam Perkara Pidana yang Diterima,
Diputuskan dan Sisa Menurut Kabupaten/Kota
Number of Criminal Cases and Defendants Received,
Settled and Rest of Last Year by Regency
2003

(2)

id

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

01. Sumba Barat

14

25

251

302

253

302

12

25

02. Sumba Timur

711

742

704

734

11

12

03. Kupang

4
6

(8)

(9)

731

748

731

750

251

279

234

243

23

44

16

21

784

846

771

830

29

37

07. Alor

508

508

505

505

15

21

141

194

134

186

22

29

12

1 185

1 213

1 173

1 203

20

22

11. Ende

311

348

192

229

121

121

12

19

317

390

300

361

29

48

24

34

241

341

261

371

184

184

5 615

5 643

5 639

5 664

160

163

293

338

11 046

11 554

10 897

11 378

442

514

://
nt

06. Belu

ht

t.

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

.g

(1)

Sisa Tahun ini


(Des03)
Rest of Last Years
TerPerkara
dakwa*)
Criminal
Defen
Cases
dants

bp
s

Kabupaten
Regency

Yang Diputuskan
Setlled
TerPerkara
dakwa*)
Criminal
Defen
Cases
dants

o.

Sisa Tahun Lalu


(Des 02)
Yang Diterima
Rest of Last Year
Received
TerTerdak
Perkara
Perkara
dakwa*)
wa
Criminal
Criminal
Defen
Defen
Cases
Cases
dants
dants

08. Lembata

***)

09. Flores Timur

tp

10. Sikka

12. Ngada

13. Manggarai

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

**)

Keterangan : *)Termasuk pelanggaran lalu lintas


Remarks
Including Traffic offence
**)
Termasuk Kab. Kupang dan Rote Ndao
Including Regency Kupang and Rote Ndao
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

***)

Termasuk Kab. Lembata


Including Regency Lembata

249

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.3.2


Tambahan Narapidana Berdasarkan Putusan Pengadilan menurut
Kelompok Usia dan Jenis Kelamin Menurut Kabupaten/Kota
Additional Prisoner and Settled by Regency, by Court and Sex
2003
Dewasa
Adult

Kabupaten
Regency

Pemuda
Young

Anak-Anak
Children

Perempuan
Female

Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

01. Sumba Barat

165

11

02. Sumba Timur

83

o.

03. Kupang

52

11

05. Timor Tengah Utara

48

203

74

92

17

06. Belu
07. Alor

t.

08. Lembata

bp
s

04. Timor Tengah


Selatan

.g

(1)

id

Laki-Laki
Male

10. Sikka

112

17

11. Ende

47

60

140

373

16

1 455

44

54

26

37

**)

://
nt

09. Flores Timur

tp

12. Ngada

13. Manggarai

ht

14. Rote Ndao


71.

Kota Kupang
Jumlah
Total

*)

Keterangan : Narapidana tidak termasuk pidana pengganti denda


Remarks
Including prisoner of fine substitution
*)
**)
Termasuk Kab. Kupang
Termasuk Kab. Lembata
Including Regency Kupang
Including Regency Lembata

250

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.3.3


Tambahan Narapidana Berdasarkan Putusan Pengadilan
menurut Kabupaten/Kota dan Lamanya Hukuman
Additional Prisoner and Settled by Court, by Regency and Type of Verdict
2003
Lamanya Hukuman
Type of Verdict
1-5 Tahun
1-5 Years

>5 Tahun
>5 Years

(2)

(3)

(4)

82

133

02. Sumba Timur

81

65

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

bp
s

03. Kupang

(5)

Pidana Kurungan
Pengganti Denda*)
Prisoner of Fine
Substitution
(6)

28

12

.g

01. Sumba Barat

id

(1)

<1 Tahun
<1 Year

Seumur
Hidup
As Life
Age

o.

Kabupaten
Regency

29

154

47

23

30

140

61

10

109

10

09. Flores Timur

51

13

10. Sikka

95

29

11. Ende

25

27

78

13

100

18

12

t.

06. Belu
07. Alor

://
nt

08. Lembata

tp

***)

12. Ngada

ht

13. Manggarai
14. Rote Ndao

71.

Kota Kupang**)
Jumlah
Total

50

12

235

50

1 098

615

150

Keterangan : *) Kurungan tidak lebih dari 1 (satu ) tahun.


Remarks
At most one year prisoned
**)
***)
Termasuk Kab. Kupang
Termasuk Kab. Lembata
Including Regency Kupang
Including Regency Lembata
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

251

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel /
Penghuni Lembaga Kemasyarakatan Status Dalam Lembaga
Content of Prison by Type of Crime
20

(3)

t.

://
nt

ht

Jumlah Pelanggaran
1 390
Total Delinquency
Keterangan : Narapidana termasuk pidana pengganti denda
Remarks
Including prisoner of fine substitution

252

(4)

(5)

1
13
4
4
2
1
-

77
27
173
7
17
415
158
260
68
26
25
21
3
2
13
3
10
3
107

73
42
46
6
93
121
94
23
6
9
10
2
1
5
4
12
72

4
1
2
2
4
2
-

25

1 415

619

15

o.

76
27
173
7
17
402
154
256
68
26
25
19
3
2
12
3
10
3
107

bp
s

Politik/ Political
Thd. Kepala Negara/ Againts Head Of State
Thd. Ketertiban Umum/ Againts Public Order
Pembakaran/ Arson
Penyuapan/ Bribery
Mata Uang/ Crime Related To Money
Memalsu Meterai / Seal/ Letter Forgery
Kesusilaan/ Adultery
Perjudian/ Gambling
Penculikan/ Kidnapping
Pembunuhan/ Murder
Penganiayaan/ Violence
Pencurian/ Theft
Perampokan/ Theft And Heavy Violence
Memeras/ Mengancam/ Black Maili
Penggelapan/ Emblezzment
Penipuan/ Swindle
Merusak Barang/ Destruction Goods
Dalam Jabatan/ Managerial Crime
Penadahan/ Fence
Ekonomi/ Economic Crime
Subversi/ Subversion
Narkotika/ Narcotic
Narkoba/ Narcoba
Psikotripika/ Psikotripika
Korupsi/ Corruption
Penyelundupan/ Smuggling
Pelanggaran/ Delinquency
Kenakalan/ Mischief
Lain-Lain/ Others Crime

tp

01.
02.
03.
04.
05.
06.
07.
08.
09.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.

(2)

.g

(1)

Narapidana*)
Taha
Arres
Prisoners
Laki-Laki Perempuan Jumlah Laki- Laki Perempuan
Male
Female
Total
Male
Female

id

Jenis Kejahatan/ Pelanggaran


Type Of Crime / Delinqueney

(6)

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Table 5.3.4
menurut Jenis Kejahatan / Pelanggaran dan Jenis Kelamin
Delinquency,Status in Prison and Sex
03

(10)

(11)

(12)

149
69
219
7
23
495
275
350
91
32
34
29
5
3
17
3
14
12
3
179

(9)

634

ht

tp

://
nt

77
42
46
6
93
122
96
23
6
11
14
2
1
5
4
0
14
72

bp
s

(8)

Laki-Laki
Male

t.

(7)

Jumlah
Total

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

2 009

%
Jumlah
Total
(13)

(14)

5
13
5
6
2
6
1
2
-

154
69
219
7
23
508
280
356
91
32
36
35
5
3
18
3
14
14
3
179

7.52
3.37
10.69
0.34
1.12
24.79
13.67
17.37
4.44
1.56
1.76
1.71
0.24
0.15
0.88
0.15
0.68
0.68
0.15
8.74

40

2 049

100.00

id

Jumlah
Total

Jumlah
Total
Perempuan
Female

o.

Titipan
Temporary
Laki-Laki Perempuan
Male
Female

.g

nan
ted

253

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.3.5


Tambahan Narapidana Berdasarkan Putusan Pengadilan menurut
Jenis Kejahatan Pelanggaran dan Jenis Kelamin
Additional Prisoner and Settled by Court, by Type of
Crime Delinquency and Sex
2003
Laki-Laki
Male

Perempuan
Female

Jumlah
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

3
10
3
9
9
26
1
2
1
7
19

137
18
1
78
60
26
128
298
357
50
4
19
17
17
3
45
34
1
2
1
3
326

8.43
1.11
0.06
4.80
3.69
1.60
7.88
18.34
21.97
3.08
0.25
1.17
1.05
1.05
0.18
2.77
2.09
0.06
0.12
0.06
0.18
20.06

1 535

90

1 625

100.00

o.

id

137
18
1
75
50
23
119
289
331
50
3
17
17
17
2
38
34
1
2
1
3
307

.g

://
nt

t.

bp
s

Politik/ Political
Thd. Kepala Negara/ Againts Head Of State
Thd. Ketertiban Umum/ Againts Public Order
Pembakaran/ Arson
Penyuapan/ Bribery
Mata Uang/ Crime Related To Money
Memalsu Meterai / Seal/ Letter Forgery
Kesusilaan/ Adultery
Perjudian/ Gambling
Penculikan/ Kidnapping
Pembunuhan/ Murder
Penganiayaan/ Violence
Pencurian/ Theft
Perampokan/ Theft And Heavy Violence
Memeras/ Mengancam/ Black Maili
Penggelapan/ Emblezzment
Penipuan/ Swindle
Merusak Barang/ Destruction Goods
Dalam Jabatan/ Managerial Crime
Penadahan/ Fence
Ekonomi/ Economic Crime
Subversi/ Subversion
Narkotika/ Narcotic
Narkoba/ Narcoba
Psikotripika/ Psikotripika
Korupsi/ Corruption
Penyelundupan/ Smuggling
Pelanggaran/ Delinquency
Kenakalan/ Mischief
Lain-Lain/ Others Crime

ht

tp

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.

Jenis Kejahatan/ Pelanggaran


Type Of Crime / Delinqueney

Jumlah Pelanggaran
Total Delinquency
Keterangan : Narapidana termasuk pidana pengganti denda
Remarks
Including prisoner of fine substitution

254

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

.id

5.4. AGAMA /
RELIGION

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.4.1


Jumlah Tempat Ibadah menurut Golongan Agama Per Kabupaten
Number of Mosque, Private Mosque, Church,
Temple and Vikoa by Regency
2003
Gereja **)
Katholik
Catholic
Church

Gereja
Protestan
Christian
Church

Masjid *)
Mosque

(1)

(2)

(3)

(4)

01. Sumba Barat

240

321

02. Sumba Timur

65

360

04. Timor Tengah Selatan


05. Timor Tengah Utara

33

o.

31

1 639

759

28

251

35

376

63

557

104

29

://
nt

07. Alor

160

t.

06. Belu

(6)

.g

122

(5)

Wihara
Vikoa

18

bp
s

03. Kupang

Pura
Temple

id

Kabupaten
Regency

118

110

09. Flores Timur

163

15

83

10. Sikka

214

15

50

11. Ende

386

25

161

12. Ngada

236

21

61

1 015

18

173

46

232

36

3 421

4 067

902

20

ht

tp

08. Lembata

13. Manggarai

71.

Kota Kupang
Jumlah
Total

Sumber : Kanwil Departemen Agama Propinsi NTT


Source Representative office of the Department of Religions of NTT
Keterangan : *) Termasuk Mushola
**)
Termasuk Kapela
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

257

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel /
Jumlah Pemeluk Agama menurut
Number of Religion
20
Kabupaten
Regency

Islam/
Moslem

Kristen Protestan
Christian

Kristen Katholik
Catholic

(1)

(2)

(3)

(4)

11 413

157 019

92 506

02. Sumba Timur

9 419

156 677

14 790

8 262

05. Timor Tengah Utara

2 664

06. Belu

4 777

380 515

24 219

351 702

43 331
191 613

21 594

349 878

37 656

123 795

7 063

23 892

521

69 858

63 989

815

142 203

21 360

2 226

245 982

66 691

3 838

191 805

12. Ngada

16 742

2 230

206 842

13. Manggarai

61 418

3 286

554 164

43 569

152 515

50 941

384 945

1 369 302

2 185 195

07. Alor
08. Lembata
09. Flores Timur

tp

11. Ende

://
nt

10. Sikka

bp
s

12 570

t.

04. Timor Tengah Selatan

o.

13 095

.g

03. Kupang

id

01. Sumba Barat

ht

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

Sumber : Kanwil Departemen Agama Propinsi NTT


Source Representative office of the Department of Religions of NTT

258

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Table 5.4.2
Golongan Agama Per Kabupaten
Follower by Regency
03
Budha
Budhism

Lainnya
Others

Jumlah
Total

(5)

(6)

(7)

(8)

295 780

34 507

643

70 414

880

86

15 807

348

208

280

56

239

.g

404 040

376 584

168 703

142

94 453

701

207 947

270 032

36

400

262 734

201

226 014

500

81

344

619 794

5 766

tp

532

253 323

ht

://
nt

429

434 603

207 295

bp
s

41

397

251 948

240

t.

188

o.

336

id

Hindu
Hinduism

940

122 409

4 073 249

10 458

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

259

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.4.3


Banyaknya Rohaniawan Kristen Katholik menurut Status dan
Kerwarganegaraan Per Kabupaten
Number of Catholic Spiritualist by Citizenship and Regency
2003
Uskup

Pastor

Bruder

Suster

Diakon

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

01. Sumba Barat

40

11

44

02. Sumba Timur

03. Kupang

10

04. Timor Tengah Selatan

17

o.

.g

bp
s

10

34

36

53

12

62

29

21

75

24

119

10. Sikka

109

140

11. Ende

70

35

134

12. Ngada

57

83

13. Manggarai

105

103

71. Kota Kupang

50

14

124

Jumlah
Total

645

126

900

13

06. Belu
07. Alor
08. Lembata

ht

tp

://
nt

09. Flores Timur

t.

05. Timor Tengah Utara

id

Kabupaten
Regency

Sumber : Kanwil Departemen Agama Propinsi NTT


Source Representative office of the Department of Religions of NTT

260

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.4.4


Banyaknya Rohaniawan Kristen Protestan menurut Status dan
Kewarganegaraan Per Kabupaten
Number of Christian Spiritualist by Citizenship and Regency
2003

Pendeta

Guru Injil

(1)

(2)

(3)

174

03. Kupang

428

85

431

193

1 250

199

548

2 245

1 781

578

1 813

728

2 482

29

26

97

325

23

42

103

362

98

421

201

56

85

12

09. Flores Timur

11

32

10. Sikka

11

11. Ende

12

13

18

12. Ngada

12

13. Manggarai

24

11

231

21

1 321

2 421

1 761

2 835

6 675

7 848

05. Timor Tengah Utara


06. Belu
07. Alor

ht

tp

://
nt

08. Lembata

t.

04. Timor Tengah Selatan

(5)

o.

02. Sumba Timur

(4)

.g

102

Penatua/
Diaken/
Syamis

bp
s

01. Sumba Barat

Guru Sekolah
Minggu

id

Kabupaten
Regency

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

Sumber : Kanwil Departemen Agama Propinsi NTT


Source Representative office of the Department of Religions of NTT

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

261

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Kabupaten
Regency

Ulama

Khatib

Dai/ Mubalig

(1)

(2)

(3)

id

Tabel / Table 5.4.5


Banyaknya Ulama, Khatib, Dai Mubaligh dan Penyuluh Agama
menurut Kabupaten
Number of Moslem Spiritualist by Regency
2002

o.

(4)

Penyuluh
Agama
(5)

93

96

179

02. Sumba Timur

37

39

138

03. Kupang

97

99

173

04. Timor Tengah Selatan

99

101

143

16

18

291

31

34

195

278

282

152

397

400

133

09. Flores Timur

159

162

214

10. Sikka

137

139

206

11. Ende

315

319

186

12. Ngada

235

237

164

13. Manggarai

705

709

171

71. Kota Kupang

107

115

350

16

2 706

2 750

2 695

07. Alor

ht

tp

://
nt

08. Lembata

bp
s

06. Belu

t.

05. Timor Tengah Utara

Jumlah
Total

.g

01. Sumba Barat

Sumber : Kanwil Departemen Agama Propinsi NTT


Source Representative office of the Department of Religions of NTT

262

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.4.6


Banyaknya Rohaniawan Hindu menurut Status Per Kabupaten
Number of Hinduism Spiritualist by Regency
2003

(1)

(2)

02. Sumba Timur

(3)

.g

01. Sumba Barat

Penandita

id

Pedanda

o.

Kabupaten
Regency

09. Flores Timur

10. Sikka

11. Ende

12. Ngada

13. Manggarai

32

05. Timor Tengah Utara


06. Belu
07. Alor

ht

tp

://
nt

08. Lembata

t.

04. Timor Tengah Selatan

bp
s

03. Kupang

71.

Kota Kupang
Jumlah
Total

Sumber : Kanwil Departemen Agama Propinsi NTT


Source Representative office of the Department of Religions of NTT

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

263

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.4.7


Banyaknya Jemaah Haji Nusa Tenggara Timur menurut Jenis Kelamin
Number of Hadji Pilgrims by Regency and Sex
of Nusa Tenggara Timur
2003
Laki Laki
Male

Perempuan
Female

Jumlah
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

o.

02. Sumba Timur

15

25

10

11

13

22

16

19

35

17

26

11. Ende

35

16

51

12. Ngada

12

13. Manggarai

17

16

33

71.

35

50

85

151

188

325

03. Kupang
04. Timor Tengah Selatan
05. Timor Tengah Utara
06. Belu

://
nt

07. Alor

bp
s

10

.g

t.

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

08. Lembata

09. Flores Timur

ht

tp

10. Sikka

Kota Kupang
Jumlah
Total

Sumber
Source

264

: Kanwil Departemen Agama Propinsi NTT


Representative office of the Department of Religions of NTT

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

id

Tabel / Table 5.4.8


Banyaknya Nikah, Talaq, Cerai, Rujuk Diperinci Per Kabupaten
Number of Marriage, Separate, Divorce,
Reconciliation by Regency
2002
Nikah
Marriage

Talaq
Separate

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

01. Sumba Barat

26

02. Sumba Timur

66

.g
-

bp
s

03. Kupang

Cerai
Divorce

o.

Kabupaten
Regency

Rujuk
Reconciliation

70

20

54

198

09. Flores Timur

291

10. Sikka

222

11. Ende

393

12. Ngada

53

13. Manggarai

307

71. Kota Kupang

265

Jumlah
Total

1 968

04. Timor Tengah Selatan

t.

05. Timor Tengah Utara

07. Alor

://
nt

06. Belu

ht

tp

08. Lembata

Sumber : Kanwil Departemen Agama Propinsi NTT


Source Representative office of the Department of Religions of NTT
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

265

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.id

.g
o

5.5. SOSIAL LAINNYA /


OTHER SOCIAL

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.5.1


Penyebaran Infrastruktur Kesejahteraan Sosial di Setiap Kabupaten
Infrastructure of Social Affair Distribution
by Regency
2002/2003
Organisasi
Tokoh Wanita Karang Taruna
Sosial
Promonent
Youth
Social
Women
Organization
Organization

(2)

(3)

(4)

01. Sumba Barat

143

11

02. Sumba Timur

166

19

119

124

100

06. Belu

100

07. Alor
08. Lembata

179

11

179

12

20

121

33

92

99

13

77

80

20

117

90

32

20

270

o.

56

15

10. Sikka

150

30

138

11. Ende

161

30

172

132

39

20

137

tp

://
nt

09. Flores Timur

20

.g

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

(6)

147

bp
s

03. Kupang

*)

(5)

t.

(1)

Pekerja Sosial
Lanjut Usia
Masyarakat
Oldest Age
Social Worker

id

Kabupaten
Regency

13. Manggarai

147

47

104

14. Rote Ndao

60

64

15. Manggarai Barat

15

67

71. Kota Kupang

60

210

33

1 746

503

100

ht

12. Ngada

Jumlah
Total

1 953

Sumber : Dinas Sosial Propinsi NTT


Source Social Affair Service of NTT
Keterangan : *) Termasuk Kabupaten Rote Ndao
Remarks
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

269

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.5.2


Banyaknya Panti Asuhan Pemerintah dan Swasta
Serta Anak Asuh Per Kabupaten
Number of Public and Private Orphanages
and Orphan by Regency
2002/2003
Panti Asuhan
Orphanages

Anak Asuhan
Orphan

Swasta
Private

Jumlah
Total

Pemerintah
Public

Swasta
Private

Jumlah
Total

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

01. Sumba Barat

70

116

186

02. Sumba Timur

95

95

03. Kupang

75

120

195

99

99

75

75

386

386

277

277

70

70

09. Flores Timur

254

254

10. Sikka

386

386

11. Ende

235

235

12. Ngada

107

107

13. Manggarai

75

14. Rote Ndao

71. Kota Kupang

10

10

421

421

Jumlah
Total

54

57

215

2 646

2 861

07. Alor

tp

://
nt

08. Lembata

t.

06. Belu

o.

.g

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

bp
s

(1)

id

Pemerintah
Public

ht

Kabupaten
Regency

Sumber : Dinas Sosial Propinsi NTT


Source Social Affair Service of NTT

270

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Tabel / Table 5.5.3


Penyandang Masalah Kesejateraan Sosial (PMKS)
Nusa Tenggara Timur menurut Kabupaten/
Number People Whith Social Welfare Problem by Regency 2003
A1

A2

A3

A4

A5

A6

A7

A8

A9

A10

A11

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

(9)

(10)

(11)

(12)

Sumba Barat

381

425

381

9 340

344

140

02.

Sumba Timur

129

565

120

4 842

1 437

744

03.

Kupang*)

5 328

565

1 215

18 840

691

902

04.

Timor Tengah
Selatan
Timor Tengah
Utara

10 650

125

407

5 897

245

240

6 470

3 504 1 694

44 215

15

1 930 1 200

.g

05.

id

01.

o.

Kabupaten
Regency

Belu

10 243

764

188

1 474

244

2 179

941

07.

Alor

26 425

225

513

5 858

1 832

149

08.

Lembata

1 575

125

575

613

81

09.

Flores Timur

4 775

132

171

5 972

1 537

608

10.

Sikka

6 205

675

580

1 987

65

1 607

549

11.

Ende

2 657

475

995

992

186

1 306

307

12.

Ngada

3 997

134

219

6 524

2 185

633

13.

Manggarai

4 474

120

90

16 238

1 680

175

14.

Rote Ndao

475

655

672

61

2 588

447

204

11

82

125 915

963

tp

://
nt

t.

bp
s

06.

71. Kota Kupang

ht

Jumlah
Total

83 211 5 230 5 791

21 049 8 134

Sumber : Dinas Sosial Propinsi NTT


Source Social Affair Service of NTT
Keterangan :
: Korban Penyalahgunaan Narkotik
A1 : Anak Terlantar
A6
: Anak Wanita dan Lansia yang Menjadi Korban Tindak Kekerasan
A2 : Anak Nakal
A7
: Penyandang Cacat
A3 : Tuna Susila
A8
: Peny. Cacat Bekas Penyakit Kronis
A4 : Pengemis
A9
A5 : Gelandangan
A10 : Bekas Narapidana
A11 : Lansia Terlantar

*)
: Termasuk Kabupaten Rote Ndao
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

271

SOSIAL/SOCIAL

AFFAIRS

Lanjutan Tabel 5.5.3/Continued Table 5.5.3


Kabupaten
Regency

A12

A13

A14

A15

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

A16 A17
(7)

A18

A19

A20

A21

A22

(8)

(9)

(10)

(11)

(12)

839

4 287

516

4 260

818

832

1 595

875

692

1 020

922

9 314

3 019

656

134

3 017

Sumba Barat

600

3 255

2 305 76 599

02.

Sumba Timur

494

3 205

2 465 40 498 3 866

400

7 178

607

85 823 6 927

379

3 634

542

85 077 9 892 16 071

597

4 841

2 655 42 784 5 693

814

8 262

2 350 46 680 6 320

1 000 1 230

325

35 658 23 297 1 066

403

19 318 3 710

Timor Tengah
Selatan
Timor Tengah
Utara

05.

Belu

07.

Alor

08.

Lembata

09.

Flores Timur

10.

Sikka

11.

Ende

12.

Ngada

13.

Manggarai

14.

Rote Ndao

21
663

6 075

1 545 30 517 3 506

32

10 272

491

2 785

1 565 43 405 9 161

184

75

1 730

305

3 455

48 549 4 076

158

1 532

tp

Jumlah
Total

735

364

3 565

2 225 24 024 3 269

78

1 625

62

3 465

2 675 134 481 4 212

916

1 996

345

415

3 625

1 356 16 215 1 730

62

16

6 605 56 950

21 753 729 628 86 498 20 273 11 847 36 150

://
nt

71. Kota Kupang

2 375

t.

06.

155

o.

Kupang

04.

.g

03.

bp
s

*)

id

01.

ht

Sumber : Dinas Sosial Propinsi NTT


Source Social Affair Service of NTT
Keterangan :
A12
A13
A14
A15
A16

*)

272

: Wanita Rawan Sosial Ekonomi


: Keluarga akir Miskin
: Keluarga Berumah tak Layak Huni
: Perintis Kemerdekaan
: Keluarga Pahlawan Nasional
: Termasuk Kabupaten Rote Ndao

A17
A18
A19
A20
A21
A22

Kel. Bermasalah Sosial Psikologi


Korban Bencana Alam
Masy. Yang Tinggal di Daerah Rawan Bencana
Masyarakat Terasing
Anak Balita Terlantar
Anak Jalanan

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

BPS
NTT

ht

tp

://
nt

t.

.g
o

bp
s

PERTANIAN/
AGRICULTURE

.id

BAB VI/
CHAPTER VI

NTT Dalam Angka 2002

6.1. Food Crops

Produksi beberapa komoditi


penting tanaman pangan di propinsi
NTT tahun 2003 dapat diamati pada
Tabel 6.1.20-61.21. Produksi padi
(padi sawah dan padi ladang) dalam
bentuk gabah kering giling tahun
2002 sebesar 468,0 ribu ton
meningkat menjadi 509,4 ribu ton
pada tahun 2003. Peningkatan
tersebut memang sejalan dengan
peningkatan luas panen sekitar
10.523 hektar dari tahun sebelumnya.

Table
6.1.20-6.1.21
shows
several production of food crops of
NTT in 2003. Total production of
paddy (wet land paddy and dry land
paddy) in dry unhasked paddy
increased from 468,0 thousand tons
in 2002; to 509,4 thousand tons in
2003. This incresing related to the
increasing of area harvested which
increased 10 523 hectare compared
to the previous year.

Lain halnya pada komoditi


jagung, pada tahun 2002 produk
sinya tercapai 580,9 ribu ton
meningkat menjadi 583,4 ribu ton
pada tahun 2003, walaupun terjadi
sedikit penurunan luas panen sebesar
736 hektar pada tahun 2002. Ini
berarti
terjadinya
peningkatan
produksi lebih disebabkan karena
adanya peningkatan produktifitas per
hektarnya. Sementara untuk komoditi
palawija lainnya seperti ubi jalar,
kacang tanah, kacang kedelai, dan
kacang hijau
peningkatan dan
penurunan produksi seiring dengan
peningkatan dan penurunan luas
panen.

On the contrary, the total of


production of maize increased from
580,9 thousand tons in 2002, to 583,4
thousand tons in 2003, althought the
area of harvested decreased 736
hectar in 2002. Its means, the
increasing of production of maize
was related to the increasing of area
harvested, but related to the
increasing of its productivity per
hactare. Meanwhile, the decreasing
and increasing of another yield of
food crops such as sweet potatoes,
peanuts, soyabeans, and small green
peas, related to the decreasing and
increasing of area harvested.

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g

o.

id

6.1 Tanaman Pangan

6.2 Struktur Ongkos Pertanian


Tanaman Pangan

6.2. Cost structure of agriculture


cultivation

Persentase
biaya
yang
dikeluarkan oleh petani padi untuk
kegiatan usahanya rata-rata sekitar

The
percentage
cost
of
production of paddy which is spent
by farmer was 24,30 percent of total

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

273

6.3. Perkebunan

t.

://
nt

tp

ht

id

o.

The average cost of maize was


22,15 percent of total value of
production, while another production
of food crops such as cassavas of
15,40 percent; sweet potatoes of
18,64 percent; penauts of 19,51
percent and soyabeans of 19,10
persent

6.3. Esatates

Beberapa komoditi hasil per


kebunan yang cukup menonjol
dihasilkan di NTT dan hampir ada di
setiap kabupaten adalah: kelapa,
kopi, cengkeh, coklat, jambu mete,
kemiri, kapuk, vanili dan pinang.
Untuk tanaman kelapa walaupun
dalam beberapa tahun belakangan ini
terserang hama penyakit, pro
duksinya selama tahun 2003 masih
sebesar 54,08 ribu ton. Kopi selama
tahun 2002 menghasikan 16,87 ribu
ton, cengkeh 1,48 ribu ton, coklat
11,00 ribu ton, jambu mete 20,47 ribu
ton, kemiri 16,18 ribu ton, pinang
7,12 ribu ton, Kapuk 3,80 ribu ton.
Sedangkan untuk komoditi perke-

274

maintenance of agriculture implements,

transportation, cantracted work,


wage/salary and other. Of total cost
production above, the proportion of
labour cost (wages/salaries) was the
largest about 13,27 percent.

bp
s

Untuk komoditi jagung, rata-rata


ongkos yang dikeluarkan 22,15
persen, sementara komoditi lain
seperti : ubi kayu 15,40 persen, ubi
jalar 18,64 persen, kacang tanah
19,51 persen, dan kacang kedelai
19,10 persen dari total nilai produksi.

value of production. The cost of


production is spent for seeds,
pepticides,
fertilizer,
hire
of
agriculture implements, irigation fee,

.g

24,30 persen dari total nilai


produksinya. Ongkos yang dikeluar
kan tersebut untuk keperluan bibit,
pestisida, pupuk, biaya sewa alat
pertanian, biaya pengairan, pemeli
haraan alat, biaya pengangkutan,
biaya pekerjaan yang diborongkan,
upah buruh, dan pengeluaran lainnya.
Porsi terbesar dari ongkos yang
dikeluarkan tersebut adalah untuk
upah buruh, yakni sekitar 13,27
persen.

Almost all of regencies of NTT


had several important commodities of
yield of estates, namely : coconut,
coffee,clove, chocolate, chasen,cande
nut, kapok, vanilla and arreca nut. In
2003 production of coconut 54,08
thousand tons, although in the late
year had been attached by plan
disaese. In 2002 production of coffe
was 16,87 thousand tons, and
1,48 thousand ton of clove;
11,00 thousand tons of chocolate;
20,47 thousand tons of chasen;
16,18 thousand tons of cande nut;
7,12 thousand tons of arreca nut;
3,80 thousand tons of kapuk.
Meanwhile, in 2003, production of
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

other commodities of estates was less


than 500 tons.

6.4. Kehutanan

6.4. Forestry

Produksi kayu cendana di NTT


selama tahun 2003 sebesar 283,87
ton yang berasal dari 5 kabupaten
yaitu: Sumba Barat (10,89 ton),
Sumba Timur (21,73 ton), TTS
(84,39 ton), TTU (74,98 ton), dan
terbesar di Belu (91,88 ton). Produksi
kayu jenis lainnya yang paling
menonjol adalah kayu jati. Selama
tahun 2003 produksinya mencapai
sekitar 5,88 juta meter kubik.

The production of cendana wood


of NTT in 2003 was 283,87 tons
which came from 5 regencies,
namely: Sumba Barat (10,89 tons),
Sumba Timur (21,73 tons), TTS
(84,39 tons), TTU (74,98 tons), and
Belu (91,88 tons). Another forest
production by kind of wood in NTT is
production of Lardwood. In 2003,
productin of lardwood reached 5,88
million meter cubic.

.g

o.

id

bunan lainnya, produksinya hanya di


bawah 500 ton selama tahun 2003.

6.5. Peternakan

bp
s

6.5. Livestock
The population of the large
livestock of NTT in 2003 consist of
cow (512 999); bufflao (134 900);
and horse (94 625). Most of the cow
population were in Kupang and TTS
regencies, meanwhile the population
of buffalo and horse were in Sumba
Barat, Sumba Timur, Kupang,
Ngada, Manggarai and Rote Ndao.

Populasi ternak kecil yang


menonjol di wilayah NTT adalah
babi, yakni tercatat sekitar 1,22 juta
ekor pada tahun 2003. Disusul
kambing 435,2 ribu ekor, dan
terendah domba dengan populasi 55,4
ribu ekor. Untuk kelompok unggas,
populasi ayam kampung tahun 2003
tercatat sekitar 9,93 juta ekor yang

The population of small livestock


of NTT in 2002 was pig (1,22 million);
goat (453,2 thousand); and sheep
(55,4 thousand). Thus, the lowest
population was sheep while the bigest
was pig. The population of poultry in
2003 was 9,93 million. Most of the
population was in Kupang and Ende

ht

tp

://
nt

t.

Populasi ternak besar di NTT


pada tahun 2003 tercatat sapi
sebanyak 512 999 ekor, kerbau 134
900 ekor dan kuda 94 625 ekor.
Untuk populasi sapi sebagian besar
berada di Kabupaten Kupang dan
TTS, sementara untuk kerbau dan
kuda sebagian besar berada di
Kabupaten Sumba Barat, Sumba
Timur, Kupang, Ngada, Manggarai
dan Rote Ndao.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

275

regency.

6.6. Perikanan

6.6. Fishery

Propinsi NTT sebagai wilayah


kepulauan memiliki kekayaan hasil
laut yang cukup besar. Berbagai jenis
hasil laut yang dihasilkan seperti
bermacam-macam jenis ikan, udang,,
cumi-cumi, teripang, rumput laut dan
komoditas laut lainnya. Produksi
perikanan pada tahun 2002 sebesar
98 685 ton. Sekitar 93 055 ton
diantaranya atau sekitar 94,29 persen
merupakan hasil perikanan laut, dan
selebihnya
sekitar 5,71 persen
merupakan hasil dari perikanan darat.

NTT as an archipelago region


has a lot of marine fishery
production. The marine production
consist of many kind of fish; schrimp;
squid; sea cucumbar; seaweed and
another sea commodities. In 2002,
total fishery production was 98 685
tons. About 93 055 ton (94,29 %) of
them was marine fishery production
and the rest, around 5,71 percent was
land fishery production.

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g

o.

id

sebagian besar bera da di Kabupaten


Kupang dan Ende.

276

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

Grafik 6.1
Populasi Ternak Besar dan Kecil Di NTT tahun 2003

1225040

1200000

Sapi
Kerbau
Kuda
Babi

900000

id

Kambing

600000

s.
go
.

Domba

512999

435151

bp

300000

94625

t.

134900

ht

tp

://

nt

56403

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.id

.g
o

6.1. TANAMAN PANGAN /


FOOD CROPS

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.1


Luas Panen. Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi menurut Kabupaten
Harvested Area. Yield Rate and Production of Paddy by Regency
2002
Luas Panen
Harvested
Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency

Beras
Cereals
(Ton)

(4)

(5)

65 103

42 317

28 267

25 163

25.87

02. Sumba Timur

9 436

29.96

18 374

19 672

31.93

62 806

40 824

04. Timor Tengah Selatan

3 786

29.75

11 263

7 321

05. Timor Tengah Utara

4 892

27.02

13 220

8 593

06. Belu

.g

03. Kupang

*)

o.

01. Sumba Barat

id

Produksi
Production
(Ton)

bp
s

(1)

Rata-Rata
Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

4 599

29.72

13 669

8 885

4 853

20.21

9 810

6 377

2 503

20.26

5 072

3 297

6 406

21.94

14 052

9 134

6 943

20.86

14 483

9 414

9 109

25.18

22 938

14 910

12. Ngada

14 471

28.11

40 680

26 442

13. Manggarai

54 025

30.85

166 649

108 322

165 858

28.22

468 012

304 208

07. Alor

09. Flores Timur

tp

11. Ende

://
nt

10. Sikka

t.

08. Lembata

Kota Kupang

ht

71.

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN FIGURES 2003

271

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.2


Luas Panen. Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi menurut Kabupaten
Harvested Area. Yield Rate and Production of Paddy by Regency
2003
Beras
Cereals
(Ton)

(4)

(5)

71 671

46 586

38 052

26 117

27.44

02. Sumba Timur

11 853

32.10

24 734

03. Kupang*)

20 085

29.02

58 277

37 880

04. Timor Tengah Selatan

4 125

29.92

12 340

8 021

05. Timor Tengah Utara

6 284

26.00

10 620

.g

01. Sumba Barat

id

Produksi
Production
(Ton)

bp
s

(1)

Rata-Rata
Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

o.

Luas Panen
Harvested
Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency

16 338

4 397

30.65

13 478

8 761

4 025

21.49

8 651

5 623

2 528

21.69

5 484

3 565

5 920

22.04

13 048

8 481

8 437

22.47

18 957

12 322

4 436

27.39

12 150

7 898

12. Ngada

20 048

30.66

61 458

39 948

13. Manggarai

57 024

30.88

176 102

114 466

14. Rote Ndao

1 102

30.97

3 413

2 218

176 381

28.88

509 419

331 122

06. Belu
07. Alor

09. Flores Timur

tp

11. Ende

://
nt

10. Sikka

t.

08. Lembata

ht

71. Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

272

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.3


Luas Panen Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi Sawah menurut Kabupaten
Harvested Area Yield Rate and Production of Wetland Paddy by Regency
2002
Luas Panen
Harvested
Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency

Beras
Cereals
(Ton)

(4)

(5)

44 319

28 807

24 073

13 961

31.74

02. Sumba Timur

7 369

32.67

15 647

16 846

33.78

56 908

36 990

04. Timor Tengah Selatan

3 208

31.69

10 166

6 608

05. Timor Tengah Utara

2 888

32.20

9 300

6 045

06. Belu
07. Alor
08. Lembata
09. Flores Timur

11. Ende

.g
31.67

12 350

8 028

413

31.99

1 321

859

38

25.00

95

62

251

30.80

773

502

1 198

27.82

3 333

2 166

4 096

30.62

12 541

8 152

9 919

31.75

31 488

20 467

44 678

33.01

147 496

95 872

108 764

32.56

354 163

230 206

://
nt

10. Sikka

3 899

t.

03. Kupang

*)

o.

01. Sumba Barat

id

Produksi
Production
(Ton)

bp
s

(1)

Rata-Rata
Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

12. Ngada

tp

13. Manggarai

ht

71. Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN FIGURES 2003

273

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.4


Luas Panen Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi Sawah menurut Kabupaten
Harvested Area Yield Rate and Production of Wetland Paddy by Regency
2003
Beras
Cereals
(Ton)

(4)

(5)

48 850

31 753

32 991

01. Sumba Barat

14 324

34.10

02. Sumba Timur

9 490

34.76

id

Produksi
Production
(Ton)

21 444

15 042

31.67

47 637

30 964

04. Timor Tengah Selatan

3 241

32.63

6 875

05. Timor Tengah Utara

3 057

31.77

9 711

6 312

bp
s

(1)

Rata-Rata
Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

o.

Luas Panen
Harvested
Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency

10 577

4 120

31.36

12 920

8 398

173

32.14

556

361

10

25.00

25

16

234

31.37

734

477

1 916

30.68

5 878

3 821

2 789

31.84

8 880

5 772

12. Ngada

17 033

32.51

55 377

35 995

13. Manggarai

45 475

33.38

151 785

98 660

14. Rote Ndao

1 102

30.97

3 413

2 218

118 006

32.99

389 334

253 067

06. Belu
07. Alor
08. Lembata
09. Flores Timur

tp

11. Ende

://
nt

10. Sikka

Kota Kupang

ht

71.

t.

.g

03. Kupang*)

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

274

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.5


Luas Panen Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi Ladang menurut Kabupaten
Harvested Area Yield Rate and Production of Dryland Paddy by Regency
2002
Produksi
Production
(Ton)

Beras
Cereals
(Ton)

(4)

(5)

20 784

11 202

18.55

13 510

02. Sumba Timur

2 067

20.29

4 194

2 726

2 826

20.87

5 898

3 834

18.98

1 097

713

19.56

3 920

2 548

700

18.84

1 319

857

4 440

19.12

8 489

5 518

2 465

20.19

4 977

3 235

6 155

21.57

13 279

8 631

03. Kupang

*)

04. Timor Tengah Selatan

07. Alor
08. Lembata

://
nt

09. Flores Timur

bp
s

06. Belu

2 004

t.

05. Timor Tengah Utara

578

.g

01. Sumba Barat

id

(1)

Rata-Rata
Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

o.

Luas Panen
Harvested
Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency

10. Sikka

5 745

19.41

11 150

7 248

11. Ende

5 013

20.74

10 397

6 758

4 552

20.19

9 191

5 974

9 347

20.49

19 153

12 449

57 094

19.94

113 848

74 001

tp

12. Ngada

13. Manggarai

Kota Kupang

ht

71.

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN FIGURES 2003

275

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.6


Luas Panen Rata-Rata Hasil dan Produksi Padi Ladang menurut Kabupaten
Harvested Area Yield Rate and Production of Dryland Paddy by Regency
2003
Produksi
Production
(Ton)

Beras
Cereals
(Ton)

(4)

(5)

22 821

id

14 834

01. Sumba Barat

11 793

19.35

02. Sumba Timur

2 363

21.42

5 061

3 290

5 043

21.10

10 640

6 916

.g

(1)

Rata-Rata
Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

o.

Luas Panen
Harvested
Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency

19.94

1 763

1 146

20.54

6 627

4 308

277

20.14

558

363

3 852

21.02

8 095

5 262

2 518

21.68

5 459

3 548

5 686

21.66

12 314

8 004

10. Sikka

6 521

20.06

13 079

8 501

11. Ende

1 647

19.85

3 270

2 126

3 015

20.17

6 081

3 953

13. Manggarai

11 549

21.06

24 317

15 806

14. Rote Ndao

71.Kota Kupang

58 375

20.57

120 085

78 055

03. Kupang

*)

04. Timor Tengah Selatan

07. Alor
08. Lembata

://
nt

09. Flores Timur

bp
s

06. Belu

3 227

t.

05. Timor Tengah Utara

884

ht

tp

12. Ngada

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

276

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.7


Luas Panen Rata-Rata Hasil dan Produksi Jagung menurut Kabupaten
Harvested Area Yield Rate and Production of Maize by Regency
2002

(1)

Luas Panen
Harvested Area
(Ha)
(2)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

Produksi
Production
(Ton)
(4)

id

Kabupaten
Regency

24 852

23.02

57 215

02. Sumba Timur

11 102

21.24

23 579

26 546

22.47

59 660

28.71

149 524

21.24

35 891

35 358

21.95

77 604

8 788

23.27

20 450

11 352

17.80

20 208

19.52

29 228

52 087

05. Timor Tengah Utara

16 898

07. Alor
08. Lembata

14 975

://
nt

09. Flores Timur

t.

06. Belu

bp
s

04. Timor Tengah


Selatan

.g

03. Kupang

*)

o.

01. Sumba Barat

15 145

18.96

28 717

11. Ende

5 615

21.30

11 961

12. Ngada

18 596

19.89

36 983

13. Manggarai

17 146

17.43

29 880

71.Kota Kupang

258 460

22.48

580 900

ht

tp

10. Sikka

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN FIGURES 2003

277

PERTANIAN/AGRICULTURE

Tabel / Table 6.1.8


Luas Panen Rata-Rata Hasil dan Produksi Jagung menurut Kabupaten
Harvested Area Yield Rate and Production of Maize by Regency
2003

(1)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

Produksi
Production
(Ton)
(4)

id

Luas Panen
Harvested Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency

30 877

22.62

69 850

02. Sumba Timur

10 782

21.78

23 480

23.22

41 675

23.25

157 062

23.65

46 964

28 934

22.45

64 965

11 821

23.90

28 256

8 521

20.87

17 782

11 347

20.91

23 726

18 666

20.21

37 717

2 892

21.69

6 273

12. Ngada

12 051

25.67

30 934

13. Manggarai

15 930

21.00

33 454

14. Rote Ndao

536

22.71

1 217

257 724

22.63

583 355

04. Timor Tengah Selatan

67 562

05. Timor Tengah Utara

19 858

07. Alor
08. Lembata
09. Flores Timur

ht

tp

11. Ende

://
nt

10. Sikka

t.

06. Belu

71. Kota Kupang


Nusa Tenggara Timur

.g

17 947

03. Kupang

bp
s

*)

o.

01. Sumba Barat

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

278

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.1.9


Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Ubi Kayu menurut Kabupaten
Harvested Area, Yield Rate and Production of Cassava by Regency
2002

01. Sumba Barat

8 807

02. Sumba Timur

2 652

03. Kupang

*)

4 631
11 378

08. Lembata
09. Flores Timur

11. Ende

://
nt

10. Sikka

12. Ngada

tp

13. Manggarai
71.

98.00

25 989

106.94

49 522

104.66

119 080

98.07

82 116

10 315

111.57

115 086

3 300

108.06

35 659

2 714

110.79

30 069

4 081

121.28

49 494

6 376

113.50

72 370

4 139

117.91

48 801

2 682

117.60

31 541

11 317

121.59

137 603

80 765

108.11

873 157

t.

07. Alor

75 827

8 373

bp
s

05. Timor Tengah Utara


06. Belu

86.10

.g

04. Timor Tengah Selatan

Kota Kupang

ht

Nusa Tenggara Timur

Produksi
Production
(Ton)
(4)

id

(1)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

o.

Luas Panen
Harvested Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

289

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.1.10


Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Ubi Kayu menurut Kabupaten
Harvested Area, Yield Rate and Production of Casssava by Regency
2003

(1)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

Produksi
Production
(Ton)
(4)

id

Luas Panen
Harvested Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency

8 771

105.90

92 887

02. Sumba Timur

2 942

110.36

32 469

109.55

67 878

97.28

83 163

100.11

81 002

8 716

109.37

95 323

5 344

106.51

56 917

1 766

112.64

19 893

5 050

106.14

53 600

10. Sikka

8 053

102.92

82 880

11. Ende

2 120

110.48

23 422

4 019

113.17

45 485

13. Manggarai

10 713

118.27

126 701

14. Rote Ndao

80 330

107.26

861 620

6 196

04. Timor Tengah Selatan

8 549

05. Timor Tengah Utara

8 091

06. Belu
07. Alor
08. Lembata

://
nt

09. Flores Timur

ht

tp

12. Ngada

71.

t.

03. Kupang

bp
s

*)

Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

.g

o.

