Anda di halaman 1dari 22

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

SISTEM KESEHATAN DI TAIWAN


Health Care System
KELOMPOK 1
Gizi A2 2015

KELOMPOK 1
Shafira Nurmalitasari
Siwi Utami Esthi
Nadhifah Salma Dinda Kinta Putri
Muhammad Nurul Huda
Laura Teresa
Eki Hafsari Karmita
Nida Khoiriyyah

155070300111018
155070300111024
155070300111030
155070300111036
155070300111042
155070301111006
155070301111018

Gusti Ayuning Kukilo

155070301111024

Safira Amanda Isdianto

155070307111003

Muhammad Rizki Navianto

155070307111021

Nisa Aisyah

155070307111010

Outline
o
o
o
o
o
o
o
o

Pendahuluan
Sistem Pelayanan Kesehatan di Taiwan
Sistem Pembiayaan Kesehatan di Taiwan
Akreditasi Rumah Sakit di Taiwan
Asuransi Kesehatan di Taiwan
Peranan Teknologi Informasi
Pusat Data Statistik
Perbandingan Antara Indonesia dan Taiwan

Pendahuluan

Taiwan (Republic of China) merupakan negara yang terletak di sebelah timur daratan Chin
a dengan luas wilayah mencapai 36.193 Km2. Berdasarkan data tahun 2011, jumlah pend
uduk Taiwan mencapai 23.224.912 jiwa dengan GDP per kapita mencapai US$ 20.139.

Kesehatan mendapatkan perhatian yang cukup di Taiwan, NHE (National health expenditu
re) mencapai 6,55% terhadap GDP lebih besar dari standar WHO sebesar 5% GDP.

Sumber daya manusia dibidang kesehatan sangat memadai, jumlah rasio dokter

ter

hadap jumlah penduduk mencapai 17,21 per 10.000 penduduk sedangkan jumlah peraw
at mencapai 49,21 per 10.000 penduduk.

Pendahuluan

Dukungan pembiayaan dan fasilitas kesehatan yang memadai untuk sistem pelay
anan kesehatan di Taiwan sangat berperan dalam pencapaian derajat kesehatan.

Sistem kesehatan di Taiwan terorganisasi dengan baik, masing masing institusi


bekerja sesuai dengan fungsinya dan terdapat koordinasi yang sangat baik.

Pembiayaan pelayanan kesehatan melalui mekanisme asuransi bagi masyarakat te


lah mencakup 99% dari penduduk Taiwan, sistem pembiayaan pelayanan keseha
tan di Taiwan di kelola oleh BNHI (Beaureu of National Health Insurance) yang me
rupakan single payer dalam sistem pembiayaan kesehatan di Taiwan.

Sistem Pelayanan Kesehatan di Taiwan


DOH (Department of Health) selaku otoritas kesehatan di Taiwan memiliki struktur organisasi yang

bersifat sangat fungsional, hal ini tergambar dari struktur yang menggambarkan kesetaraan, masin
g-masing divisi atau biro mempunyai peran yang setara sehingga dapat memastikan terciptanya ko
ordinasi yang baik.
Integrasi public and private sector dalam penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan (Rumah Sakit),

DOH bekerjasama dengan universitas yang terpercaya dalam penyediaan fasilitas rumah sakit.
BNHI selaku satu-satunya pengelola asuransi kesehatan nasional di Taiwan merupakan salah satu Bi

ro dalam DOH, sehingga memiliki kekuatan yang sangat besar dalam mengendalikan pelayanan ke
sehatan bagi masyarakat Taiwan.

