Anda di halaman 1dari 5

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Matakuliah
Kode
:Sks
:3
DOSEN

: AkuntansiMultiparadigma

: ALI DJAMHURI PHD , DR. ARI KAMAYANTI

Deskripsi Matakuliah
Matakuliah ini memberikan pemahaman tentang berbagai cara pandang (paradigma)
akuntansi dari sisi keilmuan serta keterkaitannya dengan konteks sosial.
Multiparadigma bersumber pada pemahaman kemajemukan cara pandang untuk
mencerahkan akuntansi dalam fenomena politik, sosial, budaya dan teknologi
informasi.
Pengetahuan tentang paradigma-paradigma ini dimaksudkan untuk
memperkaya mahasiswa dengan instrumen-instrumen penelitian yang tidak terbatas
pada paradigma positif, tetapi juga paradigma interpretif, kritis, dan posmodern.
Diharapkan dengan bekal ini, mahasiswa mampu memperluas pandangannya
sehingga mereka tahu persis pendekatan yang mana yang akan digunakan dalam
melakukan penelitian akuntansi.

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM


Setelah mengikuti matakuliah ini diharapkan bahwa mahasiswa dapat (1) memetakan
akuntansi dari berbagai konteks keilmuan, ekonomi, politik, sosial, lingkungan,
relijius-spiritual dan budaya (2) memperkaya diri dengan stock of multiparadigm
accounting knowledge, (3) memahami bahwa riset akuntansi tidak lepas dari aspek
ekonomi, sosial, budaya, dan politik dari masyarakat yang menggunakannya dan (4)
mengembangkan kreativitas dalam merubah dan membentuk riset akuntansi yang
berwawasan multiparadigma.

Sistem penilaian
N
O
1.
2.

DISKRIPSI
Kuis
Partisipasi Kelas

POINT
POINTS
%
2,5
2,5
7,5
7,5

RANKING NILAI
RANGE
NILAI
>=85
A
77,5-84,9
B+

3.
4.
5.

Terstruktur
Kelompok
UTS
UAS
Total

10

10

70,0-77,4

40
40
100

40
40
100

62,5-69,9
55,0-62,4
47,5-54,9
40,0-47,4
<40,0

C+
C
D+
D
E

Rencana Kuliah
SESI
1
2

8
9

10

TOPIK
Pengantar
Akuntansi, Agama dan Tuhan
(Mulawarman & Kamayanti, 2013; Weber, 1930)
Akuntansi, paradigma dan peradaban
(Capra 2007, Nasr 2005)
Akuntansi sebagai Sains Alam atau Sains
Sosial?
(Roslender & Dillard, 2003; Djamhuri 2010)
Akuntansi, negara, politik dan hukum
(Abeysekera, n.d.; Merino, Mayper, & Tolleson,
1989)
Akuntansi, tradisi, modernitas dan globalisasi
(Geertz 1976, Estes: Tyranni of bottom line,
Hopwood 2009)
Akuntansi dalam bingkai ekonomi
Political Economy of Accounting (Tinker, 1980)
The Nature of Man (Jensen & Meckling, 1998)
Akuntansi dan organisasi: antara privat dan
publik
Akuntansi dan Organisasi (Hopwood, 1989) The
origin of NPM (Barzelay, 2002)
UJIAN TENGAH SEMESTER
Paradigma dalam ilmu sosial
(Burrell dan Morgan chapter 1-3, The Integral
Paradigm (Jeffries, 1999)
Paradigma dalam Akuntansi (Chua, 1986),
Perang Paradigma (Mulawarman 2010)

DOSEN

11
12
13
14
15
16

Paradigma Positif (Burrell dan Morgan chapter


4); (Watts & Zimmerman, 1990)
Paradigma Interpretif (Burrell dan Morgan 1979
chp 6),(Morgan, 1988)
Paradigma Kritis (Burrell dan Morgan 1979 chp
8-10), (Dillard, 1991)
Paradigma Postmodern (Riduwan, Triyuwono,
Irianto, & Ludigdo, 2010)
Paradigma Relijius(Mulawarman, 2012)
UAS

