Anda di halaman 1dari 6

Analisis Aspek Lingkungan

BISNIS

1. Lingkungan Operasional
Merupakan lingkungan yang memiliki kaitan langsung
dengan aktivitas operasional perusahaan. Lingkungan
operasional adalah lingkungan yang paling dekat dengan
semua aktivitas perusahaan. Lingkungan operasional
meliputi :
a. Lingkungan pesaing
Pesaing adalah perusahaan dalam industri yang sama dan
menjual produk, baik berupa barang atau jasa, kepada
pelanggan. Pesaing sangat berpengaruh terhadap
keberhasilan bisnis. Perusahaan harus memiliki
keunggulan bersaing untuk dapat memenangkan
persaingan.
Adapun start-up layanan ojek dan kurir di indonesia yang
dapat menjadi pesaing bagi Go-Jek adalah Wheel Line dan
Grab Bike. Wheel Line didirikan oleh Chris Wibawa pada
tahun 2012 dan saat ini hanya melayani wilayah jakarta
dan sekitarnya. Grab Bike didirikan oleh Anthony Tan
yang merupakan pria berkebangsaan Malaysia. Grab Bike
merupakan layanan dari grab taxi yang baru hadir di
indonesia pada awal tahun 2015 ini.
Akan tetapi seiring berjalannya waktu ancaman serius bagi
bisnis Go-Jek justru datang dari perusahaan besar asal
malaysia yaitu Grab Bike. Dengan dukungan dana yang
besar dan tarif yang lebih murah dibanding pesaingnya,
Grab Bike diprediksi akan mampu menyaingi go-jek dan

Analisis Aspek Lingkungan


BISNIS

menjadi penguasa pasar di layanan ojek dan kurir di


indonesia.
b. Lingkungan Pelanggan
Pelanggan adalah pembeli produk yang dihasilkan oleh
perusahaan. Pelanggan merupakan faktor kunci
keberhasilan bisnis karena pelanggan sumber pendapatan.
Analisis pelanggan dalam lingkungan operasional
dilakukan dengan analisis reaktif dan proaktif. Adapun
pelanggan bisnis layanan ojek dan kurir ini adalah
masyarakat perkotaan di indonesia. Kehadiran Go-jek dan
sejenisnya merupakan alternatif baru yang sangat
membantu masyarakat perkotaan untuk melewati
kemacetan.
c. Lingkungan Pemasok
Pemasok adalah perusahaan yang menyediakan bahan
baku, tenaga kerja, keuangan dan sumber informasi
kepada perusahaan lain. Pemasok memegang peranan
yang sangat penting bagi kelancaran bisnis. Pemilihan
pemasok dapat meningkatkan keunggulan bersaing. Dalam
kasus Go-Jek bahan baku disini berupa perlengkapan
berkendara seperti helm dan jaket Go-Jek.
d. Lingkungan Pegawai
Pegawai merupakan aspek yang paling penting, karena
pegawai adalah pelaku yang menunjang tujuan perusahaan
tercapai. Pegawai yang dibahas disini adalah driver go-jek.
Driver go-jek saat ini berasal dari berbagai kalangan
profesi, gaji yang menggiurkan menjadikan driver gojek

Analisis Aspek Lingkungan


BISNIS

sangat diminati oleh para pencari pekerjaan. Ancaman


yang muncul belakangan ini adalah dari ojek pangkalan,
kurangnya pemahaman dan pengetahuan dari ojek
pangkalan disinyalir menjadi pemicu terjadinyan beberapa
konflik dengan driver go-jek. Meski telah mengumumkan
dan mengundang ojek pangkalan uintuk bergabung dengan
go-jek sekalipun. Permasalahan ini terjadi di lingkungan
pegawai dan cukup menggangu kenyamanan bagi driver
go-jek khususnya.
2.

