Anda di halaman 1dari 4

TATA CARA ATAU PROSEDUR MENGURANGI

RESIKO PASIEN JATUH DI RAWAT JALAN


RSPAD GATOT
SOEBROTO DITKESD

No. Dokumen

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan,
KEPALA RSPAD GATOT SOEBROTO DITKESAD

SPO / STANDAR
PROSEDURE
OPERASIONAL

PENGERTIAN

Tanggal terbit
2013
dr Duglas S. Umboh MARS
Brigadir Jenderal TNI

Mengurangi resiko pasien jatuh

adalah upaya yang dilakukan

petugas kesehatan untuk melakukan penilaian, pemantauan dan


upaya-upaya pencegahan terhadap pasien dengan resiko jatuh di
unit rawat jalan.
1.

Untuk meningkatkan mutu pelayanan pasien di rawat jalan

2.

Untuk memastikan keselamatan pasien dalam hal upaya

pencegahan dan pengurangan pasien karena cidera dapat terjamin


TUJUAN

3.

Kepentingan administratif

sebagai data pelaporan untuk

evaluasi meningkatkan mutu pelayanan.


4.

Tersedianya pedoman bagi petugas pelayanan kesehatan di

unit Rawat Jalan RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad.

KEBIJAKAN

1.

Kebijakan Ka RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad dalam

penerapan sasaran internasional keselamatan pasien.


2.

Pedoman

pelaksanaan penerapan sasaran Internasional

keselamatan pasien VI.

TATA CARA ATAU PROSEDUR MENGURANGI


RESIKO PASIEN JATUH DI RAWAT JALAN
RSPAD GATOT
SOEBROTO DITKESD

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman
2 dari 2

1.Lakukan penilaian dan pemantauan resiko jatuh pasien di rawat jalan


PROSEDUR

dengan

melakukan pengamatan cara bangun pasien dari duduk ke

berdiri.
2. Apabila dari duduk ke berdiri ada tanda-tanda

tidak mampu,

terganggu tidak stabil diupayakan upaya-upaya bantuan.


3.Lakukan penilaian dan pemantauan pasien resiko jatuh dengan cara
melakukan pengamatan dari cara berdiri ke berjalan.
4.Apabila dari berdiri ke berjalan terlihat ada gangguan, tidak stabil /
sempoyongan maka akan dilakukan upaya-upaya pencegahan

resiko

jatuh.
5.Upaya upaya pencegahan resiko jatuh pasien antara lain dapat
dilakukan dengan melakukan pendampingan oleh petugas, menghindari
alas kaki licin, memberikan kursi roda, memberikan brankar.
6.Apabila pasien tidak ada keluarga atau pengantar tetap pula dilakukan
upaya-upaya bantuan oleh petugas.
7.Pasien dengan resiko jatuh ditempatkan / ditidurkan di kamar tunggu/
kamar poliklinik sehingga keselamatan dan keamanan tetap terjamin.

UNIT TERKAIT

1.

Di Bagian Minpasien RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad

2.

Di seluruh Instalasi Rawat Jalan/Poliklnik RSPAD Gatot Soebroto

Ditkesad.
3.

Instalasi Unit Gawat Darurat RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad

4.

Instalasi Laboratorium, Radiologi-Nuklir.

5.

Instalasi Farmasi RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad

6.

Instalasi Rehab Medik RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad

TATA CARA ATAU PROSEDUR IDENTIFIKASI PASIEN DENGAN


BENAR DI RAWAT JALAN
RSPAD GATOT
SOEBROTO DITKESD

No. Dokumen

Halaman
1 dari 2
Ditetapkan,
KEPALA RSPAD GATOT SOEBROTO DITKESAD

SPO / STANDAR
PROSEDURE
OPERASIONAL

PENGERTIAN

Tanggal terbit
2013
dr Douglas S. Umboh MARS.
Brigradir Jenderal TNI

Identifikasi pasien dengan benar

adalah upaya yang dilakukan

untuk memastikan kebenaran identitas pasien untuk seluruh


prosedur dan tindakan pasien di unit rawat jalan.
1.Untuk meningkatkan mutu pelayanan yang berorientasi ke
keselamatan pasien.
2.Untuk kepentingan keselamatan pasien dalam hal upaya
pencegahan dan pengurangan terjadinya Insiden Keselamatan
TUJUAN

Pasien (IKP) berkaitan dengan Identitas


3. Kepentingan audit klinis

sebagai upaya peningkatan mutu

pelayanan.
4.Tersedianya pedoman bagi petugas pelayanan kesehatan di unit
Rawat Jalan RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad.
1. Kebijakan Ka RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad dalam
KEBIJAKAN

penerapan sasaran internasional keselamatan pasien.


2. Pedoman

pelaksanaan penerapan sasaran Internasional

keselamatan pasien I.

TATA CARA ATAU PROSEDUR IDENTIFIKASI PASIEN


DENGAN BENAR DI RAWAT JALAN
RSPAD GATOT
SOEBROTO DITKESD

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman
2 dari 2

1.Identifikasi pasien dengan benar di rawat jalan yaitu menggunakan:


PROSEDUR

nama lengkap dan nomer rekam medik.


2.

Proses

identifikasi

pasien

dilaksanakan

dengan

menanyakan

berulang-ulang kepada pasien untuk menyebutkan nama lengkap dan


nomer rekam medik dengan mencocokan kartu identitas berobat pasien.
3.Lakukan identifikasi pasien dengan menanyakan nama lengkap dan
nomer rekam medik kepada pasien setiap kali melakukan prosedur dan
tindakan pelayanan di rawat jalan.
4. Prosedur dan tindakan pelayanan di rawat jalan meliputi: pemeriksaan
tanda-tanda vital, pemeriksaan fisik, pengisian formulir pemeriksaan lab.,
radiologi dan pemeriksaan EKG, BAJH/FNAB, dan penulisan resep.
5. Pendokumentasi proses verifikasi identitas pasien ini dilaksanakan
pada status rekam medik.

UNIT TERKAIT

1.

Di Bagian Minpasien RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad

2.

Di seluruh Instalasi Rawat Jalan/Poliklnik RSPAD Gatot Soebroto

Ditkesad.
3.

Instalasi Unit Gawat Darurat RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad

4.

Instalasi Laboratorium, Radiologi-Nuklir.

5.

Instalasi Farmasi RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad