Anda di halaman 1dari 50

Oleh

Rr Annisa Chairani, S.Ked


037000270

Pembimbing
dr. Marissa Sp.Rad

L/O/G/O

penyakit yang ditandai dengan tidak


terkontrolnya pertumbuhan sel di
jaringan paru.

ETIOLOGI
A .Faktor Enviroment
I.
Rokok : Polynuclear aromatik
hydrokarbon, Nitroamines, Aromatic
amines, Zat organic dan non organic
lainnya.
II.
Non Rokok : Polusi udara, Asbestos,
Chromium, Arsenic, Bis (chloromethyl)
ether (BMCE), Radon.
B. Faktor Genetik.

PATOFISIOLOGI

PATOGENESIS

PATOGENESIS

KLASIFIKASI
TUMOR JINAK
1. Hamartoma
2. Chondroma Bronchus
3.Cystadenoma bronchus
4.Bronchial adenoma
5.Pulmonary blastoma
6.Haemangiopericytoma
7.Intrabronchial lipoma

HAMARTOMA

Intrabronchial lipoma (CT)

CHONDROMA BRONCHUS

PULMONARY BLASTOMA

CYSTADENOMA BRONCHUS

Kista congenital

kista bronchiektasis

BRONCHIAL ADENOMA

Tumor ganas paru


Klasifikasi tumor ganas paru :
I. Tumor ganas epitelial (primeri malignant epithelial
tumor)
A. Karsinoma bronkogen
1. Epidermoid (squamous cell ca) : 45-60%
2. Adenomakarsinoma : 15%
3. Karsinoma anaplastik : 30%
4. Campuran (mixed)
B. Karsinoma bronkiolar (Alveolar cell carsinoma /
Pulmonary adenomatosis)
C. Adenoma bronkial

II. Sarkoma
A. Differentiated spindle cell sarcoma
B. Differentiated sarcoma
C. Limfosarkoma primer
III. Mixed epithelial and sarcoma tumor
(Carcinosarcoma)
IV. Neoplasma asal sistem retikuloedotelial (RES)
dalam paru
V. Metastase pada paru

ADENOCARCINOMA

BRONCHOALVEOLAR CELL
CARCINOMA

KARSINOMA BRONKOGEN

SARCOMA

Metastase multipel
Opasitas dengan
pelbagai ukuran dan
berbatas jelas.
Kelenjar limfe hilus
biasanya normal.
Kadang-kadang
metastase bisa
tunggal, tetapi lebih
sering multipel
dengan pelbagai
ukuran.

NSCLC (Non Small Cell Lung Cancer)

NSCLC dengan bronkoscopy.

NSCLC pada lobus paru kiri bawah


dengan efusi pleura kiri

gambaran SCLC

SCLC dengan massa Mediastinal

KLINIS :
l.GEJALA
Gejala Intrapulmonal:
Batuk lebih dari 2 minggu
Batuk darah
Nyeri dada
Mengi (wheezing, stridor) karena
obstruksi saluran napas
Kadang terdapat kavitas seperti abses
paru
Atelektasis

ll. Gejala Intratorakal Ekstrapulmonal:


Sindroma Horner :
> Endopthalmus.
> Miosis.
> Ptosis.
Sindroma Vena Cava Superior :
> Pembengkakan pada lengan, wajah, leher.
> Kolateral vena pada dinding.
Parese atau paralise diapragma-- n.frenikus.
Parese atau paralise chorda vokalis ->
n.recurrent.
Disfagia-> oesophagus
Efusi pleura penyebaran pada pembuluh getah
bening regional intra torakal.

lV.

Gejala Ekstratorakal Metastase :


Gejala tergantung ke daerah metastase.
Metastase ke :
> Tulang.
> Otak.
> Pleura.
> Paru kontralateral/ ipsolateral.
> Hepar.
> Kelenjar adrenal

Pemeriksaan Penunjang
1. FOTO THORAKS PA/ LATERAL :

Dapat ditemukan :
- Massa radiopaque di paru
- Massa + obstruksi jalan nafas dengan gambaran
atelektase
- Massa + gambaran Pneumonia.
- Pembesaran kelenjar para hilar : terutama pada oat sel
- Kavitasi : terjadi 2 10 % kasus.
- Tumor pancoast
- Efusi pleura
- Gambaran massa bisa terlihat bila besar tumor sudah
diatas 2 cm.

Massa lobus inferior sinistra foto PA

Mass + Pneumonia

Nodul Soliter
Densitas tunggal,
bulat dan uniform
dengan tepi yang
jelas. Tidak ada
kalsifikasi di
dalamnya.
Pada kanker paru
terlihat adanya suatu
takik kecil (notch)
pada tepinya.

Kavitas +NSCLC

kavitasi

Karsinoma pada Apeks Paru


Terlihat massa bulat
yang homogen
(panah) tanpa
reaksi paru.
Bisa ada di jaringan
paru atau melekat
pada mediastinum.
Bisa terasa nyeri
karena terkenanya
di costa atau pleura

MASSA RADIOPAQUE

ATELEKTASIS

2. Bronkoskopi
Hasil positif
(95 % tumor sentral,
70-80% perifer)

3. Tomografi & Computed Tomografi


CT SCAN
Lebih sensitif dibanding foto thoraks biasa
Dapat mendeteksi nodul >= 3 mm,false
positif 25 60 %
PET (Position Emulsion Tomography)
Membedakan tumor jinak dan ganas
Didasarkan pada perbedaan biokimia dalam
metabolisme zat-zat seperti : glukosa,
oksigen, protein, asma nukleat

CT SCAN

TOMOGRAFI

4. Pemeriksaan Sitologi
5. Pemeriksaan lain :
Endoskopi
Torakoskopi
Mediastinoskopi
Biopsy
Imunologi
Biochemical marker

ENDOSKOPI

TORAKOSKOPI

BIOPSY

Sebelum dilakukan pengobatan Kanker paru


biasanya ada 4 hal yang dipertimbangkan :
1. Status performance : penilaian keadaan
umum penderita , Karnofsky > 70.
2. Laboratorium :
> HB > 10 gr%
> Leukosit > 3000.
> ureum darah < 50, creatinine < 1,0
> creatinine clearence 24 jam > 70.
3. Jenis sel
4. Stadium

PENGOBATAN KANKER PARU


Pengobatan kanker paru saat ini :
- Bedah
- Kemoterapi
- Radioterapi
- Target terapi
Pengobatan tergantung pada
stadium penyakit.

Any Question

L/O/G/O