Anda di halaman 1dari 12

PROPOSAL PRAKTEK KERJA LAPANG

STUDI PROSES PRODUKSI POCARI SWEAT DI PT.


AMERTA INDAH OTSUKA PASURUAN, JAWA TIMUR
Disusun Oleh :
Mas Wisnu Aninditya

135100200111023

I Putu Indra Matarisvan 135100201111008

JURUSAN KETEKNIKAN PERTANIAN


FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2015

BAB I
PENDAHULUAN
1. 1Latar Belakang
Praktek Kerja Lapang (PKL) merupakan kegiatan akademik yang
dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian dalam menyelesaikan
studinya. Praktek kerja lapang berbentuk praktek kerja yang menekankan aspek
kognitif dan psikomotorik. Waktu pelaksanaan praktek kerja lapang minimum 20
hari dengan 8 jam kerja. Praktek kerja lapang wajib dilakukan mahasiswa yang
telah memperoleh minimal 80 sks.
PKL ini merupakan kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa
sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana S1. PKL ini
dimaksudkan sebagai sarana latihan bagi mahasiswa dalam usaha mencari
keterkaitan antara berbagai macam teori yang telah diperoleh di kampus dengan
keadaan di lapangan dan diharapkan mahasiswa dapat menambah wawasan dan
ilmu pengetahuan. Selain itu, PKL ini diharapkan mampu menjadi bekal bagi
mahasiswa untuk terjun ke dunia kerja yang sebenarnya setelah lulus.
Tubuh manusia tersusun atas berbagai puluhan organ, ribuan jaringan, dan
jutaan molekul. Secara fisik, molekul pembentuk tubuh manusia dapat dibedakan
menjadi jenis cairan dan matriks molekul padat. Cairan dalam tubuh manusia
berfungsi sebagai alat transportasi nutrient, elektrolit, dan sisa metabolisme.
Selain itu cairan tubuh juga mempunyai fungsi sebagai komponen pembentuk sel,
plasma, darah dan komponen tubuh lainnya, serta sebagai media pengatur subuh
dan lingkungan seluler. Secara umum, konsentrasi cairan pada tubuh sekitar 60%.
Keluarnya cairan tubuh baik melalui kelenjar keringat, respirasi maupun urin
mampu menyebabkan dehidrasi jika tubuh memerlukan minuman yang dapat
dengan cepat menggantikan ion tubuh yang hilang.
Minuman isotonik merupakan minuman yang komposisinya mirip cairan
tubuh. Kandungan elektrolit-elektrolitnya dapat menggantikan cairan tubuh yang
hilang. Minuman ini mengandung garam dan gula dengan kandungan yang cukup
tinggi bagi tubuh.

PT. Amerta Indah Otsuka atau yang lebih dikenal dengan nama PT. Pocari
Sweat berjarak sekitar 60 km dari kota Surabaya atau sekitar 50 km dari kota
Malang. Tepatnya di Pabrik Kejayan Jl. Malang Pasuruan km 11 Desa
Pacarkeling, Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan. People Creating New
Products For Better Health Worldwide yang merupakan motto kerja bagi seluruh
karyawan Otsuka diseluruh dunia. Produk unggulan dari PT. Amerta Indah Otsuka
adalah POCARI SWEAT ( minuman ringan pengganti ion tubuh ) dan SOYJOY
( sebuah konsep baru dan pertama di Indonesia yang menawarkan suatu produk
dengan manfaat kedelai dan buah sekaligus menjadi makanan yang sehat dan
praktis ).
1. 2 Tujuan
Tujuan dilakukannya Praktik Kerja Lapang di PT. Amerta Indah Otsukaini
memiliki dua tujuan yakni.
I.2.1 Tujuan Umum
1. Memenuhi persyaratan untuk menyelesaikan program studi Strata 1 di
Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya Malang.
2. Melatih mahasiwa untuk bekerja secara langsung di lapang sesuai
dengan pekerjaan yang dihadapi.
3. Sebagai sarana studi banding antara ilmu pengetahuan yang didapatkan
selama perkuliahan dengan kondisi langsung di lapang.
4. Menambah pengalaman dan pengetahuan mahasiswa mengenai kondisi
nyata dari suatu pabrik serta mengetahui permasalahan-permasalahan
beserta penyelesaiaanya.
I.2.2 Tujuan Khusus
1. Mengetahui secara umum sejarah perkembangan, struktur organisasi,
dan aspek ketenaga kerjaan perusahaan.
2. Mengetahui dan mempelajari proses produksiPocari Sweat.
3. Mengetahui proses pembuatan botol dan proses pengemasan yang
dilakukan padaPocari Sweat.
4. Mengetahui dan mempelajari alat dan mesin yang terlibat dalam
produksi Pocari Sweat.

