Anda di halaman 1dari 34

LAPORAN KASUS

DERMATITIS NUMULAR

Identitas Pasien

Nama
: Ny. An
Umur
: 70 tahun
Jenis Kelamin: Perempuan
Alamat
: Pulo Gebang Permai
Agama
: Islam
Pekerjaan : Ibu rumah tangga

ANAMNESIS

Keluhan Utama
Bercak merah di tungkai kanan dan
kiri dan terasa gatal.

RPS
Bercak merah ditungkai kanan dan kaki sejak 3 minggu
SMRS. Bercak awalnya muncul di kaki kanan, bulat
agak lonjong 1 cm. Kemudian muncul bintil-bintil
kemerahan, karena terasa gatal, maka os terus
menggaruk nya hingga terasa perih dan basah, kemudian
bercak tersebut berambah besar. 1 minggu terakhir
bercak bertambah di tungkai kiri dan tungkai belakang.
Kemudian bercak menjadi agak keras seperti keropeng.
Bercak gatal setiap saat terutama saat berkeringat. Os
mengaku gigi tidak berlubang. Gejala batuk, flu, demam,
sakit kepala disangkal oleh pasien. Pasien mengaku
sebelumnya tidak kontak dengan bahan logam maupun
kimia. Makan makanan pencetus alergi juga disangkal.
5

RPD
1
tahun
yang
lalu
pasien
mengalami keluhan yang sama,
namun sudah sembuh.

RPK

Pasien hanya menggunakan bedak


salicyl
untuk
bercak
ditungkai
tersebut namun tidak kunjung
sembuh.
6

Riwayat Alergi
Alergi terhadap makan-makanan
laut, obat, debu dan cuaca
disangkal.

Riwayat Psikososial
Pasien tinggal di rumah dengan
suami, 1 anak dan 1 cucu. Di dalam
rumah cahaya matahari dapat
masuk, dan ventilasi udara baik.
7

PEMERIKSAAN FISIK

Keadaan Umum : Tampak sakit ringan


Kesadaran
: Composmentis
Tanda vital
TD
: 130/80 mmHg.
Nadi
: 84 x/menit, irama nadi teratur, regular
kualitas cukup
Pernafasan
: 18 x/menit
Suhu
: afebris

Status Generalis

Kepala (Normocephal)
Rambut: Rambut bewarna hitam distribusi rata, ketombe (-)
lesi kulit (-)
Mata
: Conjunctiva anemis (-/-), Sklera ikterik (-/-)
Hidung : Deviasi septum nasi(-), Sekret (-)
Telinga : Normotia, Sekret (-/-), Serumen (-/-)
Mulut
: Bibir kering (-), mukosa faring hiperemis (-), tonsil
T1/T1 tidak hiperemis, caries dentis (-)

Leher
Pembesaran KGB
Pembesaran tiroid

: Tidak teraba membesar


: Tidak teraba membesar

10

Thoraks
Paru
Inspeksi
Bentuk dan pergerakan simetris, retraksi ICS dan SS (-)
Palpasi
Vokal fremitus (+/+) di kedua lapang paru, nyeri tekan (-/-)
Jantung
Inspeksi : Ictus Cordis tidak terlihat
Palpasi : Ictus Cordis tidak teraba.
Abdomen
Inspeksi : Datar, Scar (-).
Palpasi : Supel, turgor baik, nyeri tekan epigastrium (-),

11

Ekstremitas
Atas
: Deformitas (-), udem (-/-), akral
hangat (+/+), RCT < 2 detik.
Bawah
: Deformitas (-), udem (-/-), akral
hangat (+/+), RCT < 2 detik.
Kulit : Lihat status Dermatologikus

12

Status dermatologikus

13

14

R. tibialis ekstensor dextra tampak bercak


eritematus sebagian hiperpigmentasi berbentuk
lonjong sebesar plakat berbatas tegas sebagian
ditutupi oleh krusta kehitaman dan skuama kasar.
R. tibialis ekstensor sinistra tampak 2 buah
bercak eritematus numularis dg sebagian
hiperpigmentasi, yang sebagian ditutupi oleh
krusta kehitaman dan skuama kasar, batas tegas
sebagian diskret sebagian berkonfluens.
R. tibialis fleksor sinistra tampak bercak
eritematus numularis, sirsinar, dgn diamter 2cm
berbatas tegas yang sebagian ditutupi oleh
krusta kehitaman dan skuama kasar. 15