Sistem Pelayanan Kesehatan di Taiwan


Implementasi sistem kesehatan di Taiwan didukung oleh banyaknya undang-undang dan peraturan pemerintah, sehingga
menjamin terciptanya koordinasi yang baik.
Rumah Sakit baik milik pemerintah maupun swasta di kelompokkan menjadi 3 kategori yaitu : District Hospital, Regional H
ospital, dan Medical Center Hospital.
Rumah sakit berupaya mengembangkan mutu pelayanan dan menerapkan strategi pemasaran yang tepat, sehingga dapat
menjadi pilihan utama pasien, mengingat sistem pelayanan kesehatan di Taiwan memungkinkan pesertanya untuk memili
h dokter atau rumah sakit yang diinginkannya tanpa ada mekanisme rujukan sebagaimana yang diterapkan di Indonesia.
Pemerataan pelayanan kesehatan ke daerah terpencil dilakukan melalui program IDS (integrated delivery of service) yaitu
mengirimkan dokter-dokter spesialis ke daerah terpencil yang memberikan ilmu dan ketrampilan kepada dokter umum set
empat.

Sistem Pembiayaan Kesehatan di Taiwan

Kesehatan di Taiwan diadministrasikan oleh Departemen Kesehatan Eksekutif Yuan.

Sistem perawatan kesehatan saat ini di Taiwan, yang dikenal sebagai Asuransi Kesehatan Nasional dilembagakan pada tahun 1995.
NHI adalah rencana asuransi sosial tunggal-pembayar wajib yang memusatkan pencairan dana perawatan kesehatan.

NHI terutama dibiayai melalui premi, yang didasarkan pada pajak gaji, dan dilengkapi dengan keluar-pembayaran-saku dan dana pe
merintah langsung.

Dalam menghadapi meningkatnya kehilangan dan kebutuhan untuk pengendalian biaya, NHI mengubah sistempembayaran dari fee
-for-layanan untuk anggaran global, semacam calon sistem pembayaran, pada tahun 2002.

Intinya Jaminan kesehatan penduduk di Taiwan diatur dengan sistem asuransi single-insurer. Semua warga mendapatkan jaminan ke
sehatan dari pemerintah, tentunya dengan membayar premi tertentu.

Sistem Pembiayaan Kesehatan di Taiwan

Perhitungan premi didasarkan pada kategori mereka yang mendaftar untuk NHI, ada 6 kategori berbeda
untuk membuat perhitungan pembayaran premi tidak membebani mereka yang memang penghasilanny
a rendah. Perusahaan diatur untuk ikut membayar premi karyawannya, mahasiswa asing membayar pre
mi flat, mereka yang kurang mampu atau pensiunan mendapatkan free pass, preminya disubsidi oleh pe
merintah. Ada perhitungan tertentu mengenai berapa persen yang dibayar oleh pemegang asuransi (ins
ured), perusahaan/institusi yang mengajukan asuransi untuk karyawan, dan pemerintah.

Akreditasi Rumah Sakit di Taiwan


Akreditasi rumah sakit di Taiwan dilakukan oleh TJCHA, merupakan ba
dan non pemerintah yang bersifat non profit.
TJCHA merupakan badan akreditasi rumah sakit yang tidak hanya mem
astikan tersedianya pelayanan kesehatan yang aman bagi pasien (patie
nt safety), tapi lebih dari itu bagaimana rumah sakit mampu memberi p
elayanan kesehatan yang berorientasi pada pasien (patient centered).

Akreditasi Rumah Sakit di Taiwan


Selain berperan dalam melakukan akreditasi terhadap rumah sakit, TJCHA juga menyedi
akan pelatihan bagi dokter-dokter muda yang menjembatani antara dunia akademik da
n praktis kedokteran di rumah sakit sehingga dokter-dokter muda tersebut sudah terbia
sa dengan standar-satndar pelayanan di rumah sakit yang sesuai standar akreditasi, pela
tihan ini wajib diikuti sebelum bekerja di rumah sakit.
Peranan TJCHA menjadi sangat besar karena hasil akreditasi yang dikeluarkan menjadi p
referensi bagi NHI dalam penetapan global budget bagi rumah sakit dan besaran co pay
ment yang harus dibayarkan pasien saat mendapatkan pelayanan di rumah sakit.