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

Minuman isotonik merupakan salah satu produk minuman ringan


karbonasi atau nonkarbonasi untuk meningkatkan kebugaran, yang mengandung
gula, asam sitrat, dan mineral. Istilah isotonik seringkali digunkan untuk larutan
minuman yang memilki nilai osmolalitas yang mirip dengan cairan tubuh.
Minuman isotonik berfungsi untuk mempertahankan cairan dan garam tubuh serta
memberikan energi karbohidrat ketika melakukan aktivitas. Minuman isotonik
megandung karbohidrat (monosakarida, disakarida dan terkadang maltoekstrin)
dengan konsentrasi 6-9% (berat/volume) dan mengandung sejumlah kecil mineral
(elektrolit), seperti natrium, kalium, klorida, posfat serta perisa buah/fruit flavors
(Gondosari, 2010).
Konsumsi cairan yang ideal untuk memenuhi kebutuhan harian bagi tubuh
manusia adalah mengkonsumsi 1 ml air untuk setiap 1 kkal konsumsi energy
tubuh atau dapat juga diketahui berdasakan estimasi total jumlah air yang keluar
dari dalam tubuh. Secara rata-rata tubuh orang dewasa akan kehilangan 2,5 L
cairan per harinya (Schieberle, 2004). Dalam proses metabolism yang terjadi di
dalam tubuh, air mempunyai 2 fungsi utama yaitu sebagai pembawa zat-zat nutrisi
seperti karbohidrat, vitamin dan mineral serta juga akan berfungsi sebagai
pembawa oksigen (O2) ke dalam sel-sel tubuh (Almatsier, 2003).
Tubuh manusia sebagaimana makhluk hidup yang lain tersusun atas
berbagai sistem organ, puluhan organ, ribuan jaringan, dan jutaan molekul. Secara
fisik, molekul pembentuk tubuh manusia dapat dibedakan menjadi jenis cairan
dan matriks molekul padat. Fungsi cairan dalam tubuh manusia, antara lain
sebagai alat transportasi nutrient, elektrolit, dan sisa

metabolism. Sebagai

komponen pembentuk sel, plasma, darah, dan komponen tubuh lainnya. Serta
sebagai media pengatur suhu tubuh dan lingkungan seluler (Almatsier, 2003).
Elektrolit yang terdapat pada cairan tubuh akan berada dalam bentuk ion
bebas (free ions). Di dalam tubuh manusia, kesetimbangan antara air (H 2O)
elektrolit diatur secara ketat agar sel-sel dan organ tubuh dapat berfungsi dengan
baik. Pada tubuh manusia, elektrolit-elektrolit ini akan memiliki fungsi antara lain
dalam menjaga tekanan osmotik tubuh, mengatur pendistribusian cairan ke dalam
kopartemen badan air (bodys fluid compartement), menjaga pH tubuh dan juga

akan terlihat dalam setiap reaksi oksidasi dan reduksi serta ikut berperan dalam
setiap proses metabolism (Cheng, 2003).
Elektrolit dalam tubuh adalah substansi yang membawa mutan positif
(kation) atau muatan negatif (anion). Fungsi dari kation adalah mentransmisi
impuls saraf ke otot dan kontraksi dari otot-otot rangka dan polos. Kation dari
elektrolit paling banyak terdapat di dalam sel (kalium, magnesium, dan sebagian
kalsium), dalam cairan ekstraselular (CES), yang terdapat didalam pembuuh darah
dan ruang antar jaringan (natrium dan sebagian kalsium), dan dalam saluran
gastrointerstinal (Cheng, 2004).
Pocari sweat adalah minuman isotonik yang dapat menggantikan cairan
dan elektrolit tubuh yang hilang akibat beraktivitas berat. Pocari sweat dapat
diserap oleh tubuh karena osmolaritasnya yang baik dan terdiri dari elektrolit
untuk menggantikan cairan tubuh. Konsentrasi elekrolit dalam pocari sweat
tercantum dalam kemasannya sebagai berikut:

