Anda di halaman 1dari 17

FAKULTAS KEDOKTERAN UKRIDA

(UNIVERSITAS KRISTEN KRIDA WACANA)


Jl. Arjuna Utara No.6 Kebun Jeruk Jakarta Barat

KEPANITERAAN KLINIK
STATUS ILMU PENYAKIT DALAM
FAKULTAS KEDOKTERAN UKRIDA
Hari/Tanggal Ujian/Presentasi Kasus:
Kamis/3 September 2015/Demam Tifoid
SMF ILMU PENYAKIT DALAM
RUMAH SAKIT: SIMPANGAN DEPOK

Nama Mahasiswa : Fathia Utami


NIM

Tanda Tangan

: 112014210

....................

Dr. Pembimbing / Penguji: dr. Agoes Kooshartoro. SpPD

....................

IDENTITAS PASIEN
Nama : Tn. S
Tempat /tanggal lahir : Jakarta, 21 Januari 1957
Status Perkawinan : Menikah
Pekerjaan : Pensiunan PNS
Alamat : Komp. Deppen RRI 108

Jenis Kelamin : Laki laki


Suku Bangsa : Jawa
Agama : Islam
Pendidikan : S1

A. ANAMNESIS
Diambil dari : Autoanamnesis,

Tanggal 17 Maret 2015, Jam 11.00

Keluhan utama :
Demam sejak 4 hari SMRS

Riwayat Penyakit Sekarang :


Pasien dengan datang dengan keluhan Demam sejak 4 hari SMRS. Demam di rasakan
naik turun naik saat malam hari dan turun pagi hari. Os mengatakan demam di ukur dengan
thermometer pada pagi hari demam rata-rata 37oC sedangkan
menggigil.

malam hari 40oC disertai

Tiada hari tanpa bebas demam. Demam dirasakan disertai nyeri kepala, mual,

kembung. Tidak ada batuk, pilek, nyeri dada, sesak nafas, nyeri perut dan muntah. Tidak ada
riwayat adanya gusi berdarah, mimisan ataupun bintik-bintik merah pada seluruh tubuh. Tidak
ada riwayat pergi keluar kota maupun keluar pulau dalam 1 bulan terakhir. OS. Os mengatakan
sebelum sakit makan siang telat dan membeli makanan di pinggir jalan. Os mengalami susah
buang air besar sudah 2 hari. BAK kurang lebih 7x/hari warna kuning, tidak ada darah, dan
tidak berpasir.
2 hari SMRS Os Demam naik turun. Demam naik ketika malam hari. Demam disertai nyeri
kepala, mual dan kembung. Tidak ada batuk pilek, nyeri dada, sesak nafas, nyeri perut dan
muntah. Os mengalami susah buang air besar. BAK kurang lebih 7x/hari warna kuning, tidak
ada darah dan tidak berpasir. Os datang ke klinik 24 jam dan diberikan obat paracetamol oleh
dokter jaga klinik tersebut namun tidak ada perubahan.
3 hari SMRS Os Demam naik turun. Demam naik ketika malam hari. Demam disertai nyeri
kepala, mual dan kembung. Tidak ada batuk pilek, nyeri dada, sesak nafas, nyeri perut dan
muntah. BAB kurang lebih 1 kali dengan konsistensi keras kecil-kecil seperti gundu. BAK
kurang lebih 7x/hari warna kuning, tidak ada darah dan tidak berpasir
4 hari SMRS Os Mulai demam pada sore hari. Demam disertai nyeri kepala, mual dan kembung.
Tidak ada batuk pilek, nyeri dada, sesak nafas, nyeri perut dan muntah. Sebelum sakit Os Makan
siang telat dan membeli makanan di pinggir jalan. Os mengalami susah buang air besar. BAK
kurang lebih 7x/hari warna kuning, tidak ada darah dan tidak berpasir
Penyakit Dahulu (Tahun, diisi bila ya (+), bila tidak (-))
(-) Cacar

(-) Malaria

(-) Batu ginjal/Sal.kemih

(-) Cacar Air

(-) Disentri

(-) Burut (Hemia)