01. Sumba Barat

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

290

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.1.11


Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Ubi Jalar menurut Kabupaten
Harvested Area, Yield Rate and Production of Sweet Potatoes by Regency
2002

915

02. Sumba Timur

415

77.34

Produksi
Production
(Ton)
(4)
7 077
2 134

57.68

1 442

84.22

32 415

1 983

85.61

16 976

530

76.28

4 043

313

77.00

2 410

403

80.74

3 254

573

72.81

4 172

10. Sikka

1 113

85.71

9 539

11. Ende

125

80.48

1 006

12. Ngada

1 607

71.55

11 498

13. Manggarai

4 591

80.80

37 097

16 667

79.84

133 063

03. Kupang

*)

250

05. Timor Tengah Utara


06. Belu
07. Alor
08. Lembata

tp

://
nt

09. Flores Timur

3 849

bp
s

04. Timor Tengah Selatan

Kota Kupang

ht

71.

.g

51.42

t.

01. Sumba Barat

o.

(1)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

id

Luas Panen
Harvested Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

291

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.1.12


Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Ubi Jalar menurut Kabupaten
Harvested Area, Yield Rate and Production of Sweet Potatoes by Regency
2003
Luas Panen
Harvested Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency
(1)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

Produksi
Production
(Ton)
(4)

797

78.23

6.235

02. Sumba Timur

256

93.32

2.389

76.67

460

79.98

6 398

80.14

15 266

668

77.23

5 159

104

77.88

810

411

80.32

3 301

233

73.30

1 708

1 390

79.88

11 104

206

78.45

1 616

12. Ngada

1 181

79.22

9 356

13. Manggarai

2 937

77.94

22 890

14. Rote Ndao

71.

10 948

79.19

86 692

03. Kupang

*)

60

04. Timor Tengah Selatan

800

07. Alor
08. Lembata
09. Flores Timur

tp

11. Ende

://
nt

10. Sikka

t.

06. Belu

1 905

bp
s

05. Timor Tengah Utara

ht

Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

.g

o.

id

01. Sumba Barat

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

292

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.1.13


Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Tanah menurut Kabupaten
Harvested Area, Yield Rate and Production of Peanuts by Regency
2002

02. Sumba Timur

10.03

317

1 018

10.11

1 029

10.84

2 450

2 261

10.96

500

10.77

2 190

1 262

10.59

1 337

43

8.37

36

1 167

10.93

1 276

t.

03. Kupang

*)

04. Timor Tengah Selatan

Produksi
Production
(Ton)
(4)

316

1 528

10.97

1 676

10. Sikka

1 223

10.60

1 296

11. Ende

55

9.09

50

12. Ngada

795

9.19

731

13. Manggarai

751

9.68

727

12 909

10.55

13 615

06. Belu
07. Alor
08. Lembata

tp

://
nt

09. Flores Timur

2 034

bp
s

05. Timor Tengah Utara

456

o.

01. Sumba Barat

.g

(1)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

id

Luas Panen
Harvested Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency

Kota Kupang

ht

71.

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

293

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.1.14


Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Tanah menurut Kabupaten
Harvested Area, Yield Rate and Production of Peanuts by Regency
2003
Luas Panen
Harvested Area
(Ha)
(2)

02. Sumba Timur


03. Kupang

*)

08. Lembata

9.96

1 152

11.41

2 298

10.79

575

11.68

1 983

1 065

9.45

1 006

63

.11.59

73

763

11.07

845

1 619

9.78

1 583

1 698

2 174

9.80

2 131

11. Ende

33

9.39

31

12. Ngada

762

9.69

738

13. Manggarai

761

10.32

785

35

9.71

34

13 040

10.46

13 637

tp

://
nt

10. Sikka

t.

09. Flores Timur

1 157

bp
s

07. Alor

403

533

05. Timor Tengah Utara


06. Belu

11.10

2 014

04. Timor Tengah Selatan

Produksi
Production
(Ton)
(4)

363

id

01. Sumba Barat

o.

(1)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

.g

Kabupaten
Regency

14. Rote Ndao

Kota Kupang

ht

71.

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

294

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.1.15


Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Kedelai menurut Kabupaten
Harvested Area, Yield Rate and Production of Soyabeans by Regency
2002

(1)
01. Sumba Barat

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

id

Luas Panen
Harvested Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency

7.19

110

9.31

1 115

8.75

687

7.74

532

8.00

13

7.69

10

10. Sikka

10.00

11. Ende

12

8.33

10

1 132

7.71

873

402

8.18

329

153

03. Kupang*)

04. Timor Tengah Selatan

07. Alor
08.

Lembata

12.

://
nt

09. Flores Timur

bp
s

06. Belu

1 197

t.

05. Timor Tengah Utara

Ngada

tp

13. Manggarai

Kota Kupang

ht

71.

.g

02. Sumba Timur

o.

Produksi
Production
(Ton)
(4)

Nusa Tenggara Timur

3 613

8.29

2 994

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

295

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.1.16


Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Kedelai menurut Kabupaten
Harvested Area, Yield Rate and Production Of Soyabeans by Regency
2003

10.34

369

11.25

993

9.72

35

40

9.75

39

10

10.00

10

10. Sikka

11. Ende

17

8.82

15

2 403

9.02

2 167

13. Manggarai

455

8.88

404

14. Rote Ndao

4 201

9.60

4 032

02. Sumba Timur


03. Kupang

*)

04. Timor Tengah Selatan

06. Belu
07. Alor
08. Lembata

://
nt

09. Flores Timur

ht

tp

12. Ngada

71.

36

bp
s

05. Timor Tengah Utara

883

Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

o.

357

.g

01. Sumba Barat

Produksi
Production
(Ton)
(4)

t.

(1)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)
(3)

id

Luas Panen
Harvested Area
(Ha)
(2)

Kabupaten
Regency

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

296

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.1.17


Luas Panen, Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Hijau menurut Kabupaten
Harvested Area, Yield Rate and Production of Green Peas by Regency
2002
Luas Panen
Harvested Area
(Ha)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)

Produksi
Production
(Ton)

(1)

(2)

(3)

(4)

01. Sumba Barat

2 423

10.01

2 910

7.70

147

6.26

464

7.57

5 039

544

6.75

367

1 660

6.42

1 065

1 043

9.64

1 005

2 906

04. Timor Tengah Selatan

191

05. Timor Tengah Utara

741
6 657

07. Alor
08. Lembata

548

3 163

6.31

1 996

11. Ende

109

5.87

64

339

6.37

216

3 356

10.01

3 359

23 732

8.06

19 120

://
nt

10. Sikka

t.

09. Flores Timur

bp
s

06. Belu

9.13

o.

03. Kupang

1 940

600

*)

8.01

.g

02. Sumba Timur

id

Kabupaten
Regency

12. Ngada

tp

13. Manggarai
71.

Kota Kupang

ht

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

297

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.1.18


Luas Panen. Rata-Rata Hasil dan Produksi Kacang Hijau menurut Kabupaten
Harvested Area. Yield Rate and Production of Green Peas by Regency
2003
Kabupaten
Regency

Luas Panen
Harvested Area
(Ha)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)

Produksi
Production
(Ton)

(1)

(2)

(3)

(4)

2 215

2 644

04. Timor Tengah Selatan

2 785

05. Timor Tengah Utara

1 464

06. Belu

7 174

468

8.08

2 136

8.41

2 342
1 149

7.96

5 712

238

7.44

177

1 145

7.44

852

1 457

9.09

1 325

2 138

6.92

1 480

119

7.73

92

819

7.94

650

1 907

9.17

1 749

14. Rote Ndao

8.33

71.

24 606

8.18

20 135

07. Alor
08. Lembata
09. Flores Timur

11. Ende

://
nt

10. Sikka

bp
s

7.85

t.

03. Kupang

9.45

o.

495

*)

1 998

.g

02. Sumba Timur

9.02

id

01. Sumba Barat

12. Ngada

tp

13. Manggarai

ht

Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

298

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.1.19


Luas Panen. Rata-Rata Hasil dan Produksi Sorghum menurut Kabupaten
Harvested Area. Yield Rate and Production of Sorghum by Regency
2003
Luas Panen
Harvested Area
(Ha)

Rata-Rata Hasil
Yield Rate
(Kw/Ha)

Produksi
Production
(Ton)

(1)

(2)

(3)

(4)

02. Sumba Timur

237
1 461
14

05. Timor Tengah Utara

11

7.59

180

7.45

1 088

12.14

17

10.91

12

1 251

8.48

1 061

38

8.42

32

10

9.00

10. Sikka

19

7.89

15

11. Ende

147

8.30

122

12. Ngada

124

8.87

110

13. Manggarai

788

8.05

634

14. Rote Ndao

4 795

7.77

3 728

06. Belu
07. Alor
08. Lembata

ht

tp

://
nt

09. Flores Timur

bp
s

04. Timor Tengah Selatan

448

t.

03. Kupang

*)

6.45

o.

695

.g

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

71.

Kota Kupang

Nusa Tenggara Timur

Keterangan/ : *) Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Remarks
Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

299

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.1.20


Perkembangan Luas Panen Tanaman Pangan di Nusa Tenggara Timur
Harvested Area of Food Crops in Nusa Tenggara Timur
1999 2003
(Hektar / Hectare)
1999

2000

2001

2002

2003

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

165 621

165 858

176 381

258 782

258 460

257 724

237 383

Ubi Kayu / Cassava

04.

Ubi Jalar / Sweet Potaoes

83 889

76 283

80 765

80 330

9 420

19 870

16 787

16 667

10 948

12 220

15 317

11 677

12 909

13 040

7 902

3 533

2 010

3 613

4 201

20 315

17 250

20 596

23 732

24 606

4 795

://
nt

05. Kacang Tanah / Peanuts

tp

06. Kacang Kedelai /


Soyabeans

ht

07. Kacang Hijau / Green Peas

08. Sorghum / Sorguhums

253 224

81 296

t.

03.

o.

02. Jagung / Maize

176 272

.g

172 400

bp
s

01. Padi / Paddy

id

Jenis Tanaman
Type Of Crops

Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/


Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

300

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.1.21


Perkembangan Produksi Tanaman Pangan di Nusa Tenggara Timur
Food Production in Nusa Tenggara Timur
1999 2003
(Ton)
2000

(1)

(2)

(3)

02. Jagung / Maize

493 535

2002

2003

(4)

(5)

(6)

461 413

448 001

468 012

509 419

527 230

553 298

580 900

583 355

836 056

778 423

873 157

861 620

156 394

147 050

133 063

86 692

11 848

15 009

11 304

13 615

13 637

06. Kacang Kedelai/Soyabeans

5 751

3 018

1 648

2 994

4 032

07. Kacang Hijau / Green Peas

16 768

13 900

16 441

19 081

20 135

3 728

.g

473 000

bp
s

01. Padi / Paddy

2001

id

1999

o.

Jenis Tanaman
Type Of Crops

822 326

t.

03. Ubi Kayu / Cassava

74 360

://
nt

04. Ubi Jalar / Sweet Potaoes

ht

tp

05. Kacang Tanah / Peanuts

08. Sorghum / Sorguhums

Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/


Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

301

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel /
Luas Lahan Kering menurut
Area Dryland by Kind
20

(1)

(2)

Lahan
PenggemBalaan /
Padang
Rumput

Dryland
Garden

Dry
Agricultre /
Field

Meadows

(3)

(4)

20 129

48 441

02. Sumba Timur

30 730

40 019

03. Kupang

27 624

51 614

06. Belu

(6)

81 130

55

12 588

200 649

345

48 103

125 188

1 447

38 720

51 147

41 793

53 399

220

7 584

26 168

26 838

62 167

12 253

40 271

19 861

20 676

30 809

11 739

10 083

1 354

11 113

://
nt

07. Alor

Swams

t.

05. Timor Tengah Utara

(5)

Rawa-Rawa
Yang Tidak
Ditanami Padi

38 717

bp
s

01. Sumba Barat

04. Timor Tengah Selatan

id

Lahan
Ladang /
Huma

.g

Kabupaten
Regency

Lahan
Tegal /
Kebun

o.

Pekarangan
Untuk
Bangunan
Dan
Halaman
Sekitarnya
House
Compound
And SurRoundings

2 818

14 523

7 527

17 623

16

09. Flores Timur

5 372

21 566

12 944

20 599

345

10. Sikka

3 722

20 882

26 618

20 107

11. Ende

8 168

16 358

19 714

22 056

50

5 705

26 076

18 772

35 688

70

15 605

72 224

36 309

114 168

121

tp

08. Lembata

ht

12. Ngada

13. Manggarai
71.

Kota Kupang

Jumlah
189 543
460 098
321 523
783 533
Total
Keterangan/Remarks : Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang
Sumber
: Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT.
Source
Agriculture Extention Service Of Nusa Tenggara Timur.

302

4 028

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Table 6.1.22
Penggunaannya Per Kabupaten
of Utilization by Regency
02
(Hektar / Hectare)

Coastal
Water
Pond

Fresh
Water
Pond

Temporary
Fallow
Land

(7)

(8)

Perkebunan
Negara /
Swasta

Hutan
Negara

State /
Private
Estate

State
Forest

(9)

(10)

(11)

57

44 133

39 444

18 820

27

233

139 411

32 844

218

869

130 216

57 603

.g

22

23

33 603

945

234

460

40

(12)

59 293

(13)

(14)

32 274

382 493

86 565

670 257

25 655

81 462

154 524

704 523

61 670

22 994

20 473

61 593

385 657

17 782

19 130

17 619

63 584

15 580

257 636

57 382

17 032

2 984

17 474

46 695

235 128

72 811

22 478

21 641

51 485

285 584

bp
s

86 265

52 065

26 247

15 220

12 854

15 363

14 348

126 539

376

38 437

24 172

24 045

20 622

11 942

180 434

12 076

9 505

30 514

17 861

29 772

171 057

25 033

10 874

17 329

41 672

35 337

196 591

475

22

12 430

13 936

22 776

74 403

83 059

293 412

ht

tp

Others
Dryland

t.

14

Jumlah
Total

40 581

://
nt

Tanah
Kering
Lainnya

id

Lahan
Sementara
Tidak
Diusahakan

o.

Kolam
Tebat /
Empang

Tambak

Lahan
Tanaman
KayuKayuan /
Hutan
Rakyat
Private
Wood
Land

766

77

154 291

45 283

66 278

64 925

109 890

679 937

2 929

1 935

763 852

369 191

354 514

585 038

733 064

4 569 248

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

303

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6. 1.23


Luas Lahan Diperinci menurut Jenis Pengairan dan Kabupaten
Land Area by Type of Irrigation and Regency
2002
(Ha)

(1)

(2)

01. Sumba Barat

Irigasi
Irigasi
Pasang
Setengah Sederhana/ Tadah
Surut
Teknis
Hujan
Desa
Rise And
Cistern
Primi
Semi Techni
Fall Of
Tive Irri Irrigation
cal Irri
Tides
gation
gation
(3)
(4)
(5)
(6)

id

Kabupaten
Regency

Irigasi
Teknis
Techni
cal Irri
gation

Lainnya
Others

Jumlah
Total

(7)

(8)

6 152

1 917

11 264

10

48

19 441

02. Sumba Timur

3 782

4 865

3 567

11 784

225

24 223

03. Kupang

2 230

3 813

1 233

3 063

.g

o.

50

10 566

65

25 473

1 526

1 457

18

7 306

1 211

2 706

3 588

8 335

5 676

915

1 570

8 311

645

67

27

866

53

15

29

97

09. Flores Timur

504

42

183

729

10. Sikka

968

240

200

250

1 658

11. Ende

863

1 493

3 474

42

2 500

1 266

1 129

3 024

7 919

5 383

6 960

8 440

6 139

26 922

16 338

36 001

30 870

53 276

61

606

137 152

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

830
150

07. Alor

127

://
nt

Lembata

tp

08.

12.

Ngada

ht

13. Manggarai
71.

t.

06. Belu

bp
s

8 799

Kota Kupang

Nusa Tenggara
Timur

5 872

Keterangan/ Remarks : Termasuk Kota Kupang / Include Kota Kupang


Sumber : Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT/
Source : Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur

304

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.1.24


Luas Tanah yang Dikuasai Rumahtangga menurut Kabupaten dan Jenisnya
Type Land Area Possession of Household by Regency
2000
(Ha)

Kota+Pedesaan/ Urban + Rural


Sawah Tak**)
Berpengairan
Yield Rate

Tanah
Kering
Dryland

Lainya/
Others***)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

02. Sumba Timur

17 280

03. Kupang

13 480
3 261

05. Timor Tengah Utara

4 303

07. Alor
08. Lembata

603 734

72 978

9 368

532 895

138 382

1 760

366 295

44 252

3 107

237 964

21 626

1 954

185 271

50 764

902

236 962

48 587

25

2 174

110 253

5 793

746

30

159 331

12 134

10. Sikka

1 694

450

112 333

14 116

11. Ende

6 115

1 303

166 741

30 583

6 958

1 249

206 967

88 616

29 111

5 142

587 743

93 660

100 158

45 653

3 859 012

651 171

://
nt

09. Flores Timur

29 680

6 586

t.

06. Belu

352 523

6 004

bp
s

04. Timor Tengah Selatan

13 103

o.

9 697

.g

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

Sawah *)
Berpengairan
Wetland By
Irrigation

12. Ngada

tp

13. Manggarai

Kota Kupang

ht

71.

Nusa Tenggara Timur

Keterangan :
Remarks

Sumber
Source

*)

Merupakan Gabungan Dari Irigasi Tehnis. Setengah Tehnis Dan Sederhana


All Kind Of Irrigation Wetland
**)
Gabungan dari sawah tadah hujan. pasang surut dan lainnya
All kind of non Irrigation wetland
***)
Termasuk rawa-rawa yang tidak ditanami, tambak dan kolam/ tebak/empang
: Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi NTT.
Agriculture Extention Service of Nusa Tenggara Timur.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

305

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

.id

6.2. STRUKTUR ONGKOS


PERTANIAN TANAMAN PANGAN /
COST STRUCTURE FOOD CROPS

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel /Table 6.2.1


Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Padi
Production and Cost of Production Per Hectare of Paddy
1999
Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage Of Cost To
Value Of Production
(4)

2 744

3 016 971

100.00

Jumlah Pengeluaran /
Total Cost

732 991

24.30

3.14

5 520

0.18

43.58

71 764

2.38

.g

Produksi / Production

o.

id

Perincian
Items

Banyaknya
Numbers
(Kg)

a.

Pembelian / Purchased

b.

Produksi Sendiri / Own


Production

t.

2. Pestisida / Pesticides

bp
s

1. Bibit / Seed :

Insectisida/ Insecticides

2.48

12 716

0.42

b.

Lainnya / Others

6.54

6 595

0.22

Urea

35.92

35 949

1.19

Tsp / Dap

27.12

34 917

1.16

0.18

353

902

://
nt

a.

3. Pupuk / Fertilizers

Pabrik (Kimia) / Chemical

tp

a.

ht

Lainnya / Others

b.

Kandang (Hijau) / Manure

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

309

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.2.1.


Perincian
Items

Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage Of Cost To
Value Of Production
(4)

31 710

1.05

51 896

1.72

1 763

0.06

2 563

0.68

d.
e.
f.
g.

Lainnya / Others

://
nt

t.

5. Upah Buruh / Wages


(Salaries)
a.
Mencangkul / Huing
Workers
b.
Membajak / Plowing
Workers

o.

c.

.g

b.

Sewa Alat Pertanian / Hire


Of Agricultural Implements
Sewa Hewan / Hire Of
Animals
Biya Pengairan / Irrigation
Fee
Pemeliharaan Alat (Sarana) /
Mainternance
Biaya Pengangkutan /
Transportation
Pekerjaan Yang Diborongkan
/ Contracted Works

bp
s

a.

id

4. Biaya / Cost:

34 114

1.13

21 737

0.72

42 729

1.42

78 825

2.61

Menanam / Planting Workers

83 099

2.75

d.

Memelihara (Menyiangi)
Weeding And Related
Workers

95 792

3.18

Memanen / Harvest Workers

60 144

1.99

39 817

1.32

tp

c.

ht

e.

a.

Pajak / Taxes

9 887

0.33

b.

Lainnya / Others

11 101

0.37

f.

Lain-Lain / Others

6. Pengeluaran Lain /
Other Cost

Sumber : Struktur Ongkos dan Usaha Tani Propinsi NTT 1999


Source :

310

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.2.2


Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Padi Sawah
Production and Cost of Production Per Hectare of Wetland Paddy
1999
Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Pembelian / Purchased
Produksi Sendiri / Own
Production

2. Pestisida / Pesticides

100.00

878 592

24.91

2.74

4 332

0.12

46.19

72 656

2.06

t.

a.
b.

3 526 996

bp
s

1. Bibit / Seed :

o.

3 202

Jumlah Pengeluaran /
Total Cost

.g

Produksi / Production

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

id

Perincian
Items

Insectisida/ Insecticides

3.98

19 750

0.56

b.

Lainnya / Others

9.54

6 595

0.19

Urea

56.99

56 785

1.61

Tsp / Dap

27.12

34 917

0.99

0.18

353

0.01

://
nt

a.

3. Pupuk / Fertilizers

Pabrik (Kimia) / Chemical

ht

tp

a.

Lainnya / Others

b.

Kandang (Hijau) / Manure

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

311

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.2.2.


Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

Perincian
Items

Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

46 550

1.32

78 652

2.23

e.
f.
g.

Lainnya / Others

5. Upah Buruh / Wages


(Salaries)

o.

d.

1 763

.g

c.

0.05

2 116

0.06

26 100

0.74

14 466

0.41

bp
s

b.

Sewa Alat Pertanian / Hire Of


Agricultural Implements
Sewa Hewan / Hire Of
Animals
Biya Pengairan / Irrigation
Fee
Pemeliharaan Alat (Sarana) /
Mainternance
Biaya Pengangkutan /
Transportation
Pekerjaan Yang Diborongkan /
Contracted Works

t.

a.

id

4. Biaya / Cost:

Mencangkul / Huing Workers

46 556

1.32

b.

Membajak / Plowing Workers

107 221

3.64

c.

Menanam / Planting Workers

111 798

3.17

d.

Memelihara (Menyiangi)
Weeding And Related Workers

123 445

3.50

e.

Memanen / Harvest Workers

48 355

1.37

f.

Lain-Lain / Others

51 142

1.45

ht

tp

://
nt

a.

6. Pengeluaran Lain /
Other Cost
a.

Pajak / Taxes

10 581

0.30

b.

Lainnya / Others

14 461

0.41

Sumber : Struktur Ongkos dan Usaha Tani Propinsi NTT 1999


Source :

312

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel /Table 6.2.3


Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari Usaha
Penanaman Tanaman Padi Sawah Intensifikasi
Production and Cost of Production Per Hectare of
Intensification Wetland Paddy
1999
Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

o.

3 897

Jumlah Pengeluaran /
Total Cost

4 199 414

100.00

1 278 919

.g

Produksi / Production

Persentase Biaya
Terhadap Nilai Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

id

Perincian
Items

30.45

5.32

8 512

0.20

44.96

80 023

1.91

5.13

29 710

0.72

8.67

6 024

0.14

Urea

84.28

82 427

1.96

Tsp / Dap

49.76

73 929

1.76

4.00

5 600

0.13

a.

Pembelian / Purchased

b.

