P. 1
__7-DAFTAR TABEL

__7-DAFTAR TABEL

|Views: 333|Likes:
Dipublikasikan oleh furqaan79
economic environmetal
economic environmetal

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: furqaan79 on Mar 24, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2014

pdf

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1. 2.2. 2.3. 2.4. 2.5. 2.6. 2.7. 2.8. 2.9.

Keterangan

Halaman 28 33 35 36 38 39 41 47 48 48 49 66 67 76 78 80 87 97

Sifat Fisika dan Kimia Karbon Diokasida................................ Sumber Pencemar Karbon Dioksida ...................................... Rata-rata CO2 untuk Kendaraan Bermotor (weight Vehicels Engine)................................................................................... Faktor Besarnya Polutan Emisi Berdasarkan Bahan Bakar ... Kebutuhan Oksigen Kendaraan Bermotor.............................. Kebutuhan Oksigen Menurut Klasifikasi Jenis Kendaraan Bermotor ................................................................................ Tingkat CO2 di udara dan Potensi Masalah-masalah Kesehatan .............................................................................. Faktor Emisi Untuk Menghitung Karbon Dioksida dari Konsumsi Minyak ................................................................... Spesfifikasi Bensin Bertimbal .................................................

2.10. Spesfifikasi Minyak Solar ....................................................... 2.11. Faktor Emisi Untuk Bahan Bakar ........................................... 2.12. Kriteria Jenis Tanaman Untuk Ruang Terbuka Hijau ............. 2.13. Beberapa Jenis Tanaman Untuk Ruang Terbuka Hijau ......... 3.1. 3.2. 3.3. 3.4. 4.1. Faktor Besarnya Polutan Emisi Berdasarkan Bahan Bakar ... Tabel Analisis Valuasi Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor dengan Metode Biaya pengobatan......................... Nilai Serapan Karbon (C) dan Karbon Dioksida (CO2) Oleh Vegetasi ................................................................................. Standar Luas Ruang Terbuka Hijau Berdasarkan Jumlah Penduduk ............................................................................... Sebaran Garis Ketinggian di Kota Samarinda........................

xiv

4.2. 4.3. 4.4. 4.5. 4.6.

Rekapitulasi Pertamanan Kota Samarinda Dari Tahun 2003 Sampai Dengan Tahun 2008 ................................................. Luas Wilayah Penggunaan Lahan Ataupun Tanah Dari 2003 Sampai Dengan 2007 di Wilayah Kota Samarinda ................ Luas Wilayah, Jumlah Penduduk Kota Samarinda Menurut Kecamatan dan Kelurahan (Lokasi Penelitian) ...................... Kepadatan Penduduk Kota Samarinda Menurut Kecamatan dan Kelurahan (Lokasi Penelitian) ......................................... Perubahan Panjang Jalan (Km) Berdasarkan Jenis Permukaan, Kondisi Jalan dan Kelas Jalan di Kota Samarinda.............................................................................. Perubahan Suhu Udara, Kelembaban Udara, Curah Hujan, dan Penyinaran Matahari Dari Tahun 2002 Sampai Dengan Tahun 2007 di Kota Samarinda.............................................. Kualitas Udara Ambien di Lokasi Simpang Empat Lembuswana Dari Tahun 2004 Sampai Dengan Tahun 2008 di Kota Samarinda.................................................................. Kualitas Udara Ambien di Lokasi Simpang Tiga Lempake (Samarinda Utara) Dari Tahun 2004 Sampai Dengan Tahun 2008 di Kota Samarinda.........................................................

99 101 103 103

106

4.7.

109

4.8.

110

4.9.

111

4.10. Kualitas Udara Ambien di Lokasi Simpang Empat Sempaja (Samarinda Utara) Dari Tahun 2004 Sampai Dengan Tahun 2008 di Kota Samarinda......................................................... 4.11. Daftar SPBU Bersubsidi di Kota Samarinda........................... 4.12. Perkembangan Jumlah Kendaraan Bermotor Berdasarkan Tahun, Jenis dan Umur di Kota Samarinda............................ 4.13. Pengkonsumsian Bahan Bakar Pada Kendaraan Bermotor Menurut Jenis Bahan Bakar, Jumlah, Umur, dan Tahun di Kota Samarinda (Tabel 4.11) ................................................. 4.14. Volume Emisi CO2 (ton) Dari Tahun 2003 Sampai Dengan Tahun 2008 Berdasarkan Umur, Jenis Bahan Bakar, Jenis Kendaraan Bermotor di Kota Samarinda ............................... 4.15. Volume Emisi CO2 (ton) Kendaraan Bermotor Pertahun dan Marginal Emition (ME)............................................................