(-) Difteri

(-) Hepatitis

(-) Rematik

(-) Batuk Rejan

(-) Tifus Abdominalis(-) Wasir

(-) Campak

(-) Skrofula

(-) Diabetes

(-) Influenza

(-) Sifilis

(-) Alergi

(-) Tonsilitis

(-) Gonore

(-) Tumor

(-) Khorea

(-) Hipertensi

(-) Penyakit Pembuluh

(-) Demam Rematik Akut

(-) Ulkus Ventrikuli

(-) Pendarahan Otak


2

(-) Pneumonia

(-) Ulkus Duodeni

(-) Psikosis

(-) Pleuritis

(-) Gastritis

(-) Neurosis

(-) Tuberkulosis,

(-) Batu Empedu

Lain-lain : (+) DBD, tahun 2013


(-) Operasi
(-) Kecelakaan

Riwayat Keluarga
Hubungan
Kakek (ayah)
Nenek (ayah)
Kakek (ibu)
Nenek (ibu)
Ayah
Ibu
Saudara
Anak anak

Umur
(Tahun)
72 tahun
67 tahun
42 tahun
20 tahun

Jenis Kelamin

Keadaan

Penyebab

Kesehatan

Meninggal

Sehat
Sehat

Sakit tua
Sakit tua
Sakit tua
Sakit tua
Sakit tua
Diabetes
-

Laki laki
Perempuan
Laki laki
Perempuan
Laki laki
Perempuan
Perempuan
Laki laki

Adakah kerabat yang menderita :


Penyakit
Alergi
Asma
Tuberkulosis
Artritis
Rematisme
Hipertensi
Jantung
Ginjal
Lambung

Ya

Tidak

Hubungan

ANAMNESIS SISTEM
Kulit
(-) Bisul

(-) Rambut

(-) Keringat Malam

(-) Kuku

(-) Kuning/Ikterus

(-) Sianosis

(-) Lain-lain

Kepala
(-) Trauma

(+) Sakit Kepala

(-) Sinkop

(-) Nyeri pada Sinus


3

Mata
(-) Nyeri

(-) Radang

(-) Sekret

(-) Gangguan Penglihatan

(-) Kuning/Ikterus

(-) Ketajaman Penglihatan menurun

Telinga
(-) Nyeri

(-) Tinitus

(-) Sekret

(-) Gangguan Pendengaran


(-) Kehilangan Pendengaran

Hidung
(-) Trauma

(-) Gejala Penyumbatan

(-) Nyeri

(-) Gangguan Penciuman

(-) Sekret

(-) Pilek

(-) Epistaksis

Mulut
(-) Bibir kering

(-) Lidah kotor

(-) Gangguan pengecapan

(-) Gusi berdarah

(-) Selaput

(-) Stomatitis

Tenggorokan
(-) Nyeri Tenggorokan

(-) Perubahan Suara

(-) Benjolan

(-) Nyeri Leher

Leher
Dada ( Jantung/Paru paru )
(-) Nyeri dada

(-) Sesak Napas

(-) Berdebar

(-) Batuk Darah

(-) Ortopnoe

(-) Batuk

Abdomen ( Lambung/Usus )
(+) Rasa Kembung (-) Perut Membesar
(+) Mual

(-) Wasir

(-) Muntah

(-) Mencret

(-) Muntah Darah

(-) Tinja Darah


4

(-) Sukar Menelan

(-) Tinja Berwarna Dempul

(-) Nyeri Perut

(-) Tinja Berwarna Ter

(-) Benjolan

(+) Rasa Tidak Nyaman, rasa penuh

Saluran Kemih / Alat Kelamin


(-) Disuria

(-) Kencing Nanah

(-) Stranguri

(-) Kolik

(-) Poliuria/Nokturia (-) Oliguria


(-) Polakisuria

(-) Anuria

(-) Hematuria

(-) Retensi Urin

(-) Kencing Batu

(-) Kencing Menetes

(-) Ngompol

(-) Penyakit Prostat

Katamenia
(-) Leukore

(-) Pendarahan

(-) Lain lain


Haid
(-) Haid terakhir

(-) Jumlah dan lamanya

(-) Menarche

(-) Teratur/tidak

(-) Nyeri

(-) Gejala Klimakterium

(-) Gangguan haid

(-) Pasca menopause

Saraf dan Otot


(-) Anestesi

(-) Sukar Mengingat

(-) Parestesi

(-) Ataksia

(-) Otot Lemah

(-) Hipo / Hiper-esthesi

(-) Kejang

(-) Pingsan

(-) Afasia

(-) Kedutan (tick)

(-) Amnesia

(-) Pusing (Vertigo)


(-) Gangguan bicara (Disartri)

