Anda di halaman 1dari 25

Gizi Kerja dan Sanitasi

Perusahaan Cambric GKBI


Yogyakarta
Laporan Kunjungan Lapangan
Kelompok 04
Pelatihan Hiperkes dan Keselamatan Kerja
bagi Dokter Perusahaan/Instansi
26 31 Oktober 2015

IDENTITAS PERUSAHAAN
Nama Perusahaan : PC GKBI
Jenis Perusahaan

: Tekstil

Alamat Perusahaan :
Jl. Magelang KM 15,5 Yogyakarta
Jumlah Tenaga Kerja

: 755 orang

Tanggal Kunjungan

: 30 Oktober 2015

PROSES PRODUKSI
1. Bahan Produksi :
Bahan Baku : Benang
Bahan Tambahan
:2. Mesin/Peralatan Kerja yang digunakan :
Air Jet Loom
Shuttle Loom
3. Proses Produksi
:
Bahan spinning weaving finishing
4. Hasil Produksi
:
Produk Utama
: kain mori (produk jadi)
Produk Sampingan : blacu (kain setengah jadi)
5. Limbah
:
limbah cair, benang, ampas batu bara

Gizi Kerja

GIZI KERJA
MATERI

ADA/TIDAK

KETERANGAN

1. Pemberian Makan
Tambahan

Ada

Buah (2x sebulan)

2. Pemberian Makan

Ada

Dalam sehari satu hari


terdapat menu yang sama
yang dihidangkan 3xsehari
(sesuai shift kerja ;
terlampir)

3. Variasi Menu

Ada

Menu bervariasi setiap hari


dan diulang setiap minggu
(nasi, sayur, lauk)

Disajikan per porsi

Penyajian Satu porsi


karbohidrat (nasi,
kerupuk),protein
(tahu/tempe/telur) , serat
(sayur), dan minuman (air
putih dan teh manis)

4. Penyajian

GIZI KERJA
MATERI

ADA/TIDAK

KETERANGAN

Ada

terlampir

6. Kecukupan
Kalori

Cukup

Jumlah kalori yang diberikan


disamaratakan

7. Beban Kerja

Sedang

Mayoritas pekerja
menggunakan mesin

Koperasi

Dikelola oleh koperasi


karyawan, dengan jumlah
karyawan kantin 20 orang (6
laki-laki, 14 perempuan)

5. Kelengkapan
Gizi

8. Pengelola
Makan

GIZI KERJA
MATERI

ADA/TIDAK

KETERANGAN

Ada

Luas kantin 30x50 m2


dengan jumlah meja 45
meja dengan 4-6 kursi pada
setiap meja, terdapat
washtafel dan sabun cuci
tangan

10. Ruang Makan


Perusahaan

Ada

Ruang makan cukup bersih

11. Dapur

Ada

Dari segi kebersihan ,


pencahayaan, dan ventilasi
masih kurang. Proses
pengolahan makanan
kurang higienis, sumber air
untuk memasak di dapatkan
dari sumur galian yang
berjarak 10 m dari dapur

Cont
9. Kantin

Perusahaan

Jadwal makan :
Jam Dinas

Jam Makan

Shift Pagi

jam 06.00-14.00

Jam 09.00-11.00

Shift Siang

jam 14.00-22.00

Jam 17.00-19.00

Shift Malam

jam 22.00-06.00

Jam 01.00-03.00

Kecukupan gizi :
Jenis Makanan Komposisi

Berat

Total kalori

(gram)
Makanan
utama

Teh manis
Jumlah

Nasi putih

250

437,5

bumbu rujak

30

100

tahu

100

111

tempe

50

118

perkedel

50

123

kerupuk

20

72

Gula

26

100
1061,5 kkal

Ruang makan

Dapur

Sanitasi Perusahaan

Sanitasi Perusahaan
Kebersihan
Perusahaan

Tempat sampah tidak


ditutup, tidak dipisahkan
antara organik dan
anorganik
Ventilasi ruangan kurang
Banyak ditemukan debu
pada ruang produksi
Saluran gorong-gorong
air tidak lancar

