Anda di halaman 1dari 26

GELANGGANG OLAHRAGA

STRUKTUR BENTANG LEBAR & JARINGAN ME

FREDRICK HARD EL ROCKY WADU

D51113016

DIAH KUSUMA WISESA

D51113025

INCE MUH. ASHABUL KAHFI

D51113029

ANNISA ESA NIRVANA

D51113037

ETIWU

D51113038

EKKY RIZQIA

D51113302

GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG PEMILIHAN JUDUL


1. Aktualita
Minat masyarakat akan olahraga semakin meningkat
Semakin bertambahnya klub olahraga di Makassar
Semakin banyaknya peristiwa olahraga dan kegiatan sejenis yang
berlangsung di Kota Makassar
Prestasi yang diraih oleh atlit-atlit Kota Makassar cukup tinggi
Kurang mencukupinya fasilitas perwadahan yang ada di Semarang
dari segi standar, ruang gerak, dan kebutuhan lahan untuk berolahraga
Kurangnya pemanfaatan sarana berupa gedung/aula untuk kegiatan
yang multifungsi baik untuk olahraga maupun untuk lain di luar
olahraga (fungsi hiburan dan komersial).
2. Urgensi
Perlu adanya wadah bagi mayarakat untuk melakukan aktivitas
olahraga dalam pengembangan bakat dan minat melalui proses
pembinaan prestasi
Perlu adanya penambahan sarana olahraga dan rekreasi serta
komersial di Kota Makassar dari jumlah yang ada saat ini.

3. Originalitas
Dengan melihat kondisi kebutuhan masyarakat Kota Makassar, maka
perlu adanya perencanaan gedung yang multifungsi dengan sarana dan
fasilitas yang lengkap untuk kegiatan olahraga,
GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

B. RUANG LINGKUP PEMBAHASAN


Bagaimana merancang sebuah gelanggang olahraga
C.

METODE PENELITIAN
Metode penelitian dan pencarian data dilakukan dengan metode sebagai
berikut :

1.

Studi Literatur
Dengan cara mencari referensi ilmiah dalam bentuk buku, majalah
pendukung dan lain sebagainya yang berhubungan dengan permasalahan.

2.

Studi Lapangan
Terjun langsung ke lokasi untuk mengetahui kondisi tapak serta mengambil
data-data lain yang diperlukan.

D.

MAKSUD DAN TUJUAN


1. Maksud
Gelanggang olahraga dan pusat hiburan merupakan salah satu sarana
yang wajib adanya di setiap kota besar yang difungsikan sebagai sarana
pengembangan Sumber Daya Manusia setempat.
2. Tujuan
Tujuan pembangunan gedung olahraga dan hiburan adalah:
1) Memberikan suatu wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan
minat dan bakatnya dalam cabang olahraga.
2) Menyediakan sarana untuk event olahraga tingkat nasional ataupun
internasional.
3) Menunjang kota Makassar untuk mewujudkan visi Makassar kota dunia.
4) Meningkatkan Sumber Daya Manusia warga kota Makassar.

GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

BAB II
TINJAUAN UMUM

A.

TINJAUAN GELANGGANG OLAHRAGA


1. Pengertian Gelanggang Olahraga
Gedung Olaharaga umumnya di sebut dengan Gelanggang,
merupakan sebuah wadah atau tempat yang dikhususkan untuk
mewadahi sebuah kegiatan olahraga, biasanya istilah gelanggang
dipakai untuk sebuah tempat untuk cabang olahraga. Seperti :
Gelanggang Renang, Gelanggang Futsal dapat juga sebagai tempat
berkumpulnya sebuah kegiatan. Seperti : Gelanggang Remaja. Istilah
gelanggang ini memiliki kesan luas, dan sering terjadinya suatu
kegiatan. Gelanggang harus memiliki lebih dari sekedar penyediaan
wadah saja, karena jika tidak memiliki fungsi tambahan lain yang dapat
mendukung maka tidak bisa disebut gelanggang. Gelanggang
seharusnya memiliki fasilitas atau penyediaan untuk memenuhi kegiatan
lain yang mendukung atau berhubungan dengan fungsi utama
bangunan, maka dari itu dinamakan sebuah gelanggang. Gelanggang
lebih bersifat jamak atau menunjukan arti lebih dari satu, pengertian ini
bersifat sebuah tempat yang menyediakan lebih dari satu kegiatan atau
fungsi yang mengacu pada kegiatan utama. Gelanggang bersifat
spesifik dan khusus, yaitu tidak menampung kegiatan diluar dari
batasannya. Dan biasanya memiiki nama yang langsung menggunakan
kata sesuatu fungsi kegiatan utama.
2. Fungsi dan Peran Gelanggang Olahraga
Di bawah ini disebutkan beberapa fungsi dan peranan Gelanggang
Olahraga.
a. Membantu menciptakan sekaligus menambah lapangan pekerjaan
di berbagai sektor, misalnya:
GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

