Anda di halaman 1dari 27

POKOK BAHASAN

VEKTOR SEBAGAI MEDIA


UTAMA INTRAKSI
LINGKUNGAN Dan
KESEHATAN

11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

TUJUAN SESI
Menjelaskan peranan vektor
sebagai media utama lingkungan
dengan manusia
Menjelaskan upaya-upaya
pengendaliannya
11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

PEMBAGIAN BINATANG

ADA 10 PHYLUM BINATANG


Dua phylum yang penting bagi kesehatan
Phylum Chordata Binatang pengganggu
Phylum Arthropoda VEKTOR

11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

BINATANG PENGGANGGU
Pengertian :
Binatang yang dapat mengganggu,
menyerang maupun menularkan
penyakit kepada manusia, binatang
maupun tumbuh-tumbuhan.
Contoh :
Tikus, Kecoak, kutu busuk dll
11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

PENGERTIAN VEKTOR
VEKTOR : artropoda yang dpat
memindahkan/menularkan
agent penyakit dari sumber
infeksi kepada induk semang
yang rentan (susceptible host).
VEHICLE : Penyebar agent
penyakit yang tidak hidup
(air, udara, makanan dll)
11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

PEMBAGIAN VEKTOR
Serangga

= Arthropoda (Yunani)
Arthros
= sendi/ruas
podos
= kaki/tungkai
Filum : Arthropoda (13 kelas), yang penting bagi
kesehatan adalah :
* Kelas (4): Arachnida, Crustacea, Pentasomida,
HEXAPODA
* Ordo (7) : Hemiptera, DIPTERA, Siphonaptera, dll
* Family : Culicidae, Pulicidae dll
* Genera (13): Aedes, Anopheles, Culex dll
11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

PEMBAGIAN VEKTOR
MENURUT TEMPAT HIDUP
1. Hidup dipermukaan tubuh atau di dalam
pakaian Contoh Kutu Dan Skabies
2. Berkembang biak di dalam rumah :
Pinjal, Kecoak dll.
3. Berkembang biak peri-domestik / di
sekitar rumah atau penampungan air :
Nyamuk, Lalat, dll)
4. Vektor yagg kebetulan memasuki rumah
utk menghisap darah : Nyamuk, Agas dll.
(Widiati, 2001)

11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

PERANAN VEKTOR (ARTROPODA) SEBAGAI MEDIA


UTAMA INTERAKSI LINGKUNGAN-MANUSIA

MENGUNTUNGKAN
- Penyerbuk tanaman
- Penghasil produk (madu,
lilin, sutra, dll)
- Bersifat entomofagus
(predator, parasitoid)
- Pemakan bahan organik
- Pemakan gulma
- Sumber makanan binatang
lainnya (rantai makanan).
- Bahan penelitian

11/04/15

MERUGIKAN
- Perusak tanaman
(buah, daun, ranting,
batang, bunga dll)
- Perusak produk dlm
simpanan
- Vektor penyebar
penyakit bagi
tanaman, hewan dan
manusia.

b-ajar_chn1_chusnul

HUBUNGAN VEKTOR DENGAN


FAKTOR TIMBULNYA PENYAKIT
1. Gangguan dengan Dua Faktor kehidupan :
Vektor - Manusia
- Enthomophobis (perasaan takut pd serangga)
- Investasi : hidup diluar, di bawah kulit atau di dlm
tubuh (Pendiculosis, Scabis, Myasis)
- Gigitan serangga
- Anaphylactic shock danan reaksi alergi
- Cairan beracun
11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

2. Penyakit dgn Tiga Faktor kehidupan :


Vektor Agent Manusia, Berpindah secara :
Mekanis : lalat, kecoak pd penykit-pykt saluran pencernaan
Biologis : vektor sebagai Tuan Rumah agent dengan cara :
a. Propagatif : Agent penyakit mengalami pembiakan dalam
vektor : Penyakit Pes
b. Cyclo Propagatif : agent berkembang biak dan mengalami
perubahan bentuk dalam vektor: Malaria,
c. Cyclo development : agent mengalami pertumbuhan atau
berganti setadium dalam vektor : Filariasis
d. Keturunan : Agent pykt ditularkan melalui telur vektor kepada
keturunannya : Pykt scrub typhus.
11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

