Anda di halaman 1dari 12

TEORI ARSITEKTUR

II
MEGA TRADE CENTRE
DIMANADO
Dosen

: Ir. J. A. R. Sondakh,
MT

Mahasiswa : Carlos Welvid


Antou
NRI
: 13021102118

PENDAHULUAN

Mega Trade Centre adalah sebuah bangunan yang terletak dikawasan


Mega Mas Teluk Manado Boulevard.
Mega Trade Centre adalah sebuah bangunan multifungsi yang terdiri
dari beberapa bangunan yang memiliki fungsi tersendiri yang kemudian
digabungkan menjadi sebuah satu kesatuan bangunan yang biasa dikenal
dengan sebutan bangunan Mixed-Use.

A. Fungsi
Mega Trade Centre merupakan salah satu dari
beberapa bangunan multifungsi yang ada diManado.
Bangunan ini memiliki beberapa fungsi antara lain
adalah sebagai pusat perbelanjaan, pusat hiburan,
apartemen, dan retail.

B. Bentuk

MTC ini didesain dengan menggunakan


beberapa gabungan bentuk dasar yang
kemudian digubah dengan menggunakan
konsep gubahan massa yang sesuai dengan
konsep perancangan.

Bangunan MTC
ini
menggunakan
beberapa
bentuk dasar
antara lain
bentuk persegi,
bulat, dan
trapesium.
Kemudian
mengalami
penambahan
dan
pengurangan
Bentuk
bentuk dasar.

persegi ini
adalah
bentuk
dasar dari
bangunan.

Bentuk
bulat ini
digunakan
sebagai
bentuk
dasar pada
bagian
area
sirkulasi
parkir
perlantai
pada
bangunan
ini.
Bentuk
trapesium
ini adalah
bentuk
tambahan
yang
digunakan
pada
bagian
pintu

Bentuk persegi didapatkan


sebagai akibat dari hasil
proyeksi dari bentuk primer
yang dipakai.

Bentuk segitiga ini didapat dari hasil


proyeksi dari bentuk bulat yang
digunakan sebagai bentuk dasar dari
area parkir.

Bentuk
trapesiu
m ini
didapat
dari hasil
proyeksi
dari
bentuk
bulat.

Bentuk bulat
ini terdapat
pada lantai
dasar yang
merupakan
dasar pada
bentuk
bulatan
selanjutnya.
Bentuk bulat
ini dipilih
sebagai
bentuk dasar
untuk bagian
sirkulasi
parkir, agar
memudahkan
sirkulasi
parkir
perlantai
yang
digunakan.

Bentuk persegi
digunakan
pada sebagian
besar ruangan
agar
memudahkan
pengaturan
utilitas dan
juga sirkulasi.
Dan juga
dikarenakan
pada ruangan
disemi ground
ini adalah
tempat parkir
dan area retail.
Bentuk persegi tidak beraturan
ini tercipta dari hasil desain yang
mengikuti pola sirkulasi site.

Bentuk bulat ini


terdapat pada
lantai dasar yang
merupakan dasar
pada bentuk
bulatan
selanjutnya.
Bentuk setengah
lingkaran ini
tercipta akibat
potongan gambar
pada bagian area
sirkulasi parkir.

Bentuk segitiga
didapat dari
bentukan ruang
yang mengikuti
pola sirkulasi.

Bentuk
persegi
merupakan
bentuk dasar
pada denah
lantai
Ground.

Bentuk persegi tidak beraturan


ini tercipta dari hasil desain yang
mengikuti pola sirkulasi site.

C.
Ruang

Bentuk- bentuk ruang hadir / tercipta dalam desain


MTC ini hampir semua terbentuk dari hasil proyeksi
bentuk- bentuk 2D menjadi ruang 3D dengan
pengolahan bentuk yang tidak terlalu rumit.

Ruang pada dasarnya


terbentuk dari hasil
proyeksi bidang yang
masih dalam fase 2D
yang kemudian
terproyeksi dan
bertransformasi
menjadi bentukkan
baru yang sudah
memiliki isi volume
dalam bentuk 3D.
Ruang ruang yang
terbentuk dalam
bangunan MTC ini pada
dasarnya berbentuk
balok, kubus, dan
tabung.

Bentukkan ruang hasil proyeksi gambar 3D yang telah


terbentuk berasal dari bentuk 2D yang dipakai pada
bangunan MTC ini.
Bentuk bentuk yang dipakai hanya bentuk-bentuk yang
mudah dipakai namun digabungkan secara kompleks agar
menghasilkan bentukan ruang yang simple namun memiliki

Terima Kasih