111 113 115

118

121 123

xv

4.16. Emisi CO2 Perhari Persatu Kendaraan Bermotor Berdasarkan Pengkonsumsian Bahan Bakar Dalam Melakukan Aktivitas Minimum ................................................ 4.17. Emisi CO2 Berdasarkan Umur, Jumlah Kendaraan Bermotor Perhari Dari Tahun 2003 Sampai Dengan Tahun 2008 Dengan Mengkonsumsi Bahan Bakar Untuk Aktivitas Minimum................................................................................. 4.18. Emisi CO2 Perhari Berdasarkan Jumlah Kendaraan Bermotor Dari Tahun 2003 Sampai Dengan Tahun 2008 Dengan Mengkonsumsi Bahan Bakar Untuk Aktivitas Minimum................................................................................. 4.19. Rata-rata Emisi Kendaraan Bermotor di UPTD. Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Samarinda... 4.20. Persentase Emisi CO2 Kendaraan Bermotor Berdasarkan AFR di Kota Samarinda.......................................................... 4.21. Analisis Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor Berdasarkan Metode Biaya Pengobatan Pemerintah (Masyarakat) Pada Lokasi Penelitian Pertama ...................... 4.22. Analisis Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor Berdasarkan Metode Biaya Pengobatan Pribadi (Perorangan) Pada Lokasi Penelitian Pertama ...................... 4.23. Valuasi Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor (Biaya Pencemaran) Berdasarkan Biaya Pemerintah (Masyarakat) dan Pribadi (Perorangan) Pada Lokasi Penelitian Pertama ... 4.24. Sub Total, Total dan Marginal Valuasi Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor (Biaya Pencemaran) Berdasarkan Biaya Pemerintah (Masyarakat) dan Pribadi (Perorangan) Pada Lokasi Penelitian Pertama ............................................ 4.25. Analisis Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor Berdasarkan Metode Biaya Pengobatan Pemerintah (Masyarakat) Pada Lokasi Penelitian Kedua.......................... 4.26. Analisis Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor Berdasarkan Metode Biaya Pengobatan Pribadi (Perorangan) Pada Lokasi Penelitian Kedua ......................... 4.27. Valuasi Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor (Biaya Pencemaran) Berdasarkan Biaya Pemerintah (Masyarakat) dan Pribadi (Perorangan) Pada Lokasi Penelitian Kedua ...... xvi

128

129

130 131 132

135

135

136

137

140

140

141

4.28. Sub Total, Total dan Marginal Valuasi Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor (Biaya Pencemaran) Berdasarkan Biaya Pemerintah (Masyarakat) dan Pribadi (Perorangan) Pada Lokasi Penelitian Kedua ............................................... 4.29. Analisis Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor Berdasarkan Metode Biaya Pengobatan Pemerintah (Masyarakat) Pada Lokasi Penelitian Ketiga.......................... 4.30. Analisis Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor Berdasarkan Metode Biaya Pengobatan Pribadi (Perorangan) Pada Lokasi Penelitian Ketiga.......................... 4.31. Valuasi Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor (Biaya Pencemaran) Berdasarkan Biaya Pemerintah (Masyarakat) dan Pribadi (Perorangan) Pada Lokasi Penelitian Ketiga ...... 4.32. Sub Total, Total dan Marginal Valuasi Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor (Biaya Pencemaran) Berdasarkan Biaya pemerintah (Masyarakat) dan Perorangan (pribadi) Pada Lokasi Penelitian Ketiga................................................ 4.33. Gabungan Ketiga Lokasi Valuasi Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor (Biaya Pencemaran dan Marginal) Berdasarkan Biaya Pemerintah (Masyarakat) dan Pribadi (Perorangan) di Kota Samarinda............................................ 4.34. Total Valuasi Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan dan Marginalnya di Kota Samarinda ............................................. 4.35. Daya Tampung Volume dan Valuasi Ekonomi CO2 Luas Vegetasi Pohon Menurut Kecamatan di Kota Samarinda ...... 4.36. Jumlah Pohon, Luas BA., Volume Kayu Bulat, dan Volume CO2 Pada Vegetasi Ruang Terbuka Hijau (Pemerintah) di kota Samarinda ...................................................................... 4.37. Harga volume CO2, Harga Kayu Bulat, Harga Total (Harga Kayu Bulat Dengan Harga Volume CO2) Pada Ruang Terbuka hijau Pemerintah (Biaya Penanggulangan) .............. 4.38. Jumlah Pohon, Luas BA., Volume Kayu Bulat, dan Volume CO2 Pada Vegetasi Ruang Terbuka Hijau (Masyarakat) di kota Samarinda ...................................................................... 4.39. Harga Volume CO2, Harga Kayu Bulat, Harga Total (Harga Kayu Bulat Dengan Harga Volume CO2) Pada Ruang Terbuka Hijau Masyarakat (Biaya Penanggulangan) ............. xvii