Jasa transportasi

Olahraga

Hiburan

Industri kecil

dll.

b. Membantu pengembangan industri-industri lainnya di sekitar


Gelanggang Olahraga.
c. Menyediakan fasilitas olahraga, makan dan minum serta jasa
lainnya yang dimaksudkan untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup
masyarakat.
d. Memberikan pendapatan bagi pemerintah daerah / kota setempat
yang dapat digunakan untuk kelangsungan pembangunan pada
umumnya.

3. Jenis Jenis Gelanggang Olahraga


1. Skala Nasional,
Fasilitas olah raga ini menampung atau melayani kegiatankegiatan di antaranya kpmpetisi utama, pertandingan, latihan dan
mengajar dengan standar internasional seperti PON, Sea Games,
dan sejenisnya. Contoh : Gedung Istora Senayan Jakarta.
2. Skala Regional
Fasilitas olah raga yang melayani satu atau beberapa daerah
denga populasi sebesar 200.000 sampai dengan 350.000 penduduk
dan merupakan fasilitas pelengkap di suatu daerah atau wilayah.
Contoh : Gelanggang Olah Raga Penjaringan Gelanggang Olah
Raga Grogol.
GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

3. Skala Lingkungan
Fasilitas olah raga yang melayani satu lingkungan, dalam hal ini
lingkungan pemukiman dngan populasi 2.000 sampai dengan
10.000 orang, dan biasannya disediakan dalam suatu kompleks
perumahan sebagai satu pelengkap sarana. Contoh : Kelapa Gading
Sport Club di kompeks perumahan Kelapa Gading. Bimantara Sport
Club di kompleks perumahan Green Village. Persada Sport Centre
di kompleks AURI Halim.

4. Skala Sekolahan
Fasilitas olah raga ini melayani olah raga di suatu sekolahan,
biasanya berbentuk aula, serbaguna dan dapat berbentuk lapangan
terbuka serta digunakan hanaya untuk latihan olah raga standar
saja.
5. Skala Khusus
Fasilitas olah raga yang menangani olah raga jenis tertentu yang
sifatnya komersial atau yang diperuntukkan khusus bagi
penyandang cacat, biasanya dibentuk oleh pihak swasta.

4. Klarifikasi Gelanggang Olahraga


o Gelanggang Tipe A
Menyediakan Minimal :
1 Lapangan Basket
1 Lapangan Voli

GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

5 Lapangan Bulutangkis
1 Lapangan Tennis
Dengan ukuran minimal hall 50 m x 30 m dengan ketinggian 12.5 m.
Jumlah penonton diatas 3000 orang.

o Gelanggang Tipe B
Menyediakan Minimal :
1 Lapangan Basket
1 Lapangan Voli
3 Lapangan Bulutangkis
Dengan ukuran minimal hall 32 m x 22 m dengan ketinggian 12.5 m.
Jumlah penonton 1000 - 3000 orang.

o Gelanggang Tipe C
Menyediakan Minimal :
1 Lapangan Basket
1 Lapangan Voli
Dengan ukuran minimal hall 32 m x 22 m dengan ketinggian 12.5 m.
Jumlah penonton 1000 orang.
B. TINJAUAN SPORT HALL

1. Pengertian Sports Hall

GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

Sports hall berasal dari bahasa latin (bahasa Inggris) yaitu sport dari
bahasa latin disportase atau departase, dalam bahasa Itali menjadi diparte
yang berarti penyenangan, pemeliharaan, atau menghibur untuk bergembira
yaitu berolahraga. Sedangkan hall adalah aula atau ruangan tertutup. Jadi
yang dimaksud dengan sports hall adalah wadah untuk melakukan kegiatan
olahraga tertentu dalam ruangan tertutup.
2. Fungsi Sports Hall
Sports hall mempunyai beberapa fungsi diantaranya adalah:

Sports hall sebagai sarana pembinaan dan peningkatan prestasi


olahraga serta meningkatkan daya apresiasi olahraga terhadap
masyarakat, sehingga dimungkinkan terciptanya iklim yang baik bagi
kehidupan olahraga.