Sanitasi Perusahaan
Kerapian/Keindahan

Halaman perusahaan terawat,


banyak pepohonan, suasana
rindang
Ruang produksi rapi, banyak
langit-langit ruang produksi
yang rusak dan tidak
dibersihkan, cat gedung
mengelupas
Ruang makan rapi dan bersih,
tetapi dapur kurang bersih
Alat kebersihan tidak
diletakkan di tempat khusus
Mushola sempit dan kurang
terawat

Sanitasi Perusahaan
MCK

Tiap ruang produksi tersedia kamar mandi, minimal 2


Beberapa kamar mandi terletak di depan ruangan
sehingga privasi dan kebersihan kurang terjaga
Tidak dipisahkan antara kamar mandi untuk pekerja
wanita dan pria
Kebersihan kurang terjaga
Air mengalir, ada gayung, tidak ada sabun
Pengolahan bahan makanan di dapur dilakukan di
lantai
Tempat cuci tangan dan cuci piring terkesan kotor
Hanya terdapat satu tempat cuci tangan di ruang
makan, tidak tersedia handuk

Sanitasi Perusahaan
Site Plan

Tata gedung rapi


Akses mudah
Tidak ada atap antara tiap gedung
Tidak ada jalur evakuasi maupun tempat berkumpul

Penerangan

Penerangan di beberapa ruangan kurang


Banyak debu sehingga ruang terasa pengap dan suram

Penyediaan Air Bersih

Sumber air berasal dari air tanah


Terdapat 4 sumur bor dengan pompa air
Sumur terletak >10 m dari septictank

Sanitasi Perusahaan
IPAL
Pengolahan limbah rumah tangga dan limbah
pabrik dilakukan secara terpisah
Limbah rumah tangga dari kantin disalurkan
dengan sistem gorong-gorong yang terhubung ke
luar pabrik
Limbah kapas dikumpulkan dan dijual kembali
Limbah batubara dijual kembali
Limbah cair diolah kembali di IPAL sebelum
dibuang ke sungai di samping letak pabrik
Local exhauster di ruang produksi kurang

Kesimpulan dan Saran

KESIMPULAN
Tenaga kerja di dapur mencukupi
Variasi menu monoton yang terulang setiap minggu, makanan
tambahan hanya diberikan 2x/ bulan
Penyajian kurang higienis
Penanggung jawab (ahli gizi) tidak ada
Nilai kecukupan gizi tidak dihitung berdasarkan jenis kelamin, usia
dan beban kerja
Kecukupan kalori pekerja tercukupi

KESIMPULAN

Tempat cuci tangan yang tidak layak


Penyediaan MCK tidak cukup dan kurang terpelihara kebersihannya
Penyediaan air bersih untuk MCK dan mesin industri terpenuhi
Kebersihan dapur dan peralatan dapur kurang
IPAL sudah digunakan sesuai fungsinya
Lingkungan di ruang kerja masih kurang bersih
Penerangan di ruangan pabrik masih kurang untuk menunjang
produksi

SARAN
Memberikan rekomendasi kepada manajemen perusahaan untuk
pengadaan ahli gizi
Kebersihan peralatan masak, alat makan, ruang makan, dapur, dan
tempat cuci piring harus di tingkatkan
Penyaji dan juru masak sebaiknya menggunakan masker, tutup
kepala dan sarung tangan
Menjaga kebersihan dapur dan bebas dari vector penyakit seperti
lalat
Menyediakan sabun untuk cuci tangan di setiap dapur dan MCK
Merawat kebersihan MCK, saluran gorong-gorong dan ruangan
pabrik

SARAN
Memberi label jenis kelamin di kamar mandi
Sebaiknya mesin-mesin produksi harus dibersihkan secara berkala
Dilakukan penambahan vacum dan exhauster di ruang-ruang
produksi, terutama ruangan yang masih kurang penerangan alami
Melakukan pembersihan dan perbaikan langit-langit gedung untuk
menambah pencahayaan alami
Penambahan tenaga kebersihan, terutama ruang produksi
Menyediakan penutup untuk tempat sampah dan memisahkan
antara sampah organik dan anorganik
Menyediakan kanopi penghubung antara gedung-gedung produksi
untuk pegawai