Logam natrium diisolasi pertama kali oleh Sir Humphry Davy pada
tahun1807 di Royal Institution London. Nomor atomnya adalah 14 sedangkan
massa atomnya 22,989. Konfigurasi elektron atom natrium dalam keadaan dasar
adalah (Ne) 3s1. Natrium adalah logam yang lunak dan berwarna putih keperakan.
Natrium termasuk logam yang sangat reaktif dan sangat mudah
teroksidasi.Reaksinya dengan air berlangsung sangat cepat sampai menimbulkan
nyala (Emsley, 1991).
Jumlah natrium dalam kerak bumi relatif tinggi dibandingkan dengan
unsur lainnya (Shriver dan Atkins, 1990). Jumlah natrium dalam kerak bumi
adalah 2,63 % sedangkan kalium 2,40 %. Jumlah natrium dalam air laut adalah
sebesar 1,14 % . Peran biologis dari natrium sangat mendasar pada semua spesies
termasuk manusia. Total natrium dalam tubuh manusia yang mempunyai bobot
tubuh sekitar 70 kg adalah 100 g. Kandungan natrium yang terdapat pada organ
tubuh manusia adalah sebagai berikut (Emsley, 1991) :
Otot : 2600 --- 7800 ppm ( mg/kg)

Tulang : 10.000 ppm ( mg/kg)


Darah : 1970 ppm ( mg/L)
Kalium ditemukan oleh Sir Humphry Davy pada tahun 1807 di
London.Nomor atomnya adalah 19 dan massa atom relatifnya adalah 39,0983.
Konfigurasielektronnya dalam keadaan dasar adalah (Ar) 4s1. Kalium adalah
logam yanglunak dan berwarna putih. Reaksinya dengan oksigen berlangsung
cepat dandengan air berlangsung sangat dahsyat (Emsley, 1991).
Kalium sangat diperlukan oleh semua mahluk hidup. Unsur ini merupakan
kation utama di dalam cairan intraseluler dan berperan penting dalam terapi
gangguan keseimbangan air dan elektrolit. Jumlah kalium dalam tubuh sekitar 53
mEq/kg berat badan (Campbell, 2000).

BAB III

METODE PELAKSANAAN
3.1 Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Praktik Kerja Lapang akan dilaksanakan pada Januari 2016 dan tempat
pelaksanaan kegiatan berada di PT. Amerta Indah OtsukaPasuruan, Jawa Timur.
3.2 Metode Kegiatan
Metode kegiatan yang akan dilakukan pada Praktik Kerja Lapang yakni
meliputi:
3.2.1 Studi Kepustakaan
Studi kepustakaan meliputi kegiatan menghimpun informasi yang relevan
dari sumber informasi yang ada di pabrik. Teknik ini dimaksudkan untuk
membandingkan hasil yang diperoleh selama pelaksanaan Praktek Kerja Lapang
dengan pencarian berbagai literatur yang berhubungan dengan obyek pembahasan
melalui kepustakaan.
3.2.2 Wawancara
Wawancara dilakukan untuk pengumpulan informasi dan data yang
diperlukan dalam bentuk lisan oleh narasumber di tempat Praktik Kerja Lapang
yang kemudian digunakan sebagai pembanding dalam laporan dengan teori yang
dikemukakan sebelumnya.
3.2.3 Observasi
Observasi merupakan pengamatan dan pencataan yang dilakukan secara
sistematik pada objek yang sedang dilakukan. Yakni meliputi observasi terhadap.
1.
2.
3.
4.

Proses pemanenan tebu


Proses produksi tebu secara umum
Alat dan mesin yang digunakan dalam proses produksi gula
Penjaminan dan mutu dan standardisasi produk gula yang dihasilkan

3.2.4 Praktik Kerja Lapang

Meliputi praktek kerja pada pengamatan bahan baku gula dan komposisi,
proses produksi gula, proses pengendalian mutu hingga produk jadi yang siap
dipasarkan.
3.2.5 Dokumentasi
Yaitu pengumpulan data pelengkap untuk menunjang penulisan laporan
dengan melakukan pencarian data yang terkait dengan proses produksi. Teknik ini
dilakukan dengan cara pencarian dan pengumpulan dokumen-dokumen, laporanlaporan, buku-buku yang berhubungan dengan obyek pembahasan. Data yang
dikumpulkan antara lain :
a.
b.
c.
d.
e.