142

145

145

146

147

150 153 157

161

164

168

171

4.40. Total Jumlah Batang Pohon dan Marginal of Log Pada Vegetasi Pohon Ruang Terbuka Hijau ................................... 4.41. Total Luas BA (ha) dan Marginal of Basal Area Pada Vegetasi Pohon Ruang Terbuka Hijau ................................... 4.42. Total Volume Kayu Bulat (m3) dan Marginal of Log Volume Pada Vegetasi Pohon Ruang Terbuka Hijau.......................... 4.43. Daya Tampung Dalam Bentuk Volume CO2 (ton) dan Marginal CO2 Volume Pada Vegetasi Pohon Ruang Terbuka Hijau ....................................................................................... 4.44. Total Harga volume CO2 (Rp/ton) dan Marginal Cost CO2 Vegetasi Pohon Ruang Terbuka Hijau ................................... 4.45. Total Harga Volume Kayu (Rp/m3) dan Marginal Cost Log Pada Vegetasi Pohon Ruang Terbuka Hijau.......................... 4.46. Total Harga Ruang Terbuka Hijau dan Marginal Cost CO2 and Log (MCCL)..................................................................... 4.47. Gabungan Data Vegetasi Pohon Ruang Terbuka Hijau (Masyarakat dan Pemerintah) Dari Ketiga Lokasi Penelitian di Kota Samarinda.................................................................. 4.48. Gabungan Valuasi Ekonomi Ruang Terbuka Hijau (Biaya Penanggulangan dan Marginal) Pemerintah Dengan Masyarakat dan Ketiga Lokasi Penelitian di Kota Samarinda 4.49. Kapasitas Asimilasi Lingkungan Volume dan Valuasi Ekonomi CO2 Luas Vegetasi Perkecamatan Terhadap Emisi CO2 Kendaraan Bermotor ...................................................... 4.50. Kapasitas Asimilasi Lingkungan Volume CO2 di Ruang Terbuka Hijau Pemerintah setiap Lokasi Penelitian Terhadap Total Emisi CO2 Kendaraan Bermotor di Kota Samarinda. .... 4.51. Kapasitas Asimilasi Lingkungan Volume CO2 di Ruang Terbuka Hijau Masyarakat setiap Lokasi Penelitian Terhadap Total Emisi CO2 Kendaraan Bermotor di Kota Samarinda.............................................................................. 4.52. Kapasitas Asimilasi Lingkungan Volume CO2 di Ruang Terbuka Hijau Pemerintah Dengan Masyarakat pada Lokasi Penelitian Terhadap Emisi CO2 Kendaraan Bermotor di Kota Samarinda..............................................................................

