Anda di halaman 1dari 11

Laboratorium kristalografi dan mineralogi 2014

MINERAL KARBONAT, SULFAT, DAN HALIDA


Mineral
Mineralogi adalah salah satu cabang ilmu geologi yang mempelajari
mengenai mineral, baik dalam bentuk individu maupun dalam bentuk kesatuan,
antara lain mempelajari tentang sifat-sifat fisik sifat-sifat kimia, cara terdapatnya,
cara terjadinya dan kegunaannya.
Mineral adalah suatu bahan padat yang secara kimiawi homogen terdapat
di alam, terbentuk secara anorganik, memiliki komposisi kimia tertentu, dan
mempunyai struktur atom yang teratur.
Mineral Karbonat

Merupakan persenyawaan dengan ion

CO
2
( 3) -, dan disebut karbonat,

umpamanya persenyawaan dengan Ca dinamakan kalsium karbonat, Ca

CO3

dikenal sebagai mineral kalsit. Mineral ini merupakan susunan utama yang
membentuk batuan sedimen.
Karbonat terbentuk pada lingkungan laut oleh endapan bangkai plankton.
Karbonat juga terbentuk pada daerah evaporitic dan pada daerah karst yang
membentuk gua (caves), stalaktit, dan stalagmite.
Wilayah atau kedalaman dimana mineral aragonit mulai melarut pada
kedalaman sekitar 600 meter disebut lysocline dan pada kedalaman sekitar 2000
meter merupakan zona dimana aragonit tidak terbentuk lagi atau dikenal sebagai
Aragonite Compensation Depth (ACD). Sedangkan mineral kalsit mulai melarut
pada kedalaman sekitar 3000 meter dan pada kedalaman sekitar 4200 meter tidak
ditemukan lagi mineral karbonat atau disebut Calcite Compensation Depth
(CCD). Terjadinya perbedaan tersebut tidak hanya terjadi karena perbedaan sinar
matahari yang masuk tetapi juga disebabkan oleh temperatur air laut, kandungan

Nama : Wike Rosalina


Nim : 111140092
Plug
: 10

Laboratorium kristalografi dan mineralogi 2014

Mg2+, saturasi dari konsentrasi CO32- serta fisiomorfologi biotanya (Tucker dan
Wright, 1990).

Gambar diagram pembentukan mineral karbonat

Beberapa contoh mineral yang termasuk kedalam kelas carbonat ini adalah :

Gambar Calcite (Ca

CO3 )

CO3 )
Gambar Otavite (Cd

Nama : Wike Rosalina


Nim : 111140092
Plug
: 10

2+

Gambar Gaspeite ((Ni,Mg, Fe )

CO3 )
Magnesite (Mg

CO3 )

Gambar

Laboratorium kristalografi dan mineralogi 2014

Gambar Siderite (Fe

CO3 )

Gambar Rhodochrosite (Mn

CO3 )

Gambar Smithsonite (Zn

CO3 )

Gambar Spherocobaltite (Co

CO3 )

Contoh Deskripsi Mineral Karbonat:

Mineral Aragonit

Warna

: Bervariasi (tidak berwarna, putih, abu abu, merah,

kuning, oranye, hijau)


Sistem Kristal & : Orthorombic / columnar,
Perawakan
Kilap
Kekerasan
Gores
Belahan / Pecahan
Tenacity
Berat Jenis

:
:
:
:
:
:

Kemagnetan

: Paramagnetik

Nama : Wike Rosalina


Nim : 111140092
Plug
: 10

globular,

divergent, coralloidal, stalactitic


Vitreous (Kaca)
3,5 4 Skala Mohs
Tidak Berwarna / Putih
Distinct (Jelas) / Subconchoidal
Brittle
3
2,95 gram/ cm

reniform,

Laboratorium kristalografi dan mineralogi 2014

Derajat

: Translucent Transparent Mineral

Ketransparanan
Nama Mineral & : Aragonite (Ca CO3 )
Rumus Kimia
Kegunaan
: Sebagai pengganti / replikasi dari coral reef pada
akuarium
: Aragonit terbentuk

Genesa

alami

di

hampir

semua

cangkang moluska, dan sebagai endoskeleton kapur


koral air hangat maupun dingin (Scleractinia).
Karena deposisi mineral dalam cangkang moluska
sangat terkontrol secara biologis, beberapa bentuk
kristal sangat khas dan berbeda dari aragonite
anorganik yang lain. Aragonit juga terbentuk di laut
dan di gua-gua sebagai presipitat anorganik disebut
Persebaran

semen laut dan speleothems.


di : Pulau Kasirute, Halmahera Selatan, Maluku Utara,

Indonesia

Sumatera Barat.

