Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN

I.I Latar Belakang


Pembangungan nasional adalah pembangunan manusia seutuhnya dan
pembangunan seluruh rakyat Indonesia. Indeks Pembangunan Manusia
merupakan salah satu indikator dalam keberhasilan pembangunan suatu
negara. Hal ini menegaskan bahwa kesehatan juga ikut andil dalam
mengupayakan pembangunan nasional.
Kesehatan adalah keadaan sehat, baik fisik, mental spiritual, maupun
sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial
dan ekonomis. Kesehatan merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur
kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa
indonesia.
Undang

Sebagaimana yang dimaksud dalam Pancasila dan UndangDasar

Negara

Repulik

Indonesia

tahun

1945

Pentingnya

meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pemerintah menggunakan targettarget yang harus dicapai dalam program Millennium Development Goals
(MDGs) ditahun 2015, sehingga menjadikan para tenaga medis dan
paramedis memiliki acuan dalam menjalankan tugasnya.
.

Sebagai Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan dan pusat pelayanan


strata pertama, Puskesmas berperan dalam mendukung dan membantu
percepatan pembangunan nasional khususnya di bidang kesehatan.
Bungursari merupakan salah satu Puskesmas yang ada di Kota Tasikmalaya.
Kondisi geografis kecamatan Bungursari terdiri dari wilayah dataran,
persawahan dan pegunungan.
Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan
upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat
pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk
mencapai derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya di wilayah
kerjanya.
Kota tasikmalaya memiliki 21 puskesmas. Salah satunya adalah
Puskesmas Bungursari, wilayah kerja Bungursari merupakan salah satu
Puskesmas yang ada di Kota Tasikmalaya. Kondisi geografis kecamatan
Bungursari terdiri dari wilayah dataran, persawahan dan pegunungan. Letak
wilayah kerja Puskesmas bungursari merupakan satu-satunya Puskesmas
yang berada di wilayah Kecamatan bungursari Kota Tasikmalaya yang terdiri
dari dua kelurahan yaitu Kelurahan Bungursari dan Cibunigeulis.
Untuk Wilayah Kelurahan Bungursari memiliki 9 (Sembilan) RW dan 35
(Tiga Puluh Lima) RT, dengan perincian sebagai berikut :
- RW.01

Rancabungur Legok

terdiri dari 3 RT

- RW.02

Rancabungur Pasantren

terdiri dari 5 RT

- RW.03

Citerewes

terdiri dari 3 RT

- RW.04

Gandok

terdiri dari 3 RT

- RW.05

Sukasari

terdiri dari 3 RT

- RW.06

Sukasari

terdiri dari 5 RT

- RW.07

Sukasari

terdiri dari 6 RT

- RW.08

Bungursari

terdiri dari 3 RT

- RW.09

Pasirangin

terdiri dari 4 RT

Dan untuk kelurahan Bungursari salah satunya dilakukan Survei Mawas Diri
yaitu di RW 06.
Survei Mawas Diri adalah kegiatan pengenalan, pengumpulan dan
pengkajian masyarakat kesehatan yang dilakukan oleh kader dan tokoh
masyarakat setempat dibawah bimbingan kepala Desa/Kelurahan dan petugas
kesehatan (petugas Puskesmas, Bidan di Desa). (Depkes RI, 2007)
Survei Mawas Diri adalah pengenalan, pengumpulan, pengkajian
masalah kesehatan pekerja untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat
pekerja mengenai kesehatan kerja.

1.2 Tujuan Survei Mawas Diri (SMD)


a. Dilaksanakannya pengumpulan data, masalah kesehatan, lingkungan dan
perilaku.
b. Mengkaji dan menganalisis masalah kesehatan, lingkungan dan perilaku
c.

yang paling menonjol di masyarakat.


Mengelola sumber daya masyarakat yang dapat mendukung upaya
mengatasi masalah kesehatan.

d. Diperolehnya dukungan kepala desa/kelurahan dan pemuka masyarakat


dalam pelaksanaan penggerakan dan pemberdayaan masyarakat di Desa
Sukasari.

1.3 Rumusan Masalah


Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam laporan ini
adalah :
1. Masalah kesehatan apa saja yang terdapat di wilayah kerja RW 06
Kelurahan Bungursari bulan Mei 2015.
2. Apakah ada dampak dari kegiatan survei mawas diri yang dilakukan oleh
pihak Puskesmas Bungursari.
1.4 Tujuan
1. Umum
Untuk mengetahui masalahkesehatan apa saja yang terdapat di wilayah
kerja RW 06 Kelurahan Bungursari bulan Mei 2015.
2. Khusus
Untuk mengetahui dampak intervensi dari kegiatan survey mawas diri
yang dilakukan oleh pihak puskesmas Bungursari.
1.5 Manfaat
1. Hasil Survey Mawas Diri ini diharapkan dapat memberikan informasi
mengenai gambaran masalah kesehatan yang terdapat di RW 06 kelurahan
Bungursari Kota Tasikmalaya.
2. Dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan bagi penulis serta
masyarakat di wilayah RW 06 Kelurahan Bungursari.
3. Dari hasil SMD yang telah diperoleh, dapat menjadi acuan bagi penulis
selanjutnya khususnya dan bagi instansi terkait untuk memberikan
intervensi terhadap permasalahan kesehatan yang ada di RW 06 Kelurahan
Bungursari.