3.Penyakit dengan EMPAT


FAKTOR kehidupan:
RESERVOIR VEKTOR
AGENT MANUSIA (ZOONOSIS)
Contoh : Penyakit Yellow Fever
Oleh :
Kera dan binatang menyusui :
HOST
Nyamuk hutan : VEKTOR
Agent : Virus
11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

GANGGUAN KES. YANG


DISEBABKAN OLEH VEKTOR
TIDAK LANGSUNG

LANGSUNG.

Merusak produksi
utk kesejahteraan
Mengganggu
kenyamanan
(entomophobia)
Pengeluaran biaya
utk pemberantasan
vektor.

Parasit, infestasi (di


luar/di dalam tubuh,
di bawah kulit)
Gigitan & sengatan
Menimbulkan
beberapa penyakit
menular al:

11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

PENGENDALIAN VEKTOR
PENGERTIAN
PENGENDALIAN VEKTOR : Setiap tindakan
yang dilakukan utk membatasi dan mengurangi
perkembangan serangga untk menekan penyebaran
dan populasinya pada tingkat yang tdk merugikan/
menimbulkan penyakit
PERLU memperhatikan faktor-faktor yg mempengaruhi kehidupan vektor untuk dimanipulasi.
11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

BEBERAPA ALASAN
PENGENDALIAN VEKTOR
1. Penyakit yang ditimbulkan vektor belum ada obat
atau vaksinnya (kebanyakan pnyakit virus)
2. Obat atau vaksinnya sudah ada tetapi belum efektif
(kebanyakan pykit parasiter)
3. Berbagai penyakit didapat pada banyak hewan
sehingga sulit dikendalikan
4. Sering menimbulkan cacat (Filariasis, malaria dll)
5. Penykit cepat menjalar karena vektornya dapat
bergerak cepat.
11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

BENTUK PENGENDALIAN VEKTOR


1. PENCEGAHAN (PREVENTION)
Menjaga populasi vektor tetap pada
Tingkat yang tidak menimbulkan
masalah.
Contoh :
- Perbaikan sanitasi lingkungan
- Pengendalaian secara kultural
- Sertifikat bebas vektor terhadap
bahan makanan
- Usaha karantina

11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

2. PENEKANAN (SUPPRESSION)
Mengurangi tingkat populasi vektor
sampai batas tidak membahayakan
Cotoh :

- Fisik-mekanik
- Hayati
- Kimiawi

3. PEMBERANTASAN / PEMBASMIAN
(ERADICATION)
Pembasmian Dan Pemusnahan vektor
secara keseluruhan.
Contoh : - Kimiawi
11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

UPAYA-UPAYA PENGENDALIAN/
PEMBERANTASAN VEKTOR
1. Pengendalaian secara fisik
dan mekanik
2. Pengendalaian secara biologi.
3.Cara mengganggu
keseimbangan genetik :
4.Pengendalian secara kimiawi
11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

1. PENGENDALAIAN SECARA :
FISIK :
Memanfaatkan faktor lingkungan spt. suhu,
kelembaban, cahaya -) secara menyalakan
api, mengeringkan dan membersihkan parit,
selokan, air tergenang sbg sarang nyamuk
MEKANIK :
Dengan
tujuan
unt
membunuh,
menghalangi,
memindahkan
atau
menghalau vektor secara Masang Kelambu,
Kawat Kasa Nyamuk, Membunuh dll.
11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

2. PENGENDALIAN SECARA HAYATI :


Memanfaatkan musuh alami (Parasit, Predator
Atau Kuman Patogen)

Biological control: Musuh alami


diusa-hakan manusia dengan beberapa
cara spt. Pengurangan fertilitas vektor dgn
cara radiasi insekta jantan agar steril, dll

