Anda di halaman 1dari 7

NAMA

: Badzlina
Nuril Ashari
NPM : 0227 13 12 187
KELAS
: Akuntansi
IV-RS
AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH II
RESUME INVESTASI
Akuntansi untuk Aset Keuangan
A. Aset Keuangan
- Kas
- Investasi ekuitas di perusahaan lain (misal saham biasa atau saham preferen ).
- Adanya kontrak untuk menerima kas dari pihak lain (pinjaman yang diberikan , piutang , dan
obligasi).
IASB mengatur bahwa perusahaan mengklasifikasikan aset

keuangan menjadi 2 katagori

pengukuran- kos dan fair valuetergantung dari kondisi.


B. Basis Pengukuran
IFRS menetapkan perusahaan mengukur aset financial berdasarkan dua kriteria:
1. Model perusahaan dalam pengelolaan aset keuangannya; dan
2. Karakteristik kontraktual Kas flow dari aset keuangan.
Hanya investasi dalam utang seperti piutang, pinjamanan yang diberikan , dan investasi
obligasi yang memenuhi 2 kreteria tersebut di atas dan dicatat berdasarkan kos yang
diamortisasi . Investasi dalam utang lainnya dicatat dan dilaporkan sebesar fair value.
Investasi dalam ekuitas biasanya dicatat berdasarkan fair value.
Ringkasan Pendekatan Akuntansi Investasi

1. Investasi Utang
Investasi Utang dikatagorikan sebagai kontrak pembayaran pada tanggal tertentu dari:
- Pokok
- Bunga dari sisa pinjaman .
Perusahaan mengukur investasi dalam utang pada:
Kos yang diamortisasi
- Fair Value

Investasi Utang-Amortisasi Kos


Contoh :
Pada tanggal 1 Januari 2011 Robinson Company membeli obligasi Evermaster Corporation
dengan nominal $100,000 bunga 8%. Harga beli obligasi $92,278. Obligasi jatuh tempo 1 Januari
2016 dan memiliki hasil 10%; bunga dibayar setiap tanggal 1 Juli dan 1 Januari. Robinson
mencatat investasi sebagai berikut:
Januari 1, 2011
Investasi-obligasi

92,278

Kas

92,278

Juli 1, 2011
Kas
4,000
Investasi-Obligasi
614
Pendapatan bunga
4,614
Desember 31, 2011
Piutang Bunga
Investasi Obligasi

4,000
645

Pendapatan Bunga

4,645

Pelaporan investasi obligasi pada nilai kos yang diamortisasi

Investasi utang-Fair Value


Investasi utang pada fair value pencatatan sama dengan Investasi Utang held-for-collection yaitu
kos yang diamortisasi. Namun demikian pada saat tanggal pelaporan, perusahaan :
- Menyesuaikan kos yang diamortisasi menjadi fair value.
- Adanya laba atau rugi yang belum direalisasi dilaporkan sebagai bagian dari laba bersih (fair
value method).
Illustrasi:
Pada tanggal 1 Januari 2011 Robinson Company membeli obligasi Evermaster Corporation
dengan nominal $100,000 bunga 8%. Harga beli obligasi $92,278. Obligasi jatuh tempo 1 Januari
2016 dan memiliki hasil 10%; bunga dibayar setiap tanggal 1 Juli dan 1 Januari. Pencatatan sama
dengan kos yang diamortisasi :
Jurnal tanggal 1 Jan 2011
Investasi-obligasi

92,278

Kas

92,278

Jurnal tgl 1 Juli 2011


Kas

4,000

Investasi-Obligasi

614

Pendapatan bunga 4,614


Jurnal tgl 31 Des 2011

Piutang Bunga
Investasi Obligasi
Pendapatan Bunga

4,000
645
4,645

Illustrasi:
Pada tanggal 31 Desember 2011 nilai investasi obligasi mempunyai the fair value $95,000