Produksi Sendiri / Own


Production

t.

2. Pestisida / Pesticides

bp
s

1. Bibit / Seed :

Insectisida/ Insecticides

b.

Lainnya / Others

://
nt

a.

3. Pupuk / Fertilizers

Pabrik (Kimia) /
Chemical

ht

tp

a.

Lainnya / Others

b.

Kandang (Hijau) /
Manure

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

313

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.2.3.


Perincian
Items

Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

75 740

1.80

77 960

1.86

2 970

0.07

2 116

0.05

d.
e.
f.

g.

x
x

o.

c.

.g

b.

Sewa Alat Pertanian / Hire


Of Agricultural Implements
Sewa Hewan / Hire Of
Animals
Biya Pengairan / Irrigation
Fee
Pemeliharaan Alat (Sarana) /
Mainternance
Biaya Pengangkutan /
Transportation
Pekerjaan Yang
Diborongkan / Contracted
Works

26 780

bp
s

a.

id

4. Biaya / Cost:

Lainnya / Others

tp

://
nt

t.

5. Upah Buruh / Wages


(Salaries)
a.
Mencangkul / Huing
Workers
b.
Membajak / Plowing
Workers
c.
Menanam / Planting
Workers
d.
Memelihara (Menyiangi)
Weeding And Related
Workers

0.64

63 824

1.52

58 560

1.39

137 120

3.27

136 500

3.25

186 020

4.43

Memanen / Harvest Workers

124 040

2.95

f.

Lain-Lain / Others

38 240

0.41

ht

e.

a.

Pajak / Taxes

21 024

0.50

b.

Lainnya / Others

41 800

0.99

6. Pengeluaran Lain /
Other Cost

Sumber : Struktur Ongkos dan Usaha Tani Propinsi NTT 1999

314

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.2.4


Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari Usaha
Penanaman Tanaman Padi Sawah Non Intensifikasi
Production and Cost of Production Per Hectare of
Non Intensification Wetland Paddy
1999
Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

o.

2 980

Jumlah Pengeluaran /
Total Cost

3 300 388

.g

Produksi / Production

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

id

Perincian
Items

100.00
19.40

2.30

3 495

0.11

43.96

78 076

2.37

2.85

14 167

0.43

10.71

8 095

0.25

Urea

24.50

247 200

7.49

Tsp / Dap

19.29

23 798

0.72

0.16

2 000

0.06

1. Bibit / Seed :
Pembelian / Purchased
Produksi Sendiri / Own
Production

2. Pestisida / Pesticides

t.

a.
b.

bp
s

640 377

Insectisida/ Insecticides

b.

Lainnya / Others

://
nt

a.

3. Pupuk / Fertilizers

Pabrik (Kimia) / Chemical

ht

tp

a.

Lainnya / Others

b.

Kandang (Hijau) / Manure

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

315

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.2.4.


Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

16 795

0.51

41 390

1.25

492

0.01

1 555

0.05

o.
.g

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

4. Biaya / Cost:
a.
Sewa Alat Pertanian / Hire
Of Agricultural Implements
b.
Sewa Hewan / Hire Of
Animals
c.
Biya Pengairan / Irrigation
Fee
d.
Pemeliharaan Alat
(Sarana) / Mainternance
e.
Biaya Pengangkutan /
Transportation
f.
Pekerjaan Yang
Diborongkan / Contracted
Works
g.
Lainnya / Others
5. Upah Buruh / Wages
(Salaries)
a.
Mencangkul / Huing
Workers
b.
Membajak / Plowing
Workers
c.
Menanam / Planting
Workers
d.
Memelihara (Menyiangi)
Weeding And Related
Workers
e.
Memanen / Harvest
Workers
f.
Lain-Lain / Others
6. Pengeluaran Lain /
Other Cost
a.
Pajak / Taxes
b.
Lainnya / Others

id

Perincian
Items

Banyaknya
Numbers
(Kg)

13 475

0.41

3 611

0.11

11 642

0.35

24 010

0.73

37 510

1.12

47 675

1.44

48 395

1.47

9 790

0.30

x
x

2 956
4 250

0.09
0.13

Sumber : Struktur Ongkos dan Usaha Tani Propinsi NTT 1999


Source :

316

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.2.5


Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Padi Ladang
Production and Cost of Production Per Hectare of Dry Land Paddy
1999
Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

1. Bibit / Seed :

o.

2 190 618

.g

2 001

Jumlah Pengeluaran /
Total Cost

453 542

bp
s

Produksi / Production

Persentase Biaya
Terhadap Nilai Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

id

Perincian
Items

100.00
20.70

3.79

7 446

0.34

39.34

70 319

3.21

0.06

1 319

0.06

1.78

2 191

0.10

Tsp / Dap

Lainnya / Others

Kandang (Hijau) / Manure

Pembelian / Purchased

b.

Produksi Sendiri / Own


Production

2. Pestisida / Pesticides

t.

a.

Insectisida/ Insecticides

b.

Lainnya / Others

://
nt

a.

3. Pupuk / Fertilizers

Pabrik (Kimia) / Chemical

tp

a.

ht

Urea

b.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

317

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.2.5.


Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

7 667

0.35

8 543

0.39

o.
-

33 518

1.53

36 528

1.67

32 816

1.50

36 600

1.67

50 987

2.33

79 246

3.62

21 468

0.98

x
x

8 762
5 657

0.40
0.26

t.

://
nt

tp

ht

.g

bp
s

4. Biaya / Cost:
a.
Sewa Alat Pertanian / Hire
Of Agricultural Implements
b.
Sewa Hewan / Hire Of
Animals
c.
Biya Pengairan /
Irrigation Fee
d.
Pemeliharaan Alat
(Sarana) / Mainternance
e.
Biaya Pengangkutan /
Transportation
f.
Pekerjaan Yang
Diborongkan / Contracted
Works
g.
Lainnya / Others
5. Upah Buruh / Wages
(Salaries)
a.
Mencangkul / Huing
Workers
b.
Membajak / Plowing
Workers
c.
Menanam / Planting
Workers
d.
Memelihara (Menyiangi)
Weeding And Related
Workers
e.
Memanen / Harvest
Workers
f.
Lain-Lain / Others
6. Pengeluaran Lain /
Other Cost
a.
Pajak / Taxes
b.
Lainnya / Others

id

Perincian
Items

Banyaknya
Numbers
(Kg)

3 286

0.14

47 099

2.15
-

Sumber : Struktur Ongkos dan Usaha Tani Propinsi NTT 1999


Source :

318

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.2.6


Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha PenanamanTanaman Jagung
Production and Cost of Production Per Hectare of Maize
1999

(1)

(2)

(3)

Persentase Biaya
Terhadap Nilai Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

1 939 969

100.00

429 612

22.15

.g

2 079

Jumlah Pengeluaran /
Total Cost

1.79

2 527

0.13

27.37

41 174

2.12

0.15

1 680

0.09

tp

bp
s

Produksi / Production

1. Bibit / Seed :

Nilai
Value
(Rp)

id

Banyaknya
Numbers
(Kg)

o.

Perincian
Items

2.85

3 518

0.18

Tsp / Dap

0.58

1 056

0.05

Lainnya / Others

1.25

1 250

0.07

1 228

0.06

Pembelian / Purchased
Produksi Sendiri / Own
Production

://
nt

2. Pestisida / Pesticides

t.

a.
b.

a.

Insectisida/ Insecticides

b.

Lainnya / Others

3. Pupuk / Fertilizers
a.

Pabrik (Kimia) / Chemical

ht

Urea

b.

Kandang (Hijau) / Manure

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

319

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.2.6.


Perincian
Items

Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

7 899

7 850

o.

0.41

7 542

0.39

6 565

0.34

47 542

2.45

35 612

1.84

14 430

0.74

37 937

1.96

4 595

0.24

50 260

2.58

25 308

1.36

x
x

bp
s

://
nt

tp

ht

0.40

.g

id

t.

4. Biaya / Cost:
a.
Sewa Alat Pertanian / Hire
Of Agricultural
Implements
b.
Sewa Hewan / Hire Of
Animals
c.
Biya Pengairan /
Irrigation Fee
d.
Pemeliharaan Alat
(Sarana) / Mainternance
e.
Biaya Pengangkutan /
Transportation
f.
Pekerjaan Yang
Diborongkan / Contracted
Works
g.
Lainnya / Others
5. Upah Buruh / Wages
(Salaries)
a.
Mencangkul / Huing
Workers
b.
Membajak / Plowing
Workers
c.
Menanam / Planting
Workers
d.
Memelihara (Menyiangi)
Weeding And Related
Workers
e.
Memanen / Harvest
Workers
f.
Lain-Lain / Others
6. Pengeluaran Lain /
Other Cost
a.
Pajak / Taxes
b.
Lainnya / Others

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

64 634

3.33

42 820

2.22

x
x

11 814
12 371

0.61
0.64

Sumber : Struktur Ongkos dan Usaha Tani Propinsi NTT 1999


Source :

320

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.2.7


Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Ubi Kayu
Production and Cost of Production Per Hectare of Cassava
1999
Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

o.

10 100

Jumlah Pengeluaran /
Total Cost

1 953 858

100.00

300 889

15.40

.g

Produksi / Production

Persentase Biaya
Terhadap Nilai Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

id

Perincian
Items

bp
s

1. Bibit / Seed :

19 539

1.00

Urea

Tsp / Dap

Lainnya / Others

7 250

0.37

Kandang (Hijau) / Manure

6 750

0.35

a.

Pembelian / Purchased

b.

Produksi Sendiri / Own


Production

t.

2. Pestisida / Pesticides
Insectisida/ Insecticides

b.

Lainnya / Others

://
nt

a.

3. Pupuk / Fertilizers

Pabrik (Kimia) / Chemical

ht

tp

a.

b.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

321

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.2.7.


Perincian
Items

Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

4. Biaya / Cost:

d.
e.
f.

12 360

10 895

x
x

id

c.

o.

b.

24 421

.g

Sewa Alat Pertanian / Hire


Of Agricultural Implements
Sewa Hewan / Hire Of
Animals
Biya Pengairan / Irrigation
Fee
Pemeliharaan Alat (Sarana)
/ Mainternance
Biaya Pengangkutan /
Transportation
Pekerjaan Yang
Diborongkan / Contracted
Works
Lainnya / Others

14 618

bp
s

a.

0.63
0.56
1.25
0.75

22 645

1.16

14 618

0.75

22 600

1.16

15 895

0.80

15 925

0.82

16 135

0.85

66 900

3.40

15 275

0.78

6. Pengeluaran Lain /
Other Cost
a.
Pajak / Taxes

6 928

0.35

b.

8 135

0.42

g.

ht

tp

://
nt

t.

5. Upah Buruh / Wages


(Salaries)
a.
Mencangkul / Huing
Workers
b.
Membajak / Plowing
Workers
c.
Menanam / Planting
Workers
d.
Memelihara (Menyiangi)
Weeding And Related
Workers
e.
Memanen / Harvest
Workers
f.
Lain-Lain / Others

Lainnya / Others

Sumber : Struktur Ongkos dan Usaha Tani Propinsi NTT 1999

322

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.2.8


Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Ubi Jalar
Production and Cost of Production Per Hectare of Sweet Potatoes
1999
Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

100.00

503 498

18.64

26 325

0.97

Urea

Tsp / Dap

Lainnya / Others

Kandang (Hijau) / Manure

Produksi Sendiri / Own


Production

://
nt

Lainnya / Others

t.

2. Pestisida / Pesticides
a.
Insectisida/ Insecticides
b.

2 701 800

bp
s

b.

o.

7 900

Jumlah Pengeluaran /
Total Cost

.g

Produksi / Production

1. Bibit / Seed :
a.
Pembelian / Purchased

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

id

Perincian
Items

ht

tp

3. Pupuk / Fertilizers
a.
Pabrik (Kimia) / Chemical

b.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

323

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.2.8


Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Persentase Biaya
Terhadap Nilai Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

1 620

0.06

9 720

0.36

11 340

0.42

51 840

1.92

8 910

0.33

63 285

2.34

102 465

3.79

108 240

4.01

x
x

48 885
38 475

1.82
1.42

x
x

14 593
17 800

0.54
0.66

x
x

.g

o.

bp
s

4. Biaya / Cost:
a.
Sewa Alat Pertanian / Hire
Of Agricultural Implements
b.
Sewa Hewan / Hire Of
Animals
c.
Biya Pengairan / Irrigation
Fee
d.
Pemeliharaan Alat (Sarana) /
Mainternance
e.
Biaya Pengangkutan /
Transportation
f.
Pekerjaan Yang
Diborongkan / Contracted
Works
g.
Lainnya / Others

id

Perincian
Items

ht

tp

://
nt

t.

5. Upah Buruh / Wages


(Salaries)
a.
Mencangkul / Huing
Workers
b.
Membajak / Plowing
Workers
c.
Menanam / Planting
Workers
d.
Memelihara (Menyiangi)
Weeding And Related
Workers
e.
Memanen / Harvest Workers
f.
Lain-Lain / Others

6. Pengeluaran Lain /
Other Cost
a.
Pajak / Taxes
b.
Lainnya / Others

Sumber : Struktur Ongkos dan Usaha Tani Propinsi NTT 1999


Source

324

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.2.9


Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Kacang Tanah
Production and Cost of Production Per Hectare of Peanut
1999
Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Jumlah Pengeluaran /
Total Cost

Pembelian / Purchased

b.

Produksi Sendiri / Own


Production

633 842

19.51

3.64

14 700

0.45

47.48

302 343

9.31

a.

Insectisida/ Insecticides

b.

Lainnya / Others

tp

ht

://
nt

2. Pestisida / Pesticides

100.00

t.

a.

3 248 200

bp
s

1. Bibit / Seed :

o.

970

.g

Produksi / Production

Persentase Biaya
Terhadap Nilai
Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

id

Perincian
Items

Tsp / Dap

Lainnya / Others

b.

Kandang (Hijau) / Manure

3. Pupuk / Fertilizers
a.

Pabrik (Kimia) / Chemical

Urea

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

325

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.2.9


Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

Persentase Biaya
Terhadap Nilai Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

21 000

0.65

20 500

o.

ht

tp

://
nt

t.

5. Upah Buruh / Wages


(Salaries)
a.
Mencangkul / Huing
Workers
b.
Membajak / Plowing
Workers
c.
Menanam / Planting Workers
d.
Memelihara (Menyiangi)
Weeding And Related
Workers
e.
Memanen / Harvest Workers
f.
Lain-Lain / Others
6. Pengeluaran Lain /
Other Cost
a.
Pajak / Taxes
b.
Lainnya / Others

0.63
-

.g

8 981

0.28

24 010

0.74

57 190

1.76

3 220

0.10

46 300

1.42

3 500

0.11

27 980

0.86

20 640

0.63

x
x

43 620
22 470

1.34
0.69

x
x

14 168
3 220

0.44
0.10

bp
s

4. Biaya / Cost:
a.
Sewa Alat Pertanian / Hire
Of Agricultural Implements
b.
Sewa Hewan / Hire Of
Animals
c.
Biya Pengairan / Irrigation
Fee
d.
Pemeliharaan Alat (Sarana) /
Mainternance
e.
Biaya Pengangkutan /
Transportation
f.
Pekerjaan Yang Diborongkan
/ Contracted Works
g.
Lainnya / Others

id

Perincian
Items

Sumber : Struktur Ongkos dan Usaha Tani Propinsi NTT 1999


Source

326

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.2.10


Rata-Rata Nilai Produksi dan Pengeluaran Per Hektar dari
Usaha Penanaman Tanaman Kacang Kedelai
Production and Cost of Production Per Hectare of Soybean
1999

(1)

(2)

1. Bibit / Seed :
Pembelian / Purchased

b.

Produksi Sendiri / Own


Production

3 515 366

100.00

671 466

19.10

9.60

44 400

1.26

34.79

120 295

3.42

a.

Insectisida/ Insecticides

b.

Lainnya / Others

tp

://
nt

2. Pestisida / Pesticides

Persentase Biaya
Terhadap Nilai Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

t.

a.

.g

728

Jumlah Pengeluaran /
Total Cost

(3)

bp
s

Produksi / Production

Nilai
Value
(Rp)

id

Banyaknya
Numbers
(Kg)

o.

Perincian
Items

Tsp / Dap

7.35

7 350

0.22

5.88

5 880

0.17

3. Pupuk / Fertilizers
a.

Pabrik (Kimia) / Chemical

ht

Urea

Lainnya / Others

b.

Kandang (Hijau) / Manure

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

327

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.2.10


Banyaknya
Numbers
(Kg)

Nilai
Value
(Rp)

(1)

(2)

(3)

9 800

t.

://
nt

tp

ht

o.

0.28

.g

2 450

0.07

15 700

0.45

55 125

1.57

51 450

1.46

80 320

2.28

78 890

2.24

125 400

3.57

x
x

10 290
58 800

0.29
1.67

x
x

5 316
-

0.15
-

x
x

bp
s

4. Biaya / Cost:
a.
Sewa Alat Pertanian / Hire
Of Agricultural Implements
b.
Sewa Hewan / Hire Of
Animals
c.
Biya Pengairan / Irrigation
Fee
d.
Pemeliharaan Alat (Sarana) /
Mainternance
e.
Biaya Pengangkutan /
Transportation
f.
Pekerjaan Yang
Diborongkan / Contracted
Works
g.
Lainnya / Others
5. Upah Buruh / Wages
(Salaries)
a.
Mencangkul / Huing
Workers
b.
Membajak / Plowing
Workers
c.
Menanam / Planting
Workers
d.
Memelihara (Menyiangi)
Weeding And Related
Workers
e.
Memanen / Harvest Workers
f.
Lain-Lain / Others
6. Pengeluaran Lain /
Other Cost
a.
Pajak / Taxes
b.
Lainnya / Others

Persentase Biaya
Terhadap Nilai Produksi
Percentage of Cost to
Value of Production
(4)

id

Perincian
Items

Sumber : Struktur Ongkos dan Usaha Tani Propinsi NTT 1999

Source:
328

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

.id

6.3. PERKEBUNAN /
ESTATE

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.3.1


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Kelapa di Setiap Kabupaten
Coconut Planting area and Production of Estate by Regency
2003
Kabupaten
Regency
(1)

Tidak
Belum
Sudah
Jumlah Luas
Menghasilkan
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Not Yet
(Rusak)
Total Of Area
Yielding
Yielding
Destroyed
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(2)

(3)

(4)

(5)

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)
(6)

17 962.57

7 522.10

3 222.00

28 706.67

3 146.94

02. Sumba Timur

1 006.23

2 880.15

528.60

4 414.98

2 066.63

03. Kupang*)

6 261.64

10 192.45

8 374.94

2 934.74

2 446.72

1 939.48

o.
0.00

16 454.09

7 286.05

0.00

11 309.68

872.30

0.00

4 386.20

872.69

.g

bp
s

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

id

01. Sumba Barat

1 176.09

8 596.13

0.00

9 772.22

9 172.44

07. Alor

185.06

4 604.01

0.00

4 789.08

1 011.03

1 871.04

2 351.28

71.33

4 293.65

1 898.51

2 297.59

7 781.95

0.00

10 079.54

8 718.00

08. Lembata

://
nt

09. Flotim

t.

06. Belu

3 938.73

16 606.13

0.00

20 544.87

4 088.41

11. Ende

2 542.86

8 581.15

1 184.00

12 308.01

7 186.12

12. Ngada

5 032.69

12 653.39

0.00

17 686.08

3 199.87

13. Manggarai

4 422.79

8 335.30

2 518.00

15 276.09

2 346.63

500.00

2 506.00

700.00

3 706.00

2 209.65

58 018.97

97 484.26

8 223.93

163 727.16

54 075.28

ht

tp

10. Sikka

14. Rote Ndao


71.

Kota Kupang
Jumlah
Total

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
: Including Kota Kupang
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

331

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.3.2


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Kopi di Setiap Kabupaten
Coffee Planting area and Production of Estate by Regency
2003

(1)

(3)

(4)

(5)

(6)

4 658.00

2 291.00

13 387.33

2 439.72

194.74

265.83

35.89

496.47

55.95

03. Kupang*)

186.74

194.08

380.82

14.26

647.08

108.48

755.56

47.49

562.32

201.43

30.30

794.04

40.57

60.54

187.65

248.20

42.05

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara
06. Belu

bp
s

6 438.33

02. Sumba Timur

o.

(2)

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)

.g

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

Tidak
Belum
Sudah
Jumlah Luas
Menghasilkan
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Not Yet
(Rusak)
Total Of Area
Yielding
Yielding
Destroyed
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)

439.59

153.17

11.00

603.76

20.01

08.

600.85

311.81

8.45

921.11

108.93

1 499.21

1 472.96

2 972.16

263.52

Lembata

://
nt

09. Flores Timur

t.

07. Alor

10. Sikka

317.22

1 181.92

260.27

1 759.40

161.90

11. Ende

4 462.07

3 640.22

8 102.29

1 399.80

Ngada

3 248.01

2 839.91

6 087.93

1 931.11

13. Manggarai

8 499.81

18 981.37

3 975.00

31 456.17

10 342.03

14. Rote Ndao

71.

67 965.26

16 867.35

tp

12.

ht

Kota Kupang

Jumlah
27 156.52
34 196.83
6 611.91
Total
Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
: Including Kota Kupang

332

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.3.3


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Cengkeh di Setiap Kabupaten
Clove Planting area and Production of Estate by Regency
2003

(2)

01. Sumba Barat


02. Sumba Timur
03. Kupang

(3)

(4)

1 145.02

117.69

5.24

22.44

*)

(5)

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)
(6)

1 262.71

29.34

27.68

16.69

id

(1)

Tidak
Belum
Sudah
Jumlah Luas
Menghasilkan
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Not Yet
(Rusak)
Total Of Area
Yielding
Yielding
Destroyed
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)

o.

Kabupaten
Regency

4.99

4.99

.50

07. Alor

52.86

63.83

116.70

18.55

08. Lembata

10.72

7.25

1.73

19.70

.30

269.80

110.82

380.62

23.56

bp
s

://
nt

09. Flores Timur

t.

06. Belu

.g

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

10. Sikka

364.42

971.45

112.26

1 448.13

655.19

11. Ende

216.79

854.71

1 071.51

259.03

594.45

704.16

1 298.61

279.56

3 438.04

1 311.58

1 004.00

5 753.62

200.11

14. Rote Ndao

71. Kota Kupang

6 097.34

4 168.93

1 117.99

11 384.26

1 482.85

tp

12. Ngada

ht

13. Manggarai

Jumlah
Total

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
: Including Kota Kupang
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

333

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.3.4


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Coklat /
Kakao di Setiap Kabupaten
Cocoa Planting area and Production of Estate by Regency
2003

(4)

274.15

146.00

1 783.57

95.57

25.21

2.10

27.31

.39

12.60

125.00

39.00

176.60

2.83

7.56

6.72

14.29

1.99

86.13

61.45

34.00

181.58

12.85

06. Belu

111.79

132.37

57.60

301.77

24.21

07. Alor

1 535.16

4.52

.00

1 539.68

1.10

382.69

217.66

5.59

605.95

43.52

1 629.17

583.20

.00

2 212.37

226.19

03. Kupang

*)

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

08. Lembata

://
nt

09. Flores Timur

(5)

.g

02. Sumba Timur

bp
s

(2)

id

(3)

1 363.42

01. Sumba Barat

t.