Menyesuaikan Dengan Ketentuan Yang Ada

Ada beberapa persyaratan khusus yang harus dipenuhi


ketika seseorang akan mendaftar di Go-jek. Dari segi
administrasi misalnya, calon driver harus membawa foto
kopi SIM, STNK dan Kartu Keluarga ke salah satu kantor
Go-jek yang berlokasi di Jalan Bangka Raya, Jakarta
Selatan. Setelah melengkapi administrasi, kemudian
dilakukan pengecekan kondisi fisik motor lalu tes
wawancara.
Kemudian setiap calon driver akan menjalani training,
diantara nya soal penggunaan aplikasi Gojek Driver dalam
smartphone, pelayanan pelanggan, hingga eduksasi soal
safety riding. Selepas itu, jika diterima, akan langsung
dilakukan penandatanganan kontrak. Jaket dan helm pun
akan dipinjamkan. Untuk masker dan hair cover dapat
diambil di kantor Go-jek di Wolter Monginsidi, sedangkan
handphone di kantor Go-jek di jalan Ciasem.

Analisis Aspek Lingkungan


BISNIS

Tidak hanya mengedukasi para calon driver agar tertib


administrasi, Go-jek juga memberikan value terhadap para
driver mengenai teknologi, customer service, hingga
keselamatan berkendara. Sehingga dengan adanya
kebijakan tersebut, para sopir Go-jek ikut berpartisipasi
dalam usaha pemerintah untuk menertibkan lalu lintas.
3.

Pembuangan Limbah

Dalam melakukan proses bisnis, Go-jek menerapkan


sistem Eco Green pada seluruh aktifitas bisnisnya. Go-jek
memiliki sebuah sistim informasi yang sangat canggih
yang diterapkan dari end user hingga top management.
Hal tersebut berfungsi sebagai upaya mengurangi kertas
dalam menjalani proses bisnisnya. Level top management
melihat laporan laporan yang bersangkutan dengan
proses bisnis level di bawahnya menggunakan sebuah
sistim informasi. Sedangkan para sopir atau pegawai Gojek, menerima dan menyampaikan informasi juga
dilakukan melalui sistem informasi yang saling
terintegrasi.
Efek negatif dari upaya ini adalah Go-jek memerlukan
lebih banyak konsumsi tenaga listrik untuk mendukung
menjalankan sistem informasi yang mereka punya.
Go-jek juga merekomendasikan para sopir Go-jek melalui
sosialisasi berkala untuk tidak mengendarai motor dua tak,
karena motor dua tak menimbulkan gas emisi karbon yang
lebih banyak daripada motor empat tak.

Analisis Aspek Lingkungan


BISNIS

4. Kesimpulan
Lingkungan tempat bisnis akan dijalankan harus dianalisis
dengan cermat. Hal ini disebabkan lingkungan di satu sisi
dapat menjadi peluang dari bisnis yang akan dijalankan,
namun disisi lain lingkungan juga dapat menjadi ancaman
bagi perkembangan bisnis. Keberadaan bisnis dapat
berpengaruh terhadap lingkungan, baik lingkungan
masyarakat maupun lingkungan ekologi tempat bisnis
yang akan dijalankan.
Analisis aspek lingkungan tidak hanya membahas tentang
kesesuaian lingkungan dengan bisnis yang akan
dijalankan, tetapi juga membahas tentang dampak bisnis
terhadap lingkungan serta pengaruh perubahan lingkungan
yang akan datang terhadap bisnis. Suatu bisnis dapat
menimbulkan berbagai aktivitas sehinggga menimbulkan
dampak bagi lingkungan disekitar lokasi bisnis. Perubahan
kehidupan masyarakat sebagai akibat dari adanya aktivitas
bisnis dapat berupa timbulnya kerawanan sosial,
timbulnya penyakit masyarakat, juga perubahan gaya
hidup. Oleh karena itu, analisis pada aspek lingkungan
memerlukan
kemampuan
analisis
yang
lebih
komprehensif.

Analisis Aspek Lingkungan


BISNIS