Anda di halaman 1dari 2

PENATALAKSANAAN INTEGRATED CARE PATHWAY (ICP)

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

037 /MED/SPO/BSD

01

1 dari 2

PROSEDUR
TETAP

Tanggal Terbit

Ditetapkan
Direktur,

MEDIS

--2012

Dr. Hermanto Nurya

Pengertian
Tujuan
Kebijakan
Prosedur

Prosedur yang mengatur proses pemakaian formulir Integrated Care Pathway (ICP) .
Untuk menjaga kualitas pelayanan disegala bidang, dan agar pelayanan dapat terstandar
dengan kualitas yang sama.
Integrated Care Pathway ditetapkan oleh rumah sakit dengan mempertimbangkan usul
dan rekomendasi dari Komite medik dan SMF.
Proses pengisian formulir Integrated Care Pathway (ICP) Seksio Sesarea elektif murni
sbb:
1. Fomulir ICP ada di poliklinik atau di UGD.
2. Perawat atau petugas admission akan mengisi formulir setelah ada keputusan dari
dokter bahwa pasien akan dirawat inap
3. Petugas akan memberikan formulir kepada dokter jaga dan dokter spesialis yang
terkait untuk diisi.
4. Petugas akan mengantar pasien untuk pemeriksaan laboratorium dan konsul ke
dokter yang diperlukan bila di poliklinik, atau perawat UGD akan meminta petugas
laboratorium akan mengambil darah bila masuk di UGD.
5. Petugas laboratorium akan mengambil contoh darah sesuai permintaan dan akan
menandatangani formulir ICP.
6. Dokter konsulen akan melakukan pemeriksaan dan mengisi formulir ICP.
7. Perawat akan mengantar pasien ke pendaftaran rawat inap bila dari poliklinik ,atau
petugas pendaftaran rawat inap akan mendatangi pasien di UGD bila pasien berada
di UGD.
8. Petugas pendaftaran rawat inap akan menjelaskan kepada pasien akan memberikan
formulir ICP kepada kasir, setelah pasien mendapat penjelasan kasir mengenai
perkiraan biaya dan lainnya dan menandatangani formulir ICP, maka kasir akan
memberikan formulir ICP kepada pasien bila dari poliklinik dan diberikan kepada
perawat bila di UGD.
9. Bila dari poliklinik dan pasien belum dirawat hari itu, formulir akan disimpan di
admision rawat inap, pasien pulang.Bila pasien dari UGD maka formulir langsung
dibawa ke ruang rawat inap bersama dengan pasien oleh perawat UGD.
10. Bila pasien asal poliklinik,aasien akan datang sesuai dengan jadwal yang telah
ditentukan,perawat rawat inap akan menjemput pasien di pendaftaran rawat inap.
11. Pasien yang dari poliklinik dan akan menjalani operasi elektif , akan menuju rawat
inap dan akan dilakukan pesiapan sebelum operasi.
12. Dokter jaga ruangan, dokter spesialis yang merawat , serta perawat rawat inap akan
melakukan pengkajian pasien dirawat inap,bila pasien akan dioperasi elektif dokter
anestesi akan melakukan kunjungan kepada pasien diruangan. Bila dari UGD pasien
direncanakan untuk operasi cito maka pasien akan langsung diantar perawat UGD
,ke ruang operasi.

PENATALAKSANAAN INTEGRATED CARE PATHWAY (ICP)


No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

037 /MED/SPO/BSD

01

2 dari 2

13. Pasien dari rawat inap yang akan menjalani operasi elektif akan diantar ke kamar
operasi oleh perawat ruangan.
14. Operasi dilakukan, setelah selesai, pasien akan ditempatkan di ruang pemulihan
untuk di observasi
15. Pasien akan dijemput oleh bidan/perawat rawat inap
16. Pasien akan diobservasi selama perawatan oleh team medis.serta dilakukan
pengkajian oleh dokter gizi /petugas gizi, dokter rehabilitasi medik /petugas
rehabilitasi medik di ruangan rawat inap setiap hari sampai pasien pulang.
17. Petugas farmasi di ruang rawat inap akan mendatangi pasien waktu akan
menyerahkan obat pulang serta menjelaskan mengenai obat-obat yang akan dibawa
pulang pasien setelah pasien menyelesaikan kewajiban admistratif di kasir.

Unit terkait

Note: Setelah melakukan tindakan, semua petugas agar mengisi dan menandatangani
formulir ICP yang sudah disepakati.
Medis, keperawatan, laboratorium, admision rawat inap, kasir rawat inap, gizi ,
rehabilitasi medik dan farmasi