Sejarah balai penelitian


Struktur organisasi
Ketenagakerjaan
Diagram alir proses
Standar mutu yang diberlakukan

3.2.6 Pengumpulan Data


1. Data Primer
Merupakan data yang diambil dari secara langsung dari objek
penelitian oleh peneliti perorangan maupun organisasi. Misalkan
wawancara.
2. Data Sekunder
Merupakan data didapat tidak langsung dari objek penelitian.
Misalkan data statistik hasil riset dan surat kabar.
3. Data Internal
Adalah data yang menggambarkan situasi dan kondisi pada suatu
organisasi secara internal . Misalkan data keuangan, data pegawai, data
produksi.

4. Data Eksternal
Adalah data yang menggambarkan situasi serta kondisi yang ada
diluar organisasi. Misalkan data jumlah penggunaan suatu produk pada
konsumen, tingkat preferensi pelanggan.
3.2.7 Diskusi
Merupakan interaksi yang satu dengan lainnya. Dalam hal ini memberi
informasi, merubah, memperbaiki atau menerima sesuatu dari yang lain dan
bertukar pikiran terhadap suatu masalah.

3.3 Jadwal Kegiatan Praktik Kerja Lapang


Rangkaian kegiatan yang diajukan dalam Praktik Kerja Lapang tertera
dalam tabel yakni meliputi.
Tabel 1. Rancangan kegiatan yang diajukan
N
o
1
2
3
4
5
6
7

Jenis Kegiatan

Maret
April
Agustus
September
Januari
Februari
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Penyusunan
proposal
Pengiriman
proposal
Pelaksanaan
PKL
Penyusunan
laporan PKL
Konsultasi
laporan
Seminar hasil
laporan PKL
Revisi

Tabel 2. Rincian kegiatan yang diajukan


N
o
1
2
3
4
5
6
7
8
9
1

Jenis Kegiatan
Pengenalan umum kondisi PT. AMERTA INDAH OTSUKA
Pengenalan sejarah dan lokasi PT. AMERTA INDAH
OTSUKA
Studi alat dan mesin yang terlibat dalamproduksi botol
Pocari Sweat
Studi proses pembuatan botol
Studi alat dan mesinyang terlibat dalamproduksi
Pocari Sweat
Studi prosespada mesin Resin dryer
Studi proses pada mesin Injection moulding
Studi proses pada mesin Preform transfer conveyor
Studi prosespada mesin Blow moulding
Studi prosespada mesin Cap sterilization

Juli Minggu Ke1 2 3 4 5

0
1
1
1
2
1
3
1
4
1
5
1
6

Studi prosespada mesin Filling capping


Studi prosespada mesin Cap sorter
Studi prosespada mesin Cap Checker
Studi proses finishing/pengemasan
Diskusi tugas khusus dengan pembimbing lapang
Melengkapi data yang dibutuhkan

BAB IV
PENUTUP
Demikian proposal ini dibuat sebenar-benarnya dengan harapan dapat
memberikan gambaran singkat dan jelas tentang maksud dan tujuan diadakannya
praktek kerja lapang di perusahaan Bapak/Ibu. Besar harapan saya selaku calon
peserta untuk dapat melaksanakan praktek kerja lapang di Perusahaan yang
Bapak/Ibu pimpin. Semoga Tuhan yang Maha Esa selalu melimpahkan rahmat
dan petunjuk Nya kepada kita semua.
Atas bantuan dan kerja sama semua pihak yang terkait saya ucapkan
terima kasih.

DAFTAR PUSTAKA
Almatsier, S. 2003. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Gramedia. Jakarta.
Campbell, N.A., Reece, J.B., and Mitchell, L.G. 2000. Biologi. Edisi kelima.
Jakarta: Penerbit Erlangga.
Cheng, Y.L. 2003. Water-Electrolyte Balane. In Encyclopedia of Food
Sciences & Nutrition, 2nd Edition. Academic Press. New York.
Emsley, J. 1991. The Element. 2nd. Ed. OXFORD: Clarendon Press.
Gondosari, A. 2010. The Secret of 5 Elements. PT Gramedia Pustaka Utama.
Jakarta.

http://www.academia.edu/9741370/HASIL_LAPORAN_PRODUKSI_POCARI_
SWEAT
http://www.aio.co.id/index.php/id/fpocari
http://www.slideshare.net/melinaeka/laporan-kunjungsn
https://farnidaassignment.wordpress.com/2012/10/13/laporan-kunjungan-industript-amerta-indah-otsuka-pocari-sweat/