Mineral Dolomit

Warna
Sistem Kristal
Kekerasan
Gores
Tenacity
Berat Jenis

:
:
:
:
:
:

Tidak berwarna , putih , merah muda


Trigonal
3,5 4 Skala Mohs
Putih
Brittle
3
2,85 g/ cm

Nama Mineral & : Dolomit (CaMg (CO3 )2


Rumus Kimia
Kegunaan
: Sumber logam magnesium
magnesium oksida
Genesa
Nama : Wike Rosalina
Nim : 111140092
Plug
: 10

dan

senyawa

yang digunakan untuk

membuat batu bara tahan api.


: Dapat terbentuk pada lingkungan sedimen,

Laboratorium kristalografi dan mineralogi 2014

melalui proses hidrotermal dan terdapat dalam


urat-urat . Dapat pula terbentuk secara
Persebaran

metamorfisme.
di : Tuban, Jawa Timur.

Indonesia

Mineral Kalsit (CaCO3)

Warna

: Tak berwarna sampai putih, sering diwarnai oleh


warna abu-abu, merah, hijau sampai hitam bila

Sistem Kristal
Kekerasan
Gores
Tenacity
Berat Jenis

:
:
:
:
:

tidak murni
Trigonal
3 Skala Mohs
Putih sampai keabuan
Brittle
3
2,71 g/ cm

Nama Mineral & : Dolomit (Ca CO3


Rumus Kimia
Kegunaan
: Sumber senyawa CaCO3, untuk membuat
semen, campuran adukan semen, pupuk, industri
Genesa

kimia dan kapur tohor


: Dapat terbentuk pada lingkungan batuan beku,
sedimen, metamorf dan proses hidrotermal.

Persebaran
Indonesia

Mineral Sulfat

Nama : Wike Rosalina


Nim : 111140092
Plug
: 10

Dapat juga diendapkan di sekitar mata air.


di : Kliripan,Yogyakarta .

Laboratorium kristalografi dan mineralogi 2014

2
Sulfat terdiri dari anion sulfat ( SO 4 ). Mineral sulfat adalah kombinasi
logam dengan anion sufat tersebut. Pembentukan mineral sulfat biasanya terjadi
pada daerah evaporitik (penguapan) yang tinggi kadar airnya, kemudian perlahanlahan menguap sehingga formasi sulfat dan halida berinteraksi.
Pada kelas sulfat termasuk juga mineral-mineral molibdat, kromat, dan
tungstat. Dan sama seperti sulfat, mineral-mineral tersebut juga terbentuk dari
kombinasi logam dengan anion-anionnya masing-masing.
Pembentukan mineral sulfat biasanya terjadi pada daerah evaporitik
(penguapan) yang tinggi kadar airnya, kemudian perlahan-lahan menguap
sehingga formasi sulfat dan halida berinteraksi. Pada kelas sulfat termasuk juga
mineral-mineral molibdat, kromat, dan tungstat. Dan sama seperti sulfat, mineralmineral tersebut juga terbentuk dari kombinasi logam dengan anion-anionnya
masing-masing.
Contoh-contoh mineral yang termasuk kedalam kelas ini adalah :

Gambar Barite (Ba

SO 4 )

Gambar Anglesite (Pb

SO 4 )

Contoh Dekripsi Mineral Sulfat :

Mineral Barite

Nama : Wike Rosalina


Nim : 111140092
Plug
: 10

Gambar Celestite (Sr

Gambar Anhydrite (Ca

SO 4 )

SO 4 )

Laboratorium kristalografi dan mineralogi 2014

Warna

: Bervariasi (tidak berwarna, putih, biru pudar,

kuning, abu abu)


Sistem Kristal & : Orthorombic / Tabular
Perawakan
Kilap
Kekerasan
Gores
Belahan / Pecahan
Tenacity
Berat Jenis

:
:
:
:
:
:

Kemagnetan
Derajat

: Diamagnetit
: Transparent Opaque Mineral

Vitreous (Kaca)
3-3,5 Skala Mohs
Putih
Sempurna / Uneven
Brittle
3
4,3-5 gram/ cm

Ketransparanan
Nama Mineral & : Barite (Ba SO 4 )
Rumus Kimia
Kegunaan

: digunakan sebagai agen pemberat dalam fluida


pengebor sumur minyak dan digunakan dalam
pembuatan karet. Salah satu komponen dalam

Genesa

peredam suara mesin. Sumber unsure Barium.