(1)

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)

o.

Kabupaten
Regency

Tidak
Belum
Sudah
Jumlah Luas
Menghasilkan
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Not Yet
(Rusak)
Total Of Area
Yielding
Yielding
Destroyed
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)

(6)

10. Sikka

6 966.99

11 609.36

1 756.32

20 332.67

9 186.56

11. Ende

3 276.72

1 849.39

5 126.11

1 021.42

1 431.70

297.26

1 728.96

133.60

13. Manggarai

2 679.57

315.12

143.00

3 137.69

255.64

14. Rote Ndao

19 508.72

15 478.31

2 181.51

37 168.54

11 005.87

ht

tp

12. Ngada

71.

Kota Kupang
Jumlah
Total

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
: Including Kota Kupang

334

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.3.5


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Jambu Mete
di Setiap Kabupaten
Chasen Planting area and Production of Estate by Regency
2003

(2)

(3)

(4)

5 475.82

4 561.80

02. Sumba Timur

2 847.71

2 986.30

7 126.74

1 210.95

2 092.72

191.64

6 136.82

978.97

(6)

2 730.52

9 551.58

1 559.57

572.00

8 909.68

139.32

2 284.36

16.74

295.50

7 411.30

148.46

06. Belu

330.93

261.47

592.40

124.81

07. Alor

6 984.56

1 564.23

10.50

8 559.29

473.56

08. Lembata

t.

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

13 666.62

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)

3 717.57

bp
s

03. Kupang

*)

(5)

3 629.00

.g

01. Sumba Barat

id

(1)

Tidak
Belum
Sudah
Jumlah Luas
Menghasilkan
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Not Yet
(Rusak)
Total Of Area
Yielding
Yielding
Destroyed
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)

o.

Kabupaten
Regency

2 483.15

59.22

8 907.16

639.90

14 901.42

9 593.76

24 495.17

8 267.73

://
nt

09. Flores Timur

6 364.79

10. Sikka

9 240.42

9 848.84

1 592.68

20 681.94

2 236.69

11. Ende

3 956.04

3 504.34

7 460.38

1 350.26

7 761.22

2 632.58

10 393.80

1 297.31

13. Manggarai

11 168.09

9 255.54

5 072.00

25 495.63

1 467.47

14. Rote Ndao

53.05

3 857.36

1 875.00

5 785.41

20.78

84 440.32

52 930.93

16 823.47

154 194.72

20 473.13

ht

tp

12. Ngada

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
: Including Kota Kupang

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

335

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.3.6


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Kemiri di Setiap Kabupaten
Cande Nut Planting area and Production of Estate by Regency
2003

(1)

(3)

(4)

1 208.05
1 115.40

17 895.23

2 919.61

6 374.73

06. Belu

(6)

129.38

2 127.78

544.04

2.00

5 893.15

1 141.60

20 814.83

840.27

1 867.74

240.00

8 482.47

1 712.08

1 343.97

1 532.52

2 876.48

1 699.95

07. Alor

1 204.15

5 090.91

26.50

6 321.56

1 692.90

08. Lembata

1 844.87

674.69

09. Flores Timur

03. Kupang*)

1 343.14

://
nt

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

o.

790.35
4 775.75

(5)

.g

bp
s

02. Sumba Timur

(2)

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)

t.

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

Tidak
Belum
Sudah
Jumlah Luas
Menghasilkan
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Not Yet
(Rusak)
Total Of Area
Yielding
Yielding
Destroyed
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)

25.82

2 545.38

261.70

1 008.39

.00

2 351.53

781.25

10. Sikka

228.92

275.62

50.15

554.69

114.01

11. Ende

2 368.36

5 141.23

7 509.59

4 224.91

12. Ngada

2 918.60

3 723.38

1 063.31

9 500.07

6 213.37

3 043.00

18 756.44

2 102.44

14. Rote Ndao

71.

48 474.32

29 966.13

3 516.85

81 957.29

16 178.47

tp

804.78

13. Manggarai

ht

Kota Kupang
Jumlah
Total

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
: Including Kota Kupang

336

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.3.7


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Kapuk di Setiap Kabupaten
Kapok Planting area and Production of Estate by Regency
2003

02. Sumba Timur


03. Kupang

*)

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

(4)

3 649.69

173.81

559.53

1 548.23

2 671.48

3 235.43

856.00

id

(3)

6 941.14

(5)

2 717.48

13 308.31

o.

(2)

01. Sumba Barat

bp
s

(1)

Tidak
Belum
Sudah
Jumlah Luas
Menghasilkan
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Not Yet
(Rusak)
Total Of Area
Yielding
Yielding
Destroyed
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)
(6)

482.54

57.74

791.08

230.38

19.45

4 239.16

1 529.02

23.49

4 114.92

23.49

249.46

1 874.39

359.33

.g

Kabupaten
Regency

1 238.56

06. Belu

119.34

209.37

328.71

36.47

07. Alor

23.71

173.43

3.40

200.54

20.30

29.01

251.21

280.22

48.43

08. Lembata

://
nt

09. Flores Timur

t.

386.37

10. Sikka

85.05

474.82

69.70

629.57

99.04

11. Ende

83.21

197.04

.22

280.47

65.54

13. Manggarai

826.93

2 714.34

974.47

4 515.74

414.33

14. Rote Ndao

826.00

391.00

1 217.00

493.60

13 452.23

13 821.47

4 506.41

31 780.11

3 802.47

ht

tp

12. Ngada

71.

Kota Kupang
Jumlah
Total

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
: Including Kota Kupang

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

337

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.3.8


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Jarak di Setiap Kabupaten
Castrol Oil Planting area and Production of Estate by Regency
2003
Tidak
Belum
Sudah
Jumlah Luas
Menghasilkan
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Not Yet
(Rusak)
Total Of Area
Yielding
Yielding
Destroyed
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(3)

(4)

02. Sumba Timur

03. Kupang*)

07. Alor

08. Lembata

455.33

391.76
-

10. Sikka
11. Ende

://
nt

09. Flores Timur

t.

06. Belu

(6)

.g

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

(5)

bp
s

(1)

o.

(2)

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)

97.02

358.31

.00

14. Rote Ndao

71. Kota Kupang

455.33

391.76

ht

tp

12. Ngada

13. Manggarai

Jumlah
Total

97.02

358.31

.00

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang

Remarks

338

: Including Kota Kupang

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.3.9


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Vanili di Setiap Kabupaten
Vanilla Planting area and Production of Estate by Regency
2003

(2)

(3)

(4)

37.86

46.05

02. Sumba Timur

3.94

1.79

33.26

03. Kupang*)
04. Timor Tengah
Selatan
05. Timor Tengah
Utara

(5)

34.00

(6)

26.78

5.73

1.44

33.26

.51

6.14

.28

07. Alor

5.63

.51

6.14

.28

08. Lembata

5.63

.51

6.14

.28

25.85

5.63

31.48

2.67

bp
s

://
nt

09. Flores Timur

5.63

t.

06. Belu

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)

117.91

.g

01. Sumba Barat

id

(1)

Tidak
Belum
Sudah
Jumlah Luas
Menghasilkan
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Not Yet
(Rusak)
Total Of Area
Yielding
Yielding
Destroyed
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)

o.

Kabupaten
Regency

10. Sikka

126.41

156.93

283.34

47.34

11. Ende

76.44

30.67

107.11

10.73

313.13

213.87

527.00

241.21

425.69

569.98

1 186.67

132.17

tp

12. Ngada

13. Manggarai

ht

14. Rote Ndao

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

191.00

1 059.46

1 026.45

225.00

2 310.92

463.15

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
: Including Kota Kupang

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

339

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.3.10


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Lada di Setiap Kabupaten
Papere Planting area and Production of Estate by Regency
2003

(2)

(3)

(4)

02. Sumba Timur

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara
06. Belu

6.65

.00

1.53

23.54

.16

6.55

3.79

10.34

.22

t.

09. Flores Timur

(6)

22.00

Lembata

6.65
-

07. Alor
08.

bp
s

03. Kupang

*)

(5)

.g

id

(1)

01. Sumba Barat

o.

Kabupaten
Regency

Jumlah
Tidak
Belum
Sudah
Jumlah Luas
Produksi
Menghasilkan
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Not Yet
(Rusak)
Total Of
Total Of Area
Yielding
Yielding
Destroyed
Production
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ton)

2.87

20.24

1.68

86.44

43.90

59.88

190.22

12.54

11. Ende

19.92

19.26

39.18

4.42

36.84

6.14

42.98

3.14

Ngada

tp

12.

://
nt

17.38

10. Sikka

14. Rote Ndao

195.78

77.48

59.88

333.14

22.16

ht

13. Manggarai

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
Including Kota Kupang

340

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.3.11


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Pala di Setiap Kabupaten
Nutmeg Planting area and Production of Estate by Regency
2003

(2)

(3)

(4)

02. Sumba Timur

06. Belu
07. Alor
08.

Lembata

(6)

bp
s

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

t.

03. Kupang

*)

(5)

.g

01. Sumba Barat

id

(1)

Jumlah
Tidak
Belum
Sudah
Jumlah Luas
Produksi
Menghasilkan
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Not Yet
(Rusak)
Total Of
Total Of Area
Yielding
Yielding
Destroyed
Production
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ton)

o.

Kabupaten
Regency

21.87

77.11

23.59

100.70

20.44

10. Sikka

130.09

241.29

371.38

31.88

11. Ende

11.16

8.00

.25

19.41

6.60

Ngada

42.59

2.09

44.68

1.00

13. Manggarai

14. Rote Ndao

71. Kota Kupang

282.82

274.97

558.04

59.92

://
nt

09. Flores Timur

ht

tp

12.

21.87

Jumlah
Total

.25

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
Including Kota Kupang
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

341

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.3.12


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Pinang di Setiap Kabupaten
Area Nut Planting area and Production of Estate by Regency
2003

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)
(6)

13 465.41

3 041.00

27 624.18

3 414.08

626.80

2 229.29

76.14

2 932.23

1 764.41

382.29

886.82

1 269.11

1 040.55

304.72

157.79

462.51

95.31

482.41

387.55

869.96

207.38

06. Belu

49.94

97.94

147.88

23.23

07. Alor

416.68

309.45

26.50

752.62

56.81

08. Lembata

120.86

246.79

3.23

370.87

20.39

84.16

100.19

184.35

40.36

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

://
nt

09. Flores Timur

.g

03. Kupang

*)

bp
s

02. Sumba Timur

o.

11 117.77

t.

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

Tidak
Belum
Sudah
Jumlah Luas
Menghasilkan
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Not Yet
(Rusak)
Total Of Area
Yielding
Yielding
Destroyed
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)

10. Sikka

24.32

24.32

7.56

11. Ende

435.25

826.25

1 261.51

285.18

13. Manggarai

317.56

1 434.53

568.00

2 320.10

170.10

14. Rote Ndao

14 338.46

20 166.32

3 714.87

38 219.65

7 125.34

ht

tp

12. Ngada

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
Including Kota Kupang

342

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.3.13


Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan Tembakau di Setiap Kabupaten
Tobacco Planting area and Production of Estate by Regency
2003

(2)

(3)

(4)

02. Sumba Timur

03. Kupang*)

07. Alor
08. Lembata

46.98

://
nt

09. Flores Timur

(6)

1 407.79

20.70

bp
s

06. Belu

(5)

8.00

t.

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

1 407.79

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)

.g

01. Sumba Barat

id

(1)

Tidak
Belum
Sudah
Jumlah Luas
Menghasilkan
Menghasilkan
Menghasilkan
Areal
Not Yet
(Rusak)
Total Of Area
Yielding
Yielding
Destroyed
(Ha)
(Ha)
(Ha)
(Ha)

o.

Kabupaten
Regency

11. Ende

13. Manggarai

14. Rote Ndao

tp

ht

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

8.00

1 940.14

511.65

4.21

10. Sikka

12. Ngada

511.65

28.70

1 948.14

81.39

132.58

Sumber : Dinas Perkebunan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Estate Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan *) : Termasuk Kota Kupang
Remarks
Including Kota Kupang

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

343

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.3.14


Luas Areal dan Produksi Sayur-Sayuran di Nusa Tenggara Timur
Plants and Vegetables Production in Nusa Tenggara Timur
2003

02. Bawang Putih

(2)

(3)

1 317

782

482

434

Jumlah Produksi
Total Of
Production
(Ton)

(4)

(5)

50.28

3 932

57.83

2 510

id

(1)

01. Bawang Merah

Rata-Rata
Produksi
Average Of
Production
(Kw/Ha)

Luas Area Tanam Luas Area Panen


Plantingarea
Area Harvested
(Ha)
(Ha)

o.

Jenis Sayuran
Type Of Vegetables

100

66

20.00

132

796

617

5.30

132

05. Kubis

267

254

29.13

740

08. Lobak
09. Kacang Merah
10. Kacang Panjang

300

12. Cabe Rawit

1 082

21.61

2 338

210

50.71

1 065

5 406

2 285

10.07

2.300
2 052

1 503

951

2158

474

365

19.32

705

628

441

20.29

895

://
nt

11. Cabe Besar

1 163

bp
s

07. Wortel

t.

06. Petsai / Sawi

.g

03. Bawang Daun


04. Kentang

13. Tomat

611

540

14.52

784

14. Terung

920

547

26.97

1 475

505

272

30.88

840

1 077

654

29.80

1 949

tp

15. Buncis

ht

16. Ketimun

17. Labu Siam

899

534

38.16

2 038

18. Kangkung

1 101

461

49

1 492

19. Bayam

901

574

23

951

20. Melinjo

117

204

13.99

286

21. Petay
53
15
Sumber : Dinas Pertanian Propinsi Nusa Tenggara Timur
Source Agriculture Service Of Nusa Tenggara Timur

35.02

53

344

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.3.15


Luas Areal dan Produksi Buah-Buahan di Nusa Tenggara Timur
Plant and Fruits Production in Nusa Tenggara Timur
2003

(1)

Pohon
Plants

(2)

Hektar
Hectare

(3)

(4)

Rata-Rata
Produksi
Average Of
Production
(Kw/Ha)
(5)

Jumlah
Produksi
Total Of
Production
(Ton)
(6)

486 054

6 999

38.80

24 356

89 288

39 064

98

102.81

1 004

608

40

41 033

7 551

109

17.93

195

Jambu Biji

795 449

215 210

646

62.62

4 043

06. Jambu Air

28 806

11 102

107

53.29

570

4 658

36.02

16 781

03. Duku / Langsat


04. Durian
05.

07. Jeruk Keprok/siam


08. Jeruk Besar
09. Mangga
11. Nangka

5 584 305

1 293 999

780 244

128 306

462

139.73

6 454

6 167 656

757 011

7 570

44.16

33 429

7 657

20

2 235 920

551 687

37.96

30 155

t.

10. Manggis

.g

02. Belimbing

o.

1 937 968

bp
s

01. Advokat

Panen
Harvested

id

Jenis Buah Buahan


Type Of Fruits

Jumlah
Tanaman/
Pohon
Total Of
Plants

7 944

4 034 188

145

46.48

675

13. Pepaya

7 535 820

2 591 223

2 332

84.57

19 723

14. Pisang

16 070 509

9 036 671

12 807 003

://
nt

12. Nenas

31.35

33 992

351 897

58 924

849

75.78

6 430

16. Salak

441 361

71 682

86

47.08

405

17. Sawo

56 503

11 669

42

24.04

101

18. Sirsak

749 449

268 507

537

70.48

3 785

19. Sukun

99 250

43 710

629

43.17

2 717

ht

tp

10 844

15. Rambutan

20. Semangka

120

38

450

21. Melon

Sumber : Dinas Pertanian Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Agriculture Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

345

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

.id

6.4. KEHUTANAN /
FORESTRY

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.4.1


Populasi Kayu Cendana Nusa Tenggara Timur Diperinci menurut Kabupaten
Production of Cendana Wood of Nusa Tenggara Timur by Regency
1999
Pohon Induk
Principal Trees

Pohon Muda
Small Trees

(1)

(2)

(3)

822

90 584

01. Sumba Barat

5 127

107 521

o.

02. Sumba Timur

id

Kabupaten
Regency

10 521

04. Timor Tengah Selatan

80 655

05. Timor Tengah Utara

42 266

85 235

06. Belu

43 507

92 334

182 133

502 5844

17 069
193 365

t.

: Dinas Kehutanan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Foresty Service Of Nusa Tenggara Timur

ht

tp

://
nt

Sumber
Source

bp
s

Jumlah
Total

.g

03. Kupang

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

349

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel /
Ikhtisar Rencana / Pola Pengu
Nusa Tenggara Timur
Plannned and Foresty Area by Its
1
9

(3)

11 040.00 167 124.29

Sawu

Rote

Alor & Pantar

48 949.18

74 574.62

260 568.92

3 824.00

421.70

7 523.00

0.00

0.00

0.00

1 214.30

17 929.73

0.00

11 131.90

0.00

52 413.95

22 860.07

19 793.83

0.00

17 232.80 220 584.36

46 347.14

47 349.90 713 216.97

197 249.73

t.

14 655.90 265 641.64

2 785.20

://
nt

Timor & Semau

(6)

38 645.14

bp
s

II. Timor & Sekitarnya

53 467.90

Hutan
Produksi
Konversi
Convertion
Forest

.g

I. Sumba

(2)

Hutan
Produksi
Tetap
Definitive
Productive
Forest
(5)

id

(1)

Hutan
Produksi
Terbatas
Limited
Productive
Forest
(4)

o.

Kabupaten
Regency

Hutan
Luas Wilayah
Lindung
Total Of Area
Protective
(Km2)
Forest

III. Flores & Sekitarnya

tp

(Flores,Solor,Adonara,
Rinca, Lembata &
Komodo)

ht

Nusa Tenggara
Timur

98 218.19

49 053.85

428 357.98 101 827.03

Sumber
: Dinas Kehutanan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Source
Forestry Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan : *) Hasil Padu Serasi Rencana Tata Ruang Wilayah Propinsi
Dan Tata Guna Hutan Kesepakatan Propinsi NTT.

350

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Table 6.4.2
kuhan dan Penatagunaan Hutan di
menurut Fungsinya
Function of Nusa Tenggara Timur
9
9
Taman
Wisata
Reserve
Forest

Taman
Nasional
Natonal
Park

Hutan
Bakau
Mangrove

Jumlah
Total

(9)

(10)

(11)

(12)

(13)

0.00

0.00

25 743.67

13 566.82

3 580.67

0.00

0.00

3 436.25

327 261.60

0.00

10 398.79

721 402.73

0.00

0.00

5.00

7 528.00

0.00

0.00

7 157.23

39 780.80

0.00

1 985.70

105 804.60

0.00

1 562.00

0.00

0.00

3 787.99

tp

25 270.74

ht

66 653.25

18 916.81

0.00

2 000.00
0.00

0.00

5 850.67

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

63 233.60

t.

0.00

://
nt

0.00

bp
s

.g

15 638.84

id

(7)

Tanaman
Buru
Hunting
Forest

o.

Suaka
Marga
Satwa
Natural
Park
(8)

Cagar
Alam
Original
Forest

8 751.05

87 170.11

59 058.53

17 712.57

627 203.48

159 154.76

59 058.53

40 695.54

1 808 981.21

351

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.4.3


Produksi Kayu Cendana Nusa Tenggara Timur Diperinci menurut Kabupaten
Production of Cendana Wood of Nusa Tenggara Timur by Regency
2003
Produksi
Production
(Kg)
(2)

Kabupaten
Regency
(1)

10 893

id

01. Sumba Barat

21 727

o.

02. Sumba Timur


03. Kupang

.g

04. Timor Tengah Selatan

06. Belu
Jumlah
Total

bp
s

05. Timor Tengah Utara

84 392

74 975
91 882

283 869

ht

tp

://
nt

t.

Sumber : Dinas Kehutanan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source Foresty Service Of Nusa Tenggara Timur

352

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.4.4


Produksi Hasil Hutan Diperinci Per Jenis Kayu, Non Kayu dan Perburuan
Forest Production by Kind of Wood Non Wood and Hunting
2003
Satuan
Units

Jumlah Produksi
Total Of Production

(1)

(2)

(3)

3.
4.

M3

t.

5.

M3

.g

2.

Kayu Rimba Persegi


Beam Timber
Kayu Rimba Bulat
Log Timber
Kayu Jati Persegi
Lardwood Beam
Kayu Jati Bulat
Lardwood Log
Kayu Kuning
Yellow Wood
Kayu Merah
Red Wood
Kayu Cendana
Cendana Wood
Kayu Manis
Cennamon Wood
Kayu Gaharu
Aloe Wood
Arang
Charcoal
Balok Tuak
Palm Beam
Kayu Meranti Bulat
Morantee Wood Log
Kayu Meranti Persegi
Morantee Wood Beam
Kayu Bayam
Spinach Wood

bp
s

1.

o.

A. Kayu-Kayuan, Arang & Pohon

://
nt

6.
7.
8.

tp

9.
10.

ht

11.
12.

13.
14.

15. Sheetlac

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

id

Jenis Hasil Hutan


Kind Of Forest Product

2 325 205
107 064

M3

5 878 509

1 575 836

Kg

8 655

Kg

44 993

Ton

329 886

Kg

700

Kg

50

Kg

Batang

487

M3

M3

26 303

Kg

788 046

353

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.4.4.


Jenis Hasil Hutan
Kind Of Forest Product

Satuan
Units

Jumlah Produksi
Total Of Production

(1)

(2)

(3)

Ton

11 489 397

Ton

4 184 604

1.

Kg

.g

Kg

ht

tp

C. Perburuan
1.
Madu
Honey
2.
Burung
Bird
3.
Rusa
Deer
4.
Tanduk Rusa
Deer Horn
5.
Kera
Monkey
6.
Ular Sanca
Python Snake

354

o.

Kg

t.

bp
s

Kg

://
nt

Asam
Tanarind
2.
Kemiri
Candle Nut
3.
Sirih Hutan
Betel
4.
Tali Agel
Agel Rope
5.
Kulit Lobak
Radish
6.
Pinang Iris
Areca Nut (Cutted)
7.
Lilin
Wax
8.
Kunyit
Furmeric
9.
Kulit Kayu Manis
Cennamon Bark
10. Rotan
Rattan
11. Kencur
Greater Galingale

id

B. Non Kayu, Kulit Dan Daun

2 270

Kg

Kg

Kg

700

Kg

2 440

Kg

Liter
Litre
Ekor
Piece
Ekor
Piece
Kg
Ekor
Piece
Ekor
Piece

1 875
-

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

.id

6.5. PETERNAKAN /
LIVESTOCK

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.5.1


Populasi Ternak Besar menurut Jenis Ternak di Setiap Kabupaten
Large Livestock Population by Kind and Regency
2003
Sapi*)
Cow

Kabupaten
Regency
(1)

Kerbau
Buffalo

(2)

(3)

Kuda
Horse
(4)

6 204

32 264

16 539

02. Sumba Timur

39 559

33 095

27 065

03. Kupang

131 377

6 945

11 544

04. Timor Tengah Selatan

113 963

695

2 235

2 475

3 661

140

1 354

1 483

1 499

32

2 425

4 621

488

3 126

06. Belu

90 828

07. Alor

1 219

t.

10. Sikka

bp
s

55 921

09. Flores Timur

o.