Berfungsi sebagai media pertemuan antara tuntutan perkembangan


kebutuhan
dan kehidupan berolahraga.

Sebagai media pembinaan dan pengembangan olahraga yang


berfungsi pokok sebagai sarana meningkatkan prestasi bagi para
olahragawan dan untuk meningkatkan apresiasi olahraga masyarakat
sehingga terciptanya adanya iklim
cinta olahraga.

Fungsi sports hall terbagi menjadi tiga fungsi:


Fungsi untuk berolahraga
a. Olahraga Prestasi
Olahraga yang dilakukan secara periodik dengan menggunakan
metode tertentu untuk mencapai puncak dan prestasi tertinggi.
b. Olahraga Rekreasi

GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

Olahraga yang dilakukan sewaktu-waktu (berkala) dengan


tujuan untuk meningkatkan stamina atau kebugaran tubuh tanpa
mempunyai target untuk meraih prestasi.
Fungsi rekreasi
o Aktif
Pemakai terlibat dalam kegiatan olahraga secara langsung maupun
tidak langsung dengan tujuan untuk berekreasi.
o Pasif
Pemakai hanya datang untuk menonton kegiatan yang sedang
berlangsung. Pemakai tidak terlibat secara langsung terhadap kegiatan
olahraga.
Fungsi sosial
Sports hall mempunyai fungsi sosial sebagai sarana komunikasi
tentang dunia olahraga, baik antara atlit dengan atlit maupun atlit dengan
masyarakat, bahkan sports hall memiliki kontras terhadap masyarakat dengan
jiwa sportifitasnya.

3. Cabang Olahraga yang ditampung dalam sports hall antara lain.


Macam cabang olahraga yang ditampung pada sports hall yang
direncanakan adalah cabang olahraga yang terdapat pada sports hall tipe A.
Sport hall tipe A menampung cabang olahraga, diantaranya: bola voli, bola
basket, dan badminton. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk cabang
olahraga yang lain, dengan catatan selama ukurannya memungkinkan
(seperti; futsal, takraw, dll). Pada sport hall tipe A mampu menampung
penonton hingga lebih dari 3000 orang. Untuk luas arena pertandingan
minimal 30 m x 50 m dengan ketinggian langitlangit permainan minimal 12,5
m.

GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

BAB III
KONSEP PERANCANGAN GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL)

A.

KONSEP PERANCANGAN MAKRO


1. Konsep Pemilihan Lokasi
Kriteria dalam pemilihan lokasi/site Gelanggang Olahraga Indoor
(Sport Hall) di Makassar adalah:
a.
b.
c.
d.
e.

Lokasi sesuai dengan RUTRK dan DTRK Kota Makassar.


Berada pada daerah publik.
Pencapaian mudah, berada pada jalur utama transportasi.
Mempunyai luas lahan yang cukup.
Tersedia jaringan utilitas seperti air bersih (PAM), listrik, telepon, dan

saluran drainase
f. Memiliki view yang menarik perhatian pengunjung dan wisatawan.
Lokasi sangat berperan penting dalam pengadaan Gelanggang
Olahraga Indoor (Sport Hall) di Makassar. Proiritas utama dalam
perancangan Gelanggang Olahraga Indoor (Sport Hall) direncanakan
pada kawasan perdagangan dan permukiman.
Beberapa kawasan yang memiliki fungsi sebagai kawasan
perdagangan dan permukiman adalah kawasan pada BWK A, C, D, E,
H, dan I. sedangkan dari BWK tersebut yang memliki fungsi sebagai
kawasan pariwisata / rekreasi adalah BWK C. Kecamatan yang
termasuk dalam BWK B adalah kecamatan Tamalate.
Dalam Rencana Umum Tata Ruang Kota (RUTRK) Kota Makassar,
kecamatan Tamalate berada pada BWK C. Dimana fungsi utama
kawasan ini adalah rekreasi dan fungsi penunjangnya adalah
perdagangan, permukiman, transportasi darat,pendidikan tinggi, dan
hutan kota.

GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

Lokasi Sport Hall ini direncanakan pada kelurahan tamalate khususnya


pada kawasan tanjung bunga, dimana kawasan ini merupakan kawasan
pariwisata dengan fungsi penunjang sebagai kawasan perdagangan,
permukiman, transportasi darat (AKDP), Pendidikan tinggi. Kawasan ini
juga termasuk dalam kawasan pengembangan Tanjung Bunga yang
menyediakan kawasan untuk pengembangan bisnis dan perkantoran.

GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

2. Konsep Pemilihan Site


Tujuannya yaitu untuk mendapatkan tapak yang tepat dan baik
untuk peruntukan dan pengembangan Gelanggang Olahraga Indoor
dengan kriteria sebagai berikut:
a. Sesuai dengan peruntukan jasa pelayanan / perdaganan dan
permukiman
b. Luasan lahan yang memadai.
c. Memiliki potensi visual yang menunjang.
d. Berada pada lingkungan yan mendukung fungsi Gelanggang
Olahraga Indoor (Sport Hall).
e. Terletak pada jalan utama kota
f. Terdapat utilitas kota, seperti jaringan listrik, jaringan telepon,
jaringan air bersih, dan sebagainya.

3. Konsep Pengolahan Site


Penglahan tapak bertujuan untuk mendapatkan penataan tapak
yang sesuai bagi peruntukan bangunan Gelanggang Olahraga Indoor
(Sport Hall) dengan cara mengoptimalkan fungsi lahan dan potensi
sekitarnya agar sesuai dengan fungsi bangunan.
Analisis tapak dilakukan dengan dasar pertimbangan sebagai
berikut:
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.

Existing Condition
Orientasi matahari dan Arah angin
Noise/Kebisingan
View dari dan luar tapak
Sirkulasi
Penzoningan
Utilitas

4. Konsep Estetika Bentuk

GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

memiliki fleksibilitas ruang yang tinggi, daya visual


yang kuat, bersifat formal, stabil, statis, dan efisien

fleksibilitas ruang rendah, bersifat dinamis,


ekspresif, dan tidak efisien, menegangkan, daya
visual kurang, tajam, sakral, dan privat.

Fleksibilitas ruang tinggi, bersifat lembut, intim,


menarik, aktif, dinamis, ekspresif, aktraktif, serta
memiliki daya visual yang baik

5. Konsep Arsitektur Neo-modern


Penentuan gaya arsitektural sebuah bangunan dipengaruhi oleh
beragam factor, terutama pada fungsi dan peruntukan bangunan itu
sendiri. Hal yang sama digunakan dalam pembuatan bangunan skala
besar seperti gelanggang olahraga yang bersifat sebagai bangunan
public. Untuk itu gaya arsitektur Neo-modern dianggap cocok dengan
perwujudan gelanggang olah raga dan pusat hiburan kota.
Aliran Neo-Modern muncul pada masa antara tahun 1980 seiring
dengan perkembangan jaman sejak dinyatakannya kematian arsitektur
modern (1975) dan kemudian ditandai munculnya bangunan-bangunan
baru postmodern. Neo-Modern juga berkembang bersamaan dengan
aliran Dekonstruksi. Karya-karya Arsitektur Neo-Modern sangat
bertentangan dengan sifat klasik. Ciri-ciri yang mendasar pada
bangunan-bangunan Neo-Modern yaitu:
1. Memiliki konsep yang spesifik seperti bangunan-bangunan postmodern aliran
lainnya pada umumnya. Dapat bersifat abstrak tetapi juga merepresentasikan
sesuatu, tidak hanya sebagai stilasi dari suatu bentukan tertentu.

GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

2. Masih memperlihatkan kejelasan struktur dan sainsnya dengan ide-ide yang


inovatif, beralasan dan masuk akal.
3. Pertimbangan yang sangat mendasar terhadap karakter bangunan dengan
tetap memperhatikan segi manusia yang menggunakannya.
4. Pada umumnya merupakan pengembangan / lanjutan dari bentukanbentukan sederhana melalui konsep-konsep dan rekayasa baik secara
karakter bangunan maupun fungsi struktur serta sains dengan pemikiran yang
mendalam.
5. Keseragaman dan keserasian pada facade bangunan lebih diutamakan
dengan penggunaan bahan dan warna terkadang bersifat monoton namun
inovatif.
6. Memadukan unsur-unsur yang berkesan mungkin dan yang tidak mungkin.
Dengan alassan diatas, dapat disimpulkan bahwa gaya arsitektur Neomodern sangat cocok dengan fasad sebuah gelanggan olahraga di kota besar
seperti Makassar.

