Anda di halaman 1dari 22

RUMAH SAKIT UMUM KABUPATEN

TANGERANG

OBAT . . . . . .
MADU atau
RACUN ?

Dalam pengobatan, obat dapat digunakan

untuk pencegahan, penyembuhan,


pemulihan, dan peningkatan kesehatan.
Namun obat adalah senyawa kimia yang
dapat bekerja sebagai racun, sehingga obat
harus digunakan dalam dosis yang tepat
dan dengan cara yang benar.

AGAR OBAT MEMBERIKAN MANFAAT DAN


KEAMANAN BAGI ANDA

INGATLAH...

DA GU SI
BU
Kami Para Apoteker
siap membantu
masyarakat

D
A

Dapatkan Obat Dengan Benar

Obat dapat diperoleh masyarakat dari sarana pelayanan

kefarmasian yaitu:
Apotik
Toko obat berijin
Rumah Sakit
Puskesmas
dengan memperhatikan ketentuan perundang-undangan .
Pada waktu menerima obat perlu dilakukan:
Pemeriksaan penandaan kemasan obat.
Pemeriksaan kualitas kemasan

DAPATKAN OBAT DENGAN


BENAR
KONSULTASI
DENGAN
APOTEKER DI
APOTEK UNTUK
MENDAPATKAN
OBAT YANG
AMAN,
BERMANFAAT
DAN
BERKUALITAS

APOTEK

TEMPAT PELAYANAN OBAT RESMI ADALAH APOTEK

PENGGOLONGAN OBAT YANG HARUS DIPERHATIKAN

Tanpa resep
dokter
Apotek dan Toko
Obat Berijin

Tanpa resep
dokter
Apotek dan Toko
Obat Berijin

Obat Bebas

Obat Bebas
Terbatas

Dengan resep
dokter
Harus di Apotek

Obat Keras

Informasi Kemasan, Etiket dan


Brosur
Sebelum

menggunakan obat, bacalah sifat dan cara


pemakaiannya pada etiket, brosur atau kemasan obat
agar penggunaannya tepat dan aman.
Pada setiap brosur atau kemasan obat selalu
dicantumkan:
Nama obat
Komposisi
Indikasi
Informasi cara kerja obat
Aturan pakai
Peringatan ( khusus untuk obat bebas terbatas )

Pemeriksaan Kualitas Kemasan


Segel obat: segel obat palsu biasanya tidak rapi.
Keutuhan kemasan: kemasan obat palsu biasanya

tidak utuh, rusak, atau bocor


Desain kemasan: desain obat palsu biasanya berbeda

dari produk asli dalam hal warna, gambar, ukuran huruf, dan
logo.
Kualitas printing: kualitas printing obat palsu biasanya

lebih pudar
Kerapian kemasan: kemasan obat palsu biasanya

kurang rapi termasuk dalam memotong dan melipat brosur

PERIKSA TANGGAL
KADALUARSA

GUNAKAN OBAT DENGAN BENAR

G
U

Gunakan Obat Dengan Benar

Sebelum menggunakan obat:


1. Pastikan obat yang akan digunakan sudah betul.
2. Pastikan obat masih baik.
3. Baca peringatan dalam kemasan.
4. Pastikan apakah obat bisa langsung digunakan atau ada
hal tertentu yang harus dilakukan dulu a.l. dilarutkan dulu
dalam air,
5. Gunakan obat sesuai ketentuan.

Tanda Peringatan Pada Obat


Bebas Terbatas
P. No. 1
Awas ! Obat Keras
Bacalah aturan pemakaiannya

P. No. 2
Awas ! Obat Keras
Hanya untuk kumur, jangan ditelan

P. No. 3
Awas ! Obat Keras
Hanya untuk bagian luar dari badan

P. No. 4
Awas ! Obat Keras
Hanya untuk dibakar

P. No. 5
Awas ! Obat Keras
Tidak boleh ditelan

P. No. 6
Awas ! Obat Keras
Obat wasir, jangan ditelan

GUNAKAN OBAT DENGAN


BENAR
Penggunaan obat tidak untuk pemakaian
secara terus menerus.

Gunakan obat sesuai dengan anjuran yang


tertera pada etiket atau brosur.
Bila obat yang digunakan menimbulkan hal-hal
yang tidak diinginkan, hentikan penggunaan
dan tanyakan kepada kepada APOTEKER dan
DOKTER.
Hindarkan menggunakan obat orang lain walaupun
gejala penyakit asma. Untuk mendapatkan informasi
penggunaan obat yang lebih lengkap, tanyakan
kepada APOTEKER.

Obat Minum (Tablet, Kapsul, Pil, Cairan)

Obat diminum dengan air putih (kecuali bila


ada petunjuk lain seperti dihisap, dikunyah,
ditaruh di bawah lidah, atau dikumur)

Ikuti petunjuk dari APOTEKER. Perhatikan


waktu minum (sebelum, bersamaan, atau
sesudah makan). Tidak semua obat boleh
dipecah atau dikunyah

Obat dalam bentuk cair (suspense/emulsi),


sebaiknya dikocok dahulu dan gunakan
sendok takar untuk minum.

SIMPAN OBAT DENGAN


BENAR

SI

Simpan Obat Dengan Benar

Jauhkan obat dari jangkauan anak.


Simpan obat dalam kemasan asli dan dalam
wadah tertutup rapat. Label jangan dilepas
karena berisi aturan pemakaian.
Simpan obat di tempat yang sejuk, kering, dan
terhindar dari sinar matahari langsung atau
sesuai petunjuk yang tertera dalam kemasan.
Jangan tinggalkan obat di mobil dalam jangka
waktu panjang karena suhu tidak stabil.
Jangan simpan obat yang telah kadaluarsa.

Simpan Obat Dengan Benar (lanjutan)

Obat dalam bentuk cair jangan disimpan dalam


lemari pendingin (freezer) agar tidak membeku,
kecuali disebutkan pada etiket atau kemasan.
Sediaan suppositoria harus disimpan di lemari
es supaya tidak meleleh.
Sediaan aerosol/spray harus dijauhkan dari
panas/suhu tinggi karena dapat meledak.
Bila ragu/tidak mengerti, tanyakan kepada
apoteker atau tenaga kesehatan terdekat.

BUANG OBAT DENGAN BENAR

BU

Buang Obat Dengan Benar

Obat yang harus dibuang adalah:


Obat yang kadaluarsa.
Obat yang rusak.
Kerusakan obat dapat disebabkan oleh:
Udara yang lembab
Sinar matahari
Suhu
Goncangan fisik

Ciri-Ciri Obat Kadaluarsa:


Terjadi

perubahan warna, bau,

rasa.
Terdapat bintik bintik atau tablet
menjadi pecah.
Tablet menjadi basah dan lengket.
Cairan menjadi keruh atau timbul
endapan.
Kemasan rusak.

Buang Obat dengan Benar


Keluarkan obat dari wadah aslinya

Hancurkan obat tersebut ( jika berbentuk


padat digerus, jika berbentuk cair diencerkan
).

Masukkan ke dalam wadah tertutup


rapat.

Buang wadah tersebut ke tempat


sampah.

Terima Kasih

Beri Nilai