4 619

.g

507

05. Timor Tengah Utara

08. Lembata

id

01. Sumba Barat

6 393

2 477

2 499

12. Ngada

32 869

11 743

7 946

13. Manggarai

10 031

34 208

7 084

14. Rote Ndao

13 923

9 934

4 210

71. Kota Kupang

3 238

32

49

Jumlah
Total

512 999

134 900

94 625

ht

tp

://
nt

11. Ende

Sumber
Source

: Dinas Peternakan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Livestock Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

357

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.5.2


Populasi Ternak Kecil menurut Jenis Ternak di Setiap Kabupaten
Small Livestock Population by Kind and Regency
2003
Babi
Pig

Kambing
Goat

Domba
Sheep

(1)

(2)

(3)

(4)

01. Sumba Barat

50 996

9 471

02. Sumba Timur

31 475

34 960

890

03. Kupang

90 646

71 834

29 932

233 490

o.

id

Kabupaten
Regency

35

10 984

23

22 957

42 106

27 860

458

109 861

49 716

2 101

85 284

32 716

200

59 125

18 546

47

12. Ngada

126 129

39 339

3 058

13. Manggarai

121 614

38 691

93

14. Rote Ndao

54 784

27 951

19 526

19 391

3 712

34

1 225 040

435 151

56 403

55 219

06. Belu

87 025

07. Alor

57 895

08. Lembata
09. Flores Timur

t.

10. Sikka

bp
s

05. Timor Tengah Utara

tp

://
nt

11. Ende

71. Kota Kupang

ht

Jumlah
Total

Sumber
Source

358

31 704

14 710

.g

04. Timor Tengah Selatan

: Dinas Peternakan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Livestock Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.5.3


Populasi Ternak Unggas menurut Jenis Ternak di Setiap Kabupaten
Poultry Population by Kind and Regency
2003
Ayam Kampung
Domestic Hens

Ayam Ras
Layer

Itik / Itik Manila


Duck/ Manila Duck

(2)

(3)

(4)

2 432

2 331

o.

600 698

02. Sumba Timur

492 965

80 070

17 492

9 277

8 546

738 557

19 188

354 941

10 969

181 242

17 036

478 028

10 315

473 185

42 508

2 472 890

54 274

12. Ngada

582 237

16 421

13. Manggarai

587 433

7 717

14. Rote Ndao

110 617

551

71. Kota Kupang

22 508

455 883

2 451

Jumlah
Total

9 926 035

535 953

221 508

03. Kupang

1 950 981
746 436

05. Timor Tengah Utara

133 317

06. Belu
07. Alor
08. Lembata
09. Flores Timur

ht

tp

11. Ende

://
nt

10. Sikka

bp
s

04. Timor Tengah Selatan

.g

t.

(1)

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

Keterangan: *) Termasuk Sapi Perah / Including Dairy Cow


Sumber : Dinas Peternakan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Source
Livestock Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

359

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.5.4


Banyaknya Rumah Potong Hewan menurut Kabupaten dan Statusnya
Number of Slaughter House by Regency and Status
2003
Pemerintah
State

Swasta
Private

(1)

id

Kabupaten
Regency

Jumlah
Total

(3)

(4)

02. Sumba Timur

03. Kupang

04. Timor Tengah Selatan

o.

(2)

01. Sumba Barat

10. Sikka

11. Ende

07. Alor
08. Lembata

://
nt

09. Flores Timur

bp
s

06. Belu

t.

05. Timor Tengah Utara

13. Manggarai

14. Rote Ndao

71. Kota Kupang

20

24

ht

tp

12. Ngada

.g

Jumlah
Total

Sumber
Source

360

: Dinas Peternakan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Livestock Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

id

Tabel / Table 6.5.5


Banyaknya Ternak yang Dipotong di Rumah Potong Hewan
Number of Live Stock Slaughtered by Slaughtering House
2003
Sapi
Cow

Kerbau
Buffalo

Domba /
Sheep

Kambing/
Goat

Babi
Pig

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(5)

03. Kupang
04. Timor Tengah
Selatan
05. Timor Tengah
Utara

968

4 080

80

2 518

2 694

5 747

1 551

5 793

208

2 536

18 679

2 843

15

1 177

4 417

165

4 617

21

879

6 962

62

74

41

1 837

4 632

://
nt

07. Alor

758

993

2 797

2 011

t.

06. Belu

315

.g

02. Sumba Timur

bp
s

01. Sumba Barat

o.

Kabupaten
Regency

08. Lembata

69

189

2 229

3 368

09. Flores Timur

76

18

3 977

8 789

235

15

2 617

6 823

325

74

275

1 484

4 730

1 671

352

3 147

10 090

13. Manggarai

510

1 026

3 095

9 729

14. Rote Ndao

708

298

1 757

2 236

4 383

6 678

208

297

7 252

26 078

4 253

34 813

98 003

tp

10. Sikka
11. Ende

ht

12. Ngada

71. Kota Kupang


Jumlah
Total
Sumber
Source

5 075

: Dinas Peternakan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Livestock Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

361

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

.id

6.6. PERIKANAN /
FISHERY

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.6.1


Jumlah Perahu / Kapal Penangkap Ikan Diperinci menurut Kabupaten
dan Jenis Perahu / Kapal
Number of Marine Fishing Boat by Regency and Type
2002
Jukung
Dugout
Boat

(1)

(2)

(3)

02. Sumba Timur

1 018

67

03. Kupang

1 151

(5)

14

6 Gt Dan
Lebih
(6)

29

14

307

232

211

368

bp
s
277

156

277

65

10

1 525

1 011

104

52

968

184

36

18

09. Flores Timur

1 972

301

112

140

61

10. Sikka

2 054

731

230

409

128

11. Ende

626

1 905

43

415

29

12. Ngada

229

491

30

30

13. Manggarai

541

417

86

255

170

71. Kota Kupang

322

62

104

52

71

Jumlah
Total

11 873

5 757

1 097

1 683

864

06. Belu
07. Alor

ht

tp

://
nt

08. Lembata

t.

05. Timor Tengah Utara

250

0 5 Gt

o.

04. Timor Tengah Selatan

Kapal Motor
Motor Boat

(4)

384

.g

01. Sumba Barat

Perahu
Perahu
Motor
Papan
Tempel
Plante Built
Out Board
Boat
Motor Boat

id

Kabupaten
Regency

Keterangan: *) Termasuk Armada Perusahaan Perikanan Yang Beroperasi Di Zeei


Remarks
Included Fishery Company That Operated In Zeei
Sumber : Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Source
Fishery Service Of Nusa Tenggara Timur
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

365

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel /
Jumlah Rumahtangga Usaha
Diperinci
Number of Marine Fisheries Household
20

(1)

(2)

Perahu Tanpa Motor


Non Powered Boat
Perahu Papan
Jukung
Plante Built
Dugout Boat
Boat
(3)

2 020

384

02. Sumba Timur

1 450

(4)

Jumlah
Total
(5)

384

1 000

65

1 065

1 120

307

1 427

375

04. Timor Tengah Selatan

296

367

367

564

227

231

114

156

277

433

1 321

1 368

931

2 299

158

950

184

1 134

09. Flores Timur

278

1 960

301

2 261

10. Sikka

412

1 690

731

2 421

11. Ende

3 274

626

1 905

2 531

365

215

491

706

2 422

941

417

1 358

71. Kota Kupang

310

62

372

Jumlah
Total

13 049

11 314

5 675

16 989

06. Belu
07. Alor

tp

://
nt

08. Lembata

t.

05. Timor Tengah Utara

bp
s

03. Kupang

.g

o.

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

Tanpa
Perahu
Without
Boat

12. Ngada

ht

13. Manggarai

Keterangan: *) Termasuk Perusahaan Perikanan Yang Beroperasi Di Zeei


Remarks
Included Fishery Company That Operated In Zeei
Sumber : Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Source
Fishery Service of Nusa Tenggara Timur

366

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Table 6.6.2
Perikanan Laut menurut Katagori Usaha
Per Kabupaten
by Regency and Catagories
02
Kapal Motor
Motor Boat
6 Gt Dan Lebih
6 Gt And Over

Jumlah
Total

(7)

(8)

(9)

(6)

29

13

217

211

368

65

10

92

Jumlah
Total
(10)

2 425

13

2 557

579

2 598

667

804

10

622

114

114

3 826

18

27

1 355

140

61

201

2 852

230

409

115

524

3 587

43

415

29

444

6 292

30

30

32

1 133

86

255

170

425

4 291

104

52

87

139

615

1 070

1 675

841

2 516

33 624

bp
s

t.

ht

tp

112

://
nt

36

.g

14

id

0 5 Gt

o.

Perahu Motor
Tempel
Out Board
Motor

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

367

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel /
Jumlah Alat Penangkap Ikan
Kabupaten dan Jenis
Number of Marine Fishing Gear
20
Payang/
Lampara
Payang

Pukat
Pantai
Beach
Seine

Pukat Cincin
Purse seine

Jaring Insang
Gill Net

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

01. Sumba Barat

02. Sumba Timur

68

03. Kupang

404

250

04. Timor Tengah Selatan

116

07. Alor

o.

2 269

147

17

434

10

1 690

15

13

2 091

19

828

33

86

1 348

://
nt

09. Flores Timur

t.

Lembata

818

3 840

bp
s

06. Belu

08.

26

.g

05. Timor Tengah Utara

id

Kabupaten
Regency

10. Sikka

108

1 925

11. Ende

72

69

1 233

10

1 718

13. Manggarai

1 302

22

534

71. Kota Kupang

88

182

Ngada

ht

tp

12.

Jumlah
741
1 829
444
902
Total
Keterangan: *) Termasuk Alat Penangkapan Ikan Lainnya
Remarks
Included Other Marine Fishing Gear
**) Termasuk Alat Penangkapan Milik Perusahaan Perikanan Yang
Beroperasi Di Perairan Zeei
Included Fishery Companys Marine Fishing Gear that Operated in ZEEI
Sumber :
Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur

Source
368

Fishery Service of Nusa Tenggara Timur


NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Pancing
Tonda
Tonda Pole
And Line

Pancing
Lain*)
Other Pole
And Line

(8)

(9)

492

371

id

Table 6.6.3
Usaha Perikanan Diperinci menurut
Alat Penangkap Ikan
by Regency and Type of Gear
02

112

(6)

(7)

1 987

582

1 044

2 912

1 620

327

442

280

280

270

995

1 038

2 098

1 138

369

1 026

140

68

234

2 186

110

58

720

2 281

562

943

106

429

1 672

367

23

83

72

bp
s

t.

28

://
nt

89

1 620

2 617

116

62

88

164

48

902

188

5 716

18 845

188

ht

tp

103

(11)

365

(10)

547

26

33

Alat Lainnya
Others

697

o.

Long Line

Huhate Pole
And Line

.g

Bagan Perahu /
Rakit
Boat / Raft Lift
Net

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

369

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.6.4


Produksi Perikanan Laut Diperinci menurut Kabupaten dan Jenis Ikan
Sea Fisheries Production by Regency and Kind
2002
Merah
Paperek
Red
Pony Fish
Snappers
(2)

(3)

32.3

69.7

02. Sumba Timur

205.4

112.3

03. Kupang

463.7

604.6

04. Timor Tengah Selatan

2.7

05. Timor Tengah Utara

7.2

32.5

82.9

64.0

72.8

606.8

233.6

140.6

1.8

3.0

0.0

0.5

12.8

7.2

5.3

11.9

18.2

29.6

21.3

25.1

187.6

189.5

186.3

132.8

154.8

49.9

38.9

86.9

92.6

76.9

09. Flores Timur

192.6

168.7

106.5

78.9

199.2

22.3

156.7

156.0

68.6

60.6

151.3

50.9

41.7

108.1

104.0

88.5

72.6

52.9

43.2

62.3

448.1

338.8

323.7

303.6

269.9

638.9

108.9

113.6

98.2

45.6

2 517.0

1 944.5

1 843.0

1 288.6

1 256.7

://
nt

10. Sikka

bp
s

08. Lembata

11. Ende

38.4

26.5

07. Alor

12. Ngada

tp

13. Manggarai

71. Kota Kupang

ht

Jumlah
Total

(6)

45.9

t.

06. Belu

(5)

.g

01. Sumba Barat

(4)

o.

(1)

Kerapu
Groupers

id

Kabupaten
Regency

(Ton)
Kakap
Ekor Kuning
Barramundi
Yellow Tail
Bream

Keterangan: *) Belum Termasuk Produksi Perusahaan Perikanan Yang Beroperasi Di ZEEI


Remarks
Not Included Production Of Fishery Company That Operated In Zeei
Sumber : Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur
Source
Fishery Service Of Nusa Tenggara Timur

370

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.6.4


Kabupaten
Regency

Cucut
Shurks

(1)

(7)

Julung-Julung
Alu-Alu
Selar
Ikan Terbang
Garfish And
Barraendas Trevallies Flying Fish
Half Beaks
(9)

(10)

(11)

44.5

12.3

98.2

162.5

02. Sumba Timur

104.5

88.9

58.6

134.0

248.9

03. Kupang

692.4

173.7

152.4

119.2

336.0

04. Timor Tengah Selatan

1.1

1.1

05. Timor Tengah Utara

9.6

4.3

25.2

07. Alor

bp
s

12.4

5.9

1.8

7.9

28.5

28.5

327.0

432.5

.g

06. Belu

id

44.5

o.

(8)

01. Sumba Barat

523.8

121.3

392.3

182.6

182.3

82.2

243.1

372.6

203.8

212.3

238.9

42.6

674.9

204.3

236.5

52.5

718.2

234.6

98.2

134.6

183.0

721.5

105.8

186.9

Ngada

89.5

139.8

432.9

228.7

134.2

13. Manggarai

72.8

412.6

138.6

162.4

51.3

71. Kota Kupang

13.2

12.8

45.6

12.9

34.8

Jumlah
Total

2 128.0

1 545.4

3 748.4

2 027.3

2 365.7

08.

Lembata

t.

09. Flores Timur


10. Sikka

ht

tp

12.

://
nt

11. Ende

108.5

Sumber
Source

Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Fishery Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

371

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.6.4


Tuna /
Cakalang
Teri
Tenggiri
Anchovies Flying Fish Tunas / Skip
Jack Tuna
(12)

(13)

148.9

44.9

02. Sumba Timur

180.7

92.1

1 124.4

456.0

0.0

0.7

05. Timor Tengah Utara

136.9

07. Alor

126.8

1.6

278.0

320.6

12.5

2 362.8

1 037.1

182.5

4.5

1.1

11.2

42.9

28.7

21.3

226.4

134.2

bp
s

06. Belu

30.5

(16)

242.5

.g

04. Timor Tengah Selatan

(15)

(14)

01. Sumba Barat

03. Kupang

Udang
Barong
Parwn

id

(1)

Tongkol
Eastern
Tuna

o.

Kabupaten
Regency

428.3

379.0

936.8

679.3

0.9

409.2

178.9

630.2

702.5

1.8

829.5

106.7

1 830.6

730.1

2.3

51.1

3 362.8

274.0

2.1

1 123.9

144.2

1 720.8

1 034.6

4.7

12. Ngada

259.6

34.6

492.1

479.3

8.2

13. Manggarai

911.4

313.8

196.3

671.3

2.5

71. Kota Kupang

2 136.2

75.6

5 650.4

345.8

Jumlah
Total

8 321.6

1 910.1

17 977.1

6 565.4

219.1

08. Lembata

t.

09. Flores Timur

ht

tp

11. Ende

589.9

://
nt

10. Sikka

Sumber
Source

372

Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Fishery Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.6.4


Kabupaten
Regency

Udang
Lainnya
Shrimp

Cumi-Cumi
Squid

Teripang
Sea
Cucumbar

Ikan Lainnya
Others Fishes

(1)

(19)

(20)

(18)

18.2

19.6

180.8

02. Sumba Timur

2.9

92.8

0.9

1 126.4

365.8

548.4

350.6

970.2

1.7

05. Timor Tengah Utara

14.6

2.3

06. Belu

19.3

11.2

07. Alor

1.2

08. Lembata

0.0

132.3

4.5

1 135.6

143.6

8.4

116.0

89.7

966.2

57.6

9.6

1 029.9

0.0

124.5

8.7

600.1

37.0

132.8

26.2

960.7

594.3

12.6

1 068.6

16.5

://
nt

13. Manggarai

191.1

bp
s

12. Ngada

t.

11. Ende

7.3

11.7

09. Flores Timur


10. Sikka

.g

04. Timor Tengah Selatan

o.

03. Kupang

id

(17)

01. Sumba Barat

71. Kota Kupang

126.8

372.5

Jumlah
Total

475.5

2 075.9

433.2

8 727.1

Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Fishery Service Of Nusa Tenggara Timur

ht

tp

Sumber :
Source

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

373

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Lanjutan Tabel / Continued Table 6.6.4


Kabupaten
Regency

Rumput Laut
Seeweed

Komoditas Laut
Lainnya
Others

(21)

(22)

(1)

Jumlah
Total
(23)

150.0

1 761.8

02. Sumba Timur

650.0

4 458.4

2 850.0

0.4

16 867.2

04. Timor Tengah Selatan

135.8

05. Timor Tengah Utara

369.7

35.0

07. Alor

60.0

08. Lembata

11. Ende
12. Ngada

71. Kota Kupang

Jumlah
Total

6 929.3

4 427.5

7 679.1

1 001.7

8 736.3

0.0

3 926.9

10 940.5

4 296.3

3 188.1

11 269.8

13 052.2

3 895.0

8 117.1

93 054.9

150.0

Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Fishery Service Of Nusa Tenggara Timur

ht

tp

Sumber :
Source

0.0

://
nt

13. Manggarai

2 131.0

bp
s

10. Sikka

t.

09. Flores Timur

o.

06. Belu

.g

03. Kupang

id

01. Sumba Barat

374

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.6.5


Produksi Perikanan Diperinci menurut Kabupaten dan Sub Sektor Perikanan
Fisheries Production by Regency and Fisheries Group
2002
(Ton)

(3)

(4)

50.0

02. Sumba Timur

4 458.4

80.0

16.867.2

4 266.7

(5)

(6)

Jumlah
Total

(7)

1.2

36.0

6.6

1855.6

1.3

25.7

1.8

4 567.2

11.6

8.1

21.385.2

131.6

135.8

12.1

1.4

149.3

05. Timor Tengah


Utara

369.7

34.9

4.7

409.3

15.0

48.7

5.7

2 200.4

6 929.3

65.0

2.5

2.4

6 999.2

08. Lembata

4 427.5

25.5

4 453.0

09. Flores Timur

7 679.1

85.6

7 764.7

10. Sikka

8 736.3

46.2

8 782.5

11. Ende

10 940.5

31.4

1.2

1.6

10 974.7

4 296.3

4.6

332.1

22.7

6.0

4 661.7

13. Manggarai

11 269.8

104.7

46.2

9.1

11 429.8

71. Kota Kupang

13 052.3

13 052.2

93 054.9

4 670.0

657.0

268.3

34.6

98 684.8

t.

04. Timor Tengah


Selatan

ht

bp
s

1 761.8

03. Kupang

id

(2)

01. Sumba Barat

Sawah
Wet
Land

o.

(1)

Perairan
Umum
Open Water

Perikanan Darat
In Land Fishery
Tambak
Kolam
Breakish
Fresh
Water
Water
Pond
Pond

.g

Kabupaten
Regency

Perikanan
Laut
Sea Fishery

06. Belu

://
nt

tp

07. Alor

2 131.0

12. Ngada

Jumlah
Total
Sumber :
Source

Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Fishery Service Of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

375

PERTANIAN/AGRICU

LTURE

Tabel / Table 6.6.6


Jumlah Rumahtangga Pengusaha Perikanan Menurut Kabupaten dan Sub Sektor
Number of Fish Breeding Household by Regency and Sub Sector
2002

(3)

(4)

890

02. Sumba Timur

3 690

710

03. Kupang

2 596

96

680

10

04. Timor Tengah


Selatan
05. Timor Tengah
Utara

(5)

(6)

1 886

Jumlah
Total
(7)

100

5 305

1 357

15

5 776

38

260

32

3 022

690

bp
s

2 425

id

(2)

o.

(1)

01. Sumba Barat

.g

Kabupaten
Regency

Perikanan Darat
In Land Fishery
Perikanan
Laut
Pengairan
Tambak
Kolam
Sawah
Sea Fishery
Umum
Breakish Fresh Water
Wet Land
Open Water Water Pond
Pond

48

270

1 031

06. Belu

1 114

75

224

1 413

07. Alor

1 722

24

1 754

1 355

1 355

2 852

2 852

10. Sikka

3 587

3 587

11. Ende

2 971

42

420

20

3 453

12. Ngada

1 133

64

130

1 624

104

3 055

13. Manggarai

4 191

51

115

1 688

803

6 848

605

605

29 634

1 863

422

7 753

1 074

40 746

08. Lembata

tp

://
nt

09. Flores Timur

t.

713

ht

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

Sumber : Dinas Perikanan Propinsi Nusa Tenggara Timur


Source
Fishery Service Of Nusa Tenggara Timur
Keterangan **) Termasuk Perusahaan Perikanan beroperasi di Perairan ZEEI

376

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

BPS
NTT

.id

BAB VII/
CHAPTER VII

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

INDUSTRI/
INDUSTRIES

NTT Dalam Angka 2002

o.

id

The
grouping
of
manufacturing industry based on
number of workers involved,
regardless number of machines
used for production. Therefore
manufacturing industry consist of
four categories; large scale
manufacturing which have at least
100 employees; medium scale
manufacturing (20-29 employees);
small scale manufacturing (5-19
employees);
and
household/
cottage industry (1-4 employees).

bp
s

Pengelompokan kegiatan indus


tri didasarkan pada banyaknya tena ga
kerja
yang
terserap
tanpa
memperhatikan adanya penggunaan
mesin atau tidak. Dengan demikian
kegia tan industri dibagi menjadi
4 golongan, yaitu: industri besar yang
memiliki tenaga kerja 100 orang atau
lebih, industri sedang yang memiliki
tenaga kerja 20-99 orang, industri
kecil yang memiliki tenaga kerja 5-19
orang, dan kerajinan rumah tangga
yang memiliki tenaga kerja 1-4 orang.

7.1. Industry and Handicraft


Manufacturing

.g

7.1. Industri Pengolahan dan


Kerajinan

Number of large and medium


manufacturing industries in NTT
in 2003 was 28 units which have 1
512 employees. Almost a half of
them (13 units) were located in
city of kupang which 859 workers
involved.

Pada tahun 2001 nilai output


industri besar/sedang mencapai 69,95
milyar rupiah dengan nilai tambah
atas dasar harga pasar sebesar 14,08
milyar rupiah. Nilai output terbesar
berada di Kota Kupang, yakni sebesar
59,24 milyar rupiah atau 84,69 persen
dari total output seluruh perusahaan
industri besar dan sedang yang ada di
NTT. Dari nilai output sebesar itu,
diperoleh nilai tambah atas dasar
harga pasar 8,95
milyar
rupiah

In 2001 value of output of


large and medium industries was
69,95 billion rupiahs with the
value added at market prices was
14,08 billion rupiahs. The largest
value of output was at city of
kupang (59,24 billion rupiahs),
around 84,69 percent of total
value of output large and medium
industries in NTT). Nevertheless,
value added was 8,95 billion
rupiahs or 63,53 percent of total

ht

tp

://
nt

t.

