Anda di halaman 1dari 2

EFE MATRIX untuk Krispy Kreme Doughnuts (KKD)

Faktor Eksternal Kunci


Peluang
1. Masih banyak pasar di luar negeri yang bisa
dimasuki dan potensial seperti asia dan timur
tengah.
2. Peminat makanan manis di beberapa pasar
global masih tergolong banyak seperti Asia dan
Eropa.
3. Diversifikasi produk untuk memenuhi
permintaan pasar.
4. Pendapatan dari bisnis Franchise meningkat
dari tahun ke tahun.
5. Masyarakat Asia yang lebih terbuka dengan
produk baru dari luar negeri dan gaya hidup
masyarakatnya yang cenderung konsumtif bisa
dijadikan pangsa pasar yang potensial
Ancaman
1. Competitor Dunkin Donut, Tim Hortons dan
Starbucks memiliki jumlah outlet yang lebih
banyak di seluruh dunia.
2. Produk dari para pesaingnya yang cenderung
terus menerus berinovasi.
3. Tuntutan lifestyle konsumen.
4. Trend menuju healthy foods.
5. Perang brand antar pesaing.
6. Beberapa pelanggan potensial dari Krispy
Kremes memutuskan untuk membuat usaha
mereka sendiri dengan lebih mengembangkan
varian donat
TOTAL

Bobot

Peringkat

Total Bobot

0.10

0,4

0.10

0,4

0.10

0,1

0.10

0,4

0.10

0,3

0.10

0,3

0.10

0,2

0.10
0.08
0.10
0.02

2
2
3
1

0,2
0,16
0,3
0,02

1,00

2,78

IFE MATRIX untuk Krispy Kreme Doughnuts (KKD)


Faktor Internal Kunci
Kekuatan
1. Brand Krispy Kreme Doughnut telah
mendunia.
2. Memiliki prduk yang unik dengan kualitas

Bobot

Peringkat

Total Bobot

0.05

0,15

0.05

0,15

3.
4.

5.
6.
7.

8.

produk yang sangat baik.


Memiliki resep rahasia yang tidak bisa ditiru
oleh para pesaingnya.
Market share sales donut tahun 2007 dibanding
kompetitor di luar Dunkin Donuts, Tim
Hortons dan Starbucks adalah no.1 .
Memiliki jumlah stores yang cukup besar di
seluruh dunia (523 stores)
Memiliki jaringan distribusi yang cukup kuat.
Memiliki Enterprise Resource Planning (ERP)
System yang mensupport kebutuhan financial
dan operasional perusahaan.
Memiliki produk Hot Doughnut Experience
dan konsumen dapat melihat pembuatan donut
secara langsung di beberapa stores melihat
pembuatan donut secara langsung di beberapa
stores.

Kelemahan
1. Performansi keuangan yang terus menurun
(dijelaskan dalam Financial Analysis).
2. Marketing atau promo yang kurang agresif.
3. Lambat mengantisipasi trend konsumsi di
masyarakat yang menginginkan healthy foods.
4. Kurang inovatif dalam mengeluarkan produk.
5. Kurang mengikuti lifestyle yang terjadi di
masyarakat dunia.
TOTAL

0.13

0,52

0.07

0,21

0.10

0,4

0.08
0.07

3
3

0,24
0,21

0.02

0,08

0.10

0,1

0.10
0.03

1
2

0,1
0,06

0.13
0.07

1
2

0,13
0,14

1,00

2,49