Ekstremitas
(-) Bengkak

(-) Deformitas

(-) Nyeri

(-) Sianosis

Berat Badan :
Berat badan rata rata (Kg) : 50 kg
Berat tertinggi kapan (Kg)

: 55 kg

Berat badan sekarang (Kg)

: 52 kg
5

(Bila pasien tidak tahu dengan pasti)


(+) Tetap
(-) Turun
(-) Naik

RIWAYAT HIDUP

Riwayat Kelahiran
Tempat Lahir :

(-) Di rumah (+) Rumah Bersalin (-) R.S Bersalin

Ditolong oleh :

(-) Dokter

(+) Bidan

(-) Dukun

(-) Lain - lain

Riwayat Imunisasi
(-) Hepatitis

(-) BCG

(-) Campak

(-) DPT

(-) Polio

(-) Tetanus

Riwayat Makanan
Frekuensi / Hari

: 3 kali/hari

Jumlah / kali

: Porsi normal

Variasi / hari

: Roti, mie, kopi, teh/ hari

Nafsu makan

: Cukup

Pendidikan
(-) SD

(-) SLTP

(-) SLTA

(-) Sekolah Kejuruan

(-) Akademi

(+) Universitas

(-) Kursus

(-) Tidak sekolah

Kesulitan
Keuangan

: -

Pekerjaan

: -

Keluarga

: -

B. PEMERIKSAAN JASMANI
Pemeriksaan Umum
6

Keadaan umum

: Tampak sakit sedang

Kesadaran

: Compos mentis

Tinggi Badan

: 160 cm

Berat Badan

: 52 kg

Tekanan Darah

: 110/70 mmHg

Nadi

: 78 kali/menit

Suhu

: 36,5 C

Pernafasaan (frekuensi dan tipe)

: 18 kali/menit, abdominotorakal

Keadaan gizi

: Baik

IMT

: 20,3 (Cukup)

Sianosis

: Tidak ada

Udema umum

: Tidak ada

Habitus

: Athletikus

Cara berjalan

: Simetris, baik

Mobilitas ( aktif / pasif )

: Aktif

Umur menurut taksiran pemeriksa

: 50 tahun

Aspek Kejiwaan
Tingkah Laku

: Wajar

Alam Perasaan

: Biasa

Proses Pikir

: Wajar

Kulit
Warna

: Sawo matang

Effloresensi

: Tidak ada

Jaringan Parut

: Tidak ada

Pigmentasi

: Normal

Pertumbuhan rambut

: Normal, merata

Pembuluh darah

: Normal,
kolateral (-),
menonjol (-)

Suhu Raba

: Normotermi

Lembab/Kering

: Lembab

Keringat

: Umum (-)

Turgor

: Tidak

Setempat(-)

menurun

Lapisan Lemak

: Sedikit

Ikterus

: Tidak ada

Lain lain

: (-)

Edema

: Tidak ada

Kelenjar Getah Bening


Submandibula

: Tidak teraba pembesaran

Leher : Tidak teraba pembesaran

Supraklavikula

: Tidak teraba pembesaran

Ketiak : Tidak teraba pembesaran

Lipat paha

: Tidak teraba pembesaran

Kepala
Ekspresi wajah

: Tampak kesakitan

Simetri muka

: Simetris, tidak ada pucat, tidak ada edema

Rambut

: Warna hitam, distribusi merata, tidak mudah rontok

Pembuluh darah temporal : Teraba pulsasi


Mata
Exophthalamus

: Tidak ada

Enopthalamus : Tidak ada

Kelopak

: Tidak edema

Lensa

: Jernih
:-

tidak hiperemis
Konjungtiva

: Tidak anemis

Visus

Sklera

: Tidak ikterik

Gerakan Mata : Tidak ada jerky,


tidak ada nistagmus

Lapangan penglihatan

: Normal

Tekanan bola mata : N+

Deviatio Konjugate

:-

Nistagmus

:-

Telinga
Tuli

: -/-

Selaput pendengaran : Tidak ada tanda


radang/hiperemis,
tidak ada bulging,
reflex cahaya
positif langsung dan
tidak langsung

Lubang

: Lapang dikedua

Penyumbatan

: Tidak ada

Pendarahan

: Tidak ada

liang telinga
Serumen

: Tidak berlebihan

Cairan

: Tidak ada

Mulut
8

Bibir

: Tidak sianosis,

Tonsil

: T1 - T1

tidak kering, simetris


Langit-langit

: Tidak terbelah

Bau pernapasan

: Tidak berbau

Gigi geligi

: Tidak ada lubang

Trismus

: Tidak ada

Selaput lendir

: Tidak ada

dan karies dentis


Faring

: Tidak hiperemis,

Lidah

: Tidak telihat deviasi lidah ataupun lidah kotor.

