Anda di halaman 1dari 14

Contoh 1: Kesebangunan Dua Persegi Panjang

Psersegi panjang ABCD memiliki panjang dan lebar secara berturut-turut 13 cm dan 39 cm. Jika
persegi panjang ABCD tersebut sebangun dengan persegi panjang KLMN, yang sisi
terpanjangnya memiliki ukuran 24 cm, tentukan panjang sisi terpendek dari persegi panjang
KLMN.
Pembahasan Persegi panjang ABCD dan KLMN dapat digambarkan sebagai berikut.

Karena persegi panjang ABCD sebangun dengan KLMN, maka panjang sisi-sisi yang
bersesuaian dari kedua persegi panjang tersebut merupakan perbandingan yang senilai. Sehingga,

Jadi, panjang sisi terpendek dari persegi panjang KLMN adalah 8 cm.
Contoh 2: Kesebangunan pada Persegi Panjang
Perhatikan gambar di bawah ini!

Jika diketahui AB = 144 cm dan BC = 108 cm, persegi panjang ABCD, BCGF, dan EHGD
merupakan persegi panjang-persegi panjang yang sebangun, tentukan luas daerah AFHE!
Pembahasan Karena persegi panjang ABCD sebangun dengan persegi panjang BCGF, maka

Karena CD = AB = 144 cm dan CG = 81 cm, maka EH = GD = CD CG = 144 81 = 63 cm.


Diketahui ABCD juga sebangun dengan EHGD, maka didapatkan

Sehingga, FH = FG HG = BC HG = 108 47,75 = 60,25 cm. Diperoleh luas dari segi empat
AFHE adalah EH FH = 63 60,25 = 3.795,75 cm.
Halaman: 1 2 3 4 5
Dipublikasi di Kelas IX, Materi SMP | Tag Bangun datar, Denah, Kekongruenan, Kesebangunan,
Kongruen, Kongruensi, Pembahasan, perbandingan, Persegi panjang, Sebangun, Segitiga,
Segitiga siku-siku, Sejajar, Soal, Soal cerita, Tali busur, Trapesium | Tinggalkan komentar

Integral Parsial, Soal, dan Pembahasannya


Posted on 31 Agustus 2014 by yos3prens
Pada pembahasan ini kita akan berlatih menemukan antiturunan dengan menggunakan integral
parsial. Selain itu, di bagian akhir pembahasan ini, kita juga akan menggunakan metode tabulasi
dalam melakukan proses integral parsial tersebut. Teknik integral parsial dapat diterapkan dalam
berbagai macam fungsi, dan secara khusus teknik tersebut sangat berguna ketika dijumpai
integran yang melibatkan perkalian fungsi-fungsi aljabar dan transendental. Sebagai contoh,
integral parsial akan sangat berfungsi dengan baik untuk menyelesaikan,

Integral parsial didasarkan pada rumus turunan dari perkalian dua fungsi.

di mana u dan v adalah fungsi-fungsi yang terdiferensialkan dalam x. Jika u dan v kontinu, kita
dapat mengintegralkan kedua ruas dari persamaan di atas dan memperoleh

Dengan menulis kembali persamaan di atas, diperoleh teorema berikut.


Teorema 1: Integral Parsial
Jika u dan v adalah fungsi-fungsi dalam x yang kontinu dan terdiferensialkan, maka

Rumus integral parsial ini menyatakan integral aslinya ke dalam bentuk integral yang lain.
Berdasarkan pemilihan u dan dv, akan lebih mudah menyelesaikan bentuk integral yang kedua
daripada bentuk aslinya. Karena pemilihan u dan dv sangatlah krusial dalam proses integral
parsial, berikut ini panduan dalam memilih u dan dv.

