Anda di halaman 1dari 2

KUNYIT

TEMULAWAK

minyak atsiri
6%
(senyawa monot
erpen &
sesquiterpen)
(meliputi zingiber
en,
alfa dan betaturmerone),
kurkuminoid
5%
(meliputi kurkumi
n
50-60%,
monodesmetoksi
kurkumin dan
bidesmetoksi
kurkumin),
protein,
fosfor,
kalium,
besi
vitamin C.
Arabinosa,
fruktosa,
glukosa,
pati,
tanin
Dammar
Mineral yaitu
magnesium besi,
mangan,
kalsium, natrium,
kalium, timbal,
seng, kobalt,
aluminium dan
bismuth

fraksi pati,
(abu, protein,
lemak,
karbohidrat,
serat kasar,
kurkuminoid,
kalium,
natrium,
kalsium,
magnesium,
besi, mangan
dan kadnium)
Kurkuminoid
(1-2%)
minyak asiri
(3-12 %)

BUAH NAGA
MERAH

JERUK
NIPIS
Asam sitrat,
Asam
amino
(triptofan,
lisin),
Minyak
atsiri
(sitral,
limonen,
felandren,
lemon
kamfer,
kadinen,
geranilasetat,
linalilasetat,
aktilaldehid,
nonildehid),
damar,
glikosida,
asam
sitrun,
lemak,
kalsium,
fosfor,
besi,
belerang
vitamin B1
dan C.
saponin
flavonoid
Hesperidin

JERUK NIPIS
Mengandung senyawa saponin dan flavonoid yaitu hesperidin (hesperetin
7-rutinosida), tangeretin, naringin, eriocitrin, eriocitrocide. Hesperidin
bermanfaat untuk antiinflamasi, antioksidan, dan menghambat sintesis
prostaglandin. Hesperidin juga menghambat azoxymethane (AOM) yang
menginduksi karsinogenesis pada colon kelinci, dan juga menghambat Nbutil-N-(4-hidroksi-butil) nitrosamin yang menginduksi karsinogenesis
pada kandung kemih tikus (Chang, 2001). Jeruk nipis juga mengandung
7% minyak essensial yang mengandung citral, limonen, fenchon,
terpineol, bisabolene, dan terpenoid lainnya. Guo, et al. (2006) telah
meneliti bahwa D-Limonene dapat menghambat proliferasi dan
menginduksi apoptosis pada sel HL-60 dan sel K562.
Hasil pengujian pada boraks menunjukkan nyala api biru dan pada formalin
warna larutan menunjukkan ungu kehitaman

Boraks + Kurkumin Rosocyanine


Na2B4O7 + C21H20O6 B[C21H19O6]2Cl
Terbentuk rosocyanine yang larutannya berubah menjadi berwarna merah
kecoklatan.