Leher
Tekanan Vena Jugularis (JVP)

: 5 + 2 cmH2O

Kelenjar Tiroid

: Tidak teraba pembesaran

Kelenjar Limfe

: Tidak teraba pembesaran

Dada
Bentuk

: Simetris kanan dan kiri, tidak mencekung atau mencembung

Pembuluh darah : Teraba pada pulasi


Buah dada

: Normal, simetris, tidak teraba massa

Paru Paru

Kiri
Kanan

Depan
Simetris saat statis dan dinamis
Simetris saat statis dan dinamis

Belakang
Simetris saat statis dan dinamis
Simetris saat statis dan dinamis

Kiri

Sela iga normal, benjolan (-),

Sela iga normal, benjolan (-),

Kanan

nyeri tekan (-), fremitus normal


Sela iga normal, benjolan (-),

nyeri tekan (-), fremitus normal


Sela iga normal, benjolan (-),

Perkusi

Kiri
Kanan

nyeri tekan (-), fremitus normal


Sonor
Sonor

nyeri tekan (-), fremitus normal


Sonor
Sonor

Auskultasi

Kiri
Kanan

Inspeksi

Palpasi

Vesikuler
Vesikuler

Vesikuler
Vesikuler

Jantung
Inspeksi

: Ictus cordis tidak terlihat

Palpasi

: Ictus cordis teraba pada sela iga 4 garis mid-clavicularis

Perkusi

:
Batas kanan : Sela iga 4 garis sternalis kanan
9

Batas atas

: Sela iga 2 garis sternalis kiri

Batas kiri

: Sela iga 5, dua jari lateral dari garis mid-clavicularis kiri

Auskultasi : Katup Mitral

: BJ I > BJ II, murni reguler, tidak ada murmur,


tidak ada gallop

Katup Trikuspid

: BJ I > BJ II, murni reguler, tidak ada murmur,


tidak ada gallop

Katup Aorta

: BJ II > BJ I, murni reguler, tidak ada murmur,


tidak ada gallop

Katup Pulmonal

: BJ II > BJ I, murni reguler, tidak ada murmur,


tidak ada gallop

Pembuluh Darah
Arteri Temporalis

: Teraba pulsasi

Arteri Karotis

: Teraba pulsasi

Arteri Brakhialis

: Teraba pulsasi

Arteri Radialis

: Teraba pulsasi

Arteri Femoralis

: Teraba pulsasi

Arteri Poplitea

: Teraba pulsasi

Arteri Tibialis Posterior

: Teraba pulsasi

Arteri Dorsalis Pedis

: Teraba pulsasi

Perut
Inspeksi

: Bentuk perut datar, tidak terlihat lesi kulit dan bekas luka operasi

Palpasi
Dinding perut

: Nyeri tekan epigastrium (-), tidak teraba benjolan

Hati

: Tidak teraba pembesaran hati

Limpa

: Tidak teraba pembesaran limpa

Ginjal

: Bimanual dan Ballotement tidak teraba ginjal

Lain-lain

:-

Perkusi

: Timpani pada seluruh abdomen, nyeri ketok CVA(-)

Auskultasi

: Bising usus normoperistaltik, tidak ada bruit

Refleks dinding perut

: Normal

10

Alat Kelamin (atas indikasi) : tidak dilakukan pemeriksaan


Anggota Gerak
Lengan

Kanan

Kiri

Otot
Tonus

Normotonus

Normotonus

Massa

Normotrofi

Normotrofi

Sendi

Normal

Normal

Gerakan

Aktif

Aktif

Kekuatan

Lain-lain

Tungkai dan Kaki

Kanan

Kiri

Luka

Tidak ada

Tidak ada

Varises

Tidak ada

Tidak ada

Tonus

Normotonus

Normotonus

Massa

Tidak ada

Tidak ada

Sendi

Normal

Normal

Gerakan

Aktif

Aktif

Kekuatan

Edema

Tidak ada

Tidak ada

Lain-lain

Otot

Refleks
Refleks tendon
Bisep
Trisep
Patela
Achiles
Kremaster
Refleks kulit
Refleks patologis