: Barit sangat umum sebagai mineral geng pada
proses

hidrotermal

tingkat

menengah

sampai

rendah. Barit kadang-kadang berasosiasi dengan


timbale, perak, sulfide antimonite. Endapan barit
sangat mungkin berasosiasi dengan bijih emas
Persebaran
Indonesia

epitermal dan merupakan salah satu mineral indeks


di : Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Nusa
Tenggara Timur, Sulawesi Selatan

Mineral Anhidrit (CaSO4)

Nama : Wike Rosalina


Nim : 111140092
Plug
: 10

Laboratorium kristalografi dan mineralogi 2014

Warna
Sistem Kristal
Kekerasan
Gores
Berat Jenis
Kegunaan

:
:
:
:
:
:

Tak berwarna sampai kebiruan atau lembayung


Orthorombik
3 3,5 Skala Mohs
Putih sampai putih keabuan
2,89 2,98 g/cm3
Sebagai pembenah tanah dan untuk membuat

Genesa

semen Portland.
: Terbentuk pada lingkungan sedimen dan sering
berasosiasi
dolomite

Persebaran

dengan
dan

gypsum, batu

garam-garam.

gamping,

Dapat

juga

terbentuki melalui proses hidrotermal.


di : Papua, PT. Freeport Indonesia

Indonesia

Mineral Gipsum (CaSO4 2H2O)

Warna
Sistem Kristal
Kekerasan
Gores
Berat Jenis
Kegunaan

:
:
:
:
:
:

Tak berwarna, transparan


Monoklin
2 Skala Mohs
Putih
2,32 g/cm
Digunakan sebai pupuk dan dalam industri

Genesa

konstruksi
: Terbentuk dalam lingkungan sedimen dan sering
berselingan dengan batu gamping, serpih, batu

Persebaran
Mineral Halida

Nama : Wike Rosalina


Nim : 111140092
Plug
: 10

pasir, lempung dan garam batuan


: Besuku, Jawa Timur

Laboratorium kristalografi dan mineralogi 2014

Mineral halida adalah persnyawaan kimiawi dimana unsur-unsur logam


bersenyawa dengan unsur-unsur halogen. Kelompok ini dicirikan oleh adanya
dominasi dari ion halogen elektronegatif seperti : F - , Cl- , Br- dan I- . Pada
umumnya memiliki berat jenis yang rendah ( < 5 ). Halida cenderung memiliki
struktur yang rapi dan simetri yang baik.
Contoh-contoh mineral yang termasuk kedalam kelas ini adalah :

Gambar Diaspore (AlO(OH)

Gambar Gabbsite (Al(OH)3)

Gambar Halit (NaCl)

Gambar Goethite (FeOOH)

Contoh Deskripsi Mineral Halida :

Mineral Fluorit (CaF2)

Warna

: Sangat bervariasi, dapat tak berwarna, kuning


anggur, hijau, biru lembayung, putih, abu-abu, biru

Sistem Kristal
Kekerasan
Nama : Wike Rosalina
Nim : 111140092
Plug
: 10

langit, hitam kebiruan atau coklat.


: Reguler
: 4 Skala Mohs

Laboratorium kristalografi dan mineralogi 2014

Gores
Belahan / Pecahan
Berat Jenis
Kegunaan

:
:
:
:

Putih
Sempurna / splintery
3,18 g/cm3
Dipakai dalam industri kimia, peleburan besi baja,

Genesa

gelas, serat kaca, dan tembikar.


: Terbentuk melalui proses hidrotermal dan dijumpai
dalam urat-urat, baik sebagai mineral utama maupun
sebagai mineral gang bersama mineral-mineral bijih
metalik khususnya timbal dan perak. Dapat pula
terbentuk

pada

lingkungan

batuan

beku

&

pegmatite. Berasosiasi dengan beberapa mineral


seperti kalsit, dolomite, gypsum, selestit, barit, dan
Persebaran

apatit.
di : Garut, Jawa Barat

Indonesia

Mineral Halite (NaCl)

Warna
Sistem Kristal
Kekerasan
Gores
Belahan / Pecahan
Berat Jenis
Kegunaan

:
:
:
:
:
:
:

Bening
Reguler
2,54 Skala Mohs
Putih
Sempurna / choncoidal
2,1 2,3 g/cm3
Sebagai pembuatan asam Hidrofluorik, ramuan obat

Genesa

diet, dan bahan optik.


: Terbentuk karena proses

eksogen

melalui

pengeringan danau yang mengandung garam atau


Nama : Wike Rosalina
Nim : 111140092
Plug
: 10

Laboratorium kristalografi dan mineralogi 2014

tempat lain yang mengandung air garam atau


terbentuk dari hasil presipitasi air laut secara
primer/langsung dengan temperature sekitar 100oC.
Juga merupakan hasil presipitasi pada endapan
sedimen seperti lempung. Berasosisasi dengan
Persebaran
Indonesia

Nama : Wike Rosalina


Nim : 111140092
Plug
: 10

Anhidrit, Sylvenit, Carnalit, dan Gypsum.


di : Bima, Nusa Tenggara Barat