Anda di halaman 1dari 11

Bab 3

Fungsi utama perangkat hubung bagi

BAB III / 1

Fungsi perangkat hubung bagi

Fungsi perangkat hubung bagi (PHB)


PHB secara umum mencakup keseluruhan perlengkapan dengan 3 fungsi dasar :
isolasi

- memutuskan catu atau bagian diskrit dari instalasi dengan memisahkan instalasi atau
bagian dari setiap sumber energi listrik untuk alasan keamanan (contoh bila bekerja pd
penghantar)
- saklar tanpa beban (off load switch), isolator
pengendali

- menghidupkan atau mematikan selama kondisi pengoperasian normal, untuk tujuan


pengoperasian dan pemeliharaan.
- kontaktor, sakelar, sakelar darurat
pengaman

- pengaman kabel, perlengkapan dan manusia terhadap kondisi abnormal seperti beban
lebih, hubung pendek dan gangguan bumi, dengan memutuskan arus gangguan
sehingga gangguan terisolasi.
- pemutus daya, sakelar, pengaman lebur

BAB III / 2

Fungsi perangkat hubung bagi

Fungsi isolasi (sesuai IEC 364 - 462)


Tujuan : mengisolasi dan memisahkan sirkit atau gawai dari sisa instalasi berikutnya.
kondisi harus dipenuhi :
IEC 364. 537.2 and IEC 947-3,
pemutusan kutub banyak (kecuali PEN),
dapat dikunci atau digembok,
pengecekan pembukaan kontak : IEC 947-3

- visual,
- atau mekanikal (positive break indication).
gawai yang dimaksud :
disconnector
switch disconnector
circuit-breaker disconnector
instalasi :
Pada bagian awal dari setiap sirkit

BAB III / 3

Fungsi perangkat hubung bagi

Fungsi pengendali
Tujuan : menghidupkan atau mematikan suatu bagian dari instalasi dalam operasi normal.
kondisi harus dipenuhi :
IEC 364 465 and 537-2,
pengoperasian bisa dengan :
- manual (handle),
- listrik (kendali jarak jauh).

gawai yang dimaksud


sakelar,
sakelar pemilih,
kontaktor,
rele impuls,
pemutus daya,
PC 16 A,
piranti benda padat - semikonductor.

instalasi:

pada awal instalasi,


pada tingkat beban.

BAB III / 4

Fungsi Perangkat Hubung Bagi

Sakelar emergensi
kendali pemutusan :
Pemutusan darurat (umumnya pada awal setiap sirkit).

Tujuan: memutuskan sirkit atau gawai yg menjadi berbahaya untuk digunakan


(bahaya tersengat listrik, kebakaran)
emergency stop.
Tujuan: menghentikan gerakan yang membahayakan.
kondisi harus dipenuhi :

IEC 364 464 and 537-4


gawai yang dimaksud
saklar (semua penghantar beraliran listrik dimatikan)
kontaktor,
pemutus daya.
pemutusan untuk tujuan layanan mekanis.

Tujuan: menghentikan dan mempertahankan pada status shutdown mesin selama


kegiatan perawatan pada bagian-bagian mesin, tanpa memastikan mesin
Umumnya menggunakan gawai fungsi kendali :
sakelar, pemutus daya, kontaktor untuk kapasitas pemutusan 16 A,
disconnectors (bila dilengkapi dengan kontak pra-pemutus).
BAB III / 5

Fungsi perangkat hubung bagi

Fungsi pengaman listrik


pengaman harta benda dan peralatan:

tujuan: melindungi kabel dan perlengkapan :


terjadinya arus lebih sebagai akibat kesalahan operasi,
beban lebih,
arus hubung-pendek, terjadi sebagai akibat ganguan antara penghantar

kondisi harus dipenuhi :


sesuai IEC 364 473-1-1
pada awal setiap sirkit, turunannya (dengan reduksi arus IB)
mengubah penampang, metode instalasi, lingkungan,
turunan yang dibolehkan:
- sesuai IEC 364 473-1-1-2, 473-1-2.

dimaksud
gawai yang
pemutus daya,
pengaman lebur

BAB III / 6

Fungsi perangkat hubung bagi

Pengaman listrik
pengamanan manusia:
terhadap bahaya arus listrik sebagai akibat gagalnya isolasi.
kondisi harus dipenuhi : IEC 364 532
tergantung pada sistem pembumian :

- TT 532.1.2, 413.1.4,
- TN 532.1.1, 413.1.3,
- IT 532.1.3, 413.1.5.

gawai yang dimaksud

pemutus daya,
pengaman lebur,
gawai arus sisa,

sakelar arus sisa

permanent insulation monitor (PIM)

BAB III / 7

Fungsi Perangkat Hubung Bagi

Definisi dan fungsi gawai


berdasarkan letaknya pd instalasi dan kebutuhan spesifik, switchgear harus dipilih disesuaikan

dengan fungsi yg diharapkan dan merupakan hal yg esensial yang membedakan beraneka
kemampuan dari berbagai gawai tersebut :
Peralatan

Definisi

deteksi

Isolator

Gawai switching mekanikal, pada posisi terbuka memenuhi


persyaratan sebagai fungsi-fungsi isolasi.

