Anda di halaman 1dari 19

KEBUGARAN JASMANI

GAYA HIDUP
ANAK-ANAK KURANG GERAK
Duduk seharian di depan TV atau komputer.
Lebih suka naik kendaraan daripada berjalan kaki
Lebih suka naik lift atau eskalator daripada naik tangga
Kurangnya aktivitas bermain, akibat keterbatasan lahan
bermain.
Pola makan dengan gizi tidak seimbang (Junk Food, Fast
Food)
2

Kurang Gerak (Hipokinetik)


Risiko timbul penyakit
Obesitas
Diabetes Mellitus

Osteoporosis

Hipertensi

Stress

PENUAAN & PENYAKIT


DEGENERATIF

Asma

Kebugaran Jasmani
Kesanggupan atau kemampuan tubuh untuk
melakukan kegiatan sehari-hari, tanpa
menimbulkan kelelahan yang berarti dan
bahkan masih masih memiliki tenaga
cadangan untuk melakukan aktivitas fisik
lainnya.

Fungsi Kebugaran
Jasmani

Meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan


tubuh.
Meningkatkan kemampuan dan keterampilan fisik
Memperbaiki postur tubuh
Meningkatkan kemampuan beradaptasi thdp stress
Meningkatkan pengetahuan dan kecerdasan.
Meningkatkan kreativitas, produktivitas dan prestasi
akademik.

Faktor yang mempengaruhi


kebugaran jasmani
Umur
Jenis kelamin
Keturunan
Makanan gizi seimbang
Rokok

Ciri Kebugaran Jasmani yg


Baik
Tahan bekerja lama
Tidak lekas capai
Tidak mudah terkena stress
Tidak mudah terserang penyakit
Produktivitas kerjanya tinggi

PEMBUDAYAAN OLAHRAGA DI SEKOLAH


OLAHRAGA BERSAMA 3 X/MINGGU
REKREASI PENDIDIKAN SECARA RUTIN
PERTANDINGAN/ PERLOMBAAN
OLAHRAGA

MENGIKUTSERTAKAN
SISWA BERPRESTASI OLAHRAGA
PADA KLUB OLAHRAGA

PEMBENTUKAN KLUB
OLAHRAGA DI SEKOLAH

TES KEBUGARAN JASMANI


SECARA RUTIN Minimal 2 X SETAHUN

SEHAT

BUGAR
CERDAS

Aktivitas /
Latihan Fisik

Bermain
Bergerak
Proses belajar

Tes Kebugaran Jasmani


Untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani, atau
evaluasi perlu dilakukan pengukuran secara berkala dan
berkelanjutan dengan metode yang sama. Ada
beberapa persyaratan yang harus dipenuhi
1.

Peserta dalam kondisi yang benar-benar sehat


(pemeriksaan kesehatan).

2.

Cukup tidur (7 8 jam).

3.

Sebelum tes tidak melakukan aktivitas fisik yang berat.

4.

Sudah makan tidak kurang dari 2,5 jam.

5.

Berpakaian olahraga.

6.

Tes dilaksanakan pada pagi hari, bila sore hari dilakukan


tanpa sinar matahari (tester dalam kondisi tidak lelah).

7.

Tidak merokok, minum minuman beralkohol atau obat


obatan.

Baterai Tes --- TKJI


Tes Kesegaran Jasmani
Indonesia

LARI CEPAT

(Lari Jarak Pendek)

Kelompok Umur

Jarak
Putera

Puteri

6 9 tahun

30 meter

30 meter

10 12 tahun

40 meter

40 meter

13 15 tahun

50 meter

50 meter

16 19 tahun

60 meter

60 meter

GANTUNG ANGKAT
TUBUH

GANTUNG SIKU
TEKUK

UNTUK MENGUKUR KEKUATAN DAN


KETAHANAN OTOT LENGAN DAN BAHU

KELOMPOK UMUR
13-19 TAHUN PUTERA

KELOMPOK UMUR
6-12 TAHUN PUTERA
6-19 TAHUN PUTERI

BARING DUDUK
UNTUK
MENGUKUR
KEKUATAN DAN
KETAHANAN
OTOT PERUT DAN
OTOT TUBUH
BAGIAN ATAS
WAKTU PENILAIAN:
KELOMPOK UMUR 6-9 TH & 10-12 TH
KELOMPOK UMUR 13-15 TH & 16-19 TH

- 30 DETIK
- 60 DETIK

LONCAT TEGAK

UNTUK MENGUKUR
TENAGA/
KEKUATAN
EKSPLOSIF
(PERPADUAN
ANTARA KEKUATAN
DAN KECEPATAN)
HASIL :

Uk. papan berskala 1 : 5


Jarak antar garis pada skala 1 cm
Jarak titik nol skala ke lantai 150 cm
Loncatan dilakukan 3 X berturut-turut

SELISIH RAIHAN
LONCATAN
TERTINGGI
DIKURANGI
RAIHAN TEGAK
(SIKAP AWAL)

LARI JARAK SEDANG


(MENENGAH)
UNTUK MENGUKUR
DAYA TAHAN
JANTUNG,
PEREDARAN
DARAH DAN
PERNAFASAN
Kelompok
Umur

Jarak tempuh
berdasarkan
kelompok
umur dan
jenis kelamin

Jarak

Putera

Puteri

6 9 tahun

600 meter

600 meter

10 12 tahun

600 meter

600 meter

13 15 tahun

1000 meter

800 meter

16 19 tahun

1200 meter

1000 meter

Penilaian TKJI

Nilai masing-2 komponen


skore 5, 4, 3 , 2, 1
Penilaian tingkat kesegaran jasmani:
Jumlah nilai skore semua komponen
-----BS = 22 25
B = 18 21
S = 14 17
K = 10 13
KS = 5 - 9