6. Pendekatan Aspek Teknis


STRUKTUR PONDASI

GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

Sistem struktur yang dipakai harus memenuhi persyaratan


persyaratan sebagai berikut :
1. Mampu memenuhi keamanan fisik bangunan, yaitu kekuatan,
kestabilan dan kekakuan.
2. Dapat mendukung fungsi bangunan, seperti mewadahi aktifitas
dalam bangunan, menjamin kelancaran sirkulasi, serta mendukung
sistem kerja peralatan dan perlengkapan bangunan yang
bersangkutan.
3. Mampu mendukung tampilan bangunan yang diinginkan
4. Perlu adanya pemilihan bahan yang tepat untuk struktur dan
pengadaan bahan tersebut.
5. Harus memperhatikan lingkungan sekitar, khususnya kondisi dan
daya dukung tanah.
6. Perlu adanya pemeliharaan yang relatif mudah.
Sistem struktur pada bangunan terdiri atas 3 bagian , yaitu :
SUB STRUCTURE
Sub structure adalah struktur bawah bangunan atau, jenis pondasi
structure tanah di mana bangunan tersebut berdiri. Berdasarkan hal ini,
maka criteria yang mempengaruhi pemeliharaan pondasi adalah:
a. Pertimbangan beban keseluruhan dan daya dukung tanah.
b. Pertimbangan kedalam tanah dan jenis tanah.
c. Perhitungan efisiensi pemilihan pondasi.
MID STRUCTURE
Mid stucture adalah stuktur bagian tengah bangunan yang terdiri atas :
a. Stuktur rangka kaku (ring frame stucture)
b. Stuktur dinding rangka geser (frame shear wall stuucture)

UPPER STRUCTURE
Upper structure adalah stuktur bagian atas bangunan. Sistem stucture
yang digunakan pada bagian ini dapat berupa sistem konvensional
untuk grid bangunan dengan bentang kecil, dan sistem structure
advance untuk grid bangunan dengan bentang lebar.
Berdasarkan pertimbangan di atas maka sistem struktur dan jenis
material yang direkomendasikan adalah :
1. Foot plat
GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

Mendukung dan untuk bangunan bentang lebar, cocok untuk


jenis tanah yang kerasnya sehingga Tidak terlalu dalam, tidak perlu
menggali tanah terlalu dalam.
2. Pondasi langsung
Sistem pondasi langsung digunakan apabila lapisan tanah
mempunyai daya dukung baik dan tidak terletak terlalu jauh dari muka
tanah.
3. Pondasi tiang pancang
Digunakan apabila keadaan tanah bangunan khususnya untuk
tanah yang sangat tinggi, sehingga tidak mungkin lagi dilakukan
penggalian maupun pengeboran.

STRUKTUR BADAN
1). Struktur dinding
Struktur dinding dapat berupa dinding masif atau dinding partisi.
Dinding masif (batu bata) memiliki sifat permanen dan cocok untuk ruang
yang tidak memerlukan fleksibilitas. Adapun dinding partisi cocok untuk
ruang yang membutuhkan fleksibilitas dan bahan yang digunakan lebih
bervariasi. Dinding partisi dapat menggunakan alumunium, kayu, multiplek
atau bahan lain yang fleksibel.
2). Struktur kolom dan balok
Kolom berfungsi sebagai penopang beban atap yang menerima
gaya dari balok.

STRUKTUR ATAP

Struktur Space Frame


Struktur Space Frame ialah konstruksi rangka ruang dengan suatu sistem
sambungan antara batang / member satu sama lain yang
menggunakan bola / ball joint sebagai sendi penyambungan dalam bentuk
modul-modul segitiga. Space Frame adalah suatu rangka ruang yang terbuat
dari bahan pipa besi hitam berikut conus, hexagon dan baut baja yang
GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

dihubungkan satu dengan lainnya dengan ball joint / bola sebagai


mediatornya.Ball joint ini dapat terbuat dari baja padat atau stainless steel.
Finishing untuk ball joint dan member yaitu dengan Elektrostatic powder
coating, duco atau hotdip zincalume galvanized. Elemen dasar pembentuk
struktur rangka ini adalah:
Rangka batang bidang
Piramid dengan dasar segiempat membentuk oktahedron
Piramid dengan dasarsegitiga membentuk tetrahedron