Sakelar

Gawai switching mekanikal, mampu pada arus bentukan ( making),


arus layanan dan pemutusan pada kondisi sirkit normal termasuk
kondisi operasi beban lebih, dan waktu-arus tertentu saat kondisi
sirkit abnormal seperti gangguan hubung pendek.

Kontaktor
Pengaman
lebur
Pemutus
daya

pengaman
listrik

kendali

pemutus manual

remote

isolasi

simbol
grafik

Gawai switching mekanikal, hanya memiliki posisi terbuka,


yang dioperasikan selain dengan tangan, mampu meneruskan,
dan memutuskan arus di bawah kondisi sirkit normal termasuk
kondisi operasi beban lebih.
Sebuah gawai dgn cara meleburkan 1 atau lebih komponen yang
dirancang khusus dan sebanding, akan membuka sirkit yg disisipinya
dgn jalan memutuskan arus saat arus tsb melebihi nilai yg diberikan
dgn waktu yang cukup. Pengaman lebur terdiri dr komponenkomponen yg membentuk gawai yg lengkap.
Sebuah gawai mekanis yang mampu meneruskan dan memutuskan
arus di bawah kondisi sirkit normal, juga meneruskannya dalam
jangka waktu yang telah ditetapkan dan memutuskan arus di bawah
kondisi sirkit yang tak normal seperti hubung singkat.

BAB III / 8

Fungsi perangkat hubung bagi

Elemen dasar dan fitur utama pemutus daya


untuk dapat melakukan pilihan yang tepat, perlu diketahui kriteria dasar yang

berlaku pada pemutus daya, apapun ukuran rangkanya :


nilai nominal

nilai ini menentukan famili pemutus daya yang dipilih :


- ACB (air circuit breaker)
untuk In antara 800 - 6300 A
Umumnya dipasang di sisi sumber panel distribusi utama, dilengkapi dengan unitunit trip elektronis yang dapat disetel.
- MCCB (moulded case circuit breaker) untuk In antara 16 - 1250 A
Umumnya dipasang di panel sub distribusi, cabang panel utama atau panel
distribusi akhir untuk perlengkapan listrik dengan daya besar.
- MCB (miniature circuit breaker)
untuk In antara 1 - 100 A
Umumnya dipasang di panel distribusi akhir untuk perlengkapan listrik dengan
daya kecil.
kapasitas pemutusan

tanpa memperhatikan nilai nominal, kriteria penting lainnya yang harus


diperhatikan adalah tingkat arus hubung pendek pada instalasi
pelepas magnetik

dinyatakan pada kurva trip (dibahas pd slide berikut), harus dipilih secara hati-hati
dengan memperhatikan instalasi berikutnya dan aplikasi yg khusus.
BAB III / 9

Fungsi perangkat hubung bagi

Soal-soal
1. Sebutkan fungsi perangkat hubung bagi (PHB) !
2. Apa fungsi pemutus daya ?
3. Apa fungsi kontaktor dan sakelar ?
4. Apa fungsi pengaman lebur ?

BAB III / 10

Fungsi perangkat hubung bagi

Jawaban
1. Fungsi PHB :
a. isolasi sumber daya
b. kendali operasi
c. pengaman kabel, peralatan dan orang
2. Fungsi pemutus daya adalah melindungi kabel dan peralatan terhadap:
a. gangguan hubung pendek
b. beban lebih
c. membuka dan menutup sirkit pada kondisi normal,
d. menyalurkan arus layanan tanpa panas lebih.
3. Fungsi kontaktor adalah diskonektor untuk berdaya besar (lebih dari 5 ampere) dan
umumnya memiliki jumlah kutub (pole) 3 atau lebih, sedangkan sakelar berfungsi
sebagai diskonektor untuk berdaya kecil ( kurang dari 5 ampere).
4. Fungsi pengaman lebur adalah membatasi arus beban lebih.

BAB III / 11