Panduan dalam Proses Integral Parsial


1. Cobalah untuk memisalkan dv sebagai bagian yang sangat rumit dari integran yang sesuai
dengan aturan dasar integral. Sehingga u merupakan faktor lainnya dari integran.
2. Cobalah untuk memisalkan u sebagai bagian dari integran yang turunannya lebih
sederhana dari u. Selanjutnya dv merupakan faktor integral lainnya.
Perhatikan bahwa dv selalu memuat dx dari integran aslinya.

Untuk lebih memahami bagaimana menyelesaikan permasalahan integral dengan menggunakan


metode integral parsial, perhatikan beberapa contoh berikut.
Contoh 1: Integral Parsial
Tentukan,

Pembahasan Untuk menerapkan integral parsial, kita perlu untuk menuliskan integral tersebut
ke dalam

Terdapat beberapa cara untuk melakukan hal tersebut, yaitu

Panduan dalam pemilihan u dan dv sebelumnya menyarankan kita untuk memilih pilihan
pertama karena turunan dari u = x lebih sederhana dari x, dan dv = ex merupakan bagian yang
paling rumit dari integran yang sesuai dengan aturan dasar integral.

Sekarang, dengan integral parsial akan dihasilkan

Untuk memeriksa hasil pengintegralan ini, kita dapat menurunkan hasil tersebut untuk
mendapatkan integran aslinya.
Catatan Pada contoh 1 di atas kita tidak perlu menuliskan konstanta ketika menyelesaikan

Untuk mengilustrasikan hal ini, cobalah mengganti v = ex dengan v = ex + C1 kemudian terapkan


proses integral parsial untuk melihat bahwa kamu akan mendapatkan hasil yang sama.
Halaman: 1 2 3 4
Dipublikasi di Kalkulus, Kelas XII, Materi SMA, Perguruan Tinggi | Tag Antiturunan, Centroid,
Identitas trigonometri, Integral, Integral parsial, Integran, Metode tabulasi, Titik pusat,
Trigonometri, Turunan | Tinggalkan komentar

Olimpiade Matematika Universitas Negeri Malang 2014


Posted on 9 Agustus 2014 by yos3prens

Bagi adik-adik SD, SMP, dan SMA yang berkeinginan untuk ikut ambil
bagian dalam olimpiade matematika yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Malang
(UM), silahkan baca pengumuman lengkapnya di website Himatika Vektor. Olimpiade nasional
ini diselenggarakan di 33 rayon di Indonesia, sehingga adik-adik dapat daftar secara langsung di
masing-masing rayon yang ditunjuk pada tanggal 14 Juli sampai 22 September 2014. Selain itu,
adik-adik juga dapat daftar secara online dengan mengakses website resminya pada tanggal 14
Juli sampai 20 September 2014. Berikut ini pamflet dari olimpiade matematika nasional tersebut.

Selamat berkompetisi, yos3prens.


Dipublikasi di Berita yos3prens | Tag Olimpiade, Olimpiade Nasional, UM, Universitas Negeri
Malang | Tinggalkan komentar

Soal dan Pembahasan TKD Saintek SBMPTN 2014


Posted on 9 Agustus 2014 by yos3prens
Pada pembahasan ini diselesaikan 15 soal mata uji matematika yang termuat dalam Tes
Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (TKD
Saintek SBMPTN) tahun 2014. Berikut ini soal dan pembahasan tersebut.
Selain pembahasan tersebut, lihat juga beberapa pembahasan soal SBMPTN/SNMPTN sebagai
berikut:
1. Matematika Dasar TKPA SBMPTN 2014
2. Matematika TKD Saintek SBMPTN 2013
3. Matematika Dasar TKDU SBMPTN 2013
4. Matematika Tes Bidang Studi IPA SNMPTN 2012
5. Matematika Dasar Tes Bidang Studi Dasar SNMPTN 2012
Kami terbuka terhadap kritik dan saran demi perbaikan pembahasan-pembahasan yang telah
kami susun. Kritik, saran, ataupun pertanyaan bisa dituliskan pada kolom komentar yang telah
disediakan di bagian bawah. Semoga bermanfaat, yos3prens.
Dipublikasi di Portofolio | Tag Matematika, Pembahasan, Saintek, SBMPTN, SNMPTN, TKD |
Tinggalkan komentar