Perusahaan industri besar/ sedang


di NTT tahun 2003 tercatat sebanyak
28 unit, dengan 1.512 orang tenaga
kerja. Sebagian industri besar/sedang
(13 perusa-haan) terdapat di Kota
Kupang
dengan jumlah pekerja
sebanyak 859 orang.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

379

value added of total large and


medium industry in NTT. (Table
7.15)

7.2. Listrik dan Air Minum

7.2. Electricity and water supply

Kebutuhan akan listrik di Nusa


Tenggara Timur sampai saat ini
belum seluruhnya dapat dipenuhi.
Masyarakat yang memerlukan listrik
(pemasangan baru) terpaksa harus
mengantri menunggu giliran, karena
kapasitas daya terpasang tidak
mencukupi permintaan kebutuhan.
masyarakat.

In NTT, the need of electricity


has not full filed. Installed
capacity of electricity could not
serve the electricity demand
caused .

o.
.g

Most electricity used in NTT


was supplied by State Electricity
Company (PLN). Total electricity
produced by PLN in NTT in 2003
was 243,64 million Kwh and total
electricity distributed was 237,95
million Kwh. It means that 97,67
percent was distributed, while the
rest about 2,33 percent was used
by PLN it self.

tp

://
nt

t.

bp
s

Hampir seluruh kebutuhan te


naga listrik di NTT diperoleh dari
Perusa haan Listrik Negara (PLN).
Gambaran penggunaannya dapat
dilihat pada Tabel 7.2.1. jumlah
tenaga listrik yang dibangkitkan oleh
PLN Wilayah Usaha NTT pada tahun
2003 sebesar 243,64 juta Kwh.
Tenaga yang disalurkan sebesar
237,95 juta Kwh. Dengan demikian
dari total tenaga listrik yang
dibangkitkan sekitar 97,67 persen
yang disalurkan, sedangkan sisanya
sekitar 2,33 persen terpakai sendiri.

id

atau sebesar 63,53 persen dari total


nilai tambah seluruh perusahaan
industri besar/ sedang di NTT. Untuk
lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel
7.1.5.

ht

Kegiatan produksi air bersih di


NTT seluruhnya ditangani oleh
Perusahaan Daerah Air Minum
(PDAM). Banyaknya pelanggan air
minum pada tahun 2001 mecapai 67
045 pelanggan, yang antara lain
terdiri dari: rumahtangga, pertokoan,
instansi pemerintah, industri, tempat
ibadah dan lainnya.

380

Availability
of
healthy
drinking water in NTT was
supplied by Water Supply
Establishments (PDAM). Total
customers of drinking waters in
2001 was 67 045 customers which
consist of household; government
office; and industries.
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

In 2001 total drinking water


distributed to customers was
16,44 million cubic meter and
total value was 13,48 billion
rupiahs.

7.3. Pertambangan

7.3. Mining

Produksi utama pertambangan di


NTT adalah pasir, sirtu, batu karang,
marmer, batu pecah, batu gelondong,
batu warna, batu kapur, tanah liat dan
tanah putih. Gambaran penggunaan
bahan tam bang di NTT tahun 1999
dapat dilihat pada Tabel 7.2.57.2.8.

Main mineral production in


NTT were sand, sand stone, line
stone and clay. Table 7.25-7.2.8
show mineral production was
used in NTT 1999

o.

.g

Sand Quarrying located in


three regencies, Timor Tengah
Selatan, Kupang and Ngada; Sand
stone quarrying in Timor Tengah
Selatan and Ngada and Clay
quarrying in Timor Tengah
Selatan and Ngada. There are two
regencies which are well known
as mineral producer, namely TTS
and Ngada regencies.

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

Penggalian pasir terdapat di tiga


kabupaten, yaitu Kabupaten Kupang,
TTS, dan Ngada, dan kon sentrasinya
terdapat
di
kabupaten
TTS.
Penggalian
sirtu
terdapat
di
Kabupaten TTS dan Ngada, marmer
di TTS dan TTU, batu pecah di TTS
dan
Ngada.
Selanjutnya
batu
gelondong di Kabupaten Kupang,
TTS, dan Ngada. Batu warna di TTS,
TTU, Alor, dan Ende. Penggalian
tanah di TTS dan Ngada. Sementara
penggalian tanah liat hanya di
Kabupaten Kupang. Dari pengamatan
tersebut dapat diketahui bahwa di
NTT terdapat dua kabupaten yang
meru pakan daerah penghasil
tambang, yakni Kabupaten TTS dan
Ngada.

id

Jumlah pemakaian air seluruh


nya pada tahun 2001 sebanyak 16,44
juta m3 dengan nilai sebesar 13,48
milyar rupiah. Gambaran lebih rinci
dapat dilihat pada Tabel 7.2.3-7.2.4.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

381

Grafik 7.1
Tenaga Listrik Yang Dibangkitkan PLN dan Penggunaannya
Di NTT tahun 2002 (000 Kwh)

300000
271659
231278

s.
go
.

id

200000

100000

34713

Susut Transmisi
Distribusi

Terpakai Sendiri

Disalurkan

bp

nt

t.

Dibangkitkan

5668

Disalurkan

Terpakai Sendiri

Susut Transmisi Distribusi

ht

tp

://

Dibangkitkan

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

.id

7.1. INDUSTRI PENGOLAHAN


DAN KERAJINAN /
INDUSTRY AND HANDICRAFT
MANUFACTURING

INDUSTRI/INDUST

RIES

Tabel / Table 7.1.1


Banyaknya Perusahaan / Usaha Sektor Industri Pengolahan
menurut Kabupaten
Number of Manufacturing / Establishment by Regency
2003
Besar dan Sedang
Large And Medium

Kecil / Kerajinan
Rumah Tangga*)
Small And Handicraft

Jumlah
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

01. Sumba Barat

8 228

02. Sumba Timur

05. Timor Tengah Utara

2 524

4 75

4 746

1 016

1 016

2 155

2 161

2 556

2 559

2 083

2 083

4 071

4 074

8 814

8 817

20 476

20 485

11. Ngada

5 962

5 964

12. Manggarai

12 591

12 594

13

13

31

75 201

75 232

07. Alor
08. Flores Timur

tp

10. Ende

://
nt

09. Sikka

t.

06. Belu

bp
s

04. Timor Tengah Selatan

o.

8 228

2 524

.g

03. Kupang

**)

id

Kabupaten
Regency

ht

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

Keterangan : *) Hasil Sensus Ekonomi 1996


Remarks **) Termasuk Kota Kupang
Sumber : Survei Industri Besar/Sedang 2003
Source

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

387

INDUSTRI/INDUS

TRIES

Tabel / Table 7.1.2


Banyaknya Pekerja Sektor Industri Pengolahan menurut Golongan Industri
Number of Person Engaged in Manufacturing Sector
by Industry Catagory
2002
Besar dan Sedang
Large And Medium

Kecil / Kerajinan
Rumah Tangga*)
Small And Handicraft

(1)

(2)

(3)

02. Sumba Timur

o.

Jumlah
Total
(4)

16 716

16 716

6 097

6 097

.g

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

12 049

13 212

1 780

1 780

100

3 388

3 425

105

4 363

4 640

4 268

4 268

95

6 785

6 864

09. Sikka

87

14 138

14 213

10. Ende

207

27 770

27 987

30

8 598

8 667

29

20 581

20 844

859

1 512

126 533

128 713

05. Timor Tengah Utara


06. Belu
07. Alor

://
nt

08. Flores Timur

t.

04. Timor Tengah Selatan

bp
s

03. Kupang

**)

tp

11. Ngada

12. Manggarai

ht

71. Kota Kupang


Jumlah
Total

Keterangan : *) Hasil Sensus Ekonomi 1996


Remarks **) Termasuk Kota Kupang
Sumber : Survei Industri Besar/Sedang 2002
Source

388

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

INDUSTRI/INDUST

RIES

Tabel / Table 7.1.3.


Jumlah Perusahaan Industri Besar dan Sedang menurut Tahun
mulai Berproduksi Dan Kabupaten/
Number of Large/Medium Manufacturing by Start of Productin and Regency
1990 - 2002

(2)

(3)

(4)

1.

Sumba Barat

2.

Sumba Timur

3.

Kupang

4.

Timor Tengah
Selatan
Timor Tengah
Utara

2003

Jumlah
(8)

(7)

(5)

bp
s

5.

2002

.g

(1)

2000

id

Sebelum
1991-1995 1996-1999
1990

(6)

o.

Kabupaten
Regency

Belu

7.

Alor

8.

Flores Timur

9.

Sikka

10. Ende

11. Ngada

12. Manggarai

71. Kota Kupang

13

16

31

ht

tp

://
nt

t.

6.

Jumlah
Total

Sumber : Survei Industri Besar/Sedang 2002


Source
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

389

INDUSTRI/INDUS

TRIES

Tabel / Table 7.1.4.


Jumlah Perusahaan Tenaga Kerja dan Pengeluaran Untuk Tenaga Kerja
menurut Kabupaten/ Number Manufacturing Power
and Exependicture of Main Power by Regency
2002

(2)

Tenaga Kerja Produksi


Laki
laki
(3)

Perem
puan
(4)

02. Sumba Timur

03. Kupang

04. Timor Tengah


Selatan

05. Timor Tengah


Utara

06. Belu

0
0

bp
s

01. Sumba Barat

Tenaga Kerja Lainnya

Jum
lah
(5)

id

(1)

Jumlah Seluruh Tenaga


Kerja dibayar

Jumlah Tenaga Kerja dibayar

Laki laki
(6)

Perem
puan
(7)

o.

Jumlah
Perusaha
an

Jum
lah
(8)

Laki laki

Perem
puan

Jum
lah

(9)

(10)

(11)

.g

Kabupaten
Regency

61

39

100

61

39

100

10

14

15

29

80

25

105

t.

76

08. Flores Timur

68

16

84

11

76

19

95

09. Sikka

71

71

16

79

87

130

15

145

35

27

62

165

42

207

11. Ngada

15

15

30

15

15

30

12. Manggarai

27

28

12

28

29

71. Kota Kupang

14

402

72

474

318

67

385

720

139

859

194

1 008

://
nt

tp

07. Alor

66

ht

10. Ende

Jumlah
Total

31

814

383

121

504

1 197

315

Sumber : Survei Industri Besar/Sedang 2002

390

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

1 512

INDUSTRI/INDUST

RIES

Lanjutan tabel 7.1.4 / Continued table 7.1.4


Kabupaten
Regency

Jumlah Tenaga Kerja


Tidak dibayar

Jumlah Seluruh Tenaga


Kerja

Pengeluaran Untuk
Tenaga Kerja
Rp (000)

Perem
puan

Jum
lah

Laki laki

Perem
puan

Jum
lah

(12)

(13)

(14)

(15)

(16)

(17)

01. Sumba Barat

02. Sumba Timur

03. Kupang

04. Timor Tengah Selatan

05. Timor Tengah Utara

61

39

100

23 950

o.

.g

(18)

80

25

105

607 903

76

19

95

416 726

79

87

255 900

165

42

207

1 823 944

15

15

30

2 500

12. Manggarai

28

29

13 800

71. Kota Kupang

720

139

859

7 825 270

1 197

1 512

10 969 993

07. Alor
08. Flores Timur

10. Ende

ht

tp

11. Ngada

://
nt

09. Sikka

t.

06. Belu

bp
s

(1)

id

Laki laki

Jumlah
Total

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

315

391

INDUSTRI/INDUS

TRIES

Tabel /
Realisasi Investasi
Selama
Actual Investion
During
Realisasi

02. Sumba Timur

03. Kupang

(4)

Pinjaman
Nasional
(Dalam Negeri)
(5)

1 000 000

621 362

514 307

68 801

11. Ngada

4 500

14 500

1 338 540

145 749

44 000 000

2 974 402

660 056

44 068 851

04. Timor Tengah Selatan


05. Timor Tengah Utara

07. Alor

://
nt

t.

06. Belu

08. Flores Timur


09. Sikka

tp

10. Ende

12. Manggarai

71. Kota Kupang

Jumlah

.g

bp
s

01. Sumba Barat

id

(2)

Saham/Surat
Berharga

ht

(1)

Laba yang
ditanam
Kembali
(3)

Swasta
Nasional

o.

Kabupaten
Regency

Sumber : Survei Industri Besar/Sedang 2001


Source

392

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

INDUSTRI/INDUST

RIES

Table 7.1.5
Yang diinvestasikan
Tahun 2001
Investasi
Jumlah
Modal Asing

Pemerintah

Pasar Modal

(6)

(7)

(8)

(9)

1 000 000

1 204 470

4 500

15 000

29 500

45 484 289

15 000

47 718 259

0
0

ht

tp

t.

bp
s

.g

(10)

://
nt

o.

id

Pinjaman Asing

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

393

INDUSTRI/INDUS

TRIES

Tabel / Table 7.1.6


Nilai Tambah Industri Besar/Sedang menurut Kabupaten/
Value Added Large/Medium manufacturing by Regency
2001
Nilai Output

Biaya Input

(1)

(2)

(3)

2 235 640

931 379

1 284 101

1 284 101

825 538

516 381

284 150

18 278

285 872

1 848 470

1 406 435

122 906

1 350

121 556

3 961 520

1 299 914

2 608 781

3 226

2 605 555

4 500

774

3 726

3 726

12. Manggarai

1 839 750

951 944

836 627

1 006

835 621

Kota Kupang

59 238 860

47 789 694

8 947 833

1 046 262

7 901 571

69 949 778

52 895 747

14 084 398

1 070 122

13 014 276

05. Timor Tengah Utara


06. Belu
07. Alor

09. Sikka
10. Ende
11. Ngada

71.

://
nt

08. Flores Timur

Jumlah

bp
s

04. Timor Tengah Selatan

t.

03. Kupang

**)

o.

.g

02. Sumba Timur

(5)

tp

(4)

Nilai Tambah
(Biaya Faktor
Produksi)
(6)

Pajak Tak
Lansung

ht

01. Sumba Barat

Nilai Tambah
(Harga Pasar)

id

Kabupaten
Regency

Sumber : Survei Industri Besar/Sedang 2001


Source

394

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

.id

7.2. LISTRIK DAN AIR MINUM /


ELECTRICITY AND
DRINGKING WATER

INDUSTRI/INDUST

RIES

Tabel / Table 7.2.1


Banyaknya Tenaga Listrik yang Dibangkitkan oleh PLN dan
Penggunaannya menurut Kabupaten
Electrical Power Produced, Utilization by Regency 2003
(Kwh)
Tenaga Listrik
Yang
Dibangkitkan
Produced

Tenaga
Listrik Yang
Disalurkan
Sold

(1)

(2)

(3)

id

Kabupaten
Regency

Tenaga
Listrik Yang
Terpakai
Sendiri
Own
Consumption

Susut
Taransmisi
Distribusi
Losses

(4)

(5)

206 769

989 123

9 924 693

9 717 924

02. Sumba Timur

7 808 514

7 685 539

122 975

1 041 218

97 882 560

95 284 486

2 598 074

14 295 088

9 809 843

95 805

1 175 725

04. Timor Tengah Selatan

07. Alor
08. Lembata**)
1)

8 205 191

8 090 507

114 684

894 182

14 990 803

14 706 665

284 138

1 761 122

8 151 748

8 062 955

88 793

821 931

15 771 757

15 258 299

513 458

1 039 292

20 804 463

20 135 309

669 154

1 757 327

18 640 578

18 091 297

549 281

1 738 170

10 998 593

10 836 509

162 084

947 698

16 273 632

15 991 647

281 985

1 738 991

://
nt

09. Flores Timur

bp
s

06. Belu

9 905 648

t.

05. Timor Tengah Utara

1)

10. Sikka
11. Ende

.g

03. Kupang *)

o.

01. Sumba Barat

1)

1)

tp

12. Ngada

1)

13. Manggarai

ht

14. Rote Ndao


2 827 157
2 827 157
704 016
71. Oesao ***)
1 456 017
1 456 017
- 5 425 829
Jumlah
243 641 354
237 954 154
5 687 200
23 478 054
Total
Sumber : PT.PLN (PERSERO) Wilayah Usaha NTT
Source State Electrical Company of Region NTT
Keterangan : *) Kota dan Kab.Kupang yang masuk dalam wilayah kerja PLN Cabang Kupang
Remark
**) Kab.Flores Timur dan Lembata masuk dalam wilayah kerja PLN Ranting Larantuka
***) Kab.Kupang (Rote,Semau,Sulamu,sabu,dsk) dalam wilayah kerja Ranting Oesao
Daerah Oesao, Camplong, Oekabiti, Pariti di suplay dari Kupang.
1) Data Tahun 2002
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

397

INDUSTRI/INDUST

RIES

Tabel / Table 7.2.2


Banyaknya Pelanggan Pemakai dan Nilai Pemakaian
Listrik menurut Kabupaten
Number of Costumers Electrical Supply by Regency
2002
Kabupaten
Regency

Banyaknya Pelanggan
Number Of Costumers

(3)

(4)

id

(2)

Nilai Pemakaian
Value Of
Consumption
(Rupiah)

7 527

5 925 790

2 645 274

02. Sumba Timur

10 039

7 874 274

3 709 034

71 033 989

36 543 783

7 366 784

3 175 284

5 996 866

2 764 698

9 236

11 183 461

5 164 628

7 601

6 170 786

2 713 460

14 219 007

6 035 567

03. Kupang

*)

44 242

04. Timor Tengah Selatan

07. Alor
**)

08. Lembata

20 261

://
nt

09. Flores Timur

bp
s

06. Belu

7 886

t.

05. Timor Tengah Utara

11 758

.g

01. Sumba Barat

o.

(1)

Banyaknya Pemakaian
Consumption
(Kwh)

16 657

18 377 982

9 323 816

11. Ende

21 955

16 353 127

7 327 859

12. Ngada

13 425

9 888 811

4 146 915

13. Manggarai

14 324

14 252 656

6 132 957

16 564

7 921 877

3 428 371

201 475

196 565 410

93 111 646

tp

10. Sikka

ht

14. Oesao

***)

Jumlah
Total

Sumber : PT.PLN (PERSERO) Wilayah Usaha NTT


Source State Electrical Company of Region NTT
Keterangan : *) Kota dan Kab.Kupang yang masuk dalam wilayah kerja PLN Cabang Kupang
Remark
**) Kab.Flores Timur dan Lembata masuk dalam wilayah kerja PLN Ranting Larantuka
***) Kab.Kupang (Rote,Semau,Sulamu,sabu,dsk) dalam wilayah kerja Ranting Oesao
Daerah Oesao, Camplong, Oekabiti, Pariti di suplay dari Kupang.

398

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

INDUSTRI/INDUST

RIES

Tabel / Table 7.2.3


Banyaknya Tenaga Air yang Diproduksi dan Penggunaannya
menurut Kabupaten
Water Supply Power Produced, Utilization by Regency
2001
(M3)
*)

Tenaga Air Yang


Diproduksi
Produced

Air Yang Dijual


Consumption

Susut Taransmisi
Distribusi
Losses

(1)

(2)

(3)

(4)

308 000
2 457 216

236 600

1 863 109

594 107

7 270 607

3 744 097

600 646

196 525

106 230

90 295

283 824

185 279

98 545

965 000

507 012

457 988

1 064 971

617 369

447 602

10. Sikka

1 335 000

1 019 471

315 529

11. Ende

3 421 656

1 158 530

2 263 126

2 680 560

1 131 555

1 549 005

4 083 912

1 912 915

2 170 997

28 412 014

16 444 123

11 967 891

03. Kupang

11 014 704

05. Timor Tengah Utara


06. Belu

t.

07. Alor

600 646

bp
s

04. Timor Tengah Selatan

08. Lembata

://
nt

09. Flores Timur

tp

12. Ngada

ht

13. Manggarai
71.

Kota Kupang

.g

02. Sumba Timur

71 400

o.

01. Sumba Barat

id

Kabupaten
Regency

*)

Jumlah
Total

Sumber : PDAM Setiap Kabupaten/Kota


Source

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

399

INDUSTRI/INDUST

RIES

Tabel / Table 7.2.4


Banyaknya Pelanggan Pemakai dan Nilai Pemakaian Air Minum
menurut Kabupaten
Number Of Costumers Water Supply By Regency
2001
(M3)
Banyaknya Pelanggan
Number Of Costumers

Banyaknya Pemakaian
Consumption
(M3)

(1)

(2)

(3)

02. Sumba Timur

6 003

03. Kupang

23 310

(4)

71 400

26 000

1 863 109

1 329 108

o.

1 636

.g

01. Sumba Barat

Nilai Pemakaian
Value Of
Consumption
(000 Rupiah)

id

Kabupaten
Regency

7 270 607

7 270 607

600 646

396 670

1 271

106 230

85 043

1 715

185 279

185 825

2 330

507 012

238 868

09. Flores Timur

6 468

617 369

663 361

10. Sikka

3 916

1 019 471

433 452

11. Ende

5 651

1 158 530

602 270

5 165

1 131 555

784 224

7 160

1 912 915

1 283 247

67 045

16 444 123

13 477 345

05. Timor Tengah Utara


06. Belu

t.

07. Alor

2 420

bp
s

04. Timor Tengah


Selatan

tp

://
nt

08. Lembata

12. Ngada

ht

13. Manggarai

71. Kota Kupang

*)

Jumlah
Total

Sumber : PDAM Setiap Kabupaten/Kota


Source

400

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

.id

7.3. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN /


MINING AND QUARRYING

INDUSTRI/INDUST

RIES

Tabel / Table 7.3.1


Realisasi Penerimaan Retribusi Bahan Galian Golongan C Menurut Kabupaten/
Actual Receipts Retribution Quarrying Tipe C by Regecy
1998/1999
Sasaran
Target
(Rupiah)
(2)

(1)

Realisasi
Realitation
(Rupiah)
(3)

96 584 000

02. Sumba Timur

16 366 000

03. Kupang

75 000 000

08. Flores Timur

2 835 000

100.00

108 700 000

111 918 575

102.96

34 432 000

28 421 164

82.54

106 600 000

108 275 200

101.99

140 000 000

158 126 075

112.95

19 364 000

20 292 600

104.80

49 119 000

50 906 067

103.64

95 000 000

91 408 030

96.22

110 000 000

158 083 781

143.71

11 000 000

5 554 750

50.50

865 000 000

943 528 285

109.08

.g

2 835 000

10. Ende

://
nt

09. Sikka

11. Ngada

12. Manggarai

Kota Kupang

tp

71.

16 365 550

124.35

bp
s

07. Alor

101.55

93 256 093

t.

06. Belu

98 085 400

100.00

04. Timor Tengah Selatan


05. Timor Tengah Utara

ht

Jumlah
Total

Persentase
Percentage
(%)
(4)

id

01. Sumba Barat

o.

Kabupaten
Regency

Sumber : Dinas Pertambangan Propinsi NTT.


Source

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

403

INDUSTRI/INDUST

RIES

Tabel /
Penggunaan Bahan
menurut Jenis
1
9
Volume Expendicture
Jenis Bahan Galian (M3)
Kabupaten
Regency
Sirtu

Batu
Karang

(2)

(3)

(4)

02. Sumba Timur

3 543.00

35 175.00

6 643.59

31 860.00

26 375.00

33 844.56

34 909.85

28 837.15

12. Manggarai

71.