TUGAS MAKALAH
1. Tugas terstruktur kelompok adalah tugas pembuatan makalah secara kelompok.
Makalah ini pada dasarnya merangkum materi pada pertemuan ke 3-7 dan 9-11,
serta menganalisis dan mengkritisi artikel hasil penelitian (dalam paradigma
interpretivisme, kritisisme, dan posmodemisme) yang diterbitkan dalam jurnal (lihat
materi pada minggu ke-12-15) yang kemudian dipresentasikan oleh kelompok yang
ditunjuk dan didiskusikan di kelas. Makalah ditulis 1,5 spasi sebanyak 1.000-1.500
kata.
2. Tugas terstruktur individual ditulis 1,5 spasi sebanyak 25-30 halaman. Tugas ini
(dinilai sebagai Ujian Akhir Semester) dikumpulkan pada minggu ke-16. Isi tugas ini
adalah membuat proposal penelitian dengan pendekatan non-mainstream (pilih salah
satu dari: paradigma interpretivisme, paradigma kritisisme, dan paradigma
posmodernisme).
Hindari diri dari pekerjaan plagiarism dalam penulisan makalah ini. Plagiarisme akan
mendapat sanksi sebagai berikut:
a. Jika mahasiswa melakukan plagiat dalam satu atau dua kalimat tanpa
menyebutkan sumber aslinya, maka yang bersangkutan dikenakan sanksi berupa
pemanggilan oleh dosen untuk diberi peringatan
b. Jika mahasiswa melakukan plagiat dalam beberapa kalimat dari makalah yang
sedang dibuatnya, maka yang bersangkutan akan dikenakan sanksi berupa
pemanggilan oleh dosen untuk mendapatkan peringatan keras, atau mungkin
dikenakan sanksi untuk mendapatkan nilai NOL atas makalah yang dibuatnya
c. Jika mahasiswa melakukan plagiat pada sebagian besar makalah yang dibuat,
maka yang bersangkutan akan mendapatkan sanksi berupa pemberian nilai D
pada matakuliah yang ditempuh

d. Jika mahasiswa melakukan plagiat pada seluruh isi makalah, maka yang
bersangkutan akan mendapatkan sanksi dengan nilai E dan nama pelaku plagiat
akan diumumkan di hadapan masyarakat kampus.

TATA- TERTIB PERKULIAHAN


a.

Mahasiswa diwajibkan hadir tepat waktu dengan maksimum keterlambatan 5


menit. Keterlambatan dosen selama 15 menit tanpa pemberitahuan berarti kelas
dinyatakan kosong

b.

Mahasiswa harus berpakaian rapi, tidak merokok di kelas, tidak berbicara


dengan rekannya di kelas, tidak keluar masuk kelas, dan tidak mengganggu
jalannya perkuliahan

c.

Mahasiswa tidak diperkenankan menyalakan handphone di dalam kelas

d.

Mahasiswa mempunyai hak untuk mengikuti ujian akhir semester, jika:

Mengikuti kuliah minimal 75%

Mengumpulkan tugas
JAM KONSULTASI

Jam konsultasi sesuai kesepakatan antara dosen dengan mahasiswa.


REFERENSI
Abeysekera, I. (n.d.). International Harmonisation of Accounting Imperialism- An Australian
Perspective (pp. 141). University of Victoria, Footscray Park Campus.
Barzelay, M. (2002). Origins of the new public management: an international view from public
administration/political science
Chua, W. F. (1986). Radical Developments in Accounting Thought. The Accounting Review,
61(4), 601632.
Dillard, J. F. (1991). Accounting as a Critical Social Science. Accounting, Auditing &
Accountability Journal, 4(18-28).
ESTES, R. (1996). TYRANNY OF THE BOTTOM LINE: WHY CORPORATIONS MAKE GOOD PEOPLE DO
BAD THINGS. BERRET-KOEHLER PUBLISHER. USA.
Hopwood, A. G. (1989). Accounting and Organisation Change. Accounting, Auditing &
Accountability Journal, 3(1), 117.
Jeffries, V. (1999). The Integral Paradigm: The truth of Faith and the Social Sciences. The
American Sociologist, (Winter), 3655.

Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1998). The Nature of Man. Journal of Applied Corporate
Finance, 7(2), 419.
Merino, B. D., Mayper, A. G., & Tolleson, T. G. (1989). Neo Liberalism and Corporate Hegemony:
A Framework of Analysis for Financial Reorting Forms in the United States.
Morgan, G. (1988). Accounting as Reality Construction: Towards a New Epistemology for
Accounting Practice. Accounting, Organizations and Society, 13(5), 477485.
Mulawarman, A. D. (2012). Akuntansi Syariah di Pusara Kegilaan IFRS-IPSAS Neoliberal:
Kritik atas IAS 41 dan IPSAS 27 mengenai Pertanian. In The 6th Hasanuddin Days (pp. 1
24).
Mulawarman, A. D., & Kamayanti, A. (2013). Islamic Accounting Anthropology: an Alternative
to Solve Modernity Problems. Forthcoming. Malang.
Riduwan, A., Triyuwono, I., Irianto, G., & Ludigdo, U. (2010). Semiotika Laba Akuntansi: Studi
Kritikal-Postmodernis Derridean. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 7(1), 3860.
Roslender, R., & Dillard, J. P. (2003). Reflections on The Interdisciplinary Perspectives on
Accounting Project. Critical Perspectives on Accounting, 14, 325351.
doi:10.1016/cpac.2002.0526
Tinker, A. M. (1980). Towards a Political Economy of Accounting: An Empirical Illustrations of
The Cambridge Controversies. Accounting, Organizations and Society, 5(1), 147160.
Watts, R. L., & Zimmerman, J. L. (1990). Positive Accounting Theory: A Ten Year Perspective.
The Accounting Review, 65(1), 131156.
Weber, M. (1930). The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism. London: Routledge.