175 176 176

177 182 183 183

189

192

197

201

202

203

xviii

4.53. Kapasitas Asimilasi Lingkungan Volume CO2 di Ruang Terbuka Hijau Pemerintah Dengan Masyarakat pada Gabungan Ketiga Lokasi Penelitian Terhadap Emisi CO2 Kendaraan Bermotor di Kota Samarinda................................ 4.54. Kapasitas Asimilasi Lingkungan Valuasi Ekonomi Volume CO2 di dan Ruang Terbuka Hijau Pemerintah Setiap Lokasi Penelitian Terhadap Valuasi Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor Biaya Pemerintah (Masyarakat) di Kota Samarinda 4.55. Kapasitas Asimilasi Lingkungan Valuasi Ekonomi Volume CO2 di dan Ruang Terbuka Hijau Masyarakat Setiap Lokasi Penelitian Terhadap Valuasi Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor Biaya Pemerintah (Masyarakat) di Kota Samarinda 4.56. Kapasitas Asimilasi Lingkungan Valuasi Ekonomi Volume CO2 di dan Ruang Terbuka Hijau (Pemerintah dengan Masyarakat) pada Lokasi Penelitian Terhadap Valuasi Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor Biaya Pemerintah (Masyarakat) di Kota Samarinda ............................................ 4.57. Kapasitas Asimilasi Lingkungan Valuasi Ekonomi Volume CO2 di dan Ruang Terbuka Hijau Pemerintah Setiap Lokasi Penelitian Terhadap Valuasi Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor Biaya Pribadi (Perorangan) di Kota Samarinda ...... 4.58. Kapasitas Asimilasi Lingkungan Valuasi Ekonomi Volume CO2 di dan Ruang Terbuka Hijau Masyarakat Setiap Lokasi Penelitian Terhadap Valuasi Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor Biaya Pribadi (Perorangan) di Kota Samarinda ...... 4.59. Kapasitas Asimilasi Lingkungan Valuasi Ekonomi Volume CO2 di dan Ruang Terbuka Hijau (Pemerintah dengan Masyarakat) pada Lokasi Penelitian Terhadap Valuasi Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor Biaya Pribadi (Perorangan) di Kota Samarinda............................................ 4.60. Kapasitas Asimilasi Lingkungan Valuasi Ekonomi Volume CO2 di dan Ruang Terbuka Hijau Pemerintah Setiap Lokasi Penelitian Terhadap Valuasi Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor Biaya Pemerintah (Masyarakat) Dengan Pribadi (Perorangan) di Kota Samarinda............................................ 4.61. Kapasitas Asimilasi Lingkungan Valuasi Ekonomi Volume CO2 di dan Ruang Terbuka Hijau Masyarakat Setiap Lokasi Penelitian Terhadap Valuasi Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan

204

206

207

208

212

213

214

219

xix

Bermotor Biaya Pemerintah (Masyarakat) Dengan Pribadi (Perorangan) di Kota Samarinda............................................ 4.62. Kapasitas Asimilasi Lingkungan Valuasi Ekonomi Volume CO2 di dan Ruang Terbuka Hijau Pemerintah dengan Masyarakat Setiap Lokasi Penelitian Terhadap Valuasi Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor Biaya Pemerintah (Masyarakat) Dengan Pribadi (Perorangan) di Kota Samarinda.............................................................................. 4.63. Kapasitas Asimilasi Lingkungan Gabungan Ketiga lokasi Penelitian Valuasi Ekonomi Volume CO2 di dan Ruang Terbuka Hijau Pemerintah dengan Masyarakat Terhadap Valuasi Ekonomi Emisi CO2 Kendaraan Bermotor Biaya Pemerintah (Masyarakat) Dengan Pribadi (Perorangan) di Kota Samarinda ..................................................................... 4.64. Tabel Data Biaya Pencemaran Beserta Marginal (Pemerintah (Masyarakat) dan Pribadi (Perorangan) dan Gabungan Biaya Penanggulangan Beserta Marginal (Pemerintah Dengan Masyarakat) ......................................... 4.65. Tabel Data Biaya Pencemaran Beserta Marginal (Gabungan Pemerintah (Masyarakat) Dengan Pribadi (Perorangan) dan Gabungan Biaya Penanggulangan Beserta Marginal (Pemerintah Dengan Masyarakat) ......................................... 4.66. Penjelasan Titik Perpotongan Biaya Pencemaran Marginal (KSM dan KPM) Dengan Gabungan Biaya Penangulangan Marginal Pemerintah Dengan Masyarakat (MCC dan MCCL) di Lokasi Pertama Berdasarkan Gambar 4.28 ....................... 4.67. Penjelasan Titik Perpotongan Gabungan Biaya Pencemaran Marginal Dengan Gabungan Biaya Penangulangan Marginal Pemerintah Dengan Masyarakat (MCC dan MCCL) di Lokasi Pertama Berdasarkan Gambar 4.29 ...................................... 4.68. Tingkat Emisi Yang Efesien Untuk Masing-masing Biaya Pencemaran Marginal di Lokasi Penelitian Pertama.............. 4.69. Tingkat Emisi Yang Efesien Untuk Gabungan Biaya Pencemaran Marginal di Lokasi Penelitian Pertama.............. 4.70. Penjelasan Titik Perpotongan Biaya Pencemaran Marginal (KSM dan KPM) Dengan Gabungan Biaya Penangulangan Marginal Pemerintah Dengan Masyarakat (MCC dan MCCL) di Lokasi Kedua Berdasarkan Gambar 4.30...........................