Fungsi Rasional dan Asimtot


Posted on 28 Juli 2014 by yos3prens
Seperti bilangan rasional yang merupakan rasio dari dua bilangan bulat, fungsi rasional adalah
rasio dari dua polinomial. Secara umum,
Fungsi Rasional
Fungsi rasional adalah fungsi yang memiliki bentuk

Dengan p dan d merupakan polinomial dan d(x) 0. Domain dari V(x) adalah semua bilangan
real, kecuali pembuat nol dari d.
Fungsi rasional yang paling sederhana adalah fungsi y = 1/x dan fungsi y = 1/x, yang keduanya
memiliki pembilang konstanta dan penyebut polinomial dengan satu suku, serta kedua fungsi
tersebut memiliki domain semua bilangan real kecuali x 0.
Fungsi y = 1/x
Fungsi ini disebut juga sebagai fungsi kebalikan karena setiap kita mengambil sembarang x
(kecuali nol) maka akan menghasilkan kebalikannya sebagai nilai dari fungsi tersebut. Hal ini
berarti x yang besar akan menghasilkan nilai fungsi yang kecil, demikian pula sebaliknya. Tabel
dan grafik dari fungsi tersebut dapat dilihat seperti di bawah ini.

Tabel dan grafik di atas memunculkan beberapa hal yang menarik. Pertama, grafik tersebut lolos
uji garis vertikal, artinya, setiap garis vertikal pada bidang koordinat Cartesius memotong grafik
pada maksimal satu titik. Sehingga, y = 1/x merupakan suatu fungsi. Kedua, karena pembagian
tidak terdefinisi ketika pembaginya nol, maka nol tidak memiliki pasangan, yang menghasilkan
jeda pada x = 0. Hal ini sesuai dengan domain dari fungsi tersebut, yaitu semua x anggota
bilangan real kecuali 0. Ketiga, fungsi tersebut merupakan fungsi ganjil, dengan salah satu
cabangnya berada di kuadran I sedangkan yang lainnya berada di kuadran III. Dan yang terakhir,
pada kuadran I, ketika x menuju tak hingga, nilai y menuju dan mendekati nilai nol. Secara
simbolis dapat ditulis sebagai x , y 0. Secara grafis, kurva dari grafik fungsi tersebut akan
mendekati sumbu-x ketika x mendekati tak hingga.

Selain itu kita juga dapat mengamati bahwa ketika x mendekati nol dari kanan maka nilai y akan
mendekati bilangan real positif yang sangat besar (positif tak hingga): x 0+, y . Sebagai
catatan, tanda + atau yang terletak di atas mengindikasikan arah dari pendekatan, yaitu dari
sisi positif (+) atau dari sisi negatif ().

Contoh 1: Mendeskripsikan Sifat dari Ujung Grafik Fungsi Rasional


Untuk y = 1/x dalam kuadran III,
1. Deskripsikan sifat dari ujung grafik fungsi tersebut.
2. Deskripsikan apa yang terjadi ketika x mendekati nol.
Pembahasan Serupa dengan sifat grafiknya pada kuadran I, kita mendapatkan
1. Ketika x mendekati negatif tak hingga, nilai y akan mendekati nol. Apabila disimbolkan
x , y 0.
2. Ketika x mendekati nol dari kiri, nilai y akan mendekati negatif tak hingga. Pernyataan
tersebut juga dapat dituliskan dengan x 0, y .

Fungsi y = 1/x
Dari pembahasan sebelumnya, kita dapat menduga bahwa grafik dari fungsi ini akan jeda ketika
x = 0. Akan tetapi karena kuadrat dari sembarang bilangan negatif adalah bilangan positif,
cabang-cabang dari grafik fungsi ini akan berada di atas sumbu-x. Perhatikan bahwa fungsi y =
1/x merupakan fungsi genap.