Beberapa sistem selanjutnya dikembangkan model rangka ruang berdasarkan


pengembangan system konstruksi sambungannya,antara lain:-Sistem Mero
Sistem space deek
Sistem Triodetic
Sistem Unistrut
Sistem Oktaplatte
Sistem Unibat
Sistem Nodus
Sistem NS Space Truss

Keuntungan memakai SPACE FRAME SYSTEM :


1. Tidak ada batasan bentuk.
2. Dapat digunakan untuk bentang yang besar.
3. Konstruksi sangat ringan.
4. Mudah dipasang dan dibongkar.
5. Umur relatif panjang ( 50 100 tahun ).
6. Dari segi estetika sangat menarik.
7. Harga bersaing
GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

Sedangkan untuk aplikasinya dapat digunakan untuk :


1. Canopy
2. Sky Light
3. Ruang serbaguna
4. Gedung Olah raga
5. Kubah Masjid atau Gereja
6. Hanggar, dll

Metode Pemasangan Rangka Struktur Space Frame harus dilakukan dengan


ketentuan sebagai berikut :
1. Pemasangan angkur dan support harus dilakukan pada posisi dan elevasi
yang benar.
2. Sebelum dimulai pemasangan space frame, diperiksa sekali lagi posisi
support untuk memastikan jarak antar support dan Elevasi sudah benar.
3. Methode pemasangan harus mengikuti methode dari pabrik Space frame
yang sudah dibuat. Kalau ada perubahan methode pemasangan, harus
dibicarakan dengan pihak pabrik.

GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

4. Semua pipa-pipa dan bola harus terpasang pada posisi akhir yang benar,
dengan bantuan scaffolding atau mini tower sebagai penahan sementara
pada saat pemasangan.
5. Semua truss harus terpasang lurus, sesuai posisi dan elevasinya.
6. Pada saat melaksanakan partial pemasangan / pengangkatan pakai crane,
harus diperhatikan kemungkinan terjadinya moment atau tegangan yang tidak
terduga, hal ini harus diperhitungkan atau dicegah.
7. Jika diperlukan, dipakai member sementara sebagai penahan untuk
membuat truss yang sedang diangkat tetap stabil.
8. Pengencangan baut harus dilakukan dengan benar, sehingga baut masuk
sesuai dengan rencana dan tidak terjadi celah pada pertemuan dengan
permukaan bola.
9. Setelah semua komponen space frame terpasang dengan baik, dilakukan
final inspeksi pada setiap sambungan, untuk mencari dan memperbaiki
sambungan yang kurang kencang.

GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

B.

KONSEP PERANCANGAN MIKRO


1. Aktivitas Pelaku Kegiatan

2. Skema Pelaku Kegiatan


Skema aliran kegiatan pengguna sports hall:
Alur Kegiatan Utama (kegiatan pertandingan olahraga)
o Atlit
Datang parkir masuk sport hall ganti baju mempersiapkan
strategi
bermain istirahat mck wawancara pulang
GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

o Wasit
Datang parkir masuk sport hall ganti baju memimpin
pertandingan
istirahat mck wawancara pulang
o Petugas pelaksana pertandingan
Datang parkir masuk sport hall mengawasi jalannya pertandingan

melakukan pencatatan melakukan pemeriksaan mck wawancara


pulang
o Pengunjung ahli / wartawan
Datang parkir masuk stadion mengambil gambar melakukan
pencatatan dan peliputan mck wawancara pulang
o Penonton
Datang parkir membayar tiket menonton pertandingan mck
pulang

Alur Kegiatan umum

Atlit/bukan atlit (kegiatan berlatih)


Datang parkir masuk sport hall ganti baju bermain istirahat
mck
pulang

Pengunjung umum
Datang parkir fitness makan ibadah mck pulang

GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

Alur kegiatan pengelola


Datang parkir bekerja ibadah makan mck pulang

3. Kebutuhan dan Besaran Ruang


KEGIATAN UTAMA (OLAHRAGA INDOOR)

KEGIATAN PENGELOLAAN

GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

KEGIATAN SERVIS

KEGIATAN DI RESTAURANT

GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

4. Pola Hubungan Ruang

5. Pola Organisasi Ruang

GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .

LAMPIRAN CONTOH BANGUNAN SERUPA

Sofia sports hall,


Bulgaria

Called Irapuato Music Hall and Sports


Centre

GELANGGANG OLAHRAGA INDOOR (SPORT HALL) MAKASSAR| .