Anda di halaman 1dari 8

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah

: SMA Negeri 10 Palembang

Mata Pelajaran

: Kimia

Kelas/Semester

: X/Satu

Materi pokok

: Senyawa Kovalen Polar dan Non Polar

Alokasi Waktu

: 1 x 2 JP

A. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab,
peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif
dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
dalamberinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasankemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat danminatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 :Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri,
dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
B. Kompetensi Dasar dan Indikator
3.6 Menganalisis kepolaran senyawa.
Indikator:
1. Menyebutkan pengertian senyawa polar dan non polar

2. Menjelaskan pengertian senyawa polar dan non polar berdasarkan PEI dan
PEB di sekitar inti
C. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan pengertian senyawa polar dan non polar
berdasarkan ke elektronegatifan unsur penyusunnya
2. Siswa dapat menjelaskan pengertian senyawa polar dan non polar
berdasarkan PEI dan PEB di sekitar inti
D. Materi Pembelajaran
Perbedaan keelektronegatifan dua atom menimbulkan kepolaran senyawa.
Adanya perbedaan keelektronegatifan tersebut menyebabkan pasangan elektron
ikatan lebih tertarik ke salah satu unsur sehingga membentuk dipol. Adanya dipol
inilah yang menyebabkan seyawa menjadi polar. Pada ikatan kovalen H H, gaya
tarik menarik inti seimbang terhadap pasangan electron ikatan sehingga tidak
terjadi pengkutuban atau kepolaran muatan. Ikatan kovalen demikian disebut
ikatan kovalen non-polar.
Pada senyawa HCl, pasangan elektron milik bersama akan lebih dekat
pada Cl karena daya tarik terhadap elektronnya lebih besar dibandingkan H. Hal
itu menyebabkan terjadinya polarisasi pada ikatan H Cl. Atom Cl lebih negatif
daripada atom H, hal tersebut menyebabkan terjadinya ikatan kovalen polar.
1.

Senyawa kovalen polar

a.

Pengertian kovalen polar


Senyawa kovalen dikatakan polar jika senyawa tersebut memiliki

perbedaan keelektronegatifan. Dengan demikian, pada senyawa yang berikatan


kovalen terjadi pengutuban muatan. Ikatan kovalen polar adalah ikatan kovalen
yang Pasangan Elektron Ikatannya (PEI) cenderung tertarik ke salah satu atom
yang berikatan. Senyawa kovalen polar biasanya terjadi antara atom-atom unsur
yang beda keelektronegatifannya besar, mempunyai bentuk molekul asimetris,
mempunyai momen dipol (= hasil kali jumlah muatan dengan jaraknya) 0.

b.

Ciri-ciri senyawa polar

dapat larut dalam air dan pelarut polar lain


memiliki kutub + dan kutub - , akibat tidak meratanya distribusi elektron
memiliki pasangan elektron bebas (bila bentuk molekul diketahui) atau
memiliki perbedaan keelektronegatifan

Contoh : alkohol, HCl, PCl3, H2O, N2O5


2.

Senyawa kovalen non polar

a.

Pengertian kovalen non polar


Senyawa kovalen dikatakan non polar jika senyawa tersebut tidak

memiliki perbedaan keelektronegatifan. Dengan demikian, pada senyawa yang


berikatan kovalen tidak terjadi pengutuban muatan. Ikatan kovalen
nonpolar adalah ikatan kovalen yang Pasangan Elektron Ikatannya (PEI) tertarik
sama kuat ke arah atom-atom yang berikatan. Senyawa kovalen nonpolar
terbentuk antara atom-atom unsur yang mempunyai beda keelektronegatifan nol
atau mempunyai momen dipol = 0 (nol) atau mempunyai bentuk molekul simetri.
b.

Ciri-ciri senyawa non polar

Tidak larut dalam air dan pelarut polar lain


Tidak memiliki kutub + dan kutub - , akibat meratanya distribusi electron
Tidak memiliki pasangan elektron bebas (bila bentuk molekul diketahui)
atau keelektronegatifannya sama

Contoh : Cl2, PCl5, H2, N2, CaCl2


2. Perbedaan antara senyawa kovalen polar dan non polar
Kovalen Polar
Larut dalam air
Memiliki pasangan elektron bebas
Berakhir ganjil, kecuali BX3 dan PX5
Contoh : NH3, PCl3, H2O, HCl, HBr, SO3,

Kovalen Non Polar


Tidak dapat larut dalam air
Tidak memiliki pasangan elektron bebas
Berakhiran genap
Contoh : F2, Cl2, Br2, I2, O2, H2, N2, CH4,

N2O5, Cl2O5
SF6, PCl5, BCl3
E. Strategi pmebelajaran
Pendekatan : Scientific
Metode
: Diskusi,penguasaan & latihan.
Model
: Kooperatif
F. MEDIA DAN SUMBER BELAJAR

1. Media: Lembar Kerja Siswa (LKS), Power Point, dan Alat Tulis.
2. Sumber Belajar : Buku kimia, internet
G. PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN
Penilaian sikap menggunakan rubrik pengamatan karakter
Penilaian keterampilan selama proses pembelajaran
Penilaian kognitif menggunakan LKS.

