Anda di halaman 1dari 1

Osteoartritis atau rematik merupakan penyakit sendi degeneratif dimana terjadi kerusakan tulang

rawan sendi dan menyebabkan nyeri. Osteoartritis merupakan radang sendi yang disebabkan oleh
beberapa hal yaitu lanjut usia, genetic, kegemukan, kelainan pada tulang, kepadatan tulang, dan
penyakit metabolik. Penyakit ini bersifat kronis dan progresif. Seseorang yang berusia di atas 40
tahun sangat berpotensi menderita osteoartritis. Salah satu dampak yang ditimbulkan oleh
penyakit osteoartritis adalah rasa nyeri. Nyeri yang dialami adalah semacam nyeri tekan
sehingga mengakibatkan gangguan gerak dalam beraktifitas dan dapat menurunkan produktifitas.
Penanganan nyeri dapat dilakukan dengan terapi farmakologi dan non farmakologi. Terapi
farmakologi sering menimbulkan efek samping yaitu gangguan gastrointestinal, misalnya
heartburn selain itu penggunaan terapi farmakologi dalam jangka panjang mengakibatkan
perdarahan pada saluran cerna, tukak peptic, perforasi, dan gangguan ginjal. Pengobatan non
farmakologi diantaranya adalah dengan menggunakan masase dan kompres dingin. Masase akan
membantu merelaksasi nyeri. Teknik masase adalah memberikan pijatan punggung dengan
menggunakan lotion yang perlahan( Slow-Stroke Back Massage). Terapi kompres dingin akan
mengontrol peredaran darah dengan meningkatkan vasokontriksi sehingga akan mengurangi
penyebaran nyeri. Luaran yang diharapkan dari program ini adalah terwujudnya kader penurun
nyeri osteoartritis yang dapat digunakan sebagain salah satu pedoman para pegasuh lansia untuk
mengurangi rasa nyeri pada lansia secara sederhana dan mandiri serta nantinya dapat
diaplikasikan setiap hari oleh para pengasuh lansia untuk menjaga agar tulang sendi tidak terasa
nyeri.
Kata kunci
:
Osteoartritis, nyeri, Masase dan kompres dingin, Kader penurun nyeri Osteoartritis