Baca lebih lanjut


Dipublikasi di Kelas X, Materi SMA | Tag Asimtot, Asimtot horizontal, Asimtot vertikal,
Domain, Fungsi, Fungsi rasional | Tinggalkan komentar
Pos-pos yang lebih lama

Cari di Blog Ini

S
Agu
1
8
15
22
29

S
2
9
16
23
30

Kategori
Pos-pos Terakhir

R
3
10
17
24

September 2014
K
4
11
18
25

5
12
19
26

S
6
13
20
27

M
7
14
21
28

o 10+ Soal dan Pembahasan Kesebangunan dan Kekongruenan Bangun Datar


o Integral Parsial, Soal, dan Pembahasannya
o Olimpiade Matematika Universitas Negeri Malang 2014
o Soal dan Pembahasan TKD Saintek SBMPTN 2014
o Fungsi Rasional dan Asimtot

Top Posts
o 10 Soal dan Pembahasan Permasalahan Program Linear
o Menyelesaikan Persamaan Nilai Mutlak
o 5 Soal dan Pembahasan Penerapan Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel
(SPLTV)
o Persamaan Parabola
o Pengertian Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV)

Tag Tulisan
Aljabar Aturan perkalian Barisan Belah ketupat Bola Cosinus Deret Deret geometri Elips Fokus Fungsi

singgung Geometri Gradien Grafik Himpunan


Hiperbola Ilustrasi Integral Irisan kerucut Jajar genjang Jarak Jari-jari Jaring-jaring Kerucut
Fungsi kuadrat Garis Garis bagi Garis

Kesebangunan Kombinasi Kurva Layang-layang Limas Limit


Dasar

Lingkaran Luas

Matematika

Media Pembelajaran Melengkapkan kuadrat Melukis Parabola pecahan Peluang Pembahasan

Pencerminan Permutasi

Persamaan kuadrat Persamaan linear Persegi Persegi panjang PLSV

PowerPoint Presentasi Prisma Program Linier

Pythagoras SBMPTN Segi empat

Segitiga Segitiga

Segitiga siku-siku Sejajar Sinus SNMPTN Soal Soal cerita Sudut Tabung Tegak
lurus Teorema Pythagoras Titik pusat Trapesium Trigonometri Turunan Volume
Sama Sisi

Komentar Terakhir
desriana rosya on Persamaan Parabola
Muhammad Halim on Menyelesaikan SPLDV dengan Met

Ihsan Akmala on Soal dan Pembahasan Matematika


febry on Persamaan Parabola
Finaa on 10 Soal dan Pembahasan Permasa
novan on Sifat-sifat Gradien
Minions on Pengertian Sistem Persamaan Li
asmuni on Persamaan Parabola
Halim on Program Linear: Menggambar Dae
Halim on Program Linear: Menggambar Dae

Ikuti Blog melalui e-mail


Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima
pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.
Bergabunglah dengan 170 pengikut lainnya.

Facebook Page
Follow@yos3prens
o Just completed a 1.39 km run with @RunKeeper. Check it out!
rnkpr.com/a75z0fm #RunKeeper 1 week ago
o 10+ Soal dan Pembahasan Kesebangunan dan Kekongruenan Bangun Datar
wp.me/p11ok2-11n 1 week ago
o Integral Parsial, Soal, dan Pembahasannya wp.me/p11ok2-10t 3 weeks ago
o Olimpiade Matematika Universitas Negeri Malang 2014 wp.me/p11ok2-109
1 month ago
o Soal dan Pembahasan TKD Saintek SBMPTN 2014 wp.me/p11ok2-104
1 month ago

Yos3Friends

o Ada cerita apa hari ini?


o Busyrah's Blog
o Matematika dan kombinasinya
o Pro-Mathematics (Pro-Math)
o Wisnu Siwi's Blog
o Zen Vector Illustrator And Character Designer
Pendidikan Matematika
The Twenty Ten Theme. Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.