Asuransi Kesehatan di Taiwan


BNHI merupakan badan penyelenggara asuransi kesehatan (single payer) di taiwan be
rdiri sejak reformasi sistem kesehatan di Taiwan pada tahun 1995.
BNHI merupakan salah satu biro di kementerian kesehatan Taiwan, DOH juga membe
ntuk tiga komite yang secara struktural berada pada posisi yang setara dengan BNHI.
BNHI memiliki 6 divisi regional, yang berfungsi untuk menangani permohonan kepese
rtaan asuransi, pengumpulan premi, claims review, dan manajemen kontrak dengan
PPK.

Asuransi Kesehatan di Taiwan


Seluruh penduduk, kecuali narapidana (di cover program pelayanan kesehatan tersendir
i) wajib ikut serta dalam NHI, termasuk bayi baru lahir akan dicover asuransi setelah terc
atat dalam kartu keluarga, sedangkan bagi warga negara yang bayinya terlahir di luar n
egeri, akan tercakup dalam NHI setelah tinggal di Taiwan minimal selama 4 bulan.
Penduduk asing yang tinggal di taiwan juga tercakup dalam NHI.
Warga negara Taiwan yang tinggal di luar negeri bebas memilih apakah mempertahank
an keanggotaannya atau membekukan kepesertaan untuk sementara waktu.

Asuransi Kesehatan di Taiwan


Pembiayaan utama NHI bersumber dari premi peserta dan denda akibat keterlambatan pe
mbayaran premi, disamping itu sesuai dengan peraturan perundang-undangan pendapat
an NHI bersumber dari lotere dan pajak rokok.
NHI menjamin pelayanan kesehatan secara komprehensif baik pelayanan rawat jalan, raw
at inap, pelayanan gigi, Chinese medicine therapies, persalinan, rehabilitasi fisik, bedah, o
bat, home care, penyakit jiwa kronis dan lain sebagainya.
Pelayanan preventiv juga dijamin oleh NHI, dengan pembiayaan bersumber dari anggaran
promosi kesehatan dari Biro Promosi Kesehatan (DOH)

Asuransi Kesehatan di Taiwan


BNHI tidak menerapkan sistem gate keeper/rujukan, pasien bebas memilih fasilitas k
esehatan/dokter yang diinginkannya, namun demikian terdapat perbedaan co paym
ent antara peserta yang mengikuti sistem rujukan dan tidak.
Co payment diterapkan untuk pelayanan rawat jalan, obat, dan rawat inap.
Pengecualiaan copayment diberlakukan bagi pasien dengan penyakit kronis, pasien y
ang tinggal di daerah terpencil, persalinan, veteran dan anggota keluarganya, masya
rakat miskin, anak usia dibawah 3 tahun, dan pasien tuberculosis yang teregistrasi.

Asuransi Kesehatan di Taiwan


BNHI melakukan kontrak dengan PPK yang memenuhi kualifikasi untuk memberikan pelayanan kesehat
an, saat ini 92,13 % institusi kesehatan telah bekerjasama dengan BNHI.
BNHI menerapkan sistem pembayaran pelayanan berdasarkan global budget system, penentuan besar b
udget per rumah sakit berdasarkan sejumlah indikator, NHI Medical Expenditure Negotiation Committe
e pada awal tahun anggaran melakukan negosiasi dengan PPK untuk kesepakatan alokasi anggaran.
Claim Review menjadi mekanisme pengendalian pelayanan kesehatan yang sangat penting dalam siste
m pelayanan yang tidak menerapkan gate keeper dan sistem pembiayaan global budget, claim review di
dukung oleh sistem informasi otomatis yang dapat mempermudah proses analisis klaim.

