Anda di halaman 1dari 24

KELAINAN DARAH

Muhammad Jusri,
drg.,
Oleh
: MS., SpPM.

Departemen
Drg
Maharani Penyakit
LA, Sp PM

KELAINAN DARAH

MANIFESTASI RONGGA
MULUT

TATA LAKSANA PERAWATAN KOMPLIKASI


DALAM RONGGA MULUT:
1)WAWASAN DOKTER GIGI TERHADAP
KASUS
2)KERJASAMA DALAM SISTEM RUJUKAN
3)RUMAH SAKIT / KLINIK DAN

DARAH

44%
SEL
DARA
56%
H

RBC
WBC
PLATELET

PROTEIN
GLUKOSA
TRIGLISERIDA
IMUNOGLOBU

PLAS
1. ORGAN (TERDIRI DARI SEL DAN PLASMA)
MA
2. BENTUK CAIRAN
DARA
3. SISTEM SIRKULASI TERTUTUP:
H
VOLUME DARAH
a)JANTUNG
DEWASA NORMAL
b)PEMBULUH DARAH

5 Lt

4 4,5 Lt

KONSENTRASI DARAH
TERGANTUNG DARI JUMLAH RBC / Hb
BERAT JENIS DAN VISKOSITAS DARAH
TERGANTUNG DARI JUMLAH RBC DAN PLASMA
LAJU ENDAP DARAH (LED)
TERGANTUNG DARI PLASMA PROTEIN

1.
2.
3.

ALAT TRANSPORTASI
SARANA KEKEBALAN (IMUN)
SARANA PERBAIKAN PADA KERUSAKAN
PEMBULUH DARAH
NORMAL
JENIS SEL DARAH
KUALITAS
KUANTITAS

HEMOPOITIK STEM SEL

FETUS

DEWA
SA

DARAH
PRIMITIF LIVER
FETUS

HEMOPOITIC MARROW
(SUMSUM TULANG)

PREKURSOR T.T

RBC,
WBC,
PL

NORMOBLAS (ST. SEL)


ERITROPOITIN
STIMULASI:
HIPOKSIA
ANEMIA

HEMORRHA
GI

ERITROSIT :
UMUR 120 HARI
FAGOSITOSIS DLM
LIMPA
PELEPASAN
HEMOGLOBIN

Klasifikasi Anemia
Berdasarkan Patofisiologinya

Ukuran sel darah merah (mikrositik MCV<80fl,


normositik MCV 80-96 fl, makrositik MCV>96fl)

Konsentrasi hemoglobin ( hipokromik MCH<28


pg, normokromik MCH 33-36 pg ).

Macrositik anemia pernisiosa


autoimun atropi mukosa gatritis atau
karena obat (cth penythoin)
Defisiensi asam folat, vit B12, zat besi
MCV diatas normal

1.

2.

3.

Etiologi : intake kurang atau perdarahan


(menstruasi, gastrointestinal bleeding)
Normositik - Mikrositik
Tahapan Defisiensi Besi :
Pre latent : fe berkurang tetapi hb dan
serum ferritin normal
Latent 1: fe habis, serum feritin
berkurang, hb normal
Latent 2: fe habis, serum ferritin
berkurang, hb turun

Terjadi kerusakan eritrosit


Waktu hidup sel eritrosit kurang dr 100 hr
Faktor instrinsik mengalami kerusakan
Etiologi : obat-obatan tertentu , penyakit
Sickle cell disease (diwariskan autosomal
ressesive dg kondisi Hb abnormal)

Kekurangan zat besi, asam


folat, vitamin B12

ANEMIA
Kelainan RM:
glossitis, glossodynia, angular
cheilitis,
Stomatitis Aftosa Rekuren, burning
mouth

Patofisiologi kelainan RM
akibat anemia

ANEMIA

Transport oksigen &


nutrisi terganggu

proses differensiasi terminal sel-sel epithel


menuju stratum korneum terhambat

hilangnya keratinisasi normal,


mukosa mulut menjadi lebih tipis,
atropi,

aktivitas enzim-enzim
mitokondria dalam sel

differensiasi &
pertumbuhan
sel epitel terhambat.

Mudah Ulserasi

PENEGAKAN
DIAGNOSIS

1. Anamnesis
2. Pemeriksaan Klinis
3. Pemeriksaan DL

Diagnosis Akhir :
ANEMIA

Ob kumur Benzydamin Hcl 3 x 1


sesudah
makan
Suplemen berisi Fe glukonat 250 mg,
mangan sulfat 0,2 mg, tembaga sulfat
0,2
mg, vitamin C 50 mg, asam folat 1
mg,
vitamin B12 2X1 / hari selama
2 minggu dilanjutkan 1x1 / hari selama
sebulan

MYELOBLAS
WHITE BLOOD CELL
1. PMN GRANULOSIT :
NEUTROFIL
BASINOFIL
EOSINOFIL
2. MONOSIT
3. LIMFOSIT

Jumlah Normal : 40 - 100 x 10 gr


4000 10.000

WBC
NAIK
LEUKOSITOSI
S

WBC
TURUN
LEUKOSITOPENI
A

MEGAKARYOCITE
thrombosit

Jumlah Normal : 150 - 400 gr / liter


PLATELET
NAIK

PLATELET
TURUN

THROMBOSITOSI
S

THROMBOSITOPENI
A

HEMOPOITIC
MARROW

NEOPLASMA
JAR. FIBROUS

SEL

H. EKSTRAMEDULER:
LIVER
LIMPA
KELENJAR LIMFE

PETANDA:
HEPATOMEGALI
SPLENOMEGALI
LIMFADENOPATI

KELEBIHAN RBC / WBC MUDA PADA HAPUSAN DARAH PERIFE


(LEUKOERITROBLASTIK ANEMIA)

Penderita disertai:
Ulserasi Mukosa Mulut Persisten
Ada Lesi Mukosa atau Manifestasi
Mulut dengan:
a. Riwayat Penyakit Atipik (Tidak
Khas)
b. Persisten Terhadap Suatu
Pengobatan
Timbul Keluhan:
a. Sore Tongue
b. Sore Mouth
c. Gangguan Pencernaan
Terdapat Infeksi Jamur / Candida
Perdarahan Gusi Spontan

RUTIN :
DARAH
LENGKAP
LAJU ENDAP
DARAH (LED)
FAAL
TEMUAN
SPESIFIK
HEMOSTATIK
RUJUK
HEMATOLOGIST

MENYANGKUT ASPEK:
JUMLAH
JENIS ELEMEN DARAH
KUALITAS ELEMEN

APAPUN ASPEKNYA AKIBATNYA


AKAN MENGGANGGU
FUNGSI DARAH