220

221

222

231

232

235

235 236 236

239

xx

4.71. Penjelasan Titik Perpotongan Gabungan Biaya Pencemaran Marginal Dengan Gabungan Biaya Penangulangan Marginal Pemerintah Dengan Masyarakat (MCC dan MCCL) di Lokasi Kedua Berdasarkan Gambar 4.31.......................................... 4.72. Tingkat Emisi Yang Efesien Untuk Masing-masing Biaya Pencemaran Marginal di Lokasi Penelitian Kedua ................. 4.73. Tingkat Emisi Yang Efesien Untuk Gabungan Biaya Pencemaran Marginal di Lokasi Penelitian Kedua ................. 4.74. Penjelasan Titik Perpotongan Biaya Pencemaran Marginal (KSM dan KPM) Dengan Gabungan Biaya Penangulangan Marginal Pemerintah Dengan Masyarakat (MCC dan MCCL) di Lokasi Ketiga Berdasarkan Gambar 4.32........................... 4.75. Penjelasan Titik Perpotongan Gabungan Biaya Pencemaran Marginal Dengan Gabungan Biaya Penangulangan Marginal Pemerintah Dengan Masyarakat (MCC dan MCCL) di Lokasi Ketiga Berdasarkan Gambar 4.33.......................................... 4.76. Tingkat Emisi Yang Efesien Untuk Masing-masing Biaya Pencemaran Marginal di Lokasi Penelitian Ketiga ................. 4.77. Tingkat Emisi Yang Efesien Untuk Gabungan Biaya Pencemaran Marginal di Lokasi Penelitian Ketiga ................. 4.78. Tabel Gabungan Data Ketiga Lokasi Penelitian Untuk Masing-masing Biaya Pencemaran Beserta Marginal dan Gabungan Biaya Penanggulangan Beserta Marginal ............ 4.79. Tabel Gabungan Data Ketiga Lokasi Penelitian Untuk Gabungan Biaya Pencemaran Beserta Marginal dan Gabungan Biaya Penanggulangan Beserta Marginal ............ 4.80. Penjelasan Titik Perpotongan Biaya Pencemaran Marginal (KSM dan KPM) Dengan Gabungan Biaya Penangulangan Marginal Pemerintah Dengan Masyarakat (MCC dan MCCL) Pada Gabungan Ketiga Penelitian Berdasarkan Gambar 4.34 ........................................................................................ 4.81. Penjelasan Titik Perpotongan Gabungan Biaya Pencemaran Marginal Dengan Gabungan Biaya Penangulangan Marginal Pemerintah Dengan Masyarakat (MCC dan MCCL) Pada Gabungan Ketiga Penelitian Berdasarkan Gambar 4.35 ....... 4.82. Tingkat Emisi Yang Efesien Untuk Masing-masing Biaya Pencemaran Marginal Pada Gabungan Lokasi Penelitian ..... xxi

239 240 240

243

243 244 244

248

248

251

251 252

4.83. Tingkat Emisi Yang Efesien Untuk Gabungan Biaya Pencemaran Marginal Pada Gabungan Lokasi Penelitian ..... 4.84. Selisih antara Ruang Terbuka Hijau Yang Ada Setiap Lokasi Penelitian Terhadap Standar Luas Ruang Terbuka HIjau Berdasarkan Jumlah Penduduk .................................... 4.85. Kesesuaian Luas Ruang Terbuka Hijau Yang Ada Pada Lokasi Penelitian Terhadap Luas Ruang Terbuka Hijau Berdasarkan Emisi Karbon Dioksida (CO2) Kendaraan Bermotor ................................................................................ 4.86. Selisih dan Kesesuaian Jumlah Kendaraan Bermotor Berdasarkan Volume CO2 Vegetasi Pohon di Ruang Terbuka Hijau Research at Existing Condition Lokasi Pertama.................................................................................. 4.87. Selisih dan Kesesuaian Jumlah Kendaraan Bermotor Berdasarkan Volume CO2 Vegetasi Pohon di Ruang Terbuka Hijau Research at Existing Condition Lokasi Kedua 4.88. Selisih dan Kesesuaian Jumlah Kendaraan Bermotor Berdasarkan Volume CO2 Vegetasi Pohon di Ruang Terbuka Hijau Research at Existing Condition Lokasi ketiga . 4.89. Kesesuaian Jumlah Kendaraan Bermotor Berdasarkan Volume CO2 pada Ruang Terbuka Hijau Research at Existing Condition Gabungan Ketiga Lokasi Penelitian.......... 4.90. Tabel Gabungan Valuasi Ekonomi Pencemar Emisi Kendaraan Bermotor dan Kapasitas Asimilasi Lingkungan Ruang Terbuka Hijau Serta Tingkat Emisi Yang Efesien di Kota Samarinda .....................................................................

252

257

262

267

269

271

273

285

xxii

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->