Kanan

Kiri

Positif
Positif
Positif
Positif
Tidak dilakukan
Positif
Negatif

Positif
Positif
Positif
Positif
Tidak dilakukan
Positif
Negatif

Colok Dubur (atas indikasi) : tidak dilakukan pemeriksaan


11

C. LABORATORIUM & PEMERIKSAAN PENUNJANG LAINNYA


Tanggal 3 September 2015, jam 13.45
Hematologi

Hasil

Satuan

Hemoglobin

14,0

g%

Lekosit

10.500

Nilai rujukan
14-18
mm3

5.000-10.000

Hematokrit

42

42-52

Trombosit

205.000

mm3

150.000-400.000

136

mg/dl

<180

Ureum

30

mg/dl

15-40

Creatinin

1,0

mg/dl

0,7-1,3

Kimia Darah
Karbohidrat
Gula Darah sewaktu
Faal Ginjal

Pemeriksaan Widal
S. Typhi O

: 1/320

S. Typi H

: 1/160

S. Paratyphi A: S. Paratyphi B: S. Paratyphi C: Urinalisa


Warna

Kuning

Kuning

Kejernihan

Jernih

Jernih

Berat jenis

1,015

1,000-1,039

PH/Reaksi

7,8

5,0-8,0

Protein

Negatif

Glukosa

Negatif

Bilirubin

Negatif

Blood

Negatif

Nitrit

Negatif

Keton

Negatif

Urobilinogen

0,1

0,1-2,0

Positif

Sedimen
Epitel

12

Lekosit

2-4

/Lpk

0-3

Eritrosit

0-1

/Lpb

0-1

Kristal

/Lpb

Negatif

Bakteri

Negatif

Silinder

Negatif

Jamur

Negatif

D. RINGKASAN (RESUME)
Seorang laki-laki berusia 58 tahun datang dengan keluhan demam sejak 4 hari SMRS.
Demam di rasakan naik turun naik saat malam hari dan turun pagi hari. Os mengatakan demam
di ukur dengan thermometer pada pagi hari demam rata-rata 37 oC sedangkan malam hari 40oC
disertai menggigil. Tiada hari tanpa bebas demam. Demam dirasakan disertai nyeri kepala,
mual, kembung. Tidak ada batuk, pilek, nyeri dada, sesak nafas, nyeri perut dan muntah. Tidak
ada riwayat adanya gusi berdarah, mimisan ataupun bintik-bintik merah pada seluruh tubuh.
Tidak ada riwayat pergi keluar kota maupun keluar pulau dalam 1 bulan terakhir. OS. Os
mengatakan sebelum sakit makan siang telat dan membeli makanan di pinggir jalan. Os
mengalami susah buang air besar sudah 2 hari. BAK kurang lebih 7x/hari warna kuning, tidak
ada darah, dan tidak berpasir. Pemeriksaan Fisik tekanan darah 110/70 mmHg, nadi 84 x/menit,
frekuensi nafas 22 x/menit, suhu 35,9oC. Pemeriksaan penunjang tes Widal S. typhi O 1/320
.
E. MASALAH
1. Demam Tifoid
F. PENGKAJIAN DAN RENCANA TATALAKSANA
1. Demam Tifoid
Data yang mendukung:

Demam hari ke-4

Demam naik turun, naik pada malam hari dan turun pada pagi hari

Demam makin lama makin meninggi setiap harinya

Mual +, kembung +

Terdapat riwayat konstipasi

Coated tongue +

Widal S.typhi O 1/320


13

Rencana diagnostik :
-

H2TL

Widal

Tubex

Urinalisa lengkap

Rencana pengobatan :
-

IVFD RL 6 jam/kolf

Paracetamol 3 x 500 mg

Levofloxacin 1 x 750 mg

Omeprazol 2 x 20 mg

Ondansentron 2 x 4 mg

Rencana edukasi :
-

Diet lunak untuk menghindari pendarahan saluran cerna atau perforasi usus

Atur pola makan secara teratur dan tidak terlambat makan

Tidak makan makanan yang mengiritasi lambung seperti pedas dan asam

Tidak merokok, tidak minum alcohol, tidak minum kopi

G. DIAGNOSIS BANDING DAN DASAR DIGNOSIS


1. DBD
Data yang mendukung:
-

Demam akut 2-7 hari

Terdapat demam tinggi

Data yang tidak mendukung


-

tidak ada petichie, maupun lumple leed

tidak ada tanda-tanda plasma leakage

tidak terdapat trombositopenia

2. MALARIA
Data yang mendukung:
-

Terdapat demam sudah 1 minggu

Terdapat menggigil

Data yang tidak mendukung:


