Anda di halaman 1dari 6

Bab I

Pendahuluan
A. Latar Belakang
Kita sebagai mahasiswa teknik haruslah mengerti tentang hukum-hukum dasar
dalam fisika.Contoh salah satunya adalah Hk.Faraday tentang Induksi
Elektromagnetik.
Induksi elektromagnetik adalah peristiwa timbulnya arus listrik akibat adanya
perubahan fluks magnetik.Fluks magnetik adalah banyaknya garis gaya magnet yang
menembus suatu bidang.Dan elektromagnetik dapat digunakan sebagai penggerak
secara terus-menerus arus listrik.Karena Hk.Faraday ini sangat penting dalam dasardasar fisika,maka kami akan membahas tentang Induksi Elektromagnetik untuk
memenuhi tugas Fisika Dasar II .
.
Tujuan dan Manfaat Percobaan
Manfaat :
Dengan adanya percobaan ini diharapkan mahasiswa dapat memahami
maksud dari Hukum Faraday serta menganalisa hasil percobaan tersebut. Mahasiswa
juga diharapkan lebih terampil dalam mengoperasikan alat ukur, khususnya ampere
meter, serta mampu mengaplikasikan percobaan dalam kehidupan sehari hari. Pada
akhirnya mahasiswa bisa menambah kompetensi sesuai bidangnya.
Tujuan :
1.Mahasiswa mampu menjelaskan dan memahami tentang dasar hukum faraday
khususnya tentang induksi elektromagnetik,sesuai dengan percobaan yang dilakukan.
2.Mahasiswa dapat menjelaskan bagaimana Gaya Gerak Listrik (GGL) dapat
terinduksi oleh induksi elektromagnetik
3.Mahasiswa dapat menyebutkan factor-faktor yang mempengaruhi terjadinya induksi
elektromagnetik.
4.Mahasiswa mampu menganalis dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
5.Mahasiswa mampu memahami alat dan bahan yang digunakan dalam
praktikum,serta kegunaan masing-masing alat.

Bab II
Landasan Teori
Melalui berbagai percobaan, Michael Faraday (1791-1867), seorang ilmuwan jenius dari
inggris akhirnya berhasil membuktikan bahwa arus listrik memang dapat dihasilkan dari
perubahan medan magnetik. Peristiwa dihasilkannya arus listrik akibat adanya perubahan
medan magnetik dinamakan induksi elektromagnetik, sedangkan arus yang dihasilkan dari
induksi elektromagnetik dinamakan arus induksi. Penemuan ini dikenal dengan Hukum
Faraday. Penemuan ini dianggap sebagai penemuan monumental. Mengapa? Pertama,
Hukum Faraday memiliki arti penting dalam hubungan dengan pengertian teoretis tentang
elektromagnetik. Kedua, elektromagnetik dapat dipergunakan sebagai penggerak secara
terus-menerus arus aliran listrik seperti yang digunakan oleh Faraday dalam pembuatan
dinamo listrik pertama.
Di dalam kumparan timbul suatu beda potensial (atau gaya gerak listrik, GGL).
Timbulnya GGL dengan cara ini disebut induksi elektromagnetik.Batang magnet memiliki
medan magnet di sekitarnya. Medan magnet divisualkan dalam bentuk garis-garis medan.
Sebuah batang magnet mempunyai bentuk garis-garis medan magnet. Sekumpulan garis-garis
medan disebut fluks magnet. Bentuk garis-garis medan magnet pada sebuah batang magnet.
GGL yang diinduksi oleh fluks magnet yang berubah dapat dianggap terdistribusi di seluruh
rangkaiannya.

=-N

Keterangan:
:gaya gerak listrik (GGL) induksi
N: jumlah lilitan kumparan
Tampak dari persamaan di atas, besarnya GGL yang dihasilkan bergantung pada
berapa cepat perubahan fluks berlangsung, bukan bergantung pada beberapa nilai fluks saat
itu. Juga makin banyak lilitan pada kumparan makin besar GGL induksi yang dihasilkan.

Bab III
Metode Penelitian
A. Alat dan Bahan
I.
Galvano Meter Digital
II.
Kumparan (solenoida)
III.
Magnet Batang
IV. Baterai
B. Langkah Kerja
I.
Alat dan bahan yang dibutuhkan dipersiapkan terlebih dahulu.
II.
Selanjutnya kabel galvano meter disetting ke ampere meter 2000 ,kemudian
III.
IV.

di pasang ke kumparan (solenoida).


Kemudian gerakkan magnet batang keluar masuk kumparan (solenoida)
Setelah melakukan langkah tadi, dapat kita amati ada atau tidaknya arus yang
dihasilkan serta nilai yang tertera pada galvano meter.

Bab IV
Hasil Pengamatan dan Pembahasan

A. Hasil Pengamatan
- Dari percobaan yang tela dilakukan. Diperoleh hasil sebagai berikut:
-Data galvanometer menunjukan angka 0,01 A ketika magnet batang
digerakan ke dalam kumparan
-Dan menunjukan angka 0,03 A ketika magnet batang tersebut diam di
dalam kumparan.
-

Jumlah lilitan kumparan berpengaruh terhadap cepat perubahan arus .

Kondisi dari magnet juga berpengaruh terhadap cepat perubahan arus.

Bab V
Kesimpulan
Ketika magnet magnet digerakkan (keluar-masuk) dalam kumparan, galvano meter
menunjukkan angka positif yaitu 0,1 A
Ketika magnet tidak digerakkan (berhenti) dalam kumparan, galvano meter
menunjukkan angka 0,3 A
Angka tersebut menunjukkan bahwa di dalam kumparan terdapat arus listrik. Arus
listrik tersebut dinamakan arus induksi.
Arus listrik timbul karena adanya perubahan jumlah garis gaya magnet, yang pada
ujung-ujung kumpatan timbul beda potensial. Beda potensial itu dinamakan gaya
gerak listrik induksi (GGL induksi),

Referensi Daftar Pustaka


4

1. F:\Induksi Elektromagnetik ~ Fisika Multimedia.htm


2. http://id.scribd.com/.../Percobaan-Faraday
3. F:\Induksi Elektromagnetik.htm