Natural control : Musuh alami diatur


oleh alam dengan adanya bencana alam,
kekeringan dll
11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

3. CARA MENGGANGGU KESEIMBANGAN


GENETIK
Mengurangi populasi vektor
dengan cara:

Teknik-teknik pemandulan jantan


(Sterile male technique)

Penggunaan bhn kimia penghambat


dan penghilangan pembiakan
(chemosterilant dan hybridization).
11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

4. PENGENDALIAN SECARA KIMIAWI


(PESTISIDA)
Pestisida dibedakan menurut :
Daur hdup hama:
- Adultisida = vektor dewasa
- Larvasida = larva/jentik
- Ovisida = telur
Cara kerja racun
- Racun perut
- Racun pernapasan
- Racun kontak
- Debu dessikan untuk menyerap cairan vektor
(dehydrasi)
Senyawa kimia !
11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

CARA-CARA PENGGUNAAN PESTISIDA:


- Penyemprotan : secara residual, ruang (fogging/ mist
blow) dan ultra low volume.
- Diinjeksikan (penyuntikan) ke tanah, bangunan.
- Ditaburkan bubuk/granula pd sampah /tanah kotor
- Disiramkan pada tempat larva/jentik
- Diumpankan : mencampur pestisida dgn umpan
- Diusapkan : repelent (penolakan serangga) or attractant
(penarik)
- Digantungkan : di kandang ternak, restoran.
- Pendebuan (dusting) dgn alat duster di lobang serangga
- Peng-Gasan (gassing) pada ruang
11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

DAMPAK LING & KESEHATAN


PEMBERANTASAN VEKTOR CARA KIMIAWI
Terjadinya resistensi terhadap serangga lainnya
Ledakan hama sekunder
Musnahnya agensi pengendali alami (PREDATOR/
PARASITOID) terganggu keseimbangan ekologi.
Mencemari tanah, air dan tumbuhan/bhn makanan.
Residu bahan kimia terakumulasi dalam tubuh lewat
kontak langsung/rantai makanan
Keracunan kronis/akut thd pemakai dan pekerja yng
tidak mengikuti aturan penyemprotan.
Keracunan terhadap hewan perairan/liar karena
kontak langsung atau melalui rantai makanan.
11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

UPAYA PENGENDALIAN & PENAGGULANGAN


DAMPAK PEMBERANTASAN VEKTOR

Pengendalian Hama/Vektor Terpadu (PHT)


Upaya-upaya yang melibatkan partisipasi
masyarakat, kerjasama lintas sektoral,
pemerintah dan swasta utk menggunakan
semua cara secara terpadu, dengan
memperhatikan dasar-dasar ekologi dan
karakteristik vektor :

Habitat Dan Usia Hidup Vektor,


Probabilitas Terjadinya Infeksi Penykit Pada
Hewan, Manusia, dan
Kepekaan Vektor Terhadap Penyakit Dll.

11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

Tingkat populasi (jlh/m2)


LEDAKAN

Pengendalian
5

Secara kimiawi

4
HAMA

AMBANG EFEKTIF/EKONOMI

Teknik / Jantan

mandul

Secara alami

0
Grafik hubungan antara berbagai cara
pengendalian dengan tingkat populasi serangga
11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

BEBERAPA KEGIATAN PENUNJANG PHT


A. PENGAMATAN : mengamati faktor-faktor
yang berkaitan dgn hama, penykit, dan
lingkungan
B. PERAMALAN, (berdasarkan musim yang lalu) :
perkiraan terjadinya serangan pykt berdasarkan
Populasi Vektor (Telur, Larva, Nimfa Dan Imago)
keadaan lingkungan (Iklim, Cuaca)
C. PEMANTAUAN :mengamati terus-menerus
faktor-faktor penyebab timbulnya ledakan
penyakit pada suatu waktu dan tempat
11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul

Terima

Kasih

11/04/15

b-ajar_chn1_chusnul