Penyesuaian nilai pasar sekuritas 1,463


Laba rugi yang belum direalisasi Laba 1,463

Laporan posisi keuangan/neraca Investasi

Opsi Fair Value


Perusahaan mempunyai opsi untuk melaporkan aset finansial dengan fair value. Opsi ini:
-

Diterapkan untuk setiap jenis sekuritas dan

Biasanya diterapkan pada saat pembelian aset finansial

Bila perusahaan memilih menggunakan opsi fair value harus dilakukan secara konsisten sampai
kepemilikan tidak ada.
Illustration:
Hardy Company membeli obligasi yang

dikeluarkan oleh German Central Bank. Hardy

berencana untuk memegang obligasi sampai tanggal jatuh tempo selama 5 tahun. Pada tanggal 31
Desember 2011, nilai yang diamortisasi 100,000; dan mempunyai fair value 113,000. Bila
Hardy memilih untuk menggunakan opsi fair value, maka pencatatan tanggal 31 Desember 2011:
Investasi UtangGerman Bonds

4,537

Laba Rugi yang belum direalisasi-EkuitasIncome

4,537

2. Investasi Ekuitas
Investasi Ekuitas merepresentasikan kepemilikan saham biasa, saham preferen, dan kapital lain.
-

Kos mencakup harga beli sekuritas

Komisi dan fee Broker dicatat sebagai biaya

Besar kecilnya kepemilikam saham sebuah perusahaan (Investee) oleh sebuah perusahaan lain
(Investor) akan menentukan perlakuan akuntansi investasi.
Investasi Ekuitas dengan Fair Value
Berdasarkan IFRS, Investasi ekuitas dapat dianggap sebagai trading (held-for-trading). Aturan
akuntansi dan pelaporan :
-

Investasi dinilai sebesar nilai wajar (fair value)

Mencatat laba dan rugi yang direalisasi (unrealized holding gains & losses) dalam laba besih.

Investasi sekuritas yang tidak segera dijual disebut AFS (Available fo Sale).
Pencatatan:
-

Investasi dicatat sebesar fair value.

Mencatat laba rugi yang belum direalisasi dan dilaporkan sebagai

Laba komprehensif

lainnya.
Contoh: Investasi Ekuitas (OCI/Other Comprehensive Income-Laba Komprehensif
Lainnya) Investasi Ekuitas dengan Fair Value
Pencatatan untuk investasi ekuitas non-trading sama dengan investasi ekuitas trading, kecuali
untuk pencatatan lab rugi yang belum direalisasi. Pelaporan laba rugi yang belum direalisasi di
pendapatan komprehensif lainnya.

Illustration:
Pada tanggal 10 Desember 2011, Republic Corporation membeli 1,000 lembar saham Hawthorne
Company dengan harga 20.75 per lembar (total 20,750). Investasi
kurang dari 20%. LO 5 Understand the accounting for Investasi Ekuitas at fair value.
Investasi Ekuitas 20,750
Kas

20,750

Illustration:
Pada tanggal 27 Desember 2011, Republic menerima deviden tunai of 450.
Kas

450

Pendapatan Dividen

450

Metode Ekuitas
Bila investasi sebesar 20% atau lebih (langsung maupun tidak langsung ) dimana mempunyai
pengaruh yang signifikan terhadap investee.
Pencatatan menggunakan metode ekuitas.
Mencatat investasi pada kos dan selanjutnya melakukan penyesuaian untuk:
-

Bagian investor dari laba atau rugi investee, dan

Deviden yang diterima investor


Bila investee mengalami kerugian yang lebih besar dari nilai buku investasi dari investor, maka
investor menghentikan menggunakan metode ekuitas.

Konsolidasi
Memiliki pengendalian Bila entitas memiliki hak suara lebih dari 50% terhadap entitas lain,
maka:
o

Investor disebut parent

Investee disebut subsidiary.

Investasi di subsidiary dilaporkan di laporan parent sebagai investasi jangka panjang.

Parent membuat laporan keuangan konsolidasian.