Anda di halaman 1dari 2

CHAPTER 5

LO 1: Importance of the Proper Development


1. Elemen yang paling penting dalam operational review adalah
pengembangan dari temuan-temuan, yang merupakan jantung dari
operational review.
2. Tim pemeriksa dikatakan berhasil dalam menjalankan operational
review nya jika minimal 50 persen dari rekomendasi yang diberikan
akan diterima oleh pihak manajemen.
3. Pengembangan temuan-temuan meliputi 2 kegiatan, yakni:
a. Pengumpulan informasi yang signifikan dan berhubungan
b. Evaluasi dari hasil temuan, meliputi penyebab, efek, dan
tindakan perbaikan apa yang mungkin dilakukan
LO 2: Operational Review Attributes
1. Statement of Condition
What was found?
What did you observe?
What is defective, deficient, or in error?
2. Criteria: apa yang seharusnya
Reviewer biasanya mencari kriteria dari beberapa sumber,
antara lain:
a. Hukum dan regulasi
b. Kontrak
c. Kebijakan perusahaan
d. Sistem dan prosedur
e. Regulasi internal dan eksternal
f. Tanggungjawab dan hubungan otoritas
g. Standard, schedule, plan, budget
Semua hal tersebut didapatkan saat melakukan field work.
Sifat-sifat kriteria:
a. Pernyataan tertulis
b. Stated goals and objectives
c. Instruksi verbal
d. Opini independen dari orang ahli
Jika keempat sifat kriteria diatas tidak ada, reviewer harus
mencari alternative untuk menemukan kriteria perusahaan,
dengan cara:
a. Comparative analysis, bisa dilakukan dengan cara:
Membandingkan kinerja antar individu (internal
benchmarking)
Membandingkan kinerja dengan masa lampau
(historical comparasion)
Membandinkan
dengan
pesaing
(competitive
benchmarking)

b. Borrowed standard, mengadopsi standard dari industry


yang berbeda
c. Tes kewajaran
3. Cause: mengidentifikasi penyebab yang sebenarnya, jangan keliru
sama gejala.
4. Effect: dampak, bukan hanya di masa lalu, tapi juga ke masa
depannya. Reviewer harus mengkuantitatifkan dampak yang
mungkin terjadi.
5. Recommendation: reviewer harus memberikan rekomendasi yang
realistis agar manajemen dapat mengaplikasikan rekomendasi
tersebut.
LO 3: Use Proper Review Finding Presentation as an Effective
Reporting Tool
1. Rekomendasi menggunakan internal benchmarking
Menggunakan bagian-bagian di dalam perusahaanitu sendiri
debagai pemicu untuk melakukan rekomendasi yang persuasive
2. Rekomendasi menggunakan eskternal benchmarking. Jenis- jenis
eksternal benchmarking:
a. Competitive benchmarking: dengan pesaing
b. Industry benchmarking: dengan meihat rata-rata atau trend di
industri
c. Best-In-Class benchmarking: dengan melihat dari yang paling
baik di kelas/industrinya