Anda di halaman 1dari 14

AVERTEBRATA AIR

BINTANG LAUT

L. FIRMAN YAYANG A.

Bintang laut merupakan hewan


invertebratayang
termasuk
dalamfilum
Echinodermata,
dan kelas Asteroidea
Echinodermata (dalam bahasa
yunani, echino = landak,
derma
=
kulit)
adalah
kelompok hewan triopoblastik
selomata yang memilki ciri
khas adanya rangka dalam
(endoskeleton) berduri yang
menembus kulit

Sesuai dengan namanya itu, jenis


hewan ini berbentuk bintang dengan
5 lengan. Bintang laut termasuk
hewansimetri radialdan umumnya
memiliki lima atau lebih lengan

Habitat Bintang Laut


Habitat bintang laut ini
adalah di terumbu karang,
terutama di lereng terumbu
pada kedalaman 2 sampai
6m
Ada yang ditemukan di
paparan
terumbu
yang
terbuka pada saat air surut
dan ada yang ditemukan di
terumbu karang hidup pada
kedalaman 33 m.

Sistem Klasifikasi

Kerajaan : Animalia
Filum : Echinodermata
Kelas : Asteroidea
Ordo : -Brisingida
-Forcipulatida
-Paxillosida
-Spinulosida
-Valvatida
-Notomyotida

Morfologi Bintang Laut


Tubuh bintang laut umumnya berbentuk
simetris radial (cakram) dengan 4-5
lengan. Pada beberapa jenis tertentu,
jumlah lengan dapat mencapai 40 buah
Mulut bintang laut terletak di tengah
cakram pada sisi bawah tubuh (boral)
Di bawah lengan bintang laut terdapat
alur yang dalam mulai dari mulut hingga
ujung
lengan
yang
disebut
celah
ambulakral
Di dalamcelah ambulakral bintang laut
terdapat kaki tabung dengan ujung yang
lengket berfungsi sebagai alat untuk
beregerak.

Morfologi Bintang Laut


Di sisi atas (daerah aboral)
bintang laut terdapat anus dan
lubang tempat masuknya air
yang disebut madreporit
Kulit
atasbintang
laut
umumnya kasap, keras dan ada
yang
berduri
untuk
mempertahankan diri.
Duri-duri
yang
beracun
berukuran 2-4 cm menghiasi
permukaan
aboral
tubuh
cakram dan lengan-lengannya

Anatomi Bintang Laut


Rongga tubuh bintang laut sangat
besar dan dapat dibagi menjadi
beberapa bagian yang jelas
Bagian
periviceral
bintang
laut
mengelilingi saluran pencernaan dan
melebar ke dalam lengan
Rongga tubuh bintang laut juga
memiliki fungsi ekskresi karena selsel dari peritoneum masuk (lepas)
kedalam cairan rongga tubuh dimana
mereka berkeliaran sebagai amebosit
yang mengumpulkan kotoran. Sel-sel
ini menuju ke insang kulit (papula)
dan melalui dinding insang ini
amebosit keluar dan terpecah.

Anatomi Bintang Laut


Sifatpembuluh air pada bintang
lautsangat spesifik. Air masuk
kedalam saluran batu melalui
madreporit menuju saluran cincin.
Selanjutnya air masuk kedalam
saluran meruji menuju ke masingmasing
lengan
di
atas
alur
ambulakral. Air kemudian masuk ke
saluran lateral menuju kaki tabung
Hewan
ini
bernafas
dengan
menggunakan insang kulit, yaitu
penonjolan dinding rongga tubuh
(selom) yang tipis. Tonjolan ini di
lindungi oleh silia dan pediselaria.

Sistem Pencernaan
Sistem
pencernaan
bintang
lautsangat
pendek
dan
termodifikasi. Mulut bintang laut
membuka
ke
oseophagus
menuju perut yang berupa
sebuah
kantong
berdinding
tipis.
Kantong
ini
bintang
bersambung dengan kantong
pilorik. Kemudian dikirim kelima
cabang usus.
Di atas kantong pilorik bintang
laut terdapat rectum yang
ramping menuju anus.
Makanannya adalah kerang,
plankton, dan organisme yang
mati.

Reproduksi Bintang Laut


Bintang laut memiliki kelamin terpisah. Alat
perkembangbiakan
bintang
laut
berbentuk
dendritic, dua di dasr setiap lengan. Pembuahan
bintang laut bersifat eksternal dengan melepas
sperma dan sel telur ke air malalui pori-pori pada
sisi aboral pada permukaan, di antara dua lengan
yang berdekatan.
Cara memijah adalah dengan mengangkat lengan
dan menggoyang-goyangkannya. Dalam 10 menit
hewan jantan mulai berpijah yang menyebabkan
air di sekitarnya berwarna putih seperti susu.

Reproduksi Bintang Laut


Bintang laut melepaskan sel kelamin
ke air dan hasil pembuahannya akan
tumbuh menjadi larva mikroskopis
yang
lengannya
bersillia,
disebutpluteus. Pluteus kemudian
mengalami metamorfosis menjadi
bentuk seperti bintang laut.
Pemijahan kedua kelamin hewan itu
berlanngsung sekitar 30 menit

Peranan Bintang Laut


Sebuah tim peneliti dari Scottish
Association for Marine Science
telah mempelajari substansi atau
bahan berlendir yang melapisi
tubuh bintang laut yang berduri
peneliti percaya bahwa bahan
tidak lengket ini dapat dijadikan
senjata baru yang penting untuk
mengobatipenyakitinflamasi
atau peradangan seperti asma
dan radang sendi.

Peranan Bintang Laut


Namun, bintang laut sering dianggap
merugikan oleh pembudidaya tiram
mutiara dan kerang laut karena
merupakan predator hewan-hewan
budidaya tersebut.