H. Langkah-langkahKegiatan Pembelajaran
Kegiatan
A.Kegiatan Awal

Alokasi waktu
15 menit

Guru memasuki ruang kelas, mengucapkan salam


Guru memberikan apersepsi untuk mendorong rasa
ingin tahu dan berpikir kritis dengan cara guru
mengingatkan kembali mengenai pelajaran
sebelumnya.
Apresepsi : Pada pelajaran sebelumnya telah
dibahas mengenai ikatan kovalen, Apa ada ynag
masih ingat, apa itu ikatan kovalen ?
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

6.
B.

Kegiatan Inti

Guru menjelaskan materi senyawa polar dan non

polar.
Mengamati
Guru meminta siswa untuk memperhatikan materi

yang dijelaskan guru.


Menanya
Dengan memperhatikan tayangan slide, siswa
diharapkan bertanya mengenai senyawa polar dan

nonpolar.
Menalar
Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian
tugas berupa LKS.

50 menit

Mengasosiasikan
Guru meminta siswa untuk menjelaskan kembali

mengenai pengertian senyawa polar dan nonpolar.


Mengkomunikasikan
Guru memberikan penguatan terhadap hasil LKS.
Kegiatan Penutup

Guru membimbing siswa untuk menarik

kesimpulan dari pelajaran yang telah dilakukan.


Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada

15 menit

pertemuan berikutnya.

Palembang, Juni 2015


Kepala SMA Negeri 10 Pelmabang

Guru Mata Pelajaran KIMIA

.......................

.............................

NIP. ........................

NIP. .......................

INSTRUMEN PENILAIAN AFEKTIF

Karakter
Rasa ingin tahu

Skor
1
2

Indikator
Tidak menunjukan antusias dalam proses pembelajaran
Menunjukan rasa ingin tahu, namun tidak terlalu
antusian dan baru terlibat aktif dalam kegiatan

Jujur

Tanggung Jawab

pembelajaran
Menunjukan rasa ingin tahu yang besar, antusias dan

1
2

aktif dalam kegiatan pembelajaran


Tidak menunjuk kejujuran dalam menjawab LKS
Menunjukan kejujuran dalam menginformasikan

menjawab LKS namun tidak percaya diri.


Menunjukan kejujuran dalam menginformasikan

1
2

menjawab LKS dengan rasa percaya diri.


Tidak ikut mengerjakan LKS
Ikut mengerjakan LKS, tetapi tidak sungguh-sungguh

Teliti

Nama Siswa

3
1
2

Ikut mengerjakan LKS dengan sungguh-sungguh.


Tidak menyimak penjelasan dari guru
Menyimak penjelasan guru, namun tidak sungguh-

sungguh.
Menyimak penjelasan guru dengan sungguh-sungguh.

Sikap

Jumlah
Skor

Rasa Ingin
Tahu
1 2

No

Nama Siswa

Jujur
1

Aspek Penilaian
1
2
3

Teliti

Tanggung

Jawab
1 2

Skor
4

Aspek Penilaian :
1.
2.
3.
4.
5.

Keterampilan dalam proses belajar mengajar


Keterampilan dalam bertanya
Keterampilan dalam menjawab LKS
Keterampilan dalam menyimak penjelasan guru
Keterampilan dalam menyimpulkan materi pembelajaran.

LEMBAR KERJA SISWA


Nama

Mata Pelajaran

1. Jelaskan pengertian senyawa ikatan kovalen polar dan ikatan kovalen non
polar! (40)
2. Sebutkan ciri-ciri senyawa polar? (30)
3. Sebutkan ciri-ciri senyawa non polar? (30)

Kunci Jawaban

1. Ikatan kovalen polar adalah ikatan kovalen yang Pasangan Elektron

Ikatannya (PEI) cenderung tertarik ke salah satu atom yang berikatan. (20)
Ikatan kovalen nonpolar adalah ikatan kovalen yang Pasangan Elektron
Ikatannya (PEI) tertarik sama kuat ke arah atom-atom yang berikatan. (20)
2. Ciri-ciri senyawa polar.
a. dapat larut dalam air dan pelarut polar lain (10)
b. memiliki kutub + dan kutub - , akibat tidak meratanya distribusi
elektron (10)
c. memiliki pasangan elektron bebas (bila bentuk molekul diketahui) atau
memiliki perbedaan keelektronegatifan (10)
3. Ciri-ciri senyawa non polar
a. Tidak larut dalam air dan pelarut polar lain (10)
b. Tidak memiliki kutub + dan kutub - , akibat meratanya distribusi
electron (10)

c. Tidak memiliki pasangan elektron bebas (bila bentuk molekul


diketahui) atau keelektronegatifannya sama (10