Peran Teknologi Informasi


Teknologi informasi telah menjadi salah satu tulang punggung efisiensi pelayanan keseha
tan di Taiwan, implementasikan teknologi informasi berupa sistem pengajuan klaim secar
a elektronik, penyediaan bank data yang komprehensif, penyimpanan data yang dapat di
manfaatkan untuk pengambilan keputusan, analisis profil PPK sebagai acuan review utilis
asi, penyediaan website sebagai saran berbagi informasi antara BNHI dengan PPK.
IC Card merupakan terobosan teknologi informasi, setiap peserta akan mendapatkan kart
u IC Card yang memiliki chip yang memuat informasi identitas peserta, riwayat kunjungan
ke dokter, hasil pemeriksaan kesehatan, riwayat alergi (6 kunjungan terakhir).

Peran Teknologi Informasi


Pemanfaatan teknologi informasi, mampu meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan, seorang pasien
dapat memperoleh informasi praktik dokter dan membuat kesepakatan janji pelayanan dengan seorang
dokter secara online melalui smartphone, portal web, telephone, maupun KIOSK.
Interoperable data exchange telah diterapkan oleh Rumah sakit (dalam satu jaringan) sehingga informa
si data kesehatan pasien dapat dipergunakan oleh rumah sakit lain dalam proses penyembuhan pasien.
Pengembangan teknologi informasi dalam pelayanan kesehatan berikutnya adalahtelehealth, yang mem
ungkinkan dokter memonitor parameter fisiologis pasien tanpa harus mendatangi pasien, dengan fasilit
as set top box pasien dapat memperoleh informasi kesehatan terkait dengan penyakit yang dideritanya,
dengan memanfaatkan fasilitas teleconference pasien dapat melakukan konsultasi jarak jauh.

Pusat Data Statistik


Kantor statistik Departemen Kesehatan, merupakan suatu badan yang berfungsi untuk me
nyediakan data kesehatan yang bersumber dari laporan seluruh stake holder kesehatan, se
hingga dapat memberikan gambaran kesejahteraan masyarakat dan memperkirakan biaya
pelayanan kesehatan di Taiwan, dan membuat publikasi resmi secara rutin setiap tahun.
Tingkat kepatuhan dari seluruh stake holder untuk mensuplay data ke Kantor Statistik DOH
menjadi faktor yang sangat penting dalam penyediaan data statistik kesehatan.
Data yang dimiliki kantor statistik dimanfaatkan untuk penentuan health index dan juga se
bagai data untuk bahan penelitian

Perbandingan Antara Indonesia dan Taiwan


Ada beberapa kekurangan seperti halnya di Indonesia. Munculnya pelayanan medis yang terkotak kotak,
maksudnya sudah mulai bermunculan pelayan medis yang specialis dan pemeriksaan kesehatan yang
menggunakan alat alat canggih yang biayanya tidak dapat dijangkau oleh masyarakat yang berekonomi lemah.
Walaupun sudah di bantu dengan berbagai asuransi yang diterbitkan oleh pemerintah seperti jamkesmas, askes,
dll.
Di Taiwan sendiri sudah diluncurkan asurasi NHI untuk semua golongan. Baik orang dewasa, anak-anak, orang
kaya, miskin, pekerja, pelajar, bahkan orang dari negara lain yang berdomisili di Taiwan, semua di asuransikan
melalui peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah tersebut tentang persyaratan memiliki asuransi tersebut.
Pelayanan kesehatan pun lebih mudah, dapat melalui media elektronik, dengan memasukan kartu asuransi seperti
kartu ATM disitu kita dapat memasukan keluhan-keluhan tentang penyakit kita, kemudian dengan sendirinya akan
muncul penyakit apa yang diderita serta obat dan tempat apotik yang kita kunjungi.

Referensi
Wiguna, Catur. 2013. Sistem Kesehatan di Taiwan Universal. http://
caturwiguna.blogspot.co.id/2013/08/sistem-kesehatan-di-taiwan
-universal.html
Radinda, Zayanah. 2013. Perbandingan sistem Pelayanan Kesehatan
di Indonesia dan Taiwan. http://wirant.blogspot.co.id/2013/05/p
erbandingan-sistem-pelayanan-kesehatan.html

THANK YOU