Pemeriksaan
penunjang

Tidak dilakukan

Resume
Wanita 70 tahun, bercak merah bundar-lonjong di
kaki kanan, pruritus, perih akibat digaruk sejak 3
minggu SMRS. 1 minggu terakhir bercak bertambah
dan
semakin
melebar,
mengeras.
Pada
pemeriksaan fisik, status generalis dalam batas
normal. Pada status dermatologikus regio tibialis
ekstensor bilateral tampak bercak eritematus
sebagian
hiperpigmentasi
berbentuk
lonjong
sebesar plakat berbatas tegas yang sebagian
ditutupi oleh krusta kehitaman dan skuama
kasar.
16

Diagnosa kerja

Dermatitis Numularis

17

Anjuran Pemeriksaan
Kultur dan uji resistensi sekret (untuk
melihat mikroorganisme
penyebab/penyulit).
Histopatologi
Tes tempel

18

Penatalaksanaan
Antihistamin / Cetirizine 10 mg 1x1
malam hari selama 7-10 hari.
Salap kortikosteroid potensi
menengah-kuat , desoximetasone
0,25% 2x1 selama 2 minggu.
Pelembab untuk kulit
Sabun moisturizer

19

Edukasi
Hindari garukan
Jaga kebersihan tubuh
Hindari faktor pencetus (trauma,
makanan, alergi)
Konsumsi
obat
teratur
sesuai
petunjuk dokter
Memakai pelembab untuk kulit
(minyak zaitun)
20

Prognosis
Quo ad vitam
: bonam
Quo ad functionam : bonam
Quo ad sanationam : bonam

21

TINJAUAN PUSTAKA

22

Definisi
Dermatitis
numularis
/ekzem
numular /ekzem discoid merupakan
suatu
peradangan
berupa
lesi
berbentuk mata uang (coin) atau
agak
lonjong,
berbatas
tegas,
dengan efloresensi atau lesi awal
berupa
papul
disertai
vesikel
(papulovesikel),
biasanya
mudah
pecah sehingga basah (oozing) dan
biasanya
menyerang
daerah
23

Epidemiologi

Orang dewasa
Pria > wanita
55-65 tahun
Kejadian meningkat seiring
meningkatnya usia
Di Amerika, 2 dari 1000 orang
menderita dermatitis numularis.

24

Etiologi
Infeksi ikut berperan (Staphylococcus
dan Micrococcus)
Dermatitis kontak
Lingkungan kelembaban rendah
Dermatitis atopic

25

Patofisiologi
Kulit penderita
dermatitis numularis
cenderung kering
dan hidrasi stratum
korneum rendah.

Neuropeptida
meningkat

berinteraksi dengan
serat-saraf-C yang
dapat menimbulkan
gatal.

Pelepasan histamine
dan mediator
inflamasi lainnya
dari sel mast

26

Gejala Klinis
Gatal sedang hebat sehingga dapat mengganggu.
Lesi akut vesikel & papulovesikel membesar dgn
berkonfluensi, membentuk suatu karakteristik uang
logam, eritem, sedikit edematosa dan berbatas tegas.
Vesikel pecah eksudasi mengering
krusta kekuningan.
Tempat predileksi terdapat ditungkai bawah, badan,
lengan termasuk punggung kanan.

27

Pemeriksaan penunjang
Histopatologi : untuk membedakan
lesi akut dan kronis.
Tes tempel : untuk menyingkirkan
kemungkinan
adanya
dermatitis
kontak.

28

DIAGNOSIS
Diagnosis
dermatitis
numularis
didasarkan atas gambaran klinis
dengan
timbulnya
lesi
yang
berbentuk
papulovesikel
yang
bergabung membentuk satu bulatan
seperti mata uang (coin), dan terasa
gatal yang timbul pada daerah
predileksi. Gambaran histopatologi
juga
bisa
membantu
dalam
menegakkan diagnose.
29

Diagnosa Banding
Dermatitis Kontak Alergi
Dermatitis Atopik
Dermatitis Statis

30

Penatalaksanaan
Sedapat-dapatnya mencari
penyebab/ faktor provokasi.
Kulit kering : pelembab
Antihistamin oral : cetirizine 10 mg
2x1 jika gatal
Kortikosteroid sistemik diberikan
pada kasus berat dan refrakter
terhadap pengobatan
Steroid topikal pada potensi tinggisedang
31

32

33

TERIMA KASIH

34