-

Tidak ada hari bebas demam

Tidak ada riwayat pergi keluar kota meupun keluar pulau 1 bulan terakhir

H. KESIMPULAN DAN PROGNOSIS


14

Laki laki 58 tahun dengan Demam Tifoid


PROGNOSIS
Ad vitam

: bonam

Ad functionam : bonam
Ad sanationam : bonam
FOLLOW UP
Tanggal 3 September 2015 jam 09.00
S = Demam, mual
O = Kesadaran : Compos mentis, Kesadaran Umum : Tampak Sakit Sedang
TD: 110/70 mmHg, HR: 88 x/menit, Rr: 20 x/menit, S: 37,4oC
Mata: CA (-/-), SI (-/-)
Lidah Kotor ( +)
Paru : Vesikuler (+), Ronkhi (-), Wheezing (-)
Jantung : BJ I,II regular, Murmur (-), Gallop (-)
Abdomen: NT (-), BU (+)
Ekstremitas: Akral Hangat (+), Edema (-)
Widal S. Typhi O : 1/320
S. Typhi H : 1/160
A = Demam Tifoid
P = IVFD RL 6 jam/ Kolf
Paracetamol 3 x 500 mg
Levofloxacin 1 x 750 mg
Omeprazol 2 x 20 mg
Ondansentron 2 x 4 mg
Tanggal 4 September 2015, Jam 09.00
S = Kaki pegel, tadi malam mengigil
O = Kesadaran : Compos mentis, Kesadaran Umum : Tampak Sakit Sedang
TD: 100/70 mmHg, HR: 84 x/menit, RR: 20 x/menit, S: 36,7oC
Mata: CA (-/-), SI (-/-)
Lidah Kotor ( +)
Paru : Vesikuler (+), Ronkhi (-), Wheezing (-)
Jantung : BJ I,II regular, Murmur (-), Gallop (-)
Abdomen: NT (-), BU (+)
15

Ekstremitas: Akral Hangat (+), Edema (-)


Widal S. Typhi O : 1/320
S. Typhi H : 1/160
A = Demam Tifoid
P = IVFD RL 6 jam/ Kolf
Paracetamol 3 x 500 mg
Levofloxacin 1 x 750 mg
Omeprazol 2 x 20 mg
Ondansentron 2 x 4 mg
Tanggal 5 September 2015, Jam 09.00
S = Pusing, Pilek (+)
O = Kesadaran : Compos mentis, Kesadaran Umum : Tampak Sakit Sedang
TD: 100/70 mmHg, HR: 80 x/menit, RR: 20 x/menit, S: 36,0oC
Mata: CA (-/-), SI (-/-)
Lidah Kotor ( +)
Paru : Vesikuler (+), Ronkhi (-), Wheezing (-)
Jantung : BJ I,II regular, Murmur (-), Gallop (-)
Abdomen: NT (-), BU (+)
Ekstremitas: Akral Hangat (+), Edema (-)
Widal S. Typhi O : 1/320
S. Typhi H : 1/160
A = Demam Tifoid
P = IVFD RL 6 jam/ Kolf
Paracetamol 3 x 500 mg
Levofloxacin 1 x 750 mg
Omeprazol 2 x 20 mg
Ondansentron 2 x 4 mg
Tanggal 6 September 2015, Jam 09.00
S = Demam malam hari, lemes
O = Kesadaran : Compos mentis, Kesadaran Umum : Tampak Sakit Sedang
TD: 100/70 mmHg, HR: 84 x/menit, RR: 20 x/menit, S: 36,7oC
Mata: CA (-/-), SI (-/-)
16

Lidah Kotor ( +)
Paru : Vesikuler (+), Ronkhi (-), Wheezing (-)
Jantung : BJ I,II regular, Murmur (-), Gallop (-)
Abdomen: NT (-), BU (+)
Ekstremitas: Akral Hangat (+), Edema (-)
Widal S. Typhi O : 1/320
S. Typhi H : 1/160
A = Demam Tifoid
P = IVFD RL 6 jam/ Kolf
Paracetamol 3 x 500 mg
Levofloxacin 1 x 750 mg
Omeprazol 2 x 20 mg
Ondansentron 2 x 4 mg

17

Anda mungkin juga menyukai