201 241.56

70 084.85

33 018.59

60 697.15

06. Belu
07. Alor
08. Flores Timur

10. Ende

://
nt

09. Sikka

t.

05. Timor Tengah Utara

163 854.00

(6)

bp
s

04. Timor Tengah Selatan

.g

03. Kupang

(5)

o.

01. Sumba Barat

Batu
Pecah

Marmer

id

(1)

Pasir

tp

11. Ngada

Kota Kupang

ht

Jumlah
Total

Harga Satuan (Rupiah)

Nilai Retribusi
(000 Rupiah)
Sumber : Dinas Pertambangan Propinsi NTT.
Source
Keterangan : - Tidak ada laporan
Remark
No Report

404

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

INDUSTRI/INDUST

RIES

Table 7.3.2
Galian Golongan C
Per Kabupaten
9 9
by Quarrying Tipe C by Regecy
(M3)

Batu
Gelondong

Batu warna

Batu Kapur

Tanah

Tanah Liat

Tanah Putih

(8)

(9)

(10)

(11)

id

Jenis Bahan Galian (M3)

(13)

249.00

73 366 995.00

853.00

5 750.00

56.60

26 412.92

t.
-

://
nt

18 000.00

o.

.g

bp
s

(12)

4 003.50

29 248.93

260.80

5 124

45 946.85

73 396 492.93

31 326.02

6 010.80

23 124.83

45 946.85

ht

tp

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

405

INDUSTRI/INDUST

RIES

Tabel / Table 7.3.3


Realisasi Penerimaan Retribusi Air Bawah Tanah Menurut Kabupaten/
Actual Receipts Retribution Under Soil Water by Regecy
1998/1999
Sasaran
Target
(Rupiah)
(2)
-

02. Sumba Timur

03. Kupang

04. Timor Tengah Selatan

05. Timor Tengah Utara

id

01. Sumba Barat

Persentase
Percentage
(%)
(4)

4 818 400

6 150 914

o.

(1)

Realisasi
Realitation
(Rupiah)
(3)

.g

Kabupaten
Regency

262 680

258 236

125 275

11. Ngada

432 630

12. Manggarai

1 702 152

71. Kota Kupang

5 930 475

20 077 736

07. Alor
08. Flores Timur

tp

10. Ende

://
nt

09. Sikka

t.

06. Belu

bp
s

396 974

ht

Jumlah
Total

Sumber : Dinas Pertambangan Propinsi NTT.


Source

406

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

BAB VIII/
CHAPTER VIII

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g
o

PERDAGANGAN/
TRADE

.id

BPS
NTT

NTT Dalam Angka 2002

8.1. TRADE

Jumlah perusahaan usaha perda


gangan yang tercatat di Dinas Perin
dustrian dan Perdagangan Propinsi
NTT pada tahun 2002 sebanyak
16 870, yang terdiri dari pedagang
besar 23, pedagang menengah
4 930, dan pedagang kecil 11 667.
Perusahaan
usaha
sektor
perdagangan
sebagian
besar
terdapat di Kota Kupang, yakni
terdapat 3 455 perusahaan atau
sekitar 20,48 persen dari total di
NTT.

In 2002, number of trading


companies which registered in
provincial Industrial and Trade
service of NTT was 16 870
companies which consist of 23
large scale enterprise; 4 930
medium scale enterprise and
11 667 small scale enterprise.
Most
trading
companies
concentrated in city of Kupang,
about 3 455 companies (20,48 of
total in NTT)

o.

.g

International balance trade of


NTT during the period of 19982000 had suffered a deficit. In 1998
total value of NTT international
export was US $ 9 543 thousand,
while total value of NTT
international import reached US $
35 603 thousand, thus there was
deficit of US $ 26 060 thousand. In
1999, the deficit of international
trade increased again. Where the
total value of export in the same
years was only US $ 2 423
thousand, while the import reached
US $ 129 119 thousand, so there
was deficit of US $ 126 696
thousand. In 2000, the deficit still
decreased, though it was not as
much as the previous year. The
value of export was US $ 14 501,
meantime the value of import was
slightly higher than the value of

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

Neraca perdagangan luar negeri


NTT dari tahun 1998 sampai
dengan tahun 2000 mengalami
defisit. Pada tahun 1998 total ekspor
luar negeri NTT tercatat 9 543 ribu
US$,
sementara
impor
luar
negerinya mencapai 35 603 ribu
US$, sehingga terjadi defisit
sebanyak 26 060 ribu US$. Defisit
neraca perdagangan luar negeri kem
bali meningkat pada tahun 1999, di
mana total ekspor NTT pada saat itu
hanya tercatat sebesar 2 423 ribu
US$, sementara impornya mencapai
129 119 ribu US$, sehingga terjadi
defisit sebesar 126 696 ribu US$.
Pada tahun 2000 masih terjadi
defisit neraca perda gangan luar
negeri, walaupun tidak sebesar
tahun sebelumnya. Ekspor yang
dilakukan tercatat 14 501 ribu US$,
sementara impornya sedikit lebih

id

8.1 Perdagangan

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

409

export, namely US $ 14 827


thousand, thus there was deficit of
US $ 326 thousands. In 2001
international balance trade of NTT
showed a surplus a mounted to 54
583 US dollar, where the value of
export was
54 631 thousand US
dollar, while the value of import
was only 48 thousand US dollar. In
2002 and 2003 value of export
decreased by 50 percent compared
to 2001. Meanwhile, the value of
import increased in 2002 and then
decreased again in 2003.

8.2 Hotel/Losmen

8.2. Hotel/Lodgings

t.

.g

o.

id

tinggi yaitu sebesar 14 827 ribu


US$, sehingga terjadi defisit sebesar
326 ribu US$. Baru pada tahun
2001 neraca perdagangan NTT
mencatat nilai positif sebesar 54 583
ribu US$, yakni nilai ekspor tercatat
54 631 ribu US$, sementara
impornya hanya 48 ribu US$.
Selama tahun 2002 dan 2003 nilai
ekspor turun setengah bagian jika
dibandingkan dengan tahun 2001.
Sementara
nilai
impornya
meningkat pada tahun 2002 dan
turun lagi pada tahun 2003.

Number of hotels in NTT in


2002 was 215 hotels which have
rooms 3 334 units of room and
6 440 units of beds. Most of hotels
located in city of Kupang
(43 units); Manggarai (36 units);
Ende (31 units); Ngada (26 units);
Sikka (25 units); Flores Timur
(13 units); Belu (12 units) and
Kupang regency (11 units).
Number of hotels in other
regencies was not more than 10
units.

Produktivitas
suatu
usaha
penginapan dapat dilihat juga dari
tinggi rendahnya angka Tingkat
Penghunian Kamar (TPK). Ratarata Tingkat Penghunian Kamar
(TPK) hotel / losmen di NTT pada
tahun 2001 sebesar 17,91 persen.
Bila dilihat menurut kabupaten,
maka ada beberapa kabupaten yang
d h t
t t
t
t TPK

The
productivity
of
accommodation industry is shown
by room occupancy rate. In 2001,
the average of room occupancy rate
of hotels in NTT was 17,91 percent.
According to the room occupancy
rate of hotel by regency, there were
several regencies which its average
of room occupancy of hotel, has

ht

tp

://
nt

bp
s

Jumlah hotel/losmen yang ter


dapat di NTT pada tahun 2002 seba
nyak 215 dengan 3 334 jumlah
kamar dan 6 440 tempat tidur.
Jumlah hotel/losmen sebagian besar
berada di Kota Kupang (43 buah),
Manggarai (36 buah), Manggarai
(35 buah), Ende (31 buah), Ngada
(26 buah), Sikka (25 buah), Flores
Timur (13 buah), Belu (12 buah),
dan Kabupaten Kupang (11 buah).
Untuk kabupaten lainnya memiliki
hotel/losmen kurang dari 10 buah.

410

NTT DALAM ANGKA 2002/NTT IN

FIGURES 2002

been registered.. In 2001, average


of room occupancy of hotel in Belu
regency reached 16,70 percent;
Alor 37,07 percent; Manggarai 2,76
percent and Sikka 1,57 percent.

8.3. Penyaluran Bahan Makanan


Pokok

8.3. Distribution of Essential


Commodities

Pada tahun 2003 Depot


Logistik (DOLOG) Propinsi NTT
hanya mena ngani penyaluran
komoditas beras. Jumlah persedian
beras di DOLOG NTT sebesar
138,63 ribu ton, yang berasal dari
stok awal sebanyak 26,53 ribu ton,
pengadaan lokal 9,30 ribu ton,
pemasukkan dari propinsi lain 76,50
ribu ton dan dari impor sebesar
26,30 ribu ton. Dari total persediaan
sebesar 138,63 ribu ton, telah disa
lurkan sebesar 102,63 ribu ton, sehi
ngga sisa yang merupakan stok
akhir tahun sebesar 36,00 ribu ton.

In 2003 Logistic Agency of


Nusa Tenggara Timur only
controlled the distribution of rice
commodity. Number of rice supply
in logistic agency of NTT was
138,63 thousand tons, which was
derived from; first stock amounted
to 26,53 thousand tons; local supply
amounted to 9,30 thousand tons;
import from other provinces,
amounted to 76,50 thousand tons
and from import was 26,30
thousand tons. It was 102,63
thousand tons of total supply
(138,63 thousand tons) had been
distributed, thus the rest of rice
supply which is called last stock
was 36,00 thousand tons.

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.g

o.

id

sudah tercatat rata-rata TPKnya.


Kabupaten Belu pada saat itu
mencapai 16,70 persen, Alor 37,07
persen, Manggarai 2,76 persen,
Sikka 1,57 persen.

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

411

Grafik 8.1
Neraca Perdagangan Luar Negeri NTT
(000 US$)

130000
80000

s.
go
.

id

30000
-20000

bp

-70000

t.

-120000

nt

-170000

ht

tp

://

1999

Ekspor

2000

Impor

2001

2002

Ekspor-Impor

2003

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

.id

.g
o

8.1. PERDAGANGAN /
TRADE

PERDAGANGAN/TRA

DE

Tabel / Table 8.1.1


Banyaknya Perusahaan/ Usaha Sektor Perdagangan menurut
Jenis dan Kabupaten
Numbers of Establishment by Trade Scale and Regency
2002
Perdagangan
Besar/
Large Scale

Perdagangan
Menengah/
Medium Scale

Perdagangan
Kecil/
Small Scale

Jumlah /
Total

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

01 Sumba Barat

237

02 Sumba Timur

10

393

03 Kupang

29

268

04 Rote Ndao

05 Timor Tengah Selatan

07 Belu

814

1 217

550

847

45

203

149

321

803

1 132

169

433

606

11

455

606

1 072

10

137

997

1 144

418

655

.g

o.

1 003

t.

236

10 Flores Timur

328

805

1 141

11 Sikka

28

559

718

1 305

12

279

501

792

13 Ngada

349

359

713

14 Manggarai

34

546

1 059

1 639

ht

08 Alor

762

bp
s

06 Timor Tengah Utara

id

Kabupaten /
Regency

108

608

2 739

3 455

273

4 930

11 667

16 870

tp

12 Ende

71 Kota Kupang
Jumlah
Total

Sumber
Source

://
nt

09 Lembata

: Dinas Perindag Propinsi NTT


Public Trade and Industrial Service of Nusa Tenggara Timur

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

417

PERDAGANGAN/TRA

DE

Tabel Table 8.1.2


Neraca Perdagangan Luar Negeri Nusa Tenggara Timur dan Indonesia
International Balance Trade of Nusa Tenggara Timur and Indonesia
1984 2003
Nusa Tenggara Timur
(000 US $)
Selisih/
Ekspor/
Impor/
Import
Export
Import
Balance
(2)
(3)
(4)

(1)

10 583

2 913

7 670

(5)

(6)
13 882

13 597

1 255

12 342

22 051

591

21 460

1987

14 283

1 584

12 649

1988

10 529

3 073

1989

7 773

7 436

1992

7 630

1993

9 563

1994

://
nt

8 006
8 328

14 805

10 718

4 087

17 136

12 370

4 766

19 219

13 248

5 971

377

22 160

16 360

5 800

6 024

79

25 675

21 837

3 838

1 098

6 692

29 142

25 869

3 273

2 835

4 795

33 967

27 280

6 687

-10 725

36 823

28 328

8 495

17 893

40 053

31 984

8 069

20 288

24 750

10 259

Selisih/
Import
Balance
(7)

7 456

bp
s

6 103
7 790

t.

1990

1995

18 587

o.

1985
1986

1991

Impor/
Import

21 888

.g

1984

Ekspor/
Export

id

Tahun
Year

Indonesia
(000 000 US $)

6 857

16 514

3 420

13 094

45 418

40 629

4 789

24 473

8 009

16 464

49 815

42 928

6 887

13 339

4 121

9 218

53 444

41 680

11 764

1998

9 543

35 603

- 26 060

48 848

27 337

21 511

1999

2 423

129 119

- 126 696

48 652

23 995

24 657

2000

14 501

14 827

-326

62 124

33 515

28 609

2001

54 631

48

54 583

56 454

31 010

25 444

2002

20 742

16 461

4 281

57159

31 289

25870

2003

21 650

5 907

15 743

61 058

32 551

28507

1996

ht

tp

1997

Sumber: Badan Pusat Statistik


Source : BPS - Statistics Indonesia

418

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERDAGANGAN/TRA

DE

Tabel / Table 8.1.3


Volume dan Nilai Ekspor Nusa Tenggara Timur Diperinci Per Komoditi
Volume and Export Value of Nusa Tenggara Timur
by Type of Commodity
2003
Nilai
Value
(US $)

(1)

(2)

(3)

114
359 594
417 776
123
871
136 041
39 509
25 264
42 000
14 663
55 949
1 302
82 967
186
8 468
60 199
154 632
3 496
2 789
161 758
801
215 196
47 460 390
11 139
9 852
236

158
818 592
156 212
326
249
52 262
12 734
8 970
11 620
5 384
26 728
314
34 380
197
4 111
162 067
99 042
1 022
1 444
87 616
386
22 857
16 224 514
1 012
3 205
640

://
nt

t.

o.
.g

bp
s

Live Animals
Meat and Edible Meat Offal
Fish, Crustaceans, Moluscs, Other Invert
Dairy Produce
Products of Animal Origin, Nes
Live Trees and Other Plants
Edible Vegetables dan Certains Root
Edible Fruits and Nuts
Coffee, Tea, Mate and Spices
Cereals
Products of The Milling Industry
Oil Seeds, Grains, Seeds and Fruits
Lac Gums Resin Oth Vegt Saps
Veg Palaiting Mat:Veg products nes
Animal or Vegt Fats and Oils
Prep Of Meat, Fish, Crust, Molluscs
Sugars and Sugars Confectionery
Cocoa and Cocoa preparations
Prep of Cereals, Flour, Starch, Milk
Prep Of Vegetables, Fruits, Nuts
Miscell edible Preparations
Beverages, Spirit and Vinegar
Res And Waste From Food Industries
Tobaco and Manufc Tobaco Subst
Salt, Sulphur, Earths and Stone
Ores, Slag and Ash
Mineral Fuels, Mineral Oil Products
Inorganic Chemicals
Organic Chemicals
Pharmaceutical Products

id

Volume
Volume
(Kg)

ht

tp

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.

Komoditi
Commodity

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

419

PERDAGANGAN/TRA

DE

Lanjutan/ Continued 8.1.3


Komoditi
Commodity

Net Weight (Kg)


(2)

o.

id

64
7 353
12 566
19 283
85
10 569
2
2 181
61 497
28 285
675
9 749
357 457
161
1 477
5
4 839
3 897
162
635
30 280
15
29 107
1 425
4 356
107
411
55
9 175
133 727
45 371
11 419
78 298
2 196

ht

tp

://
nt

t.

bp
s

Fertilizers
Tanning and Dyeing Extracts
Essential Oils and Resinoids
Soap, Washing Prep Waxes Candles
Albuminoidal Substances Enzymes
Explosives, Matches, Pyrotechnic Prod
Photographic and Cinematogr Goods
Miscellaneous Chemical Products
Plastics and Articles Thereof
Rubber and Articles Trhereof
Raw Hides and Skins and Leather
Articles of Leather
Furskins and Artificial Fur
Wood and Articles of Wood
Cork and Articles od Cork
Manufac of Straw, Basketware
Pulp of Wood; Waste of Paper
Paper and Paperboard
Printed Books, Newspaper, Pictures
Silk
Wool; Horse hair Yarn, Woven Fabric
Cotton
Other Vegetable Textile Fibres
Man-made Filaments
Man-made Staple Fibres
Wadding, Special Yam
Carpet and Other Textile Floor cov
Impregnated, Coated, Covered Textile
Special Woven Fabries
Knitted or Crocheted Fabries
Articles of Apparel Accessories
Articles of Apparel Acces Not Knit
Other Made up Textile Articles
Footwear, parts of Such Articles
Headgear and Parts Thereof

.g

(1)

31.
32.
33.
34.
35.
36.
37.
38.
39.
40.
41.
42.
43.
44.
45.
46.
47.
48.
49.
50.
51.
52.
53.
54.
55.
56.
57.
58.
59.
60.
61.
62.
63.
64.
65.

420

Value
(US $)
(3)
37
3 301
8 426
14 112
80
3 430
14
1 152
32 545
21 455
138
16 078
111 063
302
4 586
4
3 380
2 148
86
663
18 439
42
27 611
1 269
6 846
36
580
112
32 982
191 304
72 886
8 140
78 789
2 672

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERDAGANGAN/TRA

DE

Lanjutan/ Continued 8 .1.3


Komoditi
Commodity

118
368
5 524
2 394
53 016
101 842
15 600
38 538
225
265
2 627 859
187 659
19
2 293
7 260
16 644
56 021
97
34 731
1 045
179
237
79
77 345
10 666
7 260
427
1 185

52 697 656

21 649 646

.g

o.

id

101
131
21 729
6 407
33 989
521
25 870
79 207
287
294
1 902 538
292 974
13
5 077
11 580
7 177
31 356
16
27 095
679
103
119
44
66 682
22 052
19 762
206
9 448

tp

://
nt

t.

bp
s

Unbrellas, Whips, Walking-sticks


Prepared Feathers; Artific Flowers
Articles of Stone, Cement, Mica
Ceramic Products
Glass and Glassware
Pearls, Precious & Semi Prec Stone
Iron and Steel
Articles of Iron and Steel
Copper and Articles Thereof
Nickel and Articles Thereof
Aluminium and Articles Thereof
Lead and Articles Thereof
Zinc and Articles Thereof
Tin and Articles Thereof
Tools, Implements, Cutlery, Spoons
Miscellaneous Articl of Base Metal
Nuclear React Boilers, Mech Appli
Elect Machinery,Sound Rec , TV,etc
Railway loc , Tarmway Track and Part
Vehicles Other Than Railway
Ships, Boats and Floating Stuctures
Optical Photographic Medecal Instr
Clocks and Watches and Part
Musical Instruments
Arms and Amunition
Furniture,Bedding,Lamps,Illum signs
Toys, Games and Sports Requisites
Miscellaneous Manufactured Articles
Works of art, Antiques
Other Commodities

ht

66.
67.
68.
69.
70.
71.
72.
73.
74.
75.
76.
77.
78.
79.
80.
81.
82.
83.
84.
85.
86.
87.
88.
89.
90.
91.
92.
93.
94.
95.

Value
(US $)

Net Weight (Kg)

Jumlah/ Total
Sumber : Ekspor Impor Nusa Tenggara Timur 2003
Source : Export - Import Nusa Tenggara Timur 2003
NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

421

PERDAGANGAN/TRA

DE

Tabel / Table 8.1.4


Volume dan Nilai Ekspor menurut Pelabuhan Ekspor
Volume and Fob Value of Exports by Port of Exportation
2002 2003

2002

(1)
Kupang/El-Tari

b.

Reo

a.

Maumere

1.

Ende

1.

Waingapu

2.

Atapupu

3.

Larantuka

4.

E n d e (U)

5.

Tenau

6.
7.

(2)

(3)

3.627.811

Volume
(Kg)
(4)

Value
(US $)
(5)

939.923

53

101.800

5.251

3.845.705

1.255.658

1.603.848

468.515

71.846.523

18.072.816

52.697.403

21.646.646

Kedindi

Ruteng

35.370

://
nt

t.

bp
s

.g

Kalabahi

Baa

200

1.200

80 959 257

20.742.163

52.697.656

21.649.646

ht

tp

8.
9.

Value
(US $)

o.

a.

2003

Volume
(Kg)

id

Pelabuhan
Port

10. Waikelo

Jumlah
Total

Sumber : Ekspor Impor Nusa Tenggara Timur 2003


Source : Export - Import Nusa Tenggara Timur 2003

422

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

PERDAGANGAN/TRA

DE

Tabel / Table 8.1.5


Volume dan Nilai Ekspor Nusa Tenggara Timur menurut Negara Tujuan
Volume and Fob Value of Exports by Country of Destination
2002 2003

Volume (Kg)

(5)

52.424.353
2.103.096
230
-

20.878.497
2.965.685
3.000
-

31.010

47.157

1.082
1.165.945
725.361
207.662
103.500
59.740.367

138.043
386.500
8.005
20.816
417.924
272.604
75.077
37.817
16.886.590

78.504
20.000
311
365.278
20.000
20.691
7.695
49.677.538

42.078
15.000
14.801
132.848
5.000
24.389
31.656
17.596.883

21.946
3.899
397
10.350

40.125
7.137
583
1.592

90.473
12.081
21.095
-

78.133
11.542
21.240
-

6.980
100
-

29.230
210
-

5.046

7.773

220
-

1.373
-

10.000
21.251
21.000
-

3.475
24.548
9.555
-

398.220
465.000
2.880

://
nt

tp

ht

Spain
Portugal
Greece
Poland
Faeroe Islands

NTT DALAM ANGKA 2003/NTT IN

FIGURES 2003

Value
(US $)

.g

(4)

19.623.417
1.294.995
73.892
11.154

id

(3)

80.549.517
17.738.942
30
528

II EROPA
United Kingdon
Netherlands
France
Germany, Fed. Rep.
Of
Austria
Zwitzerland
Italy

Volume
(Kg)

o.

(2)

2003
Value
(US $)

bp
s

(1)

I ASIA
Japan
Hong Kong
Korea, Republic Of
Taiwan, Province Of
China
China
Thailand
Singapore
Philippines
Malaysia
Cambodia
Vietnam
India
Pakistan
Saudi Arabia
United Arab Emirates
Qatar
Bahrain
Timor Leste

2002

t.

Negara Tujuan
Country Of
Destination

423

PERDAGANGAN/TRA

DE

Lanjutan/ Continued 8.1.5


Negara Tujuan
2002
Country Of
Value
Volume (Kg)
Destination
(US $)
(1)

(4)

(5)

1.075.172
1.065.941
6.683
2.548
-

88.010
72.678
15.332
-

409.770
409.749
21
-

V AFRIKA
Tanzania, United
Republic Of
Jumlah
80.958.757
20.742.163
Total
Sumber : Ekspor Impor Nusa Tenggara Timur 2003
Source : Export - Import Nusa Tenggara Timur 2003

52.697.656

21.649.646

o.